P. 1
genetika

genetika

|Views: 63|Likes:
Published by Winda Ubingz

More info:

Published by: Winda Ubingz on Oct 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/06/2012

pdf

text

original

enetika - Presentation Transcript

1. GENETIKA 2. PETA KONSEP DNA DAN RNA GEN KROMOSOM Alel dan Multiple Alel MATERI GENETIK 3. A. DNA DAN RNA o 1. Struktur DNA o 2. Replikasi DNA o 3. Fungsi DNA o 4. Struktur RNA o 5. Macam-Macam RNA o 6. Peran DNA dan RNA dalam sintesis protein o 7, Kode Genetik o 8 . Perbedaan DNA dan RNA 4. 1. Struktur DNA o Asam deoksiribonukleat atau disingkat DNA merupakan o persenyawaan kimia yang paling penting pada makhluk hidup, yang o membawa keterangan genetik dari sel khususnya atau dari makhluk hidup o dalam keseluruhannya dari satu generasi ke generasi berikutnya. ( Suryo, o 2004:57). o DNA merupakan suatu polimer nukleotida ganda yang berpilin o (double heliks). Setiap nukleotida terdiri dari 1 gugus phospat, 1 basa o nitrogen, dan 1 gula pentosa. Gula pentosa yang menyusun DNA o terdiri dari gula deoksiribosa yang kekurangan satu molekul oksigen. o Basa nitrogen yang menyusun DNA terdiri dari purin dan pirimidin. Purin terdiri dari adenin dan guanin, sedangkan pirimidin terdiri dari sitosin dan timin. 5. o Nukleotida merupakan ikatan antara basa nitrogen dengan gula pentosa. o Menurut Watson dan Crick, susunan DNA adalah: o a. Setiap DNA terdiri dari 2 rantai polinukleotida yang berpilin (double heliks). o b. Setiap nukleotida terletak pada bidang datar yang tegak lurus seakan-akan membentuk anak tangga, sedangkan phospat membentuk ibu tangganya. o c. Antara 2 rantai polinukleotida dihubungkan oleh ikatan o hidrogen pada masing-masing pasangan basa nitrogennya. o d. Basa purin selalu berkaitan dengan basa pirimidin, dengan o pasangan yang selalu tetap. o Adenin (A) dari kelompok purin selalu berpasangan dengan Timin o (T) dari kelompok pirimidin, sedangkan guanin (G) selalu berpasangan o dengan Sitosin (S) dari kelompok pirimidin. BACK GAMBAR 6. gambar BACK 7. 2. Replikasi DNA o Replikasi DNA terjadi pada fase interfase, dipengaruhi oleh enzim

c. b. Teori semikonservatif BACK 8.o o o o o polymerase. 12. Teori konservatif o DNA induk tidak mengalami o perubahan apapun. o b. a. yaitu: a. Menyampaikan informasi genetik kepada generasi berikutnya. Teori dispersif c. o Nukleotida bebas o mengandung basa nitrogen yang o bersesuaian akan menempatkan diri o berpasangan dengan basa nitrogen dari o kedua rantai DNA induk. Teori konservatif b. karena DNA mampu melakukan proses replikasi. sehingga o terbentuk dua buah DNA yang sama o persis. BACK 9. Teori semikonservatif o Pada saat akan mengadakan replikasi kedua. . o kemudian potongan-potongan o tersebut merangkai diri menjadi dua o buah DNA baru yang mempunyai urutan basa-basa nitrogen sama persis o seperti urutan basa nitrogen semula. Fungsi DNA o DNA mempunyai fungsi sebagai o berikut: o a. Teori dispersif o DNA induk terpotong-potong. BACK 10. Tempat sintesis semua kode jenis asam amino dalam sel. Dalam perkembangan ilmu pengetahuan ada 3 teori yang menyatakan cara duplikasi DNA. 3. BACK (GAMBAR) 11. lalu urutan basabasa o nitrogennya disalin sehingga o terbentuk dua rantai DNA yang sama o persis. rantai polinukleotida o akan memisahkan diri sehingga basa-basa nitrogen tidak berpasangpasangan.

o 3) Ujung pengenal enzim yang membantu mengikat asam amino. b. 4. Sebagai pengatur seluruh metabolisme sintesis protein sel BACK 13. yaitu: o 1) Ujung pengenal kodon yang berupa triplet basa yang disebut antikodon. o Contoh: o 1) Kodogen (DNA) = ASG TGG ATA SST o 2) Kodon (triplet basa RNA d) = UGS ASS UAU GGA 16. yaitu o urutan basa-basa nitrogen pada DNA yang dipakai sebagai pola cetakan. o Contoh: o Apabila kodon dalam RNA duta mempunyai urutan UGS ASS UAU GGA maka antikodon yang sesuai pada RNA transfer adalah ASG UGG AUA SSU. Peran RNA transfer ini dikenal dengan nama translasi (penerjemahan). 5. o Peristiwa pembentukan RNA duta oleh DNA di dalam inti sel. disebut o transkripsi. Pesanpesan o ini berupa triplet basa yang ada pada RNA duta yang disebut kodon. o Kodon pada RNA duta merupakan komplemen dari kodogen. o 2) Ujung perangkai asam amino yang berfungsi mengikat asam amino. Ribosom RNA terdiri . c. Macam-Macam RNA o RNA duta (messenger RNA ) o RNA transfer (RNA pemindah ) o Ribosom RNA ( RNAr ) BACK 15.o c. 17. o Basa nitrogen yang menyusun RNA adalah: o a. RNA hanya terdiri dari satu rantai. Struktur RNA o RNA merupakan polinukleotida. Purin yang terdiri dari adenin (A) dan guanin (G) o b. o 4) Ujung pengenal ribosom. namun ukurannya jauh lebih pendek dari polinukleotida penyusun DNA. Ribosom RNA (RNAr) o Fungsinya sebagai tempat pembentukan protein. Urutan basa nitrogen pada RNA transfer disebut antikodon.Gula pentosa yang menyusun RNA adalah gula ribosa. a. o Bentuk RNA transfer seperti daun semanggi dengan 4 ujung yang penting. BACK 14. Pirimidin yang terdiri dari sitosin (C) dan urasil (U) o RNA dibentuk oleh DNA di dalam inti sel. RNA transfer (RNA pemindah) o Fungsinya mengenali kodon dan menerjemahkan menjadi asam amino di ribosom. RNA duta (messenger RNA) o Fungsinya membawa informasi DNA dari inti sel ke ribosom.

Ribosom dengan RNAd bergerak satu dengan yang lainnya. 2) Sub unit besar yang berperan untuk mengikat RNA transfer yang sesuai. PERAN DNA DAN RNA DALAM SINTESIS PROTEIN 19.Double Helix&quot. o d.dari 2 sub unit. Pita RNA yang telah selesai menerima pesan genetik dari pita DNA pencetak segera meninggalkan inti nukleus menuju ke ribosom. o e. RNAd dan RNAt setelah sampai di ribosom selanjutnya tiga basa nitrogen pada antikodon RNAt berpasangan dengan tiga basa nitrogen pada kodon RNAd. Dimulai dengan membukanya pita &quot. Tahap-Tahap Sintesis Protein o Sintesis protein merupakan suatu proses yang komplek. 18. yaitu: 1) Sub unit kecil yang berperan dalam mengikat RNA duta. 2004: 134). o b. 1. asam amino. Sintesis protein melibatkan DNA. Dengan demikian nama asam amino merupakan terjemahan dari basa-basa nitrogen yang ada pada RNAd. Pita RNA dibentuk sepanjang pita DNA pencetak dengan urutan basa nitrogennya komplementer dengan basa nitrogen yang ada pada pita cetakan DNA. o c. Misalnya AUG pada kodon RNAd berpasangan dengan UAC pada antikodon RNAt. Sebuah asam amino ditambahkan pada protein yang dibentuk. Transkripsi o a. o f. o Sintesis protein membutuhkan bahan dasar asam amino. RNA yang ada dalam sitoplasma bersiap-siap untuk berperan dalam proses sintesis protein berikutnya. sehingga asam amino diikat oleh RNAt adalah metionin. ( Slamet Santosa. Setiap satu RNA ini. termasuk di dalamnya penerjemahan kode-kode pada RNA menjadi polipeptida. o b. dan berlangsung di dalam inti sel dan ribosom. tempatsintesis protein dalam sitoplasma. Bagan transkripsi 22. ribosom. RNA. 2. Pita DNA yang berfungsi sebagai pencetakan RNA disebut pita template atau sense (kodogen) dan pita DNA yang tidak mencetakan RNA disebut dengan pita antisense. bagan back 21. dan enzim. Translasi o a. Pita RNA menempatkan diri pada leher ribosom. o Tahap-tahap sintesis protein dibagi menjadi 2 yaitu: o Transkripsi o Translasi o o o BACK 20. mengikat satu asam amino yang mengandung ATP. . oleh enzim DNA polymerase. Berlangsung dalam inti sel. o c.

Basa nitrogennya terdiri atas purin: adenin (A) dan guanin (G) dan pirimidin: sitosin (S) dan urasil (U). Berbentuk rantai tunggal. dkk (1961). Ciri-ciri Kode Genetik menurut Nirenberg. dan urutan asam amino yang membangun. dan Guanin (G). artinya satu asam amino dikode lebih dari satu kodon. 3. o 4. o Ciri khas protein ditentukan oleh jumlah asam amino. o 2. Perbedaan DNA dan RNA BACK DNA (Deoksiribo Nucleid Acid) RNA (Ribosa Nucleid Acid) 1. yaitu: o 1. Urasil (U). 8 . Degenerate. artinya 1 asam amino mempunyai kodon lebih dari satu. artinya susunan 3 basa pada kodon berbeda dengan kodon yang lain. Kadarnya tidak tetap dan fungsinya sebagai sintesis protein. Proses keseluruhan ini berkesinambungan sampai terbentuk polipeptida tertentu yang terdiri dari asam amino dengan urutan basa nitrogen tertentu. yaitu Adenin (A). 4. RNAt berikutnya datang untuk berpasangan dengan kodon RNAd berikutnya.o o d. Simbol-Simbol Gen 29. BACK daftar 25. Bagan translasi 24. 2. Menggunakan deoksiribosa sebagai komponen gulanya. 28. Fungsi Gen o 4. o 3. 5. Kadar tetap dan fungsinya mengendalikan faktor genetis dan sintesis protein. artinya tiap 1 kodon terdiri dari 3 basa. Basa nitrogen terdiri atas purin (adenin (A) dan guanin (G)) dan pirimidin (sitosin (S) dan timin (T)). yaitu instruksi berupa kode-kode yang merumuskan jenis protein yang akan dibuat. 1. B. padahal macam asam amino yang ada hanya 20. Asam amino yang pertama (metionin) segera lepas dari RNAt kembali ke sitoplasma untuk mengulang fungsinya dengan cara yang sama. Dengan demikian terdapat kodonkodon sinonim (degenerate). back 27. Menggunakan ribosa sebagai komponen gulanya. Gen o 1. Sitosin (S). Terdiri dari triplet. o Dari keempat basa tersebut dapat tersusun 64 triplet kodon. Instruksi kode genetik tersebut diperintahkan oleh DNA dalam sintesis protein. 7. Kode Genetik o Kode genetik. Pengertian Gen . Sifat-Sifat Gen o 3. Hanya terdapat dalam kromosom (nukleus). artinya kode yang sama berlaku untuk semua makhluk hidup. macam. 4. 2. Terdapat 20 macam asam amino di alam tersusun dari 4 macam basa nitrogen pada molekul RNAd. Non overlapping. 5. 26. 1. 3. e. bagan back 23. Pengertian Gen o 2. Berbentuk rantai doubel helix. Selain di nukleus. juga terdapat di sitoplasma terutama di dalam ribosom. Universal.

yaitu kromosom yang berasal dari induk betina berbentuk serupa dengan kromosom yang berasal dari induk jantan. 2. BACK 30. yaitu gen yang menutupi ekspresi gen lain. misalnya A. o c. BACK 31. Aa. dan bentuk. dan aa. Gen terdiri dari protein dan asam nukleat (DNA dan RNA). Mengatur perkembangan dan metabolisme. Misalnya aa. warna. Fenotipe. yaitu dua gen dominan yang merupakan perpaduan dari sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. yaitu dua gen resesif yang merupakan hasil perpaduan dua sel kelamin. 4. rendah. gen merupakan unit terkecil dari suatu makhluk hidup yang mengandung substansi hereditas. yaitu gen yang terkalahkan (tertutupi) oleh gen lain (gen dominan) sehingga sifat yang dibawanya tidak terekspresikan pada keturunannya. F2. Tiap gen mempunyai tugas dan fungsi berbeda. berukuran antara 4 – 8 m (mikron). o b. yaitu dua gen yang merupakan perpaduan dari sel sperma (A) dan sel telur (a). sehingga sifat yang dibawanya terekspresikan pada turunannya (suatu individu) dan biasanya dinyatakan dalam huruf besar. o a. Gen dominan. Johansen. BACK . Simbol-Simbol Gen o a. o e. yaitu sifat-sifat keturunan pada F1. o d. misalnya genotipe AA. terdapat di dalam lokus gen.o o Menurut W. Sebagai penentu sifat yang diturunkan. dominan. o c. o e. o g. Fungsi Gen o Fungsi gen antara lain: o a. misalnya AA. Kromosom homolog. Gen resesif. o d. 3. Menyampaikan informasi kepada generasi berikutnya. dan F3 yang dapat dilihat. o b. Ditentukan oleh susunan kombinasi basa nitrogen. Genotipe. Gen homozigot resesif. Sifat-Sifat Gen o Gen mempunyai sifat-sifat sebagai berikut. Gen homozigot. Mengandung informasi genetik. yaitu sifat-sifat keturunan yang tidak dapat dilihat. o b. o c. Gen heterozigot . o f. Pada waktu pembelahan mitosis dan meiosis dapat mengadakan duplikasi. o h. Sebagai zarah yang terdapat dalam kromosom. BACK 32. seperti tinggi.

1997:32). o c. Susunan Kromosom 4. IB > IO sedangkan alel IA tidak o dominan terhadap IB dan sebaliknya. Sifat Kromosom o Sifat-sifat kromosom adalah: o a. Urutan dalam penulisan pasangan anggota multiple alel disesuaikan dengan urutan dominasi satu sifat terhadap sifat yang lain. Ch. Hanya terlihat pada waktu sel membelah. ( Toegino. yaitu chroma yang berarti warna o dan soma berarti badan . Klasifikasi Kromosom 3.2 – 40 m (mikron). o b. . 35. 36. Mempunyai ukuran panjang antara 0. Cch. o Urutan dominasinya adalah C > Cch > Ch > c. Jumlah Kromosom Organisme 5. Alel dan Multiple Alel o Lokus merupakan unit-unit yang lebih kecil pada kromosom yang memberikan bentuk seperti rangkaian manik atau pita dengan garis-garis melintang yang menunjukkan letak-letak gen. C. Alel C mengalami mutasi dan menghasilkan 3 o macam alel yang menyimpang dari aslinya. Misalnya gen A dan alelnya a sama-sama mengawasi bentuk hidung. 1. o 2. Dalam golongan darah o manusia terdapat satu gen dan disebut gen I. o Satu gen dapat mempunyai lebih dari satu alel. D. Peristiwa yang menunjukkan di mana suatu gen mempunyai alel lebih dari satu disebut sebagai multiple alel. Kromosom pada sel prokariotik hanya memiliki satu kromosom dan tidak terletak di dalam inti sel. Pada manusia dikenal adanya sistem golongan darah ABO yang o diwariskan oleh multiple alel dari sebuah gen. Tipe-Tipe Kromosom 6.33. berfenotipe albino (tidak berpigmen). 1. karena terletak pada lokus yang bersesuaian dan mengawasi sifat yang sama atau setaraf tetapi ekspresinya berbeda. Warna bulu kelinci yang normal adalah kelabu (polos) o ditentukan oleh alel C. dengan alel gandanya. o golongan darah AB alelnya IAIB dan golongan darah O alelnya IO. Contoh: o 1 . 34. golongan darah B alelnya IB. Peran Kromosom dalam Pewarisan Sifat 37. o b. berfenotipe kelabu muda (chinchilla). o Gen A dan gen a merupakan gen yang sealel. o c. terdiri dari: o a. sedangkan alelnya gen a mengekspresikan hidung pesek. Kromosom o Istilah kromosom dikenalkan oleh W. Sifat Kromosom 2.Waldayer yang mengatakan o bahwa kromosom berasal dari dua kata. c. berfenotipe putih hitam (himalaya). Pada kelinci terdapat seri multiple alel yang mempengaruhi warna o bulu kelinci. o yaitu golongan darah A alelnya IA. tetapi untuk gen A mengekspresikan hidung mancung. o Urutan dominasinya adalah IA > IO.

kromosom diklasifikasikan menjadi dua macam. 2. DNA. Misalnya: kromosom o virus mozaik pada tembakau hanya berupa pita ARN tunggal dan o kromosom pada bakteri E. yaitu: o a. protein 35%. o Seorang perempuan dewasa normal dalam kromosomnya memiliki 22 pasang kromosom autosom dan 1 pasang kromosom seks (XX) serta formula kromosomnya adalah 22AA + XX atau 44A + XX. tempat melekatnya kromiol dan kromomer. Kromosom sel eukariotik.o o o o d. coli berupa benang ADN tunggal yang o melingkar atau diikuti oleh molekul ARN. yaitu kromosom yang terdapat pada organisme o multiseluler. yaitu kromosom seks X dan kromosom seks Y (misalnya pada manusia). pada fase anafase pembelahan kromosom. Kromosom prokariotik. o b. Pada laki-lakidewasa normal memiliki sebuah kromosom X dan sebuah kromosom Y serta 22 pasang kromosom autosom. dan RNA 5%. Formula kromosomnya adalah 22AA + XY atau 44A + XY . 40. o Berdasarkan lokasinya pada individu. 41. . BACK 39. Kromosom eukariotik. o b. pada umumnya dibedakan atas dua macam. e. yaitu sepasang kromosom yang menentukan jenis kelamin. Kromonema o Pita berbentuk spiral. Memiliki beberapa enzim yang terlibat dalam sintesis DNA dan RNA. o b. kromosom dibedakan menjadi o 2. o Keseluruhan kromosom pada individu atau spesies dinamakan genom. Sentromer (kinetokor) o Merupakan penghubung antara kromonema yang satu dengan lainnya dan berfungsi sebagai tempat melekatnya benang gelendong pada waktu kromosom akan bergerak menuju ke kutub sel. jumlahnya bervariasi menurut jenis organisme dan terdapat di dalam nukleus. f. yaitu kromosom yang tidak ada hubungannya dengan penentuan jenis kelamin. BACK 38. Umumnya memiliki susunan kimia yang terdiri dari kromatin 60%. Protein terdiri dari histon dan nonhiston (bersifat netral atau asam). Pada umumnya terdiri dari dua pita ADN (sense dan o antisense) yang sangat panjang dan dibungkus oleh membran inti. Klasifikasi Kromosom o Berdasarkan jenis dan fungsinya. yaitu: o a. Kromosom autosom (kromosom tubuh). yaitu kromosom yang sangat sederhana dan o hanya terdapat pada organisme prokariotik. Kromosom gonosom (kromosom seks). 3. Susunan Kromosom o Bagian-bagian kromosom adalah: o a. g.

e.o o o o o o o o o o o o o o 42. gen dalam kromosom terdapat dalam . h. Tipe-Tipe Kromosom o Berdasarkan letak sentromer dan lengan. yaitu jika letak sentromer berada di tengah sehingga panjang masing-masing lengan sama. d. 43. c. Bentuk telosentrik. Bentuk submetasentrik . Lokus gen Bagian yang berfungsi sebagai tempat pembawa sifat-sifat keturunan (hereditas). i. Peran Kromosom dalam Pewarisan Sifat o Menurut hukum Mendel. Kromomer (granula besar) Kromonema yang mengalami penebalan di beberapa tempat dan merupakan bahan nukleoprotein yang mengendap serta sebagai tempat lokus gen. Telomer Bagian yang terdapat pada ujung kromosom dan berfungsi untuk menghalangi bersambungnya kromosom satu dengan lainnya. Satelit Bagian tambahan yang terdapat pada ujung kromosom dan tiap kromosom belum tentu memilikinya. 6. yaitu jika letak sentromer mendekati ujung. yaitu jika letak sentromer agak jauh dari ujung kromosom dan biasanya membentuk huruf L atau J. o 2. Bentuk metasentrik . Selaput (membran) Lapisan tipis yang menyelaputi kromosom.1 a) Telosentrik. 5. o 4. o Berikut contoh jumlah kromosom stiap makhluk hidup: 45. BACK 46. Jumlah Kromosom Organisme o Jumlah kromosom pada setiap organisme sangat bervariasi. BACK gambar 47. 4. f . yaitu jika letak sentromer berada di ujung. Matriks Cairan sitoplasma (endoplasma) yang agak memadat dan terdapat di dalam kromosom. b) Akrosentrik. BACK 44. g. Kromiol (granula kecil) Kromosom yang mengalami sedikit penebalan. dan d) Metasentrik o a B C D back 48. c) Submetasentrik. Gambar 3. Bentuk akrosentrik . bentuk kromosom dibedakan menjadi empat macam sebagai berikut: o 1. o 3.

. Pada waktu pembelahan meiosis.o o o o keadaan berpasangan dan anggota pasangan itu diperoleh dari parental (induk). pasangan kromosom tersebut berpisah dan hanya satu anggota dari setiap pasangan itu yang berpindah ke sel kelamin.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->