Konjungsi, konjungtor, atau kata sambung adalah kata atau ungkapan yang menghubungkan dua satuan bahasa yang

sederajat: kata dengan kata, frasa dengan frasa, klausa dengan klausa, serta kalimat dengan kalimat. Contoh: dan, atau, serta. Preposisi dan konjungsi adalah dua kelas yang memiliki anggota yang dapat beririsan. Contoh irisannya adalah karena, sesudah, sejak, sebelum. Perilaku sintaksis 1. Konjungsi koordinatif; menghubungkan dua atau lebih unsur (termasuk kalimat) yang sama pentingnya atau setara. Kalimat yang dibentuk disebut kalimat majemuk setara. Contoh: dan, serta, atau, tetapi, melainkan, padahal, sedangkan. 2. Konjungsi korelatif; menghubungkan dua atau lebih unsur (tidak termasuk kalimat) yang memiliki status sintaksis yang sama dan membentuk frasa atau kalimat. Kalimat yang dibentuk agak rumit dan bervariasi, kadang setara, bertingkat, atau bisa juga kalimat dengan dua subjek dan satu predikat. Contoh: baik ... maupun, tidak hanya ..., tetapi juga, bukan hanya ..., melainkan juga, demikian ... sehingga, sedemikian rupa ... sehingga, apa(kah) ... atau, entah ... entah, jangankan ..., ... pun. 3. Konjungsi subordinatif; menghubungkan dua atau lebih klausa yang tidak memiliki status sintaksis yang sama. Konjungsi membentuk anak kalimat yang jika digabungkan dengan induk kalimat akan membentuk kalimat majemuk bertingkat. 1. Konjungsi subordinatif waktu; sejak 2. Konjungsi subordinatif syarat; jika 3. Konjungsi subordinatif pengadaian; andaikan 4. Konjungsi subordinatif tujuan; agar 5. Konjungsi subordinatif konsesif; biarpun 6. Konjungsi subordinatif pembandingan; ibarat 7. Konjungsi subordinatif sebab; karena 8. Konjungsi subordinatif hasil; sehingga 9. Konjungsi subordinatif alat; dengan 10. Konjungsi subordinatif cara; tanpa 11. Konjungsi subordinatif komplementasi; bahwa 12. Konjungsi subordinatif atributif; yang 13. Konjungsi subordinatif perbandingan; sama ... dengan 4. Konjungsi antarkalimat; merangkaikan dua kalimat, tetapi masing-masing merupakan kalimat sendiri. Tanda Titik (.) 1. Tanda titik dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan. Contoh: Saya suka makan nasi. Apabila dilanjutkan dengan kalimat baru, harus diberi jarak satu ketukan. 2. Tanda titik dipakai pada akhir singkatan nama orang. Contoh:
 

Irwan S. Gatot George W. Bush

Contoh:   Nama Ivan terdapat pada halaman 1210 dan dicetak tebal. Nomor Giro 033983 telah saya berikan kepada Mamat.12 (pukul 7 lewat 10 menit 12 detik) 0. 7. (sarjana ekonomi) Kol.156 orang. Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam. (halaman) 5. (dan sebagainya) tgl. Tanda titik dipakai pada singkatan kata atau ungkapan yang sudah sangat umum. (dan lain-lain) dsb. (kolonel) Bpk. Pada singkatan yang terdiri atas tiga huruf atau lebih hanya dipakai satu tanda titik. 8. Contoh:     Dr.E. Tanda titik dipakai pada akhir singkatan gelar. Contoh:        DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) SMA (Sekolah Menengah Atas) PT (Perseroan Terbatas) WHO (World Health Organization) UUD (Undang-Undang Dasar) SIM (Surat Izin Mengemudi) Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) .10. 30 detik) 6. tanda titik tidak dipergunakan.20. Contoh:   Pukul 7. badan atau organisasi. serta nama dokumen resmi maupun di dalam akronim yang sudah diterima oleh masyarakat. Contoh:     dll. Contoh: Anthony Tumiwa 3. (tanggal) hlm.Apabila nama itu ditulis lengkap. Tanda titik tidak dipakai dalam singkatan nama resmi lembaga pemerintah dan ketatanegaraan. Contoh: Kota kecil itu berpenduduk 51. Tanda titik tidak dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya yang tidak menunjukkan jumlah. menit. pangkat. jabatan. dan detik yang menunjukkan waktu atau jangka waktu. (bapak) 4. dan sapaan. Tanda titik dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya. (doktor) S.30 jam (20 menit.

Tanda titik tidak dipakai pada akhir judul yang merupakan kepala karangan. contoh:    Latar Belakang Pembentukan Sistem Acara Lihat Pula [sunting] Tanda Koma (. 3b. Tanda koma dipakai untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara yang berikutnya. satuan ukuran. tetapi tidak aktif. dan sebagainya. Contoh: Saya bergabung dengan Wikipedia. atau kepala ilustrasi. jadi. celana. 3a. dan melainkan. timbangan. 2. rapim (rapat pimpinan) 9. Contoh:   Kalau hari hujan. Tanda koma dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mendahului induk kalimatnya. meskipun begitu. Jadi. tabel. Contoh: Saya tidak akan datang kalau hari hujan. takaran. contoh:     Cu (tembaga) 52 cm l (liter) Rp350. yang didahului oleh kata seperti. Contoh: Saya menjual baju. kepiting dan ikan. Tanda koma dipakai di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat. Termasuk di dalamnya oleh karena itu. saya tidak jadi datang. .00 10. lagi pula. ia lupa akan janjinya. Contoh:   Oleh karena itu. tetapi. akan tetapi. Karena sibuk. kamu harus datang. dan mata uang. Tanda titik tidak dipakai dalam singkatan lambang kimia. Tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilangan. dan topi.) 1. 4. Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mengiringi induk kalimat. saya tidak akan datang. Contoh penggunaan yang salah: Saya membeli udang.

(ii) bagian-bagian alamat. Tanda koma dipakai untuk mengapit keterangan tambahan yang sifatnya tidak membatasi. hlm. Ivan. bukan main. 8. Contoh: Kata adik. 1990). 9. wah. Jilid 5 dan 6. Gatot. Bahasa Indonesia untuk Wikipedia. Bandingkan dengan: Kita memerlukan sikap yang bersungguh-sungguh dalam pembinaan dan pengembangan bahasa. (Bandung: UP Indonesia. contoh:   O. Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain yang mengiringinya dalam kalimat jika petikan langsung itu berakhir dengan tanda tanya atau . dan (iv) nama tempat dan wilayah atau negeri yang ditulis berurutan. Tanda koma dipakai di muka angka persepuluhan atau di antara rupiah dan sen yang dinyatakan dengan angka. Borgx. Indonesia. 1999. 22.5. aduh. pandai sekali. Tanda koma dipakai di antara (i) nama dan alamat. Jakarta: PT Wikipedia Indonesia. kasihan. Contoh:   33. Tanda koma dipakai untuk menghindari salah baca di belakang keterangan yang terdapat pada awal kalimat. kita memerlukan sikap yang bersungguh-sungguh. Contoh: Dalam pembinaan dan pengembangan bahasa.5 m Rp10. atau marga. ya. 11. "Saya sedih sekali".E. Contoh:   Medan. Tanda koma dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat. Tanda koma dipakai di antara nama orang dan gelar akademik yang mengikutinya untuk membedakannya dari singkatan nama diri. S. Wah. Tanda koma dipakai untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya dalam daftar pustaka. begitu. Contoh: Lanin. keluarga. Tanda koma dipakai di antara bagian-bagian dalam catatan kaki. Tanda koma dipakai di belakang kata-kata seperti o. 7. 13. 18 Juni 1984 Medan. yang terdapat pada awal kalimat. 6. Contoh: I. Contoh: pengurus Wikipedia favorit saya. 10. 14.50 12. (iii) tempat dan tanggal. Cara Penggunaan Wikipedia. contoh: Rinto Jiang.

Contoh: (i) Tempo. Boss!" 4. Tanda titik koma dapat dipakai untuk memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis dan setara. Contoh: Ketua : Borgx Wakil Ketua : Hayabuse Sekretaris : Ivan Lanin Wakil Sekretaris : Irwan Gatot Bendahara : Rinto Jiang Wakil bendahara : Rex 3. kami belum selesai juga.tanda seru. atau (iii) di antara judul dan anak judul suatu karangan. [sunting] Tanda Titik Dua (:) 1. Contoh:   Kita sekarang memerlukan perabotan rumah tangga: kursi. dan lemari. Tanda titik dua dipakai (i) di antara jilid atau nomor dan halaman. Fakultas itu mempunyai dua jurusan: Ekonomi Umum dan Ekonomi Perusahaan. 5. Tanda titik dua dipakai sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian. 2. I (1971). Pendidikan Seumur Hidup: Sebuah Studi. Contoh: Ayah mengurus tanamannya di kebun. Contoh: Borgx : "Jangan lupa perbaiki halaman bantuan Wikipedia!" Rex : "Siap. contoh: "Di mana Rex tinggal?" tanya Stepheen. . ibu sibuk bekerja di dapur. Tanda titik dua dipakai dalam teks drama sesudah kata yang menunjukkan pelaku dalam percakapan. Tanda titik dua dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian. adik menghafalkan nama-nama pahlawan nasional. saya sendiri asyik mendengarkan siaran pilihan pendengar. Tanda titik dua dipakai untuk menandakan nisbah (angka banding). [sunting] Tanda Titik Koma (. Contoh: Nisbah siswa laki-laki terhadap perempuan ialah 2:1. Contoh: Malam makin larut. 2. 34:7 (ii) Surah Yasin:9 (iii) Karangan Ali Hakim.) 1. sudah terbit. meja. (ii) di antara bab dan ayat dalam kitab-kitab suci. Tanda titik koma dapat dipakai untuk memisahkan kalimat yang setara di dalam suatu kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung.

dan lemari. Tanda hubung dapat dipakai untuk memperjelas hubungan bagian-bagian ungkapan. dan tidak dipakai pada teks karangan. Istri-perwira yang ramah dengan istri perwira-yang ramah 4. Bandingkan:    ber-evolusi dengan be-revolusi dua puluh lima-ribuan (20×5000) dengan dua-puluh-lima-ribuan (1×25000). Contoh:        se-Indonesia hadiah ke-2 tahun 50-an ber-SMA KTP-nya nomor 11111 sinar-X Menteri-Sekretaris Negara 5. (d) singkatan berhuruf kapital dengan imbuhan atau kata. Tanda hubung dipakai untuk merangkaikan (a) se. dan (e) nama jabatan rangkap. Tanda titik dua tidak dipakai kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan. berulang-ulang.6. (c) angka dengan -an.dengan angka. (b) ke. Contoh:   p-e-n-g-u-r-u-s 8-4-1973 3. meja. Tanda hubung dipakai untuk merangkaikan unsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing. Contoh: Kita memerlukan kursi. —) . [sunting] Tanda Hubung (-) 1. Tanda hubung menyambung huruf kata yang dieja satu-satu dan bagian-bagian tanggal. 2. kemerah-merahan Tanda ulang singkatan (seperti pangkat 2) hanya digunakan pada tulisan cepat dan notula. Tanda hubung menyambung unsur-unsur kata ulang. Contoh: anak-anak.dengan kata berikutnya yang dimulai dengan huruf kapital. Contoh:   di-charter pen-tackle-an [sunting] Tanda Pisah (–.

. marilah kita bergerak... Contoh:    1919–1921 Medan–Jakarta 10–13 Desember 1999 2b. ya.. Contoh: Dalam tulisan. dan kini juga pembelahan atom—telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta. Tanda elipsis menunjukkan bahwa dalam suatu kalimat atau naskah ada bagian yang dihilangkan. Tanda tanya dipakai pada akhir tanya. Contoh: Wikipedia Indonesia—saya harapkan—akan menjadi Wikipedia terbesar. Contoh: Sebab-sebab kemerosotan .) 1. akan diteliti lebih lanjut. perlu dipakai empat buah titik. Contoh: Kalau begitu . misalnya untuk menuliskan naskah drama. atau 'sampai'. Tanda pisah en (–) dipakai di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti sampai dengan atau di antara dua nama kota yang berarti 'ke'. Tanda pisah en (–) tidak dipakai bersama perkataan dari dan antara. tiga buah untuk menandai penghilangan teks dan satu untuk menandai akhir kalimat. teori kenisbian. tanda baca harus digunakan dengan hati-hati . Tanda pisah em (—) membatasi penyisipan kata atau kalimat yang memberikan penjelasan khusus di luar bangun kalimat. Contoh:   Kapan ia berangkat? Saudara tahu.. bukan dari halaman 45–65 antara tahun 1492 dan 1499. atau bersama tanda kurang (−). bukan −4–−6 °C [sunting] Tanda Elipsis (. bukan? .. misalnya dalam kutipan langsung. Contoh:    dari halaman 45 sampai 65.. Contoh: Rangkaian penemuan ini—evolusi. bukan antara tahun 1492–1499 −4 sampai −6 °C. Tanda pisah em (—) menegaskan adanya posisi atau keterangan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih tegas. 1b. [sunting] Tanda Tanya (?) 1. 2a...1a. 2. Jika bagian yang dihilangkan mengakhiri sebuah kalimat. Tanda elipsis dipakai dalam kalimat yang terputus-putus.

4. Pertumbuhan penjualan tahun ini (lihat Tabel 9) menunjukkan adanya perkembangan baru dalam pasaran dalam negeri. 2. . dan (c) promosi.. penggunaan tanda seru umumnya tidak digunakan di dalam tulisan ilmiah atau ensiklopedia. [sunting] Tanda Seru (!) Tanda seru dipakai sesudah ungkapan atau pernyataan yang berupa seruan atau perintah yang menggambarkan kesungguhan. Tanda tanya dipakai di dalam tanda kurung untuk menyatakan bagian kalimat yang disangsikan atau yang kurang dapat dibuktikan kebenarannya. Tanda kurung mengapit keterangan atau penjelasan yang bukan bagian integral pokok pembicaraan. Contoh: Bauran Pemasaran menyangkut masalah (a) produk. Contoh:   Kata cocaine diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kokain(a) Pembalap itu berasal dari (kota) Medan. 2. Uangnya sebanyak 10 juta rupiah (?) hilang. (c) tempat. Contoh:   Ia dilahirkan pada tahun 1683 (?). Contoh:     Alangkah mengerikannya peristiwa itu! Bersihkan meja itu sekarang juga! Sampai hati ia membuang anaknya! Merdeka! Oleh karena itu. Tanda kurung mengapit angka atau huruf yang memerinci satu urutan keterangan. ketidakpercayaan.. 3.Penggunaan kalimat tanya tidak lazim dalam tulisan ilmiah.)) 1. ataupun rasa emosi yang kuat. Contoh: Bagian Keuangan menyusun anggaran tahunan kantor yang kemudian dibahas dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) secara berkala. Tanda kurung mengapit huruf atau kata yang kehadirannya di dalam teks dapat dihilangkan. Hindari penggunaannya kecuali dalam kutipan atau transkripsi drama. Tanda kurung mengapit keterangan atau penjelasan. (b) harga. [sunting] Tanda Kurung ((. Contoh:   Satelit Palapa (pernyataan sumpah yang dikemukakan Gajah Mada) membentuk sistem satelit domestik di Indonesia.

"tunggu sebentar!" Pasal 36 UUD 1945 berbunyi. Tanda kurung siku mengapit keterangan dalam kalimat penjelas yang sudah bertanda kurung. 1885–1919) (dikenal juga sebagai Matviy Hryhoriyiv) merupakan seorang pemimpin Ukraina. Tanda petik mengapit judul syair.Hindari penggunaan dua pasang atau lebih tanda kurung yang berturut-turut.") 1.]) 1. dari Suatu Tempat. Tanda itu menyatakan bahwa kesalahan atau kekurangan itu memang terdapat di dalam naskah asli. [sunting] Tanda Kurung Siku ([.." 2. [sunting] Tanda Petik (". Sajak "Berdiri Aku" terdapat pada halaman 5 buku itu. "Bahasa negara ialah Bahasa Indonesia. Tanda petik mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan dan naskah atau bahan tertulis lain. Dia juga dikenal sebagai Matviy Hryhoriyiv. Tepat: Nikifor Grigoriev (c. Contoh:   "Saya belum siap. Karangan Andi Hakim Nasoetion yang berjudul "Rapor dan Nilai Prestasi di SMA" diterbitkan dalam Tempo. kata. 4. Contoh: Sang Sapurba men[d]engar bunyi gemerisik. dikenal juga sebagai Matviy Hryhoriyiv. atau bab buku yang dipakai dalam kalimat. 1885–1919). 3. atau kelompok kata sebagai koreksi atau tambahan pada kalimat atau bagian kalimat yang ditulis orang lain. Contoh:    Tidak tepat: Nikifor Grigoriev (c. karangan. merupakan seorang pemimpin Ukraina. Contoh: Kata Tono. atau tulis ulang kalimatnya." .. "Saya juga minta satu." kata Mira. Tanda petik penutup mengikuti tanda baca yang mengakhiri petikan langsung. Tanda petik mengapit istilah ilmiah yang kurang dikenal atau kata yang mempunyai arti khusus... 1885–1919) merupakan seorang pemimpin Ukraina. Tanda kurung siku mengapit huruf. Tepat: Nikifor Grigoriev (c. Contoh:    Bacalah "Bola Lampu" dalam buku Dari Suatu Masa. Ganti tanda kurung dengan koma. Ia bercelana panjang yang di kalangan remaja dikenal dengan nama "cutbrai". Contoh:   Pekerjaan itu dilaksanakan dengan cara "coba dan ralat" saja. Contoh: Persamaan kedua proses ini (perbedaannya dibicarakan di dalam Bab II [lihat halaman 35–38]) perlu dibentangkan di sini. 2.

ia sendiri tidak tahu sebabnya. Di dalam rumus matematika yang lebih rumit. Contoh:   Tanya Basri..00 tiap lembar) kecepatannya 20 m/s (kecepatannya 20 meter per detik) 7/8 atau 7⁄8 xn/n! Tanda garis miring sebaiknya tidak dipakai untuk menuliskan tanda aritmetika dasar dalam prosa. per atau sebagai tanda bagi dalam pecahan dan rumus matematika. 2.') 1. [sunting] Tanda Petik Tunggal ('. terjemahan. . Contoh: 10 ÷ 2 = 5.. kudengar teriak anakku. Bapak pulang'. Tanda petik tunggal mengapit makna. "Kau dengar bunyi 'kring-kring' tadi?" "Waktu kubuka pintu depan. Tanda petik tunggal mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain.00/lembar (harganya Rp125. Tanda garis miring sebaiknya tidak dipakai sebagai pengganti kata atau. atau penjelasan kata atau ungkapan asing. Contoh:    No. Contoh:     harganya Rp125. Bang Komar sering disebut "pahlawan". Gunakan tanda bagi ÷ . 7/PK/1973 Jalan Kramat III/10 tahun anggaran 1985/1986 2. Tanda baca penutup kalimat atau bagian kalimat ditempatkan di belakang tanda petik yang mengapit kata atau ungkapan yang dipakai dengan arti khusus pada ujung kalimat atau bagian kalimat. Contoh: feed-back 'balikan' [sunting] Tanda Garis Miring (/) 1. Budi mendapat julukan "Si Hitam".5. Tanda garis miring dipakai sebagai pengganti kata tiap. 'Ibu. Tanda garis miring dipakai di dalam nomor surat dan nomor pada alamat dan penandaan masa satu tahun yang terbagi dalam dua tahun takwim." ujar Pak Hamdan. tanda garis miring atau garis pembagi dapat dipakai. dan rasa letihku lenyap seketika. Contoh:   Karena warna kulitnya. Contoh: . 3.

2008: 137-138) Menurut kaidah bahasa Indonesia. Hal ini terjadi pada saat pemberian imbuhan pada kata yang berasal dari unsur serapan. 2) Deret Konsonan Deret konsonan adalah dua buah konsonan yang letaknya berdampingan. keduanya berada pada batas antara dua buah suku kata. ('kan = akan) Malam 'lah tiba.. akan menimbulkan problema (Masnur Muslich. dll. kata-kata yang diawali konsonan k. Namun bila itu dilakukan pada kata-kata serapan tersebut akan menimbulkan beberapa kelemahan karena bentuk kata serapan tersebut berbeda dengan bentuk dasarbahasa Indonesia. menyulitkan penelusuran terhadap bentuk aslinya. Kata yang berkluster (yang dipakai dalam bahasa Indonesia). misalnya program. transfer. t. apabila dibentuk dengan afiks yang bernasal. tetapi tidak berada pada sebuah suku kata.[sunting] Tanda Penyingkat (Apostrof)(') Tanda penyingkat menunjukkan penghilangan bagian kata atau bagian angka tahun. melainkan pada suku kata yang berlainan. Jadi. Kemudian diucapkan konsonan yang kedua. 1) Kluster Kluster adalah konsonan rangkap yang terjadi pada proses pembentukan kata. . Contoh:    Ali 'kan kusurati. misalnya {meN-(kan/i)} dan {peN-(an)} . yang juga terikat pada suku katanya. ('lah = telah) 1 Januari '88 ('88 = 1988) Sebaiknya bentuk ini tidak dipakai dalam teks prosa biasa. Kluster atau konsonan rangkap mengundang problema tersendiri dalam pembentukan kata bahasa Indonesia. traktir. dan ada beberapa bentuk yang dapat menimbulkan kesalahpahaman arti. Karena deret konsonan merupakan dua buah konsonan yang terletak pada suku kata yang berlainan. Mula-mula diucapkan konsonan yang pertama terikat pada suku katanya. p. Kata-kata tersebut. maka cara melafalnya juga dipisahkan. dan s akan luluh pada konsonan awalnya bila mendapat imbuhan me-.

Allah Taala berfirman (yang artinya).” (HR Muslim).” (Al-Furqan: 48). lemah lembut. dan membersihkan hati dari kotoran syirik.“Hai orang-orang yang beriman. Hukum Thaharah 1. apabila kalian hendak mengerjakan salat. dan air laut. baik dari pakaian orang yang hendak salat. air salju. Thaharah dari hadats adalah dengan wudu. Rasulullah bersabda (yang artinya). dan (basuh) kaki kalian sampai dengan kedua mata kaki. dan mengharapkan keridaan Allah SWT dengan semua niat dan amal saleh. pakaianmu bersihkanlah.” (Al-Maidah: 6). “Kunci salat adalah bersuci.” (HR Al-Baihaqi. . “Dan. benar. “Salat tanpa wudu tidak diterima. Thaharah dari najis adalah menghilangkan najis dengan air yang suci.” (HR Muslim).” (Al-Mudatstsir: 4).” (Al-Maidah: 6). bersabda. dengki. Bersabda.” Dan sabdanya. “Dan Kami turunkan dari langit air yang amat suci. Hadis ini daif.” (Al-Baqarah: 222). Rasulullah saw. atau warnanya karena kotoran yang masuk padanya. Thaharah batin adalah membersihkan jiwa dari pengaruh-pengaruh dosa dan maksiat dengan bertobat dengan sebenar-benarnya dari semua dosa dan maksiat. yakin. air sungai. “Hai orang-orang yang beriman. dan sapulah kepala kalian. maka basuhlah muka kalian dan tangan kalian sampai dengan siku. riya. Dalil Normatif Thaharah Thaharah hukumnya wajib berdasarkan Alquran dan sunah. 1. ragu-ragu. Penjelasan tentang Thaharah Thaharah itu terbagi menjadi dua bagian: lahir dan batin. sombong. Allah juga berfirman. ujub. dan sum’ah dengan ikhlas. khianat. air lembah. air mata air. Adapun thaharah lahir adalah bersuci dari najis dan dari hadats (kotoran yang bisa dihilangkan dengan wudu. “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang tobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri. atau tayamum. Rasulullah saw. namun mempunyai sumber yang sahih). rasanya. ataupun tempat salatnya. mandi. cinta kebaikan. Alat Thaharah Thaharah bisa dilakukan dengan dua hal. kecuali bila sudah berubah aromanya. atau tayammum). seperti air sumur. “Kesucian adalah setengah iman. maka basuhlah muka kalian dan tangan kalian sampai dengan siku. berdasarkan dalil-dalil berikut. dan (basuh) kaki kalian sampai dengan kedua mata kaki. dan sapulah kepala kalian. yaitu air asli yang tidak tercampuri oleh sesuatu apa pun dari najis. mandi. Air mutlak. badan. tawadu. apabila kalian hendak mengerjakan salat. 2.”Air itu suci.

bangkai dan organ tubuhnya kecuali kulitnya. karena jika disamak kulitnya menjadi suci. “Rasulullah saw. karena ia menghawatirkan keselamatan dirinya jika ia mandi dengan air yang dingin.” (HR Bukhari). maka bertayammumlah kalian dengan tanah yang suci. dan Karena sebab lain. kendati ia tidak mendapatkan air selama sepuluh tahun. Rasulullah saw. nanah. Rasulullah saw. Tanah dijadikan sebagai alat thaharah jika tidak ada air. Rasulullah saw.” (HR Tirmizi. maka menjadi suci. atau mazi (lendir yang keluar dari kemaluan karena syahwat).2. bertayammum dari jinabat pada malam yang sangat dingin. Penjelasan tentang Hal yang Najis Hal-hal yang najis adalah setiap yang keluar dari dua lubang manusia. atau tanah berair. bersabda. Abu Bakar Jabir Al-Jazairi .” (HR Ahmad). bersabda.” (HR Muslim). “Sesungguhnya tanah yang baik (bersih) adalah alat bersuci seorang muslim. dan kotoran hewan yang dagingnya tidak boleh dimakan. atau pasir. Tanah yang suci. atau batu. berupa tinja dan air kencing. atau mani. Allah berfirman. mengizinkan Amr bin Ash r.” (An-Nisa: 43). Sumber: Minhajul Muslim. Jika ia mendapatkan air. “Dijadikan bumi itu sabagai masjid dan suci bagiku. maka hendaklah ia menyentuhkannya ke kulitnya.a. “…kemudian kalian tidak mendapatkan air. atau wadi (cairan putih yang keluar selepas kencing). atau tidak bisa menggunakan air karena sakit. darah. air muntahan yang telah berubah. “Setiap kulit yang sudah disamak. air kencing. dan ia menghasankannya). bersabda.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful