Bilangan Pecahan Bilangan pecahan ditulis dalam bentuk a , dengan a,b anggota bilangan bulat b dan b ≠ 0 a disebut pembilang dan

b disebut penyebut. Jenis –Jenis Pecahan  Pecahan biasa yaitu pecahan yang pembilang lebih kecil dari penyebut Contoh :

Contoh :

1 (2 x3) + 1 7 2 = = 3 3 3 2 2 x 20 40 = = = 0,4 5 5 x 20 100 7 ......x..... = = = 4 ......x.... 2,4 =

 Mengubah pecahan biasa ke desimal

Contoh :

 Mengubah pecahan desimal ke pecahan biasa

 Pecahan campuran yaitu pecahan yang
terdiri dari bilangan bulat dan pecahan biasa. Pecahan campuran dinyatakan menjadi pecahan biasa yang pembilangnya lebih besar dari penyebutnya. Contoh :

2,4 x10 24 12 = = 1x10 10 5 .....x..... Contoh : 0,25 = = = .....x..... .....x..... 12,5 = = = .....x.....
 Mengubah pecahan biasa ke bentuk persen Contoh :
4 4 400% = x100% = = 5 5 5 80%

 Pecahan desimal yaitu pembagian
bersusun dari pecahan biasa dan pecahan campuran Contoh :

 Persen (%) yaitu per seratus
Contoh :  Permil yaitu per seribu Contoh : Pecahan senilai Pecahan yang nilainya tetap sama jika pembilang dan penyebutnya dikalikan atau dibagi dengan bilangan yang sama Contoh : cari dua pecahan senilai dengan 2 = 6 2 = 6 Mengubah bentuk Pecahan terdiri dari :  Mengubah pecahan biasa ke pecahan campuran contoh :

 Mengubah bentuk persen ke pecahan biasa Contoh :

12% =

12 12 : 4 3 = = 100 100 : 4 25 2,5 2,5 x10 25 1 2,5% = = = = 100 100 x10 1000 40 .....x..... 7,5% = = = .....x....

 Mengubah pecahan biasa ke bentuk permil Contoh :

1 1 = x1000 = 250 4 4

 Mengubah bentuk permil ke pecahan biasa Contoh : 24 =

24 24 : 8 3 = = 1000 1000 : 8 125
Membandingkan dua pecahan Artinya menyatakan hubungan “ > “ atau ” <” atau “=” antara dua pecahan

6 1 =1 5 5

 Mengubah pecahan campuran ke pecahan biasa

.banyaknya tempat desimal dari hasil kali diperoleh dari menjumlahkan banyak tempat desimal dari pengalipengalinya Contoh : 2.9 disusun menjadi 212.13 x 0. 7 6 Jawab : Dalam membandingkan dua pecahan. atau “=” 3 4 . 7 6 (KPK dari 7 dan 6 = 42) 2 3 =3+ +  4 4 5 =3+ 4  1 = 3 + 1   4 1 = 3 + (1 + ) 4 1 1 =4+ =4 4 4 Kemudian cari pecahan senilai dengan masing-masing pecahan yang menggunakan KPK sebagai penyebutnya: 8 3 − = 9 7 (KPK dari 9 dan 7 adalah ) 3 18 = 7 42 4 28 = 6 42 18 28 < 42 42 Operasi Pecahan  Penjumlahan dan pengurangan pecahan Dapat dilakukan jika penyebutnya sama.Contoh : Nyatakan kedua pecahan berikut dengan tanda “ > “ ... terlebih dulu samakan penyebut kedua pecahan dengan mencari KPK (mencari kelipatan persekutuan terkecil) dari kedua penyebut pecahan tersebut.4 + 200.per sepuluhan dan seterusnya masingmasing terletak pada satu lajur Contoh : 213..satuan. sehingga angka ratusan...341 disusun menjadi  Perkalian pada pecahan desimal .persepuluhan. 3 4 .puluhan. jika penyebutnya berbeda ..terlebih dulu harus menyamakan penyebut dengan mencari KPK penyebut penyebutnya  Contoh : 2 1 + = + = 5 3 1 3 3 11 6 11 17 1 1 +2 = + = + = = 4 2 4 2 4 4 4 4 4 atau 1 3 1 3   1 +2 = 1+ 2 +) + (   2 4 2 4    Perkalian pada pecahan dengan mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan pnyebut Contoh : 3 4 x = 8 6  Pembagian pada pecahan artinya mengalikan dengan kebalikan pecahan yang diikuti tanda bagi (: ) 2 3 2 4 8 : = x = 5 4 5 3 15 Contoh : 2 1 :2 = 13 3 Operasi pecahan desimal  Penjumlahan dan pengurangan pecahan desimal dilakukan dengan cara : -meletakkan tanda koma desimal pada satu lajur.... ” <” ...50 – 109.215 = .

diusahakan pembaginya menjadi bilangan bulat Contoh : 2.06 = 240 : 6 =40 1.4 : 0. Pembagian pecahan desimal.11 =121 :11 = 11 .21 : 0.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful