P. 1
Konjungsi

Konjungsi

|Views: 3,817|Likes:
Published by Nisa Azlia

More info:

Published by: Nisa Azlia on Oct 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/14/2013

pdf

text

original

Konjungsi, konjungtor, atau kata sambung adalah kata atau ungkapan yang menghubungkan dua satuan bahasa yang

sederajat: kata dengan kata, frasa dengan frasa, klausa dengan klausa, serta kalimat dengan kalimat. Contoh: dan, atau, serta. Preposisi dan konjungsi adalah dua kelas yang memiliki anggota yang dapat beririsan. Contoh irisannya adalah karena, sesudah, sejak, sebelum. Perilaku sintaksis 1. Konjungsi koordinatif; menghubungkan dua atau lebih unsur (termasuk kalimat) yang sama pentingnya atau setara. Kalimat yang dibentuk disebut kalimat majemuk setara. Contoh: dan, serta, atau, tetapi, melainkan, padahal, sedangkan. 2. Konjungsi korelatif; menghubungkan dua atau lebih unsur (tidak termasuk kalimat) yang memiliki status sintaksis yang sama dan membentuk frasa atau kalimat. Kalimat yang dibentuk agak rumit dan bervariasi, kadang setara, bertingkat, atau bisa juga kalimat dengan dua subjek dan satu predikat. Contoh: baik ... maupun, tidak hanya ..., tetapi juga, bukan hanya ..., melainkan juga, demikian ... sehingga, sedemikian rupa ... sehingga, apa(kah) ... atau, entah ... entah, jangankan ..., ... pun. 3. Konjungsi subordinatif; menghubungkan dua atau lebih klausa yang tidak memiliki status sintaksis yang sama. Konjungsi membentuk anak kalimat yang jika digabungkan dengan induk kalimat akan membentuk kalimat majemuk bertingkat. 1. Konjungsi subordinatif waktu; sejak 2. Konjungsi subordinatif syarat; jika 3. Konjungsi subordinatif pengadaian; andaikan 4. Konjungsi subordinatif tujuan; agar 5. Konjungsi subordinatif konsesif; biarpun 6. Konjungsi subordinatif pembandingan; ibarat 7. Konjungsi subordinatif sebab; karena 8. Konjungsi subordinatif hasil; sehingga 9. Konjungsi subordinatif alat; dengan 10. Konjungsi subordinatif cara; tanpa 11. Konjungsi subordinatif komplementasi; bahwa 12. Konjungsi subordinatif atributif; yang 13. Konjungsi subordinatif perbandingan; sama ... dengan 4. Konjungsi antarkalimat; merangkaikan dua kalimat, tetapi masing-masing merupakan kalimat sendiri. Tanda Titik (.) 1. Tanda titik dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan. Contoh: Saya suka makan nasi. Apabila dilanjutkan dengan kalimat baru, harus diberi jarak satu ketukan. 2. Tanda titik dipakai pada akhir singkatan nama orang. Contoh:
 

Irwan S. Gatot George W. Bush

jabatan. Contoh:     dll. (dan sebagainya) tgl. pangkat. (tanggal) hlm. (kolonel) Bpk. (bapak) 4. Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam. Tanda titik dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya.30 jam (20 menit.20. Contoh: Kota kecil itu berpenduduk 51. 7. Contoh:        DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) SMA (Sekolah Menengah Atas) PT (Perseroan Terbatas) WHO (World Health Organization) UUD (Undang-Undang Dasar) SIM (Surat Izin Mengemudi) Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) . dan detik yang menunjukkan waktu atau jangka waktu. Tanda titik tidak dipakai dalam singkatan nama resmi lembaga pemerintah dan ketatanegaraan.12 (pukul 7 lewat 10 menit 12 detik) 0.156 orang. Tanda titik tidak dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya yang tidak menunjukkan jumlah. menit. (halaman) 5. 30 detik) 6. badan atau organisasi. tanda titik tidak dipergunakan. 8. Nomor Giro 033983 telah saya berikan kepada Mamat.E. serta nama dokumen resmi maupun di dalam akronim yang sudah diterima oleh masyarakat. (sarjana ekonomi) Kol. Contoh:   Nama Ivan terdapat pada halaman 1210 dan dicetak tebal. (dan lain-lain) dsb. Tanda titik dipakai pada akhir singkatan gelar. (doktor) S. Tanda titik dipakai pada singkatan kata atau ungkapan yang sudah sangat umum. Contoh:   Pukul 7.10. Contoh:     Dr. dan sapaan. Contoh: Anthony Tumiwa 3.Apabila nama itu ditulis lengkap. Pada singkatan yang terdiri atas tiga huruf atau lebih hanya dipakai satu tanda titik.

yang didahului oleh kata seperti.) 1. Contoh:   Oleh karena itu. Karena sibuk. akan tetapi. dan sebagainya. saya tidak jadi datang. 4. Termasuk di dalamnya oleh karena itu. tabel. lagi pula. 2. tetapi. 3a. dan mata uang. Tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilangan. dan topi. Contoh: Saya tidak akan datang kalau hari hujan. jadi. meskipun begitu. timbangan. . satuan ukuran. Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mengiringi induk kalimat. celana. ia lupa akan janjinya. Contoh: Saya bergabung dengan Wikipedia. Tanda titik tidak dipakai pada akhir judul yang merupakan kepala karangan. Contoh:   Kalau hari hujan. 3b. rapim (rapat pimpinan) 9. Contoh penggunaan yang salah: Saya membeli udang. takaran. atau kepala ilustrasi. Tanda koma dipakai di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat. Tanda koma dipakai untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara yang berikutnya. Tanda koma dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mendahului induk kalimatnya. dan melainkan. Jadi. contoh:     Cu (tembaga) 52 cm l (liter) Rp350. contoh:    Latar Belakang Pembentukan Sistem Acara Lihat Pula [sunting] Tanda Koma (. kamu harus datang.00 10. Tanda titik tidak dipakai dalam singkatan lambang kimia. Contoh: Saya menjual baju. tetapi tidak aktif. kepiting dan ikan. saya tidak akan datang.

11. contoh:   O. Tanda koma dipakai untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya dalam daftar pustaka. 22. kasihan. (Bandung: UP Indonesia.E. ya. 10. Cara Penggunaan Wikipedia.5 m Rp10. Bahasa Indonesia untuk Wikipedia.50 12. Bandingkan dengan: Kita memerlukan sikap yang bersungguh-sungguh dalam pembinaan dan pengembangan bahasa. Tanda koma dipakai di antara bagian-bagian dalam catatan kaki. contoh: Rinto Jiang. 18 Juni 1984 Medan. dan (iv) nama tempat dan wilayah atau negeri yang ditulis berurutan. Ivan. bukan main. 7. 8. "Saya sedih sekali". Tanda koma dipakai untuk menghindari salah baca di belakang keterangan yang terdapat pada awal kalimat. Jilid 5 dan 6. Contoh:   33. Tanda koma dipakai di belakang kata-kata seperti o. Wah. Contoh: Dalam pembinaan dan pengembangan bahasa. wah. Contoh: pengurus Wikipedia favorit saya. atau marga. Contoh:   Medan. Contoh: I.5. 14. Gatot. yang terdapat pada awal kalimat. Borgx. 1999. hlm. aduh. Tanda koma dipakai di antara nama orang dan gelar akademik yang mengikutinya untuk membedakannya dari singkatan nama diri. 1990). Contoh: Kata adik. pandai sekali. Tanda koma dipakai di muka angka persepuluhan atau di antara rupiah dan sen yang dinyatakan dengan angka. 9. 13. Contoh: Lanin. Tanda koma dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat. (iii) tempat dan tanggal. Jakarta: PT Wikipedia Indonesia. begitu. (ii) bagian-bagian alamat. Indonesia. Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain yang mengiringinya dalam kalimat jika petikan langsung itu berakhir dengan tanda tanya atau . keluarga. 6. Tanda koma dipakai untuk mengapit keterangan tambahan yang sifatnya tidak membatasi. S. kita memerlukan sikap yang bersungguh-sungguh. Tanda koma dipakai di antara (i) nama dan alamat.

Tanda titik dua dipakai sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian.) 1. atau (iii) di antara judul dan anak judul suatu karangan. I (1971). adik menghafalkan nama-nama pahlawan nasional. Contoh: Malam makin larut. [sunting] Tanda Titik Koma (. Contoh: (i) Tempo. Boss!" 4. Fakultas itu mempunyai dua jurusan: Ekonomi Umum dan Ekonomi Perusahaan. 34:7 (ii) Surah Yasin:9 (iii) Karangan Ali Hakim.tanda seru. Contoh:   Kita sekarang memerlukan perabotan rumah tangga: kursi. Pendidikan Seumur Hidup: Sebuah Studi. dan lemari. 2. Tanda titik dua dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian. contoh: "Di mana Rex tinggal?" tanya Stepheen. Contoh: Ayah mengurus tanamannya di kebun. Tanda titik dua dipakai (i) di antara jilid atau nomor dan halaman. saya sendiri asyik mendengarkan siaran pilihan pendengar. Contoh: Nisbah siswa laki-laki terhadap perempuan ialah 2:1. 5. (ii) di antara bab dan ayat dalam kitab-kitab suci. [sunting] Tanda Titik Dua (:) 1. Tanda titik dua dipakai dalam teks drama sesudah kata yang menunjukkan pelaku dalam percakapan. sudah terbit. Tanda titik koma dapat dipakai untuk memisahkan kalimat yang setara di dalam suatu kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung. meja. Contoh: Ketua : Borgx Wakil Ketua : Hayabuse Sekretaris : Ivan Lanin Wakil Sekretaris : Irwan Gatot Bendahara : Rinto Jiang Wakil bendahara : Rex 3. 2. Tanda titik dua dipakai untuk menandakan nisbah (angka banding). . ibu sibuk bekerja di dapur. kami belum selesai juga. Contoh: Borgx : "Jangan lupa perbaiki halaman bantuan Wikipedia!" Rex : "Siap. Tanda titik koma dapat dipakai untuk memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis dan setara.

Tanda hubung dipakai untuk merangkaikan unsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing. dan tidak dipakai pada teks karangan. Tanda titik dua tidak dipakai kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan. Istri-perwira yang ramah dengan istri perwira-yang ramah 4. kemerah-merahan Tanda ulang singkatan (seperti pangkat 2) hanya digunakan pada tulisan cepat dan notula. (c) angka dengan -an. Bandingkan:    ber-evolusi dengan be-revolusi dua puluh lima-ribuan (20×5000) dengan dua-puluh-lima-ribuan (1×25000).6. Contoh:   p-e-n-g-u-r-u-s 8-4-1973 3. berulang-ulang. Contoh:   di-charter pen-tackle-an [sunting] Tanda Pisah (–. Tanda hubung dipakai untuk merangkaikan (a) se. Tanda hubung dapat dipakai untuk memperjelas hubungan bagian-bagian ungkapan. Contoh: anak-anak. 2.dengan angka. —) . [sunting] Tanda Hubung (-) 1. (b) ke. meja. Contoh:        se-Indonesia hadiah ke-2 tahun 50-an ber-SMA KTP-nya nomor 11111 sinar-X Menteri-Sekretaris Negara 5. Contoh: Kita memerlukan kursi. dan lemari. dan (e) nama jabatan rangkap. Tanda hubung menyambung unsur-unsur kata ulang. Tanda hubung menyambung huruf kata yang dieja satu-satu dan bagian-bagian tanggal.dengan kata berikutnya yang dimulai dengan huruf kapital. (d) singkatan berhuruf kapital dengan imbuhan atau kata.

Tanda pisah en (–) dipakai di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti sampai dengan atau di antara dua nama kota yang berarti 'ke'. teori kenisbian. 1b. marilah kita bergerak. Tanda pisah em (—) membatasi penyisipan kata atau kalimat yang memberikan penjelasan khusus di luar bangun kalimat. Tanda elipsis dipakai dalam kalimat yang terputus-putus. 2a. bukan dari halaman 45–65 antara tahun 1492 dan 1499. perlu dipakai empat buah titik. Tanda pisah en (–) tidak dipakai bersama perkataan dari dan antara.. Contoh: Kalau begitu . Jika bagian yang dihilangkan mengakhiri sebuah kalimat... ya.. Contoh: Rangkaian penemuan ini—evolusi. akan diteliti lebih lanjut. [sunting] Tanda Tanya (?) 1.) 1.. tanda baca harus digunakan dengan hati-hati .. Tanda elipsis menunjukkan bahwa dalam suatu kalimat atau naskah ada bagian yang dihilangkan. atau bersama tanda kurang (−). bukan antara tahun 1492–1499 −4 sampai −6 °C. Tanda tanya dipakai pada akhir tanya. dan kini juga pembelahan atom—telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta. Tanda pisah em (—) menegaskan adanya posisi atau keterangan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih tegas.1a.. misalnya untuk menuliskan naskah drama.. Contoh:   Kapan ia berangkat? Saudara tahu. bukan −4–−6 °C [sunting] Tanda Elipsis (. Contoh: Dalam tulisan. bukan? .. Contoh:    1919–1921 Medan–Jakarta 10–13 Desember 1999 2b. tiga buah untuk menandai penghilangan teks dan satu untuk menandai akhir kalimat. atau 'sampai'. misalnya dalam kutipan langsung. Contoh:    dari halaman 45 sampai 65. Contoh: Sebab-sebab kemerosotan . Contoh: Wikipedia Indonesia—saya harapkan—akan menjadi Wikipedia terbesar. 2.

dan (c) promosi. Contoh:   Ia dilahirkan pada tahun 1683 (?). ketidakpercayaan. . Tanda tanya dipakai di dalam tanda kurung untuk menyatakan bagian kalimat yang disangsikan atau yang kurang dapat dibuktikan kebenarannya. Contoh:     Alangkah mengerikannya peristiwa itu! Bersihkan meja itu sekarang juga! Sampai hati ia membuang anaknya! Merdeka! Oleh karena itu. Tanda kurung mengapit huruf atau kata yang kehadirannya di dalam teks dapat dihilangkan. Tanda kurung mengapit angka atau huruf yang memerinci satu urutan keterangan. ataupun rasa emosi yang kuat. Tanda kurung mengapit keterangan atau penjelasan. [sunting] Tanda Seru (!) Tanda seru dipakai sesudah ungkapan atau pernyataan yang berupa seruan atau perintah yang menggambarkan kesungguhan. Contoh: Bauran Pemasaran menyangkut masalah (a) produk.)) 1. Contoh: Bagian Keuangan menyusun anggaran tahunan kantor yang kemudian dibahas dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) secara berkala. Uangnya sebanyak 10 juta rupiah (?) hilang. Contoh:   Satelit Palapa (pernyataan sumpah yang dikemukakan Gajah Mada) membentuk sistem satelit domestik di Indonesia. (c) tempat.. (b) harga. 2. [sunting] Tanda Kurung ((. 3. Hindari penggunaannya kecuali dalam kutipan atau transkripsi drama. Tanda kurung mengapit keterangan atau penjelasan yang bukan bagian integral pokok pembicaraan. penggunaan tanda seru umumnya tidak digunakan di dalam tulisan ilmiah atau ensiklopedia. Pertumbuhan penjualan tahun ini (lihat Tabel 9) menunjukkan adanya perkembangan baru dalam pasaran dalam negeri. 2. Contoh:   Kata cocaine diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kokain(a) Pembalap itu berasal dari (kota) Medan.Penggunaan kalimat tanya tidak lazim dalam tulisan ilmiah.. 4.

"Bahasa negara ialah Bahasa Indonesia. atau tulis ulang kalimatnya.. Ganti tanda kurung dengan koma. Contoh:    Tidak tepat: Nikifor Grigoriev (c. Contoh: Kata Tono. Contoh: Persamaan kedua proses ini (perbedaannya dibicarakan di dalam Bab II [lihat halaman 35–38]) perlu dibentangkan di sini." . karangan. dari Suatu Tempat. Contoh:   Pekerjaan itu dilaksanakan dengan cara "coba dan ralat" saja. [sunting] Tanda Kurung Siku ([. Dia juga dikenal sebagai Matviy Hryhoriyiv. Tepat: Nikifor Grigoriev (c. 1885–1919) (dikenal juga sebagai Matviy Hryhoriyiv) merupakan seorang pemimpin Ukraina. Tanda petik penutup mengikuti tanda baca yang mengakhiri petikan langsung. atau kelompok kata sebagai koreksi atau tambahan pada kalimat atau bagian kalimat yang ditulis orang lain. Tanda kurung siku mengapit keterangan dalam kalimat penjelas yang sudah bertanda kurung. Tanda petik mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan dan naskah atau bahan tertulis lain. 3. kata. Tanda petik mengapit istilah ilmiah yang kurang dikenal atau kata yang mempunyai arti khusus. "Saya juga minta satu. dikenal juga sebagai Matviy Hryhoriyiv. Tanda kurung siku mengapit huruf. [sunting] Tanda Petik ("." kata Mira. 2.. Contoh: Sang Sapurba men[d]engar bunyi gemerisik.]) 1. Tanda petik mengapit judul syair. 1885–1919) merupakan seorang pemimpin Ukraina.. 1885–1919). Karangan Andi Hakim Nasoetion yang berjudul "Rapor dan Nilai Prestasi di SMA" diterbitkan dalam Tempo. atau bab buku yang dipakai dalam kalimat." 2. merupakan seorang pemimpin Ukraina.. Ia bercelana panjang yang di kalangan remaja dikenal dengan nama "cutbrai". Contoh:    Bacalah "Bola Lampu" dalam buku Dari Suatu Masa.") 1. Tanda itu menyatakan bahwa kesalahan atau kekurangan itu memang terdapat di dalam naskah asli. Contoh:   "Saya belum siap. "tunggu sebentar!" Pasal 36 UUD 1945 berbunyi.Hindari penggunaan dua pasang atau lebih tanda kurung yang berturut-turut. Tepat: Nikifor Grigoriev (c. Sajak "Berdiri Aku" terdapat pada halaman 5 buku itu. 4.

Contoh:    No. Tanda petik tunggal mengapit makna. Bapak pulang'. ia sendiri tidak tahu sebabnya.') 1. Contoh:   Tanya Basri. atau penjelasan kata atau ungkapan asing. dan rasa letihku lenyap seketika.00 tiap lembar) kecepatannya 20 m/s (kecepatannya 20 meter per detik) 7/8 atau 7⁄8 xn/n! Tanda garis miring sebaiknya tidak dipakai untuk menuliskan tanda aritmetika dasar dalam prosa. Contoh:   Karena warna kulitnya. .." ujar Pak Hamdan. Contoh: 10 ÷ 2 = 5. Bang Komar sering disebut "pahlawan". Tanda garis miring sebaiknya tidak dipakai sebagai pengganti kata atau. Tanda petik tunggal mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain. "Kau dengar bunyi 'kring-kring' tadi?" "Waktu kubuka pintu depan. kudengar teriak anakku. Contoh: . terjemahan. per atau sebagai tanda bagi dalam pecahan dan rumus matematika. Budi mendapat julukan "Si Hitam". Gunakan tanda bagi ÷ . [sunting] Tanda Petik Tunggal ('. 7/PK/1973 Jalan Kramat III/10 tahun anggaran 1985/1986 2. Tanda baca penutup kalimat atau bagian kalimat ditempatkan di belakang tanda petik yang mengapit kata atau ungkapan yang dipakai dengan arti khusus pada ujung kalimat atau bagian kalimat. 3. Contoh:     harganya Rp125. Di dalam rumus matematika yang lebih rumit. Tanda garis miring dipakai sebagai pengganti kata tiap. 2. Tanda garis miring dipakai di dalam nomor surat dan nomor pada alamat dan penandaan masa satu tahun yang terbagi dalam dua tahun takwim.00/lembar (harganya Rp125.. Contoh: feed-back 'balikan' [sunting] Tanda Garis Miring (/) 1. 'Ibu. tanda garis miring atau garis pembagi dapat dipakai.5.

Kata-kata tersebut. dan ada beberapa bentuk yang dapat menimbulkan kesalahpahaman arti. apabila dibentuk dengan afiks yang bernasal. 1) Kluster Kluster adalah konsonan rangkap yang terjadi pada proses pembentukan kata. akan menimbulkan problema (Masnur Muslich. . p. dan s akan luluh pada konsonan awalnya bila mendapat imbuhan me-. misalnya program. yang juga terikat pada suku katanya. 2) Deret Konsonan Deret konsonan adalah dua buah konsonan yang letaknya berdampingan. Namun bila itu dilakukan pada kata-kata serapan tersebut akan menimbulkan beberapa kelemahan karena bentuk kata serapan tersebut berbeda dengan bentuk dasarbahasa Indonesia. kata-kata yang diawali konsonan k. misalnya {meN-(kan/i)} dan {peN-(an)} . Kluster atau konsonan rangkap mengundang problema tersendiri dalam pembentukan kata bahasa Indonesia. Hal ini terjadi pada saat pemberian imbuhan pada kata yang berasal dari unsur serapan. 2008: 137-138) Menurut kaidah bahasa Indonesia. t.[sunting] Tanda Penyingkat (Apostrof)(') Tanda penyingkat menunjukkan penghilangan bagian kata atau bagian angka tahun. Jadi. traktir. Contoh:    Ali 'kan kusurati. ('kan = akan) Malam 'lah tiba.. keduanya berada pada batas antara dua buah suku kata. transfer. Kemudian diucapkan konsonan yang kedua. ('lah = telah) 1 Januari '88 ('88 = 1988) Sebaiknya bentuk ini tidak dipakai dalam teks prosa biasa. dll. Mula-mula diucapkan konsonan yang pertama terikat pada suku katanya. melainkan pada suku kata yang berlainan. tetapi tidak berada pada sebuah suku kata. Karena deret konsonan merupakan dua buah konsonan yang terletak pada suku kata yang berlainan. Kata yang berkluster (yang dipakai dalam bahasa Indonesia). maka cara melafalnya juga dipisahkan. menyulitkan penelusuran terhadap bentuk aslinya.

ataupun tempat salatnya. 1.” (HR Al-Baihaqi. dan (basuh) kaki kalian sampai dengan kedua mata kaki. badan. atau tayamum. khianat. mandi. Rasulullah saw.” (Al-Mudatstsir: 4). Alat Thaharah Thaharah bisa dilakukan dengan dua hal. Dalil Normatif Thaharah Thaharah hukumnya wajib berdasarkan Alquran dan sunah. dan sapulah kepala kalian. benar.” (Al-Maidah: 6). riya. dan (basuh) kaki kalian sampai dengan kedua mata kaki. Rasulullah saw. Adapun thaharah lahir adalah bersuci dari najis dan dari hadats (kotoran yang bisa dihilangkan dengan wudu. “Dan Kami turunkan dari langit air yang amat suci. pakaianmu bersihkanlah. Air mutlak.” (HR Muslim). 2. dengki. ragu-ragu. air salju. Hadis ini daif. “Kesucian adalah setengah iman. Allah Taala berfirman (yang artinya). lemah lembut.” (Al-Maidah: 6).“Hai orang-orang yang beriman. air lembah. yakin. Thaharah dari najis adalah menghilangkan najis dengan air yang suci. dan mengharapkan keridaan Allah SWT dengan semua niat dan amal saleh. air mata air. apabila kalian hendak mengerjakan salat. apabila kalian hendak mengerjakan salat. rasanya. cinta kebaikan. baik dari pakaian orang yang hendak salat. dan sapulah kepala kalian. kecuali bila sudah berubah aromanya. Rasulullah bersabda (yang artinya). namun mempunyai sumber yang sahih). dan air laut. dan sum’ah dengan ikhlas.” (Al-Baqarah: 222). atau warnanya karena kotoran yang masuk padanya. berdasarkan dalil-dalil berikut. mandi. yaitu air asli yang tidak tercampuri oleh sesuatu apa pun dari najis. “Salat tanpa wudu tidak diterima. dan membersihkan hati dari kotoran syirik. Allah juga berfirman. Hukum Thaharah 1. “Dan. “Hai orang-orang yang beriman. Thaharah dari hadats adalah dengan wudu. bersabda.”Air itu suci.” (HR Muslim). “Kunci salat adalah bersuci. maka basuhlah muka kalian dan tangan kalian sampai dengan siku.” Dan sabdanya. “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang tobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri. seperti air sumur. sombong. Thaharah batin adalah membersihkan jiwa dari pengaruh-pengaruh dosa dan maksiat dengan bertobat dengan sebenar-benarnya dari semua dosa dan maksiat. . ujub.” (Al-Furqan: 48). atau tayammum). Bersabda. Penjelasan tentang Thaharah Thaharah itu terbagi menjadi dua bagian: lahir dan batin. air sungai. maka basuhlah muka kalian dan tangan kalian sampai dengan siku. tawadu.

“…kemudian kalian tidak mendapatkan air.2. dan Karena sebab lain.” (HR Tirmizi. “Dijadikan bumi itu sabagai masjid dan suci bagiku. maka hendaklah ia menyentuhkannya ke kulitnya. Allah berfirman. “Sesungguhnya tanah yang baik (bersih) adalah alat bersuci seorang muslim. bangkai dan organ tubuhnya kecuali kulitnya. berupa tinja dan air kencing. Rasulullah saw. dan kotoran hewan yang dagingnya tidak boleh dimakan. Tanah yang suci. karena ia menghawatirkan keselamatan dirinya jika ia mandi dengan air yang dingin.” (An-Nisa: 43). “Setiap kulit yang sudah disamak. atau pasir. atau mazi (lendir yang keluar dari kemaluan karena syahwat). dan ia menghasankannya). mengizinkan Amr bin Ash r. Tanah dijadikan sebagai alat thaharah jika tidak ada air. maka bertayammumlah kalian dengan tanah yang suci. Rasulullah saw. bersabda. atau tidak bisa menggunakan air karena sakit. Rasulullah saw. atau batu.” (HR Bukhari). karena jika disamak kulitnya menjadi suci. “Rasulullah saw. darah. atau tanah berair.” (HR Muslim). bersabda. bertayammum dari jinabat pada malam yang sangat dingin. Jika ia mendapatkan air. nanah. bersabda. maka menjadi suci.a. Abu Bakar Jabir Al-Jazairi . Penjelasan tentang Hal yang Najis Hal-hal yang najis adalah setiap yang keluar dari dua lubang manusia. air kencing. atau wadi (cairan putih yang keluar selepas kencing). Sumber: Minhajul Muslim. atau mani.” (HR Ahmad). air muntahan yang telah berubah. kendati ia tidak mendapatkan air selama sepuluh tahun.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->