P. 1
Ikatan Hydrogen

Ikatan Hydrogen

|Views: 380|Likes:
Published by irsapala

More info:

Published by: irsapala on Oct 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/17/2012

pdf

text

original

Ikatan hydrogen http://esdikimia.wordpress.

com/2010/08/13/ikatan-hidrogen-dan-ikatan-van-derwaals/

IKATAN HIDROGEN DAN IKATAN VAN DER WAALS
AGUSTUS 13, 2010 OLEH ESDIPANGGANTI 12 KOMENTAR

7 Votes Gaya antarmolekul adalah gaya elektromagnetik yang terjadi antara molekul atau antara bagian yang terpisah jauh dari suatu makromolekul. Gaya-gaya ini dapat berupa kohesi antara molekul serupa, seperti contohnya pada tegangan permukaan, atau adhesi antara molekul tak serupa, contohnya pada kapilaritas. Gaya-gaya ini, dimulai dari yang paling kuat, terdiri dari: interaksi ionik, ikatan hidrogen, interaksi dwikutub (dipole), dan gaya Van der Waals. a. Ikatan Hidrogen Dalam kimia, ikatan hidrogen adalah sejenis gaya tarik antarmolekul yang terjadi antara dua muatan listrik parsial dengan polaritas yang berlawanan. Walaupun lebih kuat dari kebanyakan gaya antarmolekul, ikatan hidrogen jauh lebih lemah dari ikatan kovalen dan ikatan ion. Dalam makromolekul seperti protein dan asam nukleat, ikatan ini dapat terjadi antara dua bagian dari molekul yang sama. dan berperan sebagai penentu bentuk molekul keseluruhan yang penting. Ikatan hidrogen terjadi ketika sebuah molekul memiliki atom N, O, atau F yang mempunyai pasangan elektron bebas (lone pair electron). Hidrogen dari molekul lain akan berinteraksi dengan pasangan elektron bebas ini membentuk suatu ikatan hidrogen dengan besar ikatan bervariasi mulai dari yang lemah (1-2 kJ mol-1) hingga tinggi (>155 kJ mol1

).

Kekuatan ikatan hidrogen ini dipengaruhi oleh perbedaan elektronegativitas antara atom-atom dalam molekul tersebut. Semakin besar perbedaannya, semakin besar ikatan hidrogen yang terbentuk. Ikatan hidrogen mempengaruhi titik didih suatu senyawa. Semakin besar ikatan hidrogennya, semakin tinggi titik didihnya. Namun, khusus pada air (H2O), terjadi dua ikatan hidrogen pada tiap molekulnya. Akibatnya jumlah total ikatan hidrogennya lebih besar daripada asam florida (HF) yang seharusnya memiliki ikatan hidrogen terbesar (karena paling tinggi perbedaan elektronegativitasnya) sehingga titik didih air lebih tinggi daripada asam florida.

Silakan “Klik” kata dibawah ini untuk Link,…

“Kuat”

Ikatan kovalen

Ikatan sigma: 3c-2e · Ikatan pisang · 3c-4e (Ikatan hidrogen, Ikatan dihidrogen, Interaksi agostik) · 4c-2e

Potensial Lennard-Jones sering digunakan sebagai model hampiran untuk gaya van der Waals sebagai fungsi dari waktu. dan hingga saat ini masih kadang digunakan dalam pengertian tersebut.& Antiikat Ikatan pi: Pengikatan balik π · Konjugasi · Hiperkonjugasi · Aromatisitas ·Aromatisitas logam Ikatan delta: Ikatan rangkap empat · Ikatan rangkap lima · Ikatan rangkap enam Ikatan dipolar · Haptisitas Ikatan ion Interaksi kation-pi · Jembatan garam Ikatan logam Aromatisitas logam Ikatan hidrogen “Lemah” Nonkovalenlain Ikatan dihidrogen · Kompleks dihidrogen · Ikatan hidrogen sawar rendah ·Ikatan hidrogen simetris · Hidrofil Gaya van der Waals · Ikatan mekanis · Ikatan halogen · Aurofilisitas ·Interkalasi · Penumpukan · Gaya entropik · Polaritas kimia lainnya Ikatan disulfida · Ikatan peptida · Ikatan fosfodiester b. tetapi saat ini lebih umum merujuk pada gaya-gaya yang timbul dari polarisasi molekul menjadi dipol. yang pertama kali mencatat jenis gaya ini. Hal ini mencakup gaya yang timbul dari dipol tetap (gaya Keesom). Ikatan Van der Waals Gaya van der Waals dalam ilmu kimia merujuk pada salah satu jenis gaya antara molekul. dipol rotasi atau bebas (gaya Debye) serta pergeseran distribusi awan elektron (gaya London). Istilah ini pada awalnya merujuk pada semua jenis gaya antar molekul. . Nama gaya ini diambil dari nama kimiawan Belanda Johannes van der Waals.

Interaksi van der Waals teramati pada gas mulia. Silakan di “Klik” langsung tulisan dibawah ini. makin besar ukuran atom gas mulia (makin banyak elektronnya) makin mudah gas tersebut berubah menjadi cairan. Hal ini menjelaskan sulitnya gas mulia untuk mengembun. Ikatan dihidrogen.…ke wikipedia… Ikatan kovalen & Antiikat Ikatan sigma: 3c-2e · Ikatan pisang · 3c-4e (Ikatan hidrogen. Interaksi agostik) · 4c-2e Ikatan pi: Pengikatan balik π · Konjugasi · Hiperkonjugasi · Aromatisitas ·Aromatisitas logam Ikatan delta: Ikatan rangkap empat · Ikatan rangkap lima · Ikatan rangkap enam Ikatan dipolar · Haptisitas “Kuat” Ikatan ion Interaksi kation-pi · Jembatan garam Ikatan logam Aromatisitas logam Ikatan hidrogen Ikatan dihidrogen · Kompleks dihidrogen · Ikatan hidrogen sawar rendah ·Ikatan hidrogen simetris · Hidrofil “Lemah” Nonkovalenlain Gaya van der Waals · Ikatan mekanis · Ikatan halogen · Aurofilisitas ·Interkalasi · Penumpukan · Gaya entropik · Polaritas kimia lainnya Ikatan disulfida · Ikatan peptida · Ikatan fosfodiester . Tetapi. yang amat stabil dan cenderung tak berinteraksi. untuk Link.

Gaya ini menyebabkan sifat tak ideal pada gas dan menimbulkan energi kisi pada kristal molekular. atau Br2. dan hingga saat ini masih kadang digunakan dalam pengertian tersebut. Diagram dalam bentuk lonjong (the lozenge-shaped) menggambarkan molekul kecil yang simetris – H2. Gaya dispersi yang timbul karena dwikutub kecil dan bersifat sekejap dalam atom. Catatan: (dibaca “delta”) berarti “agak” (slightly) – karena itu + berarti “agak positif”. Akan tetapi hanya dalam bentuk rata-rata. Dipol-dipol sementara yang bagaimana yang membemberikan kenaikan dayaarik antarmolekul Bayangkan sebuah molekul yang memiliki polaritas sementara yang didekati oleh salah satu yang terjadi menjadi termasuk non-polar hanya saat itu saja. Hal ini terjadi pada molekul monoatomik – molekul gas mulia. dipol rotasi atau bebas (gaya Debye) serta pergeseran distribusi awan elektron (gaya London). makin besar ukuran atom gas mulia (makin banyak elektronnya) makin mudah gas tersebut berubah menjadi cairan. Istilah ini pada awalnya merujuk pada semua jenis gaya antar molekul. gaya ini jauh lebih lemah dibandingkan gaya yang timbul karena ikatan valensi dan besarnya ialah 10-7 kali jarak antara atom-atom atau molekul-molekul. yang amat stabil dan cenderung tak berinteraksi. membentuk ujung -. tetapi hal ini menjadikan diagram lebih mudah digambarkan! Pada kenyataannya. inti tidak terlindungi oleh elektron sebagaimana mestinya untuk saat itu. 3. Potensial LENNARD-JONES sering digunakan sebagai model hampiran untuk gaya van der Waals sebagai fungsi dari waktu.Nama gaya ini diambil dari nama kimiawan Belanda JOHANNES VAN DER WAALS. Tetapi. seperti helium. Pada ujung yang lain sementara akan kekurangan elaktron dan menjadi +. serta merta dan pada suatu waktu elektron tersebut mungkin akan ditemukan di bagian ujung molekul. Pada molekul yang simetris seperti hidrogen. Tanda arsir menunjukkan tidak adanya distorsi secara elektrik. membalikkan polaritas molekul. Asal mula gaya dispersi van der Waals Dipol-dipol yang berubah-ubah sementara Dayatarik yang ada di alam bersifat elektrik. 2. permanen. Hal ini mencakup gaya yang timbul dari dipol tetap (gaya Keesom). (kejadian yang tidak disukai. yaitu tarikan elektrostatistik di antara dua molekul dengan moment dwikutub Interaksi dwikutub imbasan. Gaya van der Waals dalam ilmu kimia merujuk pada jenis tertentu gaya antar molekul. Jika kedua elektron helium berada pada salah satu sisi secara bersamaan. boleh jadi. artinya dwikutub timbul karena adanya polarisasi oleh molekul tetangga. Kondisi yang terakhir elektron dapat bergerak ke ujung yang lain. yang terdiri dari atom tunggal. Ada tiga hal yang menyebabkan gaya ini : 1. “Selubung lingkarang” yang konstan dari elektron pada molekul menyebabkan fluktuasi dipol yang cepat pada molekul yang paling simetris. Interaksi dwikutub-dwikutub. tidak terlihat mengalami distorsi secara elektrik untuk menghasilkan bagian positif atau bagian negatif. Hal ini menjelaskan sulitnya gas mulia untuk mengembun. . Gaya van der waals : gaya tarik di antara atom atau molekul. tetapi saat ini lebih umum merujuk pada gaya-gaya yang timbul dari polarisasi molekul menjadi dipol. Interaksi van der Waals teramati pada gas mulia. Akan tetapi elektron terus bergerak. satu molekul lwbih menyukai memiliki polaritas yang lebih besar dibandingkan yang lain pada saat seperti itu – dan karena itu akan menjadi yang paling dominan). yang pertama kali mencatat jenis gaya ini. bagaimanapun.

Jika kamu memperlambat gerak molekul melalui pendinginan. meraka akan menolak elektron pada bagian kanan yang satunya. Asal mula gaya dispersi van der Waals Dipol-dipol yang berubah-ubah sementara Dayatarik yang ada di alam bersifat elektrik. Akan tetapi elektron terus bergerak. . Dua kata tersebut membingungkan yang mana untuk lebih amannya membuang salah satu diantaranya dan tidak digunakan lagi. boleh jadi. tidak terlihat mengalami distorsi secara elektrik untuk menghasilkan bagian positif atau bagian negatif. H2. Pada kondisi yang terakhir elektron pada bagian kiri molekul dapat bergerak ke ujung yg lain. membentuk ujung -. Istilah “intramolekul” tidak akan digunakan lagi pada bagian ini. elektronnya akan cenderung untuk ditarik oleh ujung yang agak positif pada bagian sebelah kiri. atau Br2. pakah dayatarik antarmolekul itu? Ikatan antarmolekul versus ikatan intramolekul Dayatarik antarmolekul adalah dayatarik yang terjadi antara suatu molekul dan molekul tetangganya. kamu akan menggambarkan susunan yang sedikit berbeda selama meraka terus berubah – tetapi tetap selaras. meskipun pada beberapa kasus dayatarik yang terjadi sangatlah lemah.Seperti molekul yang ditemukan pada bagian kanan. Dayatarik antarmolekul yang dimiliki oleh helium lebih lemah – molekul tidak ingin tetap bersama untuk membentuk cairan sampai temperatur menurun sampai 4 K (-269°C). Pada saat terjadi hal ini. Pada gas seperti hidrogen. Pada molekul yang simetris seperti hidrogen. tetapi kamu masih memiliki yang + tertarik -. Pada ujung yang lain sementara akan kekurangan elaktron dan menjadi +. serta merta dan pada suatu waktu elektron tersebut mungkin akan ditemukan di bagian ujung molekul. Tidak ada alasan kenapa hal ini dibatasi pada dua molekul. Diagram ini menunjukkan bagaimana cacat secara keseluruhan dari molekul yang berikatan secara bersamaan pada suatu padatan dengan menggunakan gaya van der Waals. dayatarik cukup besar bagi molekul untuk tetap bersama sampai pada akhirnya membentuk cairan dan kemudian padatan. yang berorientasi pada satu cara yang mana ujung + ditarik ke arah ujung – yang lain. Akan tetapi hanya dalam bentuk rata-rata. Selama molekul saling menutup satu sama lain polaritas akan terus berfluktuasi pada kondisi yang selaras karena itu dayatarik akan selalu terpelihara. Hal ini menghasilkan dipol terinduksi pada penerimaan molekul. Gaya van der Waals: gaya dispersion Gaya dispersi (salah satu tipe dari gaya van der Waals adalah yang kita setujui pada halaman ini) yang juga dikenal dengan “gaya London” (dinamakan demikian setelah Fritz London mengusulkan untuk pertama kalinya). Selama molekul saling mendekat pergerakan elektron yang selaras dapat terjadi pada molekul yang berjumlah sangat banyak. Diagram dalam bentuk lonjong (the lozenge-shaped) menggambarkan molekul kecil yang simetris – H2. Pada kasus hidrogen dayatarik sangat lemah yang mana molekul membutuhkan pendinginan sampai 21 K (-252°C) sebelum dayatarik cukup kuat untuk mengkondensasi hidrogen menjadi cairan. Semua molekul mengalami dayatarik antarmolekul. Tanda arsir menunjukkan tidak adanya distorsi secara elektrik. Gaya tarik yang mengikat molekul secara tersendiri (sebagai contoh. Pada kondisi yang terakhir. tentunya. Polaritas kedua molekul adalah berkebalikan. ikatan kovalen) dikenal dengan dayatarik intramolekul. bagaimanapun.

Dipol-dipol sementara yang bagaimana yang membemberikan kenaikan dayaarik antarmolekul Bayangkan sebuah molekul yang memiliki polaritas sementara yang didekati oleh salah satu yang terjadi menjadi termasuk non-polar hanya saat itu saja. seperti helium. Hal ini menghasilkan dipol terinduksi pada penerimaan molekul. Hal ini terjadi pada molekul monoatomik – molekul gas mulia. Pada saat terjadi hal ini. Selama molekul saling menutup satu sama lain polaritas akan terus berfluktuasi pada kondisi yang selaras karena itu dayatarik akan selalu terpelihara. Polaritas kedua molekul adalah berkebalikan. Selama molekul saling mendekat pergerakan elektron yang selaras dapat terjadi pada molekul yang berjumlah sangat banyak. yang berorientasi pada satu cara yang mana ujung + ditarik ke arah ujung – yang lain. Kondisi yang terakhir elektron dapat bergerak ke ujung yang lain. elektronnya akan cenderung untuk ditarik oleh ujung yang agak positif pada bagian sebelah kiri. tetapi kamu masih memiliki yang + tertarik -. satu molekul lwbih menyukai memiliki polaritas yang lebih besar dibandingkan yang lain pada saat seperti itu – dan karena itu akan menjadi yang paling dominan). “Selubung lingkarang” yang konstan dari elektron pada molekul menyebabkan fluktuasi dipol yang cepat pada molekul yang paling simetris. (kejadian yang tidak disukai. tetapi hal ini menjadikan diagram lebih mudah digambarkan! Pada kenyataannya.Catatan: (dibaca “delta”) berarti “agak” (slightly) – karena itu + berarti “agak positif”. inti tidak terlindungi oleh elektron sebagaimana mestinya untuk saat itu. . Seperti molekul yang ditemukan pada bagian kanan. membalikkan polaritas molekul. meraka akan menolak elektron pada bagian kanan yang satunya. yang terdiri dari atom tunggal. Pada kondisi yang terakhir elektron pada bagian kiri molekul dapat bergerak ke ujung yg lain. Jika kedua elektron helium berada pada salah satu sisi secara bersamaan. Tidak ada alasan kenapa hal ini dibatasi pada dua molekul.

dan juga tentunya jari-jari atom. Seberapa jauh ukuran molekul memperngaruhi kekuatan ikatan daya dispersi Titik didih gas mulia adalah helium neon argon kripton xenon radon Semua unsur tersebut berada pada molekul monoatomik. Pada kondisi yang terakhir. Hal ini tidak memungkinkan untuk memberikan harga yang eksak. dan lebih menjauh sejauh mungkin.Diagram ini menunjukkan bagaimana cacat secara keseluruhan dari molekul yang berikatan secara bersamaan pada suatu padatan dengan menggunakan gaya van der Waals. tentunya. karena ukuran dayatarik bervariasi sekali dengan ukuran dan bentuk molekul. Molekul neon akan berpisah satu sama lain pada temperatur yang lebih rendah dibandingkan molekul xenon – karena itu neon memiliki titik didih yang lebih rendah. . -269°C -246°C -186°C -152°C -108°C -62°C Alasan yang mendasari bahwa titik didih meningkat sejalan dengan menurunnya posisi unsur pada golongan adalah kenaikan jumlah elektron. yang paling besar memungkikan dipol sementara terbesar dan karena itu gaya dispersi paling besar. kamu akan menggambarkan susunan yang sedikit berbeda selama meraka terus berubah – tetapi tetap selaras. Kekuatan gaya dispersi Gaya dispersi antara molekul-molekul adalah lebih lemah dibandingkan dengan ikatan kovalen diantara molekul. Karena dipol sementara lebih besar. Hal ini adalah suatu alasan (semua yang lainnya sebanding) molekul yang lebih besar memiliki lebih banyak elektron dan lebih menjauh dari dipol sementara yang dapat dihasilkan – dan karena itu molekul yang lebih besar lebih melekat. molekul xenon lebih melekat (stickier) dibandingkan dengan molekul neon. Lebih banyak elektron yang kamu miliki.

Molekul yang lebih panjang (dan juga menghasilkan dipol sementara yang lebih besar) dapat lebih berdekatan dibandingkan molekul yang lebih pendek dan lebih gemuk 2-metilpropan. Hal ini berarti bahwa gaya dispersi kedua molekul adalah sama. molekul hidrokarbon butana dan 2-metilpropan keduanya memiliki rumus molekul C4H10. Molekul yang panjang kurus juga dapat lebih dekat satu sama lain – dayatarik meraka lebih efektif jika molekulmolekulnya benar-benar tertutup. tetapi atom-atom disusun berbeda. dan jika kamu membuat model kamu akan menemukan bahwa ukurannya hampir sama – seperti yang kamu lihar pada diagram. Molekul yang panjang kurus dapat menghasilkan dipol sementara yang lebih besar berdasarkan pada pergerakan elektronnya dibandingkan molekul pendek gemuk yang mengandung jumlah elektron yang sama. Hal ini sangat penting untuk merealisasikan bahwa semua molekul mengalami gaya dispersi. °. CH3CH3. dan fluorometana. Molekul yang memiliki dipol permanen akan memiliki titik didih yang lebih tinggi dibandingkan dengan molekul yang hanya memiliki dipol yang berubah-ubah secara sementara. Kondisi permanen ini. Sebagai contoh. walaupun memberikan polaritas permanen yang besar pada molekul. dan pengaruhnya hanya dapat dilihat jika kamu membandingkan dua atom dengan jumlah elektron yang sama dan ukuran yang sama pula. titik didih hanya meningkat kira-kira 10°. CH3F adalah: Kenapa dipilih dua molekul tersebut untuk dibandingkan? Keduanya memiliki jumlah elektron yang identik. Pada butana atom karbon disusun pada rantai tunggal. Titik didih fluorometana yang lebih tinggi berdasarkan pada dipol permanen yang besar yang terjadi pada molekul karena elektronegatifitas fluor yang tinggi. Akan tetapi. Butana memiliki titik didih yang lebih tinggi karena gaya dispersinya lebih besar. Gaya van der Waals: interaksi dipol-dipol Molekul seperti HCl memiliki dipol permanen karena klor lebih elektronegatif dibandingkan hidrogen. . pada saat pembentukan dipol akan menyebabkan molekul saling tarik menarik satu sama lain lebih dari yang meraka bisa lakukan jika hanya menyandarkan pada gaya dispersi saja. Agak mengherankan dayatarik dipol-dipol agak sedikit dibandingkan dengan gaya dispersi. titik didih etana. tetapi 2-metilpropan memiliki rantai yang lebih pendek dengan sebuah cabang. Interaksi dipol-dipol bukan suatu alternatif gaya dispersi – penjumlahannya. Sebagai contoh.Seberapa jauh bentuk molekul mempengaruhi kekuatan gaya dispersi Ukuran molekul juga begitu.

karena CCl4 molekulnya lebih besar dengan lebih banyak elektron. CCl4 hanya bergantung pada gaya dispersi Karena itu manakah yang memiliki titik didih yang lebih tinggi? CCl4 tentunya. Hal itu menyebabkan dayatarik dipol-dipol lebih kuat antara satu molekul dengan tetangganya.Berikut ini contoh yang lain yang menunjukkan dominannya gaya dispersi.in pada semua arah. tetraklorometan. CHCl3. CCl4. Dilain pihak.wordpress. Kenaikan gaya dispersi lebih dari sekedar menggantikan untuk kehilangan interaksi dipol-dipol. merupakan molekul dengan gaya dispersi yang tinggi karena elektronegatifitas tiga klor. adalah non polar.com/2010/12/14/ikatan-hidrogen/ Ikatan Hidrogen 14DES . http://samadaranta. Bagian luar molekul tidak seragam . Triklorometan.

atau F yang mempunyai pasangan elektron bebas (lone pair electron). IKATAN HIDROGEN DAN IKATAN VAN DER WAALS Gaya antarmolekul adalah gaya elektromagnetik yang terjadi antara molekul atau antara bagian yang terpisah jauh dari suatu makromolekul. Gaya-gaya ini dapat berupa kohesi antara molekul serupa. Ikatan hidrogen terjadi ketika sebuah molekul memiliki atom N. Lebih jelasnya ikatan ini terjadi antara atom yang sangat elektronegatif dari suatu molekul dengan atom yang kurang elektronegatif dari molekul yang lain. N.C2H4O (etanol) dan lain-lain Iktan hidrogen trjdi ketika ada molekul F. Gaya-gaya ini. dan NH3. Ikatan Hidrogen Dalam kimia. Ikatan ini tidak terlalu kuat shg lebih gampang diputuskan drpd ikatan ionik maupun kovalen. Sebagai contoh antar molekul HF dengan molekul H2O. H2O. Dalam makromolekul seperti protein dan asam nukleat. dan gaya Van der Waals. ikatan hidrogen.H2O . contohnya pada kapilaritas.HF . ikatan ini dapat terjadi antara dua bagian dari molekul yang sama. pasangan e bebas tdi menarik satu/beberapa atom H dri dari molekul lain yg akhirnya membentuk ikatan Hidrogen satu sama lain. aplagi dibanding ikatan logam. dan berperan sebagai penentu bentuk molekul keseluruhan yang penting. atau adhesi antara molekul tak serupa. Hidrogen dari molekul lain akan berinteraksi dengan pasangan elektron bebas ini membentuk suatu ikatan hidrogen dengan besar ikatan bervariasi mulai dari yang lemah (1-2 kJ mol-1) hingga tinggi (>155 kJ mol-1)..NH3 . Ikatan ini terjadi pada senyawa-senyawa yang sangat polar seperti HF. O yg memiliki psangan e bebas. . Yg didalamnya terdpat H pasti berikatan Hidrogen. ikatan hidrogen jauh lebih lemah dari ikatan kovalen dan ikatan ion. Walaupun lebih kuat dari kebanyakan gaya antarmolekul. Intinya senyawa yg mengandung salah satu dri F. HF-HF. Semakin besar perbedaannya. H2O-NH3. a. terdiri dari: interaksi ionik.Ikatan hidrogen adalah ikatan antar molekul (bukan antar atom). interaksi dwikutub (dipole). dimulai dari yang paling kuat. Beberapa Senyawa yg menglami ikatan Hidrogen ntralain: . misal antara atom F dari molekul HF dengan atom H dari molekul H2O. seperti contohnya pada tegangan permukaan. N. dst-dst. Kekuatan ikatan hidrogen ini dipengaruhi oleh perbedaan elektronegativitas antara atom-atom dalam molekul tersebut. semakin besar ikatan hidrogen yang terbentuk. O. O. ikatan hidrogen adalah sejenis gaya tarik antarmolekul yang terjadi antara dua muatan listrik parsial dengan polaritas yang berlawanan. H2O – H2O.

25. Belerang (S) dan Posfor (P). Perhatikan Gambar 5. muatan parsial Ditulis oleh Zulfikar pada 29-04-2010 Ikatan hidrogen merupakan ikatan yang terjadi akibat gaya tarik antarmolekul antara dua muatan listrik parsial dengan polaritas yang berlawanan.org/materi_kimia/kimia-kesehatan/ikatan-kimia/ikatanhidrogen/ Ikatan Hidrogen Kata Kunci: ikatan hidrogen.chem-is-try. terjadi dua ikatan hidrogen pada tiap molekulnya. muatan listrik.26. http://www. Ikatan hidrogen lebih kuat dari gaya antarmolekul lainnya. namun lebih lemah dibandingkan dengan ikatan kovalen dan ikatan ion. khusus pada air (H2O). Perbedaannya adalah muatan parsial positifnya berasal dari sebuah atom hidrogen dalam sebuah molekul. Muatan parsial yang berasal dari atom yang memiliki pasangan elektron bebas. Oksigen (O). Sedangkan muatan parsial negatifnya berasal dari sebuah molekul yang dibangun oleh atom yang memiliki elektronegatifitas yang besar. Gambar 5. .25. Semakin besar ikatan hidrogennya. contoh ikatan hidrogen tampak pada Gambar 5. seperti atom Flor (F). Muatan parsial negatif tersebut berasal dari pasangan elektron bebas yang dimilikinya. Ikatan hidrogen seperti interaksi dipol-dipol dari Van der Waals. Akibatnya jumlah total ikatan hidrogennya lebih besar daripada asam florida (HF) yang seharusnya memiliki ikatan hidrogen terbesar (karena paling tinggi perbedaan elektronegativitasnya) sehingga titik didih air lebih tinggi daripada asam florida.Ikatan hidrogen mempengaruhi titik didih suatu senyawa. semakin tinggi titik didihnya. Nitrogen (N). Namun.

27. di apotik umumnya dijual alkohol 70% atau etanol. Perbedaan berdasarkan komposisi larutan tersebut. Untuk etanol murni terjadi ikatan hidrogen antar molekul etanol.27. sedangkan yang 70% terjadi ikatan antara molekul etanol dengan air. Ikatan hidrogen intramolekul dalam etanol dan intermolekul antara etanol dengan air . seperti molekul H2O dengan molekul H2O. Ikatan hidrogen yang terjadi antar molekul air. juga terbentuk pada pada antar molekul seperti molekul NH3. Perbedaan kedua ikatan tersebut ditunjukkan pada Gambar 5. digunakan untuk membersihkan bagian tubuh agar terbebas dari kuman. sedangkan untuk etanol 70% mengandung etanol 70 bagian dan 30 bagiannya adalah air. Ikatan hidrogen. ikatan yang semacam ini disebut dengan ikatan hidrogen intermolekul. Gambar 5.26. Jika ikatan terjadi antara atom-atom dalam molekul yang sama maka disebut ikatan hidrogen intramolekul atau didalam molekul. dimana muatan parsial positif berasal dari atom H yang berasal dari salah satu molekul air Ikatan hidrogen dapat terjadi inter molekul dan intra molekul. CH3CH2OH dengan molekul H2O. untuk yang murni hanya terdapat molekul etanol. Tentunya berbeda dengan etanol murni. Sebagai gambaran.Gambar 5.

GeH4. ikatan hidrogen adalah sejenis gaya tarik antarmolekul yang terjadi antara dua muatan listrik parsial dengan polaritas yang berlawanan. sehingga interaksi dipol-dipol semakin besar dan meningkatkan titik didihnya (CH4. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau wikifikasi artikel.SnH4 dan PbH4 dikelompokan kedalam group 1 dan PH3. Semakin kuatnya ikatan hydrogen yang terbentuk menyebabkan terjadinya kenaikan titik didih. SiH4. tolong hapus pesan ini. dan H2O masuk dalam group 2. Sedangkan dalam group 2. HF. N. SiH4. ikatan .Pembuktian adanya ikatan hidrogen diketahui dari kajian tentang titik didih. Walaupun lebih kuat dari kebanyakan gaya antarmolekul. O dan F seluruhnya memiliki pasangan elektron bebas atau memiliki elektronegatifitas yang besar. Kajian dilakukan terhadap molekul yang memiliki atom hidrogen seperti CH4. untuk molekul H2O memiliki 2 (dua) pasangan elektron bebas. Setelah dirapikan. Titik didih air lebih besar dibandingkan dengan molekul PH3 dan NH3. atom-atom yang berikatan dengan hidrogen yaitu atom P. Dalam kasus ini molekul air lebih memiliki peluang yang lebih besar untuk membentuk ikatan hydrogen.wikipedia. Dalam kimia. NH3.org/wiki/Ikatan_hidrogen Ikatan hidrogen Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Kecenderungan kenaikan titik didih akibat adanya ikatan hydrogen disajikan pada Gambar 5. JIka kita membandingkan senyawa-senyawa di dalam group 2.SnH4 dan PbH4). Ternyata untuk group 1 titik didihnya semakin meningkat dan diketahui interaksi yang terjadi karena atom-atom yang berikatan semakin polar. 28 http://id. GeH4. Sehingga molekul pada group 2 memiliki titik didih lebih besar dibandingkan dengan molekul pada group 1. sehingga ikatan antar molekul dapat terjadi. antara molekul PH3 dan NH3 memiliki 1 (satu) pasangan elektron bebas.

ikatan ini dapat terjadi antara dua bagian dari molekul yang sama. Namun. Dalam makromolekul seperti protein dan asam nukleat.hidrogen jauh lebih lemah dari ikatan kovalen dan ikatan ion. Semakin besar perbedaannya. atau F yang mempunyai pasangan elektron bebas (lone pair electron). Akibatnya jumlah total ikatan hidrogennya lebih besar daripada asam florida (HF) yang seharusnya memiliki ikatan hidrogen terbesar (karena paling tinggi perbedaan elektronegativitasnya) sehingga titik didih air lebih tinggi daripada asam florida. khusus pada air (H2O). semakin besar ikatan hidrogen yang terbentuk. Semakin besar ikatan hidrogennya. semakin tinggi titik didihnya. dan berperan sebagai penentu bentuk molekul keseluruhan yang penting. Ikatan hidrogen terjadi ketika sebuah molekul memiliki atom N. [sembunyikan] l•b•s Ikatan kimia "Kuat" Ikatan sigma: 3c-2e · Ikatan pisang · 3c-4e ( agostik) · 4c-2e Ikatan kovalen Ikatan pi: Pengikatan balik π · Konjugasi · Hi & Antiikat Ikatan delta: Ikatan rangkap empat · Ikatan ra Ikatan dipolar · Haptisitas Ikatan ionInteraksi kation-pi · Jembatan garam Ikatan logamAromatisitas logam Ikatan dihidrogen · Kompleks dihidrogen · I Ikatan hidrogen simetris · Hidrofil "Lemah" Gaya van der Waals · Ikatan mekanis · Ikata Nonkovalen lain halogen · Aurofilisitas · Interkalasi · Penum lainnya Ikatan disulfida · Ikatan peptida · Ikatan fosfodiester Catatan: ikatan kuat yang paling lemah tidak seperlunya lebih kuat dari ikatan lemah ya . Kekuatan ikatan hidrogen ini dipengaruhi oleh perbedaan elektronegativitas antara atom-atom dalam molekul tersebut. Hidrogen dari molekul lain akan berinteraksi dengan pasangan elektron bebas ini membentuk suatu ikatan hidrogen dengan besar ikatan bervariasi mulai dari yang lemah (1-2 kJ mol-1) hingga tinggi (>155 kJ mol-1). terjadi dua ikatan hidrogen pada tiap molekulnya. O. Ikatan hidrogen memengaruhi titik didih suatu senyawa.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->