P. 1
Sbd Jasa Konsultansi Badan Usaha Penunjukan Langsung Non Darurat

Sbd Jasa Konsultansi Badan Usaha Penunjukan Langsung Non Darurat

|Views: 487|Likes:
Published by Dwik 'TauRus'

More info:

Published by: Dwik 'TauRus' on Oct 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/27/2013

pdf

text

original

Sections

  • BAB II. UNDANGAN PENUNJUKAN LANGSUNG
  • BAB III. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP)
  • BAB IV. LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK)
  • BAB V. PAKTA INTEGRITAS
  • BAB VI. FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI
  • BAB VIII. TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI
  • BAB II. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP)
  • BAB III. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP)
  • BAB IV. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
  • BAB V. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN
  • LAMPIRAN 1 : SURAT PENAWARAN
  • LAMPIRAN 2 : DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS
  • BAB VI. BENTUK KONTRAK
  • LAMPIRAN 1 : SURAT PERJANJIAN
  • LAMPIRAN 4 : SURAT PERINTAH KERJA (SPK)
  • BAB VII. BENTUK DOKUMEN LAINNYA
  • LAMPIRAN 3 : JAMINAN UANG MUKA

Republik Indonesia

Standar Dokumen Pengadaan

Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha

- Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk Penanganan Darurat dengan Prakualifikasi -

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

D O K U M E N K UA L I F I K A S I
Nomor : __________ Tanggal : __________ untuk Pengadaan __________

[Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan/Pejabat Pengadaan]: __________ [Kementerian/Lembaga/SKPD/Institusi lainnya]: __________
Tahun Anggaran: __________

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

DAFTAR ISI
BAB I BAB II BAB III BAB IV BAB V BAB VI BAB VII BAB VIII UMUM UNDANGAN PENUNJUKAN LANGSUNG INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) PAKTA INTEGRITAS FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI .............................. .............................. 16 18 .............................. .............................. .............................. .............................. .............................. .............................. 1 2 4 9 11 12

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

.

Umum. Petunjuk Pengisian Formulir Isian Kualifikasi. Isi Dokumen Kualifikasi meliputi : 1. 3. : Kelompok Kerja ULP yang berfungsi melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa. : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.[Pokja ULP . 2. .Jasa Konsultansi : jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu di berbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware). Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . istilah dan singkatan sebagai berikut : . Penunjukan Langsung dengan prakualifikasi ini dibiayai dari sumber pendanaan yang tercantum dalam LDK. Undangan Penunjukan Langsung.[Pejabat : Kerangka Acuan Kerja.1 BAB I. : Lembar Data Pengadaan.PPK .] untuk Pengadaan : personil yang memiliki Sertifikat Keahlian Pengadaan Barang/Jasa yang melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa. UMUM A. Formulir Isian Kualifikasi.] : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan.SPK C. Prakualifikasi ini diikuti oleh penyedia yang berbentuk badan usaha. E.HPS . Tata Cara Evaluasi Kualifikasi. 7. : Harga Perkiraan Sendiri.SPPBJ . 6.KAK . Lembar Data Kualifikasi. D. Dokumen Kualifikasi ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. 8. Dalam Dokumen Kualifikasi ini dipergunakan pengertian. Instruksi Kepada Peserta. B. : Surat Perintah Kerja. 4. Pakta integritas. 5.LDP . .

selesai ______s. j. i. Kegiatan Pemasukan Dokumen Isian Kualifikasi Pemberitahuan Hasil Evaluasi Kualifikasi & Pembuktian Kualifikasi Pemberian Penjelasan Pemasukan Dokumen Penawaran Pembukaan Dokumen Penawaran Evaluasi penawaran Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya Pengumuman Pemenang Penerbitan SPPBJ Penandatanganan Kontrak Hari/Tanggal __/__________ __/__________ __/__________ __/__ s/d ___/__ __/__________ __/__ s/d ___/__ __/__________ __/__________ __/__________ __/__________ ___________ s. g. maka Saudara dianjurkan untuk menghadiri pemberian penjelasan pada tempat dan waktu Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Paket Pekerjaan Nama Paket Pekerjaan Lingkup Pekerjaan Nilai total HPS Sumber Pendanaan : ________________ : ________________ : Rp __________ (__________) : ________________ Tahun Anggaran______ 2.d. c. f.Jalan. __ __________ 20__ Dengan ini [perusahaan] Saudara kami undang untuk mengikuti proses Penunjukan Langsung paket pekerjaan Jasa Konsultansi sebagai berikut: 1. b. d. dst] Website : ________________ Saudara diminta untuk memasukkan Dokumen Isian Kualifikasi sesuai dengan jadwal pelaksanaan sebagai berikut : No a. Pelaksanaan Pengadaan Tempat dan alamat : ________________ [Ruang. ____________ di __________ Perihal : Penunjukan Langsung Penyedia Jasa Konsultansi [Pokja _______ULP__________/Pejabat Pengadaan pada _______ (K/L/D/I)] CONTOH __________.2 BAB II. Lantai. UNDANGAN PENUNJUKAN LANGSUNG [kop surat K/L/D/I] Nomor : _____ Lampiran : 1 (satu) berkas Kepada Yth. h.d______ __________ Waktu ___________ Apabila [perusahaan] Saudara dinyatakan lulus kualifikasi. e. Gedung.

........yang ditentukan dalam Lembar Data Pemilihan (LDP)... agar Saudara lebih memahami lingkup pekerjaan.... dan Biaya dengan masa berlaku penawaran paling kurang ___ (______) hari kalender terhitung sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Teknis... [nama lengkap] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) ..... Demikian disampaikan untuk diketahui.. ]Kelompok Kerja _____ULP__________/Pejabat Pengadaan] [Ketua] [tanda tangan] .. Pemasukan Penawaran sesuai dengan jadwal pelaksanaan di atas meliputi Kelengkapan Persyaratan Administrasi....

seperti digugurkan dari proses kualifikasi atau pembatalan kelulusan kualifikasi. c. sanksi administratif. Penyedia yang telah ditunjuk sebagai konsultan perencana menjadi Penyedia Pekerjaan Konstruksi atau menjadi konsultan pengawas untuk pekerjaan fisik yang direncanakannya. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang. Larangan Korupsi. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Kualifikasi.3 Pengenaan 3. berusaha mempengaruhi anggota [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dalam bentuk dan cara apapun. dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A. 2. dan/atau peraturan perundangundangan. Umum 1. Peserta Kualifikasi 2.1 di atas dikenakan sanksi-sanksi sebagai berikut: a. b. Peran ganda sebagaimana dimaksud pada angka 3. 2.1 sanksi dilaporkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] kepada PA/KPA. Larangan Pertentangan Kepentingan 3. yang menurut ULP/Pejabat Pengadaan] 2. Para pihak dalam melaksanakan tugas. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Terima Jadi (turn key contract) atau 3. antara lain meliputi: a. fungsi dan perannya. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan Penunjukan Langsung penyedia Jasa Konsultansi ini dapat diikuti oleh peserta yang berbentuk Badan Usaha yang diundang. Kolusi. gugatan secara perdata.1.2 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. b.2 Peserta penilaian [Pokja terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam angka 2. dan/atau d. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Kualifikasi.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a.4 BAB III.

c. Penyedia yang telah ditunjuk sebagai konsultan pengawas menjadi Penyedia Pekerjaan Konstruksi untuk pekerjaan fisik yang diawasi. Isi Dokumen Kualifikasi 4. PPK dan/atau anggota [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. adalah keterkaitan hubungan antara peserta dengan PPK dan/atau anggota [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] yang antara lain meliputi: a. Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti diluar tanggungan K/L/D/I 3. 5.1 Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Kualifikasi. Bahasa Dokumen Kualifikasi Dokumen Kualifikasi beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia. Peserta dapat meminta penjelasan secara tertulis mengenai isi Dokumen Kualifikasi. b.1. b.3 [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] wajib menanggapi setiap permintaan penjelasan yang diajukan peserta secara tertulis.4 B. Dokumen Kualifikasi 4. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Terima Jadi (turn key contract) atau Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 4.3 Afiliasi sebagaimana dimaksud pada angka 3. hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai dengan derajat kedua. baik secara horizontal maupun vertikal. baik langsung maupun tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta. Kelalaian menyampaikan keterangan yang disyaratkan dalam Dokumen Kualifikasi sepenuhnya merupakan risiko peserta. pengurus koperasi pegawai dalam suatu K/L/D/I atau anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan.Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi. merangkap sebagai [anggota Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] atau pejabat yang berwenang menentukan penyedia Penunjukan Langsung.2 4. 3.

2 Pakta integritas dimasukkan dalam Dokumen Isian Kualifikasi dan menjadi bagian Dokumen Isian Kualifikasi. Berlakunya Kualifikasi 8. ULP/Pejabat Pengadaan] C. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya.2 Peserta sepenuhnya menanggung biaya untuk mengikuti kualifikasi ini.2 6. Biaya Kualifikasi Kualifikasi ini hanya berlaku untuk paket pekerjaan yang disebut dalam LDK. 9. Penyiapan Dokumen Isian Kualifikasi 9. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .1 Peserta berkewajiban untuk mengisi dan melengkapi Pakta Integritas dan Formulir Isian Kualifikasi. 6.1 Sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Kualifikasi. Pengisian Dokumen Kualifikasi 9. Perubahan Dokumen Kualifikasi 6.1 8. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dapat mengubah Dokumen Kualifikasi dengan menetapkan Adendum. dan nepotisme (KKN). Pakta Integritas 10. ULP/Pejabat Pengadaan] 7. Pakta Integritas dan Formulir Isian Kualifikasi harus ditandatangani oleh: a. 8. 10.6 6. atau c.3 [Pokja dapat mengundurkan batas akhir waktu penyampaian Dokumen Isian Kualifikasi apabila ada Adendum Dokumen Kualifikasi. korupsi.1 Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan dan akan melaporkan terjadinya kolusi.1 10. direktur utama/pimpinan perusahaan. b. Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Kualifikasi dan disampaikan kepada peserta. [Pokja tidak bertanggung jawab atas kerugian apapun yang ditanggung oleh Peserta.

11. Pembuktian Kualifikasi 15. 15. serta disampaikan kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dengan alamat yang ditentukan dalam LDK. Pemasukan Dokumen Isian Kualifikasi 12. 14.2 Peserta menyampaikan langsung Dokumen Isian Kualifikasi kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] sesuai jadwal yang ditetapkan dalam LDK. 12. Tata cara evaluasi kualifikasi dilakukan sesuai dengan Bab VIII Dokumen Kualifikasi ini. Pembuktian kualifikasi terhadap peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi dilakukan setelah evaluasi kualifikasi. Penyampaian 12.3 14. Evaluasi Kualifikasi Informasi yang berkaitan dengan evaluasi kualifikasi tidak boleh diungkapkan kepada pihak lain hingga hasil kualifikasi diumumkan. Bentuk Dokumen Isian Kualifikasi Dokumen Isian Kualifikasi disampaikan sebanyak 1 (satu) rangkap dokumen asli. E.4 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data. maka [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain.2 15.3 [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit dokumen.2 14.1 Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan menggunakan metode penilaian sistem gugur. Kerahasiaan Proses 14. badan 15.1 15. Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat dokumen asli atau dokumen yang sudah dilegalisir oleh yang berwenang dan meminta salinannya. 14.1 Dokumen Isian Kualifikasi dimasukkan dalam Dokumen Isian sampul penutup dan ditulis “DOKUMEN ISIAN Kualifikasi KUALIFIKASI” dan nama paket pekerjaan. maka peserta digugurkan. apabila diperlukan. Apabila peserta tidak memenuhi syarat. Evaluasi Kualifikasi 13. nama dan alamat peserta. D.4 Pakta Integritas telah diisi dan ditandatangani oleh peserta sebelum dilakukan evaluasi.

Kualifikasi Ulang kualifikasi setelah ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] disampaikan kepada peserta Hasil kualifikasi. maka dilakukan Undangan Penunjukan Langsung kepada peserta lain. Pengumuman Hasil Kualifikasi 17. Kualifikasi Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . F.8 usaha dan/atau pengurusnya dimasukkan dalam Daftar Hitam. Apabila peserta tidak lulus kualifikasi. 18. Pemberitahuan Peserta yang lulus kualifikasi diberitahu dan dilanjutkan kepada Peserta dengan pemberian penjelasan dan memasukkan yang Lulus penawaran. maka [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain. 15. Hasil Kualifikasi 16.5 Apabila peserta tidak lulus pembuktian kualifikasi.

tidak bangkrut. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama.d. LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) A. dan tidak sedang dihentikan kegiatan usahanya. Sumber Dana Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan: ______________ Tahun Anggaran __________ Hari Tanggal Pukul Tempat : _____________ : _____________ : _______ s. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa badan usaha yang bersangkutan dan manajemennya tidak dalam pengawasan pengadilan. PPh Pasal 25/Pasal 29 dan PPN (bagi Pengusaha Kena Pajak) paling Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Lingkup Kualifikasi Nama [Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] : __________________________ Alamat [Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] : ___________________________ Website : ___________________________ Nama Paket Pekerjaan : _______________________ B. 4. direktur utama/pimpinan perusahaan. PPh Pasal 23 (bila ada transaksi). Pemasukan Dokumen Isian Kualifikasi D. b. memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahunan) serta memiliki laporan bulanan PPh Pasal 21. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (dinyatakan dengan surat kuasa). 2.9 BAB IV. atau d. ______ : _________________ C. Persyaratan Kualifikasi 1. formulir isian kualifikasi ditandatangani oleh: a. 3. salah satu dan/atau semua pengurus badan usaha tidak masuk dalam daftar hitam. c.

Memiliki kemampuan menyediakan fasilitas / peralatan / perlengkapan untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi ini. memiliki Tenaga Ahli Tetap dengan kualifikasi keahlian ___________ [isi sesuai dengan tingkat pendidikan. 6. memiliki pengalaman pada pekerjaan _________ [isi sesuai dengan pekerjaan sejenis yang dipersyaratkan]. 5. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. jenis keahlian/spesialisasi dan pengalaman yang diperlukan untuk pekerjaan jasa konsultansi ini.10 kurang 3 (tiga) bulan terakhir dalam tahun berjalan. memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia jasa konsultansi dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. yaitu: ________[sebutkan fasilitas / peralatan / perlengkapan minimum yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi yang dimaksud. 9. 8. untuk pekerjaan kompleks dapat memiliki sertifikat manajemen mutu ISO atau persyaratan lain seperti peralatan khusus. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF). Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . atau pengalaman tertentu. 7. termasuk yang bersifat khusus / spesifik / berteknologi tinggi]. tenaga ahli spesialis yang diperlukan. 10. peserta harus memiliki surat izin usaha ___________ [isi sesuai dengan izin usaha yang dipersyaratkan untuk pekerjaan jasa konsultansi ini] dan surat izin ______________ [isi sesuai dengan surat izin lain yang dipersyaratkan]. serta harus memenuhi persyaratan: ________________________[isi dengan persyaratan kemampuan manajerial yang diperlukan]. dapat diisi lebih dari satu].

menerima sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. dan profesional untuk memberikan hasil kerja terbaik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. transparan. NIK pada KTP/no. apabila melanggar hal-hal yang dinyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini. [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . akan mengikuti proses pengadaan secara bersih. Identitas Bertindak untuk dan atas nama : __________ : __________[diisi no. 4. dan Nepotisme (KKN).11 BAB V. akan melaporkan kepada APIP ________ [isi sesuai dengan K/L/D/I] yang bersangkutan dan/atau LKPP apabila mengetahui ada indikasi KKN dalam proses pengadaan ini. Kolusi. bersedia menerima sanksi administratif. PAKTA INTEGRITAS [Contoh Pakta Integritas Badan Usaha] PAKTA INTEGRITAS Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : _____________________ [nama wakil sah badan usaha] Jabatan No. __ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun] [Nama Badan Usaha]. 2. __________ [tempat]. digugat secara perdata dan/atau dilaporkan secara pidana. SIM/identitas lainnya] : PT/CV/Firma/Koperasi _________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] dalam rangka pengadaan _________ [isi nama paket] pada ________ [isi sesuai dengan K/L/D/I] dengan ini menyatakan bahwa: 1. tidak akan melakukan praktek Korupsi. 3.

4. 6. 7. salah satu dan/atau semua pengurus badan usaha yang saya wakili tidak masuk dalam Daftar Hitam. tidak dalam pengawasan pengadilan. dan kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. saya tidak sedang menjalani sanksi pidana. data-data badan usaha yang saya wakili adalah sebagai berikut: Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 2. disebutkan secara jelas nomor dan tanggal akta pendirian/perubahan/surat kuasa] . FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI UNTUK BADAN USAHA Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Jabatan Bertindak untuk dan atas nama Alamat Telepon/Fax Email : ____________________ [nama wakil sah badan usaha] : _____________ [diisi sesuai jabatan dalam akta notaris] : PT/CV/Firma/Koperasi____________________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama badan usaha] : ___________________________________ : ___________________________________ : ___________________________________ menyatakan dengan sesungguhnya bahwa: 1. badan usaha yang saya wakili tidak masuk dalam Daftar Hitam. saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan Akte Notaris __________________________ [sesuai akta pendirian/perubahannya/surat kuasa. tidak pailit. saya bukan sebagai pegawai K/L/D/I [bagi pegawai K/L/D/I yang sedang cuti diluar tanggungan K/L/D/I ditulis sebagai berikut : “Saya merupakan pegawai K/L/D/I yang sedang cuti diluar tanggungan K/L/D/I”] .12 BAB VI. 5. 3. langsung maupun tidak langsung dalam proses pengadaan ini. saya tidak sedang dan tidak akan terlibat pertentangan kepentingan dengan para pihak yang terkait.

Izin Lainnya (apabila dipersyaratkan) 1. Data Administrasi Nama (PT/CV/Firma/ Koperasi) 1. Tanggal c. Nama Notaris : __________ 2. Status Alamat Kantor Pusat 3. Akte : __________ b. Telepon 4. : _________ : : : : : : : : : Pusat __________ __________ __________ __________ Cabang 2. Tanggal : __________ c. Masa berlaku izin usaha 3. Fax E-Mail __________ __________ __________ __________ B.13 A. No. Fax E-Mail Alamat Kantor Cabang No. No. Instansi pemberi izin usaha : : : ________________ Tanggal __________ __________ __________ C. No. Landasan Hukum Pendirian Badan Usaha 1. Telepon No. Izin Usaha 1. Masa berlaku izin 3. No. No. Surat Izin ____________ 2. Akte Pendirian PT/CV/Firma/Koperasi a. Surat Izin Usaha ______ 2. Nama Notaris : : : __________ __________ __________ Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . No. Instansi pemberi izin : : : ________________ Tanggal __________ __________ __________ D. Akte b. Akte Perubahan Terakhir a.

Direksi/Pengurus Badan Usaha No.__________ tanggal__________ No. Data Pengalaman Perusahaan 4 (empat) tahun terakhir Pemberi Tugas/Pejabat Pembuat Komitmen Lokasi Nama Alamat/ Telepon 6 No / Tanggal 7 Nilai Kontrak BA Serah Terima 10 Kontrak Tanggal Selesai Menurut No. Bukti Laporan Pajak terakhir : Tahun : __________ No. [Surat Keterangan Fiskal (sebagai : pengganti huruf b dan c)] : G.__________ tanggal__________ No. Data Keuangan 1. Nama No. KTP Jabatan dalam Badan Usaha 2.__________ tanggal__________ No. KTP Jabatan dalam Badan Usaha F. Bukti Laporan bulanan (tiga bulan terakhir) : 1) PPh Pasal 21 2) PPh Pasal 23 3) PPh Pasal 25/Pasal 29 4) PPN b. Nama No. Nama No. ________tanggal ______ c. Pajak a.14 E.__________ tanggal__________ No. Susunan Kepemilikan Saham (untuk PT)/Susunan Pesero (untuk CV/Firma) No. Komisaris untuk Perseroan Terbatas (PT) No. Nomor Pokok Wajib Pajak b. Nama Paket Pekerjaan Bidang/ Sub Bidang Pekerjaan 1 2 3 4 5 8 9 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .__________ tanggal__________ No. KTP Persentase 2. Pengurus 1.

15 H. 1 Jenis Fasilitas/Peralatan/ Perlengkapan 2 Jumlah 3 Kapasitas 4 Merk dan tipe 5 Tahun pembuatan 6 Kondisi (%) 7 Lokasi Sekarang 8 Bukti Milik/SewaBeli/Sewa 9 J.dan tanda tangan] (nama lengkap) Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam.000. Jika dikemudian hari ditemui bahwa data/dokumen yang saya sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan. Data Fasilitas/Peralatan/Perlengkapan yang mendukung [cantumkan jika disyaratkan oleh Pokja ULP] No. dan/atau pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang sesuai dengan ketentuan perundangundangan. __[tanggal] __________[bulan] 20__[tahun] PT/CV/Firma/Koperasi __________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] [rekatkan meterai Rp 6. Data Pekerjaan yang sedang dilaksanakan Pemberi Tugas/Pejabat Pembuat Komitmen Lokasi Nama Alamat/ Telepon No / Tanggal Nilai Kontrak Progres Terakhir Kontrak (rencana) % Prestasi Kerja (%) No.. Data Personalia (Tenaga ahli tetap badan usaha) Tgl/bln/thn lahir 3 Tingkat Pendidikan 4 Keahlian/ Spesialisasi 5 Pengalaman Kerja (tahun) 6 Kemampuan Manajerial 7 Tahun Sertifikat/ Ijazah 8 No 1 Nama 2 I. gugatan secara perdata. maka saya dan badan usaha yang saya wakili bersedia dikenakan sanksi berupa sanksi administratif. __________[tempat]. Nama Pekerjaan Bidang/ Sub Bidang Pekerjaan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab.

apabila peserta berstatus kantor cabang. nomor KTP. Diisi dengan alamat.16 BAB VII. 3. 3. tanggal dan nama Notaris penerbit akte pendirian badan usaha. nomor KTP. c. 2. Diisi dengan alamat. Diisi dengan jenis surat izin usaha. Landasan Hukum Pendirian Badan Usaha 1. Diisi nomor dan tanggal bukti laporan bulanan (tiga bulan terakhir): 1) PPh Pasal 21. 4. Pajak a. 2. 2. 3. lokasi tempat pelaksanaan pekerjaan. Diisi dengan nama badan usaha peserta. E. dan jabatan dalam badan usaha. Diisi dengan nama instansi penerbit surat izin. Diisi dengan nomor. Diisi dengan masa berlaku izin. 2. C. Diisi nomor dan tanggal bukti Laporan Pajak Tahun terakhir berupa SPT Tahunan. nomor dan tanggal penerbitannya. dan persentase kepemilikan saham/pesero. nomor faksimili dan e-mail kantor pusat yang dapat dihubungi. Persyaratan pemenuhan kewajiban pajak tahun terakhir dengan penyampaian SPT Tahunan dan SPT Masa dapat diganti oleh peserta dengan penyampaian Surat Keterangan Fiskal (SKF) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak G. d. Diisi dengan nomor. nomor dan tanggal penerbitannya. Diisi dengan nama. B. nomor KTP. Diisi NPWP badan usaha. apabila ada. Diisi dengan masa berlaku izin usaha. Izin Usaha 1. 2) PPh Pasal 23. Pengurus 1. Diisi dengan nama. b. 2. 3) PPh Pasal 25/Pasal 29. nomor telepon. nomor telepon. Diisi dengan nama. bidang/subbidang pekerjaan yang dipersyaratkan. nama dan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . apabila berbentuk Perseroan Terbatas. D. F. Diisi dengan jenis surat izin. Izin lainnya (apabila dipersyaratkan) 1. Pilih status badan usaha (Pusat/Cabang). Data Keuangan 1. tanggal dan nama Notaris penerbit akte perubahan terakhir badan usaha. 2. Diisi dengan nama instansi penerbit surat izin usaha. PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI A. Data Pengalaman Perusahaan Diisi dengan nama paket pekerjaan. 4) PPN. dan jabatan dalam badan usaha. Administrasi 1. nomor faksimili dan e-mail kantor badan usaha yang dapat dihubungi.

jumlah. nomor/tanggal dan nilai kontrak. dan tanggal berita acara serah terima. I. tingkat pendidikan (sarjana. tahun pembuatan. tanggal selesai paket pekerjaan menurut kontrak. pasca sarjana). serta persentase progres menurut kontrak dan persentase prestasi kerja terakhir. J. kapasitas pada saat ini. Bukti Status kepemilikan harus dapat ditunjukkan pada waktu Pembuktian Kualifikasi. kehalian/spesialisasinya. kemampuan manajerial yang dimiliki dan tahun penerbitan sertifikat/ijazah dari setiap tenaga ahli tetap yang dimiliki. kondisi (dalam persentase). Data Fasilitas/Peralatan/Perlengkapan Diisi dengan jenis. nama dan alamat/telepon dari pemberi tugas/Pejabat Pembuat Komitmen.17 alamat/telepon dari pemberi tugas/Pejabat Pembuat Komitmen. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . nomor/tanggal dan nilai kontrak. bidang/subbidang pekerjaan dan lokasi tempat pelaksanaan pekerjaan. Data Personalia (Tenaga ahli tetap) Diisi dengan nama. merek dan tipe. H. Data Pekerjaan yang sedang Dilaksanakan Diisi dengan nama paket pekerjaan. tanggal/bulan/tahun lahir. lokasi keberadaan saat ini dan status kepemilikan (milik sendiri/sewa beli/sewa) dari masing-masing fasilitas/peralatan/perlengkapan. lama pengalaman kerja. untuk masing-masing paket pekerjaan selama 4 (empat) tahun terakhir.

TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI A. apabila disyaratkan. 9. atau d. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. kecuali bagi peserta Usaha Mikro. direktur utama/pimpinan perusahaan. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil serta kemampuan pada subbidang pekerjaan yang sesuai untuk usaha non kecil.18 BAB VIII. memiliki kemampuan pada bidang pekerjaan yang sesuai untuk usaha Mikro. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. Formulir Isian Kualifikasi yang tidak dibubuhi materai tidak digugurkan. Usaha kecil dan koperasi kecil yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. . menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa badan usaha yang bersangkutan dan manajemennya tidak dalam pengawasan pengadilan. pemenuhan persyaratan kualifikasi. 7. Evaluasi Kualifikasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. 3. 5. 4. PPh Pasal 23 (bila ada transaksi). Peserta yang memenuhi Evaluasi Kualifikasi dilanjutkan dengan Pembuktian Kualifikasi. dan 2.000. peserta diminta untuk membubuhi materai senilai Rp. salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya tidak masuk dalam daftar hitam. PPh Pasal 25/Pasal 29 dan PPN (bagi Pengusaha Kena Pajak) paling kurang 3 (tiga) bulan terakhir dalam tahun berjalan. B. b. 8. memiliki surat izin usaha sesuai dengan peraturan perundang-undangan. memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahunan) serta memiliki laporan bulanan PPh Pasal 21. memiliki Tenaga Ahli Tetap dan kemampuan menyediakan fasilitas / peralatan / perlengkapan yang sesuai dengan yang dipersyaratkan. memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia jasa konsultansi dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir.12. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF). C. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. Pokja ULP memeriksa dan membandingkan persyaratan dan data isian peserta dalam Dokumen Kualifikasi dalam hal: 1.00 (dua belas ribu rupiah). atau pengalaman tertentu. formulir isian kualifikasi ditandatangani oleh: a. memiliki sertifikat manajemen mutu ISO atau persyaratan lain seperti peralatan khusus. kelengkapan Dokumen Kualifikasi. tenaga ahli spesialis yang diperlukan. 10. Evaluasi Kualifikasi hanya berdasarkan Formulir Isian Kualifikasi yang dilakukan dengan Sistem Gugur. tidak pailit. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (dinyatakan dengan surat kuasa). 2. D. 6. c.

19 E. Data yang kurang dapat dilengkapi paling lambat sebelum batas akhir pemasukan Dokumen Kualifikasi. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . F. Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas maka Pokja ULP dapat meminta peserta untuk menyampaikan klarifikasi secara tertulis dan/atau melengkapi data yang kurang. namun tidak boleh mengubah substansi Dokumen Kualifikasi.

20 Republik Indonesia Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha .Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk Penanganan Darurat dengan Prakualifikasi - Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah .

21 DOKUMEN PEMILIHAN Nomor: __________ Tanggal: __________ untuk Pengadaan __________ [Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan/Pejabat Pengadaan]: __________ [Kementerian/Lembaga/SKPD/Institusi lainnya]: __________ Tahun Anggaran: __________ Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

............................ .... 116 118 .................................................................................................................... 78 .............................. .. ........ ....... .................. 115 ........................................................... ......... .......... 110 115 ..... 106 109 .............................................................................................................................................. ................................ ......... ...... ............... 23 24 45 54 57 57 61 73 75 75 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .......22 DAFTAR ISI BAB I BAB II BAB III BAB IV BAB V UMUM INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) BENTUK DOKUMEN PENAWARAN LAMPIRAN 1 : SURAT PENAWARAN LAMPIRAN 2 : DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS LAMPIRAN 3 : DOKUMEN PENAWARAN BIAYA BAB VI BENTUK KONTRAK LAMPIRAN 1 : SURAT PERJANJIAN LAMPIRAN 2 : SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK LAMPIRAN 3 : SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK LAMPIRAN 3 A : PERSONIL INTI DAN PERALATAN LAMPIRAN 4 : SURAT PERINTAH KERJA (SPK) BAB VII BENTUK DOKUMEN LAINNYA LAMPIRAN 1 : SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA (SPPBJ) LAMPIRAN 2 : SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) LAMPIRAN 3 : JAMINAN UANG MUKA ........ ..........................

: Kelompok Kerja ULP yang berfungsi untuk melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa. : Lembar Data Pemilihan.] Pengadaan : personil yang memiliki Sertifikat Keahlian Pengadaan Barang/Jasa Barang/Jasa. UMUM A.SPMK yang melaksanakan Pengadaan yang : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan.23 BAB I.HPS . Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian. : Surat Perintah Mulai Kerja. B.[Pokja ULP . : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.KAK . Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . yang berisi instruksi dan/atau informasi yang diperlukan oleh peserta untuk menyiapkan penawarannya.SPPBJ .PPK .] .Jasa Konsultansi : jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu di berbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware). Dokumen Pemilihan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. istilah dan singkatan sebagai berikut: .LDP .[Pejabat : Kerangka Acuan Kerja : Harga Perkiraan Sendiri. .

seperti digugurkan dari proses Penunjukan Langsung.3 Pengenaan sanksi dilaporkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] kepada PA/KPA. Sumber Dana 3. 4. Larangan 4. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pemilihan ini. 1. atau pembatalan penetapan peserta. Peserta Pengadaan ini dibiayai dari sumber sebagaimana tercantum dalam LDP. . Umum 1. Kolusi. berdasarkan syarat-syarat umum dan syarat-syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai Kerangka Acuan Kerja dan biaya sesuai kontrak. ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dan Nepotisme dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: (KKN) serta a. sanksi administratif. 4. 2. c. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang. b. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pemilihan.2 Peserta yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. Lingkup Pekerjaan 1. 4. b.1 Peserta menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan jasa konsultansi sebagaimana tercantum dalam LDP.1 dikenakan sanksi-sanksi sebagai berikut: a.2 Peserta yang menurut penilaian [Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam angka 4. dan/atau d.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan Korupsi.24 BAB II. pendanaan Penunjukan Langsung penyedia Jasa Konsultansi ini dapat diikuti oleh peserta yang berbentuk badan usaha dan telah lulus kualifikasi. berusaha mempengaruhi [anggota Pokja Penipuan ULP/Pejabat Pengadaan] dalam bentuk dan cara apapun. dan/atau peraturan perundang-undangan. gugatan secara perdata.

Larangan Pertentangan Kepentingan 5. Bentuk Dokumen Lain : Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . e. Oleh karena itu yang bersangkutan tidak boleh memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. Kerangka Acuan Kerja (KAK). 3) Dokumen Penawaran Teknis. h.25 5. 2) Surat Kuasa.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas. d. 5. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Pendayagunaan 6. dan perannya. Lembar Data Pemilihan (LDP).2 Dalam pelaksanaan pekerjaan jasa konsultansi dimungkinkan menggunakan komponen berupa tenaga ahli dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. Syarat-Syarat Umum Kontrak. b. komponen berupa perangkat lunak yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan. dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia. c. disusun berdasarkan keperluan yang nyata. 6. fungsi dan perannya.2 Larangan pertentangan kepentingan ditujukan untuk menjamin perilaku dan tindakan tidak mendua dari para pihak dalam melaksanakan tugas. B. Bentuk [Surat Perjanjian/Surat Perintah Kerja]. 6. fungsi. g.1 Dokumen Pemilihan terdiri dari: Pemilihan a. Isi Dokumen 7.3 Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti di luar tanggungan K/L/D/I. f. Umum. dan 4) Dokumen Penawaran Biaya. Dokumen Pemilihan 7. b.1 Peserta berkewajiban untuk menyampaikan Produksi Dalam penawaran yang mengutamakan jasa konsultansi Negeri yang dilaksanakan di Indonesia oleh tenaga Indonesia (produksi dalam negeri). i. Instruksi Kepada Peserta (IKP). dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. 5.

26 1) SPPBJ. i. Pemberian Penjelasan 8. 7. masa berlaku dan penjamin yang dapat mengeluarkan jaminan 8. b. j. cara penyampaian Dokumen Penawaran. Kerangka Acuan Kerja. jadwal pemasukan dan pembukaan Dokumen Penawaran.4 [Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] wajib menanggapi setiap permintaan penjelasan yang diajukan peserta secara tertulis. jenis kontrak yang akan digunakan. besaran. g. d. c.2 Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pemilihan ini.1 Pemberian penjelasan dilakukan di tempat dan pada waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. serta dihadiri oleh peserta. 7. hal-hal yang menggugurkan penawaran. 8. 2) SPMK. ketentuan tentang penyesuaian harga. 3) Surat Jaminan Uang Muka. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. f. 7. Biaya peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta. Kelalaian menyampaikan keterangan yang disyaratkan dalam Dokumen Pemilihan atau menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan sepenuhnya merupakan resiko peserta.3 Peserta dapat meminta penjelasan secara tertulis mengenai dokumen pemilihan kepada [Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] sebelum batas akhir pemasukan penawaran. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] menjelaskan kepada peserta mengenai: a.2 Perwakilan peserta yang hadir pada saat pemberian penjelasan menunjukkan tanda pengenal dan surat tugas kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. ketentuan tentang asuransi. 8. h. kelengkapan yang harus dilampirkan bersama Dokumen Penawaran. 8.3 Dalam pemberian penjelasan. metode dan tata cara evaluasi. e.4 Apabila dipandang perlu. .

Biaya dalam Penyiapan Penawaran 10. 8.6 Apabila dalam BAPP sebagaimana dimaksud pada angka 8. maka [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pemilihan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan.5 Pemberian penjelasan isi Dokumen Pemilihan.7 Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah Dokumen Pemilihan awal. 8. 10. 8. perubahan substansi dokumen. Penyiapan Dokumen Penawaran 9. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia.2 Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing.1 Semua Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Indonesia. jawaban dari [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. 11. C.3 Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran.27 8. Bahasa Penawaran Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran.1 Dokumen Penawaran terdiri dari Administrasi. 10. Dokumen Penawaran 11. 10. pertanyaan dari penyedia.8 [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] memberikan salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pemilihan kepada peserta. hasil peninjauan lapangan. serta keterangan lain dituangkan dalam Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP) yang ditandatangani oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dan peserta yang hadir serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan.5 terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Teknis dan Biaya.

terdiri dari : 1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan. 4) komposisi tim dan penugasan. dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun) b. lokasi. tanggal. b. 3) jadwal pelaksanaan pekerjaan. Data pengalaman perusahaan. diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi : nama pekerjaan yang dilaksanakan.28 11. 2) uraian pendekatan. Rekapitulasi penawaran biaya.3 Dokumen Penawaran Teknis terdiri dari: a. d. yang didalamnya mencantumkan : a. terdiri dari : 1) data organisasi perusahaan. metodologi dan program kerja. atau c) kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. nilai. Dokumen lain yang dipersyaratkan. 11. terdiri dari : 1) tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja. jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. Kualifikasi tenaga ahli. b. b) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. tanda tangan: a) direktur utama/pimpinan perusahaan. d. c. masa berlaku penawaran. Surat Kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). c. Pendekatan dan metodologi. 2) daftar pengalaman kerja sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. 3) uraian pengalaman kerja sejenis 10 (Sepuluh) tahun terakhir. 2) surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan.4 Dokumen Penawaran Biaya terdiri dari: a. penawaran biaya. 5) jadwal penugasan tenaga ahli. b.2 Penawaran Administrasi terdiri dari: a. Surat Penawaran. Rincian Biaya Langsung Personil . dan e. lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat. pemberi tugas. 11.

d tidak wajib dipenuhi untuk kontrak lumpsum. 13. 12.3 Biaya overhead. retribusi. bea. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka kegiatan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan kegiatan yang lain dan kegiatan tersebut tetap harus dilaksanakan]. asuransi dan keuntungan serta semua pajak.c. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . d. c.4 [untuk kontrak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan. dan pungutan lain yang sah harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan jasa konsultansi ini diperhitungkan dalam total biaya penawaran.2 [Untuk kontrak harga satuan serta kontrak gabungan harga satuan dan lumpsum. peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan NonPersonil. Biaya Penawaran 12. [Untuk kontrak lumpsum. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 13. Keterangan: dokumen b. 12.2 Pembayaran atas pretasi pekerjaan jasa konsultansi ini dilakukan sesuai dengan cara sebagaimana tercantum dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. apabila dipersyaratkan peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan NonPersonil]. 12.1 Semua biaya dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang sebagaimana tercantum dalam LDP. 13.29 (remuneration). Dokumen lain yang dipersyaratkan. 12. Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost). ditulis : “penyesuaian harga diberlakukan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak”].1 Total biaya penawaran ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf.

maka sampul penutup dimasukan ke dalam sampul luar yang . dan Biaya dimasukkan dalam 1 (satu) sampul dan ditulis “Dokumen Penawaran”. Penyampulan 16. Sampul Penawaran 16.3 Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui pos/jasa pengiriman.1 Peserta menyampaikan langsung Dokumen Penawaran kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] sesuai jadwal sebagaimana tercantum dalam LDP. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dapat meminta kepada peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu.3 Peserta dapat : a.2 Peserta dapat menyampaikan Dokumen Penawaran melalui pos/jasa pengiriman dengan ketentuan sudah diterima [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] sebelum batas akhir pemasukan penawaran serta segala risiko keterlambatan dan kerusakan dokumen menjadi risiko peserta.2 Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. 15. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 14. Menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran. 17.30 14. 14. serta ditujukan kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dengan alamat yang ditentukan dalam LDP. 17. Penyampaian Dokumen Penawaran 17. D. nama paket pekerjaan. Bentuk Dokumen Penawaran Dokumen Penawaran disampaikan sebanyak 1 (satu) rangkap dokumen asli. 14. 14. Teknis. Menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan tidak dikenakan sanksi. Pemasukan Dokumen Penawaran 16. sebelum akhir masa berlakunya penawaran.2 Dokumen Penawaran Administrasi. 17.4 Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. b.1 Penyampulan Dokumen Penawaran dengan dan Penandaan menggunakan metoda 1 (satu) sampul. nama dan alamat peserta.1 Masa berlakunya penawaran sesuai sebagaimana tercantum dalam LDP.

1 Evaluasi penawaran dilakukan dengan metoda evaluasi kualitas. harus dilakukan pembetulan. d. surat kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan).2 [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] memeriksa kelengkapan Dokumen Penawaran. dan e. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran serta Klarifikasi dan Negosiasi 20. Penawaran Terlambat Penawaran harus disampaikan kepada atau harus sudah diterima oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] paling lambat di tempat dan pada waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. 19. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah. Pembukaan Dokumen Penawaran 20. surat penawaran yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan penawaran biaya. 19. 21. jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .2 Sebelum evaluasi penawaran Pokja ULP/Pejabat Pengadaan melakukan koreksi aritmatik terhadap penawaran biaya. kesalahan hasil pengalian antara volume dengan harga satuan. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 19. dengan ketentuan : [Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum: a. 20. E. 21. b. dokumen penawaran teknis.2 Terhadap penawaran terlambat yang disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] memberitahukan kepada peserta yang bersangkutan untuk mengambil kembali penawaran tersebut disertai dengan bukti serah terima. Evaluasi Penawaran 21. dokumen lain yang dipersyaratkan. b.1 Dokumen Penawaran dibuka pada waktu dan tempat sebagaimana tercantum dalam LDP. dokumen penawaran biaya. c. yang meliputi: a. 18.1 Setiap penawaran yang diterima oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran akan ditolak dan dikembalikan kepada peserta yang bersangkutan dalam keadaan tertutup (sampul tidak dibuka) disertai dengan bukti serah terima.31 mencantumkan nama paket pekerjaan dan alamat [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan].

maka penawaran dinyatakan gugur].32 dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain.5 Metode evaluasi. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dan/atau peserta dilarang menambah. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran. tanpa ada . namun total biaya terkoreksi yang melebihi HPS tidak menggugurkan penawaran sebelum dilakukan negosiasi biaya. persyaratan teknis.3 Total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi pagu anggaran langsung menggugurkan penawaran. b. 21. evaluasi teknis. Jika nilai pagu anggaran sama dengan nilai HPS maka nilai tersebut dijadikan patokan untuk menggugurkan penawaran biaya terkoreksi. b. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan. apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas. apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas. 21.6 Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a. maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka. 21. mengurangi. syarat-syarat.7 Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut : a. evaluasi biaya. atau c.4 Penawaran dievaluasi dengan cara memeriksa dan membandingkan Dokumen Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan yang diurut mulai dari tahapan penilaian persyaratan administrasi. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dilarang menambah. dan tata cara selain yang disebutkan dalam IKP tidak diperbolehkan. dan kewajaran biaya. mengurangi. dan c. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Pemilihan ini. b. dan harga satuan pada surat penawaran tetap dibiarkan kosong]. kriteria. c. [Untuk kontrak lump sump: a. evaluasi administrasi. apabila ada perbedaan penulisan nilai biaya penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. 21. 21. dan ruang lingkup serta kualifikasi tenaga ahli yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan ini.

para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] selama proses evaluasi. c) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pemilihan dipenuhi/dilengkapi. d. 2) [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain. 3) [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dan/atau PPK dengan tujuan untuk menunjuk peserta. maka : 1) peserta dimasukan dalam Daftar Hitam baik badan usahanya beserta pengurusnya. kualitas.33 penyimpangan yang bersifat penting/pokok yang mempengaruhi lingkup. 2) surat penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut : a) ditandatangani oleh : (1) direktur utama/pimpinan perusahaan.8 Evaluasi Administrasi : a. d) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. atau (3) kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. e) bertanggal. e. dan hasil/kinerja pekerjaan. 21. b. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. Evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. 4) apabila peserta memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. b) mencantumkan penawaran biaya. 5) apabila peserta tidak memenuhi persyaratan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. (2) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya.

3) pengalaman tersebut diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi: nama pekerjaan yang dilaksanakan. Evaluasi penawaran teknis dilakukan dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap kriteria yang dinilai dan bobot yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat. nilai.d 70 %). dengan ketentuan: 1) unsur-unsur pokok yang dinilai adalah: a) pengalaman perusahaan (bobot nilai antara 10 % s. dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun). c) kualifikasi tenaga ahli (bobot nilai antara 50 % s. 5) pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi dari pengguna jasa. b. pemberi tugas. 6) sub unsur Pengalaman Perusahaan yang dinilai adalah: . c.d 20 %). Penilaian terhadap Pengalaman Perusahaan dilakukan atas: 1) pengalaman perusahaan peserta dalam melaksanakan pekerjaan sejenis dengan pekerjaan yang dipersyaratkan dalam KAK untuk 10 (sepuluh) tahun terakhir. Unsur-unsur yang dievaluasi harus sesuai dengan yang ditetapkan. disamping untuk mengukur pengalaman juga dapat dipergunakan untuk mengukur kemampuan/kapasitas peserta yang bersangkutan dalam melaksanakan tugasnya. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain. 2) penilaian dilakukan sesuai pembobotan dari masing-masing unsur sebagaimana tercantum dalam LDP. 2) pengalaman kerja di Indonesia dan/atau di lokasi proyek mendapat tambahan nilai. 3) bobot masing-masing unsur ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan. yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir. 4) penilaian juga dilakukan terhadap jumlah pekerjaan yang sedang dilaksanakan oleh peserta.d 40 %). lokasi.34 administrasi. b) pendekatan dan metodologi (bobot nilai antara 20 % s. 21.9 Evaluasi Teknis : a.

tanggapan terhadap KAK khususnya mengenai data yang tersedia. laporan-laporan yang disyaratkan. gambargambar kerja. c) pengalaman manajerial dan fasilitas utama. dan laporan-laporan. jangka waktu pelaksanaan. d. dan kebutuhan fasilitas penunjang. apresiasi terhadap inovasi. jadwal penugasan. lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan (aspek-aspek utama yang diindikasikan dalam KAK). kualitas metodologi. program kerja. Penilaian terhadap Pendekatan dan Metodologi dilakukan atas: 1) pemahaman perusahaan peserta atas lingkup pekerjaan/jasa layanan yang diminta dalam KAK.35 a) pengalaman melaksanakan proyek/ kegiatan sejenis. jadwal pekerjaan. penilaian meliputi antara lain: analisis. dan pengenalan lapangan. orang bulan (person-month) tenaga ahli. e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. jenis keahlian serta jumlah tenaga ahli yang diperlukan. konsistensi antara metodologi dengan rencana kerja. d) fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. 2) sub unsur Pendekatan dan Metodologi yang dinilai adalah: a) pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. pemahaman atas sasaran/tujuan. uraian tugas. e) gagasan baru yang diajukan oleh Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . kebutuhan jumlah orang bulan. c) hasil kerja (deliverable). organisasi. d) kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap. b) kualitas metodologi. dan hasil kerja. penilaian terutama meliputi: pengertian terhadap tujuan proyek/kegiatan. 7) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. perhitungan teknis. spesifikasi teknis. b) pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. penilaian terutama meliputi: ketepatan menganalisa masalah dan langkah pemecahan yang diusulkan dengan tetap mengacu kepada persyaratan KAK.

Apabila perhitungan [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] lebih besar dibandingkan dengan yang tertulis dalam penawaran. persyaratan. Kualifikasi Tenaga Ahli. atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi.36 penyedia untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK diberikan nilai lebih. maka yang diambil adalah perhitungan [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. maka yang diambil adalah yang tertulis dalam penawaran. Bagi tenaga ahli yang diusulkan sebagai pemimpin/wakil pemimpin pelaksana pekerjaan (team leader/co team leader) dinilai pula pengalaman sebagai pemimpin/wakil pemimpin tim. 2) sub unsur Kualifikasi Tenaga Ahli yang dinilai adalah: a) tingkat pendidikan. penilaian dilakukan atas: 1) tenaga ahli yang diusulkan untuk melaksanakan pekerjaan dengan memperhatikan jenis keahlian. b) pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. (2) apabila terdapat perhitungan bulan menurut [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] lebih kecil dari yang tertulis dalam penawaran. dibuktikan dengan salinan ijazah. didukung dengan referensi dari pengguna jasa. Ketentuan penghitungan pengalaman kerja profesional dilakukan sebagai berikut : (1) tidak boleh terjadi tumpang tindih (overlap). yang dinilai dan 3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. e. yaitu lulusan perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah lulus ujian negara atau yang telah diakreditasi. f) [sub unsur lain dipersyaratkan]. bila terjadi overlap yang dihitung hanya salah satu. (3) apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis secara . serta jumlah tenaga yang telah diindikasikan di dalam KAK.

(8) total seluruh bulan kerja profesional dibagi dengan angka 12 sehingga didapatkan jangka waktu pengalaman kerja profesional seorang tenaga ahli. (7) bulan kerja profesional yang didapatkan dari angka (3). (4). maka pengalaman kerja yang dihitung hanya 25 % dari total bulannya. (4) apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis bulan dan tahunnya saja (tanpa tanggal). dinilai dengan kriteria sebagai berikut: (a) lingkup pekerjaan : i. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . sesuai dengan keahlian/profesi yang disyaratkan dalam KAK. terkait (b) posisi : i. dan tahunnya. bulan. maka bulan yang overlap dihitung satu kali). dan (5) dikalikan dengan nilai kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi yang didapatkan dari angka (6). (6) kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi pengalaman kerja profesional dibandingkan dengan yang dipersyaratkan dalam KAK. maka pengalaman kerja yang dihitung adalah total bulannya dikurangi 1 (satu) bulan. maka pengalaman kerja akan dihitung secara penuh (kecuali bila terjadi overlap. (5) apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis tahunnya saja (tanpa tanggal dan bulan). (9) Nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional tenaga ahli dicantumkan dalam LDP c) sertifikat keahlian/profesi yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang mengeluarkan. bahasa Indonesia (bagi konsultan Asing). sesuai ii. menunjang iii. d) lain-lain : penguasaan bahasa Inggris. sesuai ii.37 lengkap tanggal. tidak sesuai (c) nilai masing-masing kriteria ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP.

2) kewajaran penugasan tenaga ahli. Evaluasi biaya dilakukan terhadap peserta yang lulus ambang batas nilai teknis. direktur utama/pimpinan perusahaan. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen . 21. 5) Kualifikasi dari tenaga ahli yang melebihi dari kualifikasi yang dipersyaratkan dalam KAK tidak mendapat tambahan nilai.1 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dengan: a. 4) kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimbursable cost). b. 3) kewajaran penugasan tenaga pendukung. 3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP.10 Evaluasi Biaya : a. situasi.11 Dalam melakukan evaluasi. Hasil evaluasi teknis harus melewati ambang batas nilai teknis (passing grade) sebagaimana yang tercantum dalam LDP. Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya 22. dan kondisi (custom) setempat. g. f. Apabila peserta tidak memenuhi persyaratan teknis. Personil yang menguasai/memahami aspek-aspek tersebut di atas diberikan nilai lebih tinggi. b. Unsur-unsur yang perlu diteliti dan dinilai dalam evaluasi penawaran biaya dilakukan terhadap: 1) kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. 22. 21. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (dinyatakan dengan surat kuasa). 4) Tingkat pendidikan tenaga ahli yang kurang dari tingkat pendidikan yang dipersyaratkan dalam KAK tidak diberi nilai. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] melakukan klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya untuk mendapatkan biaya yang wajar serta dapat dipertanggungjawabkan. c.38 bahasa setempat. aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara. aturan.

maksimum 3. dengan ketentuan: a. b. kesesuaian rencana kerja dengan jenis pengeluaran biaya. biaya satuan dari biaya langsung personil. kualifikasi tenaga ahli.39 otentik. g. f.2 (tiga koma dua) kali gaji dasar yang diterima oleh tenaga ahli tetap dan/atau maksimum 2.5 Klarifikasi dan negosiasi terhadap unit biaya personil dilakukan berdasarkan daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan. program alih pengetahuan. d. dengan memperhatikan kesesuaian antara bobot pekerjaan dengan tenaga ahli dan/atau tenaga pendukung yang ditugaskan. 22. meyakinkan kejelasan teknis dan biaya.5 (dua koma lima) kali penghasilan yang diterima oleh tenaga ahli tidak tetap berdasarkan perhitungan dari daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan. 22.2 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan untuk: a. serta mempertimbangkan kebutuhan perangkat/fasilitas pendukung yang proporsional guna pencapaian hasil kerja yang optimal. jadwal penugasan personil. lingkup dan sasaran jasa konsultansi.3 Aspek-aspek teknis yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a. jadwal pelaksanaan pekerjaan. organisasi pelaksanaan. memperoleh kesepakatan biaya yang efisien dan efektif dengan tetap mempertahankan hasil yang ingin dicapai sesuai dengan penawaran teknis yang diajukan penyedia. dan c. atau d. e. cara penanganan pekerjaan dan rencana kerja. b. c. unit biaya personil dihitung berdasarkan satuan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. biaya satuan dibandingkan dengan biaya yang berlaku di pasaran. dan h. b. volume kegiatan dan jenis pengeluaran. b. 22. 22. fasilitas penunjang.4 Aspek-aspek biaya yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a.

g. seperti: tenaga survey. f. 22. hasil evaluasi penawaran.10 Apabila klarifikasi dan negosiasi dengan peserta tidak tercapai kesepakatan.40 waktu yang dihitung berdasarkan tingkat kehadiran dengan ketentuan sebagaimana tercantum dalam LDP.7 Negosiasi biaya dilakukan terhadap total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi HPS. biaya penawaran dan biaya penawaran terkoreksi dari peserta.2 BAHPL harus memuat hal-hal sebagai berikut : a. b. 22. 22. 22. metoda evaluasi yang digunakan. 22. d. dilakukan berdasarkan harga pasar tenaga pendukung tersebut. c. atau manajer kantor. maka total penawaran biaya dapat diterima sepanjang tidak melebihi pagu anggaran.5). hasil klarifikasi dan negosiasi. nama peserta. agar didapatkan total penawaran biaya hasil negosiasi yang memenuhi HPS. Pembuatan 23. F. sekretaris. Pembuatan Berita Acara Hasil Penunjukan Langsung (BAHPL).9 Apabila hasil evaluasi biaya serta klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya tidak ditemukan hal-hal yang tidak wajar. e. Penetapan dan Pengumuman Pemenang (Penyedia) 23. tanpa mengurangi kualitas penawaran teknis.8 Harga satuan yang dapat dinegosiasikan yaitu Biaya Langsung Non-Personil yang dapat diganti (direct reimbursable cost) dan/atau Biaya Langsung Personil (remuneration) yang dinilai tidak wajar berdasarkan ketentuan pada angka 22.6 Klarifikasi dan negosiasi terhadap biaya tenaga pendukung (tenaga teknik dan penunjang/administrasi). .1 BAHPL kesimpulan dari hasil evaluasi Berita Acara penawaran serta klarifikasi dan negosiasi teknis Hasil dan harga yang dibuat oleh [Pokja ULP/Pejabat Penunjukan Pengadaan] dan ditandatangani oleh [paling Langsung kurang seperdua dari jumlah anggota Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] 23. maka [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain. ambang batas nilai teknis. pagu anggaran dan HPS.

yang sekurang-kurangnya memuat: a. d. tanggal dibuatnya Berita Acara. nama dan alamat pemenang (penyedia) serta total penawaran biaya atau total penawaran biaya terkoreksi. dan e. Penetapan Pemenang (penyedia) 24.00 (sepuluh miliar rupiah) setelah mendapat usulan dari Pokja ULP. dengan ketentuan: a.2 Penetapan pemenang (penyedia) harus memuat: a.00 (sepuluh miliar rupiah).000. nama paket pekerjaan dan nilai total HPS. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 24.000.000. b. i. total biaya hasil negosiasi.] [PA membuat Surat Penetapan Pemenang (Penyedia) untuk nilai diatas Rp10. b. j. keterangan-keterangan lain yang dianggap perlu mengenai hal ikhwal pelaksanaan Penunjukan Langsung.000. rumus yang dipergunakan. 24. Dokumen Pemilihan beserta adendum (apabila ada). c. apabila PA tidak setuju dengan usulan Pokja ULP. b. usulan penetapan pemenang (penyedia) ditembuskan kepada PPK dan APIP K/L/D/I yang bersangkutan.] 24. nama paket pekerjaan dan pagu anggaran serta nilai total HPS .41 h. maka PA memerintahkan Pokja ULP untuk mengevaluasi ulang atau mengundang peserta lain.000.] [Pejabat Pengadaan membuat Surat Penetapan Pemenang (Penyedia) berdasarkan BAHPL untuk nilai sampai dengan Rp 50. hasil evaluasi penawaran.00 (lima puluh juta rupiah).1 [Pokja ULP membuat Surat Penetapan Pemenang (Penyedia) berdasarkan BAHPL untuk nilai sampai dengan Rp10. nama dan alamat penyedia. k.000. dan b.000. BAHPL. 25. Pengumuman Pemenang (Penyedia) [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengumumkan pemenang (penyedia) di website sebagaimana tercantum dalam LDP dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). dan c. unsur-unsur yang dievaluasi. Dokumen Penawaran.3 Data pendukung yang diperlukan untuk menetapkan pemenang (penyedia) adalah: a.000.

6 Salah satu tembusan dari SPPBJ disampaikan (tanpa lampiran surat perjanjian) sekurangkurangnya kepada unit pengawasan internal. 26. f. G. dengan ketentuan: a.7 Dalam hal PPK tidak bersedia menerbitkan SPPBJ karena tidak sependapat atas penetapan penyedia. b.42 c. yang bersangkutan boleh tidak bersedia ditunjuk dengan tidak dikenakan sanksi apabila masa penawarannya sudah tidak berlaku. maka PA memerintahkan [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] untuk mengundang peserta lain. hasil klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya. e. d. 26. 26. besaran usulan biaya dan biaya terkoreksi. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. 26. maka yang bersangkutan tidak dikenakan sanksi. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang dapat diterima secara obyektif oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan].2 PPK menerbitkan SPPBJ apabila pernyataan penyedia pada formulir isian kualifikasi masih berlaku.4 Apabila penyedia yang ditunjuk mengundurkan diri. Penunjukan Penyedia Barang/ Jasa 26. maka diberitahukan kepada PA/KPA untuk diputuskan dengan ketentuan: . maka yang bersangkutan dimasukkan dalam Daftar Hitam. 26.3 Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan tersebut. Penunjukan Penyedia Barang/ Jasa 26.5 SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah Pengumuman Penetapan Pemenang (Penyedia). Hasil evaluasi.1 [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] menyampaikan BAHPL kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ). atau c. 26. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

atau b. 28. apabila PA/KPA sependapat dengan [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. 28. d. Apabila salah satu pernyataan tersebut sudah tidak dipenuhi. pokok perjanjian. PA/KPA memutuskan penetapan penyedia oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] bersifat final.4 Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak. 27. dilakukan evaluasi ulang atau mengundang peserta lain.5 PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. maka berlaku urutan sebagai berikut: a. dan PA/KPA memerintahkan PPK untuk mengeluarkan SPPBJ. c.43 a. 28. redaksional. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. beserta rincian penawaran biaya. kecuali perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran. Kerahasiaan Proses Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Penunjukan Langsung dibuat oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman penyedia.Penandatanganan Kontrak 28.3 PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pemilihan sampai dengan penandatanganan Kontrak. syarat-syarat khusus Kontrak. I. surat penawaran. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . maka penandatanganan kontrak tidak dapat dilakukan. adendum Surat Perjanjian.6 Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain. 28.2 Penandatanganan Kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ. b. bahasa. apabila PA/KPA sependapat dengan PPK.1 Sebelum penandatanganan kontrak PPK wajib an Kontrak memeriksa apakah pernyataan dalam Dokumen Isian Kualifikasi masih berlaku. 28. Penandatangan 28.

yaitu: a.8.44 e. 28. g. h. sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menandatangani Kontrak.000. terdiri dari: 1) Kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia. Berita Acara Hasil Penunjukan Langsung. dokumen lainnya. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli.10 Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada angka 28.8 [Penandatanganan Kontrak yang kompleks dan/atau bernilai di atas Rp 100. f. gambar-gambar.000.00 (seratus miliar rupiah) dilakukan setelah memperoleh pendapat ahli hukum kontrak. 28. dan 2) Kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK. 28. seperti : SPPBJ. dapat menandatangani Kontrak.000. . Kerangka Acuan Kerja.7 Banyaknya rangkap Kontrak dibuat sesuai kebutuhan.9 Pihak yang berwenang menandatangani Kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar. rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai. yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundangundangan. syarat-syarat umum Kontrak. apabila diperlukan. b.] 28.

Pemberian Penjelasan Dokumen Pemilihan [dan Pemberian Penjelasan akan dilaksanakan pada : Hari : __________ Tanggal : __________ Pukul : ____s. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 1. Sumber Dana Pekerjaan ini dibiayai dari _____Tahun Anggaran________ sumber pendanaan [diisi sumber dana dan tahun anggarannya sesuai dokumen anggaran untuk pembiayaannya] D. berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan (termin).d____ Tempat : __________ Peninjauan Lapangan] [Peninjauan lapangan akan dilaksanakan pada: Hari : _______________________ Tanggal : _______________________ Pukul : _______________________ Tempat : _______________________ ] E. Lingkup Pekerjaan [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] : _________________________________ [diisi nama [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]bukan nama orang.45 BAB III. Jangka Waktu Penyelesaian Pekerjaan Jangka waktu penyelesaian pekerjaan: ______(___________________________) hari kalender. Bentuk mata uang penawaran : __________ [diisi Rupiah atau mata uang lainnya apabila dilaksanakan di luar negeri] 2. [diisi waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan] C. contoh: Pokja Jasa Konsultansi ULP LKPP Alamat [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] _______________________________ Alamat website : _______________________________ Nama paket pekerjaan: ______________ Uraian singkat pekerjaan ______________ [diisi uraian secara singkat dan jelas pekerjaan/kegiatan yang dilaksanakan] B. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) A. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . atau secara sekaligus]. Pembayaran dilakukan dengan cara __________ [diisi pembayarannya dilaksanakan secara : bulanan.

46 F. TEKNIS. 4. Sampul penutup ditulis : Nama Paket Pekerjaan : __________ Nama Perusahaan : __________ Alamat Perusahaan : _________ Ditujukan kepada : Pokja___ [ditulis nama pokjanya] ULP_[K/L/D/I] Alamat Pokja ULP : ______[ditulis alamat Pokja ULP] Diterima pada : Hari : ______________ Tanggal : ______________ Bulan : ______________ Tahun : ______________ Jam : ______________ [diisi oleh Pokja ULP yang menerima Dokumen Penawaran] 3.d____ : __________ 1. Pada sampul penutup diberi tanda “ASLI” untuk Dokumen Penawaran asli. Pemasukan dan Pembukaan Dokumen Penawaran H. Masa berlaku penawaran selama _____ (____________) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. dan Biaya ditandai : “PENAWARAN ADMINISTRASI. [diisi dengan memperhitungkan awal pemasukan penawaran sampai dengan penandatanganan kontrak] 2. DAN BIAYA” 2. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan ____ (_________) hari kalender sejak __________[diisi “penandatanganan Kontrak” atau “SPMK”] G. Sampul penutup Dokumen Penawaran Administrasi. Teknis. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 1. maka sampul luar ditulis : Nama Paket Pekerjaan : ______________ Ditujukan kepada : Pokja _________ [ditulis nama pokjanya] ULP____[K/L/D/I] Alamat Pokja ULP : _________[ditulis alamat Pokja ULP] . Penyampulan dan Penandaan Sampul Penawaran Hari Tanggal Pukul Tempat : __________ : __________ : ____s.

Pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi. dengan bobot sub unsur _______%. e.d ____ paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 3) memiliki < ____ paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ ____ paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 2) memiliki ____ s. dengan bobot sub unsur _______%. maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. Unsur Pengalaman Perusahaan : ____________% a. c. Apabila dilengkapi referensi namun terbukti tidak benar. Sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis. yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi. f. Sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. Sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan.d ____ paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 3) memiliki < ____ paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis. b. 5) proyek/kegiatan yang sejenis adalah : _______________[deskripsikan dengan jelas]. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ ____ paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 2) memiliki ____ s. Apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak dinilai. dengan bobot sub unsur _______%. d. Evaluasi Teknis Bobot unsur-unsur pokok yang dinilai : 1.47 I. dan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

Total bobot seluruh sub unsur = 100 % Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pengalaman Perusahaan = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN.d ____ orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 3) memiliki < ____ orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ ____ pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 2) memiliki ____ s.48 g. dengan bobot sub unsur _______%.d ____ pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 3) memiliki < ____ pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. j. h. Unsur Pendekatan dan Metodologi : ____________% a. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. i. Sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap. 2. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ ____ orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 2) memiliki ____ s. diberi nilai : _____________ . Sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. dengan bobot sub unsur _______%.

Sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. b. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kualitas metodologi = NILAI BOBOT sub unsur kualitas metodologi. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur hasil kerja (deliverable) = NILAI BOBOT sub unsur hasil kerja (deliverable). dengan bobot sub unsur _______%. c. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : _____________ 3) apabila tidak menyajikan. dengan bobot sub unsur _______%. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Sub unsur hasil kerja (deliverable). diberi nilai : _____________ 3) apabila tidak menyajikan. d. diberi nilai : _____________ Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .49 3) apabila tidak menyajikan. dengan bobot sub unsur _______%. Sub unsur kualitas metodologi.

diberi nilai : _____________ 2) < tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. dengan bobot sub unsur _______%. dengan bobot sub unsur _______%. k. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pendekatan dan Metodologi = NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI. Sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % l. b. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. Sub unsur tingkat pendidikan.50 3) apabila tidak menyajikan. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) ≥ tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK. dengan bobot sub . diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. diberi nilai : _____________ 3) apabila tidak menyajikan. e. Unsur Kualifikasi Tenaga Ahli : ____________% a. diberi nilai : _____________ 3) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur tingkat pendidikan = NILAI BOBOT sub unsur tingkat pendidikan. 3. f.

4) posisi : a) sesuai. sesuai adalah : __________[deskripsikan dengan jelas]. ii. sesuai adalah : __________[deskripsikan dengan jelas]. 2) perhitungan bulan kerja tenaga ahli. ii. tidak sesuai adalah : _____[deskripsikan dengan jelas]. yang dihitung berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam IKP. menunjang adalah : ______[deskripsikan dengan jelas]. diberi nilai : _____________ a) lingkup pekerjaan yang : i.51 unsur _______%. b) apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak diberikan penilaian. diberi nilai : _____________ b) memiliki ____ s. terkait adalah : __________[deskripsikan dengan jelas]. maka pengalaman kerja diberikan penilaian. diberi nilai : _____________ c) terkait. iii. 3) lingkup pekerjaan : a) sesuai. diberi nilai : _____________ b) menunjang. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) dukungan referensi : a) apabila melampirkan referensi dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi.d ____ tahun pengalaman kerja profesional. maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. c) apabila melampirkan referensi namun terbukti tidak benar. diberi nilai : _____________ b) posisi yang : i. diberi nilai : _____________ c) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] d) memiliki < ____ tahun pengalaman kerja Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . diberi nilai : _____________ b) tidak sesuai. 5) perhitungan bulan kerja X nilai lingkup pekerjaan X nilai posisi = jumlah bulan kerja profesional 6) nilai total seluruh jumlah bulan kerja profesional dibagi angka 12 = jangka waktu pengalaman kerja profesional 7) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional : a) memiliki ≥ ____ tahun pengalaman kerja profesional.

n. dengan bobot sub unsur _______%. d. o. diberi nilai : _____________ 3) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 4) nilai yang didapatkan X bobot sub unsur sertifikat keahlian/profesi = NILAI BOBOT sub unsur sertifikat keahlian/profesi. diberi nilai : _____________ 8) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. Total bobot seluruh sub unsur = 100 %. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur = NILAI 1 (SATU) ORANG TENAGA AHLI. diberi bobot =_____________ 2) Tenaga Ahli 2 (____________). Sub unsur sertifikat keahlian/profesi. m.52 profesional. diberi nilai : _____________ 4) aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara. [apabila tenaga ahli yang dinilai lebih dari 1 (satu) maka setiap tenaga ahli harus diberi bobot]Bobot tenaga ahli : 1) Tenaga Ahli 1 (Team Leader). Total NILAI BOBOT seluruh tenaga ahli X bobot unsur Kualifikasi Tenaga Ahli = NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI. diberi bobot =_____________ 3) dan seterusnya p. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) penguasaan bahasa asing [apabila dibutuhkan]. diberi nilai : _____________ 3) penguasaan Bahasa Indonesia bagi konsultan asing [apabila dibutuhkan]. aturan. Nilai 1 (Satu) Orang Tenaga Ahli X bobot tenaga ahli = NILAI BOBOT tenaga ahli q. diberi nilai : _____________ 5) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 6) total nilai yang didapatkan X bobot sub unsur lain-lain = NILAI BOBOT sub unsur lain-lain. dengan bobot sub unsur _______%. c. Sub unsur lain-lain yang dibutuhkan dalam KAK. . situasi. diberi nilai : _____________ 2) penguasaan bahasa setempat [apabila dibutuhkan]. dan kondisi (custom) setempat. diberi nilai : _____________ 2) tidak memiliki.

Nilai Evaluasi Teknis = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN + NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI + NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI Ambang batas nilai teknis (passing grade) = ___________ 5.53 4. Unit Biaya Personil Berdasarkan Satuan Waktu Unit biaya personil berdasarkan satuan waktu dihitung sebagai berikut: 1 (satu) bulan : ____ (__________) hari kerja 1 (satu) hari kerja : ____ (__________) jam kerja Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Evaluasi Biaya Jangka waktu pelaksanaan Evaluasi Biaya : _______________ s. J.d _______________ [tuliskan tanggal bulan dan tahun] K.

Referensi Hukum 1 2 Uraian Pendahuluan memuat gambaran secara garis besar mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan. Sasaran 4. Maksud dan Tujuan 3. Data Dasar 8.54 BAB IV. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) Uraian Pendahuluan1 1. Lokasi Kegiatan 5. Nama dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan: __________________________ Nama Pejabat Pembuat Komitmen: __________ Satuan Kerja: __________ Data Penunjang2 7. Latar Belakang 2. Standar Teknis 9. Data penunjang terdiri dari data yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan. Studi-Studi Terdahulu 10. Sumber Pendanaan 6. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

Material. Laporan Pendahuluan Laporan Pendahuluan memuat: __________ Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya: __ (__________) hari kerja/bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak (__________) buku laporan. Lingkup Kegiatan 12. Laporan Antara 3 4 Dijelaskan pula keterkaitan antara suatu keluaran dengan keluaran lain. Jadwal Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Laporan 19. Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa 16. Jangka Waktu Penyelesaian Kegiatan 17. Personil dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen 14. Laporan Antara memuat hasil sementara Kualifikasi Jumlah orang Bulan4 21. Laporan Bulanan Laporan Bulanan memuat: __________ Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya: __ (__________) hari kerja/bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak __ (__________) buku laporan. Peralatan. 20.55 Ruang Lingkup 11. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Keluaran3 13. Personil Posisi Tenaga Ahli: Tenaga Pendukung (jika ada): 18. Peralatan dan Material dari Penyedia Jasa Konsultansi 15. Khusus untuk Metode Evaluasi Pagu Anggaran jumlah orang bulan tidak boleh dicantumkan.

22. Persyaratan Kerjasama 25. 23. Pedoman Pengumpulan Data Lapangan 26. Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk menyelenggarakan pertemuan dan pembahasan dalam rangka alih pengetahuan kepada personil proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen berikut: . Alih Pengetahuan Pengumpulan data lapangan harus memenuhi persyaratan berikut: Jika diperlukan.56 pelaksanaan kegiatan: __________ Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya: __ (__________) hari kerja/bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak __ (__________) buku laporan. Laporan Akhir Laporan Akhir memuat: __________ Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya: __ (__________) hari kerja/bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak __ (__________) buku laporan dan cakram padat (compact disc) (jika diperlukan). Produksi dalam Negeri Hal-Hal Lain Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus dilakukan di dalam wilayah Negara Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan keterbatasan kompetensi dalam negeri. Jika kerjasama dengan penyedia jasa konsultansi lain diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan jasa konsultansi ini maka persyaratan berikut harus dipatuhi: 24.

apabila ada]. terdiri dari : a._____________20__ [Pokja___________ULP__________/PejabatPengadaan___________[K/L/D/I]] [diisi oleh Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] di _______________________________ Perihal : Penawaran Pekerjaan________________[nama pekerjaan diisi oleh Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] Sehubungan dengan Undangan Penunjukan Langsung Nomor_____________tanggal_____________ dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pemilihan. b. 2) Daftar Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. Penawaran ini berlaku selama ____ (_________________) hari kalender sejak tanggal surat penawaran ini. 2. terdiri dari : 1) Data Organisasi Perusahaan. Data Pengalaman Perusahaan. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . dan program kerja. Sesuai dengan persyaratan. 2) Uraian pendekatan. Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ____ (_________________) hari kalender.: : _____________________ : _____________________ CONTOH ______________.57 BAB V. Berita Acara Pemberian Penjelasan [dan Adendum Dokumen Pemilihan]. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN LAMPIRAN 1 : SURAT PENAWARAN A. Dokumen penawaran teknis. dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan_____________________[diisi oleh Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] sebesar Rp_____________________(_________________) Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. 3) Jadwal pelaksanaan pekerjaan. bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan : 1. [Surat Kuasa. 3) Uraian Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. BENTUK SURAT PENAWARAN PESERTA BADAN USAHA [Kop Surat Badan Usaha] Nomor Lampiran Kepada Yth. metodologi. terdiri dari: 1) Tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja. 4) Komposisi tim dan penugasan. Pendekatan dan Metodologi.

2) Surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan dari personil yang diusulkan. Kualifikasi Tenaga Ahli. c. Rekapitulasi Penawaran Biaya. Surat penawaran beserta lampirannya kami sampaikan sebanyak 1 (satu) rangkap dokumen asli.yang terdiri dari : a. terdiri dari: 1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan. 3. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. PT/CV/Firma_________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] _____________________ Jabatan . Dokumen Penawaran Biaya. Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. 4. Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). [Dokumen lain yang dipersyaratkan]. b.58 5) Jadwal penugasan tenaga ahli. Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost). c.

_________________ [no. [Menandatangani Surat Penawaran]. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk : 1. Surat Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. [Menandatangani Pakta Integritas]. yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa.59 B._______________20__ Penerima Kuasa ________________ Pemberi Kuasa ________________ [nama dan jabatan] [nama dan jabatan] *) Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. akta notaris] tanggal ________________ [tanggal penerbitan akta] Notaris _____________ [nama notaris penerbit akta] beserta perubahannya. 3. 2. memberi kuasa kepada : Nama : ______________________________________*) Alamat : ______________________________________ Jabatan : ______________________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. ___________________. [Menandatangani Kontrak]. BENTUK SURAT KUASA CONTOH-1 [kop surat badan usaha] SURAT KUASA Nomor : _______________ Yang bertandatangan di bawah ini : Nama : __________________________________ Alamat Perusahaan : __________________________________ Jabatan : _______________________ [Direktur Utama/Pimpinan perusahaan] _________________[nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

60

[kop surat badan usaha]
SURAT KUASA Nomor : _______________ Yang bertandatangan di bawah ini :

CONTOH-2

Nama : __________________________________ Alamat Perusahaan : __________________________________ Jabatan : _______________________ [Direktur Utama/Pimpinan

perusahaan/Kepala Cabang] _______________[nama PT/CV/Firma]
dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No. _________________ [no. Akta notaris] tanggal ________________ [tanggal penerbitan akta] Notaris _____________ [nama notaris penerbit akta] beserta perubahannya, yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa, memberi kuasa kepada : Nama : ______________________________________ Alamat : ______________________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk : 1. [Menghadiri pemberian pejelasan], 2. [Menghadiri pembukaan penawaran], 3. [Menandatangani Berita Acara Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya].

4. [_________________,dst]
Surat Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. ___________________,_______________20__ Penerima Kuasa ________________ [nama] Pemberi Kuasa ________________ [nama dan jabatan]

61

LAMPIRAN 2 : DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS A. BENTUK DATA ORGANISASI PERUSAHAAN
CONTOH

DATA ORGANISASI ______________________[ PT/CV/Firma]

[cantumkan uraian ringkas (kurang lebih 2 (dua) halaman) mengenai latar belakang dan organisasi peserta dan penanggung jawab yang ditugaskan untuk mengelola pekerjaan jasa konsultansi ini].

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

62

B. BENTUK DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR
CONTOH

DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR
Pengguna Jasa/ Sumber Dana 2

No. 1

Nama Paket Pekerjaan 3

Lingkup Layanan 4

Periode 5

Orang Bulan 6

Nilai Kontrak 7

Keterangan isi kolom : 1. Nomor urut 2. Nama instansi pengguna jasa dan sumber dana 3. Nama paket pekerjaan 4. Jenis lingkup layanan jasa konsultansi 5. Jangka waktu layanan 6. Jumlah orang bulan yang digunakan 7. Nilai kontrak pekerjaan

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

Kontrak 7. Lokasi Proyek 5. Waktu Pelaksanaan 8.63 C. Nilai Kontrak 6. Pengguna Jasa 2. Nama Paket Pekerjaan 3. No. Lingkup Produk Utama 4. BENTUK URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CONTOH URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR 1. Jumlah tenaga ahli : : : : : : : : Tenaga Ahli Asing ___ Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia ___ Orang Bulan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

] 2. TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA [cantumkan dan jelaskan modifikasi atau inovasi yang peserta usulkan terhadap Kerangka Acuan Kerja untuk meningkatkan kinerja dalam melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi ini.64 D.TANGGAPAN DAN SARAN PENDUKUNG DARI PPK TERHADAP PERSONIL/FASILITAS [tanggapi perihal penyediaan peralatan/material/personil/fasilitas pendukung oleh Pejabat Pembuat Komitmen sesuai dengan Dokumen Pemilihan ini meliputi antara lain (jika ada): dukungan administrasi. data. transportasi lokal. atau mengusulkan pentahapan kegiatan yang berbeda. peralatan. dan lain-lain] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . ruang kerja. BENTUK TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA DAN PERSONIL/FASILITAS PENDUKUNG DARI PPK CONTOH 1. misalnya meniadakan kegiatan yang dianggap tidak perlu. Saran tersebut di atas harus disampaikan secara singkat dan padat. atau menambahkan kegiatan lain.

lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan. BENTUK URAIAN PENDEKATAN. metodologi dan program kerja adalah kriteria pokok dari Penawaran Teknis. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . substansinya dan jangka waktu. Dalam bab ini usulkan struktur dan komposisi tim. Program kerja ini harus konsisten dengan Data Teknis-6 mengenai Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan. Daftar hasil kerja. Peserta disarankan untuk menyajikan detil penawaran teknis (misalnya 50 (lima puluh) halaman. b) Program Kerja. target (termasuk persetujuan sementara dari Pejabat Pembuat Komitmen).65 E. harus dicantumkan. Peserta juga harus menjelaskan metodologi yang diusulkan dan kesesuaian metodologi tersebut dengan pendekatan yang digunakan. dan tenaga pendukung. termasuk laporan. gambar kerja. dan c) Organisasi dan Personil a) Pendekatan Teknis. Dalam bab ini jelaskan pemahaman peserta terhadap tujuan proyek/kegiatan. c) Organisasi dan Personil. termasuk gambar kerja dan diagram) yang dibagi menjadi tiga bab berikut: a) Pendekatan Teknis dan Metodologi. METODOLOGI DAN PROGRAM KERJA CONTOH [Untuk Pokja ULP: Untuk paket pekerjaan yang sangat sederhana tidak perlu disyaratkan dalam Dokumen Pemilihan] [Pendekatan teknis. dan menjelaskan pendekatan teknis yang akan diadopsi untuk menyelesaikan permasalahan. Dalam bab ini usulkan kegiatan utama dari pelaksanaan pekerjaan. metodologi kerja dan uraian detil mengenai keluaran. Program kerja yang diusulkan harus konsisten dengan pendekatan teknis dan metodologi. Peserta harus menyoroti permasalahan yang sedang dicarikan jalan keluarnya. Peserta harus menyusun bidang-bidang pokok dari pekerjaan. dan menunjukkan pemahaman terhadap Kerangka Acuan Kerja dan kemampuan untuk menerjemahkannya ke dalam rencana kerja. b) Program Kerja. dan tanggal jatuh tempo penyerahan laporan-laporan. tabel. tenaga ahli inti sebagai penanggung jawab. pentahapan dan keterkaitannya.

dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen.66 F. dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan dicantumkan secara terpisah berdasarkan tahapannya Jangka waktu kegiatan dicantumkan dalam bentuk diagram balok. . termasuk penyerahan laporan (misalnya laporan pendahuluan. laporan antara. dan laporan akhir). Untuk paket pekerjaan yang ditahapkan maka kegiatan seperti penyerahan laporan. 1 Kegiatan1 2 I 3 II 4 Bulan ke-2 III IV V 5 6 7 dst. 8 Keterangan 9 1 2 Cantumkan semua kegiatan. BENTUK JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN CONTOH JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN No.

67 G. BENTUK KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN CONTOH KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN (DAFTAR PERSONIL) Tenaga Ahli (Personil Inti) Nama Personil Perusahaan Tenaga Ahli Lokal/Asing Lingkup Keahlian Posisi Diusulkan Uraian Pekerjaan Jumlah Orang Bulan Tenaga Pendukung (Personil lainnya) Nama Personil Perusahaan Tenaga Ahli Lokal/Asing Lingkup Keahlian Posisi Diusulkan Uraian Pekerjaan Jumlah Orang Bulan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi. misalnya juru gambar.68 H. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . staf administrasi. dan sebagainya. BENTUK JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI1 CONTOH JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI Masukan Personil (dalam bentuk diagram balok)2 Orang Bulan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 n No. Masukan personil dihitung dalam bulan dimulai sejak penugasan. Nama Personil Nasional 1 2 n Subtotal Asing 1 2 n Subtotal Total Masukan PenuhWaktu Masukan Paruh-Waktu 1 2 Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil.

Status Kepegawaian pada Perusahaan i. Pengalaman Kerja1 Tahun ini a. dilampirkan rekaman ijazah ) 6.Nama Proyek b. Lokasi Proyek c. tempat dan tahun tamat belajar.69 I. Nama Perusahaan e. Uraian Tugas f. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Penguasaan Bahasa Inggris dan bahasa Indonesia 8. Uraian Tugas : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ 1 Setiap pengalaman kerja yang dicantumkan harus disertai dengan referensi dari pengguna jasa yang bersangkutan. Pendidikan Non Formal 7. Posisi Penugasan h. Lokasi Proyek c. Pendidikan (Lembaga pendidikan. BENTUK DAFTAR RIWAYAT HIDUP PERSONIL YANG DIUSULKAN CONTOH Daftar Riwayat Hidup 1. Pengguna Jasa d. Tempat/Tanggal Lahir 5. Nama Perusahaan e. Nama Personil 4. Pengguna Jasa d. Nama Perusahaan 3. Waktu Pelaksanaan g. Nama Proyek b. Surat Referensi dari Pengguna Jasa Tahun sebelumnya a. Posisi yang diusulkan 2.

_____20__ Yang membuat pernyataan. Status Kepegawaian pada Perusahaan i. Posisi Penugasan h. (__________) [nama jelas] Mengetahui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] . Status kepegawaian pada perusahaan ini Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab. ____________. Surat Referensi dari Pengguna Jasa dst. Waktu Pelaksanaan g. : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ 9. Jika terdapat pengungkapan keterangan yang tidak benar secara sengaja atau sepatutnya diduga maka saya siap untuk digugurkan dari proses Penunjukan Langsung atau dikeluarkan jika sudah dipekerjakan.70 f.

(__________) [nama jelas] Menyetujui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .71 J. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab._____20__ Yang membuat pernyataan. BENTUK SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN CONTOH PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Alamat : __________________________________________ : __________________________________________ Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan paket pekerjaan jasa konsultansi _____________ untuk Penyedia Jasa Konsultansi _____________ sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan __________ tahun __________ sampai dengan bulan__________ tahun __________ dengan posisi sebagai tenaga ahli _________________. ____________.

I II Uraian Biaya Langsung Personil Biaya Langsung Non-Personil Sub-total PPN 10% Total Terbilang: Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . BENTUK REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA Total Harga (Rp) CONTOH No.72 LAMPIRAN 3 : DOKUMEN PENAWARAN BIAYA A.

73

B.

BENTUK RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION)
CONTOH

RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL
Harga Satuan Orang Bulan (Rp)

Nama Personil1 Nasional Asing

Posisi

Orang Bulan

Jumlah (Rp)

Total Biaya

1

Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil; untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi, misalnya juru gambar, staf administrasi, dan sebagainya.

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

74

C. BENTUK

BIAYA REIMBURSEABLE COST)1

RINCIAN

LANGSUNG

NON-PERSONIL

(DIRECT

CONTOH

RINCIAN BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL
Jenis Biaya Biaya Kantor Uraian Biaya Biaya Sewa Kantor Biaya Pemeliharaan Kantor Biaya Komunikasi Biaya Peralatan Kantor Biaya Kantor Lainnya Biaya Perjalanan Dinas Biaya Tiket Uang Harian Perjalanan Darat Biaya Perjalanan Dinas Lainnya Biaya Laporan Laporan Pendahuluan Laporan Antara Laporan Akhir Laporan Penyelengaraan Seminar Biaya Laporan Lainnya Biaya Lainnya Total Biaya Satuan (hari/kali) Biaya2 Lump Sum Harga Satuan (Rp) (Rp) Jumlah (Rp)

1

2

Biaya langsung non-personil adalah biaya yang benar-benar diperlukan dalam menunjang pelaksanaan pekerjaan. Biaya keuntungan (profit) dan biaya umum (overhead cost) tidak diperkenankan. Biaya langsung non-personil dapat berupa harga satuan tetap atau penggantian biaya atas bukti tagihan dengan pagu biaya (lump sum). Pilih salah satu cara penghitungan penggantian biaya. Dalam hal penggantian dengan pagu biaya, Pokja ULP harus menetapkan pagu biaya dan mengosongkan kolom Satuan.

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

75

BAB VI. BENTUK KONTRAK
LAMPIRAN 1 : SURAT PERJANJIAN

[kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen]
SURAT PERJANJIAN untuk melaksanakan Paket Pekerjaan Jasa Konsultansi: __________________________ Nomor : __________ SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan ditandatangani di __________ pada hari __________ tanggal __ bulan __________ tahun ____ [tanggal, bulan dan tahun diisi dengan huruf] antara __________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen], selaku Pejabat Pembuat Komitmen, yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen], yang berkedudukan di __________ [alamat Pejabat Pembuat Komitmen], berdasarkan Surat Keputusan _______________ [pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK] No _______________ [nomor SK penetapan sebagai PPK] (selanjutnya disebut “PPK”) dan __________ [nama wakil penyedia], __________ [jabatan wakil penyedia], yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama penyedia], yang berkedudukan di __________ [alamat Penyedia Jasa Konsultansi], berdasarkan Akta Notaris No. __________ [nomor akta notaris], tanggal _________ [tanggal penerbitan akta] yang dikeluarkan oleh Notaris ____________ [nama notaris penerbit akta] (selanjutnya disebut “Penyedia”). MENGINGAT BAHWA: (a) PPK telah meminta penyedia untuk menyediakan Jasa Konsultansi sebagaimana diterangkan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak yang terlampir dalam Kontrak ini (selanjutnya disebut “Jasa Konsultansi”); Penyedia, sebagaimana dinyatakan kepada PPK, memiliki keahlian profesional, personil, dan sumber daya teknis,serta telah menyetujui untuk menyediakan Jasa Konsultansi sesuai dengan persyaratan dan ketentuan dalam Kontrak ini; PPK dan penyedia menyatakan memiliki kewenangan menandatangani Kontrak ini, mengikat pihak yang diwakili; untuk

(b)

(c) (d)

PPK dan penyedia mengakui dan menyatakan bahwa sehubungan dengan penandatanganan Kontrak ini masing-masing pihak: 1) telah dan senantiasa diberikan kesempatan untuk didampingi oleh advokat; 2) menandatangani Kontrak ini setelah meneliti secara patut;
Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

Dokumen-dokumen berikut merupakan satu-kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Kontrak ini: a) Adendum Surat Perjanjian (apabila ada). SPPBJ. h) Dokumen-lainnya seperti. f) Kerangka Acuan Kerja. yaitu jaminan-jaminan. g) Data Teknis selain Kerangka Acuan Kerja. e) Syarat-Syarat Umum Kontrak. Hak dan kewajiban timbal-balik PPK dan penyedia dinyatakan dalam Kontrak yang meliputi khususnya : a) Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan pekerjaan Jasa Konsultansi untuk PPK sesuai dengan ketentuan Kontrak. [untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lumpsum ditulis sebagai berikut : “Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diperoleh berdasarkan rincian biaya satuan pekerjaan sebagaimana tercantum dalam Dokumen Penawaran Biaya dan Hasil Negosiasi Biaya adalah sebesar Rp__________ (_________________ rupiah). b) Pokok Perjanjian.”] [untuk Kontrak Lumpsum ditulis sebagai berikut : „Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebagaimana tercantum dalam Dokumen Penawaran Biaya dan Hasil Negosiasi Biaya adalah sebesar Rp__________ (_________________ rupiah). dan BAHPL. 3.”] 2.76 3) telah membaca dan memahami secara penuh ketentuan Kontrak ini. dan b) PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran kepada penyedia sesuai dengan ketentuan Kontrak. dan jika terjadi pertentangan antara ketentuan dalam suatu dokumen dengan ketentuan dalam dokumen yang lain maka yang berlaku adalah ketentuan dalam dokumen yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki pada angka 3 di atas. c) Surat Penawaran berikut Data Penawaran Biaya. 5. PPK dan Penyedia dengan ini bersepakat dan menyetujui hal-hal sebagai berikut: 1. 4. Dokumen Kontrak dibuat untuk saling menjelaskan satu sama lain. Peristilahan dan ungkapan dalam Surat Perjanjian ini memiliki arti dan makna yang sama seperti yang tercantum dalam lampiran Surat Perjanjian ini. 4) telah mendapatkan kesempatan yang memadai untuk memeriksa dan mengkonfirmasikan semua ketentuan dalam Kontrak ini beserta semua fakta dan kondisi yang terkait. . d) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. MAKA OLEH KARENA ITU.

77 6.-)] [nama lengkap] [jabatan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak dengan tanggal mulai sesuai SPMK dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak.000. DENGAN DEMIKIAN. PPK dan penyedia telah bersepakat untuk menandatangani Kontrak ini pada tanggal tersebut di atas dan melaksanakan Kontrak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di Republik Indonesia. Untuk dan atas nama PPK __________ Untuk dan atas nama Penyedia __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6.-)] [nama lengkap] [jabatan] [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6.000.

1 Jasa Konsultansi adalah jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware).2 1.4 1. Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa. Penyedia adalah adalah badan usaha yang menyediakan Jasa Konsultansi dan telah ditetapkan sebagai pemenang oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD.3 1. Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan.78 LAMPIRAN 2 : SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) A. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut : 1. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi. Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah 1. reviu. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah panitia/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan. Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah Pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD.6 1. evaluasi. KETENTUAN UMUM 1.7 1.8 .5 1.

hari. biaya komunikasi. yang meliputi antara lain biaya untuk pembelian ATK. biaya sosial (social charge).10 Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak.14 Rincian Biaya Langsung Personil adalah remunerasi atau upah yang diterima oleh personil inti.9 Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup SyaratSyarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan SyaratSyarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak.11 Hari adalah hari kalender. atau jam). biaya pengurusan surat ijin. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan konstruksi.15 Rincian Biaya Langsung Non Personil adalah biaya yang sebenarnya dikeluarkan penyedia untuk pengeluaran-pengeluaran yang sesungguhnya (at cost). keuntungan (profit) maksimal 10 %. sewa peralatan. biaya pencetakan laporan. biaya penyelenggaraan seminar/workshop/lokakarya.12 Direksi Lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK. 1. 1. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 1. biaya perjalanan. minggu. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia.79 dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional). tunjangan penugasan. dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu (bulan. 1. biaya pengiriman dokumen. asuransi dan biaya–biaya kompensasi lainnya. 1. 1. terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih. 1.13 Direksi Teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi. dan lain-lain. yang telah memperhitungkan biaya umum (overhead).

1. . 1.21 KAK adalah Kerangka Acuan Kerja yang disusun oleh PPK untuk menjelaskan tujuan. lingkup jasa konsultansi serta keahlian yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan berdasarkan Kontrak ini. metodologi. 1. berisikan ketentuan-ketentuan tambahan yang dapat mengubah atau menambah SSUK.18 Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatangan kontrak sampai dengan tanggal penyelesaian pekerjaan.17 Personel Inti adalah orang yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan. yang diterbitkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. 1. 1. 1. 1.19 Tanggal Mulai Kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).80 1. Penawaran Teknis merupakan bagian dari penawaran penyedia. 1. dan program kerja penyedia dalam pelaksanaan Jasa Konsultansi ini. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis.20 Tanggal Penyelesaian Pekerjaan adalah tanggal penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini oleh penyedia yang tercantum dalam SPMK.16 Jadwal Waktu Pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan.23 Penawaran Teknis adalah data teknis yang memuat pendekatan teknis.24 SSKK adalah Syarat-Syarat Khusus Kontrak. realistik dan dapat dilaksanakan.22 Penawaran Biaya adalah rincian yang memuat setiap komponen pekerjaan Jasa Konsultansi yang harus dilaksanakan oleh penyedia [untuk Kontrak Harga Satuan ditambah : “berikut harga satuannya (mata pembayaran)”] dan merupakan bagian dari Dokumen Penawaran penyedia.

1. atau persetujuan yang tidak tercantum dalam Kontrak ini. para pihak dilarang untuk : a.1 Bahasa kontrak menggunakan Bahasa Indonesia 3. dan pengalaman di bidang tertentu. janji. Penerapan Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) diterapkan secara luas dalam pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian.25 SSUK adalah Syarat-Syarat Umum Kontrak ini. 3. 1.26 SPP adalah Surat Perintah Pembayaran yang diterbitkan oleh PPK dan merupakan salah satu tahapan dalam mekanisme pelaksanaan pembayaran atas beban Anggaran Pendapatan Belanja Negara/Daerah. Pemisahan 6. Menawarkan. 6. 4. Jika salah satu atau beberapa ketentuan dalam Kontrak ini berdasarkan Hukum yang Berlaku menjadi tidak sah. 2. kualifikasi.1 Berdasarkan etika pengadaan Barang/Jasa pemerintah. Para Pihak tidak diperbolehkan untuk mengikatkan diri atau bertanggung jawab atas pernyataan. Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Larangan Korupsi. Bahasa dan Hukum [kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris].2 Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia [kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara pemerintah dan negara pemberi hibah)]. Keutuhan Kontrak Kontrak ini memuat semua ketentuan dan persyaratan yang telah disetujui oleh Para Pihak. atau tidak dapat dilaksanakan maka ketentuan-ketentuan lain tetap berlaku secara penuh.81 1. 3. tidak berlaku. menerima atau menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah atau imbalan berupa apa saja atau melakukan 5.27 Tenaga Ahli adalah bagian dari Personil dengan keahlian.

Sisa uang muka harus harus dilunasi oleh Penyedia. Membuat dan/atau menyampaikan secara tidak benar dokumen dan/atau keterangan lain yang disyaratkan untuk penyusunan dan pelaksanaan kontrak ini.1 Semua Korespondensi dapat berbentuk surat. 8. retribusi. Pengenaan daftar hitam.3 Pengenaan sanksi administratif di atas dilaporkan oleh PPK kepada Menteri/Kepala Lembaga/ Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi. dan pungutan lain yang dibebankan oleh peraturan perpajakan atas pelaksanaan kontrak ini.2 Semua pemberitahuan. Korespondensi 7. permohonan. b. Pemutusan Kontrak. 7. bea. email dan/atau faksimili dengan alamat tujuan para pihak yang tercantum dalam SSKK 7. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak.4 PPK yang terlibat dalam KKN dan penipuan dikenakan sanksi berdasarkan ketentuan Peraturan perundang-undangan. Penyedia dan personil yang bersangkutan berkewajiban untuk membayar semua pajak. email. dan c. 6. dan/atau faksimili yang ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK. atau jika disampaikan melalui surat. b. 6.82 tindakan lainnya untuk mempengaruhi siapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan pengadaan ini. 6. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah 9.2 Penyedia yang menurut penilaian PPK terbukti melakukan larangan-larangan di atas dapat dikenakan sanksi-sanksi administratif oleh PPK sebagai berikut : a. Pembukuan Penyedia diharapkan untuk melakukan pencatatan keuangan yang akurat dan sistematis sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini berdasarkan standar akuntansi yang berlaku. Perpajakan . atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini akan dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia.

2. Asal Jasa Konsultansi 10. 11.83 termasuk dalam Nilai Kontrak. B.2 Jika dalam proses pekerjaan Jasa Konsultansi digunakan komponen berupa barang. PERUBAHAN. 10. 10. misalnya Kerangka Acuan Kerja. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK.1.1 Pekerjaan Jasa Konsultansi ini dikerjakan terutama oleh tenaga Indonesia pada lokasilokasi yang tercantum dalam KAK. Penyedia wajib membebaskan PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan HAKI oleh penyedia. atau gabungan keduanya yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) maka penggunaan komponen impor harus sesuai dengan yang dicantumkan dalam Dokumen Penawaran.3 Tindakan pencantuman komponen impor yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dapat dipersamakan dengan tindakan penipuan dan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. jasa. 14. 14. Penggunaan DokumenDokumen Kontrak dan Informasi Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dokumen-dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak oleh pihak lain. Hak Atas Kekayaan Intelektual 13. Layanan Tambahan Penyedia wajib menyediakan layanan tambahan lainnya seperti pembuatan maket/model dari hasil desain sesuai dengan lingkup pekerjaannya. 10. pola. Kontrak ini mulai berlaku efektif pada tanggal penandatanganan Surat Perjanjian oleh para pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SSKK. DAN PEMUTUSAN KONTRAK 14. Jika lokasi untuk bagian pekerjaan tertentu tidak tercantum maka lokasi akan ditentukan oleh PPK. PELAKSANAAN. gambar-gambar.3. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan 14. PENYELESAIAN. 12. serta informasi lain yang berkaitan dengan kontrak tanpa ijin tertulis dari PPK. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

17.1. 15. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum kontrak. 16. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 15.1. mendatangkan tenaga pendukung. organisasi kerja. mendatangkan tenaga ahli. Penyedia melakukan mobilisasi setelah tanggal dimulainya pelaksanaan pekerjaan. Mobilisasi 17. dan/atau c.4 Hasil rapat persiapan pelaksanaan kontrak dituangkan dalam Berita Acara Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak yang ditandatangani oleh seluruh peserta rapat. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliaannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK.1 PPK bersama penyedia dapat menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak oleh penyedia 17. b. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) 16. rencana pelaksanaan pemeriksaan lapangan bersama. c. 14. tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan. . jadwal pengadaan bahan/material. dan e.2. yaitu: a.2 Dalam rapat persiapan.4. mobilisasi peralatan dan personil (apabila diperlukan). d. program mutu. 15.3 Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak adalah: a. 15. Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan. PPK menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan kontrak. menyiapkan peralatan pendukung.2. PPK dapat mengikutsertakan Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung 15.84 jadwal yang ditentukan dalam SSKK. 16. b.

maka penyedia dapat melaksanakan pekerjaan dengan syarat personil dan peralatan yang belum memenuhi syarat harus diganti sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. b. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung.3. b. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa personil dan/atau peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat personil dan/atau peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama dengan memperhatikan Pasal tentang Personil Konsultan. 18. PPK atau pihak lain yang ditunjuk oleh PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan bersama yang mencakup antara lain pemeriksaan kesesuaian personil dan/atau peralatan dengan persyaratan kontrak. Pemeriksaan (inspeksi) personil dan peralatan harus dilaksanakan setelah personil dan peralatan tiba di lokasi pekerjaan serta dibuatkan Berita Acara Hasil Inspeksi/Pemeriksaan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. Dalam pemeriksaan personil dan peralatan.1 Pemeriksaan Bersama a.2 Pemeriksaan Personil dan Peralatan a. d. Pengawasan dan Pemeriksaan 18. Bila hasil inspeksi/pemeriksaan personil dan peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan. c. c. Hasil pemeriksaan akan dituangkan dalam berita acara pemeriksaan.85 17. Pada tahap awal pelaksanaan kontrak dan pelaksanaan pekerjaan. Apabila dalam pemeriksaan personil dan peralatan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam bentuk Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. Jika dalam pemeriksaan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi kontrak maka perubahan tersebut akan dituangkan dalam amandemen kontrak. 18.

2) pembayaran uang tanda jadi kepada . kewajiban pihak-pihak penjamin untuk mencairkan Surat Jaminan Uang Muka selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat kepada PPK. Pembayaran 20. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi. Untuk pemeriksaan lapangan. penyedia yang ditunjuk. nilai jaminan uang muka dalam angka dan huruf. Jaminan Uang Muka 19. b. d. Apabila diperlukan. 18. 20.1. 19. Uang Muka : a.2 Nilai jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pengembalian uang muka. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lapangan untuk melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lapangan. masa berlaku jaminan uang muka dan tanda tangan penjamin.5 Bentuk surat jaminan Uang Muka: memuat nama dan alamat PPK. Apabila dalam pemeriksaan lapangan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak. 19. c.4 Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh Bank Umum.1 Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus persen) dari besarnya uang muka. 19.3 Pemeriksaan Lapangan a. 19. dan hak penjamin. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. Hasil pemeriksaan lapangan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan Lapangan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. nama paket kontrak.86 adendum Kontrak.3 Masa berlakunya jaminan uang muka sekurangkurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan. 19. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia untuk: 1) mobilisasi alat dan tenaga kerja.

dan/atau 3) persiapan teknis lain yang diperlukan bagi pelaksanaan pengadaan. c. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia dengan ketentuan sebagai berikut: 1) untuk usaha kecil paling tinggi 30% (tiga puluh perseratus) dari nilai Kontrak. sesuai dengan yang ditetapkan dalam SSKK. h. f. Pembayaran prestasi kerja diberikan kepada penyedia setelah dikurangi angsuran pengembalian Uang Muka dan denda apabila ada. e. g. yaitu: 1) 20% (dua puluh perseratus) dari Kontrak tahun pertama. Pembayaran bulanan/termin. Untuk kontrak tahun jamak. atau 2) 15% (lima belas perseratus) dari total nilai Kontrak.87 b. Besarnya Uang Muka untuk Kontrak Tahun Jamak adalah nilai yang paling kecil diantara 2 (dua) pilihan. Pembayaran prestasi pekerjaan dapat diberikan dalam bentuk : pembayaran bulanan/pembayaran berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan (termin)/pembayaran secara sekaligus. atau 2) untuk usaha non kecil paling tinggi 20% (dua puluh perseratus) dari nilai Kontrak. b. c. nilai Jaminan Uang Muka secara bertahap dapat dikurangi sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. pemasok barang/material. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Penyedia dapat mengajukan permintaan pembayaran uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. serta pajak.2. PPK mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut setelah Jaminan Uang Muka diterima dari penyedia. d. 20. Ketentuan mengenai pemberian uang muka beserta besarannya ditetapkan dalam SSKK. dilakukan senilai pekerjaan yang telah diselesaikan. Pengembalian uang muka diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100 % (seratus perseratus). Pembayaran prestasi pekerjaan a.

20.1. Penangguhan dilakukan dengan terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada penyedia yang memuat: 1) alasan penangguhan pembayaran. penangguhan pembayaran dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia. 21. 21. Penangguhan Pembayaran a. Harga 21. Jika dipandang perlu oleh PPK.3.4. PPK membayar kepada peserta atas pelaksanaan pekerjaan. yang dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu. 21.88 20.2. biaya sosial (social charge). Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia. asuransi dan biaya–biaya kompensasi lainnya. c. keuntungan (profit) maksimal 10 %. b.4. PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. 21. . Cara-cara dan tahapan pembayaran serta mata uang yang digunakan harus disesuaikan dengan ketentuan dalam SSKK. d.3. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima. Harga kontrak telah memperhitungkan : biaya umum (overhead). tunjangan penugasan. Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam Rincian Biaya Personil dan Rincian Biaya Non Personil sesuai dengan Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya. Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari sumber pendanaan yang disebut dalam SSKK.

menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak. b. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 23. 23.2.3 Untuk kepentingan perubahan kontrak. 22.1.89 22. Perubahan Kontrak 22. b.1 Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak. Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan tidak boleh melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari biaya yang tercantum dari nilai Kontrak awal. perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lapangan pada saat pelaksanaan dengan Kerangka Acuan Kerja yang telah ditentukan dalam Kontrak. dan/atau c. perubahan lingkup pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. melaksanakan pekerjaan tambah/kurang yang belum tercantum dalam Kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan Kontrak yang meliputi antara lain: a. c. Perintah perubahan lingkup pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia. ditindaklanjuti dengan negosiasi teknis dan biaya dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Kontrak awal. Perubahan Lingkup Pekerjaan 23. 22. yang meliputi: a. PA/KPA dapat membentuk Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK. mengubah spesifikasi pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lapangan. d. 23.3.2 Perubahan kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan.

PPK dapat dibantu oleh Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak. Perpanjangan Waktu Pelaksanaan 24. c. Dalam hal penilaian perubahan lingkup pekerjaan sebagaimana dimaksud pada angka 23. Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh . dan/atau e. 24.1.3. Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a. d. 24. pekerjaan tambah.4. b. Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan.90 23. PPK dapat menugaskan Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan.2 Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum)] 25. 25. 24. keadaan kahar.4.1 Biaya (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak 25. Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum Kontrak.5. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK.2. Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum Kontrak. 24.4.1 sampai dengan 23. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia.5. 24. [Penyesuaian 25.3 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku. perubahan ruang lingkup pekerjaan. masalah yang timbul diluar kendali penyedia. 23.

Dn/Do+. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0.. c. Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan.dst adalah 1.5 25. Co.. 25. dsb. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead. Bn. alat kerja. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja. Cn. Bo. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran.) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan.15.4 Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak. 25. Dn = Indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak).00. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penandatanganan kontrak..Cn/Co+d.Bn/Bo+c.. Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri.. Penyesuaian Harga Satuan. bahan..91 kegiatan/mata pembayaran. b.. Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut. Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani.7 25.8 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .6 25. Penjumlahan a+b+c+d+.

Jika PPK menilai bahwa Personil Inti: 1) tidak mampu atau tidak dapat melakukan .10 Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan. c. 25.] 26.. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis. Personil inti yang dipekerjakan harus sesuai dengan kualifikasi dan pengalaman yang ditawarkan dalam Dokumen Penawaran. Hn = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan. b.14 Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan. 25.9 Penetapan koefisien bahan.12 Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+.. V = Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan. 25. Penggantian personil inti dan/atau peralatan dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja Personil Inti dan/atau spesifikasi Peralatan yang diusulkan beserta alasan perubahan. 25. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti menurut kualifikasi yang dibutuhkan. Personil Konsultan 26.13 Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan SSKK.92 25. e. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data.11 Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS. Penggantian personil inti dan/atau peralatan (apabila ada) tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK.. Umum a. 25. d.1.

26. Waktu kerja dan lembur a. 26. jam kerja dan waktu cuti untuk personil inti ditentukan dalam Lampiran SSKK. tanpa biaya tambahan apapun. Persetujuan Personil Personil inti yang telah disetujui oleh PPK harus memberikan data dirinya dan surat keterangan tidak mengidap penyakit berbahaya/menular (medical certificate) serta terdaftar atau tertera dalam daftar personalia penyedia. jika terdapat pekerjaan tambah.2. maka perkiraan waktu pelaksanaan harus ditentukan secara tertulis oleh para pihak. perkiraan waktu pelaksanaan dilampirkan dalam Lampiran SSKK. karena perhitungan upah sudah mencakup hal tersebut. nama personil dan uraian pekerjaan.3. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan.93 pekerjaan dengan baik 2) berkelakuan tidak baik. f. c. tenaga kerja tidak berhak untuk dibayar atas pekerjaan lembur atau sakit atau liburan. c.4. 26. b. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Personil Inti a. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan. b. kualifikasi minimum. waktu kerja tenaga kerja asing yang dimobilisasi ke Indonesia dihitung sejak kedatangannya di Indonesia sesuai dengan surat perintah mobilisasi. atau 3) mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender sejak diminta oleh PPK. penyesuaian terhadap perkiraan waktu pekerjaan personil akan dibuat oleh penyedia melalui pemberitahuan secara tertulis kepada PPK.

Dalam rangka penilaian usulan penggantian personil dan/atau peralatan. Perubahan Personil 27.1 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka PPK dapat menghentikan Kontrak dan menangguhkan pemenuhan hak-hak penyedia atau menangguhkan pembayaran. 28. b. . Dalam waktu maksimal 15 (lima belas) hari sejak perintah penggantian personil. 2) tidak mengurangi kualifikasi tenaga ahli yang ditawarkan. harus segera dilakukan perintah penggantian personil kepada penyedia dengan kualifikasi keahlian personil yang sama atau lebih tinggi. dengan ketentuan: 1) menyetujui permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap sesuai. untuk mengajukan permohonan penggantian personil. b.1. penyedia diwajibkan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil yang diusulkan dan disertai alasan penggantian personil yang bersangkutan. d.2. Untuk kontrak biaya satuan (time based). dan tidak menambah nilai kontrak. Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan 28. PPK meneliti permohonan perubahan personil dan/atau peralatan. Penyedia dapat mengajukan penggantian personil dan/atau peralatan kepada PPK. Penyedia tidak dibenarkan melakukan penggantian personil dan/atau peralatan tanpa persetujuan PPK. 3) menolak permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap tidak sesuai.94 27. Penggantian personil penyedia atas perintah PPK a. PPK dapat dibantu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak. biaya langsung personil harus disesuaikan dengan gaji dasar tenaga ahli yang menggantikan. c. harus sudah menerima personil pengganti dari penyedia. Perubahan personil dan peralatan yang diajukan oleh penyedia a. Personil dari penyedia yang dianggap tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik atau berkelakuan tidak baik. e. 27.

28. serta hasil pekerjaan tersebut telah diterima oleh PPK.2 Besarnya denda kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah: a. 29. karena terjadinya cidera janji/wanprestasi yang tercantum dalam Kontrak.4 Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut : a. 29. 1/1000 (satu perseribu) dari sisa biaya bagian kontrak yang belum selesai dikerjakan.4 Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam angka ini adalah tanggal penyerahan setiap hasil kerja dan tanggal penyelesaian semua pekerjaan dengan penyerahan laporan akhir sebagaimana ditetapkan dalam SPMK. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Denda dan Ganti Rugi 29.95 28. 29.1 Denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia.3 Penghentian Kontrak atau Ganti Rugi atau Kompensasi tidak dilakukan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang.3 Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. sedangkan ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK. PPK memodifikasi atau mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pekerjaan penyedia. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam SSKK. b. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. apabila bagian pekerjaan belum diterima oleh PPK. 28.2 Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK maka PPK dikenakan Ganti Rugi atau memberikan Kompensasi. 1/1000 (satu perseribu) dari biaya kontrak. 29. apabila kontrak terdiri atas bagian pekerjaan yang dapat dinilai terpisah dan bukan merupakan kesatuan sistem.

c. i. dan/atau f. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak diketemukan kerusakan/ kegagalan/penyimpangan. bencana non alam. bencana sosial. b. bencana alam.1 Keadaan Kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. kompensasi lain yang dirinci dalam syarat khusus kontrak. c. kebakaran. jika kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. pemogokan. e. Keadaan Kahar 30. perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. PPK tidak memberikan gambar-gambar. keterlambatan penerbitan SPP. e. 30.5 Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi diatur dalam SSKK. ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. h. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. Yang digolongkan Keadaan Kahar adalah: a. f. d. d. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi.96 b. 29. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sebagaimana yang diperjanjikan dalam kontrak. g. .

31.4 Setelah pemberitahuan tertulis tentang terjadinya Keadaan Kahar. tidak dikenakan sanksi. 31. 31. 31. para pihak dapat melakukan kesepakatan. penyedia memberitahukan tentang terjadinya Keadaan Kahar kepada PPK secara tertulis dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya Keadaan Kahar.1 Penyedia wajib menyerahkan laporan dan dokumen sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam SSKK. dengan menyertakan salinan pernyataan Keadaan Kahar yang dikeluarkan oleh pihak/instansi yang berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.97 30. yang dituangkan dalam perubahan Kontrak. Atas penerimaan laporan dan dokumen tersebut dibuatkan tanda terima. dan membuat berita acara serah terima laporan hasil perbaikan. Laporan Hasil Pekerjaan 31.5 Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat keadaan kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya keadaan kahar.6 Laporan Akhir dibuat dalam bentuk cetakan (hardcopy) dan/atau file (softcopy). Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .2 PPK bersama penyedia melakukan pembahasan dan penilaian terhadap laporan dan dokumen yang diserahkan oleh penyedia. 30.3 PPK dan penyedia membuat berita acara hasil pembahasan dan penilaian laporan. 30. 31. 31. 30.5 PPK menerima kembali penyerahan laporan yang telah diperbaiki oleh penyedia (bila ada).2 Tidak termasuk Keadaan Kahar adalah hal-hal merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak.4 Jika terdapat kekurangan-kekurangan maka penyedia harus memperbaiki dan menyelesaikan kekurangan-kekurangan sesuai yang diinstruksikan oleh PPK dan menyerahkan laporan hasil perbaikan kepada PPK.3 Dalam hal terjadi Keadaan Kahar.

98

31.7 Menyerahkan semua rancangan, gambar, spesifikasi, desain, laporan, dan dokumendokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan kontrak ini dan menjadi hak milik PPK. 31.8 Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir masa kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK. 31.9 Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut setelah mendapatkan persetujuan PPK. 31.10 Jika dikemudian hari penyedia dan pihak ketiga akan melakukan pengembangan terhadap piranti lunak tersebut dan untuk itu diperlukan lisensi maka penyedia harus mendapatkan persetujuan lebih dahulu dari PA. Untuk tujuan ini PA berhak untuk mendapatkan penggantian biaya atas pengembangan piranti lunak tersebut. 31.11 Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. 32. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 32.1 Penghentian Kontrak : a. Penghentian Kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. b. Dalam hal Kontrak dihentikan, maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. c. PPK dengan pemberitahuan tertulis kepada penyedia dapat memerintahkan penghentian Kontrak jika penyedia gagal untuk melaksanakan kewajiban-kewajibannya dalam Kontrak ini. Pemberitahuan tertulis tersebut harus memuat: 1) alasan penghentian Kontrak; dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima.

99

32.2 Pemutusan Kontrak : a. Oleh PPK : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, PPK dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada penyedia setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya; 2) penyedia tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah diberitahu atau dalam jangka waktu lain yang disetujui secara tertulis oleh PPK; 3) penyedia berada dalam keadaan pailit; 4) karena Keadaan Kahar, penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) hari kalender; 5) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak; 6) penyedia terbukti melakukan KKN, kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang; dan/atau 7) pengaduan tentang penyimpangan prosedur, dugaan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. b. Oleh penyedia : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, penyedia dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada PPK setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK; atau 2) karena Keadaan Kahar, penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh)
Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

100

hari kalender. c. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia, maka: 1) sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan; 2) penyedia membayar denda; dan/atau 3) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. d. Dalam hal pemutusan kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur, melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan, maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundangundangan. e. Pada saat Kontrak diputuskan, maka PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran sebagai berikut : 1) pembayaran prestasi pekerjaan sampai dengan tanggal berlakunya pemutusan Kontrak; 2) biaya langsung personil (termasuk biaya demobilisasi) yang dikeluarkan oleh penyedia sehubungan dengan pemutusan Kontrak. 33. Penyelesaian Pekerjaan 33.1 PPK melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan, penyedia wajib menyelesaikannya. 33.2 Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan, PPK menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 33.3 PPK menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan dan diterima oleh dari Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 33.4 Membuat berita acara serah terima laporan akhir, setelah seluruh pekerjaan diselesaikan. C. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 34. Hak dan Kewajiban PPK 34.1 mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia;

34. 35.1 menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Penyedia harus menyerahkan peralatan dan bahan sisa sesuai dengan instruksi PPK. akibat kegiatan penyedia. 35. pekerjaan secara 35. 35.101 34. 35.4 memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh pihak penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. Hak dan Kewajiban Penyedia 35. 34.3 melaporkan pelaksanaan periodik kepada pihak PPK. 34.7 penyedia harus mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya.4 melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak.2 berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari pihak PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.3 membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia.2 meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak penyedia. 35. Pada saat berakhirnya kontrak.5 ketentuan peralatan dan bahan yang disediakan oleh PPK untuk kebutuhan pelaksanaan pekerjaan oleh penyedia.5 memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan pihak PPK. 35.6 menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak.

102 35.15 ketentuan mengenai tindakan yang perlu mendapat persetujuan PPK meliputi: . ketekunan. efisien dan ekonomis serta memenuhi kriteria teknik profesional dan melindungi secara efektif peralatan-peralatan.9 melaksanakan jasa konsultansi sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. 35.13 tanggungjawab penyedia adalah ketentuan mengenai hal-hal pertanggung-jawaban penyedia sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. sehingga dapat dilakukan pemeriksaan keuangan. 35. PPK dapat memeriksa dan menggandakan dokumen pengeluaran yang telah diaudit sampai 1 (satu) tahun setelah berakhirnya kontrak. Selain itu. 35. 35. 35.12 penyedia dilarang baik secara langsung atau tidak langsung melakukan kegiatan yang akan menimbulkan pertentangan kepentingan (conflict of interest) dengan kegiatan yang merupakan tugas penyedia. penyedia dinyatakan tidak berwenang untuk melaksanakan jasa konsultansi maupun mengadakan barang yang tidak sesuai dengan kontrak. mesin.8 melaksanakan perjanjian dan kewajibankewajiban yang dibebankan kepadanya dengan penuh tanggung-jawab.10 penyedia tidak akan menerima keuntungan untuk mereka sendiri dari komisi usaha (trade commision). 35. PPK secara tertulis akan memberitahukan kepada penyedia mengenai kebiasaan-kebiasaan setempat.14 pemeriksaan keuangan adalah ketentuan mengenai kewajiban penyedia untuk merinci setiap biaya-biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan perjanjian. material yang berkaitan dengan pekerjaan dalam kontrak. rabat (discount) atau pembayaranpembayaran lain yang berhubungan dengan kegiatan pelaksanaan jasa konsultansi. dengan sepengetahuan penyedia atau kuasanya.11 penyedia setuju bahwa selama pelaksanaan kontrak. 35.

laporan dan dokumen-dokumen lain serta software yang disiapkan oleh penyedia jasa menjadi hak milik PPK. kehilangan. Penyedia. waktu.1 Pihak penyedia mengasuransikan : a. 36. c. pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. Asuransi 36.16 ketentuan mengenai dokumen-dokumen yang disiapkan oleh penyedia dan menjadi hak milik PPK: mengatur bahwa semua rancangan. semua barang dan peralatan yang mempunyai resiko tinggi terjadi kecelakaan. kerusakan-kerusakan. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . serta pekerjapekerja untuk pelaksanaan pekerjaan kontrak atas segala resiko yaitu kecelakaan. serta resiko lain yang tidak dapat diduga. 35. pelaksanaan pekerjaan. segera setelah pekerjaan selesai atau berakhirnya kontrak harus menyerahkan seluruh dokumen dan data pendukung lainnya kepada PPK. b. Penyedia dapat menyimpan salinan dari dokumen-dokumen tersebut.2 Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. hal-hal lain yang ditentukan berkaitan dengan asuransi.103 1) memobilisasi personil yang terdapat dalam daftar. 2) membuat subkontrak dengan pengaturan: (i) cara seleksi. gambar-gambar. (ii) Penyedia bertanggung-jawab penuh terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh subkonsultan dan personilnya. dan kualifikasi dari subkonsultan harus mendapat persetujuan tertulis sebelum pelaksanaan. anggota joint venture tersebut memberi kuasa kepada salah satu anggota joint venture untuk bertindak dan mewakili hak-hak dan kewajiban anggota penyedia lainnya terhadap PPK. 36. 35. spesifikasi. disain.17 Kewenangan anggota penyedia adalah ketentuan yang mengatur mengenai apabila penyedia adalah sebuah joint venture yang beranggotakan lebih dari satu penyedia.

104 37. Usaha Kecil.3 Masing-masing Pihak dalam Kontrak berkewajiban untuk bertindak dengan itikad baik sehubungan dengan hak-hak Pihak lain. usaha kecil dan koperasi kecil. KEWAJARAN DAN ITIKAD BAIK 38. Usaha Mikro. 38. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. Jika selama kontrak. salah satu pihak merasa dirugikan. Jika Pihak yang .2 Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak.3 apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. c. maka dalam kontrak dimuat: a. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. 39. maka penyedia dikenakan sanksi yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden ini.1 Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak.1 Apabila penyedia yang ditunjuk adalah Penyedia Usaha Mikro. D. Penyedia wajib bekerjasama dengan penyedia usaha mikro. 38. 37. dalam melaksanakan kewajiban di atas.2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan terpenuhinya tujuan Kontrak ini. 37. dan Koperasi Kecil 37. dan d. Pelaksanaan Kontrak Jika dalam pelaksanaan Kontrak ditemukan kesulitan yang menghambat pemenuhan tujuan Kontrak maka masing-masing Pihak berkewajiban untuk tetap berupaya bertindak wajar di antara mereka tanpa merugikan kepentingan satu sama lain. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. Itikad Baik 38. b. penyedia terpilih tetap bertanggung-jawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas. maka pekerjaan harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain.

3 Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui: a.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 40. arbitrase. atau c. b. pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. alternatif penyelesaian sengketa. a. E. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Perdamaian 40.2 Penyelesaian secara damai dapat dilakukan melalui musyawarah untuk mufakat secara langsung antara Para Pihak atau melalui perantaraan pihak ketiga yang disepakati oleh Para Pihak dalam bentuk antara lain mediasi atau konsiliasi. b. Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. 40. 41. atau c.105 satu menganggap pelaksanaan Kontrak tidak wajar dan adil maka kedua belah Pihak harus megupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi situasi tersebut. alternatif penyelesaian sengketa. arbitrase. pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 40. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui.

Pembatasan Penggunaan Dokumen Ketentuan serah terima Laporan Akhir berlaku untuk penyerahan setiap hasil kerja Jasa Konsultansi: (YA/TIDAK) Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari pekerjaan Jasa Konsultansi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________________ . jenis laporan dan waktu penyerahan laporan dihitung sejak ditandatanganinya kontrak] G. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK: Nama : ___________ Alamat : ___________ Telepon : ___________ Faksimili : ___________ e-mail : ___________ Penyedia: Nama : ___________ Alamat : ___________ Telepon : ___________ Faksimili : ___________ e-mail : ___________ B.106 LAMPIRAN 3 : SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. Wakil Sah Para Pihak Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK : __________ Untuk Penyedia : __________ C. Tindakan penyedia yang mensyaratkan persetujuan PPK Pelaporan Kontrak mulai berlaku terhitung sejak: __________ Jangka waktu penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini adalah selama: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun Tindakan lain oleh penyedia yang memerlukan persetujuan PPK adalah: __________ [sebutkan secara jelas] Penyedia berkewajiban untuk menyampaikan laporan-laporan berikut secara periodik selama Masa Kontrak: __________________ [uraikan secara rinci F. Serah Terima Laporan Akhir H. Tanggal Berlaku Kontrak D. Waktu Penyelesaian Pekerjaan E.

2. Material. Mata uang pembayaran : _____________[untuk pengadaan yang sumber dananya PHLN] O. Tanggung Jawab Profesi Peralatan. Untuk pekerjaan Jasa Konsultansi ini dapat diberikan uang muka (YA/TIDAK). Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara:_____[bulanan/termin/sekaligus]. J. Pencairan Jaminan N. Pembayaran Prestasi Pekerjaan Jaminan dicairkan dan disetorkan __________[Kas Negara/Kas Daerah] pada 1. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan:__________________________[sebutk an dan uraikan secara lengkap] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Batas akhir waktu penerbitan SPP Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah __ (__________) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. Sumber Dana L. apabila ada] Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari _______________________________ 1. K. [jika ”YA”] Uang muka diberikan sebesar __% (__________ persen) dari nilai Kontrak [untuk kontrak tahun jamak diubah : “Kontrak tahun pertama” atau “total nilai Kontrak”] M.107 I. Dokumen utama yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan :_________________ [sebutkan dan P. 1. Pembayaran Uang Muka 2. Personil dan Fasilitas [untuk konsultan perencana konstruksi] Umur konstruksi bangunan direncanakan : __ (__________) tahun PPK akan memberikan peralatan/material/personil/fasilitas berupa : ______________ [sebutkan dan uraikan. 2. Dokumen yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran uraikan secara lengkap]. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: _______________[uraikan bila pembayaran dilakukan secara bulanan atau termin] 3.

Penyelesaian Perselisihan [Pengadilan Republik Indonesia yang berkompeten/Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI)] [Jika BANI yang dipilih sebagai Lembaga Pemutus Sengketa maka cantumkan klausul arbitrase berikut tepat di bawah pilihan yang dibuat di atas: “Semua sengketa yang timbul dari Kontrak ini. Para Pihak setuju bahwa jumlah arbitrator adalah 3 (tiga) orang. Kompensasi U. ________________________________ Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: S. akan diselesaikan dan diputus oleh Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menurut peraturanperaturan administrasi dan peraturan-peraturan prosedur arbitrase BANI.108 Q. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. yang keputusannya mengikat kedua belah pihak yang bersengketa sebagai keputusan tingkat pertama dan terakhir.”] . Penyesuaian Biaya Untuk penyesuaian biaya digunakan indeks yang dikeluarkan oleh _____________ [BPS/Instansi Teknis Lainnya] Perhitungan Penyesuaian Harga dilakukan dengan ketentuan : _______________________________ R. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. Pembayaran Ganti Rugi T. Pembayaran Denda Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari _______________ [harga kontrak/harga bagian kontrak]. Masing-masing Pihak harus menunjuk seorang arbitrator dan kedua arbitrator yang ditunjuk oleh Para Pihak akan memilih arbitrator ketiga yang akan bertindak sebagai pimpinan arbitrator.

dan jumlah orang bulan. uraian detil tanggung jawab kerja. Cantumkan juga waktu kerja (termasuk jam kerja) dan cuti] 2 – PERALATAN KHUSUS [cantumkan jenis peralatan khusus yang disyaratkan untuk pelaksanaan pekerjaan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . minimum kualifikasi.109 LAMPIRAN 3 A : PERSONIL INTI DAN PERALATAN 1 – PERSONAL INTI PENYEDIA JASA KONSULTANSI [cantumkan nama.

. penyedia berkewajiban untuk mematuhi Standar Ketentuan dan Syarat Umum SPK terlampir.000. Selain tunduk kepada ketentuan dalam SPK ini.000. cantumkan ”dibebankan atas DIPA __________ Tahun Anggaran ____ untuk mata anggaran kegaiatan __________ WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun NILAI PEKERJAAN Biaya Langsung Personil No. Biaya langsung personil dihitung berdasarkan Orang Bulan dengan ketentuan 1 (satu) Orang Bulan sama dengan __ (__________) hari dan 1 (satu) hari sama dengan __ (__________) jam.110 LAMPIRAN 4 : SURAT PERINTAH KERJA (SPK) SURAT PERINTAH KERJA (SPK) SATUAN KERJA: NOMOR DAN TANGGAL SPK: Halaman __ dari __ PAKET PEKERJAAN: __________ NOMOR DAN TANGGAL SURAT UNDANGAN PENUNJUKAN LANGSUNG: NOMOR DAN TANGGAL BERITA ACARA HASIL PENUNJUKAN LANGSUNG: SUMBER DANA: [sebagai contoh. Komponen Biaya Kuantitas (Orang Bulan) Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Biaya Langsung Non-Personil Kuantitas Total (Rp) [jika tidak lumpsum] Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Jumlah PPN 10% NILAI Terbilang : INSTRUKSI KEPADA PENYEDIA JASA KONSULTANSI: Penagihan hanya dapat dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan yang diperintahkan dalam SPK ini dan hasil pekerjaan tersebut dapat diterima secara memuaskan oleh Pejabat Pembuat Komitmen dibuktikan dengan Berita Acara Serah Terima.-)] Untuk dan atas nama Penyedia Jasa Konsultansi __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuksatuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6. Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6.)] [nama lengkap] [jabatan] [nama lengkap] [jabatan] . Jika pekerjaan tidak dapat diselesaikan dalam jangka waktu pelaksanaan pekerjaan karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia berkewajiban untuk membayar denda kepada PPK sebesar 1/1000 (satu per seribu) dari nilai SPK sebelum PPN setiap hari kalender keterlambatan.

7. proses pemeriksaan hukum. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. 10. b. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan. PENYEDIA JASA KONSULTANSI MANDIRI Penyedia berdasarkan SPK ini bertanggung jawab penuh terhadap personil serta pekerjaan yang dilakukan HARGA SPK a. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: 1) kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. membebaskan. kewajiban.111 SYARAT UMUM SURAT PERINTAH KERJA (SPK) 1. JADWAL a. PENANGGUNGAN DAN RISIKO a. kerugian. PENUGASAN PERSONIL Penyedia Jasa Konsultansi tidak diperbolehkan menugaskan personil selain personil yang telah disetujui oleh PPK untuk melaksanakan pekerjaan berdasarkan SPK ini. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi. ASURANSI a. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam harga SPK. PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam SPK sebesar harga SPK. LINGKUP PEKERJAAN Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum SPK. pelaksanaan pekerjaan. PPK dapat memutuskan SPK ini dengan pemberitahuan tertulis kepada Penyedia Jasa Konsultansi. kerusakan. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. c. Rincian harga SPK sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga (untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum). gugatan atau tuntutan hukum. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: 1) semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. Semua peralatan tersebut harus dikembalikan dalam kondisi yang sama pada saat diberikan kepada Penyedia Jasa Konsultansi dengan penegecualian keausan akibat pemakaian yang wajar. Jika SPK diputuskan sebelum waktu pelaksanaan pekerjaan berakhir dan pemutusan tersebut akibat Keadaan Kahar atau bukan karena kesalahan atau kelalaian Penyedia Jasa Konsultansi maka Penyedia Jasa Konsultansi berhak atas pembayaran pekerjaan secara pro rata sesuai dengan prestasi pekerjaan yang dapat diterima oleh PPK. Hak kepemilikan atas peralatan dan barang/bahan yang disediakan oleh PPK tetap pada PPK. Harga SPK telah memperhitungkan keuntungan. dan 2) pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. 4. dan semua peralatan tersebut harus dikembalikan kepada PPK pada saat SPK berakhir atau jika tidak diperlukan lagi oleh Penyedia Jasa Konsultansi. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. 5. 2. b. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. 8. c. tanggung jawab. Waktu pelaksanaan SPK adalah sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. kehilangan. SPK ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan oleh para pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SPMK. 6. dan Personil. PEMUTUSAN Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. denda. b. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. d. Jika diminta oleh PPK maka Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membantu secara optimal pengalihan hak kepemilikan tersebut kepada PPK sesuai dengan hukum yang berlaku. interpretasi. 3. dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai SPK. atas segala risiko terhadap kecelakaan. HAK KEPEMILIKAN PPK berhak atas kepemilikan semua barang/bahan yang terkait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh Penyedia Jasa Konsultansi kepada PPK. 9. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. kehilangan.

15.112 2) cidera tubuh. 14. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. d. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. sakit atau kematian Personil. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. LAPORAN HASIL PEKERJAAN a. 3) kehilangan atau kerusakan harta benda. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. 17. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. atas perintah PPK. 3) jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. c. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. PPK membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. g. sakit atau kematian pihak ketiga. retribusi. e. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. 12. Jika perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah maka perselisihan akan diselesaikan melalui pengadilan negeri dalam wilayah hukum Republik Indonesia. f. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. dan pungutan lain yang dibebankan oleh hukum yang berlaku atas pelaksanaan SPK. b. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. dan 5) catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. c. interpretasi. 2) jenis. e. 13. Kecuali SPK diputuskan lebih awal. c. b. d. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan SPK dan diterima oleh Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. SERAH TERIMA PEKERJAAN a. b. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam nilai SPK. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. PPK menugaskan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Laporan harian berisi: 1) penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. 11. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. PERPAJAKAN Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membayar semua pajak. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. b. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. PENYELESAIAN PERSELISIHAN PPK dan Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan SPK ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. c. Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. jumlah dan kondisi peralatan. Laporan harian dibuat oleh penyedia. d. Pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus per seratus) setelah pekerjaan selesai. bea. 16. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. Apabila diperlukan. dan cidera tubuh. WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN a. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam ketentuan ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. . Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. 4) keadaan cuaca termasuk hujan. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan SPK untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam syarat ini.

dan/atau 2) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. 3) perubahan harga SPK akibat adanya perubahan pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. PEMBAYARAN Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . d. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena kesalahan penyedia: 1) penyedia membayar denda. melakukan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. PA/KPA dapat membentuk Pejabat Peneliti Pelaksanaan kontrak atas usul PPK. 20. 5) penyedia terbukti melakukan KKN. f. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. c. 22. Penghentian SPK dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. 21. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. b. Perubahan SPK bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN SPK a. pemutusan SPK melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. e. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. Pemutusan SPK dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. 3) PPK tidak memberikan gambar-gambar. SPK hanya dapat diubah melalui adendum SPK. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. 5) PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. 2) keterlambatan pembayaran kepada penyedia. Dalam hal SPK dihentikan. 8) ketentuan lain dalam SPK. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. 2) perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. Untuk kepentingan perubahan SPK. e. b. d. 7) PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. 4) penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal. c. 6) PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. 4) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SPK. dan/atau 6) pengaduan tentang penyimpangan prosedur. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum SPK jika perpanjangan tersebut mengubah Masa SPK. 3) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari harga SPK dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. b. PERUBAHAN SPK a. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: 1) PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. PERISTIWA KOMPENSASI a. PERPANJANGAN WAKTU a. termasuk biaya langsung demobilisasi personil. meliputi: 1) perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam SPK sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam SPK. c. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. 2) penyedia berada dalam keadaan pailit.113 18. 19. b.

bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. . 25. LARANGAN PEMBERIAN KOMISI Penyedia Jasa Konsultansi menjamin bahwa tidak satu pun personil proyek/satuan kerja PPK telah atau akan menerima komisi atau keuntungan tidak sah lainnya baik langsung maupun tidak langsung dari SPK ini. 2) pembayaran dilakukan dengan [sistem bulanan/sistem termin/pembayaran secara sekaligus]. Penyedia Jasa Konsultansi menyetujui bahwa pelanggaran syarat ini merupakan pelanggaran yang mendasar terhadap SPK ini. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. b. c. 3) pembayaran harus dipotong denda (apabila ada) dan pajak. 23. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). PENGALIHAN DAN/ATAU SUBKONTRAK Penyedia Jasa Konsultansi dilarang untuk mengalihkan dan/atau mensubkontrakkan sebagian atau seluruh pekerjaan. baik sebagai akibat peleburan (merger) atau akibat lainnya. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. Pengalihan seluruh pekerjaan hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia Jasa Konsultansi. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. d.114 a. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. 24. DENDA Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam SPK ini. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pekerjaan diterbitkan.

dan meminta Saudara untuk menandatangani Surat Perjanjian paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah dikeluarkannya SPPBJ ini sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan. ____________ di __________ CONTOH __________. __________ Tembusan Yth : 1. telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja _________ ULP _________ / Pejabat Pengadaan _________ [K/L/D/I] _________.dst Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Proyek/Satuan Kerja __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP. _______________________[APIP KLDI] 3.115 BAB VII. __ __________ 20__ Perihal : Penunjukan Penyedia Barang/Jasa untuk pelaksanaan pekerjaan ___________________________________________________ Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara nomor ____________ tanggal ___________ perihal _______________ dengan nilai penawaran setelah dilakukan klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya oleh Pokja ___________ ULP _________ / Pejabat Pengadaan _________ [K/L/D/I] _________ sebesar Rp__________ (_____________________) termasuk PPN. BENTUK DOKUMEN LAINNYA LAMPIRAN 1 : SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA (SPPBJ) [kop surat satuan kerja PPK] Nomor : __________ Lampiran : __________ Kepada Yth. Selanjutnya kami menunjuk Saudara untuk melaksanakan pekerjaan ______________________________. _______________________[Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] ……………. _______________________[PA/KPA K/L/D/I] 2. Kegagalan Saudara untuk menerima penunjukan ini yang disusun berdasarkan evaluasi terhadap penawaran Saudara akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan.

Macam pekerjaan: __________. Waktu penyelesaian: selama ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun [pilih salah satu] dan pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal __________ 5. Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi dan pembayaran kepada penyedia dapat dihentikan sesuai dengan ketentuan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. Sanksi: Terhadap keterlambatan penyerahan hasil kerja dan laporan akhir. 2.116 LAMPIRAN 2 : SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] SURAT PERINTAH MULAI KERJA Nomor: __________ Paket Pekerjaan: __________ Yang bertanda tangan di bawah ini: __________[nama Pejabat Pembuat Komitmen] __________[jabatan Pejabat Pembuat Komitmen] __________[alamat proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen. 4. 3. . Tanggal mulai kerja: __________. berdasarkan Surat Perjanjian __________ nomor __________ tanggal __________. bersama ini memerintahkan: __________[nama penyedia jasa konsultansi] __________[alamat penyedia jasa konsultansi] yang dalam hal ini diwakili oleh: __________ selanjutnya disebut sebagai Penyedia. Hasil Pekerjaan: __________ 6. Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak. untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: 1.

117 __________. __ __________ 20__ Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP: __________ Menerima dan menyetujui: Untuk dan atas nama __________[nama penyedia] [tanda tangan] [nama lengkap wakil sah badan usaha] [jabatan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

lalai/tidak memenuhi kewajibannya dalam melakukan pembayaran kembali kepada Penerima Jaminan atas uang muka yang diterimanya. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Jaminan Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. ______________ tanggal ____________. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini _________________________________ dalam jabatan selaku _____________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _____________________________[Pejabat Pembuat Komitmen] Alamat :______________________________________________________ selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________ (terbilang ___________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Uang Muka atas pekerjaan ____________________ berdasarkan Kontrak No. apabila : Nama : _____________________________ [penyedia Jasa Konsultansi] Alamat : ______________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. dari tanggal ______________________ s/d __________________________ 2.118 LAMPIRAN 3 : JAMINAN UANG MUKA CONTOH [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa uang muka yang belum dikembalikan oleh Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat . namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Berlaku selama ______ (____________) hari kalender. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan. 3.

Mengenai segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. 6. Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Dikeluarkan di : ____________ Pada tanggal ___________ : [Bank] Materai Rp 6. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya bendabenda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke Bank ________ [bank] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 4.____________ Pemimpin Untuk keyakinan.000.119 (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. 5.

bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _________________________ [nama dan alamat PPK] sebagai Pemilik. dan _________________________ [nama dan alamat perusahaan penjaminan] sebagai Penjamin. selanjutnya disebut TERJAMIN. 5. Maka kami. Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya atau melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka dimaksud yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. 6. 4. 2. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bila TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan _____________ sebagaimana ditetapkan berdasarkan Kontrak No. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________(terbilang_____________________________). _____________ tanggal _____________ dari PENERIMA JAMINAN. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN Uang Muka atau Sisa Uang Muka yang belum dikembalikan oleh TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasarkan Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. bahwa kami: _________________________ [nama dan alamat penyedia] sebagai Penyedia Jasa Konsultansi. Surat Jaminan ini berlaku selama ___ (_____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal _____________ sampai dengan tanggal _____________.120 CONTOH [Kop Asuransi/Perusahaan Penjaminan Penerbit Jaminan] SURAT JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan : __________________ Nilai : Rp__________________ 1. Dengan ini dinyatakan. . 3. 7.

000. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke ________ [penerbit jaminan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .121 Dikeluarkan di _______________ Pada tanggal ________________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp 6.(_____________________) Nama Jelas (_____________________) Nama Jelas Untuk keyakinan.

122 .

123 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

1. Apabila dalam pemeriksaan lapangan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak. b. Jaminan Uang 19. d. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. d. Apabila diperlukan. b. Dalam pemeriksaan personil dan peralatan. perusahaan penjaminan atau . Hasil pemeriksaan lapangan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan Lapangan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia.114 yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. Bila hasil inspeksi/pemeriksaan personil dan peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan. maka penyedia dapat melaksanakan pekerjaan dengan syarat personil dan peralatan yang belum memenuhi syarat harus diganti sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak.3Masa berlakunya jaminan uang muka Muka sekurang-kurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan. c. c. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lapangan untuk melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lapangan. Apabila dalam pemeriksaan personil dan peralatan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam bentuk adendum Kontrak. 18. 19.4Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh Bank Umum. Untuk pemeriksaan lapangan.1 Pemeriksaan Lapangan a.

kewajiban pihak-pihak penjamin untuk mencairkan Surat Jaminan Uang Muka selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat kepada PPK. Besarnya Uang Muka untuk Kontrak Tahun Jamak adalah nilai yang paling kecil diantara 2 (dua) pilihan. penyedia yang ditunjuk. atau 2) untuk usaha non kecil paling tinggi 20% (dua puluh perseratus) dari nilai Kontrak. dan/atau 3) persiapan teknis lain yang diperlukan bagi pelaksanaan pengadaan.115 perusahaan asuransi.5Bentuk surat jaminan Uang Muka: memuat nama dan alamat PPK. Pembayaran tanda jadi kepada pemasok barang/material. masa berlaku jaminan uang muka dan tanda tangan penjamin. a. a. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . c. dan hak penjamin. PPK mengajukan surat permintaan 2) pembayaran uang a. Ketentuan mengenai pemberian uang muka beserta besarannya ditetapkan dalam SSKK. nilai jaminan uang muka dalam angka dan huruf. 1. b. nama paket kontrak. atau 2) 15% (lima belas perseratus) dari total nilai Kontrak. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia dengan ketentuan sebagai berikut: 1) untuk usaha kecil paling tinggi 30% (tiga puluh perseratus) dari nilai Kontrak. 19. yaitu: 1) 20% (dua puluh perseratus) dari Kontrak tahun pertama. Penyedia dapat mengajukan permintaan pembayaran uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak.

Penangguhan dilakukan dengan terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada penyedia yang memuat: 1) alasan . a. Untuk kontrak tahun jamak. Pembayaran bulanan/termin. sesuai dengan yang ditetapkan dalam SSKK.Pembayaran prestasi pekerjaan Pembayaran prestasi pekerjaan dapat diberikan dalam bentuk : pembayaran bulanan/pembayaran berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan (termin)/pembayaran secara sekaligus.116 pembayaran untuk permohonan tersebut setelah Jaminan Uang Muka diterima dari penyedia. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia.Cara-cara dan tahapan pembayaran serta mata uang yang digunakan harus disesuaikan dengan ketentuan dalam SSKK.1. b.2. Pembayaran prestasi kerja diberikan kepada penyedia setelah dikurangi angsuran pengembalian Uang Muka dan denda apabila ada.Penangguhan Pembayaran PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. c. 20. dilakukan senilai pekerjaan yang telah diselesaikan. serta pajak.1. Pengembalian uang muka diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100 % (seratus perseratus). 20. nilai Jaminan Uang Muka secara bertahap dapat dikurangi sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. d. 20. e.

21. harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam Rincian Biaya Personil dan Rincian Biaya Non Personil sesuai dengan Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya. 1. keuntungan (profit) maksimal 10 %.117 penangguhan pembayaran. yang dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu. 21. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . penangguhan pembayaran dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda enyedia.4. Jika dipandang perlu oleh PPK.2.Rincian 21.Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari sumber pendanaan yang disebut dalam SSKK. tunjangan penugasan.1. Harga 21.Harga kontrak telah memperhitungkan : biaya umum (overhead).PPK membayar kepada peserta atas pelaksanaan pekerjaan. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajibankewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima. biaya sosial (social charge).3. asuransi dan biaya– biaya kompensasi lainnya.

1Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak. c.1 Untuk 1.1. 22. perubahan lingkup pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. dan/atau perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan. Perubahan Kontrak 22. Perubahan Lingkup Pekerjaan 23. kepentingan perubahan kontrak. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak.118 1. b. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan Kontrak yang meliputi antara lain: a. 22. . bisa apabila para pihak.2 Perubahan kontrak dilaksanakan disetujui oleh yang meliputi: a. PA/KPA dapat membentuk Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK.Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lapangan pada saat pelaksanaan dengan Kerangka Acuan Kerja yang telah ditentukan dalam Kontrak.

119 b.Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan tidak boleh melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari biaya yang tercantum dari nilai Kontrak awal.Dalam hal penilaian perubahan lingkup pekerjaan sebagaimana dimaksud pada angka 23.Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum Kontrak. perubahan lingkup pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia. mengubah spesifikasi pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lapangan.Perintah 23.3. c.2. d. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . mengurangi atau menambah jenis pekerjaan. melaksanakan pekerjaan tambah/kurang yang belum tercantum dalam Kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. PPK dapat dibantu oleh Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak. ditindaklanjuti dengan negosiasi teknis dan biaya dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Kontrak awal. 23.1 sampai dengan 23.4. 23. 23.4.1.

b.120 1.3.4. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK.Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurangkurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar.2 Penyesuaian harga diberlakukan pada masa .1 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat penyesuaian harga sesuai peraturan yang berlaku.2. pekerjaan tambah. dan/atau e.1. keadaan kahar. 1. c.Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum Kontrak. [Penyesuaian Biaya (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan 25. 24. perubahan ruang lingkup pekerjaan. 24.PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. 24. Kontrak Tahun Jamak yang adanya dengan 25. Perpanjangan Waktu Pelaksanaan 24.Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a. d. 24. masalah yang timbul diluar kendali penyedia.1.PPK dapat menugaskan Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan.

) Hn = Harga Satuan pada saat Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .. Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri.121 Harga Satuan dan Lump Sum)] pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut.3 Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran.. 25.Bn/Bo+c.. 25..6 Jenis pekerjaan baru dengan Harga 25.7Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan.5 Penyesuaian 25.Dn/Do+.8Penyesuaian Harga Satuan.4 Penyesuaian 25. Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran.Cn/Co+d. Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani. 25. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b.

dst adalah 1. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja. Ho 25. b.11Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS. Dn = Indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke13 setelah penandatanganan kontrak). Co. dsb. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penanda-tanganan kontrak.9 Penetapan koefisien bahan. Penjumlahan a+b+c+d+.122 pekerjaan dilaksanakan. = Harga Satuan pada saat harga penawaran. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0. Bo. c.. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan. 25. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis.. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan SSKK. 25. alat kerja.15. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead.10Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS.. Bn. bahan. Hn = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga . Cn..00. 25..12Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+ (Hn3xV3)+..

1.13Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK. c. e.] 1. Personil inti yang dipekerjakan harus sesuai dengan kualifikasi dan pengalaman yang ditawarkan dalam Dokumen Penawaran.14Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti menurut kualifikasi yang dibutuhkan. d.123 menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan.Umum a. Penggantian personil inti dan/atau peralatan (apabila ada) tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK. 25. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. Penggantian personil inti dan/atau peralatan dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja Personil Inti dan/atau spesifikasi Peralatan yang diusulkan beserta alasan perubahan. b. V = Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan. Jika PPK menilai bahwa Personil Inti: 1) tidak mampu atau tidak Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 25. Personil Konsultan 26.

1. tanpa biaya tambahan apapun.Personil Inti a .124 dapat melakukan pekerjaan dengan baik 2) berkelakuan tidak baik. b .1. 26. a.Persetujuan Personil Personil inti yang telah disetujui oleh PPK harus memberikan data dirinya dan surat keterangan tidak mengidap penyakit berbahaya/menular (medical certificate) serta terdaftar atau tertera dalam daftar personalia penyedia. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan.Waktu kerja dan lembur . c . maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan. 26. 26.2. atau 3) mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender sejak diminta oleh PPK.

125 a . b . 1. c. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Perubahan Personil a. PPK meneliti permohon an perubaha n personil dan/atau peralatan. Penyedia dapat mengajuk an pengganti an personil dan/atau peralatan kepada PPK. b. c . Penyedia tidak dibenarka n melakuka n pengganti an personil dan/atau peralatan tanpa persetujua n PPK.

126 dengan ketentuan : 1) menyetujui permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap sesuai. a. 3) menolak permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap tidak sesuai. Untuk kontrak biaya satuan (time based). biaya langsung personil harus disesuaikan dengan gaji dasar tenaga ahli yang menggantikan. dan tidak menambah nilai kontrak. 2) tidak mengurangi kualifikasi tenaga ahli yang ditawarkan. penyedia diwajibkan melampirk an riwayat hidup/pen galaman kerja personil yang diusulkan dan disertai alasan pengganti an personil yang . untuk mengajuk an permohon an pengganti an personil.

PPK dapat dibantu Panitia/Pej abat Peneliti Pelaksana an Kontrak. Keterlambata n Pelaksanaan Pekerjaan 28.2 Jika keterlambatan tersebut semata- Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .1 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka PPK dapat menghentikan Kontrak dan menangguhkan pemenuhan hak-hak penyedia atau menangguhkan pembayaran. 27. b. harus sudah menerima personil pengganti dari penyedia.1. b. 1. Personil dari penyedia yang dianggap tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik atau berkelakuan tidak baik.Penggantian personil penyedia atas perintah PPK a. Dalam rangka penilaian usulan pengganti an personil dan/atau peralatan. harus segera dilakukan perintah penggantian personil kepada penyedia dengan kualifikasi keahlian personil yang sama atau lebih tinggi.127 bersangku tan. Dalam waktu maksimal 15 (lima belas) hari sejak perintah penggantian personil. 28.

3 Penghentian Kontrak atau Ganti Rugi atau Kompensasi tidak dilakukan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang.128 mata disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK maka PPK dikenakan Ganti Rugi atau memberikan Kompensasi. 1/1000 (satu perseribu) dari sisa biaya bagian kontrak yang belum selesai dikerjakan.4Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam angka ini adalah tanggal penyerahan setiap hasil kerja dan tanggal penyelesaian semua pekerjaan dengan penyerahan laporan akhir sebagaimana ditetapkan dalam SPMK. 1.2 Besarnya denda kepada penyedia atas keterlambatan pekerjaan adalah: penyelesaian a. Denda dan Ganti Rugi 29. 28. apabila kontrak terdiri atas bagian pekerjaan yang dapat dinilai terpisah dan bukan merupakan . 28.

b. apabila bagian pekerjaan belum diterima oleh PPK. 1/1000 (satu perseribu) dari biaya kontrak. serta hasil pekerjaan tersebut telah diterima oleh PPK. b. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam SSKK.129 kesatuan sistem. PPK memodifikasi atau mengubah jadwal yang dapat mempengaru hi pekerjaan penyedia. keterlambata n penerbitan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 29.1 Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. 29.2Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut : a.

f. kompensasi lain yang dirinci dalam syarat khusus kontrak.130 SPP. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sebagaimana yang diperjanjikan dalam kontrak. g. jika kompensasi . spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. PPK menginstruksi kan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak diketemukan kerusakan/ kegagalan/pe nyimpangan. d. e. c. PPK tidak memberikan gambargambar.

i. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi.131 mengakibatk an pengeluaran tambahan atau keterlambata n penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . h.

1Tidak termasuk Keadaan Kahar adalah hal-hal merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. f. Yang digolongkan Keadaan Kahar adalah: bencana alam. Kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. . Keadaan Kahar 30. kebakaran. pemogokan. c. d. 29. bencana sosial. 30. b. bencana non alam.132 diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. dan/atau gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi.1 Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi diatur dalam SSKK. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. 1.1 Keadaan a. e.

penyedia memberitahukan tentang terjadinya Keadaan Kahar kepada PPK secara tertulis dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya Keadaan Kahar. dengan menyertakan salinan pernyataan Keadaan Kahar yang dikeluarkan oleh pihak/instansi yang berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.2 Dalam hal terjadi Keadaan Kahar. 1.4Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat keadaan kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya keadaan kahar. 31. 30. 31. tidak dikenakan sanksi.2 PPK bersama penyedia melakukan 31.1 Penyedia wajib menyerahkan laporan dan dokumen sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam SSKK.4Jika terdapat kekurangankekurangan maka penyedia harus memperbaiki dan menyelesaikan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Laporan Hasil Pekerjaan 31. yang dituangkan dalam perubahan Kontrak. 30.3PPK dan penyedia membuat berita acara hasil pembahasan dan penilaian laporan. Atas penerimaan laporan dan dokumen tersebut dibuatkan tanda terima.133 30. para pihak dapat melakukan kesepakatan.3 Setelah pemberitahuan tertulis tentang terjadinya Keadaan Kahar. pembahasan dan penilaian terhadap laporan dan dokumen yang diserahkan oleh penyedia.

gambar. laporan.9Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut setelah mendapatkan persetujuan PPK. 31. 31. 31.10 Jika dikemudian hari penyedia dan pihak ketiga akan melakukan pengembangan terhadap piranti lunak tersebut dan untuk itu diperlukan lisensi maka penyedia harus mendapatkan persetujuan lebih dahulu dari PA. 31. 31.5PPK menerima kembali penyerahan laporan yang telah diperbaiki oleh penyedia (bila ada).6 Laporan Akhir dibuat dalam bentuk cetakan (hardcopy) dan/atau file (softcopy).134 kekurangan-kekurangan sesuai yang diinstruksikan oleh PPK dan menyerahkan laporan hasil perbaikan kepada PPK. spesifikasi.8Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir masa kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK. desain. dan dokumen-dokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan kontrak ini dan menjadi hak milik PPK. dan membuat berita acara serah terima laporan hasil perbaikan.7Menyerahkan semua rancangan. 31. Untuk tujuan ini PA berhak untuk mendapatkan penggantian biaya atas .

PPK dengan pemberitahuan tertulis kepada penyedia dapat memerintahkan penghentian Kontrak jika penyedia gagal untuk melaksanakan kewajibankewajibannya dalam Kontrak ini. Pemberitahuan tertulis tersebut harus memuat: 1) alasan penghentian Kontrak. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajibankewajibanny a dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahu Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 1. piranti lunak 31.1Penghentian Kontrak : a. b. Dalam hal Kontrak dihentikan. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 32.11 Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK.135 pengembangan tersebut. Penghentian Kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. c.

5)denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak. penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) hari kalender. Oleh PPK : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.2Pemutusan Kontrak : a. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. dan/atau . 2) penyedia tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah diberitahu atau dalam jangka waktu lain yang disetujui secara tertulis oleh PPK.136 an diterima. PPK dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada penyedia setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1)penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya. 4) karena Keadaan Kahar. 3) penyedia berada dalam keadaan pailit. 6) penyedia terbukti melakukan KKN. 32.

maka: 1) sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan.137 7)pengaduan tentang penyimpangan prosedur. a. 2) penyedia membayar denda. atau 2) karena Keadaan Kahar. Oleh penyedia : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. a. dugaan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. dan/atau 3) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia. penyedia dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada PPK setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK. Dalam hal pemutusan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . a. penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurangkurangnya 60 (enam puluh) hari kalender.

b. 1. Penyelesaian Pekerjaan 33. Pada saat Kontrak diputuskan. 2) biaya langsung personil (termasuk biaya demobilisasi) yang dikeluarkan oleh penyedia sehubungan dengan pemutusan Kontrak. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundangundangan.1PPK melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah .138 kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpanga n prosedur. melakukan KKN dan/atau pelanggarara n persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan. maka PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran sebagai berikut : 1)pembayaran prestasi pekerjaan sampai dengan tanggal berlakunya pemutusan Kontrak.

2Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan.4Membuat berita acara serah terima laporan akhir.3membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia.3PPK menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan dan diterima oleh dari Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 33. penyedia wajib menyelesaikannya. PPK menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 34.1mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia.5 ketentuan peralatan dan bahan yang disediakan oleh PPK untuk Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . setelah seluruh pekerjaan diselesaikan.2meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak penyedia.HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 1. 33. 33. Hak dan Kewajiban PPK 34.139 diselesaikan oleh penyedia. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan. 34. 34. A. 34.4memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh pihak penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.

akibat kegiatan penyedia. 35.140 kebutuhan pelaksanaan pekerjaan oleh penyedia.2berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari pihak PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. 35.4melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. 1. 35. 35. Penyedia harus menyerahkan peralatan dan bahan sisa sesuai dengan instruksi PPK.7penyedia harus mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. 35. 35.5memberikan keteranganketerangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan pihak PPK.1menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak. Hak dan Kewajiban Penyedia 35.3melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada pihak PPK.6menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. Pada saat berakhirnya kontrak. .

13tanggungjawab Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . setuju bahwa selama pelaksanaan kontrak. PPK secara tertulis akan memberitahukan kepada penyedia mengenai kebiasaankebiasaan setempat.9melaksanakan jasa konsultansi sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. efisien dan ekonomis serta memenuhi kriteria teknik profesional dan melindungi secara efektif peralatan-peralatan.10penyedia tidak akan menerima keuntungan untuk mereka sendiri dari komisi usaha (trade commision). ketekunan. rabat (discount) atau pembayaran-pembayaran lain yang berhubungan dengan kegiatan pelaksanaan jasa konsultansi.141 35. material yang berkaitan dengan pekerjaan dalam kontrak. ketentuan penyedia mengenai adalah hal-hal 35.8 melaksanakan perjanjian dan kewajiban-kewajiban yang dibebankan kepadanya dengan penuh tanggung-jawab. dilarang baik secara langsung atau tidak langsung melakukan kegiatan yang akan menimbulkan pertentangan kepentingan (conflict of interest) dengan kegiatan yang merupakan tugas penyedia. mesin. penyedia dinyatakan tidak berwenang untuk melaksanakan jasa konsultansi maupun mengadakan barang yang tidak sesuai dengan kontrak.11penyedia 35. 35.12penyedia 35. 35.

14pemeriksaan keuangan adalah ketentuan mengenai kewajiban penyedia untuk merinci setiap biaya-biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan perjanjian.142 pertanggung-jawaban penyedia sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Selain itu.15ketentuan mengenai tindakan yang 35. 35. PPK dapat memeriksa dan menggandakan dokumen pengeluaran yang telah diaudit sampai 1 (satu) tahun setelah berakhirnya kontrak. gambar-gambar. 35. waktu. dan kualifikasi dari subkonsultan harus mendapat persetujuan tertulis sebelum pelaksanaan. . perlu mendapat persetujuan PPK meliputi: 1) memobilisasi personil yang terdapat dalam daftar. dengan sepengetahuan penyedia atau kuasanya. 2) membuat subkontrak dengan pengaturan: (i) cara seleksi. sehingga dapat dilakukan pemeriksaan keuangan. (ii) Penyedia bertanggungjawab penuh terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh subkonsultan dan personilnya.1 ketentuan mengenai dokumendokumen yang disiapkan oleh penyedia dan menjadi hak milik PPK: mengatur bahwa semua rancangan.

1. disain. segera setelah pekerjaan selesai atau berakhirnya kontrak harus menyerahkan seluruh dokumen dan data pendukung lainnya kepada PPK. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . serta resiko lain yang tidak dapat diduga. c.143 spesifikasi. kehilangan. kerusakan-kerusakan. 35. b.1Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. Penyedia. Asuransi 36.1 Pihak penyedia mengasuransikan : a. anggota joint venture tersebut memberi kuasa kepada salah satu anggota joint venture untuk bertindak dan mewakili hakhak dan kewajiban anggota penyedia lainnya terhadap PPK. Penyedia dapat menyimpan salinan dari dokumendokumen tersebut. serta pekerja-pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan kontrak atas segala resiko yaitu kecelakaan. pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. hal-hal lain yang ditentukan berkaitan dengan asuransi. semua barang dan peralatan yang mempunyai resiko tinggi terjadi kecelakaan. pelaksanaan pekerjaan. 36.2 Kewenangan anggota penyedia adalah ketentuan yang mengatur mengenai apabila penyedia adalah sebuah joint venture yang beranggotakan lebih dari satu penyedia. laporan dan dokumen-dokumen lain serta software yang disiapkan oleh penyedia jasa menjadi hak milik PPK.

b. dan Koperasi Kecil 37. dala m mela ksan akan kew ajiba n di 37. maka pekerjaan harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. Usaha Mikro. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. usah a kecil dan kope rasi kecil .2 Apabila . Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro.144 1. maka dalam kontrak dimuat: a. Peny edia waji b beke rjasa ma deng an peny edia usah a mikr o. Usaha Kecil.1 Apabila penyedia yang ditunjuk adalah Penyedia Usaha Mikro.

bent uk kerja sam a terse but hany a untu k seba gian peke rjaan yang buka n peke rjaan utam a. c.145 atas. peny edia terpil ih teta p bert angg ungjawa b penu h atas kesel uruh an peke rjaan terse but. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

1apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar.KEWAJARAN DAN ITIKAD BAIK 1. 37. salah satu pihak merasa dirugikan. A.1 Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. mem buat lapor an perio dik men gena i pela ksan aan ketet apan di atas. Itikad Baik 38.146 dan d.3 Masing-masing Pihak dalam Kontrak . Jika selama kontrak.2 Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. maka penyedia dikenakan sanksi yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden ini. 38. berkewajiban untuk bertindak dengan itikad baik sehubungan dengan hak-hak Pihak lain. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. dan mengambil semua langkah yang 38.

PENYELESAIAN PERSELISIHAN 1. pengadilan sesuai dengan ketentuan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 40. Jika Pihak yang satu menganggap pelaksanaan Kontrak tidak wajar dan adil maka kedua belah Pihak harus megupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi situasi tersebut. a. 1. atau c. alternatif penyelesaian sengketa. Pelaksanaan Kontrak Jika dalam pelaksanaan Kontrak ditemukan kesulitan yang menghambat pemenuhan tujuan Kontrak maka masing-masing Pihak berkewajiban untuk tetap berupaya bertindak wajar di antara mereka tanpa merugikan kepentingan satu sama lain. A. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui.147 diperlukan untuk memastikan terpenuhinya tujuan Kontrak ini. b.3Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. arbitrase. Perdamaian 40.2 Penyelesaian secara damai dapat 40. dilakukan melalui musyawarah untuk mufakat secara langsung antara Para Pihak atau melalui perantaraan pihak ketiga yang disepakati oleh Para Pihak dalam bentuk antara lain mediasi atau konsiliasi.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini.

pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui: a.148 peraturan perundang-undangan. atau c. alternatif penyelesaian sengketa. b. arbitrase. Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. . 1.

Pelaporan Penyedia berkewajiban untuk menyampaikan laporan-laporan berikut secara periodik selama Masa Kontrak: __________________ [uraikan secara rinci jenis Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .149 LAMPIRAN 3 : SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. Tanggal Berlaku Kontrak D. Korespon densi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja Nama Alamat Telepon Faksimili e-mail : ___________ : ___________ : ___________ : ___________ : ___________ PPK: Penyedia: Nama : ___________ Alamat : ___________ Telepon : ___________ Faksimili : ___________ e-mail : ___________ B. Waktu Penyelesa ian Pekerjaan E. Wakil Sah Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK : __________ Para Pihak Untuk Penyedia : __________ C. Tindakan Kontrak mulai __________ berlaku terhitung sejak: Jangka waktu penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini adalah selama: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun Tindakan lain oleh penyedia yang memerlukan persetujuan PPK adalah: __________ [sebutkan secara jelas] penyedia yang mensyara tkan persetuju an PPK F.

Pembayar an Uang Muka M. Pembayar Jaminan dicairkan dan disetorkan pada __________[Kas Negara/Kas Daerah] 1. Sumber L. Tanggung Jawab Profesi J. 2. Serah Terima Laporan Akhir H. [jika ”YA”] Uang muka diberikan sebesar __% (__________ persen) dari nilai Kontrak [untuk kontrak tahun jamak diubah : “Kontrak tahun pertama” atau “total nilai Kontrak”] Peralatan. Personil dan Fasilitas Dana K. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: _______________[uraikan an Prestasi Pekerjaan . Material. apabila ada] Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari _______________________________ 1. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara:_____[bulanan/termin/sekaligus]. Ketentuan serah terima Laporan Akhir berlaku untuk penyerahan setiap hasil kerja Jasa Konsultansi: (YA/TIDAK) Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari pekerjaan Jasa Konsultansi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________________ [untuk konsultan perencana konstruksi] Umur konstruksi bangunan direncanakan : __ (__________) tahun PPK akan memberikan peralatan/material/personil/fasilitas berupa : ______________ [sebutkan dan uraikan.150 laporan dan waktu penyerahan laporan dihitung sejak ditandatanganinya kontrak] G. Pencairan Jaminan N. Pembatas an Pengguna an Dokumen I. Untuk pekerjaan Jasa Konsultansi ini dapat diberikan uang muka (YA/TIDAK). 2.

Batas akhir waktu penerbita n SPP P. Pembayar an Denda Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari _______________ [harga kontrak/harga bagian kontrak]. 1. mengajuk an 2. Dokumen Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah __ (__________) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia.151 bila pembayaran dilakukan bulanan atau termin] 3. Pembayar an Ganti Rugi Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Dokumen utama yang disyaratkan untuk yang mengajukan tagihan pembayaran disyaratka prestasi pekerjaan :_________________ n untuk [sebutkan dan uraikan secara lengkap]. S. Penyesuai Untuk penyesuaian biaya digunakan indeks an Biaya yang dikeluarkan oleh _____________ [BPS/Instansi Teknis Lainnya] Perhitungan Penyesuaian Harga dilakukan dengan ketentuan : _______________________________ R. Dokumen penunjang yang disyaratkan tagihan untuk mengajukan tagihan pembayaran pembayar prestasi an pekerjaan:__________________________[se butkan dan uraikan secara lengkap] Q. secara Mata uang pembayaran : _____________[untuk pengadaan yang sumber dananya PHLN] O. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar.

yang keputusannya mengikat kedua belah pihak yang bersengketa sebagai keputusan tingkat pertama dan terakhir. Kompensa si U. Penyelesa ian Perselisih an ________________________________ Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: [Pengadilan Republik Indonesia yang berkompeten/Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI)] [Jika BANI yang dipilih sebagai Lembaga Pemutus Sengketa maka cantumkan klausul arbitrase berikut tepat di bawah pilihan yang dibuat di atas: “Semua sengketa yang timbul dari Kontrak ini. Masing-masing Pihak harus menunjuk seorang arbitrator dan kedua arbitrator yang ditunjuk oleh Para Pihak akan memilih arbitrator ketiga yang akan bertindak sebagai pimpinan arbitrator.152 T. akan diselesaikan dan diputus oleh Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menurut peraturan-peraturan administrasi dan peraturan-peraturan prosedur arbitrase BANI. Para Pihak setuju bahwa jumlah arbitrator adalah 3 (tiga) orang.”] .

uraian detil tanggung jawab kerja.153 LAMPIRAN 3 A : PERSONIL INTI DAN PERALATAN 1 – PERSONAL INTI PENYEDIA JASA KONSULTANSI [cantumkan nama. Cantumkan juga waktu kerja (termasuk jam kerja) dan cuti] 2 – PERALATAN KHUSUS [cantumkan jenis peralatan khusus yang disyaratkan untuk pelaksanaan pekerjaan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . minimum kualifikasi. dan jumlah orang bulan.

. Biaya langsung personil dihitung berdasarkan Orang Bulan dengan ketentuan 1 (satu) Orang Bulan sama dengan __ (__________) hari dan 1 (satu) hari sama dengan __ (__________) jam. Komponen Biaya Kuantita s (Orang Bulan) Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Biaya Langsung Non-Personil Kuantita s [jika tidak lumpsum] Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Total (Rp) Jumlah PPN 10% NILAI Terbilang : INSTRUKSI KEPADA PENYEDIA JASA KONSULTANSI: Penagihan hanya dapat dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan yang diperintahkan dalam SPK ini dan hasil pekerjaan tersebut dapat diterima secara memuaskan oleh Pejabat Pembuat Komitmen dibuktikan dengan Berita Acara Serah Terima. Jika pekerjaan tidak dapat diselesaikan dalam jangka waktu pelaksanaan pekerjaan karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia berkewajiban untuk membayar denda kepada PPK sebesar 1/1000 (satu per seribu) dari nilai SPK sebelum PPN setiap hari kalender keterlambatan. penyedia berkewajiban untuk mematuhi Standar Ketentuan dan Syarat Umum SPK terlampir. cantumkan ”dibebankan atas DIPA __________ Tahun Anggaran ____ untuk mata anggaran kegaiatan __________ WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun NILAI PEKERJAAN Biaya Langsung Personil No. Selain tunduk kepada ketentuan dalam SPK ini.154 LAMPIRAN 4 : SURAT PERINTAH KERJA (SPK) SURAT PERINTAH KERJA (SPK) Halaman __ dari __ PAKET PEKERJAAN: __________ SATUAN KERJA: NOMOR DAN TANGGAL SPK: NOMOR DAN TANGGAL SURAT UNDANGAN PENUNJUKAN LANGSUNG: NOMOR DAN TANGGAL BERITA ACARA HASIL PENUNJUKAN LANGSUNG: SUMBER DANA: [sebagai contoh.

Semua peralatan tersebut harus dikembalikan dalam kondisi yang sama pada saat diberikan kepada Penyedia Jasa Konsultansi dengan penegecualian keausan akibat pemakaian yang wajar. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. HAK KEPEMILIKAN PPK berhak atas kepemilikan semua barang/bahan yang terkait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh Penyedia Jasa Konsultansi kepada PPK. Harga SPK telah memperhitungkan keuntungan.000. 2. 3. interpretasi. b. b. asuransi.. 2. PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam SPK sebesar harga SPK. c. dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai SPK. SPK ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan oleh para pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SPMK. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. beban pajak dan biaya overhead serta biaya c.-)] Untuk dan atas nama Penyedia Jasa Konsultansi __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuksatuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6. ASURANSI a. 1. 3.)] [nama lengkap] [jabatan] [nama lengkap] [jabatan] SYARAT UMUM SURAT PERINTAH KERJA (SPK) Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan. Hak kepemilikan atas peralatan dan barang/bahan yang disediakan oleh PPK tetap pada PPK.155 Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6. Rincian harga SPK sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga (untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum).000. Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: 1) semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . d. dan semua peralatan tersebut harus dikembalikan kepada PPK pada saat SPK berakhir atau jika tidak diperlukan lagi oleh Penyedia Jasa Konsultansi. a. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum SPK. Jika diminta oleh PPK maka Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membantu secara optimal pengalihan hak kepemilikan tersebut kepada PPK sesuai dengan hukum yang berlaku. Waktu pelaksanaan SPK adalah sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. PENYEDIA JASA KONSULTANSI MANDIRI Penyedia berdasarkan SPK ini bertanggung jawab penuh terhadap personil serta pekerjaan yang dilakukan HARGA SPK 4. JADWAL a.

1. atas segala risiko terhadap kecelakaan. PENUGASAN PERSONIL Penyedia Jasa Konsultansi tidak diperbolehkan menugaskan personil selain personil yang telah disetujui oleh PPK untuk melaksanakan pekerjaan berdasarkan SPK ini. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. 3) jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. 3) kehilangan atau kerusakan harta benda. PPK dapat memutuskan SPK ini dengan pemberitahuan tertulis kepada Penyedia Jasa Konsultansi. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam harga SPK. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. denda. tinggi terjadinya kecelakaan. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. jumlah dan kondisi peralatan. Jika SPK diputuskan sebelum waktu pelaksanaan pekerjaan berakhir dan pemutusan tersebut akibat Keadaan Kahar atau bukan karena kesalahan atau kelalaian Penyedia Jasa Konsultansi maka Penyedia Jasa Konsultansi berhak atas pembayaran pekerjaan secara pro rata sesuai dengan prestasi pekerjaan yang dapat diterima oleh PPK. dan cidera tubuh. b. kehilangan. Laporan harian berisi: 1) penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. kehilangan. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: 1) kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. b. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. 2. dan 3. . banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. 1. LAPORAN HASIL PEKERJAAN a. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. dan 2) pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam syarat ini. dan Personil. PENANGGUNGAN DAN RISIKO a. sakit atau kematian pihak ketiga. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. kerugian. a. membebaskan. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. PEMUTUSAN Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. pelaksanaan pekerjaan. 2. tanggung jawab. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. proses pemeriksaan hukum. kewajiban. sakit atau kematian Personil. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan SPK untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. 4) keadaan cuaca termasuk hujan. c. Apabila diperlukan. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. 2) jenis. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. 2) cidera tubuh.156 a. kerusakan. gugatan atau tuntutan hukum. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan.

atas perintah PPK. 3) perubahan harga SPK akibat adanya perubahan pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. PERUBAHAN SPK a. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. e. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. PERPANJANGAN WAKTU 1. dan pungutan lain yang dibebankan oleh hukum yang berlaku atas pelaksanaan SPK. meliputi: 1) perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam SPK sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam SPK. Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. Jika perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah maka perselisihan akan diselesaikan melalui pengadilan negeri dalam wilayah hukum Republik Indonesia. d. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan SPK dan diterima oleh Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. PA/KPA dapat membentuk Pejabat Peneliti Pelaksanaan kontrak atas usul PPK. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. Perubahan SPK bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. d. 2) perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. PERPAJAKAN Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membayar semua pajak. 1. PPK membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. PENYELESAIAN PERSELISIHAN PPK dan Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan SPK ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. a. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. retribusi. c. a. 2. Untuk kepentingan perubahan SPK. b. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. b. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. c. b. b. c. 1. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam ketentuan ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN Kecuali SPK diputuskan lebih awal. SPK hanya dapat diubah melalui adendum SPK. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. SERAH TERIMA PEKERJAAN a. Laporan harian dibuat oleh penyedia. 1. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. bea. 4. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam nilai SPK. Pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus per seratus) setelah pekerjaan selesai. 3. PPK menugaskan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. a.157 5) catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. d. interpretasi.

6) PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. b. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. PERISTIWA KOMPENSASI a. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. b. a. 8) ketentuan lain dalam SPK. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi.158 a. termasuk biaya langsung demobilisasi personil. d. 1. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena kesalahan penyedia: 1) penyedia membayar denda. c. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. . Penghentian SPK dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. 2) penyedia berada dalam keadaan pailit. 5) PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. 4) penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum SPK jika perpanjangan tersebut mengubah Masa SPK. d. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. dan/atau 6) pengaduan tentang penyimpangan prosedur. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. b. Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: 1) PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. 3) PPK tidak memberikan gambar-gambar. 3) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari harga SPK dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. c. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. 2) keterlambatan pembayaran kepada penyedia. 4) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SPK. Pemutusan SPK dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. 7) PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. a. 5) penyedia terbukti melakukan KKN. a. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. melakukan 1. Dalam hal SPK dihentikan. dan/atau 2) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. pemutusan SPK melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN SPK a. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang.

1. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. Penyedia Jasa Konsultansi menyetujui bahwa pelanggaran syarat ini merupakan pelanggaran yang mendasar terhadap SPK ini. PENGALIHAN DAN/ATAU SUBKONTRAK Penyedia Jasa Konsultansi dilarang untuk mengalihkan dan/atau mensubkontrakkan sebagian atau seluruh pekerjaan. 3. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. 2. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. a. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. b. baik sebagai akibat peleburan (merger) atau akibat lainnya. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pekerjaan diterbitkan. DENDA Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam SPK ini. 2) pembayaran dilakukan dengan [sistem bulanan/sistem termin/pembayaran secara sekaligus]. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. LARANGAN PEMBERIAN KOMISI Penyedia Jasa Konsultansi menjamin bahwa tidak satu pun personil proyek/satuan kerja PPK telah atau akan menerima komisi atau keuntungan tidak sah lainnya baik langsung maupun tidak langsung dari SPK ini. c. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. Pengalihan seluruh pekerjaan hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia Jasa Konsultansi. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). PEMBAYARAN a. 3) pembayaran harus dipotong denda (apabila ada) dan pajak.159 KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. 1. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan.

telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja _________ ULP _________ / Pejabat Pengadaan _________ [K/L/D/I] _________. ____________ di __________ __________. BENTUK DOKUMEN LAINNYA LAMPIRAN 1 : SURAT BARANG/JASA (SPPBJ) PENUNJUKAN PENYEDIA CONTOH [kop surat satuan kerja PPK] Nomor : __________ 20__ Lampiran : __________ Kepada Yth. __ __________ Perihal : Penunjukan Penyedia Barang/Jasa untuk pelaksanaan pekerjaan ___________________________________________________ Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara nomor ____________ tanggal ___________ perihal _______________ dengan nilai penawaran setelah dilakukan klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya oleh Pokja ___________ ULP _________ / Pejabat Pengadaan _________ [K/L/D/I] _________ sebesar Rp__________ (_____________________) termasuk PPN. Selanjutnya kami menunjuk Saudara untuk melaksanakan pekerjaan ______________________________. dan meminta Saudara untuk menandatangani Surat Perjanjian paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah dikeluarkannya SPPBJ ini sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan. Proyek/Satuan Kerja __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Kegagalan Saudara untuk menerima penunjukan ini yang disusun berdasarkan evaluasi terhadap penawaran Saudara akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan.160 BAB VII.

dengan Macam pekerjaan: __________. untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: 1. _______________________[A PIP KLDI] _______________________[Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] ……………. berdasarkan Surat Perjanjian __________ nomor __________ tanggal __________.dst LAMPIRAN 2 : SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] SURAT PERINTAH MULAI KERJA Nomor: __________ Paket Pekerjaan: __________ Yang bertanda tangan di bawah ini: __________[nama Pejabat Pembuat Komitmen] __________[jabatan Pejabat Pembuat Komitmen] __________[alamat proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen.161 [nama lengkap] [jabatan] NIP. _______________________[P A/KPA K/L/D/I] 2. 2. __________ Tembusan Yth : 1. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . bersama ini memerintahkan: __________[nama penyedia jasa konsultansi] __________[alamat penyedia jasa konsultansi] yang dalam hal ini diwakili oleh: __________ selanjutnya disebut sebagai Penyedia. Tanggal mulai kerja: __________.

Waktu penyelesaian: selama ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun [pilih salah satu] dan pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal __________ Hasil Pekerjaan: __________ Sanksi: Terhadap keterlambatan penyerahan hasil kerja dan laporan akhir. Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak. 5. __ __________ 20__ Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP: __________ Menerima dan menyetujui: Untuk dan atas nama __________[nama penyedia] [tanda tangan] [nama lengkap wakil sah badan usaha] [jabatan] . __________. Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi dan pembayaran kepada penyedia dapat dihentikan sesuai dengan ketentuan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak.162 3. 4. 6.

____________________ CONTOH Yang bertanda tangan dibawah ini _________________________________ dalam jabatan selaku _____________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _____________________________[Pejabat Pembuat Komitmen] Alamat :______________________________________________________ Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .163 LAMPIRAN 3 : JAMINAN UANG MUKA [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No.

paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Jaminan Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. 4. dari tanggal ______________________ s/d __________________________ 2. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. 5. ______________ tanggal ____________. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan. apabila : Nama : _____________________________ [penyedia Jasa Konsultansi] Alamat : ______________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa uang muka yang belum dikembalikan oleh Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya.164 selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________ (terbilang ___________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Uang Muka atas pekerjaan ____________________ berdasarkan Kontrak No. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. 3. Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Berlaku selama ______ (____________) hari kalender. lalai/tidak memenuhi kewajibannya dalam melakukan pembayaran kembali kepada Penerima Jaminan atas uang muka yang diterimanya. .

Dikeluarkan di ____________ Pada tanggal ___________ [Bank] Materai Rp 6. Mengenai segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke Bank ________ [bank] CONTOH [Kop Asuransi/Perusahaan Penjaminan Penerbit Jaminan] SURAT JAMINAN UANG MUKA Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .____________ Pemimpin Untuk : : keyakinan.000.165 6. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________.

dan _________________________ [nama dan alamat perusahaan penjaminan] sebagai Penjamin. . Maka kami. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN Uang Muka atau Sisa Uang Muka yang belum dikembalikan oleh TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasarkan Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. 4. 2.166 Nomor Jaminan : __________________ Rp__________________ 1. Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya atau melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka dimaksud yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak. 6. 3. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bila TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan _____________ sebagaimana ditetapkan berdasarkan Kontrak No. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. _____________ tanggal _____________ dari PENERIMA JAMINAN. Nilai : Dengan ini dinyatakan. Surat Jaminan ini berlaku selama ___ (_____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal _____________ sampai dengan tanggal _____________. bahwa kami: _________________________ [nama dan alamat penyedia] sebagai Penyedia Jasa Konsultansi. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _________________________ [nama dan alamat PPK] sebagai Pemilik. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________(terbilang_____________________________). Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. selanjutnya disebut TERJAMIN. 5.

000. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke ________ [penerbit jaminan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .(_____________________) Nama Jelas (_____________________) Nama Jelas Untuk keyakinan.167 7. Dikeluarkan di _______________ Pada tanggal ________________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp 6.

168 .

169 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->