P. 1
ASFIKSIA 2011- 22 mei 2011

ASFIKSIA 2011- 22 mei 2011

|Views: 3,277|Likes:
Published by Lia Meiliyana
618.920 1 Ind m

MANAJEMEN ASFIKSIA BAYI BARU LAHIR
UNTUK BIDAN

ACUAN

Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kementerian Kesehatan RI 2011
i

Katalog Dalam Terbitan. Departemen Kesehatan RI 618.920 1 Ind m Indonesia. Departemen Kesehatan RI Manajemen asfiksia bayi baru lahir untuk bidan : buku panduan. - - Jakarta : Departemen Kesehatan, 2005. I. Judul 1. ASPHYXIA NEONATORUM

KATA PENGANTAR Di Indonesia Angka Kematian Bayi (AKB) masih tinggi yaitu 34/1.000 kelahiran hidup,
618.920 1 Ind m

MANAJEMEN ASFIKSIA BAYI BARU LAHIR
UNTUK BIDAN

ACUAN

Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kementerian Kesehatan RI 2011
i

Katalog Dalam Terbitan. Departemen Kesehatan RI 618.920 1 Ind m Indonesia. Departemen Kesehatan RI Manajemen asfiksia bayi baru lahir untuk bidan : buku panduan. - - Jakarta : Departemen Kesehatan, 2005. I. Judul 1. ASPHYXIA NEONATORUM

KATA PENGANTAR Di Indonesia Angka Kematian Bayi (AKB) masih tinggi yaitu 34/1.000 kelahiran hidup,

More info:

Published by: Lia Meiliyana on Oct 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/03/2013

pdf

text

original

Banyak penyebab kenapa bayi mungkin tidak bernapas saat lahir. Sering kali hal ini
terjadi ketika bayi sebelumnya mengalami gawat janin. Akibat gawat janin bayi tidak
menerima oksigen yang cukup.

*Catatan:
Anjurkan ibu hamil in-partu berbaring ke sisi kiri untuk meningkatkan aliran oksigen ke
janinnya. Hal ini biasanya meningkatkan aliran darah maupun oksigen melalui plasenta lalu ke
janin. Bila posisi miring ke kiri tidak membantu, coba posisi yang lain (miring ke kanan, posisi
“sujud”). Meningkatkan oksigen ke janin dapat mencegah atau mengobati gawat janin.

GAWAT JANIN

APAKAH

GAWAT

JANIN?

Reaksi ketika janin TIDAK memperoleh oksigen yang cukup.

BAGAIMANA
MENGETAHUI
GAWAT JANIN?

Gawat janin dapat diketahui dengan :

Frekuensi bunyi jantung janin kurang 100 atau lebih
180 X / menit

Berkurangnya gerakan janin. (Janin normal bergerak
lebih dari 10 X / hari).
Adanya air ketuban bercampur mekonium, warna
kehijauan (jika bayi keluar dengan letak kepala).

BAGAIMANA
MENCEGAH GAWAT
JANIN?

Gunakan partograf untuk memantau persalinan.
Anjurkan ibu untuk sering berganti posisi selama
persalinan, ibu hamil yang berbaring terlentang dapat
mengurangi aliran darah ke rahimnya.

BAGAIMANA
MENGIDENTIFIKASI
GAWAT

JANIN

DALAM
PERSALINAN?

Periksa frekuensi bunyi jantung janin setiap 30 menit
pada Kala I dan setiap 15 menit sesudah pembukaan
lengkap.
Periksa ada / tidaknya air ketuban bercampur mekonium
(warna kehijauan)

BAGAIMANA
MENANGANI
GAWAT JANIN?

Jika terdapat tanda gawat janin :
Tingkatkan oksigen pada janin dengan cara berikut:
o Mintalah si ibu merubah posisi tidurnya *
o Berikan cairan kepada ibu secara oral dan atau IV
o Berikan oksigen (bila tersedia)
Periksa kembali denyut jantung janin setelah 10-15 menit
tindakan di atas

Jika frekuensi bunyi jantung masih tidak normal:
RUJUK.
Bila merujuk tidak mungkin, siaplah untuk menolong BBL
dengan asfiksia.

Manajemen Asfiksia BBL untuk Bidan

Buku Acuan

4

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->