P. 1
Artikel System Bahan Bakar Bensin

Artikel System Bahan Bakar Bensin

|Views: 2,757|Likes:
Published by Arza Ariph Zhaint

More info:

Published by: Arza Ariph Zhaint on Oct 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/23/2013

pdf

text

original

ARTIKEL SYSTEM BAHAN BAKAR BENSIN Bensin digunakan sebagai sumber bahan bakar dalam pengapian untuk menggerakkan

piston (seher?) dan selanjutnya dilanjutkan oleh tangkai rod untuk memutar crankshaft. Di mesin 4 tak, proses tersebut berturut-turut adalah hisap (intake), pemampatan (compression), bakar (power) dan buang (exhaust). Bensin akan masuk dari karburator saat proses hisap, yang selanjutnya akan dibakar setelah dimampatkan untuk menghasilkan tenaga untuk menggerakkan mesin. Nah, sebelum dilakukan pembakaran, udara dan bensin harus dicampur terlebih dahulu sehingga menjadi berbentuk kabut (gas). Di sinilah dibutuhkan suatu sistem, yaitu sistem bahan bakar. Komponen dalam sistem ini berturut-turut adalah sebagai berikut: 1. tangki bensin Berfungsi untuk menyimpan persediaan bensin yang akan disalurkan ke dalam sistem pembakaran. Jarang ada masalah di komponen ini 2. saringan bensin Berfungsi untuk menyaring bensin sebelum dihisap oleh pompa dan disalurkan ke karburator. Komponen ini mempunyai 2 saluran: saluran masuk (in) dari tangki dan saluran keluar (out) ke pompa. Jangan salah yah memasangnya. Masalah yang sering muncul adalah filter sudah tua, sehingga kotor dan bisa mampat. Fungsinya saja sebagai penyaring, jadi kotoran-kotoran yang tersaring bisa mengendap di filter ini. Seringkali filter yang kotor akan mengganggu aliran bensin. Saya pernah mengalaminya, mesin mati mendadak, beberapa kali distarter baru bisa jalan lagi. Kalau kotor, bisa dibersihkan atau diganti saja. Murah kok, di Tegal cuma Rp.20rb (hehehe.. tergantung jenisnya juga ding) 3. pompa bensin Berfungsi menghisap bensin dari tangki dan menyalurkannya ke karburator. Gawat yah kalau pompa ini tidak berfungsi dengan baik. Saya menggunakan pompa bensin elektrik yang di dalamnya ada lilitan kawat (koil) dan membutuhkan tegangan dari aki. Mirip pompa air filter untuk akuarium . Dua masalah yang sering timbul adalah pompa tidak mendapatkan tegangan dan pompa aus. Supplai tegangan sering terhenti biasanya jika sekering di boks sekering kendor atau bahkan putus (hehehe, kasus mobil tua). Kotornya filter juga membuat kerja pompa semakin berat. Jika bermasalah, ganti aja, tapi lumayan mahal (saya pernah beli Rp.140rb, tapi ada tipe yang lebih murah kok). Di mobil sedan, pompa dan filter bensin biasanya terletak di bawah jok belakang sebelah kiri.

Jarang ada masalah dengan bagian ini. mobil kita tiba-tiba mogok seperti kehabisan bensin. sedangkan gas sisa buang dikeluarkan ke pipa pembuangan (dan selanjutnya knalpot) melalui manifold keluar (exhaust). bisa jadi sumber masalah ada di sistem ini. 5. intake dan exhaust manifold Bensin dan udara yang sudah dicampur di karburator disalurkan ke dalam silinder pengapian melalui manifold masuk (intake). tidak semuanya dibuang lewat knalpot Di atas sudah dibahas tentang komponen sistem bahan bakar. udara akan bertekanan lebih rendah daripada ruang pelampung. loh. hehehe. sehingga bensin dari ruang pelampung akan mengalir ke venturi melalui nosel. tok… . Yang sering jadi masalah adalah nosel tersumbat. Coba lah sesekali karburatornya di servis ringan untuk dibersihkan dan disetel ulang. kecuali paking yang kadang aus terutama di paking manifold keluar yang berakibat asap ada yang bocor. seharusnya bensin akan mengalir (hati-hati lo… jangan sambil merokok atau menyalakan api). Karburator sendiri terdiri atas ruang pencampur dan ruang pelampung. udara tersaring masuk ke dalam silinder melalui venturi. Sekarang kalau di tengah jalan. Kemudian bensin dan udara bercampur hingga berbentuk kabut. nosel dan katup gas. karburator dan saringan udara Karburator berfungsi untuk mencampur udara (yang telah tersaring oleh saringan udara) dan bensin sehingga menghasilkan campuran yang sesuai dengan kondisi kerja mesin. 40-60rban. Buka saluran masuk bensin di karburator. Yang perlu dilakukan adalah mencoba memeriksa apakah bensin bisa mengalir ke karburator. Jika kering. sedangkan di ruang pelampung terdapat katup jarum dan pelampung. Tok… tok. pompa akan terdengar berdetak lebih keras. Prinsip kerjanya adalah ketika piston sedang dalam langkap hisap dan katup gas dibuka. Caranya. maka masalah ada di pompa atau filter bensin atau bensin malah HABIS. Di daerah venturi.4. Untuk kasus bensin habis. Di ruang pencampur ada venturi. Ongkos servis di Cimahi untuk servis ringan ini Rp. kontak dalam posisi on (mesin mati) sehingga pompa bensin (seharusnya) akan memompa bensin ke karburator.. dan dialirkan ke silinder pengapian melalui intake manifold (manifold masuk).

sebaliknya bahan bakar yang lebih cenderung kearah sifat iso-oktana dikatakan bensin dengan nilai oktan tinggi atau lebih sukar berdenotasi. Cara menentukan angka oktan bahan bakar ialah dengan mengadakan suatu perbandingan bahan bakar tertentu dengan bahan bakar standar. Oleh karena itu kemampuan menguapkan bahan bakar untuk motor bensin sangat penting. maka campuran bahan bakar dan udara yang dikompresikan oleh torak menjadi lebih baik sehingga tenaga motor akan lebih besar dan pemakaian bahan bakar menjadi lebih hemat. sehingga memudahkan proses pembakaran. 2.Syarat-Syarat Bahan Bakar Untuk Motor Bakar Bensin 1. Misalnya suatu bensin mempunyai angka oktan 90 akan lebih sukar berdenotasi . Angka Oktan Angka Oktan adalah suatu bilangan yang menunjukkan sifat anti ketukan (denotasi). makin tinggi angka oktan maka semakin berkurang kemungkinan untuk terjadinya denotasi (knocking). Dengan kata lain. Besar angka oktan bahan bakar tergantung pada presentase iso-oktana (C7H18) dan normal heptana (C7H16) yang terkandung didalamnya. Pada motor bensin. Bensin yang cenderung kearah sifat normal heptana disebut bensin dengan nilai oktan rendah (angka oktan rendah) karena mudah berdenotasi. Terdapat dua metode dasar yang umum digunakan yaitu research method mengunakan mesin motor CFR F1. Sebagai pembanding. Research method menghasilkan gejala ketukan lebih rendah dibandingkan motor research. campuran bahan bakar dan udara yang masuk dalam silinder sebelum dan sesudah selama proses pembakaran diusahakan sudah dalam keadaan campuran uap bahan bakar dan udara. Yaitu dengan menggunakan mesin CFR (Coordination Fuel Research). Mesin CFR merupakan sebuah mesin silinder tunggal dengan perbandingan kompresi yang dapat diukur dari sekitar 4:1 sampai dengan 14:1. Volatilitas bahan bakar Volatilitas bahan bakar didefinisikan sebagai kecenderungan cairan bahan bakar untuk menguap. Dengan berkurangnya intensitas untuk berdenotasi. yang hasilnya disebut dengan Research Octane Number (RON) dan motor method yang menggunakan mesin motor CFR F-2 dimana hasilnya disebut dengan Motor Octane Number (MON). bahan bakar yang sangat mudah berdenotasi adalah normal heptana (C7H16) sedang yang sukar berdenotasi adalah iso-oktana (C7H18).

Bahan bakar yang mengalami perubahan kimia. oksigen. senyawa ini antara lain : senyawa belerang.1. bahan bakar sering terjadi polimer yang berupa endapan-endapan gum (getah) ini berpengaruh kurang baik terhadap sitem saluran misalnya pada katupkatup dan saluran bahan bakar.pertamina.) berikut : Tabel 2.1. nitrogen. hal inilah yang menyebabkan awal kerusakan pada mesin. Pada temperatur tinggi. Nilai Oktan Gasolin Indonesia No Jenis Angka Oktan Minimum 1 2 3 4 Premium 88 Pertamax Pertamax Plus Bensol 88 RON 94 RON 95 RON 98 RON (sumber : www. . dan lainya. karena berkaitan dengan kebersihan bahan bakar yang selanjutnya berpengaruh terhadap sistem pembakaran dan sistem saluran. busi. Jadi kecenderungan bensin untuk berdenotasi dinilai dari angka oktannya. dan lain-lain . Iso-oktana murni diberi indeks 100. Kesetabilan kimia dan kebersihan bahan bakar Kestabilan kimia bahan bakar sangat penting.com) 3. Nilai oktan yang harus dimiliki oleh bahan bakar ditampilkan dalam (tabel 2.daripada bensin beroktan 70. Pada bahan bakar juga sering terdapat saluran/senyawa yang menyebabkan korosi. kandungan tersebut pada gas solin harus diperkecil untuk mengurangi korosi. sedangkan normal heptana murni diberi indeks 0. katup. korosi dari senyawa tersebut dapat terjadi pada dinding silinder. menyebabkan gangguan pada proses pembakaran. Dengan demikian jika suatu bensin memiliki angka oktan 90 berarti bensin tersebut cenderung berdenotasi sama dengan campuran yang terdiri atas 90% volume iso-oktana dan 10% volume normal heptana.

3. Bagian-bagian utama Sistem pengaliran bahan bakar : Fungsi bagian-bagian utama : 1. 2. beban rendah. Persyaratan sistem pembentukan campuran : · Perbandingan campuran bensin/udara harus sesuai dengan keperluan motor · Campuran bensin/udara harus sehomogen mungkin · Jumlah campuran yang diisap motor harus dapat diatur .Fungsi : · Mengalirkan bensin dari tangki ke motor ----->Agar motor dapat hidup dan mengasilkan tenaga · Membentuk campuran bahan bakar/udara serta mengatur jumlah campuran yang diisap motor ------> Agar campuran bensin + udara sesuai kebutuhan ( misalkan : untuk idle. Katup pembatas tekanan untuk mencegah timbulnya tekanan yang berlebihan akibat kerja pompa dan tercukupinya jumlah bensin di karburator. Saringan bensin untuk menyaring kotoran agar yaang masuk ke karburator bersih . beban penuh. dsb ). Pompa untuk mengalirkan bensin dari tangki ke karburator.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->