P. 1
Teknis Pembuatan Surat Lamaran Kerja (Tulisan Atau Email), Resume, Tes Psikotes, Dan Intervew

Teknis Pembuatan Surat Lamaran Kerja (Tulisan Atau Email), Resume, Tes Psikotes, Dan Intervew

|Views: 2,003|Likes:
Published by Rizal Eka Nugraha

More info:

Published by: Rizal Eka Nugraha on Oct 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/25/2013

pdf

text

original

KUMPULAN ARTIKEL

PERSIAPAN MENGHADAPI PROSES REKRUTMEN & SELEKSI KERJA

PRESENTED TO BESWAN DJARUM UMK KUDUS, 28 JUNI 2008

I. LAMARAN KERJA Tips Umum Menulis Surat Lamaran
Banyak perusahaan yang memandang surat lamaran atau cover letter sebagai bagian terpenting dari seluruh dokumen lamaran Anda. Karena itu penting sekali bagi Anda untuk menuliskan surat lamaran yang baik. Berbagai tips di bawah akan membantu Anda. 1. Kesan Individual Jika Anda berencana mengirimkan lamaran ke berbagai perusahaan pastikan Anda menuliskan nama perusahaan yang benar pada surat lamaran Anda. Selain itu perlu juga Anda membuat surat lamaran yang ditujukan pada seseorang. Gunakan nama dan jabatan yang spesifik jika mungkin. Secara khusus, untuk surat yang ditujukan pada seorang perempuan, jika Anda tidak mengetahui status pernikahannya, gunakan awalan Ms. Contoh: Ms. Suryanegara. Ingat: Di Internet dan di MS Word tersedia banyak template atau contoh surat lamaran. Jangan hanya mengkopi contoh-contoh tersebut. Ubahlah sesuai dengan keperluan Anda. 2. Singkat dan Padat Jangan bertele-tele. Tuliskan surat Anda dengan singkat dan padat. Gunakan bahasa yang mudah. Gunakan kata-kata yang biasa digunakan. Tidak perlu berusaha untuk mengesankan pembaca Anda dengan menggunakan kata-kata yang sulit. Ingat: Jangan menulis surat lamaran Anda lebih dari satu halaman. Perusahaan mungkin menerima belasan bahkan ratusan surat lamaran. Surat lamaran yang terlalu panjang tidak efektif. 3. Rapi dan Bersih Sedapat-dapatnya gunakan program komputer untuk menuliskan surat lamaran Anda. Dengan begitu Anda dapat menuliskan surat lamaran yang rapi dan bersih sehingga mudah dibaca. Ingat: Hindari menulis surat lamaran dengan tulisan tangan. Hindari menggunakan tip-ex atau sejenisnya dalam surat lamaran Anda. 4. Isi Dalam surat lamaran Anda, ada beberapa hal yang perlu dituliskan:

Pembukaan: Sebutkan dimana Anda mendapatkan informasi tentang lowongan kerja tersebut.Contohnya, Anda bisa menyebutkan bahwa Anda mengetahui lowongan kerja tersebut dari iklan di surat kabar, iklan di Internet, atau dari seorang teman Anda. Pekerjaan Anda sekarang: Ceritakan secara singkat posisi dan bidang pekerjaan Anda saat ini. Anda juga perlu menceritakan secara singkat

pencapaian utama Anda dalam pekerjaan tersebut. Agar memberikan gambaran yang lebih baik, berikan informasi secara kuantitatif. Misalnya, "Saya membawahi lima orang junior manager". Yang perlu Anda perhatikan di sini, tuliskan hanya hal-hal yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Baca dengan baik persyaratan yang dibutuhkan dalam iklan lowongan pekerjaan tersebut. Jika pekerjaan yang Anda lamar adalah di bidang marketing research, Anda mungkin tidak perlu menceritakan pencapaian Anda di bidang logistik. Pendidikan: Jika latar belakang pendidikan perlu diinformasikan, tuliskan secara singkat pendidikan tertinggi Anda. Jika Anda pernah mendapatkan pendidikan di sekolah yang cukup dikenal, ada baiknya Anda menuliskannya di surat lamaran. Penutup: Dalam penutup ingatkan pembacanya bahwa Anda mempunyai keinginan kuat untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. Ada baiknya Anda menyatakan kapan saat terbaik Anda bisa dihubungi untuk proses selanjutnya. Dan jangan lupa ucapkan "Terima kasih".

5. Proof Read Proof read artinya membaca kembali seluruh tulisan Anda dan memastikan semuanya sudah benar. Pastikan tidak ada kesalahan pengejaan, tidak ada kata-kata yang diulang atau repetitif, dan tata bahasa (grammar) yang digunakan sesuai. Dalam program MS Word Anda bisa menggunakan spell dan grammar checker. Gunakanlah! Menurut sebuah website,"Suatu kesalahan dalam ejaan saja bisa menyebabkan Anda kehilangan kesempatan yang penting untuk memperoleh pekerjaan". (tmps)

Tips Umum Membuat Resume
Sumber: Milis Persiapan Seleksi Resume atau riwayat singkat yang berisi pengalaman dan ketrampilan yang dimiliki oleh seseorang yang melamar sebuah pekerjaan amatlah menentukan bagi dipilih atau tidaknya si pelamar untuk masuk ke tahapan selanjutnya dalam proses rekrutmen dan seleksi karyawan. Resume yang dibuat dengan baik akan mempermudah pembacanya (baca: recruiter) dalam mengevaluasi kualifikasi yang dimiliki oleh si pelamar. Pentingnya membuat resume yang dirancang secara khusus (bukan menjiplak model resume orang lain) seringkali tidak disadari oleh si pelamar. Dalam banyak kasus masih sering dijumpai bahwa pelamar justru menggunakan format resume yang sudah baku dengan cara membeli formulir resume yang dijual di toko-toko buku atau pun mendownload formulir yang terdapat di websites. Memang hal ini tidaklah sepenuhnya salah, namun demikian si pelamar hendaklah mempertimbangkan apakah format tersebut sudah cocok dengan karakter dirinya. Apa yang terjadi jika ternyata format baku tersebut, setelah diisi oleh pelamar, ternyata justru banyak menyisakan ruang kosong alias tidak dapat diisi semuanya. Bukankah hal demikian justru dapat menyebabkan si pelamar tampak penuh dengan kekurangan di mata si pembaca resume tersebut. Selain itu resume menjadi tidak enak untuk dilihat. Dalam kompetisi memperebutkan pekerjaan di tengah - tengah situasi ekonomi yang tidak menggembirakan saat ini, ditambah lagi dengan banyaknya jumlah pencari kerja, tidak jarang para pengusaha (baca: orang yang mempekerjakan) harus

Usahakan untuk menuliskan aktivitas-aktivitas yang dapat diukur. Ingat: Anda harus dapat memberitahu pembaca tentang apa persisnya pekerjaan yang telah Anda lakukan.meluangkan banyak waktu untuk menyeleksi para calon pekerja yang berkualitas. padat dan lugas si pelamar sebenarnya memperoleh manfaat yang sangat besar bagi dirinya karena ia telah mampu: • • Memberikan fakta-fakta tentang latar belakang pelamar.. Dengan membuat resume secara menarik. menunjukkan kualifikasi yang dimiliki sehingga layak untuk memangku jabatan yang dilamar memperlihatkan tujuan karir yang diinginkannya. Proporsional Tuliskan pekerjaan atau pendidikan sesuai dengan kepentingan si pembaca dan buatlah secara proporsional. Dengan kondisi demikian maka pelamar yang tidak dapat membuat resume yang dapat menggambarkan kualitas dirinya dalam bentuk resume yang menarik. atau kapan anda pindah kerja dari kantor pusat ke kantor cabang. Beberapa Saran dalam Membuat Resume Sumber: Milis Persiapan Seleksi Bagi anda pencari kerja yang mungkin mengalami masalah dalam membuat resume. Misalnya: kapan anda diterima bekerja dan kapan anda keluar dari perusahaan X. Contoh: Jika anda melamar sebagai Marketing Manager hendaklah anda tidak menulis hanya satu paragraph mengenai pekerjaan anda sebagai Sales Manager dan tiga paragraph lainnya tentang kegiatan anda sebagai Trainer. Tanggal dan Tempat Tulislah riwayat pendidikan dan pekerjaan anda secara tepat. perhatikan beberapa saran berikut ini: Nama dan Uraian Jabatan Tulis nama jabatan anda dan lengkapi dengan penjelasan tentang aktivitas-aktivitas harian Anda. Alangkah sayangnya jika pelamar ternyata sangat menguasai bidang yang dilamarnya tetapi gagal hanya karena resume yang dibuatnya tidak berkenan di hati pengusaha/pembaca. Rinci Jelaskan kata-kata atau istilah-istilah teknikal/khusus yang mungkin ada dalam resume anda sedetil mungkin. . kapan anda menjabat sebagai . maka pengusaha sangat mengandalkan resume pelamar untuk menyaring/menyeleksi mereka untuk dipanggil wawancara atau test dalam proses berikutnya. dan lugas akan sangat kecil kemungkinannya untuk dipanggil... padat. Ingat: Jangan membuat pembaca menebak-nebak kapan anda bekerja dan untuk berapa lama. Mengingat bahwa satu jabatan yang lowong bisa dilamar oleh ratusan bahkan ribuan pelamar.

Jika anda menulis resume dalam bahasa Inggris. Tanda Baca. Namun jika memang riwayat karir dan pendidikan yang anda rasa sangat penting untuk ditampilkan menuntut anda untuk memperpanjang. tidak terpisah-pisah dan logis. Anda dapat memberikan penekanan pada beberapa aspek tertentu dari latarbelakang Anda yang relevan dengan pekerjaan dalam rangka memberikan pemahaman kepada pengusaha tentang nilai-nilai potensial anda yang akan berguna bagi si pengusaha atau perusahaannya. Penampilan Pilihlah format terbaik yang dapat anda tampilkan untuk membuat resume. Untuk lebih meyakinkan pembaca. Jika anda tidak menuliskan nama kota bisa jadi pembaca menganggap anda tamatan dari kota lain. Adapun aspek-aspek yang dapat anda tonjolkan adalah: . Mudah Dibaca Resume yang dibuat secara kacau balau menggambarkan pikiran yang tidak jernih dan ketidakmampuan penulis dalam menuangkan isi hatinya. atau Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Contoh: Tidak perlu menuliskan pengalaman berorganisasi anda selama kuliah meskipun anda menjabat sebagai ketua Senat Mahasiswa selama beberapa periode.Relevansi Tuliskan hanya hal-hal yang relevan dengan tuntutan pekerjaan yang anda lamar. Contoh: jangan berasumsi bahwa pembaca tahu bahwa anda tamatan Unika Atma Jaya Jakarta. Oleh karena itu sangat penting membuat resume yang mudah dibaca. jika pekerjaan yang anda lamar tidak berhubungan dengan kemampuan organisasi atau leadership. ejaan maupun tata bahasa. Ejaan. Eksplisit Jangan membuat resume yang membuat pembaca berimajinasi. Adapun aspek-aspek yang dapat anda tonjolkan adalah: Aspek-Aspek Yang Ditonjolkan Dalam Resume Sumber: Milis Persiapan Seleksi Untuk lebih meyakinkan pembaca. jika memang anda belum yakin. dan Tata Bahasa Tidaklah dibenarkan jika dalam resume terjadi kesalahan-kesalahan menyangkut tanda baca. kertas yang digunakan serta paduan warna (jika menggunakan printer warna). Panjang Pada umumnya resume hanya terdiri dari 2 (dua) halaman. termasuk disini adalah pemilihan jenis huruf. Anda dapat memberikan penekanan pada beberapa aspek tertentu dari latarbelakang Anda yang relevan dengan pekerjaan dalam rangka memberikan pemahaman kepada pengusaha tentang nilai-nilai potensial anda yang akan berguna bagi si pengusaha atau perusahaannya. maka 3 (tiga) halaman resume masih dapat diterima. cobalah minta untuk direview oleh teman/kerabat yang menguasai bahasa tersebut.

Kemampuan Tambahan Kemampuan tambahan dapat berupa kemampuan mengoperasikan program komputer atau pelatihan-pelatihan khusus yang pernah diikuti. Pengalaman yang Berhubungan dengan Pekerjaan Tuliskan semua pengalaman yang pernah anda alami sesuai dengan tuntutan pekerjaan yang anda lamar. Prestasi Akademik Tuliskan gelar dan prestasi akademik yang anda raih sertakan juga judul Tugas Akhir/Skripsi/Thesis/Disertasi. Contoh: jika pekerjaan yang anda lamar menuntut anda untuk sering melakukan traveling keluar negeri. Dalam hal pencantuman jumlah gaji yang diterima dan yang diharapkan. Indikator Kesuksesan Anda dapat menuliskan berbagai indikator kesuksesan yang pernah anda peroleh. dll yang berguna bagi pembaca. Contoh: jika anda melamar sebagai IT Manager. Untuk itu pelamar dituntut kejeliannya dalam melihat iklan lowongan kerja atau informasi tentang lowongan kerja tersebut. Jika anda pernah menerima penghargaan di bidang tersebut. Contoh: beasiswa karena kecerdasan anda. pihak perusahaan (recruiter) tentu ingin tahu kemampuan anda di bidang teknik dan bagaimana kemampuan tersebut dibandingkan dengan rekan-rekan yang lain. Pada lowongan kerja yang sudah mencantumkan dengan jelas berapa gaji yang akan diterima pertahun atau per bulan. . pelamar harus sangat berhati-hati dalam memutuskan perlu tidaknya mencantumkan hal tersebut dalam resume. jangan segan untuk menuliskannya. keberhasilan anda menekan biaya operasional di divisi anda. dll. tuliskanlah! Dengan demikian perusahaan akan tahu dimana tingkatan kemampuan anda. dalam membuat resume pelamar perlu berhati-hati dalam mencantumkan atau menuliskan hal-hal sebagai berikut: Hati-Hati Menuliskan Hal-Hal Berikut Dalam Resume Sumber: Milis Persiapan Seleksi Dalam membuat resume pelamar perlu berhati-hati dalam mencantumkan atau menuliskan hal-hal sebagai berikut: Riwayat Gaji Riwayat gaji adalah gaji yang pernah diterima dan yang diharapkan. Selain kedua faktor yang telah disebutkan diatas.Penghargaan atau Reward Tuliskan yang sesuai dengan posisi yang Anda lamar. pastikan pembaca tahu bahwa anda mahir berbahasa Inggris. Ikatan Akuntan Indonesia (AAI). Keanggotaan dalam organisasi Professional Jika anda terlibat dalam organisasi professional seperti Assiosiasi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM). dikirim training ke luar negeri karena keberhasilan anda dalam perusahaan.

Beberapa hal yang umumnya boleh dituliskan adalah status perkawinan. juga aturan main yang berbeda-beda. kesediaan untuk di relokasi atau melakukan travelling ke luar kota / luar negeri. Untuk itu anda harus menyeleksi/mensortir dokumen mana yang paling pantas dan relevan untuk dilampirkan. . dll. Selamat mencoba! Semoga anda cepat memperoleh pekerjaan yang diinginkan. Tips & Trick Membuat/Menulis Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae atau Resume) Format Curriculum Vitae (CV) atau Daftar Riwayat Hidup atau sering disebut Resume. pelamar cukup menuliskan: "Referensi: akan diberikan jika diminta". status perkawinan. Hal ini penting untuk meyakinkan pembaca bahwa anda benar-benar menulis resume berdasarkan fakta yang ada. Dokumen Pendukung Meskipun tidak ada keharusan bagi pelamar untuk menyertakan dokumen atau buktibukti tentang hal-hal yang dituliskan dalam resume. Di luar hal-hal tersebut pelamar harus benar-benar yakin bahwa informasi pribadi yang ditulisnya akan relevan dengan pekerjaan yang dilamar. jumlah anak. sertifikat atau penghargaan. jika tidak sebaiknya jangan menulis informasi pribadi tersebut. Hal itu tentu saja akan sangat berbeda jika di dalam iklan memang mengharuskan pelamar untuk mencantumkan riwayat gaji dan besarnya gaji yang diharapkan.sebaiknya pelamar tidak perlu membuat riwayat gaji dalam resume yang dibuatnya. tetapi cukup salah satu yang paling tinggi tingkatannya. Ingat: "Jangan sampai dokumen pendukung tersebut menjadi terlalu banyak". seperti ijazah. pandangan politik. Daripada memaksakan diri untuk menyebut nama. tidak perlu semua sertifikat dari setiap kursus tersebut anda lampirkan. namun mengingat kondisi di Indonesia maka sebaiknya pelamar menyertakan dokumen pendukung tersebut dalam bentuk photocopy. Artinya pelamar tidak boleh asal menyebutkan nama orang sebagai referensi seperti mantan atasan atau dosen. kepemilikan kendaraan. apapun pilihan karir anda pastikan untuk membuat resume atau pun CV secara maksimal. pelamar harus benar-benar yakin bahwa orang tersebut benar-benar mengetahui diri si pelamar dan memiliki pengaruh positif bagi perusahaan yang dilamar. Hal ini karena dipengaruhi oleh budaya.nama orang sebagai referensi. Informasi Pribadi Pelamar sebaiknya berhati-hati menuliskan hal-hal yang bersifat pribadi. Contoh: Jika anda pernah mengikuti kursus komputer beberapa kali. cobalah buat sekali lagi dan bila perlu minta orang lain untuk menilai resume atau CV anda tersebut. tempat dan tanggal lahir. kebiasaan. Referensi Dalam hal pencantuman nama orang yang akan dijadikan referensi. Bila memang anda merasa belum yakin dengan apa yang telah anda buat selama ini. transkrip nilai. Para pembaca yang budiman. untuk resume standar di Amerika Serikat (USA) tidak perlu mencantumkan hal-hal yang dianggap sangat pribadi seperti foto. Sebagai contoh. di setiap negara berbeda-beda.

Jika tidak memilikinya. Bila tidak ada yang relevan. baru kemudian pendidikan non formal (pelatihan. cantumkan referensi. 2. Huruf. Gunakan kertas putih polos CV hendaknya polos tidak menggunakan background image (dasar bergambar). Kewarganegaraan. atau Resume untuk perusahan/instansi/lembaga di Indonesia (baik untuk perusahaan/lembaga lokal. Agama. dsbnya. Pendidikan Cantumkan pendidikan formal dan pelatihan/kursus yang pernah anda ikuti. maka pengalaman anda sebagai Ketua RW atau juara bulutangkis. Tempat dan Tanggal Lahir. 7. seperti : Nama Lengkap. Berikut ini beberapa hal yang hendaknya diperhatikan dalam membuat Curriculum Vitae (CV) atau Daftar Riwayat Hidup. Jenis Kelamin. Foto. Urutannya dimulai dari pekerjaan (atau jabatan atau posisi) terakhir. biasa bekerja menggunakan komputer. lewati saja nomor 5 ini. maka anda tidak perlu mencantumkan referensi kerja tersebut (lewati saja yang nomor 6 ini). sebaiknya anda memilikinya. Urutan Penulisan Curriculum Vitae (Resume. tempat dan tanggal lahir. yaitu orang yang bisa dihubungi oleh pihak penyeleksi lamaran kerja untuk menanyakan hal-hal penting seputar diri anda (biasanya nama atasan dimana anda bekerja sebelumnya). B. Jika anda melamar untuk posisi pemrogram komputer. dsb). Pengalaman lain yang menunjang (bila ada) Cantumkan pengalaman lain yang menunjang "promosi anda". Misalkan anda melamar kerja di bidang akuntansi. Pengalaman Organisasi (bila ada) Cantumkan pengalaman organisasi yang relevan (sesuai atau berhubungan) dengan jenis pekerjaan yang anda lamar tersebut. Jadi bila tidak ada yang relevan. 3. Dan sebaiknya yang relevan dengan jenis pekerjaan yang anda lamar tersebut. dan nama lembaganya. tentunya tidak relevan. 4. serta e-mail (bila ada). Diketik dengan huruf standar surat resmi CV jangan ditulis tangan. kursus. dalam membuat CV atau Daftar Riwayat Hidup. A. contohnya font jenis Arial atau Times New Roman. tanggung jawab dan wewenang pekerjaan. Khusus untuk e-mail. jabatannya. Tentu saja kemampuan-kemampuan yang anda tulis/cantumkan tersebut harus benar-benar anda miliki. Daftar Riwayat Hidup) 1. Kertas. Status Perkawinan. 6. Alamat Lengkap. atau Hotmail atau yang lainnya. nasional. Serta periode kerja. jenis pekerjaan. Kemampuan Uraikan secara singkat kemampuan anda yang relevan dengan bidang pekerjaan yang dilamar. anda dapat membuat alamat email di Gmail. lengkap dengan tahun masuk dan tahun lulus. 2. sistem perpajakan. jurusan. namun diketik. Seandainya anda ragu-ragu bahwa orang tersebut akan memberikan informasi positif tentang anda. yaitu bulan dan tahun mulai menempati dan mengakhiri posisi tersebut. maupun internasional). Jangan mencantumkan kemampuan yang tidak anda miliki. Yahoo. Gunakan huruf dengan ukuran dan jenis standar (warna hitam). Penting : Dalam hal pencantuman nama orang yang akan dijadikan referensi. lewati saja nomor 7 ini. Sebaiknya jangan menggunakan form CV yang dijual di toko-toko. . maka jelaskan secara singkat bahwa anda memahami akuntansi dan administrasi. Pengalaman kerja Cantumkan deskripsi singkat tentang pekerjaan anda pada perusahaan sebelumnya. Urutannya dimulai dari pendidikan formal terlebih dulu. jenjang studi. justru wajib mencantumkan status perkawinan. Tinggi dan Berat Badan. Identitas (Data Pribadi) Cantumkan identitas anda dengan jelas. Telepon & HP. lengkap dengan pangkat. Dokumen Pendukung 1. 5. prestasi (bila ada).Sedangkan di Indonesia justru sebaliknya. Referensi Kerja (bila ada) Bila memungkinkan. serta melampirkan foto. anda harus sangat yakin bahwa orang tersebut benar-benar mengetahui tentang anda serta akan memberikan informasi positif mengenai diri anda.

Yuliati. Contoh sederhana : Di CV pada bagian pendidikan. Bacalah kembali tata bahasa di buku atau Kamus Bahasa Indonesia. Dokumen pendukung Lampirkan dokumen atau bukti-bukti tentang hal-hal yang dituliskan dalam CV (resume). tidak masalah. Jangan Berbohong Ingat. seperti ijazah. anda justru harus melampirkannya. tanda baca. CV.3. misalkan Sarjana Akuntansi Universitas Pancasila . sebaiknya anda menyeleksi/menyortir dokumen mana yang paling penting dan relevan untuk dilampirkan. dsb (dokumen pendukung tersebut dalam bentuk photocopy). Sebaliknya jika transkrip nilainya bagus. dan ejaan. Karena CV atau resume tersebut merupakan promosi diri anda. jangan sekali-kali menuliskan pada CV anda suatu pengalaman yang anda sendiri tidak mengalaminya. dan anda belum yakin. Agar dokumen pendukung yang dilampirkan tidak terlalu banyak. Jelas) Jangan membuat orang yang membaca CV atau resume anda mengintepretasikan atau mengartikan hal yang berbeda. Jangan berasumsi bahwa pembaca pasti tahu Universitas Pancasila itu ada di Jakarta. Namun. mudah dicerna. Namun jangan terlalu banyak bagian yang ditebalkan. Flamboyan. Sebaiknya gunakan pas foto berwarna.Jakarta. seandainya perusahaan penerima kerja meminta/mensyaratkan untuk melampirkan transkrip nilai. dan tidak menambahkan nama kota lokasinya. Beberapa Saran Penting Jujur. Bila perlu bagian-bagian atau kata-kata yang anda anggap sangat penting untuk ditonjolkan. Mudah Dibaca dan Mudah Dicerna CV yang dibuat secara kacau-balau menggambarkan pikiran yang tidak jernih dan ketidakmampuan penulis dalam menuangkan isi hatinya. karena merasa kalah pengalaman. dan Ejaan Tidaklah dibenarkan jika dalam resume terjadi kesalahan-kesalahan menyangkut tata bahasa. Sumber : Yayasan KPT. Oleh karena itu tambahkan nama kota dibelakangnya. Foto terbaru Lampirkan pas foto terbaru ukuran 3x4 atau 4x6. dsb. Dan anda menganggap bahwa itu penting untuk ditampilkan. Percayalah pada diri anda sendiri bahwa anda mempunyai kelebihan yang orang lain tidak punya. tetap upayakan 1 (satu) halaman. Namun jika memang riwayat pekerjaan/karir anda sangat banyak. Jika anda menulis CV dalam Bahasa Inggris. anda menuliskan Sarjana Akuntansi Universitas Pancasila. Oleh karena itu sangat penting membuat CV yang mudah dibaca. Penting : Bila transkrip nilai anda tidak bagus. dan berpakaian resmi (misalkan jas lengkap dengan dasi). maka anda tidak perlu melampirkannya. Tetapi khusus untuk Surat Lamaran Kerja. 4. Memang seseorang terkadang merasa gengsi dengan pengalaman yang dia miliki. Tanda Baca. dan logis. Tata Bahasa. . Hilmy AAP. sehingga tidak terlihat lagi bagian yang sangat penting tersebut. maka anda boleh menambahkannya menjadi 3 (tiga) halaman CV sebagai lampiran Surat Lamaran Kerja. Jumlah Halaman Pada umumnya CV hanya terdiri dari 1 (satu) atau 2 (dua) halaman. transkrip nilai. urutannya jelas. Anna T. maka cobalah minta dicek kembali atau di-review oleh teman/kerabat yang menguasai Bahasa Inggris tersebut. dapat ditulis dengan huruf tebal (bold). barulah anda "terpaksa" melampirkannya. Eksplisit (Gamblang. juga pendidikan/kursus/pelatihan anda sangat banyak. sertifikat atau penghargaan.

If it is an advertised position. It should be clear.. It gives a poor first impression." The main body of job application letters: The main body of the letter should be two to three paragraphs at the most. which I am forwarding to you as an application for the position of. Here you are simply telling the employer that you are worth having a look at. Here is where you tell them what you have to offer and why they should read your CV.. or even the level that you have reached.. or how many years in the industry you might have. If you are "cold calling" a company then you should specify that you are applying for any current or future employment opportunities. address and any position reference number. This paragraph should direct the reader to your CV and should sell you on some unique points that you might have. nothing worse than receiving a letter incorrectly addressed or misspelled. you need to respond to the position requirements as per the advertisement. but ensure that you spell their name correctly. company name. Following this. their title. at the same time. whether it is on the right or left hand sides. mention the position title and where it was advertised.. there are many different styles of job applications and professional letters. The application letter should be brief. However somewhere on the top. An easy way to start this paragraph is with the following statement: " Please find enclosed my CV. In one paragraph (two at the most) you need to summarise your experience and skills. highlight what you specialise in. Following we discuss each paragraph and give you some guidelines.. no more than one page in length. It should be easy to read and flow through.. there is a formula that works extremely well for preparing job application letters. This is probably obvious. The Introductory Paragraph: The first paragraph should simply state why you are writing to them. Ensure you include the name of the person. Addressing job application letters: The style you choose is not important. there should be your address and the date. It should include only the absolute necessary information. Like most other things. This is a good time to read the job advertisement again.Writing job application letters The job application letter's sole purpose is to get the recipient to read your CV. concise and straight to the point. on the left hand side you should address it. this comes down to personal preference. Analyse your career and summarise it in a few sentences. .

This is where you ask for an interview. "yours faithfully' or whatever you feel comfortable with and obeying general letter writing etiquette. either "yours sincerely". It isn't that hard if you follow some guidelines. you will have many attempts at preparing your resume before you actually get anything decent together. Use adjectives like "demonstrated ability"." then go ahead and tell them something about your career which will immediately get their interest. then tell them that you have these... you will need to prepare a CV. Job Application Letters Closing Paragraph: The closing paragraph should ask for some action from the recipient.. It should also state where and how they can reach you.A good way to start this paragraph is with a statement like this: "You will see from my enclosed CV. The problem is generally due to a lack in planning. There are no grammar or spelling errors. but just remember that the job application letter is just as important as the CV itself. The letter should invite the recipient to read the resume. At some stage or another during your life. "well developed". If you are like most people. "strong".. If it is communication or perhaps leadership skills they value.. Preparing the CV Resume writing seems to be the part that gives people the most trouble. and it should thank the recipient for giving you the opportunity to apply. The Interview is where you will demonstrate your skills and abilities. Most people make the error of just listing their experience and qualifications. Finish the letter by adding a closing remark... That you have answered the job requirements. Before you mail the application letter. You can include things like "should you require further information. Leave a few spaces for your signature and then place your full name. making sure that it is perfect. You might have to type and edit the letter many times before you are happy with it. If they are asking for someone with good co-ordination skills. Again read the advertisement and respond to their needs. The application letter flows and is easy to read. The key to resume writing excellence is in presenting it the right way. The next part of the body of the letter should be a brief description of your personal skills. this ends up being a . then ensure you mention something to that effect." . Special attention should be placed to ensure the letter: • • • • It is not too long. in turn the resume should raise enough interest for them to want to interview you. read it over again.

professional look about it. It should always be written with your current or most recent position first. Showing your responsibilities and achievements that would be relevant to this position. Following are some helpful hints on getting started. This goes beyond experience. This does not mean that the CV should be full of graphics. For example if you are applying for a Project Manager position. In other words your CV has to stand out from the others. colours or printed on coloured paper. Employers feel that if you have to use gimmicks to impress them. On average an employer will only spend around 1-3 minutes on each CV. . but should also give the reader a good indication of the type of person you are. then your CV needs to demonstrate your "hands-on" experience in these areas. if the position you are applying for is more a "hands-on" type of job. what exactly is a CV and what is it's purpose. capabilities and the type of person you are. your responsibilities and any achievements. The format or style you choose depends on the type of CV that you require. It is important to show the relevance of what you have done in the past as it relates to the position you are applying for On the other hand. then the projects that you have handled in the past will be important. training and skills. The CV needs to have a clean. Types of CV's The type of CV you decide on will depend entirely on the type of position you are applying for. It needs to be easy to read and should look balanced. Your CV needs to list the type of projects. It needs to be able to show your prospective employer that you are the person that they are looking for. Definition of a Resume and Types of CV's. Getting started Let's start at the beginning. the resume should always be easy to follow and read. It also needs to be a concise document. The CV is your selling document. Again highlighting the relevance to the position. It needs to demonstrate your personal strengths. A good resume should not only demonstrate your skills and experience. but no matter which one. Most employers will skim through all the CVs and put aside only 5-10 that might be worth reading. then you probably don't have anything to offer. It needs to have personality.rather boring document. The Chronological CV is the easiest to write. The key is to analyse what the employer will be looking for and ensuring your CV will sell you in the best possible way. The sole purpose of a CV is to show the reader what you are capable of.

Preparing The Chronological CV This is probably the most common type of CV. For example: Excellent communication skills and ability to build rapport easily with clients. It needs to be a strong statement that will capture the reader's attention instantly. These are the qualities that the prospective employer is looking for in the successful candidate. could either be a summary of your experience. These are not relevant unless the position requires an experienced mountain climber. Some things like date of birth might be best left out if you might be a bit young or of a mature age. either one should be written specifically for the position you are applying for and shouldn't be longer than two paragraphs. ensure that you demonstrate these skills here as well as throughout the resume. or a career statement. . Do not include any personal aspirations such as "hoping to climb Mount Everest one day". date of birth. rewrite. memberships and personal interests. Go back to your list of "what makes me special" and use the 5-8 of the ones that would be considered valuable for this positions. conflict resolution or even ability to work within tight deadlines. Next comes a personal statement. Read the job advertisement again. It would suit most purposes and can be easily adapted for most positions. Making statements like "communication skills" or "leadership skills" is not good enough. The information you include here is entirely optional. There are some rules to follow when using this type of format and following are step by step instructions on how to construct a good chronological resume. then re-write again. SKILLS/EXPERIENCE: Here is your chance to highlight your personal strengths. this includes name.If the job is more of a technical nature. The rule here is write. telephone number. THE FIRST PAGE: Begin by listing your personal profile. Use strong words that highlight not only your strengths but in what nature. address. Demonstrated ability to lead and manage an effective team. Memberships and personal interests should only be listed here if they are relevant to the position. sharp and to the point. It might be self-motivation. otherwise they are better placed towards the end of the CV. As many times as necessary to ensure that it is short. languages spoken. they tell you what they are looking for in the right person. then you need to prepare a "technical style" resumeThe style that you choose will depend on which one will serve you best.

it is probable that your recent graduate studies are your biggest selling point and therefore they need to be at the forefront of the CV. Action words should be used to describe your position. Include any in-house training that might be relevant for the position that you are applying. At this stage of your career. This is where you get to demonstrate those skills that make you the best candidate for the position. Next list your key functions. Your first jobs out of school should only need a short paragraph to describe them. unless you are still undertaking them. words like: coordinate. however ensure that you clearly state that you are planning to do them in the future. the less you need to mention. your job title and the name of the company. mention any achievements that you had. Start with your current or most recent position and work backwards.EMPLOYMENT HISTORY: This is where you will list your relevant experience for the position. no need to have actual dates. State the term of employment. The CV . Also remember that the further back in history you go. as a graduate. design.g. years are sufficient (e. but be specific about your involvement and the results. The Graduates CV To successfully sell yourself to a prospective employer. 1995-current). oversee. manage. you need to show him your strengths and minimise your weaker points. if they are not important. It is important to be brief and mention only the key areas of responsibility. The way to do this successfully is to emphasise on your studies and the relevant experience you have. forget any irrelevant positions that you might have held for short periods of time. TRAINING AND QUALIFICATIONS: Here you should list your formal qualifications and any further training that you have done. With every position. The only information required here is the name and level of the course. Do not list any studies that you did not complete. Continue in this manner until all your jobs are listed. It should however highlight the main areas and levels of responsibility. There is no need to mention that you attended meetings or that you answered telephones. don't bother mentioning them. the institution where the course was taken and the year it was completed. some of these things are assumed as being part of your everyday duties. Again you need to be brief. It might be useful to mention any further studies that you are contemplating.

some relevant experience and most importantly the right attitude. The key here is to try and turn your skills around and demonstrate how they are valuable to the new job. your education is listed. Subjects that are relevant to the position you are applying for should be listed first. the fact that you held a responsible position and have some skills becomes relevant. What you want to achieve with this graduate CV style. "working under stressful conditions" or even "maintaining accurate records" can take on a new meaning when applied to the Engineering profession. Thesis and papers written should also be mentioned just as you would with any achievements. Employers like to know what you are capable of. The order in which you list your subjects is very important. This is what a prospective employer will be looking for. Someone that is willing to learn. it is up to you to highlight them. highlight any special marks or achievements in each subject. if need be they can be mentioned at the interview. mention these as well. The same applies with the interview. ensure you have a good application letter. When applying for a position. Even if your work history is not related to Engineering. it is how you present the information that makes all the difference.should be formatted in a way so that straight after your personal details and the career statement. is to demonstrate that you have the qualifications. do not mention these. Mentioning things like "customer service". "inventory control". not very relevant to Engineering right? Wrong. If you have failed or not completed any subjects. study further and adapt easily. you need to demonstrate . Start by listing the most relevant work first and work your way through others. written specifically for the position and highlighting your qualification and most importantly the right attitude. For example let's say you worked at the local video store. The CV should also mention any work experience (paid or not paid) that you have. and even if you were paying your way through College by cooking at the local diner. Don't expect the employer to see the relevance here. Throughout the CV you should be displaying an eagerness to learn and a high degree of motivation.

Artinya.txt) lebih baik tidak digunakan karena pada saat dikirim dengan email. Word. Bagi perusahaan. terkadang mereka mengijinkan Anda untuk mengirimkan file berformat pdf.Menulis Surat Lamaran di Email Makin banyak perusahaan yang membolehkan para calon karyawan untuk mengirimkan lamarannya lewat email. perusahaan tetap akan menerima surat lamaran Anda dengan baik. Tentu saja semua tips umum menulis surat lamaran tetap perlu diikuti. dengan mudah Anda dapat mengkopi email lamaran Anda sebelumnya dan menyesuaikannya. 5. ini akan menolong mereka untuk mengirimkan lamaran secara cepat. 3. Dimana Surat Lamaran Ditulis? Sering kali kita bingung apakah perlu menuliskannya di badan email atau di file tersendiri. Ukuran Email Usahakan ukuran email Anda tidak melebihi 300 kb. atau Hotmail. Anda dapat menuliskannya sebagai berikut "Lamaran untuk Posisi Manajer Pemasaran". Catatan: Baca dengan baik iklan lowongan kerja tersebut. Bagi calon karyawan. lebih mudah bagi perusahaan untuk mem-forward surat lamaran berbentuk email ke para usernya. Jika tidak disebutkan. atau Text? Biasanya perusahaan akan menuliskan pada iklan lowongan kerja jenis file yang bisa Anda kirim. Bagaimana dengan Resume? Jangan menulis resume Anda di badan email. file tersebut terkadang muncul di badan email. Hal ini tentunya menguntungkan baik bagi perusahaan maupun pelamar. 2. Terutama jika pada saat yang bersamaan mereka mempunyai beberapa lowongan pekerjaan. Jika Anda mengirimkan lamaran ke banyak perusahaan. Sering kali mereka meminta Anda menuliskan kode tertentu di judul atau subject email Anda. 4. Karena itu tuliskan judul yang jelas tetapi singkat. Ini terutama jika Anda menggunakan email gratis di Web. Selain itu. tidak pernah ada perusahaan yang menolak lamaran yang suratnya dituliskan di badan email.doc). Pengalaman saya. ini akan mengurangi jumlah surat lamaran dalam bentuk kertas yang harus mereka terima dan arsipkan. Ukuran email ini terutama dipengaruhi oleh ukuran file yang di-attach. Sebagai contoh. PDF. Judul Email Judul email Anda haruslah menolong penerimanya untuk segera mengetahui maksud dari email Anda. Menurut teman saya yang bekerja di bidang recruiting sebuah perusahaan multinational. Gmail. kirimkan resume Anda dalam file MS Word (. seperti Yahoo!. 1. Tuliskan dalam file tersendiri dan jadikan sebagai lampiran email Anda. Karena itu periksa besar file yang Anda . Walaupun umumnya meminta file MS Word. File text (ekstension . Anda dapat menuliskan surat lamaran (cover letter) Anda di badan email.

Perkecil ukuranya dengan menggunakan berbagai jenis program photo editor. Email web gratis seperti Yahoo! dan Hotmail menambahkan signature ini secara otomatis pada semua email yang mereka kirim. email yang saya kirim dari Gmail ke Yahoo! tidak berubah formatnya. selain melakukan proof read. Signature ini bisa Anda program sendiri. Test Kirim Untuk surat lamaran yang dikirim lewat email. 7. Adanya signature ini mengurangi kesan profesional pada lamaran Anda. jangan masukkan file foto yang terlalu besar. atau Hotmail. Saat mengirimkan email dari Yahoo! ke Gmail. lengkap dengan attachment-nya ke email lain.lampirkan. Tentunya jangan kirimkan email percobaan tersebut ke email perusahaan yang Anda tuju. saya perhatikan spasi email saya berubah dari satu menjadi dua. Jika Anda hanya mempunyai satu alamat email. Tapi sebaliknya. Apa pentingnya langkah ini? Sering kali format email yang Anda kirim berubah setelah sampai di alamat email lain. Kirim ke alamat email lain yang Anda punya. Anda bisa membuat alamat email baru di Yahoo!. Sedangkan Gmail tidak. Jika Anda diminta menyertakan foto. . Lakukan ini dengan mengirimkan email lamaran Anda. Email Signature Email signature adalah text yang dituliskan secara otomatis oleh provider email Anda. Anda juga perlu melakukan test pengiriman. 6. atau bagian dari iklan untuk penyedia jasa email tersebut. Gmail.

baik mengenai karakter pewawancara maupun pertanyaan yang akan diajukan. Persiapan Menghadapi Wawancara Sumber: GloriaNet Wawancara adalah bagian dari proses penerimaan karyawan yang sering kali membuat banyak orang merasa ketar-ketir. Anda harus beristirahat satu atau dua hari sebelumnya agar kondisi fisik menjadi prima.II. konsultan pada Dunamis Intermaster. Artinya. Persiapan Menghadapi Psikotes Sumber: Tempo News Room Jika suatu ketika Anda mengikuti psikotes. menyarankan untuk mempersiapkan beberapa hal sebagai berikut: Pertama. mengetahui kepribadian pelamar.Tempo News Room) III. kreativitas. Hal-hal seperti ini harus diantisipasi dari awal. setiap psikotes ada pemetaannya. jangan melihat jawaban orang lain. Isilah apa adanya. atau sekadar mengetahui kemampuan pelamar menangani berbagai situasi yang berbeda. hal tersebut akan membuat hasil Anda bertentangan dengan kondisi pribadi yang sesungguhnya. Ada tes ketelitian. Ketiga. seseorang sebenarnya mampu mengerjakan tes. Tomy Sudjarwadi. persiapkan mental sejak awal. persiapkan diri dengan istirahat yang cukup. Pasalnya. Berbeda dengan proses lainnya misalnya psikotes atau tes keterampilan yang mungkin masih bisa ditebak. Jadi. (Hilman Hilmansyah . Oleh karena itu. harus ada unsur kecocokan dengan kemampuan. Satu hal yang pasti. Anda harus yakin terlebih dahulu bahwa posisi yang akan dimasuki lewat tes itu bukan semata-mata karena pertimbangan ekonomis. dan kecerdasan. Kedua. Seringkali. Namun. yakni untuk mendapatkan pekerjaan dan uang saja. Jangan lupa untuk menjawab apa yang Anda ketahui terlebih dahulu. wawancara sama sekali tidak terduga. ketegangan membuat hasil tes menjadi jelek. setiap tes ada tujuannya. Keempat. Namun. Bisa saja dimaksudkan untuk lebih mengetahui keterampilan teknis yang dimiliki pelamar. . proses wawancara mempunyai tujuan tertentu.

Untuk yang jenis ini Anda mungkin . Berlatihlah dengan seorang rekan untuk mengantisipasi semua kemungkinan pertanyaan yang akan dilontarkan pewawancara. ulet. sehingga pertanyaan apa pun yang diajukan dapat dijawab dengan memuaskan. usahakan jawaban Anda selalu mengindikasikan karakter yang kuat. berikan jawaban yang panjang-lebar dan pastikan bahwa pewawancara akan merasa bosan sehingga ia akan segera menghentikan pertanyaannya. Tetaplah tenang dan mengatakan yang sebenarnya. Kerap kali. Dan tidak ada jalan lain untuk menentukan hal ini selain berinteraksi langsung melalui wawancara. Hal ini kerap dilakukan untuk mengetahui kepribadian si pelamar. mungkin tidak terlalu menyulitkan. Berbagai Kondisi Ada kalanya wawancara juga dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan Anda menghadapi dan menangani berbagai situasi. kurang percaya diri. yang mencoba-coba memberikan pertanyaan yang terkesan menyelidik. sebaiknya usahakan aktif memberi informasi. Ada juga tipe pewawancara yang "telah kehabisan ide". jika Anda telah sampai pada tahap wawancara sebenarnya secara kualitas Anda telah memenuhi persyaratan untuk diterima di perusahaan tersebut. Tidak ada cara lain untuk dapat menguasai kemampuan verbal ini kecuali melatihnya terus-menerus. Wawancara Tak Terduga Menghadapi wawancara mengenai bidang kerja. namun Anda juga jangan terlalu berlebihan dan menyampaikan hal-hal yang tidak relevan. satpam. Yang sukar jika "topik" wawancara sama sekali tidak jelas dan tak terduga. Usahakan memberikan informasi sejelas-jelasnya mengenai apa yang ditanyakan oleh pewawancara. tidak ada standar mengenai wawancara "cocok-cocokan" ini. Dalam hal ini. Hal-hal yang tidak mungkin diperoleh dari tes tertulis akan digali melalui proses wawancara.Wawancara biasanya dilakukan untuk melengkapi hasil tes tertulis. dan bersemangat. Jangan mengesankan Anda menyembunyikan sesuatu. karena perusahaan mana pun selalu menyukai orang demikian. Meski sama-sama menguji pengetahuan. Jangan pasif. semua pengetahuan Anda mendadak buyar. Anda dituntut untuk benar-benar menguasai bidang pekerjaan yang Anda lamar. Namun. karena sangat tergantung perusahaan masingmasing. Tinggal lagi persoalan cocok-tidak cocok. Anda ingin jadi pohon apa?" atau : jika Anda adalah seorang atlet terkenal. Tidak ada salahnya Anda bertanya kepada resepsionis. pewawancara mana pun kurang menyukai orang yang terlalu tertutup. kira-kira menjadi siapakah gerangan Anda?" Terhadap pertanyaan begini. mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai kebiasaan di perusahaan tersebut. Apa yang bisa Anda lakukan ialah membuka mata dan telinga lebar-lebar. beberapa hal prinsip yang dapat Anda pegang. namun wawancara sedikit lebih sulit karena Anda harus mampu mengungkapkan pengetahuan tersebut secara verbal. Namun ingat. Repotnya. misalnya "jika Anda sebuah pohon. Namun karena Anda gugup. Sering kali Anda mungkin paham seratus persen materi yang akan ditanyakan. atau tukang parkir sekalipun untuk mengetahui kebiasaan-kebiasaan di tempat tersebut. dan tanpa persiapan.

Berpakaian rapi dan bersih. tetapi ada juga yang semi formal. atau bahkan ada yang bebas. sebaiknya Anda memperhatikan beberapa saran di bawah ini. Jika Anda dicuekin. Berpakaian dengan warna yang tidak terlalu menyolok (mis. Bagi pelamar wanita berpakaian yang tidak terlalu ketat (rok bawah. Hal ini memberi kesan bahwa Anda menghargai wawancara ini. dan banyak trik lain. tidak kusut. kancing baju atasan). Tidak berlebihan dalam menggunakan wewangian dan perhiasan. Bagi pelamar pria disarankan menggunakan kemeja lengan panjang dan berdasi. Beberapa perusahaan memiliki peraturan atau "kebiasaan" berpakaian secara formal. tetaplah bersikap sopan. Hal ini penting.com Bagi Anda pencari kerja yang dipanggil untuk menjalani wawancara kerja. Namun. tidak perlu menggunakan jas. Menghadapi kondisi begini. mengkilap. (kcm) Saran-Saran Menghadapi Wawancara Sumber: HanyaWanita." Jangan sampai terpengaruh dengan sikap pewawancara yang mungkin tampak aneh. sehingga apa pun yang terjadi Anda akan menghadapinya dengan baik. ada beberapa tips yang dapat diingat. Tanamkan dalam benak Anda bahwa hal ini hanyalah bagian dari proses yang wajar sehingga Anda tidak perlu merasa sakit hati atau kecewa. (GCM/Kps) Cara Berpakaian Yang Baik Dalam Wawancara Sumber: Kompas Cyber Media Berpakaian yang "baik" dalam wawancara memang tidak dapat digeneralisasikan karena setiap perusahaan memiliki kebiasaan-kebiasaan/budaya perusahaan yang berbeda. atau mengajukan pertanyaanpertanyaan konyol tentang keluarga Anda. Nah. toh ini bukan acara pesta). atau ia akan mengajukan bantahan-bantahan yang tidak masuk akal terhadap setiap jawaban Anda. Berpakaian dengan desain yang simpel (tidak telalu banyak pernik-pernik. antara lain: Cari informasi terlebih dahulu tentang perusahaan dan Bapak/Ibu yang akan mewawancarai Anda. Mungkin juga ia akan berpura-pura tidak peduli dan membaca koran ketika Anda masuk. disesuaikan dengan posisi yang akan dilamar.menghadapi pewawancara yang akan mendiamkan Anda begitu saja selama 5-10 menit sebelum memulai percakapan. prinsip utama yang harus Anda pegang adalah Anda benar-benar menginginkan pekerjaan tersebut. Katakan "Saya tertarik dengan pekerjaan ini dan bermaksud menjelaskan kepada Bapak/Ibu mengapa Anda harus mempertimbangkan saya untuk posisi ini. agar Anda tidak dilihat sebagai "orang aneh'. ngejreng). . selamat menghadapi wawancara. Usahakan tetap tenang dan berpikir positif.

kecuali anda diwawancarai untuk mampu menggunakan bahasa tersebut. "Bagaimana kamu melihat hidupmu tiga tahun mendatang?". Ucapkan salam (selamat pagi / siang / sore) kepada para pewawancara dan jika harus berjabat. Sapa satpam atau resepsionis yang anda temui dengan ramah. Tunjukkan energi dan rasa percaya diri yang tinggi. Usahakan untuk tiba sepuluh menit lebih awal. Persiapkan surat lamaran dan CV anda. Ucapkan banyak terima kasih kepada pewawancara atas waktu dan kesempatan yang diberikan kepada anda Bersikap Percaya Diri Sumber: Media Raharja. . bersih dan rapi. Tunjukkan antusiasme dan ketertarikan anda pada jabatan yang dilamar dan pada perusahaan. Lakukan kontak mata dengan pewawancara. Mempersiapkan diri menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin akan diajukan pewawancara. Ingat dengan baik nama pewawancara. Ajukan beberapa pertanyaan bermutu diseputar pekerjaan anda dan bisnis perusahaan secara umum. "Bagaimana ya?". Akhiri wawancara dengan menanyakan apa yang harus anda lakukan selanjutnya. Tunjukkan apa yang bisa anda perbuat untuk perusahaan bukan apa yang bisa diberikan oleh perusahaan kepada anda. Gunakan bahasa formal. bukan prokem atau bahasa gaul. isilah dengan lengkap dan rapi. Berbicara dengan cukup keras sehingga suara jelas terdengar oleh pewawancara. tangan. bila ditanyakan. jika terpaksa terlambat karena ada gangguan di perjalanan segera beritahu perusahaan (pewawancara). jabatlah dengan erat (tidak terlalu keras namun tidak lemas). Pengalaman saya jarang menemukan sarjana baru yang secara spontan menggambarkannya dengan baik apa yang ada dalam pikirannya. Kebanyakan malah memberikan reaksi dengan body-language yang standard: mata melirik ke atas (seolah-olah mencari cicak di langit-langit). kemudian memandangi lagi si pewawancara sambil tersenyum lebar. 16 Januari 2005 Ada ekspresi khas dalam wawancara pekerjaan dari kebanyakan lulusan Universitas.• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • Pastikan anda sudah tahu tempat wawancara Jika tidak diberitahu terlebih dahulu jenis pakaian apa yang harus dipakai. Tampilkan hal-hal positif yang pernah anda raih. sembari kemudian berkata bingung. Jika harus mengisi formulir. Duduk dengan posisi yang tegak dan seimbang. Jelaskan serinci mungkin hal-hal yang ditanyakan oleh pewawancara. Tetap fokus pada pertanyaan yang diajukan pewawancara. maka gunakan pakaian yang bersifat formal. Tetaplah berdiri sampai anda dipersilakan untuk duduk.

(kcm) Wawancara dan Tes Psikologi (Psikotes) Sumber: GloriaNet . Mereka tidak mempunyai konsep diri yang jelas. c) apakah Anda jujur dengan isi komunikasi Anda. Tidak perlu dengan memelototi. Percayalah. Itu semua adalah bagian dari proses transformasi yang sedang Anda jalani. Intonasi akan memperlihatkan apakah Anda seorang yang percaya diri atau tidak. Volume. sampai cara berbicara. tetapi bukan harus menjadi orang yang tampil bukan sebagai dirinya sendiri. Tidak tahu apa yang harus diperbuat dengan masa depan hidupnya. Kita semua bukanlah kepompong. Bukankah kita semua sudah dilengkapi dengan potensi diri masing-masing? Yang kita perlukan sekarang adalah secara aktif masuk dalam proses "transformasi diri" yang sebenarnya sangat terbuka dengan berbagai macam kemungkinan.Ada banyak orang yang hidup bagaikan kepompong. Gunakanlah intonasi yang mewakili dengan isi pesan Anda. Seorang pewawancara yang berpengalaman akan merasakan sebagian karakter yang diwawancara dari sinar matanya. tetapi cukuplah bahwa Anda dapat menggunakan intonasi yang menarik minat lawan bicara untuk terus berkomunikasi. Tidak perlu dengan cara mengatur suara seperti seorang pemain sinetron. Padahal semua kepompong mempunyai potensi (potential within) untuk menjadi seekor kupu-kupu yang cantik. Kepompong terlalu cepat menghukum dirinya sendiri. ia tidak tahu bahwa dia harus mengalami transformasi untuk menjadi kupu-kupu yang cantik. warna. bahwa melalui tatapan Anda selama wawancara haruslah menandakan: a) apakah Anda cukup percaya diri. Usahakan tidak memberi nada agresif. Intinya. gelap dan takut dengan apa yang Anda hadapi sekarang ini. atau dengan sinar mata syahdu. Mulai dari penampilan. gelap dan menakutkan. sehingga ia merasa sendirian. dan irama memang harus diatur dengan baik. suatu saat kita akan menjadi "kupu-kupu" yang cantik. d) apakah Anda tampil "jujur" sesuai dengan kepribadian Anda yang sebenarnya. Jangan cepat menganggap Anda sendirian. (tt/dbs) Pengaruh Kontak Mata dan Suara dalam Wawancara Sumber: Kompas Cyber Media Apakah pengaruh kontak mata pada saat wawancara? Bagaimana juga pengaruh intonasi suara terhadap keberhasilan wawancara? Dalam wawancara seringkali faktor diluar "isi" seringkali dapat mempengaruhi keberhasilan suatu wawancara. b) apakah Anda berpikir positif terhadap proses komunikasi dalam wawancara tersebut. atau nada "menutup" diri. Kita semua tahu. melainkan tataplah secara wajar kepada pewawancara. tidak dibuat-buat.

meskipun sedikit serupa dalam hal menggali dan mencocokkan data. "The term interview has a history of usage going back for centuries. Keluhan macam itu banyak kita dengar dari mereka yang tak lolos dalam wawancara psikologi untuk melamar kerja. Sedangkan menurut Weiner.. tidak menggurui. salah satunya. langsung ke pokok persoalan. . tingkah laku. Sebuah kenyataan yang menyesakkan. dan sopan. hal itu tentu akan sangat mempengaruhi penilaian dalam pengambilan keputusan seorang psikolog.Berbohong saat tes wawancara bukan hanya tak berguna. Kondisi itu juga akan berpengaruh terhadap hasil kerja. Bandingkan dengan wawancara psikologi. spontan. Tes ini bertujuan mencari orang yang cocok dan pas. di mana kedudukan antara pewawancara dan yang diwawancarai relatif setara. minat. Istilah kerennya mendapatkan "the right man in the right place". Lebih bijaksana bila pertanyaan dijawab apa adanya." Dari kedua definisi itu didapatkan kondisi bahwa wawancara adalah pertemuan tatap muka. pewawancara pun tidak akan memaksa. apalagi kebanyakan tahapan wawancara berada diakhir proses seleksi. dan mempunyai tujuan tertentu. Bahkan dalam kondisi ekstrem. serta lebih langsung. Namun. Lolos di sini berarti si calon diterima di tempat kerja yang baru. Dulu juga begitu. baik dari tingkat kecerdasan. Perbedaan itu akan menentukan pula perbedaan dalam pola pikir. karena tidak ada penekanan serta tidak menggunakan kekuasaan. Wawancara psikologi punya banyak makna. serta sifat dan kepribadian. baik secara halus maupun kasar. menurut Bingham dan Moore. conversation directed to define purpose other than satisfaction in the conversation itself". kok gagal. Yang pasti. Bisa jadi suatu pekerjaan atau jabatan akan lebih berhasil bila dikerjakan oleh individu yang mempunyai bakat serta kemampuan seperti yang dituntut oleh persyaratan dari suatu pekerjaan atau jabatan itu sendiri. yaitu adanya perbedaan potensi yang dimiliki setiap individu. Interogasi lebih menekankan pada tercapainya tujuan. It was used normally to designate a face to face meeting of individual for a formal conference on some point. Ada beberapa versi. tidak mengada-ada. Dasar pemikiran lain kenapa perlu diadakan seleksi. tapi juga bisa membuat Anda tidak diterima. selalu kandas di tahap ini". cara yang dipergunakan dalam kedua hal itu berlainan. Jangan dibayangkan wawancara itu sama dengan interogasi karena tujuan utamanya memang "berbeda". Cocok berbobot Wawancara dalam tes psikologi (psikotes) sebenarnya satu paket dengan tes tertulisnya.. dengan menggunakan cara lisan. wawancara adalah ". "Padahal tinggal wawancara lo. seorang calon karyawan yang diwawancarai bisa saja tidak menjawab. Kondisinya pun berbeda. dengan berbagai cara dan akibat. serta pandangannya terhadap sesuatu. Posisi interogator lebih tinggi dan bebas daripada yang diinterogasi.

tapi hasil wawancaranya kurang meyakinkan. Mulai dari penampilan. calon mengaku berpendidikan S2. Dalam konteks di atas. Terbuka sudah kepribadiannya yang tidak jujur. seperti tentara.Ada beberapa tujuan spesifik dari wawancara psikologi. Misalnya. Dalam hal bobot jawaban. si calon bisa dinilai apakah ia memberikan jawaban yang dangkal atau tidak.terutama untuk pekerjaan yang memang membutuhkannya. Demikian pula perilaku dan sikap-sikap yang akan muncul secara spontan bila berada dalam situasi yang baru dan mungkin menegangkan. Penilaian juga menyangkut bobot jawaban dan kelancaran dalam menjawab. padahal kejujuran merupakan prasyarat penting untuk perusahaan. anak bersekolah di mana. Misalnya. sebut saja alamat kita. cara menjawab pertanyaan. Hal ini bisa terjadi karena mungkin ia telah beberapa kali mengikuti psikotes atau pernah mengikuti bimbingan psikotes. dapat saja diambil kesimpulan bahwa calon memiliki intelegensi yang kurang atau dianggap tidak serius selama menjalani proses pendidikan. Dalam wawancara psikologi yang diperlukan sebenarnya jawaban spontan dan tidak mengada-ada. apabila ditanya alamat. maka diajukan pertanyaan yang sesuai dengan tingkat pendidikan itu. tidaklah mungkin seorang calon membohongi psikolog. postur . sikap. serta apa judul skripsi dan berapa nilai yang didapat. Tidak usah ditambah-tambahi atau malah berlagak sok pintar. Jawaban berupa "Ingin naik pesawat" atau "Ingin ke luar negeri" merupakan contoh jawaban yang dinilai dangkal atas pertanyaan alasan menjadi pramugari. Sering juga terjadi hasil tes tulis bagus. observasi. Yang tidak kalah penting dalam mempengaruhi penilaian adalah kecocokan data. apakah istri bekerja. Misalnya. Sedangkan kelancaran dalam menjawab biasanya dinilai dari berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh seorang calon karyawan untuk menjawab pertanyaan. Tes ulang dapat menjadi alat untuk mengatasi keraguan itu. masih tinggal bersama orangtua atau tidak. misalnya. Pada wawancara untuk evaluasi karyawan atau promosi jabatan biasanya data curiculum vitae (CV) dari instansi atau perusahaan sudah diberikan semua dari Bagian Personalia. Bila jawabannya kurang bermutu. mata berkedip-kedip atau memutar jari-jemari yang dilakukan tanpa sadar. Dalam hal ini calon kar-yawan dilihat dan dinilai. Benarkah data yang ditulis oleh sang calon? Atas dasar itu seorang psikolog sering melontarkan pertanyaan untuk menilai tingkat pemahaman dan intelegensi si calon. atau malah berbelit-belit. polisi. Tujuan berikutnya dalam tes wawancara adalah menggali data yang tidak didapatkan dari tes tertulis. Pertama. dan pramugari. Riskan pula bila dia tidak menjawab dengan sebenarnya. . satpam. Misalnya.

Sedangkan psikotes mengukur potensi dasar yang dimiliki tiap individu. untuk dijadikan data kualitatif. Atau menggunakan sepatu sandal.seperti pramugari. bila yang diperlukan operator komputer. termasuk di dalamnya wawancara. hasil pemeriksaan psikologi bersifat rahasia. sebaiknya sesuaikan dengan situasi dan suasana. di mana jenis kegagalan dapat disebutkan dengan jelas dan biasanya dapat pula dilihat. Hal itu berbeda dengan tes kesehatan. misalnya bahasa Inggris. Perhatikan juga cara berpakaian. apakah calon ini memenuhi syarat seperti job description yang diberikan oleh perusahaan atau tidak. dalam arti tidak setiap orang dapat menerjemahkan dalam bahasa sehari-hari. Misalnya. manfaat wawancara yaitu untuk membuat keputusan. Mengapa gagal? Banyak calon karyawan gagal dalam psikotes. teller bank. yang penting dia bisa komputer dan inteligensinya cukup. . meskipun sedang mode. Mengapa? Sesungguhnya. Psikotes tidak mengukur prestasi melainkan potensi dasar setiap individu. Seseorang yang memang pada dasarnya cerdas. Untuk mengurangi risiko gagal. Jadi. Asalkan dia serius pada saat mengerjakan dan tidak terganggu konsentrasinya sehingga dapat bekerja secara optimal. Dalam tes prestasi ada materi yang dapat dipelajari. seperti celana panjang berbahan jins. Dari hasil pemeriksaan psikologi tertulis dan wawancara. Semua itu tergantung tujuan pemeriksaan. yang berhak adalah psikolog yang berkompeten.Manfaat lain wawancara adalah melengkapi data yang terlupakan atau tidak tertulis secara lengkap. Yang terakhir. ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Misalnya. dibuatlah kesimpulan. penampilan fisik. Bila seseorang mendapat nilai B dalam pelajaran itu. Sedangkan tentara/polisi lebih menitik-beratkan pada postur ideal antara tinggi dan bobot badan. dalam wawancara untuk calon pramugari sebaiknya tidak mengenakan pakaian yang tidak selayaknya. dites seperti apa pun tetap akan baik hasilnya. serta ada persyaratan minimal tinggi badan. ketersediaan data yang mungkin sudah lengkap. Pada dasarnya psikotes bukan ujian. Misalnya. sudah pernah mengalami psikotes atau belum. Sementara hasil psikotes masih merupakan data kasar berupa angka-angka sehingga perlu dijelaskan dalam bahasa awam oleh psikolog. Terkadang ada psikotes yang tidak menggunakan wawancara. atau sekretaris. Yang pertama. Perhatikan dengan saksama apalagi bila profesi yang akan dimasuki mensyaratkan penampilan menarik . Kalau sudah. berapa kali? Untuk apa? Lulus atau tidak? Mungkin juga minat ataupun gaji yang diinginkan. serta tidak begitu mensyaratkan penampilan atau postur. berarti penguasaan materi Bahasa Inggrisnya baik.

atau kemeja tidak dimasukkan. tidak mengenakan kemeja yang lengan panjangnya dilipat. atau hanya mengenakan kaus. wawancara psikologi tidak perlu ditakuti dan tidak bisa dibohongi. biasanya dinilai pula kesopanan yang sesuai dengan norma. Bangga boleh-boleh saja.Kerapian dan kesopanan berpakaian juga dipertimbangkan. ya. dalam menjawab tidak usah menggurui. Misalnya. tidak usah bertanya. Yang tidak kalah penting. Tentang apa yang dirasakan oleh orang itu. pengalaman cukup banyak. Umumnya. Sikap pun memberikan nilai penting. misalnya mengaku sebagai atlet yang sudah keliling ke banyak negara dan memiliki segudang prestasi. Pertimbangkan pula banyak calon lain yang menunggu. Mengenai apa yang dipikirkan atau yang diinginkan oleh orang pada saat itu. Ditanyakan minatnya. Selain itu. calon tidak perlu bertanya mengenai hasilnya. Mengenai tindakan-tindakan apa yang telah dilakukan. atau kalau belum dipersilakan duduk. Selain itu. tetapi kalau hasil psikologi tertulisnya kurang baik. Misalnya. Pemahaman yang lebih baik tentang wawancara psikologi akan membuat kita lebih mudah mempersiapkan diri menghadapi jenis wawancara ini. Yang pasti. situasi yang dihadapi saat itu adalah situasi tes. Yang dimaksud dengan sikap ialah bagaimana si calon karyawan dapat menempatkan diri pada posisi yang tepat. Selain itu. gambaran pekerjaan. mengetuk pintu bila akan masuk ruangan. tidak perlu ditutup-tutupi. C: Condition. jangan duduk dulu. tidak dibuat-buat. atau dari segi usia lebih tua daripada si pewawancara. bukan konsultasi psikologi. Pada dasarnya wawancara adalah tes juga sehingga hal ini akan mempengaruhi penilaian. Kondisi/situasi/keadaan di mana kejadian itu berlangsung. untuk memperoleh informasi penting dari calon karyawan digunakan metode FACT. tetapi juga tidak tegang atau gugup. langsung pada inti masalah. Tak heran jika test wawancara atau test interview menimbulkan . Misalnya. T: Thinking. Dalam menjawab pertanyaan tidak bertele-tele. (GCM/is) Sopankah Menanyakan Hasil Wawancara? Sumber: GloriaNet Panggilan wawancara kerja merupakan saat yang paling menyenangkan bagi pencari kerja. tetap saja tidak lulus. yaitu: • • • • F: Feeling. Meski merasa optimistis dengan hasil tes tulis dan merasa bisa mengerjakan. A: Action. apakah juga sudah terbayang. tidak tampak menjilat. meskipun si calon sudah memiliki pendidikan yang cukup tinggi. pernah tidak naik kelas atau pernah gagal pada tes di perusahaan lain. Karena panggilan tersebut merupakan langkah awal untuk meniti pekerjaan yang diidamkan. Jangan pula menjawab dengan sombong. Kemudian menjawab secara jujur. Sebaiknya bersikap wajar saja.

Perusahaan pun pasti maklum atas pertanyaan Anda.."Anda memang memenuhi kualifikasi kami dan dengan pertanyaan Anda. Dering telepon atau surat panggilan selanjutnya. gaji yang cukup dan teman-teman kerja yang menyenangkan seakan sudah di pelupuk mata. Anda pun jadi penasaran dan diliputi berbagai pertanyaan. Sebaliknya kalau jawaban perusahaan memberi kepastian. agar tidak penasaran. Namun dengan jawaban seperti itu Anda jangan lantas terus menanti tanpa berusaha lagi. berarti kemungkinan besar Anda akan diterima. Tanyakan langsung pada divisi HRD atau orang yang mewawancarai Anda. Jawaban seperti itu biasanya merupakan penolakan secara halus setidaknya untuk saat itu. Untuk itu Anda jangan berhenti berusaha untuk mendapatkan kemungkinan yang terbaik. menanyakan kepastian kabar dan kelanjutan proses lamaran Anda dalam waktu dua minggu atau lebih setelah wawancara adalah hal yang etis dan cukup sopan. Mungkin saat itu pihak perusahaan belum sempat menghubungi Anda lebih lanjut dikarenakan adanya kepentingan lain. pada beberapa perusahaan memerlukan waktu yang agak lama bahkan ada yang membutuhkan waktu sampai satu bulan untuk memproses kelanjutan test wawancara. suatu saat jika ada kualifikasi yang cocok. Buatlah lamaran lain sebanyak-banyaknya. Tak jarang harapan yang tadinya berkobar mendadak padam. (GCM/Astaga) DO & DON’T IN INTERVIEW DO be sure of the time.. Bisa jadi. berarti jawaban sesungguhnya lamaran Anda tidak diproses lebih lanjut. Sehingga kemungkinan itu akan menjelma menjadi suatu 'kepastian' yang menggembirakan.banyak harapan di dalam diri pencari kerja. Hidup ini memang penuh dengan kemungkinan. tak kunjung tiba. Anda dapat menanyakan kepastian kepada perusahaan tersebut melalui telepon. Tetapi seringkali terjadi harapan tinggallah harapan. misalnya. Jangan merasa ragu dan takut untuk menanyakan hal ini. Jika pihak perusahaan menjawab bahwa hasil test Anda tersimpan dalam database dan sewaktu-waktu diperlukan Anda akan dipanggil lagi. Memang. Untuk itu usai wawancara. apakah akan ada panggilan lagi atau memang hasil wawancara Anda tidak diproses. ada baiknya Anda menanyakan siapa dan nomor telepon yang dapat dihubungi untuk menanyakan hasil wawancara Anda. place and name of the interviewer. kalau Anda menghadapi situasi demikian. panggilan selanjutnya ternyata hanya tinggal penantian dan impian.". Anda dapat bertanya setelah melewati waktu dua minggu dari waktu wawancara. Lagi pula. karena bertanya merupakan hak Anda. kami sekaligus memanggil Anda pada tanggal. Nah. Bayangan mendapatkan pekerjaan yang bagus. . Anda akan dipanggil lagi.

ambitions and so on. the interviewer might assume you have unrealistic expectations about the job. or even a nice windbreaker and slacks might be more appropriate. but if interviewing for a position as a maintenance foreman or a service station manager. and you won't want to seem unprepared. Should you run into an interviewer whom you know has a doctoral degree. DO be outwardly oriented. will probably make a better impression than if you blurt out the first thing that comes to mind. Interviewers. are concerned first and foremost with their own interests. or that of the interviewer. and in fact. This will give you a cushion against unexpected delays. DON'T chew gum or tobacco. In that case.. For example. go with what is most comfortable for you. However. offer to shake hands again. First you may be given information to write down. be sure to address him or her as Doctor. Mrs. This applies regardless of your sex. At the end of the interview. unless you are so invited). like traffic jams. but don't overdress. A lot just depends on local and company standards. Don't be a slob. If possible. you'll want to make notes after the interview with an eye to self-improvement. like everyone else. a sport coat.D. or Ms. DON'T smoke. problems. A thoughtful pause on the "tough" questions is quite permissible. If the interviewer is a woman use Ms. DO dress neatly and conservatively in a style consistent with the job which you are seeking. In the latter case. check-out the work place beforehand and see what others in positions similar to the one you are seeking wear on the job--then dress about the same or just a shade better for your interview. DO consider your answers carefully. DO offer to shake hands when you meet the interviewer. Second. an expensive three-piece suit might be just the thing for certain top management sales positions. Think of the other person. DO remember and use the interviewer's name (NOT the first name. DON'T sit until the interviewer offers you a chair or seats him/herself first. unless you know beforehand whether she prefers Miss.. and as a reminder of what you've already said in case you are asked back for a follow-up interview.DO plan to arrive early (at least 15 minutes). such as a Ph. DO bring a pen and pocket notebook (one small enough to stick out-of-sight). Be . you may encounter interviewers who are uncomfortable with this new etiquette. and shows reliability and interest.

Avoid showing insecurity or discouragement.) DO bring your sense of humor along. DON'T brag about who you know (important connections. Find out what will be expected of you on the job and tailor your answers and comments accordingly. both professional and personal. or carrying their own heavy burdens of stress. the department. etc. Asking intelligent questions will probably require some research (there's that word again!). and accomplishments without knowing what the employer is looking for is like sailing full-speedahead without a rudder or compass. even though you may understandably feel that way. DO be alert for the intentional introduction of stress factors. . Remember that you are a worthwhile person. You have nothing to lose by keeping it under control and you may gain a lot. Show your interest and knowledge. however the interview comes out. DO ask questions: About the company.sensitive to this and watch for cues to the interviewer's concerns. Thinking about the other person will also help to keep you from thinking about and showing your own nervousness. Anything you can do to make the occasion easier or more interesting for them will be a point in your favor. You will also find that some interviewers are themselves inexperienced. the job itself and tasks involved. To start describing all your skills. strengths.

Date 3.g. Write in the following sequence • Name of the responsible officer • Post of the responsible officer • Name of the organization • Address of the organization 4. Addressee: • Address to the responsible officer as far you can. First Paragraph • State again the post you are applying for end explain how the vacancy is known . Mr. e. Applicant’s Address 2. Lee 5.Sample of Application Letter Notes: 1. Title • State relevant post 6.

. 9. 8. use “Yours faithfully” • Sign your name below the closing remark and type your name under signature Enclosures • Resume and copy of certificates should be attached to the letter • Resume • • • Use point form to make it easy to read Limit it to one to two pages If the employer asks for the attachment of a photo. you should state the post or job area you are interested in and the reason for making self-referral Content • List the relevant academic qualifications and experience to show that you are the best person for the post Last Paragraph • Indicate your wish for an interview Closing • Use “yours sincerely” if you are addressing to the responsible officer. otherwise.7. it is advisable to employ the professional service in taking a smart and confident photo to give the employer a good impression. 10. In the first paragraph of an unsolicited application letter.

Sample of Resume Notes: 1. Extra-curricular Activities • Give the employer a more comprehensive picture of your personality and abilities 5. Skills • List the skills relevant to the post . Academic qualifications and work experience • In reverse chronological order 3. Main duties of past jobs 4. Personal Information 2.

You may continues to identify the appropriate persons after sending out application. you should write the words "Not Applicable" in the column to show that you are not omitting these parts • • • Check the information you provide carefully to prevent any mistakes Remember to sign your name on the form Remember to keep a copy of the application form for easy reference before attending an interview in future . additional paper can be attached for providing supplementary information.g. the note “References : available upon request” may be put on the resume. You can refer to your resume and cautiously decide on the information which need to be filled in to avoid making too many corrections on the form Write concisely when completing a form. Other information can be simplified or left out If there is not enough space in the form. Remember to put down the remark "please refer to the attachment" in the relevant section and mark on the attachment clearly which section it refers to (e. relatives or exemployers) • Their prior consent must be sought • If referees cannot be sought before sending out an application. section 10 continued) If there are sections on the form which are not applicable to you.g. Filling in a form may seem easy but you still need to pay attention to the following points: • • • • • • • Write with a black/dark blue ball pen Write properly in block letters Use a typewriter or a computer to print the information on the form. Completing Job Application Form Some employers require applicants to complete job application forms. teachers. You only need to fill in the necessary and relevant information. if possible You should study the form and read the instructions before completing it. References • List two to three references (e.6.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->