P. 1
Dokumen Lelang

Dokumen Lelang

|Views: 702|Likes:

More info:

Published by: Franky Salmon Situmorang on Oct 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/15/2013

pdf

text

original

Sections

  • BAB I INSTRUKSI KEPADA PESERTA LELANG
  • A. UMUM
  • 1.LINGKUP
  • 5.SATU
  • 6.BIAYA
  • 8.PENINJAUAN
  • B.DOKUMEN LELANG
  • 9.ISI
  • C.PENYIAPAN PENAWARAN
  • 12.BAHASA
  • 13.DOKUMEN
  • 14.HARGA
  • 16.MASA
  • 17.JAMINAN
  • D. PEMASUKAN PENAWARAN
  • 23.PENAWARAN
  • E.PEMBUKAAN PENAWARAN DAN EVALUASI
  • 25.PEMBUKAAN
  • 26.KERAHASIAAN
  • 29.KOREKSI
  • 31.EVALUASI
  • F.PEMENANG LELANG
  • 32.KRITERIA
  • 33.PENILAIAN
  • 34.HAK
  • 36.JAMINAN
  • 39.JURU
  • 41.PAKTA
  • G.DATA LELANG
  • JADWAL KEGIATAN PELELANGAN
  • SURAT PERNYATAAN MENGIKUTI PELELANGAN
  • 6.BENTUK SURAT KUASA
  • SURAT KUASA
  • 7.BENTUK SURAT PENUNJUKKAN PENYEDIA JASA
  • 8.BENTUK SURAT PERJANJIAN
  • SURAT PERJANJIAN
  • BAB III DAFTAR KUANTITAS DAN PROGRAM KONSTRUKSI
  • B. PROGRAM KONSTRUKSI
  • BAB IV BENTUK-BENTUK SURAT JAMINAN
  • 1.BENTUK JAMINAN PENAWARAN (JAMINAN BANK)
  • 2.BENTUK JAMINAN PENAWARAN (SURETY BOND)
  • 3.BENTUK JAMINAN PELAKSANAAN (JAMINAN BANK)
  • 4.BENTUK JAMINAN PELAKSANAAN (SURETY BOND)
  • 5. BENTUK JAMINAN UANG MUKA (JAMINAN BANK)
  • 6.BENTUK JAMINAN UANG MUKA (SURETY BOND)
  • 7.BENTUK JAMINAN PEMELIHARAAN (JAMINAN BANK)
  • 8.BENTUK JAMINAN PEMELIHARAAN (SURETY BOND)
  • BAB V SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK
  • A.KETENTUAN UMUM
  • 8.KESELAMATAN
  • 10.HARGA DAN
  • 14.PENYERAHAN
  • 18.PERKIRAAN
  • 19.PEMERIKSAAN
  • 23.AMANDEMEN
  • 26.LAPORAN HASIL
  • 29.PENYEDIA JASA
  • 37.KEADAAN
  • 38.PERINGATAN
  • 39.RAPAT
  • 43.PENYELESAIAN
  • 44.BAHASA DAN
  • 47.PENYESUAIAN
  • 48.DENDA DAN
  • 49.SERAH TERIMA
  • 50.GAMBAR
  • 51.PERHITUNGAN
  • 52.KEGAGALAN
  • B.KETENTUAN KHUSUS
  • 54.PENILAIAN
  • 56.PENEMUAN-
  • 58.PENANGGUHAN
  • 60.PENGAMBILALIH
  • 62.PENYESUAIAN
  • BAB VI SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK
  • KETENTUAN UMUM
  • 4.KESELAMATAN
  • 8.PENYELESAIAN
  • 9.PENYESUAIAN
  • 10.DENDA DAN
  • 11.GAMBAR
  • 12.KEGAGALAN

Dokumen Lelang

BAB I. INSTRUKSI KEPADA PESERTA LELANG Keterangan : 1. Instruksi kepada peserta lelang berisi informasi yang diperlukan oleh peserta lelang untuk menyiapkan penawarannya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh pengguna jasa. Informasi tersebut berkaitan dengan penyusunan, penyampaian, pembukaan, evaluasi penawaran dan penunjukkan penyedia jasa. 2. Hal-hal berkaitan dengan pelaksanaan kontrak oleh penyedia jasa, termasuk hak, kewajiban, dan risiko dimuat dalam syarat-syarat umum kontrak. Apabila terjadi perbedaan penafsiran/pengaturan pada dokumen lelang, penyedia jasa harus mempelajari dengan saksama untuk menghindari pertentangan pengertian. 3. Data lelang memuat ketentuan, informasi tambahan, atau perubahan atas instruksi kepada peserta lelang sesuai dengan kebutuhan paket pekerjaan yang akan dilelangkan. 4. Instruksi kepada peserta lelang adalah bagian daripada dokumen lelang untuk pelelangan umum dengan pasca A. UMUM 1. LINGKUP PEKERJAAN 1.1 Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran selaku Pengguna Anggaran / Kuasa Pengguna Anggaran menentukan nama paket pekerjaan yang dituangkan dalam data lelang dan diumumkan secara luas melalui media internet. Penyedia jasa harus memilih paket pekerjaan berdasarkan IUJK sesuai dengan bidang sub bidang yang telah ditentukan dalam data lelang. Pemenang lelang wajib menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan dalam data lelang dan syarat-syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan biaya sesuai kontrak. Lingkup pekerjaan yang dilelangkan sesuai dengan ketentuan dalam data lelang. Pekerjaan ini dibiayai dengan dana sesuai ketentuan dalam data lelang.

1.2

1.3

1.4 2. SUMBER DANA 2.1

IL - 1

Dokumen Lelang

3. PERSYARATAN PESERTA LELANG

3.1

Pelelangan ini dapat diikuti oleh semua penyedia jasa pelaksana konstruksi (pemborong) yang memenuhi persyaratan pelelangan umum dengan atau yang telah lulus prakualifikasi. Peserta lelang harus mengutamakan penggunaan bahan, peralatan, dan jasa produksi dalam negeri. Peserta lelang harus menyerahkan dokumen penawaran sesuai bentuk-bentuk yang ditentukan dalam bentuk surat penawaran dan lampiran.

3.2 3.3

3.4

4. KUALIFIKASI PESERTA LELANG

Penyedia jasa yang ditunjuk oleh pengguna jasa untuk melaksanakan layanan jasa konsultansi dalam perencanaan atau yang akan mengawasi pelaksanaan pekerjaan atau yang berafiliasi dengan peserta lelang tidak diperkenankan menjadi peserta lelang. 4.1 Dalam hal pelelangan dilakukan dengan pasca kualifikasi, dokumen kualifikasi disampaikan bersamaan dengan dokumen penawaran. 4.2 Dalam hal pelelangan dilakukan dengan prakualifikasi, dokumen kualifikasi disampaikan dan dinilai sebelum penyampaian dokumen penawaran. 4.3. Persyaratan kualifikasi peserta lelang tercantum dalam dokumen kualifikasi 5.1 Setiap peserta lelang atas nama sendiri atau sebagai anggota kemitraan hanya boleh menyerahkan satu penawaran untuk satu paket pelelangan pekerjaan. Peserta lelang yang menyerahkan lebih dari satu penawaran untuk satu paket pelelangan pekerjaan, selain penawaran alternative (bila diminta) akan digugurkan. Jumlah dokumen penawaran yang harus disampaikan oleh peserta lelang sesuai dengan Pasal 19.1. Semua biaya yang dikeluarkan oleh penyedia jasa untuk mengikuti pelelangan menjadi beban penyedia jasa dan tidak mendapat penggantian dari pengguna jasa. Panitia pengadaan memberikan penjelasan mengenai dokumen lelang pada waktu dan tempat sesuai ketentuan dalam data lelang. Dalam acara penjelasan lelang, dijelaskan mengenai : a. Metoda penyelenggaraan pelelangan; b. Cara penyampaian penawaran (satu sampul atau dua sampul atau dua tahap); c. Dokumen yang harus dokumen penawaran; dilampirkan dalam

5. SATU PENAWARAN TIAP PESERTA LELANG

5.2

5.3 6. BIAYA PENAWARAN 6.1

7. PENJELASAN DOKUMEN LELANG

7.1

7.2

d. Acara pembukaan dokumen penawaran;
IL - 2

Dokumen Lelang

e. Metoda evaluasi f. Hal-hal yang menggugurkan penawaran; g. Jenis kontrak yang akan digunakan; h. Ketentuan dan cara evaluasi berkenaan dengan preferensi harga atas penggunaan produksi dalam negeri; i. Ketentuan dan cara sub kontrak sebagian pekerjaan kepada usaha kecil termasuk koperasi kecil; j. Besaran, masa berlaku dan penjamin yang dapat mengeluarkan jaminan penawaran. 7.3 Pertanyaan dari peserta lelang, jawaban dari panitia pengadaan, keterangan lain termasuk perubahannya, dan hasil peninjauan lapangan dituangkan dalam Berita Acara Penjelasan (BAP). BAP ditandatangani oleh panitia pengadaan dan minimal 1 (satu) wakil peserta hadir. Apabila dalam BAP terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung, maka panitia pengadaan harus menuangkan ke dalam adendum dokumen lelang yang menjadi bagian tak terpisahkan dari dokumen lelang dan harus disampaikan dalam waktu bersamaan kepada semua peserta lelang secara tertulis setelah disahkan oleh pengguna jasa. Dalam acara penjelasan lelang, diumumkan nilai total harga perkiraan sendiri. Rincian HPS tidak boleh dibuka dan bersifat rahasia. Peserta lelang yang tidak hadir pada saat penjelasan dokumen lelang tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawarannya. Bila dipandang perlu, panitia pengadaan dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan melakukan peninjauan lapangan. Peserta lelang dengan risiko dan biaya sendiri dianjurkan untuk meninjau lapangan pekerjaan dengan saksama untuk memperoleh data dan informasi yang diperlukan guna menyiapkan penawaran.

7.4

7.5

7.6

8. PENINJAUAN LAPANGAN

8.1

8.2

IL - 3

BAB II Data Lelang. sebelum adendum dokumen lelang diterbitkan. KLARIFIKASI DOKUMEN LELANG 10. Adendum (bila ada) 10.2. Surat Penunjukkan dan Surat Perjanjian. IL .1 Sebelum batas waktu penyampaian penawaran berakhir. maka untuk memberi waktu yang cukup kepada peserta lelang dalam menyiapkan penawaran. 11. BAB III Bentuk Surat Penawaran.2 Panitia pengadaan wajib menanggapi setiap klarifikasi secara tertulis. BAB V Syarat-Syarat Khusus Kontrak. ADENDUM DOKUMEN LELANG 11.1 Dokumen lelang terdiri dari : BAB I Instruksi Kepada Peserta Lelang.Dokumen Lelang B.3 Apabila adendum diterbitkan oleh pengguna jasa kurang dari 7 (tujuh) hari kerja dari batas akhir pemasukan penawaran. 11. pengguna jasa wajib mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran sesuai Pasal 21.2 Setiap adendum yang diterbitkan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari dokumen lelang dan harus disampaikan secara tertulis dalam waktu bersamaan kepada semua peserta lelang.4 . BAB VII Daftar Kuantitas. BAB IV Syarat-Syarat Umum Kontrak. DOKUMEN LELANG 9. Lampiran. pengguna jasa dapat mengubah ketentuan dokumen lelang dengan menerbitkan adendum.1 Calon peserta lelang yang memerlukan klarifikasi atas isi dokumen lelang dapat memberitahukan kepada panitia pengadaan secara tertulis dan diterima oleh panitia pengadaan selambat-lambatnya pada tanggal dilakukan penjelasan dokumen lelang. BAB IX Gambar-Gambar. BAB VI Bentuk-Bentuk Jaminan. Analisa Harga Satuan dan Metode Pelaksanaan BAB VIII Spesifikasi Umum dan Teknik. 10. 11. ISI DOKUMEN LELANG 9.

1. Jaminan penawaran. 14. IL . Apabila harga satuan dicantumkan nol/tidak diisi untuk mata pembayaran tertentu. bertanggal. BAHASA PENAWARAN 13. Lampiran surat penawaran. 14. Daftar personil inti. 14. maka pada saat pembukaan penawaran ditulis “TIDAK JELAS”.1 Semua dokumen Bahasa Indonesia. 5).2 Harga penawaran harus ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf.4 Biaya umum dan keuntungan dikenakan untuk seluruh mata pembayaran. Surat kuasa (bila diperlukan).3 Peserta lelang harus mengisi harga satuan dan jumlah harga untuk semua mata pembayaran dalam daftar kuantitas dan harga. Surat penawaran. 2). penawaran harus menggunakan 12. Daftar kuantitas dan harga. PENYIAPAN PENAWARAN 12. Analisa harga satuan pekerjaan utama. dan alat. 7). Daftar harga satuan dasar upah. maka yang digunakan adalah dalam huruf. 8). HARGA PENAWARAN 14. 6000.5 . 4). 3). maka dianggap sudah termasuk dalam harga satuan mata pembayaran yang lain dan pekerjaan tetap harus dilaksanakan. terdiri dari : 1). Metoda pelaksanaan. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan. 9). Jadwal waktu pelaksanaan. Apabila harga penawaran dalam huruf tidak bisa diartikan/tidak bermakna. 10). harus bermaterai cukup Rp. b. 11). DOKUMEN PENAWARAN 13. Dalam hal angka dan huruf berbeda. dalam evaluasi penawaran tidak boleh digugurkan dan harga penawaran yang berlaku adalah harga penawaran terkoreksi. ditanda tangani oleh yang berhak dan dicap. kecuali untuk mata pembayaran pekerjaan persiapan non fisik. 14. Lampiran lain yang ditentukan dalam dokumen lelang. bahan. Daftar peralatan utama.1 Dokumen penawaran terdiri dari : a.Dokumen Lelang C. 6).1 Harga penawaran adalah harga yang tercantum dalam surat penawaran berdasarkan jumlah rincian dalam daftar kuantitas dan harga untuk seluruh pekerjaan seperti diuraikan dalam Pasal 1.

Nilai dan masa berlakunya sesuai ketentuan dalam data lelang.Dokumen Lelang 14.3 Peserta lelang dapat : a. MATA UANG PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN 15. 17. 16.6 Harga satuan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga adalah tetap. JAMINAN PENAWARAN 17. 16. 14.1 Masa berlakunya penawaran adalah sesuai ketentuan dalam data lelang. 17. panitia pengadaan dapat meminta kepada peserta lelang secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu.1 Harga satuan dasar. 15.1 Peserta lelang harus menyediakan jaminan penawaran dalam mata uang Rupiah dengan nominal sebesar antara 1 % (satu persen) sampai dengan 3 % (tiga persen) dari nilai harga perkiraan sendiri (HPS). sebelum akhir masa berlakunya penawaran.4 Penawaran yang tidak dilampiri jaminan penawaran sesuai ketentuan dinyatakan gugur. harga satuan pekerjaan dan jumlah harga penawaran harus menggunakan mata uang Rupiah.6 .5 Semua pajak dan retribusi yang harus dibayar oleh penyedia jasa dalam pelaksanaan kontrak.2 Cara pembayaran dilakukan sesuai ketentuan dalam data lelang. Menolak permintaan tersebut secara tertulis dan jaminan penawarannya tidak disita dan tidak dikenakan sanksi. 15.3 Bentuk jaminan penawaran harus sesuai dengan ketentuan dalam bentuk jaminan. Menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran. tetapi diminta memperpanjang masa berlakunya jaminan penawaran untuk jangka waktu tertentu dan menyampaikan pernyataan perpanjangan masa berlakunya penawaran dan perpanjangan jaminan penawaran kepada panitia pengadaan. serta pengeluaran lainnya sudah termasuk dalam harga penawaran. 16. b. IL . MASA BERLAKUNYA PENAWARAN 16. 17.2 Dalam keadaan khusus.2 Jaminan penawaran harus diterbitkan oleh bank umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat) atau oleh perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (surety bond) yang mempunyai dukungan reasuransi sebagaimana yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. 17.

18.4 Pemberian rabat ditentukan dalam data lelang.2 Apabila penawaraan alternatif diperbolehkan sesuai ketentuan dalam data lelang.1 Peserta lelang harus menyampaikan 1 (satu) dokumen penawaran asli sesuai Pasal 13. Pemenang lelang mengundurkan diri. Menyerahkan jaminan pelaksanaan. PENAWARAN ALTERNATIF DAN RABAT 18.1. 18. Menandatangani surat perjanjian.1 Peserta lelang harus menyampaikan penawaran sesuai dengan ketentuan dokumen lelang. Penawaran alternatif tidak akan dipertimbangkan. 17.Dokumen Lelang 17. dan diberi tanda “ASLI” dan 2 (dua) dokumen penawaran rekaman yang masing-masing diberi tanda “REKAMAN”.3 Hanya penawaran alternatif dari penawaran terendah yang memenuhi syarat akan dipertimbangkan oleh panitia pengadaan. 18. 19.7 .7 Jaminan penawaran dari pemenang lelang dikembalikan segera setelah pemenang lelang menyerahkan jaminan pelaksanaan. rincian harga penawaran. atau 2). 17. metoda pelaksanaan. kecuali bila penawaran alternatif diperbolehkan sesuai ketentuan dalam data lelang. IL . 17. Apabila terdapat perbedaan antara dokumen penawaran asli dan rekaman maka dokumen penawaran asli yang berlaku.5 Jaminan penawaran dari Kerja Sama Operasi (KSO) harus ditulis atas nama semua anggota KSO.6 Jaminan penawaran dari peserta lelang yang tidak menang dikembalikan segera setelah penetapan pemenang lelang. dan penjelasan lain yang terkait. bagi peserta lelang yang akan menawarkan penawaran alternatif harus melengkapi dengan usulan teknis yang meliputi spesifikasi teknis. Peserta lelang menarik penawarannya selama masa berlakunya penawaran. BENTUK DAN PENANDAAN PENAWARAN 19. atau b.2.. gambar perhitungan disain. atau c. 18. Pemenang lelang ditentukan gagal: dalam batas waktu yang 1). Peserta lelang menolak koreksi aritmatik atas harga penawarannya sesuai dengan Pasal 28. atau d.8 Jaminan penawaran akan disita apabila : a. maka selain menyampaikan penawaran utama.

SAMPUL DAN TANDA PENAWARAN 20. sesuai dengan ketentuan dalam data lelang..3.3 Sebagai tambahan identifikasi yang diperlukan dalam Pasal 20.Dokumen Lelang 19. panitia pengadaan tidak bertanggung jawab terhadap dokumen penawaran.1 Peserta lelang harus memasukkan dokumen penawaran asli dan seluruh rekamannya ke dalam 2 (dua) sampul dalam dan masing-masing sampul ditandai “ASLI” dan “REKAMAN”. sesuai dengan Pasal 22. kecuali untuk memperbaiki kesalahan yang dibuat peserta lelang dan perbaikan tersebut harus diparaf oleh orang yang menandatangani penawaran. penghapusan atau penambahan.. PEMASUKAN PENAWARAN 20.2. pada sudut kanan atas. “JANGAN DIBUKA SEBELUM WAKTU PEMBUKAAN PENAWARAN”. tahun. sampul dalam harus ditulis nama dan alamat peserta lelang untuk pengembalian penawaran tanpa dibuka dalam hal penawaran dinyatakan terlambat. Alamat pengguna jasa.1.8 . hari.2 Dokumen penawaran asli dan rekaman harus ditandatangani oleh orang yang berhak atas nama badan usaha peserta lelang sesuai dengan akta pendirian dan perubahannya. pada sudut kiri atas. D. pada bagian tengah. kemudian kedua sampul dalam “ASLI” dan “REKAMAN” dimasukkan kedalam 1 (satu) sampul luar dan direkat untuk menjaga kerahasiaan. bulan. dan 20.3 Dokumen penawaran tidak boleh ada perubahan. 20. Jenis pekerjaan. 20. b.2 Pada sampul dalam dan sampul luar harus ditulis: a.. 20. IL . c. jam pemasukan. akta pendirian cabang dan perubahannya atau perjanjian KSO. sesuai ketentuan dalam data lelang. 20. 19. tanggal. tempat..2.4 Bila sampul luar tidak direkat dan sampul dalam tidak ditandai seperti Pasal 20.

IL .20. Melalui pos atau layanan hantaran / expedisi 1) Dokumen penawaran yang dikirim melalui pos/layanan hantaran expedisi menggunakan sampul dalam dan sampul luar seperti tersebut Pasal 20..3.. menolak dokumen penawaran yang terlambat dan menolak penambahan dokumen penawaran. b. 3) Pada batas waktu pemasukan dokumen penawaran berakhir. 20. Langsung 1) Peserta lelang secara langsung menyampaikan dokumen penawaran ke dalam kotak/ tempat pemasukan dokumen penawaran yang telah disediakan oleh panitia pengadaan. panitia pengadaan menyatakan penyampaian dokumen penawaran ditutup.1.9 .2. 2) Batas waktu paling lambat untuk penerimaan dokumen penawaran harus sesuai dengan ketentuan dalam dokumen lelang. yaitu sebelum batas waktu penutupan pemasukan dukumen penawaran. Panitia pengadaan langsung memberi catatan tanggal dan jam penerimaan pada sampul luar. PENYAMPAIAN DOKUMEN PENAWARAN 21. 2) Batas waktu paling lambat untuk pemasukan dokumen penawaran ke dalam kotak/ tempat pemasukan dokumen penawaran harus sesuai dengan ketentuan dalam dokumen lelang yaitu sebelum batas waktu penutupan pemasukan dokumen penawaran.Dokumen Lelang 21.1 a.

10 . 24. 24.1. PENGUBAHAN. diubah.2 Pemberitahuan penarikan. diganti atau ditambah setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran sesuai Pasal 21.1.Dokumen Lelang 3) Panitia pengadaan membuat Berita acara Penerimaan dokumen Penawaran yang sampul luarnya masih dalam keadaan tertutup. IL . 22.1 Penawaran harus disampaikan kepada panitia pengadaan paling lambat pada tempat dan waktu sesuai ketentuan dalam data lelang. 23. serta sampul luar disimpan oleh panitia pengadaan.1. Nama.3 Penawaran tidak dapat ditarik. setelah penyampaian penawaran dengan memberitahukan secara tertulis sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran pada Pasal 22. 24.1 Peserta lelang boleh menarik. 22. kemudian dokumen penawaran dimasukan kedalam kotak/tempat pemasukan dokumen penawaran. mengubah. PENGGANTIAN ATAU PENAMBAHAN DOKUMEN PENAWARAN 24.2 Panitia pengadaan dapat mengundurkan batas akhir waktu pemasukan penawaran dengan mencantumkan dalam addendum dokumen lelang. PENARIKAN. ditandai dan disampaikan sesuai dengan Pasal 20 dengan menambahkan tanda “PENARIKAN”/ “PENGUBAHAN”/ “PENGGANTIAN” atau “PENAMBAHAN” pada sampul luar. BATAS AKHIR WAKTU PEMASUKAN PENAWARAN 22.1 Setiap penawaran yang diterima oleh panitia pengadaan setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran pada Pasal 22. akan ditolak dan dikembalikan kepada peserta lelang dalam keadaan tertutup (sampul dalam tidak dibuka). alamat penawar. penggantian atau penambahan dokumen penawaran harus dibuat secara tertulis dan dimasukkan ke dalam sampul yang direkat. 4) Panitia pengadaan menolak dokumen penawaran yang terlambat. mengganti dan menambah dokumen penawarannya. pengubahan. PENAWARAN TERLAMBAT 23. Dokumen penawaran yang terlambat sampul luarnya dibuka untuk mengetahui alamat penawar dan dokumen penawaran tersebut oleh panitia pengadaan dikembalikan kepada penawar setelah pada sampul luarnya diberi catatan tanggal dan jam penerimaan.

4 Penarikan penawaran dalam kurun waktu antara batas akhir pemasukan penawaran sesuai Pasal 21.a. dan akhir masa berlakunya penawaran sesuai Pasal 16. dikenakan sanksi penyitaan jaminan penawaran sesuai Pasal 17.Dokumen Lelang 24.1. IL .8.1..11 .

Dokumen Lelang

E.

PEMBUKAAN PENAWARAN DAN EVALUASI 25.1 Para penawar atau wakil penawar yang hadir harus memperlihatkan indentitas atau surat keterangan/ penugasan dari perusahaan untuk menghadiri pembukaan dokumen penawaran dan menandatangani daftar hadir sebagai bukti kehadiranya. Panitia pengadaan meminta kesedian 2 (dua) orang wakil dari penawar yang hadir sebagai saksi. Apabila tidak terdapat wakil penawar yang hadir pada saat pembukaan, panitia menunda pembukaan kotak/tempat pemasukan dokumen penawaran sampai dengan batas waktu yang ditentukan oleh panitia pengadaan sekurang-kurangnya 2 (dua) jam. 25.2 Setelah batas waktu yang ditentukan tidak ada yang hadir, maka pembukaan penawaran dilaksanakan dengan 2 (dua) saksi yang bukan anggota panitia pengadaan, yang ditunjuk secara tertulis oleh panitia pengadaan. 25.3 Panitia pengadaan meneliti isi kotak/ tempat pemasukan dokumen penawaran dan menghitung jumlah sampul penawaran yang masuk (tidak dihitung surat pengunduran diri) dan bila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga), pelelangan tidak dapat dilanjutkan dan harus diulang. 25.4 Selanjutnya panitia pengadaan membuka sampul luar penawaran, termasuk dokumen penarikan/ pengubahan/ penggantian/ penambahan (bila ada), di hadapan para penawar atau para wakil penawar yang hadir pada jam, hari, tanggal dan tempat sebagaimana telah ditentukan oleh panitia pengadaan. 25.5 Sampul bertanda ″PENARIKAN″ / ″PENGUBAHAN″ / ″PENGGANTIAN″ atau ″PENAMBAHAN″ harus dibuka dan dibaca terlebih dahulu. Dokumen penawaran yang ada pemberitahuan ″PENARIKAN″ tidak dibuka.

25. PEMBUKAAN PENAWARAN

IL - 12

Dokumen Lelang

25.6 Nama peserta lelang, harga penawaran, nilai penawaran alternatif (bila ditentukan), rabat, penarikan, pengubahan, penggantian, penambahan dokumen penawaran, ada atau tidaknya jaminan penawaran dan lampiran lain yang ditentukan dalam dokumen lelang, dibacakan pada saat, pembukaan penawaran. 25.7 Panitia pengadaan harus membuat berita acara pembukaan penawaran (BAPP), termasuk memuat informasi yang disampaikan sesuai Pasal 25. 26. KERAHASIAAN PROSES 26.1 Proses evaluasi dokumen penawaran bersifat rahasia dan dilaksanakan oleh panitia pengadaan secara independent. 26.2 Informasi yang berhubungan dengan penelitian, evaluasi, klarifikasi, konfirmasi dan usulan calon pemenang lelang tidak boleh diberitahukan kepada peserta lelang atau orang lain yang tidak berkepentingan sampai keputusan pemenang diumumkan. 26.3 Setiap usaha peserta lelang untuk mencampuri proses evaluasi dokumen penawaran atau keputusan pemenang akan mengakibatkan ditolaknya penawaran yang bersangkutan. 27. KLARIFIKASI DAN KONFIRMASI PENAWARAN 27.1 Untuk menunjang penelitian dan evaluasi dokumen penawaran, panitia pengadaan dapat melakukan klarifikasi. Peserta lelang harus memberikan tanggapan atas klarifikasi. Klarifikasi tidak boleh mengubah substansi dan harga penawaran. Klarifikasi dan tanggapan atas klarifikasi harus dilakukan secara tertulis. 27.2 Terhadap hal-hal yang diperlukan, panitia pengadaan dapat melakukan konfirmasi kepada peserta lelang dan instansi terkait. 28. PEMERIKSAAN PENAWARAN DAN PENAWARAN YANG MEMENUHI SYARAT 28.1 Sebelum dilakukan evaluasi yang lebih rinci terhadap semua dokumen penawaran, panitia pengadaan akan meneliti apakah setiap penawaran: a. Berasal dari peserta lelang yang diundang; b. Telah dibubuhi meterai, tanggal, ditandatangani oleh yang berhak dan dicap; c. Dilampiri jaminan penawaran; dan d. Memenuhi ketentuan dokumen lelang.

IL - 13

Dokumen Lelang

28.2 Penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai ketentuan dokumen lelang, tanpa adanya penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. Penawaran dengan penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: a. Jenis penyimpangan yang berpengaruh terhadap halhal yang sangat substantif dan akan mempengaruhi lingkup, kualitas, dan hasil/kinerja/performance pekerjaan; b. Substansi kegiatan tidak konsisten dengan dokumen lelang; c. Persyaratan tambahan di luar ketentuan dokumen lelang yang akan menimbulkan persaingan tidak sehat dan/atau tidak adil di antara peserta lelang yang memenuhi syarat. 28.3 Apabila penawaran tidak memenuhi ketentuan dokumen lelang, akan ditolak oleh panitia pengadaan dan tidak dapat diperbaiki (post bidding) sehingga menjadi memenuhi syarat. 29. KOREKSI ARITMATIK 29.1 Koreksi aritmatik dapat dilakukan sebelum evaluasi dokumen penawaran, sebagai berikut: a. Kesalahan kuantitas pekerjaan yang tercantum daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan kuantitas yang tercantum dalam dokumen lelang. b. Koreksi aritmatik pada daftar kuantitas dan harga dilakukan terhadap perkalian antara kuantitas dengan harga satuan beserta penjumlahannya, sebagai berikut: 1). Harga satuan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga tidak boleh dikoreksi 2). Apabila terdapat kesalahan hasil pengalian antara kuantitas dengan harga satuan dan penjumlahan, maka dilakukan pembetulan dan yang mengikat adalah hasil koreksi. 3). Mata pembayaran yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan mata pembayaran yang lain dan harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga tetap dibiarkan kosong. 4). Hasil koreksi aritmatik pada daftar kuantitas dan harga tersebut harus diberitahukan kepada penawar dalam waktu secepatnya. c. Apabila terdapat perbedaan antara harga satuan pada daftar kuantitas dan harga, dengan harga satuan pada analisa harga satuan yang bersangkutan, maka yang mengikat adalah harga satuan pada daftar kuantitas dan harga.

IL - 14

Dokumen Lelang 29. 6). 2). Personil inti.2 Panitia pengadaan hanya akan mengevaluasi penawaran yang memenuhi syarat sesuai dengan Pasal 27.1. Evaluasi kewajaran harga Evaluasi kewajaran harga meliputi: IL . Surat kuasa (bila ada). Analisis harga satuan pekerjaan utama. Syarat teknis lainnya yang ditentukan dalam dokumen lelang. kapasitas. Spesifikasi teknis. 31. b. 3).15 . MATA UANG UNTUK EVALUASI PENAWARAN 31. Daftar kuantitas dan harga. 2). Dokumen lainnya yang ditentukan dalam dokumen lelang.3 Metoda evaluasi penawaran dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam data lelang. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan. 4). 31. Evaluasi administrasi meliputi : 1). Surat jaminan penawaran. komposisi dan jumlah peralatan minimal yang disediakan sesuai ketentuan dokumen lelang. 7). Surat penawaran. Urutan evaluasi penawaran adalah: a.4 Evaluasi penawaran dilakukan terhadap sekurangkurangnya 3 (tiga) penawaran terendah setelah dilakukan koreksi aritmatik. Metoda pelaksanaan.b. 30. Evaluasi teknis Evaluasi teknis meliputi: 1). Kerja sama operasi (bila ada). c. maka penawarannya ditolak dan jaminan penawarannya disita sesuai Pasal 17. 31. Jadwal waktu pelaksanaan.1 Penawaran akan dievaluasi berdasarkan mata uang Rupiah sesuai Pasal 15. 5). 31. 4). Jenis. 6).2 Bila penawar tidak dapat menerima jumlah penawaran hasil koreksi aritmatik.1 Evaluasi penawaran dilakukan sesuai dengan Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah Nomor: No. 3). 5). 257/KPTS/M/2003 tanggal 29 April 2004 tentang Pedoman Evaluasi Penawaran Pelelangan Nasional Pekerjaan Jasa Pelaksanaan Konstruksi (Pemborongan) untuk Kontrak Harga Satuan. 7).8. EVALUASI PENAWARAN 30.

31. Total harga penawaran. 31. 2).Dokumen Lelang 1). 3). IL . 4).5 Dampak yang diperkirakan dari ketentuan penyesuaian harga yang diterapkan selama masa pelaksanaan pekerjaan.16 . pengguna jasa dapat memberikan ketentuan tentang pemberian rabat. Unsur-unsur yang mempengaruhi substansi/ lingkup/kuantitas pekerjaan.6 Dalam hal pelelangan dilakukan secara serentak untuk lebih dari satu paket pekerjaan. Kewajaran harga. tidak diperhitungkan dalam evaluasi penawaran. Harga satuan timpang.

terjadi pengaturan bersama (kolusi). 35. 32. 35. 33. mengenai Pedoman Penilaian Kualifikasi Pelelangan Nasional Pekerjaan Jasa Pelaksanaan Konstruksi (Pemborongan). tanpa tuntutan dari peserta yang bersangkutan dan tanpa kewajiban memberikan alasan apapun kepada peserta lelang.1 Pengguna jasa mempunyai hak untuk menerima atau menolak salah satu atau semua penawaran dan membatalkan proses lelang setiap saat sebelum penetapan pemenang lelang.2 Penilaian kualifikasi dilakukan sesuai dengan Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah Nomor: 257/KPTS/M/2004 tanggal 29 April 2004 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Kontruksi. PEMENANG LELANG 31. 33. pengguna jasa mengeluarkan surat penunjukkan penyedia jasa (SPPJ) yang menjadi bagian dokumen kontrak.3 Terhadap penyedia jasa yang akan diusulkan sebagai pemenang dan pemenang cadangan dilakukan pembuktian kualifikasi. dan tidak cukup tanggap terhadap dokumen lelang.. PENILAIAN KUALIFIKASI 34. IL ..1 Untuk pelelangan umum dengan paska kualifikasi. terhadap 3 (tiga) penawaran terendah yang memenuhi persyaratan dilakukan penilaian kualifikasi. JAMINAN PELAKSANAAN 36.1 Dalam waktu selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPJ.1 Sebelum pengguna jasa menunjuk penyedia jasa.2 Sebelum akhir masa berlakunya penawaran yang ditetapkan pengguna jasa pada Pasal 16. apabila dipandang seluruh penawaran tidak menunjukkan adanya persaingan yang sehat. PENUNJUKKAN PENYEDIA JASA 36. penyedia jasa harus menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada pengguna jasa dengan nilai sesuai ketentuan dalam data lelang. 34.17 . KRITERIA PEMENANG 33. Peserta lelang yang keberatan atas hasil penetapan pemenang lelang tersebut dapat mengajukan sanggahan sesuai ketentuan dalam data lelang. 33. HAK PENGGUNA JASA UNTUK MENERIMA DAN MENOLAK PENAWARAN 35. panitia pengadaan mengumumkan pemenang lelang.Dokumen Lelang F.1 Pengguna jasa akan menetapkan pemenang lelang dari peserta lelang yang harga penawarannya terendah dan memenuhi syarat sesuai ketentuan dokumen lelang serta memenuhi syarat kualifikasi.

UANG MUKA DAN JAMINAN UANG MUKA 39. jaminan penawarannya disita dan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. maka nama mediator/konsiliator dapat diminta dari Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI). pengguna jasa tidak menyetujui usulan mediator/konsiliator penyedia jasa.1 Pengguna jasa mengusulkan nama orang sebagai juru penengah (mediator/konsiliator) sesuai ketentuan dalam data lelang yang akan ditunjuk sebagai mediator/konsiliator untuk pelaksanaan kontrak: a.4 Apabila penyedia jasa yang ditunjuk sebagai pemenang lelang gagal memenuhi Pasal 35. Apabila penyedia jasa tidak setuju terhadap usulan tersebut.2 Pengguna jasa dan penyedia jasa dilarang melakukan persekongkolan untuk menaikkan nilai pekerjaan (mark up).1. maka dinyatakan batal sebagai pemenang lelang.3 Jaminan pelaksanaan dapat dikeluarkan oleh perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (surety bond) dan mempunyai dukungan reasuransi sesuai persyaratan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. 40.1 Pengguna jasa akan membayar uang muka sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak setelah penyedia jasa menyerahkan jaminan uang muka dengan nilai sekurang-kurangnya 100% (seratus persen) dari besarnya uang muka. 38. 39. penyedia jasa harus mengusulkan nama orang sebagai mediator/konsiliator dalam dokumen penawaran. 36. LARANGAN PERSENGKONGKOLAN IL . 40. Apabila dalam SPPJ. maka mediator/konsiliator harus ditetapkan atas kesepakatan kedua belah pihak. 37. c.2 Jaminan pelaksanaan yang berupa bank garansi harus dikeluarkan oleh bank umum (bukan bank perkreditan rakyat).1 Pengguna jasa dan penyedia jasa atau antara penyedia jasa dilarang melakukan persengkongkolan untuk mengatur dan/atau menentukan pemenang dalam pelelangan sehingga mengakibatkan terjadinya persaingan usaha yang tidak sehat.18 .1 Penandatanganan kontrak dilakukan selambatlambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah penerbitan SPPJ dan setelah penyedia jasa meyerahkan jaminan pelaksanaan sesuai Pasal 35. Apabila mediator/konsiliator tidak ada atau tidak disepakati kedua belah pihak. b.Dokumen Lelang 36. PENANDATANGANAN KONTRAK 38.. 40. 36. JURU PENENGAH 37.

3 Pengguna jasa dan penyedia jasa yang melakukan persekongkolan sesuai Pasal 40. atau pejabat yang menurut perjanjian kerjasama adalah yang berhak mewakili perusahaan yang bekerjasama.2..3 Penyedia jasa harus menandatangani pakta integritas pada saat pengambilan dokumen kualifikasi/dokumen lelang.19 . yaitu Undang-Undang Jasa Konstruksi jo Undang-Undang tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.1 Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi.Dokumen Lelang 40.1. 41. PAKTA INTEGRITAS 41.5 Bentuk pakta integritas dibuat oleh pengguna jasa. dan Pasal 40. 41. dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku. atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. 41. IL . 41. korupsi dan nepotisme (KKN).4 Pakta integritas harus ditandatangani oleh pemimpin/direktur utama perusahaan atau penerima kuasa dari direktur utama yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya.2 Pengguna jasa dan panitia pengadaan harus menandatangani pakta integritas sebelum dimulainya pelaksanaan pelelangan yaitu sebelum pengumuman pelelangan. 41.

1.1. maka ketentuan dalam data lelang yang berlaku. 4. evaluasi penawaran dan penunjukan penyedia jasa. 3. LINGKUP PEKERJAAN 1. penyampaian. 1. Nama pengguna jasa : …………………… (kepala kantor/ satuan kerja/ pemimpin proyek/ bagian proyek) Nama pekerjaan: ………… 1. MATA UANG PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN 4. 4. 2. 2. Bila terjadi perbedaan antara instruksi kepada peserta lelang dengan data lelang. meliputi : penyusunan.1. Pembayaran dilakukan dengan cara.2.Dokumen Lelang G. Panitia pengadaan dapat menambahkan ketentuan lain.1. SUMBERDANA 2.1 . Pekerjaan ini dibiayai dengan dana………… 3. PENJELASAN DOKUMEN LELANG 3. ………… { bulanan (monthly certificate) atau angsuran (termijn)} DL . Data lelang ditetapkan oleh pengguna jasa yang memuat ketentuan dan informasi yang spesifikasi sesuai dengan jenis pekerjaan. DATA LELANG Keterangan : 1. Penjelasan dokumen lelang akan dilaksanakan pada: Hari Tanggal Pukul Tempat : ………… : ………… : ………… : …………. Data lelang tidak menjadi bagian dari kontrak. pembukaan. Jangka waktu penyelesaian pekerjaan: ………… (…………) hari kalender.

Dokumen Lelang 5.1 Batas akhir waktu penyampaian penawaran: Hari Bulan Tahun Jam : …………………………. BATAS AKHIR WAKTU PENYAMPAIAN PENAWARAN 9. Tanggal : ………………………….kurangnya adalah Rp ………… (…………………). Penawaran altematif …………………………. 8. Masa laku penawaran selama……… (…………) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. : …………………………. PENAWARAN ALTERNATIF DAN RABAT 7. 9. : . 10. 7. Tanggal : …………………………. Pemberian rabat adalah ………………………….1.diperbolehkan/ tidak diperbolehkan). 6.2.1. : …………………………. …………………………. : ………………………….. SAMPUL DAN TANDA PENAWARAN 8. JAMINAN PENAWARAN 6. 7. : …………………………. : ………………………….2 Jenis pekerjaan Tempat Hari Bulan Tahun Jam : ………………………….. MASA BERLAKUNYA PENAWARAN 5. Besamya jaminan penawaran sekurang.Masa laku jaminan penawaran harus 28 hari kalender lebih lama dari masa laku penawaran. PEMBUKAAN PENAWARAN DL . 8.1 Alamat pengguna jasa : ………………………….. : ………………………….2 .1. : ………………………….

. Harga Kontrak dapat disesuaikan atau dieskalasikan sesuai dengan peraturan pemerintah yang ada dan ketentuan dalam kontrak (lihat syarat – syarat umum kontrak pada pasal 47 dan syarat – syarat khusus kontrak pasal 9) DL ..Nilai jaminan pelaksanaan sebesar……. 18. : …………………………. 13..1.Sanggahan peserta lelang sesuai dengan Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah Nomor 257/KPTS/M/2004 tanggal 29 April 2004 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi. Pasal tentang mata uang asing.. 15..1. : …………………………. tidak digunakan.Metoda evaluasi penawaran dilakukan dengan sistem …….Dokumen Lelang 10..persen) dari nilai kontrak. 11. Jenis tender adalah Local Competitive Bidding (LCB).. : …………………………. (gugur atau nilai).3 .1 Pembukaan penawaran: Hari Tanggal Bulan Tahun Jam : ………………………….. PENUNJUKAN PENYEDIA JASA 12.. Jumlah dokumen penawaran yang harus diisi dan harus diserahkan adalah 1 set Dokumen ASLI dan 2 Dokumen REKAMAN. : ………………………….Nama mediator/konsiliator yang diusulkan pengguna jasa adalah : …………………………. 12.% (……. mengenai Pedoman Evaluasi Penawaran Pelelangan Nasional Pekerjaan Jasa Pelaksanaan Konstruksi (Pemborongan) untuk Kontrak Harga Satuan. 16.1. JAMINAN PELAKSANAAN 13.1. EVALUASI PENAWARAN 11. 17. JURU PENENGAH 14. 14.

yang mengacu pada Lampiran I KEPPRESS No. Bank Penjamin b. Masa berlaku Jaminan Penawaran minimal adalah 90 hari. Ketentuan tentang kesempatan preferensi bagi Peserta Lelang Lokal tidak diberlakukan 26. no. Tempat pembukaan : Rehabilitasi Pasar Tradisional Lamteuba : …………………………. Jaminan Pelaksanaan dan Jaminan Uang Muka adalah sesuai dengan dokumen lelang atau menurut format dari penjamin (diisi oleh bank Guarantee atau/dan Performance Bond). 80 tahun 2003 BAB I. 27. Format standart Bentuk Surat untuk Jaminan Penawaran. 28. Mediator/Konsilator akan diusulkan kemudian oleh Pemilik Pekerjaan bila diperlukan. bagian F. 31. 21. no. Jaminan Penawaran : a. Untuk Kepentingan : Yang telah ditentukan Pemerintah Cq. 30. Penawaran alternatif tidak akan dipertimbangkan. Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) 22. poin f. 11. 10. Pada sampul tertulis 24. Sistem yang dipakai adalah Kontrak Harga Satuan yaitu harga satuan yang mengikat. dan biaya Mediator/Konsilator akan ditanggung sepenuhnya oleh Penawar. 12.4 . : …………………………. 1.. 29. 25. Alamat Pemilik untuk keperluan penyampaian Dokumen Penawaran adalah : Panitia Pelelangan Untuk Pengadaan Barang dan Jasa Pemborongan Dengan Dana …………………………. 20. Uang muka hanya disediakan maksimum hanya sebesar 20 (dua puluh) persen dari nilai kontrak.Dokumen Lelang 19. Sistem Penawaran dilakukan dengan sistem satu sampul. Departemen Keuangan Republik Indonesia : Badan Pengusahaan Kawasan Sabang DL . : “ Jangan dibuka sampai saat Pembukaan Penawaran” : …………………………. Identifikasi Dokumen Penawaran. Pekerjaan Paket Tempat 23.

b. Jaminan Pelaksanaan : a. Untuk Kepentingan : Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) d. Departemen Keuangan Republik Indonesia c. Masa berlaku e. Administrasi untuk Kontrak dan Laporan Lainnya g. dimulai dari tanggal pemasukan penawaran : Contoh terlampir atau boleh memakai format yang dikeluarkan oleh Bank Penjamin : Jaminan Penawaran akan segera dikembalikan ke Penawar apabila bukan menjadi Pemenang atau bila dinyatakan gagal 32.5 . Perbaikan dan perawatan jalan masuk yang digunakan untuk keperluan pekerjaan DL . Mobilisasi dan demobilisasi personil (kecuali alat berat). Nilai Jaminan d. d. perbanyakan gambar shop drawing dan as built drawing i. e. % sampai dengan ……. e. d. Format surat : Minimum 20 % dari Nilai Kontrak : Sekurang kurangnya sampai dengan pekerjaan fisik selesai 100 % : Contoh terlampir atau boleh memakai format yang dikeluarkan oleh Bank Penjamin 34. minum dan lainnya j.……. jalan masuk dan lainnya yang sejenis) f.20 % dari harga penawaran Pelaksanaan uitzet/bouwplank untuk bangunan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Sewa tanah dan ganti rugi tanaman diluar tempat pekerjaan (untuk galian. biaya umum (over head) yang dimaksud antara lain seperti : a. c. Dokumentasi Kegiatan h. Nilai Jaminan e. Hanya bagi Rekanan yang memenangkan pelelangan pekerjaan tersebut b. Barak kerja atau tenda bagi tenaga kerja kontraktor m. (……. Bank Penjamin b. Penawar selain memperhitungkan biaya umum langsung atau pekerjaan pokok juga memperhitungkan biaya umum (over head) dan keuntungan (profit) yang diperhitungkan maksimum 10 %. Format surat f. gaji personil. Air untuk kerja. % atau besarnya dinyatakan oleh Panitia Pelelangan : ……. c. kecuali PPN 10 % Astek sebesar 0. Pajak PPH dan Bea Meterai. Bank Penjamin : Yang telah ditentukan Pemerintah Cq. % dari Nilai Kontrak : Sampai dengan masa pemeliharaan pekerjaan terakhir : Contoh terlampir atau boleh memakai format yang dikeluarkan oleh Bank Penjamin 33. Untuk Kepentingan Nilai Jaminan Masa berlaku Format surat : Yang telah ditentukan Pemerintah Cq. Masa berlaku f. Jaminan Uang Muka : a. Pengembalian : Antara …….) hari kalender. Pengamanan / Penjagaan l. transportasi dinas dan biaya sejenis lainnya k. – ……. Pembuatan. Dalam melaksanakan pekerjaan tersebut.Dokumen Lelang c. Departemen Keuangan Republik Indonesia : Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) : Minimum …….

Dokumen Lelang n.6 . Bagi rekanan yang berminat mengikuti pelelangan diminta menyerahkan surat pernyataan mengikuti pelelangan sekurang kurangnya 1 (satu) hari kalender sebelum penutupan masa pemasukan Surat Penawaran. q. 35. A4 DL . Pemeriksaan ke laboratorium rujukan untuk kontrol kualitas. yaitu diluar kemampuan laboratorium lapangan Retribusi daerah dan desa Papan Nama Proyek Pembersihan sisa – sisa pekerjaan Penawar diminta memberikan penjelasan didalam penawarannya. 36. o. sehingga terlihat bobot total persentasi yang ditetapkan dengan mempertimbangkan spesifikasi dan kebutuhan lapangan. p. Penawaran dapat dinyatakan gugur apabila biaya umum (over head) dan keuntungan tidak diuraikan dalam Form No.

Lampiran Surat Penawaran a.Jaminan Penawaran. yang dilengkapi dengan materai. yang sesuai dengan persyaratan yang ditawar dan masih berlaku. b. Daftar Upah. Teknis . DL .(…. Administrasi . c. Kontraktor harus melaksanakan : a.Informasi pekerjaan yang disubkontrakan (jika ada) Harga Daftar Rekapitulasi Kuantitas dan Harga (RAB). .Daftar personil inti pelaksana pekerjaan dan Struktur Bagan Organisasi . c. Dinas Perindustrian Perdagangan dan UKM Kabupaten Aceh Besar 40. tanda tangan dan stempel perusahaan.).Metode pelaksanaan . Untuk lebih meningkatkan pengertian Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).Jadwal pengadaan material .Jadwal umum pelaksanaan pekerjaan . d Membentuk Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).Network planning .Analisa spesifikasi teknis . Alamat Surat Penawaran : Kepada Yth. . Panitia Pelelangan Untuk Pengadaan Barang dan Jasa Pemborongan Dengan Dana …………………………. Daftar Kuantitas dan Harga. Bahan dan Unit Rate (Jasa) Peralatan & Alat Berat b. Dalam menyusun harga agar membuat Rekapitulasi RAB sebagaimana terlampir. Daftar Analisa Harga Satuan Pekerjaan.Surat Penawaran.Daftar peralatan untuk pelaksanaan pekerjaan .Jadwal pengadaan tenaga kerja . . Pemasangan rambu-rambu pengaman.7 . Penggunaan sepatu lapangan dan tutup kepala (Helm).Dokumen Lelang 37.Jadwal penggunaan peralatan .Copy Sertifikat Kualifikasi Golongan ……….Surat Pernyataan sanggup membayar Astek. 39. surat pernyataan sanggup membayar Retribusi Golongan C dan retribusi lainnya yang ditentukan oleh PEMDA Kota Sabang. Penyediaan obat-obatan (P3K). 38.

Bentuk Amplop Penawaran : 42. jam ………sampai dengan jam ………WIB. dengan keterangan sebagai berikut : a. Dinas Perindustrian Perdagangan dan UKM Kabupaten Aceh Besar DL . bagi rekanan yang bukan Direktur / Pemimpin Perusahaan diharuskan membawa surat kuasa dan untuk surat kuasa tersebut harus menyebutkan paket pekerjaan yang diikuti. 50 Juta. yang mencakup semua persyaratan dan dokumen sebagaimana yang diminta dalam dokumen pengadaan.WIB sampai selesai.. dilanjutkan dengan Pembukaan Penawaran jam ………..1 Keseluruhan dokumen penawaran dimasukan ke dalam satu sampul (sesuai dengan sistem satu sampul). Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi Dengan Nilai di atas Rp. Sampul dalam berisi tulisan : 1) Nama Pekerjaan Paket Nama Kontraktor Alamat : Rehabilitasi Pasar Tradisional Lamteuba : …………………. 2) Jangan dibuka sampai saat Pembukaan Penawaran 3) Kepada Yth. 42. : …………………. Sampul luar berisi tulisan : Kedua sampul dibungkus menjadi satu dan kemudian diberi judul sebagai berikut : 1) Nama Paket : Rehabilitasi Pasar Tradisional Lamteuba 2) Jangan dibuka sampai saat Pembukaan Penawaran 3) Kepada Yth... Pada Waktu Pemasukan Penawaran. 50 Juta.. Dinas Perindustrian Perdagangan dan UKM Kabupaten Aceh Besar b. Sumber Dana ………………….. Pemasukan Surat Penawaran Hari ……….. Sumber Dana ………………….8 . : …………………... tanggal ……………. Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi Dengan Nilai di atas Rp.Dokumen Lelang 41..

3 = disesuaikan dengan keterangan sampul yang berlaku = lak 2) Bentuk Sampul Luar 1) 2) 3) 42. Sampul luar Ukuran bebas/disesuaikan X) b. Sumber Dana …………………. 50 Juta. Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi Dengan Nilai di atas Rp.. Tulisan kanan bawah X) Kepada Yth.9 . Cara Membungkus 1) Bentuk Sampul Dalam 1) 2) 3) Keterangan : 1.2 Pengiriman melalui KANTOR POS (Klausal ini tidak diberlakukan) a. 2. Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) DL .Dokumen Lelang c.

pukul ………… WIB. Daftar Kuantitas dan Harga.2 di atas d. a. Untuk Aanwijzing lapangan dilakukan pada tanggal ……………………. tetapi harus dicoret. disesuaikan dengan dokumen yang disampulkan 43. perbaikannya dengan tulisan asli dan diparaf.4 Ukuran sampul bebas. 49. Berita Acara penjelasan/risalah aanwijzing akan diberikan pada tanggal ………………. 48. Penawaran yang dapat dipertimbangkan untuk diusulkan untuk menjadi calon Pemenang adalah penawar yang penawarannya memenuhi syarat dan dapat dipertanggungjawabkan baik secara Administrasi.. sanksinya adalah Jaminan Penawaran disita Negara. c. Apabila OCE belum berada pada Panitia Pelelangan maka pembukaan kotak lelang ditunda sampai dengan jam tertentu yang ditetapkan oleh panitia pelelangan. Paling sedikit 2 (dua) penawar atau wakil penawar sudah hadir. 47. 45. Pembukaan Penawaran Sistem Penawaran adalah sistem Satu Sampul. Biaya Astek dan Pajak PPH harus dibayar ke Kas Daerah dan bukti pembayaran adalah wajib ditunjukkan pada waktu akan mengajukan termin pertama. 44. OCE sudah berada pada Panitia Pelelang. dimana pembukaan penawaran dilakukan didepan seluruh atau sebagian penawar atau wakil penawar yang membawa surat kuasa dari Direktur Perusahaan yang diwakili dan dilaksanakan langsung setelah saat penyampaian dokumen penawaran ditutup. Disepakati bersama antar penawar atau wakil penawar yang hadir paling sedikit 2 (dua) orang di antaranya di tetapkan sebagai saksi dalam pembukaan penawaran. untuk setiap lembarnya harus ditanda tangani atau diparaf Direktur Perusahaan (orang yang diberi kuasa) dan di stempel. maka pembukaan DL 10 . Upah serta Bahan. Bila penawar mengundurkan diri setelah memasukkan penawaran/setelah ditunjuk sebagai calon pemenang. b. jam kerja. Diterima panitia paling lambat sebelum acara penutupan Kotak Lelang 42. di Aula Kantor Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS). Sampul dalam sama dengan 42.Dokumen Lelang c. dengan ketentuan.. 50.. Teknik dan Harga (urutan harga penawaran dari yang terendah sampai yang tertinggi pada saat pembukaan dokumen penawaran adalah bukan merupakan urutan pemenang). 46.. untuk kemudian bersama-sama menuju ke lapangan (segala biaya peserta lelang untuk kegiatan Aanwijzing ini ditanggung oleh masingmasing peserta lelang). Jaminan Asli harus dimasukkan dalam amplop tersendiri kemudian dimasukkan dalam amplop penawaran (sampul dalam). 42. sedangkan Acara Penjelasannya/Aanwijzing Dokumen Lelang dilaksanakan pada tanggal …………………….3 Warna sampul coklat dan tidak tembus pandang. pukul …………… WIB – selesai. RAB yang menyangkut uang tidak boleh di Tipp Ex / ditutup. 51. dengan ketentuan Peserta Pelelangan berkumpul di Kantor Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) .

salah satu dari persyaratan administrasi tersebut diatas tidak dipenuhi atau tidak memenuhi syarat. 54. Pembukaan Kotak Lelang a. Daftar Peralatan yang dipakai di Proyek. Daftar Kuantitas dan Harga.Dokumen Lelang kotak lelang pada hari itu ditunda dengan dibuat berita acara penundaan pembukaan penawaran dan melaporkan kepada pejabat yang menugaskan panitia. Metode Pelaksanaan. .Telah melewati batas akhir waktu pemasukan penawaran (terlambat) e. c. dokumen pula penjelasan secara lisan atau tulisan atas dokumen penawaran yang telah disampaikan tidak dapat diterima. surat keterangan dan lain sebagainya dari para peserta. Untuk dokumen yang tidak sesuai dengan ketentuan tersebut panitia membuat catatan gugur dan penawaran disimpan oleh Panitia pelelangan. Perusahaan atau susulan pemberian bahan. maka acara pembukaan kotak lelang/tempat pemasukan dokumen penawaran dilakukan dengan disaksikan oleh 2 (dua) orang saksi di luar panitia yang ditunjuk secara tertulis oleh panitia. Net Work Planning. DL 11 . f. Penundaan pembukaan penawaran tidak mengubah batas waktu pemasukan penawaran. Alamat tujuan penawaran pada sampul penawaran harus jelas dan dibaca satu persatu oleh Panitia Pelelangan. e. Selanjutnya ditetapkan suatu tanggal dan jam yang baru untuk pembukaan penawaran oleh Panitia melalui pengumuman resmi di Papan Pengumuman Kantor Panitia. maka kotak lelang dibuka oleh panitia dihadapan seluruh peserta atau sebagian penawar atau wakil penawar yang hadir. Pembukaan sampul penawaran Pemeriksaan Dokumen Penawaran pada saat pembukaan meliputi : a. yaitu : a. c. 52. Tidak terdaftar pada DRTU atau tidak memperoleh dokumen lelang dari panitia pelelangan. h.Alamat tujuan penawaran dikirim kepada anggota Panitia pelelangan atau pejabat atau tidak sesuai dengan yang ditentukan dalam Dokumen Lelang. tidak dapat lagi diterima penawaran. d. Jaminan Penawaran Asli. b. Penawaran dinyatakan GUGUR pada saat pembukaan apabila : . Setelah saat penyampaian dokumen penawaran ditutup. Setelah sampai waktu yang telah ditentukan (minimal 2 jam). b. i. 53. d. Setelah memenuhi ketentuan pembukaan penawaran. Jadwal Umum Pelaksanaan Daftar Personil Inti yang dipakai di Proyek. g. Penawaran harus dikirim kepada alamat yang ditentukan dalam Dokumen Lelang. Surat penawaran yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran. Kurva “ S “ Penawaran dinyatakan “Gugur” apabila pada saat pembukaan. Apabila tidak terdapat wakil penawar yang hadir pada saat pembukaan kotak lelang sampai dengan waktu tertentu yang ditentukan panitia.

Teknis dan Harga berdasarkan tata cara evaluasi yang telah ditetapkan dalam Dokumen Lelang. Berita Acara pembukaan Penawaran ditandatangani oleh Panitia Pelelangan dan 2 (dua) wakil saksi dari peserta lelang. maka Panitia Pelelangan membuka dan menulis di papan tulis besarnya OCE. Tidak terdapat Jadwal Pelaksanaan. q. Memasukkan 2 (dua) penawaran atau lebih yang berbeda (alternatif). tanda tangan dan cap basah perusahaan. Tidak terdapat Net Work Planning. Besarnya jaminan penawaran kurang dari nilai nominal yang dipersyaratkan dalam pelelangan. j. Adanya protes atau keberatan dari penawar. s. f. Keterangan sebab-sebab penawaran tidak memenuhi syarat. m. p. DL 12 . b. Tidak terdapat Daftar Peralatan. 55. Hal-hal lain yang dianggap perlu oleh Panitia Pelelangan. Berita Acara Pembukaan Penawaran Berita acara pembukaan penawaran membuat hal-hal sebagai berikut : a. k. Dokumen Penawaran disimpan oleh Panitia Pelelangan dan melaporkan kepada Pejabat Yang Berwenang dengan melampirkan Berita Acara Pelelangan untuk mengadakan lelang ulang. Jaminan Penawaran tidak dikeluarkan oleh Bank Umum atau Asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian dan di Reasuransikan. e. Surat Penawaran tidak ditandatangani oleh Pimpinan/Direktur Utama atau Penerima Kuasa dari Pimpinan/Direktur Utama yang namanya tercantum dalam Akte Pendirian Perusahaan. Semua penawaran baik yang memenuhi syarat ataupun yang tidak memenuhi syarat. i. Tidak terdapat Kurva “ S “ o. n. e. d. Apabila penawaran yang memenuhi syarat berjumlah 1 (satu) atau lebih. tidak dapat dibuka dan Panitia Pelelangan membuat Berita Acara Gagal. pada saat penawaran asli dan setiap lembar daftar kuantitas dan harga harus dibubuhi paraf oleh minimal 3 orang anggota panitia dan 2 orang saksi yang hadir. Bagi semua penawaran yang masuk. Tidak terdapat Metode Pelaksanaan. tanggal. c. Tidak terdapat Daftar Personil Inti. Evaluasi penawaran meliputi Evaluasi Administrasi.Dokumen Lelang b. g. h. Tidak dilengkapi materai. Alamat tujuan penawaran yang tercantum dalam surat penawaran lelang tidak sesuai dengan ketentuan dalam dokumen lelang. 56. l. Tidak terdapat Daftar Kuantitas dan Harga. c. Masa berlakunya tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam dokumen lelang. Adanya penundaan pembukaan kotak lelang dan penawarannya. Apabila rekanan yang memasukkan penawaran jumlahnya kurang dari 3 (tiga) maka OCE. Kriteria Evaluasi Penawaran Pelaksanaan evaluasi dokumen penawaran dilakukan oleh Panitia terhadap semua penawaran yang masuk dan dinyatakan lulus pada saat pembukaan penawaran. d. r. Tidak mencantumkan masa berlaku penawaran atau mencantumkan kurun waktu dari yang diminta dalam dokumen lelang.

. .Bermeterai dan bertanggal dan cap perusahaan. d.Nama peserta lelang sama dengan nama yang tercantum dalam surat jaminan penawaran. yang dibuktikan dengan dokumen otentik atau Pejabat yang menurut Perjanjian Kerja Sama adalah mewakili perusahaan. . Evaluasi Administrasi Evaluasi administrasi dilakukan terhadap semua penawaran. .Jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam dokumen lelang. DL 13 . keabsahan. .Bagi perusahaan Kerja Sama Operasi (KSO) Ditandatangani oleh orang yang berhak berdasarkan perjanjian KSO Isi perjanjian KSO menyatakan kewajiban masing-masing anggota dan penanggung jawab KSO terhadap pelaksanaan kontrak dan tidak ada perubahan.Isi surat jaminan penawaran harus sesuai dengan ketentuan dalam dokumen lelang.Masa berlaku jaminan tidak kurang dari jangka waktu yang ditetapkan dalam dokumen lelang. dan Harga dengan uraian sebagai berikut : 56. b.Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam Dokumen Lelang. c. Kelengkapan dokumen penawaran yang disyaratkan dalam dokumen lelang. Teknis. Dokumen penawaran yang masuk menunjukkan adanya persaingan yang sehat. .Diterbitkan oleh Bank Umum (bukan Bank Perkreditan Rakyat) atau Perusahaan Asuransi yang mempunyai program Asuransi Kerugian dan di Reasuransikan kepada perusahaan asuransi di luar negeri yang bonafid. yaitu mengevaluasi kelengkapan. .Isi surat penawaran sesuai yang disyaratkan. tidak terjadi pengaturan bersama (kolusi) diantara para peserta dan dengan panitia / pejabat pengadaan yang dapat merugikan negara dan / atau peserta lainnya. . dan pemenuhan persyaratan administrasi antara lain : a. Surat Penawaran .Dokumen Lelang Evaluasi penawaran meliputi Evaluasi Administrasi.Nama pekerjaan yang dijaminkan sama dengan paket pekerjaan yang dilelang. .1.Ditandatangani oleh Pimpinan / Direktur Utama atau Penerima Kuasa yang namanya tercantum dalam Akta Pendirian Perusahaan atau Kepala Cabang Perusahaan yang diangkat oleh Direktur Pusat. .Besarnya jaminan penawaran dicantumkan dalam angka dan huruf. Jaminan Penawaran .

yaitu : a. Ketepatan Waktu Untuk dapat menyimpulkan ketiga aspek tersebut maka dilaksanakan evaluasi menyeluruh. Surat Kuasa Harus ditanda tangani oleh penerima kuasa dari Direktur Utama yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. e. sedangkan perhitungannya mereferensi pada Buku P 5 atau buku lainnya yang sesuai. Kelayakan Teknis b. dicocokkan dan dilengkapi dengan foto copi dokumen kepemilikan sebagai pendukung. bahan. tenaga dan alat yang dimiliki. Copy Sertifikat Kualifikasi Golongan ………… (…….2. Daftar Kuantitas dan Harga Daftar kuantitas dan harga setiap jenis / item pekerjaan yang harus diisi dengan lengkap dan benar. Analisa Harga Satuan Koefisien untuk Analisa Harga Satuan diberikan namun tidak mengikat Penawar. Untuk rate alat peserta diminta untuk membuat analisa harga yang sesuai dengan alat yang digunakan (dimiliki / diusulkan) oleh Peserta.Dokumen Lelang Apabila ada hal-hal yang kurang jelas dan atau meragukan dalam jaminan penawaran perlu klarifikasi / konfirmasi dengan pihak yang terkait tanpa mengubah substansi dari penawaran. atau pejabat yang menurut perjanjian kerja sama adalah yang berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. Aspek-aspek ini akan menjadi tinjauan dalam mencapai kesimpulan Layak Teknis. Surat Keterangan sanggup membayar ASTEK Surat Keterangan sanggup membayar retribusi galian C dan Retribusi PAD h. yaitu keselarasan pada Program Pelaksanaan / Konstruksi yang diajukan oleh Kontraktor. i. f. apabila terdapat perbedaan harga penawaran antara daftar kuantitas dan harga dengan analisa harga satuan. atau Kepala Cabang Perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik.) yang masih berlaku. Keandalan Pelaksanaan c. namun harus melengkapi dengan analisa spesifikasi tekniknya dengan mempertimbangkan pemenuhan spesifikasi teknik yang ada. Kelayakan Teknis (Technical Properness) (Nilai maksimum ……) DL 14 . g. j. sesuai Perda yang berlaku. dengan uraian evaluasi sebagai berikut : a. Penawar dapat / dianjurkan membuat perhitungan koefisien sendiri sesuai dengan metode. Panitia akan menggunakan Sistem Nilai atau Skor. untuk itu ada 3 aspek yang akan dievaluasi. Untuk memudahkan pelaksanaan evaluasi tersebut. 56. yaitu dengan penilaian berupa angka atau skor pada tiap-tiap aspek yang dipertimbangkan pada Evaluasi Teknis. Evaluasi Teknis Penawaran yang dinyatakan memenuhi persyaratan Administrasi dilanjutkan dengan Evaluasi Teknis. maka penawaran dinyatakan gugur.

) b. prosentase nilai atau skor yang dipertimbangkan sebesar 20% terhadap keseluruhan nilai Evaluasi Teknis. akan mengevaluasi secara menyeluruh untuk menyimpulkan substantif. yaitu : Keandalan adalah menitikberatkan pada pemenuhan spesifikasi pekerjaan.Mengevaluasi jenis pekerjaan yang di Sub Kontrakan dan kesesuaian Jadwal Umum dengan Jadwal Pengadaan Pekerjaan yang di Sub Kontrakan (Nilai maksimum……. network planning dan jadwal umum.) Ketepatan waktu hanya bisa dicapai dari kinerja yang baik didalam menyelesaikan pekerjaan.) Untuk Keandalan. (Nilai maksimum ….. untuk itu yang akan dievaluasi adalah : . yaitu 50. c. Jadwal Penggunaan Peralatan. (Nilai maksimum ……) Jadwal Umum Pelaksanaan (Time Schedule) dan Rencana Kerja (Network Planning). alat atau tenaga) maka dapat berakibat skor evaluasi aspek keandalan menjadi nol (Nilai maksimum ……. yaitu : Mengevaluasi Spesifikasi Teknis Pekerjaan yang diusulkan. Keandalan (Strengthness) (Nilai maksimum ……. dimana tidak terpenuhinya spesifikasi suatu item yang diminta dalam spesifikasi teknis secara nyata (material. sehingga untuk mengetahui Keandalan Kontraktor maka akan dievaluasi secara koneksitas terhadap lainnya.Mengevaluasi kesesuaian Jadwal Umum dengan Jadwal Penggunaan Tenaga Kerja.) Untuk kemudahan evaluasi maka setiap item evaluasi dianggap mempunyai nilai 100 (100 %) dimana bobot nilai maksimum masing-masing item evaluasi adalah sesuai dengan nilai tersebut diatas.3 Evaluasi Harga DL 15 . Bahan dan Alat.. bahan dan alat) dengan spesifikasi teknis. 56. yaitu aspek Tenaga. maka peserta dinyatakan “GUGUR” atau tidak lulus Evaluasi Teknis. Jadwal Pengadaan Material (Nilai maksimum………) . 30 dan 20. Secara umum nilai minimum yang dinyatakan lulus dalam Evaluasi Teknis dari setiap peserta harus bernilai minimum 60 dengan ketentuan apabila salah satu aspek atau lebih dari ketiga aspek tersebut diatas bernilai nol. dengan mempertimbangkan hubungan dengan network planning dan spesifikasi teknis yang ada atau skor yang dipertimbangkan sebesar 35% terhadap keseluruhan nilai Evaluasi Teknis. dan Bagan Alir Kegiatan Pokok Pekerjaan.Dokumen Lelang Kelayakan Teknis. sehingga untuk mengetahui Keandalan Kontraktor maka akan dievaluasi secara koneksitas terhadap lainnya. kesesuaian dan konsistensi dari metode pelaksanaan(tenaga. yaitu : Mengevaluasi Usulan Metode Pelaksanaan/Konstruksi.. prosentase nilai atau skor yang dipertimbangkan sebesar 28% terhadap keseluruhan nilai Evaluasi Teknis.) Mengevaluasi Daftar Personil Tenaga Ahli dan Struktur Organisasi Pelaksana Pekerjaan (Nilai maksimum ……) Mengevaluasi Daftar Peralatan Pelaksanaan Pekerjaan (Nilai maksimum……) Ketepatan Waktu (Nilai maksimum……dan minimum……..

rekanan diwajibkan untuk menghitung dan menyampaikan breakdown dari setiap harga yang ditawarkan. maka peserta tersebut harus bersedia untuk menaikkan jaminan DL 16 . Klarifikasi kewajaran harga apabila harga penawaran dinilai terlalu rendah. maka penawaran dinyatakan gugur. dianggap termasuk didalam harga satuan pekerjaan lainnya. 2. Memperhitungkan preferensi harga atas penggunaan produksi dalam negeri. apabila mata pembayaran utama dibawah persyaratan / spesifikasi yang ditentukan dalam dokumen lelang dan akan mempengaruhi substansi / kualitas pekerjaan. Unsur – unsur yang mempengaruhi substansi / lingkup / kualitas pekerjaan. 5. dimana yang dinilai dalam evaluasi harga ini meliputi : a. 2. 6. c. Koreksi Aritmatika 1. dan peserta lelang tetap menyatakan mampu melaksanakan pekerjaan sesuai dengan dokumen lelang. jika tidak disampaikan maka rekanan tersebut dapat dinyatakan gugur. Apabila terdapat kesalahan dalam perkalian antaran volume dengan harga satuan pekerjaan. maka harga satuan tersebut hanya berlaku untuk volume sesuai dengan dokumen lelang. maka sudah dianggap menawar. Apabila setelah dilakukan klarifikasi harga satuan tersebut timpang. 4. maka dilakukan pembetulan dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawar tidak boleh diubah. 5. Volume pekerjaan yang tercantum dalam dokumen penawaran akan diperiksa apakah sama dengan yang tercantum dalam dokumen lelang.Dokumen Lelang Evaluasi Harga dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi persyaratan Administrasi dan Teknis. Total Anggaran terhadap Pagu Dana . Mata pembayaran yang harga satuannya nol (sesuai dengan yang tertuang didalam analisa harga satuan).Apabila total penawaran melebihi pagu anggaran dinyatakan gugur . Hasil koreksi aritmatik dapat mengubah nilai atau urutan penawaran menjadi lebih tinggi atau lebih rendah terhadap urutan penawaran semula. 3. Umum 1. Klarifikasi dalam hal penawaran komponen dalam negeri terlalu tinggi dibandingkan dengan perkiraan semula. Untuk harga satuan dengan satuan “LS”. Evaluasi Kewajaran Harga 1. Untuk hasil koreksi aritmatik. Apabila dari hasil klarifikasi terbukti nilainya terlalu rendah. maka nilai penawaran yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. 3.Apabila semua harga penawaran di atas semua Pagu Anggaran dilakukan lelang ulang 2. bila tidak sama maka dinyatakan gugur. Harga satuan timpang yang nilainya lebih besar dari 110 % (seratus sepuluh persen) dari HPS dilakukan klarifikasi. 4. Apabila mata pembayaran ada yang ditawar dengan harga nol (sesuai dengan hasil analisa harga satuan). Apabila terdapat perbedaan dalam penulisan nilai dalam angka dan huruf. b. apabila terjadi perubahan jumlah total bertambah atau berkurang lebih dari 5 % maka penawaran dinyatakan gugur. dilakukan klarifikasi dan kegiatan tersebut tetap dilaksanakan.

Dokumen Lelang pelaksanannya menjadi sekurang-kurangnya persentase jaminan pelaksanaan yang ditetapkan dalam dokumen lelang dikalikan dengan 80 % HPS. 56. 4. maka penawarannya dapat digugurkan dan jaminan penawarannya disita untuk negara. Bila diperlukan dalam mengambil keputusan.4 Pembuatan Berita Acara Hasil Pelelangan Setelah pelaksanaan Evaluasi Penawaran selesai. kemudian dibuat berita acaranya dan segala biaya yang ditimbulkan akan ditanggung oleh rekanan tersebut. Bila dari hasil klasifikasi adanya harga satuan dibawah ketentuan tersebut. Sebagai pertimbangan panitia dalam menilai kewajaran harga adalah Penetapan Standar Upah dan Bahan pada tahun yang bersangkutan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Kota Sabang juga dengan membandingkan harga upah minimum regional Kabupaten yang bersangkutan (minimal harga tahun 2007). Jika diperlukan Panitia akan mengecek secara random terhadap referensi harga (minimal 3 sumber) yang ditunjuk oleh Kontraktor sehingga Panitia yakin. yaitu disebabkan oleh upah. Sedang untuk harga operasi alat per jam (rate) akan memeriksa hasil perhitungan peserta dengan mereferensi Buku P5. sedangkan penyedia barang / jasa tersebut di black list (di daftar hitamkan) selama 1 (satu) tahun dan tidak diperkenankan ikut serta dalam pengadaan barang dan jasa pada instansi pemerintah. 3. DL 17 . bahan dan rate alat. bilamana ditunjuk sebagai pemenang lelang. 5. Dalam hal peserta lelang yang bersangkutan tidak bersedia menambah nilai jaminan pelaksanaannya. sedangkan rate alat dengan membandingkan harga rerata rate alat sejenis terhadap penawaran yang dibawah OE pada paket ini. dimana penjelasan yang disampaikan peserta secara tertulis disimpulkan tidak benar maka peserta dapat dinyatakan gugur. maka Panitia akan membuat kesimpulan dari hasil evaluasi pelelangan yang dituangkan dalam berita acara hasil pelelangan (BAHP). Panitia akan melaksanakan evaluasi harga minimal terhadap upah dan bahan dalam dokumen Penawaran terhadap Standar Upah dan Bahan tersebut diatas.

10. 14. 13. 8. 7. 11. 6.Dokumen Lelang DAFTAR SIMAK DOKUMEN LELANG YANG HARUS DIMASUKKAN No. 12. 4. 9. 3. 2. 1. 5. Surat Penawaran Surat Kuasa Jaminan Penawaran Daftar Kuantitas dan Harga Analisa Harga Satuan Mata Pembayaran Utama Daftar Upah Daftar Harga Bahan Daftar Peralatan Metoda Pelaksanaan Jadual Waktu Pelaksanaan Daftar Personil Inti Daftar Peralatan Utama Bagian Pekerjaan yang Disubkontrakkan Rekaman Surat Perjanjian Kemitraan (bila ada) URAIAN Ada Tidak DL 18 .

DL 19 . 11.Dokumen Lelang JADWAL KEGIATAN PELELANGAN No. Kegiatan Pengumuman Pelelangan Pendaftaran Peserta Lelang Pengambilan Dokumen Lelang Penjelasan Lelang (aanwijziing) Peninjauan Lapangan Penyampaian Berita Acara Penjelasan dan Adendum Penyampaian Dokumen Penawaran Pembukaan Dokumen Penawaran Evaluasi Penawaran Usulan Calon Pemenang Lelang Penetapan Pemenang Lelang Pengumuman Pemenang Lelang Masa Sanggah Penerbitan Surat Penunjukan Penyedia Jasa Hari Tanggal Waktu 7. 2. 14. 1. 6. 10. 5. 4. 12. 9. 3. 13. 8.

Dokumen Lelang DL 20 .

.............. Demikian surat pernyataan ini kami buat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.000.... Bentuk Standar Surat Pernyataan Kop Surat Perusahaan SURAT PERNYATAAN MENGIKUTI PELELANGAN Kepada Yth.. Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi Dengan Nilai di atas Rp................ 50 Juta.............. ......... Sumber Dana ............... Direktur / Penanggung Jawab Perusahaan ......................200… Direktur / Penaggungjawab Perusahaan Materai Rp.....1 ......... Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Jln.................... .......... ...... 6.................................................. Dengan ini kami menyatakan bahwa kami mengikuti pelelangan Paket Pekerjaan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Pemerintah.................................. ADMINISTRASI...................................... …………….......................Dokumen Lelang BAB II BERBAGAI BENTUK SURAT PERNYATAAN.............. PENAWARAN KONTRAKTOR dan SURAT PERJANJIAN 1...................................tanda tangan dan Cap Perusahaan basah ( Nama Terang Jabatan ) SA ......................: Surat Pernyataan Mengikuti Pelelangan Pekerjaan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS Kami yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan Perusahaan Alamat : : : : ............................... Di Sabang Perihal....................................

..............)........................................ setelah kami mempelajari dengan saksama dokumen lelang termasuk berita acara penjelasan dan adendumnya.... dan semua kewajiban pajak untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas........... Kami akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam dokumen lelang... …………200…................. Tambahan detail dari harga harus diselipkan apabila penawarannya dalam berbagai mata uang.......... bersama surat penawaran ini kami lampirkan: SA ...........................................) hari kalender sejak pembukaan penawaran.. (............. tanggal .................2 ............... dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS sebesar Rp................................ peralatan....... Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi Dengan Nilai di atas Rp.... bahan.....Dokumen Lelang 2.......... Dalam penawaran ini sudah termasuk pengadaan tenaga kerja................................................. 50 Juta........................)hari kalender sesuai dengan yang tercantum dalam surat perintah mulai kerja.......................... Penawaran ini berlaku selama ............. (nama pekerjaan) Sehubungan dengan undangan pelelangan nomor:..................................... Perihal : Penawaran Pelelangan.................... Bentuk Standar Surat Penawaran Kontraktor Catatan : Penawar harus mengisi dan memasukkan Bentuk Penawaran ini bersama dengan Dokumen Penawaran...................... Kop Surat Perusahaan Nomor : Lampiran : Kepada Yth......... ......... Sesuai dengan persyaratan dokumen lelang................. biaya umum dan keuntungan. Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Jln.. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama .. Sumber Dana .. (....................................................................................... (. Di Sabang …………….

. 11. Metoda Pelaksanaan. asli dan 2 (dua) berkas rekaman.. ***) Termasuk persyaratan bila dengan pasca kualifikasi.. asli dan 2 (dua) berkas rekaman. asli dan 2 (dua) berkas rekaman. asli dan 2 (dua) berkas rekaman. *) 2. Surat Kuasa (bila diperlukan) asli dan 2 (dua) berkas rekaman...) Jabatan Keterangan : *) Harus dilampirkan surat kuasa apabila dikuasakan. asli dan 2 (dua) berkas rekaman. asli dan 2 (dua) berkas rekaman. ***) Penawar Materai Tanggal Tanda Tangan dan Cap Perusahaan (. 3.Rekaman Surat Perjanjian Kemitraan.. 9. asli dan 2(dua) berkas rekaman.........3 . **) Khusus untuk penawar yang berbentuk kemitraan.. asli dan 2 (dua) berkas rekaman...Daftar Peralatan Utama. 7. **) 14. 3 (tiga) berkas rekaman.. SA . Daftar Upah. 6. Daftar Harga Bahan . asli dan 2 (dua) berkas rekaman.. Daftar Kuantitas dan Harga. 10..Daftar Personil Inti.Lampiran lain yang disyaratkan.. 13. Daftar Harga Peralatan.. 12. asli dan 2 (dua) berkas rekaman. Jaminan Penawaran.Dokumen Lelang 1. Jadual Waktu Pelaksanaan.. Analisa Harga Satuan Pekerjaan Utama. 4. 5.Bagian Pekerjaan yang Disubkontrakkan.... asli dan 2 (dua) berkas rekaman.. 8...

........... Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Jln........................................: Surat Pernyataan tidak akan menuntut bila ada pemotongan dana DIP atau pembatalan Pekerjaan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS Kami yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan Perusahaan Alamat : : : : .................. .................... SA .......................................... Direktur / Penanggung Jawab Perusahaan ............................ Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi Dengan Nilai di atas Rp........... 50 Juta......................... Bentuk Standar Surat Pernyataan Pemotongan DIP Kop Surat Perusahaan SURAT PERNYATAAN Kepada Yth............................. ..... Sumber Dana ...................................... Dengan ini kami menyatakan bahwa kami tidak akan menuntut jika ada pemotongan dana pada DIP yang ada atau pembatalan Pekerjaan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Pemerintah.............Dokumen Lelang 3..............................................................4 ........................... Di Sabang Perihal...................

............. Di Sabang Perihal............. Demikian surat pernyataan ini kami buat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya...... 50 Juta.. ............Dokumen Lelang Demikian surat pernyataan ini kami buat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya...ASTEK dan Galian C Kop Surat Perusahaan SURAT PERNYATAAN Kepada Yth.....................tanda tangan dan Cap Perusahaan basah ( Nama Terang Jabatan ) 4.......... ……………...5 .. Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Jln................ Pajak Galian Golongan C dan Retribusi PAD pada Paket Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Pemerintah.....................000........................: Surat Pernyataan sanggup membayar ASTEK (Asuransi Tenaga Kerja).. Sumber Dana . ..............................................................................200… Direktur / Penaggungjawab Perusahaan Materai Rp............ SA ......... Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi Dengan Nilai di atas Rp.... ............................................. 6.... Pajak Galian Golongan C dan Retribusi PAD sesuai Perda yang berlaku Pada Pekerjaan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS Kami yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan Perusahaan Alamat : : : : .................. Dengan ini kami menyatakan bahwa kami sanggup membayar ASTEK (Asuransi Tenaga Kerja)................................................ Bentuk Standart Surat Pernyataan Pembayaran PAD.............................. Direktur / Penanggung Jawab Perusahaan ...................................

.... . maka.......... ............................. .. ........................................................ b..............(nama penyedia jasa 2) dan .........(nama penyedia jasa I) dan ........Dokumen Lelang ........... ........000.. ................. ...... ............. .............. (nama penyedia jasa 3) bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara bersama-sama dalam bentuk Kerja Sama Operasi (KSO)............ ........ .................................tanda tangan dan Cap Perusahaan basah ( Nama Terang Jabatan ) 5. ........... ............. Bentuk Perjanjian Kemitraan (Joint Operation) MENIMBANG : BAHWA............... yang pembukaan penawarannya akan dilakukan di .......................... .. .......... ................. pada tanggal ............... MENYETUJUI DAN MEMUTUSKAN : BAHWA......... (nama penyedia jasa l) sebagai perusahaan utama (leading firm) untuk KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama KSO dan menandatangani semua dokumen termasuk dokumen penawaran dan dokumen kontrak......... (nama penyedia jasa 1) dan SA ................... .200… Direktur / Penaggungjawab Perusahaan Materai Rp.................................... Menunjuk .. Sehubungan dengan pelelangan pekerjaan ......... 1 Secara bersama-sama: a.. .......... ....... .............. ……………...........6 ....... ... ................. ..200....... ............ ................... ................................. .............. ............ ....... 6............ ... .................................

.... Terlepas dari sharing yang ditetapkan diatas................................. perintah pembelian......7 ............. Wewenang menandatangani untuk dan atas nama KSO diberikan kepada .......... akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut pada butir 2................persen) Penyedia jasa 2 .... Pembagian sharing dalam KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran maupun sepanjang masa kontrak............... (nama penyedia jasa 2) dan ........................................ pada hari .................persen) 2 3 Masing-masing penyedia jasa anggota KSO.Dokumen Lelang .....% (.... (nama penyedia jasa 2) dan ....................... tanda terima... Perjanjian ini dibuat dalam rangkap .... tanggal ....... Penyedia jasa 1 Penyedia jasa 2 Penyedia jasa 3 SA ........................... Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan dalam KSO adalah: Penyedia jasa 1 ........ perjanjian subkontrak.... (nama penyedia jasa 3) menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang......................... dalam hal pengeluaran...) bermaterai cukup yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama.. dan kerugian dari KSO...... wajib bertanggung jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak..........persen) Penyedia jasa 3 ............................... surat-menyurat....... (............................... daftar peralatan dan tenaga kerja................................................ 4 5 6 7 DENGAN KESAKSIAN INI semua anggota KSO membubuhkan tanda tangan dan cap perusahaan di .............. termasuk hak untuk memeriksa keuangan..... tahun ....... keuntungan......................................................... (nama wakil penyedia jasa yang diberi kuasa) dalam kedudukannya sebagai direktur utama/ direktur pelaksana .% (........ bulan .................................................. kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pengguna jasa dan persetujuan bersama secara tertulis dari masingmasing anggota KSO................................................ Perjanjian ini akan berlaku sejak tanggal ditandatangani.....% (. (nama penyedia jasa 1) berdasarkan persetujuan tertulis dari .............. masing-masing anggota KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini................................................... teleks..................... dan lain-lain................. (nama penyedia jasa 3) sehubungan dengan substansi dan semua ketentuan dalam semua dokumen yang akan di tandatangani.................. Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak dimenangkan oleh perusahaan KSO..............

.........) (..............) (tanda tangan dan cap) SA ..................................................... tanda tangan dan cap tiap wakil yang diberi kuasa) Disahkan oleh NOTARIS (............) (.) (materai.8 ..Dokumen Lelang (................

....................... Jabatan : ..............di...........................000 bertanggal................................... tanggal...............................................beserta perubahannya yang berkedudukan di............. ) (nama dan jabatan) ( .............................................. Penerima Kuasa Pemberi Kuasa Materai Rp................ Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris . No............ Surat kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain................................................................. Memberi kuasa kepada: Nama : ........................................ ...........9 ... di. (alamat perusahaan). yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa..................... No.......................... tanggal ................ ) (nama dan jabatan) SA ..................Dokumen Lelang 6...................................beserta lampirannya............................. Untuk dan atas nama Pemberi Kuasa diberi wewenang untuk menandatangani surat penawaran pekerjaan .... Jabatan : Direktur Utama/Direktur PT............ Yang diangkat berdasarkan Akta Notaris ....... 6.... BENTUK SURAT KUASA KOP PERUSAHAAN SURAT KUASA Nomor : ……………… Yang bertandatangan di bawah ini: Nama : ..............................................200........................................... tanda tangan cap perusahaan ( ......... (alamat perusahaan) yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa..........beserta perubahannya yang berkedudukan di..

………………………. : ………………………………………………………………. ………………. (alamat penyedia jasa) Perihal : ……………….. Penunjukkan Penyedia Jasa untuk Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS Dengan ini diberitahukan bahwa penawaran Saudara nomor ………………. dengan ini kami minta ……………………..Dokumen Lelang 7. (nama penyedia jasa) di ………………………. tanggal ……………. Nama Jabatan Kantor/satuan kerja/proyek/ bagian proyek Tanda tangan : ………………………………………………………………. : ………………………………………………………………. Kami setuju bahwa ………………………………… (nama mediator/konsiliator yang diusulkan) ditunjuk sebagai mediator/konsiliator. ………… 200. (nama mediator/konsiliator) untuk menjadi mediator/konsiliator sesuai dengan Pasal 38. Dengan ini Saudara diminta untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dengan ketentuan kontrak.1. 200 … perihal …………………………………………………………. (…………………………) kami nyatakan diterima/disetujui. untuk pelaksanaan pekerjaan ……………………………………………………..(nama pekerjaan) dengan nilai penawaran terkoreksi sebesar Rp. : ………………………………………………………………. SA 10 . Instruksi Peserta Lelang.. BENTUK SURAT PENUNJUKKAN PENYEDIA JASA (LETTER OF ACCEPTANCE) KOP PERUSAHAAN Nomor : Lampiran : Kepada Yth.

............................ tahun ............................. tanggal .......... dan memperbaiki pekerjaan................... MAKA DENGAN INI Kedua Belah Pihak menyetujui semua ketentuan yang tercantum dalam pasal-pasal berikut: 1) Kata-kata dan ungkapan-ungkapan dalam surat perjanjian ini mempunyai arti yang sama sebagaimana yang dituangkan di dalam syarat-syarat surat perjanjian di bawah ini...... bulan ...... .................. BENTUK SURAT PERJANJIAN SURAT PERJANJIAN Nomor : ………………...... termasuk semua lampiran yang mempakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan yang selanjutnya disebut KONTRAK tertanggal...... 2) PIHAK KEDUA harus melaksanakan............. 3) Dokumen Kontrak yang ditentukan di bawah ini harus dibaca serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kontrak. yaitu: SA 11 ........................................ (nama pekerjaan yang akan dilaksanakan) Surat Perjanjian ini dibuat di . 200....... selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.... bulan dan tahun penandatanganan Surat Perjanjian) antara ................. menyelesaikan............ selanjutnya disebut PIHAK KESATU................... (........... pada hari ............. yaitu ........... (nama pekerjaan) sesuai dengan surat perjanjian ini dan lampirannya (kontrak).. (Nama Kepala Kantor/ Satuan Kerja/ Pemimpin Proyek/ Bagian Proyek).................................................................... ANTARA KANTOR/ SATUAN KERJA/ PROYEK/ BAGIAN PROYEK ………………………………………………………………………………………… DAN ………………………………………………………………………………………………… (nama perusahaan) UNTUK MEKAKSANAKAN PEKERJAAN JASA PEMBORONGAN ………………………………………………………………………………………………….........) hari kalender.Dokumen Lelang 8........ adalah............................................... tanggal... Waktu penyelesaian pekerjaan dihitung sejak tanggal mulai kerja.............. (tempat........ (nama pemimpin pemsahaan yang mengikat perjanjian)................ dan ............

. Daftar Kuantitas dan Harga.. (..... bahan -bahan.. dan perbaikan pekerjaan berdasarkan hasil pengukuran.) 8) Surat Perjanjian ini berlaku dan mengikat Kedua Belah Pihak sejak tanggal ditandatangani. 5) Sesuai dengan ketentuan kontrak: a.... penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam kontrak.. Spesifikasi Teknis. PIHAK KESATU wajib menyediakan fasilitas untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan.. PIHAK KEDUA wajib melaksanakan. Adendum Dokumen Lelang (bila ada)..... f. dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan. penyelesaian..:... Surat Perintah Mulai Kerja diterbitkan setelah Surat Perjanjian ditandatangani...... peralatan. Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. b.. alamat PIHAK KESATU dan PIHAK KEDUA adalah: SA 12 . .. akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja...... g. j.. menyelesaikan. 9) Kecuali jika disepakati lain oleh Kedua Belah Pihak.... Syarat-Syarat Umum Kontrak... PIHAK KESATU wajib membayar kepada PIHAK KEDUA atas pelaksanaan..... harga satuan pekerjaan yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga. b. Sesuai dengan ketentuan kontrak: a.. Surat Penawaran.... sampai diterima dengan baik oleh PIHAK KESATU.. b.. menyelesaikan.. Surat Penunjukan Penyedia Jasa. memperbaiki pekerjaan secara cermat. 4) Syarat-syarat Dokumen Kontrak mengikat Kedua Belah Pihak. angkutan ke atau dari lapangan. d.. dan memperbaiki seluruh pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. kecuali diubah dengan kesepakatan bersama. Surat Perjanjian ....... Syarat-Syarat Khusus Kontrak.. e. PIHAK KEDUA wajib melaksanakan...Dokumen Lelang a.. i. h.. 6) 7) Harga kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) diperoleh dari perkiraan kuantitas pekerjaan dan harga satuan pekerjaan yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah Rp.. c. Gambar-Gambar.

................... Kedua Belah Pihak telah sepakat menandatangani Surat Perjanjian ini pada tanggal tersebut di atas.............. jabatan.......................................... (nama dan alamat kantor satuan kerja proyek/ bagian proyek) Alamat PIHAK KEDUA ......................... .... dan arbitrase). konsiliasi..........Dokumen Lelang Alamat PIHAK KESATU .................. Syarat-Syarat Umum Kontrak dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak........................ maka Kedua Belah Pihak sepakat untuk menyelesaikan perselisihan melalui kantor Panitera Pengadilan Negeri ....................................................... DENGAN DEMIKIAN... .... di ........................................... PlHAK KEDUA (nama.................................... nama perusahaan) satuan kerja/ PIHAK KESATU (kepala kantor/ Proyek/ bagian proyek) untuk (nama jelas) (nama jelas) SA 13 .................................................. Kedua Belah Pihak setuju bahwa untuk perjanjian ini memilih tempat kediaman yang tetap dan seandainya perselisihan yang tidak dapat dimusyawarahkan (melalui mediasi........ (Pengadilan Negeri lokasi Kantor/Satuan Kerja/ Proyek/ Bagian Proyek).... (nama dan alamat kantor penyedia jasa) 10) Dengan tidak mengurangi kekuatan Pasal 43...................................

Dokumen Lelang SA 14 .

Pekerjaan Sementara. Uraian Pekerjaan dalam masing-masing Mata Pembayaran Uraian pekerjaan dalam masing-masing jenis pekerjaan adalah untuk menjelaskan lokasi dan sifat pekerjaan tetapi sifat dan lingkup pekerjaan yang sesungguhnya harus dipastikan dari Gambar. Harga Satuan Kecuali ditetapkan lain dalam Kontrak. transportasi ke dan dari Lapangan.1 . dan perbaikan Pekerjaan. dan di dalam dan di sekitar Pekerjaan. Spesifikasi dan Syarat-syarat Kontrak sebagaimana KK . Pendahuluan Daftar Kuantitas ini meliputi Mukadimah. harga dalam Daftar Kuantitas harus mencakup semua kewajiban Kontraktor berdasarkan Kontrak serta segala hal yang diperlukan untuk pelaksanaan. 6. 8. 3. Peralatan Kontraktor. maka tenaga kerja termasuk pengawasannya. Sertifikat pembayaran inilah yang akan diajukan ke Direktorat Jenderal Anggaran. Komponen Pekerjaan yang tidak diukur secara terpisah Kecuali apabila dirincian lain dalam Daftar Kuantitas atau ditetapkan lain dalam Kontrak. bahan-bahan. Rekapituasi Daftar Kuantitas serta Bab-bab dalam Kuantitas yang harus diartikan sebagai satu kesatuan dengan Instruksi kepada Peserta Lelang.Dokumen Lelang BAB III. Departemen Keuangan untuk dapat dicairkan pembayarannya. 7. yaitu untuk mendapatkan sertifikat pembayaran (Payment Certificate). Spesifikasi dan Gambar. yaitu hasil pelaksanaan Pekerjaan oleh Kontraktor yang disetujui oleh Direksi dan Konsultan dan dilengkapi dengan data pendukung (back up data). Tata Cara Pembayaran Pembayaran hanya dapat dilakukan melalui permintaan pembayaran yang diajukan oleh Kontraktor ke Direksi dengan dilengkapi back up data lapangan. 4. penyelesaian. 2. Syarat-syarat Kontrak. dan segala sesuatu yang lain yang diperlukan untuk pelaksanaan. 5. DAFTAR KUANTITAS DAN PROGRAM KONSTRUKSI A. sebagaimana ditetapkan dalam Syarat-syarat Kontrak termasuk biaya umum dan keuntungan perusahaan. Mata Uang Mata uang yang dipergunakan dalam Kontrak ini adalah mata uang Rupiah. Kuantitas yang Pasti Kuantitas yang dicantumkan dalam Daftar Kuantitas merupakan perkiraan dan hanya dipergunakan sebagai dasar perhitungan penawaran. Pajak Pertambahan Nilai Pajak Pertambahan Nilai (PPN) harus diperhitungkan oleh Kontraktor atas biaya keseluruhan Pekerjaan dan dimuat di dalam rekapitulasi Daftar Kuantitas. penyelesaian. Kuantitas yang pasti dari Pekerjaan ditentukan dari pengukuran volume. dan perbaikan Pekerjaan tidak akan diukur dan biayanya harus dianggap sudah termasuk dalam harga-harga dalam Daftar Kuantitas. MUKADIMAH 1.

atau barang khusus yang perlu disediakan oleh kontraktor lain (pasal 8 dari kontrak) harus diindikasikan dalam daftar kuantitas sebagai provisional sum dengan penjelasan singkatnya. 6000. Jadwal Kerja Harian (Daywork Schedule) Pekerjaan harian (daywork) hanya dimasukkan apabila kemungkinan pekerjaan yang tidak diketahui cukup banyak. Singkatan-singkatan Singkatan-singkatan yang dipergunakan dalam Daftar Kuantitas adalah : m3 meter kubik KK . 12. Proses pengadaan secara terpisah dapat dilakukan oleh pemilik dengan memilih kontraktor-kontraktor khusus. lembaran rekapitulasi kuantitas dan harga dicantumkan materai Rp. dan A5 dilengkapi dengan paraf dan cap perusahaan. overheads dan harga-harga lainnya. dalam data kontrak harus dicantumkan tentang cara penggunaan/pemanfaatannya dan siapa yang bertanggung jawab. pekerjaan utama disusun sebagai berikut : a. 9. Sama halnya dengan dana cadangan untuk kemungkinan adanya kenaikan harga perlu disediakan seperti provisonal sum dalam ringkasan daftar kuantitas. dibaca berkaitan dengan cara pengukuran. Legalitas Penawaran Penawaran dianggap sah bila pada form A1. Provisional Sum Ketentuan secara umum untuk kegiatan cadangan (pekerjaan yang melebihi target) dapat dibuat dengan memasukkan mata pembayaran provisional sum ke dalam ringkasan dari daftar kuantitas.2 . kecuali apabila disebutkan lain. A3. maka rujukan tersebut tidak akan membatasi persyaratan umum yang disebutkan di bagian lain dalam Kontrak. Perkiraan biaya untuk pekerjaan khusus/spesifik yang akan dilaksanakan. Kuantitas nominal untuk setiap jenis daywork ditentukan harga satuannya dan dimasukkan sebagai penawaran di dalam harga satuan tersebut sudah termasuk keuntungan.tanda tangan dan cap basah perusahaan dan pada setiap lembar form A2. Demikian juga setiap Mata Pembayaran dalam tiap bab pada Daftar Kuantitas harus dibaca berkaitan dengan Pasal-pasal cara Pengukuran dan cara Pembayaran dalam bab Spesifikasi yang terkait. Pencantuman provisional sum dapat mengurangi adanya permintaan persetujuan yang berkali-kali. Apabila terdapat rujukan dalam Daftar Kuantitas yang menunjuk kepada suatu gambar khusus atau bagian dari Spesifikasi atau Syarat-syarat Kontrak. Untuk dapat dilakukan kendali yang baik oleh direksi terhadap realita harga yang diajukan oleh penawar. 11. material dan alat yang mendasari pekerjaan harian perlu disampaikan oleh penawar saat penawaran dengan disertai pertanyaan bahwa Kontraktor akan dibayar untuk pekerjaan yang dilakukan berdasarkan daywork basis. Apabila provisional sum dan dana cadangan dipergunakan. 13.. 10. Daftar upah. A4. Penomoran Mata Pekerjaan dalam Daftar Kuantitas Masing-masing bab pada Daftar Kuantitas dinomori sesuai dengan bab yang terkait dalam Spesifikasi. b.Dokumen Lelang keadaannya.

3 .Dokumen Lelang m3 ruang ha m2 lin.m (m') meter kubik ruang hektar (hektoare) meter persegi linier meter meter sentimeter milimeter kilogram metric ton (1000 kg) liter buah hari Rupiah lumpsum Nomor orang/hari meter (linier meter) KK . LS No. o/h lin.m m cm mm kg ton l bh hr Rp.

Lay out fasilitas konstruksi. estimasi. antara lain yaitu : (a) (b) Penyajian sumber-sumber pendukung yang dapat dipakai disekitar proyek. sehingga perlunya ada urutan pelaksanaan pekerjaan dan juga dilengkapi dengan teknik pembuatan yang berorientasi kualitas dan dilengkapi dengan bagan alir kegiatan pokok pekerjaan. kondisi dan kendala lapangan serta kemasyarakatan dan kemampuan Kontraktor sendiri. communication (handy talky) dan fasilitas lain yang diperlukan. (c) (d) (e) 2. gudang dan tempat penyimpanan material dan tanaman. sehingga pekerjaan tersebut terlihat jelas dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Metode Konstruksi Dalam membuat metode konstruksi. Rencana detail dan metode konstruksi bangunan dari beton bertulang atau bangunan dari pasangan batu kali. kontraktor camp. PROGRAM KONSTRUKSI Peserta pelelangan harus mengajukan data dan informasi berikut ini dalam penawaran. tabel-tabel. beserta analisa tenaga. Personil Untuk Pengawasan/Supervisory Proposal untuk pengawasan pekerjaan termasuk jumlah kwalifikasi. hari paling akhir. 3. waktu yang diperlukan. terbatasnya waktu. Kontraktor diminta untuk menguraikan secara sistimatis yang berisikan subtantif pekerjaan yang mengambarkan penguasaan penyelesaian pekerjaan dengan baik. Menyajikan usulan Metode Pelaksanaan yang sesuai. pengalaman dari personil supervisi yang akan ditugaskan. tipe atau specifikasi.Dokumen Lelang B. jumlah. sehingga perlunya ada pentahapan pekerjaan. jadwal kebutuhan bulanan. sehingga mudah dimengerti dan mudah diperiksa terhadap angka yang termuat didalamnya. yaitu antara lain : 1. Kontraktor juga harus mengusulkan teknik pelaksanaan yang baik berkaitan dengan seluruh jenis pekerjaan yang ada. berkualitas dan tepat waktu. daftar tersebut menunjukkan jenis material. Setelah metode pelaksanaan dan bagan alir kegiatan pokok pekerjaan diusulkan. Metode yang dianjurkan dipakai adalah CPM dengan sistim node lingkaran.4 . 4. dengan mempertimbangkan luasnya wilayah kerja. yang diuraikan secara sistimatis dalam bentuk uraian. 5. alat dan bahan. menunjukkan adanya hari paling awal. Jadwal Pengadaan Material Daftar untuk material utama yang penawar rencanakan untuk pelaksanaan pekerjaan. kantor dan bangunan. Jadwal Penggunaan Tenaga Kerja Jadwal penggunaan tenaga kerja bulanan. yaitu mulai dari awal sampai dengan selesai pekerjaan tersebut. pemasangan paving block dan lain-lain. garis kritis dan lainnya yang diperlukan. maka selanjutnya dituangkan dalam bentuk operasional yaitu menjadi Network Planning. form-form ataupun gambargambar. Jadwal Peralatan Pelaksanaan Pekerjaan KK . sumber pengadaan. menunjukkan estimasi jumlah personil untuk setiap kategori pekerjaan.

tipe. jika demikian dia harus menunjukkan nama dan jadwal pekerjaan yang mana setiap Kontraktor yang akan terlibat. baru atau bekas yang penawar maksudkan untuk digunakan jika dia sukses dalam pelelangan ini. seperti alat-alat pertukangan dan alat lainnya harus menunjukkan kehadiran alat yang sesuai dengan metode kerja dan rencana pelaksanaan. 7. Sub-Kontraktor Daftar usulan Sub Kontraktor. Jadwal Umum Jadwal umum ini berisikan seluruh kegiatan pekerjaan yang akan dilaksanakan yang merupakan kesimpulan dari butir 1 sampai dengan 5. berdasarkan Form yang terlampir juga ditunjukkan kepemilikannya yaitu milik sendiri.5 . 9. Daftar Alat dan Peralatan Daftar umum alat-alat kerja yang bergerak dan yang diam. beli atau sewa dari sumber lain. kapasitas. qualifikasi dan pengalaman setiap Sub-Kontraktor. KK . Legalitas Program Konstruksi Pada setiap lembaran program konstruksi penawar harus melengkapi dengan tanda tangan dan cap perusahaan. jika perserta tender bermaksud mensub kontrakkan bagian tertentu dari pekerjaan. 8.Dokumen Lelang Jadwal peralatan pelaksanaan pekerjaan. spesifikasi. menunjukkan nama. power. 6. Perusahaan dari setiap Sub Kontraktor.

atau 3). Untuk menandatangani kontrak. Apabila penawaran dimenangkan dalam masa laku penawaran dan peserta lelang gagal atau menolak: 1). SJ . Setiap permintaan pembayaran atas jaminan ini harus telah diterima oleh Bank selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal terakhir berlakunya jaminan bank sebagaimana disebutkan dalam butir 5 di atas. atau b. Instruksi Kepada Peserta Lelang. Jaminan ini berlaku sepenuhnya selama jangka waktu ………. Dan oleh karena itu peserta lelang terkait pada instruksi kepada peserta lelang mengenai pekerjaan tersebut di atas yang mewajibkan peserta lelang memberikan kepada pengguna jasa suatu jaminan penawaran sebesar Rp.) Maka kami “Penjamin” yang bertanggung jawab dan mewakili ……………………… (nama bank) berkantor resmi di ………………………………… (alamat bank) selanjutnya disebut “Bank” berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama Bank. maka Bank wajib membayar sepenuhnya jaminan penawaran tersebut di atas kepada Pengguna Jasa dalam waktu 7 (tujuh) hari setelah menerima permintaan pertama dari Pengguna Jasa. dan tanpa mempertimbangkan adanya keberatan dari Peserta Lelang. .. Memberikan jaminan pelaksanaan yang diperlukan.1 6. …………… (jumlah Jaminan dalam Rupiah) (terbilang ……………………………………………………. Oleh karena …………………………………………………... (…………………. 2. Menyetujui koreksi aritmatik terhadap penawarannya sebagaimana tersebut pada Pasal 28. (nama pengguna jasa) selanjutnya disebut “Pengguna Jasa” telah mengundang: ………………………………………………………………… (nama peserta lelang) ………………………………………………………………… (alamat peserta lelang) selanjutnya disebut “Peserta Lelang” mengajukan penawaran untuk ………………… ……………………………………………….Dokumen Lelang BAB IV BENTUK-BENTUK SURAT JAMINAN 1. BENTUK JAMINAN PENAWARAN (JAMINAN BANK) 1. 5. (uraian singkat mengenai Pekerjaan).…) (jumlah hari dalam angka dan huruf yang sekurang-kurangnya 28 (dua puluh delapan) hari lebih lama dari jangka waktu berlakunya penawaran yang ditetapkan dalam dokumen lelang) hari kalender sejak batas akhir pemasukan penawaran. Apabila peserta lelang menarik kembali penawarannya sebelum berakhirnya masa laku penawaran yang dinyatakan dalam surat penawarannya. 4. (tanggal penawaran) Syarat-syarat kewajiban ini adalah : a. 3.. dengan ini menyatakan bahwa Bank menjamin Pengguna Jasa atas seluruh nilai uang sebesar tersebut di atas sebagai jaminan penawaran dari Peserta Lelang yang mengajukan penawaran untuk pekerjaan tersebut di atas tertanggal ………………………………………. atau 2).

.Dokumen Lelang 7. Dengan itikad baik.2 . cap dan materai ____________________ Saksi __________________________ Penjamin SJ . ……………………… BANK Tandatangan. Menunjuk ketentuan Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Bank mengesampingkan bak preferensinya atas harta benda milik Peserta Lelang yang berkenan dengan penyitaan dan penjualan harta benda tersebut untuk melunasi hutangnya sebagaimana ditentukan dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. dengan ini mebubuhkan tandatangan serta cap dan materai pada jaminan ini pada tanggal ……………. kami Penjamin yang secara sah mewakili Bank.

3 2. dan PRINCIPAL telah : 1). Menyerahkan jaminan pelaksanaan yang diperlukan. PRINCIPAL menarik kembali penawarannya sebelum berakhirnya masa laku penawaran yang ditetapkan dalam penawarannya. sampai dengan tanggal ……………………………………………………………… Tuntutan penagihan (klaim) atas surat jaminan ini dilaksanakan oleh OBLIGEE secara tertulis kepada SURETY segera setelah timbul cidera janji (wanprestasi/default) oleh pihak PRINCIPAL sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam dokumen lelang. (nama dan alamat perusahaan asuransi atau penjamin) sebagai penjamin. Adapun ketentuan dari surat jaminan ini adalah jika : a. 3. selanjutnya disebut “PRINCIPAL”. PRINCIPAL dan SURETY dengan mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana PRINCIPAL tidak memenuhi kewajiban sebagaimana ditetapkan dalam instruksi kepada peserta lelang untuk pekerjaan …………………………………. Menandatangani dokumen perikatan lain sebagaimana yang diharuskan dalam dokumen lelang. 2). SJ . . selanjutnya disini disebut “SURETY”. maka jaminan ini berakhir jika PRINCIPAL tidak dapat memenuhinya. bahwa kami: …………………………………………………. Dengan ini dinyatakan. selanjutnya disini disebut “OBLIGEE” atas uang sejumlah Rp. …………… (………………………….) (jumlah nilai jaminan angka dan huruf).Dokumen Lelang 2.. SURETY akan membayar kepada OBLIGEE dalam jumlah penuh selambatlambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah menerima tuntutan penagihan dari pihak OBLIGEE berdasar keputusan OBLIGEE mengenai pengenaan sanksi akibat tindakan cidera janji oleh pihak PRINCIPAL. (nama dan alamat peserta lelang) sebagai peserta lelang. Menunjuk pada Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa SURETY melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta-benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Apabila penawaran PRINCIPAL disetujui oleh OBLIGEE dalam masa laku penawaran. …………………………………………………………………(nama pengguna jasa) sebagai pengguna jasa. Nilai: Rp... dan ……………………………………………. surat jaminan ini tetap berlaku dari tanggal ………………………………………………. 5. (………………………) (jumlah nilai jaminan) 1. Maka kami. dan 3).. (uraian singkat pekerjaan) yang diselenggarakan oleh OBLIGEE pada tanggal ………………………………… di …………………………………………………… (tanggal dan tempat pelelangan). 4. Menandatangani kontrak. ………………. dan b.. bertanggungjawab dan dengan tegas terikat pada ………………………. BENTUK JAMINAN PENAWARAN (SURETY BOND) Nomor Bond : ………………………...

) nama jelas SJ . (…………………………………) nama jelas (………………………………….Dokumen Lelang 6. PESERTA LELANG (PRINCIPAL) ……………………………………………... PENJAMIN (SURETY) …………………………………. Setiap pengajuan ganti rugi terhadap SURETY berdasar jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 3 (tiga) bulan sesudah berakhirnya masa laku jaminan ini.. pada tanggal ……………………………….4 . Ditandatangani serta dibubuhi cap dan materai di ……………………………………….

. BANK menyanggupi memperpanjang jangka waktu berlakunya jaminan ini berdasarkan syarat-syarat yang sama sebagaimana disebutkan di atas sesuai dengan adanya perubahan atau perpanjangan waktu kontrak sebagaimana yang selanjutnya dapat dilakukan sesuai ketentuan-ketentuan kontrak.. Permintaan pembayaran berkenaan dengan jaminan ini harus telah disampaikan kepada BANK selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah tanggal berakhirnya jaminan bank ini yang dinyatakan pada butir 5 di atas.. sebagaimana disebutkan di atas. Syarat-syarat kewajiban ini adalah : a... berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama BANK.... ………………… (jumlah jaminan dalam Rupiah) (terbilang ……………………………………………..... Oleh karena ……………………………………………………... (nama pengguna jasa) selanjutnya disebut “PENGGUNA JASA” telah mengundang ………………………… ……………………………………... Menunjuk ketentuan Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. (nama bank) berkantor resmi di ………………………………………................Dokumen Lelang 3. setelah mendapat perintah tertulis dari PENGGUNA JASA untuk membayar ganti rugi kepada PENGGUNA JASA atas kerugian yang diakibatkan oleh cacat maupun kekurangan atau kegagalan PENYEDIA JASA dalam pelaksanaan pekerjaan sebagaimana yang disyaratkan dalam kontrak tersebut di atas.......... maka BANK wajib membayar sejumlah uang kepada PENGGUNA JASA sampai dengan sebesar nilai uang yang disebutkan diatas.. 7... 4.. …………………… (uraian singkat mengenai pekerjaan) Dan oleh karena itu PENYEDIA JASA terikat oleh kontrak yang mewajibkan PENYEDIA JASA memberikan jaminan pelaksanaan kepada PENGGUNA JASA sebesar …… % (………………………………… persen) Maka kami PENJAMIN yang bertanggung jawab dan mewakili ……………………...5 6....... 2.... BENTUK JAMINAN PELAKSANAAN (JAMINAN BANK) 1. BANK harus menyerahkan uang yang diperlukan oleh PENGGUNA JASA dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender setelah ada permintaan pertama tanpa penundaan dan tanpa perlu ada pemberitahuan sebelumnya mengenai proses hukum dan administratif dan tanpa perlu pembuktian kepada BANK mengenai adanya cacat atau kekurangan atau kegagalan pelaksanaan pada pihak PENYEDIA JASA. (nama penyedia jasa) ..) senilai dengan …… % (…………………………………………………. b. persen) (besarnya jaminan dalam persentase) dari harga kontrak.. dengan ini menyatakan bahwa BANK menjamin PENGGUNA JASA atas seluruh nilai uang sebesar Rp... 3...... .... 5............ (alamat penyedia jasa) selanjutnya disebut “PENYEDIA JASA” untuk pekerjaan …………………………….. (alamat bank) selanjutnya disebut “BANK”. BANK mengabaikan hak preferensinya atas harta benda milik PENYEDIA JASA yang SJ ... Setelah PENYEDIA JASA menandatangani kontrak tersebut di atas dengan PENGGUNA JASA..... Jaminan ini berlaku sejak tanggal penandatangan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal masa pemeliharaan berakhir berdasarkan kontrak atau sampai PENGGUNA JASA mengeluarkan suatu instruksi kepada BANK yang menyatakan bahwa jaminan ini boleh diakhiri. 8....

Dokumen Lelang berkenaan dengan penyitaan dan penjualan harta benda tersebut untuk melunasi hutangnya sebagaimana ditentukan dalam Pasal 1831 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.. dengan ini membubuhkan tandatangan serta cap dan materai pada jaminan ini pada tanggal…………….. BANK Tandatangan. Dengan itikad baik. ……………. cap dan materai Saksi Penjamin SJ .6 . kami PENJAMIN yang secara sah mewakili BANK.

Adapun ketentuan dari jaminan ini adalah jika PRINCIPAL: a Menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam kontrak.Dokumen Lelang 4. selanjutnya di sini disebut “PRINCIPAL”... memperbaiki. ……………………. dan mengganti pada OBLIGEE semua kerugian dan kerusakan yang mungkin diderita OBLIGEE oleh sebab kegagalan atau kelalaian dari pihak PRINCIPAL dalam melaksanakan kontrak. PRINCIPAL dan SURETY dengan mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana PRINCIPAL tidak memenuhi kewajibannya dalam melaksanakan pekerjaan yang dipercayakan kepadanya atas dasar surat penunjukkan penyedia jasa dari OBLIGEE No. SURETY harus membayar kepada OBLIGEE sejumlah jaminan tersebut diatas selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah menerima tuntutan penagihan dari pihak OBLIGEE berdasar keputusan OBLIGEE mengenai pengenaan sanksi akibat tindakan cidera janji oleh pihak PRINCIPAL.. dan …………………………………………………………… (nama dan alamat perusahaan asuransi atau penjamin) sebagai PENJAMIN. (……………………………) (jumlah nilai jaminan) 1. (uraian singkat pekerjaan) antara pihak PRINCIPAL dan OBLIGEE.7 3. ……………………… (nama pengguna jasa) sebagai PENGGUNA JASA. BENTUK JAMINAN PELAKSANAAN (SURETY BOND) Nomor Bond : ………………. dan jaminan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kontrak tersebut.) 2. 4. maka jaminan ini tidak berlaku lagi. 5. selanjutnya di sini disebut “SURETY”. tanggal ………………………………………… (nomor dan tanggal surat penunjukkan penyedia jasa) yang selanjutnya dikukuhkan dalam kontrak ………………………………………………………. selanjutnya di sini disebut “OBLIGEE” atas uang sejumlah Rp……………. . bahwa kami : …………………………………………………. b. Nilai : Rp. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada ………………………. Menunjuk pada Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa SURETY melepaskan hak-hak istimewanya untuk SJ . Maka kami. …………. (terbilang ………………………………………………………………………………. dan dapat dimintakan perpanjangannya oleh PRINCIPAL sampai 14 (empat belas) hari setelah masa jaminan berakhir. maka jaminan ini tetap berlaku dari tanggal …………… sampai dengan tanggal ………………………………………. ………………………………………………………(nama dan alamat penyedia jasa) sebagai PENYEDIA JASA. Dengan ini dinyatakan. Tuntutan penagihan (klaim) atas surat jaminan ini dilaksanakan oleh OBLIGEE secara tertulis kepada SURETY segera setelah timbul cidera janji (wanprestasi/default) oleh pihak PRINCIPAL dalam melaksanakan kontrak dan bukan karena risiko-risiko PENGGUNA JASA. Membayar. jika tidak. atau.

Setiap pengajuan ganti rugi terhadap SURETY berdasar jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 3 (tiga) bulan sesudah berakhirnya masa laku jaminan ini. Ditandatangani serta dibubuhi cap dan materai di ………………………………………. 6.. PENYEDIA JASA (PRINCIPAL).Dokumen Lelang menuntut supaya harta-benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.8 . PENJAMIN (S U R E T Y) (……………) nama jelas (……………) nama jelas SJ . pada tanggal ……………………………….

………………… (jumlah jaminan dalam Rupiah) Ketentuan kewajiban ini adalah : a.Dokumen Lelang 5. dengan ini menyatakan bahwa BANK menjamin PENGGUNA JASA atas seluruh nilai uang sebesar Rp. (alamat bank) selanjutnya disebut “BANK”. BANK mengabaikan hak preferensinya atas harta benda milik PENYEDIA JASA yang berkenaan dengan penyitaan dan penjualan harta benda tersebut untuk melunasi hutangnya sebagaimana ditentukan dalam Pasal 1831 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. 4. Permintaan pembayaran berkenaan dengan jaminan ini harus telah disampaikan kepada BANK selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah tanggal berakhirnya jaminan BANK ini. 3. 6. b. 5.. BENTUK JAMINAN UANG MUKA (JAMINAN BANK) 1. 2. Jaminan ini berlaku selama masa berlakunya kontrak atau sampai pada tanggal uang muka telah dibayar kembali seluruhnya. SJ . Menunjuk ketentuan Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.9 . apapun alasannya dan BANK harus segera mengembalikan nilai keseluruhan atau nilai pembayaran kembali uang muka yang masih tersisa. Oleh karena ……………………………………………………. 7. apabila setelah PENYEDIA JASA menerima uang muka PENYEDIA JASA gagal memulai atau melanjutkan pekerjaan.. berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama BANK. (nama pengguna jasa) selanjutnya disebut “PENGGUNA JASA” telah menandatangani kontrak dengan : ………………………… ……………………………… (nama penyedia jasa) selanjutnya disebut “PENYEDIA JASA” untuk pekerjaan ……………………………. PENGGUNA JASA dapat membayar uang muka kepada mewajibkan PENYEDIA JASA sebesar tidak lebih dari …… % (………………………………… persen) (persentase yang ditentukan dalam SyaratSyarat Khusus Kontrak) dari harga kontrak. BANK harus menyerahkan uang yang diminta oleh PENGGUNA JASA segera setelah ada permintaan pertama tanpa tertunda dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender dan tanpa perlu ada pemberitahuan sebelumnya mengenai prosedur hukum dan administratif dan tanpa perlu pembuktian kepada BANK mengenai adanya cacat atau kekurangan atau kegagalan pelaksanaan pada pihak PENYEDIA JASA. …………………… (uraian singkat mengenai pekerjaan) pada kontrak tanggal ………………………………………………(tanggal kontrak) nomor …………………………………………………………………(nomor kontrak) Dan oleh karena sesuai dengan kontrak tersebut. Maka kami PENJAMIN yang bertanggung jawab dan mewakili ……………………. BANK terikat mengembalikan uang muka atau sisa uang muka. (nama bank) berkantor resmi di ……………………………………….

10 . BANK Saksi Penjamin SJ . dengan ini membubuhkan tandatangan serta cap dan materai pada jaminan ini pada tanggal…………………………..Dokumen Lelang Dengan itikad baik. kami PENJAMIN yang secara sah mewakili BANK.

.) (jumlah nilai jaminan) 1. BENTUK JAMINAN UANG MUKA (SURETY BOND) Nomor Bond : ……………………… Nilai : Rp. OBLIGEE setuju membayar kepada PRINCIPAL uang sebesar Rp. ... tanggal …………………….. Sebagai jaminan terhadap pembayaran uang muka itu maka SURETY memberikan jaminan dengan ketentuan tersebut di bawah ini.. 5.... SURETY akan membayar kepada OBLIGEE uang muka atau sisa uang muka yang berdasarkan kontrak belum dikembalikan oleh PRINCIPAL.. …………… (…………………….) (jumlah nilai jaminan) sebagai pembayaran uang muka sebelum pekerjaan menurut kontrak diatas dimulai....) (harga kontrak) dan jaminan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kontrak tersebut. (tanggal kontrak) telah mengadakan kontrak dengan OBLIGEE untuk pekerjaan ………………………………………………………. 7. selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah menerima tuntutan penagihan (klaim) dari OBLIGEE.. (……………………….11 4. Dengan ini dinyatakan.... maka surat jaminan ini menjadi batal dan tidak berlaku lagi... bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada …………………………………. Jika PRINCIPAL telah melakukan pembayaran kembali kepada OBLIGEE seluruh jumlah uang muka dimaksud (yang dinyatakan dalam surat tanda bukti penerimaan olehnya).... surat jaminan ini tetap berlaku dari tanggal ………………………………... (uraian singkat mengenai pekerjaan) dengan harga kontrak yang telah disetujui sebesar Rp. Maka kami. …. atau sisa uang muka yang wajib dibayar menurut kontrak tersebut... selanjutnya di sini disebut “OBLIGEE” atas uang sejumlah Rp…………….... Bahwa untuk kontrak tersebut di atas... (…………………..Dokumen Lelang 6. (………………………………..... dan …………………………………………………………… (nama dan alamat perusahaan asuransi atau penjamin) sebagai PENJAMIN.. jika tidak. (nama dan alamat penyedia jasa) sebagai penyedia jasa.. Bahwa PRINCIPAL dengan suatu perjanjian tertulis Nomor ………………………... 8.. bahwa kami : …………………………………………………. PRINCIPAL dan SURETY dengan mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar. ……………... 3. selanjutnya di sini disebut “SURETY”. selanjutnya di sini disebut “PRINCIPAL”.……………………… (nama pengguna jasa) sebagai PEMILIK. 6. Menunjuk pada Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa SURETY melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta-benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna SJ . sampai dengan tanggal ………………………………………………… (selama berlakunya kontrak atau sampai pada tanggal uang muka telah dibayar kembali seluruhnya) Tuntutan ganti rugi atas surat jaminan ini dilakasanakan oleh OBLIGEE secara tertulis kepada SURETY segera setelah timbul cidera janji (wanprestasi/default) oleh pihak PRINCIPAL karena tidak dapat membayar kembali uang muka atau sisa uang muka tersebut sesuai dengan syarat kontrak.) (jumlah nilai jaminan dalam angka dan huruf) 2.

Dokumen Lelang

melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 9. Setiap pengajuan ganti rugi terhadap SURETY berdasar jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 3 (tiga) bulan sesudah berakhirnya masa laku jaminan ini.

Ditandatangani serta dibubuhi cap dan materai di ………………………………………. pada tanggal ………………………………..

PENYEDIA JASA (PRINCIPAL),

PENJAMIN (S U R E T Y)

(…………………..) nama jelas

(………..…………) nama jelas

SJ - 12

Dokumen Lelang

7.

BENTUK JAMINAN PEMELIHARAAN (JAMINAN BANK)

1.

Oleh karena …………………………………………………….. (nama pengguna jasa) selanjutnya disebut “PENGGUNA JASA” telah menandatangani kontrak dengan : ………………………………………………………… (nama penyedia jasa) ………………………………………………………………(alamat penyedia jasa) selanjutnya disebut “PENYEDIA JASA” untuk pekerjaan……………………… ……………………………. …………………… (uraian singkat mengenai pekerjaan) pada kontrak tanggal ………………………………………………(tanggal kontrak) nomor …………………………………………………………………(nomor kontrak) Dan oleh karena sesuai dengan kontrak tersebut, PENYEDIA JASA terikat kontrak yang mewajibkan PENYEDIA JASA memberikan jaminan pemeliharaan kepada PENGGUNA JASA sebesar …….. % (………………………………… persen) Maka kami PENJAMIN yang bertanggung jawab dan mewakili ……………………. (nama bank) berkantor resmi di ……………………………………….. (alamat bank) selanjutnya disebut “BANK”, berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama BANK, dengan ini menyatakan bahwa BANK menjamin PENGGUNA JASA atas seluruh nilai uang sebesar Rp. ………………… (jumlah jaminan dalam Rupiah) (terbilang …………………………………………….) senilai dengan …….. % (…………………………………………………… persen) (besarnya jaminan dalam persentase) dari harga kontrak, sebagaimana disebutkan di atas. Syarat-syarat kewajiban ini adalah : a. Setelah PENYEDIA JASA menandatangani kontrak tersebut di atas dengan PENGGUNA JASA, maka BANK wajib membayar sejumlah uang kepada PENGGUNA JASA sampai dengan sebesar nilai uang yang disebutkan diatas, setelah mendapat perintah tertulis dari PENGGUNA JASA untuk membayar ganti rugi kepada PENGGUNA JASA atas kerugian yang diakibatkan oleh cacat maupun kekurangan atau kegagalan PENYEDIA JASA dalam pemeliharaan pekerjaan sebagaimana yang disyaratkan dalam kontrak tersebut di atas. b. BANK harus menyerahkan uang yang diperlukan oleh PENGGUNA JASA dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender setelah ada permintaan pertama tanpa penundaan dan tanpa perlu ada pemberitahuan sebelumnya mengenai proses hukum dan administratif dan tanpa perlu pembuktian kepada BANK mengenai adanya cacat atau kekurangan atau kegagalan pelaksanaan pada pihak PENYEDIA JASA.

2.

3.

4.

5.

Jaminan ini berlaku sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai 14 (empat belas) setelah penyerahan akhir pekerjaan berdasarkan kontrak atau sampai PENGGUNA JASA mengeluarkan suatu instruksi kepada BANK yang menyatakan bahwa jaminan ini boleh diakhiri. Permintaan pembayaran berkenaan dengan jaminan ini harus telah disampaikan kepada BANK selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah tanggal berakhirnya jaminan BANK ini yang dinyatakan pada butir 5 di atas. BANK menyanggupi memperpanjang jangka waktu berlakunya jaminan ini berdasarkan syarat-syarat yang sama sebagaimana disebutkan di atas sesuai dengan

6.

7.

SJ - 13

Dokumen Lelang

adanya perubahan atau perpanjangan waktu kontrak sebagaimana yang selanjutnya dapat dilakukan sesuai ketentuan-ketentuan kontrak. 8. Menunjuk ketentuan Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, BANK mengabaikan hak preferensinya atas harta benda milik PENYEDIA JASA yang berkenaan dengan penyitaan dan penjualan harta benda tersebut untuk melunasi hutangnya sebagaimana ditentukan dalam Pasal 1831 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.

Dengan itikad baik, kami PENJAMIN yang secara sah mewakili BANK, dengan ini membubuhkan tandatangan serta cap dan materai pada jaminan ini pada tanggal………………………….. BANK Tandatangan, cap dan materai

Saksi

Penjamin

SJ - 14

PRINCIPAL dan SURETY dengan mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana PRINCIPAL tidak memenuhi kewajibannya dalam melaksanakan pekerjaan yang dipercayakan kepadanya atas dasar kontrak pekerjaan dari OBLIGEE No. bahwa kami : ………………………………………………….15 2..) Maka kami. Nilai : Rp. dan …………………………………………………………… (nama dan alamat perusahaan asuransi atau penjamin) sebagai PENJAMIN. (……………………………) (jumlah nilai jaminan) 1. ……………………. . 4.. 5. dan dapat dimintakan perpanjangannya oleh PRINCIPAL sampai 14 (empat belas) hari setelah masa jaminan berakhir. Tuntutan penagihan (klaim) atas surat jaminan ini dilaksanakan oleh OBLIGEE secara tertulis kepada SURETY segera setelah timbul cidera janji (wanprestasi/default) oleh pihak PRINCIPAL dalam melaksanakan kontrak dan bukan karena risiko-risiko PENGGUNA JASA. Membayar. jika tidak. Menunjuk pada Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa SURETY melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta-benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna SJ . selanjutnya di sini disebut “SURETY”. selanjutnya di sini disebut “OBLIGEE” atas uang sejumlah Rp……………. dan mengganti pada OBLIGEE semua kerugian dan kerusakan yang mungkin diderita OBLIGEE oleh sebab kegagalan atau kelalaian dari pihak PRINCIPAL dalam melaksanakan kontrak. Adapun ketentuan dari jaminan ini adalah jika PRINCIPAL: a Memelihara pekerjaan tersebut dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam kontrak. (nomor dan tanggal kontrak) antara pihak PRINCIPAL dan OBLIGEE. dan jaminan pemeliharaan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kontrak tersebut. 3. Dengan ini dinyatakan. maka jaminan ini tidak berlaku lagi.. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada ………………………. selanjutnya di sini disebut “PRINCIPAL”. ………………………………………………………(nama dan alamat penyedia jasa) sebagai PENYEDIA JASA. …………………. (terbilang ………………………………………………………………………………. SURETY harus membayar kepada OBLIGEE sejumlah jaminan tersebut diatas selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah menerima tuntutan penagihan dari pihak OBLIGEE berdasar keputusan OBLIGEE mengenai pengenaan sanksi akibat tindakan cidera janji oleh pihak PRINCIPAL. ……………………… (nama pengguna jasa) sebagai PENGGUNA JASA. maka jaminan ini tetap berlaku dari tanggal …………… sampai dengan tanggal ………………………………………. BENTUK JAMINAN PEMELIHARAAN (SURETY BOND) Nomor Bond : ………………. tanggal ………………………………………………………. memperbaiki.Dokumen Lelang 8. atau. b.

16 .Dokumen Lelang melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. PENJAMIN (S U R E T Y) (……………) nama jelas (……………) nama jelas SJ . PENYEDIA JASA (PRINCIPAL). pada tanggal ………………………………. Setiap pengajuan ganti rugi terhadap SURETY berdasar jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 3 (tiga) bulan sesudah berakhirnya masa laku jaminan ini. 6. Ditandatangani serta dibubuhi cap dan materai di ………………………………………..

Dokumen Lelang BAB V SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK A. 1. yang bertanggungjawab atas pelaksanaan pengadaan jasa yang dibiayai dari dana anggaran belanja pembangunan APBN. Pemimpin proyek/pemimpin bagian proyek adalah pejabat yang diangkat oleh Menteri/pejabat yang diberi kuasa. d.1 Dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini kata-kata dan ungkapan-ungkapan harus mempunyai arti seperti yang dimaksudkan atau didifinisikan disini. dan alamat pengguna jasa tercantum dalam syaratsyarat khusus kontrak. Nama. Kepala kantor/satuan kerja adalah pejabat structural departemen yang bertanggungjawab atas pelaksanaan pengadaan jasa yang dibiayai dari dana anggaran belanja rutin APBN. Sub penyedia jasa adalah penyedia jasa yang mengadakan perjanjian kerja dengan penyedia jasa penanggung jawab kontrak. e. h. Kontrak adalah perikatan hukum antara pengguna jasa dengan penyedia jasa dalam pelaksanaan pengadaan jasa. KETENTUAN UMUM 1. g. b. Penyedia jasa adalah badan usaha yang kegiatan usahanya menyediakan layanan jasa. untuk melaksanakan sebagian pekerjaan setelah disetujui oleh direksi pekerjaan. Pengguna jasa adalah kepala kantor/satuan kerja/pemimpin proyek/pemimpin bagian proyek sebagai pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas pengadaan jasa dalam lingkungan kantor/satuan kerja/proyek/bagian proyek tertentu. jabatan. Panitia pengadaan adalah tim yang diangkat oleh pengguna jasa untuk melaksanakan pemilihan penyedia jasa. a. DEFINISI SK .. Jasa pemborongan adalah layanan pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang perencanaan teknis dan spesifikasinya ditetapkan pengguna jasa dan proses serta pelaksanaaannya diawasi oleh pengguna jasa atau pengawas konstruksi yang ditugasi.1 . c. f.

Kontrak harga satuan adalah kontrak pengadaan jasa pelaksanaan konstruksi atas penyelesaian seluruh pekerjaan dalam batas waktu tertentu berdasarkan harga satuan untuk setiap satuan/unsur pekerjaan dengan spesifikasi teknis tertentu. 4) Adendum dokumen lelang (bila ada). bulan adalah bulan kalender. p.2 . namun dapat dijabat oleh orang lain yang ditunjuk oleh pengguna jasa. o. m. Direksi pekerjaan adalah pejabat atau orang yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengelola administrasi kontrak dan mengendalikan pekerjaan.Dokumen Lelang i. n. 2) Surat penunjukkan penyedia jasa. 10) Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. Pada umumnya direksi pekerjaan dijabat oleh pengguna jasa. SK . Dokumen kontrak adalah keseluruhan dokumen yang mengatur hubungan hukum antara pengguna jasa dan penyedia jasa untuk melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan. 3) Surat penawaran. j. 6) Syarat-syarat umum kontrak. k. Harga kontrak adalah harga yang tercantum dalam surat penunjukkan penyedia jasa yang selanjutnya disesuaikan menurut ketentuan kontrak. yang terdiri dari: 1) Surat perjanjian. Mata pembayaran utama adalah mata pembayaran pokok dan penting yang nilai bobot kumulatifnya minimal 80% (delapan puluh persen) dari seluruh nilai pekerjaan. Daftar kuantitas dan harga adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. l. 7) Daftar kuantitas dan harga. dihitung mulai dari mata pembayaran yang nilai bobotnya terbesar yang ditetapkan dalam dokumen lelang. 9) Gambar-gambar. 5) Syarat-syarat khusus kontrak. Hari adalah hari kalender. yang kuantitas pekerjaannya masih bersifat perkiraan sementara. sedangkan pembayarannya didasarkan pada hasil pengukuran bersama atas kuantitas pekerjaan yang telah dilaksanakan oleh penyedia jasa. Direksi teknis adalah tim yang ditunjuk oleh direksi pekerjaan yang bertugas untuk mengawasi pekerjaan. 8) Spesifikasi teknis.

y. manfaat. dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh pengguna jasa. dan/atau keselamatan umum. Arbiter adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan pengguna jasa dan penyedia jasa. z. dihitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaa.3 . Pekerjaan harian adalah pekerjaan yang pembayarannya berdasarkan penggunaan tenaga kerja. v. Masa pemeliharaan adalah kurun waktu kontrak yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Kegagalan bangunan adalah keadaan bangunan yang setelah diserahterimakan oleh penyedia jasa kepada pengguna jasa menjadi tidak berfungsi. atau ditunjuk oleh lembaga arbitrase. baik secara keseluruhan maupun sebagian dan/atau tidak sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam kontrak. u. bahan dan peralatan. atau ditunjuk oleh pengadilan negeri.Mediator adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan pengguna jasa dan penyedia jasa untuk menyelesaikan perselisihan pada kesempatan pertama. yang dikeluarkan oleh pengguna jasa. SK . x.Dokumen Lelang q. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. keselamatan dan kesehatan kerja. t. untuk memberikan putusan mengenai sengketa tertentu yang diserahkan penyelesaiannya melalui arbitrase. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia jasa yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). dari segi teknis. Konsiliator adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan pengguna jasa dan penyedia jasa untuk menyelesaikan pada kesempatan kedua. Perintah perubahan adalah perintah yang diberikan oleh direksi pekerjaan kepada penyedia jasa untuk melakukan perubahan pekerjaan. r. PENERAPAN 2. w. Pekerjaan sementara adalah pekerjaan penunjang yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan permanent.1 Ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. s. 2.

1 SK . JAMINAN 6. h. 3. d.2 4. Syarat-syarat umum kontrak. Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. HAK PATEN. Besarnya jaminan pelaksanaan sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. DAN MEREK 6. Jasa pemborongan untuk pekerjaan ini adalah merupakan layanan jasa dari penyedia jasa nasional yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Syarat-syarat khusus kontrak. b.2 Dokumen kontrak harus diinterpretasikan dalam urutan kekuatan hukum sebagai berikut : a. Penyedia jasa tidak diperkenankan menggunakan dokumen kontrak dan informasi yang ada kaitannya dengan kontrak di luar keperluan dari pekerjaan yang tersebut dalam kontrak. kecuali lebih dahulu mendapat ijin tertulis dari pengguna jasa. Adendum Dokumen Lelang (bila ada).4 . Apabila penyedia jasa menggunakan hak paten.1 5. j. hak cipta dan merek dalam pelaksanaan pekerjaan.1 CIPTA. f. Bagi penyedia jasa asing harus mempunyai kantor perwakilan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Surat Perjanjian. hak cipta dan merek. g. ASAL JASA 3. Daftar kuantitas dan harga. sebelum dilakukan penandatangan kontrak. c. Masa berlakunya jaminan pelaksanaan sekurangkurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan akhir pekerjaan. PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAK DAN INFORMASI 4. maka menjadi tanggungjawab penyedia jasa sepenuhnya dan pengguna jasa dibebaskan dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga atas pelanggaran hak paten. Surat Penunjukkan Penyedia Jasa. e. HAK 5. Spesifikasi Teknis. Gambar-gambar. Surat Penawaran. Penyedia jasa wajib menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada pengguna jasa selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya surat penunjukkan penyedia jasa.1 3. i.Dokumen Lelang 2.

Besarnya jaminan pemeliharaan sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.2 8. 6. KESELAMATAN KERJA 9. setelah penyedia jasa menyerahkan jaminan uang muka yang bernilai sekurang-kurangnya sama dengan jumlah uang muka. c. Penyedia jasa bertanggung jawab atas keselamatan kerja di lapangan sesuai dengan ketentuan dalam syaratsyarat khusus kontrak. Perlindungan terhadap kegagalan bangunan. 6.Dokumen Lelang 6. Semua barang dan peralatan-peralatan yang mempunyai resiko tinggi terjadi kecelakaan. Uang muka 9. kehilangan.1 SK . Bentuk jaminan menggunakan bentuk yang tercantum dalam dokumen lelang. jaminan uang muka dan jaminan pemeliharaan diserahkan dalam bentuk jaminan bank atau surety bond kepada pengguna jasa. Cara pembayaran a.1 Besarnya asuransi ditentukan di dalam syarat-syarat khusus kontrak.1 7. serta personil untuk pelaksanaan pekerjaan atas segala resiko yaitu kecelakaan. ASURANSI 7. kerusakan-kerusakan. b. Penyedia jasa harus menyediakan atas nama pengguna jasa dan penyedia jasa. pelaksanaan pekerjaan. yaitu: a.3 Penyedia jasa dapat menyerahkan jaminan pemeliharaan kepada pengguna jasa setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus persen) dan pengguna jasa wajib mengembalikan uang retensi (retention money).4 Jaminan pelaksanaan. serta resiko lain yang tidak dapat diduga. asuransi yang mencakup dari saat mulai pelaksanaan pekerjaan sampai dengan akhir masa pemeliharaan. Masa berlakunya jaminan uang muka sekurangkurangnya sejak tanggal permohonan pembayaran uang muka sampai 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan pertama pekerjaan.5 .2 Pengguna jasa wajib membayar uang muka kepada penyedia jasa sejumlah tertentu sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. 7. PEMBAYARAN 8. Pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerja. Masa berlakunya sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan akhir pekerjaan.

personil. 4) Jaminan uang muka harus diterbitkan oleh bank umum atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (surety bond) yang harus direasuransikan sesuai dengan ketentuan Menteri Keuangan. dan bahan. b. 3) Pengguna jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. alat-alat yang ada di lapangan. Prestasi pekerjaan 1) Pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh pengguna jasa.6 . apabila penyedia jasa telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan.Dokumen Lelang 1) Uang muka dibayar untuk membiayai penyediaan fasilitas lapangan dan mobilisasi peralatan. 2) Pembayaran prestasi hasil pekerjaan hanya dapat dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang. SK . 6) Untuk kontrak tahun jamak (multy years) nilai jaminan uang muka secara bertahap dapat dikurangi sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. tidak termasuk bahan-bahan.. paling lambat 7 (tujuh) hari setelah surat jaminan uang muka diterima. 2) Penyedia jasa harus mengajukan permohonan pembayaran uang muka secara tertulis kepada pengguna jasa disertai dengan rencana penggunaan uang muka. 5) Pengembalian uang muka harus diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai 100% (seratus persen). 4) Sistem pembayaran prestasi pekerjaan sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. 3) Pengguna jasa harus menunjukkan surat permintaan pembayaran untuk pemohonan tersebut pada butir 2). Besaran uang muka ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dan dibayar setelah penyedia jasa menyerahkan jaminan uang muka sekurang-kurangnya sama dengan besarnya uang muka.

2) Pembayaran ganti rugi dilakukan oleh pengguna jasa.Dokumen Lelang 5) Bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. Penyesuaian harga 1) Hasil perhitungan penyesuaian harga sesuai Pasal 47.3. 7) Untuk kontrak yang mempunyai subkontrak. dituangkan dalam amandemen kontrak yang dibuat secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan. apabila penyedia jasa telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan datadata. 3) Pengguna jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. angsuran uang muka. SK . dan pajak. Ganti rugi dan kompensasi 1) Ganti rugi sesuai Pasal 48. 6) Setiap pembayaran harus dipotong jaminan pemeliharaan. Pengguna jasa dapat meminta penyedia jasa untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan dan besarnya tagihan yang dapat disetujui untuk dibayar setinggi-tingginya sebesar sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. denda (bila ada). 8) Pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen) dan berita acara penyerahan pertama pekerjaan diterbitkan. apabila penyedia jasa telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. kepada penyedia jasa dituangkan dalam amandemen kontrak. 3) Pengguna jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. c.7 . tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. dan kompensasi sesuai Pasal 57. permintaan pembayaran kepada pengguna jasa harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh sub kontraktor sesuai dengan kemajuan pekerjaan. d. 2) Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh pengguna jasa.

1 Pengguna jasa menetapkan direksi teknis untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan mewakili direksi pekerjaan. 50. SK . PENYERAHAN LAPANGAN . 14. 10. 11.000.1 Pengguna jasa membayar kepada penyedia jasa atas pelaksanaan pekerjaan berdasarkan ketentuan kontrak. HARGA DAN SUMBER DANA 10.2 Kontrak pekerjaan ini dibiayai dengan sumber dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 10. 10. setelah dilakukan penyerahan lapangan.1 Pengguna jasa harus sudah menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak penandatangan kontrak.000. utnuk dimanfaatkan. WEWENANG DAN 11.1 Direksi pekerjaan dapat mendelegasikan sebagian tugas dan tanggung jawabnya kepada direksi teknis dan dapat membatalkan pendelegasian tersebut setelah memberitahukan kepada penyedia jasa.Dokumen Lelang 10. SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) 15.1 Pengguna jasa wajib menyerahkan seluruh/sebagian lapangan pekerjaan kepada penyedia jasa sebelum diterbitkannya surat perintah mulai kerja.3 Hasil pemeriksaan lapangan dituangkan dalam berita acara serah terima lapangan yang ditandatangani kedua belah pihak.3 Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. pengguna jasa bersamasama penyedia jasa melakukan pemeriksaan lapangan berikut bangunan. dijaga dan dipelihara.4 Surat perjanjian untuk pekerjaan yang bernilai atas Rp.00 (lima puluh miliar rupiah) ditandatangani oleh pengguna jasa setelah memperoleh pendapat ahli hukum kontrak yang profesional atau ditetapkan dengan keputusan menteri. 12.8 14.2 Pengguna jasa dapat membentuk panitia peneliti pelaksanaan kontrak untuk membantu direksi pekerjaan. 12. bangunan pelengkap dan seluruh asset milik pengguna jasa yang akan menjadi tanggungjawab penyedia jasa. DELEGASI 13. 15. 14.1 Pengguna jasa memutuskan hal-hal yang bersifat KEPUTUSAN kontraktual antara pengguna jasa dan penyedia jasa PENGGUNA JASA dalam kapasitas sebagai pemilik pekerjaan.2 Sebelum penyerahan lapangan. 13. 14.000. DIREKSI TEKNIS DAN PANITIA PENELITI PELAKSANAAN KONTRAK 12.

16. maka penyedia jasa wajib memperbaiki perkiraan arus uang dan diserahkan kepada direksi pekerjaan. f. c. Organisasi kerja. PROGRAM MUTU 17. b. e. d. c.3 Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat adalah: a. Informasi pengadaan. Penyusunan program mutu. unsur perencanaan. Jadual pelaksanaan pekerjaan. Jadual pengadaan bahan. Organisasi proyek pengguna jasa dan penyedia jasa. direksi teknis bersama-sama dengan panitia peneliti pelaksanaan kontrak dan penyedia jasa melaksanakan pemeriksaan lapangan bersama dengan melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lapangan untuk setiap rencana mata pembayaran guna menetapkan kuantitas awal. PERSIAPAN PELAKSANAAN KONTRAK 16. SK . b. f. 18. Sosialisasi kepada masyarakat dan pemerintah daerah setempat mengenai rencana kerja. PEMERIKSAAN BERSAMA 19.1 Pada tahap awal pelaksanaan kontrak. setelah penerbitan SPMK.1 Sebelum pelaksanaan kontrak pengguna jasa bersamasama dengan penyedia jasa. 19. Tata cara pengaturan pekerjaan. dan unsur pengawasan. Prosedur instruksi pekerjaan. 17. menyusun rencana pelaksanaan kontrak. PERKIRAAN ARUS UANG 18. 17.2 Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak yang akan dinyatakan penyedia jasa dalam pernyataan dimulainya pekerjaan. g.2 Apabila suatu program kerja telah dimutakhirkan. Penyusunan rencana pemeriksaan lapangan. Pelaksana kerja.9 .2 Program mutu minimal berisi: a. 18.Dokumen Lelang 15.1 Penyedia jasa wajib menyerahkan perkiraan arus uang (cash flow forecast) sesuai dengan program kerja kepada direksi pekerjaan. Jadual pelaksanaan pekerjaan.2 Pengguna jasa harus menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal diterbitkannya SPMK. 16. 16. e. Prosedur pelaksanaan pekerjaan. d.1 Program mutu harus disusun oleh penyedia jasa dan disepakati oleh pengguna jasa dan dapat direvisi sesuai kebutuhan. mobilisasi peralatan dan personil.

10 . dan apabila menurut pendapat direksi pekerjaan bahwa kuantitas pekerjaan tidak melebihi batas sesuai ketentuan Pasal 22. Menambah atau mengurangi kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam kontrak.2 Hasil pemeriksaan lapangan bersama dituangkan dalam berita acara.1 Apabila diminta oleh pengguna jasa. PERUBAHAN KEGIATAN PEKERJAAN 20. 21. Menambah atau mengurangi jenis pekerjaan/mata pembayaran. ditindaklanjuti dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak.2 Pekerjaan tambah tidak boleh melebihi 10 (sepuluh persen) dari nilai harga yang tercantum dalam kontrak awal. 21.4 Hasil negosiasi dituangkan dalam berita acara sebagai dasar penyusunan amandemen kontrak. PEMBAYARAN UNTUK PERUBAHAN 21. c. penyedia jasa wajib mengajukan usulan biaya untuk melaksanakan perintah perubahan. 20. 21.3 Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh pengguna jasa secara tertulis kepada penyedia jasa. atau waktu pelaksanaan tidak mengakibatkan perubahan harga. maka harga satuan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga digunakan sebagai dasar untuk menghitung biaya perubahan.3 Apabila pekerjaan dalam perintah perubahan harga satuannya terdapat dalam daftar kuantitas dan harga. Apabila dalam pemeriksaan bersama mengakibatkan perubahan isi kontrak maka harus dituangkan dalam bentuk adendum kontrak. b. maka pengguna jasa bersama penyedia jasa dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi antara lain: a. SK . 20.Dokumen Lelang 19.2 Direksi teknis wajib menilai usulan biaya tersebut selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari kerja.3 Selanjutnya pemeriksaan lapangan bersama terhadap setiap mata pembayaran harus dilakukan oleh direksi teknis dan penyedia jasa selama periode pelaksanaan kontrak untuk menetapkan kuantitas pekerjaan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan.2. 20. 20. Mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lapangan. 19.1 Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lapangan pada saat pelaksanaan dengan spesifikasi teknis dan gambar yang ditentukan dalam dokumen kontrak.

23. c.4 Apabila harga satuan berubah atau pekerjaan dalam perintah perubahan tidak ada harga satuannya dalam daftar kuantitas dan harga. Perubahan jadual pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. 22.1 Amandemen kontrak perubahan kontrak. 21. maka usulan biaya dari penyedia jasa merupakan harga satuan baru untuk perubahan pekerjaan yang bersangkutan 21. 21. Perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. 22. PERUBAHAN KUANTITAS DAN HARGA 22. Amandemen bisa dibuat apabila disetujui oleh para pihak yang membuat kontrak tersebut.5 Apabila usulan biaya dari penyedia jasa dinilai tidak wajar. AMANDEMEN KONTRAK 23.1 Harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga digunakan untuk membayar prestasi pekerjaan.3 Apabila diperlukan mata pembayaran baru.11 . SK .7 Penyedia jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini.Dokumen Lelang 21. maka harga satuan pembayaran utama tersebut disesuaikan dengan harga negosiasi. maka pengguna jasa mengeluarkan perintah perubahan dengan mengubah harga kontrak berdasarkan harga perkiraan pengguna jasa. Penentuan harga satuan mata pembayaran baru dilakukan dengan negosiasi berdasarkan analisa harga satuan tersebut dan harga satuan dasar penawaran.6 Apabila perintah perubahan sedemikian mendesak sehingga pembuatan usulan biaya serta negosiasinya akan menunda pekerjaan. Perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan dan perubahan pelaksanaan pekerjaan. harus dibuat bila terjadi Perubahan kontrak dapat terjadi apabila : a. b. jika dinilai wajar.2 Apabila kuantitas mata pembayaran utama (khusus harga satuan timpang) yang berubah lebih dari 10% (sepuluh persen) dari kuantitas awal. maka penyedia jasa harus menyerahkan analisa harga satuannya kepada pengguna jasa. 22. maka perintah perubahan tersebut harus dilaksanakan oleh penyedia jasa.

Menyerahkan seluruh atau sebagian lapangan pekerjaan. SK . Mengenakan denda keterlambatan. Membayar ganti rugi. b.12 24. Pengguna jasa memberikan perintah tertulis kepada penyedia jasa untuk melaksanakan perubahan kontrak. HAK DAN 24. dan uang retensi.Dokumen Lelang 23. Membayar uang muka. g. dan uang retensi. Hak dan kewajiban penyedia jasa a. Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia jasa.1 KEWAJIBAN PARA PIHAK Hak dan kewajiban pengguna jasa: a. hasi pekerjaan. Menangguhkan pembayaran. Penyedia jasa harus memberikan tanggapan atas perintah perubahan dari pengguna jasa dan selambatlambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. i. tuntutan lainnya. c. d. atau penyedia jasa mengusulkan perubahan kontrak. b. Menerima pembayaran ganti rugi/kompensasi (bila ada). Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadual pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. Berdasarkan berita acara hasil negosiasi dibuat amandemen kontrak. Memberikan instruksi sesuai jadual. Atas usulan perubahan harga dilakukan negosiasi dan dibuat berita acara hasil negosiasi. f. 24. e. d. Melakukan perubahan kontrak. c. d. c. kecerobohan dan pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh pengguna jasa. Memberikan peringatan dini dan keteranganketerangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan pengguna jasa.2 Prosedur berikut: amandemen kontrak dilakukan sebagai a. e. b. dan tanggungan yang timbul karena kesalahan. Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia jasa. Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada pengguna jasa. hasil pekerjaan. melindungi dan membela penyedia jasa terhadap semua tuntutan hukum. Menerima pembayaran uang muka. h.2 .

dan bahan yang disebabkan karena disain atau disebabkan oleh kesalahan pengguna jasa. Resiko yang terkait dengan kerugian atau kerusakan dari pekerjaan. 25. g. SK . b. Resiko kerusakan terhadap pekerjaan. peralatan. bahan dan harta benda yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kontrak. gangguan terhadap hak yang legal oleh pengguna jasa atau orang yang dipekerjakannya. c.2 . RESIKO PENGGUNA JASA DAN PENYEDIA JASA 25. Resiko kecelakaan.13 25. kematian. peralatan.3 Resiko penyedia jasa Kecuali resiko-resiko pengguna jasa. sebagai akibat polusi. Mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi perusakan dan pengaruh/gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. kebisingan dan kerusakan lain yang disebabkan kegiatan penyedia jasa. instalasi dan bahan sejak saat pekerjaan selesai sampai berakhirnya masa pemeliharaan. a. dan penyedia jasa bertanggungjawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko penyedia jasa. peralatan. instalasi dan bahan untuk pelaksanaan pekerjaan) yang disebabkan oleh: 1) Penggunaan atau penguasaan lapangan dalam rangka pelaksanaan pekerjaan yang tidak dapat dihindari sebagai akibat pekerjaan tersebut. 25. kecuali disebabkan oleh penyedia jasa. atau 2) Kejadian sebelum tanggal penyerahan pertama pekerjaan yang bukan tanggungjawab pengguna jasa. pengabaian kewajiban dan tanggungjawab. keadaan kahar dan pencemaran/terkontaminasi limbah radio aktif/nuklir. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadual penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. kecuali apabila: 1) Kerusakan yang terjadi pada masa pemeliharaan. kerusakan atau kehilangan harta benda (di luar pekerjaan. maka penyedia jasa bertanggungjawab atas setiap cidera atau kematian dan semua kerugian atau kerusakan atas pekerjaan. instalasi.1 Pengguna jasa bertanggungjawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko pengguna jasa. instalasi.Dokumen Lelang f. Resiko pengguna jasa. atau 2) Keteledoran. peralatan.

penyedia jasa dan direksi teknis wajib membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan. Direksi teknis dapat memerintahkan penyedia jasa untuk menguji hasil pekerjaan yang dianggap terdapat cacat mutu. Setiap kali pemberitahuan cacat mutu.2 27. Apabila tidak ditemukan cacat mutu. Laporan bulanan dibuat oleh penyedia jasa. Cuaca dan peristiwa alam lainnya mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan mingguan serta catatan yang dianggap perlu.Dokumen Lelang 26. 26.3 26. diperiksa oleh direksi teknis.5 26. d. b. c. Apabila direksi teknis memerintahkan penyedia jasa untuk melaksanakan pengujian dan ternyata pengujian memperlihatkan adanya cacat mutu. Laporan harian dibuat oleh penyedia jasa. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab pengguna jasa. penempatan dan jumlah tenaga kerja lapangan. jumlah dan kondisi peralatan dilapangan. yang di 26.14 . Direksi teknis wajib memeriksa pekerjaan penyedia jasa dan memberitahu penyedia jasa bila terdapat cacat mutu dalam pekerjaan. Catatan lain yang dianggap perlu. e.3 SK .4 Laporan mingguan dibuat oleh penyedia jasa. Jenis. Laporan harian berisi : a.1 27. terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan bulanan serta catatan yang dianggap perlu. Tugas. LAPORAN HASIL PEKERJAAN 26. penyedia jasa harus segera memperbaiki dalam waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberiathuan direksi teknis. Jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. Untuk kelengkapan laporan. dan disetujui oleh direksi pekerjaan. CACAT MUTU 27.2 26. mencatat seluruh rencana dan realisasi aktivitas pekerjaan sebagai bahan laporan harian. f. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab penyedia jasa.1 Buku harian diisi oleh penyedia jasa dan diketahui oleh direksi teknis. Jenis dan kuantitas bahan di lapangan.6 27.

Dokumen Lelang

27.4

Direksi pekerjaan dapat meminta pihak ketiga untuk memperbaiki cacat mutu bila penyedia jasa tidak melaksanakannya dalam waktu masa perbaikan cacat mutu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan direksi teknis dengan biaya dibebankan kepada penyedia jasa. Cacat mutu harus diperbaiki sebelum penyerahan pertama pekerjaan dan selama masa pemeliharaan. Penyerahan pertama pekerjaan dan masa pemeliharaan dapat diperpanajng sampai cacat mutu selesai diperbaiki. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. Pengguna jasa harus menerbitkan SPMK selambatlambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatangan kontrak. Mobilisasi harus mulai dilaksanakan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK, yaitu antara lain mendatangkan peralatan berat, kendaraan, alat laboratorium, bengkel, gudang dan mendatangkan personil. Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. Pekerjaan dinyatakan selesai apabila penyedia jasa telah melaksanakan pekerjaan selesai 100% (seratus persen) sesuai ketentuan kontrak dan telah dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh direksi pekerjaan. Apabila penyedia jasa berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadual karena keadaan di luar pengendaliannya dan penyedia jasa telah melaporkan kejadian tersebut kepada pengguna jasa, maka pengguna jasa melakukan penjadualan kembali pelaksanaan tugas penyedia jasa dengan amandemen kontrak. Penyedia jasa diharuskan bekerja sama dan menggunakan lapangan bersama-sama dengan penyedia jasa lainnya, petugas-petugas pemerintah, petugaspetugas utilitas, dan pengguna jasa. Penyedia jasa wajib menunjuk personil sebagai wakilnya yang bertanggungjawab atas pelaksanaan pekerjaan dan diberikan wewenang penuh untuk bertindak atas nama penyedia jasa, serta berdomisili di lokasi pekerjaan.

27.5

28. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN

28.1

28.2

28.3

28.4

28.5

29. PENYEDIA JASA LAINNYA

29.1

30. WAKIL PENYEDIA 30.1 JASA

SK - 15

Dokumen Lelang

30.2

Apabila direksi pekerjaan menilai bahwa wakil penyedia jasa tersebut pada Pasal 30.1. tidak memadai, maka direksi pekerjaan secara tertulis dapat meminta penyedia jasa untuk mengganti dengan personil lain yang kualifikasi, kemampuan, dan pengalamannya melebihi wakil penyedia jasa yang diganti selambatlambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari dan wakil penyedia jasa yang akan diganti harus meninggalkan lapangan selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari. Untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang sedang atau telah dilaksanakan oleh penyedia jasa, pengguna jasa diwakili oleh direksi teknis dan konsultan. Apabila penyedia jasa terlambat melaksanakan pekerjaan sesuai jadual, maka pengguna jasa harus memberikan peringatan secara tertulis atau dikenakan ketentuan sesuai Pasal 33. tentang kontrak kritis. Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan disebabkan oleh pengguna jasa, maka dikenakan ketentuan sesuai Pasal 57. tentang kompensasi. Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan terjadi karena keadaan kahar, maka Pasal 32.1. dan Pasal 32.2. tidak diberlakukan. Kontrak dinyatakan kritis apabila : a. Dalam periode I (rencana fisik pelaksanaan 0%-70% dari kontrak), realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 15% dari rencana; b. Dalam periode II (rencana fisik pelaksanaan 70% 100% dari kontrak), realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 10% dari rencana.

31. PENGAWASAN

31.1

32. KETERLAMBATAN 32.1 PELAKSANAAN PEKERJAAN 32.2

32.3

33. KONTRAK KRITIS

33.1

33.2

Penanganan kontrak kritis a. Rapat pembuktian (show cause meeting/SCM) 1) Pada saat kontrak dinyatakan kritis direksi pekerjaan menerbitkan surat peringatan kepada penyedia jasa dan selanjutnya menyelenggarakan SCM. 2) Dalam SCM direksi pekerjaan, direksi teknis dan penyedia jasa membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh penyedia jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba pertama) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat proyek.

SK - 16

Dokumen Lelang

3) Apabila penyedia jasa gagal pada uji coba pertama, maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan langsung yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh penyedia jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba kedua) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan langsung. 4) Apabila penyedia jasa gagal pada uji coba kedua, maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh penyedia jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba ketiga) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan. 5) Pada setiap uji coba yang gagal, pengguna jasa harus menerbitkan surat peringatan kepada penyedia jasa atas keterlambatan realisasi fisik pelaksanaan pekerjaan. 6) Apabila pada uji coba ketiga masih gagal, maka pengguna jasa dapat menyelesaikan pekerjaan melalui kesepakatan tiga pihak atau memutuskan kontrak secara sepihak dengan memutuskan kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. b. Kesepakatan tiga pihak 1) Penyedia jasa masih bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan sesuai ketentuan pokok. 2) Pengguna jasa menetapkan pihak ketiga sebagai penyedia jasa yang akan menyelesaikan sisa pekerjaan atau atas usulan penyedia jasa. 3) Pihak ketiga melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan harga satuan kontrak. Dalam hal pihak ketiga mengusulkan harga satuan yang lebih tinggi dari harga satuan kontrak, maka selisih harga menjadi tanggungjawab penyedia jasa. 4) Pembayaran kepada pihak ketiga dapat dilakukan secara langsung. 5) Kesepakatan tiga pihak dituangkan dalam berita acara dan menjadi dasar pembuatan amandemen kontrak.

SK - 17

35. dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaan. Keadaan kahar. Keterlambatan yang disebabkan oleh pengguna jasa. PENGGUNAAN 36. yaitu untuk: a.1 Apabila penyedia jasa yang ditunjuk adalah penyedia PENYEDIA JASA jasa usaha kecil/koperasi kecil.1 Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh pengguna jasa atas pertimbangan yang layak dan wajar. 34.5 Perhitungan penyesuaian harga sesuai dengan Pasal 47. 36. 35. yaitu dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama.1 Penyedia jasa golongan non usaha kecil wajib bekerjasama dengan penyedia jasa golongan usaha kecil termasuk koperasi kecil. 34.2 Penyedia jasa mengusulkan secara tertulis perpanjangan waktu pelaksanaan dilengkapi alasan dan data kepada pengguna jasa. maka: a. Pengguna jasa menugaskan panitia peneliti pelaksanaan kontrak dan direksi teknis untuk meneliti dan mengevaluasi usulan tersebut. 35. Hasil penelitian dan evaluasi dituangkan dalam berita acara dilengkapi dengan rekomendasi dapat atau tidaknya diberi perpanjangan waktu.2 Apabila penyedia jasa yang ditunjuk adalah penyedia jasa bukan usaha kecil/koperasi kecil. d. b. Pekerjaan tambah. Masalah yang timbul diluar kendali penyedia jasa. SK .2 Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan harus disetujui oleh pengguna jasa dan tetap menjadi tanggung jawab penyedia jasa.1.18 . e. PERPANJANGAN WAKTU PELAKSANAAN 34. maka pekerjaan tersebut USAHA KECIL harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia jasa yang TERMASUK ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan KOPERASI KECIL kepada pihak lain.3 Pengguna jasa mempunyai hak intervensi atas pelaksanaan sub kontrak meliputi pelaksanaan pekerjaan dan pembayaran. KERJASAMA ANTARA PENYEDIA JASA DAN SUB PENYEDIA JASA 35. didasarkan atas amandemen kontrak Pasal 23. 36. Penyedia jasa wajib bekerja sama dengan penyedia jasa usaha kecil/koperasi kecil.1.Dokumen Lelang 34.3 Berdasarkan berita acara hasil penelitian dan evaluasi perpanjangan waktu pelaksanaan dan rekomendasi. c. Perubahan disain. 34. maka pengguna jasa dapat menyetujui/tidak menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan.

Penyedia jasa yang ditunjuk tetap bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan keseluruhan pekerjaan. 37. dan angin topan. Kebakaran. c. 37. d. g. tanah longsor. maka kontrak akan batal dan penyedia jasa dimasukkan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun.3 Penyedia jasa bukan usaha kecil yang terbukti menyalahgunakan fasilitas dan kesempatan yang diperuntukkan bagi usaha kecil dikenakan sanksi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. 37.3 Keadaan kahar ini tidak termasuk hal-hal merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. Kerusuhan.4 Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diakibatkan oleh terjadinya keadaan kahar tidak dapat dikenai sanksi. dilarang mensubkontrakkan seluruh pekerjaan. b. Gangguan industri lainnya.2 Yang digolongkan keadaan kahar adalah: a. 37. 37.6 Bila terjadi keadaan kahar. Peperangan.19 . Bencana alam: banjir. maka penyedia jasa memberitahukan kepada pengguna jasa selambatlambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah terjadinya keadaan kahar. Apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. wabah penyakit.1 Yang dimaksud keadaan kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. d.Dokumen Lelang b. 37. gunung meletus. Bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan. c. ditentukan berdasar kesepakatan dari para pihak. dengan ketentuan: SK .7 Bila keadaan sudah pulih normal. Pemogokan. 37. e. badai. 36.5 Tindakan yang diambil untuk mengatasi terjadinya keadaan kahar dan yang menanggung kerugian akibat terjadinya keadaan kahar. gempa bumi. maka secepat mungkin penyedia jasa memberitahukan kepada pengguna jasa bahwa keadaan telah kembali normal dan kegiatan dapat dilanjutkan. KEADAAN KAHAR 37. Revolusi. f.

Perkiraan tersebut wajib diserahkan penyedia jasa sesegera mungkin.2 Direksi teknik wajib membuat risalah rapat pelaksanaan Pasal 39. 39.8.1. penyedia jasa berhak menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai yang telah dikeluarkan selama jangka waktu tersebut untuk melaksanakan tindakan yang disepakati. Tanggung jawab masing-masing pihak atas tindakan yang harus diambil ditetapkan oleh direksi pekerjaan secara tertulis.Dokumen Lelang a. maka salah satu pihak dapat memutus kontrak dengan pemberitahuan tertulis 30 (tiga puluh) hari sebelumnya dan setelah itu penyedia jasa berhak atas sejumlah uang yang harus dibayar sesuai dengan ketentuan pemutusan kontrak Pasal 41.1 Direksi pekerjaan.3 Penyedia jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. SK . 38. Bila sebagai akibat dari keadaan kahar penyedia jasa tidak dapat melaksanakan sebagian besar pekerjaan selama jangka waktu 60 (enam puluh) hari. b. direksi teknik dan penyedia jasa dapat meminta dilakukan rapat pelaksanaan yang dihadiri semua pihak. Direksi pekerjaan melalui direksi teknik dapat meminta penyedia jasa untuk membuat perkiraan akibat yang akan timbul terhadap pekerjaan.1. 39. c. harga kontrak dan tanggal penyelesaian pekerjaan. untuk membahas pelaksanaan pekerjaan dan memecahkan masalah yang timbul sehubungan dengan peringatan dini Pasal 38. 38.1 Penyedia jasa wajib menyampaikan peringatan dini kepada direksi pekerjaan melalui direksi teknik selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak terjadinya peristiwa-peristiwa tertentu atau keadaankeadaan yang dapat berakibat buruk terhadap pekerjaan. kenaikan harga kontrak atau keterlambatan tanggal penyelesaian pekerjaan. maka waktu perpanjangan sama dengan waktu selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. PERINGATAN DINI 38. Apabila harus diperpanjang.20 . RAPAT PELAKSANAAN 39. 38. Selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar.2 Penyedia jasa wajib bekerja sama dengan direksi pekerjaan melalui direksi tehnik dalam menyusun dan membahas upaya-upaya untuk menghindari atau mengurangi akibat dari kejadian atau keadaan tersebut. Jangka waktu pelaksanaan yang ditetapkan dalam kontrak tetap mengikat.

Penyedia jasa dapat dikenakan sanksi yaitu: 1) Jaminan pelaksanaan dicairkan dan disetorkan ke kas negara. pengguna jasa dapat memutuskan kontrak. b.4 Pemutusan kontrak dilakukan bilamana para pihak terbukti melakukan kolusi. 40. 41. kecurangan atai tindak korupsi baik dalam proses pelelangan maupaun pelaksanaan pekerjaan.2 Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masingmasing pihak. ITIKAD BAIK 40. 41.Dokumen Lelang 40. dalam hal ini : a. Bila selama kontrak salah satu pihak merasa dirugikan. SK . maka pengguna jasa wajib membayar kepada penyedia jasa sesuai dengan kemajuan pelaksanaan yang telah dicapai.21 . maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. Kepada penyedia jasa dikenakan sanksi sesuai Pasal 41.3 Pemutusan kontrak dilakukan bilamana penyedia jasa cidera janji atau tidak memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur di dalam kontrak.5.1 Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai. 2) Sisa uang muka harus dilunasi oleh penyedia jasa. 41. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK 41. Dalam hal kontrak dihentikan. 41. 3) Pengenaan daftar hitam untuk jangka waktu 2 (dua) tahun.1 Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak dan kewajiban yang terdapat dalam kontrak. 41.2 Penghentian kontrak dilakukan karena terjadinya halhal diluar kekuasaan (keadaan kahar) kedua belah pihak sehingga para pihak tidak dapat melaksanakan kewajiban yang ditentukan di dalam kontrak. Pengguna jasa dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil atau ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.5 Pemutusan kontrak oleh pengguna jasa Sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah pengguna jasa menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada penyedia jasa untuk kenjadian tersebut di bawah ini.

Penyedia jasa menyampaikan pernyataan yang tidak benar kepada pengguna jasa dan pernyataan tersebut berpengaruh besar pada hak.6. Penyedia jasa tidak mampu lagi melaksanakan pekerjaan atau bangkrut.. c. Atas pemutusan kontrak yang timbul karena salah satu kejadian yang diuraikan dalam huruf a. h. penyedia jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 37. Terjadi keadaan kahar dan penyedia jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 37. Pengguna jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan..6 Pemutusan kontrak oleh penyedia jasa Sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah penyedia jasa menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada pengguna jasa untuk kejadian tersebut di bawah ini. penyedia jasa dapat memutuskan kontrak. Sebagai akibat keadaan kahar. sebagaimana dirinci dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran sesuai dengan Pasal 58. Penyedia jasa tidak mulai melaksanakan pekerjaan berdasarkan kontrak pada tanggal mulai kerja sesuai dengan Pasal 15. Denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan sudah melampaui besamya jaminan pelaksanaan.Dokumen Lelang Kejadian yang dimaksud adalah : a. sampai h.2. kewajiban. penyedia jasa dimasukkan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun.2.a. b. 41.7. e.c. b. Penyedia jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. Kejadian dimaksud adalah: a.7.c. atau kepentingan pengguna jasa. Penyedia jasa tidak berhasil memperbaiki suatu kegagalan pelaksanaan. Terhadap pemutusan kontrak yang timbul karena terjadinya salah satu kejadian sebagaimana dirinci dalam huruf a. sampai g.. Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tidak diberlakukan.2.. diatas. g. f. Penyedia jasa gagal pada uji coba ketiga dalam melaksanakan SCM sesuai pasal atau Pasal 33. d.22 . SK .

Pengalihan hak dan penyerahan tersebut harus dilakukan dengan cara dan pada waktu yang ditentukan oleh pengguna jasa. instalasi. 44.5. 41.23 . SK . MILIK PENYEDIA dan fasilitas milik penyedia jasa. pekerjaan sementara.1 Kontrak dibuat dalam bahasa Indonesia serta tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Mengalihkan hak dan menyerahkan semua hasil pelaksanaan pekerjaan. 43. BAHASA DAN HUKUM PERPAJAKAN 44.7 Prosedur pemutusan kontrak Setelah salah satu pihak menyampaikan atau menerima pemberitahuan pemutusan kontrak. 45.1 Semua bahan. 41.2 Penyelesaian perselisihan lebih lanjut diatur dalam syarat-syarat khusus kontrak. memahami dan patuh terhadap semua peraturan perundang-undangan tentang pajak yang berlaku di Indonesia dan sudah diperhitungkan dalam penawaran.9 Sejak tanggal berlakunya pemutusan kontrak. Mengakhiri pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam pemberitahuan pemutusan kontrak.. PEMANFAATAN 42.8 Dalam hal terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 41. yaitu dengan cara musyawarah. mediasi. b. pengguna jasa tetap membayar hasil pekerjaan sampai dengan batas tanggal pemutusan. Menyerahkan semua fasilitas yang dibiayai oleh pengguna jasa. peralatan. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 43. 45.6. Di luar pengadilan. b. konsiliasi atau arbitrase di Indonesia..1 Penyelesaian perselisihan dapat melalui: a.3 Pengeluaran biaya untuk penyelesaian perselisihan ditanggung kedua belah pihak sesuai keputusan akhir.1 Penyedia jasa harus mengetahui. sebelum tanggal berlakunya pemutusan tersebut penyedia jasa harus : a. selain pembayaran tersebut di atas pengguna jasa harus membayar pengeluaran langsung yang dikeluarkan oleh penyedia jasa sehubungan dengan pemutusan kontrak. penyedia jasatidak bertanggung jawab lagi atas pelaksanaan kontrak. dan jika terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 41.Dokumen Lelang 41. c. 43. dapat dimanfaatkan JASA oleh pengguna jasa bilaterjadi pemutusan kontrak oleh penyedia jasa. Pengadilan 43. 42.

karena terjadinya cidera janji terhadap ketentuan yang tercantum dalam kontrak. 47. 46.4 Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi sesuai ketentuan dalam syaratsyarat khusus kontrak.2 Perubahan peraturan perundang-undangan tentang pajak yang terjadi setelah pembukaan penawaran harus dilakukan penyesuaian. telex. 48.2 Korespondensi dapat dikirim langsung. atau melalui pos. atau dapat diberikan kompensasi ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. SERAH TERIMA PEKERJAAN 49. 48. 48. 49. 46. DENDA DAN GANTI RUGI SK .3 Alamat para pihak ditetapkan sebelum tanda tangan kontrak.2 Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen).Dokumen Lelang 45. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. KORESPONDESI 46.2 Besarnya denda kepada penyedia jasa atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah 1 % (per seribu) dari harga kontrak atau bagian kontrak untuk setiap hari keterlambatan.4 Korespondensi harus menggunakan bahasa Indonesia. 49. Penyesuaian harga diberlakukan terhadap kontrak jangka panjang lebih dari 12 (dua belas) bulan. sedangkan ganti rugi adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada pengguna jasa. 46.1 Denda adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia jasa. 46. penyedia jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada pengguna jasa untuk penyerahan pertama pekerjaan.1 Komunikasi antara para pihak hanya berlaku bila dibuat secara tertulis. 48.1 Penyesuaian harga dilakukan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam syarat-syarat khusus kontrak.3 Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh pengguna jasa atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar.24 . kawat. PENYESUAIAN HARGA 47. proyek dan direksi teknis. 48.1 Pengguna jasa membentuk panitia penerima pekerjaan yang terdiri dari unsur atasan langsung.

kemudian panitia penerima pekerjaan melakukan pemeriksaan kembali dan apabila sudah sesuai dengan ketentuan kontrak. penyedia jasa dikenakan sanksi masuk daftar hitam selama 2 (dua) tahun. 49. 50. GAMBAR PELAKSANAAN 50.25 . SK . maka dibuat berita acara penyerahan pertama pekerjaan. Apabila terdapat kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. 50.7 Pengguna jasa menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah penyedia jasa melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. 49.2 Apabila penyedia jasa terlambat menyerahkan gambar pelaksanaan.1 Penyedia jasa harus menyerahkan kepada direksi pekerjaan gambar pelaksanaan (as built drawing) paling lambat 14 (empat belas) hari sebelum penyerahan akhir pekerjaan.Dokumen Lelang 49. maka pengguna jasa dapat menahan sejumlah uang sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. penyedia jasa wajib menyelesaikan/memperbaiki.5 Penyedia jasa wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap berada seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan.4 Setelah penyerahan pertama pekerjaan pengguna jasa membayar sebesar 100 % (seratus persen) dari nilai kontrak dan penyedia jasa harus menyerahkan jaminan pemeliharaan sebesar 5% (lima persen) dari nilai kontrak. 49. 49. setelah diperiksa oleh panitia penyerahan pekerjaan dan telah dibuat berita acara penyerahan akhir pekerjaan.9 Apabila penyedia jasa tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sesuai kontrak. 49.8 Setelah penyerahan akhir pekerjaan pengguna jasa wajib mengembalikan jaminan pemeliharaan dan jaminan pelaksanaan.6 Setelah masa pemeliharaan berakhir penyedia jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada pengguna jasa untuk penyerahan akhir pekerjaan. 49. maka pengguna jasa berhak mencairkan jaminan pemeliharaan untuk membiayai pemeliharaan pekerjaan dan mencairkan jaminan pelaksanaan dan disetor ke kas negara.3 Pengguna jasa memerintahkan panitia penerima pekerjaan untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia jasa selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat permintaan dari penyedia jasa.

53. 52. KEGAGALAN BANGUNAN SK .Dokumen Lelang 50.1 Kegagalan bangunan yang menjadi tanggungjawab penyedia jasa ditentukan terhitung sejak penyerahan akhir pekerjaan sesuai dengan umur konstruksi yang direncanakan dan secara tegas dinyatakan dalam dokumen perencanaan paling lama 10 (sepuluh) tahun.26 .c.1.2 Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. Pengguna jasa harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk pembayaran akhir paling lambat 7 (tujuh) hari setelah perhitungan pembayaran akhir disetujui oleh direksi teknis. KETENTUAN KHUSUS PERSONIL 53. maka pengguna jasa dapat memperhitungkan pembayaran kepada penyedia jasa sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. B. maka penyedia jasa harus menjamin bahwa personil tersebut sudah harus meninggalkan lapangan dalam waktu 7 (tujuh) hari dan harus diganti selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari.2 Apabila direksi pekerjaan meminta penyedia jasa untuk memberhentikan personilnya dengan alasan atas permintaan tersebut. 54. kemampuan. PERHITUNGAN AKHIR 51.1 Penyedia jasa wajib mengajukan kepada direksi pekerjaan perhitungan terinci mengenai jumlah yang harus dibayarkan kepadanya sesuai ketentuan kontrak sebelum penyerahan pertama pekerjaan.2 Pelaksanaan ganti rugi atas kegagalan bangunan dapat dilakukan melalui mekanisme pertanggungan (asuransi) sesuai dengan Pasal 7.1 Pengguna jasa harus melakukan penilaian atas hasil pekerjaan dalam masa pelaksanaan pekerjaan. 51. 52. Jangka waktu pertanggungjawaban atas kegagalan bangunan ditetapkan dalam syarat-syarat khusus kontrak. PENILAIAN PEKERJAAN 54. 54.3 Apabila penyedia jasa tidak menyerahkan gambar pelaksanaan.1 Penyedia jasa wajib menugaskan personil inti yang tercantum dalam daftar personil inti atau menugaskan personil lainnya yang disetujui oleh direksi pekerjaan. 52. dan pengalamannya sama atau melebihi personil inti yang ada dalam daftar personil inti. 53. Direksi pekerjaan hanya akan menyetujui usualan penggantian personil inti apabila kualifikasi.

PENEMUANPENEMUAN 56. maka direksi pekerjaan akan meminta usulan biaya yang diperlukan oleh penyedia jasa untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan. 56. 55. maka usulan biaya tersebut ditambahkan dalam harga kontrak dan diperlakukan sebagai perintah perubahan untuk diproses menjadi amandemen kontrak. 57. 56.1 Semua benda yang memiliki nilai sejarah atau kekayaan yang secara tidak sengaja ditemukan di lapangan adalah menjadi hak milik negara.2 Apabila pengguna jasa menerima usulan biaya untuk percepatan pelaksanaan pekerjaan.Dokumen Lelang 55.1 Apabila pengguna jasa menginginkan agar penyedia jasa menyelesaikan pekerjaan sebelum rencana tanggal penyelesaian pekerjaan.2 Penyedia jasa wajib memberitahukan kepada direksi pekerjaan dan kepada pihak yang berwenang bila menemukan benda Pasal 56. maka rencana tanggal penyelesaian pekerjaan dipercepat dan disahkan bersama oleh direksi pekerjaan dan penyedia jasa.27 .1 Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia jasa bila dapat dibuktikan merugikan penyedia jasa dalam hal sebagai berikut: SK . KOMPENSASI 57. Bila pengguna jasa dapat menerima usulan biaya tersebut.1. PERCEPATAN 55.

d. Keadaan tanah temyata jauh lebih buruk dari informasi termasuk data penyelidikan tanah (bila ada) yang diberikan kepada peserta lelang. e. Pengguna jasa memodifikasi atau mengubah jadual yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. Pengguna jasa menginstruksikan untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian temyata tidak diketemukan kerusakan/ kegagalan/ penyimpangan pekerjaan.Dokumen Lelang a. spesifikasi. Pengguna jasa melakukan pembayaran terlambat b. Penyedia jasa belum bisa masuk ke lokasi pekerjaan. f. karena pengguna jasa tidak menyerahkan seluruh/sebagian lapangan kepada penyedia jasa. Pengguna jasa menolak sub penyedia jasa tanpa alasan yang wajar. c. atau instruksi sesuai jadual yang telah ditetapkan. g.28 . Pengguna jasa tidak memberikan gambar. SK .

SK . maka dikenakan sanksi penangguhan pembayaran. k.2 Pemberitahuan penangguhan pembayaran memuat rincian keterlambatan diserta alasan-alasan yang jelas dan keharusan penyedia jasa untuk memperbaiki dan menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. PENANGGUHAN PEMBAYARAN 58.4 Penyedia jasa harus memberitahukan kepada direksi teknis sebelum bekerja di luar jam kerja. setelah pengguna jasa memberitahukan penangguhan pembayaran tersebut secara tertulis.1 Semua pekerja dibayar selama hari kerja dan datanya disimpan oleh penyedia jasa. PENGAMBILALIH 60. petugas utilitas atau pengguna jasa tidak bekerja sesuai waktu yang ditentukan.1 Pengguna jasa akan mengambil alih lokasi dan hasil -AN pekerjaan dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari setelah diterbitkan berita acara serah terima akhir pekerjaan. HARI KERJA 59. 60. Dampak yang menimpa/membebani penyedia jasa diakibatkan oleh kejadian-kejadian yang menjadi resiko pengguna jasa. j. l. 59.Dokumen Lelang h. 58.29 . 59. Penyedia jasa lain. 59. 59. i. Pengguna jasa menunda berita acara penyerahan pertama pekerjaan dan/atau berita acara penyerahan akhir pekerjaan.1 Apabila penyedia jasa tidak melakukan kewajiban sesuai ketentuan dalam kontrak. 58.3 Jam kerja dan waktu cuti untuk karyawan harus dilampirkan. sehingga mengakibatkan keterlambatan dan/ atau biaya tambah bagi penyedia jasa. Kompensasi lain sesuai dengan yang tercantum dalam syaratsyarat khusus kontrak. petugas pemerintah. Pengguna jasa memerintahkan penundaan pekerjaan.2 Penyedia jasa harus membayar upah hari kerja kepada tenaga kerjanya setelah formulir upah ditandatangani. Daftar pembayaran ditandatangani oleh masing-masing pekerja dan dapat diperiksa oleh pengguna jasa.

berubah akibat adanya 62.1 Penyedia jasa wajib melaksanakan semua instruksi direksi pekerjaan yang berkaitan dengan kontrak.2 Semua instruksi harus dilaksanakan secara tertulis. 64. 62.2 Penyesuaian biaya harus mengikuti peraturan yang berlaku. PENYESUAIAN BIAYA 62. PENUNDAAN 63. DAN PEMELIHARAAN 61. SK .2 Jika perintah perubahan sedemikian mendesak sehingga pembuatan usulan biaya serta pembahasannya akan menunda pekerjaan.. 63.1 Harga kontrak dapat penyesuaian biaya. termasuk mata uang yang dipakai untuk penyesuaian biaya sesuai dengan kesepakatan para pihak. 63. PEDOMAN 61.1 Pengguna jasa dapat memerintahkan penyedia jasa ATAS PERINTAH untuk menunda dimulaimya pelaksanaan pekerjaan atau PENGGUNA JASA memperlambat kemajuan suatu kegiatan pekerjaan.Dokumen Lelang 61. 64.2 Apabila penyedia jasa tidak melakukan Pasal 61.1 Penyedia jasa wajib memberikan pedoman kepada PENGOPERASIAN pengguna jasa tentang pengoperasian dan pemeliharaan. INSTRUKSI 64.1. maka perintah perubahan tersebut harus dilaksanakan oleh penyedia jasa dan perintah perubahan diberlakukan sebagai peristiwa kompensasi.30 . maka pengguna jasa dapat memperhitungkan pembayaran kepada penyedia jasa sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.

: ………………..1 2. Syarat-syarat khusus kontrak adalah ketentuan-ketentuan yang merupakan perubahan.....1 . Pengguna jasa adalah : Nama : ………………. JAMINAN 2.3 Besarnya jaminan pelaksanaan adalah : ……… % (………persen) dari nilai kontrak. DEFINISI 1.. Jabatan : Kepala Kantor/ Satuan Kerja / Pemimpin Proyek/ Bagian Proyek ………………..Dokumen Lelang BAB VI SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK Keterangan: 1. Direksi pekerjaan adalah : Nama Jabatan Alamat : ………………. Syarat-syarat khusus kontrak terdiri dari : KETENTUAN UMUM 1.1 a. 2.. SY . maka yang berlaku adalah syarat-syarat khusus kontrak.. Bab ini memuat ketentuan khusus yang dibutuhkan oleh paket pekerjaan. Masa pemeliharaan selama 180 (seratus delapan puluh) hari kalender. Panitia pengadaan dalam menyusun syarat-syarat khusus kontrak mengikuti Petunjuk dibawah ini. : ……………….. Alamat : ………………. c. Besarnya jaminan pemeliharaan adalah : ……… % (………persen) dari nilai kontrak. 2. Besarnya uang muka adalah : ……… % (………persen) dari nilai kontrak.. b. Apabila terjadi perbedaan antara syarat-syarat umum kontrak dengan syarat-syarat khusus kontrak.2 2. 3. 4. penambahan dan/atau penjelasan dari ketentuan-ketentuan yang ada pada syarat-syarat umum kontrak..

.3 6. Perbuatan sebagaimana dimaksud pada butir 1.1 7. KESELAMATAN KERJA PEMBAYARAN 4. ASURANSI 3. diatas adalah tindak pidana kejahatan. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara angsuran (termijn) . Kegagalan bangunan Rp. (………………………) tiap orang untuk cidera badan termasuk kematian untuk satu kali peristiwa. (………………. Bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. Jika tindak pidana sebagaimana dimaksud pada butir 1. JADUAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 6. 5. (……….1 PENYEDIA JASA USAHA KECIL TERMASUK KOPERASI KECIL .2 5. PENGGUNAAN 7.) hari.000.Dokumen Lelang 3. Kepada penyedia jasa bukan usaha kecil yang terbukti menyalahgunakan fasilitas dan kesempatan yang diperuntukkan bagi usaha kecil termasuk koperasi kecil sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. ……….1 5.000. atau pengadaan barang dan jasa atau pemborongan pekerjaan Pemerintah yang diperuntukkan dan dicadangkan bagi usaha kecil yang secara langsung atau tidak langsung menimbulkan kerugian bagi usaha kecil diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana denda paling banyak Rp.1 a.) b. besarnya tagihan yang dapat disetujui untuk dibayar setinggi-tingginya sebesar 80% (delapan puluh persen) dari jumlah nilai tagihan. bidang dan kegiatan usaha. tempat usaha.2 5. b. c.000. …… (……………….1 Peraturan tentang keselamatan kerja yang harus dipatuhi penyedia jasa sesuai Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. SY . dilakukan oleh atau atas nama badan usaha. Kerusakan harta benda Rp. Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum dengan mengaku atau memakai nama usaha kecil sehingga memperoleh fasilitas kemudahan dana. Pihak ketiga Rp. 2. maka yang bersangkutan dikenakan sanksi sebagaimana termaktub dalam Pasal 34. Besaran uang muka adalah ………% (………persen) dari nilai kontrak. Waktu pelaksanaan kontrak selama ……..00 (dua miliar rupiah). c.…) 4. 9 Tahun 1995. ……. dapat dikenakan sanksi adimnistratif berupa pencabutan sementara atau pencabutan tetap ijin usaha oleh instansi yang berwenang. keringan tarif. Pasal 35 dan Pasal 36 undang-undang tersebut yaitu sebagai berikut: a.

.1 Penyelesaian perselisihan melalui pengadilan. b.. Ho = Harga satuan barang/jasa pada saat penyusunan harga penawaran ( 28(dua puluh delapan) hari sebelum pemasukan penawaran). dan sebagainya.d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja. PENYELESAIAN PERSELISIHAN PENYESUAIAN HARGA 8. Persyaratan penggunaan rumus penyesuaian harga 1. Rumusan penyesuaian harga Hn = Ho (a + b. Tata cara perhitungan penyesuaian harga sesuai dengan ketentuan Keppres Nomor 80 Tahun 2003.15. 4.. ‘a = koefisien tetap yang terdiri keuntungan dan overhead.c.. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besar komponen keuntungan dan overhead.Dokumen Lelang 8. maka a adalah 0. Penyesuaian harga satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak/addendum.00. penyesuaian harga satuan dan nilai kontrak menggunakan indeks harga sesuai jadwal pelaksanaan pekerjaan yang ditetapkan pada kontrak.Bn/Bo + c.) Hn = Harga satuan barang/jasa pada saat pekerjaan dilaksanakan..dst adalah 1. 2.. 9. alat kerja. Dn = indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan.Cn/Co + d.Dn/Do + . Bn. ‘b.1 9. Penyesuaian harga diberlakukan bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran kecuali komponen keuntungan dan overhead sebagai tercantum dalam penawaran. bahan. Penjumlahan a+b+c+d+. Cn. Penyesuaian harga satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri dan dibayar dari Negara asal barang tersebut. SY . Bagian kontrak atau pekerjaan yang terlambat dilaksanakan karena kesalahan rekanan. a. Penyesuaian harga diberlakukan bagi kontrak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke 13 (tiga belas) dari waktu pelaksanaan pekerjaan.3 . 3.

Catatan : 1. Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan Badan Pusat Statistik (BPS). Denda langsung dipotong dari pembayaran kepada penyedia jasa. Do = indeks harga komponen pada saat penyusunan harga penawaran (28 (dua puluh delapan) hari sebelum pemasukan penawaran). 14. …….dst. ………………………………………………… dst………………………………………………… 10. Kompensasi lain adalah meliputi ………………… a. (…………………………………. ………………………………………………… 3). 2. 10. a.1 11. KEGAGALAN BANGUNAN KETENTUAN KHUSUS KOMPENSASI PEDOMAN PENGOPERASIAN DAN PEMELIHARAAN a.1 Jumlah pembayaran yang ditahan adalah sebesar Rp. B.1 Kompensasi atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. DENDA DAN GANTI RUGI 10. (………………………………….………) Jumlah pembayaran yang diperhitungkan adalah sebesar Rp. 11. Koefisien komponen harga satuan untuk setiap mata pembayaran sesuai dengan jenis pekerjaan: 1).4 . Jumlah pembayaran yang diperhitungkan adalah sebesar Rp. Hn = Harga satuan baru setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian satuan harga. ………………………………………………… 2). ………………………………………………… 4).2 SY . Vi = Volume pekerjaan yang dilaksanakan...2 12. d. Jika indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS.Dokumen Lelang Bo. ………… ( …………………) 12. Ganti rugi dibayar kepada penyedia jasa setelah dibuat amandemen kontrak.) Jangka waktu pertanggungjawaban atas kegagalan bangunan selama 10 (sepuluh) tahun. GAMBAR PELAKSANAAN 11.Co. …….. maka digunakan indeks harga yang disiapkan oleh departemen teknis. 13. c. Rumusan penyesuaian nilai kontrak Pn = (Hn1xV1) + (Hn2xV2) + (Hn3xV3) + . b.. Penetapan koefisien komponen kontrak pekerjaan dilakukan oleh menteri teknis terkait. Pn = Nilai kontrak setelah dilakukan penyesuaian harga satuan barang/jasa.

pelaksanaan harus sesuai dengan metoda Harus mencantumkan macam. tata cara pengukuran dan tata cara SU/ST 1 . Jadual waktu pelaksanaan. dengan ketentuan: 1 2 3 4 5 6 7 8 Tidak mengarah kepada merk/produk tertententu. kapasitas dan jumlah peralatan utama minimal yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan. Metoda pelaksanaan harus logis. Harus mencantumkan pembayaran. jenis. realistik dan dapat dilaksanakan. Harus mencantumkan syarat-syarat bahan yang dipergunakan dalam pelaksanaan pekerjaan. Harus mencantumkan kriteria kinerja produk (output performance) yang diinginkan. Semaksimal mungkin diupayakan menggunakan standar nasional. tidak menutup kemungkinan digunkannya produksi dalam negeri.Dokumen Lelang BAB VII SPESIFIKASI UMUM DAN SPESIFIKASI TEKNIS Keterangan : Spesifikasi teknis disusun oleh panitia pengadaan berdasar jenis pekerjaan yang akan dilelangkan.

Dokumen Lelang SU/ST 2 .

lengkap dan jelas.Dokumen Lelang BAB VIII GAMBAR-GAMBAR Keterangan : Gambar-gambar untuk pelaksanaan pekerjaan harus disusun oleh panitia pengadaan secara terinci. GA.1 .

Dokumen Lelang GA.2 .

Metoda pelaksanaan pekerjaan terdiri dari : a. Daftar upah. Daftar harga peralatan. Daftar harga bahan. b. Daftar kuantitas terdiri dari : Rekapitulasi daftar kuantitas dan harga. Analisa harga satuan terdiri dari : a.1 . Jadual pelaksanaan pekerjaan. c. 2. a. Daftar peralatan utama. Metoda pelaksanaan pekerjaan. c. d. ANALISA HARGA SATUAN DAN METODA PELAKSANAAN 1. 3. d. b. Analisa harga satuan mata pembayaran utama. Daftar kuantitas dan harga. VO. b.Dokumen Lelang BAB IX DAFTAR KUANTITAS. Daftar personil inti.

.....2 . munculkan kurva S-nya Penawar. B1 JADWAL UMUM PELAKSANAAN Nama Pekerjaan Lokasi Paket Tahun Anggaran No. Uraian Pekerjaan : : : : Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS Kota Sabang Propinsi Aceh 2011 Bobot (%) 1 2 3 4 5 Bulan K e16 17 18 23 Kterangan Progres Rencana (%) Progres Komulatif (%) Catatan : a...) Nama dan Jabatan Masa Pemeliharaan VO.. Tanda tangan & Cap Perusahaan (......... supaya dibuat bar chart-nya b....Dokumen Lelang Form No......

VO......) Nama dan Jabatan Masa Pemeliharaan Penawar. Nama Alat ` : : 2011 Spesifika si : Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS : Kota Sabang Propinsi Aceh Total Buah Bulan 1 Bulan 2 3 4 5 K e16 17 18 23 Keterangan Tanda tangan & Cap Perusahaan (.....3 ....Dokumen Lelang Form No........ B2 JADWAL PERALATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN Nama Pekerjaan Lokasi Paket Tahun Anggaran No......

... B3 JADWAL PENGGUNAAN TENAGA KERJA Nama Pekerjaan Lokasi Paket Tahun Anggaran No.... VO.. Tenaga Kerja : : : : Satuan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS Kota Sabang Propinsi Aceh 2011 Total Orang Bulan 1 2 3 4 5 Bulan K e16 17 18 23 Keterangan Tanda tangan & Cap Perusahaan (.) Nama dan Jabatan Masa Pemeliharaan Penawar.......Dokumen Lelang Form No...........4 ..

......... Jenis Material Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS : Kota Sabang Propinsi Aceh : : 2011 Satuan Jumlah 1 2 3 4 5 Bulan K e16 17 18 23 Keterangan Tanda tangan & Cap Perusahaan (...Dokumen Lelang Form No.....5 .....) Nama dan Jabatan Masa Pemeliharaan Penawar.. B4 JADWAL PENGADAAN MATERIAL Nama Pekerjaan Lokasi Paket Tahun Anggaran No..... VO.

Dokumen Lelang VO.6 .

Dokumen Lelang Form No.7 . Jenis Alat : Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS : Kota Sabang Propinsi Aceh :: 2011 Merk/Type Kapasitas atau Out put (HP) Tahun Pembuatan Kondisi Saat ini Status Alat Milik/Sewa Penawar. B5 DAFTAR PERALATAN UNTUK PELAKSANAAN PEKERJAAN Nama Pekerjaan Lokasi Paket Tahun Anggaran No. Tanda tangan dan Cap Perusahaan (…………………………) Nama dan Jabatan VO.

B6 USULAN PERSONIL PELAKSANA PEKERJAAN Nama Pekerjaan Lokasi Paket Tahun Anggaran No. Tanda tangan dan Cap Perusahaan (…………………………) Nama dan Jabatan VO. Propinsi Aceh :: 2011 Umur Pendidikan Terakhir Pengalaman Kerja Jabatan yang Diusulkan Penawar.8 .Dokumen Lelang Form No. Nama : Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS : Kota Sabang.

9 . B7 DAFTAR PEKERJAAN YANG DISUBKONTRAKKAN Nama Pekerjaan Lokasi Paket Tahun Anggaran No. Tanda tangan dan Cap Perusahaan (…………………………) Nama dan Jabatan VO. Propinsi Aceh : :: 2011 Jenis Pekerjaan % Dari Nilai Penawaran Penawar.Dokumen Lelang Form No. : Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS Kota Sabang.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->