Kelangkaan Sumber Daya Ekonomi

Posted on 02 October 2011.

Lipsey menyatakan bahwa ilmu ekonomi adalah suatu studi tentang pemanfaatan sumber daya yang langka untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas. Berdasarkan pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa pusat atau inti permasalahan ekonomi adalah adanya kelangkaan (scarcity). Kelangkaan dapat diartikan sebagai suatu kondisi ketika kebutuhan manusia sangar tidak terbatas sementara sumber Jaya untuk memenuhi kebutuhan tersebut sangat terbatas jumlahnya. Untuk mengatasi kelangkaan tersebut, manusia melakukan berbagai upaya untuk memenuhi kebutuhannya. Upayaupaya tersebut antara lain memproduksi barang dan jasa guna menambah kuantitas dan kualitas sumber daya yang tersedia. Sumber daya diperlukan untuk dapat memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan manusia. Namun, sumber daya yang tersedia tidak cukup untuk memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan. Jadi, langka bukan berarti sedikit, tanpa adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia dan sumber daya yang tersedia. Kelangkaan sumber daya ekonomi merupakan salah satu permasalahan ekonomi yang dihadapi oleh manusia, selain masalah kebutuhan manusia terhadap sumber daya

dan udara. terutama sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui jika tentu dieksploitasi lama kelamaan akan habis. sumber daya modal. air. masalah kelangkaan berhubungan erat dengan kebutuhan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Sebagian besar dari sumber daya ini sedang dieksploitasi melebihi kemampuan pulihnya. sedangkan kebutuhan manusia akan tetap ada. oleh karna itu. sumber daya manusia. usaha pertambangan PT Freeport di Timika. dan sumber daya kewirausahaan (entrepreneurship). menurut Lucky Sondakh. misalnya. Irian Jaya dapat menghasilkan sekitar 45. dan PT New Mount di Sulawesi Utara menghasilkan sekitar 10. Contoh lain yang dialami sehari-hari adalah kebutuhan akan minyak bumi. . Di beberapa daerah di Indonesia sering terdengar di berita adanya kelangkaan bensin dan minyak tanah.000 kg emas per tahun Hal ini menunjukkan bahwa sumber daya alam adalah terbatas dan langka. mineral. Sumber daya ekonomi dapat dikelompokkan menjadi sumber daya alam.ekonomi. dan kayu hutan tropis. terapi adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia dan sumber daya yang tersedia. Sebagai contoh. sehingga terjadi antrean panjang konsumen yang membutuhkannya. Sumber Jaya alam yang dapat diperbarui sumber daya alam yang memiliki kemampuan untuk mempertahankan anti mengganti diri (reproduksi) melalui proses alami atau dengan campur tangan manusia dan manajemen yang tepat. sumber Daya Alam Sumber daya alam dapat dibedakan menjadi sumber daya alam yang dapat diperbarui (renewable resources) dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui (non renewable resources). berupa bensin dan minyak tanah. Contoh sumber daya alam yang dapat diperbarui adalah sebagian besar tanaman dan hewan-hewan.000 kg emas per tahun. Adapun sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui adalah sumber daya alam yang tidak memiliki kemampuan untuk mempertahankan atau mengganti diri (reproduksi) baik tanpa atau dengan campur tangan manusia. walaupun ada yang dapat digunakan berkali-kali seperti minyak bumi. Perlu diingat bahwa langka bukan berarti sedikit. 1. Hal ini menunjukkan bahwa sumber daya alam (berupa bensin dan minyak tanah) adalah langka atau terbatas. Sumber daya alam tersebut.

yaitu sebagai berikut : .PT Freeport merupakan salah satu perusahaan asing yang bekerja sama dengan pemerintah Indonesia. sumber daya manusia merupakan faktor produksi paling penting karena berbagai macam pekerjaan dalam berbagai tingkat keahlian. dan pengetahuan dilakukan oleh tenaga kerja. Tenaga kerja meliputi mereka yang bekerja untuk upah ataupun gaji maupun mereka yang bekerja untuk kepentingan diri sendiri. Sumber Daya Manusia Dalam kegiatan ekonomi. 2. Perusahaan ini bergerak di bidang pertambangan emas yang termasuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. jika dilihat dari tingkat keahlian dan pendidikannya tenaga kerja dapat dikelompokkan dalam tiga kelompok. Adapun yang dimaksud dengan tenaga kerja adalah semua orang yang bersedia dan sanggup untuk bekerja. Menurut Sadono Sukirno. keterampilan.

tukang kayu. bangku. masih belum memiliki sumber daya manusia berkualitas yang mencukupi kebutuhan lapangan kerja. yaitu tenaga kerja yang memiliki pendidikan yang tinggi dan ahli dalam bidang-bidang tertentu. kelangkaan modal bukan berarti modal yang ada sedikit. seperti pembantu. sumber daya modal juga langka. efisiensi yang tinggi ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (tenaga kerja) yang profesional dan terampil. suatu perusahaan akan sukses di pasar bebas. meja. b. gedung-gedung. Di negara-negara tertentu. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut.a. akuntan. mereka menggunakan tenaga kerja dari Asia (Thailand. dapat dikatakan bahwa keberadaan tenaga kerja yang ahli dan profesional masih langka. ahli ekonomi dan insinyur. Indonesia. Hal ini menunjukkan adanya kelangkaan sumber daya manusia. Selanjutnya. barang modal terdiri atas mesinmesin. Di Indonesia dengan jumlah penduduk 222 juta jiwa(berdasarkan data Badan Pusat Statistik. Seperti telah dikemukakan. Barang-barang modal terdiri atas barang yang sangat berguna dalam proses produksi. yaitu tenaga kerja yang memiliki keahlian dari pendidikan atau pengalaman kerja. Hal ini dapat dilihat banyak tenaga ahli asing yang bekerja di Indonesia. kuli angkut. Dalam kehidupan seharihari. Banyak proyek pembangunan yang tertunda juga karena terbatasnya modal. dan pesuruh. mesin-mesin. Seperti sumber daya lainnya. Semuanya telah dibuat oleh manusia dan digunakan dalam proses produksi sepanjang waktu. c. jalan. dokter. yaitu tenaga kerja yang tidak berpendidikan atau berpendidikan rendah dan tidak memiliki keahlian dalam sesuatu bidang pekerjaan. tukang memperbaiki TV dan radio. Hal ini menunjukkan bahwa kelangkaan tenaga kerja dapat terjadi pada semua tingkat keahlian dan pendidikan bergantung pada tempat (negara) dan waktu tertentu. 2005). Tenaga kerja kasar. instalasi-instalasi pabrik. 3. jika perusahaan memiliki daya saing yang tinggi. dan bangunan. seperti peralatan. kemajuan ekonominya lambat karena kekurangan barang modal di masyarakat yang bersangkutan. tetapi dapat pula berupa barang modal. dapat dilihat banyak perusahaan yang gulung tikar karena kekurangan modal. jembatan. seperti. Dengan demikian. Sumber Daya Modal Sumber daya modal tidak terbatas berupa uang. Banyak kebutuhan akan tenaga kerja yang tidak terpenuhi karena tidak sesuai dengan kualifikasi yang diinginkan. Dap saing yang tinggi akan ditentukan oleh efisiensi yang tinggi. Dalam era globalisasi. Tenaga kerja terampil. Philipina. dan alat-alat pengangkutan. alat-alat berat. Tenaga kerja terdidik. Sebaliknya. di negara-negara maju dan Timur Tengah terjadi kelangkaan tenaga kerja pada tingkat tenaga kerja kasar dan tenaga kerja terampil. Modal dalam definisinya yang paling luas adalah segala sesuatu yang sudah diproduksi yang akan digunakan untuk memproduksi barang anti jasa lainnya. seperti montir mobil. Jadi. . dan Vietnam).

seorang entrepreneur memiliki kemampuan untuk menciptakan produk bare dan berbeda dengan menggunakan sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan barang dan jasa Orangorang yang memiliki kualitas sebagai entrepreneurship ini jumlahnya terbatas atau langka. Sumber Daya Kewirausahaan (Entrepreneurship) Menurut Soeparman Soemahamidjaja. dan tenaga kerja untuk menghasilkan produk bare. sebutan bagi para pedagang yang membeli barang di daerah-daerah dengan menetapkan harga pembelian untuk dijual secara partai besar maupun secara eceran. bisnis proses produksi. bahan mentah (materials). namun dengan harga yang tidak pasti. Dengan demikian. 4. Dalam hubungannya dengan manajemen. entrepreneur dapat diartikan sebagai orang yang memiliki dan menggunakan sumber daya finansial (uang). Karakteristik dari seorang entrepreneurship adalah “memikul beban ketidakpastian”. .tetapi karena adanya ketidakseimbangan akan kebutuhan modal dengan jumlah modal yang tersedia. atau pengembangan organisasi usaha. orang kali pertama yang menggunakan kata “entrepreneurship” adalah Richard Cantillon dalam ‘Essai sur la nature du commerce’ (1755).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful