Republik Indonesia

Standar Dokumen Pengadaan

Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha

- Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk Penanganan Darurat dengan Prakualifikasi -

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

D O K U M E N K UA L I F I K A S I
Nomor : __________ Tanggal : __________ untuk Pengadaan __________

[Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan/Pejabat Pengadaan]: __________ [Kementerian/Lembaga/SKPD/Institusi lainnya]: __________
Tahun Anggaran: __________

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

DAFTAR ISI
BAB I BAB II BAB III BAB IV BAB V BAB VI BAB VII BAB VIII UMUM UNDANGAN PENUNJUKAN LANGSUNG INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) PAKTA INTEGRITAS FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI .............................. .............................. 16 18 .............................. .............................. .............................. .............................. .............................. .............................. 1 2 4 9 11 12

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

.

Formulir Isian Kualifikasi. 3. 6. . Prakualifikasi ini diikuti oleh penyedia yang berbentuk badan usaha.[Pejabat : Kerangka Acuan Kerja. 5.Jasa Konsultansi : jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu di berbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware). 8. B. Pakta integritas. 7. Dokumen Kualifikasi ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.SPK C.KAK .SPPBJ . . Umum. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . E. Tata Cara Evaluasi Kualifikasi. 2. istilah dan singkatan sebagai berikut : .] : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan. Dalam Dokumen Kualifikasi ini dipergunakan pengertian.] untuk Pengadaan : personil yang memiliki Sertifikat Keahlian Pengadaan Barang/Jasa yang melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa.HPS . Lembar Data Kualifikasi. Penunjukan Langsung dengan prakualifikasi ini dibiayai dari sumber pendanaan yang tercantum dalam LDK. Instruksi Kepada Peserta. Petunjuk Pengisian Formulir Isian Kualifikasi.PPK . Isi Dokumen Kualifikasi meliputi : 1. : Lembar Data Pengadaan.LDP . 4.1 BAB I. : Surat Perintah Kerja. : Harga Perkiraan Sendiri. Undangan Penunjukan Langsung.[Pokja ULP . : Kelompok Kerja ULP yang berfungsi melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa. UMUM A. D. : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.

i. Gedung. Paket Pekerjaan Nama Paket Pekerjaan Lingkup Pekerjaan Nilai total HPS Sumber Pendanaan : ________________ : ________________ : Rp __________ (__________) : ________________ Tahun Anggaran______ 2. UNDANGAN PENUNJUKAN LANGSUNG [kop surat K/L/D/I] Nomor : _____ Lampiran : 1 (satu) berkas Kepada Yth. c.d______ __________ Waktu ___________ Apabila [perusahaan] Saudara dinyatakan lulus kualifikasi. e. Lantai.d. Kegiatan Pemasukan Dokumen Isian Kualifikasi Pemberitahuan Hasil Evaluasi Kualifikasi & Pembuktian Kualifikasi Pemberian Penjelasan Pemasukan Dokumen Penawaran Pembukaan Dokumen Penawaran Evaluasi penawaran Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya Pengumuman Pemenang Penerbitan SPPBJ Penandatanganan Kontrak Hari/Tanggal __/__________ __/__________ __/__________ __/__ s/d ___/__ __/__________ __/__ s/d ___/__ __/__________ __/__________ __/__________ __/__________ ___________ s. d. Pelaksanaan Pengadaan Tempat dan alamat : ________________ [Ruang. h. dst] Website : ________________ Saudara diminta untuk memasukkan Dokumen Isian Kualifikasi sesuai dengan jadwal pelaksanaan sebagai berikut : No a. maka Saudara dianjurkan untuk menghadiri pemberian penjelasan pada tempat dan waktu Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . j.Jalan. ____________ di __________ Perihal : Penunjukan Langsung Penyedia Jasa Konsultansi [Pokja _______ULP__________/Pejabat Pengadaan pada _______ (K/L/D/I)] CONTOH __________. selesai ______s.2 BAB II. g. f. __ __________ 20__ Dengan ini [perusahaan] Saudara kami undang untuk mengikuti proses Penunjukan Langsung paket pekerjaan Jasa Konsultansi sebagai berikut: 1. b.

........ Pemasukan Penawaran sesuai dengan jadwal pelaksanaan di atas meliputi Kelengkapan Persyaratan Administrasi.. Teknis... [nama lengkap] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .... dan Biaya dengan masa berlaku penawaran paling kurang ___ (______) hari kalender terhitung sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran.. agar Saudara lebih memahami lingkup pekerjaan.. Demikian disampaikan untuk diketahui..... ]Kelompok Kerja _____ULP__________/Pejabat Pengadaan] [Ketua] [tanda tangan] ....yang ditentukan dalam Lembar Data Pemilihan (LDP)..

sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi.2 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . b. sanksi administratif.1. b.1 di atas dikenakan sanksi-sanksi sebagai berikut: a. 2. yang menurut ULP/Pejabat Pengadaan] 2. fungsi dan perannya. Umum 1. seperti digugurkan dari proses kualifikasi atau pembatalan kelulusan kualifikasi. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Terima Jadi (turn key contract) atau 3.2 Peserta penilaian [Pokja terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam angka 2.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a. dan/atau d. Kolusi. Penyedia yang telah ditunjuk sebagai konsultan perencana menjadi Penyedia Pekerjaan Konstruksi atau menjadi konsultan pengawas untuk pekerjaan fisik yang direncanakannya. dan/atau peraturan perundangundangan.4 BAB III. Larangan Korupsi. gugatan secara perdata. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Kualifikasi. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang. Para pihak dalam melaksanakan tugas. c.3 Pengenaan 3. 2. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A. antara lain meliputi: a. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan Penunjukan Langsung penyedia Jasa Konsultansi ini dapat diikuti oleh peserta yang berbentuk Badan Usaha yang diundang. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Kualifikasi.1 sanksi dilaporkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] kepada PA/KPA. Peran ganda sebagaimana dimaksud pada angka 3. berusaha mempengaruhi anggota [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dalam bentuk dan cara apapun. Larangan Pertentangan Kepentingan 3. Peserta Kualifikasi 2.

c. Bahasa Dokumen Kualifikasi Dokumen Kualifikasi beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia.1 Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Kualifikasi. Isi Dokumen Kualifikasi 4. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Terima Jadi (turn key contract) atau Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi. pengurus koperasi pegawai dalam suatu K/L/D/I atau anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan. PPK dan/atau anggota [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. Penyedia yang telah ditunjuk sebagai konsultan pengawas menjadi Penyedia Pekerjaan Konstruksi untuk pekerjaan fisik yang diawasi.1. merangkap sebagai [anggota Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] atau pejabat yang berwenang menentukan penyedia Penunjukan Langsung. Dokumen Kualifikasi 4.2 4. hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai dengan derajat kedua. b. b.3 [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] wajib menanggapi setiap permintaan penjelasan yang diajukan peserta secara tertulis. 5. Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti diluar tanggungan K/L/D/I 3.Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi. Peserta dapat meminta penjelasan secara tertulis mengenai isi Dokumen Kualifikasi. adalah keterkaitan hubungan antara peserta dengan PPK dan/atau anggota [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] yang antara lain meliputi: a. Kelalaian menyampaikan keterangan yang disyaratkan dalam Dokumen Kualifikasi sepenuhnya merupakan risiko peserta. 3. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . baik langsung maupun tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta.4 B. 4. baik secara horizontal maupun vertikal.3 Afiliasi sebagaimana dimaksud pada angka 3.

Pengisian Dokumen Kualifikasi 9.1 Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan dan akan melaporkan terjadinya kolusi.2 Pakta integritas dimasukkan dalam Dokumen Isian Kualifikasi dan menjadi bagian Dokumen Isian Kualifikasi. Penyiapan Dokumen Isian Kualifikasi 9.2 6. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya. Biaya Kualifikasi Kualifikasi ini hanya berlaku untuk paket pekerjaan yang disebut dalam LDK.1 8. 8. 6.1 Peserta berkewajiban untuk mengisi dan melengkapi Pakta Integritas dan Formulir Isian Kualifikasi. direktur utama/pimpinan perusahaan. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik.2 Peserta sepenuhnya menanggung biaya untuk mengikuti kualifikasi ini. ULP/Pejabat Pengadaan] C. 10. [Pokja tidak bertanggung jawab atas kerugian apapun yang ditanggung oleh Peserta. Berlakunya Kualifikasi 8. Pakta Integritas dan Formulir Isian Kualifikasi harus ditandatangani oleh: a. Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Kualifikasi dan disampaikan kepada peserta.1 10. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dapat mengubah Dokumen Kualifikasi dengan menetapkan Adendum. b. Perubahan Dokumen Kualifikasi 6.1 Sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Kualifikasi.3 [Pokja dapat mengundurkan batas akhir waktu penyampaian Dokumen Isian Kualifikasi apabila ada Adendum Dokumen Kualifikasi. ULP/Pejabat Pengadaan] 7. dan nepotisme (KKN). Pakta Integritas 10. atau c. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .6 6. 9. korupsi.

14. Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat dokumen asli atau dokumen yang sudah dilegalisir oleh yang berwenang dan meminta salinannya. nama dan alamat peserta. 15.4 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .1 Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan menggunakan metode penilaian sistem gugur.3 [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit dokumen. Apabila peserta tidak memenuhi syarat. maka peserta digugurkan.2 14. Pembuktian Kualifikasi 15. 12.4 Pakta Integritas telah diisi dan ditandatangani oleh peserta sebelum dilakukan evaluasi. maka [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain. apabila diperlukan.3 14. Kerahasiaan Proses 14. Bentuk Dokumen Isian Kualifikasi Dokumen Isian Kualifikasi disampaikan sebanyak 1 (satu) rangkap dokumen asli.1 15. Pemasukan Dokumen Isian Kualifikasi 12.2 15. Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data. E. 14.11. Tata cara evaluasi kualifikasi dilakukan sesuai dengan Bab VIII Dokumen Kualifikasi ini.1 Dokumen Isian Kualifikasi dimasukkan dalam Dokumen Isian sampul penutup dan ditulis “DOKUMEN ISIAN Kualifikasi KUALIFIKASI” dan nama paket pekerjaan. Penyampaian 12.2 Peserta menyampaikan langsung Dokumen Isian Kualifikasi kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] sesuai jadwal yang ditetapkan dalam LDK. D. serta disampaikan kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dengan alamat yang ditentukan dalam LDK. Evaluasi Kualifikasi Informasi yang berkaitan dengan evaluasi kualifikasi tidak boleh diungkapkan kepada pihak lain hingga hasil kualifikasi diumumkan. badan 15. Evaluasi Kualifikasi 13. Pembuktian kualifikasi terhadap peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi dilakukan setelah evaluasi kualifikasi.

F. maka [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain. Apabila peserta tidak lulus kualifikasi. Kualifikasi Ulang kualifikasi setelah ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] disampaikan kepada peserta Hasil kualifikasi. Kualifikasi Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Hasil Kualifikasi 16. 18.5 Apabila peserta tidak lulus pembuktian kualifikasi. 15. maka dilakukan Undangan Penunjukan Langsung kepada peserta lain. Pemberitahuan Peserta yang lulus kualifikasi diberitahu dan dilanjutkan kepada Peserta dengan pemberian penjelasan dan memasukkan yang Lulus penawaran. Pengumuman Hasil Kualifikasi 17.8 usaha dan/atau pengurusnya dimasukkan dalam Daftar Hitam.

4. c. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. dan tidak sedang dihentikan kegiatan usahanya. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. Persyaratan Kualifikasi 1. Lingkup Kualifikasi Nama [Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] : __________________________ Alamat [Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] : ___________________________ Website : ___________________________ Nama Paket Pekerjaan : _______________________ B. memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahunan) serta memiliki laporan bulanan PPh Pasal 21. PPh Pasal 23 (bila ada transaksi). b. 2. Sumber Dana Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan: ______________ Tahun Anggaran __________ Hari Tanggal Pukul Tempat : _____________ : _____________ : _______ s. menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa badan usaha yang bersangkutan dan manajemennya tidak dalam pengawasan pengadilan. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (dinyatakan dengan surat kuasa). tidak bangkrut. PPh Pasal 25/Pasal 29 dan PPN (bagi Pengusaha Kena Pajak) paling Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . direktur utama/pimpinan perusahaan. 3. Pemasukan Dokumen Isian Kualifikasi D. ______ : _________________ C. LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) A.9 BAB IV.d. formulir isian kualifikasi ditandatangani oleh: a. salah satu dan/atau semua pengurus badan usaha tidak masuk dalam daftar hitam. atau d.

peserta harus memiliki surat izin usaha ___________ [isi sesuai dengan izin usaha yang dipersyaratkan untuk pekerjaan jasa konsultansi ini] dan surat izin ______________ [isi sesuai dengan surat izin lain yang dipersyaratkan]. 9. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. memiliki Tenaga Ahli Tetap dengan kualifikasi keahlian ___________ [isi sesuai dengan tingkat pendidikan. untuk pekerjaan kompleks dapat memiliki sertifikat manajemen mutu ISO atau persyaratan lain seperti peralatan khusus. 7.10 kurang 3 (tiga) bulan terakhir dalam tahun berjalan. tenaga ahli spesialis yang diperlukan. memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia jasa konsultansi dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. 10. memiliki pengalaman pada pekerjaan _________ [isi sesuai dengan pekerjaan sejenis yang dipersyaratkan]. 5. serta harus memenuhi persyaratan: ________________________[isi dengan persyaratan kemampuan manajerial yang diperlukan]. 8. dapat diisi lebih dari satu]. atau pengalaman tertentu. yaitu: ________[sebutkan fasilitas / peralatan / perlengkapan minimum yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi yang dimaksud. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF). Memiliki kemampuan menyediakan fasilitas / peralatan / perlengkapan untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi ini. termasuk yang bersifat khusus / spesifik / berteknologi tinggi]. 6. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . jenis keahlian/spesialisasi dan pengalaman yang diperlukan untuk pekerjaan jasa konsultansi ini.

menerima sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. dan profesional untuk memberikan hasil kerja terbaik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. digugat secara perdata dan/atau dilaporkan secara pidana. akan melaporkan kepada APIP ________ [isi sesuai dengan K/L/D/I] yang bersangkutan dan/atau LKPP apabila mengetahui ada indikasi KKN dalam proses pengadaan ini.11 BAB V. __ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun] [Nama Badan Usaha]. [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Identitas Bertindak untuk dan atas nama : __________ : __________[diisi no. __________ [tempat]. 4. 3. PAKTA INTEGRITAS [Contoh Pakta Integritas Badan Usaha] PAKTA INTEGRITAS Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : _____________________ [nama wakil sah badan usaha] Jabatan No. bersedia menerima sanksi administratif. tidak akan melakukan praktek Korupsi. Kolusi. transparan. akan mengikuti proses pengadaan secara bersih. 2. NIK pada KTP/no. apabila melanggar hal-hal yang dinyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini. dan Nepotisme (KKN). SIM/identitas lainnya] : PT/CV/Firma/Koperasi _________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] dalam rangka pengadaan _________ [isi nama paket] pada ________ [isi sesuai dengan K/L/D/I] dengan ini menyatakan bahwa: 1.

dan kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. disebutkan secara jelas nomor dan tanggal akta pendirian/perubahan/surat kuasa] . saya bukan sebagai pegawai K/L/D/I [bagi pegawai K/L/D/I yang sedang cuti diluar tanggungan K/L/D/I ditulis sebagai berikut : “Saya merupakan pegawai K/L/D/I yang sedang cuti diluar tanggungan K/L/D/I”] . saya tidak sedang menjalani sanksi pidana. langsung maupun tidak langsung dalam proses pengadaan ini. 6. salah satu dan/atau semua pengurus badan usaha yang saya wakili tidak masuk dalam Daftar Hitam. 2. badan usaha yang saya wakili tidak masuk dalam Daftar Hitam. 7. saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan Akte Notaris __________________________ [sesuai akta pendirian/perubahannya/surat kuasa. data-data badan usaha yang saya wakili adalah sebagai berikut: Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . saya tidak sedang dan tidak akan terlibat pertentangan kepentingan dengan para pihak yang terkait. 3. tidak pailit.12 BAB VI. FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI UNTUK BADAN USAHA Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Jabatan Bertindak untuk dan atas nama Alamat Telepon/Fax Email : ____________________ [nama wakil sah badan usaha] : _____________ [diisi sesuai jabatan dalam akta notaris] : PT/CV/Firma/Koperasi____________________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama badan usaha] : ___________________________________ : ___________________________________ : ___________________________________ menyatakan dengan sesungguhnya bahwa: 1. 5. 4. tidak dalam pengawasan pengadilan.

13 A. Izin Lainnya (apabila dipersyaratkan) 1. Status Alamat Kantor Pusat 3. No. Masa berlaku izin 3. Surat Izin Usaha ______ 2. No. Landasan Hukum Pendirian Badan Usaha 1. Fax E-Mail Alamat Kantor Cabang No. No. No. : _________ : : : : : : : : : Pusat __________ __________ __________ __________ Cabang 2. Akte Perubahan Terakhir a. Telepon No. Akte Pendirian PT/CV/Firma/Koperasi a. Tanggal : __________ c. Nama Notaris : : : __________ __________ __________ Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . No. Data Administrasi Nama (PT/CV/Firma/ Koperasi) 1. Instansi pemberi izin : : : ________________ Tanggal __________ __________ __________ D. Instansi pemberi izin usaha : : : ________________ Tanggal __________ __________ __________ C. Nama Notaris : __________ 2. Masa berlaku izin usaha 3. Akte : __________ b. Akte b. No. Telepon 4. Tanggal c. Surat Izin ____________ 2. Izin Usaha 1. Fax E-Mail __________ __________ __________ __________ B.

KTP Jabatan dalam Badan Usaha 2. Komisaris untuk Perseroan Terbatas (PT) No. KTP Persentase 2.__________ tanggal__________ No. Direksi/Pengurus Badan Usaha No. Nama No. Susunan Kepemilikan Saham (untuk PT)/Susunan Pesero (untuk CV/Firma) No.__________ tanggal__________ No.__________ tanggal__________ No. Nomor Pokok Wajib Pajak b. [Surat Keterangan Fiskal (sebagai : pengganti huruf b dan c)] : G. Nama No. KTP Jabatan dalam Badan Usaha F. Bukti Laporan Pajak terakhir : Tahun : __________ No. Data Keuangan 1.14 E. Nama No.__________ tanggal__________ No. Pengurus 1. ________tanggal ______ c. Pajak a. Bukti Laporan bulanan (tiga bulan terakhir) : 1) PPh Pasal 21 2) PPh Pasal 23 3) PPh Pasal 25/Pasal 29 4) PPN b. Data Pengalaman Perusahaan 4 (empat) tahun terakhir Pemberi Tugas/Pejabat Pembuat Komitmen Lokasi Nama Alamat/ Telepon 6 No / Tanggal 7 Nilai Kontrak BA Serah Terima 10 Kontrak Tanggal Selesai Menurut No. Nama Paket Pekerjaan Bidang/ Sub Bidang Pekerjaan 1 2 3 4 5 8 9 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .__________ tanggal__________ No.

1 Jenis Fasilitas/Peralatan/ Perlengkapan 2 Jumlah 3 Kapasitas 4 Merk dan tipe 5 Tahun pembuatan 6 Kondisi (%) 7 Lokasi Sekarang 8 Bukti Milik/SewaBeli/Sewa 9 J. __[tanggal] __________[bulan] 20__[tahun] PT/CV/Firma/Koperasi __________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] [rekatkan meterai Rp 6. gugatan secara perdata.15 H. maka saya dan badan usaha yang saya wakili bersedia dikenakan sanksi berupa sanksi administratif. Jika dikemudian hari ditemui bahwa data/dokumen yang saya sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan. Data Pekerjaan yang sedang dilaksanakan Pemberi Tugas/Pejabat Pembuat Komitmen Lokasi Nama Alamat/ Telepon No / Tanggal Nilai Kontrak Progres Terakhir Kontrak (rencana) % Prestasi Kerja (%) No. Data Personalia (Tenaga ahli tetap badan usaha) Tgl/bln/thn lahir 3 Tingkat Pendidikan 4 Keahlian/ Spesialisasi 5 Pengalaman Kerja (tahun) 6 Kemampuan Manajerial 7 Tahun Sertifikat/ Ijazah 8 No 1 Nama 2 I.. __________[tempat].dan tanda tangan] (nama lengkap) Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Nama Pekerjaan Bidang/ Sub Bidang Pekerjaan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab.000. Data Fasilitas/Peralatan/Perlengkapan yang mendukung [cantumkan jika disyaratkan oleh Pokja ULP] No. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. dan/atau pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang sesuai dengan ketentuan perundangundangan.

c. tanggal dan nama Notaris penerbit akte perubahan terakhir badan usaha. dan jabatan dalam badan usaha. Data Pengalaman Perusahaan Diisi dengan nama paket pekerjaan. 2. D. Diisi dengan nama badan usaha peserta. 3. nomor telepon. bidang/subbidang pekerjaan yang dipersyaratkan. 2. Izin Usaha 1. Diisi dengan masa berlaku izin. Diisi dengan nama. Diisi dengan masa berlaku izin usaha. 4. nomor KTP. tanggal dan nama Notaris penerbit akte pendirian badan usaha. nomor KTP. nama dan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Diisi dengan nama instansi penerbit surat izin usaha. Pengurus 1. Data Keuangan 1. d. C. Diisi dengan nama instansi penerbit surat izin. Diisi NPWP badan usaha. b. Izin lainnya (apabila dipersyaratkan) 1. Diisi dengan nomor. nomor dan tanggal penerbitannya. Diisi dengan nomor.16 BAB VII. nomor telepon. 2. 2. Diisi dengan nama. PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI A. Landasan Hukum Pendirian Badan Usaha 1. Diisi dengan jenis surat izin usaha. Pilih status badan usaha (Pusat/Cabang). lokasi tempat pelaksanaan pekerjaan. B. F. Diisi dengan jenis surat izin. Administrasi 1. dan jabatan dalam badan usaha. nomor faksimili dan e-mail kantor badan usaha yang dapat dihubungi. apabila peserta berstatus kantor cabang. Diisi dengan nama. E. 4) PPN. nomor dan tanggal penerbitannya. 3) PPh Pasal 25/Pasal 29. Diisi nomor dan tanggal bukti Laporan Pajak Tahun terakhir berupa SPT Tahunan. nomor KTP. Persyaratan pemenuhan kewajiban pajak tahun terakhir dengan penyampaian SPT Tahunan dan SPT Masa dapat diganti oleh peserta dengan penyampaian Surat Keterangan Fiskal (SKF) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak G. 3. 2. apabila ada. Pajak a. 3. Diisi dengan alamat. dan persentase kepemilikan saham/pesero. 2) PPh Pasal 23. Diisi nomor dan tanggal bukti laporan bulanan (tiga bulan terakhir): 1) PPh Pasal 21. nomor faksimili dan e-mail kantor pusat yang dapat dihubungi. apabila berbentuk Perseroan Terbatas. Diisi dengan alamat. 2.

17 alamat/telepon dari pemberi tugas/Pejabat Pembuat Komitmen. tanggal selesai paket pekerjaan menurut kontrak. J. kemampuan manajerial yang dimiliki dan tahun penerbitan sertifikat/ijazah dari setiap tenaga ahli tetap yang dimiliki. kehalian/spesialisasinya. dan tanggal berita acara serah terima. lokasi keberadaan saat ini dan status kepemilikan (milik sendiri/sewa beli/sewa) dari masing-masing fasilitas/peralatan/perlengkapan. nomor/tanggal dan nilai kontrak. merek dan tipe. Bukti Status kepemilikan harus dapat ditunjukkan pada waktu Pembuktian Kualifikasi. lama pengalaman kerja. nomor/tanggal dan nilai kontrak. serta persentase progres menurut kontrak dan persentase prestasi kerja terakhir. H. jumlah. pasca sarjana). nama dan alamat/telepon dari pemberi tugas/Pejabat Pembuat Komitmen. I. tingkat pendidikan (sarjana. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . tanggal/bulan/tahun lahir. Data Fasilitas/Peralatan/Perlengkapan Diisi dengan jenis. bidang/subbidang pekerjaan dan lokasi tempat pelaksanaan pekerjaan. tahun pembuatan. kondisi (dalam persentase). Data Pekerjaan yang sedang Dilaksanakan Diisi dengan nama paket pekerjaan. untuk masing-masing paket pekerjaan selama 4 (empat) tahun terakhir. kapasitas pada saat ini. Data Personalia (Tenaga ahli tetap) Diisi dengan nama.

18 BAB VIII. Evaluasi Kualifikasi hanya berdasarkan Formulir Isian Kualifikasi yang dilakukan dengan Sistem Gugur. kelengkapan Dokumen Kualifikasi. salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya tidak masuk dalam daftar hitam. menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa badan usaha yang bersangkutan dan manajemennya tidak dalam pengawasan pengadilan. 10. B. memiliki Tenaga Ahli Tetap dan kemampuan menyediakan fasilitas / peralatan / perlengkapan yang sesuai dengan yang dipersyaratkan. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. 2. memiliki sertifikat manajemen mutu ISO atau persyaratan lain seperti peralatan khusus. memiliki surat izin usaha sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 3. memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahunan) serta memiliki laporan bulanan PPh Pasal 21. peserta diminta untuk membubuhi materai senilai Rp. Pokja ULP memeriksa dan membandingkan persyaratan dan data isian peserta dalam Dokumen Kualifikasi dalam hal: 1. Formulir Isian Kualifikasi yang tidak dibubuhi materai tidak digugurkan. formulir isian kualifikasi ditandatangani oleh: a. Evaluasi Kualifikasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia jasa konsultansi dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. b. 8. dan 2. TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI A. PPh Pasal 25/Pasal 29 dan PPN (bagi Pengusaha Kena Pajak) paling kurang 3 (tiga) bulan terakhir dalam tahun berjalan. Usaha kecil dan koperasi kecil yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. tidak pailit. apabila disyaratkan. 6. tenaga ahli spesialis yang diperlukan.00 (dua belas ribu rupiah). 7. 4. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF). C. kecuali bagi peserta Usaha Mikro. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (dinyatakan dengan surat kuasa). . direktur utama/pimpinan perusahaan. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil serta kemampuan pada subbidang pekerjaan yang sesuai untuk usaha non kecil. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. c. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. 9. Peserta yang memenuhi Evaluasi Kualifikasi dilanjutkan dengan Pembuktian Kualifikasi.12. 5. D. atau pengalaman tertentu. atau d. memiliki kemampuan pada bidang pekerjaan yang sesuai untuk usaha Mikro.000. pemenuhan persyaratan kualifikasi. PPh Pasal 23 (bila ada transaksi).

19 E. Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas maka Pokja ULP dapat meminta peserta untuk menyampaikan klarifikasi secara tertulis dan/atau melengkapi data yang kurang. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Data yang kurang dapat dilengkapi paling lambat sebelum batas akhir pemasukan Dokumen Kualifikasi. namun tidak boleh mengubah substansi Dokumen Kualifikasi. F.

Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk Penanganan Darurat dengan Prakualifikasi - Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah .20 Republik Indonesia Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha .

21 DOKUMEN PEMILIHAN Nomor: __________ Tanggal: __________ untuk Pengadaan __________ [Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan/Pejabat Pengadaan]: __________ [Kementerian/Lembaga/SKPD/Institusi lainnya]: __________ Tahun Anggaran: __________ Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

............................. ........ 115 .............................. 106 109 ...... ................................ 110 115 ...............22 DAFTAR ISI BAB I BAB II BAB III BAB IV BAB V UMUM INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) BENTUK DOKUMEN PENAWARAN LAMPIRAN 1 : SURAT PENAWARAN LAMPIRAN 2 : DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS LAMPIRAN 3 : DOKUMEN PENAWARAN BIAYA BAB VI BENTUK KONTRAK LAMPIRAN 1 : SURAT PERJANJIAN LAMPIRAN 2 : SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK LAMPIRAN 3 : SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK LAMPIRAN 3 A : PERSONIL INTI DAN PERALATAN LAMPIRAN 4 : SURAT PERINTAH KERJA (SPK) BAB VII BENTUK DOKUMEN LAINNYA LAMPIRAN 1 : SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA (SPPBJ) LAMPIRAN 2 : SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) LAMPIRAN 3 : JAMINAN UANG MUKA .............. ... ....................................................... .............................................................................................. ...................................... ............ .. ................. 116 118 ................................................ 78 ........................................... 23 24 45 54 57 57 61 73 75 75 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) ............................................ ... ... .............................................

KAK . UMUM A. yang berisi instruksi dan/atau informasi yang diperlukan oleh peserta untuk menyiapkan penawarannya.HPS . Dokumen Pemilihan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.Jasa Konsultansi : jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu di berbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware). istilah dan singkatan sebagai berikut: .PPK . : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.SPPBJ . B.[Pejabat : Kerangka Acuan Kerja : Harga Perkiraan Sendiri.SPMK yang melaksanakan Pengadaan yang : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan. .] .LDP . Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian.23 BAB I. : Kelompok Kerja ULP yang berfungsi untuk melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa. : Surat Perintah Mulai Kerja.[Pokja ULP .] Pengadaan : personil yang memiliki Sertifikat Keahlian Pengadaan Barang/Jasa Barang/Jasa. : Lembar Data Pemilihan. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

. dan/atau d. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pemilihan. dan/atau peraturan perundang-undangan. berdasarkan syarat-syarat umum dan syarat-syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai Kerangka Acuan Kerja dan biaya sesuai kontrak. 1. Larangan 4.2 Peserta yang menurut penilaian [Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam angka 4. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. Peserta Pengadaan ini dibiayai dari sumber sebagaimana tercantum dalam LDP. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang. b.2 Peserta yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. Umum 1. Kolusi.3 Pengenaan sanksi dilaporkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] kepada PA/KPA. sanksi administratif. ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dan Nepotisme dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: (KKN) serta a.24 BAB II. Lingkup Pekerjaan 1. Sumber Dana 3. c. 2. 4. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pemilihan ini. b. 4. atau pembatalan penetapan peserta. gugatan secara perdata. pendanaan Penunjukan Langsung penyedia Jasa Konsultansi ini dapat diikuti oleh peserta yang berbentuk badan usaha dan telah lulus kualifikasi.1 dikenakan sanksi-sanksi sebagai berikut: a. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A. 4. seperti digugurkan dari proses Penunjukan Langsung.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan Korupsi.1 Peserta menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan jasa konsultansi sebagaimana tercantum dalam LDP. berusaha mempengaruhi [anggota Pokja Penipuan ULP/Pejabat Pengadaan] dalam bentuk dan cara apapun.

B. dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. d. Oleh karena itu yang bersangkutan tidak boleh memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. fungsi. 2) Surat Kuasa. g.2 Dalam pelaksanaan pekerjaan jasa konsultansi dimungkinkan menggunakan komponen berupa tenaga ahli dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a. Lembar Data Pemilihan (LDP).1 Peserta berkewajiban untuk menyampaikan Produksi Dalam penawaran yang mengutamakan jasa konsultansi Negeri yang dilaksanakan di Indonesia oleh tenaga Indonesia (produksi dalam negeri). c. disusun berdasarkan keperluan yang nyata. f.2 Larangan pertentangan kepentingan ditujukan untuk menjamin perilaku dan tindakan tidak mendua dari para pihak dalam melaksanakan tugas.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas. h. 5. Kerangka Acuan Kerja (KAK). Syarat-Syarat Umum Kontrak. Larangan Pertentangan Kepentingan 5. komponen berupa perangkat lunak yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan. e. Instruksi Kepada Peserta (IKP). Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Bentuk Dokumen Lain : Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . b. dan perannya. Isi Dokumen 7. i. Pendayagunaan 6.3 Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti di luar tanggungan K/L/D/I. Umum.1 Dokumen Pemilihan terdiri dari: Pemilihan a. b. 5. 3) Dokumen Penawaran Teknis. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. Dokumen Pemilihan 7. 6. 6. fungsi dan perannya. Bentuk [Surat Perjanjian/Surat Perintah Kerja]. dan 4) Dokumen Penawaran Biaya. dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia.25 5.

cara penyampaian Dokumen Penawaran. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] menjelaskan kepada peserta mengenai: a. Kerangka Acuan Kerja. masa berlaku dan penjamin yang dapat mengeluarkan jaminan 8. 7. 7. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. jenis kontrak yang akan digunakan. 2) SPMK. jadwal pemasukan dan pembukaan Dokumen Penawaran. h.2 Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pemilihan ini. Kelalaian menyampaikan keterangan yang disyaratkan dalam Dokumen Pemilihan atau menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan sepenuhnya merupakan resiko peserta. c. b.1 Pemberian penjelasan dilakukan di tempat dan pada waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. d. Pemberian Penjelasan 8.4 [Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] wajib menanggapi setiap permintaan penjelasan yang diajukan peserta secara tertulis.4 Apabila dipandang perlu.3 Peserta dapat meminta penjelasan secara tertulis mengenai dokumen pemilihan kepada [Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] sebelum batas akhir pemasukan penawaran. 3) Surat Jaminan Uang Muka. . besaran. 8. 8. 7. ketentuan tentang asuransi. j.2 Perwakilan peserta yang hadir pada saat pemberian penjelasan menunjukkan tanda pengenal dan surat tugas kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan].26 1) SPPBJ. ketentuan tentang penyesuaian harga. 8. kelengkapan yang harus dilampirkan bersama Dokumen Penawaran. hal-hal yang menggugurkan penawaran.3 Dalam pemberian penjelasan. Biaya peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta. serta dihadiri oleh peserta. metode dan tata cara evaluasi. i. f. g. e.

maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Dokumen Penawaran 11. 10.27 8.2 Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran. perubahan substansi dokumen.7 Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah Dokumen Pemilihan awal. 8. maka [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pemilihan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. hasil peninjauan lapangan. Penyiapan Dokumen Penawaran 9. jawaban dari [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. Bahasa Penawaran Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran.5 terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung.1 Semua Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Indonesia.3 Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. 10. pertanyaan dari penyedia. 8. 8.6 Apabila dalam BAPP sebagaimana dimaksud pada angka 8. Teknis dan Biaya. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 11. 10. serta keterangan lain dituangkan dalam Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP) yang ditandatangani oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dan peserta yang hadir serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. C.8 [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] memberikan salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pemilihan kepada peserta.1 Dokumen Penawaran terdiri dari Administrasi. Biaya dalam Penyiapan Penawaran 10.5 Pemberian penjelasan isi Dokumen Pemilihan.

atau c) kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. dan e. Surat Kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). terdiri dari : 1) data organisasi perusahaan. lokasi. metodologi dan program kerja. 2) surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan. 3) jadwal pelaksanaan pekerjaan. Data pengalaman perusahaan. Pendekatan dan metodologi. nilai. c. 11. terdiri dari : 1) tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja. Surat Penawaran. 2) daftar pengalaman kerja sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. d. 3) uraian pengalaman kerja sejenis 10 (Sepuluh) tahun terakhir. b. diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi : nama pekerjaan yang dilaksanakan. jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. tanggal. Rekapitulasi penawaran biaya. penawaran biaya. Rincian Biaya Langsung Personil . yang didalamnya mencantumkan : a.28 11. Dokumen lain yang dipersyaratkan. pemberi tugas. terdiri dari : 1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan. 5) jadwal penugasan tenaga ahli.4 Dokumen Penawaran Biaya terdiri dari: a. masa berlaku penawaran. d. dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun) b. lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat. tanda tangan: a) direktur utama/pimpinan perusahaan.3 Dokumen Penawaran Teknis terdiri dari: a. b. b) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. b. Kualifikasi tenaga ahli. c. 11. 2) uraian pendekatan.2 Penawaran Administrasi terdiri dari: a. 4) komposisi tim dan penugasan.

13. [Untuk kontrak lumpsum. Biaya Penawaran 12. retribusi. dan pungutan lain yang sah harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan jasa konsultansi ini diperhitungkan dalam total biaya penawaran. c. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka kegiatan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan kegiatan yang lain dan kegiatan tersebut tetap harus dilaksanakan].c. Keterangan: dokumen b.1 Total biaya penawaran ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf. apabila dipersyaratkan peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan NonPersonil].2 Pembayaran atas pretasi pekerjaan jasa konsultansi ini dilakukan sesuai dengan cara sebagaimana tercantum dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan NonPersonil. 12.4 [untuk kontrak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan. bea.2 [Untuk kontrak harga satuan serta kontrak gabungan harga satuan dan lumpsum. 12. 12.1 Semua biaya dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang sebagaimana tercantum dalam LDP. ditulis : “penyesuaian harga diberlakukan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak”].d tidak wajib dipenuhi untuk kontrak lumpsum. Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost). Dokumen lain yang dipersyaratkan.3 Biaya overhead. d. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . asuransi dan keuntungan serta semua pajak.29 (remuneration). Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 13. 12. 13.

15. 14. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 14. Teknis.1 Penyampulan Dokumen Penawaran dengan dan Penandaan menggunakan metoda 1 (satu) sampul. 14.3 Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. 17. 17. nama paket pekerjaan. sebelum akhir masa berlakunya penawaran. dan Biaya dimasukkan dalam 1 (satu) sampul dan ditulis “Dokumen Penawaran”. Menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran. 14. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dapat meminta kepada peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu. maka sampul penutup dimasukan ke dalam sampul luar yang .4 Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP.30 14. Menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan tidak dikenakan sanksi. Penyampaian Dokumen Penawaran 17. Sampul Penawaran 16.1 Peserta menyampaikan langsung Dokumen Penawaran kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] sesuai jadwal sebagaimana tercantum dalam LDP. b.2 Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. 17.2 Peserta dapat menyampaikan Dokumen Penawaran melalui pos/jasa pengiriman dengan ketentuan sudah diterima [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] sebelum batas akhir pemasukan penawaran serta segala risiko keterlambatan dan kerusakan dokumen menjadi risiko peserta.1 Masa berlakunya penawaran sesuai sebagaimana tercantum dalam LDP. Bentuk Dokumen Penawaran Dokumen Penawaran disampaikan sebanyak 1 (satu) rangkap dokumen asli. serta ditujukan kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dengan alamat yang ditentukan dalam LDP. nama dan alamat peserta. D. Penyampulan 16.2 Dokumen Penawaran Administrasi. Pemasukan Dokumen Penawaran 16.3 Peserta dapat : a.

19. 20. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 19.1 Evaluasi penawaran dilakukan dengan metoda evaluasi kualitas. dan e.1 Dokumen Penawaran dibuka pada waktu dan tempat sebagaimana tercantum dalam LDP. dokumen lain yang dipersyaratkan. b. b. d. c. Evaluasi Penawaran 21. Penawaran Terlambat Penawaran harus disampaikan kepada atau harus sudah diterima oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] paling lambat di tempat dan pada waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. yang meliputi: a. kesalahan hasil pengalian antara volume dengan harga satuan.2 Terhadap penawaran terlambat yang disampaikan melalui pos/jasa pengiriman.2 Sebelum evaluasi penawaran Pokja ULP/Pejabat Pengadaan melakukan koreksi aritmatik terhadap penawaran biaya. dokumen penawaran biaya. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah. 21. jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .1 Setiap penawaran yang diterima oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran akan ditolak dan dikembalikan kepada peserta yang bersangkutan dalam keadaan tertutup (sampul tidak dibuka) disertai dengan bukti serah terima. 19. 21. E.2 [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] memeriksa kelengkapan Dokumen Penawaran. dokumen penawaran teknis. Pembukaan Dokumen Penawaran 20.31 mencantumkan nama paket pekerjaan dan alamat [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. dengan ketentuan : [Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum: a. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] memberitahukan kepada peserta yang bersangkutan untuk mengambil kembali penawaran tersebut disertai dengan bukti serah terima. surat penawaran yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan penawaran biaya. surat kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). 18. harus dilakukan pembetulan. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran serta Klarifikasi dan Negosiasi 20.

dan tata cara selain yang disebutkan dalam IKP tidak diperbolehkan. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran. [Untuk kontrak lump sump: a. dan kewajaran biaya. mengurangi.4 Penawaran dievaluasi dengan cara memeriksa dan membandingkan Dokumen Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan yang diurut mulai dari tahapan penilaian persyaratan administrasi. b. maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka. 21.5 Metode evaluasi. apabila ada perbedaan penulisan nilai biaya penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. tanpa ada . maka penawaran dinyatakan gugur]. apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas.3 Total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi pagu anggaran langsung menggugurkan penawaran. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Pemilihan ini. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dan/atau peserta dilarang menambah. 21. evaluasi administrasi. apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas. b. kriteria. persyaratan teknis.7 Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut : a. dan harga satuan pada surat penawaran tetap dibiarkan kosong]. 21. evaluasi teknis. evaluasi biaya.32 dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain. namun total biaya terkoreksi yang melebihi HPS tidak menggugurkan penawaran sebelum dilakukan negosiasi biaya. syarat-syarat. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan. 21. atau c.6 Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a. 21. mengurangi. dan c. b. Jika nilai pagu anggaran sama dengan nilai HPS maka nilai tersebut dijadikan patokan untuk menggugurkan penawaran biaya terkoreksi. dan ruang lingkup serta kualifikasi tenaga ahli yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan ini. c. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dilarang menambah.

atau (3) kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. (2) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. 2) surat penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut : a) ditandatangani oleh : (1) direktur utama/pimpinan perusahaan. c) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. kualitas. dan hasil/kinerja pekerjaan. b) mencantumkan penawaran biaya. 2) [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain.33 penyimpangan yang bersifat penting/pokok yang mempengaruhi lingkup. e) bertanggal. 3) [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. d) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. maka : 1) peserta dimasukan dalam Daftar Hitam baik badan usahanya beserta pengurusnya. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dan/atau PPK dengan tujuan untuk menunjuk peserta. Evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. d.8 Evaluasi Administrasi : a. e. 21. para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] selama proses evaluasi. Penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. 4) apabila peserta memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pemilihan dipenuhi/dilengkapi. b. 5) apabila peserta tidak memenuhi persyaratan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

c) kualifikasi tenaga ahli (bobot nilai antara 50 % s. dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun).d 70 %). lokasi.d 40 %). pemberi tugas. dengan ketentuan: 1) unsur-unsur pokok yang dinilai adalah: a) pengalaman perusahaan (bobot nilai antara 10 % s.d 20 %). Unsur-unsur yang dievaluasi harus sesuai dengan yang ditetapkan. 5) pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi dari pengguna jasa.9 Evaluasi Teknis : a. 21. yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir. Penilaian terhadap Pengalaman Perusahaan dilakukan atas: 1) pengalaman perusahaan peserta dalam melaksanakan pekerjaan sejenis dengan pekerjaan yang dipersyaratkan dalam KAK untuk 10 (sepuluh) tahun terakhir. b. 3) pengalaman tersebut diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi: nama pekerjaan yang dilaksanakan. 2) penilaian dilakukan sesuai pembobotan dari masing-masing unsur sebagaimana tercantum dalam LDP. c. nilai. 6) sub unsur Pengalaman Perusahaan yang dinilai adalah: . disamping untuk mengukur pengalaman juga dapat dipergunakan untuk mengukur kemampuan/kapasitas peserta yang bersangkutan dalam melaksanakan tugasnya. lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat. 3) bobot masing-masing unsur ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan. 2) pengalaman kerja di Indonesia dan/atau di lokasi proyek mendapat tambahan nilai. b) pendekatan dan metodologi (bobot nilai antara 20 % s. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain. Evaluasi penawaran teknis dilakukan dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap kriteria yang dinilai dan bobot yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan.34 administrasi. 4) penilaian juga dilakukan terhadap jumlah pekerjaan yang sedang dilaksanakan oleh peserta.

orang bulan (person-month) tenaga ahli. dan hasil kerja. dan laporan-laporan. dan pengenalan lapangan. b) pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. c) pengalaman manajerial dan fasilitas utama. c) hasil kerja (deliverable). laporan-laporan yang disyaratkan. e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. penilaian terutama meliputi: ketepatan menganalisa masalah dan langkah pemecahan yang diusulkan dengan tetap mengacu kepada persyaratan KAK. program kerja. lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan (aspek-aspek utama yang diindikasikan dalam KAK). Penilaian terhadap Pendekatan dan Metodologi dilakukan atas: 1) pemahaman perusahaan peserta atas lingkup pekerjaan/jasa layanan yang diminta dalam KAK. uraian tugas. tanggapan terhadap KAK khususnya mengenai data yang tersedia. apresiasi terhadap inovasi. dan kebutuhan fasilitas penunjang.35 a) pengalaman melaksanakan proyek/ kegiatan sejenis. penilaian meliputi antara lain: analisis. penilaian terutama meliputi: pengertian terhadap tujuan proyek/kegiatan. gambargambar kerja. d. organisasi. d) kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap. jenis keahlian serta jumlah tenaga ahli yang diperlukan. perhitungan teknis. kebutuhan jumlah orang bulan. kualitas metodologi. e) gagasan baru yang diajukan oleh Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 7) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. jadwal pekerjaan. b) kualitas metodologi. 2) sub unsur Pendekatan dan Metodologi yang dinilai adalah: a) pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. spesifikasi teknis. pemahaman atas sasaran/tujuan. konsistensi antara metodologi dengan rencana kerja. d) fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. jadwal penugasan. jangka waktu pelaksanaan.

atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi. serta jumlah tenaga yang telah diindikasikan di dalam KAK. didukung dengan referensi dari pengguna jasa. dibuktikan dengan salinan ijazah. yang dinilai dan 3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. yaitu lulusan perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah lulus ujian negara atau yang telah diakreditasi. Ketentuan penghitungan pengalaman kerja profesional dilakukan sebagai berikut : (1) tidak boleh terjadi tumpang tindih (overlap). penilaian dilakukan atas: 1) tenaga ahli yang diusulkan untuk melaksanakan pekerjaan dengan memperhatikan jenis keahlian. persyaratan. f) [sub unsur lain dipersyaratkan]. bila terjadi overlap yang dihitung hanya salah satu.36 penyedia untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK diberikan nilai lebih. (2) apabila terdapat perhitungan bulan menurut [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] lebih kecil dari yang tertulis dalam penawaran. Kualifikasi Tenaga Ahli. maka yang diambil adalah yang tertulis dalam penawaran. b) pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. maka yang diambil adalah perhitungan [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. Bagi tenaga ahli yang diusulkan sebagai pemimpin/wakil pemimpin pelaksana pekerjaan (team leader/co team leader) dinilai pula pengalaman sebagai pemimpin/wakil pemimpin tim. Apabila perhitungan [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] lebih besar dibandingkan dengan yang tertulis dalam penawaran. 2) sub unsur Kualifikasi Tenaga Ahli yang dinilai adalah: a) tingkat pendidikan. e. (3) apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis secara .

maka pengalaman kerja yang dihitung hanya 25 % dari total bulannya.37 lengkap tanggal. maka bulan yang overlap dihitung satu kali). (9) Nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional tenaga ahli dicantumkan dalam LDP c) sertifikat keahlian/profesi yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang mengeluarkan. d) lain-lain : penguasaan bahasa Inggris. bahasa Indonesia (bagi konsultan Asing). sesuai ii. terkait (b) posisi : i. sesuai dengan keahlian/profesi yang disyaratkan dalam KAK. maka pengalaman kerja akan dihitung secara penuh (kecuali bila terjadi overlap. maka pengalaman kerja yang dihitung adalah total bulannya dikurangi 1 (satu) bulan. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . dinilai dengan kriteria sebagai berikut: (a) lingkup pekerjaan : i. bulan. dan (5) dikalikan dengan nilai kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi yang didapatkan dari angka (6). (4) apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis bulan dan tahunnya saja (tanpa tanggal). (7) bulan kerja profesional yang didapatkan dari angka (3). (5) apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis tahunnya saja (tanpa tanggal dan bulan). menunjang iii. sesuai ii. (8) total seluruh bulan kerja profesional dibagi dengan angka 12 sehingga didapatkan jangka waktu pengalaman kerja profesional seorang tenaga ahli. dan tahunnya. tidak sesuai (c) nilai masing-masing kriteria ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. (4). (6) kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi pengalaman kerja profesional dibandingkan dengan yang dipersyaratkan dalam KAK.

3) kewajaran penugasan tenaga pendukung.38 bahasa setempat. 21. situasi. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain.10 Evaluasi Biaya : a. aturan. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen . 2) kewajaran penugasan tenaga ahli. f. 4) kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimbursable cost). b. 4) Tingkat pendidikan tenaga ahli yang kurang dari tingkat pendidikan yang dipersyaratkan dalam KAK tidak diberi nilai. c. 5) Kualifikasi dari tenaga ahli yang melebihi dari kualifikasi yang dipersyaratkan dalam KAK tidak mendapat tambahan nilai. Unsur-unsur yang perlu diteliti dan dinilai dalam evaluasi penawaran biaya dilakukan terhadap: 1) kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). direktur utama/pimpinan perusahaan. dan kondisi (custom) setempat. 3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP.1 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dengan: a. aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara. Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya 22. Personil yang menguasai/memahami aspek-aspek tersebut di atas diberikan nilai lebih tinggi. 21. b. 22. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] melakukan klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya untuk mendapatkan biaya yang wajar serta dapat dipertanggungjawabkan. g. Hasil evaluasi teknis harus melewati ambang batas nilai teknis (passing grade) sebagaimana yang tercantum dalam LDP. e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. Apabila peserta tidak memenuhi persyaratan teknis. Evaluasi biaya dilakukan terhadap peserta yang lulus ambang batas nilai teknis.11 Dalam melakukan evaluasi. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (dinyatakan dengan surat kuasa).

organisasi pelaksanaan. b. dengan memperhatikan kesesuaian antara bobot pekerjaan dengan tenaga ahli dan/atau tenaga pendukung yang ditugaskan. 22.2 (tiga koma dua) kali gaji dasar yang diterima oleh tenaga ahli tetap dan/atau maksimum 2.4 Aspek-aspek biaya yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a. 22. g. jadwal penugasan personil. volume kegiatan dan jenis pengeluaran. serta mempertimbangkan kebutuhan perangkat/fasilitas pendukung yang proporsional guna pencapaian hasil kerja yang optimal. cara penanganan pekerjaan dan rencana kerja. meyakinkan kejelasan teknis dan biaya. e. 22. dan c. 22. fasilitas penunjang.5 (dua koma lima) kali penghasilan yang diterima oleh tenaga ahli tidak tetap berdasarkan perhitungan dari daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan. f. b. memperoleh kesepakatan biaya yang efisien dan efektif dengan tetap mempertahankan hasil yang ingin dicapai sesuai dengan penawaran teknis yang diajukan penyedia. kesesuaian rencana kerja dengan jenis pengeluaran biaya. program alih pengetahuan. dan h. biaya satuan dari biaya langsung personil. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. b. c. maksimum 3.5 Klarifikasi dan negosiasi terhadap unit biaya personil dilakukan berdasarkan daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan. b.3 Aspek-aspek teknis yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a.2 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan untuk: a. biaya satuan dibandingkan dengan biaya yang berlaku di pasaran. unit biaya personil dihitung berdasarkan satuan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . dengan ketentuan: a. jadwal pelaksanaan pekerjaan.39 otentik. d. atau d. kualifikasi tenaga ahli. lingkup dan sasaran jasa konsultansi.

22. F. Penetapan dan Pengumuman Pemenang (Penyedia) 23.2 BAHPL harus memuat hal-hal sebagai berikut : a. f. ambang batas nilai teknis. pagu anggaran dan HPS. 22.5). dilakukan berdasarkan harga pasar tenaga pendukung tersebut.8 Harga satuan yang dapat dinegosiasikan yaitu Biaya Langsung Non-Personil yang dapat diganti (direct reimbursable cost) dan/atau Biaya Langsung Personil (remuneration) yang dinilai tidak wajar berdasarkan ketentuan pada angka 22.9 Apabila hasil evaluasi biaya serta klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya tidak ditemukan hal-hal yang tidak wajar. hasil klarifikasi dan negosiasi. d. c. seperti: tenaga survey.7 Negosiasi biaya dilakukan terhadap total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi HPS.10 Apabila klarifikasi dan negosiasi dengan peserta tidak tercapai kesepakatan. g. . metoda evaluasi yang digunakan. atau manajer kantor. e. Pembuatan Berita Acara Hasil Penunjukan Langsung (BAHPL). agar didapatkan total penawaran biaya hasil negosiasi yang memenuhi HPS.1 BAHPL kesimpulan dari hasil evaluasi Berita Acara penawaran serta klarifikasi dan negosiasi teknis Hasil dan harga yang dibuat oleh [Pokja ULP/Pejabat Penunjukan Pengadaan] dan ditandatangani oleh [paling Langsung kurang seperdua dari jumlah anggota Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] 23.6 Klarifikasi dan negosiasi terhadap biaya tenaga pendukung (tenaga teknik dan penunjang/administrasi). tanpa mengurangi kualitas penawaran teknis. 22. hasil evaluasi penawaran. Pembuatan 23. nama peserta. sekretaris.40 waktu yang dihitung berdasarkan tingkat kehadiran dengan ketentuan sebagaimana tercantum dalam LDP. maka total penawaran biaya dapat diterima sepanjang tidak melebihi pagu anggaran. b. 22. maka [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain. biaya penawaran dan biaya penawaran terkoreksi dari peserta. 22.

24.00 (sepuluh miliar rupiah). unsur-unsur yang dievaluasi. dan c.41 h.3 Data pendukung yang diperlukan untuk menetapkan pemenang (penyedia) adalah: a.000. apabila PA tidak setuju dengan usulan Pokja ULP. hasil evaluasi penawaran. nama paket pekerjaan dan nilai total HPS. 25. 24. d.000.2 Penetapan pemenang (penyedia) harus memuat: a. b. j. Dokumen Penawaran. dengan ketentuan: a. b. rumus yang dipergunakan. total biaya hasil negosiasi. usulan penetapan pemenang (penyedia) ditembuskan kepada PPK dan APIP K/L/D/I yang bersangkutan. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).000. nama dan alamat pemenang (penyedia) serta total penawaran biaya atau total penawaran biaya terkoreksi. keterangan-keterangan lain yang dianggap perlu mengenai hal ikhwal pelaksanaan Penunjukan Langsung. k. yang sekurang-kurangnya memuat: a. Penetapan Pemenang (penyedia) 24. Pengumuman Pemenang (Penyedia) [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengumumkan pemenang (penyedia) di website sebagaimana tercantum dalam LDP dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat.] 24.00 (sepuluh miliar rupiah) setelah mendapat usulan dari Pokja ULP. dan e. tanggal dibuatnya Berita Acara. dan b.000. BAHPL.000.000.000. b. nama paket pekerjaan dan pagu anggaran serta nilai total HPS . nama dan alamat penyedia. i. Dokumen Pemilihan beserta adendum (apabila ada).00 (lima puluh juta rupiah).1 [Pokja ULP membuat Surat Penetapan Pemenang (Penyedia) berdasarkan BAHPL untuk nilai sampai dengan Rp10.] [Pejabat Pengadaan membuat Surat Penetapan Pemenang (Penyedia) berdasarkan BAHPL untuk nilai sampai dengan Rp 50. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .] [PA membuat Surat Penetapan Pemenang (Penyedia) untuk nilai diatas Rp10.000. maka PA memerintahkan Pokja ULP untuk mengevaluasi ulang atau mengundang peserta lain. c.

26. Penunjukan Penyedia Barang/ Jasa 26. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). 26. yang bersangkutan boleh tidak bersedia ditunjuk dengan tidak dikenakan sanksi apabila masa penawarannya sudah tidak berlaku.5 SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah Pengumuman Penetapan Pemenang (Penyedia). hasil klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya.2 PPK menerbitkan SPPBJ apabila pernyataan penyedia pada formulir isian kualifikasi masih berlaku. maka yang bersangkutan dimasukkan dalam Daftar Hitam. 26. maka diberitahukan kepada PA/KPA untuk diputuskan dengan ketentuan: .4 Apabila penyedia yang ditunjuk mengundurkan diri. atau c. besaran usulan biaya dan biaya terkoreksi. 26. dengan ketentuan: a. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. maka yang bersangkutan tidak dikenakan sanksi. 26. 26. e. maka PA memerintahkan [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] untuk mengundang peserta lain.7 Dalam hal PPK tidak bersedia menerbitkan SPPBJ karena tidak sependapat atas penetapan penyedia. Penunjukan Penyedia Barang/ Jasa 26. f. d.6 Salah satu tembusan dari SPPBJ disampaikan (tanpa lampiran surat perjanjian) sekurangkurangnya kepada unit pengawasan internal. G. b. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang dapat diterima secara obyektif oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan].3 Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan tersebut.1 [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] menyampaikan BAHPL kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ). Hasil evaluasi.42 c.

angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. 28. apabila PA/KPA sependapat dengan [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan].Penandatanganan Kontrak 28. Penandatangan 28. beserta rincian penawaran biaya.1 Sebelum penandatanganan kontrak PPK wajib an Kontrak memeriksa apakah pernyataan dalam Dokumen Isian Kualifikasi masih berlaku. kecuali perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .6 Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain. 27.43 a. Kerahasiaan Proses Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Penunjukan Langsung dibuat oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman penyedia. d. Apabila salah satu pernyataan tersebut sudah tidak dipenuhi.5 PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi.2 Penandatanganan Kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ. PA/KPA memutuskan penetapan penyedia oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] bersifat final. maka penandatanganan kontrak tidak dapat dilakukan.3 PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pemilihan sampai dengan penandatanganan Kontrak. atau b. 28. syarat-syarat khusus Kontrak. adendum Surat Perjanjian. 28. maka berlaku urutan sebagai berikut: a. surat penawaran. c. apabila PA/KPA sependapat dengan PPK. bahasa. dan PA/KPA memerintahkan PPK untuk mengeluarkan SPPBJ. dilakukan evaluasi ulang atau mengundang peserta lain. I. 28. pokok perjanjian. 28. b.4 Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak. redaksional.

apabila diperlukan.000.8 [Penandatanganan Kontrak yang kompleks dan/atau bernilai di atas Rp 100. 28. g. terdiri dari: 1) Kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia.000.000. dapat menandatangani Kontrak. gambar-gambar.9 Pihak yang berwenang menandatangani Kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar.8. yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundangundangan. seperti : SPPBJ. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli. rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai.00 (seratus miliar rupiah) dilakukan setelah memperoleh pendapat ahli hukum kontrak. dokumen lainnya. 28. f. 28.10 Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada angka 28. h. dan 2) Kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK. . yaitu: a. b. Kerangka Acuan Kerja. Berita Acara Hasil Penunjukan Langsung. sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menandatangani Kontrak.7 Banyaknya rangkap Kontrak dibuat sesuai kebutuhan.44 e. syarat-syarat umum Kontrak.] 28.

berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan (termin). Pembayaran dilakukan dengan cara __________ [diisi pembayarannya dilaksanakan secara : bulanan. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) A. Jangka Waktu Penyelesaian Pekerjaan Jangka waktu penyelesaian pekerjaan: ______(___________________________) hari kalender. atau secara sekaligus].d____ Tempat : __________ Peninjauan Lapangan] [Peninjauan lapangan akan dilaksanakan pada: Hari : _______________________ Tanggal : _______________________ Pukul : _______________________ Tempat : _______________________ ] E. Sumber Dana Pekerjaan ini dibiayai dari _____Tahun Anggaran________ sumber pendanaan [diisi sumber dana dan tahun anggarannya sesuai dokumen anggaran untuk pembiayaannya] D.45 BAB III. Lingkup Pekerjaan [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] : _________________________________ [diisi nama [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]bukan nama orang. [diisi waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan] C. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Bentuk mata uang penawaran : __________ [diisi Rupiah atau mata uang lainnya apabila dilaksanakan di luar negeri] 2. Pemberian Penjelasan Dokumen Pemilihan [dan Pemberian Penjelasan akan dilaksanakan pada : Hari : __________ Tanggal : __________ Pukul : ____s. contoh: Pokja Jasa Konsultansi ULP LKPP Alamat [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] _______________________________ Alamat website : _______________________________ Nama paket pekerjaan: ______________ Uraian singkat pekerjaan ______________ [diisi uraian secara singkat dan jelas pekerjaan/kegiatan yang dilaksanakan] B. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 1.

maka sampul luar ditulis : Nama Paket Pekerjaan : ______________ Ditujukan kepada : Pokja _________ [ditulis nama pokjanya] ULP____[K/L/D/I] Alamat Pokja ULP : _________[ditulis alamat Pokja ULP] .d____ : __________ 1. [diisi dengan memperhitungkan awal pemasukan penawaran sampai dengan penandatanganan kontrak] 2. Sampul penutup ditulis : Nama Paket Pekerjaan : __________ Nama Perusahaan : __________ Alamat Perusahaan : _________ Ditujukan kepada : Pokja___ [ditulis nama pokjanya] ULP_[K/L/D/I] Alamat Pokja ULP : ______[ditulis alamat Pokja ULP] Diterima pada : Hari : ______________ Tanggal : ______________ Bulan : ______________ Tahun : ______________ Jam : ______________ [diisi oleh Pokja ULP yang menerima Dokumen Penawaran] 3. Sampul penutup Dokumen Penawaran Administrasi. Masa berlaku penawaran selama _____ (____________) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Pada sampul penutup diberi tanda “ASLI” untuk Dokumen Penawaran asli. dan Biaya ditandai : “PENAWARAN ADMINISTRASI. Pemasukan dan Pembukaan Dokumen Penawaran H. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan ____ (_________) hari kalender sejak __________[diisi “penandatanganan Kontrak” atau “SPMK”] G. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 1. Penyampulan dan Penandaan Sampul Penawaran Hari Tanggal Pukul Tempat : __________ : __________ : ____s. TEKNIS. Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. Teknis. DAN BIAYA” 2.46 F. 4.

47 I. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ ____ paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 2) memiliki ____ s. Apabila dilengkapi referensi namun terbukti tidak benar. d. dengan bobot sub unsur _______%. yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi. Sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. Sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis. Sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. c. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ ____ paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 2) memiliki ____ s. e. 5) proyek/kegiatan yang sejenis adalah : _______________[deskripsikan dengan jelas]. Apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak dinilai. dengan bobot sub unsur _______%.d ____ paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 3) memiliki < ____ paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. Pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi. b. dan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . f. maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. Evaluasi Teknis Bobot unsur-unsur pokok yang dinilai : 1. dengan bobot sub unsur _______%. Unsur Pengalaman Perusahaan : ____________% a.d ____ paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 3) memiliki < ____ paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis.

dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. j. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pengalaman Perusahaan = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN.d ____ orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 3) memiliki < ____ orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. dengan bobot sub unsur _______%. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ ____ orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 2) memiliki ____ s. h. i. ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ ____ pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 2) memiliki ____ s. 2.48 g. Sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK.d ____ pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 3) memiliki < ____ pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. Sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap. dengan bobot sub unsur _______%. Unsur Pendekatan dan Metodologi : ____________% a. diberi nilai : _____________ .

diberi nilai : _____________ 3) apabila tidak menyajikan. Sub unsur kualitas metodologi. c. diberi nilai : _____________ Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .49 3) apabila tidak menyajikan. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kualitas metodologi = NILAI BOBOT sub unsur kualitas metodologi. b. Sub unsur hasil kerja (deliverable). diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur hasil kerja (deliverable) = NILAI BOBOT sub unsur hasil kerja (deliverable). dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : _____________ 3) apabila tidak menyajikan. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. dengan bobot sub unsur _______%. Sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. d. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. dengan bobot sub unsur _______%. dengan bobot sub unsur _______%. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK.

Sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. diberi nilai : _____________ 3) apabila tidak menyajikan. f. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. dengan bobot sub unsur _______%. k. b. Unsur Kualifikasi Tenaga Ahli : ____________% a. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK. diberi nilai : _____________ 3) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur tingkat pendidikan = NILAI BOBOT sub unsur tingkat pendidikan. diberi nilai : _____________ 2) < tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK. dengan bobot sub .50 3) apabila tidak menyajikan. 3. Sub unsur tingkat pendidikan. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) ≥ tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pendekatan dan Metodologi = NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI. Sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK. dengan bobot sub unsur _______%. e. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % l.

4) posisi : a) sesuai. maka pengalaman kerja diberikan penilaian.51 unsur _______%. diberi nilai : _____________ b) tidak sesuai. ii. 2) perhitungan bulan kerja tenaga ahli. terkait adalah : __________[deskripsikan dengan jelas]. sesuai adalah : __________[deskripsikan dengan jelas]. diberi nilai : _____________ b) memiliki ____ s. 3) lingkup pekerjaan : a) sesuai. diberi nilai : _____________ c) terkait.d ____ tahun pengalaman kerja profesional. diberi nilai : _____________ b) posisi yang : i. tidak sesuai adalah : _____[deskripsikan dengan jelas]. maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. diberi nilai : _____________ c) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] d) memiliki < ____ tahun pengalaman kerja Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . c) apabila melampirkan referensi namun terbukti tidak benar. menunjang adalah : ______[deskripsikan dengan jelas]. b) apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak diberikan penilaian. iii. ii. 5) perhitungan bulan kerja X nilai lingkup pekerjaan X nilai posisi = jumlah bulan kerja profesional 6) nilai total seluruh jumlah bulan kerja profesional dibagi angka 12 = jangka waktu pengalaman kerja profesional 7) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional : a) memiliki ≥ ____ tahun pengalaman kerja profesional. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) dukungan referensi : a) apabila melampirkan referensi dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi. diberi nilai : _____________ a) lingkup pekerjaan yang : i. sesuai adalah : __________[deskripsikan dengan jelas]. diberi nilai : _____________ b) menunjang. yang dihitung berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam IKP.

[apabila tenaga ahli yang dinilai lebih dari 1 (satu) maka setiap tenaga ahli harus diberi bobot]Bobot tenaga ahli : 1) Tenaga Ahli 1 (Team Leader). diberi bobot =_____________ 2) Tenaga Ahli 2 (____________). aturan. diberi nilai : _____________ 2) tidak memiliki. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur = NILAI 1 (SATU) ORANG TENAGA AHLI. c. diberi nilai : _____________ 3) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 4) nilai yang didapatkan X bobot sub unsur sertifikat keahlian/profesi = NILAI BOBOT sub unsur sertifikat keahlian/profesi. . diberi nilai : _____________ 8) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. Sub unsur sertifikat keahlian/profesi. dengan bobot sub unsur _______%. m. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) penguasaan bahasa asing [apabila dibutuhkan]. dan kondisi (custom) setempat. diberi bobot =_____________ 3) dan seterusnya p. situasi.52 profesional. o. Sub unsur lain-lain yang dibutuhkan dalam KAK. Total bobot seluruh sub unsur = 100 %. diberi nilai : _____________ 3) penguasaan Bahasa Indonesia bagi konsultan asing [apabila dibutuhkan]. diberi nilai : _____________ 4) aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara. dengan bobot sub unsur _______%. n. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki. diberi nilai : _____________ 2) penguasaan bahasa setempat [apabila dibutuhkan]. diberi nilai : _____________ 5) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 6) total nilai yang didapatkan X bobot sub unsur lain-lain = NILAI BOBOT sub unsur lain-lain. Total NILAI BOBOT seluruh tenaga ahli X bobot unsur Kualifikasi Tenaga Ahli = NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI. Nilai 1 (Satu) Orang Tenaga Ahli X bobot tenaga ahli = NILAI BOBOT tenaga ahli q. d.

Evaluasi Biaya Jangka waktu pelaksanaan Evaluasi Biaya : _______________ s.d _______________ [tuliskan tanggal bulan dan tahun] K. Unit Biaya Personil Berdasarkan Satuan Waktu Unit biaya personil berdasarkan satuan waktu dihitung sebagai berikut: 1 (satu) bulan : ____ (__________) hari kerja 1 (satu) hari kerja : ____ (__________) jam kerja Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . J.53 4. Nilai Evaluasi Teknis = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN + NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI + NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI Ambang batas nilai teknis (passing grade) = ___________ 5.

54 BAB IV. Standar Teknis 9. Lokasi Kegiatan 5. Latar Belakang 2. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) Uraian Pendahuluan1 1. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Nama dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan: __________________________ Nama Pejabat Pembuat Komitmen: __________ Satuan Kerja: __________ Data Penunjang2 7. Maksud dan Tujuan 3. Referensi Hukum 1 2 Uraian Pendahuluan memuat gambaran secara garis besar mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan. Data penunjang terdiri dari data yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan. Studi-Studi Terdahulu 10. Sasaran 4. Data Dasar 8. Sumber Pendanaan 6.

Laporan Bulanan Laporan Bulanan memuat: __________ Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya: __ (__________) hari kerja/bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak __ (__________) buku laporan. Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa 16. Personil dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen 14. Personil Posisi Tenaga Ahli: Tenaga Pendukung (jika ada): 18. Laporan Antara memuat hasil sementara Kualifikasi Jumlah orang Bulan4 21. Laporan Pendahuluan Laporan Pendahuluan memuat: __________ Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya: __ (__________) hari kerja/bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak (__________) buku laporan. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Jangka Waktu Penyelesaian Kegiatan 17. Material. Jadwal Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Laporan 19. Peralatan. Keluaran3 13. Peralatan dan Material dari Penyedia Jasa Konsultansi 15. Laporan Antara 3 4 Dijelaskan pula keterkaitan antara suatu keluaran dengan keluaran lain.55 Ruang Lingkup 11. Khusus untuk Metode Evaluasi Pagu Anggaran jumlah orang bulan tidak boleh dicantumkan. Lingkup Kegiatan 12. 20.

Produksi dalam Negeri Hal-Hal Lain Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus dilakukan di dalam wilayah Negara Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan keterbatasan kompetensi dalam negeri. Jika kerjasama dengan penyedia jasa konsultansi lain diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan jasa konsultansi ini maka persyaratan berikut harus dipatuhi: 24. Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk menyelenggarakan pertemuan dan pembahasan dalam rangka alih pengetahuan kepada personil proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen berikut: . Laporan Akhir Laporan Akhir memuat: __________ Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya: __ (__________) hari kerja/bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak __ (__________) buku laporan dan cakram padat (compact disc) (jika diperlukan). Pedoman Pengumpulan Data Lapangan 26.56 pelaksanaan kegiatan: __________ Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya: __ (__________) hari kerja/bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak __ (__________) buku laporan. 22. 23. Persyaratan Kerjasama 25. Alih Pengetahuan Pengumpulan data lapangan harus memenuhi persyaratan berikut: Jika diperlukan.

2) Daftar Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. Sesuai dengan persyaratan._____________20__ [Pokja___________ULP__________/PejabatPengadaan___________[K/L/D/I]] [diisi oleh Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] di _______________________________ Perihal : Penawaran Pekerjaan________________[nama pekerjaan diisi oleh Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] Sehubungan dengan Undangan Penunjukan Langsung Nomor_____________tanggal_____________ dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pemilihan. 2. Pendekatan dan Metodologi. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ____ (_________________) hari kalender.57 BAB V. Berita Acara Pemberian Penjelasan [dan Adendum Dokumen Pemilihan]. Dokumen penawaran teknis. terdiri dari: 1) Tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN LAMPIRAN 1 : SURAT PENAWARAN A. BENTUK SURAT PENAWARAN PESERTA BADAN USAHA [Kop Surat Badan Usaha] Nomor Lampiran Kepada Yth. apabila ada]. 3) Jadwal pelaksanaan pekerjaan. metodologi. bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan : 1. dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan_____________________[diisi oleh Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] sebesar Rp_____________________(_________________) Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. [Surat Kuasa. 3) Uraian Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. Penawaran ini berlaku selama ____ (_________________) hari kalender sejak tanggal surat penawaran ini. Data Pengalaman Perusahaan. 2) Uraian pendekatan. 4) Komposisi tim dan penugasan. terdiri dari : a. terdiri dari : 1) Data Organisasi Perusahaan. dan program kerja.: : _____________________ : _____________________ CONTOH ______________. b.

58 5) Jadwal penugasan tenaga ahli. [Dokumen lain yang dipersyaratkan]. Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. PT/CV/Firma_________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] _____________________ Jabatan . maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. b.yang terdiri dari : a. Dokumen Penawaran Biaya. Surat penawaran beserta lampirannya kami sampaikan sebanyak 1 (satu) rangkap dokumen asli. 4. 3. terdiri dari: 1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan. c. Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). Kualifikasi Tenaga Ahli. 2) Surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan dari personil yang diusulkan. c. Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost). Rekapitulasi Penawaran Biaya.

_______________20__ Penerima Kuasa ________________ Pemberi Kuasa ________________ [nama dan jabatan] [nama dan jabatan] *) Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. [Menandatangani Pakta Integritas]. [Menandatangani Kontrak]. _________________ [no. [Menandatangani Surat Penawaran]. akta notaris] tanggal ________________ [tanggal penerbitan akta] Notaris _____________ [nama notaris penerbit akta] beserta perubahannya.59 B. 3. memberi kuasa kepada : Nama : ______________________________________*) Alamat : ______________________________________ Jabatan : ______________________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. Surat Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. BENTUK SURAT KUASA CONTOH-1 [kop surat badan usaha] SURAT KUASA Nomor : _______________ Yang bertandatangan di bawah ini : Nama : __________________________________ Alamat Perusahaan : __________________________________ Jabatan : _______________________ [Direktur Utama/Pimpinan perusahaan] _________________[nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No. ___________________. yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 2. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk : 1.

60

[kop surat badan usaha]
SURAT KUASA Nomor : _______________ Yang bertandatangan di bawah ini :

CONTOH-2

Nama : __________________________________ Alamat Perusahaan : __________________________________ Jabatan : _______________________ [Direktur Utama/Pimpinan

perusahaan/Kepala Cabang] _______________[nama PT/CV/Firma]
dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No. _________________ [no. Akta notaris] tanggal ________________ [tanggal penerbitan akta] Notaris _____________ [nama notaris penerbit akta] beserta perubahannya, yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa, memberi kuasa kepada : Nama : ______________________________________ Alamat : ______________________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk : 1. [Menghadiri pemberian pejelasan], 2. [Menghadiri pembukaan penawaran], 3. [Menandatangani Berita Acara Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya].

4. [_________________,dst]
Surat Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. ___________________,_______________20__ Penerima Kuasa ________________ [nama] Pemberi Kuasa ________________ [nama dan jabatan]

61

LAMPIRAN 2 : DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS A. BENTUK DATA ORGANISASI PERUSAHAAN
CONTOH

DATA ORGANISASI ______________________[ PT/CV/Firma]

[cantumkan uraian ringkas (kurang lebih 2 (dua) halaman) mengenai latar belakang dan organisasi peserta dan penanggung jawab yang ditugaskan untuk mengelola pekerjaan jasa konsultansi ini].

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

62

B. BENTUK DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR
CONTOH

DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR
Pengguna Jasa/ Sumber Dana 2

No. 1

Nama Paket Pekerjaan 3

Lingkup Layanan 4

Periode 5

Orang Bulan 6

Nilai Kontrak 7

Keterangan isi kolom : 1. Nomor urut 2. Nama instansi pengguna jasa dan sumber dana 3. Nama paket pekerjaan 4. Jenis lingkup layanan jasa konsultansi 5. Jangka waktu layanan 6. Jumlah orang bulan yang digunakan 7. Nilai kontrak pekerjaan

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

Nilai Kontrak 6. Lingkup Produk Utama 4. Pengguna Jasa 2. Lokasi Proyek 5.63 C. Jumlah tenaga ahli : : : : : : : : Tenaga Ahli Asing ___ Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia ___ Orang Bulan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . No. BENTUK URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CONTOH URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR 1. Waktu Pelaksanaan 8. Kontrak 7. Nama Paket Pekerjaan 3.

64 D. misalnya meniadakan kegiatan yang dianggap tidak perlu. ruang kerja.TANGGAPAN DAN SARAN PENDUKUNG DARI PPK TERHADAP PERSONIL/FASILITAS [tanggapi perihal penyediaan peralatan/material/personil/fasilitas pendukung oleh Pejabat Pembuat Komitmen sesuai dengan Dokumen Pemilihan ini meliputi antara lain (jika ada): dukungan administrasi. data. Saran tersebut di atas harus disampaikan secara singkat dan padat. TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA [cantumkan dan jelaskan modifikasi atau inovasi yang peserta usulkan terhadap Kerangka Acuan Kerja untuk meningkatkan kinerja dalam melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi ini. BENTUK TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA DAN PERSONIL/FASILITAS PENDUKUNG DARI PPK CONTOH 1. peralatan.] 2. atau mengusulkan pentahapan kegiatan yang berbeda. transportasi lokal. atau menambahkan kegiatan lain. dan lain-lain] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

b) Program Kerja. c) Organisasi dan Personil. termasuk gambar kerja dan diagram) yang dibagi menjadi tiga bab berikut: a) Pendekatan Teknis dan Metodologi. dan c) Organisasi dan Personil a) Pendekatan Teknis. substansinya dan jangka waktu. lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan. Peserta juga harus menjelaskan metodologi yang diusulkan dan kesesuaian metodologi tersebut dengan pendekatan yang digunakan. tabel. b) Program Kerja. dan tenaga pendukung. dan menunjukkan pemahaman terhadap Kerangka Acuan Kerja dan kemampuan untuk menerjemahkannya ke dalam rencana kerja. gambar kerja. metodologi dan program kerja adalah kriteria pokok dari Penawaran Teknis. Program kerja ini harus konsisten dengan Data Teknis-6 mengenai Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Dalam bab ini usulkan struktur dan komposisi tim.65 E. pentahapan dan keterkaitannya. harus dicantumkan. BENTUK URAIAN PENDEKATAN. Program kerja yang diusulkan harus konsisten dengan pendekatan teknis dan metodologi. Peserta harus menyoroti permasalahan yang sedang dicarikan jalan keluarnya. Peserta disarankan untuk menyajikan detil penawaran teknis (misalnya 50 (lima puluh) halaman. dan menjelaskan pendekatan teknis yang akan diadopsi untuk menyelesaikan permasalahan. metodologi kerja dan uraian detil mengenai keluaran. Dalam bab ini usulkan kegiatan utama dari pelaksanaan pekerjaan. Daftar hasil kerja. target (termasuk persetujuan sementara dari Pejabat Pembuat Komitmen). Peserta harus menyusun bidang-bidang pokok dari pekerjaan. termasuk laporan. dan tanggal jatuh tempo penyerahan laporan-laporan. tenaga ahli inti sebagai penanggung jawab. METODOLOGI DAN PROGRAM KERJA CONTOH [Untuk Pokja ULP: Untuk paket pekerjaan yang sangat sederhana tidak perlu disyaratkan dalam Dokumen Pemilihan] [Pendekatan teknis. Dalam bab ini jelaskan pemahaman peserta terhadap tujuan proyek/kegiatan.

dan laporan akhir). dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen. BENTUK JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN CONTOH JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN No. 8 Keterangan 9 1 2 Cantumkan semua kegiatan. termasuk penyerahan laporan (misalnya laporan pendahuluan. laporan antara. Untuk paket pekerjaan yang ditahapkan maka kegiatan seperti penyerahan laporan. dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan dicantumkan secara terpisah berdasarkan tahapannya Jangka waktu kegiatan dicantumkan dalam bentuk diagram balok.66 F. . 1 Kegiatan1 2 I 3 II 4 Bulan ke-2 III IV V 5 6 7 dst.

67 G. BENTUK KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN CONTOH KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN (DAFTAR PERSONIL) Tenaga Ahli (Personil Inti) Nama Personil Perusahaan Tenaga Ahli Lokal/Asing Lingkup Keahlian Posisi Diusulkan Uraian Pekerjaan Jumlah Orang Bulan Tenaga Pendukung (Personil lainnya) Nama Personil Perusahaan Tenaga Ahli Lokal/Asing Lingkup Keahlian Posisi Diusulkan Uraian Pekerjaan Jumlah Orang Bulan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

BENTUK JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI1 CONTOH JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI Masukan Personil (dalam bentuk diagram balok)2 Orang Bulan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 n No. untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . misalnya juru gambar. Masukan personil dihitung dalam bulan dimulai sejak penugasan. staf administrasi. Nama Personil Nasional 1 2 n Subtotal Asing 1 2 n Subtotal Total Masukan PenuhWaktu Masukan Paruh-Waktu 1 2 Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil.68 H. dan sebagainya.

Uraian Tugas f. Pengguna Jasa d. Tempat/Tanggal Lahir 5. Posisi Penugasan h. Waktu Pelaksanaan g. Nama Perusahaan e. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Status Kepegawaian pada Perusahaan i. Nama Personil 4. Uraian Tugas : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ 1 Setiap pengalaman kerja yang dicantumkan harus disertai dengan referensi dari pengguna jasa yang bersangkutan. Nama Perusahaan e. BENTUK DAFTAR RIWAYAT HIDUP PERSONIL YANG DIUSULKAN CONTOH Daftar Riwayat Hidup 1. Lokasi Proyek c. Posisi yang diusulkan 2. Penguasaan Bahasa Inggris dan bahasa Indonesia 8. Surat Referensi dari Pengguna Jasa Tahun sebelumnya a. Lokasi Proyek c. Nama Perusahaan 3.Nama Proyek b. Pendidikan (Lembaga pendidikan. Nama Proyek b.69 I. Pengalaman Kerja1 Tahun ini a. dilampirkan rekaman ijazah ) 6. Pendidikan Non Formal 7. Pengguna Jasa d. tempat dan tahun tamat belajar.

Status kepegawaian pada perusahaan ini Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab. ____________. Waktu Pelaksanaan g. Status Kepegawaian pada Perusahaan i.70 f._____20__ Yang membuat pernyataan. (__________) [nama jelas] Mengetahui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] . Posisi Penugasan h. : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ 9. Surat Referensi dari Pengguna Jasa dst. Jika terdapat pengungkapan keterangan yang tidak benar secara sengaja atau sepatutnya diduga maka saya siap untuk digugurkan dari proses Penunjukan Langsung atau dikeluarkan jika sudah dipekerjakan.

(__________) [nama jelas] Menyetujui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . ____________. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab._____20__ Yang membuat pernyataan. BENTUK SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN CONTOH PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Alamat : __________________________________________ : __________________________________________ Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan paket pekerjaan jasa konsultansi _____________ untuk Penyedia Jasa Konsultansi _____________ sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan __________ tahun __________ sampai dengan bulan__________ tahun __________ dengan posisi sebagai tenaga ahli _________________.71 J.

BENTUK REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA Total Harga (Rp) CONTOH No.72 LAMPIRAN 3 : DOKUMEN PENAWARAN BIAYA A. I II Uraian Biaya Langsung Personil Biaya Langsung Non-Personil Sub-total PPN 10% Total Terbilang: Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

73

B.

BENTUK RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION)
CONTOH

RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL
Harga Satuan Orang Bulan (Rp)

Nama Personil1 Nasional Asing

Posisi

Orang Bulan

Jumlah (Rp)

Total Biaya

1

Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil; untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi, misalnya juru gambar, staf administrasi, dan sebagainya.

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

74

C. BENTUK

BIAYA REIMBURSEABLE COST)1

RINCIAN

LANGSUNG

NON-PERSONIL

(DIRECT

CONTOH

RINCIAN BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL
Jenis Biaya Biaya Kantor Uraian Biaya Biaya Sewa Kantor Biaya Pemeliharaan Kantor Biaya Komunikasi Biaya Peralatan Kantor Biaya Kantor Lainnya Biaya Perjalanan Dinas Biaya Tiket Uang Harian Perjalanan Darat Biaya Perjalanan Dinas Lainnya Biaya Laporan Laporan Pendahuluan Laporan Antara Laporan Akhir Laporan Penyelengaraan Seminar Biaya Laporan Lainnya Biaya Lainnya Total Biaya Satuan (hari/kali) Biaya2 Lump Sum Harga Satuan (Rp) (Rp) Jumlah (Rp)

1

2

Biaya langsung non-personil adalah biaya yang benar-benar diperlukan dalam menunjang pelaksanaan pekerjaan. Biaya keuntungan (profit) dan biaya umum (overhead cost) tidak diperkenankan. Biaya langsung non-personil dapat berupa harga satuan tetap atau penggantian biaya atas bukti tagihan dengan pagu biaya (lump sum). Pilih salah satu cara penghitungan penggantian biaya. Dalam hal penggantian dengan pagu biaya, Pokja ULP harus menetapkan pagu biaya dan mengosongkan kolom Satuan.

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

75

BAB VI. BENTUK KONTRAK
LAMPIRAN 1 : SURAT PERJANJIAN

[kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen]
SURAT PERJANJIAN untuk melaksanakan Paket Pekerjaan Jasa Konsultansi: __________________________ Nomor : __________ SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan ditandatangani di __________ pada hari __________ tanggal __ bulan __________ tahun ____ [tanggal, bulan dan tahun diisi dengan huruf] antara __________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen], selaku Pejabat Pembuat Komitmen, yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen], yang berkedudukan di __________ [alamat Pejabat Pembuat Komitmen], berdasarkan Surat Keputusan _______________ [pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK] No _______________ [nomor SK penetapan sebagai PPK] (selanjutnya disebut “PPK”) dan __________ [nama wakil penyedia], __________ [jabatan wakil penyedia], yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama penyedia], yang berkedudukan di __________ [alamat Penyedia Jasa Konsultansi], berdasarkan Akta Notaris No. __________ [nomor akta notaris], tanggal _________ [tanggal penerbitan akta] yang dikeluarkan oleh Notaris ____________ [nama notaris penerbit akta] (selanjutnya disebut “Penyedia”). MENGINGAT BAHWA: (a) PPK telah meminta penyedia untuk menyediakan Jasa Konsultansi sebagaimana diterangkan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak yang terlampir dalam Kontrak ini (selanjutnya disebut “Jasa Konsultansi”); Penyedia, sebagaimana dinyatakan kepada PPK, memiliki keahlian profesional, personil, dan sumber daya teknis,serta telah menyetujui untuk menyediakan Jasa Konsultansi sesuai dengan persyaratan dan ketentuan dalam Kontrak ini; PPK dan penyedia menyatakan memiliki kewenangan menandatangani Kontrak ini, mengikat pihak yang diwakili; untuk

(b)

(c) (d)

PPK dan penyedia mengakui dan menyatakan bahwa sehubungan dengan penandatanganan Kontrak ini masing-masing pihak: 1) telah dan senantiasa diberikan kesempatan untuk didampingi oleh advokat; 2) menandatangani Kontrak ini setelah meneliti secara patut;
Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

”] [untuk Kontrak Lumpsum ditulis sebagai berikut : „Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebagaimana tercantum dalam Dokumen Penawaran Biaya dan Hasil Negosiasi Biaya adalah sebesar Rp__________ (_________________ rupiah). 4. h) Dokumen-lainnya seperti. dan BAHPL.76 3) telah membaca dan memahami secara penuh ketentuan Kontrak ini. f) Kerangka Acuan Kerja. PPK dan Penyedia dengan ini bersepakat dan menyetujui hal-hal sebagai berikut: 1. g) Data Teknis selain Kerangka Acuan Kerja. e) Syarat-Syarat Umum Kontrak. d) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Peristilahan dan ungkapan dalam Surat Perjanjian ini memiliki arti dan makna yang sama seperti yang tercantum dalam lampiran Surat Perjanjian ini. 3. Dokumen-dokumen berikut merupakan satu-kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Kontrak ini: a) Adendum Surat Perjanjian (apabila ada). Hak dan kewajiban timbal-balik PPK dan penyedia dinyatakan dalam Kontrak yang meliputi khususnya : a) Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan pekerjaan Jasa Konsultansi untuk PPK sesuai dengan ketentuan Kontrak. [untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lumpsum ditulis sebagai berikut : “Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diperoleh berdasarkan rincian biaya satuan pekerjaan sebagaimana tercantum dalam Dokumen Penawaran Biaya dan Hasil Negosiasi Biaya adalah sebesar Rp__________ (_________________ rupiah). 5. Dokumen Kontrak dibuat untuk saling menjelaskan satu sama lain. yaitu jaminan-jaminan. 4) telah mendapatkan kesempatan yang memadai untuk memeriksa dan mengkonfirmasikan semua ketentuan dalam Kontrak ini beserta semua fakta dan kondisi yang terkait. .”] 2. dan jika terjadi pertentangan antara ketentuan dalam suatu dokumen dengan ketentuan dalam dokumen yang lain maka yang berlaku adalah ketentuan dalam dokumen yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki pada angka 3 di atas. dan b) PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran kepada penyedia sesuai dengan ketentuan Kontrak. MAKA OLEH KARENA ITU. b) Pokok Perjanjian. c) Surat Penawaran berikut Data Penawaran Biaya. SPPBJ.

Untuk dan atas nama PPK __________ Untuk dan atas nama Penyedia __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6. PPK dan penyedia telah bersepakat untuk menandatangani Kontrak ini pada tanggal tersebut di atas dan melaksanakan Kontrak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di Republik Indonesia. Kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak dengan tanggal mulai sesuai SPMK dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak.000.000.77 6.-)] [nama lengkap] [jabatan] [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6. DENGAN DEMIKIAN.-)] [nama lengkap] [jabatan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD.78 LAMPIRAN 2 : SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) A. evaluasi. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah 1. KETENTUAN UMUM 1.6 1.7 1.5 1. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah panitia/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut : 1.1 Jasa Konsultansi adalah jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware). Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit. Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa.3 1. Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah Pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD. Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan.8 . Penyedia adalah adalah badan usaha yang menyediakan Jasa Konsultansi dan telah ditetapkan sebagai pemenang oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. reviu.2 1.4 1.

atau jam). yang meliputi antara lain biaya untuk pembelian ATK.11 Hari adalah hari kalender.10 Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak.13 Direksi Teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi. dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu (bulan. 1. 1. biaya sosial (social charge). Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .15 Rincian Biaya Langsung Non Personil adalah biaya yang sebenarnya dikeluarkan penyedia untuk pengeluaran-pengeluaran yang sesungguhnya (at cost). yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan konstruksi.9 Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup SyaratSyarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan SyaratSyarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak. minggu. dan lain-lain. biaya penyelenggaraan seminar/workshop/lokakarya. asuransi dan biaya–biaya kompensasi lainnya. yang telah memperhitungkan biaya umum (overhead). biaya pencetakan laporan. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia. biaya pengiriman dokumen. sewa peralatan. 1. keuntungan (profit) maksimal 10 %. biaya perjalanan.14 Rincian Biaya Langsung Personil adalah remunerasi atau upah yang diterima oleh personil inti. biaya pengurusan surat ijin. hari. 1. 1.12 Direksi Lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK. 1. tunjangan penugasan.79 dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional). biaya komunikasi. 1. terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih.

dan program kerja penyedia dalam pelaksanaan Jasa Konsultansi ini. yang diterbitkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen.16 Jadwal Waktu Pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis. berisikan ketentuan-ketentuan tambahan yang dapat mengubah atau menambah SSUK. 1.18 Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatangan kontrak sampai dengan tanggal penyelesaian pekerjaan. realistik dan dapat dilaksanakan.17 Personel Inti adalah orang yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan. . 1. lingkup jasa konsultansi serta keahlian yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan berdasarkan Kontrak ini. Penawaran Teknis merupakan bagian dari penawaran penyedia.21 KAK adalah Kerangka Acuan Kerja yang disusun oleh PPK untuk menjelaskan tujuan. metodologi. 1.80 1. 1.24 SSKK adalah Syarat-Syarat Khusus Kontrak.23 Penawaran Teknis adalah data teknis yang memuat pendekatan teknis. 1.19 Tanggal Mulai Kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).20 Tanggal Penyelesaian Pekerjaan adalah tanggal penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini oleh penyedia yang tercantum dalam SPMK.22 Penawaran Biaya adalah rincian yang memuat setiap komponen pekerjaan Jasa Konsultansi yang harus dilaksanakan oleh penyedia [untuk Kontrak Harga Satuan ditambah : “berikut harga satuannya (mata pembayaran)”] dan merupakan bagian dari Dokumen Penawaran penyedia. 1. 1. 1.

para pihak dilarang untuk : a. atau persetujuan yang tidak tercantum dalam Kontrak ini.1 Berdasarkan etika pengadaan Barang/Jasa pemerintah.27 Tenaga Ahli adalah bagian dari Personil dengan keahlian. Penerapan Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) diterapkan secara luas dalam pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian. 1. 4. Larangan Korupsi.1 Bahasa kontrak menggunakan Bahasa Indonesia 3. Keutuhan Kontrak Kontrak ini memuat semua ketentuan dan persyaratan yang telah disetujui oleh Para Pihak.25 SSUK adalah Syarat-Syarat Umum Kontrak ini. 1. Pemisahan 6. kualifikasi. atau tidak dapat dilaksanakan maka ketentuan-ketentuan lain tetap berlaku secara penuh. Para Pihak tidak diperbolehkan untuk mengikatkan diri atau bertanggung jawab atas pernyataan. Menawarkan. 3.26 SPP adalah Surat Perintah Pembayaran yang diterbitkan oleh PPK dan merupakan salah satu tahapan dalam mekanisme pelaksanaan pembayaran atas beban Anggaran Pendapatan Belanja Negara/Daerah. Jika salah satu atau beberapa ketentuan dalam Kontrak ini berdasarkan Hukum yang Berlaku menjadi tidak sah.2 Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia [kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara pemerintah dan negara pemberi hibah)]. tidak berlaku. Bahasa dan Hukum [kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris]. 2. menerima atau menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah atau imbalan berupa apa saja atau melakukan 5. janji.81 1. Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 6. dan pengalaman di bidang tertentu. 3.

dan/atau faksimili yang ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK. Korespondensi 7. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini akan dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia.2 Penyedia yang menurut penilaian PPK terbukti melakukan larangan-larangan di atas dapat dikenakan sanksi-sanksi administratif oleh PPK sebagai berikut : a. email.1 Semua Korespondensi dapat berbentuk surat. 6. Membuat dan/atau menyampaikan secara tidak benar dokumen dan/atau keterangan lain yang disyaratkan untuk penyusunan dan pelaksanaan kontrak ini.4 PPK yang terlibat dalam KKN dan penipuan dikenakan sanksi berdasarkan ketentuan Peraturan perundang-undangan. Sisa uang muka harus harus dilunasi oleh Penyedia. retribusi.82 tindakan lainnya untuk mempengaruhi siapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan pengadaan ini. Penyedia dan personil yang bersangkutan berkewajiban untuk membayar semua pajak. permohonan. 6. Pemutusan Kontrak. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah 9. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak. email dan/atau faksimili dengan alamat tujuan para pihak yang tercantum dalam SSKK 7. b.2 Semua pemberitahuan. Pembukuan Penyedia diharapkan untuk melakukan pencatatan keuangan yang akurat dan sistematis sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini berdasarkan standar akuntansi yang berlaku. dan pungutan lain yang dibebankan oleh peraturan perpajakan atas pelaksanaan kontrak ini. 7. dan c. Pengenaan daftar hitam. b.3 Pengenaan sanksi administratif di atas dilaporkan oleh PPK kepada Menteri/Kepala Lembaga/ Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi. bea. 6. atau jika disampaikan melalui surat. Perpajakan . 8.

serta informasi lain yang berkaitan dengan kontrak tanpa ijin tertulis dari PPK.83 termasuk dalam Nilai Kontrak.1 Pekerjaan Jasa Konsultansi ini dikerjakan terutama oleh tenaga Indonesia pada lokasilokasi yang tercantum dalam KAK. jasa. 10. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 11. 14. 10. DAN PEMUTUSAN KONTRAK 14. Jika lokasi untuk bagian pekerjaan tertentu tidak tercantum maka lokasi akan ditentukan oleh PPK. Kontrak ini mulai berlaku efektif pada tanggal penandatanganan Surat Perjanjian oleh para pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SSKK. gambar-gambar. misalnya Kerangka Acuan Kerja. pola. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK.3 Tindakan pencantuman komponen impor yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dapat dipersamakan dengan tindakan penipuan dan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. atau gabungan keduanya yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) maka penggunaan komponen impor harus sesuai dengan yang dicantumkan dalam Dokumen Penawaran.1. B. Penyedia wajib membebaskan PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan HAKI oleh penyedia. 10. PERUBAHAN.2.2 Jika dalam proses pekerjaan Jasa Konsultansi digunakan komponen berupa barang. PENYELESAIAN. 12. PELAKSANAAN. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan 14. Penggunaan DokumenDokumen Kontrak dan Informasi Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dokumen-dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak oleh pihak lain. Asal Jasa Konsultansi 10. Layanan Tambahan Penyedia wajib menyediakan layanan tambahan lainnya seperti pembuatan maket/model dari hasil desain sesuai dengan lingkup pekerjaannya.3. Hak Atas Kekayaan Intelektual 13. 14.

1 PPK bersama penyedia dapat menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak. d. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 15. .4. 14. PPK dapat mengikutsertakan Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung 15. organisasi kerja. menyiapkan peralatan pendukung. b. 17.2. dan/atau c. 16. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak oleh penyedia 17. Penyedia melakukan mobilisasi setelah tanggal dimulainya pelaksanaan pekerjaan. tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan. dan e. mobilisasi peralatan dan personil (apabila diperlukan). b. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum kontrak. 15. yaitu: a.1. jadwal pengadaan bahan/material. 16. 15.3 Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak adalah: a. Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan. mendatangkan tenaga pendukung. 15. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) 16.4 Hasil rapat persiapan pelaksanaan kontrak dituangkan dalam Berita Acara Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak yang ditandatangani oleh seluruh peserta rapat.2.1.2 Dalam rapat persiapan. Mobilisasi 17. mendatangkan tenaga ahli. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliaannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. PPK menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan kontrak. program mutu.84 jadwal yang ditentukan dalam SSKK. rencana pelaksanaan pemeriksaan lapangan bersama. c.

Hasil pemeriksaan akan dituangkan dalam berita acara pemeriksaan. Jika dalam pemeriksaan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi kontrak maka perubahan tersebut akan dituangkan dalam amandemen kontrak. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa personil dan/atau peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat personil dan/atau peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama dengan memperhatikan Pasal tentang Personil Konsultan.1 Pemeriksaan Bersama a. b. PPK atau pihak lain yang ditunjuk oleh PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan bersama yang mencakup antara lain pemeriksaan kesesuaian personil dan/atau peralatan dengan persyaratan kontrak. c. Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. maka penyedia dapat melaksanakan pekerjaan dengan syarat personil dan peralatan yang belum memenuhi syarat harus diganti sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung.2 Pemeriksaan Personil dan Peralatan a.85 17. 18. Pengawasan dan Pemeriksaan 18. 18. Bila hasil inspeksi/pemeriksaan personil dan peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan.3. c. Pada tahap awal pelaksanaan kontrak dan pelaksanaan pekerjaan. Dalam pemeriksaan personil dan peralatan. b. Pemeriksaan (inspeksi) personil dan peralatan harus dilaksanakan setelah personil dan peralatan tiba di lokasi pekerjaan serta dibuatkan Berita Acara Hasil Inspeksi/Pemeriksaan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. Apabila dalam pemeriksaan personil dan peralatan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam bentuk Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . d.

perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi. penyedia yang ditunjuk. Apabila dalam pemeriksaan lapangan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia untuk: 1) mobilisasi alat dan tenaga kerja. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. Uang Muka : a. 19.3 Masa berlakunya jaminan uang muka sekurangkurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan.3 Pemeriksaan Lapangan a. Hasil pemeriksaan lapangan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan Lapangan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia.86 adendum Kontrak.2 Nilai jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pengembalian uang muka. Apabila diperlukan. dan hak penjamin.1. 18. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lapangan untuk melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lapangan. b. c. 19. nilai jaminan uang muka dalam angka dan huruf. Untuk pemeriksaan lapangan. 20. nama paket kontrak. d. 19. Jaminan Uang Muka 19.1 Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus persen) dari besarnya uang muka.5 Bentuk surat jaminan Uang Muka: memuat nama dan alamat PPK. 2) pembayaran uang tanda jadi kepada . 19. 19. kewajiban pihak-pihak penjamin untuk mencairkan Surat Jaminan Uang Muka selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat kepada PPK.4 Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh Bank Umum. masa berlaku jaminan uang muka dan tanda tangan penjamin. Pembayaran 20.

Penyedia dapat mengajukan permintaan pembayaran uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Ketentuan mengenai pemberian uang muka beserta besarannya ditetapkan dalam SSKK. dilakukan senilai pekerjaan yang telah diselesaikan. Untuk kontrak tahun jamak. dan/atau 3) persiapan teknis lain yang diperlukan bagi pelaksanaan pengadaan. nilai Jaminan Uang Muka secara bertahap dapat dikurangi sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. atau 2) 15% (lima belas perseratus) dari total nilai Kontrak. yaitu: 1) 20% (dua puluh perseratus) dari Kontrak tahun pertama. atau 2) untuk usaha non kecil paling tinggi 20% (dua puluh perseratus) dari nilai Kontrak. 20. b. h. sesuai dengan yang ditetapkan dalam SSKK. c. Besarnya Uang Muka untuk Kontrak Tahun Jamak adalah nilai yang paling kecil diantara 2 (dua) pilihan. f. serta pajak. g. pemasok barang/material. d.87 b. Pembayaran bulanan/termin. Pembayaran prestasi pekerjaan a. PPK mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut setelah Jaminan Uang Muka diterima dari penyedia. e. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia dengan ketentuan sebagai berikut: 1) untuk usaha kecil paling tinggi 30% (tiga puluh perseratus) dari nilai Kontrak. Pengembalian uang muka diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100 % (seratus perseratus).2. c. Pembayaran prestasi kerja diberikan kepada penyedia setelah dikurangi angsuran pengembalian Uang Muka dan denda apabila ada. Pembayaran prestasi pekerjaan dapat diberikan dalam bentuk : pembayaran bulanan/pembayaran berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan (termin)/pembayaran secara sekaligus.

Jika dipandang perlu oleh PPK.88 20. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia. 21.2. PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. tunjangan penugasan. PPK membayar kepada peserta atas pelaksanaan pekerjaan. asuransi dan biaya–biaya kompensasi lainnya.1. 21.3. penangguhan pembayaran dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia. Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari sumber pendanaan yang disebut dalam SSKK.3. yang dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima. 20. Cara-cara dan tahapan pembayaran serta mata uang yang digunakan harus disesuaikan dengan ketentuan dalam SSKK. Harga kontrak telah memperhitungkan : biaya umum (overhead). b.4. d. . c. Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam Rincian Biaya Personil dan Rincian Biaya Non Personil sesuai dengan Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya. Harga 21. biaya sosial (social charge). keuntungan (profit) maksimal 10 %. 21. Penangguhan dilakukan dengan terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada penyedia yang memuat: 1) alasan penangguhan pembayaran.4. 21. Penangguhan Pembayaran a.

1. melaksanakan pekerjaan tambah/kurang yang belum tercantum dalam Kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. perubahan lingkup pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak. 22. d. dan/atau c. mengubah spesifikasi pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lapangan.89 22. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan Kontrak yang meliputi antara lain: a. ditindaklanjuti dengan negosiasi teknis dan biaya dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Kontrak awal. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . c. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan. Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lapangan pada saat pelaksanaan dengan Kerangka Acuan Kerja yang telah ditentukan dalam Kontrak. 23. 22. Perubahan Lingkup Pekerjaan 23.3. Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan tidak boleh melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari biaya yang tercantum dari nilai Kontrak awal. 23. b. PA/KPA dapat membentuk Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK. 23. Perintah perubahan lingkup pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia. perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. Perubahan Kontrak 22. b. yang meliputi: a.2 Perubahan kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak.3 Untuk kepentingan perubahan kontrak.2.1 Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak.

3 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku. 24.1 Biaya (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak 25.1. 23. 25. keadaan kahar. dan/atau e.4. 24. Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan.90 23. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. d.5. Dalam hal penilaian perubahan lingkup pekerjaan sebagaimana dimaksud pada angka 23. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a.4. perubahan ruang lingkup pekerjaan. masalah yang timbul diluar kendali penyedia. 24. c. 24. Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh . [Penyesuaian 25.5. 24.2 Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum)] 25. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK. b.4. pekerjaan tambah. PPK dapat menugaskan Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan. Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum Kontrak.2. Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar. Perpanjangan Waktu Pelaksanaan 24.1 sampai dengan 23. Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum Kontrak. PPK dapat dibantu oleh Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak.3.

Bn.8 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .Dn/Do+. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b. Penyesuaian Harga Satuan.91 kegiatan/mata pembayaran. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead.6 25.dst adalah 1. 25.. c. Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan. Penjumlahan a+b+c+d+. Cn..Cn/Co+d. Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri..7 25. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0.. Bo.15. Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran.) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan. 25. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penandatanganan kontrak. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja. Dn = Indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak). bahan..5 25. alat kerja. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran. Co..00. Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani..4 Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak. dsb. b.Bn/Bo+c.

13 Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK. Personil Konsultan 26.. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan SSKK.9 Penetapan koefisien bahan.10 Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti menurut kualifikasi yang dibutuhkan.11 Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS. Hn = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan. 25. 25. Personil inti yang dipekerjakan harus sesuai dengan kualifikasi dan pengalaman yang ditawarkan dalam Dokumen Penawaran. 25. c. V = Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan.1. 25.. e. Penggantian personil inti dan/atau peralatan (apabila ada) tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK. Penggantian personil inti dan/atau peralatan dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja Personil Inti dan/atau spesifikasi Peralatan yang diusulkan beserta alasan perubahan. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis. Umum a.. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan. d. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data.] 26. Jika PPK menilai bahwa Personil Inti: 1) tidak mampu atau tidak dapat melakukan . 25. b.12 Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+.14 Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan.92 25.

Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan. tenaga kerja tidak berhak untuk dibayar atas pekerjaan lembur atau sakit atau liburan.3.4. tanpa biaya tambahan apapun. Personil Inti a. c. f. b. penyesuaian terhadap perkiraan waktu pekerjaan personil akan dibuat oleh penyedia melalui pemberitahuan secara tertulis kepada PPK. kualifikasi minimum. perkiraan waktu pelaksanaan dilampirkan dalam Lampiran SSKK. b. Waktu kerja dan lembur a. jika terdapat pekerjaan tambah. 26. jam kerja dan waktu cuti untuk personil inti ditentukan dalam Lampiran SSKK. 26.2.93 pekerjaan dengan baik 2) berkelakuan tidak baik. c. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan. waktu kerja tenaga kerja asing yang dimobilisasi ke Indonesia dihitung sejak kedatangannya di Indonesia sesuai dengan surat perintah mobilisasi. maka perkiraan waktu pelaksanaan harus ditentukan secara tertulis oleh para pihak. atau 3) mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender sejak diminta oleh PPK. nama personil dan uraian pekerjaan. 26. Persetujuan Personil Personil inti yang telah disetujui oleh PPK harus memberikan data dirinya dan surat keterangan tidak mengidap penyakit berbahaya/menular (medical certificate) serta terdaftar atau tertera dalam daftar personalia penyedia. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . karena perhitungan upah sudah mencakup hal tersebut.

3) menolak permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap tidak sesuai.1.94 27. Perubahan Personil 27. Penggantian personil penyedia atas perintah PPK a. Dalam rangka penilaian usulan penggantian personil dan/atau peralatan. Perubahan personil dan peralatan yang diajukan oleh penyedia a.2. harus sudah menerima personil pengganti dari penyedia. harus segera dilakukan perintah penggantian personil kepada penyedia dengan kualifikasi keahlian personil yang sama atau lebih tinggi. Penyedia tidak dibenarkan melakukan penggantian personil dan/atau peralatan tanpa persetujuan PPK. Untuk kontrak biaya satuan (time based). PPK dapat dibantu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak. 28. Dalam waktu maksimal 15 (lima belas) hari sejak perintah penggantian personil. b.1 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka PPK dapat menghentikan Kontrak dan menangguhkan pemenuhan hak-hak penyedia atau menangguhkan pembayaran. b. 27. dengan ketentuan: 1) menyetujui permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap sesuai. Penyedia dapat mengajukan penggantian personil dan/atau peralatan kepada PPK. penyedia diwajibkan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil yang diusulkan dan disertai alasan penggantian personil yang bersangkutan. biaya langsung personil harus disesuaikan dengan gaji dasar tenaga ahli yang menggantikan. Personil dari penyedia yang dianggap tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik atau berkelakuan tidak baik. PPK meneliti permohonan perubahan personil dan/atau peralatan. 2) tidak mengurangi kualifikasi tenaga ahli yang ditawarkan. d. . Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan 28. c. dan tidak menambah nilai kontrak. untuk mengajukan permohonan penggantian personil. e.

1/1000 (satu perseribu) dari sisa biaya bagian kontrak yang belum selesai dikerjakan. serta hasil pekerjaan tersebut telah diterima oleh PPK. 28. karena terjadinya cidera janji/wanprestasi yang tercantum dalam Kontrak.4 Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut : a.4 Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam angka ini adalah tanggal penyerahan setiap hasil kerja dan tanggal penyelesaian semua pekerjaan dengan penyerahan laporan akhir sebagaimana ditetapkan dalam SPMK. PPK memodifikasi atau mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pekerjaan penyedia. apabila bagian pekerjaan belum diterima oleh PPK.95 28. b. 28.2 Besarnya denda kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah: a.2 Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK maka PPK dikenakan Ganti Rugi atau memberikan Kompensasi. Denda dan Ganti Rugi 29. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. 29. apabila kontrak terdiri atas bagian pekerjaan yang dapat dinilai terpisah dan bukan merupakan kesatuan sistem. 29.3 Penghentian Kontrak atau Ganti Rugi atau Kompensasi tidak dilakukan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. sedangkan ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK. 1/1000 (satu perseribu) dari biaya kontrak. 29.3 Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. 29.1 Denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam SSKK.

keterlambatan penerbitan SPP. jika kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. d. d. kompensasi lain yang dirinci dalam syarat khusus kontrak. . e. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. b. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sebagaimana yang diperjanjikan dalam kontrak.5 Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi diatur dalam SSKK. i. bencana sosial.96 b. f. e. Keadaan Kahar 30. pemogokan. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak diketemukan kerusakan/ kegagalan/penyimpangan. g. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. PPK tidak memberikan gambar-gambar.1 Keadaan Kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. h. 29. bencana alam. kebakaran. c. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. Yang digolongkan Keadaan Kahar adalah: a. ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. c. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. 30. gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. bencana non alam. dan/atau f.

6 Laporan Akhir dibuat dalam bentuk cetakan (hardcopy) dan/atau file (softcopy). 31. 30.5 Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat keadaan kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya keadaan kahar. Laporan Hasil Pekerjaan 31.3 PPK dan penyedia membuat berita acara hasil pembahasan dan penilaian laporan.4 Setelah pemberitahuan tertulis tentang terjadinya Keadaan Kahar.2 PPK bersama penyedia melakukan pembahasan dan penilaian terhadap laporan dan dokumen yang diserahkan oleh penyedia. 31. 31. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . dengan menyertakan salinan pernyataan Keadaan Kahar yang dikeluarkan oleh pihak/instansi yang berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. yang dituangkan dalam perubahan Kontrak. dan membuat berita acara serah terima laporan hasil perbaikan. tidak dikenakan sanksi.97 30. 31.2 Tidak termasuk Keadaan Kahar adalah hal-hal merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. Atas penerimaan laporan dan dokumen tersebut dibuatkan tanda terima.3 Dalam hal terjadi Keadaan Kahar. 31. 31. 30.4 Jika terdapat kekurangan-kekurangan maka penyedia harus memperbaiki dan menyelesaikan kekurangan-kekurangan sesuai yang diinstruksikan oleh PPK dan menyerahkan laporan hasil perbaikan kepada PPK. penyedia memberitahukan tentang terjadinya Keadaan Kahar kepada PPK secara tertulis dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya Keadaan Kahar.1 Penyedia wajib menyerahkan laporan dan dokumen sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam SSKK. para pihak dapat melakukan kesepakatan.5 PPK menerima kembali penyerahan laporan yang telah diperbaiki oleh penyedia (bila ada). 30.

98

31.7 Menyerahkan semua rancangan, gambar, spesifikasi, desain, laporan, dan dokumendokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan kontrak ini dan menjadi hak milik PPK. 31.8 Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir masa kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK. 31.9 Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut setelah mendapatkan persetujuan PPK. 31.10 Jika dikemudian hari penyedia dan pihak ketiga akan melakukan pengembangan terhadap piranti lunak tersebut dan untuk itu diperlukan lisensi maka penyedia harus mendapatkan persetujuan lebih dahulu dari PA. Untuk tujuan ini PA berhak untuk mendapatkan penggantian biaya atas pengembangan piranti lunak tersebut. 31.11 Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. 32. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 32.1 Penghentian Kontrak : a. Penghentian Kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. b. Dalam hal Kontrak dihentikan, maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. c. PPK dengan pemberitahuan tertulis kepada penyedia dapat memerintahkan penghentian Kontrak jika penyedia gagal untuk melaksanakan kewajiban-kewajibannya dalam Kontrak ini. Pemberitahuan tertulis tersebut harus memuat: 1) alasan penghentian Kontrak; dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima.

99

32.2 Pemutusan Kontrak : a. Oleh PPK : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, PPK dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada penyedia setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya; 2) penyedia tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah diberitahu atau dalam jangka waktu lain yang disetujui secara tertulis oleh PPK; 3) penyedia berada dalam keadaan pailit; 4) karena Keadaan Kahar, penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) hari kalender; 5) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak; 6) penyedia terbukti melakukan KKN, kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang; dan/atau 7) pengaduan tentang penyimpangan prosedur, dugaan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. b. Oleh penyedia : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, penyedia dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada PPK setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK; atau 2) karena Keadaan Kahar, penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh)
Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

100

hari kalender. c. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia, maka: 1) sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan; 2) penyedia membayar denda; dan/atau 3) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. d. Dalam hal pemutusan kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur, melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan, maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundangundangan. e. Pada saat Kontrak diputuskan, maka PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran sebagai berikut : 1) pembayaran prestasi pekerjaan sampai dengan tanggal berlakunya pemutusan Kontrak; 2) biaya langsung personil (termasuk biaya demobilisasi) yang dikeluarkan oleh penyedia sehubungan dengan pemutusan Kontrak. 33. Penyelesaian Pekerjaan 33.1 PPK melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan, penyedia wajib menyelesaikannya. 33.2 Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan, PPK menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 33.3 PPK menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan dan diterima oleh dari Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 33.4 Membuat berita acara serah terima laporan akhir, setelah seluruh pekerjaan diselesaikan. C. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 34. Hak dan Kewajiban PPK 34.1 mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia;

34. Pada saat berakhirnya kontrak. pekerjaan secara 35. 35. 35.4 melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak.101 34.4 memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh pihak penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.3 membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia.3 melaporkan pelaksanaan periodik kepada pihak PPK. 35.7 penyedia harus mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. 35. 34.6 menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak.2 berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari pihak PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. 35. 34. akibat kegiatan penyedia.5 ketentuan peralatan dan bahan yang disediakan oleh PPK untuk kebutuhan pelaksanaan pekerjaan oleh penyedia.2 meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak penyedia. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Hak dan Kewajiban Penyedia 35. Penyedia harus menyerahkan peralatan dan bahan sisa sesuai dengan instruksi PPK.1 menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak. 35.5 memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan pihak PPK.

35.102 35. PPK secara tertulis akan memberitahukan kepada penyedia mengenai kebiasaan-kebiasaan setempat. material yang berkaitan dengan pekerjaan dalam kontrak.10 penyedia tidak akan menerima keuntungan untuk mereka sendiri dari komisi usaha (trade commision). dengan sepengetahuan penyedia atau kuasanya. 35.11 penyedia setuju bahwa selama pelaksanaan kontrak. sehingga dapat dilakukan pemeriksaan keuangan. 35. 35. ketekunan. mesin. 35. Selain itu.13 tanggungjawab penyedia adalah ketentuan mengenai hal-hal pertanggung-jawaban penyedia sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.8 melaksanakan perjanjian dan kewajibankewajiban yang dibebankan kepadanya dengan penuh tanggung-jawab.12 penyedia dilarang baik secara langsung atau tidak langsung melakukan kegiatan yang akan menimbulkan pertentangan kepentingan (conflict of interest) dengan kegiatan yang merupakan tugas penyedia. PPK dapat memeriksa dan menggandakan dokumen pengeluaran yang telah diaudit sampai 1 (satu) tahun setelah berakhirnya kontrak.14 pemeriksaan keuangan adalah ketentuan mengenai kewajiban penyedia untuk merinci setiap biaya-biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan perjanjian. 35.9 melaksanakan jasa konsultansi sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. 35.15 ketentuan mengenai tindakan yang perlu mendapat persetujuan PPK meliputi: . rabat (discount) atau pembayaranpembayaran lain yang berhubungan dengan kegiatan pelaksanaan jasa konsultansi. efisien dan ekonomis serta memenuhi kriteria teknik profesional dan melindungi secara efektif peralatan-peralatan. penyedia dinyatakan tidak berwenang untuk melaksanakan jasa konsultansi maupun mengadakan barang yang tidak sesuai dengan kontrak.

(ii) Penyedia bertanggung-jawab penuh terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh subkonsultan dan personilnya.17 Kewenangan anggota penyedia adalah ketentuan yang mengatur mengenai apabila penyedia adalah sebuah joint venture yang beranggotakan lebih dari satu penyedia. c. pelaksanaan pekerjaan. Penyedia. disain. 35. waktu. hal-hal lain yang ditentukan berkaitan dengan asuransi. 36. 2) membuat subkontrak dengan pengaturan: (i) cara seleksi. Asuransi 36.103 1) memobilisasi personil yang terdapat dalam daftar.16 ketentuan mengenai dokumen-dokumen yang disiapkan oleh penyedia dan menjadi hak milik PPK: mengatur bahwa semua rancangan. Penyedia dapat menyimpan salinan dari dokumen-dokumen tersebut. serta resiko lain yang tidak dapat diduga. gambar-gambar. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .1 Pihak penyedia mengasuransikan : a. dan kualifikasi dari subkonsultan harus mendapat persetujuan tertulis sebelum pelaksanaan. serta pekerjapekerja untuk pelaksanaan pekerjaan kontrak atas segala resiko yaitu kecelakaan. anggota joint venture tersebut memberi kuasa kepada salah satu anggota joint venture untuk bertindak dan mewakili hak-hak dan kewajiban anggota penyedia lainnya terhadap PPK. spesifikasi. laporan dan dokumen-dokumen lain serta software yang disiapkan oleh penyedia jasa menjadi hak milik PPK. b. segera setelah pekerjaan selesai atau berakhirnya kontrak harus menyerahkan seluruh dokumen dan data pendukung lainnya kepada PPK.2 Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. kerusakan-kerusakan. 35. kehilangan. 36. pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. semua barang dan peralatan yang mempunyai resiko tinggi terjadi kecelakaan.

maka dalam kontrak dimuat: a. dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan terpenuhinya tujuan Kontrak ini. Usaha Kecil.3 apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. Itikad Baik 38.1 Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. 38. b. Pelaksanaan Kontrak Jika dalam pelaksanaan Kontrak ditemukan kesulitan yang menghambat pemenuhan tujuan Kontrak maka masing-masing Pihak berkewajiban untuk tetap berupaya bertindak wajar di antara mereka tanpa merugikan kepentingan satu sama lain.3 Masing-masing Pihak dalam Kontrak berkewajiban untuk bertindak dengan itikad baik sehubungan dengan hak-hak Pihak lain. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut.1 Apabila penyedia yang ditunjuk adalah Penyedia Usaha Mikro. Jika selama kontrak. maka penyedia dikenakan sanksi yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden ini. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. maka pekerjaan harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. 39. dalam melaksanakan kewajiban di atas. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. c. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. Usaha Mikro. dan Koperasi Kecil 37. D. salah satu pihak merasa dirugikan.2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. Jika Pihak yang . 37. KEWAJARAN DAN ITIKAD BAIK 38.104 37. usaha kecil dan koperasi kecil. 37. penyedia terpilih tetap bertanggung-jawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut. Penyedia wajib bekerjasama dengan penyedia usaha mikro. dan d.2 Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas. 38.

b. E. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 40.105 satu menganggap pelaksanaan Kontrak tidak wajar dan adil maka kedua belah Pihak harus megupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi situasi tersebut. Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. alternatif penyelesaian sengketa. atau c. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui: a. pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . arbitrase. atau c. 40. alternatif penyelesaian sengketa.2 Penyelesaian secara damai dapat dilakukan melalui musyawarah untuk mufakat secara langsung antara Para Pihak atau melalui perantaraan pihak ketiga yang disepakati oleh Para Pihak dalam bentuk antara lain mediasi atau konsiliasi. 40. arbitrase. 41. b. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui. a.3 Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini. Perdamaian 40.

Tindakan penyedia yang mensyaratkan persetujuan PPK Pelaporan Kontrak mulai berlaku terhitung sejak: __________ Jangka waktu penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini adalah selama: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun Tindakan lain oleh penyedia yang memerlukan persetujuan PPK adalah: __________ [sebutkan secara jelas] Penyedia berkewajiban untuk menyampaikan laporan-laporan berikut secara periodik selama Masa Kontrak: __________________ [uraikan secara rinci F. Serah Terima Laporan Akhir H.106 LAMPIRAN 3 : SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. Wakil Sah Para Pihak Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK : __________ Untuk Penyedia : __________ C. Pembatasan Penggunaan Dokumen Ketentuan serah terima Laporan Akhir berlaku untuk penyerahan setiap hasil kerja Jasa Konsultansi: (YA/TIDAK) Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari pekerjaan Jasa Konsultansi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________________ . Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK: Nama : ___________ Alamat : ___________ Telepon : ___________ Faksimili : ___________ e-mail : ___________ Penyedia: Nama : ___________ Alamat : ___________ Telepon : ___________ Faksimili : ___________ e-mail : ___________ B. Waktu Penyelesaian Pekerjaan E. Tanggal Berlaku Kontrak D. jenis laporan dan waktu penyerahan laporan dihitung sejak ditandatanganinya kontrak] G.

apabila ada] Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari _______________________________ 1. Dokumen utama yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan :_________________ [sebutkan dan P. Dokumen yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran uraikan secara lengkap]. J. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara:_____[bulanan/termin/sekaligus]. K. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan:__________________________[sebutk an dan uraikan secara lengkap] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Untuk pekerjaan Jasa Konsultansi ini dapat diberikan uang muka (YA/TIDAK). 1. Pembayaran Uang Muka 2. Personil dan Fasilitas [untuk konsultan perencana konstruksi] Umur konstruksi bangunan direncanakan : __ (__________) tahun PPK akan memberikan peralatan/material/personil/fasilitas berupa : ______________ [sebutkan dan uraikan. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: _______________[uraikan bila pembayaran dilakukan secara bulanan atau termin] 3. Sumber Dana L.107 I. Pembayaran Prestasi Pekerjaan Jaminan dicairkan dan disetorkan __________[Kas Negara/Kas Daerah] pada 1. Batas akhir waktu penerbitan SPP Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah __ (__________) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. Pencairan Jaminan N. Material. 2. [jika ”YA”] Uang muka diberikan sebesar __% (__________ persen) dari nilai Kontrak [untuk kontrak tahun jamak diubah : “Kontrak tahun pertama” atau “total nilai Kontrak”] M. Tanggung Jawab Profesi Peralatan. 2. Mata uang pembayaran : _____________[untuk pengadaan yang sumber dananya PHLN] O.

”] .108 Q. Para Pihak setuju bahwa jumlah arbitrator adalah 3 (tiga) orang. Penyesuaian Biaya Untuk penyesuaian biaya digunakan indeks yang dikeluarkan oleh _____________ [BPS/Instansi Teknis Lainnya] Perhitungan Penyesuaian Harga dilakukan dengan ketentuan : _______________________________ R. Penyelesaian Perselisihan [Pengadilan Republik Indonesia yang berkompeten/Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI)] [Jika BANI yang dipilih sebagai Lembaga Pemutus Sengketa maka cantumkan klausul arbitrase berikut tepat di bawah pilihan yang dibuat di atas: “Semua sengketa yang timbul dari Kontrak ini. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. Masing-masing Pihak harus menunjuk seorang arbitrator dan kedua arbitrator yang ditunjuk oleh Para Pihak akan memilih arbitrator ketiga yang akan bertindak sebagai pimpinan arbitrator. Pembayaran Denda Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari _______________ [harga kontrak/harga bagian kontrak]. Kompensasi U. akan diselesaikan dan diputus oleh Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menurut peraturanperaturan administrasi dan peraturan-peraturan prosedur arbitrase BANI. Pembayaran Ganti Rugi T. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. ________________________________ Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: S. yang keputusannya mengikat kedua belah pihak yang bersengketa sebagai keputusan tingkat pertama dan terakhir.

uraian detil tanggung jawab kerja. Cantumkan juga waktu kerja (termasuk jam kerja) dan cuti] 2 – PERALATAN KHUSUS [cantumkan jenis peralatan khusus yang disyaratkan untuk pelaksanaan pekerjaan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .109 LAMPIRAN 3 A : PERSONIL INTI DAN PERALATAN 1 – PERSONAL INTI PENYEDIA JASA KONSULTANSI [cantumkan nama. dan jumlah orang bulan. minimum kualifikasi.

Selain tunduk kepada ketentuan dalam SPK ini..000. Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6. Komponen Biaya Kuantitas (Orang Bulan) Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Biaya Langsung Non-Personil Kuantitas Total (Rp) [jika tidak lumpsum] Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Jumlah PPN 10% NILAI Terbilang : INSTRUKSI KEPADA PENYEDIA JASA KONSULTANSI: Penagihan hanya dapat dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan yang diperintahkan dalam SPK ini dan hasil pekerjaan tersebut dapat diterima secara memuaskan oleh Pejabat Pembuat Komitmen dibuktikan dengan Berita Acara Serah Terima.110 LAMPIRAN 4 : SURAT PERINTAH KERJA (SPK) SURAT PERINTAH KERJA (SPK) SATUAN KERJA: NOMOR DAN TANGGAL SPK: Halaman __ dari __ PAKET PEKERJAAN: __________ NOMOR DAN TANGGAL SURAT UNDANGAN PENUNJUKAN LANGSUNG: NOMOR DAN TANGGAL BERITA ACARA HASIL PENUNJUKAN LANGSUNG: SUMBER DANA: [sebagai contoh.)] [nama lengkap] [jabatan] [nama lengkap] [jabatan] . Biaya langsung personil dihitung berdasarkan Orang Bulan dengan ketentuan 1 (satu) Orang Bulan sama dengan __ (__________) hari dan 1 (satu) hari sama dengan __ (__________) jam.-)] Untuk dan atas nama Penyedia Jasa Konsultansi __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuksatuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6. cantumkan ”dibebankan atas DIPA __________ Tahun Anggaran ____ untuk mata anggaran kegaiatan __________ WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun NILAI PEKERJAAN Biaya Langsung Personil No.000. penyedia berkewajiban untuk mematuhi Standar Ketentuan dan Syarat Umum SPK terlampir. Jika pekerjaan tidak dapat diselesaikan dalam jangka waktu pelaksanaan pekerjaan karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia berkewajiban untuk membayar denda kepada PPK sebesar 1/1000 (satu per seribu) dari nilai SPK sebelum PPN setiap hari kalender keterlambatan.

dan 2) pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. Jika SPK diputuskan sebelum waktu pelaksanaan pekerjaan berakhir dan pemutusan tersebut akibat Keadaan Kahar atau bukan karena kesalahan atau kelalaian Penyedia Jasa Konsultansi maka Penyedia Jasa Konsultansi berhak atas pembayaran pekerjaan secara pro rata sesuai dengan prestasi pekerjaan yang dapat diterima oleh PPK. tanggung jawab. 6. dan semua peralatan tersebut harus dikembalikan kepada PPK pada saat SPK berakhir atau jika tidak diperlukan lagi oleh Penyedia Jasa Konsultansi. PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam SPK sebesar harga SPK. b. gugatan atau tuntutan hukum. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. b. 3. dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai SPK. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. Hak kepemilikan atas peralatan dan barang/bahan yang disediakan oleh PPK tetap pada PPK. Jika diminta oleh PPK maka Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membantu secara optimal pengalihan hak kepemilikan tersebut kepada PPK sesuai dengan hukum yang berlaku. Harga SPK telah memperhitungkan keuntungan. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. c. 2. 8. Semua peralatan tersebut harus dikembalikan dalam kondisi yang sama pada saat diberikan kepada Penyedia Jasa Konsultansi dengan penegecualian keausan akibat pemakaian yang wajar. b. 9. PENUGASAN PERSONIL Penyedia Jasa Konsultansi tidak diperbolehkan menugaskan personil selain personil yang telah disetujui oleh PPK untuk melaksanakan pekerjaan berdasarkan SPK ini. LINGKUP PEKERJAAN Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan. kerugian. pelaksanaan pekerjaan. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum SPK. 4. proses pemeriksaan hukum. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. denda. membebaskan. dan Personil. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. Rincian harga SPK sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga (untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum). HAK KEPEMILIKAN PPK berhak atas kepemilikan semua barang/bahan yang terkait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh Penyedia Jasa Konsultansi kepada PPK. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: 1) kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. 10. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam harga SPK. interpretasi. kehilangan. kerusakan. 5. c. PPK dapat memutuskan SPK ini dengan pemberitahuan tertulis kepada Penyedia Jasa Konsultansi. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. PEMUTUSAN Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. kewajiban.111 SYARAT UMUM SURAT PERINTAH KERJA (SPK) 1. PENANGGUNGAN DAN RISIKO a. Waktu pelaksanaan SPK adalah sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan. Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: 1) semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. ASURANSI a. 7. atas segala risiko terhadap kecelakaan. PENYEDIA JASA KONSULTANSI MANDIRI Penyedia berdasarkan SPK ini bertanggung jawab penuh terhadap personil serta pekerjaan yang dilakukan HARGA SPK a. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . kehilangan. d. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. JADWAL a. SPK ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan oleh para pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SPMK.

Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. Apabila diperlukan. PPK menugaskan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. g. e. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. 3) kehilangan atau kerusakan harta benda. LAPORAN HASIL PEKERJAAN a. e. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. b. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. atas perintah PPK. Laporan harian dibuat oleh penyedia. b. sakit atau kematian Personil. 12. 11.112 2) cidera tubuh. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. b. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. d. 14. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam nilai SPK. 4) keadaan cuaca termasuk hujan. sakit atau kematian pihak ketiga. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam syarat ini. PENYELESAIAN PERSELISIHAN PPK dan Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan SPK ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. 13. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. bea. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. 3) jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. dan cidera tubuh. dan 5) catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. PPK membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. jumlah dan kondisi peralatan. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. c. Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. 17. d. Laporan harian berisi: 1) penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. Jika perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah maka perselisihan akan diselesaikan melalui pengadilan negeri dalam wilayah hukum Republik Indonesia. d. WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN a. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. SERAH TERIMA PEKERJAAN a. PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. 15. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. f. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan SPK dan diterima oleh Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. . Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam ketentuan ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. b. 2) jenis. c. c. Kecuali SPK diputuskan lebih awal. interpretasi. Pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus per seratus) setelah pekerjaan selesai. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. dan pungutan lain yang dibebankan oleh hukum yang berlaku atas pelaksanaan SPK. c. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan SPK untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. PERPAJAKAN Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membayar semua pajak. 16. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. retribusi.

Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena kesalahan penyedia: 1) penyedia membayar denda. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN SPK a. pemutusan SPK melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. b. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. 4) penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal. d. dan/atau 2) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. b. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum SPK jika perpanjangan tersebut mengubah Masa SPK. Untuk kepentingan perubahan SPK. meliputi: 1) perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam SPK sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam SPK. 5) penyedia terbukti melakukan KKN. Perubahan SPK bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. 22. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. c. Penghentian SPK dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. 3) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari harga SPK dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Dalam hal SPK dihentikan. b. 5) PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. d. PA/KPA dapat membentuk Pejabat Peneliti Pelaksanaan kontrak atas usul PPK. 7) PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. 6) PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. f. Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: 1) PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. PEMBAYARAN Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. PERPANJANGAN WAKTU a. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. 2) perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. PERISTIWA KOMPENSASI a. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. 20. 4) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SPK. 2) penyedia berada dalam keadaan pailit. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pemutusan SPK dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. PERUBAHAN SPK a. 21. e. c. 2) keterlambatan pembayaran kepada penyedia.113 18. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. 19. e. termasuk biaya langsung demobilisasi personil. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. dan/atau 6) pengaduan tentang penyimpangan prosedur. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. 3) perubahan harga SPK akibat adanya perubahan pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. melakukan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. 8) ketentuan lain dalam SPK. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. 3) PPK tidak memberikan gambar-gambar. b. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. c. SPK hanya dapat diubah melalui adendum SPK.

b. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pekerjaan diterbitkan. 24. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. . tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. Pengalihan seluruh pekerjaan hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia Jasa Konsultansi. DENDA Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam SPK ini. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. 2) pembayaran dilakukan dengan [sistem bulanan/sistem termin/pembayaran secara sekaligus]. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). Penyedia Jasa Konsultansi menyetujui bahwa pelanggaran syarat ini merupakan pelanggaran yang mendasar terhadap SPK ini. c. 23. baik sebagai akibat peleburan (merger) atau akibat lainnya. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. 25. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. d. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. PENGALIHAN DAN/ATAU SUBKONTRAK Penyedia Jasa Konsultansi dilarang untuk mengalihkan dan/atau mensubkontrakkan sebagian atau seluruh pekerjaan. 3) pembayaran harus dipotong denda (apabila ada) dan pajak. LARANGAN PEMBERIAN KOMISI Penyedia Jasa Konsultansi menjamin bahwa tidak satu pun personil proyek/satuan kerja PPK telah atau akan menerima komisi atau keuntungan tidak sah lainnya baik langsung maupun tidak langsung dari SPK ini.114 a. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan.

115 BAB VII. Kegagalan Saudara untuk menerima penunjukan ini yang disusun berdasarkan evaluasi terhadap penawaran Saudara akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan.dst Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . __ __________ 20__ Perihal : Penunjukan Penyedia Barang/Jasa untuk pelaksanaan pekerjaan ___________________________________________________ Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara nomor ____________ tanggal ___________ perihal _______________ dengan nilai penawaran setelah dilakukan klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya oleh Pokja ___________ ULP _________ / Pejabat Pengadaan _________ [K/L/D/I] _________ sebesar Rp__________ (_____________________) termasuk PPN. Proyek/Satuan Kerja __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP. __________ Tembusan Yth : 1. Selanjutnya kami menunjuk Saudara untuk melaksanakan pekerjaan ______________________________. BENTUK DOKUMEN LAINNYA LAMPIRAN 1 : SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA (SPPBJ) [kop surat satuan kerja PPK] Nomor : __________ Lampiran : __________ Kepada Yth. _______________________[Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] ……………. _______________________[PA/KPA K/L/D/I] 2. telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja _________ ULP _________ / Pejabat Pengadaan _________ [K/L/D/I] _________. dan meminta Saudara untuk menandatangani Surat Perjanjian paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah dikeluarkannya SPPBJ ini sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan. ____________ di __________ CONTOH __________. _______________________[APIP KLDI] 3.

Macam pekerjaan: __________. 2. berdasarkan Surat Perjanjian __________ nomor __________ tanggal __________. Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi dan pembayaran kepada penyedia dapat dihentikan sesuai dengan ketentuan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak.116 LAMPIRAN 2 : SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] SURAT PERINTAH MULAI KERJA Nomor: __________ Paket Pekerjaan: __________ Yang bertanda tangan di bawah ini: __________[nama Pejabat Pembuat Komitmen] __________[jabatan Pejabat Pembuat Komitmen] __________[alamat proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen. bersama ini memerintahkan: __________[nama penyedia jasa konsultansi] __________[alamat penyedia jasa konsultansi] yang dalam hal ini diwakili oleh: __________ selanjutnya disebut sebagai Penyedia. Hasil Pekerjaan: __________ 6. Tanggal mulai kerja: __________. Sanksi: Terhadap keterlambatan penyerahan hasil kerja dan laporan akhir. Waktu penyelesaian: selama ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun [pilih salah satu] dan pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal __________ 5. . untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: 1. 4. 3. Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak.

117 __________. __ __________ 20__ Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP: __________ Menerima dan menyetujui: Untuk dan atas nama __________[nama penyedia] [tanda tangan] [nama lengkap wakil sah badan usaha] [jabatan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa uang muka yang belum dikembalikan oleh Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat . 3. apabila : Nama : _____________________________ [penyedia Jasa Konsultansi] Alamat : ______________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Jaminan Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini _________________________________ dalam jabatan selaku _____________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _____________________________[Pejabat Pembuat Komitmen] Alamat :______________________________________________________ selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________ (terbilang ___________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Uang Muka atas pekerjaan ____________________ berdasarkan Kontrak No. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. lalai/tidak memenuhi kewajibannya dalam melakukan pembayaran kembali kepada Penerima Jaminan atas uang muka yang diterimanya. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. dari tanggal ______________________ s/d __________________________ 2. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. Berlaku selama ______ (____________) hari kalender.118 LAMPIRAN 3 : JAMINAN UANG MUKA CONTOH [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. ______________ tanggal ____________. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan.

____________ Pemimpin Untuk keyakinan. 5. Dikeluarkan di : ____________ Pada tanggal ___________ : [Bank] Materai Rp 6. 6. Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke Bank ________ [bank] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Mengenai segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini.119 (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya.000. 4. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya bendabenda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________(terbilang_____________________________). TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bila TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan _____________ sebagaimana ditetapkan berdasarkan Kontrak No. 7. bahwa kami: _________________________ [nama dan alamat penyedia] sebagai Penyedia Jasa Konsultansi. 5. Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya atau melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka dimaksud yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak. 3. 6. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. 2. 4. . dan _________________________ [nama dan alamat perusahaan penjaminan] sebagai Penjamin. Dengan ini dinyatakan.120 CONTOH [Kop Asuransi/Perusahaan Penjaminan Penerbit Jaminan] SURAT JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan : __________________ Nilai : Rp__________________ 1. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _________________________ [nama dan alamat PPK] sebagai Pemilik. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. Maka kami. _____________ tanggal _____________ dari PENERIMA JAMINAN. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN Uang Muka atau Sisa Uang Muka yang belum dikembalikan oleh TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasarkan Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. Surat Jaminan ini berlaku selama ___ (_____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal _____________ sampai dengan tanggal _____________. selanjutnya disebut TERJAMIN.

121 Dikeluarkan di _______________ Pada tanggal ________________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp 6.(_____________________) Nama Jelas (_____________________) Nama Jelas Untuk keyakinan.000. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke ________ [penerbit jaminan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

122 .

123 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

maka penyedia dapat melaksanakan pekerjaan dengan syarat personil dan peralatan yang belum memenuhi syarat harus diganti sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. Apabila dalam pemeriksaan lapangan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak. Apabila dalam pemeriksaan personil dan peralatan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam bentuk adendum Kontrak. b. c. 19. c. Hasil pemeriksaan lapangan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan Lapangan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia.114 yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. d. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lapangan untuk melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lapangan. 1. Jaminan Uang 19. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. Dalam pemeriksaan personil dan peralatan. Bila hasil inspeksi/pemeriksaan personil dan peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan. Untuk pemeriksaan lapangan. Apabila diperlukan. perusahaan penjaminan atau .4Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh Bank Umum. b.1 Pemeriksaan Lapangan a. 18. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. d.3Masa berlakunya jaminan uang muka Muka sekurang-kurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan.

atau 2) 15% (lima belas perseratus) dari total nilai Kontrak. Besarnya Uang Muka untuk Kontrak Tahun Jamak adalah nilai yang paling kecil diantara 2 (dua) pilihan. dan hak penjamin. kewajiban pihak-pihak penjamin untuk mencairkan Surat Jaminan Uang Muka selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat kepada PPK. atau 2) untuk usaha non kecil paling tinggi 20% (dua puluh perseratus) dari nilai Kontrak. a. dan/atau 3) persiapan teknis lain yang diperlukan bagi pelaksanaan pengadaan. 19. Penyedia dapat mengajukan permintaan pembayaran uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak.5Bentuk surat jaminan Uang Muka: memuat nama dan alamat PPK. Ketentuan mengenai pemberian uang muka beserta besarannya ditetapkan dalam SSKK. nilai jaminan uang muka dalam angka dan huruf. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . PPK mengajukan surat permintaan 2) pembayaran uang a. b. masa berlaku jaminan uang muka dan tanda tangan penjamin. nama paket kontrak. 1. yaitu: 1) 20% (dua puluh perseratus) dari Kontrak tahun pertama.115 perusahaan asuransi. a. Pembayaran tanda jadi kepada pemasok barang/material. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia dengan ketentuan sebagai berikut: 1) untuk usaha kecil paling tinggi 30% (tiga puluh perseratus) dari nilai Kontrak. penyedia yang ditunjuk. c.

116 pembayaran untuk permohonan tersebut setelah Jaminan Uang Muka diterima dari penyedia. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia. 20.2. Untuk kontrak tahun jamak. 20. b.Pembayaran prestasi pekerjaan Pembayaran prestasi pekerjaan dapat diberikan dalam bentuk : pembayaran bulanan/pembayaran berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan (termin)/pembayaran secara sekaligus. 20. Pengembalian uang muka diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100 % (seratus perseratus). sesuai dengan yang ditetapkan dalam SSKK. Pembayaran prestasi kerja diberikan kepada penyedia setelah dikurangi angsuran pengembalian Uang Muka dan denda apabila ada.1. nilai Jaminan Uang Muka secara bertahap dapat dikurangi sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. dilakukan senilai pekerjaan yang telah diselesaikan.Cara-cara dan tahapan pembayaran serta mata uang yang digunakan harus disesuaikan dengan ketentuan dalam SSKK. d. e. Pembayaran bulanan/termin. Penangguhan dilakukan dengan terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada penyedia yang memuat: 1) alasan . c. a. serta pajak.1.Penangguhan Pembayaran PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya.

117 penangguhan pembayaran. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . biaya sosial (social charge). 21. penangguhan pembayaran dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda enyedia. Harga 21.Rincian 21.2.Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari sumber pendanaan yang disebut dalam SSKK. Jika dipandang perlu oleh PPK. keuntungan (profit) maksimal 10 %. 1.1.4. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajibankewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima. 21.Harga kontrak telah memperhitungkan : biaya umum (overhead). asuransi dan biaya– biaya kompensasi lainnya. harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam Rincian Biaya Personil dan Rincian Biaya Non Personil sesuai dengan Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya.3. tunjangan penugasan.PPK membayar kepada peserta atas pelaksanaan pekerjaan. yang dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu.

Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lapangan pada saat pelaksanaan dengan Kerangka Acuan Kerja yang telah ditentukan dalam Kontrak. . kepentingan perubahan kontrak.2 Perubahan kontrak dilaksanakan disetujui oleh yang meliputi: a.118 1. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan Kontrak yang meliputi antara lain: a. Perubahan Lingkup Pekerjaan 23. PA/KPA dapat membentuk Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK.1. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan. bisa apabila para pihak. 22. Perubahan Kontrak 22. c. perubahan lingkup pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. b.1Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak.1 Untuk 1. 22. dan/atau perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan.

3.Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan tidak boleh melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari biaya yang tercantum dari nilai Kontrak awal.Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum Kontrak. 23. c. mengubah spesifikasi pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lapangan. PPK dapat dibantu oleh Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak. ditindaklanjuti dengan negosiasi teknis dan biaya dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Kontrak awal.4.1. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan.4. 23. melaksanakan pekerjaan tambah/kurang yang belum tercantum dalam Kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. 23. d.119 b.2. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . perubahan lingkup pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia.Perintah 23.1 sampai dengan 23.Dalam hal penilaian perubahan lingkup pekerjaan sebagaimana dimaksud pada angka 23.

keadaan kahar. 24.2 Penyesuaian harga diberlakukan pada masa . pekerjaan tambah. d. Perpanjangan Waktu Pelaksanaan 24.4. b.3.2. 24.Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurangkurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar.PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia.PPK dapat menugaskan Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan.1.1 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat penyesuaian harga sesuai peraturan yang berlaku. 1.1. masalah yang timbul diluar kendali penyedia. c. perubahan ruang lingkup pekerjaan.120 1. 24. Kontrak Tahun Jamak yang adanya dengan 25.Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum Kontrak. [Penyesuaian Biaya (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan 25. dan/atau e. 24.Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK.

menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut.Dn/Do+. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran.) Hn = Harga Satuan pada saat Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .8Penyesuaian Harga Satuan. Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri.3 Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran. 25. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b..5 Penyesuaian 25. 25.Bn/Bo+c. 25.Cn/Co+d.6 Jenis pekerjaan baru dengan Harga 25. Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak.121 Harga Satuan dan Lump Sum)] pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan. Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani....4 Penyesuaian 25.7Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan.

Dn = Indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke13 setelah penandatanganan kontrak). Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penanda-tanganan kontrak. bahan. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan SSKK.. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead. Ho 25. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis. 25. Co.. Bo.. 25..dst adalah 1. c.11Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS.00. Bn. 25... dsb. alat kerja. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan. b. Cn. Penjumlahan a+b+c+d+.15. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0. = Harga Satuan pada saat harga penawaran.10Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS.122 pekerjaan dilaksanakan. Hn = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga .12Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+ (Hn3xV3)+.9 Penetapan koefisien bahan.

Umum a. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti menurut kualifikasi yang dibutuhkan. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data.] 1. 25. Penggantian personil inti dan/atau peralatan dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja Personil Inti dan/atau spesifikasi Peralatan yang diusulkan beserta alasan perubahan.123 menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan. d. Jika PPK menilai bahwa Personil Inti: 1) tidak mampu atau tidak Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 25. Penggantian personil inti dan/atau peralatan (apabila ada) tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK.14Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan.13Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK.1. e. V = Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan. Personil inti yang dipekerjakan harus sesuai dengan kualifikasi dan pengalaman yang ditawarkan dalam Dokumen Penawaran. Personil Konsultan 26. c. b.

1.1. 26.Waktu kerja dan lembur . c .124 dapat melakukan pekerjaan dengan baik 2) berkelakuan tidak baik. 26. a. 26.Personil Inti a . tanpa biaya tambahan apapun.2. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan. atau 3) mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender sejak diminta oleh PPK.Persetujuan Personil Personil inti yang telah disetujui oleh PPK harus memberikan data dirinya dan surat keterangan tidak mengidap penyakit berbahaya/menular (medical certificate) serta terdaftar atau tertera dalam daftar personalia penyedia. b .

b. Perubahan Personil a. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . b . c. PPK meneliti permohon an perubaha n personil dan/atau peralatan. 1. Penyedia dapat mengajuk an pengganti an personil dan/atau peralatan kepada PPK.125 a . Penyedia tidak dibenarka n melakuka n pengganti an personil dan/atau peralatan tanpa persetujua n PPK. c .

3) menolak permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap tidak sesuai. penyedia diwajibkan melampirk an riwayat hidup/pen galaman kerja personil yang diusulkan dan disertai alasan pengganti an personil yang . a. biaya langsung personil harus disesuaikan dengan gaji dasar tenaga ahli yang menggantikan. untuk mengajuk an permohon an pengganti an personil. dan tidak menambah nilai kontrak. 2) tidak mengurangi kualifikasi tenaga ahli yang ditawarkan.126 dengan ketentuan : 1) menyetujui permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap sesuai. Untuk kontrak biaya satuan (time based).

27. harus segera dilakukan perintah penggantian personil kepada penyedia dengan kualifikasi keahlian personil yang sama atau lebih tinggi. Keterlambata n Pelaksanaan Pekerjaan 28.2 Jika keterlambatan tersebut semata- Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Dalam rangka penilaian usulan pengganti an personil dan/atau peralatan.Penggantian personil penyedia atas perintah PPK a.1 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka PPK dapat menghentikan Kontrak dan menangguhkan pemenuhan hak-hak penyedia atau menangguhkan pembayaran. PPK dapat dibantu Panitia/Pej abat Peneliti Pelaksana an Kontrak. b.127 bersangku tan. 1. Personil dari penyedia yang dianggap tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik atau berkelakuan tidak baik. b.1. 28. harus sudah menerima personil pengganti dari penyedia. Dalam waktu maksimal 15 (lima belas) hari sejak perintah penggantian personil.

2 Besarnya denda kepada penyedia atas keterlambatan pekerjaan adalah: penyelesaian a. 28. Denda dan Ganti Rugi 29.128 mata disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK maka PPK dikenakan Ganti Rugi atau memberikan Kompensasi. 1.4Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam angka ini adalah tanggal penyerahan setiap hasil kerja dan tanggal penyelesaian semua pekerjaan dengan penyerahan laporan akhir sebagaimana ditetapkan dalam SPMK. apabila kontrak terdiri atas bagian pekerjaan yang dapat dinilai terpisah dan bukan merupakan . 1/1000 (satu perseribu) dari sisa biaya bagian kontrak yang belum selesai dikerjakan.3 Penghentian Kontrak atau Ganti Rugi atau Kompensasi tidak dilakukan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. 28.

29. serta hasil pekerjaan tersebut telah diterima oleh PPK.2Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut : a. 29. 1/1000 (satu perseribu) dari biaya kontrak. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. apabila bagian pekerjaan belum diterima oleh PPK.129 kesatuan sistem. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam SSKK. PPK memodifikasi atau mengubah jadwal yang dapat mempengaru hi pekerjaan penyedia. keterlambata n penerbitan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . b. b.1 Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar.

f. jika kompensasi .130 SPP. g. d. PPK menginstruksi kan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak diketemukan kerusakan/ kegagalan/pe nyimpangan. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sebagaimana yang diperjanjikan dalam kontrak. kompensasi lain yang dirinci dalam syarat khusus kontrak. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. PPK tidak memberikan gambargambar. c. e.

131 mengakibatk an pengeluaran tambahan atau keterlambata n penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. h. ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . i.

1Tidak termasuk Keadaan Kahar adalah hal-hal merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak.1 Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi diatur dalam SSKK. f. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. bencana non alam. bencana sosial. 30. 29. b. pemogokan. Yang digolongkan Keadaan Kahar adalah: bencana alam. kebakaran. .1 Keadaan a. e.132 diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. 1. Kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. dan/atau gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. c. Keadaan Kahar 30. d.

3PPK dan penyedia membuat berita acara hasil pembahasan dan penilaian laporan.4Jika terdapat kekurangankekurangan maka penyedia harus memperbaiki dan menyelesaikan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . penyedia memberitahukan tentang terjadinya Keadaan Kahar kepada PPK secara tertulis dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya Keadaan Kahar.2 PPK bersama penyedia melakukan 31. tidak dikenakan sanksi.133 30. 1.4Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat keadaan kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya keadaan kahar. pembahasan dan penilaian terhadap laporan dan dokumen yang diserahkan oleh penyedia. 31. dengan menyertakan salinan pernyataan Keadaan Kahar yang dikeluarkan oleh pihak/instansi yang berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.2 Dalam hal terjadi Keadaan Kahar. 30. 30. Atas penerimaan laporan dan dokumen tersebut dibuatkan tanda terima. Laporan Hasil Pekerjaan 31. para pihak dapat melakukan kesepakatan. 31.1 Penyedia wajib menyerahkan laporan dan dokumen sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam SSKK. yang dituangkan dalam perubahan Kontrak.3 Setelah pemberitahuan tertulis tentang terjadinya Keadaan Kahar.

dan dokumen-dokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan kontrak ini dan menjadi hak milik PPK. 31. gambar. laporan. Untuk tujuan ini PA berhak untuk mendapatkan penggantian biaya atas . 31.134 kekurangan-kekurangan sesuai yang diinstruksikan oleh PPK dan menyerahkan laporan hasil perbaikan kepada PPK. 31. 31.7Menyerahkan semua rancangan.5PPK menerima kembali penyerahan laporan yang telah diperbaiki oleh penyedia (bila ada).6 Laporan Akhir dibuat dalam bentuk cetakan (hardcopy) dan/atau file (softcopy). 31.10 Jika dikemudian hari penyedia dan pihak ketiga akan melakukan pengembangan terhadap piranti lunak tersebut dan untuk itu diperlukan lisensi maka penyedia harus mendapatkan persetujuan lebih dahulu dari PA. spesifikasi.9Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut setelah mendapatkan persetujuan PPK.8Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir masa kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK. dan membuat berita acara serah terima laporan hasil perbaikan. desain. 31.

c. 1.135 pengembangan tersebut. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 32. piranti lunak 31.1Penghentian Kontrak : a. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. b. Dalam hal Kontrak dihentikan. Penghentian Kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar.11 Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. Pemberitahuan tertulis tersebut harus memuat: 1) alasan penghentian Kontrak. PPK dengan pemberitahuan tertulis kepada penyedia dapat memerintahkan penghentian Kontrak jika penyedia gagal untuk melaksanakan kewajibankewajibannya dalam Kontrak ini. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajibankewajibanny a dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahu Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

PPK dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada penyedia setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1)penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya. 3) penyedia berada dalam keadaan pailit.2Pemutusan Kontrak : a. Oleh PPK : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 4) karena Keadaan Kahar. penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) hari kalender. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. 5)denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak. 2) penyedia tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah diberitahu atau dalam jangka waktu lain yang disetujui secara tertulis oleh PPK.136 an diterima. 32. 6) penyedia terbukti melakukan KKN. dan/atau .

a. dugaan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. Oleh penyedia : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Dalam hal pemutusan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . atau 2) karena Keadaan Kahar. 2) penyedia membayar denda. penyedia dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada PPK setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK. dan/atau 3) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. maka: 1) sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan. a. a. penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurangkurangnya 60 (enam puluh) hari kalender. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia.137 7)pengaduan tentang penyimpangan prosedur.

138 kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpanga n prosedur. 1. Penyelesaian Pekerjaan 33. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundangundangan. Pada saat Kontrak diputuskan. melakukan KKN dan/atau pelanggarara n persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan. b. maka PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran sebagai berikut : 1)pembayaran prestasi pekerjaan sampai dengan tanggal berlakunya pemutusan Kontrak.1PPK melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah . 2) biaya langsung personil (termasuk biaya demobilisasi) yang dikeluarkan oleh penyedia sehubungan dengan pemutusan Kontrak.

HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 1. Hak dan Kewajiban PPK 34.1mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia.2Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan.139 diselesaikan oleh penyedia. 33. A.4Membuat berita acara serah terima laporan akhir. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan. 33. 34. setelah seluruh pekerjaan diselesaikan. penyedia wajib menyelesaikannya.3membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia. 33. PPK menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 34.5 ketentuan peralatan dan bahan yang disediakan oleh PPK untuk Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .3PPK menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan dan diterima oleh dari Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 34. 34.2meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak penyedia.4memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh pihak penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.

. akibat kegiatan penyedia. 35. 35. 35.2berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari pihak PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. Penyedia harus menyerahkan peralatan dan bahan sisa sesuai dengan instruksi PPK.1menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak.7penyedia harus mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya.3melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada pihak PPK. Pada saat berakhirnya kontrak. Hak dan Kewajiban Penyedia 35.140 kebutuhan pelaksanaan pekerjaan oleh penyedia.6menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. 35. 35.5memberikan keteranganketerangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan pihak PPK. 1.4melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. 35.

efisien dan ekonomis serta memenuhi kriteria teknik profesional dan melindungi secara efektif peralatan-peralatan. rabat (discount) atau pembayaran-pembayaran lain yang berhubungan dengan kegiatan pelaksanaan jasa konsultansi.11penyedia 35. PPK secara tertulis akan memberitahukan kepada penyedia mengenai kebiasaankebiasaan setempat. 35. ketekunan. mesin. setuju bahwa selama pelaksanaan kontrak.141 35. dilarang baik secara langsung atau tidak langsung melakukan kegiatan yang akan menimbulkan pertentangan kepentingan (conflict of interest) dengan kegiatan yang merupakan tugas penyedia. ketentuan penyedia mengenai adalah hal-hal 35. material yang berkaitan dengan pekerjaan dalam kontrak.12penyedia 35.9melaksanakan jasa konsultansi sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.10penyedia tidak akan menerima keuntungan untuk mereka sendiri dari komisi usaha (trade commision). penyedia dinyatakan tidak berwenang untuk melaksanakan jasa konsultansi maupun mengadakan barang yang tidak sesuai dengan kontrak. 35.13tanggungjawab Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .8 melaksanakan perjanjian dan kewajiban-kewajiban yang dibebankan kepadanya dengan penuh tanggung-jawab.

dan kualifikasi dari subkonsultan harus mendapat persetujuan tertulis sebelum pelaksanaan. 2) membuat subkontrak dengan pengaturan: (i) cara seleksi. 35. 35. waktu. sehingga dapat dilakukan pemeriksaan keuangan. (ii) Penyedia bertanggungjawab penuh terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh subkonsultan dan personilnya. dengan sepengetahuan penyedia atau kuasanya.14pemeriksaan keuangan adalah ketentuan mengenai kewajiban penyedia untuk merinci setiap biaya-biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan perjanjian. PPK dapat memeriksa dan menggandakan dokumen pengeluaran yang telah diaudit sampai 1 (satu) tahun setelah berakhirnya kontrak. gambar-gambar. .15ketentuan mengenai tindakan yang 35. perlu mendapat persetujuan PPK meliputi: 1) memobilisasi personil yang terdapat dalam daftar. Selain itu.1 ketentuan mengenai dokumendokumen yang disiapkan oleh penyedia dan menjadi hak milik PPK: mengatur bahwa semua rancangan.142 pertanggung-jawaban penyedia sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

b.2 Kewenangan anggota penyedia adalah ketentuan yang mengatur mengenai apabila penyedia adalah sebuah joint venture yang beranggotakan lebih dari satu penyedia. anggota joint venture tersebut memberi kuasa kepada salah satu anggota joint venture untuk bertindak dan mewakili hakhak dan kewajiban anggota penyedia lainnya terhadap PPK.1Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. hal-hal lain yang ditentukan berkaitan dengan asuransi. disain. 1. serta pekerja-pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan kontrak atas segala resiko yaitu kecelakaan. Penyedia. Penyedia dapat menyimpan salinan dari dokumendokumen tersebut.143 spesifikasi. kerusakan-kerusakan. 36. pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. segera setelah pekerjaan selesai atau berakhirnya kontrak harus menyerahkan seluruh dokumen dan data pendukung lainnya kepada PPK. semua barang dan peralatan yang mempunyai resiko tinggi terjadi kecelakaan. pelaksanaan pekerjaan. laporan dan dokumen-dokumen lain serta software yang disiapkan oleh penyedia jasa menjadi hak milik PPK. kehilangan. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . serta resiko lain yang tidak dapat diduga. 35.1 Pihak penyedia mengasuransikan : a. c. Asuransi 36.

1 Apabila penyedia yang ditunjuk adalah Penyedia Usaha Mikro. Peny edia waji b beke rjasa ma deng an peny edia usah a mikr o. b. maka dalam kontrak dimuat: a. usah a kecil dan kope rasi kecil . Usaha Mikro. penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. dan Koperasi Kecil 37. Usaha Kecil. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil.2 Apabila . dala m mela ksan akan kew ajiba n di 37.144 1. maka pekerjaan harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain.

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . peny edia terpil ih teta p bert angg ungjawa b penu h atas kesel uruh an peke rjaan terse but. c. bent uk kerja sam a terse but hany a untu k seba gian peke rjaan yang buka n peke rjaan utam a.145 atas.

3 Masing-masing Pihak dalam Kontrak . A.1 Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. maka penyedia dikenakan sanksi yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden ini. Jika selama kontrak. 38. mem buat lapor an perio dik men gena i pela ksan aan ketet apan di atas.146 dan d. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. 37.1apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. dan mengambil semua langkah yang 38. Itikad Baik 38.2 Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. berkewajiban untuk bertindak dengan itikad baik sehubungan dengan hak-hak Pihak lain. salah satu pihak merasa dirugikan.KEWAJARAN DAN ITIKAD BAIK 1.

1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini. b.147 diperlukan untuk memastikan terpenuhinya tujuan Kontrak ini. atau c.2 Penyelesaian secara damai dapat 40. arbitrase.PENYELESAIAN PERSELISIHAN 1. alternatif penyelesaian sengketa. A. 1. 40. a. pengadilan sesuai dengan ketentuan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Pelaksanaan Kontrak Jika dalam pelaksanaan Kontrak ditemukan kesulitan yang menghambat pemenuhan tujuan Kontrak maka masing-masing Pihak berkewajiban untuk tetap berupaya bertindak wajar di antara mereka tanpa merugikan kepentingan satu sama lain. Perdamaian 40. Jika Pihak yang satu menganggap pelaksanaan Kontrak tidak wajar dan adil maka kedua belah Pihak harus megupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi situasi tersebut. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui.3Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. dilakukan melalui musyawarah untuk mufakat secara langsung antara Para Pihak atau melalui perantaraan pihak ketiga yang disepakati oleh Para Pihak dalam bentuk antara lain mediasi atau konsiliasi.

maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui: a. . 1. arbitrase. atau c. alternatif penyelesaian sengketa.148 peraturan perundang-undangan. b. pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai.

Tanggal Berlaku Kontrak D. Korespon densi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja Nama Alamat Telepon Faksimili e-mail : ___________ : ___________ : ___________ : ___________ : ___________ PPK: Penyedia: Nama : ___________ Alamat : ___________ Telepon : ___________ Faksimili : ___________ e-mail : ___________ B. Tindakan Kontrak mulai __________ berlaku terhitung sejak: Jangka waktu penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini adalah selama: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun Tindakan lain oleh penyedia yang memerlukan persetujuan PPK adalah: __________ [sebutkan secara jelas] penyedia yang mensyara tkan persetuju an PPK F. Pelaporan Penyedia berkewajiban untuk menyampaikan laporan-laporan berikut secara periodik selama Masa Kontrak: __________________ [uraikan secara rinci jenis Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Wakil Sah Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK : __________ Para Pihak Untuk Penyedia : __________ C. Waktu Penyelesa ian Pekerjaan E.149 LAMPIRAN 3 : SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A.

Pencairan Jaminan N. Serah Terima Laporan Akhir H. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara:_____[bulanan/termin/sekaligus]. Pembayar Jaminan dicairkan dan disetorkan pada __________[Kas Negara/Kas Daerah] 1. Untuk pekerjaan Jasa Konsultansi ini dapat diberikan uang muka (YA/TIDAK). Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: _______________[uraikan an Prestasi Pekerjaan . Ketentuan serah terima Laporan Akhir berlaku untuk penyerahan setiap hasil kerja Jasa Konsultansi: (YA/TIDAK) Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari pekerjaan Jasa Konsultansi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________________ [untuk konsultan perencana konstruksi] Umur konstruksi bangunan direncanakan : __ (__________) tahun PPK akan memberikan peralatan/material/personil/fasilitas berupa : ______________ [sebutkan dan uraikan. 2. Pembayar an Uang Muka M. apabila ada] Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari _______________________________ 1. Pembatas an Pengguna an Dokumen I. Personil dan Fasilitas Dana K. Sumber L. [jika ”YA”] Uang muka diberikan sebesar __% (__________ persen) dari nilai Kontrak [untuk kontrak tahun jamak diubah : “Kontrak tahun pertama” atau “total nilai Kontrak”] Peralatan. Tanggung Jawab Profesi J. 2.150 laporan dan waktu penyerahan laporan dihitung sejak ditandatanganinya kontrak] G. Material.

berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. Pembayar an Denda Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari _______________ [harga kontrak/harga bagian kontrak].151 bila pembayaran dilakukan bulanan atau termin] 3. secara Mata uang pembayaran : _____________[untuk pengadaan yang sumber dananya PHLN] O. Dokumen penunjang yang disyaratkan tagihan untuk mengajukan tagihan pembayaran pembayar prestasi an pekerjaan:__________________________[se butkan dan uraikan secara lengkap] Q. Penyesuai Untuk penyesuaian biaya digunakan indeks an Biaya yang dikeluarkan oleh _____________ [BPS/Instansi Teknis Lainnya] Perhitungan Penyesuaian Harga dilakukan dengan ketentuan : _______________________________ R. Batas akhir waktu penerbita n SPP P. Pembayar an Ganti Rugi Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Dokumen Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah __ (__________) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. 1. Dokumen utama yang disyaratkan untuk yang mengajukan tagihan pembayaran disyaratka prestasi pekerjaan :_________________ n untuk [sebutkan dan uraikan secara lengkap]. mengajuk an 2. S.

Para Pihak setuju bahwa jumlah arbitrator adalah 3 (tiga) orang. Penyelesa ian Perselisih an ________________________________ Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: [Pengadilan Republik Indonesia yang berkompeten/Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI)] [Jika BANI yang dipilih sebagai Lembaga Pemutus Sengketa maka cantumkan klausul arbitrase berikut tepat di bawah pilihan yang dibuat di atas: “Semua sengketa yang timbul dari Kontrak ini. yang keputusannya mengikat kedua belah pihak yang bersengketa sebagai keputusan tingkat pertama dan terakhir. akan diselesaikan dan diputus oleh Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menurut peraturan-peraturan administrasi dan peraturan-peraturan prosedur arbitrase BANI.”] .152 T. Masing-masing Pihak harus menunjuk seorang arbitrator dan kedua arbitrator yang ditunjuk oleh Para Pihak akan memilih arbitrator ketiga yang akan bertindak sebagai pimpinan arbitrator. Kompensa si U.

uraian detil tanggung jawab kerja. Cantumkan juga waktu kerja (termasuk jam kerja) dan cuti] 2 – PERALATAN KHUSUS [cantumkan jenis peralatan khusus yang disyaratkan untuk pelaksanaan pekerjaan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .153 LAMPIRAN 3 A : PERSONIL INTI DAN PERALATAN 1 – PERSONAL INTI PENYEDIA JASA KONSULTANSI [cantumkan nama. minimum kualifikasi. dan jumlah orang bulan.

154 LAMPIRAN 4 : SURAT PERINTAH KERJA (SPK) SURAT PERINTAH KERJA (SPK) Halaman __ dari __ PAKET PEKERJAAN: __________ SATUAN KERJA: NOMOR DAN TANGGAL SPK: NOMOR DAN TANGGAL SURAT UNDANGAN PENUNJUKAN LANGSUNG: NOMOR DAN TANGGAL BERITA ACARA HASIL PENUNJUKAN LANGSUNG: SUMBER DANA: [sebagai contoh. cantumkan ”dibebankan atas DIPA __________ Tahun Anggaran ____ untuk mata anggaran kegaiatan __________ WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun NILAI PEKERJAAN Biaya Langsung Personil No. Selain tunduk kepada ketentuan dalam SPK ini. Jika pekerjaan tidak dapat diselesaikan dalam jangka waktu pelaksanaan pekerjaan karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia berkewajiban untuk membayar denda kepada PPK sebesar 1/1000 (satu per seribu) dari nilai SPK sebelum PPN setiap hari kalender keterlambatan. . Komponen Biaya Kuantita s (Orang Bulan) Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Biaya Langsung Non-Personil Kuantita s [jika tidak lumpsum] Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Total (Rp) Jumlah PPN 10% NILAI Terbilang : INSTRUKSI KEPADA PENYEDIA JASA KONSULTANSI: Penagihan hanya dapat dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan yang diperintahkan dalam SPK ini dan hasil pekerjaan tersebut dapat diterima secara memuaskan oleh Pejabat Pembuat Komitmen dibuktikan dengan Berita Acara Serah Terima. Biaya langsung personil dihitung berdasarkan Orang Bulan dengan ketentuan 1 (satu) Orang Bulan sama dengan __ (__________) hari dan 1 (satu) hari sama dengan __ (__________) jam. penyedia berkewajiban untuk mematuhi Standar Ketentuan dan Syarat Umum SPK terlampir.

dan semua peralatan tersebut harus dikembalikan kepada PPK pada saat SPK berakhir atau jika tidak diperlukan lagi oleh Penyedia Jasa Konsultansi. a. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. 3. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan.000. beban pajak dan biaya overhead serta biaya c. HAK KEPEMILIKAN PPK berhak atas kepemilikan semua barang/bahan yang terkait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh Penyedia Jasa Konsultansi kepada PPK. dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai SPK. interpretasi. PENYEDIA JASA KONSULTANSI MANDIRI Penyedia berdasarkan SPK ini bertanggung jawab penuh terhadap personil serta pekerjaan yang dilakukan HARGA SPK 4. 2. SPK ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan oleh para pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SPMK.-)] Untuk dan atas nama Penyedia Jasa Konsultansi __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuksatuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. Jika diminta oleh PPK maka Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membantu secara optimal pengalihan hak kepemilikan tersebut kepada PPK sesuai dengan hukum yang berlaku. Waktu pelaksanaan SPK adalah sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK.)] [nama lengkap] [jabatan] [nama lengkap] [jabatan] SYARAT UMUM SURAT PERINTAH KERJA (SPK) Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan. asuransi. Semua peralatan tersebut harus dikembalikan dalam kondisi yang sama pada saat diberikan kepada Penyedia Jasa Konsultansi dengan penegecualian keausan akibat pemakaian yang wajar. 2. Rincian harga SPK sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga (untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum). ASURANSI a. Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: 1) semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . c. JADWAL a.. b. b.155 Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6. 3. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. Harga SPK telah memperhitungkan keuntungan.000. Hak kepemilikan atas peralatan dan barang/bahan yang disediakan oleh PPK tetap pada PPK. 1. d. PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam SPK sebesar harga SPK. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum SPK.

pelaksanaan pekerjaan. LAPORAN HASIL PEKERJAAN a. PENANGGUNGAN DAN RISIKO a. dan 2) pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. kehilangan. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. 2) cidera tubuh. Apabila diperlukan. atas segala risiko terhadap kecelakaan. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam harga SPK. tanggung jawab. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. kerusakan. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. sakit atau kematian pihak ketiga. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan SPK untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. gugatan atau tuntutan hukum. 1. kehilangan. 3) jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. 1. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. b. PEMUTUSAN Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. b. .156 a. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: 1) kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. tinggi terjadinya kecelakaan. Jika SPK diputuskan sebelum waktu pelaksanaan pekerjaan berakhir dan pemutusan tersebut akibat Keadaan Kahar atau bukan karena kesalahan atau kelalaian Penyedia Jasa Konsultansi maka Penyedia Jasa Konsultansi berhak atas pembayaran pekerjaan secara pro rata sesuai dengan prestasi pekerjaan yang dapat diterima oleh PPK. 2) jenis. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. denda. 2. 4) keadaan cuaca termasuk hujan. c. PENUGASAN PERSONIL Penyedia Jasa Konsultansi tidak diperbolehkan menugaskan personil selain personil yang telah disetujui oleh PPK untuk melaksanakan pekerjaan berdasarkan SPK ini. dan 3. 3) kehilangan atau kerusakan harta benda. a. kewajiban. proses pemeriksaan hukum. membebaskan. 2. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam syarat ini. dan Personil. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Laporan harian berisi: 1) penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. dan cidera tubuh. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. kerugian. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. PPK dapat memutuskan SPK ini dengan pemberitahuan tertulis kepada Penyedia Jasa Konsultansi. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. jumlah dan kondisi peralatan. sakit atau kematian Personil.

Jika perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah maka perselisihan akan diselesaikan melalui pengadilan negeri dalam wilayah hukum Republik Indonesia. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. 2. d. b. PENYELESAIAN PERSELISIHAN PPK dan Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan SPK ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. d. WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN Kecuali SPK diputuskan lebih awal. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam ketentuan ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. PERPANJANGAN WAKTU 1. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. PERPAJAKAN Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membayar semua pajak. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. Pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus per seratus) setelah pekerjaan selesai. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam nilai SPK. 3. Laporan harian dibuat oleh penyedia. SERAH TERIMA PEKERJAAN a. 2) perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. b. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. 4. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. a. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. PA/KPA dapat membentuk Pejabat Peneliti Pelaksanaan kontrak atas usul PPK. e. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. b. retribusi. atas perintah PPK. 1. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan SPK dan diterima oleh Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 1.157 5) catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. Untuk kepentingan perubahan SPK. Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. 1. dan pungutan lain yang dibebankan oleh hukum yang berlaku atas pelaksanaan SPK. meliputi: 1) perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam SPK sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam SPK. a. c. a. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. c. bea. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. PPK membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. Perubahan SPK bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. 3) perubahan harga SPK akibat adanya perubahan pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. PERUBAHAN SPK a. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. interpretasi. PPK menugaskan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. SPK hanya dapat diubah melalui adendum SPK. c. b. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. d.

7) PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. termasuk biaya langsung demobilisasi personil. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. dan/atau 2) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. b. 3) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari harga SPK dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. a. melakukan 1. Penghentian SPK dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. 4) penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal. PERISTIWA KOMPENSASI a. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN SPK a. 5) penyedia terbukti melakukan KKN. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum SPK jika perpanjangan tersebut mengubah Masa SPK. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. c. 4) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SPK. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. Dalam hal SPK dihentikan. 2) penyedia berada dalam keadaan pailit. Pemutusan SPK dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. 8) ketentuan lain dalam SPK. 1. pemutusan SPK melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. dan/atau 6) pengaduan tentang penyimpangan prosedur. . Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. d. Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: 1) PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. 3) PPK tidak memberikan gambar-gambar. 5) PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. d. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. 2) keterlambatan pembayaran kepada penyedia. b. b. a. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. a. c. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena kesalahan penyedia: 1) penyedia membayar denda. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. 6) PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan.158 a.

1. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. 1. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. b. c. PENGALIHAN DAN/ATAU SUBKONTRAK Penyedia Jasa Konsultansi dilarang untuk mengalihkan dan/atau mensubkontrakkan sebagian atau seluruh pekerjaan. PEMBAYARAN a.159 KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pekerjaan diterbitkan. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. LARANGAN PEMBERIAN KOMISI Penyedia Jasa Konsultansi menjamin bahwa tidak satu pun personil proyek/satuan kerja PPK telah atau akan menerima komisi atau keuntungan tidak sah lainnya baik langsung maupun tidak langsung dari SPK ini. 2. a. 3. 3) pembayaran harus dipotong denda (apabila ada) dan pajak. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. DENDA Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam SPK ini. 2) pembayaran dilakukan dengan [sistem bulanan/sistem termin/pembayaran secara sekaligus]. baik sebagai akibat peleburan (merger) atau akibat lainnya. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). Penyedia Jasa Konsultansi menyetujui bahwa pelanggaran syarat ini merupakan pelanggaran yang mendasar terhadap SPK ini. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. Pengalihan seluruh pekerjaan hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia Jasa Konsultansi. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran.

telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja _________ ULP _________ / Pejabat Pengadaan _________ [K/L/D/I] _________. Selanjutnya kami menunjuk Saudara untuk melaksanakan pekerjaan ______________________________. BENTUK DOKUMEN LAINNYA LAMPIRAN 1 : SURAT BARANG/JASA (SPPBJ) PENUNJUKAN PENYEDIA CONTOH [kop surat satuan kerja PPK] Nomor : __________ 20__ Lampiran : __________ Kepada Yth. __ __________ Perihal : Penunjukan Penyedia Barang/Jasa untuk pelaksanaan pekerjaan ___________________________________________________ Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara nomor ____________ tanggal ___________ perihal _______________ dengan nilai penawaran setelah dilakukan klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya oleh Pokja ___________ ULP _________ / Pejabat Pengadaan _________ [K/L/D/I] _________ sebesar Rp__________ (_____________________) termasuk PPN. ____________ di __________ __________.160 BAB VII. dan meminta Saudara untuk menandatangani Surat Perjanjian paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah dikeluarkannya SPPBJ ini sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan. Kegagalan Saudara untuk menerima penunjukan ini yang disusun berdasarkan evaluasi terhadap penawaran Saudara akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. Proyek/Satuan Kerja __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

dst LAMPIRAN 2 : SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] SURAT PERINTAH MULAI KERJA Nomor: __________ Paket Pekerjaan: __________ Yang bertanda tangan di bawah ini: __________[nama Pejabat Pembuat Komitmen] __________[jabatan Pejabat Pembuat Komitmen] __________[alamat proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen. dengan Macam pekerjaan: __________. Tanggal mulai kerja: __________. 2. bersama ini memerintahkan: __________[nama penyedia jasa konsultansi] __________[alamat penyedia jasa konsultansi] yang dalam hal ini diwakili oleh: __________ selanjutnya disebut sebagai Penyedia. __________ Tembusan Yth : 1. untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: 1. _______________________[A PIP KLDI] _______________________[Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] …………….161 [nama lengkap] [jabatan] NIP. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . berdasarkan Surat Perjanjian __________ nomor __________ tanggal __________. _______________________[P A/KPA K/L/D/I] 2.

__ __________ 20__ Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP: __________ Menerima dan menyetujui: Untuk dan atas nama __________[nama penyedia] [tanda tangan] [nama lengkap wakil sah badan usaha] [jabatan] . 5. Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak. __________. 4. 6. Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi dan pembayaran kepada penyedia dapat dihentikan sesuai dengan ketentuan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. Waktu penyelesaian: selama ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun [pilih salah satu] dan pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal __________ Hasil Pekerjaan: __________ Sanksi: Terhadap keterlambatan penyerahan hasil kerja dan laporan akhir.162 3.

____________________ CONTOH Yang bertanda tangan dibawah ini _________________________________ dalam jabatan selaku _____________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _____________________________[Pejabat Pembuat Komitmen] Alamat :______________________________________________________ Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .163 LAMPIRAN 3 : JAMINAN UANG MUKA [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No.

Berlaku selama ______ (____________) hari kalender. lalai/tidak memenuhi kewajibannya dalam melakukan pembayaran kembali kepada Penerima Jaminan atas uang muka yang diterimanya. Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. 4.164 selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________ (terbilang ___________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Uang Muka atas pekerjaan ____________________ berdasarkan Kontrak No. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa uang muka yang belum dikembalikan oleh Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. . Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 3. ______________ tanggal ____________. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Jaminan Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. apabila : Nama : _____________________________ [penyedia Jasa Konsultansi] Alamat : ______________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. dari tanggal ______________________ s/d __________________________ 2. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan. 5.

Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke Bank ________ [bank] CONTOH [Kop Asuransi/Perusahaan Penjaminan Penerbit Jaminan] SURAT JAMINAN UANG MUKA Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. Mengenai segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini.000.____________ Pemimpin Untuk : : keyakinan.165 6. Dikeluarkan di ____________ Pada tanggal ___________ [Bank] Materai Rp 6.

PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN Uang Muka atau Sisa Uang Muka yang belum dikembalikan oleh TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasarkan Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. _____________ tanggal _____________ dari PENERIMA JAMINAN. Nilai : Dengan ini dinyatakan. 2. bahwa kami: _________________________ [nama dan alamat penyedia] sebagai Penyedia Jasa Konsultansi. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________(terbilang_____________________________). selanjutnya disebut TERJAMIN. . Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya atau melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka dimaksud yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak. Maka kami. 3. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bila TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan _____________ sebagaimana ditetapkan berdasarkan Kontrak No. dan _________________________ [nama dan alamat perusahaan penjaminan] sebagai Penjamin. 6.166 Nomor Jaminan : __________________ Rp__________________ 1. 4. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _________________________ [nama dan alamat PPK] sebagai Pemilik. Surat Jaminan ini berlaku selama ___ (_____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal _____________ sampai dengan tanggal _____________. 5.

(_____________________) Nama Jelas (_____________________) Nama Jelas Untuk keyakinan.167 7. Dikeluarkan di _______________ Pada tanggal ________________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp 6.000. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke ________ [penerbit jaminan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

168 .

169 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful