Fungsi dan Aplikasi Alat Berat

Fungsi dan Aplikasi Alat Berat
30 Des 2010 | Alat Berat | Penggunaan alat-alat berat yangg kurang tepat dengan kondisi dan situasi lapangan pekerjaan akan berpengaruh berupa kerugian antara lain rendahnya produksi, tidak tercapainya jadwal/target yang telah ditentukan, atau kerugian biaya repair yang tidak semestinya. Oleh karena itu sebelum menentukan type dan jumlah peralatan dan attachmetnya, sebaiknya kita fahami lebih dahulu fungsi dan aplikasinya. Ada beraneka macam alat berat yang dewasa ini kita pergunakan, tetapi yang akan kita bahas dalam hal ini adalah peralatan yang berhubungan dengan pekerjaan pemindahan tanah (earthmoving technic ). Adapun earthmoving technic yang biasa kita laksanakan antara lain: Penyiapan lahan pertanian, perkebunan, perkayuan, konstruksi jalan dan penambangan, batu bara, nickel, timah dan lain lain. Pendapat dan penafsiran mengenai fungsi dan aplikasi alat berat bisa bermacam-macam, akan tetapi pada prinsipnya tidak banyak perbedaan. Berbagai type alat berat yang akan kita bahas antara lain : A. BULLDOZER

Adalah salah satu alat berat yang mempunyai roda rantai (track shoe), untuk pekerjaan serba guna yang memliki kemampuan traksi yang tinggi. Bisa digunakan untuk menggali, mendorong, menggusur, meratakan, menarik beban dan menimbun (Digging, cutting/filling, pushing, spreading, grading, skidding dll). Mampu beroperasi didaerah yang lunak sampai yang keras. Dengan swamp dozer untuk daerah yang sangat lunak dan didaerah yang sangat keras perlu dibantu dengan ripper alat garu) atau blasting (Peledakan dengan tujuan pemecahan pada ukuran tertentu). Mampu beroperasi pada daerah yang miring (sudut kemiringan tertentu), berbukit apalagi di daerah yang rata. Untuk jarak dorong yang effisiensi antara 25 – 40 meter jangan lebih dari 100 meter, jarak mundur jangan terlalu jauh, bila perlu mendorong dilakukan dengan estafet, mendorong pada turunan lebih produktif dari pada tanjakan.

kering tidak licin karena traksi di daerah basah akan rendah. C. attachment lainnya adalah log clamp (penjepit kayu bulat/kepiting). towing. Selain bucket. Memerlukan daerah pemuatan (loading point) sedikit agak lebar tetapi perpindahan daerah operasi kurang cepat (kurang mobile). sehingga baik kemampuan maupun kegunaannya sedikit berbeda yaitu : hanya mampu beroperasi didaerah yanq keras dan rata. Pada landasan yang kurang rata sekalipun. ripper. tetapi tidak atau kurang mampu didaerah yang lunak dan basah. DOZER SHOVEL Sebuah alat berat pemuat beroda rantai (track loader).Attachment yang biasa menyertainya antara lain : Bermacam-macam blade. peralatan pipe layer dan lain-lain. Hanya bisa beroperasi didaerah yang keras dan agak keras. tree pusher. WHEEL LOADER Adalah alat berat mirip dozer shovel. biasa digunakan untuk memuat material / tanah atau batu kedalam alat pengangkut (dump truck atau hopper pada belt conveyor) atau memindahkan material ke tempat lain dengan jarak angkut sangat terbatas (load and carry). towed scraper. mampu mengambil sendiri tanah merah asli atau yang agak lunak. . daya cengkeram lebih kuat. winch. sheep foot roller. B. tetapi beroda karet (ban). herrow. disc plough. tidak mampu mengambil tanah bank sendiri atau tanpa dibantu lebih dulu oleh bulldozer.

seperti PC 300 kebawah. diesel engine dan full hydraulic system. karena besar bucketnya lebih besar dari pada back hoe. bucket lebih besar seperti PC 400 keatas. Ini bukan berarti produksinya lebih rendah. . faktor ini sangat dipengaruhi oleh skill operator. Biasanya back hoe pada Komatsu bucketnya kecil. V shape loading 3. mulai dari atas permukaan sampai ke bagian bawah. ukuran boom lebih panjang sehingga jangkauan lebih jauh. I shape/cross loading 2. Bagian atas bisa berputar (swing) 360 derajat. Pada konfigurasi yang lain adalah loading shovel. Dalam konfigurasi back hoe. Kelebihan wheel loader mobilitasnya tinggi dan manuver daerah pemuatan loading point lebih sempit dibanding dengan track shovel dan kerusakan permukaan loading point lebih kecil karena menggunakan ban karet. biasanya boom lebih pendek. tetapi bucket lebih kecil. sedangkan loading shovel. tetapi bucket lebih besar. Kelebihan excavator adalah bisa mendistribusikan muatan keseluruh bagian vessel dengan merata.Metode pemuatan pada alat pemuat/loader baik track shovel maupun wheel loader ada 3 macam : 1. Hal ini bukan berarti produksinya lebih rendah. D. karena putaran swingnya bisa lebih kecil berarti cycle timenya lebih pendek / cepat. Alat pemuat tersebut di atas dalam menempatkan muatan kedalam dump truck kurang bisa merata. cycle time swing lebih lama. jangkuan pendek ketinggian muat lebih tinggi. Pass loading dan metode lain yang jarang digunakan adalah load and carry. sehingga kadang-kadang bisa miring. ketinggian permukaan galian lebih tinggi. EXCAVATOR Karakteristik penting dari hydraulic excavator adalah : Pada umumnya menggunakan tenaga. Operasi excavating paling efisien adalah menggunakan metode heel dan toe (ujung dan pangkal). Artinya lebih mudah dalam mengatur muatan sehingga dump truck bisa seimbang.

Bila batuan keras perlu dilakukan blasting atau ripping lebih dulu. Ada yang menggunakan mesin ganda / Front and Rear Sedang yang bermesin ganda tidak harus dibantu pendorong buldozer. Ada yang menggunakan mesin tunggal / Front. Ada 2 macam Scraper yaitu : Towed Scraper. mengakibatkan tekanan hydraulic yang berlebihan. Mobilitas cukup baik. Jarak angkut . Untuk tanah yang keras. dalam operasinya ditarik buldozer karena memang tidak bermesin. Motor Scraper. Tinggi permukaan galian untuk back hoe bisa mencapai 6 meter. tiap . untuk loading shovel bisa mencapai 10 meter. bisa menggali pada daerah yang lunak sampai keras. hal ini bisa mengakibatkan panas pada travel motornya. tetapi bukan berarti mampu berjalan jauh. E.Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan excavator adalah : Kapasitas bucketnya. karena menggunakan track shoe yang digerakkan secara hydraulic. tenaganya diambil dari buldozer. Oleh karenanya parjalanan yang jauh. Kondisi kerja. Efisiensi dari alat ini sangat dipengaruhi oleh skill operator dan kualitas mekanik. bila perlu bisa menggunakan bantuan landasan kerja dari kayu bulat yang ditata walaupun tanah yang dibawahnya sangat lembek. bukan tanah asli berupa batuan keras. Hal ini mengakibatkan kerusakan atau usia alat yang pendek. tetapi. Landasan kerja yang kurang baikpun (lembek) masih bisa beroperasi.tiap 1 km diperlukan berhenti kira-kira 10 menit. SCRAPER Adalah salah satu alat berat beroda ban (tire) yang bisa dipakai memuat/mengangkut dan membuang (spreading) secara individu dengan atau tanpa dibantu pendorong (buldozer). Medan kerja mampu didaerah yang agak sempit sekalipun (kurang dari 25 meter) tergantung jenis dumptruck yang digunakan. bila operator mempunyai skill yang kurang bisa.

2000 meter) sangat effektif material/tanah yang diambil tidak terlalu keras dan medan operasi memotong/meratakan bukit yang cukup luas. Untuk pemadatan peragaspalan biasanya menggunakan road roller.motor scraper antara (500 . juga dapat digunakan untuk membuat kemiringan tanah/badan jalan atau slope dan bisa membuat parit-parit kecil. memotong. ada yang menggunakan mesin penarik sendiri. sedang Towed Scrapper jarak angkut tidak lebih dari 500 meter. ada yang berbentuk kaki kambing (sheep foot). MOTOR GRADE Digunakan untuk mengupas. G. tetapi untuk pemadatan tanah biasanya menggunakan sheep foot roller / drum roller. F. bisa terbuat dari karet (berupa roda ban). COMPACTOR Alat ini berguna untuk memadatkan tanah atau material. yang ukuran kecil bisa menggunakan tangan dengan mengendalikannya kearah yang akan dipadatkan. . Agar diperoleh kerataan yang lebih baik. tire roller atau drum roller. sehingga tercapai tingkat kepadatan yang diinginkan. Jenis roda bisa dari besi seluruhnya atau ditambahkan pemberat berupa air atau pasir. Ada yang ditarik dengan alat penarik seperti bulldozer. meratakan suatu pekerjaan tanah. misalnya pada pembuatan jalan.

DUMP TRUCK Alat yang dapat memindahkan material pada jarak menengah sampai jarak jauh (500 meter . sedangkan untuk membongkar muatannya ia dapat bekerja sendiri. Crane Beroda Crawler . Pertambangan. muatannya diatas 20 m3.H.up). Muatannya diisikan oleh alat pemuat. Teknik Sipil | Alat pengangkat yang biasa digunakan didalam proyek konstruksi adalah crane. memindahkan secara horizontal. kemudian menurunkan material ditempat yang diinginkan. Cara kerja crane adalah dengan mengangkat material yang akan dipindahkan. muatannya dibawah dari 20 m3. Beberapa tipe crane yang umum dipakai adalah: 1. Dump truck ada dua golongan ditinjau dari besar muatannya : • • On High Way Dump Truck. Untuk mengetahui Jenis dan Fungsi Alat Berat Silahkan baca Disini Alat Pengangkat (CRANE) Alat Pengangkat (CRANE) 6 Mar 2010 | Alat Berat. Off High Way Dump Truck. Otomotif.

2. Crane untuk Lokasi Terbatas Crane tipe ini diletakan di atas dua buah as tempat kedua as ban bergerak secara simultan. untuk menjaga keseimbangan alat. truck crane ini dapat berputar 360 derajat.Tipe ini mempunyai bagian atas yang dapat bergerak 3600. Alat penggerak crane jenis ini adalah roda yang sangat besar yang dapat . dengan roda crawler maka crane tipe ini dapat bergerak didalam lokasi proyek saat melakukan pekerjaannya. Dengan kelebihan ini maka crane jenis ini dapat bergerak dengan leluasa. truck crane memiliki kaki. Pengangkutan ini dilakukan dengan membongkar boom menjadi beberapa bagian untuk mempermudah pelaksanaan pengangkutan. Seperti halnya crawler crane. 3. Di dalam pengoperasiannya kaki tersebut harus dipasangkan dan roda diangkat dari tanah sehingga keselamatan pengoperasian dengan boom yang panjang akan terjaga. Pada saat crane akan digunakan diproyek lain maka crane diangkut dengan menggunakan lowbed trailer. Akan tetapi bagian dari crane tetap harus dibongkar untuk mempermudah perpindahan. Truck Crane Crane jenis ini dapat berpindah tempat dari satu proyek ke proyek lainnya tanpa bantuan dari alat pengangkutan.

Tipe crane ini dibagi berdasarkan cara crane tersebut berdiri yaitu crane yang dapat berdiri bebas (free standing crane). perakitan alat diproyek. Sedangkan pemilihan kapasitas tower crane berdasarkan berat. Dan tidak dibutuhkanya pergerakan alat. c. dan daya jangkau pada beban terberat. 4. dimensi. bentuk struktur bangunan. a. ketinggian maksimum alat.meningkatkan kemampuan alat dalam bergerak dilapangan dan dapat bergerak di jalan raya dengan kecepatan maksimum 30 mph. Pemilihan jenis tower crane yang akan dipakai harus mempertimbangkan situasi proyek. Tower Crane Tower crane merupakan alat yang digunakan untuk mengangkat material secara vertical dan horizontal kesuatu tempat yang tinggi pada ruang gerak yang terbatas. luas area yang harus dijangkau alat dan kecepatan alat untuk memindahkan material. ketinggian yang tidak terjangkau oleh alat lain. Letak ruang operator crane biasanya pada bagian-bagian deck yang dapat berputar. Untuk mesin beroda ban karet adalah 85% dari kapasitas alat . Bagian Crane Bagian dari crane adalah mast atau tiang utama. Oleh karena itu.. crane diatas rel (rail mounted crane). ruang yang tersedia untuk alat. crane yang ditambatkan pada bangunan (tied-in tower crane) dan crane panjat (climbing crane). Yang perlu diperhatikan adalah bahwa jika material yang diangkut oleh crane melebihi kapasitasnya maka akan terjadi jungkir. Jib merupakan tiang horizontal yang panjangnya ditentukan berdasarkan jangkauan yang diinginkan. counterweight. Untuk mesin beroda crawler adalah 75% dari kapasitas alat 2). Kapasitas Tower Crane Kapsitas tower crane tergantung beberapa factor. Kriterian pemilihan Tower Crane Pemilihan tower crane sebagai alat untuk memindahkan material didasarkan pada kondisi lapangan yang tidak luas. kemudahan operasiaonal baik pada saat pemasangan maupun pada saat pembongkaran. trolley dan tie ropes. berat material yang diangkut sebaiknya sebagai berikut : 1). Mast merupakan tiang vertical yang berdiri di atas base atau dasar. berat alat yang harus ditahan oleh strukturnya. b. jib dan counter jib.

Kecepatan pemindahan material 4). Pengereman mesin dalam pergerakannya . Kekuatan angina terhadapa alat 2).3). Ayunan beban pada saat dipindahkan 3). Untuk mesin yang memilliki kaki adalah 85% dari kapasitas alat Factor luar yang harus diperhatikan dalam menentukan kapasitas alat adalah 1).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful