DAFTAR ISI

Halaman Prolog………………………………………………..... BAB I Keluarga……………………………………… Ayah…………………………………………………. I Love You Mom……………………………………. Sebuah Surat Untuk Ayah…………………………... Penyesalan (Hadiah Sang Ayah)……………………. Ibu Dan 3 Karung Beras…………………………….. Aku Menangis untuk Adikku 6 Kali………………… Kisah Seorang Ibu di Pesawat……………………… Semangkuk Bakmi Panas…………………………… Ajari Aku Memeluk Landak………………………... Papa Baca Keras2 Ya,Supaya Jesica Bisa Dengar….. Nyanyian Seorang Kakak…………………………… Kisah Sang Kondektur Wanita……………………… Ada Yang Mendoakan Kita………………………… Kisah Ibu Bermata Satu……………………………. Luke………………………………………………… Kebesaran Jiwa Seorang Ibu……………………….. Mana Ciuman Untuk-ku…………………………… Boneka ini Untuk Adik ku……………………….. Ibu, Kapal Karam dan 2 Orang Anak Nya………. Pengorbanan Seorang Ibu……………………….. Ayah Maapkan Aku……………………………... Tentang Keluarga………………………………... i 1 1 4 8 10 13 17 22 24 27 30 33 36 40 42 43 49 50 54 57 58 71 76

BAB II Cinta…………………………………………… Ada Yang Memperhatikan Kita...……………………. Diary Nya Vella...……………………………………. Apakah Saya Menikah Dengan Orang Yang Tepat .... 100 Hari yang Berharga………..……………………. S-H-M-I-L-Y………….…………………………….. Cinta Yang Tak Pernah Padam……………………… Tatapan Cinta………………..………………………

77 77 81 85 90 95 98 104

Does Love Need A Reason…………………………… Hal2 yang Kurangi Kita Sukai dari pasangan kita?….... Hidup Bersama dalam Susah………………………….. Mampukah Kita Mencintai Tanpa Pamrih……………. Cinta Itu Seperti Seseorang Yang Menunggu Bis. ….. Mata Kadang Salah Memandang……………………... Wujud Dari Cinta……………………………………... Cinta Laki-Laki Biasa………………………………… Tentang Cinta…………………….……………………

105 106 108 110 113 114 117 121 134

BAB III Sahabat……………………………………….. Forgive And Forget……………...……………………. Kupon Undian...………………………………………. A-Z Of Friend……………………………………….... 3 Orang Pendekar………………..……………………. Tentang Sahabat………….……………………………

140 140 141 143 144 147

BAB IV Hidup…………………………………………. Aku Pernah Datang Dan Aku Sangat Patuh…………… Kejujuran yang Menyelamatkan Jiwa………………… Ice Cream Dan Seorang Bocah ..................................... Hidup Adalah Pilihan………..………………………… Kisah Di Musim Dingin………………………………. 3 Hari Dalam Hidup…………………………………… Mengakui Kegagalan………..………………………… Pidato Steve Job, Pendiri Apple Dan Pixar…………… Kisah Laki-Laki yang Paling KuBenci Seantero Bumi.. Anak Kecil Penjual Kue……………………………….. Berhenti Menjadi Pengemis…………………………… Ternyata Hidup Itu Sederhana……………………. ….. Sebelum Kau Mengeluh……….…………………….... Apa Sebenarnya Motivasi Itu……………………......... Harusnya Aku Yang Layak di Kasihi………………… Lentera Jiwa………. ………………………………… Sebuah Doa…………..……..………………………… Ayahku Tukang Batu…………………….…………… Filosofi Pensil………………………………………....

148 148 155 157 158 161 163 164 167 174 177 179 181 183 185 189 193 197 202 205

.. 207 211 213 216 218 220 222 224 226 228 230 231 232 236 238 250 251 253 255 257 259 265 267 269 272 275 277 279 281 283 284 287 291 301 302 306 .... Satu Menit Yang Mengubah Hidup…………………......... Maapkan Bila Aku Mengeluh ………………………… Kemenangan Bersama……….... Pencuri Kue………………...…………… Toko Suami…….... Keajaiban Sebuah Harapan…………. 5 Menit……….………………………. Penghalang Di Jalan Kita ……………………………… 57 Sen…………………………. Catatan Seorang Pramugari ………………..............……………………... ......... Jadilah Seperti Pohon Bambu……………………....…………………………… Malaikat Kecilku Ajarkanku Ttg Arti sebuah Kasih…..….………………………... Ada Tetesan Setelah Tetesan Terakhir…..………………… Tentang Hidup…………………..... Berkat Atau Kutuk…………………………………….….........…………… Lelaki Yang Gelisah………………. Sebuah Cerita Mengharukan Dari Italia………….....…..…………… Semangkuk Mie Kuah…………………………………......…………….. Rumput Tetangga Lebih Hijau………………………… Cerita Di Balik Jendela………..... Menolong Dari Pemerkosa… ………………………… Not Me Boss………..... Segelas Susu Saja……………………………………… Telaga Hati…………………............. Cangkir Yang Cantik……… …………………….. Cara Pandang Terhadap Beban Hidup…..... 2 Manusia Super……………………............………………… Jam Tangan………………….…………………….. Mengapa Laki-Laki Suka Berbohong…......……………………... Belajar dari Keledai………………………..………………………………………........……………..... Tidak Apa-apa Masih Ada Hari Esok………………….………... Seorang Anak dan Anjing Kecil…………………. Berawal dari Sebuah Sapaan …..Kisah Nenek2 Pengumpul Kembang Kamboja……….…………………........…………………….. .. Bersama Kita Bisa Melewati Semua Nya……………...... 2 Serigala…………………….…………………......…………………………………….....

.... Epilog……………………………………………………… 335 iii ........…………… Chatting Dengan Tuhan……………….……………..………………………..………………… Rencana Tuhan Indah Pada Waktu Nya.......... A Wonderful Explanation….. 309 309 311 317 320 322 325 329 331 333 Sang Waktu…………………………………………....... .... ….............. Sang Pianis………......…………………………………... ... Sopir Mikrolet………………………..... Tentang Tuhan……………………………………….….... Apakah Tuhan Itu Ada……….... Apakah Tuhan Menciptakan Kejahatan?…………….....BAB V Tuhan…………………………………………... Bocah Dan Tuhan………………….

tapi perkenanlah aku dengan buku ini.sehinggga buku ini dapat memberikan inspirasi serta motivasi kepadaku dan juga sahabat-sahabatku saat kalian membaca dan merenunginya. Aku bukanlah seorang andrea hirata yang dapat membuat buku “Laskar Pelangi” yang bukunya dapat memberi inspirasi dan motivasi bagi jutaan orang di negeri ini dan mempersembahkannya bagi orang yang dia kagumi. Untuk Sahabat biarkan saja kekasihmu pergi teruskan saja mimpi yang kau tunda kita temukan tempat yang layak sahabatku kupercaya kan langkah bersamamu tak kuragukan berbagi dengan mu kita temukan tempat yang layak sahabatku kita mencari jati diri teman lautan mimpi aku bernyanyi untuk sahabat aku berbagi untuk sahabat kita bisa jika bersama kita berbagi untuk sahabat kita bernyanyi untuk sahabat kita bisa jika bersama tiba waktunya kita untuk berbagi untuk saling memberi .Prolog Teruntuk sahabat-sahabat terbaik ku.. Sahabat…. yang mungkin dapat mewakilkan rasa terima kasih ku kepada sahabat-sahabat terbaik ku…. yang di mana di dalam nya terisi dengan berbagai cerita pengalaman hidup yg nyata serta filosofi hidup.

" jawab sang Ayah. seorang teman menerima SMS nyasar. Baginya. Tak jarang para Ayah yang terpaksa menggadaikan keimanannya.." sambil berharap anak saya tak kecewa jika malam nanti tangan ini tak berjinjing buah kesukaannya itu. Bagaimana jika sebaliknya? Banyak para Ayah setiap pagi membawa serta gundah mereka. hutang di warung tetangga yang mulai sering mengganggu tidur. menipu rekan sekantor. Keluhan isteri semalam tentang uang belanja yang sudah habis. Kontan saja SMS itu membuat teman saya bingung dan sedikit berkelakar.anaknya tak pernah tahu dan tak pernah bertanya dari mana uang yang didapat sang Ayah.. anak siapa minta susunya ke siapa". Samasama menjerat. Kalau tersedia cukup uang di kantong. tidaklah masalah. Ngomong-ngomong.. lelaki yang isteri dan anak-anaknya setia menunggu itu telah babak belur tak berkutik.. namun langkahnya terhenti oleh panggilan anaknya dari dalam rumah. bedanya. beras sudah habis loh. hingga larut yang ditunggu tak juga kembali. meyakinkan anakanaknya tenang dengan satu kalimat.BAB I Keluarga Ayah Subuh tadi saya melewati sebuah rumah. tambah satu gundah lagi yang bersemayam. nanti semua Ayah bereskan" meski dadanya bergemuruh kencang dan otaknya berputar mencari jalan untuk janjinya membereskan semua gundah yang ia genggam.. Sementara jauh disana. Halalkah? Karena yang penting teredam sudah gundah hari itu." ujar isterinya. bayar tagihan listrik. hancur meregang nyawa. Suaminya hanya tersenyum dan bersiap melangkah. tali gantungan tak bedanya dengan jeratan hutang dan rengekan keluarga yang tak pernah bisa ia sanggupi... Teramat banyak para isteri dan anak-anak yang setia menunggu kepulangan Ayahnya.. Walau akhirnya ia pun harus berakhir di dalam penjara. tali gantungan menjerat lebih cepat dan tidak perlahan-lahan. saya bisa menduga langkahnya semakin berat. Sungguh. menahan sisa-sisa nafas terakhir setelah dihajar massa yang geram oleh aksi pencopetan yang dilakukannya. Saya pun sempat berpikir. dan segunung gundah lain yang kerap membuatnya terlamun. pulang beliin susu Nadia ya". Getir terdengar di telinga saya. "jangan lupa. Di kantor. "ini. "Yah. mungkin jika SMS itu benar-benar sampai ke nomor sang Ayah. besok Agus harus bayar uang praktek". Isteri dan anak. "Ayah.. mengiringi setiap langkah hingga ke kantor. Maka sejarah pun berlangsung. Tidak sedikit Ayah yang tangguh yang ingin membuat isterinya tersenyum. "besok beliin lengkeng ya" dan saya hanya menjawabnya dengan "iya. susu si kecil yang tersisa di sendok terakhir. apalah lagi bagi lelaki itu. mendustai atasan dengan memanipulasi angka-angka. saya jadi ingat pesan anak saya semalam. karena susu yang dijanjikan sang Ayah tak pernah terbeli. banyak para Ayah yang berakhir di tali gantungan tak kuat menahan beban ekonomi yang semakin menjerat cekat lehernya. atau berbuat curang di balik meja teman sekerja. Yang pasti. . tak henti tangis bayi di rumahnya. Tidak sedikit para Ayah yang membiarkan tangannya berlumuran darah sambil menggenggam sebilah pisau mengorbankan hak orang lain demi menuntaskan gundahnya. Sekali lagi. 50 meter dari rumah saya dan melihat seorang isteri mengantar suaminya sampai pagar depan rumah. "Iya. bayaran sekolah anak yang tertunggak sejak bulan lalu. "Iya. ada yang rela menanggung resiko ini demi segenggam gundah yang mesti ia tuntaskan.

agar tuntas satu persatu gundah yang masih ia genggam. membawanya kembali ke rumah. Semoga…. yang akan menyelesaikan semua gundahnya tanpa harus menciptakan gundah baru bagi keluarganya.diantara sekian banyak Ayah itu. masih percaya bahwa Allah takkan membiarkan hamba-Nya berada dalam kekufuran akibat gundah-gundah yang tak pernah usai. akan tetap menggenggam gundah saya dengan senyum. atau dengan tangan berlumur darah. Dan saya. atau berakhir di balik jeruji pengap. Ayah yang ini. hingga membawanya kembali bersama pagi. mengadukannya dalam setiap sujud panjangnya di pertengahan malam. Saya yakin. . Berharap ada rezeki yang Allah berikan hari itu. saya teramat salut dengan sebagian Ayah lain yang tetap sabar menggenggam gundahnya. sebagai Ayah. menyertakannya dalam mimpi. Karena ia takkan menuntaskan gundahnya dengan tali gantungan. atau bahkan membiarkan seseorang tak dikenal membawa kabar buruk tentang dirinya yang hangus dibakar massa setelah tertangkap basah mencopet. Allah suka terhadap orang-orang yang tersenyum dan ringan melangkah di balik semua keluh dan gundahnya. Para Ayah ini.

aku tidak penat” KEBOHONGAN IBU YANG KE TIGA Ketika ujian tiba. ia dapat memberikan sedikit makanan bergizi untuk pertumbuhan. lalu menggunakan suduku dan memberikannya kepada ibuku. Malahan mengirim balik uang tersebut. ibu yang tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama beberapa jam. aku tidak lapar” -KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA Ketika saya mulai tumbuh dewasa. ibu berkata : “Makanlah nak. demi membiayai sekolah abang dan kakakku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku. Tetapi ibu tidak mahu. ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi ujian. tetapi ibu berkeras tidak mau menerima uang tersebut. Melihat ibu yang dibanjiri peluh. Melihat kondisi keluarga yang semakin parah. dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kepentingan hidup. Aku melihat ibu seperti itu. besok pagi ibu masih harus kerja. aku segera memberikan gelasku untuk ibu sambil menyuruhnya minum.” Ibu tersenyum dan berkata : “Cepatlah tidur nak. ibu yang malang harus merangkap sebagai ayah dan ibu. tidurlah. Teh yang begitu kental tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. seringkali kekurangan.KEBOHONGAN IBU YANG KE ENAM . ada seorang pakcik yang baik hati yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah kecil. ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi keperluan hidupnya. Ketika bunyi loceng berbunyi. ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Aku berkata : “Ibu. aku tidak haus!” -KEBOHONGAN IBU YANG KE EMPAT Setelah kepergian ayah karena sakit. dia harus membiayai keperluan hidup sendiri. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka. ibu berkata : “Saya tidak butuh cinta” -KEBOHONGAN IBU YANG KE LIMA Setelah aku. ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak mancis untuk ditempel. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu sengsara. ibu yang sudah tua sudah waktunya pencen. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu. aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. menandakan ujian sudah selesai. hati juga tersentuh. Ibu berkata : “Minumlah nak. aku tidak suka makan ikan” -KEBOHONGAN IBU YANG KE DUA Sekarang aku sudah masuk Sekolah Menengah. Ketika hari sudah siang. ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat rumah. terik matahari mulai menyinari. Di kala musim sejuk tiba.I Love You Mom Cerita bermula ketika aku masih kecil. aku bangun dari tempat tidurku. Sepulang memancing. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya. Bahkan untuk makan saja. Tiada hari tanpa penderitaan. ia berkata : “Makanlah nak. ibu sering memberikan bahagian nasinya untukku. Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untukku. Ketika makan. kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah dan bekerja. sudah malam. Kehidupan keluarga kita pun semakin susah dan susah. seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi. ibu berharap dari ikan hasil pancingan. Ibu berkata : “Saya ada duit” . Kakakku dan abangku yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi keperluan ibu. Sewaktu aku memakan sup ikan itu. melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaannya menempel kotak mancis. ibu duduk disamping kami dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan.

. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. kita pasti lebih peduli dengan pasangan kita.!” Coba dipikir-pikir teman. Kita selalu lupa akan ayah dan ibu yang ada di rumah. harus dirawat di hospital. Dengan gaji yang lumayan tinggi. saya percaya teman-teman sekalian pasti merasa tersentuh dan ingin sekali mengucapkan : “Terima kasih ibu. Buktinya. risau apakah dia sudah makan atau belum. menatap aku dengan penuh kerinduan. risau apakah dia bahagia bila di samping kita. Aku tidak kesakitan” . lakukanlah yang terbaik. Akhirnya aku pun bekerja di syarikat itu. ibuku tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kalinya. kita selalu mempunyai beribu-ribu alasan untuk meninggalkan ayah ibu kita yang kesepian. sudah berapa lamakah kita tidak menelepon ayah ibu kita? Sudah berapa lamakah kita tidak menghabiskan waktu kita untuk berbincang dengan ayah ibu kita? Di tengah-tengah aktiviti kita yang padat ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : “Jangan menangis anakku. apakah kita semua pernah merisaukan kabar dari orangtua kita? Risau apakah orangtua kita sudah makan atau belum? Risau apakah orangtua kita sudah bahagia atau belum? Apakah ini benar? Kalau ya. Ibu yang kelihatan sangat tua. coba kita renungkan kembali lagi…Di waktu kita masih mempunyai kesempatan untuk membalas budi orangtua kita. kita selalu risau akan kabar pasangan kita. . aku pun melanjutkan pelajaran untuk buat master dan kemudian memperoleh gelar master di sebuah universiti ternama di Amerika berkat sebuah biasiswa di sebuah syarikat swasta. Jangan sampai ada kata “MENYESAL” di kemudian hari.KEBOHONGAN IBU YANG KE DELAPAN. Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering. aku yang berada jauh di seberang samudera atlantik terus segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. sakit sekali melihat ibuku dalam keadaan seperti ini. ia berkata kepadaku : “Aku tak biasa tinggal negara orang” . Hatiku perit. Namun. Tetapi ibu yang baik hati. Dari cerita di atas.Setelah lulus dari ijazah. aku bermaksud membawa ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Aku melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani pembedahan. Jika dibandingkan dengan pasangan kita. bermaksud tidak mahu menyusahkan anaknya. ibu terkena penyakit kanser usus.KEBOHONGAN IBU YANG KE TUJUH Setelah memasuki usianya yang tua. Aku menatap ibuku sambil berlinang air mata.

PS: Ayah. Aku menulis surat ini dengan perasaan sedih dan sangat menyesal. lebih lagi dia ayah dari anak di kandunganku saat ini. Ayah.Kami akan tinggal berpindah-pindah.. ------------------------------------------------------------------------Ayah tercinta.. ayah juga pasti akan setuju meski dengan tatto2 dan piercing yang melekat ditubuhnya.. Aku tidak kemana2 saat ini aku ada di tetangga sebelah. Masih dengan perasaan terguncang dan tangan gemetaran. aku hanya ingin menunjukkan ada ribuan hal yg lebih mengerikan daripada nilai rapotku yg buruk. Kisah ini terjadi disuatu pagi yang cerah. Saat ayah membaca surat ini.Dia memintaku untuk membiarkan anak ini lahir dan kita akan membesarkannya bersama. dia juga telah meyakinkanku bahwa marijuana itu tidak begitu buruk.. Kalau ayah sudah menandatangani rapotku diatas meja. juga dengan motor bututnya serta rambut gondrongnya.Dia sangat baik terhadapku. berikan bonekaku untuk adik. Dia sudah cukup dewasa meskipun belum begitu tua (aku pikir jaman sekarang 42 tahun tidaklah terlalu tua). setelah bertemu dia. yaa. aku bisa menjaga diriku. Salam sayang untuk kalian semua. dia sangat menginginkannya.. dengan selembar amplop bertuliskan untuk ayah diatas kasurnya. jangan khawatirkan keadaanku. Para ahli pengobatan pasti akan menemukan obat untuk AIDS jadi dia bisa segera sembuh.Sebuah Surat Untuk Ayah…. mungkin tidak begitu cerah untuk seorang ayah yang kebetulan memeriksa kamar putri nya. Kami akan tinggal bersama sampai maut memisahkan kami. dia punya bisnis perdagangan extacy yang sangat luas.. Aku tahu dia juga punya cewek lain tapi aku percaya dia akan setia padaku dengan cara yang berbeda. aku telah pergi meninggalkan rumah. Dia mendapati kamar itu sudah rapi. ..perlahan dia mulai membuka surat itu.. . sang ayah membaca lembar kedua surat dari putri tercintanya itu.. tidak ada satupun dari yang aku tulis diatas itu benar. panggil aku ya.. Oh iya.. dia cowok yang baik... Aku sudah 15 tahun sekarang. Aku pergi bersama kekasihku.

"Yaahh. dia mewariskan semua hartanya kepada anak satu-satunya itu.. Beberapa bulan yang lalu dia melewati sebuah showroom. Dan dibalik kertas kado itu ia menemukan sebuah Kitab Suci yang bersampulkan kulit asli.. Dan Tuhan Maha Kaya dari segala apa yang ada di dunia ini" Selesai dia membaca tulisan itu. dan sebelum ayahnya meninggal. dengan suara yang meninggi dia berteriak. dikulit itu terukir indah namanya dengan tinta emas. dia melangkah pasti ke ayahnya. dengan semua uang ayah. Selama beberapa bulan dia selalu membayangkan. di atas dashboardnya ada sebuah foto. hanya untuk meyakinkan dia betapa kasihnya pada anak itu. Dia yakin. mengingat semua kenangan semasa dia tinggal di situ. tapi mengingat apa yang terjadi pada hari wisudanya. dengan bermodalkan otaknya yang cemerlang dia berhasil menjadi seorang yang terpandang. Dia berlari menuju garasi. hatinya hancur. .. bagian dalam mobil itu masih baru. mendadak hatinya menjadi sangat sedih. Dengan airmata berlinang. dia lalu memungut Kitab Suci itu. dan sebuah kwitansi pembelian mobil. nanti pada saat wisuda ayahnya pasti akan membelikan mobil itu kepadanya. Pemuda itu menjadi marah. bukan sebuah kunci ! Dengan hati yang hancur sang anak menerima bingkisan itu. Sang anak pun kadang rindu dan ingin bertemu dengan sang ayah. karena dia anak satu-satunya dan ayahnya sangat sayang padanya. lalu terduduk di samping mobil . dan mulai membuka halamannya. sedang tersenyum bangga.PENYESALAN (Hadiah Sang Ayah) Seorang pemuda sebentar lagi akan diwisuda. Di halaman pertama Kitab Suci itu. dia menelusuri semua barang dirumah itu. Dia mempunyai rumah yang besar dan mewah. Sang ayah tersenyum. sama dengan dealer mobil sport yang dulu dia idamkan ! Dia membuka halaman terakhir Alkitab itu. ayah belikan alkitab ini untukku ? " Lalu dia membanting Kitab Suci itu dan lari meninggalkan ayahnya. Dia merasa sangat menyesal telah bersikap jelak terhadap ayahnya. Saatnya pun tiba. meskipun mobil itu sudah sangat kotor karena tidak disentuh bertahun-tahun.. plastik membungkus jok mobil dan setirnya. dan menemukan di situ terselip STNK dan surat-surat lainnya. bahkan semua mimpinya itu dia ceritakan keteman-temannya. dia masih mengenal jelas mobil itu. setelah wisuda. Sang anak disuruh menghadap Jaksa wilayah dan bersama-sama ke rumah ayahnya untuk mengurus semua harta peninggalannya. foto ayahnya. Sementara itu ayahnya semakin tua dan tinggal sendiri. Lalu dia pun mengeluarkan sebuah bingkisan. bersenang-senang dengan teman-temannya. anaknya pergi meninggalkan dia dan tak pernah menghubungi dia. Ayah memang sangat mencintai saya. Mendadak dia menjadi lemas. dia menjadi sakit hati dan sangat mendendam. dan di sana dia menemukan sebuah mobil yang berlapiskan debu selama bertahun-tahun. . siang itu. dan dikelilingi istri yang cantik dan anak-anak yang cerdas. Dia pun berangan-angan mengendarai mobil itu. mobil sport yang dia dambakan bertahun-tahun lalu. dia membaca tulisan tangan ayahnya. dan dengan sangat kecewa dia membukanya. dan saat itu dia jatuh cinta kepada sebuah mobil sport. sang anak telah menjadi seorang yang sukses. keluaran terbaru dari Ford. masih terbungkus dengan kertas yang sama beberapa tahun yang lalu.. Dan ketika dia membuka brankas ayahnya. Dengan bayangan-bayangan masa lalu yang menari-nari di matanya. sesuatu jatuh dari bagian belakang Kitab Suci itu.. dan dengan berlinang air mata karena terharu dia mengungkapkan betapa dia bangga akan anaknya. akhir dari jerih payahnya selama beberapa tahun di bangku pendidikan. "Sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi orang lain. Dengan buruburu dia menghapus debu pada jendela mobil dan melongok ke dalam.sebentar lagi dia akan menjadi seorang sarjana. Sejak hari wisuda itu. namanya tercetak di situ. Dia berharap suatu saat dapat bertemu anaknya itu. dan betapa dia mencintai anaknya itu.. sebuah kunci mobil ! Di gantungan kunci mobil itu tercetak nama dealer. sehingga dia yakin banget nanti dia pasti akan mendapatkan mobil itu. Ayahnya tidak bisa berkata apa-apa. Saat melangkah masuk ke rumah itu. Sampai suatu hari datang sebuah telegram dari kantor kejaksaan yang memberitakan bahwa ayahnya telah meninggal. Tahun demi tahun berlalu. Dia memungutnya. tanggalnya tepat sehari sebelum hari wisuda itu. dia berdiri mematung ditonton beribu pasang mata yang hadir saat itu. dia menemukan Kitab Suci itu.

air matanya tidak terhentikan.. mengalir terus mengiringi rasa menyesalnya yang tak mungkin diobati.... .. NAMUN TAK SEMENYESAL JIKA KITA KEHILANGAN ORANG-ORANG YANG KITA CINTAI (Sebelum kita meminta maaf padanya) . P.itu..S: SEBERAPA MAHAL DAN BERHARGANYA KITA PERNAH KEHILANGAN SEBUAH BARANG.

sebenarnya beras ini saya dapat dari mengemis". Ibunya bersusah payah seorang membesarkan anaknya. kalian lihat. Ibu pengawas seperti biasanya mengambil sekantong beras dari kantong tersebut dan melihat. Menerima pertanyaan seperti itu sang ibu tersebut akhirnya tidak berani berkata apa-apa lagi. yang memiliki seorang anak laki-laki. Pengawas itupun berpikir. sang ibu datang kembali kesekolah. saat itu kampung tersebut belum memiliki listrik. Jadi kalian kira kantin saya ini tempat penampungan beras campuran". Sang ibunya terus berpikir dan merenung dalam hati sambil melihat bayangan anaknya yang pergi menjauh. Sang anak akhirnya pergi juga kesekolah. Awal Bulan berikutnya ibu memikul sekantong beras dan masuk kedalam kantin. Selanjutnya kalau begini lagi. Awal bulan ketiga. Sang ibu sedikit takut dan berkata : "Ibu pengawas. Masih dengan alis yang mengerut dan berkata: "Masih dengan beras yang sama". Sang ibu ini pun malu dan berkali-kali meminta maaf kepada ibu pengawas tersebut. Dan kemudian berkata kepada ibunya: " Ma. sang anak tersebut diterangi sinar lampu minyak. Tetapi justru saat itulah ibunya menderita penyakit rematik yang parah sehingga tidak bisa lagi bekerja disawah. Bawa pulang saja berasmu itu !". apakah kemarin itu dia belum berpesan dengan Ibu ini dan kemudian berkata : "Tak perduli beras apapun yang Ibu berikan kami akan terima tapi jenisnya harus dipisah jangan dicampur bersama. Tak berapa lama. Ayahnya sudah meninggal dunia. Setelah mendengar kata sang ibu. beras dirumah kami semuanya seperti ini jadi bagaimana? Pengawas itu pun tidak mau tahu dan berkata : "Ibu punya berapa hektar tanah sehingga bisa menanam bermacam. kalau tidak maka beras yang dimasak tidak bisa matang sempurna. tinggalah ibu dan anak laki-lakinya untuk saling menopang. Jangan khawatir. pengawas itu kaget dan tidak bisa berkata apa-apa lagi. maka saya tidak bisa menerimanya". Pengawas yang bertanggung jawab menimbang beras dan membuka kantongnya dan mengambil segenggam beras lalu menimbangnya dan berkata : " Kalian para wali murid selalu suka mengambil keuntungan kecil. Saat itu setiap bulannya murid-murid diharuskan membawa tiga puluh kg beras untuk dibawa kekantin sekolah. Karena sang anak tetap bersikeras tidak mau mendaftarkan kesekolah. Cepatlah pergi daftarkan kesekolah nanti berasnya mama yang akan bawa kesana". Dan ini adalah pertama kalinya sang anak ini dipukul oleh mamanya. Kisah ini adalah kisah nyata sebuah keluarga yang sangat miskin. Sang anak mengerti bahwa ibuya tidak mungkin bisa memberikan tiga puluh kg beras tersebut.Ibu dan 3 Karung Beras Ini adalah makanan yang tidak bisa dibeli dengan uang. Saat memasuki musim gugur. sang anak memasuki sekolah menengah atas. mamanya menampar sang anak tersebut.macam jenis beras". disini isinya campuran beras dan gabah. sedangkan ibunya dengan penuh kasih menjahitkan baju untuk sang anak. dengan terpincang-pincang dan nafas tergesa-gesa Ibunya datang kekantin sekolah dan menurunkan sekantong beras dari bahunya. Saat membaca buku. kenapa masih tetap membawa beras yang sama. saya mau berhenti sekolah dan membantu mama bekerja disawah". Ibunya mengelus kepala anaknya dan berkata : "Kamu memiliki niat seperti itu mama sudah senang sekali tetapi kamu harus tetap sekolah. Dengan berlinang air mata sang ibu pun berlutut di depan pengawas tersebut dan berkata: "Maafkan saya bu. pasti bisa merawat dan menjaga kamu. Sang ibu tersebut akhirnya duduk diatas . Sang pengawas kembali marah besar dengan kata-kata kasar dan berkata: "Kamu sebagai mama kenapa begitu keras kepala. kalau mama sudah melahirkan kamu.

maka itu akan menghancurkan harga dirinya. menggulung celananya dan memperlihatkan kakinya yang sudah mengeras dan membengkak. Akhirnya sang anak pun memeluk dan merangkul erat mamanya dan berkata: "Oh Mamaku. Anakku sangat mengerti kondisiku dan mau berhenti sekolah untuk membantuku bekerja disawah. sang anak tersebut lulus masuk ke perguruan tinggi qing hua dengan nilai 627 point.. Ibu ini merasa aneh.lantai.." Dan mempersilakan sang ibu tersebut yang sangat luar biasa untuk naik keatas mimbar. supaya bisa diberikan sumbangan untuk keluarga ibu. Setiap hari pagi-pagi buta dengan kantong kosong dan bantuan tongkat pergi kekampung sebelah untuk mengemis.buru menolak dan berkata: "Jangan.. Anak dari sang ibu tersebut dengan ragu-ragu melihat kebelakang dan melihat gurunya menuntun mamanya berjalan keatas mimbar. Pada saat sang ibu bercerita...diam kepala sekolah membebaskan biaya sekolah dan biaya hidup anak tersebut selama tiga tahun. tetapi tolong ibu bisa menjaga rahasia ini. kemudian mengangkat ibu tersebut dari lantai dan berkata: "Bu sekarang saya akan melapor kepada kepala sekolah. Sang ibu dan sang anakpun saling bertatapan. Lebih-lebih takut melukai harga diri anaknya." Akhirnya masalah ini diketahui juga oleh kepala sekolah. tetapi mengapa hanya ibu ini yang diundang. Dan itu akan mengganggu sekolahnya... Sampai hari sudah gelap pelan-pelan kembali kekampung sendiri..... kalau anakku tahu ibunya pergi mengemis untuk sekolah anaknya. apalagi untuk bercocok tanam.. Dihari perpisahan sekolah... bahkan untuk berjalan pun susah. Pandangan mama yang hangat dan lembut kepada anaknya. secara tidak sadar air mata Pengawas itupun mulai mengalir. Sang ibu tersebut menghapus air mata dan berkata: "Saya menderita rematik stadium terakhir. . Sampai pada awal bulan semua beras yang terkumpul diserahkan kesekolah. begitu banyak murid yang mendapat nilai tinggi. Pengawas sekolah tersebut akhirnya maju kedepan dan menceritakan kisah sang ibu ini yang mengemis beras demi anaknya bersekolah." Selama ini dia tidak memberi tahu sanak saudaranya yang ada dikampung sebelah. Kepala sekolah pun menunjukkan tiga kantong beras itu dengan penuh haru dan berkata : "Inilah sang ibu dalam cerita tadi.. Setelah Tiga tahun kemudian.. Tapi saya melarang dan menyuruhnya bersekolah lagi. Yang lebih aneh lagi disana masih terdapat tiga kantong beras. Saya sangat terharu dengan kebaikan hati ibu pengawas. kepala sekolah sengaja mengundang ibu dari anak ini duduk diatas tempat duduk utama." Sang ibu buru. Secara diam..

“Kedua anak kita memberikan hasil yang begitu baik…hasil yang begitu baik…” Ibu mengusap air matanya yang mengalir dan menghela nafas. Dengan uang yang . sebaliknya. adikku berusia 8 tahun. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku. “Ayah. jadi Beliau mengatakan. Bertahun-tahun telah lewat. Aku 20 tahun.” Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku. bungkus demi bungkus. ia lulus untuk masuk ke SMA di pusat kabupaten. aku yang melakukannya! ” Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku bertubi-tubi. masuk ke universitas tidaklah mudah. adikku mencengkeram tangannya dan berkata. tapi insiden tersebut masih kelihatan seperti baru kemarin. adikku berjalan keluar ke hadapan ayah dan berkata. Aku tidak pernah akan lupa tampang adikku ketika ia melindungiku. Dia menyelinap ke samping ranjangku dan meninggalkan secarik kertas di atas bantalku: “Kak. terlalu takut untuk berbicara. “Ayah. Siapa sangka keesokan harinya. Aku terpaku. dan menangis dengan air mata bercucuran sampai suaraku hilang. jangan menangis lagi sekarang. sebelum subuh datang. orang tuaku membajak tanah kering kuning. Saya akan pergi mencari kerja dan mengirimu uang.” Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki cukup keberanian untuk maju mengaku. Hari demi hari. dengan sebuah tongkat bambu di tangannya.” Aku. ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan kami. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok. untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya. Pada saat yang sama. saya tiba-tiba mulai menangis meraung-raung. Semuanya sudah terjadi. telah cukup membaca banyak buku. Suatu ketika. Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke muka adikku yang membengkak. Aku mencuri ima puluh sen dari laci ayahku. telah memutuskan untuk tidak lagi meneruskan ke universitas. tiga tahun lebih muda dariku. Malam itu. Ayah segera menyadarinya. ayah berjongkok di halaman. Waktu itu. menghisap rokok tembakaunya. Beliau duduk di atas ranjang batu bata kami dan memarahi. tetapi ia tidak menitikkan air mata setetes pun. saya diterima untuk masuk ke sebuah universitas propinsi. “Kamu sudah belajar mencuri dari rumah sekarang. kalau begitu. kkalau tidak ia tidak akan pernah meninggalkan jurang kemiskinan ini. “Baiklah.” yah mengayunkan tangannya dan memukul adikku pada wajahnya. Tubuhnya penuh dengan luka. adikku berusia 17 tahun.Aku Menangis untuk Adikku 6 Kali Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Aku mempunyai seorang adik. saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi. “Siapa yang mencuri uang itu?” Beliau bertanya. Sesudahnya. “Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita bisa membiayai keduanya sekaligus?” Saat itu juga. “Seorang anak laki-laki harus meneruskan sekolahnya. Tiba-tiba. Saya mendengarnya memberengut. “Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu keparat lemahnya? Bahkan jika berarti saya mesti mengemis di jalanan saya akan menyekolahkan kamu berdua sampai selesai!” Dan begitu kemudian ia mengetuk setiap rumah di dusun itu untuk meminjam uang. Tahun itu. dan punggung mereka menghadap ke langit. Di pertengahan malam itu. hal memalukan apa lagi yang akan kamu lakukan di masa mendatang? … Kamu layak dipukul sampai mati! Kamu pencuri tidak tahu malu!” Malam itu. adikku meninggalkan rumah dengan beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit kacang yang sudah mengering. Adikku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan berkata. Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP. Aku berusia 11. “Kak. Ayah begitu marahnya sehingga ia terus menerus mencambukinya sampai Beliau kehabisan nafas. kalian berdua layak dipukul!” Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi. dan berkata.

Lihat kamu sekarang. Apa yang akan mereka pikir jika mereka tahu saya adalah adikmu? Apa mereka tidak akan menertawakanmu? ” Aku merasa terenyuh. tidak sakit. “Saya melihat semua gadis kota memakainya. Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang gadis petani dari dusun itu. Bahkan itu tidak menghentikanku bekerja dan…” Ditengah kalimat itu ia berhenti. “Kak.” . ” Ada seorang ppenduduk dusun menunggumu di luar sana !” Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku? Aku berjalan keluar. Tahun itu. Aku menanyakannya. “Kakakku. mengatakan. Ia memakaikannya kepadaku. ia membela keputusannya. dan air mata mengalir deras turun ke wajahku. tetapi mereka tidak pernah mau. Aku membalikkan tubuhku memunggunginya. Dalam acara pernikahannya. luka yang begitu serius. “Siapa yang paling kamu hormati dan kasihi?” Tanpa bahkan berpikir ia menjawab. Aku mengoleskan sedikit saleb pada lukanya dan mebalut lukanya. seratus jarum terasa menusukku. Aku menyapu debu-debu dari adikku semuanya. Banyak kali suamiku dan aku mengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal bersama kami. “Aku tidak perduli omongan siapa pun! Kamu adalah adikku apa pun juga! Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu. Adikku tidak setuju juga. berita seperti apa yang akan dikirimkan?” Mata suamiku dipenuhi air mata. Kami menginginkan adikku mendapatkan pekerjaan sebagai manajer pada departemen pemeliharaan. dan masuk rumah sakit. “Bu. “Apakah itu sakit?” Aku menanyakannya. Mereka mengatakan. dan uang yang adikku hasilkan dari mengangkut semen pada punggungnya di lokasi konstruksi. dan saya hampir tidak berpendidikan. Aku berusia 26. aku tinggal di kota. dan terus menjelaskan. “Pikirkan kakak ipar–ia baru saja jadi direktur. aku sedang belajar di kamarku. Setelah pacarku pulang. Kamu tahu.ayahku pinjam dari seluruh dusun. Saya akan menjaga ibu dan ayah di sini. Ia bersikeras memulai bekerja sebagai pekerja reparasi. sekali meninggalkan dusun. Ketika aku menikah. dan air mata memenuhi mataku. Jadi saya pikir kamu juga harus memiliki satu.” Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi. Melihat gips putih pada kakinya. mereka tidak akan tahu harus mengerjakan apa. “Mengapa kamu tidak bilang pada teman sekamarku kamu adalah adikku?” Dia menjawab. Melihat mukanya yang kurus.. Tahun itu. tersenyum. dan melihat adikku dari jauh. “Mengapa kamu menolak menjadi manajer? Manajer tidak akan pernah harus melakukan sesuatu yang berbahaya seperti ini. ia mengeluarkan sebuah jepit rambut berbentuk kupu-kupu. sambil tersenyum. Aku menarik adikku ke dalam pelukanku dan menangis dan menangis. Suamiku dan aku pergi menjenguknya. ketika ia mendapat sengatan listrik. jagalah mertuamu aja. dan kemudian keluar kata-kataku yang sepatah-sepatah: “Tapi kamu kurang pendidikan juga karena aku!” “Mengapa membicarakan masa lalu?” Adikku menggenggam tanganku. “Itu adalah adikmu yang pulang awal untuk membersihkan rumah ini. kaca jendela yang pecah telah diganti. adikku 23. Kali pertama aku membawa pacarku ke rumah. pembawa acara perayaan itu bertanya kepadanya. Tahun itu. Mengapa kamu tidak mau mendengar kami sebelumnya?” Dengan tampang yang serius pada wajahnya. Tetapi adikku menolak tawaran tersebut. ketika saya bekerja di lokasi konstruksi. “Lihat bagaimana penampilanku. Suatu hari. “Tidak. Jika saya menjadi manajer seperti itu. ia berusia 26 dan aku 29.” Suamiku menjadi direktur pabriknya. Suatu hari. adikku diatas sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah kabel. ketika teman sekamarku masuk dan memberitahukan. Tidakkah kamu melihat luka pada tangannya? Ia terluka ketika memasang kaca jendela baru itu. dan kelihatan bersih di mana-mana. seluruh badannya kotor tertutup debu semen dan pasir. Aku 23. batu-batu berjatuhan pada kakiku setiap waktu. ibu tidak perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!” Tetapi katanya.” Dari sakunya. saya menggerutu. aku akhirnya sampai ke tahun ketiga (di universitas) . dan tersekat-sekat dalam kata-kataku. ia berusia 20. aku menari seperti gadis kecil di depan ibuku.” Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku.

Ia hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu. air mata bercucuran turun dari wajahku seperti sungai. Setiap hari kakakku dan saya berjalan selama dua jam untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah.Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah kisah yang bahkan tidak dapat kuingat. Saya kehilangan satu dari sarung tanganku. Semua tamu memalingkan perhatiannya kepadaku. saya bersumpah. Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya. Katakata begitu susah kuucapkan keluar bibirku. Suatu hari. Sejak hari itu. .” Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. ia berada pada dusun yang berbeda. orang yang paling aku berterima kasih adalah adikku. “Dalam hidupku. tangannya begitu gemetaran karena cuaca yang begitu dingin sampai ia tidak dapat memegang sumpitnya. selama saya masih hidup. di depan kerumunan perayaan ini. Ketika kami tiba di rumah. saya akan menjaga kakakku dan baik kepadanya. “Ketika saya pergi sekolah SD.” Dan dalam kesempatan yang paling berbahagia ini.

S: Semua orang di dunia ini penting. “Oh… saya mau ke Jakarta terus “connecting flight” ke Singapore nengokin anak saya yang ke dua”. ibu itu menjawab. kalau ibu agak kecewa ya dengan anak pertama ibu. bisa mendidik anak-anaknya dengan sangat baik.anak yang di Singapore tadi .” Pemuda itu segera menyahut. ” Ooo …tidak tidak begitu nak…. hatimu.Kisah Seorang Ibu di Pesawat Alkisah. dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan. yang keempat kerja di perkebunan di Lampung.” Wouw… hebat sekali putra ibu” pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak. putra yang kedua ya bu??Bagaimana dengan kakak adik-adik nya??”” Oh ya tentu ” si Ibu bercerita :”Anak saya yang ketiga seorang dokter di Malang. pikiranmu. Pemuda itu merenung.. hebat ibu ini. seorang pemuda terpelajar dari Surabaya sedang berpergian naik pesawat ke Jakarta. Buka matamu.”” Pemuda tadi diam. beberapa tahun yang silam.Dengan tersenyum ibu itu menjawab.” Ibu. ” Terus bagaimana dengan anak pertama ibu ??”Sambil menghela napas panjang. ” anak saya yang pertama menjadi petani di Godean Jogja nak”. ada acara apa pergi ke Jakarta ?” tanya si pemuda. yang kelima menjadi arsitek di Jakarta. yang keenam menjadi kepala cabang bank di Purwokerto. sedang dia menjadi petani ??? “ …. dari anak kedua sampai ke tujuh.Justru saya sangat bangga dengan anak pertama saya. Disampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur. Orang bijak berbicara “Hal yang paling penting adalah bukanlah SIAPAKAH KAMU tetapi APA YANG SUDAH KAMU LAKUKAN” . yang ke tujuh menjadi Dosen di Semarang.” Kalau saya tidak salah .jawab ibu itu. adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di pekerjaannya. karena dialah yang membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia bertani” P. Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahu pemuda itu melanjutkan pertanyaannya. Si pemuda menyapa. Dia menggarap sawahnya sendiri yang tidak terlalu lebar. “Maaf ya Bu…. Intinya adalah kita tidak bisa membuat ringkasan sebelum kita membaca buku itu sampai selesai.

“Mengapa aku tdk berpikir ttg hal tsb? Utk semangkuk bakmi dr org yg baru kukenal. kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah “Ana kau sudah pulang. ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas. seorang yang baru kukenal.S: BAGAIMANAPUN KITA TIDAK BOLEH MELUPAKAN JASA ORANG TUA KITA. Saat menyusuri sebuah jalan. “Silahkan duduk. Pada saat itu Ana tdk dapat menahan tangisnya dan ia menangis dihadapan ibunya. tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri” katanya kepada pemilik kedai. aku tdk membawa uang” jawab Ana dengan malu-malu “Tidak apa-apa. “Ada apa nona?” Tanya si pemilik kedai. kita mungkin akan sangat berterima kasih kpd org lain disekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita. Ana bertengkar dengan ibunya. Ibu telah menyiapkan makan malam dan makanlah dahulu sebelum kau tidur. Karena sangat marah. aku akan mentraktirmu” jawab si pemilik kedai. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi. aku akan memasakkan bakmi untukmu”. PIKIRKANLAH HAL ITU?? APAKAH KITA MAU MENGHARGAI PENGORBANAN TANPA SYARAT DARI ORANG TUA KITA? . makanan akan menjadi dingin jika kau tdk memakannya sekarang”. segera menghabiskan bakminya. Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Ana. kita harus ingat bahwa kita berterima kasih kepada mereka seumur hidup Kita. Saat berjalan ke rumah. Ana. Ketika bertemu dengan Ana. Sekali waktu. aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya. Tetapi kpd org yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita.Semangkuk Bakmi Panas Pada malam itu. cepat masuklah.? ibuku sendiri. Ibumu telah memasak bakmi dan nasi untukmu saat kau kecil sampai saat ini. tetapi kepada ibuku yg memasak untukku selama bertahun-tahun. seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi !. “Bahkan. SERINGKALI KITA MENGANGGAP PENGORBANAN MEREKA MERUPAKAN SUATU PROSES ALAMI YANG BIASA SAJA. aku begitu berterima kasih. Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. tetapi. aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu. tetapi. Ana segera makan beberapa suap. ia memikirkan kata-kata yg hrs diucapkan kpd ibunya. setelah bertengkar denganku. “tidak apa-apa” aku hanya terharu jawab Ana sambil mengeringkan air matanya. menarik nafas panjang dan berkata “Nona mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini. P. TETAPI KASIH DAN KEPEDULIAN ORANG TUA KITA ADALAH HADIAH PALING BERHARGA YANG DIBERIKAN KEPADA KITA SEJAK KITA LAHIR. ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah” “Kau. Saat berjalan di suatu jalan. apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?” ” Ya. lalu berkata “Nona. Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya. lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya. Begitu sampai di ambang pintu rumah. mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Dan kau malah bertengkar dengannya” Ana. terhenyak mendengar hal tsb. Dan hanya karena persoalan sepele. aku bertengkar dengannya. ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tdk membawa uang. tetapi ia tdk mempunyai uang. Tidak lama kemudian. pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. kemudian air matanya mulai berlinang.

Papa pulang. yang tentunya belum mengerti banyak. mama. "Yulia!! Kepala mama lagi pusing! Kamu jangan berisik!" Mama membentak dengan suara tinggi." Malam itu mereka kembali hanya makan berdua. "Mama. Matanya menyipit. mama..!! Yulia mundur perlahan.. mama.Ajari aku memeluk landak Yulia menunggu dengan antusias. Yulia mulai beranjak menuju dewasa. Nyonya. Otak kecil Yulia terus bertanya-tanya: Mama.... Dengan cemas Yulia bertanya.. Yulia tidak lagi kecil. ! Mama pulang. Mematikan TV. mana yang sakit?" Mama tidak menjawab. yang kubesarkan dengan susah payah. nampaknya tidak suka menghabiskan waktu bersama-sama denganku? Apa salahku? Apa dosaku? Ah.. Diliriknya jalan raya depan rumah. Yulia salah apa? Yulia sayang Mama. Suara si mbok yang menyuruhnya berulang kali untuk makan duluan... Yulia mengamati dua orang yang paling dicintainya dalam diam.." Mama diam saja... Kaki kecilnya bolak-balik melangkah dari ruang tamu ke pintu depan.. Dalam kesunyian berpikir dengan hati terluka: Mengapa anakku sendiri. Di atas. mencari nafkah bagi keluarga. Yulia bertambah tinggi. Yang satu mengempaskan diri di sofa sambil mengurut-urut kepala. Belum ada. Wajah-wajah yang letih sehabis bekerja seharian.. Yulia makin gencar bertanya. Tiiiinnnnn. Keluar lagi. Tinnn. bagaimana caranya memeluk seekor landak?" . "Mama. ya? Berbagai peristiwa sejenis terjadi.. Yulia cuma tahu. Hanya mengernyitkan alis sambil memejamkan mata. "Yulia mana?" "Sudah makan duluan. Bingung. Di otaknya yang kecil. dan mengunci pintu. Maka tahun-tahun berlalu.. dan ia girang Mama dan Papa pulang. Dan otak kecil Yulia merekam semuanya. . "Mama sakit ya? Mana yang sakit? Mam. Yulia menyingkir ke sudut ruangan. Menghilang dari pandangan. Yulia menurunkan kaki dari meja. Bagi si kecil Yulia juga. Masuk lagi. Buru-buru naik ke atas.. Mengamati Mama dari jauh. yang kembali mengurut-ngurut kepalanya.. Tuan. Belum ada. Yulia salah apa? Mama tidak suka dekat-dekat Yulia? Yulia mengganggu Mama? Yulia tidak boleh sayang Mama. "Mama. mana yang sakit? Yulia ambilin obat ya? Ya? Ya?" Tiba-tiba. dengan kerja keras. Kaki kecilnya gemetar. Yulia remaja.. "Mama. Dari tempat di mana ia tidak akan terluka. ke kamarnya. Dari jauh. Kaget.!! Yulia kecil melompat girang! Mama pulang! Papa pulang! Dilihatnya dua orang yang sangat dia cintai itu masuk ke rumah.. Keluar lagi. Yulia salah apa? Takut-takut. Mama.30. ia kangen Mama dan Papa.. Papa.. Begitu terus selama hampir satu jam. Yang satu langsung menuju ke kamar mandi. Tiiinnn. tidak dia gubris. katakan padaku. Tin. anak jaman sekarang memang tidak tahu hormat sama orangtua! Tidak seperti jaman dulu.. Pukul 18. Yulia masuk lagi." Yulia menggerak-gerakkan tangan.

.S: Satu cara terpenting dalam membantu anak-anak tumbuh dewasa adalah: Kita harus tumbuh dewasa terlebih dahulu.P.

kalimat yang keluar hanyalah kalimat basa-basi “Wah. Kali ini Budi berhasil. Lalu ia segera mengalihkan perhatiannya pada kertas-kertas yang berserakkan didepannya. dalam keadaan yang begitu panik ambulance didatangkan secepatnya. sekarang Jessi suruh mama baca ya” “Pa. Beberapa coretan tak berbentuk menghiasi lembar-lembar halamannya seperti sebuah kenangan indah dari Jessica kecil. PAPA BILANG. Permintaan sang buah hati yang sangat sederhana. Ia terus membacanya dengan keraskeras halaman demi halaman. Buku itubergambar seorang peri kecil yang imut. Hari demi hari telah berlalu.. Kejadian hari itu begitu mengguncangkan hati nurani Budi. sambil menurunkan kacamatanya. dan tiba-tiba ia mulai lagi. supaya Jessica bisa denger” kata-kata Jessi terngiang-ngiang kembali. “Pa liat”! Jessica berusaha menarik perhatian ayahnya. dengan serius. dengan mata yang berkaca-kaca ia membuka halaman pertama dan membacanya dengan sura keras. sangat menarik perhatian Jessica. Jessica menarik nafas panjang dan tetap disitu..Jessica bengong sejenak.. dengan berlinang air mata. seperti biasanya sibuk memperhatikan berkasberkas pekerjaan kantor yang dibawanya pulang ke rumah. Budi menguatkan hati.. buku cerita Peri Imut. mama cibuk terus. papa baca keras-keras ya pa. canda dan riang Jessica kecil tidak akan terdengar lagi. Jessi takut Ma. “Jes papa sibuk. Sore itu setelah segalanya telah berlalu. papa pasti suka”. Budi menengok ke arahnya. “Lain kali Jessica. tak kuasa menahan itu Budi bersujut dan menangis. “Jessica.…papa baca keras-keras ya Pa. papa liat gambarnya lucu-lucu”.. Masih segar terbayang dalam ingatan budi tangan mungil anaknya yang memohon kepadanya untuk membacakan sebuah cerita. Bukunya sudah tidak baru lagi. Tubuh Jessica mungil terhentak beberapa meter. yang tersisa hanya keheningan dan kesunyian hati. semangat Jessica kecil terkulai. “Jessi dengar papa baca ya” selang beberapa kata. matanya berkaca-kaca dan ia bergeser menjauhi ayahnya “Iya pa. supaya Jessica bisa denger”. pun tidak terpenuhi. Ia selalu memberi PERHATIAN kepada kita karena ia peduli kepada kita. buku baru ya Jes?”. karena keesokan harinya ada rapat umum yang sangat penting dengan para pemegang saham. Pada suatu malam Budi. Jessi sayang papa mama” darah segar terus keluar dari mulutnya hingga ia tidak tertolong lagi ketika sesampainya di rumah sakit terdekat. “Bacain Jessi dong Pa” pinta Jessica lembut. . seorang eksekutif sukses. tanpa terasa dua pekan telah berlalu namun permintaan Jessica kecil tidak pernah terpenuhi.. berdiri tepat disampingnya. namun ia belum menyerah. gambarnya bagus.. Hingga suatu sore terdengar suara hentakan keras “Buukk!!” beberapa tetangga melaporkan dengan histeris bahwa Jessica kecil terlindas kendaraan seorang pemuda mabuk yang melajukan kendaraannya dengan kencang didepan rumah Budi. menit demi menit berlalu. “Ya papa” Jessica berseri-seri karena merasa ada tanggapan dari ayahnya. “Pa... jangan sekarang deh” sanggah Budi dengan cepat. Seseorang yang mengasihi selalu mengalikan kesenangan dan membagi kesedihan kita. Supaya Jessica Bisa Dengar... sana! papa lagi banyak kerjaan” Budi berusaha memusatkan perhatiannya pada lembar-lembar kertas tadi.memohon satu kesempatan lagi untuk mencintai. tampak sekali ia berusaha membacanya dengan keras.“Pa kalau papa ada waktu. hampir menangis. Ketika ia sedang asyik menyeleksi dokumen kantor tersebut.. Dengan suara lembut dan sedikit manja ia kembali merayu “pa. selama perjalanan menuju rumah sakit. Putrinya Jessica datang mendekatinya. sambil memegang buku cerita baru.kini sentuhan itu terasa sangat berarti sekali. lain kali ya pa?” Ia masih sempat mendekati ayahnya dan sambil menyentuh lembut tangan ayahnya ia menaruh buku cerita di pangkuan sang Ayah. Kini yang ada hanyalah penyesalan. “. berdiri ditempatnya penuh harap. Jessica kecil sempat berkata dengan begitu lirih“Jessi takut Pa. mama bilang papa mau baca untuk Jessi” Budi mulai agak kesal.. Tidak ada lagi waktu tersisa untuk memenuhi sebuah janji..Papa Baca Keras-keras Ya. “Wah papa sedang sibuk sekali. LAIN KALI!!” kata Budi membentaknya dengan keras. hatinya memohon lagi “Jessi papa mohon ampun nak” “papa sayang Jessi” Seakan setiap kata dalam bacaan itu begitu menggores lubuk hatinya. sampulnya sudah usang dan koyak. belum pernah dibacakan bagi dirinya. Budi mulai membuka buku cerita peri imut yang diambilnya perlahan dari onggokan mainan Jessica di pojok ruangan.

S: ADAKAH “PERHATIAN TERBAIK” ITU BEGITU MAHAL BAGI MEREKA ? BERILAH “PERHATIAN TERBAIK” WALAUPUN ITU HANYA SEKALI Bukankah Kesempatan untuk memberi perhatian kepada orang-orang yang kita cintai itu sangat berharga ? DO IT NOWBerilah “PERHATIAN TERBAIK” bagi mereka yang kita cintai. LAKUKAN SEKARANG !! KARENA HANYA ADA SATU KESEMPATAN UNTUK MEMPERHATIKAN DENGAN HATI KITA .P.

. How much I love you. Kerap kali ia menempelkan telinganya di perut ibunya. kemudian Michael dibungkus dengan pakaian khusus lalu dibawa masuk ke ruang ICU. Sejak adiknya dirawat di ICU ia merengek terus! "Mami. "Bersiaplah jika sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi. "Lagi sayang. Karen tetap menganggap rengekan Michael sebagai rengekan anak kecil. "Suster.." bujuk ibunya sambil mencucurkan air matanya. lalu tertidur lelap. I dreamt. seolah menghela napas panjang.. terus Michael! Teruskan sayang... "Terus." bisik ibunya sambil menangis.. dear. Lain halnya dengan Michael. Michael tidak akan kubawa pergi! Mungkin ini yang terakhir kalinya bagi Michael melihat adiknya!" Suster terdiam menatap Michael dan berkata. Baru setelah perjuangan berjam-jam adik Michael dilahirkan.. you make me happy when skies are grey.. lalu berkata." Ajaib! Si Adik langsung memberi respon. satu hari kemudian. Michael senang sekali. Tapi sungguh di luar dugaan.. Tiba saatnya bagi Karen untuk melahirkan.. aku kepengen nyanyi!!!" Itu berulang kali diminta Michael bahkan sambil meraung menangis. "The other night.. "You never know. my only sunshine. if you will only stay the same. aku mau nyanyi buat adik kecil!" Ibunya kurang tanggap. Seorang bayi putri yang cantik.. Baru ketika harapan menipis. dan Karen juga suaminya melihatnya sebagai mujizat Kasih Ilahi yang . adiknya kelihatan semakin tenang.... Please don't take my sunshine away.. Seolah ia sadar akan sapaan sayang dari kakaknya. aku pengen nyanyi!!" Karen terlalu larut dalam kesedihan dan kekuatirannya.Nyanyian seorang kakak Seorang ibu muda." suster tak mau tahu.. Ia didekatkan pada adiknya yang sedang tergolek dalam sakratul maut. ia pun sering menyanyi bagi adiknya yang masih di perut ibunya itu.. "Tapi. sedang mengandung bayinya yang kedua... dear.. rileks dan damai. "Baik." Sang adik kelihatan begitu tenang.. I held you in my. Lalu dari mulutnya yang kecil mungil keluarlah suara nyanyian yang nyaring "You are my sunshine.. Dan karena Michael suka bernyanyi. "Mami. untuk menerima kehadiran adiknya... "Ini peraturan! Anak kecil dilarang dibawa masuk!" Karen menatap tajam suster itu.. Para tenaga medis tak habis pikir atas kejadian yang menimpa pasien yang satu ini. setidaknya biar Michael melihat adiknya untuk yang terakhir kalinya. Karen namanya. sangat tenang. sang ibu mau mendengarkan Michael. sebelum diizinkan bernyanyi buat adiknya. Hari berikutnya. "Anak kecil dilarang masuk!" Karen ragu-ragu... anaknya yang pertama yang baru berusia 3 tahun.. Lagi pula ICU adalah daerah terlarang bagi anak-anak. sayang kondisinya begitu buruk sehingga dokter yang merawat dengan sedih berterus terang kepada Karen. Mereka bahkan sudah menyiapkan acara penguburan buat putrinya bila sewaktu-waktu dipanggil Tuhan. Sang adikpun meregang. kini ikut terisak-isak menyaksikan apa yang telah terjadi atas diri adik Michael dan kejadian yang baru saja ia saksikan sendiri.. Ia dicegat oleh suster di depan pintu kamar ICU.. si adik bayi sudah diperbolehkan pulang. "Tapi tidak boleh lebih dari lima menit!" Demikianlah. Mumpung adiknya masih hidup!" batinnya." I'll always love you and make you happy. terjadi komplikasi serius." Karen dan suaminya berusaha menerima keadaan dengan sabar dan hanya bisa pasrah kepada yang Kuasa. Michael terus bernyanyi dan. Pernapasannya lalu menjadi teratur. Michael menatap lekat adiknya. Suster yang tadinya melarang untuk masuk. as I laid sleeping. Sebagaimana layaknya para ibu. "Mami. suster. Karen dengan haru melihat dan menatapnya dengan tajam dan. Karen membantu Michael.." Denyut nadinya menjadi lebih teratur. Mereka hanya bisa menyebutnya sebagai sebuah terapi ajaib.." Dan..

Benar bahwa memang Kasih Ilahi yang menolongnya. Dan ternyata Kasih Ilahi membutuhkan pula hati polos seorang anak kecil "Michael" untuk memberi kehidupan. sungguh amat luar biasa! Bagi sang adik. tidak ada yang mustahil bagi-NYA bila ia menghendaki terjadi. . Dan ingat Kasih Ilahi pun membutuhkan mulut kecil si Michael untuk mengatakan "How much I love you".luar biasa. Itulah kehendak Tuhan. kehadiran Michael berarti soal hidup dan mati.

pasti ada susah senangnya. perlahan. ” Kami. Seorang penumpang yang duduk paling depan dekat supir segera menjadi penengah pertengkaran tersebut. malu dilihat orang.! Maafkan saya. semua tertawa geli mendengar ucapan itu. Tiba-tiba dari arah belakang bus. Hingga suatu ketika penumpang yang duduk di kursi belakang berteriak “Pir. Priok…. Supir buruburu menghentikan bus. kira-kira hampir sepuluh menit-an. Sambil mennguncangguncangkan tubuh sang supir.!!! Tunggu…. tanpa komando dari kondektur. Kami para penumpang biasa menyebutnya dengan istilah “ngetem” yakni berhenti cukup lama Bus berjalan perlahan meninggalkan terminal. Padahal saya kan lagi bantu nyeberangin penumpang. bus berhenti. sama-sama cari uang samasama kerja untuk anak. Di tengah jalan. dia mungkin khilaf tidak melihat. bus berhenti. Tak kenal lelah.!!!Ada sewa! Ayo…ayo naik…. Dari dalam Bajaj keluarlah sang wanita yang menjadi kondektur tadi. Lincah. gimana sih kamu jadi supir nggak peduli amat?” Kalimat-kalimat itu terus meluncur dari bibir tipis si wanita. Yang membuat Anna tertarik untuk memperhatikannya adalah semata-mata karena ia seorang wanita yang bekerja sebagai kondektur. saya panik waktu tahu bus sudah nggak ada. tuh! Kasihan!! Lumayan jauh. Profesi wanita itu hanya sebagai kondektur.Tunggu…. semuanya dilaluinya tanpa merasa terbebani. tidak seberapa jauh dari pusat perbelanjaan besar. terik. sebuah bajaj meluncur kencang dan berhenti persis di depan bus. ” lerai bapak itu pada si kondektur wanita. sang supir pun menginjak pedal gas dalamdalam. Tak terasa bus sudah berjalan jauh. hujan. gayanya ataupun suaranya yang melengking di tengah deru kendaraan. Ancol. “Ibu juga nggak usah dendam. saya nggak lihat kalau kamu ada di seberang. Ia segera menghampiri supir bus dan menangis sejadi-jadinya. saya takut. Entah mengapa Anna begitu tertarik memperhatikan gerak-geriknya. jangan main . “Sudah-sudah tidak usah diperpanjang. bus mulai berjalan perlahan. Tidak ada yang istimewa dengan dirinya. Tarik! Begitulah. Sebuah profesi yang masih sedikit langka dan sulit dilakukan oleh kaum hawa. ma…. perlahan hingga akhirnya bergerak menjauh. ” ujar sang supir. panas. Dengan mantap. maafkan saja Bapak. dengan wajah panik dan ketakutan. harus lihat keadaan sekitar. Sudahlah. Di tengah jalan. kondekturnya ketinggalan. Tidak beberapa lama setelah penumpang memenuhi bangku-bangku kosong. kondektur wanita itu berteriak lantang menawarkan busnya. pakaiannya. Kami para penumpang biasa menyebutnya dengan istilah “ngetem” yakni berhenti cukup lama untuk mencari penumpang. spontan dan sangat percaya diri Bus berjalan perlahan meninggalkan terminal.Kisah Sang Kondektur Wanita Ayo…. ” “Pak supir juga harus peduli sama isteri jangan cuek. tidak seberapa jauh dari pusat perbelanjaan besar. menepi dan menunggu kondektur wanita yang ketinggalan. Anna dan penumpang lain baru mengetahui bahwa ternyata supir dan kondektur itu adalah pasangan suami isteri.Ancol. Sunter Podomoro. Dari dialog mereka. Sunter Podomoro. Cukup lama bus menunggu. Ayo …. jahat sekali! Tinggalin begitu aja! Tau nggak. gesit. Ya udah nggak usah nangis. Apa kamu nggak lihat. “Kamu jahat. penumpang yang ada di dalam bus. Priok….

. bisik Anna dalam hati. rumah tangga yang datar-datar saja dan tidak diwarnai dengan sedikit pertengkaranpertengkaran kecil layaknya sayur tanpa garam. Ibarat pepatah. Dalam hati Anna merasa bahwa mereka benar-benar pasangan yang cukup kompak. kemungkinan sering diwarnai dengan pertengkaran-pertengakaran kecil. egois dan merasa lebih tinggi dari pasangannya. kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ia sangat salut kepada pasangan supir dan kondektur tadi. tolong menolong dan saling memahami dalam setiap situasi apa pun. masing-masing pasangan akan lebih memahami karakter. karena meskipun kehidupan mereka. Membuat diri lebih siap menghadapi masalah-masalah kehidupan yang serius. kelak jika ia telah menikah nanti ia harus bisa bersikap tenggang rasa. Itu kunci utamanya. mereka saling bersalaman dan berpelukan. Kami semua para penumpang segera bertepuk tangan dan terharu melihat sikap mereka. bahu membahu dalam mencari nafkah untuk keluarga dan mudah memaafkan satu sama lain. Satu lagi pelajaran hidup yang bisa dipetik oleh Anna sebagai calon ibu muda adalah bahwa siapa pun dirinya. mendidik anak-anak yang berbakti pada orang tua dan menciptakan masyarakat yang sejahtera. sehingga di masa mendatang mereka bisa lebih memperbaiki diri. Dengan itu. Jangan pernah sombong. mau mengerti keadaan masing-masing dan tidak pantang menyerah. Justru pertengkaran kecil itulah yang menjadi bumbu-bumbu manis dalam menciptakan bangunan rumah tangga. Akhirnya pertengkaran pun berakhir. disiplin dan ikhlas. namun hal itu tidak mengurangi rasa kompak mereka sebagai pasangan suami isteri.tancap gas aja!” ujar si bapak tadi menasehati supir. pantang menyerah. Segala upaya untuk menafkahi keluarga harus dilakukan dengan kerja keras..

"Untuk kado." Sang ayah terharu.jawab si kecil "Jangan dibuang-buang ya.pagi-pagi sudah bangunin papa. Sebaliknya." Dan sang ayah pun membuka bingkisan itu. Buka dong Pa. Tadi. kendati kotak itu memiliki nilai yang sangat tinggi di mata sang ayah.ada hadiah untuk Papa. Bingkisannya koq kosong. P. seorang ayah membeli beberapa gulung kertas kado."Tetapi si kecil pantang menyerah. Sebagaimana anda memandangi hidup . Pa . diciumnya. bangun Pa sudah siang. Persis pada hari raya. mau kasih hadiah." .. kamu bisa saja. "Pa. Buang-buang kertas kado Papa.S: Kosong dan penuh ." Ia mengenali kertas kado yang pernah ia berikan kepada anaknya. di mata orang lain tetap juga tidak memiliki nilai apa pun. hidup ini ibarat lembaran kertas yang kosong. karena anda memberikan arti kepadanya. Bagi mereka yang tidak memberikan makna... Papa belum pernah menerima hadiah seindah ini. Papa akan mengambil satu. matanya pun belum melek. kamu gimana sih .diisi lagi ya!" Boks kosong yang sesaat sebelumnya dianggap tidak berisi. "Pa.. "Putri. Hidup menjadi berarti. . Tidak berisi apa pun juga. tiba-tiba memiliki nilai yang begitu tinggi. meminta satu gulung. tiba-tiba terisi.. "Sudahlah nanti saja. "Hadiah apa nih?" "Hadiah hari raya untuk Papa.menjawab. "Nggak Pa. Papa akan selalu menyimpan boks ini. "Ah. tidak memberikan arti. sambil memberikan satu gulungan kecil.dua-duanya merupakan produk dari "pikiran" anda sendiri. masih balita. penuh bagi seseorang bisa dianggap kosong oleh orang lain... buka sekarang.demikianlah kehidupan anda. Putri masukin begitu buaanyaak ciuman untuk Papa. Dipeluknya. Apa yang terjadi ? Lalu.Ada yang mendoakan kita? Menjelang hari raya. pagi-pagi si cilik sudah bangun dan membangunkan ayahnya. Kosong bagi seseorang bisa dianggap penuh oleh orang lain. tidak memiliki nilai apa pun." Sang ayah yang masih malas-malasan. Orang lain akan tetap menganggapnya kotak kosong.pesan si ayah. Kan mahal ?"Si kecil menjawab... Papa akan bawa ke kantor dan sekali-sekali kalau perlu ciuman Putri. Ternyata di dalamnya hanya sebuah kotak KOSONG. Pa. memberikan makna kepadanya.. Nanti kalau kosong ." "Ah. ia mengangkat anaknya. Untuk apa ?" ." . Putrinya yang masih kecil. bermakna. nggak kosong.tanya sang ayah.

si ibu rindu ingin ketemu dengan anak dan cucunya.. Tapi akhirnya. aku telah merelakan mata yang satu lagi diberikan kepadamu. si istri dari si anak laki2 bertanya ke suaminya: mengapa kamu tidak datang ke rumah ibumu? Dia menjawab: saya sedang sibuk. dan sudah berkeluarga dan mempunyai istri yang cantik dan anak2 yang lucu. Dia akhirnya hanya melihat cucu2nya di depan pagar. seraya berkata: untuk apa kamu datang kesini orang tua bermata satu.Kisah ibu bermata satu Alkisah si ibu bermata satu yang mempunyai seorang anak laki-laki.maafkan aku selama ini. si ibu akhirnya sakit dan sepertinya tidak akan lama lagi umurnya. si anak laki2 tetap tidak mau ketemu ibunya. karena dia mempunya ibu bermata satu.. Ketika anak laki-lakinya pergi sekolah SD. sampai dewasa dan menjadi sukses sekarang ini. dia masuk ke rumah yang telah lama dia tinggalkannya. aku sangat bahagia melihatmu dari kecil. agar pergi ke rumah ibunya tersebut sekali saja karena ibunya sudah tiada... agar kamu bisa hidup bahagia nantinya".. kata si anak. . Akhirnya. dia dibujuk oleh istrinya. ketahuilah nak. Sesampai di depan pintu rumah anak laki-lakinya... lalu perlu.. Selang beberapa waktu.. Tapi. si anak laki-lakinya jadi malu karena diolok-olok oleh teman-teman. Setelah anaknya dewasa. si ibu datang ke sekolah untuk melihat2 anaknya. menanggis sijadi-jadinya: oh.ibu. Sekian lama waktu berlalu. Sejak itu si ibu tidak dibolehkan ketemu orang-orang lain agar si anak tidak malu... Si anak akhirnya. Akhirnya si anak laki2 pergilah ke rumah almarhum ibunya... kamu telah menakutkan anak-anakku. Ajalnya pun menjemputnya. dia diusir oleh anaknya sendiri. Dia memberi tahukan berita ini kepada anak laki-lakinya itu. si anak telah bekerja dan sukses.. Tapi apa yang terjadi. si ibu pulang dengan bersedih hati. bahwasanya dia sedang sakit parah. dan ada secarik kertas yang ditinggalkan oleh ibunya berisi: "anakku.. bahwasanya kamu kecil hanya mempunyai mata satu. Sesampai di rumah si ibu dimarahin oleh si anak..

Sekarang. Ibunya pindah untuk tinggal bersamanya. tinggal seorang anak laki2 berusia tujuh tahun yang bernama Luke. Sherri selalu memberikan dukungan sehingga Luke akan selalu bersikap optimis. Luke datang ke pertandingan seorang diri. Bersama-sama. "Tentu." Hati Luke bergetar saat ia diperbolehkan untuk bermain.Ibuku meninggal. pelatih menarik Luke ke pinggir lapangan.Sherri selalu datang dan bersorak-sorai untuk memberikan dukungan kepada Luke. Luke bukanlah seorang pemain yang hebat. di jalan yang berlapis es. ibu Luke. minggu demi minggu. Ia berhasil melakukan home run dan mencetak dua single." Luke kembali menangis. sangat tidak mudah.Luke. ia bermain dengan sepenuh hatinya. dan melanjutkan ceritanya dengan terbata-bata "Hari . meskipun ia hanya bermain beberapa menit saja. Pada setiap pertandingan."katanya kepada Luke. "Tidak ada yang dapat mencintaiku seperti dia".ayahku sudah lama sekali meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil. Suatu hari. "Kau tidak perlu menyakinkanku. ibunya selalu hadir di setiap pertandingan untuk bersorak dan memberikan semangat saat Luke dapat memukul bola maupun tidak. akibat kecelakaan itu.." Sherri sangat bersyukur bahwa ia tidak sendirian. Namun jika salah satu dari mereka pergi. ia lebih banyak menghabiskan waktunya di kursi pemain cadangan. "Pelatih". Setelah pertandingan. Ia bermain pada sebuah tim bisbol di kotanya yang bernama Little League. suami Sherri meninggal karena mobil yang ditumpanginya bertabrakan dengan mobil yang datang dari arah berlawanan." kata Sherri kepada ibunya. Apapun masalah yg dihadapi anaknya.. Pada musim dingin. ibunya juga selalu berusaha menjadi seorang ayah bagi Luke. Aku mohon ?" Pelatih mempertimbangkan keinginan Luke. Apa yang membuatmu jadi begini?" Luke tersenyum dan pelatih melihat kedua mata anak itu mulai penuh oleh air mata kebahagiaan.. Tentu saja pelatih sangat kagum melihatnya. dan Luke tampak berlatih extra keras dalam beberapa hari ini. Setelah Luke kehilangan seorang ayah. Pelatih kagum tentang kesabaran dan sportivitas Luke. Kehidupan Sherri Collins..mereka berdua merawat Luke. ada seseorang yang hanya memiliki satu orang saja yang sangat istimewa bagi dirinya dan tidak ingin terpisahkan untuk selama-lamanya. keadaan itu hanya berlangsung sampai pada musim dingin saat Luke berusia tiga tahun. Sambil sesunggukan. Sore itu. Namun. Namun dalam pertandingan sebelumnya. Luke berhasil memukul bola dan mengayunkan tongkatnya searah dengan arah datangnya bola." jawabnya sambil mengangkat bahu. Akan tetapi. ia berkata "Pelatih.. Kehidupan mereka berdua setelah pernikahan berjalan seperti cerita dalam bukubuku roman. Minggu lalu. Luke menangis tersedu-sedu. "Pertandingan yang sangat mengagumkan. panggilnya. Di sebuah kota di California. akan lebih baik bagi yang ditinggalkan untuk tetap sendiri daripada ia memaksakan mencari penggantinya. ia dalam perjalanan pulang dari pekerjaan paruh waktu yang biasa dilakukannya pada malam hari." sahut ibunya sambil tersenyum. Ibuku sangat sedih. Ia buta dan tidak dapat berjalan dengan baik. Ia pun berhasil menangkap bola yang sedang melayang sehingga membuat timnya berhasil memenangkan pertandingan.."Aku tidak pernah melihatmu bermain sebaik sekarang ini sebelumnya. lakukan pemanasan dahulu. Luke gemar bermain bisbol. "Dalam hidup ini. "Aku tidak akan menikah lagi. "Bisakah aku bermain dalam pertandingan ini sekarang? Ini sangat penting bagiku. Ia adalah seorang janda dan selalu memberikan nasihat yang dapat membuat Sherri merasa nyaman. kemudian ditariknya topi merah Luke. Saat itu. "Kamu dapat bermain hari ini. Kemudian Luke menghapus air matanya.. Ia belum pernah melihat Luke bermain sebaik itu. Ia menikah dengan kekasih hatinya saat masih kuliah. Pertandingan demi pertandingan. Luke masih kurang dapat bekerja sama antar pemain.

Sang pelatih sadar bahwa ia telah membuat keputusan yang tepat. Kepedulian kita pada mereka adalah salah satu kebahagiaan mereka yang terbesar.. dengan mengizinkan Luke bermain sebagai pemain utama hari ini. baja itu meleleh. bukan sebagai seorang pelatih...S : Mulai detik ini...... Ia tidak mampu mengucapkan sepatah katapun untuk menenangkan Luke yang masih menangis.. Raihlah prestasi & hadapi tantangan seberat apapun. Sang pelatih sadar........ Bukannya melakukan perbuatan2 tak terpuji... walaupun ayah dan ibunya sudah pergi selamanya.. Mulai saat itu. dgn mengisi hari-hari mereka dgn kebahagiaan.Dia menyadari bahwa waktu sangat berharga. yang membuat mereka malu. ia sadar bahwa dalam hal ini.....membagikan lebih banyak cinta dan kasih untuk mereka. Banyak cara yg bisa kita lakukan utk ayah & ibu....... tetapi sebagai seorang anak. tertegun beberapa saat.. Dan aku tentu saja tidak akan mengecewakan mereka. membahagiakan mereka.. Tiba-tiba.ini....". Bahkan seorang anak berusia 7 tahun berusaha melakukan yang terbaik untuk kebahagiaan orang tuanya. lakukanlah yang terbaik utk membahagiakan ayah & ibu kita. Bagaimana dengan Anda ? . ia berusaha melakukan yang terbaik untuk kedua orangtuanya... air mata mengalir dari kedua matanya. melalui cara-cara yang jujur utk membuat mereka bangga dgn kita.. Sang pelatih sangat tergugah dengan cerita Luke.hari ini adalah pertama kalinya kedua orangtuaku dari surga datang pada pertandingan ini untuk bersama-sama melihatku bermain. Sang pelatih yang berkepribadian sekuat baja. Sisihkan lebih banyak waktu untuk mereka. ia belajar banyak dari Luke..Luke baru saja kehilangan seorang Ibu yang begitu mencintainya.... P... atau ia akan menyesal seumur hidupnya. Bahkan seorang anak berusia 7 tahun berusaha melakukan yang terbaik untuk membahagiakan ayah dan ibunya.. bahwa ia beruntung ayah dan ibunya masih ada. Luke kembali menangis terisak-isak...... Sang pelatih tidak mampu menahan perasaannya sendiri.

Sang Ibu-pun ikut menangis. Spontan air mata A be menetes keluar tanpa bisa di bendung. terutama dari kalangan cewe2 jomblo. Foto berukuran postcard itu tampak seorang wanita cantik. Dengan menggenggam foto dan koran usang tersebut. A be melihat sebuah box kecil. A be selalu menjawab wanita itu adalah pembantu yang ikut Ibunya dulu sebelum meninggal. Bukan berisi perhiasan seperti dugaan A be. Dia adalah Ibu kandung A be. Wanita tua ini tidak lain adalah Ibu kandung A Be. . Hal ini sempat terdengar dan diketahui oleh sang Ibu. Tetapi ia tetap diam dan menelan ludah pahit dalam hidupnya. A be langsung bersujud disamping ranjang sang Ibu yang terbaring. A be mulai kerepotan mengurusi rumah. pekerjaan dapur. Tergerai seadanya sebatas pundak. Rambutnya hanya tinggal sedikit dibagian kiri dan belakang. menyapu. Setiap kali ada teman atau kolega business yang bertanya siapa wanita cacat dirumahnya. terharu dengan ketulusan hati anaknya. Gaji-nya pun lumayan. cuci-mencuci (pakai mesin cuci) dan lain-lain. Baru beberapa tahun lulus dari kuliah dan bekerja di sebuah perusahaan swasta. Ibu sudah maafkan. Ditambah harus menyiapkan obat-obatan buat sang Ibu sebelum dan setelah pulang kerja (di Taiwan sulit sekali cari pembantu. Dirumahnya ada seorang wanita tua yang tampangnya seram sekali. Dengan memeluk erat anaknya dalam dekapan. Ia jarang keluar rumah bahkan jarang keluar dari kamarnya kalau tidak ada keperluan penting. rajin dan cukup cool. takut anaknya sulit untuk menjelaskan pertanyaan mengenai dirinya. Kejadian ini terjadi di sebuah kota kecil di Taiwan . Mukanya juga cacat seperti luka bakar. Pada saat ia mencari sesuatu dan mengacak-acak lemari Ibunya. Juga selalu memberikan perhatian yang besar kepada anak satu2-nya A be. cuci pakaian. Dia anak yg cerdas. mengepel. Wanita yang sekarang terbaring sakit tak berdaya. sang Ibu selalu setia melakukan pekerjaan routine layaknya ibu rumah tangga lain yang sehat. Walau sudah usang. Kondisi Ibunya yang cacat menyeramkan itu membuatnya cukup sulit untuk mengakuinya. kalaupun ada mahal sekali). menyiapkan segala keperluan sehari-hari yang biasanya di kerjakan oleh Ibunya. Setidaknya itu pendapat cewe2 yang kenal dia. menutup dirinya dengan sprei kasur basah menerobos api yang sudah mengepung rumah. Ada seorang pemuda bernama A be (bukan nama sebenarnya). dia sudah di promosikan ke posisi manager. Tidak kuat bangun dari ranjang. Tentu saja Ibunya sedih sekali. Bahkan putri owner perusahaan tempat ia bekerja juga menaruh perhatian khusus pada A be. Membereskan rumah. Ia semakin jarang keluar dari kamarnya. Sang wanita menderita luka bakar cukup serius sedang anak dalam dekapannya tidak terluka sedikitpun. Tempat tinggalnya tidak terlalu jauh dari kantor. " Yang sudah-sudah nak." jawab A be. Walau demikian. Hal ini membuat A be jadi BT (bad temper) dan uring-uringan dirumah. Potongan koran usang memberitakan tentang seorang wanita berjiwa pahlawan yang telah menyelamatkan anaknya dari musibah kebakaran. Suatu hari ia jatuh sakit cukup parah. Wanita tua ini betul2 seperti monster yang menakutkan. Namun A be adalah seorang pemuda normal layaknya anak muda lain. Jangan di ungkit lagi". Tipe orangnya yang humoris dan gaya hidupnya yang sederhana membuat banyak teman2 kantor senang bergaul dengan dia.Kebesaran Jiwa Seorang Ibu. "Dia tidak punya saudara. Sambil menahan tangis ia meminta maaf dan memohon ampun atas dosa-dosanya selama ini. Sebagian kepalanya botak dan kulit kepala terlihat seperti borok yang baru mengering. Hari demi hari kemurungan sang Ibu kian parah. Didalam box hanya ada sebuah foto dan potongan koran usang. jadi saya tampung. kasihan. A be cukup dewasa untuk mengetahui siapa wanita cantik di dalam foto dan siapa wanita pahlawan yang dimaksud dalam potongan koran itu.

Setelah sembuh. A be bahkan berani membawa Ibunya belanja kesupermarket. Walau menjadi pusat perhatian banyak orang. P.Kemudian peristiwa ini menarik perhatian kuli tinta (wartawan). biar bagaimanapun kondisinya. . A be tetap cuek bebek. Selagi masih ada waktu.S: Teman2 yang masih punya Ibu (Mama atau Mami) di rumah. Dan membawa kisah ini kedalam media cetak dan elektronik. segera bersujud di hadapannya.

Cindy tidak menjawab. Selama berhari-hari ia merasa marah. Mereka keluarga baik-baik dan hidup mereka nyaman. ia tidak berani masuk. Mungkin ibunya yang asli adalah ibu Debbie. Ia takkan diizinkan tinggal bersama orangtua Debbie.. Ibu Cindy meletakkan jahitannya dan tersenyum. Kenapa mereka tak pernah menciumnya? Kenapa mereka tak pernah memeluknya atau mengatakan menyayanginya ? Apa mereka tidak menyayanginya? Ingin rasanya ia lari dari rumah. orangtuanya tampak senang melihatnya. mencuci dan mengerjakan banyak tugas rumah tangga lainnya. ia menginap dirumah temannya." sahut ayahnya. sebelum tidur. untuk pertama kalinya. Juga tak ada yang pernah mengatakan menyayanginya. Ayahnya. "Kau senang di rumah Debbie?" tanya ibunya. hingga tak bisa tidur. tapi Cindy tidak menyadarinya.yang sedang membaca koran. Ayah Cindy bekerja enam hari dalam seminggu. Cindy."katanya. Ia lari ke kamarnya. Mungkin ada kekeliruan. "Selamat malam. Akhirnya ia memutuskan untuk kabur." Cindy menangis sampai tertidur. Malam itu. Tak pernah ada yang memberikan ciuman apappun padanya. . "Rumah ini sepi sekali tanpa kau. "Kenapa aku tidak pernah diberi ciuman?" tanyanya. Cindy tidak tahan lagi. dan orangtuanya ini bukanlah orang tua kandungnya. "Ibu sayang padamu.Mana ciuman untukku ? Dulu ada seorang gadis kecil bernama Cindy. ia mendatangi orangtunya. Ia mengemasi ranselnya dan pergi diam-diam. Hanya ada satu kekurangan. Ketika ia pulang." Tak ada yang bergerak. Debbie. Tapi begitu tiba di rumah Debbie. dan sering kali sudah lelah saat pulang dari kantor. Suatu hari. Ibu rasanya karena tidak ada yang pernah mencium Ibu waktu waktu Ibu masih kecil. Ketika waktu tidur tiba. ibu Debbie mengantar dua anak itu ketempat tidur dam memberikan ciuman selamat malam pada mereka berdua. ketika berusia sembilan tahun. "Yah. "sebab. Ia tidak akan pernah kembali kepada orangtuanya yang tidak pernah menyayanginya... dan tinggal bersama ibu Debbie.." kata ibu Debbie. ia akan pergi kerumah Debbie dan tinggal bersama mereka. Ibunya tampak bingung. "Selamat malam. Cindy sangat heran. Sepanjang malam ia berbaring sambil berpikir. "Selamat malam. Ibu Cindy bekerja sama kerasnya mengurus keluarga mereka memasak. Itu saja. "Aku juga sayang Ibu. Mestinya memang seperti itu ." kata ayahnya." katanya terbata-bata. Ia merasa takkan ada yang mempercayainya. Ia benci pada orangtunya. menoleh." gumam Debbie.

Kadang-kadang mereka hanya tertawa. "Selamat malam."katanya." Lalu ia pergi tidur. Ia takkan pernah mempunyai keluarga seperti keluarga Debbie. Ia telah membuat rencana. dan ia selalu memberikan ciuman pada bayi itu. Tapi mereka tak pernah membalas ciumannya. pintu kamarnya terbuka dan ibunya masuk. Cindy duduk tegak. Ketika ia masuk kerumahnya. Lalu ia mencium ibunya. Begitu Cindy masuk. Cindy mempunyai anak sendiri. Ia duduk lama." Ibunya sangat terperanjat. Tak lama kemudian. sambil berkata. Dan ia memang tak pernah lupa lagi. pura-pura marah." Setelah itu ibunya membungkuk dan mengecup pipi Cindy. sampai katanya pipi mungil bayinya menjadi . Akhirnya ibunya berkata. ia berjingkat dan mengecup ibunya. Cindy tidak menjawab. Sekonyong-konyong ia mendapat gagasan. Bu. Keesokan paginya." katanya dengan nada dibuat tegas. Rencananya pasti berhasil . Lalu suatu malam ia lupa mencium ibunya sebelum tidur. Tapi ibunya tidak segera keluar. meninggalkan kedua orangtunya yang terperangah di dapur. ayahnya sedang menelpon. Cindy tertawa. Namun Cindy tidak putus asa. lalu memejamkan mata. Ia terjebak selamanya bersama orangtua yang paling buruk dan paling tak punya rasa sayang didunia ini. "Mana ciuman untukku ?" tanya ibunya. "Aku juga sayang padamu." Kemudian ia berbaring lagi."katanya. "Hai. Bu. "Aku sayang padamu." sahutnya. Segalanya terasa kosong dan tidak menyenangkan. Aku sayang padamu. ketika turun untuk sarapan. melainkan menghampiri ibunya dan memberikan ciuman di pipi. dan ia menjalaninya dengan konsisten. Di halte bus.hingga hari gelap. "Baiklah. tapi pergi ke taman dan duduk di bangku." Dari mana saja kau? Kami cemas sekali!"."Aku sayang padamu. "Oh.Maka ia membatalkan rencananya dan pergi. Lalu Cindy menghampiri ayahnya dan memeluknya sambil berkata. "Aku sayang pada mu."katanya. Cindy tidak langsung pulang." Itulah yang dilakukan Cindy setiap hari selama setiap minggu dan setiap bulan. Yah. ibunya sedang duduk dengan ekspresi cemas. Bertahun-tahun kemudian. "Selamat malam. hingga tak bisa bicara. Ia kan membuatnya berhasil. aku lupa. "Dan jangan pernah lupa menciumku lagi. Sang ayah langsung menutup telepon.Bu. sambil berpikir. ia memberikan ciuman lagi pada ayah dan ibunya. Kadang-kadang orangtuanya menarik diri darinya dengan kaku dan canggung. ibunya berseru.

"Aku sayang padamu. Dan setiap kali ia pulang kerumah. bukan?" "Ya." . "Mana ciuman untukku?" Dan kalau sudah waktunya Cindy pulang." kata Cindy.merah. "Sejak dulu aku sudah tahu.Bu. ibunya akan berkata. yang pertama dikatakan ibunya adalah. Kau tahu itu.

Perempuan itu pergi dengan cepat. Apakah . Gadis kecil itu meninggal seketika. Ketika melihat orang banyak. aku terburu-buru ke supermarket untuk membeli hadiah2 yang semula tidak direncanakan untuk dibeli. kalau2 uangmu cukup?' 'Ok' katanya. tapi aku tidak berani memohon terlalu banyak kepada Tuhan. apakah engkau yakin aku tidak punya cukup uang?' Perempuan tua itu menjawab: 'Kau tahu bahwa kau tidak punya cukup uang untuk membeli boneka ini. Ternyata cukup untuk boneka itu. Aku meminta papa untuk menunggu hingga aku pulang dari supermarket.' Kemudian Perempuan itu meminta anak itu menunggu di sana sekitar 5 menit sementara ia berkeliling ke tempat lain. Saat sedang mencari-cari. Papa berkata bahwa mama juga segera pergi menghadap Tuhan. aku tetap berjalan menuju bagian mainan. memeluk sebuah boneka. tidur. maka kukira mama dapat membawa boneka ini untuk diberikan kepada adikku. Aku cinta mama dan kuharap ia tidak meninggalkan aku tapi papa berkata mama harus pergi bersama adikku. 'Bagaimana jika kita periksa lagi.' Mata anak laki2 itu begitu sedih ketika mengatakan ini 'Adikku sudah pergi kepada Tuhan.' Kemudian ia memandang dengan sedih ke boneka itu dengan diam. Kemudian aku ingat artikel di koran lokal 2 hari yang lalu. Kamudian ia berkata: 'Aku juga ingin mama membawa foto ini supaya tidak lupa padaku. sedang masih banyak tempat yang harus kutuju" "Natal benar2 semakin menjengkelkan dari tahun ke tahun. Akhirnya. aku mulai mengeluh: "Ini akan makan waktu selamanya. neneknya kembali dan aku berlalu dengan keretaku. Aku meraih dompetku dengan cepat dan mengambil beberapa catatan dan berkata kepada anak itu.' Kutambahkan uangku pada uangnya tanpa setahunya dan kami mulai menghitung. sayang. Anak itu berseru: 'Terima Kasih Tuhan karena memberiku cukup uang' Kemudian ia memandangku dan menambahkan: 'Kemarin sebelum tidur aku memohon kepada Tuhan untuk memastikan bahwa aku memiliki cukup uang untuk membeli boneka ini sehingga mama bisa memberikannya kepada adikku. dan di sana aku mulai mengutuki harga-harga. Anak laki2 itu memandangku dan berkata: 'Aku minta papa untuk memberitahu mama agar tidak pergi dulu. Kuselesaikan belanjaku dengan suasana hati yang sepenuhnya berbeda dari saat memulainya. Ia terus membelai rambut boneka itu dan terlihat sangat sedih.'Ini adalah boneka yang paling disayangi adik perempuanku dan dia sangat menginginkannya pada Natal ini.' Kemudian ia menunjukkan fotonya yang sedang tertawa. Aku harus memberikan boneka ini kepada mama sehingga mama dapat memberikan kepadanya ketika mama sampai di sana. aku melihat seorang anak laki2 berusia sekitar 5 tahun. Ia yakin Santa Claus akan membawa boneka ini untuknya' Aku menjawab mungkin Santa Claus akan membawa boneka untuk adiknya.Boneka ini untuk adikku Hari terakhir sebelum Natal. dan hanya terjaga setelahnya" Walau demikian. mamaku suka mawar putih' Beberapa menit kemudian. Kuharap aku bisa berbaring.' Jantungku seakan terhenti. 'Kuharap punyaku cukup. Tapi anak laki2 itu menjawab dengan sedih 'Tidak. Tapi DIA memberiku cukup untuk membeli boneka dan mawar putih. karena wanita itu tidak akan mampu keluar dari kondisi koma. dan supaya ia jangan khawatir. Aku juga ingin uangku cukup untuk membeli mawar putih buat mama. Anak itu mendekati seorang perempuan tua di dekatnya: 'Nenek. Aku tidak dapat menghapus anak itu dari pikiranku. dan malah sisa.' 'Kau tahu. dan ibunya dalam kondisi kritis. aku mendekati anak itu dan bertanya kepada siapa dia ingin memberikan boneka itu. Anak laki2 itu masih menggenggam boneka itu di tangannya. yang menyatakan seorang pria mengendarai truk dalam kondisi mabuk dan menghantam sebuah mobil yang berisi seorang wanita muda dan seorang gadis kecil. berpikir apakah sesudahnya semua anak akan sungguh-sungguh bermain dengan mainan yang mahal. DIA mendengarkan aku. Aku bertanya-tanya untuk siapa boneka itu. Santa Claus tidak dapat membawa boneka ini ke tempat dimana adikku berada saat ini. Keluarganya harus memutuskan apakah harus mencabut alat penunjang kehidupan.

mereka

keluarga

dari

anak

laki2

ini?

2 hari setelah pertemuan dengan anak kecil itu, kubaca di Koran bahwa wanita muda itu meninggal dunia. Aku tak dapat menghentikan diriku dan pergi membeli seikat mawar putih dan kemudian pergi ke rumah duka tempat jenasah dari wanita muda itu diperlihatkan kepada orang2 untuk memberikan penghormatan terakhir sebelum penguburan. Wanita itu di sana, dalam peti matinya, menggenggam setangkai mawar putih yang cantik dengan foto anak laki2 dan boneka itu ditempatkan di atas dadanya. Kutinggalkan tempat itu dengan menangis, merasa hidupku telah berubah selamanya. Cinta yang dimiliki anak laki2 itu kepada ibu dan adiknya, sampai saat ini masih sulit untuk dibayangkan. Dalam sekejap mata, seorang pria mabuk mengambil semuanya dari anak itu.

Ibu, Kapal Karam, dan Dua Orang Anaknya
Seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab,

"Saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup di tanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga."

Pengorbanan Seorang Ibu
Alkisah, ada sepasang kekasih yang saling mencintai. Sang pria berasal dari keluarga kaya, dan merupakan orang yang terpandang di kota tersebut. Sedangkan sang wanita adalah seorang yatim piatu, hidup serba kekurangan, tetapi cantik, lemah lembut, dan baik hati. Kelebihan inilah yang membuat sang pria jatuh hati. Sang wanita hamil di luar nikah. Sang pria lalu mengajaknya menikah, dengan membawa sang wanita ke rumahnya. Seperti yang sudah mereka duga, orang tua sang pria tidak menyukai wanita tsb. Sebagai orang yang terpandang di kota tsb, latar belakang wanita tsb akan merusak reputasi keluarga. Sebaliknya, mereka bahkan telah mencarikan jodoh yang sepadan untuk anaknya. Sang pria berusaha menyakinkan orang tuanya, bahwa ia sudah menetapkan keputusannya, apapun resikonya bagi dia.

Sang wanita merasa tak berdaya, tetapi sang pria menyakinkan wanita tsb bahwa tidak ada yang bisa memisahkan mereka. Sang pria terus berargumen dengan orang tuanya, bahkan membantah perkataan orangtuanya, sesuatu yang belum pernah dilakukannya selama hidupnya (di zaman dulu, umumnya seorang anak sangat tunduk pada orang tuanya).

Sebulan telah berlalu, sang pria gagal untuk membujuk orang tuanya agar menerima calon istrinya. Sang orang tua juga stress karena gagal membujuk anak satu-satunya, agar berpisah dengan wanita tsb, yang menurut mereka akan sangat merugikan masa depannya. Sang pria akhirnya menetapkan pilihan untuk kawin lari. Ia memutuskan untuk meninggalkan semuanya demi sang kekasih. Waktu keberangkatan pun ditetapkan, tetapi rupanya rencana ini diketahui oleh orang tua sang pria. Maka ketika saatnya tiba, sang ortu mengunci anaknya di dalam kamar dan dijaga ketat oleh para bawahan di rumahnya yang besar. Sebagai gantinya, kedua orang tua datang ke tempat yang telah ditentukan sepasang kekasih tsb untuk melarikan diri. Sang wanita sangat terkejut dengan kedatangan ayah dan ibu sang pria. Mereka kemudian memohon pengertian dari sang wanita, agar meninggalkan anak mereka satusatunya. Menurut mereka, dengan perbedaan status sosial yang sangat besar, perkawinan mereka hanya akan menjadi gunjingan seluruh penduduk kota, reputasi anaknya akan tercemar, orang2 tidak akan menghormatinya lagi. Akibatnya, bisnis yang akan diwariskan kepada anak mereka akan bangkrut secara perlahan2. Mereka bahkan memberikan uang dalam jumlah banyak, dengan permohonan agar wanita tsb meninggalkan kota ini, tidak bertemu dengan anaknya lagi, dan menggugurkan kandungannya. Uang tsb dapat digunakan untuk membiayai hidupnya di tempat lain. Sang wanita menangis tersedu-sedu. Dalam hati kecilnya, ia sadar bahwa perbedaan status sosial yang sangat jauh, akan menimbulkan banyak kesulitan bagi kekasihnya. Akhirnya, ia setuju untuk meninggalkan kota ini, tetapi menolak untuk menerima uang tsb. Ia mencintai sang pria, bukan uangnya. Walaupun ia sepenuhnya sadar, jalan hidupnya ke depan akan sangat sulit?. Ibu sang pria kembali memohon kepada wanita tsb untuk meninggalkan sepucuk surat kepada mereka, yang menyatakan bahwa ia memilih berpisah dengan sang pria. Ibu sang pria kuatir anaknya akan terus mencari kekasihnya, dan tidak mau meneruskan usaha orang tuanya. "Walaupun ia kelak bukan suamimu, bukankah Anda ingin melihatnya sebagai seseorang yang berhasil? Ini adalah untuk kebaikan kalian berdua", kata sang ibu. Dengan berat hati, sang wanita menulis surat. Ia menjelaskan bahwa ia sudah memutuskan untuk

pergi meninggalkan sang pria. Ia sadar bahwa keberadaannya hanya akan merugikan sang pria. Ia minta maaf karena telah melanggar janji setia mereka berdua, bahwa mereka akan selalu bersama dalam menghadapi penolakan2 akibat perbedaan status sosial mereka. Ia tidak kuat lagi menahan penderitaan ini, dan memutuskan untuk berpisah. Tetesan air mata sang wanita tampak membasahi surat tersebut. Sang wanita yang malang tsb tampak tidak punya pilihan lain. Ia terjebak antara moral dan cintanya. Sang wanita segera meninggalkan kota itu, sendirian. Ia menuju sebuah desa yang lebih terpencil. Disana, ia bertekad untuk melahirkan dan membesarkan anaknya. Tiga tahun telah berlalu. Ternyata wanita tersebut telah menjadi seorang ibu. Anaknya seorang laki2. Sang ibu bekerja keras siang dan malam, untuk membiayai kehidupan mereka. Di pagi dan siang hari, ia bekerja di sebuah industri rumah tangga, malamnya, ia menyuci pakaian2 tetangga dan menyulam sesuai dengan pesanan pelanggan. Kebanyakan ia melakukan semuapekerjaan ini sambil menggendong anak di punggungnya. Walaupun ia cukup berpendidikan, ia menyadari bahwa pekerjaan lain tidak memungkinkan, karena ia harus berada di sisi anaknya setiap saat. Tetapi sang ibu tidak pernah mengeluh dengan pekerjaannya... Di usia tiga tahun, suatu saat, sang anak tiba2 sakit keras. Demamnya sangat tinggi. Ia segera dibawa ke rumah sakit setempat. Anak tsb harus menginap di rumah sakit selama beberapa hari. Biaya pengobatan telah menguras habis seluruh tabungan dari hasil kerja kerasnya selama ini, dan itupun belum cukup. Ibu tsb akhirnya juga meminjam ke sana-sini, kepada siapapun yang bermurah hati untuk memberikan pinjaman. Saat diperbolehkan pulang, sang dokter menyarankan untuk membuat sup ramuan, untuk mempercepat kesembuhan putranya. Ramuan tsb terdiri dari obat2 herbal dan daging sapi untuk dikukus bersama. Tetapi sang ibu hanya mampu membeli obat2 herbal tsb, ia tidak punya uang sepeserpun lagi untuk membeli daging. Untuk meminjam lagi, rasanya tak mungkin, karena ia telah berutang kepada semua orang yang ia kenal, dan belum terbayar. Ketika di rumah, sang ibu menangis. Ia tidak tahu harus berbuat apa, untuk mendapatkan daging. Toko daging di desa tsb telah menolak permintaannya, untuk bayar di akhir bulan saat gajian. Diantara tangisannya, ia tiba2 mendapatkan ide. Ia mencari alkohol yang ada di rumahnya, sebilah pisau dapur, dan sepotong kain. Setelah pisau dapur dibersihkan dengan alkohol, sang ibu nekad mengambil sekerat daging dari pahanya. Agar tidak membangunkan anaknya yang sedang tidur, ia mengikat mulutnya dengan sepotong kain. Darah berhamburan. Sang ibu tengah berjuang mengambil dagingnya sendiri, sambil berusaha tidak mengeluarkan suara kesakitan yang teramat sangat?.. Hujan lebatpun turun. Lebatnya hujan menyebabkan rintihan kesakitan sang ibu tidak terdengar oleh para tetangga, terutama oleh anaknya sendiri. Tampaknya langit juga tersentuh dengan pengorbanan yang sedang dilakukan oleh sang ibu ............ . Enam tahun telah berlalu, anaknya tumbuh menjadi seorang anak yang tampan, cerdas, dan berbudi pekerti. Ia juga sangat sayang ibunya. Di hari minggu, mereka sering pergi ke taman di desa tersebut, bermain bersama, dan bersama2 menyanyikan lagu "Shi Sang Chi You Mama Hau" (terjemahannya "Di Dunia ini, hanya ibu seorang yang baik"). Sang anak juga sudah sekolah. Sang ibu sekarang bekerja sebagai penjaga toko, karena ia sudah bisa meninggalkan anaknya di siang hari. Hari2 mereka lewatkan dengan kebersamaan, penuh kebahagiaan. Sang anak terkadang memaksa ibunya, agar ia bisa membantu ibunya menyuci di malam hari. Ia tahu ibunya masih menyuci di

Tetapi sang ibu tiba2 tersadar. Ketika menyerahkan uangnya. "Ia sebenarnya anak yang baik". ia segera mengenal anak itu. Sang pemilik toko tampak kagum pada anak tsb. Ia berniat membelikan sebuah jam tangan. Tetapi ia harus melakukannya. Kakiku sakit. ia bangga dengan anaknya. kiranya sang anak hanya main2. dan kemudian prihatin setelah mengetahui kejadiannya. "Nak. memohon agar jangan menceritakan yang sebenarnya pada ibunya. Lalu ibu mengambil rotan dan mulai memukul anaknya. "Apakah kamu punya uang?" tanya sang pemilik toko. Hari ini adalah hari ulang tahun ibuku. Suara tangisan sang anak terdengar keluar. kita tidak boleh mencuri. Setelah ditanya berkali2 tanpa jawaban. Ia memang seorang anak yang cerdas. jangan beritahu ibuku tentang hal ini. bulan depan sang anak benar2 muncul untuk membeli jam tangan tsb. kata sang anak dengan serius. dan menyerahkan jam tangan tsb. Ia akan marah" kata sang anak. ketahuilah. Ia juga tahu. Jam tangan ini memang adalah impiannya. Tetapi tiba2 sang anak berlari ke arah pemilik toko. "Tidak sekarang. dan tidak boleh menyembunyikan sesuatu . tapi ini semua untuk ibuku. anak yang baik tidak boleh berbohong. Sang anak menangis. Selama sebulan ini. nanti saya akan punya". yang sangat didambakan ibunya selama ini. uang jajan dan uang becaknya saya simpan untuk beli jam ini. "Apakah kamu mencuri. Ketika mengetahui persoalannya.malam hari. yang tidak jauh dari rumahnya. karena perlu tambahan biaya untuk sekolahnya. Masih banyak keperluan lain yang perlu dibiayai. Para tetangga menuju ke rumah tsb heran. kakek. saya berjalan kaki saat pulang dari sekolah ke rumah. ia segera menghampiri ibu itu untuk menjelaskan. O ya. Ia meminta kepada kakek pemilik toko agar menyimpan jam tangan tsb. bulan depan adalah hari ulang tahun ibunya. dari mana uang untuk membeli jam tsb. kata salah satu tetangganya. karena ia sedang memukul belahan hatinya. Sang kakek juga terkejut. sedangkan air mata sang ibu mengalir keluar. ia tidak ingin ibu mengetahui bagaimana ia mengumpulkan uang tersebut. "Walaupun kita miskin. demi kebaikan anaknya. Nak?" Sang anak diam seribu bahasa. itu terlalu mahal. Kebetulan sekali. Ketika ia keluar melihat ke rumah itu. Saya biasanya naik becak pulang pergi ke sekolah. tetapi segera menolak setelah pemilik toko menyebutkan harganya. Ternyata. tidak terlalu mewah. tidak mau menjawab. Bukankah ibu sudah mengajari kamu tentang hal ini?" kata sang ibu. Ibunya pernah mencobanya di sebuah toko. ia harus mendidik anaknya sejak kecil. tetapi bagi mereka. sang pemilik toko sedang berkunjung ke rumah salah satu tetangganya yang merupakan familinya. Seperti biasanya. sang ibu menyimpulkan bahwa anaknya telah mencuri. Hatinya begitu perih. Sang anak segera pergi ke toko tsb. "Saya tidak mencuri. sang ibu pulang dari kerja di sore hari. Sang ibu terkejut bercampur haru. Sang anak segera memberikan ucapan selamat pada ibu. sang kakek bertanya "Dari mana kamu mendapatkan uang itu? Bukan mencuri kan?". Biarpun ibu saying pada anaknya. Sang anak tutup mulut. Jam tangan itu sederhana. karena ia akan membelinya bulan depan.

bila bisa bersama2 dengan ibu. Bu".. sang ibu kembali mengajak anaknya berkeliling kota. ibu menjelaskan keadaannya pada sang anak. begitu pula dengan tetangganya. penyakit sang anak kembali kambuh. ibu tidak perlu bekerja lagi. Tinggallah di sini. Sepulang ke rumah." "Tidak. aku tidak mau mereka.. dalam sebuah kesempatan... Disana ia diperkenalkan dengan kakek dan neneknya. Mereka tidak punya anak. sang anak mulai menangis. bukankah ibu juga sayang saya? Ibu sekarang tidak mau saya lagi". sang anak menolak. Bila sudah besar nanti.. Ketika sang ibu dan anaknya berjalan2 ke kota. Tampak sang kakek meneteskan air mata saat selesai menjelaskan hal tsb. "Tidak apa2 Bu. Sementara itu. memintanya untuk menyimpan jam tangan tsb. Walaupun diberikan mainan kesukaan sang anak. saya akan cari banyak uang untuk biaya perawatan saya dan untuk ibu. kata sang anak. Berita ini segera diketahui oleh orang tua sang pria. Maka di hari Minggu ini.. mereka bertemu dengan sang ayah dan istrinya. Tetapi ia tidak menemukan solusi yang tepat. Maka kakek itu mulai menceritakan bagaimana sang anak tiba2 muncul di tokonya sebulan yang lalu. Ia mengajak mereka berkunjung ke rumahnya. Nanti. karena sang ayahlah yang mampu membiayai perawatannya. . ternyata ayah dari sang anak sudah menikah. Sang ibu segera memeluk anak kesayangannya. Dokter mengatakan bahwa penyakit sang anak butuh operasi dan perawatan yang konsisten. untuk mengumpulkan uang membeli jam tangan kesukaan ibunya. Sang ibu kembali berpikir keras. Satu2nya jalan keluar adalah menyerahkan anaknya kepada sang ayah. saya sayang ibu. Sang anak menolak untuk tinggal bersama ayahnya. katanya hari ini adalah hari ulang tahun ibunya. sang ibu melupakan semua penderitaannya. karena tidak akan ada yang mewarisi usaha mereka kelak. Sang ayah baru menyadari bahwa sebenarnya ia sudah punya anak dari darah dagingnya sendiri. kakek dan nenek akan bermain bersamamu. lagu kesayangan mereka. kamu harus dengar nasehat ibu. Sang anak mengikuti nasehat kakek itu. Kami bisa hidup dengan baik tanpa bantuanmu. tetapi sang ibu tidak mau mengizinkan. Nak.. Keuangan sang ibu sudah agak membaik. "Saya ingin Ibu. karena ia hanya ingin dengan ibu. akan membahayakan jiwanya. Dengan hati sedih dan menangis. Ayah.. ia hanyut dalam kegembiraan bersama sang anak." "Tidak Bu. tetapi istrinya mandul. saya yang bersalah". . saya tidak perlu dirawat.. bermain2 di taman kesukaan mereka.. Mereka begitu ingin melihat cucunya. Saya sudah sehat. "Tetapi ibu tidak mampu membiayai perawatan kamu. dan sebulan kemudian akan membelinya. teriak sang anak dengan nada yang polos. sang ibu berkata "Nak."Maafkan saya. Keduanya sangat senang melihat anak imut tersebut. Ia juga menceritakan bagaimana sang anak berjalan kaki dari sekolahnya pulang ke rumah dan tidak jajan di sekolah selama sebulan ini. Sang ortu sangat sedih akan hal ini.dari ibunya".. saya tidak mau mainan itu". bersedia menanggung semua biaya hidup mereka. Untuk sejenak. Ketika ibunya hendak pulang. Kalau kambuh lagi. Saya hanya mau ibu.. keduanya menangis dengan tersedusedu. dibandingkan sebelumnya.. yang tidak pernah ia peroleh saat bersama ibunya.. Mereka gembira sekali. sang anak meronta2 ingin ikut pulang dengan ibunya. Penyakitnya memang bisa kambuh setiap saat. Tetapi ibu memaksa akan berkunjung ke rumah sang ayah keesokan harinya. tetapi sang ibu menolak. Anak itu muncul siang tadi di tokonya. ia tidak sanggup membiayainya. Di pertengahan tahun. menyanyikan lagu "Shi Sang Chi You Mama Hau". Tetapi biaya medis tidaklah murah. Nak" kata ibu.

sepucuk surat yang menyatakan ia setiap hari merindukan ibu. Mereka panik.. sang ibu tiba2 ingat bahwa ia dan anaknya pernah pergi ke sebuah kuil Kuan Im di desa tsb. Sang ibu semakin resah. Seperti biasa. Sang anak telah mempersiapkan setangkai bunga. Sang anak telah sehat. mendapatkan kerja yang lebih baik lagi. niat bunuh diri itu dibatalkan. anaknya tercinta. Tetapi ketika sampai di rumah. bawalah saya pergi.Anaknya mungkin pulang ke rumah. Ia akan memberikan semuanya untuk ibu. ibunya memaksa dengan mengatakan "Benar. ia harus hidup untuk mengetahui bahwa anaknya diperlakukan dengan baik. Tampak anaknya meronta2 dengan ledakan tangis yang memilukan. Polisi pun dihubungi untuk melaporkan anak hilang. dan tidak ada yang tahu kemana ibunya pergi. Guru sekolah mengatakan semuanya sudah pulang. Ibunya memprediksikan bahwa anaknya mungkin pergi ke kuil tsb untuk memohon agar bisa bertemu dengan dirinya. Sang ibu tidak mampu menahan tangisannya. saat membaca tulisan2 imut anaknya dalam surat itu. tetapi tidak ada kabar. sebuah kartu ucapan selamat ulang tahun. bahwa bila kamu memerlukan pertolongan. Tangisannya begitu menyayat hati. ia tidak pulang ke rumah. ia sadar bahwa anaknya mungkin tidak akan diperlakukan dengan baik. Ia telah kehilangan satu2nya alasan untuk hidup. Kemudian ibu yang malang itu mengambil pisau dapur untuk memotong urat nadinya. Di rumah. mereka hanya menemukan kartu ulang tahun. . ibunya segera lari keluar meninggalkan rumah tsb. Hari mulai gelap. nilai ujian yang bagus. sang ibu kembali meratapi nasibnya. Tidak. Setahun berlalu. Tinggallah disini". berlutut di hadapan altar Dewi Kuan Im. walaupun tetap menjalani perawatan medis secara rutin setiap bulan. keluarga sang ayah begitu cemas. jika niat kamu baik. ibu tidak sayang kamu lagi.Bujukan demi bujukan ibunya untuk tinggal di rumah besar tsb tidak didengarkan anak kecil tsb. Sang anak menangis tersedu2 "Kalau ibu sayang padaku. Sayangnya. Ia tidak diperbolehkan menjenguk anaknya. Sang ayah menelpon ibunya. yang memakan waktu beberapa jam.. Sang anak tidak tahu harus berbuat apa. Maka sang ayah dan sang ibu segera naik mobil menuju rumah tsb. tanpa mendapatkan petunjuk apapun. tetapi mereka berjanji akan merawat anaknya dengan baik. ia telah berpisah dengan anaknya. yang juga sangat terkejut. sang anak ingat akan hari ulang tahun ibunya.. sepulang dari sekolah. Ketika sang ibu sedang berpikir keras. Tetangga mengatakan ibunya telah pindah. sambil menangis ia memohon agar bisa menemukan anaknya. tanpa perlu bersusah payah mengumpulkannya. ketika sang anak sudah terlambat pulang ke rumah selama lebih dari 3 jam." Sementara itu. ia tidak menemukan arti hidup ini lagi. Diantara isak tangisnya. pada hari tsb.. menangis "Ibu benar2 tidak menginginkan saya lagi. dan sepucuk surat anaknya... Bu". ia mendapati rumah ini telah kosong. ia segera naik bus menuju ke desa tempat tinggal ibunya. mohonlah kepada Dewi Kuan Im yang welas asih. Uang pun dapat ia peroleh dengan mudah. ia duduk di depan rumah tsb. Sang ibu telah pindah ke tempat lain. Dewi Kuan Im pasti akan menolongmu. Segera. Semua tempat sudah dicari.. Maka. demi anaknya juga. . tiba2 ia teringat sesuatu. Sang anak berlari riang gembira melewati gang-gang kecil menuju rumahnya. Ia terlalu sibuk sampai melupakannya.. Ibunya pernah berkata. dan nilai ujian yang sangat bagus. Mereka sibuk mencari di sekitar desa tsb.. Sampai pada akhirnya. setangkai bunga. Hari ini adalah hari ulang tahunnya. Kemudian sang ibu membakar dupa.. Tetapi saat akan dilakukan. Seperti mendapat petunjuk.

Saat menuruni tangga kuil. . Ia segera mengenal suara ibunya yang selalu menyanyikan lagu tsb saat ia kecil... sang ibu yang terbentur kepalanya menjadi hilang ingatan. saya adalah anak ibu?".. Keduanya pun berpelukan dengan erat.. tak disangka sang pengemis tua ikut menyanyikannya dengan suara lemah. Saat melaju dengan mobil. Sepuluh tahun sudah berlalu. Ternyata sang pengemis tua sambil mengacungkan kaleng kosong untuk minta sedekah. Sebagian orang menganggapnya sebagai orang gila. Karena jatuh dari tangga.(nama anak itu)?" "Benar bu. Kini sang anak sudah memasuki bangku kuliah...Benar saja. Sang pengemis tua itu terkejut.. air mata keduanya berbaur membasahi bumi .. Tanpa disadari. dan berguling2 jatuh ke bawah. ia berucap dengan lemah "Dimanakah anakku? Apakah kalian melihat anakku?" Sang anak merasa mengenal wanita tua itu. Sang ayah segera menggendong anaknya untuk dilarikan ke rumah sakit. dan ia tampak berkomat-kamit. ia menghentikan mobilnya. Hiks…... Ia tidak pernah melihat wanita itu sebelumnya. dan tampak memakai tongkat. lalu bertanya. sang anak berjalan bersama dengan teman wanitanya. sang anak segera memeluk pengemis tua itu dan berteriak dengan haru "Ibu? Ini saya ibu".. tanpa peduli dengan keadaaan dirinya... demamnya tinggi sekali. Siang itu.. .. "Apakah kamu ??. di persimpangan sebuah jalan. Mereka berdua menyanyi bersama.. seperti biasa sehabis kuliah. Mereka tampak serasi. ia segera menyanyikan lagu "Shi Sang Ci You Mama Hau" dengan suara perlahan.. Wajahnya kumal. ibunya tidak pernah ditemukan. dan turun bersama pacar untuk menghampiri pengemis tua itu.. tetapi hasilnya nihil. . ia meraba2 muka sang anak. Di dorong rasa ingin tahu. Sang anak telah banyak menghabiskan uang untuk mencari ibunya kemana2. mengenai persoalan ibunya.... ternyata sang anak berada di sana. sang ibu terjatuh dari tangga.. ia melihat seorang wanita tua yang sedang mengemis. Ia sering beradu mulut dengan ayah... tetapi ia setiap hari selama sepuluh tahun terus mencari anaknya. Tetapi ia pingsan.. Sejak jatuh dari tangga.. Ibu tsb terlihat kumuh.

. Pulang dari kerja. kedua belah tangan si anak bengkak. karena mobil itu bewarna gelap.Maafkan Aku.. Saat pulang petang.. Sambil menyiramnya dengan air. Si ayah sengaja membiarkan anak itu tidur bersama pembantu rumah. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit. . si ayah memukul pula belakang tangan anaknya.. seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan. dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu.. ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya. Pembantu rumah yang tersentak dengan jeritan itu berlari keluar. tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya.. lukisan ayam.. Si ayah yang sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depan rumahnya.. Hari itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja karena ingin menghindari macet.seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya. Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur. Pembantu rumah terbengong. pedih sekaligus ketakutan. tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan.. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya... Lalu si pembantu rumah menidurkan anak kecil itu. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Tiga hari berlalu. kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. Sedangkan Si ibu cuma mendiamkan saja. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan.. Si anak yang tak mengerti apa apa menagis kesakitan. gambarnya sendiri... perempuan cantik berusia tiga setengah tahun." "Kamu dirumah sepanjang hari. meski setiap hari bertanya kepada . Pembantu rumah mengadu ke majikannya.... "Kerjaan siapa ini !!!" . Puas memukul telapak tangan. Dia terperanjat melihat telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka2 dan berdarah.Ayah. Si anak yang mendengar suara ayahnya. maka coretannya tampak jelas. "Oleskan obat saja!" jawab bapak si anak. si ayah tidak pernah menjenguk anaknya sementara si ibu juga begitu. cantik .. Ya.tuan. Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu.. Dengan penuh manja dia berkata "DIta yg membuat gambar itu ayahhh. membawanya ke kamar. dia terus mengatakan ' Saya tidak tahu. Anak tunggal pasangan ini. apa saja yg kau lakukan?" hardik si isteri lagi.!!! Sepasang suami isteri . Si ayah konon mau memberi pelajaran pada anaknya. dia ikut menangis.. tdk tahu hrs berbuat apa. Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya.kan!" katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu rumah. Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya. Mukanya merah padam ketakutan lebih2 melihat wajah bengis tuannya. Anak kecil itu juga menjerit-jerit menahan pedih saat luka2nya itu terkena air. Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. terus dipukulkannya berkali2 ke telapak tangan anaknya.. Dia juga beristighfar. pembantu rumah tersebut menggendong anak kecil itu.. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya. terkejutlah pasangan suami istri itu melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama lunasnya. Keesokkan harinya. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil. Si ayah cukup lama memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri anaknya.

Dokter mengarahkan agar ia dibawa ke rumah sakit karena keadaannya susah serius." katanya memandang wajah pembantu rumah. Dia juga keheranan melihat kedua tangannya berbalut kasa putih... Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. si ayah bergetar tangannya menandatangani surat persetujuan pembedahan.. ibu. demi menyelamatkan nyawanya maka kedua tangannya harus dipotong dari siku ke bawah" kata dokter itu. "Dita demam... Masuk hari keempat. sekaligus membuat wanita itu meraung histeris. Untuk apa diambil.. Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu.. Keluar dari ruang bedah."Ini sudah bernanah.. Pukul 5. "Kasih minum panadol aja . "Dita juga sayang Mbok Narti.... Saat dilihat anaknya Dita dalam pelukan pembantu rumah.". ..." kata dokter tersebut yang mengusulkan agar kedua tangan anak itu dipotong karena sakitnya sudah terlalu parah dan infeksi akut.. Pada akhirnya si anak cantik itu meneruskan hidupnya tanpa kedua tangan dan ia masih belum mengerti mengapa tangannya tetap harus dipotong meski sudah minta maaf…. "Tidak ada pilihan... Serasa hancur hati si ibu mendengar kata-kata anaknya.. Bu".. Tahun demi tahun kedua orang tua tsb menahan kepedihan dan kehancuran bathin sampai suatu saat Sang Ayah tak kuat lagi menahan kepedihannya dan wafat diiringi tangis penyesalannya yg tak bertepi..jawab pembantunya ringkas.. kembalikan tangan Dita. pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Dita terlalu panas.. Dalam siksaan menahan sakit. Namun. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya.00 sudah siap" kata majikannya itu.. "Ayah.. Dita sayang ayah.. Dita tidak akan melakukannya lagi. "Ayah. Setelah beberapa hari di rawat inap dokter memanggil bapak dan ibu anak itu.. Dita janji tidak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Dita mau makan nanti?. si Anak dengan segala keterbatasan dan kekurangannya tsb tetap hidup tegar bahkan sangat sayang dan selalu merindukan ayahnya.pembantu rumah.Bagaimana Dita mau bermain nanti?. Sebelum si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya... katanya berulang kali membuatkan si ibu gagal menahan rasa sedihnya. sayang ibu. Dita janji tdk akan mencoret2 mobil lagi. Meraung2 dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya.. " katanya berulang-ulang. Kemudian ke wajah pembantu rumah. tapi apa yg dapat dikatakan lagi." jawab si ibu. Dita tak mau lagi ayah pukul. si anak bersuara dalam linangan air mata. Ditatapnya muka ayah dan ibunya. si anak menangis kesakitan. Terasa dunia berhenti berputar. Si ibu meraung merangkul si anak. dia menutup lagi pintu kamar pembantunya. Nasi sudah jadi bubur."Sore nanti kita bawa ke klinik... Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis.. Dita tak mau jahat lagi. selepas obat bius yang disuntikkan habis.

Dan ku ingin kau tahu sahabat… Jika seandainya memang ku harus untuk pulang suatu hari nanti atau “andaikan” nasibku seperti Lintang. seorang anak jenius yang harus berhenti untuk sekolah karena harus menggantikan Ayah nya sebagai kepala keluarga.. Karena walaupun mereka sudah berada jauh dari mu mereka akan selalu ada di dalam hati. karena dengan melakukan demikian. karena mereka sudah pernah hadir di dalam hidup kita.Tentang Keluarga Sahabat… Aku juga bukanlah “Lintang” di “Laskar Pelangi”. kalian pun tahu aku masih terus berjuang disini untuk menggapai mimpi… bersama dengan semua spirit dari kalian untuk tetap terus berjuang menggapai mimpi-mimpi … Kamu Harus Pulang Pacarku. tetapi kamu bisa mengatasi kesedihan yang kamu alami dengan tetap mengingatnya dan menyadari bahwa dia tidak akan benar benar lenyap atau hilang.. Tapi sebelum itu terjadi. sebuah lagu yang pernah di nyanyikan oleh sahabat-sahabat terbaik ku…. kamu akan semakin sedih dan semakin sulit untuk mengatasi kesedihanmu.ayo kita pulang Waktu hampir jam dua belas malam Kita nggak bisa kemana-mana lagi Karena kita sudah berjanji Pacarku.kita harus pulang Aku nggak mau nanti disalahkan Dicap jelek sama keluargamu Dimusuhi sama mamamu Kamu harus cepat pulang Jangan terlambat sampai dirumah Kamu harus cepat pulang Walau sedang nikmati malam ini Mereka nggak pernah mengerti Mereka nggak mau mengerti Mereka nggak akan mengerti Itu pasti Pacarku lupakan saja Rencana ke tempat hiburan malam Pacarku tunggu apa lagi Jangan tunggu ayam jantan berbunyi Pacarku kamu harus pulang Waktu sudah tidak memungkinkan Jangan memaksa untuk pulang pagi Itu sama saja bunuh diri Sebuah lagu yang selalu mengingatkan pada kampung halaman dan keluargaku.. mereka akan tetap hidup di dalam hati selamanya... . Dan kini aku pun mengerti ketika kita menangisi seseorang saat akan pergi. ikut mewarnai kehidupan kita. kamu tidak akan bisa mengatasi kesedihanmu dengan melupakannya.. kini aku mengerti saat seseorang yang kamu kasihi dan menjadi semangat mu telah pergi. semoga aku tidak harus cepat pulang untuk saat ini atau semoga saja aku tidak akan pernah pulang dengan membawa keluargaku dan mengenalkan mereka pada sahabat-sahabat terbaik ku…. aku tahu berarti orangorang tersebut sangat berharga buat kita.. tapi izinkan lah aku untuk berandai suatu hari nanti aku mungkin saja seperti “Lintang” di “Laskar Pelangi” yang harus berjuang untuk adik-adik nya sebagai kepala keluarga.. menyayangi kita seperti kita juga sangat menyayangi mereka. Walaupun suatu saat nanti kita pergi meninggalkan semuanya.

Meletakkan tasnya di atas pangkuan.Lalu berjalan ke dalam bus mencari-cari bangku yg kosong dg tangannya. Begitulah. . ini adalah perjuangan yg tidak gampang.BAB II Cinta… ~* Ada Yang Memperhatikan Kita *~ Seluruh penumpang di dalam bus merasa simpati melihat seorang wanita muda dg tongkatnya meraba-raba menaiki tangga bus. seperti ketika Yasmin belummenjadi buta. tak mungkin selamanya mengandalkan dirinya. dia duduk. Tiba-tiba saja semuanya sirna. tak mungkin selamanya Yasmin harus diantar. Dgn tangannya yg lain dia meraba posisi di mana sopir berada. supaya Yasmin tak tersinggung dan merasa dibuang. Dia merelakan dirinya untuk mengantar Yasmin ke sekolah. Dg sabar Burhan menuntun Yasmin menaiki bus kota menuju sekolah yg dituju. selama berhari-hari dan berminggu-minggu Burhan mengantar dan menjemput Yasmin. frustrasi. Burhan ingin menolong mengembalikan rasa percaya diri Yasmin. Tak ada kesempatan sedikitpun untuk bisa melihat jalan. Dia mencintai Yasmin dg seluruh hatinya. Burhan. Dg hati-hati dia mengutarakan maksudnya. mengalami buta. Tapi kini. rasa cintanya tidak berkurang. wanita muda itu. pulang dan pergi. Di antara frustrasi. Tapi. “Bagaimana ini bisa terjadi padaku?” dia menangis. baik di sekolah. Suatu kecelakaan telah berlaku atasnya. apa sanggup dia naik bus sendirian? Berjalan sendirian? Pulang-pergi sendirian? Siapa yg akan melindunginya ketika sendirian? Begitulah yg berkecamuk di dalam hati Yasmin yg putus asa. Bagaimanapun juga Yasmin harus bisa mandiri. Selesai mengantar Yasmin dia menuju tempat dinas. diliputi kemarahan dan putus asa. dan rendah diri tiba-tiba saja menyelimutijiwanya. Dunia tiba-tiba saja menjadi gelap dan segala harapan dan cita-cita menjadi sirna. sebanyak apapun dia berdo’a dan memohon. Kegelapan. Dg susah payah dan tertatihtatihYasmin melangkah bersama tongkatnya. Sebab Yasmin. karena mempunyai suami yg begitu penyayang dan setia. Satu tahun sudah. depresi dan putus asa. Dulu. dan membayar ongkos bus. Merasa tak berguna dan tak ada seorangpun yg sanggup menolongnya selalu membisiki hatinya. Tapi Burhan membimbing jiwa Yasmin yg sedang frustasi dg sabar. penglihatannya tak akan kembali. Burhan tahu. aktif di segala perkumpulan. dan satu tangannya masih memegang tongkat. Butuh extra waktu dan kesabaran yg tidak sedikit. rumah maupun di lingkungannya. Ketika mengetahui Yasmin kehilangan penglihatan. Dia adalah wanita yg penuh dg ambisi menaklukan dunia. Dia berhenti dg terhormat. bagaimanapun juga masih terpukul dg musibah yg dialaminya. sebanyak apa pun dia protes. begitu kecelakaan itu dialaminya. Sebab dia juga punya pekerjaan yg harus dijalaninya. Justru perhatiannya makin bertambah. Tapi lama-kelamaan Burhan sadar. Yasmin tidak bisa terus bekerja di perusahaannya. Sementara Burhan berada di sampingnya. dia masih beruntung. Hatinya protes. sebelum menjadi buta. Burhan mendorongnya supaya belajar huruf Braile. Setelah yakin bangku yg dirabanya kosong. Yasmin. ketika buta. Dg harapan. tak peduli sebanyak apa pun dia mengeluh dan menangis. Hilang sudah masa depan yg selama ini dicita-citakan. Tapi bagaimana Yasmin bisa belajar? Sedangkan untuk pergi ke mana-mana saja selalu diantar Burhan? Dunia ini begitu gelap. di mana Yasmin musti belajar huruf Braile. Lengkap dg seragam dinas security. Karena buta. dia memang biasa naik bus ke tempat kerja dan ke mana saja sendirian. ketika dilihatnya Yasmin tenggelam ke dalam jurang keputus-asaan. dan menghilangkan penglihatannya untuk selama-lamanya. suatu saat bisa berguna untuk masa depan. dia harus tahu. Burhan adalah seorang prajurit TNI biasa yg bekerja sebagai security di sebuah perusahaan.

Yasmin histeris mendengar itu. wanita buta. Memang tak mungkin bagi Burhan untuk terus selalu menemani setiap saat ke manapun dia pergi. tak bisa melihat!” teriak Yasmin. dg tenang Burhan pergi ke tempat dinas. “Kamu tahu. Hari-hari pun berlalu. sebab Burhan juga punya pekerjaan yg harus dilakoni. Dan tersenyum puas Melihat kita berhasil melewati ujian-NYA . Dan sudah beberapa minggu Yasmin menjalani rutinitasnya belajar. Suatu hari. Dan ketika kamu menyeberang jalan. Tak mungkin juga selalu diantar ke tempatnya belajar. Setiap pagi. Mau tak mau Yasmin musti terima. Musti mau menjadi wanita yg mandiri. yg tegar dan menyukai tantangan dan suka bekerja dan belajar. membuat orang lain merasa iri? “Apa maksud anda?” Yasmin bertanya penuh keheranan pada sopir itu. Berjalan dg tongkatnya. Dan dia adalah wanita yg dulu. Dia merasa begitu beruntung. bagaimana bisa di duniaini. ketika dia hendak turun dari bus. Dia memperhatikanmu dg harap-harap cemas ketika kamu menuruni tangga bus.” Burhan hancurhatinya mendengar itu. heran dan tak habis berpikir. dia perhatikan langkahmu dan bibirnya tersenyum puas begitu kamu telah melewati jalan itu. sejak beberapa minggu ini. Burhan menasehatinya agar mengandalkan indera pendengarannya. sangat beruntung. dia mengantar Yasmin menuju halte bus. tak pernah menyerah pada tantangan dan wanita yg tak bisa diam saja. yg berjalan terseok-seok dg tongkatnya hanya sekedar mencari keberanian mengisi sisa hidupnya. seorang lelaki muda dg seragam militer selalu berdiri di seberang jalan. sopir bus berkata.Seperti yg diramalkan Burhan. ada yg memperhatikan dan melindungimu”. Kini dia harus menjadi Yasmin yg dulu. “saya sungguh iri padamu”. P. Setelah dirasanya yakin bahwa Yasmin bisa pergi sendiri. jawab sopir bus. Burhan tak melepas begitu saja Yasmin. “Anda bicara pada saya?” ” Ya”. Yasmin tidak yakin. Yasmin kebingungan. bahwa Burhan telah memberinya sesuatu yg lebih berharga dari penglihatan. Air mata bahagia mengalir di pipi Yasmin. dia meniupkan ciumannya padamu. Yasmin akhirnya bisa berangkat sendiri ke halte. seorang buta.” jawab sopir bus. dg mengendarai bus kota sendirian. kalau sopir itu bicara padanya. “Saya buta. dan pergi dari situ. “Setiap pagi. dia yakin dan merasakan kehadiran Burhan di sana. Walaupun dia tidak melihat orang tsb. “Bagaimana saya bisa tahu saya ada dimana? Kamu telah benar-benar meninggalkan saya. Kamu sungguh wanita beruntung. “Saya benar-benar iri padamu”. di manapun dia berada. Kita tak bisa melihat Tuhan dan malaikat Tapi Dia terus membimbing Seperti cerita Dia memompa semangat kita Cemas dan khawatir dg langkah kita. kasih sayang yg membawa cahaya. Sebuah pemberian yg tak perlu untuk dilihat. Tapi dia sadar apa yg musti dilakukan. Dia merasa dirinya kini benar-benar telah tercampakkan. Sementara Yasmin merasa bersyukur bahwa selama ini dia mempunyai suami yg begitu setia dan sabar membimbingnya. ketika dia berada dalam kegelapan. memberimu salut.S: Kita ibarat orang buta Yg diperintahkan bekerja dan berusaha Kita adalah orang buta Yg diberi semangat untuk terus hidup dan bekerja. Begitu kamu masuk gedung sekolahmu. Dan setelah dua minggu. sebelum buta.

"Udahlah Vel. ya ampun kok gue dulu mau yah jadi sama dia? dipelet kali yah gue!!" Tiba tiba semua pada diem dan ngeliat ke arah punggung Vella. males ngapain. padahal cowok-cowok temen Vella yang lain itu rambutnya gaya abhies. kayaknya Vella bener-bener udah illfeel dan malu pacaran sama dia Di! Akhirnya waktu itu hari Senin. udah lama Vella ngga nulisin kamu yah. Vella suruh pembantu bilang ke Evan kalau Vella belum pulang. baguslah denger. dia bingung gitu kayaknya Di. . Vella males tapi ngomong sama dia Di. pengennya sendiri aja. padahal cowok-cowok temen Vella yang lain punya handphone. Minus 10 buat dia karena dia itu nggak suka ketempat-tempat dugem Di. padahal cowok-cowok temen Vella yang lain sering banget belanja disana. Dua hari pun berlalu Di. mau banget malah Vella. cuma Vella berusaha ilangin perasaan itu. Vella ngindarin dia. karena dia nggak punya satu pun jacket XSML. syukur deh kalau dia denger. Di masih inget sama Evan kan? cowoknya Vella? Vella malu banget deh sama dia. ada beberapa yang ngomong "Hayo loo Vel. Vella nggak tau kenapa jadi males kemana mana. Vella cuma bisa diem tapi Vella sempet ngeliat Evan sebentar. banyak banget yang Vella mau ceritain ke kamu Di. ya Tuhan Di. Vella malu banget sama dia. malu-maluin banget nggak sih! Sumpah yah Di. Vella ngindarin dia abis-abisan. ya udah Vella cuek aja. dan mukanya setelah gue pikir-pikir biasa banget. Semua orang jadi bingung kenapa Vella berubah jadi kayak gini. Dia nelepon 4 kali hari itu tapi Vella males nerima. Seminggu berlalu. Dia mau minta putus juga ayo. dan di rumah Vella selalu nggak mau nerima telepon dari dia. 2 minggu berlalu sejak hari itu. padahal Vella suka banget ke sana. Dia soalnya nggak kayak cowokcowok temen Vella yang lain Di. Seharian itu Di. Sebel deh sama Evan. kenapa Vella ngindar terus. tapi setelah didesak akhirnya Vella ngaku juga Vella ngomong.Sampe rumah dia nelepon Vella. kalau dia sih paling pake bajunya bangsa bangsa jacket yang merek FILA (idih banget nggak sich Di!). kadang-kadang Vella suka bengong bingung sendiri. dia denger lho!!" Tapi ada juga yang ngomong. Hari Ini valentine. nggak ada untungnya tetep sama dia. tiap di sekolah Vella ngindarin Evan pake cara ke WC cewek lah atau ngumpet-ngumpet lah. seperti biasa pas di sekolah. pas Evan ke kelas Vella mau kasih kado. Minus 10 buat dia lagi Di. ntar elo juga bisa dapet yang lebih bagus. Vella sendiri juga nggak tau kenapa Di. Vella cuma diem aja. Mereka pada nanya kok Vella ngindarin Evan terus Vella diem aja. nggak tau kenapa Vella mulai ngerasa kehilangan sesuatu." Bener juga yah Di.Diary Nya Vella Dear Diary. mukanya nunduk ke bawah terus dia pelan-pelan pergi dari situ. udah nggak ada modal mendingan gaul. Pas pulang sekolah Vella ngumpul di kantin sama temen-temen Vella. Kira-kira 3 harian deh kayak gitu. bayangin deh Di semua minusnya Evan nih yah: Minus 10 karena dia nggak punya handphone. kayaknya mau putus aja deh Di. Vella diem aja. Vella bingung dan nengok Di. "Ah bete banget gue sama tuh cowok. Dia diem. Vella mulai ngerasa ada sesuatu yang ilang Di. malu banget nggak sih punya cowok kayak gitu. ternyata ada Evan di belakang Vella dan kayaknya dia denger yang Vella baru ucapin barusan. Hai Di. Minus 10 banget (dan yang ini banget banget-banget) karena dia masih suka bawa makanan dari rumah buat makang siang ke sekolah! Gila yah Di. Tiap ketemu di sekolah dia cuma diem dan ngelewatin Vella aja. dan sejak saat Evan udah nggak berusaha nyamperin Vella di sekolah atau nelepon Vella. padahal cowok-cowok temen Vella yang lain biar sama-sama SMP udah boleh bawa sendiri! Minus 10 karena dia itu rambutnya cuma cepak biasa. Dear Diary. Minus 10 karena dia nggak dibolehin nyetir mobil sama ortunya karena belum 17. Tadi pagi Vella sama temen-temen ngomongin cowok masing-masing.

. hi hi hi senengnya. Dari 60 minus yang Evan punya Di. Vella ketemu sama Evan di sekolah..... Minggu malem nih Di. Vella juga yang kehilangan. Minus 10 karena dia nggak dibolehin nyetir mobil sama ortunya karena belum 17 Di.. thanx banget udah denger curhat-nya Vella.... tapi plus 100 karena dia rela nemenin Vella ke tempat-tempat kayak gitu. Cause im in love with the Inner being.. Selamat malem diaryku. Ternyata bener Di. Minus 10 karena dia bawa makan siang ke sekolah. Malem itu tiba tiba mama ngetok pintu kamar Vella.. Vella yang berutung sebenernya punya cowok Evan. Betapa baiknya Evan. Vella kasih dia kartu buatan Vella.. Evan diem aja.. jadi Vella udahan dulu yah Di. tapi plus 100 karena ternyata nabung uang jajan makang siangnya buat beli kado valentine buat Vella. . katanya ada telepon... tapi pulang sekolah dia nanya Vella mau ngomong apa.Dear Diary. Vella cuma bisa diem karena sadar. tapi plus 100 karena dia tiap malem rela jalan jauh ke wartel buat Nelpon Vella ngucapin selamat tidur setiap hari.. padahal nggak pernah sekalipun dia nyakitin Vella. Vella pulang sekolah nangis tapi juga sadar itu semua Vella yang bikin dan Vella pula yang nanggung resiko-nya.. tapi plus 100 karena kalau ujan di sekolah dia selalu minjemin Vella jacketnya meski dia sendiri kedinginan. Malemnya Vella nangis lama banget Di.. girang banget hati Vella.. NB: Minus 10 Di. itu Evan. dan Vella juga yang nyakitin Evan.. dari 1000 kekurangan Evan. Vella nangis senangisnya Di.. Vella-Nya Evan Doesnt' Really Matter what The eyes is seeing cause im in love with the Inner being. tapi plus 100 karena hatinya luar biasa tampan. Vella kejar dia dan bilang Vella mau ngomong. Vella cium pipi dia dan Vella bilang minta maaf karena Vella udah nyakitin dia.... meski dia nggak suka dan rela dimarahin ortunya karena pulang pagi nemenin Vella. Vella belajar satu hal Di: Hargailah apa yang kamu miliki sekarang. dia udah lupain semuanya.. Minus 10 karena Evan nggak punya HP Di. Tiba-tiba di channel V ada lagunya Janet JaCkson Di! Tau kan liriknya? Doesn't really matter what the eyes is seeing. dan Vella mau dandan secantik-cantiknya buat Evan. Saat itu tiba-tiba Vella nangis Di.. Sakit banget rasanya Di. mau salah potong atau salah blow atau salah model dia selalu bilang Vella cantik banget. betapa begonya Vella yah.. Vella diem dan ngerenung di dalam kamar. Minus 10 karena Evan nggak punya jacket XSML dan hanya punya jacket FILA biasa. dia punya semilyar kebaikan.. Dear Diary... Kamu begitu beruntung telah memiliki-nya. Ya Tuhan Di.. tapi plus 100 karena dalam keadaan rambut Vella apapun baik bagus maupun lagi jelek. dia punya 600 Plus di hati Vella.. Ujan deres banget. aduh Di. dia udah maafin Vella.. Minus 10 karena dia nggak suka ke tempat dugem Di. dengan naik taksi ke rumahnya..... Minus 10 karena dia rambutnya cuma botak biasa dan nggak suka di spike. karena Vella baru sadar betapa begonya Vella.. Karena tanpa kamu sadari. Dia cuma diem aja terus pulang. Nanti malem Evan mau kesini Di. tapi plus 100 karena tiap malem minggu dia rela naik sepeda jauh dari kemang ke bona indah khusus ngapelin Vella biar ujan sekalipun.. karena mukanya tidak tampan. Vella yang berbuat. Vella baru sadar..

.Apakah Saya Menikah Dengan Orang Yang Tepat ? Dalam sebuah seminar rumah tangga. justru jawaban ini hanya ada di dalam pernikahan itu sendiri. dan setelah beberapa tahun anda akan mengalami kondisi yang sama (seperti sebelumnya pada perkawinan anda). seseorang audience tiba-tiba melontarkan pertanyaan yang sangat lumrah. tergantung. telpon darinya menjadi hal yang merepotkan.Mengingkari kesetiaan merupakan hal yang paling jelas. anda akan mendapati perbedaaan yang dramatis antara tahap awal ikatan.. ataupun hal-hal yang menyolok lainnya. dan pada saat itu anda akan merasa lebih baik..Berbagai macam cara. gempita cinta itu pun akan pudar. pada saat anda jatuh cinta.perubahan ini merupakan siklus alamiah dan terjadi pada SEMUA ikatan. Perlahan tapi pasti. begitu menyenangkan. Tapi tau ngga?!Bahwa jawaban atas dilema ini ngga ada diluar. . begitu merindukan belaian sayangnya. Telpon darinya selalu ditunggu-tunggu. Jatuh cinta kepada pasangan bukanlah hal yang sulit. tapi malah nambahin penat yang ada. Dan ketika pernikahan itu akhirnya kandas? Masing-masing sibuk menyalahkan pasangannya atas ketidakbahagiaan itu dan mencari pelampiasan diluar. dengan kepenatan-kepenatan bahkan kemarahan pada tahapan-tahapan selanjutnya.Tapi?Setelah beberapa tahun perkawinan. "bagaimana saya tahu kalo saya menikah dengan orang yang tepat?" Saya melihat ada seorang lelaki bertubuh besar duduk di sebelahnya. Apakah pria disebelah anda itu suami anda?" Dengan sangat serius dia balik bertanya "Bagaimana anda tahu?!" "Biarkan saya jawab pertanyaan yang sangat membebani ini. dan begitu menyukai perubahan sikap-sikapnya yang bersemangat. nonton TV sampe TVnya bosen ditonton. Tapi itu bersifat temporer. atau dari keduanya. Dan pada situasi inilah pertanyaan "Did I marry the right person?" mulai muncul. jadi saya menjawab "Ya..Pada saat-saat awal sebuah hubungan. pertemanannya. baik dari anda atau dari pasangan anda. Selingkuh?? Ya mungkin itu jawabannya Saya ngga mengatakan kalo anda ngga boleh ataupun ngga bisa selingkuh. anda mungkin mulai berhasrat menyelami eforia-eforia cinta itu dengan orang lain.Sesuatu yang pasif dan spontan. anda merasakan jatuh cinta dengan pasangan anda. belaiannya ngga selalu diharapkan dan sikap-sikapnya yang besemangat bukannya jadi hal yang manis.. Gejala-gejala pada tahapan ini bervariasi pada masing-masing individu.Anda bisa! Bisa saja ataupun boleh saja anda selingkuh. Jatuh cinta itu mudah..Nah Lho! Dan ketika anda maupun pasangan anda mencoba merefleksikan eforia cinta yang pernah terjadi. Sebagian orang memilih untuk menyibukan diri dengan pekerjaannya. bentuk dan ukuran untuk pelampiasan ini. Makanya dikatakan "jatuh" cinta! Orang yang sedang kasmaran kadang mengatakan "aku mabuk cinta" Bayangkan eksprisi tersebut!Seakan-akan anda sedang berdiri tanpa melakukan apapun lalu tibatiba sesuatu datang dan terjadi begitu saja pada anda. hobinya." Inilah jawabanya!SETIAP ikatan memiliki siklus. Ngga perlu berbuat apapun. namun bila anda memikirkan tentang rumah tangga anda. Jatuh cinta merupakan hal yang sangat alami dan pengalaman yang begitu spontan.

Karena. seandainya proses itu dilanjutkan. .. namun senantiasa menguji.. Benar juga ungkapan "diperbudak cinta" Karena cinta itu BUTUH waktu.. namun senantiasa menghampiri dengan hati.. Jika kita tahu dan mau menerapkan hukum-hukum tersebut. jika ia sebuah cinta. NAMUN KUNCINYA ADALAH BAGAIMANA BELAJAR MENCINTAI ORANG YANG ANDA TEMUKAN DAN TERUS MENERUS.. Jangan membuat kesalahan untuk hal yang satu ini......! Cinta bukanlah hal yang PASIF ataupun pengalaman yang spontan Cinta NGGA AKAN PERNAH begitu saja terjadi!Kita ngga akan bisa MENEMUKAN cinta yang selamanya Kita harus MENGUSAHAKANNYA dari hari ke hari.Tetapi. jika ia sebuah cinta.. jika ia sebuah cinta. namun senantiasa bergetar.... usaha... maka anda akan mendapati keadaan yang sama dengan pernikahan anda sekarang.... cinta itu butuh sikap BIJAK Kita harus tahu benar APA YANG HARUS DILAKUKAN agar rumah tangga berjalan dengan baik ... Itu adalah siklus.... ia tidak datang dengan kata-kata.... jika ia sebuah cinta... ia tidak menyiksa..Sama halnya dengan hukum alam pada ilmu fisika (seperti gaya Grafitasi)... tentulah kita bisa "MEMBUAT" cinta bukan "JATUH". ia tidak memaksa... penuh gairah.! jika ia sebuah cinta..Perselingkuhan yang dilakukan sama dengan proses berpacaran yang pernah anda lakukan dengan pasangan anda.. beberapa kebiasaan dalam hubungan rumah tangga juga DAPAT membuat rumah tangga itu lebih kuat. Karena cinta dalam pernikahan sesungguhnya merupakan sebuah DECISION...Sama halnya dengan diet yang tepat dan olahraga yang benar dapat membuat tubuh kita lebih kuat.... dan bukan cuma PERASAAN.. dalam suatu ikatan rumah tangga juga ada hukumnya... Ini merupakan reaksi sebab akibat..Cinta bukanlah MISTERI Ada beberapa hal spesifik yang bisa dilakukan (dengan ataupun tanpa pasangan anda) agar rumah tangga berjalan lancar.Dan yang paling penting. ia tidak mendengar.. (pahamilah dengan seksama hal ini) KUNCI SUKSES PERNIKAHAN BUKANLAH MENEMUKAN ORANG YANG TEPAT. ia tidak buta. jika ia sebuah cinta. dan energi. namun senantiasa menarik. namun senantiasa melihat dan merasa.. namun senantiasa berusaha.. jika ia sebuah cinta. ia tidak cantik.

jika ia sebuah cinta. ia tidak hadir karena permintaan.. namun hadir karena ketentuan.... namun senantiasa hadir dengan sinar mata..... seperti anda ingin mendapatkan kesetiannya ... ia tidak hanya berjanji. namun hadir karena pengorbanan dan kesetiaan.... jika ia sebuah cinta. jika ia sebuah cinta. namun senantiasa mencoba memenangi..... ia mungkin tidak suci.ia tidak terucap dengan kata...... ia tidak hadir dengan kekayaan dan kebendaan... jika ia sebuah cinta... seperti anda ingin dicintai olehnya Setialah pada pasangan anda. namun senantiasa tulus.. Cintailah pasangan anda..

sambil menikmati suara desir angin berpadu dengan suara gelombang bergulung di pantai... katanya film itu bagus" Tina: "OK dech.100 hari yang berharga Peter dan Tina sedang duduk bersama di taman kampus tanpa melakukan apapun. Setelah itu mereka beristirahat duduk di foodcourt.. Yuk kita pergi sekarang. Kamu jadi pacarku dan aku jadi pacarmu tapi hanya untuk 100 hari saja. Hari ke 25: Peter mengajak Tina makan malam di Ancol Bay. suasana kafe yang remang-remang dan alunan musik yang syahdu membawa hati mereka pada situasi yang romantis. tar pulang nonton kita ke karaoke ya. Hari ke 3: Mereka pergi ke pusat perbelanjaan untuk mencari kado untuk seorang sahabat Peter. Sebelum pulang Peter membeli sebuah kalung perak berliontin bintang untuk Tina. Sekali lagi Tina memandang langit. gimana menurutmu?" Peter: "baiklah. gampang sih permainannya. Aku harap aku juga punya pacar yang bisa berbagi waktu denganku. .. Dia mengucapkan suatu permintaan dalam hatinya..." Tina: "Kok kayaknya kamu gak terlalu niat ya. makan satu potong ku e dan satu gelas jus berdua dan mulai berpegangan tangan untuk pertama kalinya. hanya memandang langit sementara sahabat-sahabat mereka sedang asik bercanda ria dengan kekasih mereka masing-masing. Bulan sudah menampakan diri. dan melihat bintang jatuh..." Peter: "kayaknya cuma tinggal kita berdua deh yang jomblo.. Tangan tina terasa sakit karena tidak pernah bermain bowling sebelumnya.. langit yang cerah menghamparkan ribuan bintang dalam pelukannya. Peter memijit-mijit tangan Tina dengan lembut.. ajak aja adik kamu sama pacarnya biar seru. lagian aku juga gak ada rencana apa-apa untuk beberapa bulan ke depan. semangat dong! hari ini akan jadi hari pertama kita kencan.. berkaraoke dan Peter mengantarkan Tina pulang malam harinya) Hari ke 2: Peter dan Tina menghabiskan waktu untuk ngobrol dan bercanda di kafe.. cuma kita berdua saja yang tidak punya pasangan sekarang." Peter : "Boleh juga. Mau jalan-jalan kemana nih?" Peter: "Gimana kalo kita nonton saja? Kalo gak salah film The Troy lagi maen deh. Setelah lelah berkeliling pusat perbelanjaan. Tina: "Duh bosen banget. Mereka duduk menunggu makanan. Hari ke 7: Bermain bowling dengan teman-teman Peter." (keduanya mengeluh dan berdiam beberapa saat) Tina: "Kayaknya aku ada ide bagus deh. kita adakan permainan yuk?" Peter: "Eh? permainan apaan?" Tina: Eng." (mereka pun pergi nonton. mereka memutuskan membeli sebuah miniatur mobil mini.

aku beli minuman dulu. Hari ke 84: Peter mengusulkan agar mereka refreshing ke pantai... Dia masih bernafas sekarang tapi. di atas aspal yang panas terjemur terik matahari siang. Mereka berkeliling kota dan akhirnya duduk di sebuah taman kota. Hari ke 72: Pergi Ke PRJ.. dan mereka berpelukan seakan tidak ingin berpisah lagi.. Matahari terbenam.... Peter terharu menerima kue itu... Tina membuatkan kue ulang tahun untuk Peter... Sebentar ya" Peter mengangguk.... 15:30 pm Peter sudah menunggu selama 10 menit and Tina belum kembali juga... Kayaknya perempuan itu adalah temanmu" Peter segera berlari bersama dengan orang asing itu. Disana... Peter : "Ada apa pak?" Orang asing: "Ada seorang perempuan ditabrak mobil..Hari ke 41: Peter berulang tahun. kamu kan capek sudah menyetir keliling kota hari ini.. 15:20 pm Tina: "Aku haus..... Seorang dokter keluar dengan wajah penuh penyesalan..... makan es krim bersama. kakinya memang pegal sekali karena dimana-mana Jakarta selalu macet.Bukan kue buatannya yang pertama. Kami menemukan surat ini dalam kantung bajunya... dan Tina membelikan sebuah pulpen untuk Peter. Hari ke 99: Peter memutuskan agar mereka menjalani hari ini dengan santai dan sederhana. Tina penasaran untuk mengunjungi salah satu tenda peramal.. Untuk pertama kali dalam hidupnya .. Peter duduk diluar ruang gawat darurat selama 8 jam 10 menit...tergeletak tubuh Tina bersimbah darah. Naik halilintar..." Dokter memberikan surat yang terkena percikan darah kepada Peter dan dia segera masuk ke dalam kamar rawat untuk melihat Tina.. 23:53 pm Dokter: "Maaf.... " Peter: "Tunggu disini... Melihat meriahnya pameran lampion dari negeri China. masih memegang botol minumannya... Istirahat dulu yuk sebentar...... Hari ke 67: Menghabiskan waktu di Dufan.. Pantai Anyer sangat sepi karena bukan waktunya liburan bagi orang lain. Wajahnya pucat tetapi terlihat damai... tapi kasih sayang yang mulai timbul dalam hatinya membuat kue buatannya itu menjadi yang terbaik. Sang peramal hanya mengatakan "Hargai waktumu bersamanya mulai sekarang" kemudian peramal itu meneteskan air mata.. Mereka melepaskan sandal dan berjalan sepanjang pantai sambil berpegangan tangan.dan mengunjungi stand permainan. dan dia mengucapkan suatu harapan saat meniup lilin ulang tahunnya. tapi kami sudah mencoba melakukan yang terbaik.. merasakan lembutnya pasir dan dinginnya air laut menghempas kaki mereka. Peter segera melarikan mobilnya membawa Tina ke rumah sakit terdekat. Tiba-tiba seseorang yang tak dikenal berlari menghampirinya dengan wajah panik. Kamu mau minum apa?" Tina: "Aku saja yang beli. Aku mau teh botol saja. Peter duduk disamping pembaringan tina dan menggenggam tangan Tina dengan erat. Peter menghadiahkan sebuah boneka teddy bear untuk Tina..

Aku ingin menjadi kekasihmu selamanya dan berharap kau juga bisa berada disisiku seumur hidupku. aku sangat sayang padamu. Aku sayang kamu. Jangan tinggalkan aku..Aku menyesal tidak pernah berusaha untuk mengenalmu lebih dalam lagi sebelumnya. Aku menikmati hari-hari yang kulalui bersamamu.Peter merasakan torehan luka yang sangat dalam di hatinya. Tina. Sama seperti yang kuucapkan pada bintang jatuh malam itu di pantai. Butiran air mata mengalir dari kedua belah matanya. Hari itu adalah hari ke 100.S: Katakan perasaanmu pada orang yang kau sayangi sebelum terlambat. ke 100 hari kita sudah hampir berakhir. Aku ingin kau menjadi cinta sejati dalam hidupku. Peter.. Tina. hanya berharap kita bisa memperpanjang hari-hari kebersamaan kita.. atau dua tahun lagi Kau tidak akan pernah tahu siapa yang akan meninggalkanmu dan tidak akan pernah kembali . Kemudian dia mulai membaca surat yang telah ditulis Tina untuknya. Walaupun kadang -kadang kamu jutek dan tidak bisa ditebak. kau tidak bisa meninggalkanku! hari yang kita lalui baru berjumlah 99 hari! Kamu harus bangun dan kita akan melewati puluhan ribu hari bersama-sama! Aku juga sayang padamu. Aku sudah menyadari bahwa kau adalah pria yang berharga dalam hidupku.. Sekarang aku tidak meminta apa-apa.. apakah kau tahu harapan apa yang kuucapkan dalam hati saat meniup lilin ulang tahunku? Aku pun berdoa agar Tuhan mengijinkan kita bersama-sama selamanya. jantung Tina berhenti berdetak... 23:58 Peter: "Tina. Dear Peter. jangan biarkan aku kesepian! Tina..tapi semua hal ini telah membawa kebahagiaan dalam hidupku. Kau tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi besok.!" Jam dinding berdentang 12 kali. P..

S-h-m-i-l-y Kakek dan nenekku sudah lebih dari setengah abad menikah. Seperti yang selalu dilakukannya.cinta yang murni mengatasi segala suka dan duka. dalam kehidupan kakek-nenekku ada satu sisi kelam: nenekku menderita kanker payudara. dan bahwa semakin tua kakek semakin tampan. akhirnya. Begitu yang lain menemukannya. buatannya sendiri. Tetapi. cinta adalah cara pedoman hidup mereka. Di rumah kakek nenekku. apa yang kami takutkan terjadi. dia tahu "bagaimana membuat kakek bahagia. namun tetap memainkan permainan istimewa itu sejak mereka bertemu pertama kali. Nenek meninggal. mereka tetap pergi kegereja setiap pagi. Setiap hari mereka bersama-sama mengisi teka-teki silang atau permainan acak kata. rezeki yang cukup. "Shmily" dituliskan pada uap yang menempel pada kaca kamar mandi setelah seseorang mandi air panas. Hubungan mereka didasarkan pada pengabdian dan kasih yang tulus. Tetapi nenekku dengan cepat menjadi lemah sampai. kata itu akan muncul berulang . aku tak pernah meragukan hubungan kakek-nenekku. yang sengaja dicat dengan warna itu agar Nenek selalu dikelilingi sinar matahari. Sikap skeptis membuatku tidak percaya bahwa cinta sejati itu ada . Mereka saling menyelesaikan kalimat pasangannya. yang tidak semua orang cukup beruntung untuk mengalaminya. maka yang menemukan sekali lagi mendapat giliran menulis kata itu? di tempat tersembunyi. Kakek dan nenek selalu bergandengan tangan kapan saja kesempatan memungkinkan. Nenekku membisikkan kepadaku bahwa kakekku sangat menarik. Mereka membuatnya dengan embun yang menempel pada jendela yang menghadap ke beranda belakang."? Sebelum makan mereka selalu menundukkan kepala dan mengucap syukur atas rakhmat yang mereka terima: keluarga yang bahagia. Meski begitu. Pesan-pesan singkat dengan "shmily" yang ditulis tergesa-gesa bisa ditemukan di dasbor atau jok mobil.ulang setiap kali ada yang selesai mandi. "Shmily" bisa muncul di mana saja. Dengan bantuan sebatang tongkat dan tangan kakekku yang kukuh. atau direkatkan pada kemudi. Nenekku bahkan pernah membuka gulungan tisu toilet dan menulis "shmily" di ujung gulungan itu. Aku memerlukan waktu yang lama sekali sebelum benar-benar bisa memahami dan menghargai permainan kakek-nenekku. Dia menghibur Nenek di kamar kuning mereka. kata yang misterius itu merupakan sesuatu? yang penting. sama? pentingnya dengan perabotan. . tempat nenekku selalu menyuguhkan puding warna biru yang hangat. "Shmily" digoreskan pada lapisan debu di atas penutup perapian atau pada timbunan abu di perapian. Tujuan permainan mereka adalah menulis kata "shmily"? di tempat yang secara tak terduga akan ditemukan oleh yang lain. Mereka sungguh saling mencintai. berdoa agar Tuhan menjaga istrinya. dia tak bisa lagi keluar rumah. Catatan-catatan kecil itu? diselipkan ke dalam sepatu atau diletakkan di bawah bantal. untuk ditemukan oleh siapapun yang mendapat giliran menyiapkan makanan. Kakek pergi ke gereja sendirian. Mereka berciuman sekilas bila bertabrakan didapur mereka yang mungil. Penyakit itu pertama kali diketahui sepuluh tahun sebelumnya. Menurut nenek. Kakek mendampingi Nenek menjalani setiap tahap pengobatan. Dengan cinta yang lebih mendalam daripada kemesraan yang mereka tunjukkan. Mereka bergantian menulis "shmily" di mana saja di dalam rumah. bahkan ketika dia terlalu sakit untuk keluar rumah. dan pasangan mereka. Sampai pada suatu hari. Sekali lagi kanker menyerang tubuh Nenek. Dengan jari mereka menorehkan "shmily" di dalam wadah gula atau wadah tepung.

meskipun aku belum dapat mengukur dalamnya cinta mereka. dia menyanyi untuk nenek. Tergetar oleh kesedihanku sendiri. Laura Jeanne Allen . para paman dan bibiku. karena telah mengizinkan aku melihatnya. Kakek melangkah mendekati peti mati Kakekku lalu. Bersama air mata dan kesedihannya. lagu ninabobo dalam alunan suara yang dalam dan parau. kakek dan nenek. betapa aku mencintaimu! Terima kasih. Setelah para pelayat semakin berkurang dan yang terakhir beranjak pergi. S-h-m-i-l-y: See How Much I Love You Lihat. lagu itu dia nyanyikan. sepupu-sepupuku. dengan suara bergetar. Karena pada saat itulah. aku takkan pernah melupakan saat itu. dan anggota keluarga lainnya maju mengelilingi nenek untuk terakhir kali."Shmily" Kata itu ditulis dengan tinta kuning pada pita-pita merah jambu yang menghias buket bunga duka untuk nenekku. aku mendapat kehormatan menjadi saksi keindahannya yang abadi.

" Lalu aku tanyakan pada wanita yang ada di ujung telepon sana. Aku mengucapkan terima kasih dan menelepon nomor yang mereka berikan. Tapi. di ujung telepon sana. yang tampaknya tidak begitu suka dengan pekerjaan tambahan ini. Satu-satunya yang tertera pada amplop surat itu adalah alamat si pengirim. katanya." kata pria itu agak bersungut-sungut. mungkin ia sekarang sedang menonton TV di ruang tengah. Barangkali anda bisa membantu saya memberikan nomor telepon atas alamat yang ada pada surat yang saya temukan dalam dompet tersebut?" Operator itu menyarankan agar aku berbicara dengan atasannya. yang aku maksud sudah lama meninggal dunia. Mungkin bila aku menelepon bagian penerangan mereka bisa memberitahu nomor telepon alamat yang ada pada amplop itu. dompet itu hanya berisi uang sejumlah tiga Dollar dan selembar surat kusut yang sepertinya sudah bertahun-tahun tersimpan di dalamnya. Tak berapa lama ia menghubungiku. "Saya mempunyai permintaan yang agak tidak biasa. "Ok. Aku pun menunjukkan padanya . Lalu. katanya. Seorang pria yang menerima teleponku mengatakan. Tapi. mereka mengatakan bahwa wanita. kakiku tersandung sebuah dompet yang tampaknya terjatuh tanpa sepengetahuan pemiliknya. Aku memungut dan melihat isi dompet itu kalau-kalau aku bisa menghubungi pemiliknya. "Ya." Meski waktu itu sudah menunjukkan pukul 10 malam." Lalu ia memberiku nama panti jompo tersebut." kataku pada diriku sendiri." Demi kesopanan. bila anda menghubunginya mereka bisa mencaritahu dimana anak mereka. rambut ubannya keperak-perakan. "Yang aku ingat. menjelaskan apa yang saya temukan dan menanyakan apakah mereka berkenan untuk berbicara denganku. Penjaga dan perawat yang berdinas malam menyambutku di pintu." kataku pada bagian peneragan. Surat itu ditulis dengan tulisan tangan yang anggun di atas kertas biru lembut yang berhiaskan bunga-bunga kecil di sudut kirinya. Kemudian ia berkata. "Kami mempunyai nomor telepon alamat tersebut. "Oh. Hannah memang tinggal bersama kami. Gedung panti jompo itu sangat besar. sedang berusaha mencari tahu pemiliki dompet yang saya temukan di jalan. Aku membuka isinya sambil berharap bisa menemukan petunjuk. Aku menceritakan padanya mengenai dompet yang aku temukan. Lalu aku baca tahun "1924". apakah ia mengetahui seseorang bernama Hannah. Tapi mereka masih menyimpan nomor telepon rumah dimana anak wanita itu tinggal. Ia tampak manis. meski begitu ia masih tetap mencintainya. ibu Hannah. tetapi tetap saja aku tidak bisa menemukan siapa nama pemilik dompet itu. aku meminta agar bisa menemui Hannah. "Semua ini tampaknya konyol. Penulis surat itu menyatakan bahwa ia tidak bisa bertemu dengannya lagi karena ibu telah melarangnya. seorang wanita mengatakan bahwa Hannah sekarang tinggal di sebuah panti jompo. Ternyata surat itu ditulis lebih dari 60 tahun yang lalu. Tertulis di sana. Tapi. Surat itu begitu indah. kami membeli rumah ini dari keluarga yang memiliki anak perempuan bernama Hannah. itu 30 tahun yang lalu!" "Apakah anda tahu dimana keluarga itu berada sekarang?" tanyaku. Ketika aku menelepon ke sana. senyumnya hangat dan matanya bersinar-sinar.Cinta yang tak pernah padam Ketika aku berjalan kaki pulang ke rumah di suatu hari yang dingin." kata wanita itu. berada. namun kami tidak bisa memberitahukannya pada anda. Aku menunggu beberapa menit. "Mungkin. yang menunjukkan kepada siapa surat itu ditulis yang ternyata bernama Michael. "bila anda mau." Aku mengucapkan terima kasih dan segera berkendara ke panti jompo tersebut. Ia menarik nafas. Hannah telah menitipkan ibunya di sebuah panti jompo beberapa tahun lalu. kami naik ke lantai tiga. "Ada orang yang ingin berbicara dengan anda. Hannah. Kemudian. Mengapa pula aku mau repot-repot menemukan pemilik dompet yang hanya berisi tiga Dollar dan surat yang ditulis lebih dari 60 tahun yang lalu? Tapi. perawat itu memperkenalkan aku dengan Hannah. bagaimana pun aku menelepon panti jompo tempat Hannah sekarang berada. Di ruang tengah. Surat itu ditandatangani oleh Hannah. "Sayangku Michael". "Operator. ia akan menghubungi nomor tersebut.

" "Ah tak usah. ia menarik nafas dalam-dalam dan berkata." ia memohon. Lalu. Michael Goldstein adalah pria yang luar biasa.." Kami menuju ke satu-satunya ruangan yang lampunya masih menyala. "Apakah wanita tua itu bisa membantu anda?" Aku sampaikan bahwa Hannah hanya memberikan sebuah petunjuk.. Ketika penjaga itu melihatnya. katakan padaku. "Hannah." "Siapakah Pak Goldstein itu?" tanyaku.. Aku belum pernah menikah. Di sana duduklah seorang pria membaca buku. "Oh ya. Ia seperti Sean Connery." Ia ragu untuk melanjutkan. Ia lalu meraba saku belakangnya dan berkata." lanjutnya. Ketika ia melihat amplop surat berwarna biru lembut dengan bunga-bunga kecil di sudut kiri. "Tapi aku harus menceritakan sesuatu pada anda. dan terdiam tidak mengucapkan sepatah katapun. hampir-hampir berbisik. ini aku. "Aku hanya mendapatkan nama belakang pemilik dompet ini. Michael! Kau! Michaelku!" Michael berjalan perlahan ke arah Hannah. "Hannah. Hanya satu atau dua lampu kecil menyala menerangi jalan kami menuju ruang tengah di mana Hannah masih duduk sendiri menonton TV.surat yang ditulisnya. Aku pikir." "Ya. Aku akan memberimu hadiah. anak muda. Ketika melangkah keluar pintu. tak ada seorang pun yang bisa menyamai Michael. si aktor itu. Lorong-lorong gedung itu sudah gelap. "Tuan muda yang baik ini telah menemukan sebuah dompet. "Michael! Aku tak percaya.." Lalu kami menuruni tangga ke lantai tiga. Apakah kau masih ingat padaku?" Hannah gemetar. "Aku pikir ia masih berada di ruang tengah." Aku keluarkan dompet itu. ia berseru.. Mungkin dompet anda?" Aku menyerahkan dompet itu pada Pak Goldstein. "Kamu membaca surat ini?" "Bukan hanya membaca. "Anak muda." Senyumnya langsung menghilang. "aku tidak pernah menikah selama ini. Ia tinggal di lantai delapan. surat ini adalah hubunganku yang terakhir dengan Michael. Dan. dompat kulit dengan benang merah disisi-sisinya." kata perawat itu lembut." Ia menggenggam tanganku. katakan bahwa aku selalu memikirkannya. Saat itu aku baru berusia 16 tahun. Ia suka membaca di malam hari. sambil menggigit bibir ia berkata. itu adalah dompet Mike Goldstein. "Tahukah kau anak muda.." Aku berterima kasih pada penjaga itu dan segera lari ke kantor perawat. Aku tahu pasti. aku masih mencintainya. Ia menunjuk ke arah Michael yang sedang berdiri di sampingku di pintu masuk. Katanya dengan lembut. Kini air matanya mengalir.Ia selalu kehilangan dompet itu. Ia adalah Pak tua yang menyenangkan. aku biarkan sajalah dompet ini untuk sejenak. Aku berharap Pak Goldstein masih belum tertidur. "Maukah anda mengatakan padaku dimana ia sekarang? Aku akan meneleponnya esok." kataku lembut.. "Apakah anda tahu pria ini?" Hannah membetulkan kacamatanya. Ia sangat tampan. Perawat mendekati pria itu dan menanyakan apakah ia telah kehilangan dompet.. penjaga di sana menyapa. Lelaki tua itu tersenyum dan meminta. "Aku amat-amat mencintainya. "Ayo ikuti aku. merenung dalam-dalam. Dan saat surat itu datang hidupku terasa berhenti." Aku berterima kasih pada Hannah dan mengucapkan selamat tinggal. dompetku hilang!" Perawat itu berkata. Aku sendiri pernah menemukannya dompet itu tiga kali di dalam gedung ini." Matanya memandang jauh. "Hei..katakan. dan ibuku menganggap aku masih terlalu kecil. "Ia adalah penghuni lama gedung ini. tunggu dulu. Tanganku mulai gemetar. Itu adalah dompet Pak Goldstein! Aku tahu persis dompet dengan benang merah terang itu. "Bila kau bertemu dengannya. "Ia baik-baik saja. melihat sejenak. aku selalu mencintainya. Aku sudah menghabiskan hampir seluruh hariku untuk menemukan pemilik dompet ini. Aku menuruni tangga ke lantai bawah. Tahukah kau. perawat berkata. Oh. dan masih tetap secantik seperti saat anda mengenalnya." Wajahnya tiba-tiba pucat. Michael berkata pelan. Aku pikir. aku kira aku tahu dimana Hannah sekarang." "Michael..." kataku. Pak Goldstein memandang dengan terkejut. Ia tersenyum gembira. "Hannah? Kau tahu dimana ia sekarang? Bagaimana kabarnya? Apakah ia masih secantik dulu? Katakan. Katanya. Aku ceritakan pada perawat di sana apa yang telah dikatakan oleh si penjaga." kataku.. Aku telah membaca surat yang ada di dalam dompet itu dengan harap aku mengetahui siapakah pemilik dompet ini. Ketika sampai di lantai delapan. Perawat mendekatinya perlahan. aku masih mencintainya." katanya sambil tersenyum. Michael. Ia pasti menjatuhkannya ketika sedang berjalan-jalan di luar. . Mereka lalu . ini dompetku! Pasti terjatuh tadi sore. kami kembali ke tangga dan bergegas ke lantai delapan. "Ya.

Dan bila anda ingin melihat bagaimana sepasang pengantin berusia 76 dan 79 tahun bertingkah seperti anak remaja. bagaimana Tuhan berkehendak. pernikahan yang indah. Bila Ia berkehendak. anda harus melihat pernikahan pasangan ini." kataku. Semua orang di panti jompo itu mengenakan pakaian terbaik mereka untuk ikut merayakan pesta. Mereka menjadikan aku sebagai wali mereka. Sedangkan Michael mengenakan jas hitam dan berdiri tegak. Perawat dan aku meninggalkan mereka dengan air mata menitik di wajah kami." Sekitar tiga minggu kemudian. maka jadilah. Hannah mengenakan pakaian abu-abu terang dan tampak cantik. Rumah panti jompo memberi hadiah kamar bagi mereka. Akhir yang sempurna dari sebuah hubungan cinta yang tak pernah padam selama 60 tahun.berpelukan. di kantor aku mendapat telepon dari rumah panti jompo itu. "Lihatlah. "Lihatlah. . "Apakah anda berkenan untuk hadir di sebuah pesta perkawinan di hari Minggu mendatang? Michael dan Hannah akan menikah!" Dan pernikahan itu.

. Rasakan getaran cinta yang mengalir deras ketika mengingat betapa banyaknya pengorbanan yang telah di lakukan orang . Kakak.. Dan ekspresi wajah ketika tidur pun mengungkapkan segalanya.. anak. Rasakan energi cinta yang mengalir pelan-pelan saat menatap wajah lugu yang terlelap itu... anak. betapa badan yang dulu kekar dan gagah itu kini semakin tua dan ringkih... Cobalah menatap wajah orang-orang tercinta itu...belai tubuh bayi kita itu kini kasar karena terpaan hidup yang keras.orang yang tercinta. Orang inilah yang tiap hari mengurus kebutuhan kita..kulitnya mulai keriput dan tangan yang dulu halus membelai . mendidik juga mengurus rumah. Pengorbanan yang kadang melelahkan namun enggan mereka ungkapkan....S: Resapilah kenangan manis dan pahit yang pernah terjadi dengan menatap wajah . Orang paling kejam di dunia pun jika tidur. P. adik... tanpa suara dia berkata : " Betapa lelahnya aku hari ini" dan menyebab lelah itu ?.Tatapan Cinta Pernahkah anda menatap orang-orang terdekat anda saat ia tidur? kalau belum. Perhatikanlah ayah anda saat beliau sedang tidur....ayah.. beralihlah ke ibu anda. suami..orang itu untuk kebahagiaan anda. sahabat.wajah jujur mereka saat sedang tidur.semuanya orang .wajah mereka.rasakan betapa kebahagian dan keharuan seketika membuncah jika mengingat itu semua. dan sahabat yang telah melewatkan hari . betapa kerut merut mulai terpahat di wajahnya. Seorang artis yang ketika di panggung begitu cantik dan gemerlap pun bisa jadi akan tampak polos dan jauh berbeda jika ia sedang tidur. Pengorbanan yang kadang tertutupi oleh kesalah pahaman kecil yang entah kenapa selalu saja nampak besar... Sadarilah. bayangkan apa yang akan terjadi jika esok hari mereka "orang . adik...hari suka dan duka bersama kita.orang terkasih itu tak membuka matanya. Orang inilah yang paling rajin mengingatkan dan mengomelin kita..juga untuk siapa dia berlelah lelah? Tak lain adalah suami yang bekerja keras mencari nafkah dan istri yang bekerja mengurus. Sekarang.. kakak.Orang inilah yang rela melakukan apa saja asal perut kita kenyang dan pendidikan kita lancar. tanpa kata. cobalah sekali saja menatap mereka saat sedang tidur. ibu..Hmm.selamanya!" .... Saat itu yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari seseorang. sudah tak akan tampak wajah bengisnya.. istri. Secara ajaib Tuhan mengatur agar pengorbanan itu bisa tampak lagi melalui wajah. betapa rambut-rambut putih mulai menghiasi kepalanya. semata-mata karena rasa kasih dan sayangnya itu sering kita salah artikan..

therefore I cannot love you. Now can you talk? No! Therefore I cannot love you. Unfortunately.. and here is the content: Darling. The Guy then placed a letter by her side. Do love need a reason? NO! Therefore. Lady : Proof? No! I want you to tell me the reason. Sometimes the best and the most beautiful things in the world cannot be seen... Lady : You can't even tell me the reason. * Because of your care and concern that I like you. The lady felt very satisfied with the man's answer.ok!!! Erm. because you are beautiful...DOES LOVE NEED A REASON? Lady : Why do you like me. but I really like you. because of your every movements.. the Lady met with an accident and became comma. because of your smile.. And love doesn't need a reason. Now that you cannot show them. a few days later. because your voice is sweet.? Why do you love me? Man : I can't tell the reason. Now can you smile? Now can you move? No... cannot be touched. but I can prove that I love you.. like now. therefore I cannot love you. If love needs a reason. there is no reason for me to love you anymore.. because you are thoughtful. I still love you. because you are caring.. but can be felt in the heart… . because you are loving... My friend's boyfriend can tell her why he loves her but not you! Man : Ok. * Because of your smile. because of your every movements that I love you.. how can you say you like me? How can you say you love me? Man : I really don't know the reason. * Because of your sweet voice that I love you.

" katanya sambil menyodorkan majalah tersebut. Suatu acara yang luar biasa mengesankan. Ia menunduk dan menangis. Semua kawankawan dan keluarga mereka hadir menyaksikan dan menikmati hari yang berbahagia tersebut. "Aku akan mulai duluan ya". Engkau adalah dirimu sendiri. Kemudian. ia memperhatikan bahwa airmata suaminya mulai mengalir."Masing-masing kita akan mencatat hal-hal yang kurang kita sukai dari pasangan kita. . mereka siap mendiskusikannya. Aku berpikir bahwa engkau sudah sempurna. lalu kembali melipat kertasnya dengan manis diatas meja dan berkata dengan bahagia "Sekarang gantian ya. engkau yang membacakan daftarmu". Mempelai wanita begitu anggun dalam gaun putihnya dan pengantin pria dalam tuxedo hitam yang gagah. Besok pagi ketika sarapan. Banyak sekali yang ditulisnya. Bahwa suaminya menerimanya apa adanya. Ia lalu mengeluarkan daftarnya. kita akan membahas bagaimana merubah hal-hal tersebut dan membuat hidup pernikahan kita bersama lebih bahagia" Suaminya setuju dan mereka mulai memikirkan hal-hal dari pasangannya yang tidak mereka sukai dan berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangannya mencatat hal-hal yang kurang baik sebab hal tersebut untuk kebaikan mereka bersama. lanjutkan" jawab suaminya. "Sayang. aku baru membaca sebuah artikel di majalah tentang bagaimana memperkuat tali pernikahan. Beberapa bulan kemudian. Dengan suara perlahan suaminya berkata "Aku tidak mencatat sesuatupun di kertasku. Ketika ia mulai membacakan satu persatu hal yang tidak dia sukai dari suaminya. sekitar 3 halaman. "Oh tidak. kata sang istri. apakah aku harus berhenti?" tanyanya. dan aku tidak ingin merubahmu. sang istri berkata kepada suaminya.Hal-hal yang kita kurang sukai dari pasangan kita? Seorang pria dan kekasihnya menikah dan acaranya pernikahannya sungguh megah. Malam itu mereka sepakat untuk berpisah kamar dan mencatat apa yang terlintas dalam benak mereka masing-masing. Engkau cantik dan baik bagiku. Tidak satupun dari pribadimu yang kudapatkan kurang" Sang istri tersentak dan tersentuh oleh pernyataan dan ungkapan cinta serta isi hati suaminya. Lalu sang istri melanjutkan membacakan semua yang terdaftar. "Maaf. Setiap pasang mata yang memandang setuju mengatakan bahwa mereka sungguh-sungguh saling mencintai.

Ada sepasang suami-istri yang berjualan nasi kuning di sebuah kompleks perumahan di Jati Bening. nasi kuning mereka sangat standar & tidak selengkap gerobak nasi kuning lain di sekeliling mereka. kala susah dan sedih karena tidak ada pelanggan. *Jujur. Jika sang pembeli ingin makan di tempat. Tidak susah mencari gerobak mereka yang sederhana. mereka tetap bersama. nasi kuning mereka tidak terlalu spesial. sang istri menyiapkan nasi kuning di kertas pembungkus. kalau saya mencari sarapan pagi. sementara istrinya menyiapkan nasi kuning dan menyodorkan piring itu pada suaminya untuk diberikan pada sang pelanggan. cinta kasih mereka membuat makanan yang sederhana itu terasa begitu nikmat.. Kalau sang pembeli ingin nasi kuning itu dibungkus. Cinta kasih yang begitu tulus.. Carilah gerobak yang paling sepi pelanggan. sudah 10 tahun saya lewati tempat itu. mereka sudah tidak ada). Sang suami mungkin sudah berumur lebih dari 70.. Sebuah kisah cinta yang luar biasa. sementara istrinya di sampingnya.. Sang suami duduk di luar gerobak. apa adanya.Hidup Bersama. sang istri dengan sigap mengambil sapu tangan dan mengelap keringat suaminya. Bahkan dalam kesusahan sekalipun.Mereka selalu bersama. Umur mereka sudah tidak muda lagi. Namun. karena saya pernah ke kantor jam 11. pasangan suami-istri itu duduk diam. sang suami merapikan tempat duduk. Sang suami tidak pernah memarahi istrinya yang tidak becus masak. Penuh kesederhanaan. Anda bisa mampir ke jalan raya komplek Jati Bening Indah. Hingga hari ini. Dan saling menguatkan di saat susah. mereka masih tetap di tempat yang sama. Tapi dari semuanya. menjual nasi kuning.. bahkan di saat susah sekalipun. Dalam Susah. *Jika Anda berkunjung ke Bekasi. sang suami dengan susah payah berdiri dari kursi (kadang dipapah istrinya) dan dengan ramah menyapa pembeli. Tapi lebih karena cinta mereka yang membuat saya tergerak untuk selalu mampir. Kalau ada pembeli. dan menyerahkan nasi bungkusan itu pada suaminya untuk diserahkan pada sang pelanggan. Gerobak itu tidak ada yang istimewa. Bukan spesial-tidaknya. Sesekali jika istrinya agak terkantuk-kantuk. sederhana. Jualannya pun standar. Mungkinkah kita bisa seperti mereka? .00. saya selalu membeli nasi kuning di tempat mereka. Mereka berjualan sejak pukul 07.. suaminya mengurut punggung istrinya Atau jika suaminya berkeringat.. Dalam kesederhanaan. Cukup sederhana. Tapi. dan selalu bersikap sama. dan saling mendukung. mereka tetap saling menguatkan. sepasang suami-istri itu duduk menjaga gerobak mereka dalam posisi yang selalu sama. Saat sedang sepi pelanggan. Penuh kasih sayang. Kalau mau jujur. Setiap pagi. sedangkan istrinya sekitar 60-an.00 hingga siang hari (mungkin sekitar 11. Sang istri pun tidak pernah marah karena gerakan suaminya yang begitu lamban dalam melayani pelanggan. hanya gerobak mereka yang paling sepi. Setiap pagi pula.00. dalam perjalanan menuju ke kantor. saya selalu melewati gerobak mereka yang selalu sepi. Sangat standar..Dia bahkan memberi kesempatan suaminya untuk melayani pelanggan. Di sekitar mereka ada beberapa gerobak lain yang juga menjual makanan untuk sarapan pagi.

menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.. sejenak kerongkongannya tersekat.. . Pak Suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur. membersihkan kotoran.tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup. Pada suatu hari ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. usia yang sudah senja bahkan sudah mendekati malam. menyuapi. Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian. Rutinitas ini dilakukan pak suyatno lebih kurang 25 tahun. Karena setelah anak mereka menikah sudah tinggal dengan keluarga masing-masing dan pak suyatno memutuskan ibu mereka dia yang merawat.Pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. dia telah melahirkan kalian.. kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian"... setelah istrinya melahirkan anak ke empat tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan itu terjadi selama 2 tahun. dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur... .. apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang. sekarang anak-anak mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yang masih kuliah. Pak suyatno menjawab hal yang sama sekali tidak diduga anak-anak mereka. "Anak-anakku . kami rasa ibupun akan mengijinkannya.. mungkin bapak akan menikah.. mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa-apa saja yang dia alami seharian. untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang.dengan pilu ditatapnya mata suami yang sangat dicintainya itu." Sejenak meledaklah tangis anak-anak pak suyatno merekapun melihat butiran-butiran kecil jatuh dipelupuk mata ibu suyatno. Dengan kalimat yang cukup hati-hati anak yang sulung berkata " Pak kami ingin sekali merawat ibu...Mampukah kita mencintai tanpa pamrih ? Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi. Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi..... bagaimana dengan ibumu yang masih sakit.. Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti Ini.. kapan bapak menikmati masa tua bapak dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak... yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil. Setiap hari Pak Suyatno memandikan. dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka. Sampailah akhirnya pak suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada pak suyatno kenapa mampu bertahan . semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa. kalian yang selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yang tidak satupun dapat menghargai dengan apapun. kalian menginginkan bapak bahagia. kalian menginginkan bapak yang masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain.bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu".... Jikalau perkawinan & hidup didunia ini hanya untuk nafsu. Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata-katanya "sudah yang keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi. Sorenya dia pulang memandikan istrinya. Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum...

pikiran. tetapi tidak mau memberi ( memberi waktu. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit.selama 25 tahun merawat Istrinya yang sudah tidak bisa apa-apa. apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama dan itu merupakan ujian bagi saya. "Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya.disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yang hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru disitulah Pak Suyatno bercerita. dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya.." .. mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata. tenaga. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya. dan dia memberi saya 4 orang anak yang lucu-lucu. perhatian ) adalah kesia-siaan.

nggak mau ah.. kau sukai dan bisa kau percayai. kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bis. Tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang kita tuju. "Nggak ada AC nih. bis berikutnya datang. Waktu terus berlalu. kalau kau benar-benar menemukan bis yang kosong. dalam arti menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi. kamu langsung melompat masuk ke dalamnya. cool dan kau berminat. Bis seperti apakah yang kau tunggu? .. Bis itu kosong .. Karena menemukan yang seperti itu adalah suatu berkah yang sangat berharga dan sangat berarti. nggak bisa duduk nyaman nih! aku tunggu bis berikutnya saja" Kemudian. Bagimu sendiri. kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat pergi ke kantor. Cerita ini juga berarti. kau dapat berusaha sebisamu untuk menghentikan bis tersebut di depanmu. Ketika bis kelima datang. gua bisa kepanasan". Apabila ternyata memang tidak cocok. tapi dia seakan-akan tidak melihatmu dan melewatimu begitu saja. Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depanmu. cukup bagus. dan kau bilang.. Kamu melihatnya dan berkata.. Tidak ada salahnya memiliki persyaratan untuk 'calon'. dan tentunya sejurusan dengan tujuanmu. tapi kamu bilang..Cinta itu seperti seseorang yang menunggu bis Cinta itu seperti seseorang yang menunggu bis. semuanya bergantung pada keputusanmu. tapi tidak ada salahnya juga memberi kesempatan kepada yang berhenti di depan kita.terlalu sumpek dan panas. Daripada kita harus jalan kaki sendiri menuju kantormu. kau sudah tak sabar.. "Aduh bisnya kurang asik nih dan kok gak cakep begini. Bis keempat berhenti di depan kamu. apa boleh buat. Dan kau pun sekali-kali tidak akan pernah bisa menjadi 100% sesuai keinginan dia. Untuk dia memberi kesempatan kau masuk ke dalamnya. Padahal tidak ada orang yang 100% memenuhi keidealan kita. "Wah. Maka kamu membiarkan bis keempat pergi. tapi kau masih bisa berteriak 'Kiri !' dan keluar dengan sopan." Bis selanjutnya datang.S : Sering kali seseorang menunggu orang yang benar-benar 'ideal' untuk menjadi pasangan hidupnya. P. dan bagi dia.. Sebuah bis datang. Setelah beberapa lama. Bis tersebut jurusannya bukan yang kau tuju! Dan kau baru sadar telah menyiakan waktumu sekian lama.

.. maaf. kamu bisa ceria setiap hari dan menyayangiku dengan tulus itu sudah cukup...... aku pasti akan menikahimu.. ada sepucuk surat disakunya "Dear Boy... kalo sampai suatu saat nanti aku bisa melihat lagi. aku tahu itu. Girl yang kecewa dan merasa dikhianati...... entahlah.. memilih untuk bunuh diri Saat ia ditemukan meninggal.. Boy melakukan operasi cangkok mata dan berhasil. alangkah terkejutnya ia mengetahui bahwa ternyata Girl adalah seorang gadis buta.... G: Boy. aku tidak mengharap apapun darimu........ Semoga kedua mataku itu bisa berguna bagimu.. ia bisa melihat lagi Ia pun sabar dan ingin segera menemui Girl Maka pergilah ia mencari Girl. apa yg bisa aku perbuat untukmu? apa yg bisa aku berikan buatmu? G: Boy.... tidak banyak yg bisa aku lakukan untukmu. aku tidak pernah tau alasan mengapa aku begitu menyayangimu.... tapi tidak dengan keadaanmu yg seperti ini G: Bagaimana mungkin kamu mengingkari janjimu sendiri? bukankah kau bilang hanya aku satusatunya orang yg menyayangimu? B: eeeerr..karena hanya kamu satu-satunya orang yg dengan tulus menyayangiku G: benarkah..... mengapa kamu begitu menyayangiku? G: hmmm.. bisa membawakan terang dan keceriaan dalam hidupmu kembali" ... Ia pun menolak Girl.. aku janji..... bukankah kamu sudah berjanji akan menikah denganku? B: ummm. Boy pun pergi meninggalkan Girl. kalau suatu saat nanti aku bisa melihat. aku sangat menyayangimu B: (tersenyum) ya... Memang tidak banyak yg bisa aku berikan padamu. aku benar-benar tulus menyayangimu B: (tersenyum) B: tapi.. aku juga sangat menyayangimu Girl Singkat cerita......... aku senang ketika kau merasa senang B: (terharu) belum pernah ada orang yg begitu menyayangi aku yg buta seperti ini G: (menggenggam tangan Boy sambil tersenyum) B: Girl...? B: iya. Ia lupa akan semua janjinya.. Namun...... maaf Girl...... sampai berhasil menemukannya Namun.. aku sungguh-sungguh tulus menyayangimu.. ya memang aku pernah berkata begitu. Ia tidak bisa menerimanya... aku kan buta.... yg aku tahu.. ia merasa terasing dari lingkungannya Ia merasa tidak ada seorang pun yg memperhatikan atau menyayanginya Hingga kemudian hadirlah Girl dalam hidupnya Girl sangat sayang dan perhatian pada Boy Ia tidak pernah mempermasalahkan kebutaan Boy sebagai suatu kekurangan yg berarti Ia sungguh-sungguh mencintai Boy dengan tulus Suatu hari berkatalah Boy kepada Girl B: Girl.. tapi aku tidak bisa menikah dengan gadis buta.... PASTI aku akan menikahimu G: (terharu) terima kasih Boy.. buatku.. (bimbang)..Mata kadang salah memandang Boy adalah seorang cowok yg menjadi buta karena sebuah kecelakaan Sejak ia menjadi buta....

. namun hati tidak. melainkan juga dengan hati kita.. Mata itu bisa menipu..~Kadang kala kita tidak boleh melihat sesuatu hanya dengan mata... kata hati selalu merupakan kejujuran terdalam dalam hidup manusia~ ....

"Sayang. Suatu hari.Wujud dari Cinta Saya memiliki suami yang seorang insinyur. Dan akhirnya dia bertanya. dia bertanya dengan terkejut. akan tetapi kita berdua tahu jika kamu memanjat gunung itu kamu akan mati. Kalimat pertama ini menghancurkan hati saya. Saya mencintai sifatnya yang alami dan menyukai perasaan hangat yang muncul dihati saya ketika saya bersandar di bahunya yang bidang. saya akan merubah pikiran saya “. seandainya saya menyukai setangkai bunga indah yang ada di tebing gunung. padahal tidak. "Mengapa ?".Kamu suka jalanjalan ke luar kota tetapi selalu nyasar di tempat-tempat baru yang kamu kunjungi. namun saya selalu memberikan jari-jari saya supaya bisa membantumu dan memperbaiki programnya. tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya". "Saya akan memberikan Hati saya langsung gundah jawabannya mendengar besok". Dia termenung dan akhirnya berkata. Alasan-alasan saya mencintainya dahulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan. saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya. "Saya lelah. Kamu senang diam di rumah dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi "aneh". Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen. dia tidak ada di rumah. jika kamu dapat menemukan jawabannya di dalam hati. Setelah tiga tahun dalam masa perkenalan dan dua tahun dalam masa pernikahan. Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan. kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan". saya harus menunggu di rumah agar bisa memberikan mata saya untuk mengarahkanmu. namun saya melanjutkan untuk membacanya.. saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu.. apalagi yang bisa saya harapkan darinya ? (gumam ku di dalam hati)." Kamu sering mengetik di komputer dan selalu mengacaukan program-program di PC dan akhirnya menangis di depan monitor karena panik. dan saya harus memberikan kaki sayasupaya bisa mendobrak pintu dan membukakan pintu untukmu ketika pulang. Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan pada dirinya. Saya seorang wanita yang sentimental dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus. Disitu tertulis . Sayangku. Kamu selalu lupa membawa kunci rumah ketika kamu keluar. responnya. "Saya punya pertanyaan. Dia terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya. Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. "Apa yang dapat saya lakukan untuk merubah pikiranmu?". tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu. seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya. dan saya menemukan selembar kertas dengan coretan tangannya dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat. Dan harus membelikan sesuatu yang dapat menghiburmu di rumah atau meminjamkan lidahku . Keesokan paginya. bahwa saya menginginkan perceraian. Kekecewaan saya semakin bertambah. apakah kamu akan melakukannya untukku ?". Kamu selalu pegal-pegal pada waktu "teman baikmu" datang setiap bulannya. dan saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kakimu yang pegal. harus saya akui bahwa saya mulai merasa lelah. Rasa sensitif-nya kurang. Ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal.

. tolong bukakan pintu rumah kita saya sekarang sedang berdiri didepan menunggu jawabanmu. Karena saya tidak sanggup melihat air matamu mengalir menangisi kematianku. kaki. Percayalah. " Tetapi sayangku. memahami wujud cinta dari pasangan kita. Menceritakan warna-warna bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajahmu “. maka cinta itu sesungguhnya telah hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.Itulah cinta. membimbingmu menelusuri pantai. saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua nanti. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini. saya tidak akan mengambil bunga itu untuk mati. Sayangku.untuk menceritakan hal-hal lucu yang aku alami. dan aku tidak akan mempersulit hidupmu. Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaanku. saya tahu ada banyak orang yang bisa mencintaimu lebih dari apa yang dapat aku lakukan. mataku tidak juga cukup bagimu. biarkan aku masuk untuk membereskan barang-barangku. seringkali yang kita butuhkan adalah dan bukan mengharapkan wujud tertentu. Kamu selalu menatap komputermu. dan tetap menginginkanku untuk tinggal di rumah ini. " Sayang. membaca buku sambil tidur dan itu semua tidak baik untuk kesehatan matamu. jika kamu telah selesai membaca jawaban saya. Jika kamu tidak puas sayangku. dan mata lain yang dapat membahagiakanmu ". Tanganku akan memegang tanganmu. bahagiaku bila kau bahagia ". tetapi saya tetap berusaha untuk membacanya. tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih dari dia mencintaiku. maka aku tidak akan bisa menahan dirimu mencari tangan. saya masih dapat menolong mengguntingkan kukumu dan mencabuti ubanmu. kakiku. Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur. Namun jika semua yang telah diberikan tanganku. menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Oh… kini saya tahu. di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari hati kita karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam wujud yang kita inginkan.

alasan detil dan spesifik. Mulut Nania terbuka. suara Papa tegas. Papa hanya tidak mengira Rafli berani melamar anak Papa yang paling cantik! Nania tersenyum. Perkiraan Nania tidak sepenuhnya benar sebab setelah itu berpasang-pasang mata kembali menghujaninya. Hatinya sibuk merangkai kata-kata yg barangkali beterbangan di otak melebihi kapasitas. Nania masih saja sulit mengungkapkan alasan kenapa dia mau menikah dengan lelaki itu. Sedikit lega karena kalimat Papa barusan adalah pertanda baik. maksud Mama siapa saja boleh datang melamar siapapun. Mulai dari ajang busana. Mereka ternyata sama herannya. keheranan yang terjadi bukan semata miliknya. Semua menunggu. mencoba bicara dan? menyadari. seperti tatapan mata penuh selidik seisi ruang pengadilan pada tertuduh yang duduk layaknya pesakitan. gadis cantik itu sadar. Tapi Nania tidak serius dengan Rafli. kenapa bersedia menikah dengan laki-laki itu. sampai lomba beladiri. toh? Nania terkesima. melainkan menjadi milik banyak orang. Yang pertama terjadi tiga bulan lalu saat Nania menyampaikan keinginan Rafli untuk melamarnya. sebab kakakkakaknya yang sudah berkeluarga membawa serta buntut mereka. Baru setelah menengok ke belakang. Kamu juga juara debat bahasa Inggris. dia tak punya kata-kata! Dulu gadis berwajah indo itu mengira punya banyak jawaban. Tapi melihat senyum yang tersungging di wajah kakak tertua. tiga. tetangga. Tapi tak ada apapun yang keluar dari sana. Kenapa? Tanya mereka di hari Nania mengantarkan surat undangan. Ia hanya menarik nafas.hari-hari yang dilalui. Tidak ada yang lucu. Semua menatap Nania! Nania serius! tegasnya sambil menebak-nebak. bahkan hingga generasi ketiga. Suasana sekonyong-konyong hening. juara baca puisi seprovinsi. Tiba-tiba saja pipi Nania bersemu merah. kan? Mama mengambil inisiatif bicara. Kamu pasti bercanda! Nania kaget. apa lucunya jika Rafli memang melamarnya. disusul senyum serupa dari kakak nomor dua.CINTA LAKI-LAKI BIASA Menjelang hari H. Kenapa? Sebab kamu gadis Papa yang paling cantik. Bahkan keponakan-keponakan Nania yang balita melongo dengan gigi-gigi mereka yang ompong. Suaramu bagus! . dan terakhir dari Papa dan Mama membuat Nania menyimpulkan: mereka serius ketika mengira Nania bercanda. Suasana sore di kampus sepi Berpasang-pasang mata tertuju pada gadis itu. kakak-kakak. Sebab kamu paling berprestasi dibandingkan kami. dan teman-teman Nania. tapi jawabannya tidak harus iya. Tapi kejadian di kampus adalah kali kedua Nania yang pintar berbicara mendadak gagap. Arisan keluarga Nania dianggap momen yang tepat karena semua berkumpul. lalu matanya berpijar bagaikan lampu neon limabelas watt. Saat itu teman-teman baik Nania sedang duduk di kantin menikmati hari-hari sidang yang baru saja berlalu. masih seperti biasa dengan nada penuh wibawa. Papa dan Mama.

dengan pekerjaan dan gaji yg amat sangat biasa. pintar. tapi juga pintar! Betul. tatapan mata. Mereka akhirnya menikah. Papa. Ketidaksukaan yang mencapai stadium empat. keluarganya bukan sekadar tidak suka. Gadis itu tak punya fakta dan data konkret yang bisa membuat Rafli tampak 'luar biasa'. Nada suara Nania tegas. *** Setahun pernikahan. Parah. Barangkali karena Nania memang tidak tahu bagaimana harus membelanya. kakak-kakak. dengan pendidikan biasa. Nania Cuma punya idealisme berdasarkan perasaan yang telah menuntun Nania menapaki hidup hingga umur duapuluh tiga. Dan nalurinya menerima Rafli. melainkan sangat tidak menyukai Rafli. Takjub dengan rentetan panjang uraian mereka atau satu kata 'kenapa' yang barusan Nania lontarkan. siapapun akan mudah mencintai gadis secantikmu! Kamu adik kami yang tak hanya cantik. orang-orang yang amat dia kasihi. Hari itu dia tahu. . dan terakhir Mama. Nia. Bergantian tiga saudara tua Nania mencoba membuka matanya. atau cara dia meladeni Nania. Di mana iman. mata mereka terlihat tak percaya. dan punya kehidupan sukses! Nania merasa lidahnya kelu. begitu besar hingga Nania bisa merasakannya hanya dari sentuhan tangan. Sebentar lagi kamu meraih gelar insinyur. Nania hanya merasakan cinta begitu besar dari Rafli. Tak ada yang bisa dilihat pada dia. Hal-hal sederhana yang membuat perempuan itu sangat bahagia. Dan kali ini dilakukannya sungguh-sungguh. Tidak ada lelaki yang bisa mencintai sebesar cinta Rafli pada Nania. berpenampilan biasa. dari keluarga biasa. Nania Cuma mau Rafli. Nania! Cukup! Nania menjadi marah. masih sering berbisik-bisik di belakang Nania. sahutnya pendek dengan airmata mengambang di kelopak. di mana tawakkal hingga begitu mudah menentukan masa depan seseorang dengan melihat pencapaiannya hari ini? Sayangnya Nania lagi-lagi gagal membuka mulut dan membela Rafli. Kamu adik kami yang cantik.Sebab masa depanmu cerah. Bakatmu yang lain pun luar biasa. Tidak pada tempatnya ukuran-ukuran duniawi menjadi parameter kebaikan seseorang menjadi manusia. Jeleknya. Nania masih belum mampu juga menjelaskan kelebihan-kelebihan Rafli agar tampak di mata mereka. tanpa keraguan. Hatinya siap memprotes. Tapi kenapa? Sebab Rafli cuma laki-laki biasa. Ketiga saudara Nania hanya memandang lekat. Nania sayang. Orang-orang masih sering menanyakan hal itu. kamu bisa mendapatkan laki-laki manapun yang kamu mau! Nania memandangi mereka. Di Sampingnya Nania bahagia. mantap. apa sebenarnya yang dia lihat dari Rafli.

setiap Nania dan Rafli melintas dan bergandengan mesra. Hanya lumayan. ketika Nania memintanya untuk tidak terlalu memforsir diri. kata lelaki itu. bahwa adik mereka beruntung mendapatkan suami seperti Rafli. ocehan itu tak juga berhenti. Kak! Betul. Hidup perempuan itu berada di puncak! Bisik-bisik masih terdengar. tapi Nania belajar untuk bersikap cuek tidak peduli. Ketika lima tahun pernikahan berlalu. Lihat hidupmu.Mereka tak boleh meremehkan Rafli. Tidak sepertimu. Lalu lihat Rafli! Kamu sukses. Keduanya menggemaskan. Padahal adik mereka sudah menikah dan sebentar lagi punya anak. Menginjak tahun ketujuh pernikahan. Toh dia hidup dengan perasaan bahagia yang kian membukit dari hari ke hari. uang mengalir begitu mudah. satu lelaki dan satu perempuan. Tak apa. Gaji Nania cukup. maksud Nania jika digabungkan dengan gaji Abang. alasan-alasan menjadi tidak penting. Sungguh beruntung suaminya. Bisik orangorang di kantor. bisik tetangga kanan dan kiri. Tapi dia tak perlu khawatir sebab suaminya yang berjiwa besar selalu bisa menangkap hanya maksud baik. Sekarang pun masih. mapan. Tapi dia juga tidak ganteng kan? Rafli juga pintar! Tidak sepintarmu. Nania. bisik Papa dan Mama. untuk jaga-jaga. Nania. Nania. Rafli juga sukses. Tapi Rafli juga tidak jelek. Lagi-lagi percuma. Beberapa lama keempat adik dan kakak itu beradu argumen. anak-anak pintar dan lucu. dari keluarga biasa. berpenampilan biasa. Rafli bekerja lebih rajin setelah mereka memiliki anak-anak. Sebaiknya Nania tabungkan saja.. Teganya kakak-kakak Nania mengatakan itu semua. Inilah hidup yang diimpikan banyak orang. Padahal itu tidak perlu sebab gaji Nania lebih dari cukup untuk hidup senang. rumah Nania besar. Nania tak bermaksud menyinggung hati lelaki itu. Ya? Lalu dia mengelus pipi Nania dan mendaratkan kecupan lembut. . Saat itu sesuatu seperti kejutan listrik menyentakkan otak dan membuat pikiran Nania cerah. tak lagi mengusik perasaan Nania. dan Nania memiliki suami terbaik di dunia. pekerjaannya lumayan. Bukan sukses. kamu bahkan tidak perlu lelaki untuk menghidupimu. Bahagia! Pertanyaan kenapa dia menikahi laki-laki biasa. dengan pekerjaan dan gaji yang amat sangat biasa. Padahal Nania dan Rafli sudah memiliki dua orang anak. dengan pendidikan biasa. bisik saudara-saudara Nania. Cantik ya? dan kaya! Tak imbang! Dulu bisik-bisik itu membuatnya frustrasi. Sebab ketika bahagia. posisi Nania di kantor semakin gemilang. Istrinya cantik. Seolah tak ada apapun yang bisa meyakinkan kakak kakaknya.

tak sekalipun Rafli melukai hati Nania. Ketika pembukaan pecah.Tahun kesepuluh pernikahan. Mereka sepakat suster terakhir yang memeriksa memiliki sense of humor yang tinggi. hidup Nania masih belum bergeser dari puncak. . Nania. Bang? Rafli termangu. Obat itu akan menimbulkan kontraksi hebat hingga perempuan itu merasakan sakit yang teramat sangat. Ia tak suka merasa sendiri lebih awal. Tapi pembukaan berjalan lambat sekali. Nania digiring ke ruangan serba putih. Sementara kakak-kakak serta orangtua Nania belum satu pun yang datang. Ia senang karena Rafli tidak melepaskan genggaman tangannya hingga ke pintu kamar operasi. Masih pembukaan dua. lalu tiga menit. Baru pembukaan satu. Nania tak bias menghibur karena rasa sakit yang sudah tak sanggup lagi ditanggungnya. Dokter? Kita operasi. Nania dan Rafli berpandangan. mereka akan segera melihat si kecil. Cemas. Plasenta kamu sudah berbintik-bintik. Harus segera dikeluarkan! Mula-mula dokter kandungan langganan Nania memasukkan sejenis obat ke dalam rahim Nania. Nania merasa berada dalam perahu yang diguncang ombak. atau membuat Nania menangis. Nania mengandung yang ketiga. Rafli tidak beranjak dari sisi tempat tidur Nania di rumah sakit. Jika semuanya normal. meski obat kedua sudah dimasukkan. Sebuah lagu dimainkan. Selama kurun waktu itu. Sekarang pembukaan satu lebih sedikit. Iba hatinya melihat sang istri memperjuangkan dua kehidupan. sebelum kemudian dia tak sadarkan diri. Sejak pagi tak sesuap nasi pun bias ditelannya. Belum ada perubahan. Tigapuluh jam berlalu. Anehnya. Berayun-ayun. dan menunaikan shalat di sisi tempat tidur. Pembiusan dilakukan. Nania baru pembukaan dua. Perkiraan mereka meleset. mereka terlonjak bahagia sebab dulu-dulu kelahiran akan mengikuti setelah ketuban pecah. Sudah bertambah sedikit. Kondisi perempuan itu makin payah. telinga perempuan itu sempat menangkap teriakan-teriakan di sekitarnya. didahului keluarnya darah. dan langkahlangkah cepat yang bergerak. Anak-anak semakin besar. Hanya waktu-waktu shalat lelaki itu meninggalkannya sebentar ke kamar mandi. Bu. Sudah lewat dua minggu dari waktunya. *** Bayi yang dikandung Nania tidak juga mau keluar. kata seorang suster empat jam kemudian menyemaikan harapan. Nia. Pak! Rafli tercengang. Nania tak menunjukkan tanda-tanda akan melahirkan. Kenapa tidak dari tadi kalau begitu? Bagaimana jika terlambat? Mereka berpandangan. Sebuah sekat ditaruh di perutnya hingga dia tidak bisa menyaksikan ketrampilan dokter-dokter itu. delapan jam setelah obat pertama. Rasa sakit dan melilit sudah dirasakan Nania per lima menit. Terakhir. Bayinya mungkin terlilit tali pusar. Nania berusaha mengusir kekhawatiran. Kesadarannya naik-turun. Sudah tua. hanya dalam hitungan jam. Mungkin? Rafli dan Nania berpandangan.

Kepanikan ada di udara. Bahkan dari luar Rafli bisa menciumnya. Bibir lelaki itu tak berhenti melafalkan zikir. Seorang dokter keluar, Rafli dan keluarga Nania mendekat. Pendarahan hebat! Rafli membayangkan sebuah sumber air yang meluap, berwarna merah. Ada varises di mulut rahim yang tidak terdeteksi dan entah bagaimana pecah! Bayi mereka selamat, tapi Nania dalam kondisi kritis. Mama Nania yang baru tiba, menangis. Papa termangu lama sekali. Saudara-saudara Nania menyimpan isak, sambil menenangkan orangtua mereka. Rafli seperti berada dalam atmosfer yang berbeda. Lelaki itu tercenung beberapa saat, ada rasa cemas yang mengalir di pembuluh-pembuluh darahnya dan tak bisa dihentikan, menyebar dan meluas cepat seperti kanker. Setelah itu adalah hari-hari penuh doa bagi Nania. *** Sudah seminggu lebih Nania koma. Selama itu Rafli bolak-balik dari kediamannya ke rumah sakit. Ia harus membagi perhatian bagi Nania dan juga anak-anak. Terutama anggota keluarganya yang baru, si kecil. Bayi itu sungguh menakjubkan, fisiknya sangat kuat, juga daya hisapnya. Tidak sampai empat hari, mereka sudah oleh membawanya pulang. Mama, Papa, dan ketiga saudara Nania terkadang ikut menunggui Nania di rumah sakit, sesekali mereka ke rumah dan melihat perkembangan si kecil. Walau tak banyak, mulai terjadi percakapan antara pihak keluarga Nania dengan Rafli. Lelaki itu sungguh luar biasa. Ia nyaris tak pernah meninggalkan rumah sakit, kecuali untuk melihat anak-anak di rumah. Syukurnya pihak perusahaan tempat Rafli bekerja mengerti dan memberikan izin penuh. Toh, dedikasi Rafli terhadap kantor tidak perlu diragukan. Begitulah Rafli menjaga Nania siang dan malam. Dibawanya sebuah Quran kecil, dibacakannya dekat telinga Nania yang terbaring di ruang ICU. Kadang perawat dan pengunjung lain yang kebetulan menjenguk sanak famili mereka, melihat lelaki dengan penampilan sederhana itu bercakap-cakap dan bercanda mesra.. Rafli percaya meskipun tidak mendengar, Nania bisa merasakan kehadirannya. Nania, bangun, Cinta? Kata-kata itu dibisikkannya berulang-ulang sambil mencium tangan, pipi dan kening istrinya yang cantik. Ketika sepuluh hari berlalu, dan pihak keluarga mulai pesimis dan berfikir untuk pasrah, Rafli masih berjuang. Datang setiap hari ke rumah sakit, mengaji dekat Nania sambil menggenggam tangan istrinya mesra. Kadang lelaki itu membawakan buku-buku kesukaan Nania ke rumah sakit dan membacanya dengan suara pelan. Memberikan tambahan di bagian ini dan itu. Sambil tak bosan-bosannya berbisik, Nania, bangun, Cinta? Malam-malam penantian dilewatkan Rafli dalam sujud dan permohonan. Asalkan Nania sadar, yang lain tak jadi soal. Asalkan dia bisa melihat lagi cahaya di mata kekasihnya, senyum di bibir Nania, semua yang menjadi sumber semangat bagi orang-orang di

sekitarnya, bagi Rafli. Rumah mereka tak sama tanpa kehadiran Nania. Anak-anak merindukan ibunya. Di luar itu Rafli tak memedulikan yang lain, tidak wajahnya yang lama tak bercukur, atau badannya yang semakin kurus akibat sering lupa makan. Ia ingin melihat Nania lagi dan semua antusias perempuan itu di mata, gerak bibir, kernyitan kening, serta gerakan-gerakan kecil lain di wajahnya yang cantik. Nania sudah tidur terlalu lama. Pada hari ketigapuluh tujuh doa Rafli terjawab. Nania sadar dan wajah penat Rafli adalah yang pertama ditangkap matanya. Seakan telah begitu lama. Rafli menangis, menggenggam tangan Nania dan mendekapkannya ke dadanya, mengucapkan syukur berulang-ulang dengan airmata yang meleleh. Asalkan Nania sadar, semua tak penting lagi. Rafli membuktikan kata-kata yang diucapkannya beratus kali dalam doa.Lelaki biasa itu tak pernah lelah merawat Nania selama sebelas tahun terakhir. Memandikan dan menyuapi Nania, lalu mengantar anak-anak ke sekolah satu per satu. Setiap sore setelah pulang kantor, lelaki itu cepatcepat menuju rumah dan menggendong Nania ke teras, melihat senja datang sambil memangku Nania seperti remaja belasan tahun yang sedang jatuh cinta. Ketika malam Rafli mendandani Nania agar cantik sebelum tidur. Membersihkan wajah pucat perempuan cantik itu, memakaikannya gaun tidur. Ia ingin Nania selalu merasa cantik. Meski seringkali Nania mengatakan itu tak perlu. Bagaimana bisa merasa cantik dalam keadaan lumpuh? Tapi Rafli dengan upayanya yang terus-menerus dan tak kenal lelah selalu meyakinkan Nania, membuatnya pelan-pelan percaya bahwa dialah perempuan paling cantik dan sempurna di dunia. Setidaknya di mata Rafli. Setiap hari Minggu Rafli mengajak mereka sekeluarga jalan-jalan keluar. Selama itu pula dia selalu menyertakan Nania. Belanja, makan di restoran, nonton bioskop, rekreasi ke manapun Nania harus ikut. Anak-anak, seperti juga Rafli, melakukan hal yang sama, selalu melibatkan Nania. Begitu bertahun-tahun. Awalnya tentu Nania sempat merasa risih dengan pandangan orang-orang di sekitarnya. Mereka semua yang menatapnya iba, lebih-lebih pada Rafli yang berkeringat mendorong kursi roda Nania ke sana kemari. Masih dengan senyum hangat di antara wajahnya yang bermanik keringat. Lalu berangsur Nania menyadari, mereka, orang-orang yang ditemuinya di jalan, juga tetanggatetangga, sahabat, dan teman-teman Nania tak puas hanya memberi pandangan iba, namun juga mengomentari, mengoceh, semua berbisik-bisik. Baik banget suaminya! Lelaki lain mungkin sudah cari perempuan kedua! Nania beruntung! Ya, memiliki seseorang yang menerima dia apa adanya. Tidak, tidak cuma menerima apa adanya, kalian lihat bagaimana suaminya memandang penuh cinta. Sedikit pun tak pernah bermuka masam!

Bisik-bisik serupa juga lahir dari kakaknya yang tiga orang, Papa dan Mama. Bisik-bisik yang serupa dengungan dan sempat membuat Nania makin frustrasi, merasa tak berani, merasa? Tapi dia salah. Sangat salah. Nania menyadari itu kemudian. Orang-orang di luar mereka memang tetap berbisik-bisik, barangkali selamanya akan selalu begitu. Hanya saja, bukankah bisik-bisik itukini berbeda bunyi? Dari teras Nania menyaksikan anak-anaknya bermain basket dengan ayah mereka.. Sesekali perempuan itu ikut tergelak melihat kocak permainan. Ya. Duapuluh dua tahun pernikahan. Nania menghitung-hitung semua, anak-anak yang beranjak dewasa, rumah besar yang mereka tempati, kehidupan yang lebih dari yang bisa dia syukuri. Meski tubuhnya tak berfungsi sempurna. Meski kecantikannya tak lagi sama karena usia, meski karir telah direbut takdir dari tangannya. Waktu telah membuktikan segalanya. Cinta luar biasa dari laki-laki biasa yang tak pernah berubah, untuk Nania. Seperti yg diceritakan oleh seorang sahabat.. - Asma Nadia -

. . “Kesempatan Sekali Lagi” yang di berikan kepadanya dan telah kusaksikan sendiri. maka jalan mu sebenarnya telah “lebih ringan” daripada mereka yang masih sendiri kawan… Setelah kau yakinkan hati mu bahwa dia adalah orang yang tepat untuk mu. tanggung jawabku sebagai laki-laki atas perempuan ini tidak hanya sampai pernikahan dan aku masih punya keinginan untuk membahagiakan ibuku. kita pasti bisa melaluinya bersama yank……” Sang Pria hanya terdiam tapi ku tahu dalam diam nya banyak pikiran yang berkecamuk di dalam nya..“kesempatan sekali lagi” itu bukanlah untuk ku dan mungkin bukan juga untuk salah satu sahabatku……jadi jangan pernah biarkan dia untuk pergi sekali lagi…. hanya satu yang ku pikirkan ketika itu … “Jika kau mempunyai seseorang yang begitu yakin untuk mendampingimu dalam susah ataupun senang.” Dan kau pun tau sahabat…. Taukah kau sahabat….. dll” Entahlah aku hanya bisa menebak.... Mungkin begini yang terpikir oleh nya “pekerjaan ku masih belum bisa untuk menghidupinya atau membahagiakannya. Terkadang wanita dalam mengambil keputusan sering sekali mereka menggunakan perasaan dan terkadang pria dalam mengambil keputusan sering sekali mereka menggunakan logika. Dan banyak hal yang ku pelajari dari mereka berdua.. maka biarkan dan yakinkan kaki mu untuk melangkah bersamanya. Melihat kebimbangan sahabatku…. Suatu ketika sang wanita berkata dengan yakin “Yank… aku yakin kita dapat melaluinya berdua. satu kali lagi #Masih tertunda dan belum semua ku katakan Biar ku tunggu sampai kau kembali lagi di sini Harus kau dengar semua yang harus kau dengarkan Isi hatiku yang belum ku sampaikan Ternyata tak semudah itu keinginan bisa terjadi Tapi ku berharap semoga masih ada kesempatan Sekali lagi….Tentang Cinta Sekali Lagi Kalau saja aku masih punya Kesempatan yang sama Atau semua yang pernah terjadi Bisa terulang lagi Tapi ternyata kesempatan yang ada Hanya sekali Sampai kini masih ku tunggu Datangnya keajaiban Yang mungkin saja bisa memberiku Waktu satu kali lagi Seandainya masih bisa kudapatkan Sekali lagi. Ini adalah sebuah baris-baris bait dimana suatu harapan telah terwujud dan telah terjadi pada kehidupan salah seorang sahabatku…. Ketika Cinta itu telah kembali jangan pernah sia-siakan cinta itu karena tidak semua orang diberi kesempatan seperti yg kau miliki.

Karena saat ini kalian mendapatkan kebahagiaan…. nama permainan.i need it.apkh qt hrus mnerima cinta it ktika cinta it tlah mmbuat qt trpuruk dan meninggalkn cinta laen yg malah membuat qt bangkit?apa yg akn dlakukn cinta sjati it dsaat sperti ini.. Karena ketika dia telah pergi. Sebuah Pertanyaan Tentang Cinta.Dan Saat bertemu orang yang saat ini menemanimu seumur hidup.tp dsaat qt memiliki cinta laen yg indah.apkh qt hrus mnerima cinta it ktika cinta it tlah mmbuat qt trpuruk dan meninggalkn cinta laen yg malah membuat qt bangkit?”….. Cinta terus bergerak seiring harapan yang menyertai dia... Saat kau bertemu orang yang pernah kau cintai. Tapi tidak dengan "RASA". "Cinta yg sejati cinta yg ketika kira sudah pergi.. Apakah “semua” cinta lama akn kmbli lg? Tidak. segalanya telah terlambat. tak teraba oleh tangan tapi dia "Ada". Lebih menyakitkan menangis dalam hati dari pada menangis tersedu atau mengadu." Dan Pertanyaan sesorang tsb adalah : apakah cinta lama akn kmbli lg?apa yg hrus dlakukn ktika cinta it kmbali. atau nama kejadian adalah hal-hal yang mungkin lambat laun bisa terlupa.Ingatlah dengan tersenyum utk berterima-kasih .Dan Jika Kau saat ini bersama dengan orang yang benar-benar engkau kasihi. Apa yg akn dlakukn cinta sjati it dsaat sperti ini? ..Rasa Sedih yang akan terus kita bawa tanpa mudah tercecer disepanjang perjalanan.... Karena ketika satu persatu cerita berhenti dan menjadi kenangan..“kesempatan sekali lagi” itu pernah menjadi mimpi buruk ku……dan terkadang sampai sekarang masih menghantuiku…. air mata yang keluar dapat dihapus.Karena ia lah orang yang membuatmu lebih mengerti tentang kasih…. Dan semakin kita dewasa kita 'kan menyadari bahwa kenangan-kenangan tsb ada satu rasa yg paling besar yaitu "Cinta". Bahkan sejak kita belum bisa mengucapkannya. Apa Yang Kita Ingat dari kenangan-kenangan yang terekam oleh kita Nama tempat..tp dsaat qt memiliki cinta laen yg indah. Ternyata cuma bersembunyi Untuk Kembali... sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka dihati yang tidak akan pernah hilang..... Dan suatu ketika aku mendapat jawaban atas pertanyaan ku selama ini…suatu ketika aku mendapat sebuah pertanyaan dari seorang wanita dari FS karena dia membaca bulletin board di FS-ku yg. dr 5 org mungkin hanya 1 org yg dikasih kesempatan itu… Apa yg hrus dlakukn ktika cinta it kmbali..Hanya sedikit orang yg dpt menemukan kembali cinta sejati itu dan di beri kesempatan “sekali lagi” oleh nya..please answer me... dan isi buletin board FS tersebut adalah kata-kata yang ku ambil dari Film Indonesia yang berjudul "LOVE"…….. Cinta yg terlihat oleh mata. berusahalah memperoleh kesempatan untuk bersamanya seumur hidupmu.thank you Lalu Kemudian ku jawab dengan mengambil beberapa kutipan kata2 dari sebuah email...Rasa Senang.Berterima-kasihlah sepenuhnya bahwa ia mencintaimu.

.Sungguh Ironis. _________________________________________________ Ketika ku baca kembali jawaban dari pertanyaan tersebut aku tersadar ..tapi ketika cinta itu mati kamu tidak perlu mati bersama cinta itu. melainkan apa yang kamu rasa.kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada. Mencintai juga bukanlah bagaimana kamu melupakan dia bila ia berbuat kesalahan.bukanlah bagaimana kamu melepaskan. Jalan hidupku. Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan.Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu mendapatkan keinginannya.. melainkan bagaimana kamu mengerti.dan…. Cinta sejati Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum dan berkata 'aku turut berbahagia untukmu'. Hanya untukku Tetapi engkau terus pergi Tapi engkau terus berlari Jadi biarkanlah aku di sini Kau jauh dariku Kau tetap menjauh dari aku . melainkan bagaimana kamu memaafkan.entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan. Hanya dirimu.biarkan hatimu kembali ke alam bebas lagi..melainkan mereka yang tetap bangkit ketika mereka jatuh...bebaskan dirimu.. ternyata aku menjawab sebuah pertanyaan yang selama ini kucari yang sebenarnya untuk diriku sendiri. Hanya untukmu.…Betapa Lelahkan jiwa meski berharap Biarlah Aku sudah berlari Mengejar yang tak pasti Mengejar kamu. Berikanlah jiwamu Berikanlah cintamu Hanya untukku. Dan Apabila cinta tidak bertemu... kau mungkin menyadari... bukanlah apa yang kamu lihat. Tapi engkau terus pergi Tapi engkau terus berlari Jadi biarkanlah aku di sini Biarlah kurela Melepasmu.cintamu akan tetap dihatinya... Kulantunkan hidupku Kubisikkan cintaku Hanya untukmu.Yang di lakukan Cinta sejati adalah menghargai dgn tulus betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka.bahwa kamu menemukan cinta dan kehilangannya.melainkan bagaimana kamu berjuang untuk BERTAHAN. meninggalkan aku Berikanlah aku Kekuatan untuk lupakanmu Waktu terus bergulir Sakit tetap mengukir Jalan hidupku.

Bab III Sahabat Forgive and Forget Ini sebuah kisah tentang dua orang sahabat karib yang sedang berjalan melintasi gurun pasir. Orang yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya. Dan bila sesuatu yang luar biasa terjadi. Since we all need forgiveness. Oleh karenanya cobalah untuk saling memaafkan dan lupakan masalah lalu. kita harus menulisnya diatas pasir agar angin maaf datang berhembus dan menghapus tulisan itu. . bertanya : “kenapa setelah saya melukai hatimu. merasa sakit hati. dia menulis diatas pasir : "HARI INI SAHABAT TERBAIKKU MENAMPAR PIPIKU" Mereka terus berjalan. dan berhasil diselamatkan sahabatnya. dimana mereka memutuskan untuk mandi.S: Dalam hidup ini sering timbul beda pendapat dan konflik karena sudut pandang yang berbeda. mereka bertengkar. Ketika dia mulai siuman dan rasa takutnya hilang dia menulis disebuah batu : "HARI INI SAHABAT TERBAIKKU MENYELAMATKAN NYAWAKU" Orang yang menolong dan menampar sahabatnya. Orang yang kena tampar. tapi tanpa berkata-kata. Ditengah perjalanan. agar tidak bisa hilang tertiup angin. dan salah seorang menampar temannya. sampai menemukan sebuah oasis. kamu menulisnya diatas pasir. mencoba berenang namun nyaris tenggelam. we should always be forgiving. Belajarlah menulis diatas pasir. dan sekarang kamu menulis diatas batu ?” Temannya sambil tersenyum menjawab : “ketika seorang sahabat melukai kita. kita harus memahatnya diatas batu hati kita." P.

maka kupon yang menang itu di simpan dalam mangkok bambu sedekahnya yang menyertai kemanapun dia pergi. si pengemis seolah-olah merasa dirinya begitu agung. Tenggelam dalam suasana khayal. Karena saking gembira. Sejak hari itu. lalu sebuah mobil sedan. Suatu hari bukan main gembiranya dia. berjalan pun penuh lagak. Jangan pernah lupakan sobat lamamu karena dari mereka lah engkau bisa menjadi seperti sekarang. waktu pengemis itu pergi menerima hadiahnya.. PS : Mangkok bambu sang pengemis bagai seorang sahabat lamamu. Dia menjadi terpaku. untuk apa lagi bambu usang ini?" Memang sudah nasibnya. Sehabis mengemis.Kupon Undian Alkisah ada seorang pengemis yang gemar membeli kupon berhadiah. Karena tidak memiliki tempat penyimpanan yang aman. .. ada AC. dia meluangkan waktunya untuk melamun dan mengkhayal bagaimana mengatur uangnya kalau sudah menerima hadiah nanti. televisi. Membeli sebuah rumah mewah. mencari seorang isteri. semua impian indah hilang tak berbekas. "Saya sudah kaya. kulkas dan lainnya yang tak satu pun ketinggalan. Hadiah uang baru dapat diambil setengah bulan kemudian. ia baru teringat kupon berhadiahnya tersimpan dalam mangkok bambunya. dia lalu membenci kehidupannya sebagai pengemis yang telah hidup susah selama bertahun-tahun. karena nomor undiannya keluar sebagai pemenang pertama. Jika kau dalam keadaan senang dan berada dalam kebahagiaan. Wah! kehidupan demikian sungguh nikmat sekali. lalu ia pun mengekspresikan kebenciannya dengan mencampakkan mangkok bambu sedekahnya ke dalam sungai. dia menjadi lupa diri.

Z of Friend (A)ccepts you as you are (B)elieves in "you" (C)alls you just to say "HI" (D)oesn't give up!! on you (E)nvisions the whole of you (even the unfinished parts) (F)orgives your mistakes (G)ives unconditionally (H)elps you (I)nvites you over (J)ust "be" with you (K)eeps you close at heart (L)oves you for who you are (M)akes a difference in your life (N)ever Judges (O)ffer support (P)icks you up (Q)uiets your fears (R)aises your spirits (S)ays nice things about you (T)ells you the truth when you need tohear it (U)nderstands you (V)alues you (W)alks beside you (X)-plains thing you don't understand (Y)ells when you won't listen and (Z)aps you back to reality .A .

Sebagai anak berumur 2 tahun. Dialah yang kemudian merawat saya. Pemuda ketiga bernama Darsio. saya mulai tahu bahwa merekalah sahabat terbaik dalam hidup saya. menjadi kernet andong atau bersuka dengan kudanya. dia juga memberi segelas susu kedelai dari pabrik tahu milik orang tuanya hampir setiap hari. Merekalah yang saya sebut sebagai 3 pendekar dalam hidup saya. karena tak juga bisa melakukan apa yang dilakukan kawankawannya. Selain itu. tinggal pemuda yang juga berumur 20-an tahun. Anak idiot itulah yang mengajari saya bermain.3 orang pendekar Saya lahir tahun 78 dan dua tahun kemudian ibu saya meninggal karena suatu penyakit. berjalan kaki dan melatih keberanian saya. tidak sekolah. dia akan mengajak saya ke kebun dan memetikkan beberapa. tinggal seorang pemuda idiot. Begitu pula ketika saya minta kelapa muda di satu siang yang panas. anak SD yang tak pernah lagi menerima uang saku dari ayahnya. karena ketiadaan ibu dan ayah yang terlalu jarang di rumah. begitu pulang dari bekerja. dia dikeluarkan dari sekolah. membuatkan wayang suket (rumprut/jerami). Ketiganya terbelakang. terbelakang. dia mencoba mengenal saya. Selama bertahun-tahun. Karena tak pernah memiliki teman bermain. tak bisa membaca. Setiap hari. tenyata merupakan penyelamat hidup saya. bahkan dua . berendam di kali atau menonton karnaval 17 Agustus yang tiap tahun diadakan di kota kecamatan. Jika saya lagi kepingin pisang. Uang itu khusus disediakan untuk saya. Ketidaktahuan karena belum bisa berpikir tetapi telah diberi Tuhan perasaan sepi dan kehilangan. tidak bisa membaca dan sering dianggap "agak kurang" (bahasa halus untuk sedikit gila) oleh tetangga-tetangga. tetapi Dia mengirimkan 3 orang hebat dalam hidup saya. Akal saya yang semakin terasah ketika berumur 5 tahun dan ingatan yang semakin kuat mematri kenangan saya dengan 3 orang hebat dalam hidup saya tersebut. Mencarikan buah apapun yang saya inginkan. Gandul melakukan itu karena tahu bahwa saya tak pernah bisa jajan jika dia lupa menyisihkan. Keterbelakangannya justru menjadi sumber kebaikan hati. anak belasan tahun yang saya tahu dipanggil Adek. Dia juga yang mengajak saya jalan-jalan. Sementara di sebelah barat rumah saya. Apalah yang dimiliki seorang anak umur 2 tahun ketika ditinggal ibunya kecuali tangis ketidaktahuan. Dia kira-kira berumur 12 tahun ketika ibu saya meninggal. saya lah yang selalu dipandangnya dari jendela rumah. Tetapi seiring waktu. Karena sebelumnya saya memang terlalu penakut dan mudah menangis. 3 pendekar yang mengisi hidup masa kecil saya. Pemuda dua puluhan tahun yang menjadi kusir andong tadi bernama Gandul. mencari kodok di sawah. bodoh dan harus keluar dari kelas I SD karena tak bisa mengikuti pelajaran sedikitpun. Tiga orang yang sama-sama terbelakang. di sebelahnya tinggal pula seorang pemuda lain berumur 20-an tahun yang belum pernah bersekolah. Darsio mengajari saya berenang. mengajak saya bermain di kebunnya yang luas. Agar tubuh saya kuat. tentu saja saya belum begitu mengenal mereka. dia akan mencarinya. tidak bisa membaca dan bekerja sebagai kusir andong (kereta/bendi). Menemani dengan tulus sehingga kini saya bisa berpikir bahwa Tuhan memang mengambil ibu saya. Di sebelah utara rumah saya. Pemuda pertama. dia selalu menyisihkan uang Rp 50-100 di bawah jok andongnya. Ketika semua orang mengusir dan anak-anak lain takut untuk mendekat. Ketiga orang itu. Mulai itulah dia mendekati saya. kadang berpetualang seharian ke tempat-tempat yang jauh. idiot dan selalu mengeluarkan air liur dari mulutnya.

seperti apapun kondisinya. ketulusan untuk memberi dan sikap menjadi manusia seutuhnya itu lebih penting. Sehingga saya bisa memaknai hubungan antar manusia. merantau. Karena pengalaman hidup itulah saya bisa bertahan hingga sekarang. hidup kita diciptakan Tuhan sangat indah. Bagi saya. dan memiliki pandangan positif terhadap makluk ciptaan Tuhan seperti apapun adanya. . uang atau kesuksesan. mandiri. Tetapi merekalah yang mengajari saya banyak hal. bukan karena kapasitas intelektual. Untunglah saya dibesarkan oleh 3 orang idiot dan bukannya 3 orang profesor. menemani tahun-tahun sepi. Kini saya 24 tahun dan akan segera menyelesaikan kuliah. 3 orang kaya. atau 3 bisnisman. Kalau mata kita memandangnya dengan indah pula.diantaranya sampai kini tak punya istri.S: Berkah dari 3 pendekar hebat. P. membantu saya siap untuk mandiri.

.. suatu moment yang di lalui dengan pertemuan kembali dengan sahabat yang telah lama tak ku jumpai yang di iringi nyanyian dan petikan gitar…… aku melaluinya dengan suatu pengalaman sebagai bagian yang tidak terlupakan dalam kepingan hidupku…dan hal ini lah yang menjadi semangat ku untuk terus kembali ke tempat sahabat sahabatku bernaung. Suatu ketika pernah kita melalui kepingan-kepingan hidup kita dengan pergi ke kebun binatang…. suatu moment yang di lalui dengan permainan “cinta semalam” di antara sahabatku. tapi perjalanan dan kenangan di sebuah gunung bernama puntang tersebut menggoreskan suatu kenangan yang tak akan terlupakan.Tentang Sahabat Belum Ada Judul Pernah kita sama sama susah Terperangkap didingin malam Terjerumus dalam lubang jalanan Digilas kaki sang waktu yang sombong Terjerat mimpi yang indah lelap Pernah kita sama-sama rasakan Panasnya mentari hanguskan hati Sampai saat kita nyaris tak percaya Bahwa roda nasib memang berputar Sahabat masing ingatkah kau #Sementara hari terus berganti Engkau pergi dengan dendam membara di hati Cukup lama aku jalan sendiri Tanpa teman yang sanggup mengerti Hingga saat kita jumpa hari ini Tajamnya matamu tikam jiwaku Kau tampar bangkitkan aku sobat Sementara hari terus berganti. ketika itu hanya sebentar yang ku lalui bersama mereka.. Suatu ketika pernah seorang sahabat menangis tiba-tiba di pangkuanku ketika mendengar lagu “Big-big world” dan sampai sekarang aku tidak tahu apa sebabnya….. Suatu moment yang di lalui dengan beratapkan langit dan beralaskan bumi. Suatu ketika pernah kita buka bareng bersama di waktu bulan puasa…. . Suatu ketika pernah kita melalui kepingan-kepingan hidup kita dengan bernyanyi dan memetik gitar di atas genteng kost-an dan di marahi sang pemilik kost…huhuhuhu….tapi ketika itulah aku merasa selalu ingin menjaganya agar dia tidak lagi terluka…. Kenangan bersama sahabat-sahabat adalah sekumpulan cerita masa lalu yang indah yang tidak bisa dilupakan sampai kapanpun… Pernah suatu waktu aku menangis ketika harus meninggalkan kota yang sangat aku cintai untuk kembali ke kampung halamanku. Suatu ketika pernah kita bicara tentang hidup saat kita masih belum dewasa sambil menikmati nasi goreng di sisi jalan…. Suatu ketika pernah kita menonton bioskop bersama…..

Aku memang tidak punya keluarga di tempat ini. Banyak hal-hal yang kita lalui bersama dan semua itu menjadi kepingan-kepingan yang terjalin dalam hidup yang pernah kita lalui dan menjadi kenangan-kenangan yang tidak akan terlupakan selamanya….. walau salah seorang sahabat tidak dapat menikmatinya dengan tenang karena melawan bengkak di mulut tapi ketika itu aku tahu ada seorang wanita yang selalu akan menjaga nya dan malam sebelumnya juga terjadi hal yang sama ketika sang wanita kakinya terasa sakit aku tahu ada sang pria yang selalu berada di sisi nya. suatu sikap atau suatu pebuatan…. suatu moment yg tidak telupakan dengan kalimat “ah aing mah enggeus” huhuhuh….Suatu ketika pernah kita datang berkunjung bersama.sungguh indah ketika melihat nya…… Suatu ketika pernah kita…. Suatu ketika pernah kita pergi ke pantai dengan gelak tawa gembira ketika bermain kartu dan berenang. Suatu ketika pernah seorang sahabat yang menyanyikan lagu “kamu harus pulang” dan lagu itu sampai saat ini menjadi suatu bagian yg tidak terpisahkan dalam hidupku Suatu ketika pernah sahabat-sahabat menamparku untuk membuatku bangkit dengan suatu kalimat. Suatu ketika pernah kita…. aku memang belum di beri kesempatan untuk kembali mengenal cinta dan meski terkadang kesendirian dan kesepian menjadi sahabatku hanya satu yang dapat ku ingat dan membuatku bangkit yaitu “Suatu ketika pernah kita…. Suatu ketika pernah saat kita mulai beranjak dewasa dan ingin mencoba hal-hal baru termasuk nonton film dewasa di rumah salah seorang sahabat. ke rumah Ibu guru kita waktu sekolah… Suatu ketika pernah kita melalui kepingan-kepingan hidup kita di kost-an ku dengan bermain game dan menonton film lalu kita bernyanyi di luar dengan berselimutkan malam dan berlangitkan bintang dan menjahili seseorang untuk tidur di luar kamar…..” Terima kasih sahabat-sahabat terbaikku…dari kalian lah aku selalu belajar tentang hidup… . Suatu ketika pernah kita….

Seorang gadis berusia delapan tahun yang mempersiapkan pemakamannya sendiri. Semua hal lucu yang terjadi di sekolahnya di ceritakan kepada ayahnya. Namun ternyata dari bekas suntikan tersebut juga mengeluarkan darah yang terus mengalir diikuti dengan munculnya bintik-bintik merah dipahanya. itulah yang kamu makan". "20 November jam 12". Yu Yan tumbuh ditengah kekhawatiran ayahnya. Dia sadar bahwa ia harus menjadi anak yang penurut dan tidak boleh membuat ayahnya sedih. Kemudian ia memutuskan untuk merawat bayi tersebut dan memberinya nama Yu Yan. Gadis penderita leukemia yang memutuskan melepaskan biaya pengobatan senilai 540.Bab IV Hidup Aku pernah datang dan aku sangat patuh.000 Dollar. ia terkejut karena air bekas basuhan mukanya berubah menjadi berwarna merah akibat darah yang menetes dari hidungnya. adalah saat dimana pria miskin tersebut menemukan bayi yang sedang kedinginan diatas hamparan rumput. Diatas dadanya terdapat selembar kartu kecil tertuliskan tanggal. Dia tidak pernah mengecewakan ayahnya. Keadaan yang berat tersebut membuat Yu Yan tumbuh menjadi anak yang lemah dan sakit-sakitan karena kurangnya asupan gizi. "Saya pernah datang dan saya sangat patuh". ia memeluk bayi tersebut dambil berkata "apa yang saya makan. Kalimat terakhir yang ia tinggalkan dalam surat wasiatnya adalah. Dia rela melepaskan dana pengobatan tersebut dan membaginya kepada tujuh anak yang juga sedang berjuang menghadapi kematian. Teman-temannya memiliki sepasang orang tua. maka bayi tersebut akan mati kedinginan. Sesampainya dirumah sakit Yu Yan dan ayahnya masih harus menunggu karena tak mendapat . Sang dokter menyarankan ayahnya untuk membawa Yu Yan kerumah sakit. Kisah seorang gadis yatim piatu yang dirawat dan dibesarkan oleh laki-laki miskin. Ketika ditemukan. Ia memutuskan untuk memungutnya. Yu Yuan pun bertambah besar dan memiliki kepintaran yang luar biasa. Yu Yan sering bernyanyi untuk ayahnya. Dana pengobatan tersebut berhasil dihimpun dari perkumpulan orang China diseluruh dunia. Darah dari hidungnya terus mengalir tanpa bisa dihentikan. 30 November 1996. Dia hanya memiliki seorang ayah angkat yang memungutnya dari sebuah lapangan rumput. Musim silih berganti. Senyum sang ayahlah yang bisa membuatnya bahagia. Yu Yuan sadar dia berbeda dengan anak-anak lain. Sejak lahir dia tidak pernah mengetahui siapa kedua orang tua kandungnya. Pada suatu pagi di bulan Mei 2005. Ayahnyan segera melarikan Yu Yan ke puskesmas untuk mendapat pertolongan dokter. Para tetangga sering memuji Yu Yuan sangat pintar. suara tangisnya sudah melemah. Dipuskesmas ia diberi suntikan sebagai pertolongan awal. mereka sangat menyukai Yu Yan. Karena miskin. Seorang pria miskin berusia 30 tahun. Dengan berat hati karena takut tak dapat menghidupinya kelak karena kemiskinannya. ketika Yu Yuan sedang membasuh mukanya. tak ada perempuan yang mau menikah dengannya. Yu Yan hanya diberi minum air tajin (air hasil cucia beras). Yu Yan sangat mengerti bahwa dia harus giat belajar dan menjadi juara di sekolah agar ayahnya yang tidak pernah sekolah bisa merasa bangga. Namun Yu Yan adalah anak yang sangat penurut dan patuh. sedangkan dia hanya memiliki seorang ayah angkat. meskipun ia sering sakit-sakitan. Pria tersebut khawatir jika tak ada yang memperhatikannya. Yu Yan akhirnya dirawat dan dibesarkan oleh seorang pria lajang dan miskin yang tak mampu membeli susu.

"Kamu masih terlalu muda. Yu Yan menjadi sangat sedih. "Kalau ayah meridukanku setelah aku tidak ada. Tetapi banyaknya darah yang keluar tak bisa dhentikan dan mulai mengotori lantai sehingga perlu tampung dalam sebuah baskom. Bibirnya bergetar. Biarlah aku keluar dari rumah sakit ini". Setelah jerih payah yang dilakukan. Namun sangat sulit untuk menjual rumahnya yang kumuh dalam waktu cepat. saya ingin mati" kata Yu Yan dengan suara yang sangat lemah. Dalam sakit yang dideritanya Yu Yan berusaha tersenyum sambil menahan air matanya yang menetes mebasahi pipi. kenapa kamu ingn mati sayang?".Segala yang dibutuhkan telah tersedia untk pengobatan Yu Yan. Ia memutuskan untuk menjual rumahnya. Selama ini. Dalam waktu singkat. Nyawaku tak berharga. Ayahnya mulai cemas melihat anaknya yang terbaring lemah di ranjang. dengan terpaksa ayahnya menyetuji permintaan anaknya. Hanya dalam waktu sepuluh hari. Berita tentang Yu Yan pun meluas sampai akhirnya terdengar oleh seorang wartawati bernama Chun Yuan. Titik kehidupan Yu Yuan sekali lagi dihidupkan oleh cinta kasih semua orang. Biaya operasi pun telah tercukupi. Banyak orang tergugah dengan pemberitaan di surat kabar tersebut. Kesedihannya terlihat oleh Yu Yan. Beban pikiran yang ditanggung membuat ayah Yu Yan semakin kurus. "Aku hanya anak yang dipungut dari lapagan rumput. "Ayah. Ayahnya terkejut mendengar apa yang dikatakan anak angkatnya itu. Sumbangan dana masih terus mengalir dari segala penjuru dunia meskipun pengumuman dihentikannya penggalangan dana telah disebarkan. Penderitaan yang ditanggung Yu Yan dan ayahnya membuat penduduk desa bersimpati dan berupaya membantu mereka dengan berusaha menggalang dana dari banyak orang. Karena keadaan yang teramat sulit. cerita tentang anak yang mempersiapkan pemakamannya sendiri itu dengan cepat tersebar keseluruh kota Rong Cheng. Kabar tentang Yu Yan akhirnya tersebar hingga keseluruh dunia.nomor antrian. Diruang perawatan. Selama menunggu. Seseorang bahkan mengatakan dalam emailnya. Pengobatan penyakit tersebut sedikitnya membutuhkan biaya sebesar 300. setelah ia keluat rumah sakit ia mengajukan beberapa permintaan kepada ayahnya. Sejak kecil Yu Yan tak pernah menuntut apapun pada ayahnya. Sang ayah memenuhi permintaan Yu Yan. ia dikenal sebagai anak yang baik dan cerdas. uang yang ia peroleh jumlahnya sangat sedikit. Air mata Yu Yan mulai menetes. Dengan baju barunya Yu Yan berpose bersama ayahnya. Setelah didiagnosa. Dokter yang melihat keadaan ini cepat-cepat membawa Yu Yuan untuk diperiksa. dari perkumpulan orang Chinese didunia saja telah terkumpul 560. Ia hanya hanya ingin menyelamatkan anaknya. lihatlah foto ini". . Sadar dengan sisa hidupnya yang singkat. Orang-orang yang mengetahui cerita tentang Yu Yan mulai menyebarkan email kebanyak orang diselurh dunia untuk menggalang dana. Melihat keadaan ayahnya. gadis yang masih berusia delapan tahun itupun mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan pemakaman untuk dirinya. "Yu Yuan anakku yang tercinta saya mengharapkan kesembuhanmu. ia membelikan baju baru untuk anaknya itu dan pergi ke studio foto untuk berfoto bersama anaknya. Berkat laporan yang ditulis di surat kabar tempat wartawati itu bekerja. Namun hari itu. Ayahnya berusaha mencari pinjaman dari saudara-saudaranya.000 dolar. semua orang menunggu kabar baik tentang Yu Yan. dokter menyatakan bahwa Yu Yuan terkena Leukimia ganas. darah dari hidung Yu Yan terus mengalir. Keadaan Yu Yan diketahui oleh seluruh warga desa tempat tinggal Yu Yan. baskom tersebut telah dipenuhi oleh darah Yu Yan. ia menatap ayahnya dan menggenggam tangan sang ayah bermaksud mengatakan sesuatu kepada yahnya. Ia hanya bisa menunggu dikursi panjang ruang tunggu sambil menutup hidungnya agar darahnya tidak mengotori lantai. ujar Yu Yan kepada ayahnya. Ia ingin mengenakan baju baru dan berfoto dengan ayahnya.000 $.

saya sangat patuh". Diatas batu nisannya tertulis. Lewat surat wasiatnya itu YuYan menyampaikan rasa terimakasih sekaligus megucapkan selamat tinggal kepada semua orang yang telah sangat peduli dengan keadaanya. Yu Yuan akhirnya dibawa kembali ke ibu kota. Surat wasiat ini membuat Fu Yuan tidak bisa menahan tangis yang membasahi pipinya. Tolong jaga papa saya. dan diberikan kepada ke Fu Yuan. Dan dibelakangnya terukir riwayat hidup Yu Yuan. Berita ini merupaka pukulan bagi banyak orang yang mengharapkan kesembuhan Yu Yan. sisa dana sebesar 540. Yu Yuan akhirnya menerima pengobatan. "Saya telah menerima bantuan dari kehidupan Anda. Banyak juga orang yang menanyakan kabar Yu Yuan melalui email.000 dolar tersebut disumbangkan kepada anak-anak penderita luekimia lainnya. . "Anak yang baik". Shii Min kaget. Dana yang sudah terkumpul. Setelah saya meninggal. Selama dua bulan Yu Yuan melakukan terapi.22 agus 2005).Saya mendoakanmu cepat kembali ke sekolah." Fu yuan kaget setelah mebaca surat wasiat dari Yu Yan. Suara itu. seorang wartawti. Yu Yuan pernah bertanya kepada Fu Yuan. Air mata Yu Yuan pun mengalir deras karena merasa bahagia. Pada tanggal 24 September. Mereka adalah anak-anak miskin yang berjuang melawan kematian. Seorang anak berumur delapan tahun yang sedang menghadapi kematian menulis tiga halaman surat wasiat yang dibagi menjadi enam bagian. Sesuai pesan Yu Yuan. "Tante saya juga mau menjadi orang yang baik hati" ujar Yu Yan. Pada tanggal 22 agustus. Kalimat terakhir dalam surat wasiat tersebut berbunyi. anak pertama yang menerima bantuan dari Yu Yuan di rumah sakit Hua Xi berhasil melakukan operasi. Dari bawah bantal tidurnya gadis kecil itu mengambil sebuah buku. Dan sedikit dari dana pengobatan ini bisa dibsumbangkan untuk sekolah saya. Dan katakana kepada pemimpin palang merah. itulah kata-kata terakhir yang keluar dari bibir Yu Yuan. Yu Yuan yang telah menderita karena penyakitnya itu akhirnya menutup mata untuk selamanya. Jangan risau. Hari kedua saat dokter Shii Min datang. terima kasih adik Yu Yuan kamu pasti sedang melihat kami diatas sana. membuat jiwa yang lemah ini memiliki harapan dan alasan untuk terus bertahan hidup." Pada tanggal 21 Juni. Ternyata gadis tak berdaya itu telah mempersiapkan pemakamannya sendiri. karena mereka semua adalah orang yang baik hati". "Tante kenapa mereka mau menyumbang uang untuk saya? Wartawati tersebut menjawab. Banyak masyarakat datang untuk menjenguk Yu Yuan. Semua orang mendambakan sebuah keajaiban dan menunggu momen dimana Yu Yuan hidup dan sembuh kembali. Fisik Yu Yan semakin lemah. Senyuman yang mengambang pun terlukis diraut wajah anak tersebut. Dokter Shii Min yang menangani Yu Yan memintanya untuk menjadi anak perermpuannya. "Sampai jumpa tante. Yu Yuan anakku tercinta. Yu Yuan dengan malu-malu memanggilnya Mama. "Saya pernah datang. ia tersenyum sambil berkata. akibat pendarahan dibagian pencernaan Yu Yuan tidak bisa makan dan hanya mengandalkan infus untuk bertahan hidup. Saya mendambakanmu bisa tumbuh besar dan sehat. "Tante ini adalah surat wasiat saya. kita berjumpa lagi dalam mimpi. kelak di batu nisan kami juga akan kami ukir dengan kata-kata "Aku pernah datang dan aku sangat patuh". "Aku pernah datang dan aku sangat patuh" (30 nov 1996. sisa biaya pengobatan itu dibagikan kepada orang-orang yang sakit seperti saya agar mereka lekas sembuh".

maka seluruhnya akan terang. tetapi jika matamu jahat. gelaplah tubuhmu. Pagi ini ibu baru saja menjual semua harta yang ibu miliki untuk biaya rumah sakit. karena anak ibu baru saja mengalami kecelakan korban tabrak lari. sama seperti apabila pelita menerangi engkau dengan cahayanya. lalu ibu ini berkata “dek. kakak dan adiknya semua masih bersekolah sementara ibunya hanya seorang ibu rumah tangga yang hanya mengurusi keluarga. Tampak diraut wajahnya rasa iba dan bukan kegembiraan. lalu diambilnya bungkusan tersebut. saat ini anak ibu dalam keadaan kritis dan harus cepat dioperasi karena terjadi pendarahan otak. walau pun kita miskin. Uang untuk biaya rumah sakit. orang tuanya hanya seorang buruh tani.Kejujuran yang Menyelamatkan Jiwa Disuatu desa terpencil dipinggiran kota . Setelah itu anak kecil tersebut langsung berlari pulang. “ Benar anak ku ! “. “Apa yang bukan milik kita. karena aku yakin pemilik bungkusan ini sangat membutuhkan. Lalu anak kecil tersebut berkata. kehidupan keluarga ini terlihat sangatlah sederhana. Jika seluruh tubuhmu terang dan tidak ada bagian yang gelap. namun kamu KAYA dengan KEBAIKAN dan KEJUJURAN. kamu sudah menyelamatkan satu jiwa melalui kebaikan dan kejujuran mu. tinggalah seorang anak laki-laki bersama 6 saudaranya. terjatuh dipinggir jalan. Jika matamu baik. tiba-tiba seorang ibu dengan ditemani seorang satpam datang dengan berlinang air mata menghampiri anak kecil itu. sesampai dirumah ia ceritakan semua kejadian yang baru saja dialami kepada Ibu nya. (“Matamu adalah pelita tubuhmu. pantang untuk kita ambil”. isi bungkusan itu adalah uang”. karena ia yakin uang ini pasti ada yang memilikinya. ibu sangat bersyukur mempunyai anak seperti mu. “Kamu sungguh anak yang baik nak”. kamu harus jaga terus kejujuranmu . ia tampak kebinggungan. Untuk membantu keuangan keluarganya setiap hari selepas pulang sekolah. Ibu sangat membutuhkan uang ini untuk menyelamatkan jiwa anak ibu. sementara kita harus mengorbankan nyawa orang lain. pada saat itu juga anak ini langsung berinisiatif untuk mencari sipemilik bungkusan tersebut. kalau tidak cepat ditangani ibu khawatir jiwa anak ibu tidak akan tertolong. karena barang itu bukan milik kita. bungkusan itu milik ibu. ia pergi kepasar untuk berjualan asongan. milik ibu”. teranglah seluruh tubuhmu. walau pun itu dijalanan . Untuk apa kita memiliki kekayaan yang melimpah. namun betapa kaget dan terkejutnya ia. Lalu ibunya berkata . Karena itu perhatikanlah supaya terang yang ada padamu jangan menjadi gelap. kamu tidak boleh mengambil barang milik orang lain.” ) . Pada suatu hari saat anak ini sedang menjajakan dagangannya. tiba-tiba ia melihat sebuah bungkusan kertas koran yang cukup besar. Hari ini ibu percaya. kemudian dibukanya bungkusan itu. aku sedang mencari pemilik bungkusan ini. karena kejujuran dapat menyelamatkan banyak orang dan kejujuran adalah mata uang yang berlaku dimana-mana. ternyata isi bungkusan tersebut berisi uang dalam nominal besar. sambil mencari-cari si pemiliknya. Ibu sangat bangga pada mu nak.” benar bu. “Ini bu !.

"50 sen. dia mulai menangis terharu. anak kecil ini tidak bisa pesan Ice-cream Sundae.. harga satu ice cream sundae?" katanya.Ice Cream Dan Seorang Bocah Di zaman eskrim khusus (ice cream sundae) masih murah.. bayar di kasir. Si anak kemudian mengeluarkan isi sakunya dan menghitung dan mempelajari koin-koin di kantongnya.. "35 sen" kata si pelayan sambil uring-uringan. karena tidak memiliki cukup untuk memberi sang pelayan uang tip yang "layak". saya pesen yang ice cream biasa saja ya... "Bu. dan memberikan air putih dihadapannya. dan duduk di meja.. "Wah.."ujarnya. Anak ini kemudian bertanya "Berapa ya. seorang anak laki-laki umur 10-an tahun masuk ke Coffee Shop Hotel... Si anak ini kemudian makan ice-cream. Seorang pelayan wanita menghampiri. Ketika si Pelayan wanita ini kembali untuk membersihkan meja si anak kecil tadi.. Tetapi kali ini orang-orang yang duduk di meja-meja lain sudah mulai banyak." balas si pelayan. ada 2 buah koin 10-sen dan 5 buah koin 1sen. ...dan pelayan ini mulai tidak sabar. dan pergi.... Anak ini mulai menghitungi dan mempelajari lagi koin-koin yang tadi dikantongnya.. Sang pelayan kemudian membawa ice cream tersebut. Anda bis a lihat.. meletakkan kertas kuitansi di atas meja dan terus melengos berjalan. Kalau ice cream yang biasa saja berapa?" katanya lagi. . .... Rapi tersusun disamping piring kecilnya yang kosong..

aku lebih suka menjadi orang kembar!" Banyak pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja. "Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai. Dia selalu dalam semangat yang baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan. "Jika aku dapat yang lebih baik. Melihat gaya tersebut benar-benar membuat aku penasaran. "Hidup adalah sebuah pilihan." 'Tetapi tidak selalu semudah itu. Itu adalah pilihanmu. "Tiap pagi aku bangun dan berkata pada diriku." jawab Jerry. Aku memilih untuk hidup. aku punya dua pilihan hari ini." kata Jerry. "Ya. Alasan mengapa para pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry adalah karena sikapnya. Kamu memilih bagaimana orang-orang di sekelilingmu terpengaruh oleh keadaanmu. Bagaimana kamu dapat melakukannya?" Jerry menjawab." Beberapa tahun kemudian. Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang baik atau buruk.." protesku. memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialami. Aku selalu memilih belajar dari hal itu." . dia selalu ada di sana. jadi suatu hari aku temui Jerry dan bertanya padanya. Jika karyawannya sedang mengalami hari yang buruk. Untungnya. aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau mati. aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak pernah terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran. Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif. Para perampok panik dan menembaknya. memang begitu. Aku dapat memilih untuk ada di dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang jelek. Aku melihat Jerry enam bulan setelah musibah tersebut. yaitu membiarkan pintu belakang tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata. Mau melihat bekas luka-lukaku?" Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya. setiap keadaan adalah sebuah pilihan. Jerry cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit. Saat mencoba membuka brankas. Saat kamu membuang seluruh masalah. Jerry adalah seorang motivator alami. Jika seseorang bertanya kepadanya tentang apa yang sedang dia kerjakan. Aku selalu memilih dalam suasana yang baik. dia menjawab. "Aku tidak mengerti! Tidak mungkin seseorang menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu. Saat aku tanya Jerry bagaimana keadaannya. Jerry dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih berada di dalam tubuhnya. bagaimana kamu hidup. Tiap kali sesuatu terjadi. aku lebih suka menjadi orang kembar. tangannya gemetaran karena gugup dan salah memutar nomor kombinasi. sehingga mereka dapat tetap mengikutinya dari satu restoran ke restoran yang lain.Hidup adalah Pilihan Jerry adalah seorang manajer restoran di Amerika. "Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus mengunci pintu belakang. tetapi aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya perampokan. dia akan selalu menjawab. Aku selalu memilih sisi positifnya. Kamu memilih bagaimana bereaksi terhadap semua keadaan. "Jika aku dapat yang lebih baik. aku dapat memilih untuk menerima keluhan mereka atau aku dapat mengambil sisi positifnya. Setiap ada seseorang menyampaikan keluhan. aku dapat memilih untuk menjadi korban atau aku belajar dari kejadian itu.

"Aku memilih untuk hidup!". 'Peluru!' di tengah tertawa mereka. "Para ahli medisnya hebat." "Apa yang kamu lakukan?" tanya saya. 'Ya' jawabku. . Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh. P. Jerry melanjutkan."Apakah kamu tidak takut?" tanyaku. "Dia bertanya apakah aku punya alergi. tetapi juga karena sikap hidupnya yang mengagumkan. Aku menarik nafas dalam-dalam dan berteriak. Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. bukan orang mati'. Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya. Aku tahu aku harus mengambil tindakan." kata Jerry. Jika kamu bisa mengendalikannya maka hidup akan jadi lebih mudah. aku katakan.S: Satu hal yang benar-benar milikmu yang tidak bisa dikontrol oleh orang lain adalah sikap hidupmu. Tolong aku dioperasi sebagai orang hidup. "Di sana ada suster gemuk yang bertanya padaku. Tapi saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi takut. Mata mereka berkata 'Orang ini akan mati'." Jerry dapat hidup karena keahlian para dokter.

Sepulang menjajakan kue. Siu Lan menemukan pintu rumah tidak terkunci dan Lie Mei tidak ada di rumah. . dimuat dalam Xia Wen Pao." P. Uangku tidak cukup untuk membeli biskuit ukuran besar. gadis kecil itu tergeletak di depan pintu. Siu Lan berlari memeluk Lie Mei yang membeku dan sudah tidak bernyawa.goncangkan tubuh beku putri kecilnya sambil meneriakkan nama Lie Mei. Dia berpesan agar Lie Mei menunggu di rumah karena dia akan membeli keranjang kue yang baru.hi. Putri kecil itu harus diberi pelajaran. karena persepsi kita belum tentu benar adanya.S: Ingatlah. Suatu ketika dimusim dingin. seorang janda miskin memiliki seorang putri kecil berumur 7 tahun. Dinginnya salju yang memenuhi jalan tidak menyurutkan niatnya untuk menjual kue. Isinya sebungkus kecil biskuit yang dibungkus kertas usang.Kisah di musim dingin (true story . Bagaimana lagi ? Mereka harus dapat uang untuk makan.hi. 2007) Siu Lan. Siu Lan membopong Lie Mei masuk ke rumah. .. Lie Mei. mama pasti lupa. putrinya. Kemiskinan memaksanya untuk membuat sendiri kue-kue dan menjajakannya di pasar untuk biaya hidup berdua. Hi. dia membukanya. Ini hari istimewa buat mama. dan pergi keluar rumah untuk menjajakannya. mama selamat ulang tahun. Siu Lan berteriak membelah kebekuan salju dan menangis meraung-raung.hi.Putrinya benar-benar tidak tahu diri..hi. saat selesai membuat kue.. Aku membelikan biskuit kecil ini untuk hadiah. Lie Mei sudah berani kurang ajar. sudah hidup susah masih juga pergi bermain dengan teman-temannya."Hi. jangan terlalu cepat menilai seseorang berdasarkan persepsi kita. Lie Mei tidak menunggu rumah seperti pesannya. Siu Lan mengambil bungkusan kecil itu. pikirnya geram.. Sebagai hukuman bagi Lie Mei. seperti anak kecil lain. tapi Lie Mei tetap tidak bergerak. Siu Lan mengenali tulisan pada kertas usang itu adalah tulisan Lie Mei yang masih berantakan namun tetap terbaca *. Pulang dari membeli keranjang kue.. Siu Lan menemukan Lie Mei. Siu Lan menggoncang. Dengan segera. Hidup penuh kekurangan membuat Lie Mei tidak pernah bermanja-manja pada ibunya. Marahlah Siu Lan. Siu Lan melihat keranjang penjaja kuenya sudah rusak berat. pintu rumah dikunci Siu Lan dari luar agar Lie Mei tidak bisa pulang. Siu Lan menyusun kue kedalam keranjang. Tiba-tiba jatuh sebuah bungkusan kecil dari tangan Lie Mei.

masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit. Kita dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila Kita mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari. Karena yang ada hanyalah hari ini. tetapi karena siapakah diri Kita sendiri P. Hiduplah hari ini.Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat.S: Jangan biarkan masa lalu mengekangmu atau masa depan membuatmu bingung. Hingga mentari esok hari terbit.3 Hari dalam Hidup Hari pertama : Hari kemarin. hari ini yang abadi. Kita tak mungkin lagi menghapus kesalahan dan mengulangi kegembiraan yang Kita rasakan kemarin. Biarkan hari kemarin lewat dan beristirahat dengan tenang. meski mereka berlaku buruk pada Kita. Pintu masa depan pun belum tiba. Kita tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan. Karena. Pusatkan saja diri Kita untuk hari ini. lakukan yang terbaik HARI INI dan lakukan sekarang juga . Ingatlah bahwa Kita menunjukkan penghargaan pada orang lain bukan karena siapa mereka. Pintu masa lalu telah tertutup. Kita tak mungkin sedih atau ceria di esok hari.Hiduplah apa adanya. Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini. toh belum tentu esok hari Kita merengkuhnya biarkan saja… Yang tersisa kini hanyalah hari ini. karena mungkin besok cerita sudah berganti. lepaskan saja… Hari kedua : hari esok. Kita tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi. Kita tak bisa melakukan apa-apa esok hari. Kita tak tahu apa yang akan terjadi. Esok hari belum tiba.

apakah kita berani untuk mengakui suatu kegagalan. Termasuk mungkin. Dia bernama Macintosh. Dalam hal apa saja. namun berhasil menjadi satu CEO tersukses. Steve Jobs. Hasilnya. Ia tak mau menyerah begitu saja. Pixar berkembang menjadi terkenal dan berhasil dengan film terobosannya. saya memutuskan untuk mulai lagi dari nol. Dan di tahun itu pula. Itulah sekelumit cerita mengenai kegigihan Steve Jobs. Dan tengoklah ke dalam garasi milik keluarga Jobs. Singkat cerita. dia bukanlah seorang gadis. Masalahnya. Maka. Gagal dalam mendidik anak. Jadi. katanya. Jobs bersama Edwin Catmull mendirikan Pixar. Kisah Jobs menjadi teramat manis. Setelah keluar dari Apple. California. untuk memimpin Apple Computer. Satu dekade kemudian. . ”Saya gagal mengambil kesempatan. dari perusahaan Pepsi-Cola. sebuah studio animasi komputer di Emeryville. perusahaan ini tumbuh pesat menjadi a big company. tengah asyik mengutak-atik komputer yang bernama Apple 1. Walau sudah begitu. pasti ingin menjamahnya. ”Apa yang terjadi di Apple sedikit pun tak mengubah saya. perusahaan ini tumbuh dari sebuah kegagalan. tapi juga lika-liku laki-laki si pemiliknya. Di sana. Jobs pun mengakui kegagalannya selama memimpin di Apple. Dua tahun kemudian. Tragis nian. Tak hanya menyesal seumur-umur. Meski pun canggih. dia pun memecat Jobs dari jabatannya dan mengusirnya dari Apple. Juni 2005. kecuali di lingkup riset sains. Toy Story. Gagal dalam berbisnis. Sejatinya. Jobs tak malu mengakui kegagalannya. Ketika memberikan pidato di Stanford University. Gagal dalam pekerjaan. Tak ada yang menyangkal dengan kecantikan dan kecanggihan komputer keluaran dari Apple tersebut. gagal dalam cinta. yang mudah emosi dan berubah pikiran. dia merekrut John Sculley. Sedih? So pasti.Mengakui Kegagalan Dia sungguh seksi. kegagalan merupakan suatu hal yang manusiawi. Jobs pun merasa tidak kuasa lagi mengendalikannya. Dia sendiri kemudian menemukan ketidakcocokan dengan Jobs. yaitu Jobs dan Wozniak. NeXT Computer. Di tahun 1986. Dia merupakan sedikit orang yang gagal dalam pendidikan. Jobs berterus terang soal kegagalannya di Apple. keinginan untuk kembali ke Apple ditolak oleh para petingginya. Saya telah ditolak. Dia tak pernah tamat kuliah. Namun Jobs tak berlama-lama merenungi kegagalannya. mengapa harus malu. Atau bahkan. NeXT tidak pernah menjadi terkenal. yang juga tergolong maju dalam hal teknologi. Sejak saat itu Pixar telah menelurkan film-film yang memenangkan Academy Award. Cepat berbuah dan manis. Tapi. Jangan salah. Kegagalan bukanlah sesuatu hal yang buruk. Apple membawa Jobs kembali ke perusahaan yang ia dirikan. Sculey memang pemimpin jempolan. Siapa pun yang melihatnya. Kemudian Jobs memperbaiki dan mengevaluasi kegagalannya untuk kemudian meraih sukses di tahun-tahun berikutnya. Perusahaan itu kemudian membeli NeXT seharga US$429 juta di tahun 1996. gagal dalam membina rumah tangga. Jobs mengatakan. Bening dan menggairahkan.” Dari cerita ini tergambar jelas. Tidak saja dalam menciptakan alat tersebut. karena banyak ulah. Sekarang marilah kita kembali ke tahun 1976. Orang yang mendirikan perusahaan ternyata harus hengkang dari rumahnya sendiri. siapa dapat menduga. namun saya tetap cinta. pendiri Apple. seperti Finding Nemo dan The Incredibles. ia mendirikan sebuah perusahaan komputer lagi. perusahaan ini berkembang seperti pohon rambutan di musim panas. Bagaimana dengan kita? Tentunya kita sering kali mendapatkan kegagalan. Pada 1983. dua anak muda yang kebetulan sama-sama bernama Steve.” Lebih lanjut.

Mengakui kegagalan memang bukanlah perkara yang mudah. Kita pun tak hanya terpaku pada satu jalan. Mengakui kegagalan. bukanlah ’gagal. Alhasil. Setelah mengetahui letak kesalahannya. Bukan titik. hal itu harus dibarengi dengan langkah-langkah untuk membuat perubahan. Ketika kita mengakui kegagalan. . Namun tentu saja. mengakui kegagalan juga memberikan pelajaran yang lebih baik lagi untuk tidak mengulangi kesalahan pada hal yang sama. langkah selanjutnya yang ditempuh ialah mengatur kembali rencana berikutnya. Orang yang dengan tulus mengakui kegagalannya. Mengakui kegagalan bukanlah suatu pemberhentian akhir. Mengakui kegagalan juga membuka peluang alternatif terbukanya jalan lain. niscaya kita akan melihat seluruh perjalanan yang sudah kita lalui dengan jernih. maka diperlukan tingkat keberanian tersendiri dan kejujuran yang paling dalam. Dan seperti yang dialami Jobs. titik sampai disini’. sudah tentu memiliki jiwa besar. melainkan suatu terminal transit menuju perjalanan berikutnya yang lebih baik. melainkan koma. langkah untuk memperbaikinya dan mengubahnya menjadi lebih ringan dilakukan. Karena tidak mudah untuk mengakui suatu kegagalan.

Anda tidak akan dapat merangkai titik dengan melihat ke depan. baru saat inilah saya merasakan suasana wisuda. namun sekarang saya menganggapnya sebagai keputusan terbaik yang pernah saya ambil. saya tidak harus mengikuti perkuliahan normal.Pidato Steve Job. Tentu saja. Saya tidak pernah selesai kuliah. Mac tidak akan memiliki sedemikian banyak huruf yang beragam bentuk dan proporsinya. sebelum betul-betul putus kuliah. Saya sudah menghabiskan seluruh tabungan yang dikumpulkan orang tua saya seumur hidup mereka. dan PC tidak memiliki tipografi yang indah. Saya beri Anda satu contoh: Reed College mungkin waktu itu adalah yang terbaik di AS dalam hal kaligrafi. Sialnya. Ibu kandung saya adalah mahasiswi belia yang hamil karena “kecelakaan” dan memberikan saya kepada seseorang untuk diadopsi. Dan banyak yang saya temui saat itu karena mengikuti rasa ingin tahu dan intuisi. maka saya pun diperjanjikan untuk dipungut anak semenjak lahir oleh seorang pengacara dan istrinya. Hari ini saya akan menyampaikan tiga cerita pengalaman hidup saya. Namun sepuluh tahun kemudian. sepuluh tahun kemudian segala sesuatunya menjadi gamblang. apakah Anda berminat? Mereka menjawab: “Tentu saja.” Ibu kandung saya lalu mengetahui bahwa ibu angkat saya tidak pernah lulus kuliah dan ayah angkat saya bahkan tidak tamat SMA. Saat itu sama sekali tidak terlihat manfaat kaligrafi bagi kehidupan saya. saya tidak melihat manfaatnya.yang hanya pegawai rendahan-habis untuk biaya kuliah. Mac adalah komputer pertama yang bertipografi cantik. Saya berjalan 7 mil melintasi kota setiap Minggu malam untuk mendapat makanan enak di biara Hare Krishna. setelah orang tua saya berjanji akan menyekolahkan saya sampai perguruan tinggi. mendapatkan telepon larut malam dari seseorang: “kami punya bayi laki-laki yang batal dipungut. Sikapnya baru melunak beberapa bulan kemudian. dan petunjuk ditulis tangan dengan sangat indahnya. Dia menolak menandatangani perjanjian adopsi. Sangat menakjubkan. Karena sudah DO. Cukup tiga. maka tidak ada PC yang seperti itu. ilmu itu sangat bermanfaat. tiba-tiba mereka berubah pikiran ingin bayi perempuan. Sekali lagi. saya langsung berhenti mengambil kelas wajib yang tidak saya minati dan mulai mengikuti perkuliahan yang saya sukai. membuat variasi spasi antar kombinasi kata dan kiat membuat tipografi yang hebat.Masa-masa itu tidak selalu menyenangkan. Saya tidak punya kamar kos sehingga nebeng tidur di lantai kamar teman-teman saya. pendiri Apple & Pixar Saya merasa bangga di tengah-tengah Anda sekarang. tidak perlu banyak. Cerita Pertama: Menghubungkan Titik-Titik Saya drop out (DO) dari Reed College setelah semester pertama. Saya belajar jenis-jenis huruf serif dan san serif. Saya memutuskan mengikuti kelas kaligrafi guna mempelajarinya. setiap poster. saya pun memutuskan berhenti kuliah. saya tidak berkesempatan mengambil kelas kaligrafi. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan dalam hidup saya dan bagaimana kuliah akan membantu saya menemukannya. yang akan segera lulus dari salah satu universitas terbaik di dunia. Anda hanya bisa . Semua itu merupakan kombinasi cita rasa keindahan. Andaikata saya tidak DO. 17 tahun kemudian saya betul-betul kuliah. Saya mengembalikan botol Coca-Cola agar dapat pengembalian 5 sen untuk membeli makanan. ketika kami mendisain komputer Macintosh yang pertama. Namun. Dia bertekad bahwa saya harus diadopsi oleh keluarga sarjana. Begitu DO. sehingga seluruh tabungan orang tua saya. Dan. dengan naifnya saya memilih universitas yang hampir sama mahalnya dengan Stanford. Sejujurnya. namun saya tetap berkutat di situ sampai 18 bulan kemudian. Namun. Ya. tidak mungkin merangkai cerita seperti itu sewaktu saya masih kuliah. ternyata kemudian sangat berharga. Maka. Maka orang tua saya sekarang. Saat itu rasanya menakutkan. label. Dan karena Windows menjiplak Mac. Saya menikmatinya. Setelah enam bulan. sejarah dan seni yang tidak dapat ditangkap melalui sains. Seandainya saya tidak DO dan mengambil kelas kaligrafi. begitu saya lahir. Di seluruh penjuru kampus. yakin bahwa itu yang terbaik. Mengapa saya DO? Kisahnya dimulai sebelum saya lahir. yang ada di daftar urut berikutnya.

namun sebagai pasien saya memerlukannya. Jadi. Pekerjaan Anda akan menghabiskan sebagian besar hidup Anda. Pixar bertumbuh menjadi perusahaan yang menciptakan film animasi komputer pertama. Kami bekerja keras dan dalam 10 tahun Apple berkembang dari hanya kami berdua menjadi perusahaan 2 milyar dolar dengan 4000 karyawan. atau istilah apa pun lainnya. saya mendirikan perusahaan bernama NeXT. Laurene dan saya memiliki keluarga yang luar biasa. lalu Pixar. namun saya tetap cinta. Saya beruntung karena tahu apa yang saya sukai sejak masih muda. takdir. dan jatuh cinta dengan wanita istimewa yang kemudian menjadi istri saya. Hal itu mengantarkan saya pada periode paling kreatif dalam hidup saya. Sungguh menyakitkan.saya masih menyukai pekerjaan saya. Jangan kehilangan kepercayaan. Saya yakin takdir di atas tidak terjadi bila saya tidak dipecat dari Apple.semua berjalan lancar. Sebagaimana halnya dengan hubungan hebat lainnya. saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. kemudian muncul perbedaan dalam visi kami mengenai masa depan dan kami sulit disatukan. semakin lama-semakin mesra Anda dengannya. Saya menjadi tokoh publik yang gagal. dan saya baru menginjak usia 30. Jadi. itulah yang terjadi. Dan Anda hanya bisa hebat bila mengerjakan apa yang Anda sukai. Melalui rangkaian peristiwa yang menakjubkan. segala sesuatunya lebih tidak jelas. Dalam satu tahun pertama. Saya yakin bahwa satu-satunya yang membuat saya terus berusaha adalah karena saya menyukai apa yang saya lakukan. Dalam lima tahun berikutnya. Dalam beberapa bulan kemudian. Saya telah ditolak. tiba-tiba sirna. Cerita Kedua Saya: Cinta dan Kehilangan. dan bahkan berpikir untuk lari dari Silicon Valley . Namun. . teruslah mencari sampai ketemu. Woz dan saya mengawali Apple di garasi orang tua saya ketika saya berumur 20 tahun. Jangan menyerah. Anda harus percaya dengan intuisi. jalan hidup. saya putuskan untuk mulai lagi dari awal. kami merekrut orang yang saya pikir sangat berkompeten untuk menjalankan perusahaan bersama saya. Apa yang terjadi di Apple sedikit pun tidak mengubah saya. sedikit demi sedikit semangat timbul kembali. karma Anda. dan kepuasan sejati hanya dapat diraih dengan mengerjakan sesuatu yang hebat. Bagaimana mungkin Anda dipecat oleh perusahaan yang Anda dirikan? Yah. Kadangkala kehidupan menimpakan batu ke kepala Anda. Kami baru meluncurkan produk terbaik kami-Macintosh. namun belakangan baru saya sadari bahwa dipecat dari Apple adalah kejadian terbaik yang menimpa saya. Apple membeli NeXT. teruslah mencari. Maka. Pendekatan ini efektif dan membuat banyak perbedaan dalam kehidupan saya. Beban berat sebagai orang sukses tergantikan oleh keleluasaan sebagai pemula.melakukannya dengan merenung ke belakang. Waktu itu saya tidak melihatnya. Hati Anda akan mengatakan bila Anda telah menemukannya. Saya merasa telah mengecewakan banyak wirausahawan generasi sebelumnya -saya gagal mengambil kesempatan. Bila Anda belum menemukannya. Komisaris ternyata berpihak padanya. Dan saya dipecat. Dan. Jangan berhenti. Toy Story. Anda harus percaya bahwa titik-titik Anda bagaimana pun akan terangkai di masa mendatang. Saya bertemu dengan David Packard dan Bob Noyce dan meminta maaf atas keterpurukan saya.satu tahun sebelumnya. Apa yang menjadi fokus sepanjang masa dewasa saya. dan teknologi yang kami kembangkan di NeXT menjadi jantung bagi kebangkitan kembali Apple. Obatnya memang pahit. Demikianlah. di usia 30 saya tertendang. Namun. dan sekarang merupakan studio animasi paling sukses di dunia. Anda harus menemukan apa yang Anda sukai. dan saya kembali lagi ke Apple. Beritanya ada di mana-mana. Itu berlaku baik untuk pekerjaan maupun pasangan hidup Anda. Seiring pertumbuhan Apple.

mereka memasukkan endoskopi ke tenggorokan. mereka membuat edisi terakhir. karena kematian adalah buah terbaik dari kehidupan. Waktu itu akhir 1960-an. Kematian membuat hidup berputar. Di bawahnya . Artinya. Semua hal lainnya hanya nomor dua. Saat itu pertengahan 1970-an dan saya masih seusia Anda. yang menjadi salah satu buku pintar generasi saya. Tidak ada yang bisa mengelak. dan semenjak saat itu. memang harus demikian. lalu ke perut dan lambung. apakah saya tetap melakukan apa yang akan saya lakukan hari ini?” Bila jawabannya selalu “tidak” dalam beberapa hari berturut-turut. Bahkan orang yang ingin masuk surga pun tidak ingin mati dulu untuk mencapainya. Itu adalah rekor terdekat saya dengan kematian dan berharap terus begitu hingga beberapa dekade lagi. Ketika saya masih muda. Saya dioperasi dan sehat sampai sekarang. Malam harinya. namun istri saya. Dan. sebelum era komputer dan desktop publishing. Para dokter mengatakan kepada saya bahwa hampir pasti jenisnya adalah yang tidak dapat diobati. kematian adalah hal yang berguna: Tidak ada orang yang ingin mati. yang merupakan sinyal dokter agar saya bersiap mati. Dokter menyarankan saya pulang ke rumah dan membereskan segala sesuatunya. namun memang begitu. yang ada di sana . jadi semuanya dibuat dengan mesin tik. Mungkin seperti Google dalam bentuk kertas. Dengannya maka yang tua menyingkir untuk digantikan yang muda. Di sampul belakang edisi terakhir itu ada satu foto jalan pedesaan di pagi hari. saya selalu melihat ke cermin setiap pagi dan bertanya kepada diri sendiri: “Bila ini adalah hari terakhir saya. Saya dibius. Jangan biarkan omongan orang menulikan Anda sehingga tidak mendengar kata hati Anda Dan yang terpenting. sekarang saya bisa katakan dengan yakin kepada Anda bahwa menurut konsep pikiran. selama 33 tahun terakhir. Sama sekali tidak ada alasan untuk tidak mengikuti kata hati Anda. Anda harus menyampaikan kepada anak Anda dalam beberapa menit segala hal yang Anda rencanakan dalam sepuluh tahun mendatang. namun bisa diatasi dengan operasi. Anda harus mengucapkan selamat tinggal. Karena hampir segala sesuatu-semua harapan eksternal. Artinya. Artinya. Mengingat kematian adalah cara terbaik yang saya tahu untuk menghindari jebakan berpikir bahwa Anda akan kehilangan sesuatu. Saya menjalani scan pukul 7:30 pagi dan hasilnya jelas menunjukkan saya memiliki tumor pankreas. Waktu Anda terbatas. miliki keberanian untuk mengikuti kata hati dan intuisi Anda.kematian pasti menghampiri kita. Hanya yang hakiki yang tetap ada. ada satu penerbitan hebat yang bernama “The Whole Earth Catalog“. Harapan hidup saya tidak lebih dari 3-6 bulan. maka suatu hari kamu akan benar. gunting.” Ungkapan itu membekas dalam diri saya. Setelah melalui pengalaman tersebut. Saya bahkan tidak tahu apa itu pankreas. 35 tahun sebelum kelahiran Google: isinya padat dengan tips-tips ideal dan ungkapan-ungkapan hebat. Buku itu diciptakan oleh seorang bernama Stewart Brand yang tinggal tidak jauh dari sini di Menlo Park . Anda tidak memiliki apa-apa. para dokter menangis mengetahui bahwa jenisnya adalah kanker pankreas yang sangat jarang. kebanggaan. Sepanjang hari itu saya menjalani hidup berdasarkan diagnosis tersebut. dan ketika mencapai titik ajalnya. memasukkan jarum ke pankreas saya dan mengambil beberapa sel tumor. Stewart dan timnya sempat menerbitkan beberapa edisi “The Whole Earth Catalog”. memastikan bahwa segalanya diatur agar mudah bagi keluarga Anda. Namun.Cerita Ketiga Saya: Kematian Ketika saya berumur 17. takut malu atau gagaltidak lagi bermanfaat saat menghadapi kematian. Mengingat bahwa saya akan segera mati adalah kiat penting yang saya temukan untuk membantu membuat keputusan besar. saya membaca ungkapan yang kurang lebih berbunyi: “Bila kamu menjalani hidup seolah-olah hari itu adalah hari terakhirmu. saya tahu saya harus berubah. Sekitar setahun yang lalu saya didiagnosis mengidap kanker. dan dia membuatnya sedemikian menarik dengan sentuhan puitisnya. mengatakan bahwa ketika melihat selnya di bawah mikroskop. maka Anda pun akan sampai pada apa yang Anda inginkan. dan kamera polaroid. jenis yang mungkin Anda lalui jika suka bertualang. Jangan terperangkap dengan dogma-yaitu hidup bersandar pada hasil pemikiran orang lain. Maaf bila terlalu dramatis menyampaikannya. jadi jangan sia-siakan dengan menjalani hidup orang lain.

Stay Hungry. Stay Foolish. Saya selalu mengharapkan diri saya begitu. Stay Foolish.ada kata-kata: “Stay Hungry. Dan sekarang. karena Anda akan lulus untuk memulai kehidupan baru. . Itulah pesan perpisahan yang dibubuhi tanda tangan mereka. Stay Hungry. saya harapkan Anda juga begitu. Stay Foolish.” (Jangan Pernah Puas. SelaluMerasa Bodoh).

Bis berhasil keluar terminal dan Bang Ucok mulai tancap gas. " Ngutang dulu. ia tak pernah sendirian. Tak ada masalah. Ya. kurasakan ada seseorang yang menerjangku. Sial.Takuttakut aku membuka mata. Tuhan penyelamatku ternyata premen terminal itu. takut-takut kegeraman itu menyeruak tak terkendali dan mengantarku untuk memukul kepalanya dengan botol minuman bersoda. Lelaki yang paling kubenci di seantero bumi hingga aku sempat bertanya : kenapa Tuhan mesti menciptakan manusia buruk rupa seperti dirinya. Tetapi disampingku ada sesosok tubuh Ya. siang itu tanganku sudah bersiap dengan sebilah kunci Inggris. "Kakimu ?" Tanyaku cemas. menenggak segelas kopi dan memesan sepiring nasi. Perutku sudah berbunyi minta diisi.ditambah seorang buah hati yang sakit. aneh memang tetapi terakadang para orang miskin itu seakan direkatkan oleh hubungan batin. Dan lelaki itu datang. Bis sudah penuh.sibuk berlalu lalang tak tentu arah. Kendati begitu. Ya. Ya. Kaki kirinya remuk redam. Mata mendelik merah. . aku bahkan pernah nyaris menghabisi nyawanya. jadi bromocorah tengik. Ya. aku meloncat naik ke bis dan mulai meminta ongkos kepada para penumpang. benar-benar tidak bisa menyembunyikan rasa muakku. membikin aku dan istriku wajib mengalah. seperti ingin mengucapkan sesuatu." Mbok Sumi menganguk. wah-aku memang mesti pandai-pandai berhemat. Dia itu preman dan seberani apapun preman. Kuambil sebatang rokok.Kisah Lelaki yang Paling Kubenci di Seantero Bumi Jakarta siang hari." Ia sudah berdiri di hadapanku. Mulutnya menebar aroma minuman keras. Senyum menyelingai diapit dua bilah pipi yang berliang-liang karena bekas jerawat di masa muda. badannya panas sekali. Tapi lacur.Namun sebelum itu terjadi. aku berlari-lari kecil dan dengan cekatan meloncat ke pintu bis. tetapi urung karena aku keburu mengibas-ngibaskan tanganku akibat aroma tengik minuman keras yang menyebar dari mulutnya.sebentar saja. Aku berbisik malu di telinga penjual gorengan itu. kendati begitu tanganku. mendorongku ke tepi jalan. "Jangan konyol. jadi lintah penghisap darah orang-orang miskin sepertiku. lelaki yang paling kubenci di seantero bumi. tukang jambret pasar. Aku tegak di samping pintu bis dengan nafas memburu dan berharap ia langsung memaki-maki saat kukatakan tidak ada setoran ini hari. handel pintu bis terasa licin dan basah. Pendapatan kernet metromini sungguh pas-pasan. entah karena muak menahan kantuk atau lepas menenggak minuman keras. lumayan untuk sekedar menganjal perut yang lapar. Dengan tubuhnya yang tinggi tegap itu dan beraroma bacin keringat. bisik gemetarnya menjilat telingaku. dengan kuku-kuku panjang yang kotor. Aku kesusu mengucap asma Tuhan. Tapi entah mengapa ketangkasanku mendadak lenyap. wajib nikmat karena khusus hari ini apa yang kuperoleh sejatinya adalah kemewahan. rambutnya gondrong lusuh meriap-riap ditiup angina kerontang. Aku menutup hidung. Kernet bayangan terminal memberi isyarat.semalam si kecil sakit. Bang Ucok lalu memencet klakson. wajar aku sudah ratusan kali melakukan hal ini. aku tidak takut kepadanya. Lalu ada suara jeritan panjang.Kucomot sebuah pisang goreng. Cengkramanku terlepas dan aku pun sontak jatuh ke aspal. mungkin terlindas mobil ketika meloncat menyelamatkanku. Aku turun dan mulai mengatur arus lalu lintas keluar terminal. dan sebuah lagi. paham akan kondisiku. masih bernafas dan tidak kurang satu apapun. menganti jatah makan malam dan sarapan pagi kami dengan sebotol kecil sirup penurun panas dan seplastik bubur balita. Bang Ucok sudah duduk di belakang kemudi. sopir bisku kesusu melarang. Ia menatapku dengan mata merahnya.detik itu aku siuman kalau riwayatku tamat di sini. Menyodorkan tangan hitamnya. lalu menenggak sisa kopi digelas hingga tinggal ampasnya. Ia garuk-garuk kepala lantas berbalik masuk ke rumah makan Padang. Di sana kulihat ia melempaskan sebungkus rokoknya. isyarat kalau bis mau bergerak. Bang Ucok. menghisapnya dengan perasaan dinikmat-nikmatkan. sesuai dengan wasiat Bang Ucok tetap saja merogoh saku dan meletakkan dua lembar ribuan di genggamannya. Sebuah avanza merah marun melesat cepat tepat dihadapanku. adalah modal utamanya untuk jadi preman terminal. tak bisa berucap apa-apa lagi. dan bersyukur kalau aku masih ada di dunia. Mbok. Hangat kerontang sesak oleh wajah-wajah diburu waktu. Aku menutup mata.

. Menangis untuk lelaki yang paling kubenci di seantero bumi. " katanya " Lalu apakah aku perlu menyesal karena kehilangan sebilah kaki untuk menyelamatkanmu ? Jangan bercanda kawan." Dan aku menangis.Lelaki itu mengerling kakinya sekilas lalu tersenyum "Selama ini kau sudah begitu baik padaku.

Dan uang yang saya berikan kepada ibu hasil usaha kerja keras saya.. bukan karena ia lapar tapi karena prinsip yang dimiliki oleh anak kecil itu "kerja adalah sebuah kehormatan". Sekecil apapun profesi itu. Anak kecil penjaja kue tersenyum lugu menjawab.Saat pemuda itu makan datanglah seorang anak kecil laki-laki menjajakan kue kepada pemuda tersebut. Anak kecil tersebut tidaklah berputus asa dengan tawaran pertama. pemuda tersebut menjawab "Tidak dik saya sudah kenyang". Kemudian pemuda tadi memborong semua kue yang dijajakan lelaki kecil. "Dik ini uang saya kasih. P.500. kenapa tidak kamu ambil?". anggap saja ini sedekahan dari saya buat adik". "Kenapa kamu berikan uang tersebut. kemudian ia keluarkan uang Rp 1. ingin menjualkan kue buatan ibu. Ia tawarkan lagi kue setelah pemuda itu selesai makan. dan saya akan bangga pulang ke rumah bertemu ibu kalau kue buatan ibu terjual habis.S: Semoga cerita di atas bisa menyadarkan kita tentang arti pentingnya kerja. pasti akan berarti besar . bukan karena ia kasihan. Suatu pantangan bagi ibunya."Pak mau beli kue saya?". Bukan sekadar untuk uang semata. Ibu saya tidak suka saya jadi pengemis". Jangan sampai mata kita menjadi "hijau" karena uang sampai akhirnya melupakan apa arti pentingnya kebanggaan profesi yg kita miliki. bukan jadi pengemis. Pemuda tadi jadi terkagum dengan kata-kata yang diucapkan anak kecil penjaja kue yang masih sangat kecil buat ukuran seorang anak yang sudah punya etos kerja bahwa "kerja itu adalah sebuah kehormatan". kalau dia tidak sukses bekerja menjajakan kue.Mungkin anak kecil ini berpikir "Saya coba lagi tawarkan kue ini kepada bapak itu. "Saya sudah berjanji sama ibu di rumah. Pak?" Dengan ramah pemuda yang sedang makan menjawab "Tidak. ia ingin setiap ia pulang ke rumah melihat ibu tersenyum menyambut kedatangannya dan senyuman bunda yang tulus ia balas dengan kerja yang terbaik dan menghasilkan uang. ia berpikir kehormatan kerja di hadapan ibunya mempunyai nilai yang kurang. "Pak mau beli kue. Lalu uang yang diberikan pemuda itu ia ambil dan diberikan kepada pengemis yang sedang meminta-minta. Pemuda tadi jadi bingung. Setelah pemuda itu membayar ke kasir dan beranjak pergi dari warung kaki lima. saya sedang makan". bila anaknya menjadi pengemis. Ini adalah sebuah usaha yang gigih membantu ibunda untuk menyambung kehidupan yang serba pas-pasan ini. kalau kita kerjakan dengan sungguh-sungguh. anak kecil penjaja kue tidak menyerah dengan usahanya yang sudah hampir seharian menjajakan kue buatan bunda. pemuda yang ditawarkan jadi risih juga untuk menolak yang ketiga kalinya. lho ini anak dikasih uang kok malah dikasihkan kepada orang lain.dari dompet dan ia berikan sebagai sedekah saja. siapa tahu kue ini dijadikan oleh-oleh buat orang dirumah".Anak kecil penjual kue Seorang pemuda yang sedang lapar pergi menuju restoran jalanan dan iapun menyantap makanan yang telah dipesan. kuenya nggak usah saya ambil. Saat pemuda tadi beranjak pergi dari warung tersebut anak kecil penjaja kue menawarkan ketiga kali kue dagangan. ia akan mendapatkan uang kalau ia sudah bekerja dengan baik.

gelas. Seperti ibu itu. Kamu telah mengangkat ibu menjadi orang yang lebih terhormat" Diding mengaku selalu menitikkan air mata jika mendapati orang yang dibantunya sukses. dua hari lalu saat Diding kembali mengunjungi penjual gadogado. Dengan air mata yang tak bisa lagi tertahan." katanya. meja dan lain-lain. Seorang ibu setengah baya sambil menggendong anaknya menghampiri kami seraya menengadahkan tangan. Awalnya saya merasa bahwa dia pelit karena saya tidak pernah melihatnya memberikan receh kepada pengemis. Bahkan mungkin gajiku itu besarnya hanya setengah dari gajinya. Kemudian Diding mengeluarkan dua lembar uang dari sakunya. satu lembar seribu rupiah. seperti cobek. Jumlahnya pun tidak besar. "Terima kasih.. hanya seribu rupiah atau bahkan lima ratus rupiah. itu sudah resiko. "Maksudnya. paling lama satu jam mungkin sudah habis. ku beri. Tapi setidaknya. dan kami mendapati lingkungan rumahnya yang lumayan ramai. tidak harus dikembalikan. gajinya lebih besar dari gajiku. kemudian lewat satu pengemis lagi. Tapi kalau ibu pilih yang seratus ribu. Semoga bisa ya. saya tidak memberikannya secara cuma-cuma. Dan. *** Diding sering menyempatkan diri untuk mengunjungi penjual gado-gado itu. siapa pun orangnya pasti akan memilih yang lebih besar.. kalau saya berikan seribu rupiah ini untuk ibu. Setelah mencapai kesepakatan. bagaimana?" terang Diding. Hujan sudah reda. "Kalau ibu pilih yang seribu rupiah. Tidak setiap hari saya melakukan itu. Nak. Maksud saya begini. satu lembar lagi seratus ribu rupiah. ibu penjual gado-gado itu mengembalikan uang pinjaman itu ke Diding. setelah ibu penjual gado-gado itu mengembalikan uang pinjamannya berarti akan ada satu orang lagi yang bisa ia bantu. yang seratus ribu itu hanya pinjaman?" "Betul bu.Berhenti Menjadi Pengemis Selama ini. Belum tiga bulan dari waktu yang disepakati untuk mengembalikan uang pinjaman itu. Ding. Sahabat saya. Padahal kalau kutaksir. Selanjutnya Diding menjelaskan bahwa ia lebih baik memberikan pinjaman uang untuk modal bagi seseorang agar terlepas dari kebiasaannya meminta-minta. Dan akan ada satu lagi yang berhenti meminta-minta. Diding. yang ternyata memiliki kemampuan membuat gado-gado. pikirku. Cocok untuk berdagang gado-gado. Satu lewat. kuberi. Tapi saya akan meminjamkan uang seratus ribu ini untuk ibu agar esok hari dan seterusnya ibu tak perlu meminta-minta lagi. punya cara lain. Hingga persediaan receh di kantong habis baru lah aku berhenti dan menggantinya dengan kata "maaf" kepada pengemis yang ke sekian. karena memang pertemuan dengan pengemis juga tidak setiap hari. Termasuk ibu tadi yang serta merta menunjuk uang seratus ribu. Terlihat ia masih nampak bingung dengan maksud sahabat saya itu. Selain untuk mengisi perutnya –dengan tetap membayar. Menurutnya. Di rumahnya ia masih memiliki beberapa perangkat untuk berjualan gado-gado. Agak lama waktu yang dibutuhkan ibu itu untuk menjawabnya. akhirnya kami bersama-sama ke rumah ibu tadi yang tidak terlalu jauh dari tempat kami berteduh. anggapan saya itu ternyata salah. saya selalu menyediakan beberapa uang receh untuk berjaga-jaga kalau melewati pengemis atau ada pengemis yang menghampiri. tergantung persediaan. itu hanya pinjaman. "Ibu kalau saya kasih pilihan mau pilih yang mana. Tapi setelah apa yang saya lihat sewaktu kami sama-sama berteduh kehujanan di Pasar Minggu. . Ibu harus mengembalikannya dalam waktu yang kita tentukan. Meski tak jarang ia harus kehilangan uang itu karena orang yang dibantunya gagal atau tak bertanggung jawab. Tangan saya yang sudah berancang-ancang mengeluarkan receh ditahannya.ia juga berkesempatan untuk memberikan masukan bagi kelancaran usaha ibu penjual gado-gado itu. yang seribu rupiah atau yang seratus ribu?" tanya Diding Sudah barang tentu. inginnya saya menirumu. piring. Sementara si ibu tadi ternganga entah apa yang ada di pikirannya sambil memperhatikan dua lembar uang itu.

Temannya berkata: "Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras. memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah. cukup punya inisiatif sedikit saja." Dan ada yang menjawab: "Cari di rumput yang paling tinggi."Beberapa hari kemudian katak 'sawah' menjenguk katak 'pinggir jalan' dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat. Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah." Katak di pinggir jalan menjawab: "Aku sudah terbiasa." Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: "Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana. jangan meloncat-loncat. cukup hindari kemalasan saja. Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir. dan hal itu terlihat oleh peng-interview. Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur. Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: "Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan. hanya perlu tidak marah-marah. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya. cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja. malas untuk pindah. Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Selain memperbaiki sepeda tsb." Ternyata membina seorang anak sangat mudah.Ternyata hidup itu Sederhana Ada seseorang saat melamar kerja. Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri. bagaimana cara mencarinya?" Ada yang menjawab: "Cari mulai dari bagian tengah. si adik kecil ditarik/ diambil kerja di tempatnya. Ada yang bertanya: "Mengapa engkau begitu santai?" Dia menjawab sambil tertawa: "Karena barang bawaan saya sedikit." Ibu menjawab: "Mengapa?" Anak menjawab: "Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah. cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan. Seorang anak berkata kepada ibunya: "Ibu hari ini sangat cantik. Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah. ." Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah. tapi aku sedang membina anakku. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. cukup membiarkan dia rajin bekerja. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. sangat menderita." Petani menjawab: "Aku bukan sedang memupuk tanamanku. hanya satu orang yang berjalan dengan gembira." Ada pula yang menjawab: "Cari di rerumputan yang cekung ke dalam. si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah. Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: "Tempatmu terlalu berbahaya. dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut." *Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang. cukup memelihara kebiasaan yang baik. tinggallah denganku." Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan. semua berjalan dengan berat.

Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu.Sebelum kamu mengeluh. Ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa. Sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya. Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat. Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir.. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk. Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu. Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda.. Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan. Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain. Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya. Sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu. Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan. Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul. Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup! .. Sebelum kamu mengeluh tidak punya apa-apa. Pikirkan tentang pengangguran.

mungkin kita bisa mengkategorikan diri kita sendiri sedang mengalami yang namanya Kurang Termotivasi dalam pekerjaan atau hidup kita. maka itu tandanya kita perlu mulai mencari bantuan untuk menemukan cara mengangkat motivasi diri kita sendiri. Bukan? Yah. atasan. atau orang-orang di sekeliling saya . maupun mencari bantuan orang yang kita percaya dan nyaman untuk membantu kita menemukan kembali motivasi dalam diri.Setiap hari.. Tetapi. Perlu kita ketahui. ini bukan akhir dari dunia kan? Setiap orang mengalami naik turun dalam semangat atau motivasi.Mulai bermasalahnya hubungan dengan orang-orang disekitar kita (akibat sikap dan perilaku yang kita tunjukkan) .) . sebagai proses alami untuk menarik busur kemajuan kita? Bila kita termasuk orang yang sanggup melihat itu sebagai sebuah proses yang harus kita lalui dalam mencapai kemajuan atau apapun yang kita inginkan. Coba bayangkan sebuah busur panah. Benarkah termasuk orang yang tidak memiliki motivasi? Waduh. yang penting adalah. tidak akan mampu menyenangkan teman. ketika mulai terlihat tanda tanda yang tidak sehat. .Rasanya hidup saya memang sudah ditakdirkan begini-begini saja .Berat untuk menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan pada saya oleh atasan . kegagalan. Mungkin beberapa poin di bawah ini bisa menjadi sekilas petunjuk kalau kita termasuk yang tidak/kurang memiliki motivasi: .. apakah kita sanggup melontarkan anak panah sejauh jauhnya tanpa menarik mundur tali busur itu terlebih dahulu? Tidak bukan. bahwa penurunan motivasi dapat kita manfaatkan. mulai mengganggu emosi kita secara terus menerus (rasanya seperti terjun bebas.. maupun yang dipicu dari luar diri kita (kejadian.Apapun yang saya kerjakan. dari dalam.Hilangnya berbagai harapan di depan (yang sebelumnya kita miliki) . kalau turunnya motivasi kita itu sudah mulai membuat kita tidak lagi mampu melihat harapan di depan.Hidup ini rasanya tidak adil. maka. tetapi ini semua tergantung pada pilihan kita.Saya capek berusaha. baik dengan memotivasi diri kita sendiri.. terinspirasi. baik yang muncul dari dalam diri sendiri. seperti: . serta masih banyak lagi hal negatif yang kita ciptakan secara terus menerus. bagaimana cara kita mengatasi diri kita sendiri ketika kita sedang mengalami penurunan dalam motivasi. sanggupkah kita melihat apapun yang kita alami..Sepertinya sifat-sifat jelek saya tidak akan pernah bisa berubah .dll Bila rasanya kita mengalami satu atau beberapa hal diatas. sensitif... tidak pernah bisa saya dapatkan .tanpa pegangan. sepertinya saya selalu mencapai jalan buntu . seberapapun keras saya mencoba. kira-kira deh..). Sebetulnya apa sih yang namanya motivasi? Benarkah saya termasuk orang yang tidak memiliki motivasi? Motivasi? Banyak sekali definisi dari motivasi.Bermunculannya berbagai kalimat negatif yang ditujukan pada diri kita sendiri Maka sepertinya itulah saat kita membutuhkan motivasi. nasehat. seminar.Apa sebenarnya motivasi itu ??? Banyak temen-temen saya yang bilang kalo saya menjalani kehidupan dan kerjaan di kantor seperti orang yang gak punya motivasi. pelatihan. Jadi.Pekerjaan adalah sebuah halangan dan hambatan bagi saya untuk bebas . pasti akan gagal juga .Terganggunya emosi secara terus menerus (setiap hari. mungkin secara umum. dll). termasuk yang manakah kita? Bagaimana kita tau kalo kita butuh motivasi? Bagaimana cara memotivasi diri? Seperti yang telah saya katakan sebelumnya. dan mampu optimis dalam memandang ke depan. bahkan setiap saat. termasuk menurunnya motivasi. kesulitan. motivasi adalah kondisi yang menyebabkan kita bersemangat..Apapun target yang saya kejar. turunnya motivasi kita masih berada dalam taraf yang wajar dan sehat. sepertinya yang bisa menjawab adalah diri kita sendiri. saya merasa terpaksa untuk berangkat ke kantor . Harap tenang.

Sadarilah apa yang mampu membuat kita merasa sendirian. sudah tahu? Sekarang kendali sepenuhnya ditangan kita...Mulai untuk merubahnya. termasuk sifat dan perilaku kita yang mampu mengarahkan kita menuju pada perasaan kurang/tidak termotivasi tersebut.). kita baru saja mengenali dan mengakui diri kita seutuhnya... tetapi diri kita sendiri tahu kan? Ketahuilah. itu semua pilihan kita. bahwa orang lain mungkin tidak sanggup mengetahui semua apa yang telah kita lakukan. .. Kenapa? Karena musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri. dari hal yang paling kecil (tidak usah lagi bertanya. Kita memang tidak bisa menolak atau memilih hal-hal yang sedang atau sudah terjadi pada diri kita. kalau kita masih terkendala dengan “belum ada waktu”.. sekarang... tinggal mau atau tidak kita lakukan.. bener atau salah! Hindari menghabiskan waktu untuk CUMA menimbang benar atau tidak yang kita lakukan. Lalu. jadi kita tau kan.. ....) lebih mudah daripada memberikan nasehat dan berbagai kata-kata bijak pada diri sendiri. mana yang harus dirubah. percayalah. .. itu aja. dan dari mana mulainya. bagaimana cara kita bisa memotivasi diri sendiri? Ada langkah mudah untuk mampu memotivasi diri kita sendiri: . “belum tau mau mulai dari mana”. itulah diri kita. jatuh. nggak. itulah yang menjadikan kita seutuhnya. dengan menerima itu semua. saya akan lakukan”. dan rasakan. Just do it! Nanti juga ketauan). Ketahuilah. untuk berubah. saya juga merasakan hal yang sama.. dan yang terpenting. pikirkan. So... kembali. tapi kita bisa memilih apa reaksi yang akan kita lakukan..Terima semua penyebab tersebut apa adanya. mulai dari SEKARANG (nggak ada lagi “saya mulai besok pagi” atau “pas ada waktu. bahwa memberikan nasehat pada orang lain (seperti yang saya lakukan sekarang. tidak bersemangat.Ini saatnya.Caranya memotivasi diri kita sendiri? Pertanyaan sederhana yang menarik... “belum punya kesempatan”..

Dari balik kaca mobil si ibu menatap dengan kasihan. hari ini belum satupun koranku yang laku. Sambil termenung dia menatap nanar rintik . dalam hatinya dia merenung anak sekecil ini harus berhujan-hujan untuk menjual koran. Dengan geram si ibu menerima kembali pemberiannya. dan beranjak kembali masuk ke mobil. "Ya Tuhan. luar biasa anak kecil didepannya. "Mohon maaf pak.tiba didepannya sebuah mobil berhenti. hanya saja dia begitu erat melindungi koran dagangannya dengan lembaran plastik. raut mukanya tampak kesal. Harusnya dia bisa saja mengambilnya dari tong sampah tanpa harus meminta ijin. ini buat kamu makan. Dari dalam mobil dia menggerutu "Udah miskin sombong!". "Terima kasih bu." Dengan penuh kebencian dicampakkannya satu plastik gorengan ke dalam tong sampah. Tiba ." gumamnya lemah. kalau koran tadi pagi aku juga sudah baca. "Nggak usah.butir air yang masih menempel. Umar. Kakinya menginjak pedal gas karena lampu menunjukkan warna hijau.sungut turun dari mobil menuju tempat sampah.Harusnya aku yang layak dikasihani Dari tadi pagi hujan mengguyur kota tanpa henti. minyak kaya gini bisa bikin batuk. Umar dengan langkah cepat menghampiri laki . Hari beranjak sore namun hujan belum juga reda. "Korannya bu ?" tawar Umar berusaha mengalahkan suara air hujan. lalu diulurkan kembali uang dua puluh ribu yang dia terima.seorang anak kecil berlari-lari menghampiri mobil yang berhenti di lampu merah. udara yang biasanya sangat panas. mohon maaf saya tidak bisa menerimanya?.laki yang ada di mobil. Muncul perasaan belas kasihan dari dalam hatinya. Tangan kecilnya sesekali mengusap muka untuk menghilangkan butir . Pria itu tertegun. dengan cepat dinaikkannya kaca mobil. Umar berlari lagi ketepi. kalau ibu mau beli koran silakan. ." jawab si ibu. Umar berkata dengan muka penuh ketulusan. Umar masih saja duduk berteduh di emperan ruko. sesekali tampak tangannya memegangi perut yang sudah mulai lapar. hari ini hari libur membuat orang kota malas untuk keluar rumah. bolehkah saya mengambil makanan yang baru saja bapak buang untuk saya makan." pinta Umar dengan penuh harap. hari ini terasa sangat dingin. Di jalanan hanya sesekali mobil yang lewat.rintik hujan didepannya. Si Umar kecil itu tampak terpaku. "Mau koran yang mana bu?" tanya Umar dengan riang. tetapi kalau ibu memberikan secara cuma-cuma. saya menjual koran. dia mencoba merapatkan tubuhnya dengan dinding ruko tempatnya berteduh. "Tukang gorengan sialan. seorang bapak dengan bersungut . meninggalkan Umar yang termenung penuh tanda tanya. Di perempatan jalan. dia membiarkan tubuhnya terguyur air hujan. Dikeluarkannya satu lembar dua puluh ribuan dari lipatan dompet dan membuka sedikit kaca mobil untuk mengulurkan lembaran uang.

Dari dalam mobil sang bapak memandangi terus Umar yang sedang makan. Umar menatap wajah laki-laki didepannya dengan tatapan yang sangat teduh. basah oleh air hujan dan hanya akan jadi makanan tikus. maka saya sangat khawatir apakah saya masih bisa merasakan kebahagiaannya. Umar berlari riang menuju tong sampah. dia mengamati anak kecil didepannya yang sedang sibuk merapikan koran dan kemudian berpamitan pergi. kenapa kamu harus meminta ijinku untuk mengambil makanan yang sudah aku buang. aku ingin membelikanmu makanan lain yang lebih layak." ujar sang bapak dengan nada agak tinggi karena merasa anak didepannya berfikir keliru. "Maaf pak. anak ini sangat luar biasa. bukan menikmati sesuatu yang nikmat dan hebat hari ini tetapi menimbulkan keinginan dan kedahagaan untuk mendapatkannya kembali dikemudian hari. tetapi mengapa kamu menolaknya?" Si anak kecil tersenyum dengan manis. "Ternyata bukan dia yang harus dikasihani. Saya lapar dan bapak mengijinkan saya memakannya dan saya merasa berbahagia. meskipun buat bapak mungkin sudah tidak berharga. maka sekantong gorengan itu menjadi mubazir. saya akan merasakan enaknya makanan halal ini kalau saya bisa meminta ijin kepada pemiliknya. sesekali dia tersenyum melihat laki-laki yang dari tadi masih memandanginya. dengan wajah sangat bahagia dia mulai makan gorengan. Harusnya aku yang layak dikasihani. Kalau saya mencampakkan gorengan ini dan menerima tawaran makanan yang lain yang menurut Bapak lebih layak. Pria itu sejenak terdiam. kalau kamu mau." jawab si anak sambil membersihkan bibirnya dari sisa minyak goreng." Pria tersebut masih saja terpana. "Karena saya melihat bapak yang membuangnya. boleh khan pak?" tanya Umar sekali lagi. aku kasihan melihatmu." Dengan lembut pria itu bertanya dan menatap wajah anak kecil didepannya dengan penuh perasaan kasihan." . bapak bisa membelikan kamu makanan yang baru." "Terima kasih pak."Nak. aku lihat kamu basah dan kedinginan. Buat saya makan sekantong gorengan hari ini sudah lebih dari cukup. Dengan suara lirih dan tulus Umar melanjutkan kembali. "Bbbbbooolehh?" jawab pria tersebut dengan tertegun."Kalau hari ini saya makan di restoran dan menikmati kelezatannya dan keesokan harinya saya menginginkannya kembali sementara bapak tidak lagi mentraktir saya." Umar berhenti berbicara sebentar. Dengan perasaan berkecamuk didekatinya Umar. "Nak. satu kantong gorengan itu rasanya sudah cukup bagi saya. "Pak !. bolehkah bapak bertanya. karena aku jarang bisa berdamai dengan hari ini. dalam batinnya berkata. "Satu lagi nak. tapi bagi saya makanan ini sangat berharga. bukan maksud saya menolak rejeki dari Bapak. lalu diciumnya tangan laki-laki didepannya untuk berpamitan. bukankah bahagia adalah bersyukur dan merasa cukup atas anugerah hari ini. dan saya pantas untuk meminta ijin memakannya. saya sudah sangat bersyukur atas berkah sekantong gorengan hari ini." "Tapi bukankah kamu mensia-siakan peluang untuk mendapatkan yang lebih baik dan lebih nikmat dengan makan di restoran dimana aku yang akan mentraktir.

. sembari bergurau di depan ratusan hadirin mencoba menganalisa mengapa saya keluar dari Metro TV. ketika saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Metro TV. Bahkan jauh lebih banyak dibandingkan di tempat lama. dia selalu menjaga stamina dan kesadarannya agar jika keju di situ habis.Lentera Jiwa (Kenapa Andy “Kick Andy” keluar dari Metro TV) Senin.Bagi Anda yang belum baca. Tapi. Mereka yang tidak mau berubah. Selain syair dan pesan yang ingin disampaikan Nugie dalam lagunya itu sesuai dengan kata hati saya. Dalam satu seminar. Saya tidak mengambil peluang beasiswa ke IKIP Padang. Keluar dari labirin yang selama ini membuat saya sangat nyaman karena setiap hari 'keju' itu sudah tersedia di depan mata. penulis buku Change yang saya kagumi. dan merasa sudah nyaman di suatu posisi. buku ini bercerita tentang dua kurcaci. tiba-tiba saya mengundurkan diri. jujur saja. sudah sejak lama saya ingin membagi kerisauan saya kepada banyak orang. ketika saya tamat STM. ya itu tadi. Sebaliknya. Memilih arah sesuai panggilan hati. Dia sudah merasa nyaman. 25 Agustus 2008 23:55 WIB Banyak yang bertanya mengapa saya mengundurkan diri sebagai pemimpin redaksi Metro TV. Karena itu tidak perlu mencari keju di tempat lain. Saya ingin berdiri sendiri. Singkat cerita. kurcaci itu menunggu dan menunggu sampai kemudian mati kelaparan. Maka ketika mendengar sebuah lagu berjudul 'Lentera Jiwa' yang dinyanyikan Nugie. Maka dia memutuskan menunggu terus di tempat itu sampai suatu hari keju yang hilang akan kembali. Kedua. Saya lebih memilih untuk melanjutkan ke Sekolah Tinggi Publisistik di Jakarta walau harus menanggung sendiri beban uang kuliah. ''Andy ibarat ikan di dalam kolam. Kurcaci pertama mengajak sahabatnya untuk meninggalkan tempat itu guna mencari keju di tempat lain. Mereka hidup dalam sebuah labirin yang sarat dengan keju. Sedangkan kurcaci yang selalu siap tadi sudah menemukan labirin lain yang penuh keju. sejak lama saya memang sudah ingin mengundurkan diri dari Metro TV. Rhenald Khasali. dia dalam kondisi siap mencari keju di tempat lain. dengan 'power' yang luar biasa sebagai pimpinan sebuah stasiun televisi berita. Apa yang terjadi. hati saya melonjak-lonjak. begitu yakin sampai kiamat pun persediaan keju tidak akan pernah habis. Ada gairah yang luar biasa yang mendorong saya untuk keluar dari Metro TV. biasanya akan mati digilas waktu. Dalam perjalanan hidup dan karir.'' Saya tidak tahu apakah pandangan Rhenald benar. bukan karena sedang marah atau bukan dalam situasi yang tidak menyenangkan. Pertama. Pesan moral buku sederhana itu jelas: jangan sekali-kali kita merasa nyaman di suatu tempat sehingga lupa mengembangkan diri guna menghadapi perubahan dan tantangan yang lebih besar. Setelah membaca buku itu. suatu hari keju habis.Ikannya terus membesar sehingga kolamnya menjadi kekecilan. dua kali saya mengambil keputusan sulit. kurcaci yang kedua. Memang sulit bagi saya untuk meyakinkan setiap orang yang bertanya bahwa saya keluar bukan karena 'pecah kongsi' dengan Surya Paloh. Kurcaci yang satu selalu berpikiran suatu hari kelak keju di tempat mereka tinggal akan habis. Saya juga ingin mengikuti 'lentera jiwa' saya. Karena itu. Sang sahabat menolak. Ikan tersebut terpaksa harus mencari kolam yang lebih besar. Persisnya ketika saya membaca sebuah buku kecil berjudul Who Move My Cheese. entah mengapa ada dorongan luar biasa yang menghentak-hentak di dalam dada. Dia yakin keju itu hanya 'dipindahkan' oleh seseorang dan nanti suatu hari pasti akan dikembalikan. Mungkin terasa aneh pada posisi yang tinggi.

begitu gembira dalam menikmati hidup. salah satu personal Koes Plus. Yon mampu melantunkan sepuluh lagu tanpa henti. Hidup saya. Bidang yang menghantarkannya mendapat beasiswa dari British Council. mengaku tidak bahagia dengan pekerjaannya. Karena itu. Tetapi yang paling banyak mengaku jurusan yang mereka tekuni sekarang -. orangtuanya menghendaki Bara mengikuti jejak sang ayah sebagai dpilomat. Dinamis. Cinta saya. Tak heran jika malam itu. Gembira terus. bekerja itu seperti rekreasi. Ketika diminta untuk menjadi pembicara di kampus-kampus. Padahal. Kini Adit bahkan membuka sekolah animasi. Bahkan seorang kenalan saya. Juga ada Wahyu Aditya yang sangat bahagia dengan pilihan hatinya untuk menggeluti bidang animasi.'' ujar Yon Koeswoyo. saya juga menemukan banyak mahasiswa yang tidak happy dengan jurusan yang mereka tekuni sekarang. saat pementasan Earthfest2008. Takut untuk memulai dari bawah. Dia memilih menjadi koki Pekerjaan yang sangat dia sukai dan menghantarkannya sebagai salah satu pemandu acara masakmemasak di televisi dan kini memiliki restoran sendiri. Dalam usianya menjelang 68 tahun. Padahal. Ada yang mengaku waktu itu belum tahu ingin menjadi apa.'' katanya. ''Saya sangat bahagia dengan apa yang saya kerjakan saat ini. Bidang yang membuat mereka begitu bersemangat. Pertanyaan yang paling hakiki adalah apa yang kita cari dalam kehidupan yang singkat ini? Semua orang ingin bahagia.dan membuat mereka tidak bahagia -. ada yang jujur bilang ikut-ikutan pacar (yang belakangan ternyata putus juga) atau ada yang karena solider pada teman. Tetapi banyak yang tidak tahu bagaimana cara mencapainya. ''Semua karena saya mencintai pekerjaan saya. banyak saya jumpai orang-orang yang merasa tidak bahagia dengan pekerjaan mereka. Musik adalah dunia saya. . Ada Bara Patirajawane. Maka dia menjalani sisa hidupnya dalam dilema itu. Nggak ada capeknya. beruntunglah mereka yang saat ini bekerja di bidang yang dicintainya. Sebab mereka sudah menemukan lentera jiwa mereka. saat bertemu saya di kantor majalah Rolling Stone.Dalam perjalanan hidup saya.kita dapat melihat orang-orang yang berani mengambil keputusan besar dalam hidup mereka. ayah dan ibunya lebih menghendaki anak tercinta merekamengikuti jejak sang ayah sebagai dokter. yang sudah menduduki posisi puncak di suatu perusahaan asuransi asing. Dalam episode Lentera Jiwa (tayang Jumat 29 dan Minggu 31 Agustus 2008). Simak juga bagaimana Gde Prama memutuskan meninggalkan posisi puncak sebuah perusahaan jamu dan jabatan komisaris di beberapa perusahaan. Sungguh luar biasa. Uang dan jabatan ternyata tidak membuatnya bahagia. Yon tampak penuh enerji. ''Bagi saya.'' ujarnya. Dia merasa tidak siap jika kehidupan ekonominya yang sudah mapan berantakan. Dia tidak bahagia. Tetapi dia takut untuk melompat.adalah karena mengikuti keinginan orangtua. Berbahagialah mereka yang menikmati pekerjaannya. Konsultan manajemen dan penulis buku ini memilih tinggal di Bali dan bekerja untuk dirinya sendiri sebagai public speaker. yang pada satu titik mengambil keputusan drastic untuk berbelok arah dan menekuni dunia masak memasak. Dia merasa 'lentera jiwanya' ada di ajang pertunjukkan musik. anak diplomat dan lulusan Hubungan Internasional. Berbahagialah mereka yang sudah mencapai taraf bekerja adalah berekreasi.

Ahha. Sebelum piala itu diserahkan. Ahmad maju ke depan dengan bangga. namun ia termasuk dalam 4 anak yang masuk final. Ada seorang anak bernama Ahmad. beberapa anak mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. maju. Matanya terpejam. Setelah beberapa saat. Dengan satu hentakan kuat. kamu pasti tadi berdoa kepada Allah swt agar kamu menang.maju". bersemangat.cepat. Ia berucap. "Sepertinya.. Di setiap jalur lintasan. Final kejuaraan mobil balap mainan. Hanya tersisa 4 orang sekarang dan mereka memamerkan setiap mobil mainan yang dimiliki. ia berkata. Tanda telah dimulai. menjagokan mobilnya masing-masing. semuanya senang. dengan tangan tang bertangkup memanjatkan doa. tak adil untuk meminta pada Allah swt untuk menolongmu mengalahkan saudaramu yang lain.ayo. Dan. "Ayo. memang begitulah peraturannya. "Hai jagoan. dan berkomat-kamit lagi dalam hati. Ya. dengan 4 "pembalap" kecilnya. Ahmad lah pemenangnya. begitu juga Ahmad. Setiap orang bersorak-sorai. "Aku. aku siap!". begitu teriak mereka. Semuanya buatan sendiri. bukan itu yang aku panjatkan" kata Ahmad. mobil Ahmad lah yang paling tak sempurna. Pak. sebab. Lintasan itu berbentuk lingkaran dengan 4 jalur terpisah diantaranya. ini adalah babak final. telah siap 4 mobil. "Bukan. sebab. Beberapa anak menyangsikan kekuatan mobil itu untuk berpacu melawan mobil lainnya." Semua hadirin terdiam mendengar itu. Suasana sungguh meriah siang itu. Semua mobil itu pun meluncur dengan cepat. untuk mendorong mobil mereka kencang-kencang. Tibalah saat yang dinantikan.SEBUAH DOA Suatu ketika. Dor. Ahmad terdiam. Ia lalu melanjutkan.sang pemenang harus ditentukan. terima kasih. tali lintasan finish pun telah terlambai. Namun.. sesaat sebelum mulai. "Alhamdulillah... supaya aku tak menangis. mereka mulai mendorong mobilnya kuatkuat. hanya bermohon pada Allah swt. bukan?"." Saat pembagian piala tiba.. ketua panitia bertanya. jika aku kalah. Mobilnya tak istimewa. cepat. semenit kemudian. "Ya.. Setiap anak mulai bersiap di garis start. Lalu. Dibanding semua lawannya. Ahmad meminta waktu sebentar untuk berdoa. terdengarlah gemuruh tepuk-tangan yang memenuhi ..

Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya. Sang Guru terkekeh. tepat di pinggir danau. Si murid menangkupkan kedua tangannya.Jangan Menjadi Gelas Tapi Jadilah Danau Seorang guru mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung. belakangan ini hidup saya penuh masalah. mengambil air danau. Tentu saja. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya." kata Sang Guru. ambil segelas air dan dua genggam garam." Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin. segitu-segitu . Tidak kurang. air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya." kata Sang Guru sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya. sesuai untuk dirimu. Bawalah kemari. "Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?" tanya guru kepada muridnya "Tidak sama sekali. Sang Guru bertanya kepadanya. "Sekarang. "Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. "Asin. "Bagaimana rasanya?" "Segar. "Nak. dan perutku jadi mual. Dan sudah pasti. Ia laksanakan permintaan gurunya itu. " jawab sang murid muda.danau ini berasal dari aliran sumber air di atas sana. coba kau minum air danau itu. "Setelah itu coba kau minum airnya sedikit . Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah." jawab si murid dengan wajah yang masih meringis. "Ambil garam yang tersisa. "Sekarang kau ikut aku." kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Hanya segenggam garam. Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Tuhan. membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya. Rasa asin di mulutnya belum hilang. dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. "Guru. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu." Si murid pun melakukannya. tidak lebih. nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu? " sang Guru bertanya.tanpa bicara. Sulit bagi saya untuk tersenyum. segar sekali. Jumlahnya tetap. "Kenapa kau selalu murung. tapi tak dilakukannya. "Bagaimana rasanya?" tanya Sang Guru. Rasanya tak sopan meludah di hadapan Guru. "Nak. begitu pikirnya. "Coba ambil segenggam garam. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya. dan tebarkan ke danau." Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka." kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. dan masukkan ke segelas air itu." kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya." Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.

saja. walaupun dia seorang Nabi. yang bebas dari penderitaan dan masalah. rasa 'asin' dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya 'hati' yang menampungnya. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. supaya tidak merasa menderita. "Tapi. Jadi . tidak berkurang dan tidak bertambah. Tidak ada satu pun manusia." ." Si murid terdiam. Jadikan 'hati' dalam dadamu itu jadi sebesar danau. mendengarkan. berhentilah jadi gelas.

bisa menerima apa adanya kita hari ini adalah kebijaksanaan. Sebab. Setelah sampai di taman. Melihat kelakuan putrinya. Putri salah selama ini. suatu hari. sebuah keluarga sederhana memiliki seorang putri yang menginjak remaja. Walaupun hanya sebagai tukang batu. tak peduli apa pun pekerjaan yang kita kerjakan." keluhnya dalam hati. kedudukan. berbagai bangunan indah lain di kota ini di mana ayah menjadi bagian tak terpisahkan dari gedunggedung tersebut. demi menutupi semua kepalsuan. sang ayah memutuskan untuk melakukan sesuatu. si putri mengikuti kehendak ayahnya. ia berkata. tanpa pernah menjawab bekerja sebagai apa. sehingga selalu berusaha menutupi dengan identitas dan keadaan yang dipalsukan. Si putri lebih banyak menghindar jika bertemu dengan ayahnya. maka sepantasnya kita mensyukuri nikmat itu. Melihat dan mendengar ulah anak semata wayangnya. Jika ada yang bertanya tentang pekerjaan ayahnya. tak jauh dari rumah mereka. Ia terdiam tak bisa berkata apa-apa. lihatlah gedung bersejarah yang ada di sana. ayah selama ini menghidupi dan membiayai sekolahmu dengan bekerja sebagai tukang batu. Maka. "Anakku. jauh lebih baik seperti tukang batu dalam kisah di atas. Sungguh." Setelah mendengar semua penuturan sang ayah." Mereka pun berpelukan dalam suasana penuh keharuan. mau berusaha memulai dari apa adanya kita hari ini dengan kejujuran dan kerja keras adalah keberanian! . "Sungguh Tuhan tidak adil kepadaku. dengan raut penuh senyuman. setiap hari mereka hidup dalam keadaan was was. gelar. si ayah berkata. daripada hidup dalam kebahagiaaan yang semu. jujur. materi.S: Begitu banyak orang yang tidak bisa menerima keadaan dirinya sendiri apa adanya. Perkataan dan perbuatan anaknya yang tidak jujur dan mengingkari keadaan yang sebenarnya telah melukai hatinya. ayahku bekerja sebagai petinggi di perusahaan kontraktor. tetapi keringat ayah ada di sana. Ayah ingin menunjukkan sesuatu kepadamu." Mendengar penuturan sang ayah. disiplin. "Anakku. Si putri lebih senang menyembunyikan keadaan yang sebenarnya. Sambil terisak. Maka. Tentu. sang ayah bersedih. perasaan cinta dan tahu untuk apa itu semua. P. Walaupun hidup pas-pasan. Entah itu masalah pekerjaaan. nama ayah tidak tercatat di sana. Ia lebih memilih mengurung diri di kamarnya yang kecil dan sibuk menyesali keadaan. bila disertai dengan kejujuran. Dengan setengah terpaksa. Juga. justru karena itulah. Tetapi. Memang. Namun. tetapi ayah adalah tukang batu yang baik. Sang ayah pun melanjutkan penuturannya. dan jarang melakukan kesalahan. ayah juga ingin engkau merasakan kebanggaan yang sama dengan ayahmu. Hubungan di antara mereka jadi tidak harmonis. Gedung itu bisa berdiri dengan megah dan indah karena ayah salah satu orang yang ikut membangun. Sayang. "Oh. si ayah mengajak putrinya berjalan berdua ke sebuah taman. Yah. Ayah bangga dan bersyukur bisa bekerja dengan baik hingga hari ini. "Maafkan putri.Ayahku Tukang Batu Alkisah. Putri bangga pada Ayah. ia memiliki kehormatan dan integritas sebagai manusia. memberiku ayah seorang tukang batu. sang putri merasa malu dengan ayahnya. Mereka merasa malu dan rendah diri atas apa yang ada. si putri terpana. Ia sering berpura-pura menjadi anak dari seorang ayah yang bukan bekerja sebagai tukang batu." katanya. dan lain sebagainya. tetapi ternyata Ayah adalah seorang pekerja yang hebat. bukan kebahagiaan yang dinikmati. Sang ayah bekerja sebagai tukang batu di sebuah perusahaan kontraktor besar di kota itu. si putri segera memeluk ayahnya. Dan. pola hidup seperti itu sangat melelahkan. Walaupun tukang batu. dia selalu menghindar dengan memberi jawaban yang tidak jujur.

begitu pulalah diri kita yang berada di dunia ini. Maka. P. Bukanlah pensil utuh yang dianggap berhasil.. sebuah pensil akan segera dibungkus dan dijual ke pasar. melainkan pensil-pensil yang telah membantu menghasilkan karya terbaik. Oleh pembuatnya. pensil itu dinasihati mengenai tugas yang akan diembannya. "Wahai pensil. Yang jelas. Itulah yang sebenarnya paling mencapai tujuanmu dibuat". yang penting bukanlah yang ada di luar dirimu. "Setiap orang membuat kesalahan. pada setiap pensil ada penghapusnya" (Pepatah Jepang) Kali ini saya ingin menceritakan kepada Anda sebuah kisah penuh hikmah dari sebatang pensil. ada sebuah purpose dalam diri kita yang perlu untuk digenapi dan diselesaikan. maka kamu harus membiarkan dirimu bekerja sama dengan manusia yang menggunakanmu". dikemas. Apa pun profesinya.. rusak.S: Pensil-pensil ini pun mengingatkan kita mengenai tujuan dan misi kita berada di dunia ini." "Kedua. Memang meyakitkan. tugasmu yang pertama dan utama adalah membantu orang sehingga memudahkan mereka menulis. agar dirimu bisa berfungsi dengan sempurna. Dikisahkan. "Kelima. Di saat-saat terakhir. pensil-pensil itu pun masuk ke dalam kotaknya. saya yakin kesadaran kita mengenai tujuan dan panggilan hidup kita. tapi itulah yang akan membuat dirimu menjadi berguna dan berfungsi optimal". Itulah sebabnya. Sama seperti pensil itu. Yang penting. beberapa wejangan pun diberikan kepada si pensil. Saya pun percaya bahwa bukanlah tanpa sebab kita berada dan diciptakan ataupun dilahirkan di dunia ini. Inilah yang dikatakan oleh si pembuat pensil tersebut kepada pensilnya. Sejak itulah.. tapi tugas utamamu adalah sebagai alat penulis. "Keempat. kamu tidak bisa berfungsi sendirian. Kamu boleh melakukan fungsi apa pun. kamu akan mengalami proses penajaman. . dan dijual ke pasar bagi para manusia yang membutuhkannya. maka tugas utamamu gagal. yang utama dan yang paling berguna adalah yang ada di dalam dirimu. Agar bisa berguna dan bermanfaat. apa yang telah engkau hasilkan itulah yang menunjukkan seberapa hebatnya dirimu yang sesungguhnya. "Ketiga. Itulah yang membuat dirimu berharga dan berguna bagi manusia". Kalau kamu gagal berfungsi sebagai alat tulis. akan membuat hidup kita menjadi semakin bermakna. yang berfungsi hingga potongan terpendek. Macet.FILOSOFI PENSIL. dibungkus.

" Dengan senyum yang berkembang seakan menyejukkan mata yang memandang. Merasa penasaran yang kian mengisi hatiku. Kalau diriku setua itu. Nenek memang setiap hari datang kesini untuk mengumpulkan kembang kamboja ini. Aku beranikan diri untuk menanyakan hal tersebut kepada nenek yang terlihat sekujur kulit yang telah mengerut termakan usia serta rambut yang disanggul telah memutih bersama usianya yang sekitar 80'an. "Kalau nenek memang mau mengumpulkan kembang kamboja tersebut. Sesampainya kami dimakam Kakek-Nenek yang bersebelahan. bila mereka menginginkan kembang kamboja itu. Nenek setua itu masih sekuat itu. Selain itu kembang kamboja yang nenek kumpulkan bersama cucu nenek tak lain . Hingga saat ini akhirnya saya putus asa untuk mengirimkan lamaran kerja. Kalau saya boleh tahu. Padahal predikat kelulusan ku cukup terbilang memuaskan. Namun saat menemukan bunga kamboja yang telah layu mengering gugur dari pohonnya. Apalagi belakangan ini aku sering mengalami sakit yang tak jarang hingga dirawat di rumah sakit. Memangnya nenek akan pergunakan untuk apa. Saat itu usaha yang saya geluti adalah restoran. Sambil berlalu berjalan di jalan setapak antara makam-makam yang berjejer di kanan kiri. Begitu ramai orang-orang yang datang sengaja berziarah ke makam saudara atau orang tuanya. Hingga sebuah kejadian yang membuka mataku atas diriku yang semakin hari semakin terkubur semangatku untuk tetap berusaha mencapai cita-cita ku yang selalu kudambakan semenjak duduk dibangku kuliah. namun hasilnya selalu nihil. untuk apa nenek dan cucu nenek ini mengumpulkan kembangkembang kamboja yang telah layu itu. Hingga saat ini selama 7 tahun saya masing belum bisa mencapai keinginan saya untuk bisa bekerja disebuah perkantoran layaknya wanita-wanita karier lainnya yang sering saya jumpai di jalan. mungkin aku enggan keluar rumah apalagi memunggut satu persatu kembang kamboja yang berserakan di lahan pemakaman umum terbilang cukup luas. mengapa nenek tidak menyuruh anak nenek untuk memetiknya saja. tanpa naik untuk memetiknya maka kembang kamboja tersebut pun akan jatuh dengan sendirinya. Nenek setiap hari berada disini juga karena merasa ingin selalu mengunjungi suami nenek yang juga dimakamkan di Pemakaman Umum ini." tanya saya yang ikut berjongkok menyamakan posisi tubuhku dengan nenek tersebut. Sudah berkali-kali saya mencoba kesana kesini. Nenek itu hanya memberikan jawaban yang sungguh meneguhkan hati kecilku yang mungkin tak akan pernah ada lagi rasa itu. Yang saya herankan. "Cu. Tak ada satupun perusahaan yang menerimaku. Kalau memang sudah waktunya jatuh. sang nenek memasukkan kedalam sebuah kantong yang ternyata berisi kembang kamboja yang telah berwarna kecoklatan mengering. mengapa mereka menunggu satu persatu kembang kamboja itu berjujuran jatuh ke atas tanah dan baru mereka mulai memunggutinya satu persatu. kami sekeluarga biasanya mengunjungi makam kakek dan nenek yang berada di TPU yang berjarak sekitar 100 kilometer dari rumah kami. kemudian saya memutuskan untuk membuka usaha sendiri. Siang itu saat hari pertama Idul Fitri. mengapa tak langsung saja dipetik dari pohonnya. Nenek mungkin tak akan selelah ini berada dibawah terik matahari setiap hari. aku perhatikan seorang nenek dengan cucunya yang duduk ditepi batu makam sambil sesekali memunggut kembang kamboja yang jatuh berguguran dari pohonnya. "Nek. seperti yang kamu lihat ini. sayangnya segala bidang yang saya pelajari tak sedikitpun yang bisa saya gunakan didalam usaha saya ini. Saya merasa semakin lama semakin memberikan beban kepada kedua orang tua ku yang kian hari kian menua. Saya adalah seorang wanita lulusan dari salah satu universitas swasta.Kisah nenek-nenek pengumpul kembang kamboja. Kemudian tiba-tiba Nenek serta cucunya mendekati rombongan kami dan membersihkan rerumputan yang berserakkan disekitar makam.

S: Jangan'lah dengan mudah kita memvonis diri kita atas keputusasaan yang menimpa diri kita dalam mencapai sebuah cita-cita yang kita dambakan." "Selain itu sambil menunggu. nenek itu menunggu kembangkembang kamboja itu jatuh berguguran ke atas tanah tanpa mesti dipetik. Bila itu ada sebuah jalan untuk menembus pada sisi di ujungnya. dengan setia dan sabar ia selalu datang selain mengumpulkan kembang kamboja. dimana ada sebuah kemauan.adalah kembali dijual lagi kepada pengelolah untuk di olah menjadi "obat pengusir nyamuk". Makna kata itu sungguh telah menampar hatiku yang telah putus asa dengan mudahnya. Dengan mengumpulkan kembang kamboja ini. Nenek merasa kami semakin dekat. padahal yang ku alami mungkin baru beberapa bulan. Selama 20 tahun. usia yang terbilang muda ini sudah mengeluh putus asa atas segala usaha yang aku lakukan untuk mengapa cita-cita yang telah kuimpikan kian lama. Sekecil apapun lorong yang sempit itu. nenek itu pun datang membersihkan pemakaman suaminya setiap hari. Begitu setia hati seorang wanita yang telah rentah ini kepada pasangannya. Mengapa nenek yang setua dan serenta itu saja tak ada kata putus asa. Dengan kesabaran. sedangkan nenek renta yang hampir tiga kali lipat umurnya. Namun nenek masih bersyukur diberikan kesempatan hingga saat ini untuk tetap berbakti kepada Suami nenek. dimana ada sebuah kesempatan. . P. Nenek sesekali memberikan makam suami nenek." Mendengar segala penuturan kata-kata yang dilontarkan oleh sang nenek. bagiku kata-kata itu merupakan sebuah teguran kepada diriku. Maka pasti ada sebuah jalan yang bisa kita lalui. Meski kini suami nenek telah meninggal sekitar 20 tahun yang lalu dan sekarang telah berada di sisi Allah SWT. ia setiap hari datang ke pemakaman sendiri dibawah terik matahari panas yang membakar kulitnya. masih dengan tekun mengumpulkan kembang kamboja di pemakaman. Betapa malu diri ini mendengar penuturan sang nenek yang mulia ini. nenek tidak merasakan suatu keputus asaan saat menunggu dengan sabar kembang kamboja yang berguguran. sedangkan aku.

sementara ia makan yang separonya lagi. Ia menghela napas lega saat penerbangannya diumumkan. mengomentari. orang lainlah yang patut disingkirkan. Si lelaki juga mengambil satu. orang lainlah yang tak tahu diri. Koq milikku ada di sini erangnya dengan patah hati. Wanita itupun sempat berpikir Kalau aku bukan orang baik. ia membeli buku dan sekantong kue di toko bandara lalu menemukan tempat untuk duduk. yang hampir selesai dibacanya. Ia mengumpulkan barang miliknya dan menuju pintu gerbang. Disitu ada kantong kuenya. Saat ia merogoh tasnya. Orang lainlah yang selalu salah. dan ia juga kasar. Belum pernah rasanya ia begitu kesal. Kita sering berprasangka dan melihat orang lain dengan kacamata kita sendiri/subjektif serta tak jarang kita berprasangka buruk terhadapnya. Terlambat untuk minta maaf. padahal kita sendiri yang tidak tahu malu. Si wanita pun merebut kue itu dan berpikir ‘Ya ampun orang ini berani sekali. Kita sering mempengaruhi. Jadi kue tadi adalah miliknya dan ia mencoba berbagi. Menolak untuk menoleh pada si “Pencuri tak tahu terima kasih!”. tak tahu terima kasih dan dialah pencuri kue itu. Untuk membuang waktu. Si lelaki mengambil kue terakhir dan membaginya dua. di depan matanya. orang lainlah yang pantas diberi pelajaran. Ia semakin kesal sementara menit-menit berlalu. ia tersandar sedih. malah ia tidak kelihatan berterima kasih’.Pencuri Kue Seorang wanita sedang menunggu di bandara suatu malam. Padahal…. Wanita tersebut mencoba mengabaikan agar tidak terjadi keributan. mengunyah kue dan melihat jam. orang lainlah yang selalu bikin masalah. penilaian atau gagasan orang lain sementara sebetulnya kita tidak tahu betul permasalahannya . sudah ku tonjok dia! Setiap ia mengambil satu kue. Si lelaki menawarkan separo miliknya. Ketika hanya satu kue tersisa. Dalam hidup ini kisah pencuri kue seperti tadi sering terjadi.Ia membaca. ia bertanya-tanya apa yang akan dilakukan lelaki itu. Ia naik pesawat dan duduk di kursinya. Dalam keasyikannya tersebut ia melihat lelaki disebelahnya dengan begitu berani mengambil satu atau dua dari kue yang berada diantara mereka. Dengan senyum tawa di wajahnya dan tawa gugup. Bahwa sesungguhnya dialah yang kasar. Sementara si Pencuri Kue yang pemberani menghabiskan persediaannya. ia menahan napas dengan kaget. Sambil duduk wanita tersebut membaca buku yang baru saja dibelinya..??? kita sendiri yang mencuri kue tadi. lalu mencari bukunya. Masih ada beberapa jam sebelum jadwal terbangnya tiba. mencemooh pendapat. orang lainlah yang berdosa.

nanti ibumu akan teriak2 sama ayah. Sindu juga mendesak ibunya untuk janji hal yang sama." Sindu dengan menangis berkata. Tangis Sindu mereda Dan IA menghapus air Mata dengan tangannya Dan berkata. tak Ada keinginan lain. Istriku berkata kepada aku yang sedang baca Koran.istriku menepuk tangan Sindu yang merengek sambil berkata tanpa emosi. "janji" kata istriku." Tapi Sindu tetap dengan pilihannya. "jangan khawatir. kekuasaannya. Di depannya Ada semangkuk nasi berisi nasi susu asam/yogurt (nasi khas India /curd rice). Ibu Dan istriku masih kuno mereka percaya sekali kalau makan curd rice Ada "cooling effect". Apakah ayah mau berjanji memenuhi permintaan Ku?" Aku menjawab. "janji Kita harus ditepati. Sindu anak yang manis Dan termasuk pintar dalam usianya yang baru 8 tahun dia sangat tidak suka makan curd rice ini.." kata Sindu. anak perempuan dibotakin. tapi semuanya akan aku habiskan. maukah kamu makan beberapa sendok curd rice ini? Kalau tidak ..." Secara . bahkan nyawa anaknya sendiri.namanya Sindu tampak ketakutan air matanya mengalir. Sindu tidak minta barang2 Mahal kok. Dalam hatiku aku marah sama istri Dan ibuku yang memaksa Sindu untuk makan sesuatu yang tidak disukainya." Sekarang aku memutuskan untuk memenuhi permintaan anakku." Aku bisa merasakan istriku cemberut dibelakang punggungku.dia terlalu banyak nonton TV. "tidak Ada 'yah. bahwa Kita harus memenuhi janji Kita terhadap seseorang apapun yang terjadi seperti Raja Harishchandra (raja India jaman dahulu kala ) untuk memenuhi janjinya raja real memberikan tahta. karena ayah saat ini tidak punya uang.akan minta sesuatu sama ayah bila habis semua nasinya. Dan program2 TV itu sudah merusak kebudayaan Kita. Sindu tanya sekali lagi." Kemudian Sindu dengan perlahan-lahan Dan kelihatannya sangat menderita dia bertekad menghabiskan semua nasi susu asam itu. "ayah sudah melihat bagaimana menderitanya aku menghabiskan nasi susu asam itu Dan ayah sudah berjanji untuk memenuhi permintaan aku kenapa ayah sekarang mau menarik perkataan Ayah sendiri? Bukankah Ayah sudah mengajarkan pelajaran moral. "boleh ayah akan aku makan curd rice ini tidak hanya beberapa sendok.Malaikat kecilku tolong ajarkanku tentang arti sebuah kasih." Sindu menjawab. Setelah Sindu melewati penderitaannya dia mendekatiku dengan Mata penuh harap Dan semua perhatian (aku . "betul ayah?" "Yah pasti." agak ragu2 sejenak.tidak mungkin!" Juga ibuku menggerutu jangan terjadi dalam keluarga Kita. demi ayah. "Sindu sayang. ". "berapa lama lagi kamu baca Koran itu? Tolong kamu ke sini Dan Bantu anak perempuanmu tersayang untuk makan.. tapi aku akan minta.." Aku taruh Koran Dan melihat anak perempuanku satu2nya.. Aku coba membujuk: "Sindu kenapa kamu tidak minta hal yang lain kami semua akan sedih melihatmu botak. "tolonglah kenapa kamu tidak mencoba untuk mengerti perasaan kami. Aku sedikit khawatir Dan berkata: "Sindu jangan minta komputer atau barang2 lain yang Mahal yah.istriku Dan juga ibuku) tertuju kepadanya. Aku mengambil mangkok Dan berkata. Ternyata Sindu mau kepalanya digundulin pada Hari Minggu. "permintaan Gila.." sambil menggenggam tangan anakku yang kemerah mudaan Dan lembut sebagai tanda setuju. Aku coba memohon kepada Sindu. Istriku spontan berkata. "Oh pasti sayang".

"anak anda.. Tanpa memperkenalkan dirinya seorang wanita keluar dari Mobil Dan berkata.Sindu benar2 hebat. mari kita renungkan dan mari kita mencoba berani seperti anak kecil itu. dia tidak akan pernah belajar bagaimana menghargai dirinya sendiri.. Harish adalah anak saya." yang mengejutkanku ternyata kepala anak laki2 itu botak aku berpikir mungkin "botak" model jaman sekarang. Minggu lalu Sindu datang ke rumah Dan berjanji kepada anak saya untuk mengatasi ejekan yang mungkin terjadi. Tuan Dan istri tuan sungguh diberkati Tuhan mempunyai anak perempuan yang berhati mulia. Anak laki2 yang jalan bersama-sama dia sekarang. "Sindu tolong tunggu saya.karena chemotherapy kepalanya menjadi botak jadi dia tidak mau pergi kesekolah takut diejek oleh teman2 sekelasnya. "kalau Kita menjilat ludah sendiri." "Sindu permintaanmu akan kami penuhi..Hanya saya betul2 tidak menyangka kalau Sindu mau mengorbankan rambutnya yang indah untuk anakku Harish. wajah Sindu nampak bundar Dan matanya besar Dan bagus. Hari Senin aku mengantarnya ke sekolah. dia menderita kanker leukemia." jawabku. sejenak aku melihat air matanya mulai meleleh dipipinya " bulan lalu Harish tidak masuk sekolah.. Kehilangan sesutau yang berharga demi memberikan dorongan semangat kepada orang lain merupakan hal yang sangat luar biasa dan jarang dari jumlah manusia yang hidup dimuka bumi ini memiliki keberanian dan ketulusan seperti itu.serentak istri Dan ibuku berkata. . Malaikat kecilku tolong ajarkanku tentang arti sebuah kasih. P." Wanita itu berhenti berkata-kata. Tiba2 seorang anak laki2 keluar dari Mobil sambil berteriak. Nah.S: Sungguh luar biasa bila setiap orang mampu/ mau berkorban demi orang lain." Dengan kepala botak. sekilas aku melihat Sindu botak berjalan ke kelasnya Dan melambaikan tangan kepadaku sambil tersenyum aku membalas lambaian tangannya." Aku berdiri terpaku Dan tidak terasa air mataku meleleh. "apakah aku sudah Gila?" "Tidak.

seorang ibu yang biasa mengusung dagangannya dari blok ke blok kelas kuliah memanggilnya. dia tidak saja punya teman sesama fakultas. inget kan ? senyum.. Turun di terminal. Sungguh terperanjat aku mendengar jawaban knek itu "Wah. Bapak itu buru-buru menyodorkan segelas air tebu es kepadanya. Semuanya berawal dari sebuah sapaan. Aku tidak mencoba bertanya lebih jauh kepada pedagang air tebu. tidak terlalu berprestasi. "dikasih si Ibu" lanjutnya sambil tersenyum kepada si Ibu yang juga tersenyum dengan bahagia. ketika dia asyik berceloteh dengan teman-teman sewaktu jam istirahat. Dia sangat hobby menyapa orang lain yang berlanjut dengan obrolan. Hanya satu kelebihannya yang tidak dimiliki orang lain. salam." Yah. Masih dengan rasa penasaran. dia tidak pernah kehabisan bahan. Dengan gembira dia kembali. Bukan hari ini saja. tidak kaya. kucoba bertanya kepada kenek bis yang selalu memberi gratisan kepadanya "ga rugi tuh ?". sang kenek seakan mendapat tambahan semangat ketika dia ajak ngobrol. minggu yang lalu dia sukses memindahkan sepiring sate dosen ke tangannya. Belum lagi. seakan-akan setiap hari selalu ada orang baik untuknya. Aku berusaha sekuat tenaga menyibak kekuatan yang dimilikinya. aku mulai menyadari. Karena sifatnya yang ramah. padahal dia belum meminta. Keramahtamahan dan kemuliaan budinya langsung dibalas Allah lewat kasih sayang hambahamba-Nya yang lain. sapa "Ga usah" jawaban bersahabat dari seorang kenek bis kota kampus itu terus terang menghadirkan tanda tanya dalam hatiku "kenapa dia tidak mau menerima ongkos itu ?". .Berawal dari sebuah sapaan. Kemaren. Ya. Merekalah yang "dipaksa"nya untuk membeli dagangan si ibu. karena aku sudah menemukan jawabannya. ga sebanding mba dengan jajan yang selalu diberinya untukku". Dari terminal sampai kampus. Aha ! aku juga baru tahu kenapa si ibu rela memberikan tahu cuma-cuma untuknya. sobatku yang talkactive itu memulai aksi yang baru. Seperti kata seorang guru "Orang mendapatkan bukan dari apa yang dimintanya tapi dari apa yang diberikannya. sobatku melakukannya dengan tulus dan suka cita. Sobatku itu seorang yang sederhana. Kelebihan itu juga tidak ada padaku. Anehnya. tidak cantik. menghampiri gerobak pedagang air tebu. Rupanya si bapak sudah melihat kedatangannya dari jauh. Begitu juga wajah pedagang tebu ketika dia bertanya tentang keadaan isteri dan anak-anaknya. "nih satu buat kamu" sambil membawa dua bungkus tahu isi. tapi juga dari fakultas lainnya.

" kata si nenek kepada suaminya. Asapnya begitu memualkan.Cangkir yang cantik Sepasang kakek-nenek pergi belanja di sebuah toko suvenir untuk mencari adiah buat cucu mereka. Artinya nggak ada alasan untuk tergoda dan jatuh dalam dosa apabila anda sedang menghadapi ujian hidup. Dalam perjalanan hidup akan banyak kita temui keadaan yang tidak menyenangkan. dan banyak air mata. Saat mereka mendekati cangkir itu. Namun suatu hari ada seorang penjunan dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar. "Kau benar. Ia terus membakarku. Aku terkejut sekali. perlu diketahui bahwa aku dulunya tidak cantik. Semua kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala kulihat diriku. karena Tuhan sedang membentuk anda. penuh penderitaan. Kemudian mata mereka tertuju kepada cangkir yang antik. sakit. Bentukan-bentukan ini memang menyakitkan tetapi setelah semua proses itu selesai. 'Belum !' Lalu ia memberikan aku kepada seorang pria dan ia memasukkan aku lagi ke perapian yang lebih panas dari sebelumnya ! Tolong ! Hentikan penyiksaan ini ! Sambil menangis aku berteriak sekuat-kuatnya. Tetapi orang itu berkata. Aku pikir. aku hanyalah seonggok tanah liat yang tidak berguna. Stop ! Cukup ! Teriakku lagi. Tetapi inilah satusatunya cara untuk mengubah kita supaya menjadi 'cantik'. tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara. Panas ! Panas ! Teriakku dengan keras. Stop ! Stop ! teriakku lagi. "Lihat cangkir itu. . Setelah puas "menyiksaku" kini aku dibiarkan dingin. Sebelum menjadi cangkir yang dikagumi. karena di hadapanku berdiri sebuah cangkir yang begitu cantik. Oh ternyata belum. inilah cangkir tercantik yang pernah aku lihat. Stop ! Stop ! Aku berteriak.Tapi orang ini berkata. Stop ! Stop ! Aku berteriak. Setelah benar-benar dingin seorang wanita cantik mengangkatku dan menempatkan aku dekat kaca. 'Belum !' Lalu ia mulai menyodok dan meninjuku berulang-ulang. Anda akan melihat betapa cantiknya Tuhan membentuk anda. Jangan lupa bahwa pencobaan yang kita alami tidak akan melebihi kekuatan kita. Tapi orang ini masih saja meninjuku. Aku hampir tidak percaya. Bahkan lebih buruk lagi ia memasukkan aku ke dalam perapian. Setelah dingin aku diberikan kepada seorang wanita muda dan ia mulai mewarnai aku. 'Belum !' Akhirnya ia mengangkat aku dari perapian itu dan membiarkan aku sampai dingin.Tapi orang ini tidak peduli dengan teriakanku. tanpa menghiraukan teriakanku. jangan kecil hati. Aku melihat diriku. Terima kasih untuk perhatiannya." ujar si kakek. selesailah penderitaanku." Seperti inilah kehidupan membentuk kita. Wanita itu berkata. Kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga aku merasa pusing.

Howard Kelly. bahwa cintamu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati dan tangan manusia. Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumahsakit. Dengan berpakaian jubah kedokteran ia menemui si wanita itu. Dr. dan ada sesuatu yang menarik perhatiannya pada pojok atas lembar tagihan tersebut. oleh karena itu ia membawakan segelas besar susu.Segelas susu saja Suatu hari. Setelah melalui perjuangan yang panjang. Pada saat ia mendengar nama kota asal si wanita tersebut. Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saat seorang wanita muda membuka pintu rumah." Bertahun-tahun kemudian. terima kasih. Howard. Akhirnya Ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebut." . terbersit seberkas pancaran aneh pada mata Dr. dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut pastilah lapar. wanita muda tersebut mengalami sakit yang sangat kritis. Ia membaca tulisan yang berbunyi. Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut."Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu !!" tertanda.. dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan. menemukan bahwa dikantongnya hanya tersisa beberapa sen uangnya. dimana terdapat dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut. dan dia sangat lapar.. Dr. Ia berdoa: "Tuhan. Ia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu. Howard meminta bagian keuangan rumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya untuk persetujuan. Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar. Dr. Howard dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Ia kemudian kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan nyawa wanita itu. Mulai hari itu. Howard melihatnya. Ia langsung mengenali wanita itu pada sekali pandang. ia sangat yakin bahwa ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walaupun harus diangsur seumur hidupnya. Dr. "Ibu kami mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan" kata wanita itu menambahkan. dan kemudian mengirimkannya ke kamar pasien. Air mata kebahagiaan membanjiri matanya.. Para dokter dikota itu sudah tidak sanggup menganganinya. Wanita muda tersebut melihat. Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat. menuju kamar si wanita tersebut. Wanita itu sembuh !!. akhirnya diperoleh kemenangan. ia hanya berani meminta segelas air. Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikutnya. Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata :" Dari dalam hatiku aku berterima kasih pada anda. "berapa saya harus membayar untuk segelas besar susu ini ?" Wanita itu menjawab: "Kamu tidak perlu membayar apapun". Anak itu tidak jadi meminta makanan. dan kemudian bertanya. seorang anak lelaki miskin yang hidup dari menjual asongan dari pintu ke pintu.

Tanpa membuang waktu pemuda itu langsung menceritakan semua masalahnya. lapangkanlah dadamu menerima semuanya itu. "Apakah kamu merasakan pahit di dalam air itu ?" tanya pak tua. Perasaanmu adalah tempat itu. Pak tua itu kembali menaburkan serbuk pahit ke telaga itu. "Bagaimana rasanya ?" "Segar ". jawab pemuda itu sambil meludah ke samping." P. adalah layaknya segenggam serbuk pahit ini. Pak tua bijak hanya mendengarkan dgn seksama. Kedua orang itu berjalan berdampingan dan akhirnya sampai ke tepi telaga yg tenang itu. dan merubahnya menjadi kesegaran dan kedamaian. Pak tua tertawa terbahak-bahak sambil berkata: "Anak muda. dengarkan baik-baik.mampukah kita jalani kehidupan dengan baik sampai ajal kita menjelang.? Jadi jangan jadikan hatimu seperti gelas. Kalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya. buatlah laksana telaga yg mampu menampung setiap kepahitan itu. "Coba ambil air dari telaga ini dan minumlah.S: Karena Hidup adalah sebuah pilihan.. ." Saat si pemuda mereguk air itu. Tetapi kepahitan yg kita rasakan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki.? Kepahitan itu akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkannya. hanya ada satu yg kamu dapat lakukan.. Jadi saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup. dan dgn sepotong kayu ia mengaduknya. lalu diaduknya perlahan. lalu ia mengambil segenggam serbuk pahit dan meminta anak muda itu untuk mengambil segelas air. ujar pak tua. "Pahit." Pak tua itu lalu kembali menasehatkan : "Hatimu adalah wadah itu. Jumlah dan rasa pahitnyapun sama dan memang akan tetap sama. lalu mengajak tamunya ini untuk berjalan ke tepi telaga belakang rumahnya.Telaga hati Suatu hari seorang tua bijak didatangi seorang pemuda yang sedang dirundung masalah. Ditaburkannya serbuk pahit itu ke dalam gelas. luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu. "Coba minum ini. "Tidak. Pak tua itu tersenyum. pahit sekali ". katakan bagaimana rasanya". " sahut pemuda itu. Pahitnya kehidupan. Pak tua kembali bertanya lagi kepadanya. Sesampai disana. tak lebih tak kurang.? belajar bersabar menerima kenyataan adalah yang terbaik. sahut si pemuda.

Karena bila kita bersikap kaku. dengan dahan yang melengkung ke bawah. tumbuhlah serumpun kecil bambu. dengan tulus hati. Walaupun berbeda. Suatu malam.Jadilah Seperti Pohon Bambu Alkisah di suatu desa yang begitu sejuk dinaungi pepohonan rindang. manusia selalu dihadapi oleh realitas masalah yang selalu datang silih berganti. kita harus mampu menghadapinya dengan cara yang paling fleksibel. namun sang bambu tidak pernah jenuh mendengarkan kesombongan si pohon mahoni sambil tersenyum. Namun badannya tidak cukup besar untuk menahan laju angin yang begitu kencang. bagaikan langit dan bumi. Tak jauh dari tempat pohon mahoni itu berada. Dengan fleksibelnya dia bergemulai dengan hembusan angin. dan akhirnya tumbanglah pohon mahoni tersebut. . terbuka. hujan deras menguyur desa tersebut disertai angin yang berhembus kencang. Angin kencang pun berlalu. Untuk mencapai sukses. Pohon mahoni yang begitu gagah dengan ranting-ranting besar. sungguh suatu pemandangan yang begitu kontras. Sang pohon mahoni yang panik. bambu hanya mengikuti kemana pun arah tiupan anginnya. Dia selalu mengomentari segala ucapan mahoni dengan pujian. Tampak dia begitu memancarkan pesona wibawa bagi siapapun yang melihatnya. Si pohon mahoni dan bambu pun turut terkena terpaan angin kencang. menggangap diri kita paling hebat dan kuat. mereka selalu hidup berdampingan. Dilihat kasat mata. Sang bambu yang rendah hati selalu menyapa pohon mahoni setiap hari. Suara gemuruh guntur turut menambah suasana semakin mencekam. Pohon mahoni selalu menyombongkan diri. tidak peduli dengan orang lain. Seperti sebatang bambu yang mengikuti terpaan angin. sang bambu tetap berdiri di atas tanah. Banyak pohon bertumbangan karena tidak kuat menghadapi hembusan angin kencang. kita juga harus menyikapi masalah secara fleksibel. menjulang tinggi seolah-olah ingin memberitahukan dunia betapa kuatnya dia. di samping pohon mahoni yang tumbang akibat terpaan angin kencang. Sang bambu yang berada disampingnya. dan bambu yang begitu ramping. Kita harus mengetahui sumber permasalahan dan mencari jalan keluar terbaik. berusaha menahan angin kencang tersebut dengan badan nya yang besar. Berbeda dengan mahoni yang mencoba menahan deruan angin kencang dengan dahannya yang kokoh. niscaya kita akan tumbang seperti pohon mahoni yang besar. tidak terpaku pada satu macam penyelesaian. betapa besar dan hebatnya dia. mereka mencoba bertahan dan berusaha untuk tidak tumbang. hampir setiap waktu mereka berbincang dan berbincang.Dalam pencapaian sukses. tak terelakkan juga harus menghadapi tiupan angin kencang. tumbuhlah sebatang pohon mahoni yang begitu besar.

Anak itu lahir dengan tidak memiliki kedua lengan. Butler segera menyelam ke dasar kolam renang dan membawa Stephanie keluar. Ibunya berdiri di tepi kolam sambil berteriak histeris. melompati pagar dengan kedua tangannya dan merayap dengan secepatnya melewati semak dan rerumputan. kecuali seorang anak perempuan Vietnam.” . Ketika mereka berpelukan dan bersyukur. dan tidak ada petugas di kantor. “Saat kedua kaki saya meledak di perang Vietnam. dia menangis dan memeluk bahu Butler . siuman kembali dan mulai menangis. Butler sedang bekerja di dalam garasi di sebuah kota kecil di Arizona pada suatu hari di musim panas. Sekarang saya sedang menjadi paru-parunya. Saya menjadi kakimu. Dia pulang sebagai seorang pahlawan perang.” katanya. dia membuktikan bahwa heroisme itu datang dari dalam hati. Dia bilang semua petugas pemadam kebakaran sedang bertugas keluar. ‘Semuanya OK. Dia mengayuh kursi rodanya ke rumah itu dan menuju ke halaman belakang. Butler menenangkan ibunya Stpehanie. “Tidak peduli apakah itu akan menyakitkan dan melukai tubuhku sendiri. Dua puluh tahun kemudian. Tetapi ada pagar terkunci yang tidak memungkinkan kursi roda itu lewat. dia mengikuti teriakan itu sampai ke kolam renang.” katanya. “Untuk membalas semua yang sudah saya terima. Bersama kita bisa melewati semuanya. saya seorang diri di tengah lapangan. jatuh ke kolam renang dan tidak bisa berenang. ibunya Stephanie bertanya bagaimana Butler bisa tahu bahwa semua akan bisa diatasi dengan baik. “Jangan kuatir. Wajahnya telah kebiruan. Sambil meneruskan memberi nafas buatan. Dengan susah payah dia menyeret tubuh saya ke desa. dan dia berbisik dengan bahasa Inggrisnya yang terpatah-patah. Veteran itu kemudian turun dari kursi.” Saat Butler sampai di belakang rumah. tidak ada detak jantung dan tidak bernafas. Dengan tanpa harapan.” Dua menit kemudian gadis kecil itu batuk-batuk. “Saya sudah menjadi tangannya untuk membawanya keluar dari kolam.” kata Butler kepada ibunya Stephanie.” Butler bercerita. Kamu bisa hidup. “Saya harus segera sampai ke sana . “Tidak ada seorang pun yang mau datang untuk menolong. Saat itu dia mendengar teriakan histeris seorang wanita dari belakang rumah tetangganya.’ ” “Sekarang ini giliran saya.Bersama Kita Bisa Melewati Semuanya Bob Butler kehilangan kedua kakinya karena ledakan ranjau saat perang Vietnam tahun 1965. Bersama kita akan bisa melewatinya. dimana ada seorang anak perempuan berumur tiga tahun yang tergeletak di dasar kolam. Dia akan baikbaik saja. Butler segera memberi nafas buatan saat ibu Stephanie menelpon departemen pemadam kebakaran (911).

lalu berkata. aku melihat seorang gadis cantik dengan rambut indah. Hari ini. Oh Tuhan. Tiba-tiba dia terhuyung-huyung berjalan. Dunia ini milikku! Aku berhenti untuk membeli bunga lili.. Menyenangkan berbicara dengan orang sepertimu.Maafkan Aku Bila Mengeluh. Nak?" Dia memandang ke depan tanpa bersuara. . Dengan dua telinga untuk mendengar apa yang ingin kudengar. Engkau sudah begitu baik. Dengan dua kaki untuk membawa aku ke mana aku mau. Aku iri melihatnya. di sebuah bus.. Ketika aku pergi. Lihat saya buta. Oh Tuhan. dan memakai tongkat kayu.. maafkan aku bila aku mengeluh. "Mengapa engkau tidak bermain dengan yang lain. maafkan aku bila aku mengeluh. tidaklah apa-apa. Dunia ini milikku. Dia tampak begitu ceria. dan kuharap akupun sama. aku melihat seorang anak dengan bola mata biru. Oh Tuhan. Namun ketika dia lewat tersenyum. maafkan aku bila aku mengeluh. Dia mempunyai satu kaki saja. dia berkata. lalu aku tahu dia tidak bisa mendengar. Lalu. maafkan aku bila aku mengeluh." Oh Tuhan. Anak laki-laki penjualnya begitu mempesona. sementara berjalan.. Seandainya aku terlambat. Aku punya dua kaki. Dia tidak tahu apa yang bisa dilakukannya.. Dengan dua mata untuk memandang matahari terbenam. Aku punya dua mata. "Terimakasih. Aku berhenti sejenak. Dunia ini milikku. Aku berbicara padanya. Dia tampak begitu gembira. Aku punya dua telinga. Dia berdiri dan melihat teman-temannya bermain.

menuju anak lelaki yang terjatuh di tanah dan menangis itu. Mereka yang berada disana saat itu masih saja tak bosan-bosannya meneruskan kejadian ini. Ketika pistol tanda pertandingan dinyalakkan.. namun semuanya berlari dengan wajah gembira dan bersemangan menuju garis finish dan berusaha untuk memenangkan pertandingan. Mereka semua berbalik dan berlarian . Seat itu dilakukan pertandingan lari jarak 100 meter.. Yang terpenting dalam hidup ini adalah saling tolong menolong meraih kemenangan. Mereka memperlambat lari mereka dan menoleh ke belakang. tanpa terkecuali. seorang pelari. meski tidak tepat berada di garis lintasannya. diadakan olimpiade khusus orang-orang cacat di seattle. Semuanya. memberikan sebuah ciuman kepadanya dan berkata ” semoga ini membuatmu merasa lebih baik” kemudian kesembilan pelari itu saling bergandengan tangan. tibatiba tersandung dan terjatuh berguling beberapa kali. . berjalan bersama menyelesaikan pertandingan menuju garis finish Seluruh penonton yang ada di stadion itu berdiri. anak lelaki. Ia lalu menangis. memberikan salut selama bneberapa lama. meski kita harus mengalah dan mengubah diri kita sendiri. Delapan pelari mendengar tangisan anak lelaki yang terjatuh itu. Seorang gadis yang menyandang cacat keterbelakangan mental menunduk. Kecuali. Sembilan pelari telah bersiap-siap di tempat start masing-masing.kemenangan bersama Suatu ketika. taukah anda mengapa ? Karena dalam diri kita yang terdalam kita tahu bahwa dalam hidup ini tak ada yang jauh lebih berharga daripada kemenangan bagi kita semua. mereka semua berlari.

Ia bertanya pada pemilik toko itu. Ada tiga ekor anjing kecil yang lucu berbulu tebal berlari-lari menuruni tangga. Berapa harganya?” Pemilik toko itu masih belum yakin. kata anak itu. walaupun cacat. Saya akan membelinya. seorang anak berdiri membaca pengumuman itu. “Kalau memang itu yang kamu kehendaki saya akan memberikannya dengan gratis”. Dan memang. tetapi kamu pasti tidak akan menyukai anak anjing itu. .Seorang Anak Dan Anjing Kecil Seorang pemilik toko memasang pengumuman di pintu tokonya. “Ya. “Dijual anak-anak anjing”. anak anjing itu tetap memiliki harga seperti anak-anak anjing lainnya. Namun anak kecil itu berkata. Pemilik toko itu tertegun. Namun anak kecil itu menggelengkan kepalanya.” Anak itu menggulung celananya dan ternyata salah satu kakinya adalah palsu. ia tidak bisa berlari-lari dan bermain seperti lainnya”. “Tetapi ia perlu seseorang yang dapat mengerti dan memahaminya. “Kalau begitu saya akan membeli anak anjing itu”. Pengumuman itu dibuat berwarna-warni untuk menarik perhatian anak-anak kecil. “Ada apa dengan anak anjing itu?” Pemilik toko itu menjelaskan bahwa anak anjing itu cacat sejak lahir pada tulang pinggulnya. “Bolehkah saya melihat anak-anak anjing itu?” Pemilik toko itu mengiakan dan ia membuka kandang anak anjing itu yang berada di loteng. Anak itu bertanya. Dan di belakang mereka ada seekor anak anjing yang berjalan terpincang-pincang. “Tidak.

Dapatkah kalian menilai seluruh buku? Kalian hanya membaca satu kata dari sebuah ungkapan. "Sekali lagi kalian bertindak gegabah. Apakah saya di kutuk atau tidak. Orang tua itu menjawab. Maafkan kami". Mereka memang selalu menganggap dia orang tolol. Sekali lagi penduduk desa berkumpul di sekeliling tukang potong kayu itu dan mengatakan. "Orang tua bodoh. Dengan kerja sedikit. Sesudah lima belas hari. Bagaimana kalian tahu bahwa ini adalah berkat? Anda hanya melihat sepotong saja. ia akan menjual kuda itu dan hidup dari uang yang diterimanya. Anda boleh minta harga apa saja. "Yang saya tahu hanyalah bahwa kandang itu kosong dan kuda itu pergi. kuda itu kembali. Orang menawarkan harga amat tinggi untuk kuda jantan itu. Fakta sederhana bahwa kudamu hilang adalah kutukan" Orang tua itu berbicara lagi. Setelah beberapa hari. Anda begitu miskin. Tidak ada yang tahu. ia juga membawa sekitar selusin kuda liar bersamanya. "Kamu sudah buktikan bahwa kamu benar. Harga setinggi apapun akan di bayar juga. Sekarang kuda itu hilang dan anda dikutuk oleh kemalangan". tetapi filsafat hebat tidak di perlukan. orang tua yang memotong kayu bakar dan menariknya keluar hutan lalu menjualnya. tetapi jangan menilai. Katakan saja bahwa kuda itu sudah balik. Mereka adalah kutukan. Ia tidak dicuri. ia terjatuh dari salah satu kuda dan kedua kakinya patah. Satu-satunya . "Ia adalah seperti seseorang. "Kamu benar. Jadi mereka tidak banyak berkata-kata. tidak lebih. Kecuali kalau kalian sudah mengetahui seluruh cerita. "Kuda ini bukan kuda bagi saya. Katakan saja bahwa selusin kuda balik bersama dia. Yang anda tahu hanyalah sepotong ! Jangan katakan itu adalah berkat. selebihnya adalah penilaian. Meskipun ia miskin. Uang yang ia terima hanya cukup untuk membeli makanan. bagaimana Anda dapat ketahui itu? Bagaimana Anda dapat menghakimi?" Orang protes. namun Anda menilai seluruh hidup berdasarkan satu halaman atau satu kata. Orang itu miskin dan godaan besar." kata mereka." ia akan mengatakan. Selusin kuda itu bukan berkat. "Orang tua." mereka berkata satu kepada yang lain. Apakah itu kutukan atau berkat. Hidupnya sengsara sekali. Kuda seperti itu belum pernah di lihat begitu kemegahannya. Sekali lagi orang desa berkumpul sekitar orang tua itu dan menilai. Anak muda itu mulai menjinakkan kuda-kuda liar itu.bagaimana anda dapat menilai? Kalian hanya membaca satu halaman dari sebuah buku. Mana mungkin anda dapat melindungi binatang yang begitu berharga? Sebaiknya anda sudah menjualnya. Menurut mereka orang itu gila. kemudian dijual untuk banyak uang. binatang itu dapat dijinakkan dan dilatih. semua orang cemburu kepadanya karena ia memiliki kuda putih cantik. ia lari ke dalam hutan. Siapa tahu apa yang akan terjadi nanti?" Orang-orang desa tertawa.Yang dapat kita lihat hanyalah sepotong saja. saya tidak dapat katakan. Seluruh desa datang menemuinya. ia seorang tukang potong kayu miskin. Itu saja yang kita tahu. Saya sudah puas dengan apa yang saya tahu. Dua belas kuda liar pulang bersama satu kuda. Katakan saja bahwa kuda itu tidak berada di kandangnya. Tetapi di dalam hati mereka tahu bahwa ia salah. Saya tidak terganggu karena apa yang saya tidak tahu". Sekarang ia sudah membuktikan bahwa ia betulbetul tolol. tetapi orang tua itu selalu menolak. Suatu pagi ia menemukan bahwa kuda itu tidak ada di kandangnya. Yang kami anggap kutukan sebenarnya berkat. Kami sudah peringatkan bahwa kamu akan di rampok. kalau tidak. Mereka tahu itu adalah berkat. kamu benar dan kami salah. Selebihnya saya tidak tahu. "Jangan bicara terlalu cepat. Bagaimana kita dapat menjual seorang sahabat". Ia tidak hanya kembali. Tetapi ia tetap tidak menjual kuda itu. Bagaimana kita dapat menjual seseorang. "Jangan menggambarkan kita sebagai orang bodoh! Mungkin kita bukan ahli filsafat.Berkat atau Kutuk Pernah ada seorang tua yang hidup di desa kecil. Ia adalah sahabat bukan milik. Bahkan raja menginginkan hartanya itu. keagungannya dan kekuatannya. Apakah kalian dapat mengerti seluruh ungkapan? Hidup ini begitu luas. Jawab orang itu." mereka mengejek dia "sudah kami katakan bahwa seseorang akan mencuri kudamu. Sebaliknya."Barangkali orang tua itu benar. Orang tua itu mempunyai seorang anak laki-laki.

." mereka menangis. Semua anak muda di desa diminta untuk menjadi tentara. Kakinya patah.Orang tua itu berbicara lagi. "Ya. Kecelakaan-kecelakaan dan kengerian hidup ini hanya merupakan satu halaman dari buku besar. Kita harus simpan dulu penilaian kita dari badai-badai kehidupan sampai kita ketahui seluruh cerita. menghakimi. "Tuhan tahu kamu benar. "Kamu benar. Maka terjadilah 2 minggu kemudian negeri itu berperang dengan negeri tetangga. Hanya anak si orang tua tidak diminta karena ia sedang terluka. Tidak ada yang cukup bijaksana untuk mengetahui. Katakan hanya ini: anak-anak kalian harus pergi berperang." * * * * P. kalian kesetanan dengan pikiran untuk menilai. Jangan keterlaluan. we just have to wait out the why. Musuh sangat kuat dan perang itu akan dimenangkan musuh.Tidak ada yang tahu apakah itu berkat atau kutukan. Everything happens for a reason. Sekali lagi orang berkumpul sekitar orang tua itu sambil menangis dan berteriak karena anak-anak mereka sudah dipanggil untuk bertempur.Kecelakaan anakmu merupakan berkat. Sedikit sekali kemungkinan mereka akan kembali. dan anak saya tidak. Kalian selalu menarik kesimpulan. Hanya Tuhan yang tahu. Hidup ini datang sepotong-sepotong". Kita hanya mempunyai sepotong cerita. Kita hanya tahu sepotong dari seluruh kejadian. tetapi paling tidak ia ada bersamamu. Siapa tahu itu berkat atau kutukan? Tidak ada yang tahu. Orang tua itu berbicara lagi.puteramu patah kedua kakinya dan sekarang dalam usia tuamu kamu tidak ada siapa-siapa untuk membantumu. Ini membuktikannya. Tidak ada yang tahu.S: Orang tua itu benar. Anak-anak kami pergi untuk selama-lamanya". "Tidak mungkin untuk berbicara dengan kalian. orang tua.Kita jangan terlalu cepat menarik kesimpulan. Katakan saja bahwa anak saya patah kaki. Sekarang kamu lebih miskin lagi". Mereka mungkin tidak akan melihat anak-anak mereka kembali.

Tony itu pekerja yang paling terandalkan yang kupunya. Ia menghampiri Tony dan berkata begini. "Tony. Itu bisa membuat perbedaan untuk sepanjang hidup seseorang. Aku sudah kerja selama 40 tahun dalam penebangan kayu. kau tahu aku yang bertugas jadi pengawas hari ini?" Tony cuma acuh saja. Tony". seraya menambahkan apa yang diceritakan pengawasnya. ia menambahkan. Tony menjawab. "Kerjamu bagus. Tony menjatuhkan pasir sesekop yang ia pegang dan air mata mengalir menuruni wajahnya." ia bilang pada Tony. "Kalau bukan karena satu menit itu waktu anda berbicara dulu padaku di Idaho. Selama delapan tahun ini tak pernah ada kecelakaan dibukit tempat ia bekerja. Kau punya waktu satu menit untuk mengucap terima kasih pada seseorang? Satu menit untuk memberitahu seseorang. 1 menit itu. ada suara asal-asalan ia bunyikan "Aku maunya sudah akan memecatmu begitu kita sampai bertengkar. Aku tahu ia penggerutu dan membenci semua orang dan segala sesuatu. "Kenapa tak ia ceritakan itu 8 tahun yang lalu padaku?" Hari itu Tony kerja lebih keras dari sebelumnya dan ia tersenyum! Belakangan ia cerita pada Rogers. "Aku bilang pada Maria. Ia memikirkan Tony. Rogers mengambil alih menjadi pengawas hari berikutnya. "Aku rasa kamu lagi memikirkan kesempatan untuk memecat si Tony kalau kamu dapatkan peluang.Satu menit yang mengubah hidup Selama masa sekolah di kolese. benar-benar mengubah seluruh jalan hidupku. seakan membaca pikiran Rogers. Ia adalah pengawas untuk pembangunan jalan kereta api dari salah satu perusahaan penebangan kayu terbesar di bagian Barat Amerika.tapi kuingin kau tahu itu tak akan kulakukan. Satu menit. . "Pecat mereka. menyusahkan orang-orang lainnya. Rogers menanyainya ihwal ia bisa sampai ke California dan menjadi begitu sukses. ia menyuruh Rogers mewakilinya. Selesai ia berkata. aku suatu hari sudah pasti membunuh seseorang. Aku akan merasa tidak enak mengenai itu. merinci apa yang begitu baik yang telah ia kerjakan? Satu menit. 12 tahun kemudian ia bertemu Tony kembali. apa yang padanya kau paling hargai? Satu menit untuk membahas. "Bagaimana nanti kalau orang-orang yang membangkang?" tanya Rogers. dan itu membuat Maria merasa seperti hari Natal." Para manajer-efektif tahu betapa pentingnya untuk mengambil waktu dan menunjukkan dan memuji seorang pekerja bahwa ia baik. kau mandor pertama dinegara ini yang pernah bilang. Tetapi dia masuk nomor satu dan pulangnya malah paling akhir. Tapi bukan main bedanya apa yang bisa dihasilkan oleh semenit penegasan dalam membina suatu relasi. Lalu. Ketika pengawas lapangan harus ke luar beberapa hari. seorang buruh imigran yang sepanjang hari cuma menggerang dan mengomel. Rogers menghabiskan musim panasnya di sebuah perkemahan tempat penebangan kayu." kata pengawas itu." Rogers kembali kesekolah setelah musim panas itu.

ia akan menghadapi masalah hukum. ia sekali lagi membuat dosa yang tak terampuni. dan berkata tanpa suara "Tuhan. Sayangnya. Martha menggigit bibirnya keras. Ia dan suaminya Peterson adalah warga kulit putih. tapi tetap saja seluruh keluarga menjalani pemeriksaan. yaitu Martha dan suaminya kembali mengandung anak lagi. dan berkata serius pada dokter. Ia dan suaminya tiba-tiba saja menanggung tanggung jawab untuk memelihara anak ini. dan termenung begitu lama. suaminya Peterson. saat ini banyak orang yang menggunakan cara ini untuk menolong nyawa para penderita leukimia." Malam kedua. Hal ini hanya didengarkan oleh pasangan suami istri tersebut. Dan ia memerlukan transfer sumsum tulang belakang segera. menggenggam tangannya. Peterson mengerutkan keningnya berpikir. Dokter memberitahu mereka. Martha. maka anaknya Monika mendapat kemungkinan seperti ini. tetapi diantara kedua anaknya. Hasilnya tak satupun yang cocok. "Biarkan kami memikirkannya kembali. Harap seluruh anggota keluarga kalian berkumpul untuk menjalani pemeriksaan sumsum tulang belakang. Dr. Eleana telah berusia 2 . Itu adalah 10 tahun lalu. Harapan satu-satunya hanyalah mencari pedonor sumsum tulang belakang yang paling cocok untuknya. Mendengar usul ini Martha tiba-tiba menjadi panik. mencari pedonor yang cocok sangatlah kecil kemungkinannya. Terakhir. Berita pencarian orang ini membuat seluruh masyarakat gempar. dalam kasus seperti Monika ini. Jika ia berani muncul. "Kami ada suatu hal yang perlu memberitahumu. 35 thn. Padahal jelas ia akan menghadapi kesulitan besar. Dokter menjelaskan lebih lanjut.Adely menganggukkan kepalanya. Adely berusaha menjelaskan pada mereka. sang bayi kini menderita leukemia (kanker darah). ternyata terdapat satu yang berkulit hitam.. Jika ia tetap bersikeras untuk diam. Tapi harap Anda berjanji untuk menjaga kerahasiaan ini. lagi pula cara ini terhadap bayi yang baru dilahirkan sama sekali tak ada pengaruhnya.Sebuah Cerita Mengharukan Dari Italia Di suatu Koran Itali. muncullah berita pencarian orang yang istimewa 17 Mei 1992 di parkiran mobil ke 5 Wayeli. Dr. bulan 5 1992." Dr. Diantara mereka yang ada hubungan darah dengan Monika merupakan cara yang paling mudah untuk menemukan pedonor tercocok. Berharap agar pelaku pada waktu itu saat melihat berita ini. Martha hanya tersenyum kecil berkata pada mereka bahwa nenek berkulit hitam. adalah wanita yang menjadi pembicaraan semua orang. Setiap orang membicarakannya. Dan mendonorkan darah anak untuk Monika. pasangan suami-istri tersebut. dan ada kemungkinan merusak kehidupan rumah tangganya sendiri. Musim gugur 2002. Ayah kandungnya merupakan satu-satunya penyambung harapan hidupnya. tiba-tiba pintu ruang kerjanya terbuka. Terakhir mereka hanya berkata. Raut wajah Martha berubah. dan kakeknya berkulit putih. Kisah ini akan berakhir bagaimanakah? Seorang anak perempuan yang menderita leukimia ternyata menyimpan suatu kisah yang memalukan di suatu perkampungan Itali. kenapa menjadi begini?" Ia menatap suaminya. Masalahnya adalah apakah orang hitam ini berani muncul. Adely tengah bergiliran tugas. Waktu itu anak kami yang pertama. Monika yang berkulit hitam terus menerus mengalami demam tinggi.Adely memvonis Monika menderita leukimia. bersedia menghubungi Dr. sang wanita melahirkan seorang bayi perempuan berkulit hitam.Tak lama kemudian. Dr. Adely di RS Elisabeth. seorang wanita kulit putih diperkosa oleh seorang kulit hitam. Hal ini menarik perhatian setiap orang disekitar mereka untuk bertanya. karena ini merupakan rahasia kami suami-istri selama beberapa tahun. sinar matanya dipenuhi ketakutan dan putus asa. Sekarang hanya ada satu cara yang paling manjur.

Mereka ingin bertemu dengannya.Adely merasa terkejut akan kedalaman cinta sang ibu. Saat Martha sadar. Sepertinya seluruh langit runtuh. dan memberinya nama Monika. Terlebih lagi lewat waktu begitu lama. Peterson telah dibanjiri air mata. tapi aku masih mengharapkan keberuntungan. turun hujan lebat.Orang tersebut menggunakan sepotong kayu. demi untuk menolong sebuah nyawa seorang anak perempuan penderita leukimia! Begitu berita ini keluar. apakah kalian bersedia membiarkan ia kembali muncul dalam kehidupan kalian?" Martha berkata : "Demi anak. Tapi telah tak ada bayangan orang satupun. Akankah menggunakan hukum . mungkin anak yang dikandungnya adalah bayi kami. sebelum akhirnya memutuskan memuat berita pencarian ini di koran dengan menggunakan nama samaran. lebih tak ingin lagi identitas Monika sebagai anak hasil pemerkosaan terungkap. pernah terpikir untuk mengirim sang anak ke panti asuhan. kami sungguh tak tega. Ia melanjutkan kembali. seorang remaja berkulit hitam tengah berdiri di belakang tubuhnya. kami ketakutan menunggu beberapa bulan. Memang jika demikian. Martha bekerja di sebuah restoran fast food. Maret 1993. (suratkabar Roma) Komentar dengan topik : Orang hitam itu akan munculkah? Jika orang hitam ini berani muncul. dan memperkosanya. Berita ini memohon sang pelaku pemerkosaan waktu itu berani muncul. Setiap hari pukul 10 malam baru pulang kerja. "Kelihatannya. Barangkali sumsum tulangnya. Aku dan Martha merupakan warga Kristen yang taat." Dr. memukulnya hingga pingsan. Mata Dr. Tapi mendengar suara tangisnya. mau mencari sang pemerkosa dimana Martha dan Peterson mempertimbangkannya baik-baik. kalian harus mencari ayah kandung Monika. akan bagaimanakah masyarakat kita sekarang menilainya. Martha melahirkan bayi perempuan. kalian melahirkan 10 anak sekalipun akan sulit untuk mendapatkan donor yang cocok untuk Monika. ia memandang Martha dan berkata. tanggapan masyarakat begitu menggemparkan. Waktu itu aku bagaikan gila keluar rumah mencari orang hitam itu untuk membuat perhitungan. Kami merasa sangat ketakutan.waktu telah menunjukkan pukul 1 malam. Saat ini juga seluruh media penuh dengan diskusi tentang bagaimana cerita ini berakhir. Beberapa lama kemudian. atau sumsum tulang belakang anaknya ada yang cocok untuk Monika. Tetapi. ia juga merupakan sebuah nyawa. Bila ia bersedia muncul menyelamatkannya. Tetapi Martha menolak semua perhatian mereka.Saat Martha pulang kerja.Adely juga digenangi air mata. Kotak surat dan telepon Dr. Begitulah. Martha berencana untuk menggugurkannya. Martha mendengan suara langkah kaki. pada akhirnya kami memutuskan untuk memeliharanya. aku bersedia berlapang dada memaafkannya. pada akhirnya ia memahami kenapa bagi kedua suami istri tersebut kembali mengandung anak merupakan hal yang sangat mengkuatirkan. Malam itu kami hanya dapat memeluk kepala masing-masing menahan kepedihan. Berita pencarian yang istimewa ini mengakibatkan banjir pedonor sumsum tulang belakang. dan ia berkulit hitam.tahun. berharap dapat memberikan bantuan padanya. Kami begitu putus asa. ia tak ingin mengungkapkan identitas sebenarnya. orang-orang terus bertanya siapakah wanita ini. kuatir bila anak yang dikandungnya merupakan milik orang hitam tersebut. seluruh jalanan telah tiada orang satupun. Ia berpikir sambil mengangguk-anggukkan kepala berkata. di koran Wayeli termuat berita pencarian ini. dengan ketakutan memutar kepala untuk melihat. Terlebih lagi bagaimanapun Martha telah mengandungnya. Aku tak akan memperkarakannya. Bicara sampai sini. Tak lama kemudian Martha mendapati dirinya hamil. dan pulang ke rumah dengan tergesa-gesa. kebanjiran surat masuk dan telepon. Adely bagaikan meledak saja. Saat melalui suatu parkiran yang tak terpakai lagi. November 2002.seperti yang digambarkan sebelumnya. Malam itu.

tak sedikit orang yang bersukarela untuk menjalani pemeriksaan sumsum tulang belakang. memporakporandakan perasaan seorang pengelola toko minuman keras berusia 30 tahun. berharap dapat mendonorkannya untuk Monika. memberikan laporan terpidana hukuman pada tahun 1992 pada RS. Berita pencarian ini mengharukan banyak orang. Disaat sebuah jiwa merana tak menentu. yang selalu mendiskriminasikannya. mereka tak rela untuk melepaskan harapan untuk mencari orang hitam itu.yang berlaku untuk menghakiminya. Ajili . 17 Mei 1992. Ia seorang kulit hitam. di Wayeli timbullah wabah untuk mendonorkan sumsum tulang belakang. mereka semua bukanlah orang hitam yang memperkosanya waktu itu. untuk mengetahui apakah dirinya memenuhi kriteria. pernah bekerja sebagai pencuci piring panggilan. memaksanya untuk menelan pecahan piring. sayangnya Monika tak termasuk diantara mereka yang beruntung. Dikarenakan jumlah orang berkulit hitam di kota ini hanya sedikit. ia yang tak pernah mengenyam dunia pendidikan terpaksa bekerja sejak dini. berharap dirinya sendiri bekerja dengan giat demi mendapatkan sedikit uang dan penghargaan dari orang lain. apa tindakan yang Anda lakukan? sebagai bahan diskusi. Beberapa orang ini juga sebagian telah keluar penjara. Martha dan Peterson menghubungi beberapa orang ini. Sudah sejak lama tak berada di Itali. Tak peduli segiat apapun dirinya. Tapi tak satupun pedonor yang memenuhi kriteria di antara mereka. harapan selalu disaat keputusasaan melanda kembali muncul. Ia adalah sang peran utama dalam kisah ini. ia berencana untuk pulang kerja lebih awal merayakan hari ulang tahunnya. Tapi tak peduli bagaimanapun. Ia yang begitu pandai dan cekatan. Dikarenakan orang tuanya telah meninggal sejak ia masih muda. Sang bos menahan kepalanya. Haruskah ia menerima hukuman dan cacian untuk masa lalunya. Ajili yang sangatkaya raya itu. 17 Mei 1992 waktu itu. merupakan ulang tahunnya ke 20. tak sedikit terpidana yang tergerak karena kasih ibu ini. kisah Martha menyebar ke seluruh rumah tahanan. Mungkin ia telah meninggalkan jauh-jauh kampong halamannya. mungkin orang hitam itu sudah telah meninggalkan dunia ini. Akhirnya dua bulan telah lewat. Siapa menyangka. Saat itu berita pencarian juga muncul di Napulese. Para sukarelawan semakin lama semakin bertambah. Martha dan Peterson menantikan dengan panik kemunculan si kulit hitam. tak ingin muncul. tak peduli mereka berkulit hitam maupun berkulit putih. Hal yang mengejutkan adalah kesediaan para sukarelawan ini menyelamatkan banyak penderita leukimia lainnya. mereka semua bersukarela mendaftar untuk menjalani pemeriksaan sumsum tulang belakang. asalkan Monika hidup sehari lagi. Tak lama kemudian. Bagian penjara setempat terus berupaya membantu Martha. Dengan tidak tenang. ditengah kesibukan ia memecahkan sebuah piring. Dan menarik berbagai pendapat akan sulitnya berada di dua pilihan ini. Tapi sialnya. Mungkin ia tak bersedia merusak kehidupannya sendiri. begitu banyak terpidana waktu itu yang bersungguh-sungguh dan antusias untuk memberikan petunjuk. selalu memukul dan memakinya. orang ini tak muncul-muncul juga. bosnya merupakan seorang rasialis. ataukah ia harus menerima pujian karena keberaniannya hari ini? (Surat kabar Wayeli) menulis topik : Bila Anda orang berkulit hitam itu. bernama Ajili. sebagian lainnya masih berada di dalam penjara. maka dalam 10 tahun terakhir ini juga hanya sedikit jumlah terhukum berkulit hitam. tapi mungkin beberapa juga menemui hal seperti ini. mereka mulai berpikir. ia memiliki lembaran tergelam merupakan mimpi terburuknya di malam berhujan itu. Tapi sayangnya. Tak seorangpun menyangka. Mereka berkata pada Martha : Sekalipun beberapa orang bukanlah terhukum karena tindak perkosaan.

Kedua pasangan Amerika ini sangatlah mengagumi kemampuannya. ia juga memiliki 3 anak yang lucu. seluruh keluarga mendiskusikan kasus Martha. Malam itu juga ia menggunakan uang ulang tahunnya untuk membeli tiket KA menuju Napulese. anak yang baik adalah anak yang mau memperbaiki kesalahannya. dan menikahkannya dengan anak perempuan mereka. suami yang baik. Ajili berkali-kali membolak-balik koran. ayah yang baik. Tapi setiap kali. Telepon Dr. sang istri. Ayah yang salah. Lina berkata : "Aku sangat mengagumi Martha. Juga akan kehilangan penghormatan masyarakat disekitarnya. Ajili tak dapat terlelap. Pagi hari itu. meninggalkan kota ini. ia pun memperkosa sang wanita yang tak berdosa ini. ia akan kehilangan keluarganya yang bahagia dan istrinya yang cantik. aku tak mau peduli kamu lagi. tak berani mengatakan kenyataan pada istrinya. Tapi ia menyimpan rahasianya rapat-rapat. Lina. untuk pertama kalinya Ajili kehilangan kesabaran dan menamparnya.kumaafkan. Tapi selesai melakukannya. berharap ia selalu hidup damai dan tentram.begitu marah dan memukul sang bos. Sedikitpun ia tak pernah membayangkan bahwa wanita malang itu mengandung anaknya. ayah tak akan memukulmu lagi. aku tak akan memiliki keberanian untuk memelihara anak hasil perkosaan hingga dewasa. Beberapa tahun ini. Semua yang ia dapatkan dengan ditukar kerja kerasnya bertahun-tahun. ia yang begitu tangkas. Bila aku diposisinya. Ditengah kemarahannya ia bertekad untuk membalas dendam pada si kulit putih. Hari itu. belum sempat menekan habis tombol telepon. dan buru-buru berkata padanya untuk menenangkan ayahnya : "Baiklah. ia benar-benar begitu rendah. merasa dirinya bagaikan terbakar dalam neraka. Ajili mendapatkan pekerjaan dengan lancar di restoran milik orang Amerika. setiap orang kelak akan mengetahui sisi terburuknya ini. Untuk membalaskan dendamnya akibat pendiskriminasian. bahkan menanggung tanggung jawab untuk memelihara dan menjaga anak yang awalnya bukanlah miliknya. Malam itu. Ia sepertinya dapat mendengarkan jerit tangis wanita itu. maafkan papa ya". Aku tak ingin kau menjadi ayahku". dan pada akhirnya juga mempercayainya untuk mengelola toko mereka. Sang anak terkejut dibuatnya. Ajili pun tiba-tiba menangis. tak memberitahu seorangpun. Ajili mendengarkan saja. bila ia bersedia mengakui semuanya.tak hanya memajukan bisnis toko minuman keras ini. Sang anak sambil menangis berkata : "Kau ayah yang jahat. Ajili merupakan bos yang baik. Hati Ajili bagai terpukul keras mendengarnya. saat makan bersama. kali ini juga hanya dapat meringkuk menyelingkupi dirinya sendiri. Malam itu. Di Napulese. Malam berhujan lebat.Adely. tak disangka ia dapat menerima anak yang demikian". ia sungguh pria yang patut dihormati. Ajili termenung mendengarkan pendapat istrinya. Ia selalu memohon ampun pada Tuhan dan berharap Tuhan melindungi wanita yang pernah diperkosanya. atau orang jahat?" . bagaimana kau memandang pelaku pemerkosaan itu?" "Sedikitpun aku tak akan memaafkannya!!! Waktu itu ia sudah membuat kesalahan." Malam itu. Sampai sini. Dimatanya selalu terbayang kejadian malam berhujan deras itu. ia terus mempertimbangkan kemungkinan dirinyalah pelaku yang dimaksud. dan bayangan sang wanita. anaknya yang baru berusia 5 tahun begitu rewel tak bersedia tidur. lalu berlari keluar meninggalkan restoran. tiada seorangpun lewat. anak-anaknya tak akan lagi mencintainya. begitu pengecut! Ia benar-benar seorang pengecut!" demikian istrinya menjawab dengan dipenuhi api kemarahan. dan tiba-tiba mengajukan pertanyaan : "Kalau begitu. Aku lebih mengagumi lagi suami Martha. ia bertemu keberuntungannya. dan di parkiran ia bertemu Martha. Ajili mulai panik dan ketakutan. Tak henti-hentinya ia bertanya pada dirinya sendiri : "Aku ini sebenarnya orang baik. Tapi hati nuraninya tetap membuatnya tak melupakan dosa yang pernah diperbuatnya. Guru TK ku bilang. ia telah menutupnya kembali. Dimata pekerja lainnya dan seluruh anggota keluarga. ia pun memeluk erat-erat sang anak dan berkata : "Maaf. begitu egois. Ajili beberapa kali mencoba menghubungi no. Hatinya terus bertentangan.

marah dan terluka. Mereka terus-menerus menelepon. Awalnya Ajili tak berani untuk menemui mereka. pihak RS tidak mengungkapkan dengan jelas identitas mereka semua pada media. sang karyawan menyapanya ramah : "Selamat pagi." Kalimat terakhir ini menyentuh hati Ajili yang paling dalam. sekaligus penghormatan mereka padanya. Demi untuk melindungi pasangan Ajili dan pasangan Martha. Tapi pernahkah kamu memikirkan. namun saat ini ia hanya dipenuhi perasaan terharu. ia pun tak dapat menahan air matanya. dan juga tak bersedia mengungkapkan keadaan sebenarnya. memberikan perhatian padanya dengan menanyakan apakah ada masalah. Berita ini mengejutkan seluruh pemerhati berita ini. Istrinya mulai merasakan adanya ketidakberesan pada dirinya. Segalanya berlangsung dalam keheningan. Apakah kau mengharapkan seorang suami yang pernah melakukan kesalahan tapi kini bersedia memperbaiki dirinya.dalam ruang tertutup dan dirahasiakan di RS. ia dapat mengulurkan dirinya untuk muncul. ia berteriak marah : "Kau PEMBOHONG!" Malam itu juga ia membawa ketiga anak mereka. Setelah berhari-hari memeriksa hati nuraninya. mereka hanya memberitahu media bahwa ayah kandung Monika telah ditemukan. Ia telah melakukan kesalahan sekali. perlu berapa banyak keberanian besar. iapun menelepon Dr. mereka menasehatinya : "Memang benar. Ataukah seorang suami yang selamanya menyimpan kebusukan ini didalamnya?" Mendengar ini Lina terpekur beberapa lama. Aku harus menyelamatkannya. mendengar semuanya. menulis surat pada Dr.Mendengar bunyi napas istrinya yang teratur. namun pada permohonan ketiga Martha. Ketika Martha mengetahui bahwa orang hitam pemerkosanya itu pada akhirnya berani memunculkan dirinya. pergilah menemui Dr. iapun menyetujui hal ini.Hasilnya Ajili benar-benar adalah ayah Monika. Mereka adalah dua orang tua yang penuh pengalaman hidup. tak boleh kembali membiarkan dirinya meneruskan kesalahan ini. dalam hati dipenuhi perasaan tak menentu dan rasa malu. Dan ia mencari alasan tak enak badan untuk meloloskan dirinya. Dr. Martha bertemu langsung dengan Ajili. pasangan tersebut tiba di RS Elisabeth. kita patut marah terhadap segala tingkah laku Ajili di masa lalu. Mereka berpendapat : "Barangkali ia pernah melakukan tindak pidana. namun saat ini ia seorang pahlawan!" 10 Februari. Hari kedua. Sepuluh tahun ini ia terus memendam dendam kesumat terhadap Ajili. manager!" Mendengar itu. menghubungi Dr. ia langsung kembali ke sisi Ajili. 18 Februari. ia pun kehilangan seluruh keberaniannya untuk berdiri. wajahnya tiba-tiba menjadi pucat pasi. Hal ini membuktikan bahwa hati nuraninya belum sepenuhnya terkubur. Adely! Aku akan menemanimu!" 3 Februari 2003. Adely. . Ia berusaha sekuat tenaga menjaga suaranya supaya tetap tenang : "Aku ingin mengetahui keadaan anak malang itu. ia pun mengobarkan keberaniannya sendiri untuk memberitahu sang istri tentang segala rahasianya. Terakhir ia berkata : "Sangatlah mungkin bahwa aku adalah ayah Monika. demi untuk pemeriksaan DNA Ajili." Dr. kedua pasangan Martha dan suami memohon untuk dapat bertemu muka langsung dengan Ajili. suami istri Ajili. Adely. Pagi-pagi di hari keuda." Lina sangat terkejut. Adely. Ia merasa dirinya hampir menjadi gila saja rasanya. dan lari pulang ke rumah ayah ibunya. memohon untuk dapat menyampaikan kemarahan mereka pada orang hitam ini. menatap mata sang suami yang dipenuhi penderitaan. ia hampir tak tahan lagi rasanya. Ketika ia memberitahu mereka tentang kisah Ajili. keadaan sang anak sangat parah. Lina menetapkan hatinya berkata : "Ajili. Pagi hari di jam kerja. 8 Februari. Adely memberitahunya.Adely menambahkan kalimat terakhirnya berkata : "Entah apa ia dapat menunggu hari kemunculan ayah kandungnya. kemarahan kedua suami-istri tersebut dengan segera mereda. Ajili tak dapat lagi terus diam saja. bagaimanapun anak itu juga merupakan darah dagingnya sendiri! Ia pun membulatkan tekad untuk menolong Monika. suatu perasaan hangat sebagai sang ayah mengalir keluar. Malam hari itu juga.

sehingga sumsum tulang belakangmu dapat menolong putriku". Sang dokter berkata dengan antusias : "Ini suatu keajaiban!" 22 Februari 2003. dokter melakukan pemeriksaan sumsum tulang belakang Ajili. dan pada akhirnya Monika telah melewati masa kritis. Monika boleh keluar RS dengan sehat walafiat. Untungnya.. Dialah yang membuatku dapat memiliki kehidupan yang benar-benar bahagia di saparoh usiaku selanjutnya. sekian lama harapan masyarakat luas akhirnya terkabulkan. Beberapa waktu kemudian. dengan suara serak Ajili berkata : "Maaf. Bila kalian menghadapi kesulitan bagaimanapun." Martha menjawab :"Terima kasih Kau dapat muncul. aku sangat berterima kasih pada Monika. Tapi hari itu Ajili tidak hadir.dialah yang memberiku kesempatan untuk menebus dosa. sesaat ketiga orang tersebut diam tanpa suara menahan kepedihan. 19 Februari. aku akan berusaha sekuat tenaga untuk membantu kalian". raut wajahnya memucat.. mohon maafkan aku! Kalimat ini telah terpendam dalam hatiku selama 10 tahun.Ajili baru saja memangkas rambutnya. harap hubungi aku.Aku berharap Monika berbahagia selalu hidup dan tumbuh dewasa bersama kalian. dari dalam lubuk hatiku terdalam. Semoga Tuhan memberkati.Ini adalah hadiah yang ia berikan padaku!" (Italia post) . sebelum akhirnya air mata mereka bersama-sama mengalir. sumsum tulang belakangnya sangat cocok bagi Monika. Satu minggu kemudian.Monika menerima sumsum tulang belakang Ajili. Dalam suratnya ia menyatakan penyesalan dan rasa malunya berkata :"Aku tak ingin kembali mengganggu kehidupan tenang kalian. dan mereka bersama-sama saling menjabat tangan masing-masing. langkah kakinya terasa sangatlah berat. ia memohon Dr. Hari ini akhirnya aku mendapat kesempatan untuk mengatakannya langsung kepadamu. Adely datang kerumah mereka untuk merayakannya. saat ia melihat Martha. Martha dan suaminya selangkah maju. Adely membawa suratnya bagi mereka. Saat ini juga. dan secara khusus mengundang Ajili dan Dr. Martha dan suami memaafkan Ajili sepenuhnya.

Beberapa hari kemudian ketika sedang menyeberang sungai."Apakah ini kapakmu?" "Bukan. benar ini kapak saya". "Kamu orang jujur. seandainya saya tadi menjawab tidak. si penebang kayu menangis dan berdoa. "Mengapa kamu menangis?" "Istri saya satu-satunya yang sangat saya cintai terjatuh ke sungai.. "Dewa. istrinya terjatuh dan hanyut. "Ya. Lalu Dewa marah dan berkata "Kamu berbohong. Dewa". tidak mungkin saya bisamembahagiakan tiga orang istri. karena itu Aku akan memberikan ketiga kapak ini untukmu sebagai upah kejujuranmu". Dewa. Lelaki itu sangat bersyukur dan pulang dengan gembira. seorang penebang kayu kehilangan kapaknya karena jatuh ke sungai. Dewa" Lalu Dewa menghilang ke dalam sungai dan muncul kembali dengan membawa Jennifer Lopez "Apakah ini istrimu?". Lagi. Lalu Dewa menghilang dan muncul kembali membawa kapak emas. dan jika saat itu saya juga menjawab tidak. Dewa akan memberikan ketiganya untuk menjadi istrisaya. Saya ini orang miskin. dan jika ketika itu sayamenjawab iya. Dewa akan kembali membawa istri saya yang asli. Dewa " Lalu Dewa mengeluarkan sebuah kapak yang jelek dengan pegangan kayu dan mata besi "Apakah ini kapakmu?" "Ya. "Mengapa kamu menangis?" Si penebang kayu sambil terisak menceritakan bahwa kapak sebagai sumber penghasilan satu-satunya telah jatuh ke sungai. ketika sedang menebang pohon. sehingga Dewa muncul. Dewa." .Mengapa Lelaki Suka Berbohong? Suatu hari. "Apakah ini kapakmu?" "Bukan.. Kemudian Dewa muncul.. Dewa " Lalu Dewa muncul kembali membawa kapak perak. Lalu dia menangis dan berdoa.. kemana perginya kejujuranmu?" Lelaki itu dengan takut dan gemetar berkata. Dewa akan kembali dengan membawa Britney Spears.

aku hampir-hampir tak bisa melihat sosoknya. Seorang wanita sedang diserang. Aku bukan laki-laki pemberani. pergulatan batinku sebenarnya hanya berlangsung beberapa detik. Dengan memutuskan untuk mempertaruhkan hidupnya demi seorang wanita tak dikenal. Karena bertekad untuk berbuat baik pada sesamanya. berusaha menenangkannya. pria ini jadi melakukan hal yang luar biasa bagi dirinya sendiri! . si ayah akhirnya malah menyelamatkan putrinya sendiri. Dalam kegelapan. Karena tak ingin membuat ia semakin ketakutan. Banyak orang takut kalau-kalau perbuatan baik yang mereka lakukan justru membawa bencana. Bagaimana mungkin aku pergi begitu saja? Tidak. Kita mempunyai berbagai kemampuan yang tidak kita sadari. tapi aku bisa merasakan shock yang dialamainya. Dalam hati aku menyumpah-nyumpah. "Dad. juga tidak atletis. ia bisa menarik kekuatan entah dari mana. kemudian kudengar wanita itu berkata dengan terheran-heran dan tak percaya. tapi teriakan-teriakan wanita itu sudah semakin lemah. Tapi karena tekadnya yang begitu besar. Aku tak bisa begitu saja meninggalkan wanita tak dikenal ini. si ayah mendadak memperoleh kekuatan dan semangat yang menakjubkan.tapi begitu aku membulatkan tekad untuk membantu wanita tersebut. gerakan meronta yang panik. Kami berguling-guling di tanah dan bergumul selama beberapa menit. Bukankah sering kita mendengar pepatah sinis ini: "Perbuatan baik akan membawa celaka?" Namun kisah diatas merupakan contoh jelas bahwa yang terjadi sering kali berlawanan sepenuhnya. Katherine. Aku berhenti dengan terkejut dan memasang telinga. Aku tahu aku mesti cepat bertindak. "Orang itu sudah pergi. Akhirnya aku membulatkan tekad. Sambil terengah-engah aku berdiri dan mendekat si wanita yang bersembunyi di balik pohon sambil menangis." Lama suasana hening. Kau aman sekarang. ia takkan sanggup mengumpulkan kekuatan fisik untuk melawan si pemerkosa. Entah dari mana aku memperoleh semangat dan kekuatan fisik itu . ketika mendadak terdengar jeritan-jeritan tertahan dari balik segerumbulan semak.Menolong Dari Pemerkosa Pada suatu larut malam." kataku. Dan dalam tekadnya untuk menolong sesama. Rasa panikku timbul ketika menyadari bahwa yang kudengar itu adalah suara orang yang sedang bergumul: geraman berat. kaukah itu?" Lalu dari balik pohon itu melangkah putri bungsuku. hanya beberapa meter dari tempatku berdiri. dan bunyi pakaian yang dirobek. semula aku hanya berbicara dari jauh padanya. Mestikah aku melibatkan diri? Aku takut memikirkan keselamatanku sendiri. Dalam keadaan biasa. aku melewati sebuah jalan remang-remang. mendadak aku merasakan perubahan. meski itu berarti aku mempertaruhkan hidupku sendiri. "Tak apa. sampai kemudian si penyerang melompat bangkit dan melarikan diri. kenapa memilih rute lain untuk pulang kali ini. Aku lari ke balik semak-semak itu dan menarik si penyerang dari atas tubuh si wanita. Bagaimana kalau aku menjadi korban? Apakah sebaiknya aku mencari telepon terdekat dan menghubungi polisi? Meski kelihatannya sangat lama.

Mereka memutuskan untuk memanggil si penunggu rumah dan menanyakan perihal anggur. Setelah itu mereka letakan kembali seperti biasa. Semuanya okeoke saja. Suatu hari mereka tidak tega lagi membayangkan bahwa si penunggu rumah yang baik hati ini sampai meneguk air seni mereka. kenapa dibuat rumit? Kadang kita justru mendapatkan akibat dari perbuatan kita sendiri. . sebab ketiganya memang jarang di rumah. Ia ditemani oleh dua orang temannya dan tinggal di sebuah rumah di pedalaman. Dan dengan gaya yang tidak menuduh langsung. Boss! Selama ini saya hanya selalu pakai untuk keperluan memasak untuk para Boss!" P.Not Me. yang sebenarnya tidak perlu.S: Kalau bisa bertanya. Anggur ini mahal dan mereka ingin menyimpannya untuk acara spesial. Rumah ini dirawat oleh seorang lokal. yang setiap harinya sepertinya terus berkurang padahal mereka tidak pernah meminumnya. Mereka tidak punya tertuduh lain lagi selain sang penunggu rumah lugu tersebut. walau sedikit demi sedikit. Dan yang mereka temukan. sehingga apabila memang berkurang lagi mereka bisa tahu dengan jelas. mereka mengatakan bahwa mereka perhatikan persediaan anggur mereka di satu-satunya botol di rumah itu selalu menipis. Mereka pun memutuskan untuk mengukur kekurangannya dengan membuat garis kecil pada botol. kenapa berasumsi? Kalau bisa sederhana. yang tugasnya hanya dua yakni merawat rumah dan memasak. kecuali satu hal: mereka punya satu botol anggur yang mahal yang disimpan di ruang makan. Mereka mengambil botol anggur dan mengganti isinya dengan air seni mereka. setiap hari jumlah air seni ini pun berkurang seperti halnya anggur. Boss" Ini cerita dari seorang teman yang bertahun silam pergi ke Papua New Guinea untuk urusan bisnis. mereka menemukan memang jumlah anggur dalam botol tersebut berkurang terus setiap hari. dan pasti ada seorang di rumah ini yang meminumnya! Serta merta si penunggu rumah polos ini menyahut "Not me. Suatu kali ketiganya pulang ke rumah dalam keadaan mabuk dan mereka merencanakan memberi pelajaran si penunggu rumah. Dan setelah membuat garis tersebu! t. Yang mereka temukan adalah setiap hari jumlahnya sedikit demi sedikit berkurang.

tidak jauh dari tempat mereka berdiri. Anda merasa bosan.. itu gampang. serigala itupun kelelahan. dan dengan sigap serigala A itupun melompat ke arah kelinci tersebut. . "DUAAAKK!!" begitu suaranya. kenapa kamu tidak bisa menangkap kelinci itu? Kamu kalah.. kita dapat mengambil pelajaran dari serigala tersebut. pada sanak saudara.. atau ada juga orang yang bekerja karena untuk dapat pamer pada teman-temannya. Kamu berlari mengejar kelinci hanya untuk pamer saja. sedangkan kelinci itu berlari untuk nyawanya. apakah tujuan sebenarnya Anda bekerja? Apakah pekerjaan Anda yang sekarang sudah cocok dengan bidang Anda? Terkadang ada orang yang bekerja. maka wortel kecil yang mengenai kepalanya tidak terasa sama sekali. Memang bekerja tidaklah salah. apakah tujuan Anda bekerja ? Jawaban ada di tangan Anda……. Cobalah pikirkan kembali. maka serigala B itupun bertanya. Setelah sampai di tempat serigala B.S : Mungkin kita tertawa mendengar cerita ini. dan menghentikan pengejarannya. lihat saja nih!" Jawab serigala A. dan berlari mengejarnya. 1 menit. "Ah. serigala tersebut tetap mengejar kelinci itu. lalu serigala A hanya menggeleng-gelengkan kepalanya yang masih tertunduk. Anda sangat lelah.. betapa bodohnya seekor serigala yang seharusnya dapat berlari sangat kencang. karena kelinci itu larinya lebih kencang. bahwa dia sudah bekerja. Itu dikarenakan karena Anda tidak serius dengan pekerjaan Anda. kamu bisa ngga tangkap kelinci itu?" tanya serigala B. Anda akan enggan berhenti bekerja untuk beristirahat. sampai 5 menit. langsung lari terbirit-birit ketakutan.. karena mereka merasa 'harus' bekerja untuk membantu orang tua mereka menghidupi keluarganya. Lain halnya jika Anda bekerja. karena kamu tidak serius. karena tuntutan orang tua agar mencari uang sendiri. tanpa pikir panjang wortel yang masih dikunyahnya di lemparkan ke arah serigala tersebut. Dengan perasaan yang sangat malu." P. Tapi. Karena serigala adalah binatang yang kuat.2 Serigala Ada 2 ekor serigala di hutan Rica-rica. untuk orang yang sudah bekerja.. 2 menit. "Bagaimana? Apakah kamu bisa menangkapnya ?" tanya serigala B. Serigala itu belum dapat menangkap kelinci itu. Anda capai dengan pekerjaan Anda. karena Anda benar-benar menyukai pekerjaan tersebut dan sesuai dengan bidang Anda. tidak ada gairah. tapi jika pekerjaan itu dilakukan dengan tidak serius atau 'separuh hati' maka Anda akan merasa bosan. mungkin Anda merasa. Jadi. Serigala B lalu melanjutkan perkataanya : "Kamu tahu. merasa malas untuk bekerja. Anda merasa tidak ada kemajuan sama sekali dalam pekerjaan Anda. serigala B menantang serigala A untuk menangkap seekor kelinci yang sedang makan wortel. 3 menit. setiap pagi Anda akan selalu terbangun dengan wajah yang berseri-seri. atau kadang juga ada orang yang bekerja. "Ayo Serigala A. Sedangkan kelinci yang melihat serigala itu. tetapi tidak dapat menangkap seekor kelinci. dia menunduk berjalan dan kembali ke temannya serigala B.

Tangannya kekar. tapi tak setetespun air jeruk keluar. Tinjunya dapat menghancurkan batu bata tebal hingga berkeping-keping. Ia memeras dan memeras. "Nyonya." jawab wanita itu. Manusia kuat lalu memeluk wanita kurus itu. Dan. seorang yang atletis. Manusia kuat lalu menantang para penonton : "Hadiah yang besar kami sediakan kepada barang siapa yang bisa memeras hingga keluar satu tetes saja air jeruk dari buah jeruk ini!" Kemudian naiklah seorang lelaki. Lalu wanita itu mencoba memegang sisa jeruk itu dengan penuh konsentrasi. aku menerimanya karena ada pribadi yang mengasihiku. Aku harus bekerja keras untuk mencari nafkah bagi hidup kelima anakku. P.. mengarahkan ampas jeruk ke arah tengah. Ia terus menekan serta memijit jeruk itu. Wanita itu lalu mengambil jeruk dan menggenggamnya. Ia gagal. manusia kuat itu membimbing wanita itu naik ke atas pentas. dan menekan sisa jeruk. tapi tak ada yang berhasil. Manusia kuat ini mampu melengkungkan baja tebal hanya dengan tangan telanjang. stand makanan dan pertunjukan diadakan. Salah satu yang paling istimewa adalah atraksi manusia kuat.Ada Tetesan Setelah Tetesan Terakhir. Ia mengalahkan semua pria di kota itu dalam lomba panco. tapi mereka semua gagal. Aku punya alasan untuk menerima jalan keluar dari masalahku. banyak orang pernah mencobanya agar bisa membawa pulang hadiah uang yang aku tawarkan. Jika engkau memiliki tanggungan beban seperti itu. Berbagai macam permainan. bukanlah hal yang sulit bagiku".. Begitu banyak orang setiap malam menyaksikan unjuk kekuatan otot manusia kuat ini. Namun setiap kali menutup pertunjukkannya ia hanya memeras sebuah jeruk dengan genggamannya. demikian terus ia ulangi dengan sisi jeruk yang lain. Pasar malam dibuka di sebuah kota . Saat aku mencari. Manusia kuat itu tersenyum-senyum sambil berkata : "Aku berikan satu kesempatan terakhir. Penonton terdiam terperangah. Aku telah ratusan kali mengalami jalan buntu untuk semua masalah serta kebutuhan yang keluargaku perlukan.. Aku percaya Tuhanku hidup dan aku percaya tetesan berkat-Nya tidak pernah kering. aku sudah melakukan pertunjukkan semacam ini ratusan kali. hingga akhirnya memeras. Sepertinya seluruh isi jeruk itu sudah terperas habis.. Pria kuat lainnya saja gagal meneteskan setetes air dari potongan jeruk itu apalagi ibu kurus tua ini. pikirnya. Penduduk menyambutnya dengan gembira. Jika hanya memeras setetes air jeruk dari ampas yang engkau buat. bagaimana Anda bisa melakukan hal itu?" "Begini. Ia memeras jeruk tersebut hingga ke tetes terakhir. walau mata jasmaniku melihat semuanya telah kering. engkau akan mengetahui bahwa selalu ada tetesan air walau itu di padang gurun sekalipun. Hanya Anda satu-satunya yang berhasil memenangkan hadiah itu. siapa yang mau mencoba?" Seorang wanita kurus setengah baya mengacungkan tangan dan meminta agar ia boleh mencoba. katanya.. "Aku adalah seorang janda yang ditinggal mati suamiku. Beberapa orang tergelak-gelak mengolok-olok wanita itu. "Tentu saja boleh nyonya. Namun hingga saat ini aku selalu menerima tetes berkat untuk hidup keluargaku. Semakin banyak penonton yang menertawakannya. Ia memegang sebelah pinggirnya. Beberapa pria kuat lainnya turut mencoba.. ke atas panggung. Boleh aku tahu. Engkau juga akan mengetahui jalan untuk menemukan tetesan itu. ." Walau dibayangi kegelian di hatinya. dan "ting!" setetes air jeruk muncul terperas dan jatuh di atas meja panggung. Itulah yang ada di pikiran penonton.S : Selalu ada tetesan setelah tetesan terakhir. Lalu cemoohan segera berubah menjadi tepuk tangan riuh. Mari naik ke panggung. 'Hingga tetes terakhir'...

Anda akan menemukan jalannya". . demikian kata seorang bijak."Bila Anda memiliki alasan yang cukup kuat. Seringkali kita tak kuat melakukan sesuatu karena tak memiliki alasan yang cukup kuat untuk menerima hal tersebut.

Lelaki yang Gelisah
Dari pinggir kaca nako, di antara celah kain gorden, saya melihat lelaki itu mondar-mandir di depan rumah. Matanya berkali-kali melihat ke rumah saya.Tangannya yang dimasukkan ke saku celana, sesekali mengelap keringat di keningnya. Dada saya berdebar menyaksikannya. Apa maksud remaja yang bisa jadi umurnya tak jauh dengan anak sulung saya yang baru kelas 2 SMU itu? Melihat tingkah lakunya yang gelisah, tidakkah dia punya maksud buruk dengan keluarga saya? Mau merampok? Bukankah sekarang ini orang merampok tidak lagi mengenal waktu? Siang hari saat orang-orang lalu-lalang pun penodong bisa beraksi, seperti yang banyak diberitakan koran. Atau dia punya masalah dengan Yudi, anak saya? Kenakalan remaja saat ini tidak lagi enteng. Tawuran telah menjadikan puluhan remaja meninggal. Saya berdoa semoga lamunan itu salah semua. Tapi mengingat peristiwa buruk itu bisa saja terjadi, saya mengunci seluruh pintu dan jendela rumah. Di rumah ini, pukul sepuluh pagi seperti ini,saya hanya seorang diri. Kang Yayan, suami saya, ke kantor. Yudi sekolah, Yuni yang sekolah sore pergi les Inggris, dan Bi Nia sudah seminggu tidak masuk. Jadi kalau lelaki yang selalu memperhatikan rumah saya itu menodong, saya bisa apa? Pintu pagar rumah memang terbuka. Siapa saja bisa masuk. Tapi mengapa anak muda itu tidak juga masuk? Tidakkah dia menunggu sampai tidak ada orang yang memergoki? Saya sedikit lega saat anak muda itu berdiri di samping tiang telepon. Saya punya pikiran lain. Mungkin dia sedang menunggu seseorang, pacarnya, temannya, adiknya, atau siapa saja yang janjian untuk bertemu di tiang telepon itu. Saya memang tidak mesti berburuk sangka seperti tadi. Tapi dizaman ini, dengan peristiwa-peristiwa buruk, tenggang rasa yang semakin menghilang, tidakkah rasa curiga lebih baik daripada lengah? Saya masih tidak beranjak dari persembunyian, di antara kain gorden, di samping kaca nako. Saya masih was-was karena anak muda itu sesekali masih melihat ke rumah. Apa maksudnya? Ah, bukankah banyak pertanyaan di dunia ini yang tidak ada jawabannya. Terlintas di pikiran saya untuk menelepon tetangga. Tapi saya takut jadi ramai. Bisa-bisa penduduk se-kompleks mendatangi anak muda itu. Iya kalau anak itu ditanya-tanya secara baik, coba kalau belum apa-apa ada yang memukul. Tiba-tiba anak muda itu membalikkan badan dan masuk ke halaman rumah. Debaran jantung saya mengencang kembali. Saya memang mengidap penyakit jantung. Tekad saya untuk menelepon tetangga sudah bulat, tapi kaki saya tidak bisa melangkah. Apalagi begitu anak muda itu mendekat, saya ingat, saya pernah melihatnya dan punya pengalaman buruk dengannya. Tapi anak muda itu tidak lama di teras rumah. Dia hanya memasukkan sesuatu ke celah di atas pintu dan bergegas pergi. Saya masih belum bisa mengambil benda itu karena kaki saya masih lemas. *** Saya pernah melihat anak muda yang gelisah itu di jembatan penyeberangan, entah seminggu atau duaminggu yang lalu. Saya pulang membeli bumbu kue waktu itu. Tiba-tiba di atas jembatan penyeberangan, saya ada yang menabrak, saya hampir jatuh. Si penabrak yang tidak lain adalah anak muda yang gelisah dan mondar-mandir di depan rumah itu, meminta maaf dan bergegas mendahului saya. Saya jengkel, apalagi begitu sampai di rumah saya tahu dompet yang disimpan di kantong plastik, disatukan dengan bumbu kue, telah raib. Dan hari ini, lelaki yang gelisah dan si penabrak yang mencopet itu, mengembalikan dompet saya

lewat celah di atas pintu. Setelah saya periksa, uang tiga ratus ribu lebih, cincin emas yang selalu saya simpan di dompet bila bepergian, dan surat-surat penting, tidak ada yang berkurang. Lama saya melihat dompet itu dan melamun. Seperti dalam dongeng. Seorang anak muda yang gelisah, yang siapa pun saya pikir akan mencurigainya, dalam situasi perekonomian yang morat-marit seperti ini, mengembalikan uang yang telah digenggamnya. Bukankah itu ajaib, seperti dalam dongeng. Atau hidup ini memang tak lebih dari sebuah dongengan? Bersama dompet yang dimasukkan ke kantong plastik hitam itu saya menemukan surat yang dilipat tidak rapi. Saya baca surat yang berhari-hari kemudian tidak lepas dari pikiran dan hati saya itu. Isinya seperti ini: “Ibu yang baik, maafkan saya telah mengambil dompet Ibu. Tadinya saya mau mengembalikan dompet Ibu saja, tapi saya tidak punya tempat untuk mengadu, maka saya tulis surat ini, semoga Ibu mau membacanya. Sudah tiga bulan saya berhenti sekolah. Bapak saya di-PHK dan tidak mampu membayar uang SPP yang berbulan-bulan sudah nunggak, membeli alat-alat sekolah dan memberi ongkos. Karena kemampuan keluarga yang minim itu saya berpikir tidak apa-apa saya sekolah sampai kelas 2 STM saja. Tapi yang membuat saya sakit hati, Bapak kemudian sering mabuk dan judi buntut yang beredar sembunyi-sembunyi itu. Adik saya yang tiga orang, semuanya keluar sekolah. Emak berjualan goreng-gorengan yang dititipkan di warung-warung. Adik-adik saya membantu mengantarkannya. Saya berjualan koran, membantu-bantu untuk beli beras. Saya sadar, kalau keadaan seperti ini, saya harus berjuang lebih keras. Saya mau melakukannya. Dari pagi sampai malam saya bekerja. Tidak saja jualan koran, saya juga membantu nyuci piring di warung nasi dan kadang (sambil hiburan) saya ngamen. Tapi uang yang pas-pasan itu (Emak sering gagal belajar menabung dan saya maklum), masih juga diminta Bapak untuk memasang judi kupon gelap. Bilangnya nanti juga diganti kalau angka tebakannya tepat. Selama ini belum pernah tebakan Bapak tepat. Lagi pula Emak yang taat beribadah itu tidak akan mau menerima uang dari hasil judi, saya yakin itu. Ketika Bapak semakin sering meminta uang kepada Emak, kadang sambil marah-marah dan memukul, saya tidak kuat untuk diam. Saya mengusir Bapak. Dan begitu Bapak memukul, saya membalasnya sampai Bapak terjatuh-jatuh. Emak memarahi saya sebagai anak laknat. Saya sakit hati. Saya bingung. Mesti bagaimana saya? Saat Emak sakit dan Bapak semakin menjadi dengan judi buntutnya, sakit hati saya semakin menggumpal, tapi saya tidak tahu sakit hati oleh siapa. Hanya untuk membawa Emak ke dokter saja saya tidak sanggup. Bapak yang semakin sering tidur entah di mana, tidak perduli. Hampir saya memukulnya lagi. Di jalan, saat saya jualan koran, saya sering merasa punya dendam yang besar tapi tidak tahu dendam oleh siapa dan karena apa. Emak tidak bisa ke dokter. Tapi orang lain bisa dengan mobil mewah melenggang begitu saja di depan saya, sesekali bertelepon dengan handphone. Dan di seberang stopan itu, di warung jajan bertingkat, orang-orang mengeluarkan ratusan ribu untuk sekali makan. Maka tekad saya, Emak harus ke dokter. Karena dari jualan koran tidak cukup, saya merencanakan untuk mencopet. Berhari-hari saya mengikuti bus kota, tapi saya tidak pernah berani menggerayangi saku orang. Keringat dingin malah membasahi baju. Saya gagal jadi pencopet. Dan begitu saya melihat orangorang belanja di toko, saya melihat Ibu memasukkan dompet ke kantong plastik. Maka saya ikuti Ibu. Di atas jembatan penyeberangan, saya pura-pura menabrak Ibu dan cepat mengambil dompet. Saya gembira ketika mendapatkan uang 300 ribu lebih. Saya segera mendatangi Emak dan mengajaknya ke dokter. Tapi Ibu, Emak malah menatap saya tajam. Dia menanyakan, dari mana saya dapat uang. Saya sebenarnya ingin mengatakan bahwa itu tabungan saya, atau meminjam dari teman. Tapi saya tidak

bisa berbohong. Saya mengatakan sejujurnya, Emak mengalihkan pandangannya begitu saya selesai bercerita. Di pipi keriputnya mengalir butir-butir air. Emak menangis. Ibu, tidak pernah saya merasakan kebingungan seperti ini. Saya ingin berteriak. Sekeras-kerasnya. Sepuas-puasnya. Dengan uang 300 ribu lebih sebenarnya saya bisa makan-makan, mabuk, hura-hura. Tidak apa saya jadi pencuri. Tidak perduli dengan Ibu, dengan orang-orang yang kehilangan. Karena orang-orang pun tidak perduli kepada saya. Tapi saya tidak bisa melakukannya. Saya harus mengembalikan dompet Ibu. Maaf.” Surat tanpa tanda tangan itu berulang kali saya baca. Berhari-hari saya mencari-cari anak muda yang bingung dan gelisah itu. Di setiap stopan tempat puluhan anak-anak berdagang dan mengamen. Dalam bus-bus kota. Di taman-taman. Tapi anak muda itu tidak pernah kelihatan lagi. Siapapun yang berada di stopan, tidak mengenal anak muda itu ketika saya menanyakannya. Lelah mencari, di bawah pohon rindang, saya membaca dan membaca lagi surat dari pencopet itu. Surat sederhana itu membuat saya tidak tenang. Ada sesuatu yang mempengaruhi pikiran dan perasaan saya. Saya tidak lagi silau dengan segala kemewahan. Ketika Kang Yayan membawa hadiah-hadiah istimewa sepulang kunjungannya ke luar kota, saya tidak segembira biasanya.Saya malah mengusulkan oleh-oleh yang biasa saja. Kang Yayan dan kedua anak saya mungkin aneh dengan sikap saya akhir-akhir ini. Tapi mau bagaimana, hati saya tidak bisa lagi menikmati kemewahan. Tidak ada lagi keinginan saya untuk makan di tempat-tempat yang harganya ratusan ribu sekali makan, baju-baju merk terkenal seharga jutaan, dan sebagainya. Saya menolaknya meski Kang Yayan bilang tidak apa sekali-sekali. Saat saya ulang tahun, Kang Yayan menawarkan untuk merayakan di mana saja. Tapi saya ingin memasak di rumah, membuat makanan, dengan tangan saya sendiri. Dan siangnya, dengan dibantu Bi Nia, lebih seratus bungkus nasi saya bikin. Diantar Kang Yayan dan kedua anak saya, nasi-nasi bungkus dibagikan kepada para pengemis, para pedagang asongan dan pengamen yang banyak di setiap stopan. Di stopan terakhir yang kami kunjungi, saya mengajak Kang Yayan dan kedua anak saya untuk makan bersama. Diam-diam air mata mengalir di mata saya. Yuni menghampiri saya dan bilang, “Mama, saya bangga jadi anak Mama.” Dan saya ingin menjadi Mama bagi ribuan anak-anak lainnya.

. bawa di kaki Tuhan.berjongkok lalu berjalan pelan-pelan dalam diam. si anak itu tersenyum lalu berkata ” yang aku lakukan hanya diam sebentar maka. Di kejauhan ada seorang anak kecil yang memperhatikan kelompok penebang pohon ini.betul nak” katanya seraya mengambil jam itu “tapi.Jam Tangan Disebuah toko kayu ada sekelompok pekerja yang sedang bekerja memotong kayu. “maaf pak apa jam ini yang bapak cari?” kata anak itu pekerja itu tampak terkejut sekaligus senang ” be.. mereka kelelahan dan memutuskan untuk berhenti mencari dan beristirahat. Ia berdiri. Begitu terus dilakukan hingga akhirnya ia berjongkok agak lama pada sebuah tumpukan kayu. bagaiman kamu bisa menemukannya?” “kami yang jumlahnya banyak bahkan tidak bisa menemukannya?” pekerja itu bertanya heran. karena terlalu asyik bekerja ia tidak menyadari jamnya itu jatuh dan akhirnya hilang. Hingga akhirnya si anak ini datang pada pekerja yang kehilangan jam tangannya. Dia datang sambil membawa sebuah jam tangan.renungkan lalu dengarkan “tik…tik…tik” maka kita akan temukan “Jam tangan” kita. Pada akhirnya kita menyerah karena frustasi dan kelelahan hingga menyalahkan Tuhan atas semua ini. Bahkan ada yang karena terburu-burunya hingga lupa bahwa ia tidak melibatkan Tuhan dalam usahanya. .S : Kadang dalam menghadapi masalah kita selalu ingin buru-buru menyelesaikannya. Tapi sayang. ketika para pekerja ini beristirahat. dia begitu sedih karena jam itu adalah hadiah dari ayahnya yang begitu berharga. ternyata kawan mereka itu kehilangan jam tangannya. ia mendekati tempat pekerja ini bekerja. karena kasihan maka teman temannya membantu mencarinya. mereka begitu berkonsentrasi pada pekerjaan mereka hingga mereka di kejutkan oleh treiakan dari salah seorang kawan sekerja mereka. Padahal teman. akan kedengaran tik…tik…tik nah dari situ aku tau dimana jam ini” P. Kita berusaha mengerahkan seluruh kemampuan manusia kita. para pekerja yang melihatnya merasa bingung tapi tak ada satu pun dari mereka yang bersuara. mereka tidak dapat menemukannya.yang seharusnya kita lakukan sebelum bertindak adalah diam sebentar.

5 Menit
Seorang ibu duduk di samping seorang pria di bangku dekat Taman-Main di West Coast Park pada suatu minggu pagi yang indah cerah. "Tuh.., itu putraku yang di situ," katanya, sambil menunjuk ke arah seorang anak kecil dalam Tshirt merah yang sedang meluncur turun dipelorotan. Mata ibu itu berbinar, bangga. "Wah, bagus sekali bocah itu," kata bapak di sebelahnya. "Lihat anak yangsedang main ayunan di bandulan pakai T-shirt biru itu? Dia anakku," sambungnya, memperkenalkan. Lalu, sambil melihat arloji, ia memanggil putranya. "Ayo Jack, gimana kalau kita sekarang pulang?" Jack, bocah kecil itu, setengah memelas, berkata, "Kalau lima menit lagi,boleh ya, Yahhh? Sebentar lagi Ayah, boleh kan? Cuma tambah lima menit kok,yaaa...?" Pria itu mengangguk dan Jack meneruskan main ayunan untuk memuaskan hatinya. Menit menit berlalu, sang ayah berdiri, memanggil anaknya lagi. "Ayo, ayo, sudah waktunya berangkat?" Lagi-lagi Jack memohon, "Ayah, lima menit lagilah. Cuma lima menit tok, ya? Boleh ya, Yah?" pintanya sambil menggaruk-garuk kepalanya. Pria itu bersenyum dan berkata, "OK-lah, iyalah..." "Wah, bapak pasti seorang ayah yang sabar," ibu yang di sampingnya, dan melihat adegan itu, tersenyum senang dengan sikap lelaki itu. Pria itu membalas senyum, lalu berkata, "Putraku yang lebih tua, John, tahun lalu terbunuh selagi bersepeda di dekat sini, oleh sopir yang mabuk. Tahu tidak, aku tak pernah memberikan cukup waktu untuk bersama John. Sekarang apa pun ingin kuberikan demi Jack, asal saja saya bisa bersamanya biar pun hanya untuk lima menit lagi. Saya bernazar tidak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi terhadap Jack. Ia pikir, ia dapat lima menit ekstra tambahan untuk berayun, untuk terus bermain. Padahal, sebenarnya, sayalah yang memperoleh tambahan lima menit memandangi dia bermain, menikmati kebersamaan bersama dia, menikmati tawa renyah-bahagianya...." P.S : Hidup ini bukanlah suatu lomba. Hidup ialah masalah membuat prioritas.Prioritas apa yang Anda miliki saat ini? Berikanlah pada seseorang yang kaukasihi, lima menit saja dari waktumu, dan engkau pastilah tidak akan menyesal selamanya.

Tidak Apa-apa, Masih Ada Hari Esok
Pada suatu tempat, hiduplah seorang anak. Dia hidup dalam keluarga yang bahagia, dengan orang tua dan sanak keluarganya. Tetapi, dia tidak pernah mensyukuri betapa baiknya kehidupan yang dia miliki. Dia terus bermain, menggangu sanak keluarganya kalau mereka tidak mau bermain apa yang dia ingin main. Tetapi, ketika dia mau minta maaf, dia selalu berkata, "Tidak apa-apa, besok kan bisa." Ketika agak besar, sekolah sangat menyenangkan baginya. Dia belajar, mendapat teman, dan sangat bahagia. Tetapi, dia nggak pernah mensyukurinya. Semua begitu saja dijalaninya sehingga dia anggap semua sudah sewajarnya. Suatu hari, dia berkelahari dengan teman baiknya. Walaupun dia tahu itu salah, tapi tidak tidak pernah mengambil inisiatif untuk minta maaf dan berbaikan dengan teman baiknya. Alasan dia, "Tidak apa-apa, besok kan bisa." Ketika dia agak besar, teman baiknya tadi bukanlah temannya lagi. Walaupun dia masih sering melihat temannya itu, tapi mereka tidak pernah saling tegur. Tapi itu bukanlah masalah, karena dia masih punya banyak teman baik yang lain.Dia dan temantemannya hampir melakukan segala sesuatu bersama-sama, makan, main, kerjakan PR, dan jalanjalan. Ya, mereka semua teman-temannya yang paling baik.Setelah lulus, kerja membuatnya sibuk. Dia ketemu seorang cewek yang sangat cantik dan baik dan segera dia menjadi pacarnya. Dia begitu sibuk dengan kerjanya, karena dia ingin dipromosikan ke posisi paling tinggi dalam waktu yang sesingkat mungkin. Tentu, dia rindu sama teman-temannya. Tapi dia tidak pernah lagi menghubungi mereka lagi bahkan lewat telepon. Dia selalu berkata, "Ah, aku capek, besok saja aku hubungin mereka." Ini tidak terlalu mengganggu dia karena dia punya teman-teman sekerja selalu mau diajak keluar. Jadi, waktu pun berlalu, dia lupa sama sekali untuk menelepon teman-temannya. Setelah dia menikah dan punya anak, dia bekerja lebih keras agar dalam membahagiakan keluarganya. Dia tidak pernah lagi membeli bunga untuk istrinya, atau pun mengingat hari ulang tahun istrinya dan juga hari pernikahan mereka. Tapi, itu tidak masalah baginya, karena istrinya selalu mengerti dia, dan tidak pernah menyalahkannya. Tentu, kadang-kadang dia merasa bersalah dan sangat ingin punya kesempatan untuk mengatakan pada istrinya "Aku cinta kamu", tapi ia tidak pernah melakukannya. Alasan dia "Tidak apa-apa, saya pasti besok akan mengatakannya." Dia tidak pernah sempat datang ke pesta ulang tahun anak-anaknya, tapi dia tidak tahu ini akan berpengaruh pada anak-anaknya. Anak-anak mulai menjauhinya, dan tidak pernah benar-benar menghabiskan waktu mereka dengan ayahnya. Suatu hari, kemalangan datang ketika istrinya tewas dalam kecelakaan. Dia ditabrak lari. Tapi hari itu, dia sedang ada rapat. Dia tidak sadar bahwa itu kecelakaan yang fatal, dia baru datang saat istrinya akan dijemput maut. Sebelum sempat berkata "Aku cinta kamu", istrinya meninggal. Laki-laki itu remuk hatinya dan mencoba mencari menghibur diri melalu anak-anaknya setelah kematian istrinya. Tapi, dia baru sadar anak-anaknya tidak pernah mau berkomunikasi dengannya. Segera, anak-anaknya dewasa dan membangun keluarganya masing-masing. Tidak ada yang peduli sama orang tua ini yang di masa lalunya tidak pernah meluangkan waktunya untuk mereka. Dia pindah ke rumah jompo yang terbaik, yang menyediakan pelayanan sangat baik dengan uang yang dia simpan untuk perayaan pernikahan ke 50, 60, dan 70 dia dan istrinya. Semua uang itu sebenarnya untuk dipakai pergi ke Hawaii, New Zealand, dan negara-negara lain, tapi kini dipakai untuk membayar biaya tinggal dia di rumah jompo tersebut. Sejak itu sampai dia meninggal, hanya ada orang-orang tua dan suster yang merawatnya. Dia kini merasa sangat kesepian, perasaan yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya. Saat dia mau meninggal, dia memanggil seorang suster dan berkata padanya, "Ah, andai saja aku menyadari ini dari dulu...."Dan dia meninggal dengan airmata di pipinya. P.S : Waktu itu nggak pernah berhenti. Kamu terus maju dan maju, sebelum kamu sadar itu, kamu telah

maju terlalu jauh. Jika kamu pernah bertengkar, segera berbaikanlah! Jika kamu merasa ingin mendengar suara teman kamu, jangan ragu-ragu untuk meneleponnya segera. Terakhir, tapi ini yang paling penting, jika kamu merasa kamu ingin bilang sama seseorang bahwa kamu sayang dia, jangan tunggu sampai terlambat. Jika kamu terus pikir bahwa kamu lain hari baru akan memberitahu dia, hari ini tidak pernah akan datang. Jika kamu selalu pikir bahwa besok akan datang, maka "besok" akan pergi begitu cepatnya hingga kamu baru sadar waktu telah meninggalkanmu.

si hartawan mengumpulkan hartanya satu per satu sedikit demi sedikit sehingga ia sangat mengenal semua harta miliknya. Berharap bisa memenangkan pengadilan karena merasa dirinyalah yang paling benar dimana warisan saudaranya lebih banyak dari yang dimiliki. Hakim tersebut kemudian meminta keduanya untuk saling bertukar daftar dan memeriksa secara teliti daftar dari saudaranya.Akan tetapi karena jenis-jenis harta itu tidak persis sama yang diterima oleh masing-masing anaknya maka keduanya dengan penuh iri menganggap bahwa anak yang lain mendapatkan warisan lebih banyak dibanding dirinya.Rumput Tetanggga Lebih Hijau? Suatu ketika seorang hartawan kaya meninggal dunia dengan sebelumnya telah menuliskan terlebih dahulu pembagian harta untuk kedua orang putranya. Jangan sampai ada yang ketinggalan karena harta yang ternyata tidak tercantum dalam tulisan tersebut akan menjadi milik umum". Setelah pindah ke rumah tetangga dan memiliki rumput tersebut. Oleh karena itu ia dapat membagi semua hartanya menjadi dua dengan nilai kurang lebih sama. Di pengadilan. karena kalian masing-masing menganggap bahwa daftar harta yang dimiliki oleh saudara kalian jauh lebih banyak dari daftar kalian sendiri maka silakan untuk saling menukarkan daftar masing-masing dan harta dalam daftar tersebut sekarang menjadi milik kalian". sang Hakim setelah berpikir sejenak kemudian berkata mereka. Setelah upacara penguburan yang meriah. P. kedua putra yang seakan melupakan bahwa mereka bersaudara dan datang dari orang tua yang sama. orang tua saya memang tidak adil. kedua putra tersebut segera saling ribut dan bersikeras bahwa orang tuanya telah bertindak tidak adil karena anak yang lain mendapatkan harta warisan yang lebih banyak dari dirinya. Istrinya sudah meninggal beberapa tahun sebelumnya. "Baiklah. Keduanya mengiyakan. Karena keributan yang tak kunjung selesai dan bahkan makin memuncak.Sepanjang hidup. orang-orang sekitar mengusulkan keduanya untuk membawa masalah mereka ke pengadilan.Kami meminta penyelesaian yang seadil-adilnya" . Sungguh suatu penyelesaian perkara yang rumit dengan cara yang sangat sederhana akan tetapi pandai dan adil. "Tuliskanlah semua harta kekayaan yang dikatakan oleh orang tuamu telah diwariskan untuk kalian masing-masing. ternyata tidaklah sehijau rumput . Demikian teliti keduanya dalam melakukan inventarisasi dan menuliskan semuanya dalam daftar masing-masing. "Apakah semuanya sudah lengkap kalian tuliskan ?". "Iya Pak Hakim. Tanpa ragu keduanya segera menjawab. Sang Hakim dengan sabar menunggu sampai keduanya selesai menulis dan kemudian bertanya. Sang Hakim mengecoh kedua putra yang tamak dengan keserakahan mereka sendiri. "Apakah kalian masih merasa bahwa warisan dari saudaramu lebih banyak dari yang kalian terima untuk diri masing-masing ?". sang Hakim yang dikenal sangat pandai dalam menangani kasus-kasus yang rumit.S: Seperti pepatah populer yang sudah dimodifikasi. dengan sabar dan hati-hati mendengarkan keterangan dari kedua orang putra orang kaya tersebut secara bergantian. Harta yang diwariskan kepada saudara saya jauh lebih banyak daripada yang kuperoleh. akhirnya sepakat untuk mencari penyelesaian melalui jalur hukum. "Rumput tetangga selalu kelihatan lebih hijau daripada rumput sendiri". Dengan cerdik.

lebih menarik dan berbagai 'lebih-lebih' lainnya. lebih bahagia. Kita sering melihat orang lain lebih baik. Inilah jalan terbaik dalam menjalani kehidupan. mempertahankan apa-apa yang sudah baik dan memperbaiki kekurangan yang masih dimiliki. Jadilah orang yang mudah bersyukur. lebih enak. Bisa terjadi sebenarnya malah orang lain yang kita pandang 'lebih' tersebut ternyata sebenarnya juga menganggap dirinya kalah dibanding diri kita. lebih pandai.sendiri sebelumnya. Mulailah untuk bisa menerima keadaan diri sendiri apa adanya. .

Setiap hari mereka saling bercakap-cakap selama berjam-jam. Ia ingin sekali melihat keindahan dunia luar melalui jendela itu. Sedangkan pria yang lain harus berbaring lurus di atas punggungnya. Perawat itu menuruti kemauannya dengan senang hati dan mempersiapkan segala sesuatu ya. ia meninggalkan pria tadi seorang diri dalam kamar. Apa yang dilihatnya? Ternyata. ." Pria pertama itu menceritakan keadaan di luar jendela dengan detil. pria yang duduk di dekat jendela menceritakan tentang parade karnaval yang sedang melintas. "Di luar jendela. Kebetulan. jendela itu menghadap ke sebuah TEMBOK KOSONG!!! Ia berseru memanggil perawat dan menanyakan apa yang membuat teman pria yang sudah wafat tadi bercerita seolah-olah melihat semua pemandangan yang luar biasa indah di balik jendela itu. namun ia dapat melihatnya melalui pandangan mata pria yang pertama yang menggambarkan semua itu dengan kata-kata yang indah. Begitulah seterusnya. ia menceritakan tentang apa yang terlihat di luar jendela kepada rekan sekamarnya. Sebuah pohon tua besar menghiasi taman itu. keduanya menderita sakit keras. Semangat hidupnya menjadi lebih kuat. dan tempat-tempat yang pernah mereka kunjungi selama liburan. percaya dirinya bertambah. Jauh di atas sana terlihat kaki langit kota yang mempesona. pria ke dua merasa begitu senang dan bergairah membayangkan betapa luas dan indahnya semua kegiatan dan warna-warna indah yang ada di luar sana. Itik dan angsa berenang-renang cantik. Seorang di antaranya menderita suatu penyakit yang mengharuskannya duduk di tempat tidur selama satu jam di setiap sore untuk mengosongkan cairan dari paru-parunya. dalam menjalani kesehariannya di rumah sakit itu. akhirnya ia bisa melihat sendiri dan menikmati semua keindahan itu. Ketika semuanya selesai. rumah. pekerjaan. Setiap sore. satu minggu pun berlalu. sedangkan pria yang lain berbaring memejamkan mata membayangkan semua keindahan pemandangan itu. Kemudian pria yang kedua ini meminta pada perawat agar ia bisa dipindahkan ke tempat tidur di dekat jendela itu. Suatu pagi. Mereka membicarakan istri dan keluarga. Dan. tampak sebuah taman dengan kolam yang indah. Meski pria yang ke dua tidak dapat mendengar suara parade itu. keterlibatan mereka di ketentaraan. ketika pria yang tempat tidurnya berada dekat jendela di perbolehkan untuk duduk. Suatu senja yang indah. dari hari ke hari. Betapa senangnya. Perawat itu menjawab bahwa sesungguhnya pria tadi adalah seorang yang buta bahkan tidak bisa melihat tembok sekalipun. perawat datang membawa sebaskom air hangat untuk mandi. tempat tidurnya berada tepat di sisi jendela satu-satunya yang ada di kamar itu. perlahan ia menjengukkan kepalanya ke jendela di samping tempat tidurnya. Perawat itu menjadi sedih lalu memanggil perawat lain untuk memindahkannya ke ruang jenazah.Cerita di balik jendela Dua orang pria. Perasaannya menjadi lebih tenang. Hatinya tegang. sedang dirawat di sebuah kamar rumah sakit. Selama satu jam itulah. sedangkan anak-anak bermain dengan perahu-perahu mainan. pria ini memaksakan dirinya untuk bangun. Ia mendapati ternyata pria yang berbaring di dekat jendela itu telah meninggal dunia dengan tenang dalam tidurnya. Dengan perlahan dan kesakitan. Pada suatu sore yang lain. Beberapa pasangan berjalan bergandengan di tengah taman yang dipenuhi dengan berbagai macam bunga berwarnakan pelangi.

Kita dapat keluar dari 'sumur' yang terdalam dengan terus berjuang. Akhirnya."Barangkali ia ingin memberimu semangat hidup.semetara si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya. dan hati kita) dan melangkah naik dari 'sumur' dengan menggunakan hal-hal tersebut sebagai pijakan Setiap masalah-masalah kita merupakan satu batu pijakan untuk melangkah. si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya. Sementara tetangga-2 si petani terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan itu. P. si keledai terus juga menguncangkan badannya dan melangkah naik. Ia memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur juga perlu ditimbun (ditutup karena berbahaya).S : Kehidupan terus saja menuangkan tanah dan kotoran kepadamu. Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur. Hewan itu menangis dengan memilukan selama berjam-jam. Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran. Ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah. Cara untuk keluar dari 'sumur' (kesedihan. ia menangis penuh kengerian. Dan ia mengajak tetanggatetangganya untuk datang membantunya. semua orang terpesona ketika si keledai meloncati tepi sumur dan melarikan diri ! P. Segera saja. jangan pernah menyerah ! "Entah ini adalah waktu kita yang terbaik atau waktu kita yang terburuk.jadi tidak berguna untuk menolong si keledai. semua orang takjub.dsb) adalah dengan menguncangkan segala tanah dan kotoran dari diri kita (pikiran. Pada mulanya.S : Kebahagiaan yang tak ternilai adalah ketika dapat membahagiakan orang lain BELAJAR DARI KELEDAI Suatu hari keledai tua milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. inilah satu-satunya waktu yang kita miliki saat ini !" . karena si keledai menjadi diam. masalah. Tetapi kemudian. si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi. lalu menaiki tanah itu." kata perawat itu. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur.

kemudian dia naik ke lantai selanjutnya. Lantai ini hanya semata-mata bukti untuk wanita yang tidak pernah puas. "Aku hampir tak percaya" Dan dia tetap melanjutkan ke lantai 5 dan terdapat tulisan seperti ini: Lantai 5 : Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan..S : Sifat dasar manusia adlah tdk pernah puas. dan memiliki rasa romantis. dgn begitu kamu akan merasakan surga yang sebenarnya .suka membantu pekerjaan rumah. senang anak kecil dan cakep banget. taat pada Tuhan. tetapi pikirannya masih penasaran dan terus naik. taat pada Tuhan. Bagaimanapun. Di lantai 1 terdapat tulisan seperti ini : Lantai 1 : Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan dan taat pada Tuhan Wanita itu tersenyum. taat pada Tuhan. "Ya ampun !" Dia berseru. senang anak kecil. Kamu dapat memilih lelaki di lantai tertentu atau lebih memilih ke lantai berikutnya tetapi dengan syarat tidak bisa turun ke lantai sebelumnya kecuali untuk keluar dari toko.Lalu. seorang wanita pun pergi ke toko "suami" tersebut untuk mencari suami. P. "Kamu hanya dapat mengunjungi toko ini SATU KALI" Toko tersebut terdiri dari 6 lantai dimana setiap lantai akan menunjukkan sebuah calon kelompok suami. Lalu sampailah wanita itu di lantai 4 dan terdapat tulisan Lantai 4 : Lelaki di lantai ini yang memiliki pekerjaan.012. dan senang anak kecil Kembali wanita itu naik ke lantai selanjutnya. Semakin tinggi lantainya. taat pada Tuhan. "Wow".Toko Suami Sebuah toko yang menjual suami baru saja dibuka di kota New York dimana wanita dapat memilih suami. Tidak ada lelaki di lantai ini. cakep banget dan suka membantu pekerjaan rumah. senang anak kecil. ini adalah semacam jebakan. semakin tinggi pula nilai lelaki tersebut..cakep banget. syukurilah apa yg km miliki.363. Di lantai 3 terdapat tulisan seperti ini : Lantai 3 : Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan. Dia tergoda untuk berhenti tapi kemudian dia melangkah kembali ke lantai 6 dan terdapat tulisan seperti ini: Lantai 6 : Anda adalah pengunjung yang ke 4. Diantara instruksi-instruksi yang ada di pintu masuk terdapat instruksi yang menunjukkan bagaimana aturan main untuk masuk toko tersebut. Di lantai 2 terdapat tulisan seperti ini : Lantai 2 : Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan.

salah satu bapak tersebut mengajak si tukang rombeng kerumahnya. yang ada hanyalah harapan akan sebuah nasib yang lebih baik kelak kemudian. tetapi karena ketulusan dan kegigihan dalam hidupnya. Karena siang begitu terik dan diri terasa lelah. Mempunyai banyak usaha. “Lumayan”. Begitulah hari-hari melelahkan dijalaninya sambil tetap terus merenungkan diri tentang keadaan yang menimpanya.. ngobrol sana sini. si bapak ini lebih banyak merenung sambil berpikir untuk memulai usaha lagi dari nol karena memang hartanya telah habis. Dalam kondisi demikian. bapak tukang rombeng ini yang membayarnya. Keluarganya menyalahkannya sebagai biang dari kebangkrutan. Namun. pada suatu waktu. Salah stunya punya usaha warnet yang rame di Jogjakarta. dia mulai sadar bahwa selama ini jarang menghadirkan Tuhan dalam hatinya. anaknya juga begitu. kehidupan ini berputar.Si bapak mulai merintis kerja menjadi tukang rombeng Pekerjaan sebagai tukang rombeng (mencari barang-barang bekas) memang tak pernah terbayangkan sebelumnya. P. Dalam warung tersebut. Rupanya. Dia memang merasa bersalah. Orang frustasi memikirkan guncangan masalah hebat menghantui dirinya. Dan tukang rombeng ini disuruh untuk menempati saja tanpa harus bayar. kondisi dimana kadang mustahil sebuah persoalan bisa terselesaikan. Pada suatu waktu. . lebih banyak lupa.S: Kawan. dia justru mentraktir keduanya minum teh botol bersama. Tak kenal putus asa. Berawal dari traktiran itu. Dan. Mendengar ceritanya. Kebetulan. mampir ke sebuah warung untuk membeli minuman. Disinilah kemudian terseritakan apa yang dialami tukang rombeng itu. kita pelan-pelan toh akan bisa menyelesaikan persoalan itu. Rela menjalani kehidupan dengan pekerjaan yang belum pernah terbayangkan sebelumnya untuk kembali mencapai kesuksesan seperti sediakala. tapi perubahan sikap keluarganya yang drastis tersebut telah mengusik hatinya. tak selamanya orang merasakan hidup senang dengan harta yang melimpah. telah bangkrut. ada dua orang lelaki yang sedang asyik bermain catur. Jika tak ada harapan. si bapak ini mendaptkan uang enambelas ribu limaratus (Rp 16. salah satu lelaki itu terkesan. ya.500) seharinya. gumamnya sambil mengusap peluh di keningnya. Nah. tentu pernah mengalami kondisi yang pelik. Subhanallah. usahanya bangkrut. membuatnya sedikit terluka. karena kekuatan sebuah harapan. layaknya roda. Entah apa yang ada dalam pikirannya. Termasuk cerita tentang keluarganya yang tak lagi menghargai dirinya setelah jatuh ke jurang kemiskinan.Keajaiban sebuah harapan Pak Sholeh . Cerita diakhiri ketika tukang rombeng sedang merintis usaha baru di sebuah rumah yang ditempatinya secara cuma-cuma. tapi dia merasa ada sesuatu yang berbeda. Ya. Namun. inilah keajaiban sebuah harapan… Kita. lebih banyak lalai. Tentu. Nah. ujungnya bisa bunuh diri. semuanya bukan semata-mata karena sebotol teh. bagi Anda yang kini sedang dihimpit masalah besar. Awalnya dengan terpaksa melakukan pekerjaan itu. harga dirinya sebagai kepala keluarga dipandang sebelah mata oleh istri dan anakanaknya. awalnya dia dan keluarganya hidup makmur berkecukupan. Dia lantas lebih banyak berpikir tentang eksistensi dirinya dan kekadiran akan Tuhan. ada sebuah rumah yang masih kosong yang masih menunggu pembeli. Tapi pelan-pelan menjadi biasa. bisa jadi keterputusasaan yang muncul. Walaupun masih berkumpul dengan keluarganya. Hidupkan kekuatan harapan. Peristiwa tak terduga berjalan spontan. bersyukurlah dirinya. hatinya pun luluh dan trenyuh.

Banyak juga yang datang. Beberapa pedagang ter-kaya yang menjadi rekanan raja tiba ditempat. Ketika si petani ingin mengangkat kembali sayurnya. satu pelajaran yang kita tidak pernah bisa mengerti. Ketika semakin dekat. karena tidak membersihkan jalan dari rintangan. petani ini kemudian meletakkan dahulu bebannya.Namun. Dan. dan mencoba memindahkan batu itu kepinggir jalan. Raja tersebut kemudian bersembunyi. untuk berjalan melingkari batu besar tersebut. hingga tak bisa melihat pintu lain yang terbuka bagi kita ~Alexander Graham Bell~ Penghalang di Jalan Kita Zaman dahulu kala. Petani ini kemudian belajar. Setelah banyak mendorong dan mendorong. tersebutlah seorang Raja. tersembunyi kesempatan yang bisa dipakai untuk memperbaiki hidup kita. Kemudian datanglah seorang petani. kita sering kali terpaku menyesali pintu yang tertutup itu. Anda akan menjadi orang hebat kelak ketika bisa melalui liku roda kehidupan yang kurang menyenangkan ini. akhirnya ia berhasil menyingkirkan batu besar itu. Ketika satu pintu tertutup maka pintu lain terbuka. Bahwa pada dalam setiap rintangan. yang menempatkan sebuah batu besar di tengah-tengah jalan. yang menggendong banyak sekali sayur mayur. kemudian memaki-maki sang Raja. ternyata ditempat batu tadi ada kantung yang berisi banyak uang emas dan surat Raja. . Tetapi tidak ada satupun yang mau melancarkan jalan dengan menyingkirkan batu itu. Surat yang mengatakan bahwa emas ini hanya untuk orang yang mau menyingkirkan batu tersebut dari jalan. untuk melihat apakah ada yang mau menyingkirkan batu itu dari jalan.hilangkan rasa putus asa dan berkeluh kesah berkepanjangan.

Inilah hasil nyata cinta kasih dari seorang gadis kecil yang miskin. sang ibu menghiburnya bahwa si gadis masih beruntung mendapatkan pertolongan dari seorang pastur. yang kebetulan merupakan orang tak berpunya. tampak sekali bahwa dompet itu adalah dompet yang mungkin ditemukan oleh si gadis kecil dari tempat sampah. Segera dituntunnya si gadis kecil itu masuk ke ruangan Sekolah Minggu di dalam gereja dan ia mencarikan tempat duduk yang masih kosong untuk si gadis kecil. Namun Ceritanya tidak berakhir sampai disini. Seorang pastur lewat didekatnya dan menanyakan kenapa si gadis kecil itu menangis? "Saya tidak dapat ke Sekolah Minggu" kata si gadis kecil. . Saat pemakaman selesai dan ruang tidur si gadis di rapihkan. Sampai akhirnya seorang Pengembang membaca berita ini dan ia segera menawarkan suatu lokasi yang berada didekat gereja kecil itu dengan harga 57 sen. sejak ia tidak dapat masuk ke gereja itu. jumlah ini dapat membeli emas seberat 1 ton). sehingga pada waktu sebelum tidur dimalam itu. kurang terawat dan kurang makan. Melihat penampilan gadis kecil itu yang acak-acakan dan tidak terurus.namun perduli pada sesama yang menderita. Sang gadis kecil ini begitu mendalam tergugah perasaannya. Ketika sang pastur membaca catatan kecil ini.57 sen Seorang anak gadis kecil sedang berdiri terisak didekat pintu masuk sebuah gereja yang tidak terlalu besar. yang jelas kelihatan ditulis oleh seorang anak kecil yang isinya: "Uang ini untuk membantu pembangunan gereja kecil agar gereja tersebut bisa diperluas sehingga lebih banyak anak anak bisa menghadiri ke Sekolah Minggu" Rupanya selama 2 tahun. si gadis kecil berkawan dengan sang pastur. si gadis kecil meninggal di tempat tinggalnya didaerah kumuh. Tanpa pamrih. sebuah dompet usang. ia sempat memikirkan anak-anak lain yang senasib dengan dirinya yang seolah-olah tidak mempunyai tempat untuk memuliakan Jesus. Dengan berbekal dompet tua dan catatan kecil ini. Didalamnya ditemukan uang receh sejumlah 57 sen dan secarik kertas bertuliskan tangan. Para anggota jemaat pun dengan sukarela memberikan donasi dan melakukan pemberitaan. akhirnya bola salju yang dimulai oleh sang gadis kecil ini bergulir dan dalam 5 tahun. setelah para pengurus gereja menyatakan bahwa mereka tak mungkin sanggup membayar lokasi sebesar dan sebaik itu. kumal dan sobek sobek ditemukan. Dua tahun kemudian. sang pastur segera mengerti dan bisa menduga sebabnya si gadis kecil tadi tidak disambut masuk ke Sekolah Minggu. suatu jumlah yang fantastik pada saat itu (pada pergantian abad.000 dollar. Ketika ia menceritakan hal ini kepada orang tuanya.dan sang orang tuanya meminta bantuan dari si pastur yang baik hati untuk prosesi pemakaman yang sangat sangat sederhana. ia baru saja tidak diperkenankan masuk ke gereja tersebut karena "sudah terlalu penuh". matanya sembab dan ia sadar apa yang harus diperbuatnya. si gadis kecil ini mengumpulkan dan menabungkan uangnya sampai terkumpul sejumlah 57 sen untuk maksud yang sangat mulia. Suatu perusahaan koran yang besar mengetahui berita ini dan mempublikasikannya terus menerus. Sejak saat itu. berhasil mengumpulkan dana sebesar 250. sang pastur segera memotivasi para pengurus dan jemaat gerejanya untuk meneruskan maksud mulia si gadis kecil ini untuk memperbesar bangunan gereja. tanpa pretensi.

yaitu pastor DR. jika anda berada di Philadelphia. semuanya itu untuk memastikan jangan sampai ada satu anakpun yang tidak mendapat tempat di Sekolah MInggu. Didalam salah satu ruangan bangunan ini.Conwell penulis buku "Acres of Diamonds" . tampak terlihat foto si gadis kecil. dengan kapasitas duduk untuk 3300 orang dan Temple University.Russel H. namun dikumpulkan berdasarkan rasa cinta kasih sesama yang telah membuat sejarah. yang dengan tabungannya sebesar 57 sen. Lihat juga Good Samaritan Hospital dan sebuah bangunan special untuk Sekolah Minggu yang lengkap dengan beratus ratus (yah.Saat ini. lihatlah Temple Baptist Church. tempat beribu ribu murid belajar. Tampak pula berjajar rapih foto sang pastur yang baik hati yang telah mengulurkan tangan kepada si gadis keci miskin itu.beratus ratus) pengajarnya.

dengan tidak menanyakannya kami meletakan segelas minuman teh dimeja dia. dia tidak percaya. Setelah kami membujuk dia terakhir dia percaya dan duduk dengan tenang meminum secangkir teh. karena bergabung dengan perusahaan penerbangan hanya beberapa tahun dan tidak mempunyai pengalaman yang mengesankan. merasa haus dan meminta air kepada penjual makanan dipinggir jalan dia tidak diladeni malah diusir. lalu kami membiarkannya duduk dengan tenang. Kami menanyakannya mau minum apa. pada saat itu saya yang berdiri dipintu pesawat menyambut penumpang kesan pertama dari pikiran saya ialah zaman sekarang sungguh sudah maju seorang dari desa sudah mempunyai uang untuk naik pesawat. anak sulung yang bekerja di kota menjemput kedua orang tuanya untuk tinggal bersama di kota tetapi kedua orang tua tersebut tidak biasa tinggal dikota akhirnya pindah kembali ke desa. saya melihat kembali kakek tua tersebut. sekali ini orang tua tersebut hendak menjenguk putra bungsunya di Peking. pada saat menyajikan minuman yang kedua kali. tidak usah. Pada saat itu kami mengetahui demi menghemat biaya perjalanan dari desa dia berjalan kaki sampai mendekati bandara baru naik mobil. kami menawarkan makanan tetapi ditolak olehnya. kami mulai menyajikan minuman. anak sulungnya tidak tega orang tua tersebut naik mobil begitu jauh. Dia menceritakan bahwa dia mempunyai dua orang putra yang sangat baik. pada saat ini dengan spontan dari sakunya dikeluarkan segenggam uang logam yang disodorkan kepada kami. katanya saat dia dalam perjalanan menuju bandara. Kami menjelaskan kepadanya bahwa dia boleh bergerak sesuka hatinya dan menyuruh seorang pramugara mengantar dia ke toilet. Diantara penumpang saya melihat seorang kakek dari desa. penumpang sangat penuh pada hari ini. dengan terkejut dia mengatakan tidak usah. dia duduk dengan tegak dan kaku ditempat duduknya dengan memangku karung tua bagaikan patung. putra sulung sudah bekerja di kota dan yang bungsu sedang kuliah ditingkat tiga di Peking. tetapi ditolak olehnya karena dianggap terlalu boros dan tiket pesawat sangat mahal dia bersikeras dapat pergi sendiri akhirnya dengan terpaksa disetujui anaknya. ternyata gerakan kami mengejutkannya. . kami menjelaskan kepadanya minumannya gratis. karena uang yang dibawa sangat sedikit. merangkul sebuah karung tua dan terlihat jelas sekali gaya desanya. menjelang pembagian makanan kami melihat dia duduk dengan tegang ditempat duduknya. setiap hari hanya melayani penumpang dan melakukan pekerjaan yang monoton. dengan terkejut dia melambaikan tangan menolak. kami menawarkan makanan juga ditolak olehnya. hanya dapat meminta minunam kepada penjual makanan dipinggir jalan itupun kebanyakan ditolak dan dianggap sebagai pengemis.Catatan seorang pramugari Saya adalah seorang pramugari biasa dari China Airline. Pada tanggal 7 Juni yang lalu saya menjumpai suatu pengalaman yang membuat perubahan pandangan saya terhadap pekerjaan maupun hidup saya. kami melihat dia melirik ke penumpang disebelahnya dan menelan ludah. Hari ini jadwal perjalanan kami adalah dari Shanghai menuju Peking. dengan suara kecil dia mejawab bahwa dia hendak ke toilet tetapi dia takut apakah dipesawat boleh bergerak sembarangan. ketika melewati baris ke 20. kami hendak membantunya meletakan karung tua diatas bagasi tempat duduk juga ditolak olehnya. Akhirnya kepala pramugari dengan akrab bertanya kepadanya apakah dia sakit. kami mengatakan engkau sudah haus minumlah. sehingga membeli tiket pesawat dan menawarkan menemani bapaknya bersamasama ke Peking. takut merusak barang didalam pesawat. Ketika pesawat sudah terbang.

hanya menyajikan minuman dan makanan. tetapi kakek tua yang berumur 70 tahun tersebut sampai menyembah kami mengucapkan terima kasih. Sebenarnya kami menganggap semua hal tersebut sudah berlalu. tetapi belum pernah menjumpai orang yang menyembah kami. dia hanya menghendaki bagian dia yang belum dimakan tidak menghendaki yang bukan miliknya sendiri. Dengan menahan lapar disisihkan makanan tersebut demi anaknya. Kami membantunya keluar dari pintu pesawat. mengucapkan terima kasih dengan bertubi-tubi. yang banyak tingkah. dia disuruh menitipkan karung tersebut ditempat bagasi tetapi dia bersikeras membawa sendiri. dia selalu membalas dengan ucapan terima kasih yang tulus. meskipun kami mengetahui sesungguhnya dia sudah sangat lapar. akhirnya kami membujuknya meletakan karung tersebut di atas bagasi tempat duduk. yang cerewet dan lain-lain. kami di desa hanya makan sehari sekali dan tidak pernah meminum air yang begitu manis dan makanan yang begitu enak. dia ingin membawa makanan tersebut untuk anaknya. kami hanya menjalankan tugas kami dengan rutin dan tidak ada keistimewaan yang kami berikan. tetapi diluar dugaan dia menolak pemberian kami. dia yang terakhir berada di pesawat. ketika melewati pemeriksaan keamanan dibandara. hari ini kalian tidak memandang hina terhadap saya dan meladeni saya dengan sangat baik. Kami semua dengan terharu memapahnya dan menyuruh seseorang anggota yang bekerja dilapangan membantunya keluar dari lapangan terbang. saya tidak tahu bagaimana mengucapkan terima kasih kepada kalian. tetapi siapa menduga pada saat semua penumpang sudah turun dari pesawat. Menurut kami yang setiap hari melihat makanan yang begitu biasa dimata seorang desa menjadi begitu berharga. tetapi dia tetap tidak mau makan. dengan terharu kami mengumpulkan makanan yang masih tersisa yang belum kami bagikan kepada penumpang ditaruh didalam suatu kantongan yang akan kami berikan kepada kakek tersebut. beragam-ragam penumpang sudah saya jumpai. . Dia mengatakan bahwa dia belum pernah melihat makanan yang begitu enak. katanya jika ditaruh ditempat bagasi ubi tersebut akan hancur dan anaknya tidak suka makan ubi yang sudah hancur. dengan menyembah dan menangis dia mengucapkan perkataannya. dan tidak bersedia menerima makanan yang bukan bagiannya. sebelum keluar dia melakukan sesuatu hal yang sangat tidak bisa saya lupakan seumur hidup saya. dia mengatakan bahwa kami semua adalah orang yang paling baik yang dijumpai. saat pesawat hendak mendarat dengan suara kecil dia menanyakan saya apakah ada kantongan kecil? dan meminta saya meletakan makanannya di kantong tersebut. Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian. Selama 5 tahun bekerja sebagai pramugari. perbuatan tersebut membuat saya sangat terharu dan menjadi pengalaman yang sangat berharga buat saya dimasa datang yaitu jangan memandang orang dari penampilan luar tetapi harus tetap menghargai setiap orang dan mensyukuri apa yang kita dapat. Saat dalam penerbangan kami terus menambah minuman untuknya. sambil merangkul karung tua yang berisi ubi kering dan menahan lapar menyisihkan makanannya untuk anak tercinta.Dengan merangkul sekarung penuh ubi kering yang disukai anak bungsunya. kami semua sangat kaget. yaitu dia berlutut dan menyembah kami. perbuatan yang tulus tersebut benar-benar membuat saya terharu dan menjadi pelajaran berharga bagi saya. akhirnya dia bersedia dengan hati-hati dia meletakan karung tersebut.

lalu berjalan meninggalkan toko. lalu berteriak dengan keras ke arah dapur: "Semangkuk mie kuah !" Sebenarnya jatah semangkuk untuk satu orang hanyalah satu ikat mie. kamu juga coba-coba dong!" Sang adik sambil berkata. dia menyumpit mie untuk menyuapi ibunya. Wanita itu berkata dengan takut-takut: "Bolehkah. tetapi setelah jam 22. kesibukan pada malam Chu Si akhirnya selesai. Hai = Laut. sang majikan menambahkan lagi sebanyak setengah ikat. istrinya adalah seorang yang ramah tamah dan melayani orang penuh dengan kehangatan. tidak terkecuali "Pei Hai Thing".karena pada hari itu semua orang terburu-buru pulang rumah untuk merayakan Tahun Baru . Ibu dan anak bertiga mengelilingi semangkuk mie kuah tersebut dan menikmatinya dengan lezat.00. di sebuah jalan di kota Sapporo. sang istri majikan ketika tengah berjalan ke arah pintu untuk menutup toko.00 ke atas sudah tidak ada pengunjung yang datang lagi. yang masuk ke dalam adalah seorang wanita parobaya sambil membawa dua orang anaknya. yang juga merupakan malam Chu Si. kedua anak itu kira-kira berusia 6 tahun dan 10 tahun.yang telah usang.. Majikan dari toko mie "Pei Hai Thing" adalah seseorang yang jujur dan polos. dan pada saat sang istri tengah bersiap untuk menutup toko. "Tentu.. "Silakan duduk !" Sang majikan mengucapkan salam. Sang istri ketika melihat baju luar bercorak kotak yang telah usang itu. membuatkan kami.. silakan duduk !" . Thing = Kios.. pintu itu lalu terbuka lagi dengan pelan. mereka mengenakan baju olahraga baru yang serupa satu dengan yang lainnya. tak terasa setahun pun berlalu. tentu boleh. semangkuk mie kuah ?" "Tentu. pintu toko itu sekali lagi terbuka. toko).. silakan duduk di sini !" Sang istri mengajak mereka ke meja nomor 2 di paling pinggir.. seorang wanita membawa dua orang anaknya berjalan masuk. Jepang. telah lewat dari jam 22. Dan tiba lagi pada tanggal 31 Desember. "Sangat enak sekali !" Sang kakak berkata: "Ma. pada hari itu pemasukan toko mie sangatlah baik. ada sebuah toko mie yang bernama "Pei Hai Thing" (Pei = Utara. sambil makan. tetapi wanita tersebut malah memakai baju luar bercorak kotak . hampir sehari penuh dengan tamu pengunjung. Tidak lama kemudian mie pun telah habis. hal ini tidak diketahui oleh sang istri dan tamunya itu.. dan menyiapkannya dalam sebuah mangkuk besar penuh. Pada saat biasanya jalan yang sangat ramai hingga waktu subuh . Saat tamu terakhir pada malam Chu Si itu telah keluar dari toko mie. banyak terima kasih!" serta membungkuk memberi hormat. setelah membayar 150 yen. "Bolehkah. sambil berbicara dengan suara yang kecil. adalah adat istiadat turun temurun dari orang Jepang.sehingga dengan cepat menjadi sunyi dan tenang. ibu dan anak bertiga dengan serempak memuji dan menghaturkan terima kasih "Sangat lezat sekali. Setiap hari berlalu dengan sibuknya. Makan mie pada malam Chu Si. memesan semangkuk mie kuah ?" Kedua anak di belakangnya saling memandang dengan tidak tenang. dengan seketika teringat kembali tamu terakhir pada malam Chu Si tahun lalu. tentu. usaha dari "Pei Hai Thing" masih tetap ramai..Semangkuk mie kuah Tanggal 31 bulan Desember lima belas tahun yang lalu.

"Silakan masuk! Silakan masuk " Istri majikan toko menyambut dengan hangat. Di atas meja nomor 2. tolong buatkan 2 mangkuk mie. Jam 22. suami istri pemilik toko berulang kali membicarakannya dengan cukup lama.. boleh tidak ?" "Jangan. majikan toko dengan tergesa-gesa membalikkan setiap lembar daftar harga yang tergantung di dinding. Malam Chu Si pada tahun ketiga. percakapan itu juga terdengar sampai telinga suami istri pemilik toko.30." Sang suami sambil menjawab. ibu dengan dua orang anak ini akhirnya muncul kembali." Setelah selesai makan dan membayar 150 yen.. Sepertinya ada maksud untuk menunggu orang yang akan tiba setelah seluruh tamu telah pergi meninggalkan toko. ibu dan anak bertiga lalu berjalan meninggalkan Pei Hai Thing. usaha dari "Pei Hai Thing" tetap berjalan dengan sangat baik. kalau demikian mereka bisa merasa tidak enak. Sang kakak memakai seragam SMP. sambil menyalakan api yang baru saja dipadamkan. sambil berteriak dengan keras "Semangkuk mie kuah!". tetapi setelah lewat pukul 21. kedua orang itu mulai berperasaan tidak tenang.Sang istri mengajak mereka ke meja nomor 2 yang pernah mereka duduk di tahun lalu.. silakan duduk!" .. masak 3 mangkuk untuk mereka. Sang majikan sambil menyahuti. setelah lewat jam 22.. sangat hebat. "Sangat wangi.00 telah tiba.. sambil menambahkan setengah ikat mie lagi ke dalam kuah yang mendidih. pegawai toko juga telah pulang setelah menerima "Hung Pao" (Ang Pao). "Terima kasih banyak! Selamat bertahun baru. Melihat istri majikan toko yang menyambut dengan senyum hangat. kedua anak ini telah tumbuh dewasa. Ibu dan anak bertiga mengelilingi semangkuk mie kuah itu sambil makan dan berbicara. sang istri pada saat 3 menit yang lalu telah meletakkan kartu tanda "Telah dipesan"." Memandang ibu dan anak yang berjalan pergi. sang ibu masih tetap memakai baju luar bercorak kotak usang yang telah luntur warnanya. sangat nikmat!" "Tahun ini masih bisa menikmati mie dari Pei Hai Thing. sang adik mengenakan jaket . sangatlah baik!" "Alangkah baiknya jika tahun depan masih bisa datang untuk makan di sini.yang kelihatan agak kebesaran yang dipakai kakaknya tahun lalu. sepasang suami istri saking sibuknya sampai tidak ada waktu untuk berbicara.00. Istrinya dengan diam-diam berkata di samping telinga suami: "Ei. bolehkah ?" "Baik. daftar kenaikan harga "Mie Kuah 200 yen semangkuk" sejak musim panas tahun ini. ditulis ulang menjadi 150 yen. ibunda dua anak itu dengan takut-takut berkata: "Tolong.

sekolah Siao Chun menghubungi wali murid untuk hadir melihat program bimbingan belajar dari sekolah. yang mengatakan sebuah karangan Siao Chun telah dipilih sebagai wakil seluruh "Pei Hai Tao (Hokkaido)". benar-benar terima kasih!" "Siao Chun dan saya ada sebuah rahasia. Istri pemilik toko dengan tak bergerak mendengarkan." "Saya juga ingin terus mengantar koran. dengan cepat menyembunyikan tanda "Telah Dipesan" seakan-akan tak pernah diletakkan di sana. Hari itu saya mewakili mama untuk menghadirinya. Siao Chun membantu untuk beli sayur dan masak nasi. benarkah ?" "Ya. Ibu dan anak sambil makan. dipersilakan untuk membacanya di hadapan para hadirin. telah terlunasi pada hari ini !" "Oh. sehingga mama bisa bekerja dengan hati yang tenang.." "Ya. kelihatannya sangat bergembira. sehingga hari ini dapat melunasi seluruh bagian yang tersisa.Sang istri mengajak mereka ke meja nomor 2. mama bekerja keras dari pagi hingga malam. benar.. "Siao Chun dan kakak. pada sebuah hari Minggu di bulan November. guru dari Siao Chun secara khusus menambahkan sepucuk surat. mama." "Isi dari karangan itu menuliskan." "Terima kasih kepada kalian kakak beradik. untuk mengikuti lomba mengarang seluruh negeri. ayah mengalami kecelakaan lalu lintas. . sepasang suami istri yang berdiri di balik pintu dapur juga turut merasakan kegembiraan mereka. pada setiap bulan dalam beberapa tahun ini haruslah menyerahkan uang sebesar 50. Siao Chun dengan karangan bertema semangkuk mie kuah. dan meninggalkan hutang yang banyak. Sang suami sambil menyahuti. demi untuk membayar hutang. lalu berteriak ke arah dalam "2 mangkuk mie".000 yen untuk menutupi bagian yang tak dapat dibayar oleh pihak asuransi. tapi kelak tetap biarkan Siao Chun yang menyiapkan makan malam. sambil melempar 3 ikat mie ke dalam kuah yang mendidih. "Yang pada mulanya harus membayar hingga bulan Maret tahun depan. itu adalah. dan terus tidak memberitahu mama. Perusahaan memberikan bonus spesial kepada saya karena tidak pernah absen kerja. hal ini kami tahu!" Sang kakak menjawab." "Benar ada hal ini ? Lalu ?" "Tema yang diberikan guru adalah "Cita-Citaku (Wo Te Ce Yuen)". kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 8 orang terluka yang disebabkan oleh ayah kalian." "Ma! Kakak! Alangkah baiknya. sambil berbicara. karena kakak mengantar koran dengan rajin. mama hari ini ingin berterima kasih kepada kalian berdua !" "Terima kasih !" "Mengapa ?" "Begini.

saya sempat merasa malu. membayar 300 yen dan mengucapkan terima kasih. Usaha dari Pei Hai Thing semakin bagus. "Selesai membaca karangan. saya lantas mengucapkan terima kasih kepada semua orang atas perhatian dan kasih sayang terhadap Siao Chun." "Beberapa tahun ini.. serta mengucapkan selamat bertahun baru kepada kami! Suara itu sepertinya sedang memberikan dorongan semangat untuk kami untuk tegar menjalani hidup. adik saya setiap hari harus membeli sayur menyiapkan makan malam. saat mulai tidak tahu harus mengucapkan apa baiknya. guru berkata: Kakak Siao Chun telah mewakili ibunya datang ke sini. juga ingin memberikan dorongan semangat kepada setiap pengunjung! Semoga kalian berbahagia! Terima kasih!" Sepasang pemilik toko yang terus berdiri di balik pintu dapur mendengarkan pembicaraan mereka mendadak tak terlihat lagi. secepatnya melunasi hutang dari ayah. ada banyak pelajar yang merasa ingin tahu. hanya meja nomor 2 itulah masih tetap pada aslinya. Banyak tamu pengunjung merasa heran. ibu dan kedua anaknya tetap tidak muncul." "Oleh karena itu. sangatlah lezat. berusaha keras untuk menghapus air mata yang tak hentinya mengalir keluar. ternyata mereka sedang berjongkok. kami bertiga ibu dan anak bersama-sama memakan semangkuk mie kuah.sampai hal saya mengantar koran juga ditulis oleh Siao Chun. semua orang umumnya ingin duduk di meja tersebut. dalam tokonya pun telah direnovasi. istri majikan lantas menceritakan kisah semangkuk mie kuah kepada para pengunjung. merasa perasaan malu itulah yang benar-benar memalukan. keberanian mama yang hanya memesan semangkuk mie kuah.. merawat ibu dengan baik. Tahun kedua." "Sungguhkah ? Lalu kamu bagaimana ?" "Karena terlalu mendadak. selembar handuk masing-masing memegang ujungnya. Meja nomor 2 itu lantas menjadi "Meja Keberuntungan". untuk menjadi pemilik toko mie nomor 1 di Jepang. kami kakak beradik tidak akan pernah melupakannya. tetapi ibu dan anak bertiga tidak muncul. setiap pengunjung menyampaikan kisah ini kepada yang lainnya. Siao Chun memutuskan untuk membuka toko mie setelah dewasa nanti." "Masih ada. yaitu paman dan istrinya malah masih mengucapkan terima kasih kepada kami.. meja dan kursinya telah diganti dengan yang baru. meja nomor 2 tetap kosong. toko mie Pei Hai Thing juga meletakkan tanda "Telah Dipesan" sambil menunggu. Majikan toko seperti sedang menutup tahun yang lama. tadi pada saat adik saya membacakan "Semangkuk mie kuah". kami berdua pasti akan giat dan rajin. pada malam tanggal 31 Desember. tentu mendatangkan banyak kesulitan bagi semua orang. dengan suara yang keras mengucapkan "Terima kasih! Selamat Tahun Baru!" Setahun pun berlalu lagi. menikmati mie tahun baru dengan perasaan yang lebih berbahagia dibanding tahun sebelumnya. datang dari kejauhan demi untuk melihat meja tersebut dan menikmati mie kuah. hari ini dan seterusnya masih meminta tolong kepada para hadirin untuk memperhatikan adik saya. sang pemilik toko. 3 orang hanya memesan semangkuk mie kuah." Ibu dan anak bertiga secara diam-diam saling memegang tangan dengan erat. saling menepuk bahu. . lalu memberikan hormat dan meninggalkan toko mie. sering kali harus terburu-buru pulang dari kegiatan berkelompok. tetapi sewaktu melihat adik saya dengan dada tegap dan suara yang lantang menyelesaikan membaca krangan. tahun ketiga. silakan naik ke atas menyampaikan beberapa patah kata.

mie kuah.sekarang bekerja di Bank Kyoto. Semua orang telah mengetahui asal dari meja nomor 2. mendapatkan dorongan semangat dari semangkuk mie tersebut. kami datang mengunjungi rumah sakit ini terlebih dahulu. pintu dengan tiba-tiba. semuanya berkumpul seperti sebuah keluarga. tolong. bulan April tahun depan akan praktek di rumah sakit kota Sapporo.. setelah berdiskusi dengan adik saya yang . sangatlah ramai." Sang istri majikan akhirnya pulih ingatannya. sang istri majikan toko seketika berusaha keras untuk mengingat kembali gambaran ibu muda dengan dua orang anaknya pada 10 tahun yang lalu. ada seorang wanita berpakaian kimono berjalan masuk. Sering berkumpul sebanyak 30 hingga 40 orang. terbuka kembali. kami ibu dan anak bertiga baru dapat menjalani hidup dengan tegar. setelah menutup toko pada malam Chu Si.. berjalan melangkah masuk. ada orang yang memakan mie. saya telah melewati ujian jurusan kedokteran dan praktek di rumah sakit Universitas Kyoto bagian penyakit anak-anak.pernah berpikir untuk menjadi majikan toko mie nomor 1 tapi belum tercapai . Hari ini.. umumnya akan mengajak keluarganya menikmati mie di Pei Hai Thing. Sang suami di balik dapur juga termenung.. Dua orang remaja yang berpakaian stelan jas yang rapi dengan baju luar di tangan. pada 14 tahun yang lalu pernah memesan semangkuk mie kuah di malam Chu Si.. Semua orang menghembuskan napas lega. Seluruh orang yang berada dalam toko menahan napas mendengar wanita berpakaian kimono tersebut dengan perlahan mengatakan: "Tolong. kami mempunyai sebuah rencana yang istimewa.." "Sesuai dengan tatakrama. semua orang yang berada di dalam langsung menghentikan pembicaraan. para pemilik toko di sekitar Pei Hai Thing. Saat istri majikan ingin mengatakan meja makan telah penuh dan memberitahu tamu tersebut... tapi dalam hati berpikir "Meja yang telah dipesan pada malam Chu Si" di tahun ini kemungkinan akan sekali lagi dengan meja dan kursi yang kosong menyambut datangnya tahun baru.. memesan 3 mangkuk mie kuah Pei Hai Thing. Ei! Meja nomor 2. Setelah lewat pukul 22. untuk jatah 3 orang. kami bertiga ibu dan anak akan mengunjung Pei Hai Thing di Sapporo. semua orang sekali lagi berkumpul pada malam Chu Si. meski mulut tidak berbicara.00. Seorang di antara ibu dan anak tersebut menatap sang istri yang tengah salah tingkah tersebut dan mengatakan: "Kami bertiga ibu dan anak. sekalian sembahyang di makam ayah. menepuk bahu sang suami sambil berkata: "Selamat datang! Silakan.Lalu setelah melewati malam Chu Si beberapa tahun ini." . Ini telah merupakan hal yang biasa dalam 5-6 tahun terakhir ini. berdiri di tengah kedua remaja tersebut. seluruh pandangan mata tertuju ke arah pintu yang terbuka itu.. tiga mangkuk mie kuah. ada yang minum arak. bolehkah?" Belasan tahun telah berlalu.." "Lalu kami pindah ke kabupaten (Ce He) tinggal di rumah nenek.. yaitu pada malam Chu Si tahun ini.

. . Hidup ini singkat." lanjut Covey.Cara Pandang Terhadap Beban Hidup Bukan berat beban yang membuat kita stress. Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini. tinggalkan beban pekerjaan. Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik. lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. atau disentuh. Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr. maka bebannya akan semakin berat. Jangan bawa pulang." "Jika kita membawa beban kita terus menerus. tapi semakin lama saya memegangnya. mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya. Stephen Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya: "Seberapa berat menurut anda kira segelas air ini?". jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya. "Ini bukanlah masalah berat absolutnya. Jika saya memegangnya selama 1 jam. agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi.!! Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak dapat dilihat. Beratnya sebenarnya sama. Apapun beban yang ada dipundak anda hari ini. tapi dapat dirasakan jauh di relung hati kita. "Jika saya memegangnya selama 1 menit. tidak ada masalah. Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress. "Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut. tapi tergantung berapa lama anda memegangnya. Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh. lengan kanan saya akan sakit. Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi. istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi". Beban itu akan meningkat beratnya.. Beban itu dapat diambil lagi besok. coba tinggalkan sejenak jika bisa. tetapi lamanya kita memikul beban tersebut. " kata Covey.

"Nggak punya. Anak ini terkesiap. lalu ia mengejar wanita tersebut untuk memberikan uang empat ribu rupiah tadi. lalu dengan sigapnya anak yang bertubuh lebih kecil menghampiri saya yang tengah mengamati mereka bertiga pada jarak empat meter. . lagi lagi sayup sayup saya mendengar ucapan terima kasih dari mulut kecil mereka. kurus. Saya masih tak menyadari kemuliaan mereka dan cuma mulai membuka sedikit senyum seraya mengangguk kearah mereka.ada uang pas nggak mbak ? " mereka menyodorkan kembali uang tersebut. Kantong hitam tempat stok tissue dagangan mereka tetap teronggok disudut jembatan tertabrak derai angin Jakarta. nggak apa-apa ambil saja !". Kaki-kaki kecil mereka menjelajah lajur lain diatas jembatan. namun mereka berkeras mengembalikan uang tersebut. ia menyambar uang empat ribuan saya dan menukarnya dengan uang sepuluh ribuan tersebut dan meletakkannya ke genggaman saya yang masih tetap berhenti. dik !" sambil berbalik badan dan meneruskan langkahnya ke arah ujung sebelah timur. setengah berteriak ia bilang "sudah buat kamu saja. menyapa seorang laki laki lain dengan tetap berpolah seorang anak kecil yang penuh keceriaan. senyum di wajah mereka terlihat berkembang seolah memecah mendung yang sedang manggayut langit Jakarta . "Maaf mbak. Si wanita kaget. receh sepuluh ribuan ?" suaranya mengingatkan kepada anak lelaki saya yang seusia mereka. nggak ada kembaliannya .semuanya dua ribu lima ratus rupiah!" tukas mereka. "Maaf . tanpa sengaja . Saat menyeberang untuk makan siang mereka menawari saya tissue di ujung jembatan. "Oom boleh tukar uang nggak..saya bertemu dua manusia super. nanti kalau lewat sini lagi saya kembalikan !" Akhirnya uang itu diterima si wanita karena si kecil pergi meninggalkannya. Si wanita menggeleng. tukas saya !" lalu tak lama si wanita berkata "ambil saja kembaliannya.2 Manusia Super Siang ini February 6. 2008 . tak lama si wanita merogoh tasnya dan mengeluarkan uang sejumlah sepuluh ribu rupiah . dua sosok kecil berumur kira kira delapan tahun menjajakan tissue dengan wadah kantong plastik hitam. cuma ada empat ribu. dengan keangkuhan khas penduduk Jakarta saya hanya mengangkat tangan lebar lebar tanpa tersenyum yang dibalas dengan sopannya oleh mereka dengan ucapan "Terima kasih Oom !". Saya melewatinya dengan lirikan kearah dalam kantong itu . laki laki itupun menolak dengan gaya yang sama dengan saya. duapertiga terisi tissue putih berbalut plastik transparan. kumal berbasuh keringat. Mereka mahluk mahluk kecil. "Terima kasih ya mbak . Setengah jam kemudian saya melewati tempat yang sama dan mendapati mereka tengah mendapatkan pembeli seorang wanita. Tepatnya diatas jembatan penyeberangan setia budi . sedikit terhenyak saya merogoh saku celana dan hanya menemukan uang sisa kembalian food court sebesar empat ribu rupiah .

tukar pakai tissue aja dulu " walau dikembalikan ia tetap menolak . memiliki kemuliaan diumur mereka yang begitu belia. "Terima kasih Om. kita lah yang memilih untuk menjadi bijaksana atau tidak. itu buat kalian" lanjut saya "Jangan .nggak usah ...Tinggallah episode saya dan mereka... . secepat kilat juga ia meraih kantong plastik hitamnya dan berlari kearah saya. ia menerimanya tapi terus berlari ke bawah jembatan menuruni tangga yang cukup curam menuju ke kumpulan tukang ojek. P.nih !" saya kasih uang itu ke si kecil. namun ia menghalangi saya sejenak dan berlari ke ujung jembatan berteriak memanggil temannya untuk segera cepat..." ia memberi saya delapan pack tissue "Buat apa ?" saya terbengong "Habis teman saya lama sih Om.. Mereka tahu hak mereka dan hak orang lain. itu uang om sama mbak yang tadi juga" anak itu bersikeras "Sudah . saya terhenyak dan kembali kekantor dengan seribu perasaan. uang sepuluh ribu di genggaman saya tentu bukan sepenuhnya milik saya. "Ini deh om." percakapan itu sayup sayup menghilang. Saya membandingkan keserakahan kita. Mereka menghampiri saya dan berujar "Om. Dua anak kecil yang bahkan belum baligh . Mereka berbalut baju lusuh tapi hati dan kemuliaannya sehalus sutra.S : Tuhan . Usia memang tidak menjamin kita menjadi Bijaksana. "Nanti dulu Om .biar aja .. kekuatan kepribadian mereka menaklukan Jakarta membuat saya trenyuh... bisa tunggu ya. Saya kalah set.saya Ikhlas .. sampai si kecil telah kembali dengan genggaman uang receh sepuluh ribu. maaf . Saya hendak meneruskan langkah tapi dihentikan oleh anak yang satunya.. dan mengambil tissue dari tangan saya serta memberikan uang empat ribu rupiah. "Eeeh .. kali aja ketemu lagi ntar kita kasihin . ia tetap kukuh menutup rapat tas plastic hitam tissuenya. biar ditukar dulu . YOU ARE ONLY AS HONORABLE AS WHAT YOU DO Engkau hanya semulia yang kau kerjakan. Saya tatap wajahnya. maaf.!" mereka kembali ke ujung jembatan sambil sayup sayup terdengar percakapan "Duit mbak tadi gimana . kalau kelamaan.Hari ini saya belajar dari dua manusia super. mbak tadi juga pasti ikhlas ! saya berusaha membargain.sebentar " "Nggak apa-apa. saya kebawah dulu untuk tukar uang ke tukang ojek !". Beberapa saat saya mematung di sana.jangan Om. yang tak pernah ingin sedikitpun berkurang rizki kita meski dalam rizki itu sebetulnya ada milik orang lain . perasaan bersalah muncul pada rona mukanya. Mereka berusaha tak meminta minta dengan berdagang Tissue.? " suara kecil yang lain menyahut "lu hafal kan orangnya.nggak usah .

sahabat yg mungkin terganggu dengan sms ku yg berisikan curhatan2 walau hari telah sangat malam. Suatu ketika seorang sahabat pernah menamparku dengan sangat keras dengan kalimat “Kamu terlalu banyak ngeluh Tor !!!” dan sebelum nya aku juga pernah di tampar juga dengan kalimat yg hampir sama oleh salah seorang sahabat “maneh the lalaki tor. ketika kesepian dan kesendirian menjadi sahabat mungkin hanya ‘arti” seseorang di sisi yang bisa menjadi penawar dan membuat diriku merasa “berarti”. Sahabat…. Dan kini ku hanya bisa “belajar untuk hidup”. sahabatku yg selama ini menjadi tempat keluhan-keluhanku. terkadang aku hanya ingin membagi atau sekedar mengetahui bahwa aku tidak sendiri.. Mencoba untuk belajar berdiri dengan kaki ku sendiri. Ku sadar ku harus mulai belajar untuk berdiri dengan kaki ku sendiri… Dibalik Awan Ku tak selalu berdiri Terkadang hidup memilukan Jalan yang ku lalui Untuk sekedar bercerita Pegang tanganku ini Dan rasakan yang ku derita Apa yang kuberikan Tak pernah jadi kehidupan Semua yang kuinginkan Menjauh dari kehidupan #Tempat ku melihat di balik awan Aku melihat di balik hujan Tempat ku terdiam tempat bertahan Aku terdiam di balik hujan Pegang tanganku ini Dan rasakan yang ku derita Genggam tanganku ini Genggam perihnya kehidupan Ya… kadang aku tak selalu berdiri dan terkadang aku merasa “hanya ingin sekedar bercerita” dengan seseorang. Seorang sahabat itu pernah berkata : . punya pacar yg menemani. Aku juga pernah berselisih paham dengan seorang sahabat dalam menyikapi hidup dan sampai sekarang aku masih sering merasa salut atas sikap hidup nya walau terkadang aku tidak setuju dengan sikap hidup nya tersebut….Tentang Hidup Sahabat…… Beberapa waktu lalu aku memang selalu mengeluh dengan hidup.. sedangkan aku ???” Tetapi ketika sahabat ku yg lain berkata seperti itu. karena ku sadar setiap orang yang berada di sekelilingku suatu saat nanti pasti akan mempunyai kehidupan masing-masing untuk di jalani…. make jeung curhat-curhatan sagala!!!” ketika itu aku hanya bisa berkata dalam hati “Kamu enak punya keluarga yg harmonis.

Terkadang kita juga tidak tahu persis apakah yang kita pilih itu benar atau salah. Play at your own risk. Yang pasti cuma ada 3 : 1. Artinya. Begitu kata kebanyakan orang kan? Pertanyaannya : Air itu mengalir ke mana? dan pertanyaan tsb tidak pernah mudah untuk di cari jawaban nya………. baik itu yang pertama ataupun yang kedua. Manusia pasti meninggal 2. setidaknya menurut ku ada dua hal yang perlu dijadikan hal yang paling mendasar dalam mengambil keputusan. tergantung kepada permasalahannya dan setiap permasalahan memiliki ciri khasnya masing-masing. dengan segala konsekuensinya. . Apa yang menjadi pilihan kita tidak ada yang salah. kumaha engke weeee (Bagaimana Nanti aja deh) sedangkan dulu dan mungkin sampai saat ini sikapku tentang hidup adalah : Engke kumaha nyak??? (Nanti Bagaimana ya ???) Dan untuk saat ini aku hanya bisa berpikir. Tapi ku tahu…. Dunia pasti kiamat 3.hidup itu adalah sebuah pilihan……. Hidup di dunia ini penuh dengan pilihan. Hidup ini cuma memang pilihan dengan segala konsekuensinya. Dan sifatnya pun conditional. “kedua kata” tersebut tidak ada yang salah dan tidak ada yang benar…... Dan dua hal tersebut adalah kata-kata tadi. Masuk surga atau neraka Hidup memang harus kita jalani dan biarkan seperti air mengalir.Hidup…. Ada yang bilang bahwa hidup ini terlalu singkat untuk dilalui dengan orang yang salah dan hidup juga terlalu singkat untuk dilalui dengan sikap yang salah. Ingat. Ahh.ada saat kita diharuskan mengambil keputusan dalam kehidupan kita.

" Mahasiswa itu menjawab. Kajahatan itu tidak ada. "Sekali lagi anda salah. "Profesor. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Pak. . Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. "Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?". "Sekali lagi Anda salah.Bab V Tuhan Apakah Tuhan Menciptakan Kejahatan? Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? Apakah kejahatan itu ada? Apakah Tuhan menciptakan kejahatan? Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantanG mahasiswamahasiswanya dengan pertanyaan ini. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. "Profesor. "Tentu saja. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara . apakah dingin itu ada?" "Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. apakah gelap itu ada?" Profesor itu menjawab. kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. "Tuhan menciptakan semuanya?" Tanya professor sekali lagi. jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan. semuanya" kata mahasiswa tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas. Karena kejahatan itu ada.Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. apakah kejahatan itu ada?" Dengan bimbang professor itu menjawab. yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. dingin itu tidak ada. Tuhan tidak menciptakan kajahatan." Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya. Pak. Menurut hukum fisika. Cahaya bisa kita pelajari. "Betul. Dia yang menciptakan semuanya".perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan. Mahasiswa itu melanjutkan. Pak. berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Kajahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih sayang Tuhan dihati manusia. "Kenyataannya. Gelap itu juga tidak ada. boleh saya bertanya sesuatu?""Tentu saja. "Ya. dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut." Profesor itu terdiam." Akhirnya mahasiswa itu bertanya. Seperti dingin atau gelap. gelap tidak. "Profesor. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos." Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut. "Tentu saja itu ada. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya. Profesor itu menjawab. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan." jawab si Profesor Mahasiswa itu berdiri dan bertanya. Kamu tidak pernah sakit flu?" Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya. Mahasiswa itu menjawab. seperti yang telah kukatakan sebelumnya.Seorang mahasiswa dengan berani menjawab. "Jika Tuhan menciptakan segalanya. Pak. Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein. "Profesor.

... aku makan satu kue dan minum airku." "Kenapa kamu tidak pulang sekarang ?? Apakah kamu tinggal di Gereja setelah pulang sekolah?" "Aku hanya ingin menyapa kepada Tuhan . jadi dengan cara tersebut saya bisa memastikan kamu pulang ke rumah dengan selamat."Jangan menyeberang jalan raya sendirian. Hei .. aku rasa Engkau tahu yang ini khan. menurut Engkau apakah dia akan menyukaiku ??? Bagaimanapun juga paling tidak aku tahu Engkau tetap menyukaiku karena aku tidak usah menjadi siapapun hanya untuk menyenangkanMu.. tapi kemudian Pendeta tersebut bersembunyi dibalik altar untuk mendengarkan apa yang dibicarakan Andykepada Bapa di Surga.Tolong Bantu mereka supaya bisa sekolah lagi .. ini selopku yang terakhir.sahabatku.. "Bagaimana kabarmu Andy? Apakah kamu akan ke sekolah?" "Ya.. tolong Tuhan ?? Oh ya.Tuhan . setiap kali pulang sekolah kamu boleh mampir ke Gereja dan saya akan menemani kamu ke seberang jalan . Engkau tahu Ibu memukulku lagi.??? dia hanya sedang lelah dan kuatir akan kebutuhan makanan dan biaya sekolahku . aku nggak begitu lapar.. Oh Tuhan. lucunya. Engkau mau lihat lukaku ??? Aku tahu Engkau mampu menyembuhkannya. Itulah mengapa dia memukul kami. namanya Anita . Orang-orang berbicara bahwa kami akan mengalami musim panen yang susah bulan ini. Ada seorang gadis yang cantik dikelasku. aku rasa aku sedang jatuh cinta saat ini. disini .. tapi tidak apa-apa .." "Terima kasih.. Terima kasih buat kue ini Tuhan!" "aku tadi melihat anak kucing malang yang kelaparan dan aku memberikan kueku yang terakhir buatnya . " Dan Pendeta itu segera meninggalkan Andy untuk melewatkan waktunya didepan altar berbicara sendiri.. ujian matematikaku hari ini sangat buruk.?? Tolong jangan marahi Ibuku ya . Setiap kali berhasil menyeberangi jalan raya tersebut. paling tidak aku tetap dapat pergi ke sekolah. bahkan beberapa temanku sudah berhenti sekolah . Engkau adalah sahabatku... Ini memang menyakitkan. disini . Bapa Pendeta!" balas Andy dengan senyumnya yang menyentuh hati Pendeta tersebut.Bocah Dan Tuhan Ada seorang bocah kelas 4 SD di suatu daerah di Milaor Camarine Sur (Filipina) yang setiap hari mengambil rute melintasi daerah tanah berbatuan dan menyeberangi jalan raya yang berbahaya dimana banyak kendaraan yang melaju kencang dan tidak beraturan. apakah Engkau gembira?? Tunggu saja sampai . Aku mungkin harus berjalan tanpa sepatu minggu depan.. Dia begitu memperhatikan keselamatan Andy sehingga suatu hari dia berkata kepada bocah tersebut. bocah ini mampir sebentar ke Gereja setiap pagi hanya untuk menyapa Tuhan. ulang tahunMu tinggal dua hari lagi. "Engkau tahu Tuhan..." "Ayahku mengalami musim paceklik dan yang bisa kumakan hanyalah kue ini.. Tindakannya selama ini diamati oleh seorang Pendeta yang merasa terharu menjumpai sikap bocah yang lugu dan beriman tersebut. tetapi aku tidak mencontek walaupun temanku melakukannya ." "Lihat. tapi aku tahu sakit ini akan hilang... Bapa Pendeta. paling tidak aku masih punya seorang Ibu. Engkau tahu ini sepatu ini akan rusak..

"Bapa Pendeta . Mereka juga sering mengutuki orang yang menyinggung mereka. Dia mulai menyeberang.. dan Andy tewas seketika. suatu pandangan positif dalam situasi yang negatif. Dia berkunjung ke rumah Andy untuk memastikan pria misterius berjubah putih tersebut. Gereja diserahkan pengelolaannya kepada 4 wanita tua yang tidak pernah tersenyum dan selalu menyalahkan segala sesuatu yang orang lain perbuat. Mereka sedang berlutut memegangi rosa rio mereka ketika Andy tiba dari pesta natal di sekolahnya... aku punya hadiah untukMu . aku punya hadiah untukNya." Dia adalah sahabatku..' "Kurang ajar kamu bocah !!! tidakkah kamu lihat kami sedang berdoa ??!!! Keluar. aku juga harus menyapa Tuhan Yesus ini hari ulang tahunNya.. dia selalu menyuruhku mampir lewat pintu belakang Gereja .apakah anda keluarga bocah malang ini ? Apakah anda mengenalnya? " Pria tersebut dengan hati yang berduka karena penderitaan yang begitu dalamsegera berdiri dan berkata.!!!" Andy begitu terkejut. "Maaf Tuan." Kemudian Andy segera berdiri dan memanggil Pendeta itu.??? Dia seharusnya membantuku menyeberangi jalan raya . Waktunya hanya sedikit untuk menghindar ." Hanya itulah yang dia katakan. Orang-orang disekitarnya berlarian dan mengelilingi tubuh bocah malang tersebut yang sudah tak bernyawa.. dan menyapa "Halo Tuhan... Andy melindungi hadiah tersebut didalam saku bajunya.. anda bisa menemaniku menyeberang jalan sekarang!" Kegiatan tersebut berlangsung setiap hari. Pendeta Agaton berbagi cerita ini kepada jemaat di Gerejanya setiap hari Minggu karena dia belum pernah melihat suatu iman dan kepercayaan yang murni kepada Tuhan . ketika tiba-tiba sebuah bus datang melaju dengan kencang disitu ada tikungan yang tidak terlihat pandangan. Pendeta Agaton menerima berita yang sungguh mengejutkan. seorang dari keempat wanita itu menarik kerahnya dan mendorongnya keluar Gereja. Sambil membuat tanda salib ia berkata "Keluarlah bocah.. Ooops aku harus pergi sekarang. " Ketika Andy mau mengambil hadiah tersebut dari dalam bajunya. Di malam Natal...Orang.aku sudah selesai bicara dengan sahabatku. entah muncul darimana ada seorang pria berjubah putih dengan wajah yang halus dan lembut namun penuh dengan air mata datang dan memeluk tubuh bocah malang tersebut. Andy tidak pernah absen sekalipun. Dia lalu berdiri dan membawa pergi tubuh bocah malang tersebut dan keduanya kemudian menghilang. Dia menangis.Engkau lihat.kamu akan mendapatkannya !!!" Oleh karena itu Andy tidak punya pilihan lain kecuali sendirian menyeberangi jalan raya yang berbahaya tersebut didepan Gereja.Bapa Pendeta.tapi ini kejutan bagiMu. tidak hanya itu.. Pada hari Natal.orang penasaran dengan dirinya dan bertanya. . Tiba-tiba.Aku . Kerumunan orang tersebut semakin penasaran.. Dia mengambil bungkusan hadiah dari dalam baju bocah malang tersebut dan menaruhnya didadanya. Aku berharap Engkau akan menyukainya. Pendeta Agaton jatuh sakit sehingga dia tidak bisa memimpin gereja dan dirawat di rumah sakit.. " Dimana Bapa Pendeta Agaton. sehingga dia tidak melihat datangnya bus tersebut.

kecuali pada waktu puteraku meninggal ." Dan sang Ayah melanjutkan." Pendeta Agaton tiba-tiba merasa air matanya menetes di pipinya." Dia tidak berbicara dengan siapa-siapa. Engkau akan bersamaku."Dia tidak mengucapkan sepatah katapun.. aku menangis tetapi tidak tahu mengapa bisa demikian.Pendeta itu bertemu dan bercakap-cakap dengan kedua orang tua Andy. Aku tidak dapat melukiskan sukacita didalam hatiku.. "Anda tahu kemudian. Dia sangat berduka. Dia menyerahkan anak kami dan tersenyum lembut. Yang aku tahu aku menangis karena bahagia ." ucap ibu Andy terisak. "Apa katanya ?" Ayah Andy berkata . Bapa Pendeta." Ujar sang Ayah "Terima kasih buat kadonya . aku tidak dapat menjelaskannya Bapa Pendeta. kecuali dengan Tuhan. tetapi ketika Dia meninggalkan kami ada suatu Kedamaian yang memenuhi hati kami. dengan lutut gemetar dia berbisik.. semuanya itu terasa begitu indah .. aku merasakan kasihnya yang begitu dalam di hatiku.. Tapi ada suatu kedamaian yang sulit untuk dijelaskan mengenai Dirinya." .siapakah Pria ini yang selalu bicara dengan puteraku setiap hari di gerejamu? anda seharusnya mengetahui karena anda selalu berada disana setiap hari. Kami tidak mengenalnya namun dia terlihat sangat kesepian atas meninggalnya Andy sepertinya Dia begitu mengenal Andy dengan baik. Aku akan segera berjumpa denganmu. Apa yang dia katakan?" "Dia berkata kepada puteraku ... Aku tahu puteraku sudah berada di Surga sekarang.. "Bagaimana anda mengetahui putera andameninggal ?" "Seorang pria berjubah putih yang membawanya kemari. Dia menyibakkan rambut Andy dari wajahnya dan memberikan kecupan di keningnya kemudian Dia membisikkan sesuatu . Tapi tolong katakan padaku.

namun tidak mempercayaiNya lagi sebagai seorang sahabat. Selama bertahun-tahun. Pada suatu hari ia menutup matanya dan pergi menjumpai Tuhan.RENCANA TUHAN INDAH PADA WAKTUNYA Ada seorang anak laki-laki yang berambisi bahwa Suatu hari nanti ia akan menjadi jenderal Angkatan Darat. Semua ambisinya kini hancur berkeping-keping saat orang tuanya menangis dan terus menangis. Setelah ia menjadi lebih tua maka ia melatih para ahli bedah lain yang bercita-cita tinggi dengan tekhnik bedah barunya. dan lebih banyak lagi jiwa yang diselamatkan. Kemudian di antara para pasiennya. Ia melihat senyum di wajah pasiennya dan di wajah anggota keluarganya dan kehidupan baru yang telah diberikannya kepada mereka dengan menjadi seorang ahli bedah. Ia hanya dapat menjadi jenderal setelah ahli bedah itu menyelamatkan nyawanya. ia menjadi dokter dan beberapa tahun kemudian menjadi seorang ahli bedah yang handal. ketika saatnya tiba baginya untuk bergabung dengan Angkatan Darat. Sampai di situ. Ia menjadi pelopor di dalam pembedahan yang berisiko tinggi dimana pasien tidak memiliki kemungkinan hidup lagi apabila tidak ditangani oleh ahli bedah muda ini. Amarah yang mulai ditujukannya terhadap Tuhan. tetapi sebagai seorang tiran (penguasa yang lalim). Ia merasa seperti berada seorang diri. . Di sana ia memperhatikan kehidupannya. maka ia akan mengejek dan menanyakan pertanyaan-pertanya an rumit yang akan membuat orang-orang percaya itu kebingungan. Ia kemudian memutuskan untuk masuk perguruan tinggi dan menjadi dokter. Ketika orang-orang seperti biasanya berbicara tentang Tuhan yang Maha Pengasih. dengan pandangan mata yang seakan-akan berkata bahwa suatu hari nanti ia akan memimpin sebuah resimen. ia ditolak oleh karena memiliki telapak kaki rata. dengan perasaan yang kalah. ia telah menyelamatkan beribu-ribu jiwa. baik anak-anak maupun orang dewasa. oleh karena ia adalah seorang anak yang takut akan Tuhan dan ia selalu berdoa agar supaya suatu hari nanti impiannya itu akan menjadi kenyataan. dan memberikan masa depan kepada anak laki-laki yang ingin menjadi prajurit itu. Ia tahu bahwa Tuhan ada. dan lihatlah impianmu menjadi kenyataan. Sayang sekali. ia dapat melihat dirinya sendiri sebagai seorang anak laki-laki yang berdoa untuk bisa menjadi seorang prajurit. Di situ. ia melihat seorang anak laki-laki yang juga memiliki impian untuk menjadi seorang prajurit kelak.' Di sana. Setelah berulang kali berusaha. Sekarang. telah diberikan kesempatan baru. Ia melihat bagaimana ia telah menyelamatkan nyawa anak laki-laki itu melalui pembedahan yang dilakukannya. sebuah bom jatuh dan membunuhnya. akan tetapi ketika ia berada di kamp di garis depan. Lalu Tuhan berkata. 'Pandanglah ke langit. Ia kemudian dipanggil untuk mengikuti peperangannya yang pertama. semua pasiennya memiliki kesempatan.Anak itu pandai dan memiliki ciri-ciri yang lebih daripada cukup untuk dapat membawa nya kemanapun ia mau. dan Tuhan berkata. rasa amarah yang belum pernah dialaminya sebelumnya. 'Sekarang lihatlah bagaimana rencanaKu telah terpenuhi sekalipun engkau tidak setuju. dan para ibu yang sakit parah sekarang masih dapat mengasihi keluarganya. Ia tidak pernah lagi berdoa atau melangkahkan kakinya ke dalam gereja. Ia tahu bahwa Tuhan ternyata selalu berada bersama dengannya. Para ayah yang hancur hati oleh karena tak seorangpun yang dapat memelihara keluarganya setelah kematiannya. hari demi hari dan berapa banyak jiwa yang telah diselamatkannya. Ia mengerti bagaimana Tuhan telah memakainya sebagai alatNya untuk menyelamatkan beribu-ribu jiwa. Untuk itu ia bersyukur kepada Tuhan. anakKu. Ia melihat dirinya masuk Angkatan Darat dan menjadi prajurit. Ia dimasukkan ke dalam peti kayu untuk dikirimkan kembali kepada keluarganya. Dan begitulah. dan di atas segalanya. pria itu bertanya kepada Tuhan mengapa doa-doanya tidak pernah dijawab. masih penuh dengan kebencian. ia kemudian melepaskan hasratnya untuk menjadi jenderal dan untuk hal itu ia mempersalahkan Tuhan yang tidak menjawab doanya. namun sayangnya dia terbaring sakit. suatu hidup yang baru. Para orang tua sekarang dapat tinggal dengan berbahagia bersama dengan putra atau putri mereka yang dilahirkan kembali. Hari ini anak laki-laki itu telah dewasa dan menjadi seorang jenderal. Di sana ia sombong dan ambisius.' Sekali lagi ia memandang ke langit.

sebab jika ada.. Adakah anak terlantar?? Jika Tuhan ada. "Tukang cukur itu tidak ada." Si tukang cukur tidak terima. tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat. "Saya disini dan saya tukang cukur. orang-orang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA. Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini. dan TIDAK MAU MENCARI-NYA. jawab si tukang cukur membela diri. TUHAN ITU JUGA ADA !. Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi. "Saya tidak percaya Tuhan itu ada". tidak akan ada sakit ataupun kesusahan.. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat. Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topic pembicaraan." Si konsumen diam untuk berpikir sejenak..." Si tukang cukur terbengong !!!! . sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR. Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur. Katakan kepadaku jika Tuhan itu ada.. Tapi apa yang terjadi. dijalanan. tapi tukang cukur tetap ada!". sanggah si tukang cukur.APAKAH TUHAN ITU ADA ??? Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya. Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang. "Cocok!"-kata si konsumen menyetujui.berombak kasar "mlungkermlungker-istilah jawa-nya". dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan. "Begini." Kamu kok bisa bilang begitu ?". "Kenapa kamu berkata begitu ???" timpal si konsumen. Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata. si konsumen menambahkan."Itulah point utama-nya!. kotor dan brewok yang tidak dicukur. coba Anda perhatikan di depan sana.tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang diluar sana". kenapa mereka tidak datang ke saya". "Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri. "Ah tidak. untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada." Kamu tahu. Dan barusan saya mencukurmu!" "Tidak!" elak si konsumen. Sama dengan Tuhan. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat. Adakah yang sakit ??. Si tukang cukur bilang.

mikrolet mulai jalan. Terlepas dari kemacetan Sudirman dan Imam Bonjol. Sepuluh menit berlalu. Di samping nya berdiri seorang perempuan berjilbab. “ iya bu. Dan Tuhan membuatku menyaksikannya agar semakin tunduk hati ini. Mungkin. Aku beristighfar berulang kali dalam hati. “ Ini lima ribu-an bukan?” tanyanya. ini baru di Sentiong. apalagi jumlah mikrolet nya banyak sekali hingga kadang berjalan beringan. Pak sopir menghentikan mikroletnya sedekat mungkin dengan trotoar. turunkan ibu ini di terminal Senen. Kulanjutkan perjalanan dengan mikrolet jurusan lain menuju ke rumah. minta sopir berhenti.” Ini jadi dua ribu.. Lalu ibu itu mengetuk ngetuk atap mikrolet. Bahkan dua kursi di samping supir pun terisi. Salemba – pasar Senen bisa di tempuh dalam waktu kurang dari sepuluh menit. Tapi si ibu rupanya tak mau gratisan. itu seribuan” jawabku. Tuhan memberi perlajaran bagi orang yang mau membuka hati dan pikirannya. Sampai depan Universitas YAI.” Pintanya. seorang lekaki menghentikan mikrolet. Tapi pak sopir menolak. Segera aku sadar. Serombongan orang naik ke mikrolet dan tak tanggung tanggung. Pak sopir masih sabar menunggu penumpang lain. Genangan air dan kemacetan sudah menjadi menu setelah hujan. Tak sampai tiga menit. Si ibu memberikan uang dua ribu kepada pak sopir. Kini aku sendiri lagi. pria setengah baya itu belum dapat uang untuk menutupi setoran apalagi untuk di bawa pulang kepada anak isteri. Padahal jarak YAI dan Senen sangat dekat. Dia meraba sehelai uang. Kalo mau jujur. ya…” kata laki laki yang ternyata ojek motor. mungkin jam setengah tujuh baru tiba... “Simpan saja.” Jawabku. Sampai di depan masjid ARH UI. “Ini sudah sampai mana? Masih jauhkah terminal senen?” tanya nya. aku tahu biasa nya tak ada lagi penumpang. si ibu merogoh-rogoh tasnya dan mengeluarkan kantong plastik yang berisi uang. Tapi hari itu bukan hari biasa bagiku. tapi dengan mikrolet ‘keong’ ini. namun belum ada penumpang lain yang naik mikrolet ini. “Bukan bu. aku merenung. langsung menggantinya dengan penumpang penumpang lain yang sampai memenuhi mikrolet. SubhanTuhan …….Sopir Mikrolet Sore setelah hujan lebat mengguyur Jakarta. setelah kurang lebih 15 menit. dia tinggalkan uang itu di bangku sebelah sopir.” Pak sopir memintaku turun dan menyerahkan uang itu. Kuselipkan dalam lipatan tangan ibu itu dan cepat cepat naik ke mikrolet sementara pak sopir langsung ijak pedal gas. Astaghfirullahal ‘adziim…. semakin yakin akan janji dan jaminan NYA. mikrolet langsung penuh. yang aku tahu pasti di tujukan padaku. Dalam perjalanan. Azan magrib pasti akan berkumandang tak lama lagi. Karna hampir setiap hari aku lewat daerah ini. membawa tongkat kayu. “Pak.. pak sopir menghela napas berat. Di ambilnya sehelai lagi. Pak sopir tadi bersedekah kepada ibu Tuna netra. Mikrolet berjalan pelan sekali. “Masih bu. terminal tak jauh lagi. saat itu juga. Kucoba menumbuhkan rasa iba pada pak sopir lebih besar. Di depan UI ini hanya ada satu penumpang. Tuhan membalas sedekah pak sopir kepada ibu tuna netra tadi TUNAI. mikrolet berhenti kembali. Akhirnya. Ku pegang tangannya ketika ibu itu naik. ibu itu tuna netra. dan hari telah senja. Itulah yang coba aku pikirkan. walaupun ia tidak dalam keadaan lapang. Dan Tuhan. Mikrolet melaju kembali. mencoba untuk tidak kesal pada pak sopir. akhirnya aku turun di depan terminal Senen mengantri dengan penumpang lain untuk bayar. dalam hatiku. . kesabaranku kembali di uji oleh mikrolet yang sedang ‘ngetem’. Kuperhatikan dari belakang. Tas yang dibawanya adalah tas plastik hitam. Pakaiannya kumal. rasanya mau turun saja dan ganti bis lain yang lebih cepat supaya segera sampai rumah. bu” kata pak sopir. yaitu aku. “Mba…tolong kasih uang ini ke ibu itu. Di tempat duduk penumpang. seakan pak sopir berharap ada serombongan orang berlari-lari dari belakang minta di tunggu naik. Astagfirullah …. Kasihan.. dan tas. Aku duduk sendiri di dalam mikrolet M 01 ke arah pasar senen. “ Saya turun di sini saja. ya neng? “ Tanya nya lagi.” Jawabku.

Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Aku mendengar doamu. Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu. saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini. Guru pengalaman memberi . hanya agar saya merasa lebih baik. AKU : Nggak tau ya. AKU : Tapi. dengan memberimu beberapa petunjuk. Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan. AKU : Saya mengerti itu. Dengan pengalaman itu.Chatting Dengan Tuhan BUZZ!!! TUHAN : Kamu memanggilku ? AKU : Memanggilmu? Tidak. Sebenarnya. Orang baik melewati rintangan. tetapi Penderitaan adalah sebuah pilihan. AKU : Ya. Tapi produktifitas memberimu hasil. AKU : OKE. Dari segala sisi. Tapi sekarang saya sedang sibuk. AKU : Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang? TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. tanpa menderita. AKU : Maksudnya pengalaman pahit itu berguna? TUHAN : Ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun. mengapa hidup jadi begitu rumit? TUHAN : Berhentilah menganalisa hidup. misalnya. TUHAN : Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk. TUHAN : Benar sekali. Jalani saja. Ini siapa ya? TUHAN : Ini TUHAN. mengapa orang baik selalu menderita? TUHAN : Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. sangat sibuk. TUHAN : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu.. begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang. Aktifitas memakan waktu. sekarang beritahu saya. saya memang sering berdoa. AKU: Jika Penderitaan itu pilihan. Di era internet ini. Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu. produktifitas membebaskan waktu. Tapi saya tetap tidak dapat menghidarinya. AKU : Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian. hidup mereka menjadi lebih baik bukan sebaliknya. Hidup jadi seperti diburu-buru. TUHAN : Rasa Sakit tidak bisa dihindari. pengalaman adalah guru yang keras. TUHAN : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi. Aktifitas memberimu kesibukan. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk. Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa. Analisa-lah yang membuatnya jadi rumit.

. Ciptakan tujuan itu. mengapa saya disini? TUHAN : Jangan mencari siapa kamu. daripada masih berapa jauh saya harus berjalan. kami tidak tahu kemana harus melangkah. dan buanglah rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan. . maka kamu tidak akan tahu kemana kamu melangkah. TUHAN has signed out. Hidup bukanlah proses pencarian.. AKU : Apa yang menarik dari manusia? TUHAN : Jika menderita. Bekerjalah dengan kompas. Siapkan masa depan tanpa rasa takut. siapa saya. TUHAN : Oke. AKU : Sejujurnya ditengah segala persoalan ini. tapi sebuah proses penciptaan. Melihat keluar. Selalu hitung yang harus kau syukuri. bukan dari berleha-leha. Percayalah padaKu. Jika mereka bahagia. Mata memberimu penglihatan. Melihat ke dalam. Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan. bagaimana saya bisa tetap termotivasi? TUHAN : Selalulah melihat sudah berapa jauh saya berjalan. biarkan orang lain bekejaran dengan waktu. Lihatlah ke dalam. kamu terjaga. Berhentilah mencari mengapa saya di sini. mereka bertanya "Mengapa harus aku?". Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup. AKU : Tetapi. kamu bermimpi. baru pemahamannya. Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri. AKU: Kadangkala saya bertanya. Apa yang dapat saya lakukan? TUHAN : Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain. Teguhlah dalam iman. Hati memberimu arah. Kekuatan dari dalam diri bisa keluar dari perjuangan dan rintangan.ujian dulu. TUHAN : Jika kamu melihat keluar. Peganglah saat ini dengan keyakinan. AKU : Di dalam saat-saat sulit. AKU : Bagaimana saya bisa mendapat yang terbaik dalam hidup ini? TUHAN : Hadapilah masa lalu-mu tanpa penyesalan. AKU: Terima Kasih Tuhan atas chatting yang indah ini. Seringkali jawabannya adalah TIDAK.jangan hitung apa yang tidak kau peroleh. TUHAN : Tidak ada doa yang tidak dijawab. Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab. AKU : Kadang-kadang ketidakberhasilan membuatku menderita. bukan masalah untuk diselesaikan. tidak ada yang pernah bertanya "Mengapa harus aku?". tapi tentukanlah ingin menjadi apa kamu. AKU : Pertanyaan terakhir. mengapa kami harus melalui semua ujian itu? Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah? TUHAN : Masalah adalah Rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental (Purposeful Roadblocks Offering Beneficial Lessons (to)Enhance Mental Strength).

' Lalu Ibunya menjawab. Dia mengirimkan bunga setiap musim semi. I love your cake..' kata Ibunya menawarkan. Seringkali kita bertanya kenapa Dia membiarkan kita melalui masa-masa yang sulit dan tidak menyenangkan... Dia ada setiap saat kita membutuhkanNya. cicipi mentega ini..' Tuhan bekerja dengan cara yang sama.A WONDERFUL EXPLANATION kadang kita bertanya dlm hati & menyalahkan Tuhan.' 'Nih. Tapi jika dicampur jadi satu melalui satu proses yang benar. semua itu memang kelihatannya tidak enak jika dilihat satu persatu. Saat itu ibunya sedang membuat kue. 'ya. Mom. Setiap saat kita ingin bicara. Kita hanya perlu percaya proses ini diperlukan untuk menyempurnakan hidup kita.' 'Mau coba tepung terigu atau baking soda?' 'Mom. akan menjadi kue yang enak. segala sesuatunya akan menjadi sempurna tepat pada waktuNya.. Dia mendapatkan nilai jelek dalam raport. dan Dia memilih untuk berdiam di hati kita. Dia mendengarkan. semua itu menjijikkan. Tuhan teramat sangat mencintai kita. 'dengan senang hati' dia berkata: 'Tentu saja. 'Yaiks.. Here is a wonderful explanation . ... Dia ada di setiap tempat. dan menawarkan apakah anaknya mau mencicipinya. 'apa yg telah saya lakukan sampai saya harus mengalami ini semua?' atau 'kenapa Tuhan membiarkan ini semua terjadi pada saya?' . putus dengan pacarnya. 'Bagaimana dgn telur mentah?' 'You're kidding me.. dan sahabat terbaiknya pindah ke luar kota .' ujar anaknya... sinar matahari setiap pagi. Tapi Tuhan tahu jika Dia membiarkan semuanya terjadi satu persatu sesuai dengan rancanganNya. Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak berjalan seperti yang dia harapkan.

meneruskan permainannya. memasukkan putranya tersebut ke sekolah musik untuk belajar piano. Sang pianis pun terkejut. bahwa semua itu terjadi karena Tuhan ada di samping kita. Ia rindu melihat anaknya kelak menjadi seorang pianis yang terkenal. ia tersenyum dan berkata "Teruslah bermain". sang pianis tidak menjadi marah. Semoga kita tidak pernah lupa bahwa ada Tuhan di samping kita. anak ini pun tidak betah duduk diam terlalu lama. Sang pianis lalu duduk. tanpa ada Tuhan di samping kita. baru belajar piano sebulan saja sudah hebat!" Ia lupa bahwa yang disoraki oleh penonton adalah sang pianis yang duduk di sebelahnya. Bahkan mereka seakan menyatu dalam permainan piano tersebut. tapi hanyalah seorang anak kecil. ia menyelinap pergi. perbuatan-perbuatan besar yang telah berhasil kita lakukan. dan mulai bermain mengimbangi permainan anak itu.Sang Pianis Seorang ayah. tanpa sepengetahuan ayahnya. yang terkejut mendengar adanya suara piano mengira bahwa konser telah dimulai tanpa aba-aba terlebih dahulu. mengisi semua kekurangannya dan menjadikan permainannya sempurna. di samping anak itu. Karena ketenarannya. satu jam sebelum konser dimulai. Selang beberapa waktu kemudian. twinkle twinkle little star. Melihat anak tersebut. lagu yang sederhana. sang ayah terkejut menyadari bahwa putranya tidak ada di sampingnya. sang ayah duduk dan putranya tepat berada di sampingnya. Operator lampu sorot. Seluruh penonton terkejut. Ia lebih terkejut lagi ketika melihat anaknya berada dekat panggung pertunjukan. Ketika lampu gedung mulai diredupkan. bukan saja buat diri kita sendiri tapi juga baik bagi orang di sekitar kita. P. yang memiliki putra yang berusia kurang lebih 5 tahun. Seperti layaknya seorang anak kecil. Kita adalah anak kecil tadi. Tapi kita lupa. Pada hari pertunjukan. Sang ayah membeli 2 buah tiket pertunjukan. Ketika mereka berdua selesai.S: Apa implikasinya dalam hidup kita ? Kadang kita bangga akan segala rencana hebat yang kita buat. seluruh penonton menyambut dengan meriah. . sesederhana apapun hal yang kita lakukan hal itu akan menjadi hebat dan baik. untuk dirinya dan anaknya. pikirnya "Gila. dan ia langsung menyorotkan lampunya ke tengah panggung. dan akhirnya tercipta suatu komposisi permainan yang sangat indah. semua yang kita lakukan akan sia-sia. dalam waktu singkat tiket konser telah terjual habis. dan sang anak yang mendapat ijin. Sang anak jadi GR (Gede Rasa). melihat yang berada di panggung bukan sang pianis. di kota tersebut datang seorang pianis yang sangat terkenal. Tapi bila Tuhan ada di samping kita. tanpa takut anak tersebut duduk di depan piano dan mulai memainkan sebuah lagu. kursi telah terisi penuh. ia mengisi semua kelemahan permainan anak itu. dan bergegas naik ke atas panggung. karangan bunga dilemparkan ke tengah panggung. Didorong oleh rasa ingin tahu. dan sedang berjalan menghampiri piano yang akan dimainkan pianis tersebut.

Taukah kau sahabat……… Pernah suatu ketika aku tidak dapat membayar biaya kost-an. yang sebenarnya Tuhan menunjukkan sebuah jalan yang terbaik dari kegagalan itu. Aku mohon berkah dan Tuhan memberiku berbagai kesempatan. tetapi aku mendapatkan apapun yang aku butuhkan. Aku memohon kekuatan.” Dengan NafasMu izinkan ku ucap kata taubat Sebelum Kau memanggilku kembali pada-Mu. dan kebanyakan dari kita seperti itu selalu melihat sisi yang kurang adil yang diberikan Tuhan kepada kita tanpa melihat keadilan yang sesungguhnya diberikan olehnya…. pernah suatu ketika aku merasa kesepian menjadi sebuah mimpi buruk yg panjang dan pernah suatu ketika aku berpkir untuk mengakhiri hidup…Tapi ternyata sampai saat ini semua itu bisa ku lalui………dan kutahu itu bisa kulalui semua. Aku memohon cinta.Tentang Tuhan Sahabat…. Aku memohon kebijaksanaan. pernah suatu ketika aku tidak dapat membayar uang kuliah. hanyalah pada diri-Mu Tempatku mengadu... ku akan menjadi yang terbaik Menjalankan segala perintah-Mu. Aku memohon kemakmuran. Dan aku pun tahu. dan Tuhan memberiku tubuh dan otak untuk bekerja. Aku tidak memperoleh apapun yang aku inginkan.. menutup waktuku Izinkan ku serukan nama-Mu Sebelum nyawa dalam tubuhku Kau ambil. dan Tuhan memberiku berbagai bahaya untuk aku atasi. dan Tuhan memberiku masalah untuk diselesaikan. Pernah aku pikir kalau Tuhan tidak adil tapi ternyata aku hanya melihatnya dalam satu sisi.dan Tuhan memberiku kesulitan-kesulitan untuk membuatku kuat. menjauhi segala larangan-Mu adalah sebaris do’a ku untuk-Mu . dan Tuhan memberiku orang-orang yang bermasalah untuk aku tolong. Tuhan tidak akan merubah nasib seseorang jika orang tersebut tidak mau merubah nasibnya sendiri ”because life is a lesson you’ll learn it when your through” “Karena hidup adalah sebuah pelajaran.karena Tuhan Itu Ada…. pernah suatu ketika aku tidak dapat makan karena tidak punya uang. kau akan mempelajari ketika kau melaluinya. kembali pada-MU Karna ku tahu. tempatku mengeluh Di dalam do’aku #Dan demi nafas yang telah kau hembuskan dalam kehidupanku Ku berjanji. Kita selalu memaksakan kehendak untuk menjadi yang kita mau tanpa mau belajar dari kegagalankegagalan yang Tuhan berikan ke kita.. Aku memohon keberanian.

Aku mau mereka semua tetap sama. tapi jangan mereka. Sudahlah waktu. kehidupan. cepat atau lambat aku akan mati. tak bisakah kau memutar ulang semua rasa senang dan riang dalam banyak perjumpaanku denganmu sebelum ini? Aku tak sempat lagi memunguti sisa-sisa kenangan itu satu per satu. Terkadang ketika ia muncul. aku tetap tidak dapat memahami untuk apa kau ada. Baiklah waktu. Aku terdiam sejenak merenungi perkataaannya." jawabnya singkat. dalam setiap Bab yang kemudian terangkai satu demi satu dalam keluarga. kusudahi saja semua jemu yang menggebu. Mengapa engkau memberiku usia? Mengapa semua harus beranjak tua bahkan tiada? Mengapa engkau dapat melesat cepat namun juga terkadang berjalan merangkak perlahan? Mengapa engkau selalu memberi batasan dalam memaknai bebas dan juga lepas? Mengapa engkau abadi sementara aku tidak? Ini sungguh tidak adil! Pada saatnya nanti. Sesosok bayang kudapati berdiri beku di belakangku.. Namun. "Namaku waktu. meski tertatih perlahan.. tapi juga perpisahan. Mungkin memang aku yang berjalan melewatinya tanpa ia bermaksud untuk menghampiriku. apakah kuharus berkawan denganmu ataukah kau adalah lawan bagiku? Waktu. sementara engkau abadi.Karena tiap kali kutersadar dari ragu. Waktu. Tak hanya perjumpaan. sang waktu sudah menghilang dari pandanganku. terlampau sulit untuk kucerna. Ini bukan kali pertama Sang waktu datang mengganggu dalam wujudnya yang selalu berubah di tiap kedatangannya. kau tak akan mau mengabulkan permintaanku. Aku tahu aku masih akan melalui kembali perjumpaan-perjumpaan semu dengan dirimu. "Mau apa kau menghampiriku?" tanyaku lagi. "Siapa kamu?" tanyaku bernada curiga.Sang Waktu Sekejap kurasakan dingin menjalari tengkukku. ingin rasanya kuhentikan Sang waktu untuk sekedar bercakap-cakap meski hanya sekejap untuk mendapatkan jawab dari segala tanya yang menganga. sekarang maukah kau katakan padaku bagaimana menghentikan orang-orang dan keadaan disekitarku agar semua tak perlu berubah? Biarlah aku sendiri saja yang berubah lalu mati. Sudah terlampau banyak benih-benih penyesalan kian tumbuh dalam diriku karena ulahmu. ketika kutersadar. Mungkin sang waktu memang selalu pergi secepat kedatangannya di dalam hidupku. engkau sudah berlalu. Aku yakin kau hanya akan diam dan membisu. Selalu Ingatlah akan mimpi-mimpi mu yang mungkin sampai saat ini belum juga nyata dan jangan biarkan Waktupun . "Tidak. Aku tahu melalui perjumpaan demi perjumpaan denganmu. Sang Waktu pun kemudian mulai mempertanyakannya…. apalagi menyusun semuanya menjadi buku." jelas Sang waktu. Banyak waktu yang ku lalui untuk berpikir dan mencari jawaban-jawaban akan sebuah pertanyaan dan telah banyak hari-hari yang kita lalui seiring sang waktu yang tidak pernah menunggu. aku akan selalu berhasil untuk terus berjalan. Aku tak mau melihat mereka berubah. dan Tuhan yang terjadi dalam hidup kita. sahabat. meski mereka berubah menjadi lebih indah. cobalah sekejap kita renungi tentang waktu-waktu yang kita pernah lalui sampai saat ini. kaulah yang berjalan melewatiku. sudahlah. Sahabat… Kehidupan kita di rangkai Bab demi Bab. aku tidak datang menghampirimu. Lalu ia menghilang ketika kusudah mulai menjauh dalam jenuh. Cepat aku menoleh mencari tahu siapa yg ada di belakangku. yakinkan dirimu bahwa engkau dapat menjadi “seseorang” yang berarti meski hanya dalam hidup “seorang manusia”…. telah berdiri di mana kah kita saat ini? Apa yang telah kita perbuat dalam hidup ini? Terus berjalanlah melangkah ke depan sahabat. seperti ketika di suatu saat mereka pernah membuatku bahagia. seberapa kuatnya pun aku mencoba. cinta. Bahkan sekedar untuk mengartikanmu saja. Tapi aku tahu. Ah. Kini aku tak tahu.

dan maab kan juga jika tulisan-tulisanku terlalu banyak dari sisi ke-aku-an diriku. Kehidupan seharusnya menjadi sumber pengalaman supaya kita bisa hidup. dengan perjuangan.tertawa menyeret langkahmu yang semakin tua Aku tahu tidak akan pernah mudah untuk menjalaninya tapi yakinkan dirimu bahwa kita pasti bisa melaluinya dengan keringat dengan keyakinan.yang dapat ku berikan untuk saat ini hanyalah sebuah buku sebagai suatu kenangan dari hari-hari yang pernah kita lalui dan semoga buku ini dapat menjadi suatu pegangan serta pencerahan untuk para sahabat2ku…. Lentera Jiwa Lama sudah kumencari Apa yang hendak kulakukan Sgala titik kujelajahi Tiada satupun kumengerti Tersesatkah aku di samudera hidup Kata-kata yang kubaca Terkadang tak mudah kucerna Bunga-bunga dan rerumputan Bilakah kau tahu jawabnya Inikah jalanku inikah takdirku Kubiarkan kumengikuti suara dalam hati Yang slalu membunyikan cinta Kupercaya dan kuyakini murninya nurani Menjadi penunjuk jalanku Lentera jiwaku Kubiarkan kumengikuti suara dalam hati Yang slalu membunyikan cinta Kupercaya dan kuyakini murninya nurani Menjadi penunjuk jalanku Lentera jiwaku Epilog Sahabat… Tiada maksud untuk menggurui.amien…. Semua kata yang terdapat dalam buku ini hanya sekedar ingin berbagi dan mengingatkan karena saat ini tak ada yang dapat ku berikan kepada kalian atas apa yang telah kalian berikan padaku…. dan dengan doa…. tiada maksud pula untuk menasehati. . tidak semata-mata supaya bisa bertahan hidup Karena setiap waktu yang berlalu adalah satu kesempatanmu terus belajar untuk hidup……. Salam dan Doa-ku yang akan selalu menyertai kalian dalam menjalani hidup untuk hari ini dan hari esok ….

dan Rasakan Dia telah berdiri Coba berlari Tak pernah dia jelang Hidup yang inginkan Kilau hari-hari Dan birunya langit Terhapus rasa indah Terpejam oleh lelah Dalam lelahnya mata Nikmat dunia menjelma Sejenak dia berharap Malam tanpa batas Bunda s'lalu tanamkan Jangan pernah menyerah Jalani dan panjatkan Kelak syukur kau ucapkan pada diri Nya Kumohonkan Mudahkan hidupnya hiasi dengan belai Mu Sucikan tangan-tangan yang memegang erat harta Terangi harinya dengan lembut mentari Mu Buka genggaman yang telah menjadi hak mereka . Dengar.Just Keep Learning For Life……!!!!!!! Lihat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful