I.

PERKEMBANGAN SENI Perkembangan kesenian di seluruh dunia tidak terlepas dari pengaruh kebudayaan masyarakatnya, tidak terkecuali dengan bentuk kesenian yang tumbuh dan berkembang di Indonesia. Tema-tema yang menjiwai hasil karya seni maupun gaya penyajiannya, selalu berubah dan berkembang sesuai dengan perubahan yang terjadi di masyarakat dan kondisi lingkungannya. Bentuk karya seni rupa, aliran-aliran seni rupa dan gaya penciptaan seniman terus berkembang. Munculnya aliran romantisme (menonjolkan khayalan yang indah-indah saja) disebabkan karena kekecewaan masyarakat terhadap Napoleon. Penemuan listrik dan teknologi mesin memunculkan banyak bentuk karya seni seperti aliran abstak, seni cetak sablon, desain komputer grafis dan sebagainya. Jika ditinjau dari perkembangannya sejarah bentuk seni sekarang ini dapat dikelompokkan menjadi : a. Perkembangan ilmu pengetahuan Ditemukan atom dan nuklir Orang mulai berpikir tentang konsep abstrak Seniman berlomba-lomba menemukan sesuatu yang baru Tercetusnya asas-asas demokrasi menambah kebebasan berekspresi seniman Seniman mulai berani melakukan eksperimen terhadap bahan, media dan teknik Ditemukan mesin yang dapat menggandakan karya

b. Perkembangan kebebasan pribadi

c. Perkembangan industri dan teknologi Seniman dengan kreatifitas tinggi mendapat kedudukan tinggi di perusahaan untuk membuat desain Kreatifitas seniman secara perseorangan menjadi ciri utama masa ini Mengapresiasi karya mulai menggunakan media foto, televisi. Pameran dan galeri seni mulai banyak bermunculan Muncul kesepakatan tentang pengertian apresiasi

d. Perkembangan tingkat apresiasi Karya seni tradisional (primitif) mendapat tempat yang baik karena dianggap sebagai karya seni dengan ekspresi yang murni Muncul aliran seni rupa yang terinspirasi dari bentuk karya seni primitif seperti aliran kubisme e. Reaksi masyarakat terhadap keadaan sekitarnya Seniman mulai tidak merasa puas dengan ciptaannya dan terus mencari yang baru. Karya yang diciptakan mulai meninggalkan aturan-aturan yang berlaku.

Kritikus seni mulai muncul dengan sikap pro dan kontra terhadap penyimpangan seniman dalam berkarya. Seniman yang tahan terhadap kritikan menjadi lebih terkenal. II. SENI RUPA INDONESIA Seni rupa Indonesia sudah ada sejak jaman nenek moyang. Tema, bentuk, media dan teknik yang digunakan terus berkembang. Perkembangan seni rupa di Indonesia secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi :

a. Masa Prasejarah dan Tradisional Tema-tema yang diambil biasanya hewan-hewan buruan, cerita pemburuan dan sebagainya dengan warna-warna sederhana yang diperoleh dari darah, bubuk tulang atau lumpur tanah. Karya yang dibuat masih “anonim” yaitu tidak mewakili perseorangan. Dengan masuknya Hindu-Budha, pola yang dibuat berkembang menjadi cerita-cerita keagamaan. Kalian dapat melihat relief yang terdapat di sekeliling candi Borobudur. Sedangkan pengaruh masuknya agama Islam adalah dikenalkannya bentuk wayang kulit sebagai bagian kebudayaan Indonesia. b. Perintisan Modern Pertama Masa ini dimulai sejak tahun 1800 an ketika seniman tradisi Indonesia mulai meninggalkan bentukbentuk lama. Mereka mulai kreatif mencipta karya seni yang lepas dari kepercayaan. Raden Saleh Syarif Bustaman (1807-1880) dianggap seniman Indonesia pertama yang berkesempatan belajar teknik modern dalam berkarya seni khususnya seni lukis. c. Perintisan Modern Kedua Masa ini dikenal dengan masa Indonesia Molek (Mooi Indie) karena tema-tema yang dibuat menampilkan suasana Indonesia yang digambarkan sangat indah, elok, hijau subur, makmur. Bentuk-bentuk gunung, sawah, pohon kelapa dengan sungai yang jernih menjadi ciri khas masa ini. d. Masa Pembaharuan Dasar (Kemerdekaan) Muncul semangat Nasionalisme yang banyak berpengaruh pada tema dan gaya seniman waktu itu. Karya-karya seni yang muncul sering digunakan sebagai alat atau sarana untuk memompa semangat juang para gerilya. e. Masa Pendudukan Jepang Pemerintah Jepang menyediakan lembaga untuk menampung kegiatan para seni-man. Karena mereka ingin karya seniman Indonesia menjadi alat propaganda yang efektif dan membantu pemerintah dalam kekuasaannya. Kelompok kesenian yang terkenal masa ini adalah Keimin Bhunka Sidhoso yang diketuai oleh Agus Jaya. III. SENI RUPA BARAT Seni rupa Barat sangat besar pengaruhnya bagi perkembangan seni rupa di Indonesia, karena sejak lama seniman dari luar negeri datang ke Indonesia. Mereka datang berkarya lalu menetap, berkeluarga dengan gadis Indonesia. Sehingga perlu juga kita mmepelajari perkembangan seni rupa Barat yang diawali dengan : a. Seni Rupa Klasik Tema-tema yang diambil biasanya bentuk dewa-dewa Yunani yang dibuat patungnya dengan proporsi yang sempurna. Begitu juga dengan seni dua dimensinya, semua bentuk realis mirip dengan aslinya menjadi sesuatu yang wajib bagi seniman. Namun jaman ini mulai surut sejak Kristen masuk Eropa. b. Seni Rupa Klasik Baru Dikenal dengan jaman Renaisance dengan tema agama yang sangat menonjol dan bentukbentuknya yang sangat realis. Pada jaman ini pulalah tercipta lukisan yang sangat terkenal yaitu Monalisa karya pelukis Leonardo Da Vinci. c. Seni Rupa Barok Berlaku aturan yang pasti mengenai karya seni yang baik dan tidak baik. Jika sebuah karya menyimpang, maka dikatakan tidak artistik. Masa Barok ini dikenal juga dengan nama masa Klasik Akademik karena banyak bermunculkan tempat-tempat pendidikan para calon seniman. Tema yang

warna sangat kuat dalam aliran ini.banyak dipilih adalah tema keagamaan. Basuki Abdullah dari Indonesia. Karena aliran ini menangkap keindahan yang ada pada saat tertentu yang harus segera dipindahkan menjadi karya seni. Merupakan bentuk ketidaksetujuan dengan aliran Romantisme. h. Dullah dan Hendra (Indonesia). e. Naturalisme Hampir sama dengan aliran Realisme yang menggambarkan bentuk-bentuk alam nyata. Tokohnya Wahdi Sumanta. Berikut ini bebe-rapa aliran seni rupa dengan para tokoh atau pe-nganut alirannya : a. Setiap waktu berubah. f. d. Tokohnya Affandi (Indonesia). Seni Reklame RINGKASAN MATERI I. Tokohnyanya Pablo Picasso. Impresionisme Dikenal dengan paham lukisan cepat. ALIRAN-ALIRAN SENI RUPA Perkembangan serta gejolak yang terjadi di masyarakat secara sosial maupun politik mem-punyai pengaruh yang besar bagi seniman dalam berkarya. Romantisme Aliran yang memunculkan kisah-kisah dramatis kepahlawanan. bedanya aliran ini lebih menampilkan kenyataan yang indah-indah saja. Karena me-reka berkarya dengan mengungkapkan apa yang dipikirkan dan dirasakan. Tokohnya antaralain Gustave Coubert. g. Pointilisme Mengikuti aliran yang sudah ada yaitu impresionisme. Tokoh dalam aliran ini G. tetapi dengan teknik yang berbeda yaitu dengan menggunakan titik-titik untuk menampilkan kesan yang dilihat mata. Sehingga dari waktu ke waktu konsep dan bentuk karya seni rupa yang diciptakan selalu be-rubah dan berkembang. c. Surealisme Paham adanya sesuatu yang nyata dan tidak nyata melatarbelakangi aliran ini yang menyukai gambaran alam mimpi yang imajinatif dan kadang menakjubkan. maka keadaan ikut berubah dan keindahan yang tertangkap oleh penglihatan ikut berubah juga. Tokohnya Monet dan Pissaro. kerajaan dan keluarganya. IV. Sehingga paham ini tidak mementingkan detil melainkan kesan sesaat. Vincent Van Gogh. PENGERTIAN Para penjual makanan yang berkeliling di sekitar rumah kalian selalu mempunyai cara yang unik . Tokohnya antaralain Delacroix (Perancis) dan Raden Saleh (Indonesia). Ekspresionisme Ungkapan kebebasan dan keberanian berekspresi terhadap bentuk. Realisme Aliran yang menampilkan karya dengan tema apa adanya sesuai dengan kenyataan dan bertolak dari perilaku manusia. Seurat. Dibedakan menjadi kubisme analisis (obyek dipecah-pecah menjadi bentuk geometris) dan kubisme sintetik (bentuk geometris disusun menjadi obyek). b. Tokohnya Salvador Dali. Kubisme Benda-benda yang menjadi obyek karyanya dibuat menjadi bentuk sederhana mirip bentuk-bentuk kubus.

baik dengan alat tertentu atau dengan vokal manusia. pesan atau penawaran dilakukan dengan cara diucapkan atau dibacakan dengan dialog. Reklame Visual Media yang digunakan adalah obyek yang dapat dilihat mata dan gambar. menggunakan atau membelinya. Cara Modern Reklame dalam bentuk yang lebih modern baik media maupun teknik penyampaiannya. kata RE (kembali / berulang) dan CLAMOS (berseru). mengajak. Reklame berarti seruan yang berulang atau kembali diserukan. Melalui siaran radio. Berasal dari bahasa Spanyol. Beberapa bentuk reklame jenis ini misalnya : Iklan Spanduk Baliho Selebaran Brosur Etiket dan sebagainya II. b. Penjual obat tradisional menggunakan pengeras suara dan atraksi untuk menarik perhatian pengunjung di pasar dan lain sebagainya.untuk menawarkan dagangannya. Yang termasuk jenis reklame visual antaralain : Poster Merupakan bentuk reklame berupa gambar dan tulisan pada selembar kertas dan ditempel ditempattempat umum . Ada yang menggunakan kentongan. Cara tradisional Reklame dalam bentuk yang sederhana baik peralatan maupun teknik penyampaiannya. Beberapa bentuk reklame jenis ini misalnya : Penjual bakso keliling yang membunyikan mangkoknya dengan sendok. Reklame berdasarkan cara penyampaiannya dibedakan menjadi dua yaitu : a. Penjual Ice Cream dengan musik yang menarik. ada yang membunyikan mangkok atau dengan bunyi-bunyian lain memakai musik dari kaset. Pengertian yang lebih luas dari reklame adalah suatu karya seni rupa yang bertujuan untuk menginformasikan. b. Contohnya pada bentuk reklame secara tradisional. baik gambar diam maupun gambar yang bergerak (film). menganjurkan atau menawarkan produk (sesuatu berupa barang atau jasa) kepada konsumen dengan cara yang menarik sehingga konsumen ingin memiliki. Penjual sate menggunakan lonceng kecil sehingga orang mengetahui jika ada penjual sate yang datang. Tetapi reklame Audio secara modern sekarang sudah banyak yang menggunakan seperti reklame melalui siaran radio. Kegiatan ini merupakan cara menawarkan barang supaya orang mengenal dan tertarik untuk kemudian membelinya. Reklame Audio Media yang digunakan adalah suara atau kode bunyi-bunyian tertentu. Proses menawarkan barang atau jasa inilah yang dikenal dengan istilah reklame. MEDIA REKLAME Berdasarkan media penyampaiannya Reklame dibedakan menjadi : a.

III. Baliho Bersifat sementara dan ukurannya besar dan diletakkan di tepi jalan-jalan yang strategis. Contohnya pada bentuk reklame yang ditayangkan di televisi. atau pipa besi sebagai penyangganya. Ada juga jenis reklame ini yang menggunakan media balon gas. Selebaran Bentuknya kecil seperti plakat tetapi sudah dilengkapi dengan gambar. Dibuat secara semi permanen dengan bambu. kayu. Penyajiannya lebih sederhana dibandingkan dengan poster. Penyampaian reklame dengan media ini dianggap paling berhasil karena menarik dan lebih mudah dipahami orang. Memamerkan barang yang dijual dengan penataan yang menarik. Namun sekarang sudah dijumpai bentuk baliho yang menggunakan media kain atau kertas yang berukuran sangat besar dan ditempelkan pada tempat khusus. Biasanya menggunakan patung-patung manusia (manequin) untuk memamerkan pakaian yang dijual. slide atau video klip. Adapula yang dilakukan dengan cara disebar begitu saja dari mobil sambil berjalan atau dari atas pesawat yang sedang terbang. Billboard Hampir sama dengan baliho karena berukuran besar. Spanduk Berbentuk selembar kain yang direntangkan melintang di atas jalan raya atau di tepi jalan. Etalase Reklame tiga dimensi yang terdapat pada ruang kaca di depan-depan toko. Ciri khas bentuk reklame ini adalah cara menyampaikannya yaitu dengan cara diberikan secara langsung dari tangan ke tangan kepada calon konsumen. tabloid atau majalah. TUJUAN PEMBUATAN REKLAME . Baik bergerak sendiri karena tertiup angin (digantung) atau dengan mesin motor penggerak bertenaga batery/ listrik. hanya ukurannya saja yang lebih kecil dan biasanya ditempel di tembok atau di pohon-pohon di tepi jalan. Tulisan pada spanduk lebih sederhana dan mudah dibaca serta dipahami para pemakai jalan atau pengendara kendaraan dapat membacanya tanpa harus berhenti. Informasi yang ingin disampaikan lebih lengkap. c. tetapi jenis reklame ini sifatnya lebih permanen karena dipasang dalam waktu yang cukup lama dan ditempatkan diatap atau diatas pertokoan Buklet Berbentuk seperti buku karena tulisan dan gambarnya terdiri dari beberapa halaman yang dijilid atau dilipat-lipat. Plakat Bentuknya secara visual hampir sama dengan poster. Reklame Audio-Visual Menggunakan media gabungan dari audio dan visual. Reklame berbentuk media tiga dimensi yang dapat bergerak.- Iklan Jenis reklame yang bentuknya singkat dan dimuat di media cetak seperti koran. Embalase Mobile Bentuk reklame yang dibuat langsung pada permukaan kemasan barang atau produk.

poster anjuran untuk hidup bersih. Reklame Komersial (Ekonomis) Reklame yang dibuat untuk menawarkan barang dan jasa. Misalnya poster PIN (Pekan Immunisasi Nasional). Jika kalian perhatikan baik-baik. ceria. V. mudah dipahami dan menarik harus memperhatikan beberapa unsur pendukungnya. Bahasa yang digunakan pada reklame pupuk untuk petani tentu berbeda dengan bahasa yang digunakan pada reklame komputer untuk pengusaha. beberapa jenis huruf ada yang memberikan kesan lucu. Terlalu banyak warna merah cenderung membuat orang yang melihatnya merasa panas sehingga kurang sesuai jika digunakan pada reklame minuman segar.Berdasarkan tujuan pembuatannya.Komersial (Sosial) Reklame yang dibuat untuk mengajak atau menghimbau orang lain untuk mau melakukan sesuatu. a. anak-anak menyukai warna-warna yang terang dan cerah. poster peringatan bahaya Demam Berdarah dan sebagainya. Teks atau slogan yang jelas dan mudah dimengerti Terdiri dari teks utama (headline) dan teks penjelasan yang mendukung headline b. reklame dibedakan menjadi reklame komersial dan reklame non komersial. biru. Jenis reklame ini banyak digunakan para pedagang atau pengusaha dalam meningkatkan keuntungan. e. Keuntungan yang diperoleh biasanya bukan dalam bentuk materi secara langsung. Contoh lain. d. Misalnya gambargambar kartun yang lucu banyak digunakan pada reklame produk anak-anak. Huruf sering diartikan sebagai simbol bunyi dan dapat mencerminkan karakter atau pesan yang ingin disampaikan. Gambar illustrasi menarik dan mudah diingat. sehingga untuk reklame produk anakanak. banyak digunakan. Reklame Non. Lay Out yang baik (tata letak antara gambar dengan tulisan) Harus cerdik dalam menempatkan posisi teks dan gambarnya. MENGENAL BENTUK HURUF Tulisan dalam bentuk kalimat yang terdapat di dalam reklame sangat menentukan keberhasilan reklame. a. Ilustrasi gambarnya tidak boleh bohong artinya bentuk gambar harus sesuai dengan produk aslinya. Oleh karena itu tema yang disampaikan. begitu juga dengan bentuk dan warna hurufnya. berbeda juga dengan reklame mainan untuk anak-anak. Warna yang menarik dan tepat sesuai dengan isi reklame Dalam hal ini harus dipahami sifat-sifat warna. IV. Bahasa yang baik dan menarik dengan bentuk huruf yang sesuai Pemilihan bahasa dan kalimat harus disesuaikan dengan sasaran konsumen / pembaca yang akan menggunakan produk. b. karena jenis warna sangat mempengaruhi psikologis orang yang melihatnya. Beberapa unsur pendukung tersebut adalah . c. Obyek yang digunakan juga menyesuaikan dengan tema dan tujuan reklamenya. Beberapa contoh huruf dengan berbagai bentuk yang memberikan kesan atau perasaan baru bagi orang yang membacanya sesuai pesan yang ingin disampaikan. Dalam hal ini pengaturan komposisi mempunyai peran penting sehingga secara keseluruhan reklame menjadi enak dilihat dan pesan yang disampaikan cepat dipahami. Dengan reklame diharapkan pembeli lebih tertarik untuk menggunakan produk yang ditawarkan dan keuntungan yang diperoleh lebih banyak. produk yang ditawarkan atau jenis konsumen yang melihatnya ikut menentukan bagaimana bentuk huruf yang tepat. kuning. UNSUR-UNSUR DALAM REKLAME VISUAL Bentuk reklame yang baik. . jenis warna seperti merah.

( kait = serif ) dikenal dengan nama Garamond. Huruf Kanji dikenal di daratan Cina. 5) Tahun 1540 Masehi muncul bentuk huruf berkait sebagai perkembangan dari huruf Romawi. Kalau begitu bagaimana sebenarnya melukis atau seni lukis itu ? Apa bedanya dengan menggambar ? Seni Lukis diartikan sebagai suatu daya cipta dari imajinasi manusia yang diekspresikan/ diungkapkan melalui media garis. diyakini mulai dikenal manusia sekitar tahun 2000 SM. Namun sebenarnya. 3) Tahun 114 Masehi dikenal 23 jenis abjad oleh bangsa Romawi. Keduanya sama-sama menghasilkan karya seni dengan memindahkan obyek nyata pada bidang dua dimensi. gelap terang. a. Seni Rupa Murni (Seni Lukis) RINGKASAN MATERI I. Bentuknya masih berupa simbol-simbol gambar yang mewakili maksud tertentu. bahwa melukis termasuk dalam fine art bukan aplied art tidak seperti menggambar karena lebih mementingkan fungsi primer atau merupakan ekspresi bebas dan murni dari ungkatan senimannya. masih ada beberapa hal yang membedakan antara menggambar dengan melukis. Jika kita cermati lebih jauh. Kalian juga dapat berkreasi sendiri dengan bentuk-bentuk huruf ciptaan sendiri. dipahat pada lempengan tanah menggunakan paku). menggambar tidaklah sama dengan melukis. dengan catatan bentuknya tidak meninggalkan pola aslinya. bidang dan bentuk pada bidang dua dimensi. Di daerah Babilonia muncul jenis huruf Yunani Latin dan huruf Arab. Di daerah Mesir dikenal dengan jenis huruf Paku (Hyrogliph. Tiga macam fungsi berkarya seni adalah : Fungsi Primer seni. = berkarya seni untuk cetusan perasan dan ekspresi pribadi seniman. 6) Abad 19 menjadi awal kemunculan jenis huruf Egypt (Beton) dan huruf tanpa kait Sans serif. Jadi jelas. 4) Huruf cetak mulai dikenal pada tahun 1455 Masehi. 2) Mulai tahun 1000 M. Dari sini kemudian banyak bermunculan jenis-jenis huruf yang jumlahnya sangat banyak dan bervariasi. Untuk itu ada baiknya kalian mempelajari sejarah dan pola dasar bentuk huruf. Menggambar dapat diartikan sebagai tahap awal dari melukis. warna. Seni sebagai sarana komunikasi. Pengungkapan ekspresi dan perasaan seniman menjadi hal yang penting dalam seni lukis. PENGERTIAN Banyak orang memberikan pengertian yang sama antara menggambar dengan melukis. yang menjadi asal mula huruf yang kalian kenal sekarang ini.memberi kesan elegan / indah tetapi ada juga bentuk huruf yang memberi kesan menakutkan. teksture. Seni untuk Fungsi Sekunder = berkarya seni disamping untuk kepuasan pribadi juga melayani kepentingan pihak luar/ orang lain. Mengekspresikan berarti memberi bentuk atas apa yang dirasakan sehingga orang lain dapat mengetahuinya. Ekspresi adalah ungkapan perasaan. bentuk dan jenis huruf yang digunakan mulai berkembang pada masingmasing negara. Fungsi Fisik = berkarya seni yang lebih mengutamakan nilai pakai atau kegunaannya. Sejarah Perkembangan Huruf 1) Huruf pertama disebut Picthograph. Dalam hal ini ekspresi dapat dibedakan menjadi dua .

yaitu : o Sifat Fisik yaitu karakter bahan yang terlihat oleh mata. Bentuk Cara pelukis dalam mengekspresikan subyek yang dilukisnya menjadi karya dua dimensi. c. . Perbedaan sifat ini akan menentukan cara an teknik berkarya yang diterapkan. lebih baik atau lebih mahal. Keras. a. realisme. lunak. Pengungkapan ini dapat dilihat dari banyaknya aliran dalam seni lukis seperti : romantisme. deformasi (menyusun bentuk). Setiap bahan punya karakter dan keindahaannya sendiri dan tidak berarti bahan yang satu lebih baik dari yang lain. kubisme. mudah pecah. III. Kualitas karya selain ditentukan oleh jenis medium yang digunakan juga ditentukan oleh kreatifitas dan bakat penciptanya. bentuk dan isi. tarian atau puisi). keseimbangan dan harmonis pada penggunaan unsur-unsur seni rupa. Tidak berarti cat minyak akan membuat lukisan menjadi lebih mahal dari lukisan cat air. jika subyeknya masih terikat dengan alam. Subyek Sesuatu yang menjadi bentuk lukisan atau obyek yang terlihat dari karyanya. menangis) dan ekspresi kreatif yaitu jika dalam mengekspresikan perasaan menghasilkan suatu karya seni (lukisan. Teknik pembuatan patung dengan bahan tanah liat tentu berbeda tekniknya dengan pembuatan patung bahan logam. transformasi (merubah bentuk) dan distorsi (melebih-lebihkan bentuk). elastis. Setiap bahan mempunyai sifat dan karakter berbeda. lagu.yaitu ekspresi non kreatif jika berekspresi tanpa menghasilkan karya seni (sedih. impresionisme dan sebagainya. kasar atau halus dan sifat-sifat yang lain. Bentuk yang sering digunakan adalah bentuk figuratif yang disusun dari bentuk-bentuk yang ada di alam dan bentuk berwujud seperti : stilasi (penggayaan). Karya seni lukis yang baik tetap berpedoman pada komposisi. Akan tetapi dengan kebebasan berekspresi dan murni tersebut bukan berarti melukis menjadi lebih mudah dan berkarya seadanya. Begitu juga sebaliknya. b. Lukisan dengan media cat air memiliki keindahaan tersendiri yang tidak mungkin didapat jika menggunakan media cat minyak. Perpaduan yang tepat dari ketiganya akan menghasilkan karya seni lukis yang baik. II. karena tetap mengacu pada kaidah-kaidah dan prinsip seni rupa yang berlaku. jika subyeknya sudak tidak terikat dengan bentuk yang ada di alam. KOMPONEN SENI LUKIS Tiga komponen seni rupa yang harus diperhatikan dalam melukis adalah subyek. Alat dan bahan ini disebut dengan media seni rupa. Dibedakan menjadi : Lukisan bentuk figuratif. MEDIA SENI LUKIS a. o Sifat Estetis yaitu sifat keindahaan dari masing-masing bahan yang berbeda satu dengan lainnya. tersenyum. yaitu mengambil bentuk-bentuk yang ada di alam. cemberut. Pemilihan medium tidak menjamin suatu karya menjadi lebih artistik. Melukis dengan cat air caranya tidak sama dengan melukis menggunakan cat minyak. Bahan Kegiatan berkarya seni rupa tidak pernah terlepas dari peralatan dan bahan (medium) yang digunakan. Isi Yang dimaksud dengan isi adalah kesan atau bobot ungkapan ekspresi yang ingin disampaikan melalui karya seni lukis. Hal ini disebabkan karena setiap medium mempunyai dua sifat dasar. Lukisan bentuk non figuratif (abstrak). naturalisme.

Menjelaskan pengertian seni rupa murni daerah Nusantara 3. pensil warna. Mengapresiasi Karya Seni Rupa > Kompetensi Dasar : 1. Mengidentifikasi Seni Rupa Murni Nusantara > Indikator : – Mengidentifikasi hasil karya seni rupa murni Nusantara setempat berdasar ragam dan gayanya . ciri dan penciptanya I. Pengertian seni rupa murni Seni Rupa Murni adalah : hasil karya seni rupa yang dalam penciptaannya hanya mengutamakan keindahan atau art for art atau fine art yaitu seni untuk seni .Mendiskripsikan Karya seni rupa murni berdasar aliran. Mengklasifikasi tiga seniman seni rupa murni Indonesia yang bergaya Naturalis 8. crayon dan lain-lain Pemilihan alat yang tepat harus menyesuaikan dengan bahan (medium) yang digunakan. MODUL MATERI SENI BUDAYA/SENI RUPA SMP KELAS 9 SEMESTER GANJIL MATERI I > SMP NEGERI 1 SANGALLA > Mata Pelajaran : Seni Budaya ( Seni Rupa ) > Kelas : IX > Tahun Pelajaran : 2010/2011 > Semester : I ( ganjil ) > Alokasi waktu : 4 x 40 menit > Standar Kompetensi : 1. Membuat kliping karya seni rupa murni daerah dan biografi tiga seniman seni rupa murni II. Materi Pembelajaran 1. Menyebutkan tiga contoh karya seni rupa murni 4. Tujuan Pembelajaran Siswa mampu : Pertemuan 1 1. cat akrilik. pastel. cat air. kuas. Alat Alat yang digunakan sama dengan peralatan menggambar pada umumnya.b. Membedakan gaya seni rupa murni klasik dan primitif 6. pensil.1. cat poster. Mengidentifikasi lukisan realis dan lukisan ekpresionis 7. Mengelompokkan tiga karya seni rupa murni nusantara berdasar ciri-cirinya Pertemuan 2 5. Menjelaskan pengertian seni rupa murni 2.

I.Menyebutkan ciri-ciri seni rupa nusantara dan manca negara Pertemuan 4 c. Lukisan Young Artis Bali. 1. Materi Pelajaran Secara garis besar seni rupa nusantara dan mancanegara dibedakan menjadi 3 diantaranya. Tujuan Pembelajaran Siswa mampu. Lukisan Pitamaha Bali.Menjelaskan aliran dan ciri-ciri seni rupa nusantara dan manca negara Pertemuan 5 d.Mendiskripsikan Karya seni rupa murni nusantara dan manca negara berdasar aliran.Membedakan seni rupa nusantara dengan seni rupa mancanegara e.… Pertemuan 3 a. Lukisan karya Afandi. Pengertian seni rupa murni daerah setempat Seni Rupa Murni Daerah setempat adalah karya seni rupa murni yang menggambarkan adanya nilai-nilai budaya daerah setempat 3.… I. Karya seni patung Asmat. MATERI II > SMP NEGERI 1 SANGALLA > Mata Pelajaran : Seni Budaya ( Seni Rupa ) > Kelas : IX > Tahun Pelajaran : 2010/2011 > Semester : I ( ganjil ) > Alokasi waktu : 6 x 40 menit > Standar Kompetensi : 1. seni Patung Keruak Lombok Timur dll.2. Mengidentifikasi seni rupa murni nusantara dan mancanegara > Indikator : – Mengidentifikasi seni rupa murni nusantara dan manca negara . Ciri-cirinya.Menyebutkan penilaian proses berkarya seni rupa nusantara dan mancanegara II. Contoh karya seni rupa murni antara lain adalah Patung pada candi Borobudur.1.SENI RUPA TRADISIONAL Seni rupa tradisional adalah seni rupa yang diciptakan oleh masyarakat sesuai kebudayaan daerah .Menjhelaskan 3 seni rupa nusantara dan mencanegara b. Ukiran pada nisan makam Syeh Maulana Malik Ibrahim. Mengapresiasi Karya Seni Rupa > Kompetensi Dasar : 1.

Ciri-ciri .Lukisan babi hutan dalam gua di sulawesi selatan 2. # Bentuknya Unik # Wujud terkesan aneh # Corak bentuk dan gaya terkesan bebas. Karya seni rupa tradisional dibedakan menjadi 2 gaya .Patung kwannon nara 4.Gaya Klasik Corak dan gaya seni rupa klasik dipengaruhi kaidah-kaidah formal kerajaan Yang sudah dianggap mencapai kesempurnaan.Lukisan Bison di Gua altamina 3.… A. # Melambangkan kejayaan suatu kerajaan # Segala sesuatu digambarkan sempurna # Gambaran./cenderung glamour dan menarik.yaitu .berkesan dilebih-lebihkan Contoh 1. .gaya.maupun bentuk dan bahan pembuatannya.Yang termasuk gaya representatif adalah.tertentu yang sifatnya turun temurun dan tidak mengalami perubahan dari masa-kemasa.baik dari segi tema.SENI RUPA MODERN Karya seni rupa yang mengalami perubahan dan kemajuan diberbagai aspek.Gaya primitif Ciri-cirinya . 1. # Untuk upacara ritual kepercayaan # Terkesan misteri # Merupakan makna/lambang # Ekspressif penuh perasaan # Bentuknya kurang sempurna.Relief candi Borobudur 3.Representatif Gaya senirupa yang menggambarkan keadaan nyata dalam kehidupan masyarakat dan keadaan alam.Patung sedada 2.. Ciri-ciri . 1. Contoh. Sejalan dengan perkembangan kebudayaan seni rupa modern dapat dibedakan menjadi 3 Yaitu.Seni patung Mesir kuno II.Wayang kulit 2.

ü Lukisan desa minangkabau karya Wakidi ü Lukisan Dimusim Panas karya Shinsui Ito 2.Naturalis Aliran seni rupa yang menggambarkan keadaan alam.semua yang digambarkan benar-benar nyata.1. Ciiri-ciri # Digambarkan dengan emosi yang memuncak # Terkesan dramatis Contoh Berburuh Rusa karya Raden Saleh 3. # Goresan garis utama nampak spontan dan cepat # Terkesan dinamis Contoh . 1.Realisme Aliran seni rupa yang penggambarannya sesuai dengan kenyataan hidup manusia.Deformatif Gaya seni rupa yang sudah mengalami perubahan bentuk dari bentuk alam menjadi bentuk baru Yang termasuk aliran deformatif adalah.Ekspresionisme Aliran seni rupa yang penggambarannya mengutamakan curahan bathin dengan keadaan seniman secara spontan dan bebas. ü Ibuku sedang marah ü Potret wanita Bali. Ciri-ciri.Romantisme Aliran seni rupa yang menggambarkan keadaan yang penuh kegetiran. Ciri-cirinya # Mengambil objek pemandangan alam # Warna-warnanya nampak alami Contoh./ 2. Contoh Dua gadis memakai caping karya Henk Ngantung B.Surealisme Aliran seni rupa yang penggambarannya melebih-lebihkan kenyataan Cenderung aneh Dan berada dalam alam khayalan Ciri-ciri # Melukiskan hal khayalan dan Intuitif # Seperti alam mimpi .ketegangan dan penuh Tantangan .

Ciri-ciri # Menampilkan bentuk yang unik # Tidak menyerupai alam IV. Aliran seni rupa yang penggambarannya sesuai dengan kesan saat objek dilihat oleh seniman denganm warna yang cemerlang seperti kiasan sinar.Imprealisme.Kubisme Aliran seni rupa yang penggambarannya berupa bidang-bidang persegi Ciri Bentuk gambar Kotak/bidang dengan warna C. Penilaian Proses berkarya seni rupa nusantara dan mancanegara adalah . MATERI III > SMP NEGERI 1 SANGALLA > Mata Pelajaran : Seni Budaya ( Seni Rupa ) > Kelas : IX > Tahun Pelajaran : 2010/2011 > Semester : I ( ganjil ) .Contoh Keteguhan memori 3.Gaya seni rupa nusantara berpedoman pada ideologi sedangkan gaya seni rupa mancanegara berpedoman pada kenyataan pisik. ü Objek yang diwujudan dalam bentuk karya seni rupa ü Teknik Pembuatan ü Fungsi / makna.karena ke inginan seniman untuk menciptakan seni yang murni tanpa terikat dengan bentuk alam. Ciri-ciri # Warna-warna cemerlang # Objek digambar sekedar kesan # Terkesan seperti hanya kiasan-kiasan warna.SENI RUPA POST MODERN Merupakan gaya seni rupa yang merupakan perpaduan antara penyederhanaan asli yang bebas tanpa terikat dengan ketentua tertentu.terletak pada pedoman pembuatan karya seni rupa. Contoh. Perbedaan gaya seni rupa nusantara dengan mancanegara.bentuknya jauh dari bentuk alam. ü Roud Near Mont Sainte Victoire ü Potret diri 4. ABSTRAKSIONISME Adalah gaya seni rupa yang penggambarannya lebih sederhana.

. 2. yaitu metode yang dilakukan dengan mengapresiasi kaya seni melalui kesepakatan kelomopok dengan jalan diskusi yang akhirnya menghasil interpretasi terhadap karya seni. Menjelaskan pengertian apresiasai 2. Mengapresiasi Karya Seni Rupa > Kompetensi Dasar : 1. mengayati. mengamati kualitas secara total dan menafsirkan gagasan tema dalam karya seni.unsur . Materi Pembelajaran • · Pertemuan ke – 8 A.Metode Deduktif. • · Pertemuan ke – 9 . Tujuan Pembelajaran • · Pertemuan ke – 6 Siswa mampu 1. Pengertian Aapresiasi Seni Apresiasi seni adalah kegiatan untuk mengerti.Membuat tanggapan tentang keunikan karya seni rupa murni daerah I. 3. yaitu metode yang dilakukan dengan menilai karya seni tidak hanya sesuatu yang tampak. yaitu metode yang dilakukan dengan menilai dan menelaah Karya seni untuk mendapatkan petunjuk sejauh mana kriteria keindahan sudah terpenuhi. yaitu dengan mediskripsikan ciri-ciri pokok hubungan antar unsur.Metode empati. tapi juga mengganakan pengetahuan dan wawasan yang dimiliki 4. Metode dalam mengapresiasi karya seni 1. menhargai dan mencaintai karya seni dengan menganalisa dan memberikan tanggapan terhadap karya seni B. Menempilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik seni rupa murni daerah > Indikator : – Menganalisa keunikan gagasan dan teknik karya sni rupa murni daerah. Metode Induktif.Metode interaktif. Membedakan metode empati dengan metode interaktif dalam apresiasi • · Pertemuan ke – 7 5 Menganalisa karya seni rupa dengan memperhatikan demensi fisik hal-hal penting 6 Membuat tanggapan tentang keunikan dan keindahan karya seni rupa murni daerah II.1. Menyebutkan empat metode dalam apresiasai seni 3. memahami.> Alokasi waktu : 6 x 40 menit > Standar Kompetensi : 1. Membedakan metode induktif dengan metode deduktif dalam apresiasi 4.

Membuat campuran waran menjadi warna skunder 5. Membuat kombinasi warna harmonis • · Pertemuan ke – 11 . Misalnya lukisan di atas menggunakan media cat minyak di atas kanvas dengan teknik basah. Membedakan warna skunder dengan warna tersier 4. MATERI IV > SMP NEGERI 1 SANGALLA > Mata Pelajaran : Seni Budaya ( Seni Rupa ) > Kelas : IX > Tahun Pelajaran : 2010/2011 > Semester : I ( ganjil ) > Alokasi waktu : 8 x 40 menit > Standar Kompetensi : 2. menggambarkan pancaran kepedihan hidup yang pahit . tempat. Menjelaskan enam unsur penting dalam seni rupa murni 2. goresannya kasar. Demensi fisik dalam menganalisa karya seni 1. Mengekpresikan diri melalui Karya Seni Rupa > Kompetensi Dasar : 2. Tujuan Pembelajaran • · Pertemuan ke – 10 Siswa mampu 1. Misalnya lukisan berjudul “ Di Depan Kelambu Terbuka“ adalah menggambarkan seorang wanita yang pucat . dan peristiwa yang dilukiskan dalam karya seni. 3. latar belakang kelambu di tempat tidur yang terbuka. diciptakan secara detail atau secara ekspresif. semua karya seni. merupakan tumpahan jiwa. posisi sedang duduk. Mengklasifikasi warna yang tergolong warna primer 3. Medium Yaitu menganalisa karya seni yang meliputi bahan dan alat serta teknik yang digunakan dalam menciptakan karya seni. 2. Materi subjek Yaitu menganalisa karya seni yang meliputi figur. dengan kebaya bermotif bunga dan berwarna gelap.1. Memilih unsur karya seni rupa Nusantara untuk dikembangkan menjadi karya seni rupa murni > Indikator : – Mendiskripsikan hasil karya seni rupa Nusantara berdasar unsur-unsurnya . setiap karya seni memiliki bnentuk yang berwujud abstrak atau realis. rambut terurai. Form Yaitu menganalisa karya seni yang meliputi bentuk kaya seni secara utuh.A. sepi kosong. komposisi sentral dengan warna dominan merah dan hitam. Misalnya lukisan di atas adalah karya Sujoyono dengan gaya ekspresionis.Mengidentifikasi unsur-unsur karya seni rupa Nusantara yang akan dikembangkan menjadi karya seni rupa murni I. objek.

warna dikelompokkan menjadi a. Menerapkan prinsip. Materi Pembelajaran • · Pertemuan ke – 13 A . Warna pokok atau warna primer : merah. Intesintas. tekstur dan suasana. b. yaitu tingkat kekuatan warna atau gelapnya terangnya warna semakin . unsure garis dapat menyatakan bentuk. Value yaitu kesan gelap terangnya warna yang dipengaruhi dari warna hitam dan putih. Garis Garis adalah kumpulan titik-titik. Warna skunder campuran warna pokok : Oranye. Latihan mengorganisir unsur-unsur seni rupa dengan memperhatikan prinsip seni rupa II. tapi dapat dirasakan kehadirannya. semakin banyak putihnya atau terang semakin tinggi valuenya 3. Warna tersier ( ke tiga ) campuran warna skunder d. yaitu garis imajinair atau garis hayal. irama. 3 Bidang Bidang merupakan bentuk yang dibatasai oleh garis. hijau dan jingga c. bidang juga menghasilkan ruang dan kesan dua demensi dan tiga demensi 4 Warna Warna merupakan unsur seni yang menimbulkan adanya kesan gelap terang. Teknik menggambar atau melukis yang menggunakan titik disebut pointilis 2 . gerak. misalnya garis batas ruang atau bidang.6. kuning dan biru. warna juga sebagai media untuk menciptakan bentuk yang realais dalam teori lingkaran waena Brewster. Hue yaitu kelompok warna primer 2. Menjelaskan lima prinsip penggabungan unsur-unsur seni rupa 7. misalnya garis lurus. lengkung.prinsip seni dalam melukis • · Pertemuan ke – 12 9. gelap terang. Warna netral : Hitam dan putih Beberapa istilah dalam warna 1. Unsur –unsur seni rupa murni 1 . Membedakan prinsip keseimbangan dengan prinsip kesatuan dalam melukis 8. garis nyata yaitu garis yang dengan mudah bias dirasakan kehadirannya. yaitu garis yang tidak tampak. bergelombang dll. putus-putus. Latihan membuat unsur-unsur seni rupa 10. Titik Titik merupakan unsur terkecil juga merupakan media ungkap dalam seni rupa. dilihat dari bentuknya garis dibedakan menjadi dua.

bersedih. kemudian kesannya dipindahkan pada bidang karya seni rupa. pertumbuhan g. gagah. merah dan merah muda Warna analogus dan monokromatik merupakan warna harmonis 6. kebenaran. ilmu gaib 5. kejahatan. Nuansa warna. bahaya. Violet : kekayaan. kegelapan. tak berdosa. Bentuk Instuitif. mewah e. misalnya merah dengan kuning. keadaan ini bias dilakukan dengan mencampur warna sedikit demi sedikit 10. yaitu kombinasi warna satu corak tetapi intensitas dan valuenya berbeda. Bentuk Naturalis. gelap dan terang 7.cerah semakin tinggi intensitasnya dan sebaliknya 4. sedang warna menuju ke kuning atau merah dikelompokkan waran terang 8. kebersihan. berani b. aksi. bahagia. misalnya merah dengan merah keoranyean 5. cerah. yaitu kombinasi warna yang berlawanan atau yang letaknya berhadapan dalam lingkaaran warna. yaitu bentuk yang menyimpang jauh dari bentuk alami dan sama sekali tidak dikenal. Warna monokromatik. segar. kematian. Panas dinginnya warna: warna gelap tergolong warna dingin. warna Bentuk dalam seni rupa antara lain : a. oranye dengan hijau juga hitam dan putih. yaitu bentuk tiruan benda alam b. yaitu kombinasi warna yang berdekatan dalam lingkaran warna. misalnya biru dan biru muda. Biru : tengan. Gelap terangnya warna : warna yang menuju ke jingga atau biru dikelompokkan warna gelap. Arti atau simbul dalam penggunaan warna secara heraldis a. Oranye : masak. Merah : api. senja f. berkabung. Hitam : tragedi. mentah. masam. jernih h. sejuk. Gradasi warna. Hijau : dingin. terang d. Putih : suci.jujur. Bentuk Bentuk adalah penggambaran suatu objek yang dapat dilihat oleh mata. sedang warna terang tergolong warna panas 9. Bentuk Abstraktif. bangsawan. musim gugur. Warna analogus. yaitu bentuk yang bersifat perubahan bentuk alam dengan teknik stilasi sehingga menjadi bentuk hiasan. yaitu batas warna satu dengan warna lain 11. melalui goresan garis. panas. suka cita. kenyataan c. Bentuk abstrak. yaitu yang didasarkan insting atau naluri saja c. d. menatang. tenang. Kuning : matahari. misalnya distorsi ( penyimpangan bentuk ) dan deformasi ( penyimpangan proporsi ) . Warna komplomenter. yaitu perpindahan warna satu ke warna lain dengan batas sayup-sayup atau tidak jelas.

misalnya penggunaan warna merah dengan merah muda atau merah keoaranyean bentuk yeng harmonis dll 5.misalnya kulit. misalnya dengan menggunakan warna kontras. bidang. Irama Irama atau ritme adalah penempatanjarak antara unsur yang satu dengan yang lain secara berkesinambungan dan berselang seling sehingga terkesan menarik 3. Keseimbangan. Keseimbangan Asimetris. Bentuk figurative. tembok dll. Macam-macam keseimbangan a. Bentuk yang memiliki simbul tertentu. yaitu keseimbangan yang berada di tengah pembagian yang sama. misalnya kesan tekstur pada lukisan • · Pertemuan ke – 14 Prinsip – prinsip penggabungan unsur-unsur seni rupa 1. kayu. Keseimbangan diagonal. Selaras atau harmoni Selaras adalah penggunaan unsur-unsur seni yang berdekatan atau hampir sama. Keseimbangan simetris. dll f. merupakan suatu kesan dua unsur atau lebih ( garis. Bentuk Simbolis. bentuk besar dan kecil dll 4. misalnya wayang. warna. yaitu keseimbangan yang berada di tengah-tengah atau memusat d. dan bentuk ) yang ditata sehingga menjadi seimbang atau balance. Kontras Kontras adalah perbedaaan yang jauh antara unsur yang satu dengan yang lain. yaitu keseimbangan yang berada di tengah pembagian yang tidak sama’ c.e. yaitu bentuk alam yang mengalami perubahan bentuk yeng tergantung pada konsep pandangan hidup seseorang atau bangsa. b. Tekstur semu yaitu nilai halus kasarnya permukaan benda hanya berupa kesan. misalnya ragam hias batik parang 1. Kesatuan atau unity Kesatuan adalah secara keseluruhan penggunaan unsur-unsur seni terkesan adanya kemenyatuan dan tidak terpisah-pisah · Pertemuan ke – 15 Praktek membuat unsur-unsur seni dan menerapkannya dalam sebuah karya seni dengan memperhatikan prinsip-prinsip penggabungan MATERI V . yaitu keseimbangan yang berada di garis diagonal 2. Tekstur Tekstur adalah nilai raba permukaan benda Tekstur nyata adalah nilai raba permukaan benda yang bisa dirasakan sesuai dengan kenyataan. Keseimbangan sentral. dalam seni rupa kesan kontras bisa dicapai dengan pemakaian irama unsur seni rupa dengan tajam.

Mendiskripsikan tema dakam melukis 5. Penegertian sketsa Sketsa adalah gambaran atau lukisan pendahuluan yang ringan. Dapat menyelesaikan sketsa lukisan dengan baik 9.akasan yang merupakan garis besar atau rancangan kasar dari suatu bentuk lukisan dengan memperhatikan . Tujuan Pembelajaran • · Pertemuan ke – 16 Siswa mampu 1. Menunjukkan teknik melukis 6. Dapat menyelesaikan lukisan dengan baik II. Dapat membuat sketsa lukisan dengan mengikuti tahap yang benar 8. Menjelaskan pengertian sketsa 1. Dapat membuat lukisan dengan mengikuti tahap yang benar 11.2. Menjelaskan pengertian seni lukis 4. Mengkspresikan diri melalui karya seni rupa murni yang dikembangkan dari unsur-unsur seni rupa Nusantara > Indikator : – Membuat rancangan/disain/sketsa karya seni rupa murni yang dikembangkan dari unsur-unsur seni rupa Nusantara . Menunjukkan media membuat sketsa 2. Materi Pembelajaran • · Pertemuan ke – 19 A . Mengekpresikan diri melalui Karya Seni Rupa > Kompetensi Dasar : 2. Dapat membuat lukisan dari sketsa yang dibuat • · Pertemuan ke – 18 10. Menerapkan langkah-langkah melukis • · Pertemuan ke – 17 7.Membuat karya seni rupa yang dikembangkan dari unsurunsur seni rupa murni Nusantara I. Menjelaskan aturan atau hal-hal penting dalam membuat sketsa 3.>SMP NEGERI 1 SANGALLA > Mata Pelajaran : Seni Budaya ( Seni Rupa ) > Kelas : IX > Tahun Pelajaran : 2010/2011 > Semester : I ( ganjil ) > Alokasi waktu : 8 x 40 menit > Standar Kompetensi : 2.

crayon dan pewarna lainnya b. misalnya potret diri 2. kuas cat minyak. Tebal tipisnya garis dapat menentukan gelap terangnya objek 4. misalnya keluarga.Pengertian Melukis Melukis adalah goresan tangan manusia di atas bidang dua demensi yang menghasilkan bentuk warna. cat akrelik. cat minyak. cat plakat dan lain-lain B. Yakinlah bahwa setiap garis yang digoreskan merupakan ekspresi dari bentuk objek yang akan digambar C. Buatlah beberapa alternative bentuk sketsa sempai mendapatkan bentuk yang tepat 10. Gunakan satu warna dalam membuat sketsa 8. . Sketsa mengutamakan spontanitas. keramik. cat air. Dalam melukis ungkapan perasaan seniman sangat diutamakan D. tembok dll. proporsi dan lain-lain B. misalnya berbagai bentuk benda alam disekitar kita ( Kubistis. 2. Tentukan bagian-bagian penting dari objek yang akan digambar sehingga jelas karakteristiknya 7. triplek. Manusia dengan manusia lain . pensil warna. Jangan takut membuat garis ke bidang gambar 5. Aturan atau hal-hal penting dalam membuat sketsa 1. silindris. eliptis dan bebas ). krayon atau pastel dan lain – lain 2. dll E. Manusia dengan dirinya sendiri. Bidang lukis : Kertas. Alat tidak langsung yaitu alat yang tidak dapat langsubg digunakan karena harus menggunakan alat bantu. Usahakan membuat garis yang tegas tidak putus-putus 3. Bahan melukis a. Media Sketsa Media sketsa antara lain adalah : 1. kanvas. Alat Melukis Kuas cat air.komposisi. Alat langsung yaitu alat yang langsung dapat digunakan. jika ada garis yang salah tidak perlu dihapus 2. Manusia dengan alam benda. Manusia dangan alam sekitar. Hindari penggunaan garis yang tidak perlu 9. spidol. misalnya keadaan alam yang merupakan kebesaran Tuhan 4. teman. Tema Lukisan 1. Teknik membuat sketsa adalah gerakan tangan spontanitas 6. Cat atau tinta : cat air. tinta cina. tinta cina. kaca logam. misalnya Pensil. palet. arang. misalnya . Media Lukis 1. spayer. dan orang lain 3.

sehingga menghasilkan warna pekat dan padat 3. Menyebutkan 4 Jenis karya seni rupa yang diciptakan di Indonesia 2. 19641229 198703 1 012 198903 1 OO9 SEMESTER 2 Materi Pelajaran Seni Budaya Kelas/Semester : IX/Genap Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni rupa Kompetensi Dasar : Mengidentifikasi Karya seni Rupa Murni yang diciptakan di Indonesia Indikator : 1. MANGALIK. Teknik tempera. yaitu merupakan emajinasi atau hayalan seniman yang diekpresikan dalam sebuah lukisn. F.18 Juli 2010 Mengetahui.ukisan yang realis atau abstrak 7. cat minyak cat akrelik. yaitu teknik melukis yang dalam membuat gelap terang objeknya dengan membuat unsur titik-titik 5. Teknik Melukis 1. Kepala Sekolah Penyusun modul Y. G. misalnya membuat reklame dll 4. Manusia alam emajinasi. lukisan abstrak dll. Melakukan finishing lukisan Rantealang. Menyiapkan media melukis 3. Menyebutkan lukisan dan nama pencipta di Indonesia dan manca UMAR NIP. yaitu melukis dengan memotong kertas yang kemudian ditempel sehingga membentuk l.S. Teknik kolase. yaitu melukis dengan menggunakan cat air dengan goresan yang tipis sehingga menghasilkan warna trasparan 2.S. dengan goresan yang tebal. yaitu melukis dengan menggunakan bahan cat cair yang disemprotkan deng sprayer. Teknik Mozaik. Teknik pointilis. misalnya stulasi wayang. Membuat sketsa lukisan dari objek yakan dilukis. Teknik aquarel. Menentukan tema teknik melukis 2. Teknik plakat. yaitu teknik yang dilakukan pada dinding yang masih basah sehinga hasilnya akan menyatu dengan arsiteknya 6. yatiu melukis denghan menggunakan cat poster.5. Melakukan inspirasi atau mencarai gagasan atau ide 4.19661211 . Menyempurnakan bentuk sketsa menjadi lukisan dengan memulai bentuk-bentuk yang pokok ( yang menjadi emphasis atau pusat pandangan ) 6.Pd NIP. yaitu dengan menempel benda – benda tiga demensi yang ditata sedemikian rupa sehingga menghasilkan lukisan. Teknik Semprot. 5.Langkah Melukis 1.

alat. proses.dan ragam hias nusantara BAB. namun dari segi teknik pembuatannya memiliki perbedaan. patung. 4. Contohnya adalah lukisan.Seni Ukir. Seni Patung Bunga Matahari karya Vincent Gadis di Depan Cermin karya Van Gogh Pablo Picasso Seni patung merupakan cabang dari seni rupa murni yang berdimensi tiga. nilainilai yang melekat pada lukisan dipengaruhi oleh budaya yang dimiliki pelukisnya. teknik.Seni Ukir Nusantara Seni Ukir adalah Membentuk gambar pada kayu atau bahan lainnya dengan menggunakan tatah.tombak.dan Ragam Hias 1.kursi. Pada umumnya ukiran di Indonesia berupa bentuk stalasi dari bentuk Tumbuhtumbuhan. plakat. media.singgasana. Garuda Wisnu karya Nyoman Discus Thrower karya Myron The Kiss-Auguste Rodin Nuarta (Yunani Kuno) (Prancis) c. setak saring. grafis. Seni Grafis Seni Grafis merupakan cabang dari karya seni rupa murni yang berdimensi dua.Menjelaskan tentang seni patung. Karya Seni Rupa Murni (Fine Art) Sebuah karya seni rupa murni mengutamakan nilai ekspresi perupanya dibandingkan nilai terapannya.rumah adat.seni Ukir. Membuat patung berarti membuat benda tiga dimensi dengan bahan. Gagasan.pahat ukir atau pisau ukir yang di goreskan atau di toreh pada permukaan kayu atau benda lain. Seni Lukis Seni lukis merupakan salah satu cabang dari seni rupa murni yang berdimensi dua. Jenis karya Seni Rupa Murni yang diciptakan di Indonesia dan manca negara a. Seni lukis Indonesia yang berkembang. Motif Ukiran di Indonesia umumnya berbentuk geometris.masjid dan wayang. Berdasarkan dimensinya. Seni lukis dengan teknik aquarel.Negara. atau tempra.keraton.Banyak di temukan di pada badan-badan candi.prasasti. I Pertemuan 1 1. 3. dan cetak cahaya (photography). dan keahlian berkarya seorang perupa dominan dalam hal ini.keris.sesuai bentuk yang di inginkan. sedangkan seni grafis dibuat dengan teknik mencetak.Perisai. seni grafis sama dengan seni lukis.bahkan kadang-kadang Manusia. pada gilirannya nanti ikut mempertegas jati diri seni budaya Nusantara. dan teknik tertentu sehingga menghasilkan karya yang indah dan bermakna. .Hewan. cetak dalam. Wanita-menyusui karya hendara b. Dari pembubuhan cat. Sedangkan seni lukis mancanegara menjadi pembanding seni budaya Nusantara. para pelukis mencoba mengekspresikan berbagai makna atau nilai subjektif. Seni grafis dapat dibuat dengan teknik cetak tinggi.

Zaman Islam 4. Bahan : kayu. 5.prasasti.Seni Hias Nusantara Ragam hias Nusantara disebut seni Ornamen. Fetis : adalah benda bertuah berupa jimat dipercaya dapat melindungi pemakainay 2. lukisan dan patung 3.zaman hindu budha 3.Ukiran Bali. 1.Motif Hewan Logo tutwuri Pa’Tedong/Pa’Manuk.ukiran jepara. Pertemuan 2 Perkembangan seni rupa murni nusantara 1.Motif Geometris : Batik Parang Pa’Buatina 2.Ukiran rumah adat toraja. 5. Contoh .Zaman Indoneia baru Zaman prasejarah dimana manusia belum mengenal tulisan dan belum menetap menyatu dengan alam Contoh karya : 1. Motif hias bunga teratai sabagai simbol ketuhanan Swastika : Lambang energi keselarasan kosmos Kalamakara : melambangkan waktu dan sumber kehidupan Kinara sejenis mahluk setengah manusia setengah burung sebagai lambang dewa penghuni langit .yang dimiliki setiap daerah di Nusantara antara lain .Relief Candi dan prasasti kerajaan.Motif Tumbuhan Pa’Daun Paria Batik Kawung 3. 2.candi. Filosofis : karya seni yang di ilhami tradisi animis/magis 4.batu dan perunggu Zaman Hindu Budha.Zaman prasejarah 2. Totem : Sosok setengah manusia setengah binatang yang dijelmakan dalam bentuk hiasan. 3.ahli dalam bercocok tanam Bentuk karya : 1.Contoh . Perisai suku asmat. -Motif Geometris -Motif Tumbuhan -dan motif Hewan. Seni bangunan.arca dan singgasana raja.sudah bertempat tinggal tetap. 4.

mesjid.dan pintu gerbang. atau bahan-bahan lain dengan menggunakan tatah(pahat ukir) dan pisau ukir.sudah komersial.batu nisan.dan kain batik 2.Zaman Islam mulai berkembang pada abad 13 Masehi Bentuk seni : 1.mihrab. Seni bangunan.Istana. batu.membar. 3. Zaman Indonesia baru karya seni dipadukan dengan seni tradisi dan bahan industri Ciri-ciri. Pengertian ini berkembang hingga dikenal sebagai seni ukir yang merupakan seni membentuk gambar pada kayu.tidak ada pewarisan keahlian.bersaing dengan buatan industri. PEMAHAMAN TENTANG SENI UKIR INDONESIA Seni ukir atau ukiran merupakan gambar hiasan dengan bagian-bagian cekung (kruwikan) dan bagian-bagian cembung (buledan) yang menyusun suatu gambar yang indah.kaligrafi arab.< .keris. Wayang. Ragam hias pola geometri dengan motif tumbuhan menghindari motif manusia dan hewan. Kehilangan nilai klasik.