Dalam pengertian sederhana, hukum lingkungan diartikan sebagai hukum yang mengatur tatanan lingkungan (lingkungan hidup), di mana

lingkungan mencakup semua benda dan kondisi, termasuk di dalamnya manusia dan tingkah perbuatannya yang terdapat dalam ruang di mana manusia berada dan mempengaruhi kelangsungan hidup serta kesejahteraan manusia serta jasad-jasad hidup lainnya. Dalam pengertian secara modern, hukum lingkungan lebih berorientasi pada lingkungan atau Environment-Oriented Law, sedang hukum lingkungan yang secara klasik lebih menekankan pada orientasi penggunaan lingkungan atau Use-Oriented Law. Di samping kelembagaan pemerintah, peran kelembagaan legislatif, masyarakat/LSM, serta dunia usaha adalah penting dan harus terlibat dalam pengelolaan, utamanya pada tataran perencanaan dan monitoring/evaluasi. Dengan demikian akan tercipta suatu pengelolaan terpadu yang melibatkan pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang menuju ke arah pembangunan berkelanjutan. Greenpeace adalah suatu organisasi lingkungan global yang didirikan di Vancouver, British Columbia, Kanada pada 1971. Greenpeace dikenal menggunakan aksi langsung tanpa kekerasan konfrontasi damai dalam melakukan kampanye untuk menghentikan pengujian nuklir angkasa dan bawah tanah, begitu juga dengan kampanye menghentikan penangkapan ikan paus besar-besaran. Pada tahun-tahun berikutanya, fokus organisasi mengarah ke isu lingkungan lainnya, seperti penggunaan pukat ikan, pemanasan global, dan rekayasa genetika. Greenpeace mempunyai kantor regional dan nasional pada 41 negara-negara di seluruh dunia, yang semuanya berhubungan dengan pusat Greenpeace Internasional di Amsterdam. Organisasi global ini menerima pendanaan melalui kontribusi langsung dari individu yang diperkirakan mencapai 2,8 juta para pendukung keuangan, dan juga dari dana dari yayasan amal, tetapi tidak menerima pendanaan dari pemerintah atau korporasi. Pernyataan resmi misi Greanpeace menyebutkan:

Sulawesi Tenggara. Pelaku penebangan liar diwajibkan mengganti setiap pohon yang ditebangnya dengan menanam 50 pohon sejenis. Sebagai perbandingan. KENDARI. Beban penyidikan. izin usaha/kegiatan di Australia justru diberikan oleh Local Council dan Environmental Protection Authority (EPA). artinya tidak langsung menuntut ke pengadilan. perlu diperluas. Dengan cara itu. Kabupaten Bombana. pemberian sanksi serta berhak mengusut kasus lingkungan. dan untuk memaksa solusi bagi sebuah masa depan yang damai dan hijau. menurut pengalaman selama mengikuti short training Environmental Law and Envorcement di Australia (bulan Januari s/d April 2001). Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal). pengawasan/pemberian sanksi tidak relevan lagi ditangani oleh pihak kepolisian dan pemerintah daerah. Setelah menemukan pelanggaran hukum lingkungan.Greenpeace adalah organisasi independen yang berkampanye menggunakan konfrontasi kreatif anti kekerasan untuk mengungkap permasalahan lingkungan global. mulai dari pemberian izin.Para penebang hutan liar di Kabaena. EPA menerapkan pola kemitraan. EPA bisa cepat mengetahui siapa pelanggar hukum lingkungan. monitoring. KOMPAS . serta memberikan sanksi administratif. baik secara pidana maupun perdata ke pengadilan. Bapedal Tugas dan wewenang Bapedal selaku pihak yang lebih menguasai masalah lingkungan. maka EPA akan memberikan sanksi sebelum diajukan ke Pengadilan Tanah . Jika tetap tidak mengindahkan perintah EPA. dan segera membentuk Pengadilan Lingkungan Ad Hoc. betul-betul dilakukan melalui persyaratan dan prosedur yang ketat serta dipegang oleh orang-orang yang peduli dan profesional di bidang lingkungan hidup. diancam dengan sanksi hukum adat. Dalam pemberian izin usaha/kegiatan. semacam Bapedal di Indonesia. tetapi terlebih dahulu dilakukan peringatan. seperti yang diributkan selama ini. sehingga pencemaran atau perusakan lingkungan belum sempat terjadi atau belum telanjur parah. Bapedal bukan malah dihapus keberadaannya. Yaitu. Target Greenpeace adalah untuk memastikan kemampuan bumi untuk kelangsungan hidup bagi semua keanekaragamannya. EPA-lah yang berwenang melakukan monitoring secara kontinyu dan ketat.

.dan Lingkungan (Land and Environmental Court).