P. 1
KewajibanMenuntutIlmu

KewajibanMenuntutIlmu

|Views: 93|Likes:
Published by Adji Ardhian Putra

More info:

Published by: Adji Ardhian Putra on Oct 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/03/2012

pdf

text

original

KATA PENGANTAR Segala puji hanya di hadiahkan kepada Allah SWT. Karena berkat rahmat dan hidayah Nya, kami dapat menyelesaikan Makalah Hadist Tarbawi ini dengan baik. Shalawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan alam, yakni Nabi Besar Muhammad SAW, dengan mengucapkan “Allahumma Shali’ala Muhammad Wa’ala Alihi Muhammad”, yang mana berkat ketekunan dan keuletan Beliau yang telah membawa kita dari alam kebodohan sampai ke alam yang terang benderang seperti yang kita rasakan saat sekarang ini . Penulis merasa perlu mengangkat judul Makalah “Kewajiban Menuntut Ilmu“, dikarenakan masih banyaknya umat Islam yang mengganggap remeh mengenai ilmu. Padahal ilmu itu sangatlah penting bagi kesejahteraan umat manusia. Untuk itu dengan menghadirkan makalah ini, semoga orang – orang yang menganggap remeh ilmu tersebut paham akan pentingnya sebuah ilmu . Kritik dan saran yang membangun dari para pembaca, sangat diharapkan oleh penulis untuk kesempurnaan makalah ini .

yang bernama hewan karena manusia di beri karunia akal dan hewan tidak. Hampir tak ada suatu bangsa dinilai maju kecuali di sana ada ketinggian ilmu. telah menjadi perbincangan umat manusia dari waktu ke waktu.BAB I PENDAHULUAN A. maka diutuslah Rasulullah SAW. berarti membedakan manusia dengan makhluk Allah SWT yang lainnya. meninggikan derajat orang yang berilmu di hadapan manusia maupun di hadapan Allah. Latar Belakang Islam diturunkan sebagai Rahmatan Lil ‘Alamin. Disisi lain ilmu. yaitu orang-orang yang berilmu. Allah berfirman : ُ ‫ي َرفَع الل ّه ال ّذين آ َمنوا من ْك ُم وال ّذين أوتوا ال ْعِل ْم د َرجات‬ ٍ َ َ َ ُ ُ َ َ ِ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ ْ Artinya: “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat” Dengan ilmu pula. Pendidikan yang mengantarkan manusia pada derajat yang tinggi. maka sungguh merugi jika manusia yang sudah di berikan sarana akal untuk mempelajari serta . Untuk itu. untuk memperbaiki manusia melalui pendidikan. Ilmu yang dipandu dengan keimanan inilah yang mampu melanjutkan warisan berharga berupa ketaqwaan kepada Allah SWT. Sehingga Allah SWT sendiri. bahkan ilmu telah menjadi simbol kemajuan dan kejayaan suatu bangsa.

tentu akhlak manusia pun juga akan lebih baik. ”Andaikata tidak ada orang-orang yang berilmu tentu manusia tak berbeda dengan binatang” Akankah kita bergelimang dalam kebodohan. bahkan merusak sesama manusia dengan berbagai tindak kejahatan. Mereka itulah orang-orang yang lalai” Al Hasan Rohimahullah berkata. bahkan lebih hina dari pada hewan. Orang yang berpengetahuan luas tapi tidak tersentuh ilmu agama sama sekali. Allah berfirman : ُ ّ َ ْ ‫أول َئ ِك كال َن ْعام ِ ب َل هُم أ َضل أول َئ ِك هُم ال ْغافِلون‬ َ ُ َ ُ َ َ ْ َ َ ْ Artinya: “Mereka itu bagai binatang ternak. bahkan mereka lebih sesat lagi. Ilmu pengetahuan dunia rasanya kurang kalau belum dilengkapi dengan ilmu agama atau akhirat. tidakkah kita ingin sukses dan jaya di negeri akhirat nanti. Lalu. justru terlena dengan tipuan dunia yang menipu sehingga manusia terperosok kedalam kubang kehinaan. ilmu . Banyak orang yang pintar dan berpendidikan justru akhlaknya lebih buruk dibanding dengan orang yang tak pernah sekolah. Tapi kenyataan dalam hidup ini. maka dia akan sangat mudah terkena bujuk rayu syaitan untuk merusak bumi.mengamalkan ilmu yang di berikan. banyak orang yang menggunakan akal dan kepintaraannya untuk maksiat. Hal itu terjadi karena ketidakseimbangannya ilmu dunia dan akhirat. Lalu apa yang menghalangi kita untuk segera meraup ilmu dien. Kalau bisa. padahal kebodohan adalah lambang kejumudan. sebagaimana kita berambisi meraup ketinggian ilmu dunia karena tergambar suksesnya masa depan kita? Dengan pendidikan yang baik. Disinilah alasan mengapa ilmu agama sangat penting dan hendaknya diajarkan sejak kecil. Na’udhu billah min dhalik.

B . Kebodohan adalah salah satu faktor yang menghalangi masuknya cahaya Islam. Melalui risalah singkat ini semoga dapat menggugah semangat kita semua selaku umat islam yang berkaitan tentang kewajiban menuntut ilmu itu sendiri dan fadhilah (keutamaan) yang akan di raih oleh seorang alim yang merindukan kebahagiaan di akhirat kelak serta perkataan para ulama tentang ilmu sebagai motifasi bagi para penuntut ilmu. Oleh karena itu. semoga Allah memberi barokah yang banyak baik kepada penyusun maupun bagi pembaca kalian. Begitu pula risalah singkat ini yang perlu di benahi kembali sehingga menjadi sempurnalah dari segala kesalahan. Mengetahui hadis –hadis tentang kewajiban menuntut ilmu 3. Memberikan penjelasan tentang pentingnya menuntut ilmu 2. Agar tetap istiqomah dan tidak terjerumus kedalam fitnatus syubhat yang menjangkiti kaum muslim pada umumnya di karenakan minimnya kualitas ilmu yang mereka miliki. manusia membutuhkan terapi agar menjadi makhluk yang mulia dan dimuliakan oleh Allah SWT . Mengetahui hokum dari menuntut ilmu . Namun tidak ada manusia yang sempurna kecuali di sana ada kekurangan.agama ini lebih dulu diajarkan kepada anak sebelum anak tersebut menerima ilmu dunia.Tujuan 1.

(HR. diantaranya adalah: Allah berfirman : 1 2 Ahadits Mardudah kar.anjuran Al-Quran-hadist hal 15-16 .M. Sa’id bin Sholih al-Ghomidi hlm.anjuran Al-Quran-hadist hal 11 3 Drs. (HR.ikhsan hadis Saputra . Hadis-Hadis tentang kewajiban menuntut ilmu َ ِ‫ال ْعِل ْم من ال ْمهْد ِ إ ِلى الل ّححد‬ ْ َ َ ِ َ ‫اط ْل ُب ُوا‬ ْ “Carilah ilmu sejak bayi hingga ke liang kubur. Selain Hadist diatas.M.BAB II PEMBAHASAN 1. dimana kalau dibutuhkan (orang) dia membawa manfaat / memberi petunjuk dan dikala sedang tidak dibutuhkan dia memperkaya / menambah sendiri pengetahuannya”.ikhsan hadis Saputra .”1 “Segala sesuatu yang ada jalannya dan jalan menuju surga adalah ilmu”. 12) Drs. penulis coba berikan beberapa contoh lagi tentang dalil-dalil baik dari Alqur’an maupun Hadits Nabi yang menyatakan wajibnya menuntut ilmu syar’i. Baihaqi)3 ِ ْ ّ ِ ْ ََ َ ْ ِ ْ ْ ُ ُْ ‫اطلبوا العلم ولو بالصين‬ "Tuntutlah ilmu walaupun sampai ke negeri cina". Dailany)2 “Orang yang paling utama diantara manusia adalah orang mukmin yang mempunyai ilmu.

Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya. Karena dengan ilmu fikih akan terungkap mana yang halal dan mana yang haram. Karena keduanya bisa mencakup semua cabang ilmu. yang dimaksud adalah ilmu fiqih. supaya mereka itu dapat menjaga dirinya. yang di maksud adalah ilmu ikhlas dan ujian-ujian jiwa. • Orang-orang sufi berpendapat.” Rosullullah Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Anas Ibnu Malik bersabda: ‫عن أنس بن مالك رضى الله عنه، عن النبى صلى الله عليححه وس حلم‬ ‫ح‬ ‫أنه قال : طلب العلم فريضة على كل مسلم‬ Artinya: ”Menuntut ilmu wajib atas setiap orang Islam”. “Orang-orang saling berbeda pendapat tentang ilmu yang wajib tersebut.‫وَما كان ال ْمؤ ْمنون ل ِي َن ْفروا كافّة فَل َوْل ن َفر من ك ُل فِرقَةٍ من ْهُم طائ ِفحة‬ ٌ َ َ ْ ِ ً َ َ ُ ِ ُ َ َ َ ْ ّ ْ ِ َ َ َ ُ ِ ‫ل ِي َت َفقهوا في الدين وَل ِي ُن ْذ ِروا قَوْمهُم إ ِذا رجعوا إ ِل َي ْهِم ل َعَل ّهُم ي َحذ َرون‬ ِ َ ُ ْ ْ ُ َ َ َ ْ َ ْ ُ ّ َ ُ ِ ّ Artinya: “Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya ( ke medan perang ). Ibnul Jauzi berkata.” Di antaranya adalah sebagai berikut : Para Ahli Fiqih berpendapat. • Para Ahli Tafsir dan Ahli Hadist berpendapat. yang di maksud adalah Kitabullah Al Qur’an dan Al Hadist. .

. secara garis besar yang dimaksud wajibnya ( Tholabul Ilmi ). Fardhu ‘Ain : Ilmu yang diwajibkan pada setiap individu untuk memilikinya. yang di maksud adalah ilmu kalam itu sendiri. • Ilmu Hisab : untuk kepentingan pembagian harta waris. menjadi tiga aspek : Keyakinan. Pelaksanaan dan Segala sesuatu yang harus di tinggalkan. Sunnah Rosulullah Ι lmu Syar’i yang terdiri atas asas dasar: Kitabullah Barang siapa yang tidak mau mempelajarinya maka ia akan berdosa. mencari ilmu. 2. Fardhu Kifayah : Setiap ilmu yang berkaitan dengan urusan dunia. maka akan menandakan kehinaan orangorang yang berada pada negeri itu. Apabila pada suatu negri tidak ada yang mempelajari ilmu-ilmu ini (fardhu kifayah) satupun. Dari penjelasan di atas. namun apabila salah satu di antara mereka ada yang mempelajari ilmu tersebut maka gugurlah kewajiban yang lainnya. yang mencakup: Ijma’ul ummah dan Atsaru Shohabah. adalah : 1.seperti: • Ilmu Kedokteran : karena sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.• Para Ahli kalam berpendapat. Mu’amalah yang di bebankan kepada seorang hamba di bagi Allah SWT. Adapun yang shohih (benar) adalah Ilmu mu’amalah seorang hamba kepada.

(HR. Ijma’ umat dan perkataan para sahabat. Ilmu Furu’ (cabang) : Memahami apa yang seharusnya di fahami oleh akal dari dasar-dasar ilmu ushul. maka terdapatlah beberapa suruhan yang mewajibkan bagi setiap muslim baik laki-laki maupun perempuan. Ibn Abdulbari). . makhrajul huruf. segala ilmu yang terpuji yang terbagi menjadi empat aspek: 1. dll 2. Ilmu Mutammimat (pelengkap) : Ilmu membaca. Hukum Menuntut Ilmu Apabila kita memperhatikan isi Al-Quran dan Al-Hadist. Sunnah Rosulullah Ilmu Ushul (dasar) : Kitabullah 2. jauh dari kabut kejahilan dan kebodohan. baik laki-laki maupun perempuan". Perintah kewajiban menuntut ilmu terdapat dalam hadist Nabi Muhammad SAW : Artinya : "Menuntut ilmu adalah fardhu bagi tiap-tiap muslim. agar mereka tergolong menjadi umat yang cerdas. untuk menuntut ilmu.Adapun yang di maksud dengan ilmu syar’iyah adalah. yang berfungsi sebagai alat untuk memahami Kitabullah dan Sunnah Rosulullah 4. Menuntut ilmu artinya berusaha menghasilkan segala ilmu. 3. Ilmu Muqaddimat (pengantar) : Ilmu Nahwu dan Ilmu bahasa. baik dengan jalan menanya. melihat atau mendengar.

ومن‬ ْ َ َ ِ ِ ِ ِ َ َ َ َ ْ َ َ ‫أ َراد ال َخرةَ فعل َيه بال ْعل ْم. wajiblah ia memiliki ilmunya . Nabi Muhammad SAW.Bukhari dan Muslim) Islam mewajibkan kita menuntut ilmu-ilmu dunia yang memberi manfaat dan berguna untuk menuntut kita dalam hal-hal yang berhubungan dengan kehidupan kita di dunia. berpengetahuan.Dari hadist ini kita memperoleh pengertian. agar tiap-tiap muslim jangan picik . wajiblah ia mengetahui ilmunya pula. baik yang berhubungan dengan soal-soal keduniaan dan segala kebutuhan hidup. menyelami hakikat alam. dapat meninjau dan menganalisa segala pengalaman yang didapati oleh umat yang lalu. dan barangsiapa yang meginginkan kedua-duanya.. (HR. baik yang berhubungan dangan 'aqaid dan ibadat. bahwa Islam mewajibkan pemeluknya agar menjadi orang yang berilmu. dan barang siapa yang ingin (selamat dan berbahagia) diakhirat. Rasulullah Saw. dan agar setiap muslim dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan yang dapat membawa kemajuan bagi penghuni dunia ini dalam batas-batas yang diridhai Allah swt. bersabda: َ ٌ َ ٍ ُ ْ ُ ّ ٍ ‫مط َل َب ال ْعِل ْم ِ فَرِي ْضة ع َلى ك ُل مسل ِم‬ . ومن أ‬ ِ ِ ِ َ َ َ ُ َ َ َ َ ِ ِ ‫َ َ ْ ِ ِ ِ ِ َ َ ْ رادَهما فعل َي ْه بال ْعل ْم‬ Artinya : "Barang siapa menginginkan soal-soal yang berhubungan dengan dunia. Bersabda : ‫من أ َرادَ الدّن ْيا فعل َي ْه بال ْعل ْم. wajiblah ia memiliki ilmu kedua-duanya pula". mengetahui segala kemashlahatan dan jalan kemanfaatan.

Juz I. Ilmu yang wajib 'ain dipelajari oleh mukallaf yaitu yang perlu diketahui untuk meluruskan 'aqidah yang wajib dipercayai oleh 4 Sunan Ibnu Majah. ilmu hadist. . Ibnu Abdil Barr. kejuruteraan. ialah ilmu-ilmu yang hanya menjadi pelengkap.Hukum wajibnya perintah menuntut ilmu itu adakalanya wajib 'ain dan adakalnya wajib kifayah. Begitu juga dengan ilmu berkaitan tarekat ia adalah sunat dipelajari tetapi perlu difahami bahawa yg paling aula (utama) ialah mempelajari ilmu fardhu 'ain terlebih dahulu.Artinya : “Menuntut ilmu itu diwajibkan bagi setiap orang Islam” (Riwayat Ibnu Majah. Sedang ilmu yang wajib kifayah hukum mempelajarinya. walaubagaimanapun mempelajarinya amat digalakka Ilmu yang diamalkan sesuai dengan perintah-perintah syara'. ilmu hadist dan sebagainya. ilmu sains seperti perubatan. ilmu perundangan dan sebagainya adalah termasuk dalam ilmu yg tidak diwajibkan untuk dituntuti tetapi tidaklah dikatakan tidak perlu kerana ia adalah daripada ilmu fardhu kifayah. ilmu-ilmu seperti ilmu tafsir. ilmu bahasa 'arab. Tidak mempelajari ilmu fardhu 'ain adalah suatu dosa kerana ia adalah perkara yg wajib bagi kita untuk dilaksanakan dan mempelajari ilmu selainnya tiadalah menjadi dosa jika tidak dituntuti. misalnya ilmu tafsir. dari Anas bin Malik)4 Oleh karena itu. Al-Baihaqi. halaman karya Imam Ibnu Majah Al-Qazwini. dan Ibnu Adi.

Mengapa menuntut ilmu itu sangat tinggi nilainya dilihat dari segi ibadat. kemudian mempelajari satu ayat dari Kitab Allah (Al-Quran). mengkajinya adalah tasbih. sungguh menuntut ilmu itu sangat tinggi nilai dan pahalanya. mengajarkannya untuk keluarga adalah taqarub. maka dia telah termasuk golongan sabilillah (orang yang menegakkan agama Allah) hingga ia sampai pulang kembali". ”pelajarilah ilmu. 3. Menuntut Ilmu Sebagai Ibadah Dilihat dari segi ibadat. karena mempelajari ilmu karena Allah mencarinya adalah ibadah. Mu’adz bin Jabal berkata. 4. yakni tidak diterima". Artinya : "Sungguh sekiranya engkau melangkahkan kakinya di waktu pagi (maupun petang). zakat dan haji. Ilmu . seperti shalat. maka segala amalnya akan ditolak. Dalam hadist lain dinyatakan : Artinya : "Barang siapa yang pergi untuk menuntut ilmu. akan sia-sialah amalnya. bersabda . puasa. Karena amal ibadat yang tidak dilandasi dengan ilmu yang berhubungan dengan itu. Perkataan salaf tentang ilmu itu mencerminkan ketakutan (khosyah). maka pahalanya lebih baik daripada ibadat satu tahun". dan yang perlu di ketahui untuk melaksanakan pekerjaan-pekerjaan yang difardhukan atasnya. Syaikh Ibnu Ruslan dalam hal ini menyatakan : Artinya : "Siapa saja yang beramal (melaksanakan amal ibadat) tanpa ilmu. mencarinya adalah jihad. Nabi Muhammad SAW.seluruh muslimin.

Imam Baihaqi Rohimahullah. ”Barang siapa yang belajar pada masa muda ia seperti mengukir di atas batu. Sesungguhnya ulama itu pewaris para nabi. Keutamaan ilmu dan orang yang berilmu 1. sehingga mereka tidak merasa kesepian di tempatnya”. maka ilmu itu akan luput darinya namun jika ia masih tetap dan tidak meninggalkannya. dan barang siapa yang mempelajarinya pada masa tua. ا َل ْعُل َماء وَرث َة‬ ُ َ ُ َ َ َ َ َ ِ ْ َ ِ ُ ً ‫ا ْل َن ْب ِياء، وَا ْل َن ْب ِياء ل َحم ي ُوَرث ُحوا د ِي ْن َحارا وَل َ د ِرهَمحا وَإ ِن ّمحا وَرثحُحوا ال ْعِل ْحم‬ ‫َح‬ ‫ْ ًح‬ ُ َ ِ َ َ ْ ّ ْ ّ ‫فَمن أ َخذ َه ُ أ َخذ َ ب ِحظ وافِر‬ َ َ ْ َ ٍ َ ّ َ Artinya:”keutamaan alim (orang yang berilmu) atas abid (ahli ibadah) seperti keutamaan bulan atas seluruh bintang-bintang. ”Belajar di waktu kecil bagai mengukir diatas batu. ”Allah memwahyukan kepada Nabi Musa As. karena “Pelajarilah kebaikan wahai Musa. 5. dan barang siapa yang belajar pada masa tua ia seperti menulis di atas permukaan air. Abu Hurairoh mempelajari Al qur’an pada masa muda maka ilmu itu akan mendarah daging. Ilmu Dien adalah warisan para nabi Rasulullah bersabda: َ َ ‫فضل ال ْعال ِم ِ ع َلى ال ْعاب ِد ِ ك َفضل ال ْقمرِ ع َلى الن ّجوْم. Dan Ismail bin Iyas berkata. dan ajarkanlah kepada manusia.adalah pendamping saat sendirian dan teman karib saat menyendiri” Ka’ab Rohimahullah berkata. Hasan Al Bashri Rohimahullah berkata. Sesungguhnya para . maka baginya pahala yang berlipat ganda”. Aku membuat kuburan orang yang mengajarkan kebaikan dan mempelajarinya bercahaya.

Barangsiapa yang Allah kehendaki padanya kebaikan. yang di maksudτ Imam Tirmidzi dengan ilmu adalah ilmu syari’ah yang di sertai dengan pelaksanakan. Tidaklah akan τ menjadi baik melainkan orang yang berilmu.nabi tidaklah mewariskan dinar maupun dirham. Dari humaid bin abdirahman bersabda :ρ berkata. Rasulullah menggambarkan para pemilik ilmu dengan lembah yang bisa menampung air yang bermanfaat terhadap alam sekitarnya Dari Abu Musa berkata. Bersabda. adapun keutamaan seorang Alim dengan kewajiban beribadah kepada Allah SWT dengan seorang abid adalah di umpamakan seperti mulianya Rosulullah sahabat yang paling rendah keutamaanya. maka Allah akan fahamkan dia dalam (masalah) dien” 3. maka barangsiapa mengambilnya (warisan ilmu) maka dia telah mengambil keuntungan yang banyak.” Mengomentari hadist di atas bahwa. “Saya mendengar Mu’awiyah sewaktu ia berkhotbah mengatakan. 2. Ilmu merupakan pertanda kebaikan seorang hamba. ‘Aku mendengar Rasulullah saw. mereka hanyalah mewariskan ilmu. Rosulullah bersabda : seorang . Rosulullah ‫عن حميد بن عبد الرحمن سمعت معاوية خطيب حا يق حول س حمعت‬ ‫ح‬ ‫ح ح‬ ‫النبي صلى الله عليه وسلم يقول من يرد الله به خيرا يفقهه في‬ ‫الدين‬ Atinya: Humaid bin Abdur Rahman berkata.

sebagian di antaranya ada yang baik (subur) yang mampu menampung air dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dan rerumputan yang banyak. rosulullah saw bersabda: “Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu.” . Rosulullah bersabda : ‫عن أبى هريرة رضى الله عنه قال: قال رسول الل حه ص حلى الل حه‬ ‫ح‬ ‫ح‬ ‫ح‬ َ َ َ َ ‫عليه وآله وسلم : من سل َك ط َرِي ْقا ي َل ْت َمس فِي ْهِ عل ْمحا سحهّل اللحه‬ ً َ ‫ِ ًح‬ ُ ُ ِ َ ً ‫ل َه ب ِهِ ط َرِي ْقا إ ِلى ال ْجن ّة‬ ِ َ ُ Artinya: Dari Abu Hurairoh. tidak bisa menahan air yang menumbuhkan tumbuh-tumbuhan. maka dia mempelajari dan mengajarkan. dia tidak menerima petunjuk Allah yang dengannya aku diutus. mengairi tanaman dan bercocok tanam. Sedangkan permisalan bagi orang yang tidak (tidak memperhatikan ilmu) itu (sangat berpaling dan bodoh).Sesungguhnya Perumpamaan petunjuk ilmu yang aku diutus dengannya bagaikan hujan yang menimpa tanah. maka Allah mudahkan baginya jalan menuju Surga. Ilmu mempermudah jalan bagi para tholibul ilmi (pencari ilmu) untuk menuju jannah. di antaranya lagi ada sebagian tanah keras yang (mampu) menahan air yang dengannya Allah memberikan manfaat kepada manusia untuk minuman. Dia berkata. 4. Maka demikianlah permisalan orang yang memahami (pandai) dalam dien Allah dan memanfaatkan apa yang dengannya aku diutus Allah. Dan sebagian menimpa tanah tandus kering yang gersang.

jin dan hewan. karena ridha terhadap apa yang di carinya” .5. sesungguhnya para malaikatτ benar-benar meletakan sayapnya kepada orang yang mencari ilmu. ini adalah suatu pertanda akan utamanya seorang yang mempunyai . dari shafwan bin assal bersabda : ‫عن صفوان بن عسال ، أن النحبى صحلى اللحه عليحه وآلحه وسحلم‬ ‫ح‬ ‫ح‬ ‫ح‬ ‫ح‬ ‫قال: إن الملئكة لتضع أجنحتها لطالب العلم رضى بما يطلب‬ Artinya: ”Dari safwan bin Assal. Rosululloh bersabda : ‫إن الله و ملئكته وأهل السحماوات وأهحل الرضحين ححتى النملحة‬ ‫ح‬ ‫ح‬ ‫ح‬ ‫ح‬ ‫ح‬ ‫في جحرها وحتى الحوت ليصلون على معلم الناس الخير‬ Artinya:”sesungguhnya Alloh dan malaikat-malaikatnya dan penduduk langit dan bumi bahkan semut dan ikan besar di lautanpun mendoakan orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia” Imam Tirmidzi mengomentari hadist di atas bahwa. semuanya mendo’akan kebaikan atas orang yang telah mengajarkan kebaikan kepada manusia. para malaikat dan para penghuni bumi yang terdiri atas manusia. Dinaungi oleh para malaikat dan didoakan olehnya serta seluruh penghuni langit dan bumi bahkan binatang di bumi dan ikan dilautan.Ι ilmu yang bermanfaat dan bernilai ibadah di sisi Allah Dalam hadist yang lain.

ikut serta di dalamnya dan tidak terbang dari majlis ilmu tersebut . karena hormat kepada para tholibul ilmi (pencari ilmu). 2.Al Khathabi berpendapat tentang meletakan sayap disini di bagi menjadi tiga bagian: 1. Mambentangkan sayap. Malaikat turun ke majlis ilmu. Merendahkan dan menundukannya. 3.

bersabda: ‫مط َل َب‬ ٍ ُ َ ٌ َ ْ ُ ّ ٍ ‫ال ْعِل ْم ِ فَرِي ْضة ع َلى ك ُل مسل ِم‬ “Menuntut ilmu itu diwajibkan bagi setiap orang Islam” (Riwayat Ibnu Majah. Ibnu Abdil Barr. Rasulullah Saw.. agar tiap-tiap muslim jangan picik . Islam mewajibkan kita menuntut ilmu-ilmu dunia yang memberi manfaat dan berguna untuk menuntut kita dalam hal-hal yang berhubungan dengan kehidupan kita di dunia.PENUTUP Kesimpulan Demikian risalah simgkat yang dapat kami sampaikan. dari Anas bin Malik)5 5 . dan agar setiap muslim dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan yang dapat membawa kemajuan bagi penghuni dunia ini dalam batas-batas yang diridhai Allah swt. Semoga Allah memudahkan kita dalam menuntut ilmu dan mengamalkanya serta meridhoi setiap amal kita semua. Al-Baihaqi. dan Ibnu Adi.

Mukhtashor Minhajul Qasidin. Abi Abdillah Muhammad bin Yazid. Qudamah.DAFTAR PUSTAKA 1. Fathul Baari. Pustaka Al kautsar 8. Al Qozwayni. Tuhfatul Ahwadhi. 1996 M. Abi abdillah Muhammad bin muflih.2000 M. Al maqdisi.. Daar Kutub Al Ilmiyah. Lebanon 5. Al Asqalani. 1997 M. Beirut. Lebanon 3. 2007 M. Edisi Indonesia. Abdurrahman. 1995 M. Qudamah. Shahih Muslim. Maktabah Darul Baaz. 2005 M. Ibnu. Riyadh 6. Ibnu. Al Qur’anul karim 2. 4. Ibnu hajar. Abi Husain Muslim bin Al hajaj Al qusyairy. Darul Aqidah 7. Maktabah Al Ma’arif. Abil ula Muhammad. Beirut. Darul Fikr. 1995 M. An Naisabury. Minhajul Qasidin. Al Adab As Syar’iyyah. Mu’asasah Risalah . Sahih Sunan Ibnu Majah.

Al – . Hadisaputra Ikhlas ihsan .1981. Surabaya .Anjuran untuk Menuntut Ilmu Pengetahuan Pendidikan dan Pengalamannya .9.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->