P. 1
Notulensi FGD

Notulensi FGD

|Views: 68|Likes:
Published by Dian Jiwa

More info:

Published by: Dian Jiwa on Oct 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/19/2012

pdf

text

original

Notulensi Diskusi Sekolah Tanpa Batas Hari / tanggal Waktu Tempat Peserta : Jum’at 14 Oktober 2011 : 15.30 s.d. 20.

15 : Griya Patria, Kemang, Jakarta Selatan : Lody F Paat, Jimy Ph Paat, Bambang Wisudo, Edi Subkhan, Yan Harianto, Sri Wahyaningsing, Yudhistira, Aripin Ali (SMP, SMA, Semesta hati), Riyanto, Satriawan, Wawan Kurniawan, Hafid Abbas, Vico, Varo. : Diskusi, Literasi Kritis untuk pendidikan Pancasila (FGD I pemetaan masalah dan pilihan Strategi)

Agenda

Wisudo : STB mendapat program dari Tifa, membuat Literasi Kritis. Kontribusi u/ menghidupan kembali Pancasila. Pancasila Match dengan masyarakat Indonesia yang Plural. Pend. Pancasila zaman orde baru sangat penting, sampai sampai membosankan. Akantetapi hari ini Pancasila dihilangkan dalam judul mata pelajaran.? Pancasila jatuh seiring jatuhnya orde baru. Bagaimana pancasila menjadi pelajaran yang menarik dan bergengsi Pembelajaran Pancasila yang dahulu membosankan mungkin tidak dijadikan pelajaran yang kritis dan mendalam. Menjadikan pancasila, menjadi pelajaran yang mengubah. Bukan hanya menjadi monopoli guru PPKN. Ryanto : tidak ada pendidikan pancasila yang menarik terutama di sekolah. Hanya membaca dan menjawab soal. Di perguruan tinggi tidak ada mata kuliah PKn, melainkan dasar – dasar ilmu politik. : menulis pengalaman tentang bagaimana menjadi guru PKN. Masuk PKn karena kagum dengan guru PMP dulu waktu di SMA. Hanya mau mengajar bidang yang dikuasai. Mengajar murid yang suka membawa celurit. PKn terkait pendidikan moral. “Mengajar PKn di berbagai sekolah tidak jauh berbeda dari zaman saya sekolah” Memang mainstream di sekolah PPKN sudah tidak menarik. Membuat panduan yang sesuai nilai nilai mereka. Politisasi kurikulum, terutama untuk mata pelajaran PKN, contoh: dengan butir – butir pancasila. Pkn menarik bila dikaitkan dengan kondisi actual masyarakat Indonesia. Bagaimana buku PKN memasukkan contoh – contoh dari partai dan golongannya dalam buku paket siswa. Menghafal pancasila itu tidak jelek.

Kurniawan

Tapi membuat tepung alternative dari singkong. Pendidikan pancasila itu perlu di Indonesia. Konteks keragaman dalam dunia pendidikan sudah mulai hilang. Siapa yang ber hak menemukan kebenaran. Jika pancasila hanya dihafal. tapir ruh pancasila masih ada dalam kurikulum sehari hari. sekolah menjadi anti terigu.Satriawan : nama pancasila memang sudah tidak ada. Banyak guru PKn disekolah sekolah di Jakarta bukan lulusan LPTK jurusan PKN. Kemampuan menjadi tanda tanda zaman. kebersamaan. Yang dipertaruhkan dalam pelajaran Pancasila adalah dasar Negara. Terutama Pancasila. Bagaimana sesungguhnya ekonomi kerakyatan. Aplikasi tersebut sesuai dengan usia mereka. Apakah betul pend. Arifin : memilih untuk tidak mengadakan pelajaran tentang moralitas. Gerakan pendidikan yang dapat memunculkan perubahan dan sikap. Mulai dari makanan. karena terigu impor. maka pelajaran pancasila semakin tidak jelas. Mencoba merespon setiap peristiwa yang terjadi sebagai pembelajaran. Dasar di Indonesia bicara masalah masalah yang mendasar dalam pendidikan. Pancasila tidak dulu dimunculkan dalam kurikulum kalau masyarakt belum kuat. : Revitalisasi Pancasila dalam sekolah. Permasalahan nya ada pada jika pancasila di jadikan alat Lody . atau sekolah sekolah berlatar belakang agama. Saat kekuasaan soeharto hilang. Bagaimana membawa anak Labscool meliput demonstrasi. Zaman orde lama PKn dijadikan alat hegemoni penguasa (pemerintah dalam bidang pendidikan). PKn adalah bagaimana menjadikan. Aplikasi pancasila di kelas : bagaimana mereka membuat kesepakatan. pancasila. Pelajaran tersebut masih diajarkan di sekolah karena rezim. Pancasila bila dikristalkan. memunculkan warga Negara yang baik. kebudayaan. Untuk apa mempelajari moral pancasila karena tidak akan masuk surga. Melihat kebelakang. Guru menjadi garda terdapat pendidikan. hanya akan menjadi aturan aturan yang normative. Mengenalkan anak kecil untuk menghargai perbedaan selera dari berbagai anak. Pancasila lebih ke aplikasi dari falsafah bangsa. Kompetensi guru yang mengajar.atau nilai nilai tradisi. Sampai hari ini masih ada guru yang masuk hanya meninggalkan LKs. Mata pelajaran yang berganti tiap rezim ialah PKn. itu mengatur bagaimana bergotong royong. Desain kurikulum PKn sendiri tidak dibuat oleh lulusan dari PKn. tarik menarik ini terus terjadi dalam kurikulum. sejarahnya bahwa PMP ialah pelajaran Moral pancasila. Wisudo Kurniawan : pancasila = civil religion?? Pacasila yang diajarkan itu seperti apa? : jangan terburu buru menolah sekolah katolik. Agama. Sri hayani : Sekolah sanggar anak alam sebagai kritik terhadap sekolah sekolah formal.

akan Sri . Guru bukan diperuntukan untuk membuat siswa memahami pelajaran. itu sifatnya formalitas. Akan tetapi apakah kebenaran itu dapat diterima oleh masyarakat. Tidak ada yang perlu ditakutkan dalam hal dogmatism. Pembangunana karakter bangsa yang belum selesai. Jimy : Pancasila mengajarkan kebenaran.pendidikan. Apakah mata pelajaran tersebut bukan sesuatu yang urgent. Semua mata pelajaran membosankan. tidak masalah dalam anak SD. Masalahnya hanya pada guru atau kurikulum? : pengenalan pancasila secara harfiah. Maka pelajaran pancasila harus dilakukan lewat Praktek. : pilihan mengajar pancasila hanya pada masa pelajaran pancasila. : Realitas kekinian bagaimana pancasila menjadi jawaban dari permasalahan. Wisudo Hafid : seperti apa kita memandang pancasila? Apakah pancasila bisa diubah atau tidak. Hery Edi Hafid Session ke – 2 dibuka dengan menonton film. Kenapa Indonesia belum hancur? Pancasila merekat emosi kebangsaan masyarakat yang sangat beragam. dan politis. Didasari pada Identitas. Menjunjung tinggi cita cita kebebasan. Semisal persoalan fundamentalisme. pendekatan. Dimana penyebab kebosanan dalam mata pelajaran. motivasi hidup dll. Materi. Pancasila menjadi Way of Life Indonesia. guru. sedangkan ketika diformalkan pelajaran pancasila hanya berorientasi pada nilai. Pendidikan Pancasila harus bersifat inklusif. Hubungan Negara dan warga negaranya adalah kontraktual. Kebenaran itu dapat diujikan dalam praktek. atau terintegrasi dalam semua mata pelajaran. Sikap. Tidak perlu disebutkan pancasila-nya hanya perilaku dan contoh – contoh dalam kehidupan sehari hari. Maftuh : Negara absen ketika terjadi 2 problem besar dalam Negara. Membangun Identitas Indonesia sejak dini : 1908 angkatan budi utomo. Hari Wisudo : untuk anak anak seusia sekolah dasar. persoalan perizinan mendirikan tempat beribadah. dengan berbagai perspektif yang berbeda.? Guru tidak didorong tidak menginterpretasikan pancasila. dan terorisme. Materi ada kaitan dengan pembuatan kurikulum dan penerbitan buku. : Pancasila sebagai ap? Kalau untuk di masukan kembali kedalam pelajaran. System nilai pada masa Indonesia : selain persoalan kurikulum yang paling penting dalam pembelajaran Pkn juga persoalan evaluasi. Contoh. Akan tetapi bagaimana seorang guru memecahkan masalah masalah yang membuat siswa tidak mau belajar. Pancasila kalau disekolah. dalam anggaran dasarnya mencantumkan adalah pendidikan untuk seluas luasnya.

agar guru mau berubah. pendidikan pancasila. : Karena terbentur dengan system maka gerakan ini menjadi gerakan politik. Bergerak melalui aturan regulasi pemerintah. : apakah Pkn memakai model segregated atau integrated. : ada prasyarat tertentu yang harus di buat di sekolah. Kurniawan Ryan (Hari) Wisudo Satriawan Wisudo Lody Wisudo . Kebangsaan menjadi patokan dari pendidikan pancasila. maka pancasila harus dimasukkan kedalam model integrated. tapi bagaimana kita bisa mengenal murid. Hari : pengalaman waktu mengajar. menjadi Literasi Kritis. Dan mungkin itulah yang juga menimbulkan perdebatan dari para guru. : bergerak dari dua arah. Guru bisa berubah. Pendekatan yang dilakukan guru dikelas itu kebanyakan punish n reward. untuk siswa. Kedua langsung kepada guru – guru yang ingin melakukan perubahan terutama dalam konteks pendidikan pancasila. Mengambil contoh kasus langsung realita yang terjadi paling terdekat dengan anak anak dijadikan sebagai Teks. Perlu dilakukan kajian kurikulum formal. Bentuk melawan. Bagaimana merubah guru? Hari Edie : bagaimana menggunakan metode untuk merubah guru. tidak terlepas dari persoalan teknis. Mengajar PKn berarti menjadi agen perubah. : tidak ada yang mudah bila berjuang dalam skala nasional. : perbedaan masing masing orang tidak bisa di satukan (diseragamkan) semisal pada zaman P4.tetapi penekanan lebih kepada perilaku dan pengalaman si anak untuk belajar. mau kooperasi atau non kooperasi. Permasalahan bukan pada metode. : keputusan menggunakan perspektif alternative pendidikan PKn dikembalikan kepada guru. Bila melihat pancasila sebagai pendidikan . Berbicara guru. Berbenturan dengan system ketika berbicara evaluasi. Alternatif (pendekatan) dalam pendidikan Pancasila : pendidikan itu harus ramah terhadap ke khasan sekolah. Guru kritis. ialah bagaimana membimbing siswa yang bermasalah.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->