P. 1
LKS FIS INDO

LKS FIS INDO

|Views: 492|Likes:
Published by Subeno Arif Wibowo
Uploaded from Google Docs
Uploaded from Google Docs

More info:

Published by: Subeno Arif Wibowo on Oct 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/02/2014

pdf

text

original

PERCOBAAN 1 GAYA PADA BIDANG MIRING

1. Tujuan Percobaan

: Menyelidiki sifat gaya-gaya mekanis pada bidang miring :

2. Alat/ Bahan yang digunakan

No 1 2 3 4 5 6 7

Nama alat/bahan Dasar Statif Kaki statif Batang statif pendek Batang statif panjang Balok Pendukung Pengait beban Balok bertingkat

jumlah 1 1 1 1 1 1 1

No 8 9 10 11 12 13

Nama alat/bahan Jepit penahan Katrol besar Streker perangkai Beban ( 50 gr ) Bidang Miring Dinamometer

jumlah 1 2 1 2 1 1

3.

Persiapan Percobaan Setelah seluruh alat dan bahan disiapkan sesuai daftar di atas, maka a. Rakit statif seperti gambar I b. Pasang balok pendukung pada batang statif c. Gabungkan dua katrol besar (gambar 2) dan pasang pengait beban diantara kedua katrol tersebut serta pasangkan pula sebuah striker perangkai pada salah satu katrol. d. Rakit bidang miring pada balok pendukung dengan menggunakan jepitan penahan. e. Untuk mengatur kemiringan bidang, dapat dipergunakan balok bertingkat ( bila diperlukan )

16
Panduan Praktikum Fisika SMA N 1 Kotagajah TP.2007/2008

4. Langkah-langkah Percobaan a. Tentukan berat gabungan katrol dengan menggunakan dynamometer ( w = b. c. d. e. f.

mg), g = 9,8 m/s2 Pasang dynamometer pada pengait beban dan balok penahan melalui jepit penahan bidang miring dan letak katrol pada bidang miring tersebut. Atur ketinggian ( h ) balok penahan sesuai dengan table di bawah. Pada setiap ketinggian (h) tertentu bacalah gaya (FR) Pada dynamometer dan isikan pada table di bawah. Pasang beban pada striker di kiri dan di kanan gabungan Ulangi langkah b sampai e dan isikan hasil pengamatan ke dalam table Ket : Pnjang bidang miring ( l ) = 50 cm

o o o

α h l FR Gambar 3

5. Hasil Pengamatan

l = 50 cm Tanpa tambahan Tinggi (h) beban (cm) W = ……. N Gaya FR (N) 10 cm 20 cm 30 cm 40 cm 50 cm

FR/w

Dengan tambahan beban W = ……. N Gaya FR (N)

Sin α =

FR/w

16
Panduan Praktikum Fisika SMA N 1 Kotagajah TP.2007/2008

Pertanyaan : Bagaimana hubungan antara FR/w dan Sin α?
6. Kesimpulan dan Saran

PERCOBAAN 2 USAHA PADA BIDANG MIRING
1. Tujuan Percobaan

: Menyelidiki sifat gaya-gaya mekanis pada bidang miring : No 8 9 10 11 12 13 Nama alat/bahan Jepit penahan Katrol besar Streker perangkai Beban ( 50 gr ) Bidang Miring Dinamometer 3,0 N jumlah 1 2 1 2 1 1

2. Alat/ Bahan yang digunakan

No 1 2 3 4 5 6 7

Nama alat/bahan Dasar Statif Kaki statif Batang statif pendek Batang statif panjang Balok Pendukung Pengait beban Balok bertingkat

jumlah 1 1 1 1 1 1 1

3. Persiapan Percobaan

Setelah seluruh alat dan bahan disiapkan sesuai daftar di atas, maka a. Rakit statif seperti gambar I b. Pasang balok pendukung pada batang statif c. Rakit bidang miring pada balok pendukung dengan menggunakan jepitan penahan. d. Gabungkan dua kali katrol kecil dengan menggunakan striker perangkai (gambar 2) dan pasang pengait beban diantara kedua katrol tersebut.

16
Panduan Praktikum Fisika SMA N 1 Kotagajah TP.2007/2008

4. Langkah-langkah Percobaan a. Tentukan berat katrol dan striker perangkai ( w = mg), catat hasilnya pada

tabel
b. Kaitkan katrol pada dynamometer dan letakkan di atas bidang miring . c. Atur ketinggian bidang ( h = 10 cm ). d. Amati gaya yang terjadi (FR ) pada dynamometer dan cata hasilnya pada

tabel.
e. Lepaskan dynamometer dari katrol dan letekkan katrol di atas bidang

miring yang paling atas ( ketinggian dari atas bidang horizontal h = 10 cm ). Lepaskan katrol agar menggelincir pada bidang miring hingga sampai pada bidang horizontal ( dititik B pada gambar 3). Usaha yang dilakukan gaya FR = FR.l ( l = panjang bidang miring = 50 cm ) f. Isikan nilai usaha = FR.l pada table dan lengkapi pula harga w.h g. Ulangi langkah b sampai f dengan mengubah ketinggian ( h ) bidang miring sesuai dengan tabel di bawah h. Ulangi langkah a sampai g setelah menambah dua beban pada katrol
α l h B

FR
gambar 3

5. Hasil Pengamatan

a. Tanpa tambahan beban Tinggi h (m) 0,10 m 0,15 m 0,20 m W (N) w.h (joule) FR (N) Usaha = FR.l (joule)

16
Panduan Praktikum Fisika SMA N 1 Kotagajah TP.2007/2008

0,25 m b. Katrol dengan beban Tinggi h (m) 0,10 m 0,15 m 0,20 m 0,25 m W (N) w.h (joule) FR (N) Usaha = FR.l (joule)

6. Kesimpulan dan Saran

PERCOBAAN 3 HUKUM HOOKE
1. Tujuan Percobaan

: Mencari hubungan antara gaya dan pertambahan panjang

2. Alat dan Bahan yang digunakan

: No 6 7 8 9 10 Nama Alat/Bahan Beban ( 50 gr ) Jepitan penahan Karet Gelang Pegas Penggaris Jumlah 6 1 1 1 1

No 1 2 3 4 5

Nama Alat/Bahan Dasar Statif Kaki statif Batang statif pendek Batang statif panjang Balok Pendukung

Jumlah 2 1 1 1 1

3. Persiapan Percobaan

Setelah alat dan bahan disiapkan sesuai dengan daftar di atas, maka :
a. Rakit statif sesuai gambar 1 b. Psang balok penahan pada statif c. Pasang jepit penahan pada balok pendukung kemudian gantungkan pada

pegas spiral

16
Panduan Praktikum Fisika SMA N 1 Kotagajah TP.2007/2008

4. Langkah-langkah Percobaan a. Gantungkan 1 beban (w = 0,5 N) pada pegas sebagai gaya awal (F0) b. Ukur panjang awal (l0) dan catat hasilnya pada table di bawah. c. Tambahlah satu beban dan ukur kembali panjang pegas (l), catat hasil

pengamatan ke dalam table
d. Ulangi langkah c dengan setiap kali menambah 1 beban untuk melengkapi

table di bawah
e. Ulangi langkah a sampai d dengan mengganti pegas dengan karet gelang 5. Hasil Pengamatan a. Catat hasil pengamatan pada table di bawah dan selesaikan isian lainnya

Dengan menggunakan Pegas I0 = …………… m, F0 = ……… N
W (N) 1,0 1,5 2,0 2,5 3,0 ΔF = w – F0 (N) L (m) Δl = l – l0 (m) W (N) 1,0 1,5 2,0 2,5 3,0

Dengan Menggunakan Karet I0 = …………… m, F0 = …… N
ΔF = w – F0 (N) L (m) Δl = l – l0 (m)

b. Gambar grafik pertambahan panjang pegas/ karet terhadap penambahan gaya

ΔF Δl ΔF Δl

16
Panduan Praktikum Fisika SMA N 1 Kotagajah TP.2007/2008

Pegas

Karet

6. Kesimpulan dan Saran

PERCOBAAN 4 AYUNAN SEDERHANA
1. Tujuan Percobaan

: Mempelajari pengaruh massa ( m ), panjang tali ( l ), simpangan ( A ) terhadap ayunan bandul sederhana. : No 5 6 7 8 9 Nama Alat/Bahan Balok Pendukung Beban ( 50 gr ) Jepitan penahan Stop wacth Benang Jumlah 1 2 1 1 1

2. ALat dan Bahan yang dipergunakan

No 1 2 3 4 5

Nama Alat/Bahan Dasar Statif Kaki statif Batang statif pendek Batang statif panjang Balok Pendukung

Jumlah 1 1 1 1 1

3. Persiapan Percobaan

Setelah Alat dan Bahan disiapkan sesuai dengan daftar di atas, maka : a. Rakit statif sesuai dengan gambar 1 dan tempelkan di tepi meja b. Pasang balok pendukung pada ujung atas batang statif dan pasang striker poros pada balok pendukung. c. Ikat beban dengan tali dan buatlah 10 tanda ( pakai ballpoint ) pada jarak masing-masing 10 cm.

16
Panduan Praktikum Fisika SMA N 1 Kotagajah TP.2007/2008

d. Ikat tanda ke 10 pada striker poros seperti gambar 2 ( panjang tali 100 cm

dari jarak ujung yang terikat pada beban )
e. Siapkan stop wacth ditangan

4. Langkah-langkah Percobaan a. Simpangkan beban sejauh 3 cm ( simpangan I ) lihat gambar 2. b. Lepaskan beban bersamaan dengan menekan tombol stopwatch. Hitung

10 ayunan dan tepat pada hitungan ke 10 matikan stopwatch. Catat waktu 10 ayunan tersebut ( t ) pada tabel di bawah. Dari sini dapat diperoleh periode ( waktu untuk 1 ayunan T = t/10 ). c. Ulangi langkah a dan b dengan penyimpangan 5 cm ( simpangan II ). d. Ulangi langkah a sampai c dengan tambahan 1 beban. e. Ulangi langkah a sampai c dengan panjang tali ( l ) yang berbeda-beda sesuai dengan table di bawah.

16
Panduan Praktikum Fisika SMA N 1 Kotagajah TP.2007/2008

5. Hasil Pengamatan

a. Catat hasil pengamatan pada table di bawah dan selesaikan isian lainnya.
Simpangan (m) Massa beban (kg) Panjang tali l (m) Waktu 10 ayunan (s) Periode T (s) I 50 1 II 50 1 I 100 1 II 100 1 I 50 0,8 II 50 0,8 I 100 0,8 II 100 0,8 I 50 0,6 II 50 0,6 I 100 0,6

a. b.

Dari table di atas sebutkan factor yang mempengaruhi T Sebutkan sumber-sumber kesalahan yang ada

6. Kesimpulan dan Saran

PERCOBAAN 5 GETARAN PEGAS
1. Tujuan Percobaan

: Mencari hubungan antara getaran pegas massa beban

terhadap
2. Alat dan bahan yang digunakan:

No 1 2 3 4 5

Nama Alat/Bahan Dasar Statif Kaki statif Batang statif pendek Batang statif panjang Balok Pendukung

Jumlah 1 1 1 1 1

No 5 6 7 8 9

Nama Alat/Bahan Balok Pendukung Beban ( 50 gr ) Jepitan penahan Stop wacth Pegas spiral

Jumlah 1 5 1 1 1

3. Persiapan Percobaan a. Rakit statif seperti gambar 1 b. Pasang balok pendukung pada batang statif c. Pasang pegas jepit penahan pada balok pendukung

16
Panduan Praktikum Fisika SMA N 1 Kotagajah TP.2007/2008

4. Langkah Percobaan a. Pasang 1 beban pada pegas. b. Tarik beban ke bawah sejauh 2 cm dan siapkan stopwatch di tangan. c. Lepaskan beban bersamaan dengan menekan ( menghidupkan )

stopwatch
d. Hitung sampai 10 getaran dan tepat pada saat itu matikan stopwacth. Catat

hasil pengamatan ke dalam table.
e. Hitung waktu 1 getaran ( periode = T ) dan lengkapi isian table f. Ulangi langkah a sampai e dengan simpangan 3 cm g. Ulangi langkah b sampai f dengan setiap kali menambah 1 beban

5. Hasil Percobaan

a. Catat hasil pengamatan pada table di bawah dan selesaikan isian lainnya Simpangan (m) Massa Beban (kg) Waktu 10 ayunan (s) Periode T (s) 0,02 0,03 0,02 0,03 0,02 0,03 0,02 0,05 0,05 0,10 0,10 0,15 0,15 0,20 0,03 0,20

a.

Gambarkan grafik hubungan T2 terhadap massa beban ( m ) untuk simpangan ● 2 cm ● 3 cm

16
Panduan Praktikum Fisika SMA N 1 Kotagajah TP.2007/2008

b.

Dari grafik di samping tentukan tetapan pegas

T2 m T2 m

Simpangan = 2 cm
6. Kesimpulan dan Saran

simpangan = 3 cm

PERCOBAAN 6 HUKUM OHM
1. Tujuan Percobaan

: Mempelajari hubungan antara tegangan dan kuat arus yang mengalir dalam sebuah rangkaian : No 6 7 8 9 10 Nama Alat/Bahan Ampermeter Rheostat Catu Daya Baterai cadangan Saklar Jml 1 1 1 3 1

2. Alat dan Bahan yang digunakan

No 1 2 3 4 5

Nama Alat/Bahan Kabel Penghubung merah Kabel Penghubung hitam Hambatan tetap 100 Ω Lampu Votmeter

Jumlah 3 3 1 1 1

3. Persiapan Percobaan

V A
Rh

16
Panduan Praktikum Fisika SMA N 1 Kotagajah TP.2007/2008

S
R = 100 Ω

Buat rangkaian seperti gambar di atas Saklar dalam posisi terbuka Sebuah meter dasar sebagai ampermeter dengan batas ukur 100 mA Meter dasar lainnya sebagai voltmeter dengan batas ukur 10 V Hubungkan catu daya ke sumber tegangan ( alat masih dalam keadaan mati/off ) pilih keluaran tegangan 3 V c. Hubungkan rangkaian ke catu daya d. Periksa kembali rangkaian
a. ● ● ● b.

4. Langkah Percobaan

Hidupkan catu daya kemudian tutup saklar S Atur potensiometer sehingga voltmeter menunjikkan tegangan tertentu, kemudian baca kuat arus yang mengalir pada ampermeter dan cata hasilnya ke dalam table hasil pengamatan c. Atur lagi potentiometer sehingga voltmeter menunjukkan tegangan sedikit lebih tinngi dari pengaturan sebelumnya ( langkah b ), baca kuat arus pada ampermeter dan catat hasilnya ke dalam table hasil pengamatan d. Ulangi langkah c sebanyak 3 kali kemudian catat hasilnya ke dalam table pengamatan. e. Ulangi langkah a sampai d dengan mengganti hambatan tetap dengan sebuah lampu pijar
a. b. 5. Hasil Pengamatan

Dengan hambatan tetap

V I

16
Panduan Praktikum Fisika SMA N 1 Kotagajah TP.2007/2008

No 1 2 3 4 5

Tegangan V (V)

Kuat Arus I (ampere)

V/I

Dengan lampu pijar

V I
No 1 2 3 4 5 Tegangan V (V) Kuat Arus I (ampere) V/I

Pertanyaaan a. Buat grafik hubungan antara tegangan V dan kuat arus I ! b. Dari grafik tersebut tuliskan pernyataan dan persamaan Hk. Ohm!
6. Kesimpulan dan Saran

PERCOBAAN 7 MEDAN MAGNETIK di SEKITAR ARUS LISTRIK
1. Tujuan Percobaan

: Menyelidiki adanya medan magnetic disekitar kawat berarus listrik serta factor-faktor yang mempengaruhinya.

2. Alat dan Bahan yang dipergunakan

No 1 2

Nama Alat/Bahan Potensiometer Kabel Penghubung

Jumlah 1 3

No 7 8

Nama Alat/Bahan Jembatan penghubung Jepit steker

Jml 1 2

16
Panduan Praktikum Fisika SMA N 1 Kotagajah TP.2007/2008

3 4 5 6

merah Kabel Penghubung hitam Model kompas Meter dasar Saklar satu kutub

3 1 1 1

9 10 11 12

Catu Daya Baterai cadangan Kawat penghubung Hambatan geser

1 3 1 1

3. Langkah Percobaan

U A X Y S

a. Buat rangkaian seperti gambar di atas b. Letakkan kompas di bawah kawat penghubung XY c. Atur rheostat pada nilai tinggi. Tutup saklar S, amati sudut penyimpangan

d.

e. f. g.

kutub utara jarum pada model kompas dan kuat arus yang melalui kawat XY. Catat hasilnya dalam tabel pengamatan. Catat kuat arus (I) yang terbaca pada ampermeter, ukur jarak kompas dari kawat (d), ukur sudut penyimpangan dan kemana penyimpangan yang ditunjukkan kutub utara kompas ( kiri atau kanan ). Atur rheostat sehingga kuat arus yang mengalir pada rangkaian lebih besar. Amati kuat arus (I), jarak (d) dan sudut seperti langkah d. Buka saklar S. Balik polaritas catu daya (DC). Tutup saklar S . Amati I, d, dan sudut seperti langkah d dan e. Catat hasil pengamatanmu pada table di bawah.

X Y

16
Panduan Praktikum Fisika SMA N 1 Kotagajah TP.2007/2008

4. Hasil Pengamatan

No

Kuat arus (A)

Polarit as listrik X Y + + + +

Jarak d (cm) dekat jauh

Penyimpan gan kutub U kompas sudut simpangan

Arah simpangan

1

2

+ + + + -

Pertanyaan : Faktor apa saja yang mempengaruhi medan magnetik? a. ………………………. b. ………………………. c. ……………………….

5. Kesimpulan dan Saran

PERCOBAAN 8

16
Panduan Praktikum Fisika SMA N 1 Kotagajah TP.2007/2008

PEMBIASAN CAHAYA
1. Tujuan Percobaan

: Menyelidiki hubungan antara sinar dating dan sinar bias pada pembiasan dari udara ke kaca atau dari kaca ke udara.

2. Alat dan Bahan yang dipergunakan

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Nama alat dan bahan Sumber cahaya Catu daya Meja optik Rel presisi Pemegang slide diafragma Lensa cembung ( f = 100 mm) Balok kaca ½ lingkaran Busur derajat Kabel penghubung Diafragma (slit) Tumpukan penjepit Mistar 30 cm Kertas HVS

Jumlah 1 1 1 1 1 1 1 1 2 1 2 1 1

3. Persiapan Percobaan a. Susunlah alat dan bahan seperti gambar b. Hubungkan catu daya ke sumber tegangan PLN ( pastikan catu daya

dalam keadaan mati).
c. Pilih keluaran catu daya ( output ) 12 V. d. Hubungkan sumber cahaya ke catu daya e. Nyalakan sumber cahaya, usahakan agar berkas sinar yang tampak di atas

kertas setajam ( sejelas mungkin ), jika perlu dekatkan meja optic lensa.

4. Langkah Kerja

16
Panduan Praktikum Fisika SMA N 1 Kotagajah TP.2007/2008

a. Buatlah garis-garis bersudut 200, 300,400, sampai 600 dengan garis sumbu

PQ pada kertas iti seperti gambar
b. Letakkan balok kaca ½ lingkaran dengan posisi datarnya terlihat seperti

c.

d.

e. f.

gambar 3, usahakan agar pusat lingkaran tepat dititik O ( perpotongan garis-garis pada kertas ). Putarlah kertas sehingga sinar dating berimpit dengan garis yang bersudut 200 terhadap PQ. Dengan demikian sudut sinar datang (sudut d) sama dengan 200. Amati sinar bias, dan tandailah arahnya dengan tanda silang pada sinar bias seperti gambar 3. Angkat balok kaca lalu gambarkan sinar bias. Ukur b (sudut bias) dan catat ke dalam table hasil pengamatan. Ukur b (sudut bias) dan catat ke dalam table hasil pengamatan. Ulangi langkah b sampai dengan sudut lainnya (300, 400, 500, and 600 )

300 600 200 P O Q
Sumber cahaya lensa diafragma P Q b Balok kaca ½ lingk Gambar 2 Gambar 3 O

5. Hasil Pengamatan

No 1 2 3 4 5

Sudut datang (i) 200 300 400 500 600

Sudut bias (r)

Sin i

Sin r

n=

16
Panduan Praktikum Fisika SMA N 1 Kotagajah TP.2007/2008

Pertanyaan : Apakah hasil pengamatan sesuai dengan Hukum Snellius? Sebutkan bunyi Hukum Snellius
6. Kesimpulan dan Saran

PERCOBAAN 9 PEMBIASAN PADA KACA PLAN PARALEL
1. Tujuan Percobaan

: Menyelidiki sifat pembiasan cahaya pada kaca plan paralel

2. Alat dan Bahan yang digunakan

No 1 2 3 4 5

Nama Alat/Bahan Balok kaca Busur derajat Jarum pentul Karton tebal Kertas HVS

Jumlah 1 1 4 1 1

3. Langkah-langkah Percobaan a. Letakkan papan/karton di atas meja, kertas diatas papan sedangkan balok

kaca disusun melintang di atas kertas.
b. Tarik sebuah garis yang menghubungkan dua sisi panjang balok kaca. c. Tancapkan dua jarum pentul di titik A dan B, sedangkan F dan G

menempel di sisi balok. A diletakkan jauh dari B ( lihat gambar 0.
d. Amati balok dari arah E, sehingga bayangan jarum A berimpit dengan e. f.

g.

h. i.

j.

bayangan jarum B Tancapkan jarum C dan D sehingga jarum D, C, B, dan A kelihatan seakan-akan segaris lurus. Singkirkan balok kaca itu dan tarik garis AF, FG, dan GD. Manakah dari garis-garis AF, FG, dan GD itu yang diumpamakan sebagai sinar dating dan sinar bias? Pda sinar dating itu buatlah garis normalnya. Untuk sinar dating dari udara ke kaca, sudut manakah yang disebut sudut dating ( d ) dan manakah sudut biasnya ( b )? Nyatakanlah dengan gambar! Ukurlah besar sudut bias ( b ), untuk sudut dating ( d ) seperti yang tertera pada table pengamatan di bawah! Buatlah garis normal di titik G dan ukurlahsudut sinar yang meninggalkan balo kaca ( r ). Sudut r adalah sudut antara garis GE dengan garis normal G. Isikan hasilnya dalam table pengamatan. Lengkapilah isian dalam table hasil pengamatan

16
Panduan Praktikum Fisika SMA N 1 Kotagajah TP.2007/2008

4. Hasil Pengamatan

No 1 2 3 4 5

Sudut datang (d) 200 300 400 500 600

Sudut bias ( b)

Sudut keluar (r)

Sin i

Sin r

a. Buatlah grafik hubungan antara sin d and sin b

Sin b Sin d

Question

:

b. Dari grafik tersebut tentukan indek bias kaca c. Bagaimana arah sinar datang dengan arah sinar yang meninggalkan balok

kaca?

5. Conclution

16
Panduan Praktikum Fisika SMA N 1 Kotagajah TP.2007/2008

16
Panduan Praktikum Fisika SMA N 1 Kotagajah TP.2007/2008

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->