Republik Indonesia

Standar Dokumen Pengadaan

Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha

- Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk Penanganan Darurat dengan Prakualifikasi -

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

D O K U M E N K UA L I F I K A S I
Nomor : __________ Tanggal : __________ untuk Pengadaan __________

[Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan/Pejabat Pengadaan]: __________ [Kementerian/Lembaga/SKPD/Institusi lainnya]: __________
Tahun Anggaran: __________

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

DAFTAR ISI
BAB I BAB II BAB III BAB IV BAB V BAB VI BAB VII BAB VIII UMUM UNDANGAN PENUNJUKAN LANGSUNG INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) PAKTA INTEGRITAS FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI .............................. .............................. 16 18 .............................. .............................. .............................. .............................. .............................. .............................. 1 2 4 9 11 12

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

.

8. Tata Cara Evaluasi Kualifikasi. Lembar Data Kualifikasi. . : Lembar Data Pengadaan. : Kelompok Kerja ULP yang berfungsi melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa. 3. Isi Dokumen Kualifikasi meliputi : 1. E. istilah dan singkatan sebagai berikut : . : Surat Perintah Kerja.[Pokja ULP .SPPBJ . : Harga Perkiraan Sendiri. . Prakualifikasi ini diikuti oleh penyedia yang berbentuk badan usaha. Pakta integritas. B.[Pejabat : Kerangka Acuan Kerja. 5. 7.] : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan.HPS .KAK . Petunjuk Pengisian Formulir Isian Kualifikasi. 4.SPK C. Penunjukan Langsung dengan prakualifikasi ini dibiayai dari sumber pendanaan yang tercantum dalam LDK. D. Formulir Isian Kualifikasi. Undangan Penunjukan Langsung. Dalam Dokumen Kualifikasi ini dipergunakan pengertian. Umum. Instruksi Kepada Peserta.] untuk Pengadaan : personil yang memiliki Sertifikat Keahlian Pengadaan Barang/Jasa yang melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa.PPK .LDP .Jasa Konsultansi : jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu di berbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware).1 BAB I. 6. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Dokumen Kualifikasi ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. 2. UMUM A. : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.

Gedung. maka Saudara dianjurkan untuk menghadiri pemberian penjelasan pada tempat dan waktu Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Kegiatan Pemasukan Dokumen Isian Kualifikasi Pemberitahuan Hasil Evaluasi Kualifikasi & Pembuktian Kualifikasi Pemberian Penjelasan Pemasukan Dokumen Penawaran Pembukaan Dokumen Penawaran Evaluasi penawaran Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya Pengumuman Pemenang Penerbitan SPPBJ Penandatanganan Kontrak Hari/Tanggal __/__________ __/__________ __/__________ __/__ s/d ___/__ __/__________ __/__ s/d ___/__ __/__________ __/__________ __/__________ __/__________ ___________ s. d.d. b. i. f. dst] Website : ________________ Saudara diminta untuk memasukkan Dokumen Isian Kualifikasi sesuai dengan jadwal pelaksanaan sebagai berikut : No a.d______ __________ Waktu ___________ Apabila [perusahaan] Saudara dinyatakan lulus kualifikasi.Jalan. e. c. __ __________ 20__ Dengan ini [perusahaan] Saudara kami undang untuk mengikuti proses Penunjukan Langsung paket pekerjaan Jasa Konsultansi sebagai berikut: 1. ____________ di __________ Perihal : Penunjukan Langsung Penyedia Jasa Konsultansi [Pokja _______ULP__________/Pejabat Pengadaan pada _______ (K/L/D/I)] CONTOH __________.2 BAB II. Lantai. h. UNDANGAN PENUNJUKAN LANGSUNG [kop surat K/L/D/I] Nomor : _____ Lampiran : 1 (satu) berkas Kepada Yth. j. selesai ______s. Paket Pekerjaan Nama Paket Pekerjaan Lingkup Pekerjaan Nilai total HPS Sumber Pendanaan : ________________ : ________________ : Rp __________ (__________) : ________________ Tahun Anggaran______ 2. g. Pelaksanaan Pengadaan Tempat dan alamat : ________________ [Ruang.

... Teknis... Demikian disampaikan untuk diketahui.. dan Biaya dengan masa berlaku penawaran paling kurang ___ (______) hari kalender terhitung sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. agar Saudara lebih memahami lingkup pekerjaan........... ]Kelompok Kerja _____ULP__________/Pejabat Pengadaan] [Ketua] [tanda tangan] ....... [nama lengkap] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .yang ditentukan dalam Lembar Data Pemilihan (LDP)... Pemasukan Penawaran sesuai dengan jadwal pelaksanaan di atas meliputi Kelengkapan Persyaratan Administrasi.

2. Peran ganda sebagaimana dimaksud pada angka 3. yang menurut ULP/Pejabat Pengadaan] 2. b. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Terima Jadi (turn key contract) atau 3. dan/atau peraturan perundangundangan. Larangan Pertentangan Kepentingan 3. Penyedia yang telah ditunjuk sebagai konsultan perencana menjadi Penyedia Pekerjaan Konstruksi atau menjadi konsultan pengawas untuk pekerjaan fisik yang direncanakannya.2 Peserta penilaian [Pokja terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam angka 2. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang. Umum 1.1. seperti digugurkan dari proses kualifikasi atau pembatalan kelulusan kualifikasi. antara lain meliputi: a.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a. b.1 di atas dikenakan sanksi-sanksi sebagai berikut: a. c. Kolusi. gugatan secara perdata. dan/atau d.1 sanksi dilaporkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] kepada PA/KPA. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Kualifikasi.3 Pengenaan 3. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan Penunjukan Langsung penyedia Jasa Konsultansi ini dapat diikuti oleh peserta yang berbentuk Badan Usaha yang diundang. 2. berusaha mempengaruhi anggota [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dalam bentuk dan cara apapun. dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A. sanksi administratif.4 BAB III. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. Para pihak dalam melaksanakan tugas. Peserta Kualifikasi 2. fungsi dan perannya. Larangan Korupsi. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Kualifikasi.2 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

Bahasa Dokumen Kualifikasi Dokumen Kualifikasi beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi. Kelalaian menyampaikan keterangan yang disyaratkan dalam Dokumen Kualifikasi sepenuhnya merupakan risiko peserta.1 Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Kualifikasi.4 B.3 [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] wajib menanggapi setiap permintaan penjelasan yang diajukan peserta secara tertulis. Penyedia yang telah ditunjuk sebagai konsultan pengawas menjadi Penyedia Pekerjaan Konstruksi untuk pekerjaan fisik yang diawasi. Isi Dokumen Kualifikasi 4. 3. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Terima Jadi (turn key contract) atau Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi. pengurus koperasi pegawai dalam suatu K/L/D/I atau anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan. c. 4. PPK dan/atau anggota [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan].3 Afiliasi sebagaimana dimaksud pada angka 3. merangkap sebagai [anggota Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] atau pejabat yang berwenang menentukan penyedia Penunjukan Langsung. baik langsung maupun tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta. adalah keterkaitan hubungan antara peserta dengan PPK dan/atau anggota [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] yang antara lain meliputi: a.1.2 4. baik secara horizontal maupun vertikal. 5. Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti diluar tanggungan K/L/D/I 3. b. b. Peserta dapat meminta penjelasan secara tertulis mengenai isi Dokumen Kualifikasi. hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai dengan derajat kedua. Dokumen Kualifikasi 4.

1 Sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Kualifikasi. Pakta Integritas 10. 9. 10. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Penyiapan Dokumen Isian Kualifikasi 9. Pengisian Dokumen Kualifikasi 9. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya.1 Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan dan akan melaporkan terjadinya kolusi. Berlakunya Kualifikasi 8.1 8. Perubahan Dokumen Kualifikasi 6.1 10.2 6. ULP/Pejabat Pengadaan] 7. Pakta Integritas dan Formulir Isian Kualifikasi harus ditandatangani oleh: a. dan nepotisme (KKN). 6. [Pokja tidak bertanggung jawab atas kerugian apapun yang ditanggung oleh Peserta.2 Pakta integritas dimasukkan dalam Dokumen Isian Kualifikasi dan menjadi bagian Dokumen Isian Kualifikasi. 8.1 Peserta berkewajiban untuk mengisi dan melengkapi Pakta Integritas dan Formulir Isian Kualifikasi. ULP/Pejabat Pengadaan] C. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. direktur utama/pimpinan perusahaan. korupsi.2 Peserta sepenuhnya menanggung biaya untuk mengikuti kualifikasi ini. Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Kualifikasi dan disampaikan kepada peserta.3 [Pokja dapat mengundurkan batas akhir waktu penyampaian Dokumen Isian Kualifikasi apabila ada Adendum Dokumen Kualifikasi. atau c.6 6. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dapat mengubah Dokumen Kualifikasi dengan menetapkan Adendum. b. Biaya Kualifikasi Kualifikasi ini hanya berlaku untuk paket pekerjaan yang disebut dalam LDK.

2 14.4 Pakta Integritas telah diisi dan ditandatangani oleh peserta sebelum dilakukan evaluasi.3 [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit dokumen. Pemasukan Dokumen Isian Kualifikasi 12. nama dan alamat peserta. Apabila peserta tidak memenuhi syarat. Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat dokumen asli atau dokumen yang sudah dilegalisir oleh yang berwenang dan meminta salinannya.4 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . D. Evaluasi Kualifikasi Informasi yang berkaitan dengan evaluasi kualifikasi tidak boleh diungkapkan kepada pihak lain hingga hasil kualifikasi diumumkan. 14. Pembuktian kualifikasi terhadap peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi dilakukan setelah evaluasi kualifikasi.2 Peserta menyampaikan langsung Dokumen Isian Kualifikasi kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] sesuai jadwal yang ditetapkan dalam LDK.2 15. maka [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain. serta disampaikan kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dengan alamat yang ditentukan dalam LDK.3 14. Kerahasiaan Proses 14.1 Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan menggunakan metode penilaian sistem gugur. Penyampaian 12. 14. 12. Bentuk Dokumen Isian Kualifikasi Dokumen Isian Kualifikasi disampaikan sebanyak 1 (satu) rangkap dokumen asli.1 15. E. apabila diperlukan.1 Dokumen Isian Kualifikasi dimasukkan dalam Dokumen Isian sampul penutup dan ditulis “DOKUMEN ISIAN Kualifikasi KUALIFIKASI” dan nama paket pekerjaan. badan 15.11. maka peserta digugurkan. Pembuktian Kualifikasi 15. Tata cara evaluasi kualifikasi dilakukan sesuai dengan Bab VIII Dokumen Kualifikasi ini. Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data. 15. Evaluasi Kualifikasi 13.

maka [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain. 18. F.8 usaha dan/atau pengurusnya dimasukkan dalam Daftar Hitam.5 Apabila peserta tidak lulus pembuktian kualifikasi. Hasil Kualifikasi 16. Pemberitahuan Peserta yang lulus kualifikasi diberitahu dan dilanjutkan kepada Peserta dengan pemberian penjelasan dan memasukkan yang Lulus penawaran. 15. Kualifikasi Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Pengumuman Hasil Kualifikasi 17. maka dilakukan Undangan Penunjukan Langsung kepada peserta lain. Kualifikasi Ulang kualifikasi setelah ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] disampaikan kepada peserta Hasil kualifikasi. Apabila peserta tidak lulus kualifikasi.

PPh Pasal 23 (bila ada transaksi). penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (dinyatakan dengan surat kuasa). c. dan tidak sedang dihentikan kegiatan usahanya. 3. Lingkup Kualifikasi Nama [Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] : __________________________ Alamat [Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] : ___________________________ Website : ___________________________ Nama Paket Pekerjaan : _______________________ B. PPh Pasal 25/Pasal 29 dan PPN (bagi Pengusaha Kena Pajak) paling Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .d. salah satu dan/atau semua pengurus badan usaha tidak masuk dalam daftar hitam. Sumber Dana Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan: ______________ Tahun Anggaran __________ Hari Tanggal Pukul Tempat : _____________ : _____________ : _______ s. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahunan) serta memiliki laporan bulanan PPh Pasal 21. ______ : _________________ C. LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) A. menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa badan usaha yang bersangkutan dan manajemennya tidak dalam pengawasan pengadilan. direktur utama/pimpinan perusahaan. atau d.9 BAB IV. Pemasukan Dokumen Isian Kualifikasi D. 4. formulir isian kualifikasi ditandatangani oleh: a. tidak bangkrut. 2. b. Persyaratan Kualifikasi 1. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama.

memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia jasa konsultansi dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. 8. memiliki pengalaman pada pekerjaan _________ [isi sesuai dengan pekerjaan sejenis yang dipersyaratkan]. Memiliki kemampuan menyediakan fasilitas / peralatan / perlengkapan untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi ini.10 kurang 3 (tiga) bulan terakhir dalam tahun berjalan. dapat diisi lebih dari satu]. atau pengalaman tertentu. jenis keahlian/spesialisasi dan pengalaman yang diperlukan untuk pekerjaan jasa konsultansi ini. 10. tenaga ahli spesialis yang diperlukan. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 5. 6. untuk pekerjaan kompleks dapat memiliki sertifikat manajemen mutu ISO atau persyaratan lain seperti peralatan khusus. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF). memiliki Tenaga Ahli Tetap dengan kualifikasi keahlian ___________ [isi sesuai dengan tingkat pendidikan. peserta harus memiliki surat izin usaha ___________ [isi sesuai dengan izin usaha yang dipersyaratkan untuk pekerjaan jasa konsultansi ini] dan surat izin ______________ [isi sesuai dengan surat izin lain yang dipersyaratkan]. 9. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. 7. yaitu: ________[sebutkan fasilitas / peralatan / perlengkapan minimum yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi yang dimaksud. termasuk yang bersifat khusus / spesifik / berteknologi tinggi]. serta harus memenuhi persyaratan: ________________________[isi dengan persyaratan kemampuan manajerial yang diperlukan].

PAKTA INTEGRITAS [Contoh Pakta Integritas Badan Usaha] PAKTA INTEGRITAS Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : _____________________ [nama wakil sah badan usaha] Jabatan No. digugat secara perdata dan/atau dilaporkan secara pidana. akan melaporkan kepada APIP ________ [isi sesuai dengan K/L/D/I] yang bersangkutan dan/atau LKPP apabila mengetahui ada indikasi KKN dalam proses pengadaan ini. 2. Identitas Bertindak untuk dan atas nama : __________ : __________[diisi no. tidak akan melakukan praktek Korupsi. NIK pada KTP/no. dan profesional untuk memberikan hasil kerja terbaik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . __________ [tempat]. 4. __ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun] [Nama Badan Usaha]. dan Nepotisme (KKN).11 BAB V. 3. akan mengikuti proses pengadaan secara bersih. Kolusi. bersedia menerima sanksi administratif. transparan. menerima sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. apabila melanggar hal-hal yang dinyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini. SIM/identitas lainnya] : PT/CV/Firma/Koperasi _________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] dalam rangka pengadaan _________ [isi nama paket] pada ________ [isi sesuai dengan K/L/D/I] dengan ini menyatakan bahwa: 1.

saya bukan sebagai pegawai K/L/D/I [bagi pegawai K/L/D/I yang sedang cuti diluar tanggungan K/L/D/I ditulis sebagai berikut : “Saya merupakan pegawai K/L/D/I yang sedang cuti diluar tanggungan K/L/D/I”] . saya tidak sedang menjalani sanksi pidana. dan kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan.12 BAB VI. 4. langsung maupun tidak langsung dalam proses pengadaan ini. FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI UNTUK BADAN USAHA Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Jabatan Bertindak untuk dan atas nama Alamat Telepon/Fax Email : ____________________ [nama wakil sah badan usaha] : _____________ [diisi sesuai jabatan dalam akta notaris] : PT/CV/Firma/Koperasi____________________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama badan usaha] : ___________________________________ : ___________________________________ : ___________________________________ menyatakan dengan sesungguhnya bahwa: 1. saya tidak sedang dan tidak akan terlibat pertentangan kepentingan dengan para pihak yang terkait. 5. 2. badan usaha yang saya wakili tidak masuk dalam Daftar Hitam. 3. data-data badan usaha yang saya wakili adalah sebagai berikut: Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan Akte Notaris __________________________ [sesuai akta pendirian/perubahannya/surat kuasa. 7. disebutkan secara jelas nomor dan tanggal akta pendirian/perubahan/surat kuasa] . tidak pailit. salah satu dan/atau semua pengurus badan usaha yang saya wakili tidak masuk dalam Daftar Hitam. tidak dalam pengawasan pengadilan. 6.

Akte : __________ b. No. Status Alamat Kantor Pusat 3. Masa berlaku izin usaha 3. Masa berlaku izin 3. Data Administrasi Nama (PT/CV/Firma/ Koperasi) 1. Fax E-Mail Alamat Kantor Cabang No. No. Surat Izin ____________ 2. Telepon 4. Telepon No. Akte b. No. Instansi pemberi izin : : : ________________ Tanggal __________ __________ __________ D. Akte Pendirian PT/CV/Firma/Koperasi a. Izin Lainnya (apabila dipersyaratkan) 1. : _________ : : : : : : : : : Pusat __________ __________ __________ __________ Cabang 2. Fax E-Mail __________ __________ __________ __________ B. Nama Notaris : __________ 2. Instansi pemberi izin usaha : : : ________________ Tanggal __________ __________ __________ C. Akte Perubahan Terakhir a. Tanggal c. Surat Izin Usaha ______ 2. No. Nama Notaris : : : __________ __________ __________ Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Tanggal : __________ c. No. No.13 A. Landasan Hukum Pendirian Badan Usaha 1. Izin Usaha 1.

Bukti Laporan Pajak terakhir : Tahun : __________ No. KTP Jabatan dalam Badan Usaha F.__________ tanggal__________ No. Susunan Kepemilikan Saham (untuk PT)/Susunan Pesero (untuk CV/Firma) No.__________ tanggal__________ No. Data Pengalaman Perusahaan 4 (empat) tahun terakhir Pemberi Tugas/Pejabat Pembuat Komitmen Lokasi Nama Alamat/ Telepon 6 No / Tanggal 7 Nilai Kontrak BA Serah Terima 10 Kontrak Tanggal Selesai Menurut No. Nama No. KTP Persentase 2.__________ tanggal__________ No. [Surat Keterangan Fiskal (sebagai : pengganti huruf b dan c)] : G. Nama Paket Pekerjaan Bidang/ Sub Bidang Pekerjaan 1 2 3 4 5 8 9 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Pajak a.__________ tanggal__________ No. Komisaris untuk Perseroan Terbatas (PT) No.14 E. KTP Jabatan dalam Badan Usaha 2. Nomor Pokok Wajib Pajak b. Nama No. Pengurus 1.__________ tanggal__________ No. Nama No. Data Keuangan 1. Direksi/Pengurus Badan Usaha No. ________tanggal ______ c. Bukti Laporan bulanan (tiga bulan terakhir) : 1) PPh Pasal 21 2) PPh Pasal 23 3) PPh Pasal 25/Pasal 29 4) PPN b.

Nama Pekerjaan Bidang/ Sub Bidang Pekerjaan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab.dan tanda tangan] (nama lengkap) Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 1 Jenis Fasilitas/Peralatan/ Perlengkapan 2 Jumlah 3 Kapasitas 4 Merk dan tipe 5 Tahun pembuatan 6 Kondisi (%) 7 Lokasi Sekarang 8 Bukti Milik/SewaBeli/Sewa 9 J. Data Pekerjaan yang sedang dilaksanakan Pemberi Tugas/Pejabat Pembuat Komitmen Lokasi Nama Alamat/ Telepon No / Tanggal Nilai Kontrak Progres Terakhir Kontrak (rencana) % Prestasi Kerja (%) No. __[tanggal] __________[bulan] 20__[tahun] PT/CV/Firma/Koperasi __________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] [rekatkan meterai Rp 6. maka saya dan badan usaha yang saya wakili bersedia dikenakan sanksi berupa sanksi administratif. Data Personalia (Tenaga ahli tetap badan usaha) Tgl/bln/thn lahir 3 Tingkat Pendidikan 4 Keahlian/ Spesialisasi 5 Pengalaman Kerja (tahun) 6 Kemampuan Manajerial 7 Tahun Sertifikat/ Ijazah 8 No 1 Nama 2 I. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. gugatan secara perdata. Jika dikemudian hari ditemui bahwa data/dokumen yang saya sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan.. Data Fasilitas/Peralatan/Perlengkapan yang mendukung [cantumkan jika disyaratkan oleh Pokja ULP] No. __________[tempat].000.15 H. dan/atau pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang sesuai dengan ketentuan perundangundangan.

3. 2. Diisi nomor dan tanggal bukti laporan bulanan (tiga bulan terakhir): 1) PPh Pasal 21. nomor telepon. nama dan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . dan jabatan dalam badan usaha. B. F. 2. Diisi dengan nama instansi penerbit surat izin usaha. Data Pengalaman Perusahaan Diisi dengan nama paket pekerjaan. apabila berbentuk Perseroan Terbatas. b. nomor telepon. Diisi dengan masa berlaku izin usaha. Pengurus 1. C. PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI A. 2. nomor KTP. Diisi dengan nama instansi penerbit surat izin. Diisi dengan nomor. Diisi dengan nomor. 2) PPh Pasal 23. Diisi NPWP badan usaha. lokasi tempat pelaksanaan pekerjaan. Administrasi 1. Landasan Hukum Pendirian Badan Usaha 1. nomor KTP. Persyaratan pemenuhan kewajiban pajak tahun terakhir dengan penyampaian SPT Tahunan dan SPT Masa dapat diganti oleh peserta dengan penyampaian Surat Keterangan Fiskal (SKF) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak G. Diisi dengan alamat. Izin lainnya (apabila dipersyaratkan) 1. Diisi dengan alamat. Diisi dengan jenis surat izin usaha. 2. Diisi dengan nama. dan jabatan dalam badan usaha. tanggal dan nama Notaris penerbit akte pendirian badan usaha. Diisi nomor dan tanggal bukti Laporan Pajak Tahun terakhir berupa SPT Tahunan. tanggal dan nama Notaris penerbit akte perubahan terakhir badan usaha. nomor faksimili dan e-mail kantor badan usaha yang dapat dihubungi. E. Diisi dengan nama. apabila peserta berstatus kantor cabang. Diisi dengan jenis surat izin. d. apabila ada. Pilih status badan usaha (Pusat/Cabang). 4. 2. Diisi dengan masa berlaku izin. Izin Usaha 1. 4) PPN. 2. bidang/subbidang pekerjaan yang dipersyaratkan. nomor dan tanggal penerbitannya. D. Diisi dengan nama. dan persentase kepemilikan saham/pesero. Data Keuangan 1. 3.16 BAB VII. Pajak a. 3. c. nomor faksimili dan e-mail kantor pusat yang dapat dihubungi. nomor KTP. 3) PPh Pasal 25/Pasal 29. nomor dan tanggal penerbitannya. Diisi dengan nama badan usaha peserta.

H. dan tanggal berita acara serah terima. Data Pekerjaan yang sedang Dilaksanakan Diisi dengan nama paket pekerjaan. J. tanggal/bulan/tahun lahir. lokasi keberadaan saat ini dan status kepemilikan (milik sendiri/sewa beli/sewa) dari masing-masing fasilitas/peralatan/perlengkapan. kehalian/spesialisasinya. merek dan tipe. pasca sarjana). tanggal selesai paket pekerjaan menurut kontrak. untuk masing-masing paket pekerjaan selama 4 (empat) tahun terakhir.17 alamat/telepon dari pemberi tugas/Pejabat Pembuat Komitmen. Data Fasilitas/Peralatan/Perlengkapan Diisi dengan jenis. kondisi (dalam persentase). jumlah. nomor/tanggal dan nilai kontrak. nomor/tanggal dan nilai kontrak. tahun pembuatan. lama pengalaman kerja. Bukti Status kepemilikan harus dapat ditunjukkan pada waktu Pembuktian Kualifikasi. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . serta persentase progres menurut kontrak dan persentase prestasi kerja terakhir. Data Personalia (Tenaga ahli tetap) Diisi dengan nama. nama dan alamat/telepon dari pemberi tugas/Pejabat Pembuat Komitmen. tingkat pendidikan (sarjana. bidang/subbidang pekerjaan dan lokasi tempat pelaksanaan pekerjaan. kapasitas pada saat ini. I. kemampuan manajerial yang dimiliki dan tahun penerbitan sertifikat/ijazah dari setiap tenaga ahli tetap yang dimiliki.

apabila disyaratkan. D. PPh Pasal 25/Pasal 29 dan PPN (bagi Pengusaha Kena Pajak) paling kurang 3 (tiga) bulan terakhir dalam tahun berjalan. atau pengalaman tertentu. direktur utama/pimpinan perusahaan. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil serta kemampuan pada subbidang pekerjaan yang sesuai untuk usaha non kecil. C. memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahunan) serta memiliki laporan bulanan PPh Pasal 21. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (dinyatakan dengan surat kuasa).18 BAB VIII. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. memiliki surat izin usaha sesuai dengan peraturan perundang-undangan. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik.12. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. 2. salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya tidak masuk dalam daftar hitam. tidak pailit. 6. memiliki kemampuan pada bidang pekerjaan yang sesuai untuk usaha Mikro. formulir isian kualifikasi ditandatangani oleh: a. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF). Pokja ULP memeriksa dan membandingkan persyaratan dan data isian peserta dalam Dokumen Kualifikasi dalam hal: 1. Usaha kecil dan koperasi kecil yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. kecuali bagi peserta Usaha Mikro. pemenuhan persyaratan kualifikasi. 9. memiliki sertifikat manajemen mutu ISO atau persyaratan lain seperti peralatan khusus. dan 2. 8. 5. B. tenaga ahli spesialis yang diperlukan. Peserta yang memenuhi Evaluasi Kualifikasi dilanjutkan dengan Pembuktian Kualifikasi. atau d. menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa badan usaha yang bersangkutan dan manajemennya tidak dalam pengawasan pengadilan. memiliki Tenaga Ahli Tetap dan kemampuan menyediakan fasilitas / peralatan / perlengkapan yang sesuai dengan yang dipersyaratkan. 10. Evaluasi Kualifikasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. . Evaluasi Kualifikasi hanya berdasarkan Formulir Isian Kualifikasi yang dilakukan dengan Sistem Gugur. TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI A. peserta diminta untuk membubuhi materai senilai Rp.000. kelengkapan Dokumen Kualifikasi. 3. memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia jasa konsultansi dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir.00 (dua belas ribu rupiah). 4. b. c. Formulir Isian Kualifikasi yang tidak dibubuhi materai tidak digugurkan. PPh Pasal 23 (bila ada transaksi). 7.

Data yang kurang dapat dilengkapi paling lambat sebelum batas akhir pemasukan Dokumen Kualifikasi. Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas maka Pokja ULP dapat meminta peserta untuk menyampaikan klarifikasi secara tertulis dan/atau melengkapi data yang kurang. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . F.19 E. namun tidak boleh mengubah substansi Dokumen Kualifikasi.

Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk Penanganan Darurat dengan Prakualifikasi - Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah .20 Republik Indonesia Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha .

21 DOKUMEN PEMILIHAN Nomor: __________ Tanggal: __________ untuk Pengadaan __________ [Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan/Pejabat Pengadaan]: __________ [Kementerian/Lembaga/SKPD/Institusi lainnya]: __________ Tahun Anggaran: __________ Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

..................... 23 24 45 54 57 57 61 73 75 75 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .......... .22 DAFTAR ISI BAB I BAB II BAB III BAB IV BAB V UMUM INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) BENTUK DOKUMEN PENAWARAN LAMPIRAN 1 : SURAT PENAWARAN LAMPIRAN 2 : DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS LAMPIRAN 3 : DOKUMEN PENAWARAN BIAYA BAB VI BENTUK KONTRAK LAMPIRAN 1 : SURAT PERJANJIAN LAMPIRAN 2 : SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK LAMPIRAN 3 : SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK LAMPIRAN 3 A : PERSONIL INTI DAN PERALATAN LAMPIRAN 4 : SURAT PERINTAH KERJA (SPK) BAB VII BENTUK DOKUMEN LAINNYA LAMPIRAN 1 : SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA (SPPBJ) LAMPIRAN 2 : SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) LAMPIRAN 3 : JAMINAN UANG MUKA ............. ....... ...... ............................................. 78 ..................................................................... ... ...................................................... ............... ....... ................ 115 .................................................................................. 116 118 ........................................................................................... ......................... 110 115 ................................. 106 109 ...................... .... .................

Dokumen Pemilihan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . UMUM A.Jasa Konsultansi : jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu di berbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware). yang berisi instruksi dan/atau informasi yang diperlukan oleh peserta untuk menyiapkan penawarannya.SPMK yang melaksanakan Pengadaan yang : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan.[Pokja ULP .] . : Lembar Data Pemilihan. . : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. B.[Pejabat : Kerangka Acuan Kerja : Harga Perkiraan Sendiri.KAK .HPS .PPK . Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian.] Pengadaan : personil yang memiliki Sertifikat Keahlian Pengadaan Barang/Jasa Barang/Jasa.SPPBJ . : Surat Perintah Mulai Kerja. istilah dan singkatan sebagai berikut: .LDP .23 BAB I. : Kelompok Kerja ULP yang berfungsi untuk melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa.

berusaha mempengaruhi [anggota Pokja Penipuan ULP/Pejabat Pengadaan] dalam bentuk dan cara apapun. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. 4. Peserta Pengadaan ini dibiayai dari sumber sebagaimana tercantum dalam LDP. Larangan 4. Kolusi. 4. c. dan/atau d. b. gugatan secara perdata. atau pembatalan penetapan peserta. pendanaan Penunjukan Langsung penyedia Jasa Konsultansi ini dapat diikuti oleh peserta yang berbentuk badan usaha dan telah lulus kualifikasi. 1. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pemilihan. berdasarkan syarat-syarat umum dan syarat-syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai Kerangka Acuan Kerja dan biaya sesuai kontrak.2 Peserta yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dan Nepotisme dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: (KKN) serta a. sanksi administratif. Sumber Dana 3.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan Korupsi.2 Peserta yang menurut penilaian [Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam angka 4.24 BAB II. 4. 2.1 Peserta menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan jasa konsultansi sebagaimana tercantum dalam LDP. .1 dikenakan sanksi-sanksi sebagai berikut: a. dan/atau peraturan perundang-undangan. Umum 1. Lingkup Pekerjaan 1. seperti digugurkan dari proses Penunjukan Langsung. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A. b. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pemilihan ini.3 Pengenaan sanksi dilaporkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] kepada PA/KPA.

Syarat-Syarat Umum Kontrak. disusun berdasarkan keperluan yang nyata. d. komponen berupa perangkat lunak yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan.25 5. b.3 Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti di luar tanggungan K/L/D/I. B. 6. dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. Umum. 5. Dokumen Pemilihan 7. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia. dan perannya. e. Kerangka Acuan Kerja (KAK). c. Pendayagunaan 6. b.1 Peserta berkewajiban untuk menyampaikan Produksi Dalam penawaran yang mengutamakan jasa konsultansi Negeri yang dilaksanakan di Indonesia oleh tenaga Indonesia (produksi dalam negeri).2 Larangan pertentangan kepentingan ditujukan untuk menjamin perilaku dan tindakan tidak mendua dari para pihak dalam melaksanakan tugas. 6. f. Instruksi Kepada Peserta (IKP). Lembar Data Pemilihan (LDP). Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia. Oleh karena itu yang bersangkutan tidak boleh memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. 2) Surat Kuasa. Bentuk [Surat Perjanjian/Surat Perintah Kerja].1 Dokumen Pemilihan terdiri dari: Pemilihan a. 3) Dokumen Penawaran Teknis. dan 4) Dokumen Penawaran Biaya. Larangan Pertentangan Kepentingan 5.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas. i. fungsi. Bentuk Dokumen Lain : Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . fungsi dan perannya. 5. g. Isi Dokumen 7.2 Dalam pelaksanaan pekerjaan jasa konsultansi dimungkinkan menggunakan komponen berupa tenaga ahli dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a. h.

h. 7.3 Peserta dapat meminta penjelasan secara tertulis mengenai dokumen pemilihan kepada [Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] sebelum batas akhir pemasukan penawaran. Biaya peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta. i. cara penyampaian Dokumen Penawaran. metode dan tata cara evaluasi. ketentuan tentang penyesuaian harga. Kelalaian menyampaikan keterangan yang disyaratkan dalam Dokumen Pemilihan atau menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan sepenuhnya merupakan resiko peserta. e. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. 8. 8. kelengkapan yang harus dilampirkan bersama Dokumen Penawaran. c.1 Pemberian penjelasan dilakukan di tempat dan pada waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. 7. hal-hal yang menggugurkan penawaran. .2 Perwakilan peserta yang hadir pada saat pemberian penjelasan menunjukkan tanda pengenal dan surat tugas kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. Kerangka Acuan Kerja.26 1) SPPBJ.4 Apabila dipandang perlu. jenis kontrak yang akan digunakan. 8. jadwal pemasukan dan pembukaan Dokumen Penawaran. ketentuan tentang asuransi. Pemberian Penjelasan 8.2 Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pemilihan ini. besaran. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] menjelaskan kepada peserta mengenai: a. j. f. b.4 [Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] wajib menanggapi setiap permintaan penjelasan yang diajukan peserta secara tertulis. 3) Surat Jaminan Uang Muka. d. 7.3 Dalam pemberian penjelasan. g. masa berlaku dan penjamin yang dapat mengeluarkan jaminan 8. serta dihadiri oleh peserta. 2) SPMK.

10. C. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran. Dokumen Penawaran 11. 8. Bahasa Penawaran Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran. jawaban dari [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan].7 Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah Dokumen Pemilihan awal. 8.3 Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Teknis dan Biaya. Biaya dalam Penyiapan Penawaran 10.27 8. serta keterangan lain dituangkan dalam Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP) yang ditandatangani oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dan peserta yang hadir serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. perubahan substansi dokumen. pertanyaan dari penyedia. maka [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pemilihan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. 10.2 Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Penyiapan Dokumen Penawaran 9. 10. hasil peninjauan lapangan. 11.8 [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] memberikan salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pemilihan kepada peserta.5 terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung.6 Apabila dalam BAPP sebagaimana dimaksud pada angka 8.5 Pemberian penjelasan isi Dokumen Pemilihan.1 Semua Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Indonesia. 8. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia.1 Dokumen Penawaran terdiri dari Administrasi.

5) jadwal penugasan tenaga ahli. Kualifikasi tenaga ahli. nilai. d. jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. b) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. terdiri dari : 1) data organisasi perusahaan. metodologi dan program kerja. lokasi. dan e. terdiri dari : 1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan. Surat Penawaran.2 Penawaran Administrasi terdiri dari: a. 4) komposisi tim dan penugasan. Rekapitulasi penawaran biaya. b. tanggal. lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat. 11. 2) uraian pendekatan. 3) jadwal pelaksanaan pekerjaan.4 Dokumen Penawaran Biaya terdiri dari: a. atau c) kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. penawaran biaya. terdiri dari : 1) tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja. b. c. d.3 Dokumen Penawaran Teknis terdiri dari: a. diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi : nama pekerjaan yang dilaksanakan. 11. Data pengalaman perusahaan. b. 2) surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan. Dokumen lain yang dipersyaratkan. Surat Kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). masa berlaku penawaran.28 11. 2) daftar pengalaman kerja sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. 3) uraian pengalaman kerja sejenis 10 (Sepuluh) tahun terakhir. c. Pendekatan dan metodologi. pemberi tugas. tanda tangan: a) direktur utama/pimpinan perusahaan. dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun) b. Rincian Biaya Langsung Personil . yang didalamnya mencantumkan : a.

4 [untuk kontrak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan. Dokumen lain yang dipersyaratkan. 13. retribusi. 12. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 13. c. peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan NonPersonil.1 Semua biaya dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang sebagaimana tercantum dalam LDP. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka kegiatan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan kegiatan yang lain dan kegiatan tersebut tetap harus dilaksanakan].d tidak wajib dipenuhi untuk kontrak lumpsum. Biaya Penawaran 12. bea. [Untuk kontrak lumpsum. 12. 12.2 [Untuk kontrak harga satuan serta kontrak gabungan harga satuan dan lumpsum. apabila dipersyaratkan peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan NonPersonil].3 Biaya overhead. ditulis : “penyesuaian harga diberlakukan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak”]. asuransi dan keuntungan serta semua pajak. Keterangan: dokumen b.29 (remuneration).c.1 Total biaya penawaran ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf. dan pungutan lain yang sah harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan jasa konsultansi ini diperhitungkan dalam total biaya penawaran. d. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost).2 Pembayaran atas pretasi pekerjaan jasa konsultansi ini dilakukan sesuai dengan cara sebagaimana tercantum dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. 13. 12.

14.3 Peserta dapat : a. 14. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 14.1 Masa berlakunya penawaran sesuai sebagaimana tercantum dalam LDP. Sampul Penawaran 16. b. D.30 14. 17.2 Dokumen Penawaran Administrasi. nama paket pekerjaan. dan Biaya dimasukkan dalam 1 (satu) sampul dan ditulis “Dokumen Penawaran”. 17. Menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran. maka sampul penutup dimasukan ke dalam sampul luar yang . nama dan alamat peserta. 17.2 Peserta dapat menyampaikan Dokumen Penawaran melalui pos/jasa pengiriman dengan ketentuan sudah diterima [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] sebelum batas akhir pemasukan penawaran serta segala risiko keterlambatan dan kerusakan dokumen menjadi risiko peserta. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dapat meminta kepada peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu. Pemasukan Dokumen Penawaran 16. Bentuk Dokumen Penawaran Dokumen Penawaran disampaikan sebanyak 1 (satu) rangkap dokumen asli.1 Penyampulan Dokumen Penawaran dengan dan Penandaan menggunakan metoda 1 (satu) sampul.1 Peserta menyampaikan langsung Dokumen Penawaran kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] sesuai jadwal sebagaimana tercantum dalam LDP. 14. Penyampaian Dokumen Penawaran 17.2 Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. Menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan tidak dikenakan sanksi. Teknis.4 Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. serta ditujukan kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dengan alamat yang ditentukan dalam LDP.3 Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. Penyampulan 16. 15. sebelum akhir masa berlakunya penawaran.

c. 18. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah. E. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] memberitahukan kepada peserta yang bersangkutan untuk mengambil kembali penawaran tersebut disertai dengan bukti serah terima. Penawaran Terlambat Penawaran harus disampaikan kepada atau harus sudah diterima oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] paling lambat di tempat dan pada waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. 21.31 mencantumkan nama paket pekerjaan dan alamat [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. dokumen lain yang dipersyaratkan. b. Pembukaan Dokumen Penawaran 20. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 19.2 [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] memeriksa kelengkapan Dokumen Penawaran. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran serta Klarifikasi dan Negosiasi 20. 20. Evaluasi Penawaran 21.2 Terhadap penawaran terlambat yang disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. b. harus dilakukan pembetulan.1 Evaluasi penawaran dilakukan dengan metoda evaluasi kualitas.1 Setiap penawaran yang diterima oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran akan ditolak dan dikembalikan kepada peserta yang bersangkutan dalam keadaan tertutup (sampul tidak dibuka) disertai dengan bukti serah terima. dokumen penawaran teknis. jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .1 Dokumen Penawaran dibuka pada waktu dan tempat sebagaimana tercantum dalam LDP. dan e. kesalahan hasil pengalian antara volume dengan harga satuan. dokumen penawaran biaya. 19. surat kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). d. dengan ketentuan : [Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum: a. 19. yang meliputi: a. 21.2 Sebelum evaluasi penawaran Pokja ULP/Pejabat Pengadaan melakukan koreksi aritmatik terhadap penawaran biaya. surat penawaran yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan penawaran biaya.

[Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dilarang menambah. atau c. dan ruang lingkup serta kualifikasi tenaga ahli yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan ini. syarat-syarat. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan. namun total biaya terkoreksi yang melebihi HPS tidak menggugurkan penawaran sebelum dilakukan negosiasi biaya. 21. maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka.3 Total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi pagu anggaran langsung menggugurkan penawaran. evaluasi biaya.6 Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a. mengurangi.32 dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain. tanpa ada . 21. c. persyaratan teknis. dan c. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran.4 Penawaran dievaluasi dengan cara memeriksa dan membandingkan Dokumen Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan yang diurut mulai dari tahapan penilaian persyaratan administrasi. apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas.5 Metode evaluasi. apabila ada perbedaan penulisan nilai biaya penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. b. dan kewajaran biaya.7 Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut : a. 21. b. evaluasi teknis. dan harga satuan pada surat penawaran tetap dibiarkan kosong]. dan tata cara selain yang disebutkan dalam IKP tidak diperbolehkan. kriteria. b. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dan/atau peserta dilarang menambah. 21. apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas. mengurangi. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Pemilihan ini. [Untuk kontrak lump sump: a. Jika nilai pagu anggaran sama dengan nilai HPS maka nilai tersebut dijadikan patokan untuk menggugurkan penawaran biaya terkoreksi. maka penawaran dinyatakan gugur]. 21. evaluasi administrasi.

33 penyimpangan yang bersifat penting/pokok yang mempengaruhi lingkup. 4) apabila peserta memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. kualitas. c) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. b. 2) [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain. (2) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. 2) surat penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut : a) ditandatangani oleh : (1) direktur utama/pimpinan perusahaan. 21. para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] selama proses evaluasi.8 Evaluasi Administrasi : a. 5) apabila peserta tidak memenuhi persyaratan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. 3) [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan. apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pemilihan dipenuhi/dilengkapi. dan hasil/kinerja pekerjaan. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dan/atau PPK dengan tujuan untuk menunjuk peserta. maka : 1) peserta dimasukan dalam Daftar Hitam baik badan usahanya beserta pengurusnya. Penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. e. atau (3) kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. b) mencantumkan penawaran biaya. d) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. d. e) bertanggal.

d 20 %). 2) penilaian dilakukan sesuai pembobotan dari masing-masing unsur sebagaimana tercantum dalam LDP. Evaluasi penawaran teknis dilakukan dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap kriteria yang dinilai dan bobot yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. 2) pengalaman kerja di Indonesia dan/atau di lokasi proyek mendapat tambahan nilai. lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat.d 70 %). 21. Penilaian terhadap Pengalaman Perusahaan dilakukan atas: 1) pengalaman perusahaan peserta dalam melaksanakan pekerjaan sejenis dengan pekerjaan yang dipersyaratkan dalam KAK untuk 10 (sepuluh) tahun terakhir. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain. pemberi tugas. c. dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun).34 administrasi. Unsur-unsur yang dievaluasi harus sesuai dengan yang ditetapkan.d 40 %). c) kualifikasi tenaga ahli (bobot nilai antara 50 % s. b) pendekatan dan metodologi (bobot nilai antara 20 % s. 5) pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi dari pengguna jasa. yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir. b. 3) bobot masing-masing unsur ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan. 4) penilaian juga dilakukan terhadap jumlah pekerjaan yang sedang dilaksanakan oleh peserta.9 Evaluasi Teknis : a. nilai. disamping untuk mengukur pengalaman juga dapat dipergunakan untuk mengukur kemampuan/kapasitas peserta yang bersangkutan dalam melaksanakan tugasnya. 3) pengalaman tersebut diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi: nama pekerjaan yang dilaksanakan. dengan ketentuan: 1) unsur-unsur pokok yang dinilai adalah: a) pengalaman perusahaan (bobot nilai antara 10 % s. 6) sub unsur Pengalaman Perusahaan yang dinilai adalah: . lokasi.

tanggapan terhadap KAK khususnya mengenai data yang tersedia. pemahaman atas sasaran/tujuan. laporan-laporan yang disyaratkan. d) kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap. penilaian terutama meliputi: pengertian terhadap tujuan proyek/kegiatan. dan laporan-laporan. kualitas metodologi. orang bulan (person-month) tenaga ahli. d. dan hasil kerja. jangka waktu pelaksanaan. apresiasi terhadap inovasi. dan kebutuhan fasilitas penunjang.35 a) pengalaman melaksanakan proyek/ kegiatan sejenis. c) pengalaman manajerial dan fasilitas utama. e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. gambargambar kerja. b) pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. c) hasil kerja (deliverable). 7) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. kebutuhan jumlah orang bulan. penilaian meliputi antara lain: analisis. jenis keahlian serta jumlah tenaga ahli yang diperlukan. dan pengenalan lapangan. perhitungan teknis. e) gagasan baru yang diajukan oleh Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . organisasi. penilaian terutama meliputi: ketepatan menganalisa masalah dan langkah pemecahan yang diusulkan dengan tetap mengacu kepada persyaratan KAK. uraian tugas. lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan (aspek-aspek utama yang diindikasikan dalam KAK). b) kualitas metodologi. d) fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. jadwal pekerjaan. konsistensi antara metodologi dengan rencana kerja. Penilaian terhadap Pendekatan dan Metodologi dilakukan atas: 1) pemahaman perusahaan peserta atas lingkup pekerjaan/jasa layanan yang diminta dalam KAK. program kerja. jadwal penugasan. spesifikasi teknis. 2) sub unsur Pendekatan dan Metodologi yang dinilai adalah: a) pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK.

maka yang diambil adalah yang tertulis dalam penawaran.36 penyedia untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK diberikan nilai lebih. 2) sub unsur Kualifikasi Tenaga Ahli yang dinilai adalah: a) tingkat pendidikan. didukung dengan referensi dari pengguna jasa. b) pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. Kualifikasi Tenaga Ahli. atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi. (3) apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis secara . Bagi tenaga ahli yang diusulkan sebagai pemimpin/wakil pemimpin pelaksana pekerjaan (team leader/co team leader) dinilai pula pengalaman sebagai pemimpin/wakil pemimpin tim. persyaratan. Apabila perhitungan [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] lebih besar dibandingkan dengan yang tertulis dalam penawaran. e. yaitu lulusan perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah lulus ujian negara atau yang telah diakreditasi. yang dinilai dan 3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. penilaian dilakukan atas: 1) tenaga ahli yang diusulkan untuk melaksanakan pekerjaan dengan memperhatikan jenis keahlian. maka yang diambil adalah perhitungan [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. serta jumlah tenaga yang telah diindikasikan di dalam KAK. f) [sub unsur lain dipersyaratkan]. dibuktikan dengan salinan ijazah. (2) apabila terdapat perhitungan bulan menurut [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] lebih kecil dari yang tertulis dalam penawaran. Ketentuan penghitungan pengalaman kerja profesional dilakukan sebagai berikut : (1) tidak boleh terjadi tumpang tindih (overlap). bila terjadi overlap yang dihitung hanya salah satu.

sesuai ii. maka pengalaman kerja yang dihitung hanya 25 % dari total bulannya. dan tahunnya. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . terkait (b) posisi : i. (6) kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi pengalaman kerja profesional dibandingkan dengan yang dipersyaratkan dalam KAK. dinilai dengan kriteria sebagai berikut: (a) lingkup pekerjaan : i. bahasa Indonesia (bagi konsultan Asing). tidak sesuai (c) nilai masing-masing kriteria ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. (5) apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis tahunnya saja (tanpa tanggal dan bulan). maka bulan yang overlap dihitung satu kali). maka pengalaman kerja yang dihitung adalah total bulannya dikurangi 1 (satu) bulan. (7) bulan kerja profesional yang didapatkan dari angka (3). menunjang iii. (9) Nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional tenaga ahli dicantumkan dalam LDP c) sertifikat keahlian/profesi yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang mengeluarkan. d) lain-lain : penguasaan bahasa Inggris. sesuai ii. maka pengalaman kerja akan dihitung secara penuh (kecuali bila terjadi overlap. sesuai dengan keahlian/profesi yang disyaratkan dalam KAK. dan (5) dikalikan dengan nilai kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi yang didapatkan dari angka (6). (4) apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis bulan dan tahunnya saja (tanpa tanggal). (4). (8) total seluruh bulan kerja profesional dibagi dengan angka 12 sehingga didapatkan jangka waktu pengalaman kerja profesional seorang tenaga ahli. bulan.37 lengkap tanggal.

Evaluasi biaya dilakukan terhadap peserta yang lulus ambang batas nilai teknis. f. Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya 22. dan kondisi (custom) setempat. situasi. 21. e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. 4) kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimbursable cost). [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain. 3) kewajaran penugasan tenaga pendukung. 4) Tingkat pendidikan tenaga ahli yang kurang dari tingkat pendidikan yang dipersyaratkan dalam KAK tidak diberi nilai. 2) kewajaran penugasan tenaga ahli. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (dinyatakan dengan surat kuasa). b. 22. Apabila peserta tidak memenuhi persyaratan teknis. c. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen . aturan. Personil yang menguasai/memahami aspek-aspek tersebut di atas diberikan nilai lebih tinggi. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] melakukan klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya untuk mendapatkan biaya yang wajar serta dapat dipertanggungjawabkan. aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara. g. 5) Kualifikasi dari tenaga ahli yang melebihi dari kualifikasi yang dipersyaratkan dalam KAK tidak mendapat tambahan nilai.38 bahasa setempat. b. 3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP.11 Dalam melakukan evaluasi.10 Evaluasi Biaya : a. Hasil evaluasi teknis harus melewati ambang batas nilai teknis (passing grade) sebagaimana yang tercantum dalam LDP. direktur utama/pimpinan perusahaan. 21.1 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dengan: a. Unsur-unsur yang perlu diteliti dan dinilai dalam evaluasi penawaran biaya dilakukan terhadap: 1) kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration).

biaya satuan dari biaya langsung personil. b. cara penanganan pekerjaan dan rencana kerja. b. jadwal penugasan personil.5 (dua koma lima) kali penghasilan yang diterima oleh tenaga ahli tidak tetap berdasarkan perhitungan dari daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan. fasilitas penunjang.4 Aspek-aspek biaya yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a. dan h. maksimum 3. biaya satuan dibandingkan dengan biaya yang berlaku di pasaran. dengan memperhatikan kesesuaian antara bobot pekerjaan dengan tenaga ahli dan/atau tenaga pendukung yang ditugaskan.2 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan untuk: a. 22. dengan ketentuan: a. meyakinkan kejelasan teknis dan biaya. e. b. atau d.5 Klarifikasi dan negosiasi terhadap unit biaya personil dilakukan berdasarkan daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan. jadwal pelaksanaan pekerjaan. g. d. f. unit biaya personil dihitung berdasarkan satuan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 22. volume kegiatan dan jenis pengeluaran. b. program alih pengetahuan.2 (tiga koma dua) kali gaji dasar yang diterima oleh tenaga ahli tetap dan/atau maksimum 2. serta mempertimbangkan kebutuhan perangkat/fasilitas pendukung yang proporsional guna pencapaian hasil kerja yang optimal. c. kesesuaian rencana kerja dengan jenis pengeluaran biaya. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. 22. lingkup dan sasaran jasa konsultansi. kualifikasi tenaga ahli. memperoleh kesepakatan biaya yang efisien dan efektif dengan tetap mempertahankan hasil yang ingin dicapai sesuai dengan penawaran teknis yang diajukan penyedia. organisasi pelaksanaan.3 Aspek-aspek teknis yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a. dan c.39 otentik. 22.

g.2 BAHPL harus memuat hal-hal sebagai berikut : a. seperti: tenaga survey. nama peserta. ambang batas nilai teknis.10 Apabila klarifikasi dan negosiasi dengan peserta tidak tercapai kesepakatan. biaya penawaran dan biaya penawaran terkoreksi dari peserta.7 Negosiasi biaya dilakukan terhadap total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi HPS. 22. Pembuatan 23.6 Klarifikasi dan negosiasi terhadap biaya tenaga pendukung (tenaga teknik dan penunjang/administrasi). f. b. 22. 22. atau manajer kantor. pagu anggaran dan HPS.40 waktu yang dihitung berdasarkan tingkat kehadiran dengan ketentuan sebagaimana tercantum dalam LDP. metoda evaluasi yang digunakan. maka total penawaran biaya dapat diterima sepanjang tidak melebihi pagu anggaran. agar didapatkan total penawaran biaya hasil negosiasi yang memenuhi HPS. c. sekretaris.1 BAHPL kesimpulan dari hasil evaluasi Berita Acara penawaran serta klarifikasi dan negosiasi teknis Hasil dan harga yang dibuat oleh [Pokja ULP/Pejabat Penunjukan Pengadaan] dan ditandatangani oleh [paling Langsung kurang seperdua dari jumlah anggota Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] 23.5). . dilakukan berdasarkan harga pasar tenaga pendukung tersebut. e. 22.9 Apabila hasil evaluasi biaya serta klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya tidak ditemukan hal-hal yang tidak wajar.8 Harga satuan yang dapat dinegosiasikan yaitu Biaya Langsung Non-Personil yang dapat diganti (direct reimbursable cost) dan/atau Biaya Langsung Personil (remuneration) yang dinilai tidak wajar berdasarkan ketentuan pada angka 22. tanpa mengurangi kualitas penawaran teknis. maka [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain. d. 22. hasil klarifikasi dan negosiasi. Penetapan dan Pengumuman Pemenang (Penyedia) 23. hasil evaluasi penawaran. F. Pembuatan Berita Acara Hasil Penunjukan Langsung (BAHPL).

1 [Pokja ULP membuat Surat Penetapan Pemenang (Penyedia) berdasarkan BAHPL untuk nilai sampai dengan Rp10.000. b. tanggal dibuatnya Berita Acara. nama dan alamat pemenang (penyedia) serta total penawaran biaya atau total penawaran biaya terkoreksi. yang sekurang-kurangnya memuat: a. b.000. k. apabila PA tidak setuju dengan usulan Pokja ULP. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . hasil evaluasi penawaran. Dokumen Penawaran. 24.] 24. dan b. dengan ketentuan: a. nama dan alamat penyedia. 25.00 (sepuluh miliar rupiah).] [PA membuat Surat Penetapan Pemenang (Penyedia) untuk nilai diatas Rp10. Dokumen Pemilihan beserta adendum (apabila ada). nama paket pekerjaan dan nilai total HPS. maka PA memerintahkan Pokja ULP untuk mengevaluasi ulang atau mengundang peserta lain.] [Pejabat Pengadaan membuat Surat Penetapan Pemenang (Penyedia) berdasarkan BAHPL untuk nilai sampai dengan Rp 50. nama paket pekerjaan dan pagu anggaran serta nilai total HPS . 24. i. dan c. Pengumuman Pemenang (Penyedia) [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengumumkan pemenang (penyedia) di website sebagaimana tercantum dalam LDP dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat. c.3 Data pendukung yang diperlukan untuk menetapkan pemenang (penyedia) adalah: a. unsur-unsur yang dievaluasi. d. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). keterangan-keterangan lain yang dianggap perlu mengenai hal ikhwal pelaksanaan Penunjukan Langsung.000. Penetapan Pemenang (penyedia) 24.000. j. dan e.000. BAHPL. rumus yang dipergunakan.00 (lima puluh juta rupiah).000. b.2 Penetapan pemenang (penyedia) harus memuat: a.000.000.41 h.00 (sepuluh miliar rupiah) setelah mendapat usulan dari Pokja ULP. total biaya hasil negosiasi. usulan penetapan pemenang (penyedia) ditembuskan kepada PPK dan APIP K/L/D/I yang bersangkutan.

26.2 PPK menerbitkan SPPBJ apabila pernyataan penyedia pada formulir isian kualifikasi masih berlaku. 26.1 [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] menyampaikan BAHPL kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ).7 Dalam hal PPK tidak bersedia menerbitkan SPPBJ karena tidak sependapat atas penetapan penyedia. Penunjukan Penyedia Barang/ Jasa 26. dengan ketentuan: a. G. e.4 Apabila penyedia yang ditunjuk mengundurkan diri. f. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. yang bersangkutan boleh tidak bersedia ditunjuk dengan tidak dikenakan sanksi apabila masa penawarannya sudah tidak berlaku. besaran usulan biaya dan biaya terkoreksi. maka yang bersangkutan tidak dikenakan sanksi.6 Salah satu tembusan dari SPPBJ disampaikan (tanpa lampiran surat perjanjian) sekurangkurangnya kepada unit pengawasan internal. d. 26. hasil klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya. maka diberitahukan kepada PA/KPA untuk diputuskan dengan ketentuan: . maka yang bersangkutan dimasukkan dalam Daftar Hitam.3 Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan tersebut. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang dapat diterima secara obyektif oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. 26.42 c. 26. Hasil evaluasi. 26. Penunjukan Penyedia Barang/ Jasa 26. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). b. atau c.5 SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah Pengumuman Penetapan Pemenang (Penyedia). maka PA memerintahkan [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] untuk mengundang peserta lain.

apabila PA/KPA sependapat dengan PPK. PA/KPA memutuskan penetapan penyedia oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] bersifat final. adendum Surat Perjanjian.3 PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pemilihan sampai dengan penandatanganan Kontrak. syarat-syarat khusus Kontrak. 28. d.43 a.1 Sebelum penandatanganan kontrak PPK wajib an Kontrak memeriksa apakah pernyataan dalam Dokumen Isian Kualifikasi masih berlaku. dan PA/KPA memerintahkan PPK untuk mengeluarkan SPPBJ. redaksional.4 Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak. 28. bahasa. 28. c.2 Penandatanganan Kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ. Kerahasiaan Proses Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Penunjukan Langsung dibuat oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman penyedia.Penandatanganan Kontrak 28. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . surat penawaran.6 Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain. maka berlaku urutan sebagai berikut: a. Apabila salah satu pernyataan tersebut sudah tidak dipenuhi. dilakukan evaluasi ulang atau mengundang peserta lain. I. beserta rincian penawaran biaya. 28. atau b. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. b. Penandatangan 28. 28.5 PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. maka penandatanganan kontrak tidak dapat dilakukan. apabila PA/KPA sependapat dengan [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. kecuali perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran. pokok perjanjian. 27.

Berita Acara Hasil Penunjukan Langsung. sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menandatangani Kontrak. g. dan 2) Kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK.9 Pihak yang berwenang menandatangani Kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar. yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundangundangan. h. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli. .00 (seratus miliar rupiah) dilakukan setelah memperoleh pendapat ahli hukum kontrak. dokumen lainnya. dapat menandatangani Kontrak.000. gambar-gambar.000. 28. yaitu: a. Kerangka Acuan Kerja.44 e.] 28. b.8.7 Banyaknya rangkap Kontrak dibuat sesuai kebutuhan. 28. f. seperti : SPPBJ. apabila diperlukan. syarat-syarat umum Kontrak. rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai. terdiri dari: 1) Kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia.8 [Penandatanganan Kontrak yang kompleks dan/atau bernilai di atas Rp 100.10 Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada angka 28. 28.000.

berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan (termin). Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 1. Bentuk mata uang penawaran : __________ [diisi Rupiah atau mata uang lainnya apabila dilaksanakan di luar negeri] 2. [diisi waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan] C. contoh: Pokja Jasa Konsultansi ULP LKPP Alamat [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] _______________________________ Alamat website : _______________________________ Nama paket pekerjaan: ______________ Uraian singkat pekerjaan ______________ [diisi uraian secara singkat dan jelas pekerjaan/kegiatan yang dilaksanakan] B. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Lingkup Pekerjaan [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] : _________________________________ [diisi nama [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]bukan nama orang. atau secara sekaligus]. Pembayaran dilakukan dengan cara __________ [diisi pembayarannya dilaksanakan secara : bulanan. Sumber Dana Pekerjaan ini dibiayai dari _____Tahun Anggaran________ sumber pendanaan [diisi sumber dana dan tahun anggarannya sesuai dokumen anggaran untuk pembiayaannya] D. Jangka Waktu Penyelesaian Pekerjaan Jangka waktu penyelesaian pekerjaan: ______(___________________________) hari kalender.d____ Tempat : __________ Peninjauan Lapangan] [Peninjauan lapangan akan dilaksanakan pada: Hari : _______________________ Tanggal : _______________________ Pukul : _______________________ Tempat : _______________________ ] E. Pemberian Penjelasan Dokumen Pemilihan [dan Pemberian Penjelasan akan dilaksanakan pada : Hari : __________ Tanggal : __________ Pukul : ____s. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) A.45 BAB III.

Masa berlaku penawaran selama _____ (____________) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Penyampulan dan Penandaan Sampul Penawaran Hari Tanggal Pukul Tempat : __________ : __________ : ____s. Sampul penutup ditulis : Nama Paket Pekerjaan : __________ Nama Perusahaan : __________ Alamat Perusahaan : _________ Ditujukan kepada : Pokja___ [ditulis nama pokjanya] ULP_[K/L/D/I] Alamat Pokja ULP : ______[ditulis alamat Pokja ULP] Diterima pada : Hari : ______________ Tanggal : ______________ Bulan : ______________ Tahun : ______________ Jam : ______________ [diisi oleh Pokja ULP yang menerima Dokumen Penawaran] 3. [diisi dengan memperhitungkan awal pemasukan penawaran sampai dengan penandatanganan kontrak] 2. DAN BIAYA” 2. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 1. maka sampul luar ditulis : Nama Paket Pekerjaan : ______________ Ditujukan kepada : Pokja _________ [ditulis nama pokjanya] ULP____[K/L/D/I] Alamat Pokja ULP : _________[ditulis alamat Pokja ULP] . TEKNIS. Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. Pada sampul penutup diberi tanda “ASLI” untuk Dokumen Penawaran asli. Pemasukan dan Pembukaan Dokumen Penawaran H. 4.d____ : __________ 1.46 F. dan Biaya ditandai : “PENAWARAN ADMINISTRASI. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan ____ (_________) hari kalender sejak __________[diisi “penandatanganan Kontrak” atau “SPMK”] G. Sampul penutup Dokumen Penawaran Administrasi. Teknis.

e. Apabila dilengkapi referensi namun terbukti tidak benar.d ____ paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 3) memiliki < ____ paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis. Unsur Pengalaman Perusahaan : ____________% a. Pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi. c. Evaluasi Teknis Bobot unsur-unsur pokok yang dinilai : 1. dengan bobot sub unsur _______%. dengan bobot sub unsur _______%. Apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak dinilai.47 I. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ ____ paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 2) memiliki ____ s. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ ____ paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 2) memiliki ____ s. maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. Sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. 5) proyek/kegiatan yang sejenis adalah : _______________[deskripsikan dengan jelas]. d. Sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis. f. yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi.d ____ paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 3) memiliki < ____ paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. dengan bobot sub unsur _______%. Sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. dan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . b.

Unsur Pendekatan dan Metodologi : ____________% a. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai.d ____ pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 3) memiliki < ____ pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama.48 g. ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ ____ pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 2) memiliki ____ s. i. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ ____ orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 2) memiliki ____ s. diberi nilai : _____________ .d ____ orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 3) memiliki < ____ orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pengalaman Perusahaan = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN. dengan bobot sub unsur _______%. j. dengan bobot sub unsur _______%. 2. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. h. Sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap. Sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai.

diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kualitas metodologi = NILAI BOBOT sub unsur kualitas metodologi. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Sub unsur kualitas metodologi. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. dengan bobot sub unsur _______%. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. dengan bobot sub unsur _______%. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. Sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur hasil kerja (deliverable) = NILAI BOBOT sub unsur hasil kerja (deliverable). b. diberi nilai : _____________ 3) apabila tidak menyajikan. c.49 3) apabila tidak menyajikan. d. diberi nilai : _____________ 3) apabila tidak menyajikan. diberi nilai : _____________ Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Sub unsur hasil kerja (deliverable). dengan bobot sub unsur _______%.

Unsur Kualifikasi Tenaga Ahli : ____________% a. dengan bobot sub unsur _______%. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % l. Sub unsur tingkat pendidikan. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pendekatan dan Metodologi = NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. k. diberi nilai : _____________ 3) apabila tidak menyajikan. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) ≥ tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK. b. diberi nilai : _____________ 3) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur tingkat pendidikan = NILAI BOBOT sub unsur tingkat pendidikan.50 3) apabila tidak menyajikan. f. 3. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK. Sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. dengan bobot sub unsur _______%. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. dengan bobot sub . e. diberi nilai : _____________ 2) < tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK.

51 unsur _______%. sesuai adalah : __________[deskripsikan dengan jelas]. menunjang adalah : ______[deskripsikan dengan jelas]. 4) posisi : a) sesuai. tidak sesuai adalah : _____[deskripsikan dengan jelas]. ii. diberi nilai : _____________ c) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] d) memiliki < ____ tahun pengalaman kerja Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) dukungan referensi : a) apabila melampirkan referensi dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi. ii. maka pengalaman kerja diberikan penilaian. diberi nilai : _____________ b) posisi yang : i. 5) perhitungan bulan kerja X nilai lingkup pekerjaan X nilai posisi = jumlah bulan kerja profesional 6) nilai total seluruh jumlah bulan kerja profesional dibagi angka 12 = jangka waktu pengalaman kerja profesional 7) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional : a) memiliki ≥ ____ tahun pengalaman kerja profesional.d ____ tahun pengalaman kerja profesional. iii. terkait adalah : __________[deskripsikan dengan jelas]. 2) perhitungan bulan kerja tenaga ahli. diberi nilai : _____________ b) tidak sesuai. 3) lingkup pekerjaan : a) sesuai. diberi nilai : _____________ b) menunjang. b) apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak diberikan penilaian. diberi nilai : _____________ a) lingkup pekerjaan yang : i. yang dihitung berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam IKP. c) apabila melampirkan referensi namun terbukti tidak benar. maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. sesuai adalah : __________[deskripsikan dengan jelas]. diberi nilai : _____________ b) memiliki ____ s. diberi nilai : _____________ c) terkait.

Total NILAI BOBOT seluruh tenaga ahli X bobot unsur Kualifikasi Tenaga Ahli = NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI. Sub unsur sertifikat keahlian/profesi. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki. Nilai 1 (Satu) Orang Tenaga Ahli X bobot tenaga ahli = NILAI BOBOT tenaga ahli q. diberi nilai : _____________ 4) aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara. diberi bobot =_____________ 3) dan seterusnya p. diberi nilai : _____________ 3) penguasaan Bahasa Indonesia bagi konsultan asing [apabila dibutuhkan]. diberi bobot =_____________ 2) Tenaga Ahli 2 (____________). dan kondisi (custom) setempat. dengan bobot sub unsur _______%. n. c. Total bobot seluruh sub unsur = 100 %. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) penguasaan bahasa asing [apabila dibutuhkan]. aturan. diberi nilai : _____________ 3) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 4) nilai yang didapatkan X bobot sub unsur sertifikat keahlian/profesi = NILAI BOBOT sub unsur sertifikat keahlian/profesi.52 profesional. [apabila tenaga ahli yang dinilai lebih dari 1 (satu) maka setiap tenaga ahli harus diberi bobot]Bobot tenaga ahli : 1) Tenaga Ahli 1 (Team Leader). Sub unsur lain-lain yang dibutuhkan dalam KAK. d. diberi nilai : _____________ 2) tidak memiliki. dengan bobot sub unsur _______%. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur = NILAI 1 (SATU) ORANG TENAGA AHLI. diberi nilai : _____________ 5) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 6) total nilai yang didapatkan X bobot sub unsur lain-lain = NILAI BOBOT sub unsur lain-lain. situasi. diberi nilai : _____________ 2) penguasaan bahasa setempat [apabila dibutuhkan]. o. m. diberi nilai : _____________ 8) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. .

J. Unit Biaya Personil Berdasarkan Satuan Waktu Unit biaya personil berdasarkan satuan waktu dihitung sebagai berikut: 1 (satu) bulan : ____ (__________) hari kerja 1 (satu) hari kerja : ____ (__________) jam kerja Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .53 4.d _______________ [tuliskan tanggal bulan dan tahun] K. Nilai Evaluasi Teknis = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN + NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI + NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI Ambang batas nilai teknis (passing grade) = ___________ 5. Evaluasi Biaya Jangka waktu pelaksanaan Evaluasi Biaya : _______________ s.

Data penunjang terdiri dari data yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan. Maksud dan Tujuan 3.54 BAB IV. Nama dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan: __________________________ Nama Pejabat Pembuat Komitmen: __________ Satuan Kerja: __________ Data Penunjang2 7. Studi-Studi Terdahulu 10. Referensi Hukum 1 2 Uraian Pendahuluan memuat gambaran secara garis besar mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan. Sumber Pendanaan 6. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Sasaran 4. Data Dasar 8. Standar Teknis 9. Lokasi Kegiatan 5. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) Uraian Pendahuluan1 1. Latar Belakang 2.

Laporan Antara 3 4 Dijelaskan pula keterkaitan antara suatu keluaran dengan keluaran lain.55 Ruang Lingkup 11. Laporan Pendahuluan Laporan Pendahuluan memuat: __________ Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya: __ (__________) hari kerja/bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak (__________) buku laporan. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa 16. Personil Posisi Tenaga Ahli: Tenaga Pendukung (jika ada): 18. Jangka Waktu Penyelesaian Kegiatan 17. Peralatan dan Material dari Penyedia Jasa Konsultansi 15. Peralatan. Laporan Bulanan Laporan Bulanan memuat: __________ Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya: __ (__________) hari kerja/bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak __ (__________) buku laporan. Lingkup Kegiatan 12. Khusus untuk Metode Evaluasi Pagu Anggaran jumlah orang bulan tidak boleh dicantumkan. Personil dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen 14. Keluaran3 13. Material. Laporan Antara memuat hasil sementara Kualifikasi Jumlah orang Bulan4 21. 20. Jadwal Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Laporan 19.

Jika kerjasama dengan penyedia jasa konsultansi lain diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan jasa konsultansi ini maka persyaratan berikut harus dipatuhi: 24. Laporan Akhir Laporan Akhir memuat: __________ Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya: __ (__________) hari kerja/bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak __ (__________) buku laporan dan cakram padat (compact disc) (jika diperlukan). Pedoman Pengumpulan Data Lapangan 26. Produksi dalam Negeri Hal-Hal Lain Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus dilakukan di dalam wilayah Negara Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan keterbatasan kompetensi dalam negeri.56 pelaksanaan kegiatan: __________ Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya: __ (__________) hari kerja/bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak __ (__________) buku laporan. Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk menyelenggarakan pertemuan dan pembahasan dalam rangka alih pengetahuan kepada personil proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen berikut: . 22. Persyaratan Kerjasama 25. Alih Pengetahuan Pengumpulan data lapangan harus memenuhi persyaratan berikut: Jika diperlukan. 23.

terdiri dari: 1) Tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja. apabila ada]. Pendekatan dan Metodologi._____________20__ [Pokja___________ULP__________/PejabatPengadaan___________[K/L/D/I]] [diisi oleh Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] di _______________________________ Perihal : Penawaran Pekerjaan________________[nama pekerjaan diisi oleh Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] Sehubungan dengan Undangan Penunjukan Langsung Nomor_____________tanggal_____________ dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pemilihan. dan program kerja. Berita Acara Pemberian Penjelasan [dan Adendum Dokumen Pemilihan].57 BAB V. terdiri dari : 1) Data Organisasi Perusahaan. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN LAMPIRAN 1 : SURAT PENAWARAN A. Dokumen penawaran teknis.: : _____________________ : _____________________ CONTOH ______________. b. 3) Uraian Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. Data Pengalaman Perusahaan. terdiri dari : a. Penawaran ini berlaku selama ____ (_________________) hari kalender sejak tanggal surat penawaran ini. Sesuai dengan persyaratan. 2) Uraian pendekatan. 3) Jadwal pelaksanaan pekerjaan. Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ____ (_________________) hari kalender. 2. [Surat Kuasa. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 4) Komposisi tim dan penugasan. BENTUK SURAT PENAWARAN PESERTA BADAN USAHA [Kop Surat Badan Usaha] Nomor Lampiran Kepada Yth. metodologi. 2) Daftar Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan : 1. dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan_____________________[diisi oleh Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] sebesar Rp_____________________(_________________) Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas.

PT/CV/Firma_________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] _____________________ Jabatan . 4. Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). c. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. Rekapitulasi Penawaran Biaya. Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. 2) Surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan dari personil yang diusulkan. [Dokumen lain yang dipersyaratkan]. Dokumen Penawaran Biaya. Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost). Kualifikasi Tenaga Ahli.58 5) Jadwal penugasan tenaga ahli.yang terdiri dari : a. c. terdiri dari: 1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan. Surat penawaran beserta lampirannya kami sampaikan sebanyak 1 (satu) rangkap dokumen asli. 3. b.

Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk : 1. 2. Surat Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. [Menandatangani Kontrak]. _________________ [no. 3. [Menandatangani Surat Penawaran]._______________20__ Penerima Kuasa ________________ Pemberi Kuasa ________________ [nama dan jabatan] [nama dan jabatan] *) Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .59 B. [Menandatangani Pakta Integritas]. BENTUK SURAT KUASA CONTOH-1 [kop surat badan usaha] SURAT KUASA Nomor : _______________ Yang bertandatangan di bawah ini : Nama : __________________________________ Alamat Perusahaan : __________________________________ Jabatan : _______________________ [Direktur Utama/Pimpinan perusahaan] _________________[nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No. ___________________. akta notaris] tanggal ________________ [tanggal penerbitan akta] Notaris _____________ [nama notaris penerbit akta] beserta perubahannya. yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. memberi kuasa kepada : Nama : ______________________________________*) Alamat : ______________________________________ Jabatan : ______________________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa.

60

[kop surat badan usaha]
SURAT KUASA Nomor : _______________ Yang bertandatangan di bawah ini :

CONTOH-2

Nama : __________________________________ Alamat Perusahaan : __________________________________ Jabatan : _______________________ [Direktur Utama/Pimpinan

perusahaan/Kepala Cabang] _______________[nama PT/CV/Firma]
dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No. _________________ [no. Akta notaris] tanggal ________________ [tanggal penerbitan akta] Notaris _____________ [nama notaris penerbit akta] beserta perubahannya, yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa, memberi kuasa kepada : Nama : ______________________________________ Alamat : ______________________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk : 1. [Menghadiri pemberian pejelasan], 2. [Menghadiri pembukaan penawaran], 3. [Menandatangani Berita Acara Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya].

4. [_________________,dst]
Surat Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. ___________________,_______________20__ Penerima Kuasa ________________ [nama] Pemberi Kuasa ________________ [nama dan jabatan]

61

LAMPIRAN 2 : DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS A. BENTUK DATA ORGANISASI PERUSAHAAN
CONTOH

DATA ORGANISASI ______________________[ PT/CV/Firma]

[cantumkan uraian ringkas (kurang lebih 2 (dua) halaman) mengenai latar belakang dan organisasi peserta dan penanggung jawab yang ditugaskan untuk mengelola pekerjaan jasa konsultansi ini].

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

62

B. BENTUK DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR
CONTOH

DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR
Pengguna Jasa/ Sumber Dana 2

No. 1

Nama Paket Pekerjaan 3

Lingkup Layanan 4

Periode 5

Orang Bulan 6

Nilai Kontrak 7

Keterangan isi kolom : 1. Nomor urut 2. Nama instansi pengguna jasa dan sumber dana 3. Nama paket pekerjaan 4. Jenis lingkup layanan jasa konsultansi 5. Jangka waktu layanan 6. Jumlah orang bulan yang digunakan 7. Nilai kontrak pekerjaan

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

Lingkup Produk Utama 4. Kontrak 7. BENTUK URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CONTOH URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR 1. Lokasi Proyek 5. Pengguna Jasa 2.63 C. Nilai Kontrak 6. Nama Paket Pekerjaan 3. Jumlah tenaga ahli : : : : : : : : Tenaga Ahli Asing ___ Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia ___ Orang Bulan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . No. Waktu Pelaksanaan 8.

] 2. Saran tersebut di atas harus disampaikan secara singkat dan padat. data. ruang kerja. atau menambahkan kegiatan lain.64 D. atau mengusulkan pentahapan kegiatan yang berbeda. transportasi lokal. peralatan. TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA [cantumkan dan jelaskan modifikasi atau inovasi yang peserta usulkan terhadap Kerangka Acuan Kerja untuk meningkatkan kinerja dalam melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi ini. dan lain-lain] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .TANGGAPAN DAN SARAN PENDUKUNG DARI PPK TERHADAP PERSONIL/FASILITAS [tanggapi perihal penyediaan peralatan/material/personil/fasilitas pendukung oleh Pejabat Pembuat Komitmen sesuai dengan Dokumen Pemilihan ini meliputi antara lain (jika ada): dukungan administrasi. BENTUK TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA DAN PERSONIL/FASILITAS PENDUKUNG DARI PPK CONTOH 1. misalnya meniadakan kegiatan yang dianggap tidak perlu.

Program kerja yang diusulkan harus konsisten dengan pendekatan teknis dan metodologi. METODOLOGI DAN PROGRAM KERJA CONTOH [Untuk Pokja ULP: Untuk paket pekerjaan yang sangat sederhana tidak perlu disyaratkan dalam Dokumen Pemilihan] [Pendekatan teknis. substansinya dan jangka waktu. tenaga ahli inti sebagai penanggung jawab. gambar kerja. b) Program Kerja. b) Program Kerja. Peserta juga harus menjelaskan metodologi yang diusulkan dan kesesuaian metodologi tersebut dengan pendekatan yang digunakan. Dalam bab ini usulkan kegiatan utama dari pelaksanaan pekerjaan. tabel. dan c) Organisasi dan Personil a) Pendekatan Teknis. BENTUK URAIAN PENDEKATAN. Peserta harus menyusun bidang-bidang pokok dari pekerjaan. c) Organisasi dan Personil. Dalam bab ini jelaskan pemahaman peserta terhadap tujuan proyek/kegiatan. Peserta disarankan untuk menyajikan detil penawaran teknis (misalnya 50 (lima puluh) halaman. termasuk laporan. dan menunjukkan pemahaman terhadap Kerangka Acuan Kerja dan kemampuan untuk menerjemahkannya ke dalam rencana kerja. Daftar hasil kerja. pentahapan dan keterkaitannya. metodologi dan program kerja adalah kriteria pokok dari Penawaran Teknis. Peserta harus menyoroti permasalahan yang sedang dicarikan jalan keluarnya. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . dan tanggal jatuh tempo penyerahan laporan-laporan. dan menjelaskan pendekatan teknis yang akan diadopsi untuk menyelesaikan permasalahan. metodologi kerja dan uraian detil mengenai keluaran. harus dicantumkan. termasuk gambar kerja dan diagram) yang dibagi menjadi tiga bab berikut: a) Pendekatan Teknis dan Metodologi.65 E. lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan. Program kerja ini harus konsisten dengan Data Teknis-6 mengenai Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan. target (termasuk persetujuan sementara dari Pejabat Pembuat Komitmen). Dalam bab ini usulkan struktur dan komposisi tim. dan tenaga pendukung.

termasuk penyerahan laporan (misalnya laporan pendahuluan. dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen. . Untuk paket pekerjaan yang ditahapkan maka kegiatan seperti penyerahan laporan.66 F. dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan dicantumkan secara terpisah berdasarkan tahapannya Jangka waktu kegiatan dicantumkan dalam bentuk diagram balok. 1 Kegiatan1 2 I 3 II 4 Bulan ke-2 III IV V 5 6 7 dst. 8 Keterangan 9 1 2 Cantumkan semua kegiatan. BENTUK JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN CONTOH JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN No. laporan antara. dan laporan akhir).

BENTUK KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN CONTOH KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN (DAFTAR PERSONIL) Tenaga Ahli (Personil Inti) Nama Personil Perusahaan Tenaga Ahli Lokal/Asing Lingkup Keahlian Posisi Diusulkan Uraian Pekerjaan Jumlah Orang Bulan Tenaga Pendukung (Personil lainnya) Nama Personil Perusahaan Tenaga Ahli Lokal/Asing Lingkup Keahlian Posisi Diusulkan Uraian Pekerjaan Jumlah Orang Bulan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .67 G.

untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi.68 H. dan sebagainya. Masukan personil dihitung dalam bulan dimulai sejak penugasan. misalnya juru gambar. BENTUK JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI1 CONTOH JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI Masukan Personil (dalam bentuk diagram balok)2 Orang Bulan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 n No. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . staf administrasi. Nama Personil Nasional 1 2 n Subtotal Asing 1 2 n Subtotal Total Masukan PenuhWaktu Masukan Paruh-Waktu 1 2 Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil.

Pendidikan (Lembaga pendidikan. Pendidikan Non Formal 7. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Nama Perusahaan 3. Waktu Pelaksanaan g. Nama Perusahaan e. Nama Personil 4. tempat dan tahun tamat belajar. Uraian Tugas : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ 1 Setiap pengalaman kerja yang dicantumkan harus disertai dengan referensi dari pengguna jasa yang bersangkutan. Tempat/Tanggal Lahir 5. dilampirkan rekaman ijazah ) 6. Status Kepegawaian pada Perusahaan i. BENTUK DAFTAR RIWAYAT HIDUP PERSONIL YANG DIUSULKAN CONTOH Daftar Riwayat Hidup 1.69 I. Pengguna Jasa d. Uraian Tugas f. Nama Perusahaan e. Penguasaan Bahasa Inggris dan bahasa Indonesia 8. Pengalaman Kerja1 Tahun ini a.Nama Proyek b. Pengguna Jasa d. Lokasi Proyek c. Surat Referensi dari Pengguna Jasa Tahun sebelumnya a. Nama Proyek b. Posisi yang diusulkan 2. Lokasi Proyek c. Posisi Penugasan h.

Status kepegawaian pada perusahaan ini Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Posisi Penugasan h. (__________) [nama jelas] Mengetahui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] . Status Kepegawaian pada Perusahaan i. Jika terdapat pengungkapan keterangan yang tidak benar secara sengaja atau sepatutnya diduga maka saya siap untuk digugurkan dari proses Penunjukan Langsung atau dikeluarkan jika sudah dipekerjakan._____20__ Yang membuat pernyataan. ____________. : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ 9. Waktu Pelaksanaan g.70 f. Surat Referensi dari Pengguna Jasa dst.

71 J. (__________) [nama jelas] Menyetujui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . ____________. BENTUK SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN CONTOH PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Alamat : __________________________________________ : __________________________________________ Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan paket pekerjaan jasa konsultansi _____________ untuk Penyedia Jasa Konsultansi _____________ sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan __________ tahun __________ sampai dengan bulan__________ tahun __________ dengan posisi sebagai tenaga ahli _________________. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab._____20__ Yang membuat pernyataan.

BENTUK REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA Total Harga (Rp) CONTOH No.72 LAMPIRAN 3 : DOKUMEN PENAWARAN BIAYA A. I II Uraian Biaya Langsung Personil Biaya Langsung Non-Personil Sub-total PPN 10% Total Terbilang: Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

73

B.

BENTUK RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION)
CONTOH

RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL
Harga Satuan Orang Bulan (Rp)

Nama Personil1 Nasional Asing

Posisi

Orang Bulan

Jumlah (Rp)

Total Biaya

1

Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil; untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi, misalnya juru gambar, staf administrasi, dan sebagainya.

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

74

C. BENTUK

BIAYA REIMBURSEABLE COST)1

RINCIAN

LANGSUNG

NON-PERSONIL

(DIRECT

CONTOH

RINCIAN BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL
Jenis Biaya Biaya Kantor Uraian Biaya Biaya Sewa Kantor Biaya Pemeliharaan Kantor Biaya Komunikasi Biaya Peralatan Kantor Biaya Kantor Lainnya Biaya Perjalanan Dinas Biaya Tiket Uang Harian Perjalanan Darat Biaya Perjalanan Dinas Lainnya Biaya Laporan Laporan Pendahuluan Laporan Antara Laporan Akhir Laporan Penyelengaraan Seminar Biaya Laporan Lainnya Biaya Lainnya Total Biaya Satuan (hari/kali) Biaya2 Lump Sum Harga Satuan (Rp) (Rp) Jumlah (Rp)

1

2

Biaya langsung non-personil adalah biaya yang benar-benar diperlukan dalam menunjang pelaksanaan pekerjaan. Biaya keuntungan (profit) dan biaya umum (overhead cost) tidak diperkenankan. Biaya langsung non-personil dapat berupa harga satuan tetap atau penggantian biaya atas bukti tagihan dengan pagu biaya (lump sum). Pilih salah satu cara penghitungan penggantian biaya. Dalam hal penggantian dengan pagu biaya, Pokja ULP harus menetapkan pagu biaya dan mengosongkan kolom Satuan.

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

75

BAB VI. BENTUK KONTRAK
LAMPIRAN 1 : SURAT PERJANJIAN

[kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen]
SURAT PERJANJIAN untuk melaksanakan Paket Pekerjaan Jasa Konsultansi: __________________________ Nomor : __________ SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan ditandatangani di __________ pada hari __________ tanggal __ bulan __________ tahun ____ [tanggal, bulan dan tahun diisi dengan huruf] antara __________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen], selaku Pejabat Pembuat Komitmen, yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen], yang berkedudukan di __________ [alamat Pejabat Pembuat Komitmen], berdasarkan Surat Keputusan _______________ [pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK] No _______________ [nomor SK penetapan sebagai PPK] (selanjutnya disebut “PPK”) dan __________ [nama wakil penyedia], __________ [jabatan wakil penyedia], yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama penyedia], yang berkedudukan di __________ [alamat Penyedia Jasa Konsultansi], berdasarkan Akta Notaris No. __________ [nomor akta notaris], tanggal _________ [tanggal penerbitan akta] yang dikeluarkan oleh Notaris ____________ [nama notaris penerbit akta] (selanjutnya disebut “Penyedia”). MENGINGAT BAHWA: (a) PPK telah meminta penyedia untuk menyediakan Jasa Konsultansi sebagaimana diterangkan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak yang terlampir dalam Kontrak ini (selanjutnya disebut “Jasa Konsultansi”); Penyedia, sebagaimana dinyatakan kepada PPK, memiliki keahlian profesional, personil, dan sumber daya teknis,serta telah menyetujui untuk menyediakan Jasa Konsultansi sesuai dengan persyaratan dan ketentuan dalam Kontrak ini; PPK dan penyedia menyatakan memiliki kewenangan menandatangani Kontrak ini, mengikat pihak yang diwakili; untuk

(b)

(c) (d)

PPK dan penyedia mengakui dan menyatakan bahwa sehubungan dengan penandatanganan Kontrak ini masing-masing pihak: 1) telah dan senantiasa diberikan kesempatan untuk didampingi oleh advokat; 2) menandatangani Kontrak ini setelah meneliti secara patut;
Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

76 3) telah membaca dan memahami secara penuh ketentuan Kontrak ini. 3. c) Surat Penawaran berikut Data Penawaran Biaya. 4. 4) telah mendapatkan kesempatan yang memadai untuk memeriksa dan mengkonfirmasikan semua ketentuan dalam Kontrak ini beserta semua fakta dan kondisi yang terkait. MAKA OLEH KARENA ITU. PPK dan Penyedia dengan ini bersepakat dan menyetujui hal-hal sebagai berikut: 1.”] 2. [untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lumpsum ditulis sebagai berikut : “Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diperoleh berdasarkan rincian biaya satuan pekerjaan sebagaimana tercantum dalam Dokumen Penawaran Biaya dan Hasil Negosiasi Biaya adalah sebesar Rp__________ (_________________ rupiah). Dokumen Kontrak dibuat untuk saling menjelaskan satu sama lain. dan b) PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran kepada penyedia sesuai dengan ketentuan Kontrak. SPPBJ.”] [untuk Kontrak Lumpsum ditulis sebagai berikut : „Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebagaimana tercantum dalam Dokumen Penawaran Biaya dan Hasil Negosiasi Biaya adalah sebesar Rp__________ (_________________ rupiah). yaitu jaminan-jaminan. Dokumen-dokumen berikut merupakan satu-kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Kontrak ini: a) Adendum Surat Perjanjian (apabila ada). dan jika terjadi pertentangan antara ketentuan dalam suatu dokumen dengan ketentuan dalam dokumen yang lain maka yang berlaku adalah ketentuan dalam dokumen yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki pada angka 3 di atas. h) Dokumen-lainnya seperti. Peristilahan dan ungkapan dalam Surat Perjanjian ini memiliki arti dan makna yang sama seperti yang tercantum dalam lampiran Surat Perjanjian ini. 5. f) Kerangka Acuan Kerja. Hak dan kewajiban timbal-balik PPK dan penyedia dinyatakan dalam Kontrak yang meliputi khususnya : a) Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan pekerjaan Jasa Konsultansi untuk PPK sesuai dengan ketentuan Kontrak. e) Syarat-Syarat Umum Kontrak. g) Data Teknis selain Kerangka Acuan Kerja. dan BAHPL. b) Pokok Perjanjian. d) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. .

Kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak dengan tanggal mulai sesuai SPMK dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak.77 6.-)] [nama lengkap] [jabatan] [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6.000. Untuk dan atas nama PPK __________ Untuk dan atas nama Penyedia __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6.-)] [nama lengkap] [jabatan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . PPK dan penyedia telah bersepakat untuk menandatangani Kontrak ini pada tanggal tersebut di atas dan melaksanakan Kontrak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di Republik Indonesia. DENGAN DEMIKIAN.000.

4 1.1 Jasa Konsultansi adalah jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware).8 .78 LAMPIRAN 2 : SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) A. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah panitia/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan.2 1. Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD.7 1. Penyedia adalah adalah badan usaha yang menyediakan Jasa Konsultansi dan telah ditetapkan sebagai pemenang oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut : 1.5 1. reviu. evaluasi. Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa.6 1. Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah Pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah 1. Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan. KETENTUAN UMUM 1. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi. Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit.3 1.

12 Direksi Lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK. yang telah memperhitungkan biaya umum (overhead). yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia. 1. biaya sosial (social charge). yang meliputi antara lain biaya untuk pembelian ATK. 1. biaya penyelenggaraan seminar/workshop/lokakarya.10 Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak.9 Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup SyaratSyarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan SyaratSyarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak. biaya pengiriman dokumen. biaya perjalanan. keuntungan (profit) maksimal 10 %. terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih. 1.11 Hari adalah hari kalender. 1.13 Direksi Teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi. sewa peralatan. dan lain-lain. 1. biaya pencetakan laporan. hari.79 dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional). 1. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . asuransi dan biaya–biaya kompensasi lainnya. 1. dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu (bulan. tunjangan penugasan. atau jam).15 Rincian Biaya Langsung Non Personil adalah biaya yang sebenarnya dikeluarkan penyedia untuk pengeluaran-pengeluaran yang sesungguhnya (at cost). biaya pengurusan surat ijin. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan konstruksi. minggu. biaya komunikasi.14 Rincian Biaya Langsung Personil adalah remunerasi atau upah yang diterima oleh personil inti.

Penawaran Teknis merupakan bagian dari penawaran penyedia. 1. 1.18 Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatangan kontrak sampai dengan tanggal penyelesaian pekerjaan.80 1. 1. yang diterbitkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. 1. . lingkup jasa konsultansi serta keahlian yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan berdasarkan Kontrak ini.24 SSKK adalah Syarat-Syarat Khusus Kontrak.22 Penawaran Biaya adalah rincian yang memuat setiap komponen pekerjaan Jasa Konsultansi yang harus dilaksanakan oleh penyedia [untuk Kontrak Harga Satuan ditambah : “berikut harga satuannya (mata pembayaran)”] dan merupakan bagian dari Dokumen Penawaran penyedia. 1. realistik dan dapat dilaksanakan.20 Tanggal Penyelesaian Pekerjaan adalah tanggal penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini oleh penyedia yang tercantum dalam SPMK. dan program kerja penyedia dalam pelaksanaan Jasa Konsultansi ini. metodologi.23 Penawaran Teknis adalah data teknis yang memuat pendekatan teknis.17 Personel Inti adalah orang yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan. 1.16 Jadwal Waktu Pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan. 1. 1.19 Tanggal Mulai Kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). berisikan ketentuan-ketentuan tambahan yang dapat mengubah atau menambah SSUK. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis.21 KAK adalah Kerangka Acuan Kerja yang disusun oleh PPK untuk menjelaskan tujuan.

Menawarkan. 2. Para Pihak tidak diperbolehkan untuk mengikatkan diri atau bertanggung jawab atas pernyataan. menerima atau menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah atau imbalan berupa apa saja atau melakukan 5.25 SSUK adalah Syarat-Syarat Umum Kontrak ini. atau tidak dapat dilaksanakan maka ketentuan-ketentuan lain tetap berlaku secara penuh. 4.81 1. dan pengalaman di bidang tertentu. Keutuhan Kontrak Kontrak ini memuat semua ketentuan dan persyaratan yang telah disetujui oleh Para Pihak. atau persetujuan yang tidak tercantum dalam Kontrak ini. 3. 6.27 Tenaga Ahli adalah bagian dari Personil dengan keahlian.1 Berdasarkan etika pengadaan Barang/Jasa pemerintah. Penerapan Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) diterapkan secara luas dalam pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian. para pihak dilarang untuk : a. Bahasa dan Hukum [kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris]. Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 3. Jika salah satu atau beberapa ketentuan dalam Kontrak ini berdasarkan Hukum yang Berlaku menjadi tidak sah. kualifikasi. Pemisahan 6. 1.1 Bahasa kontrak menggunakan Bahasa Indonesia 3. Larangan Korupsi.2 Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia [kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara pemerintah dan negara pemberi hibah)]. tidak berlaku.26 SPP adalah Surat Perintah Pembayaran yang diterbitkan oleh PPK dan merupakan salah satu tahapan dalam mekanisme pelaksanaan pembayaran atas beban Anggaran Pendapatan Belanja Negara/Daerah. janji. 1.

dan/atau faksimili yang ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK. Penyedia dan personil yang bersangkutan berkewajiban untuk membayar semua pajak.2 Penyedia yang menurut penilaian PPK terbukti melakukan larangan-larangan di atas dapat dikenakan sanksi-sanksi administratif oleh PPK sebagai berikut : a. Perpajakan . Pemutusan Kontrak.4 PPK yang terlibat dalam KKN dan penipuan dikenakan sanksi berdasarkan ketentuan Peraturan perundang-undangan. Membuat dan/atau menyampaikan secara tidak benar dokumen dan/atau keterangan lain yang disyaratkan untuk penyusunan dan pelaksanaan kontrak ini. Pembukuan Penyedia diharapkan untuk melakukan pencatatan keuangan yang akurat dan sistematis sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini berdasarkan standar akuntansi yang berlaku. atau jika disampaikan melalui surat. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak. dan c. email. b.2 Semua pemberitahuan. retribusi. 6. 6.1 Semua Korespondensi dapat berbentuk surat. dan pungutan lain yang dibebankan oleh peraturan perpajakan atas pelaksanaan kontrak ini.82 tindakan lainnya untuk mempengaruhi siapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan pengadaan ini. bea. 7. Pengenaan daftar hitam. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini akan dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia. b. email dan/atau faksimili dengan alamat tujuan para pihak yang tercantum dalam SSKK 7. Sisa uang muka harus harus dilunasi oleh Penyedia. permohonan. Korespondensi 7. 8. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah 9. 6.3 Pengenaan sanksi administratif di atas dilaporkan oleh PPK kepada Menteri/Kepala Lembaga/ Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi.

Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan 14. gambar-gambar. serta informasi lain yang berkaitan dengan kontrak tanpa ijin tertulis dari PPK. pola. 10. PERUBAHAN. 14.1. Kontrak ini mulai berlaku efektif pada tanggal penandatanganan Surat Perjanjian oleh para pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SSKK.2.2 Jika dalam proses pekerjaan Jasa Konsultansi digunakan komponen berupa barang.3 Tindakan pencantuman komponen impor yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dapat dipersamakan dengan tindakan penipuan dan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. atau gabungan keduanya yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) maka penggunaan komponen impor harus sesuai dengan yang dicantumkan dalam Dokumen Penawaran. 11. Penyedia wajib membebaskan PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan HAKI oleh penyedia.83 termasuk dalam Nilai Kontrak. Asal Jasa Konsultansi 10. DAN PEMUTUSAN KONTRAK 14. 10. Jika lokasi untuk bagian pekerjaan tertentu tidak tercantum maka lokasi akan ditentukan oleh PPK. PENYELESAIAN. misalnya Kerangka Acuan Kerja. 12. B. jasa. 10. 14.3. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. Layanan Tambahan Penyedia wajib menyediakan layanan tambahan lainnya seperti pembuatan maket/model dari hasil desain sesuai dengan lingkup pekerjaannya.1 Pekerjaan Jasa Konsultansi ini dikerjakan terutama oleh tenaga Indonesia pada lokasilokasi yang tercantum dalam KAK. Hak Atas Kekayaan Intelektual 13. PELAKSANAAN. Penggunaan DokumenDokumen Kontrak dan Informasi Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dokumen-dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak oleh pihak lain. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan. dan e. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) 16. rencana pelaksanaan pemeriksaan lapangan bersama. mobilisasi peralatan dan personil (apabila diperlukan). Mobilisasi 17.1. menyiapkan peralatan pendukung.2 Dalam rapat persiapan. 15. Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 15. PPK menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan kontrak. 16. b. dan/atau c. 15.2.4. 17. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliaannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. organisasi kerja. PPK dapat mengikutsertakan Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung 15.3 Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak adalah: a. 15. mendatangkan tenaga pendukung. jadwal pengadaan bahan/material.2.1 PPK bersama penyedia dapat menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak. b. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum kontrak.1. mendatangkan tenaga ahli. Penyedia melakukan mobilisasi setelah tanggal dimulainya pelaksanaan pekerjaan. 16. program mutu. c. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak oleh penyedia 17. yaitu: a. d.84 jadwal yang ditentukan dalam SSKK. 14. .4 Hasil rapat persiapan pelaksanaan kontrak dituangkan dalam Berita Acara Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak yang ditandatangani oleh seluruh peserta rapat.

85 17. Bila hasil inspeksi/pemeriksaan personil dan peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan. 18. b. Pengawasan dan Pemeriksaan 18. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa personil dan/atau peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat personil dan/atau peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama dengan memperhatikan Pasal tentang Personil Konsultan. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. Pemeriksaan (inspeksi) personil dan peralatan harus dilaksanakan setelah personil dan peralatan tiba di lokasi pekerjaan serta dibuatkan Berita Acara Hasil Inspeksi/Pemeriksaan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. Jika dalam pemeriksaan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi kontrak maka perubahan tersebut akan dituangkan dalam amandemen kontrak. PPK atau pihak lain yang ditunjuk oleh PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan bersama yang mencakup antara lain pemeriksaan kesesuaian personil dan/atau peralatan dengan persyaratan kontrak. b.2 Pemeriksaan Personil dan Peralatan a. Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. Dalam pemeriksaan personil dan peralatan.1 Pemeriksaan Bersama a.3. c. d. Pada tahap awal pelaksanaan kontrak dan pelaksanaan pekerjaan. maka penyedia dapat melaksanakan pekerjaan dengan syarat personil dan peralatan yang belum memenuhi syarat harus diganti sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. Hasil pemeriksaan akan dituangkan dalam berita acara pemeriksaan. c. Apabila dalam pemeriksaan personil dan peralatan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam bentuk Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 18.

2 Nilai jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pengembalian uang muka. Untuk pemeriksaan lapangan. c. 19. kewajiban pihak-pihak penjamin untuk mencairkan Surat Jaminan Uang Muka selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat kepada PPK. d. 19. Pembayaran 20. 19.86 adendum Kontrak.3 Masa berlakunya jaminan uang muka sekurangkurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan. Apabila diperlukan.1. 19.5 Bentuk surat jaminan Uang Muka: memuat nama dan alamat PPK. 20. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung.3 Pemeriksaan Lapangan a. Uang Muka : a. Hasil pemeriksaan lapangan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan Lapangan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. masa berlaku jaminan uang muka dan tanda tangan penjamin. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lapangan untuk melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lapangan. b. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia untuk: 1) mobilisasi alat dan tenaga kerja. dan hak penjamin. nama paket kontrak. Jaminan Uang Muka 19. nilai jaminan uang muka dalam angka dan huruf. Apabila dalam pemeriksaan lapangan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak. 19.1 Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus persen) dari besarnya uang muka. penyedia yang ditunjuk.4 Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh Bank Umum. 18. 2) pembayaran uang tanda jadi kepada . perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi.

nilai Jaminan Uang Muka secara bertahap dapat dikurangi sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. dilakukan senilai pekerjaan yang telah diselesaikan. b. Pembayaran bulanan/termin. Penyedia dapat mengajukan permintaan pembayaran uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. c. Pengembalian uang muka diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100 % (seratus perseratus). PPK mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut setelah Jaminan Uang Muka diterima dari penyedia.2. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . f. dan/atau 3) persiapan teknis lain yang diperlukan bagi pelaksanaan pengadaan. yaitu: 1) 20% (dua puluh perseratus) dari Kontrak tahun pertama. sesuai dengan yang ditetapkan dalam SSKK. Ketentuan mengenai pemberian uang muka beserta besarannya ditetapkan dalam SSKK. Pembayaran prestasi kerja diberikan kepada penyedia setelah dikurangi angsuran pengembalian Uang Muka dan denda apabila ada.87 b. h. 20. pemasok barang/material. Pembayaran prestasi pekerjaan dapat diberikan dalam bentuk : pembayaran bulanan/pembayaran berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan (termin)/pembayaran secara sekaligus. e. c. atau 2) untuk usaha non kecil paling tinggi 20% (dua puluh perseratus) dari nilai Kontrak. Untuk kontrak tahun jamak. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia dengan ketentuan sebagai berikut: 1) untuk usaha kecil paling tinggi 30% (tiga puluh perseratus) dari nilai Kontrak. Besarnya Uang Muka untuk Kontrak Tahun Jamak adalah nilai yang paling kecil diantara 2 (dua) pilihan. d. Pembayaran prestasi pekerjaan a. serta pajak. g. atau 2) 15% (lima belas perseratus) dari total nilai Kontrak.

Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia. Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari sumber pendanaan yang disebut dalam SSKK. PPK membayar kepada peserta atas pelaksanaan pekerjaan. 21.1. Harga 21. Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam Rincian Biaya Personil dan Rincian Biaya Non Personil sesuai dengan Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya. Jika dipandang perlu oleh PPK. 21. Cara-cara dan tahapan pembayaran serta mata uang yang digunakan harus disesuaikan dengan ketentuan dalam SSKK.2. d. tunjangan penugasan. 21. . Penangguhan dilakukan dengan terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada penyedia yang memuat: 1) alasan penangguhan pembayaran. keuntungan (profit) maksimal 10 %.3. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima.4. Harga kontrak telah memperhitungkan : biaya umum (overhead). penangguhan pembayaran dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia. biaya sosial (social charge).3. yang dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu. 21. 20.88 20. b. PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. c. asuransi dan biaya–biaya kompensasi lainnya. Penangguhan Pembayaran a.4.

b. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan. Perubahan Kontrak 22. dan/atau c.3 Untuk kepentingan perubahan kontrak. c. b. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan Kontrak yang meliputi antara lain: a. melaksanakan pekerjaan tambah/kurang yang belum tercantum dalam Kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. PA/KPA dapat membentuk Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK. d. mengubah spesifikasi pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lapangan. Perintah perubahan lingkup pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia.89 22. 22. 23.1 Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak.2. Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan tidak boleh melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari biaya yang tercantum dari nilai Kontrak awal. 23.3. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan. perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lapangan pada saat pelaksanaan dengan Kerangka Acuan Kerja yang telah ditentukan dalam Kontrak. 23. ditindaklanjuti dengan negosiasi teknis dan biaya dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Kontrak awal.1. Perubahan Lingkup Pekerjaan 23. yang meliputi: a. 22. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . perubahan lingkup pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak.2 Perubahan kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak.

5. 24. dan/atau e.2 Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum)] 25.4. Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan. [Penyesuaian 25. Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum Kontrak. d. PPK dapat menugaskan Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan.1 sampai dengan 23.5. perubahan ruang lingkup pekerjaan.4. PPK dapat dibantu oleh Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak.2. Perpanjangan Waktu Pelaksanaan 24. pekerjaan tambah. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK.3 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku.1. 23. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. b.1 Biaya (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak 25. 24. Dalam hal penilaian perubahan lingkup pekerjaan sebagaimana dimaksud pada angka 23. Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh .4. keadaan kahar. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a. 24. 24. 24. Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar. c. Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum Kontrak.3. masalah yang timbul diluar kendali penyedia. 25.90 23.

Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penandatanganan kontrak.5 25. Bn. 25. Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran.8 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan. Cn. c.) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan..00. dsb.dst adalah 1.Cn/Co+d.. Dn = Indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak). bahan.7 25. Penyesuaian Harga Satuan.91 kegiatan/mata pembayaran.. b. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0.. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b. alat kerja. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut. Penjumlahan a+b+c+d+. Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri.4 Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak. Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani... 25. Bo.6 25.. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja.Bn/Bo+c. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead. Co.Dn/Do+. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran.15.

Jika PPK menilai bahwa Personil Inti: 1) tidak mampu atau tidak dapat melakukan . Personil inti yang dipekerjakan harus sesuai dengan kualifikasi dan pengalaman yang ditawarkan dalam Dokumen Penawaran. 25.9 Penetapan koefisien bahan. 25. Personil Konsultan 26. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan.14 Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan. e. Penggantian personil inti dan/atau peralatan (apabila ada) tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK.10 Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS.1. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis.] 26. 25.. c. d.11 Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS.12 Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+. b.92 25. Penggantian personil inti dan/atau peralatan dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja Personil Inti dan/atau spesifikasi Peralatan yang diusulkan beserta alasan perubahan. Hn = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan.. Umum a. 25. V = Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data..13 Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK. 25. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti menurut kualifikasi yang dibutuhkan. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan SSKK.

kualifikasi minimum. jam kerja dan waktu cuti untuk personil inti ditentukan dalam Lampiran SSKK. waktu kerja tenaga kerja asing yang dimobilisasi ke Indonesia dihitung sejak kedatangannya di Indonesia sesuai dengan surat perintah mobilisasi. Persetujuan Personil Personil inti yang telah disetujui oleh PPK harus memberikan data dirinya dan surat keterangan tidak mengidap penyakit berbahaya/menular (medical certificate) serta terdaftar atau tertera dalam daftar personalia penyedia. f. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .2. jika terdapat pekerjaan tambah. 26. perkiraan waktu pelaksanaan dilampirkan dalam Lampiran SSKK. nama personil dan uraian pekerjaan. tenaga kerja tidak berhak untuk dibayar atas pekerjaan lembur atau sakit atau liburan. Waktu kerja dan lembur a. tanpa biaya tambahan apapun. b. atau 3) mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender sejak diminta oleh PPK.93 pekerjaan dengan baik 2) berkelakuan tidak baik. maka perkiraan waktu pelaksanaan harus ditentukan secara tertulis oleh para pihak. 26. karena perhitungan upah sudah mencakup hal tersebut.4. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan. 26. c. Personil Inti a. b. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan.3. penyesuaian terhadap perkiraan waktu pekerjaan personil akan dibuat oleh penyedia melalui pemberitahuan secara tertulis kepada PPK. c.

. b. 28.1. 2) tidak mengurangi kualifikasi tenaga ahli yang ditawarkan.1 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka PPK dapat menghentikan Kontrak dan menangguhkan pemenuhan hak-hak penyedia atau menangguhkan pembayaran. b. Perubahan personil dan peralatan yang diajukan oleh penyedia a. biaya langsung personil harus disesuaikan dengan gaji dasar tenaga ahli yang menggantikan. PPK meneliti permohonan perubahan personil dan/atau peralatan. Perubahan Personil 27.2. Untuk kontrak biaya satuan (time based). Penyedia tidak dibenarkan melakukan penggantian personil dan/atau peralatan tanpa persetujuan PPK. harus segera dilakukan perintah penggantian personil kepada penyedia dengan kualifikasi keahlian personil yang sama atau lebih tinggi. Penggantian personil penyedia atas perintah PPK a. penyedia diwajibkan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil yang diusulkan dan disertai alasan penggantian personil yang bersangkutan. Personil dari penyedia yang dianggap tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik atau berkelakuan tidak baik. harus sudah menerima personil pengganti dari penyedia. Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan 28. 3) menolak permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap tidak sesuai. Dalam rangka penilaian usulan penggantian personil dan/atau peralatan.94 27. PPK dapat dibantu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak. dengan ketentuan: 1) menyetujui permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap sesuai. Penyedia dapat mengajukan penggantian personil dan/atau peralatan kepada PPK. Dalam waktu maksimal 15 (lima belas) hari sejak perintah penggantian personil. untuk mengajukan permohonan penggantian personil. dan tidak menambah nilai kontrak. e. 27. d. c.

29.2 Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK maka PPK dikenakan Ganti Rugi atau memberikan Kompensasi. 29. karena terjadinya cidera janji/wanprestasi yang tercantum dalam Kontrak.4 Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut : a.3 Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam SSKK. apabila bagian pekerjaan belum diterima oleh PPK. sedangkan ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK. serta hasil pekerjaan tersebut telah diterima oleh PPK. b. 1/1000 (satu perseribu) dari biaya kontrak. Denda dan Ganti Rugi 29.1 Denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia. 28. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. 29. 1/1000 (satu perseribu) dari sisa biaya bagian kontrak yang belum selesai dikerjakan.3 Penghentian Kontrak atau Ganti Rugi atau Kompensasi tidak dilakukan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. PPK memodifikasi atau mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pekerjaan penyedia. 28.2 Besarnya denda kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah: a. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . apabila kontrak terdiri atas bagian pekerjaan yang dapat dinilai terpisah dan bukan merupakan kesatuan sistem.4 Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam angka ini adalah tanggal penyerahan setiap hasil kerja dan tanggal penyelesaian semua pekerjaan dengan penyerahan laporan akhir sebagaimana ditetapkan dalam SPMK. 29.95 28.

e. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sebagaimana yang diperjanjikan dalam kontrak. pemogokan. f. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. Yang digolongkan Keadaan Kahar adalah: a. e. dan/atau f.1 Keadaan Kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. kebakaran. . 30. bencana sosial. c. perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. jika kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. 29. d. gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. d. i. kompensasi lain yang dirinci dalam syarat khusus kontrak. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. keterlambatan penerbitan SPP. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. b. g.96 b. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak diketemukan kerusakan/ kegagalan/penyimpangan. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. Keadaan Kahar 30. ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. bencana alam. c. bencana non alam.5 Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi diatur dalam SSKK. PPK tidak memberikan gambar-gambar. h.

3 Dalam hal terjadi Keadaan Kahar. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 31.5 PPK menerima kembali penyerahan laporan yang telah diperbaiki oleh penyedia (bila ada). 31. 31. Atas penerimaan laporan dan dokumen tersebut dibuatkan tanda terima. 30. 31.97 30. penyedia memberitahukan tentang terjadinya Keadaan Kahar kepada PPK secara tertulis dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya Keadaan Kahar. 30.3 PPK dan penyedia membuat berita acara hasil pembahasan dan penilaian laporan.4 Jika terdapat kekurangan-kekurangan maka penyedia harus memperbaiki dan menyelesaikan kekurangan-kekurangan sesuai yang diinstruksikan oleh PPK dan menyerahkan laporan hasil perbaikan kepada PPK.1 Penyedia wajib menyerahkan laporan dan dokumen sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam SSKK.5 Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat keadaan kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya keadaan kahar. 30. dengan menyertakan salinan pernyataan Keadaan Kahar yang dikeluarkan oleh pihak/instansi yang berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. tidak dikenakan sanksi.4 Setelah pemberitahuan tertulis tentang terjadinya Keadaan Kahar. para pihak dapat melakukan kesepakatan. Laporan Hasil Pekerjaan 31. 31.6 Laporan Akhir dibuat dalam bentuk cetakan (hardcopy) dan/atau file (softcopy). 31. yang dituangkan dalam perubahan Kontrak. dan membuat berita acara serah terima laporan hasil perbaikan.2 PPK bersama penyedia melakukan pembahasan dan penilaian terhadap laporan dan dokumen yang diserahkan oleh penyedia.2 Tidak termasuk Keadaan Kahar adalah hal-hal merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak.

98

31.7 Menyerahkan semua rancangan, gambar, spesifikasi, desain, laporan, dan dokumendokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan kontrak ini dan menjadi hak milik PPK. 31.8 Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir masa kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK. 31.9 Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut setelah mendapatkan persetujuan PPK. 31.10 Jika dikemudian hari penyedia dan pihak ketiga akan melakukan pengembangan terhadap piranti lunak tersebut dan untuk itu diperlukan lisensi maka penyedia harus mendapatkan persetujuan lebih dahulu dari PA. Untuk tujuan ini PA berhak untuk mendapatkan penggantian biaya atas pengembangan piranti lunak tersebut. 31.11 Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. 32. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 32.1 Penghentian Kontrak : a. Penghentian Kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. b. Dalam hal Kontrak dihentikan, maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. c. PPK dengan pemberitahuan tertulis kepada penyedia dapat memerintahkan penghentian Kontrak jika penyedia gagal untuk melaksanakan kewajiban-kewajibannya dalam Kontrak ini. Pemberitahuan tertulis tersebut harus memuat: 1) alasan penghentian Kontrak; dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima.

99

32.2 Pemutusan Kontrak : a. Oleh PPK : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, PPK dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada penyedia setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya; 2) penyedia tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah diberitahu atau dalam jangka waktu lain yang disetujui secara tertulis oleh PPK; 3) penyedia berada dalam keadaan pailit; 4) karena Keadaan Kahar, penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) hari kalender; 5) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak; 6) penyedia terbukti melakukan KKN, kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang; dan/atau 7) pengaduan tentang penyimpangan prosedur, dugaan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. b. Oleh penyedia : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, penyedia dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada PPK setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK; atau 2) karena Keadaan Kahar, penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh)
Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

100

hari kalender. c. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia, maka: 1) sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan; 2) penyedia membayar denda; dan/atau 3) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. d. Dalam hal pemutusan kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur, melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan, maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundangundangan. e. Pada saat Kontrak diputuskan, maka PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran sebagai berikut : 1) pembayaran prestasi pekerjaan sampai dengan tanggal berlakunya pemutusan Kontrak; 2) biaya langsung personil (termasuk biaya demobilisasi) yang dikeluarkan oleh penyedia sehubungan dengan pemutusan Kontrak. 33. Penyelesaian Pekerjaan 33.1 PPK melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan, penyedia wajib menyelesaikannya. 33.2 Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan, PPK menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 33.3 PPK menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan dan diterima oleh dari Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 33.4 Membuat berita acara serah terima laporan akhir, setelah seluruh pekerjaan diselesaikan. C. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 34. Hak dan Kewajiban PPK 34.1 mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia;

6 menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. Hak dan Kewajiban Penyedia 35. 34. 35. 35.3 membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia.5 ketentuan peralatan dan bahan yang disediakan oleh PPK untuk kebutuhan pelaksanaan pekerjaan oleh penyedia. Pada saat berakhirnya kontrak.101 34. pekerjaan secara 35. 35.4 memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh pihak penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. 34. 35. 35.7 penyedia harus mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya.2 berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari pihak PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.5 memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan pihak PPK.4 melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. akibat kegiatan penyedia. 34.3 melaporkan pelaksanaan periodik kepada pihak PPK. 35.1 menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Penyedia harus menyerahkan peralatan dan bahan sisa sesuai dengan instruksi PPK.2 meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak penyedia.

penyedia dinyatakan tidak berwenang untuk melaksanakan jasa konsultansi maupun mengadakan barang yang tidak sesuai dengan kontrak.13 tanggungjawab penyedia adalah ketentuan mengenai hal-hal pertanggung-jawaban penyedia sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. mesin. ketekunan.9 melaksanakan jasa konsultansi sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.11 penyedia setuju bahwa selama pelaksanaan kontrak.102 35.10 penyedia tidak akan menerima keuntungan untuk mereka sendiri dari komisi usaha (trade commision).15 ketentuan mengenai tindakan yang perlu mendapat persetujuan PPK meliputi: . 35. sehingga dapat dilakukan pemeriksaan keuangan. 35.14 pemeriksaan keuangan adalah ketentuan mengenai kewajiban penyedia untuk merinci setiap biaya-biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan perjanjian. Selain itu. PPK secara tertulis akan memberitahukan kepada penyedia mengenai kebiasaan-kebiasaan setempat.12 penyedia dilarang baik secara langsung atau tidak langsung melakukan kegiatan yang akan menimbulkan pertentangan kepentingan (conflict of interest) dengan kegiatan yang merupakan tugas penyedia. efisien dan ekonomis serta memenuhi kriteria teknik profesional dan melindungi secara efektif peralatan-peralatan. 35. 35.8 melaksanakan perjanjian dan kewajibankewajiban yang dibebankan kepadanya dengan penuh tanggung-jawab. 35. 35. material yang berkaitan dengan pekerjaan dalam kontrak. rabat (discount) atau pembayaranpembayaran lain yang berhubungan dengan kegiatan pelaksanaan jasa konsultansi. PPK dapat memeriksa dan menggandakan dokumen pengeluaran yang telah diaudit sampai 1 (satu) tahun setelah berakhirnya kontrak. 35. dengan sepengetahuan penyedia atau kuasanya.

pelaksanaan pekerjaan. c. disain. 35. pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. serta pekerjapekerja untuk pelaksanaan pekerjaan kontrak atas segala resiko yaitu kecelakaan. dan kualifikasi dari subkonsultan harus mendapat persetujuan tertulis sebelum pelaksanaan. 36. laporan dan dokumen-dokumen lain serta software yang disiapkan oleh penyedia jasa menjadi hak milik PPK. Penyedia dapat menyimpan salinan dari dokumen-dokumen tersebut. Penyedia.103 1) memobilisasi personil yang terdapat dalam daftar. serta resiko lain yang tidak dapat diduga. semua barang dan peralatan yang mempunyai resiko tinggi terjadi kecelakaan. kehilangan.17 Kewenangan anggota penyedia adalah ketentuan yang mengatur mengenai apabila penyedia adalah sebuah joint venture yang beranggotakan lebih dari satu penyedia. segera setelah pekerjaan selesai atau berakhirnya kontrak harus menyerahkan seluruh dokumen dan data pendukung lainnya kepada PPK. b. hal-hal lain yang ditentukan berkaitan dengan asuransi. Asuransi 36.16 ketentuan mengenai dokumen-dokumen yang disiapkan oleh penyedia dan menjadi hak milik PPK: mengatur bahwa semua rancangan. waktu. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . gambar-gambar. kerusakan-kerusakan. spesifikasi. 36. (ii) Penyedia bertanggung-jawab penuh terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh subkonsultan dan personilnya. anggota joint venture tersebut memberi kuasa kepada salah satu anggota joint venture untuk bertindak dan mewakili hak-hak dan kewajiban anggota penyedia lainnya terhadap PPK. 35.2 Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak.1 Pihak penyedia mengasuransikan : a. 2) membuat subkontrak dengan pengaturan: (i) cara seleksi.

dalam melaksanakan kewajiban di atas.3 Masing-masing Pihak dalam Kontrak berkewajiban untuk bertindak dengan itikad baik sehubungan dengan hak-hak Pihak lain. 37. c. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. usaha kecil dan koperasi kecil. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. 37.1 Apabila penyedia yang ditunjuk adalah Penyedia Usaha Mikro. penyedia terpilih tetap bertanggung-jawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut. 39. Usaha Kecil. maka dalam kontrak dimuat: a. 38.104 37.1 Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. maka penyedia dikenakan sanksi yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden ini. Usaha Mikro.3 apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar.2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro.2 Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. KEWAJARAN DAN ITIKAD BAIK 38. dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan terpenuhinya tujuan Kontrak ini. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. Penyedia wajib bekerjasama dengan penyedia usaha mikro. D. Pelaksanaan Kontrak Jika dalam pelaksanaan Kontrak ditemukan kesulitan yang menghambat pemenuhan tujuan Kontrak maka masing-masing Pihak berkewajiban untuk tetap berupaya bertindak wajar di antara mereka tanpa merugikan kepentingan satu sama lain. 38. dan Koperasi Kecil 37. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. Jika Pihak yang . b. maka pekerjaan harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. Jika selama kontrak. dan d. Itikad Baik 38. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas. salah satu pihak merasa dirugikan.

Perdamaian 40. 40. b. b.105 satu menganggap pelaksanaan Kontrak tidak wajar dan adil maka kedua belah Pihak harus megupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi situasi tersebut.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini. atau c. arbitrase. pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 40. a. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui: a. 41.3 Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. atau c. alternatif penyelesaian sengketa. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. alternatif penyelesaian sengketa. E.2 Penyelesaian secara damai dapat dilakukan melalui musyawarah untuk mufakat secara langsung antara Para Pihak atau melalui perantaraan pihak ketiga yang disepakati oleh Para Pihak dalam bentuk antara lain mediasi atau konsiliasi. 40. arbitrase.

Tindakan penyedia yang mensyaratkan persetujuan PPK Pelaporan Kontrak mulai berlaku terhitung sejak: __________ Jangka waktu penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini adalah selama: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun Tindakan lain oleh penyedia yang memerlukan persetujuan PPK adalah: __________ [sebutkan secara jelas] Penyedia berkewajiban untuk menyampaikan laporan-laporan berikut secara periodik selama Masa Kontrak: __________________ [uraikan secara rinci F. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK: Nama : ___________ Alamat : ___________ Telepon : ___________ Faksimili : ___________ e-mail : ___________ Penyedia: Nama : ___________ Alamat : ___________ Telepon : ___________ Faksimili : ___________ e-mail : ___________ B.106 LAMPIRAN 3 : SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. Tanggal Berlaku Kontrak D. Waktu Penyelesaian Pekerjaan E. Pembatasan Penggunaan Dokumen Ketentuan serah terima Laporan Akhir berlaku untuk penyerahan setiap hasil kerja Jasa Konsultansi: (YA/TIDAK) Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari pekerjaan Jasa Konsultansi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________________ . jenis laporan dan waktu penyerahan laporan dihitung sejak ditandatanganinya kontrak] G. Serah Terima Laporan Akhir H. Wakil Sah Para Pihak Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK : __________ Untuk Penyedia : __________ C.

Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: _______________[uraikan bila pembayaran dilakukan secara bulanan atau termin] 3. Pencairan Jaminan N. 1. Pembayaran Uang Muka 2. Batas akhir waktu penerbitan SPP Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah __ (__________) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. Personil dan Fasilitas [untuk konsultan perencana konstruksi] Umur konstruksi bangunan direncanakan : __ (__________) tahun PPK akan memberikan peralatan/material/personil/fasilitas berupa : ______________ [sebutkan dan uraikan. Mata uang pembayaran : _____________[untuk pengadaan yang sumber dananya PHLN] O. Sumber Dana L. J. apabila ada] Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari _______________________________ 1. Dokumen yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran uraikan secara lengkap]. 2. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan:__________________________[sebutk an dan uraikan secara lengkap] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Tanggung Jawab Profesi Peralatan. K. [jika ”YA”] Uang muka diberikan sebesar __% (__________ persen) dari nilai Kontrak [untuk kontrak tahun jamak diubah : “Kontrak tahun pertama” atau “total nilai Kontrak”] M. Untuk pekerjaan Jasa Konsultansi ini dapat diberikan uang muka (YA/TIDAK). Pembayaran Prestasi Pekerjaan Jaminan dicairkan dan disetorkan __________[Kas Negara/Kas Daerah] pada 1.107 I. 2. Material. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara:_____[bulanan/termin/sekaligus]. Dokumen utama yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan :_________________ [sebutkan dan P.

________________________________ Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: S. Para Pihak setuju bahwa jumlah arbitrator adalah 3 (tiga) orang. Pembayaran Ganti Rugi T. yang keputusannya mengikat kedua belah pihak yang bersengketa sebagai keputusan tingkat pertama dan terakhir. Pembayaran Denda Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari _______________ [harga kontrak/harga bagian kontrak]. Penyelesaian Perselisihan [Pengadilan Republik Indonesia yang berkompeten/Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI)] [Jika BANI yang dipilih sebagai Lembaga Pemutus Sengketa maka cantumkan klausul arbitrase berikut tepat di bawah pilihan yang dibuat di atas: “Semua sengketa yang timbul dari Kontrak ini. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. Masing-masing Pihak harus menunjuk seorang arbitrator dan kedua arbitrator yang ditunjuk oleh Para Pihak akan memilih arbitrator ketiga yang akan bertindak sebagai pimpinan arbitrator.108 Q. akan diselesaikan dan diputus oleh Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menurut peraturanperaturan administrasi dan peraturan-peraturan prosedur arbitrase BANI.”] . Penyesuaian Biaya Untuk penyesuaian biaya digunakan indeks yang dikeluarkan oleh _____________ [BPS/Instansi Teknis Lainnya] Perhitungan Penyesuaian Harga dilakukan dengan ketentuan : _______________________________ R. Kompensasi U.

Cantumkan juga waktu kerja (termasuk jam kerja) dan cuti] 2 – PERALATAN KHUSUS [cantumkan jenis peralatan khusus yang disyaratkan untuk pelaksanaan pekerjaan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . minimum kualifikasi.109 LAMPIRAN 3 A : PERSONIL INTI DAN PERALATAN 1 – PERSONAL INTI PENYEDIA JASA KONSULTANSI [cantumkan nama. uraian detil tanggung jawab kerja. dan jumlah orang bulan.

Selain tunduk kepada ketentuan dalam SPK ini. Komponen Biaya Kuantitas (Orang Bulan) Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Biaya Langsung Non-Personil Kuantitas Total (Rp) [jika tidak lumpsum] Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Jumlah PPN 10% NILAI Terbilang : INSTRUKSI KEPADA PENYEDIA JASA KONSULTANSI: Penagihan hanya dapat dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan yang diperintahkan dalam SPK ini dan hasil pekerjaan tersebut dapat diterima secara memuaskan oleh Pejabat Pembuat Komitmen dibuktikan dengan Berita Acara Serah Terima.)] [nama lengkap] [jabatan] [nama lengkap] [jabatan] . penyedia berkewajiban untuk mematuhi Standar Ketentuan dan Syarat Umum SPK terlampir. Biaya langsung personil dihitung berdasarkan Orang Bulan dengan ketentuan 1 (satu) Orang Bulan sama dengan __ (__________) hari dan 1 (satu) hari sama dengan __ (__________) jam. cantumkan ”dibebankan atas DIPA __________ Tahun Anggaran ____ untuk mata anggaran kegaiatan __________ WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun NILAI PEKERJAAN Biaya Langsung Personil No.000.-)] Untuk dan atas nama Penyedia Jasa Konsultansi __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuksatuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6. Jika pekerjaan tidak dapat diselesaikan dalam jangka waktu pelaksanaan pekerjaan karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia berkewajiban untuk membayar denda kepada PPK sebesar 1/1000 (satu per seribu) dari nilai SPK sebelum PPN setiap hari kalender keterlambatan. Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6..110 LAMPIRAN 4 : SURAT PERINTAH KERJA (SPK) SURAT PERINTAH KERJA (SPK) SATUAN KERJA: NOMOR DAN TANGGAL SPK: Halaman __ dari __ PAKET PEKERJAAN: __________ NOMOR DAN TANGGAL SURAT UNDANGAN PENUNJUKAN LANGSUNG: NOMOR DAN TANGGAL BERITA ACARA HASIL PENUNJUKAN LANGSUNG: SUMBER DANA: [sebagai contoh.000.

4. Jika SPK diputuskan sebelum waktu pelaksanaan pekerjaan berakhir dan pemutusan tersebut akibat Keadaan Kahar atau bukan karena kesalahan atau kelalaian Penyedia Jasa Konsultansi maka Penyedia Jasa Konsultansi berhak atas pembayaran pekerjaan secara pro rata sesuai dengan prestasi pekerjaan yang dapat diterima oleh PPK. PENANGGUNGAN DAN RISIKO a. 3. 7. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: 1) kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai SPK. c. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. PPK dapat memutuskan SPK ini dengan pemberitahuan tertulis kepada Penyedia Jasa Konsultansi. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . HAK KEPEMILIKAN PPK berhak atas kepemilikan semua barang/bahan yang terkait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh Penyedia Jasa Konsultansi kepada PPK. Rincian harga SPK sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga (untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum). dan semua peralatan tersebut harus dikembalikan kepada PPK pada saat SPK berakhir atau jika tidak diperlukan lagi oleh Penyedia Jasa Konsultansi. Jika diminta oleh PPK maka Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membantu secara optimal pengalihan hak kepemilikan tersebut kepada PPK sesuai dengan hukum yang berlaku. Hak kepemilikan atas peralatan dan barang/bahan yang disediakan oleh PPK tetap pada PPK. kerugian. PEMUTUSAN Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. interpretasi. Waktu pelaksanaan SPK adalah sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum SPK. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. 9. b. 8. tanggung jawab. membebaskan. atas segala risiko terhadap kecelakaan. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. dan 2) pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. kerusakan. SPK ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan oleh para pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SPMK. PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam SPK sebesar harga SPK. PENYEDIA JASA KONSULTANSI MANDIRI Penyedia berdasarkan SPK ini bertanggung jawab penuh terhadap personil serta pekerjaan yang dilakukan HARGA SPK a. gugatan atau tuntutan hukum. 2. PENUGASAN PERSONIL Penyedia Jasa Konsultansi tidak diperbolehkan menugaskan personil selain personil yang telah disetujui oleh PPK untuk melaksanakan pekerjaan berdasarkan SPK ini. kehilangan. proses pemeriksaan hukum. c. pelaksanaan pekerjaan.111 SYARAT UMUM SURAT PERINTAH KERJA (SPK) 1. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. dan Personil. ASURANSI a. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi. 10. 5. 6. JADWAL a. Harga SPK telah memperhitungkan keuntungan. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. d. Semua peralatan tersebut harus dikembalikan dalam kondisi yang sama pada saat diberikan kepada Penyedia Jasa Konsultansi dengan penegecualian keausan akibat pemakaian yang wajar. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam harga SPK. kewajiban. denda. Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: 1) semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. b. b. kehilangan. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. LINGKUP PEKERJAAN Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan.

Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. sakit atau kematian Personil. Laporan harian dibuat oleh penyedia. c. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. 3) jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. PERPAJAKAN Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membayar semua pajak. c. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. 17. . Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam nilai SPK. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN a. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. f. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. interpretasi. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. 16. dan cidera tubuh. c. 12. jumlah dan kondisi peralatan. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. d. Pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus per seratus) setelah pekerjaan selesai. 2) jenis. b. c. Laporan harian berisi: 1) penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). b. SERAH TERIMA PEKERJAAN a. dan pungutan lain yang dibebankan oleh hukum yang berlaku atas pelaksanaan SPK. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam ketentuan ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. bea. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. 11. b. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. b. e. e. dan 5) catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. 4) keadaan cuaca termasuk hujan. sakit atau kematian pihak ketiga. 15. 14. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. d. 3) kehilangan atau kerusakan harta benda. LAPORAN HASIL PEKERJAAN a. PPK menugaskan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. PENYELESAIAN PERSELISIHAN PPK dan Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan SPK ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. 13. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan SPK untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. Apabila diperlukan.112 2) cidera tubuh. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam syarat ini. Kecuali SPK diputuskan lebih awal. retribusi. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. PPK membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan SPK dan diterima oleh Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. atas perintah PPK. Jika perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah maka perselisihan akan diselesaikan melalui pengadilan negeri dalam wilayah hukum Republik Indonesia. d. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. g. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan.

Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. 3) perubahan harga SPK akibat adanya perubahan pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. termasuk biaya langsung demobilisasi personil. 2) perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. Pemutusan SPK dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. 5) penyedia terbukti melakukan KKN. b. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena kesalahan penyedia: 1) penyedia membayar denda. d. 21. PEMBAYARAN Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. c. 19.113 18. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. 2) penyedia berada dalam keadaan pailit. e. 8) ketentuan lain dalam SPK. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. meliputi: 1) perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam SPK sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam SPK. 4) penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal. Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: 1) PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. dan/atau 2) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. SPK hanya dapat diubah melalui adendum SPK. c. PERISTIWA KOMPENSASI a. b. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. 3) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari harga SPK dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. PERUBAHAN SPK a. b. Dalam hal SPK dihentikan. 7) PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. 5) PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. Perubahan SPK bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. 22. PERPANJANGAN WAKTU a. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. 2) keterlambatan pembayaran kepada penyedia. d. 3) PPK tidak memberikan gambar-gambar. b. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. Penghentian SPK dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. f. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. dan/atau 6) pengaduan tentang penyimpangan prosedur. e. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. melakukan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. 20. 4) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SPK. pemutusan SPK melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. PA/KPA dapat membentuk Pejabat Peneliti Pelaksanaan kontrak atas usul PPK. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. c. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum SPK jika perpanjangan tersebut mengubah Masa SPK. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN SPK a. Untuk kepentingan perubahan SPK. 6) PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan.

bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. 25. 24. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. DENDA Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam SPK ini. b. Penyedia Jasa Konsultansi menyetujui bahwa pelanggaran syarat ini merupakan pelanggaran yang mendasar terhadap SPK ini. 23. d. 3) pembayaran harus dipotong denda (apabila ada) dan pajak. baik sebagai akibat peleburan (merger) atau akibat lainnya. PENGALIHAN DAN/ATAU SUBKONTRAK Penyedia Jasa Konsultansi dilarang untuk mengalihkan dan/atau mensubkontrakkan sebagian atau seluruh pekerjaan. LARANGAN PEMBERIAN KOMISI Penyedia Jasa Konsultansi menjamin bahwa tidak satu pun personil proyek/satuan kerja PPK telah atau akan menerima komisi atau keuntungan tidak sah lainnya baik langsung maupun tidak langsung dari SPK ini. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). . pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. 2) pembayaran dilakukan dengan [sistem bulanan/sistem termin/pembayaran secara sekaligus]. c. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia.114 a. Pengalihan seluruh pekerjaan hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia Jasa Konsultansi. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pekerjaan diterbitkan. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia.

dst Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . dan meminta Saudara untuk menandatangani Surat Perjanjian paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah dikeluarkannya SPPBJ ini sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan.115 BAB VII. __ __________ 20__ Perihal : Penunjukan Penyedia Barang/Jasa untuk pelaksanaan pekerjaan ___________________________________________________ Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara nomor ____________ tanggal ___________ perihal _______________ dengan nilai penawaran setelah dilakukan klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya oleh Pokja ___________ ULP _________ / Pejabat Pengadaan _________ [K/L/D/I] _________ sebesar Rp__________ (_____________________) termasuk PPN. BENTUK DOKUMEN LAINNYA LAMPIRAN 1 : SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA (SPPBJ) [kop surat satuan kerja PPK] Nomor : __________ Lampiran : __________ Kepada Yth. _______________________[Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] ……………. ____________ di __________ CONTOH __________. Kegagalan Saudara untuk menerima penunjukan ini yang disusun berdasarkan evaluasi terhadap penawaran Saudara akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. _______________________[APIP KLDI] 3. Proyek/Satuan Kerja __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP. telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja _________ ULP _________ / Pejabat Pengadaan _________ [K/L/D/I] _________. Selanjutnya kami menunjuk Saudara untuk melaksanakan pekerjaan ______________________________. __________ Tembusan Yth : 1. _______________________[PA/KPA K/L/D/I] 2.

3. Tanggal mulai kerja: __________. 2. Macam pekerjaan: __________. untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: 1. Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi dan pembayaran kepada penyedia dapat dihentikan sesuai dengan ketentuan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. Sanksi: Terhadap keterlambatan penyerahan hasil kerja dan laporan akhir. . 4.116 LAMPIRAN 2 : SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] SURAT PERINTAH MULAI KERJA Nomor: __________ Paket Pekerjaan: __________ Yang bertanda tangan di bawah ini: __________[nama Pejabat Pembuat Komitmen] __________[jabatan Pejabat Pembuat Komitmen] __________[alamat proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen. Hasil Pekerjaan: __________ 6. berdasarkan Surat Perjanjian __________ nomor __________ tanggal __________. Waktu penyelesaian: selama ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun [pilih salah satu] dan pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal __________ 5. Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak. bersama ini memerintahkan: __________[nama penyedia jasa konsultansi] __________[alamat penyedia jasa konsultansi] yang dalam hal ini diwakili oleh: __________ selanjutnya disebut sebagai Penyedia.

117 __________. __ __________ 20__ Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP: __________ Menerima dan menyetujui: Untuk dan atas nama __________[nama penyedia] [tanda tangan] [nama lengkap wakil sah badan usaha] [jabatan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan. 3. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Jaminan Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. apabila : Nama : _____________________________ [penyedia Jasa Konsultansi] Alamat : ______________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa uang muka yang belum dikembalikan oleh Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat . dari tanggal ______________________ s/d __________________________ 2. ______________ tanggal ____________. Berlaku selama ______ (____________) hari kalender.118 LAMPIRAN 3 : JAMINAN UANG MUKA CONTOH [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini _________________________________ dalam jabatan selaku _____________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _____________________________[Pejabat Pembuat Komitmen] Alamat :______________________________________________________ selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________ (terbilang ___________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Uang Muka atas pekerjaan ____________________ berdasarkan Kontrak No. lalai/tidak memenuhi kewajibannya dalam melakukan pembayaran kembali kepada Penerima Jaminan atas uang muka yang diterimanya.

5. 6.____________ Pemimpin Untuk keyakinan.119 (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke Bank ________ [bank] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .000. Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Dikeluarkan di : ____________ Pada tanggal ___________ : [Bank] Materai Rp 6. Mengenai segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. 4. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya bendabenda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN Uang Muka atau Sisa Uang Muka yang belum dikembalikan oleh TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasarkan Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. Surat Jaminan ini berlaku selama ___ (_____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal _____________ sampai dengan tanggal _____________. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________(terbilang_____________________________). selanjutnya disebut TERJAMIN. 7. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. Dengan ini dinyatakan. . selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. 2. 6. Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya atau melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka dimaksud yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak. 4.120 CONTOH [Kop Asuransi/Perusahaan Penjaminan Penerbit Jaminan] SURAT JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan : __________________ Nilai : Rp__________________ 1. dan _________________________ [nama dan alamat perusahaan penjaminan] sebagai Penjamin. bahwa kami: _________________________ [nama dan alamat penyedia] sebagai Penyedia Jasa Konsultansi. _____________ tanggal _____________ dari PENERIMA JAMINAN. 3. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bila TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan _____________ sebagaimana ditetapkan berdasarkan Kontrak No. Maka kami. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _________________________ [nama dan alamat PPK] sebagai Pemilik. 5.

121 Dikeluarkan di _______________ Pada tanggal ________________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp 6.(_____________________) Nama Jelas (_____________________) Nama Jelas Untuk keyakinan. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke ________ [penerbit jaminan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .000.

122 .

123 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

3Masa berlakunya jaminan uang muka Muka sekurang-kurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lapangan untuk melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lapangan. 18. perusahaan penjaminan atau . PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung.114 yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. c. c. d. Hasil pemeriksaan lapangan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan Lapangan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. Apabila dalam pemeriksaan lapangan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak. d. Bila hasil inspeksi/pemeriksaan personil dan peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan. Dalam pemeriksaan personil dan peralatan. maka penyedia dapat melaksanakan pekerjaan dengan syarat personil dan peralatan yang belum memenuhi syarat harus diganti sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. b. Apabila diperlukan. 1. Untuk pemeriksaan lapangan.4Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh Bank Umum. b. 19.1 Pemeriksaan Lapangan a. Apabila dalam pemeriksaan personil dan peralatan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam bentuk adendum Kontrak. Jaminan Uang 19.

Pembayaran tanda jadi kepada pemasok barang/material. dan hak penjamin. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Besarnya Uang Muka untuk Kontrak Tahun Jamak adalah nilai yang paling kecil diantara 2 (dua) pilihan. a. nama paket kontrak. PPK mengajukan surat permintaan 2) pembayaran uang a. nilai jaminan uang muka dalam angka dan huruf. Penyedia dapat mengajukan permintaan pembayaran uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia dengan ketentuan sebagai berikut: 1) untuk usaha kecil paling tinggi 30% (tiga puluh perseratus) dari nilai Kontrak. Ketentuan mengenai pemberian uang muka beserta besarannya ditetapkan dalam SSKK. masa berlaku jaminan uang muka dan tanda tangan penjamin. 19.5Bentuk surat jaminan Uang Muka: memuat nama dan alamat PPK. kewajiban pihak-pihak penjamin untuk mencairkan Surat Jaminan Uang Muka selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat kepada PPK. a. penyedia yang ditunjuk. atau 2) untuk usaha non kecil paling tinggi 20% (dua puluh perseratus) dari nilai Kontrak. b. atau 2) 15% (lima belas perseratus) dari total nilai Kontrak. c. 1. dan/atau 3) persiapan teknis lain yang diperlukan bagi pelaksanaan pengadaan. yaitu: 1) 20% (dua puluh perseratus) dari Kontrak tahun pertama.115 perusahaan asuransi.

20. c. Pembayaran bulanan/termin.Penangguhan Pembayaran PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya.Cara-cara dan tahapan pembayaran serta mata uang yang digunakan harus disesuaikan dengan ketentuan dalam SSKK. a. nilai Jaminan Uang Muka secara bertahap dapat dikurangi sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. e. 20. 20. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia. Penangguhan dilakukan dengan terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada penyedia yang memuat: 1) alasan .2. Pengembalian uang muka diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100 % (seratus perseratus). Untuk kontrak tahun jamak. b.1.1. Pembayaran prestasi kerja diberikan kepada penyedia setelah dikurangi angsuran pengembalian Uang Muka dan denda apabila ada.116 pembayaran untuk permohonan tersebut setelah Jaminan Uang Muka diterima dari penyedia. d.Pembayaran prestasi pekerjaan Pembayaran prestasi pekerjaan dapat diberikan dalam bentuk : pembayaran bulanan/pembayaran berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan (termin)/pembayaran secara sekaligus. serta pajak. dilakukan senilai pekerjaan yang telah diselesaikan. sesuai dengan yang ditetapkan dalam SSKK.

1.Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari sumber pendanaan yang disebut dalam SSKK.2. yang dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajibankewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima. 1. Harga 21.Harga kontrak telah memperhitungkan : biaya umum (overhead). 21. 21.4. Jika dipandang perlu oleh PPK.Rincian 21. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . keuntungan (profit) maksimal 10 %. harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam Rincian Biaya Personil dan Rincian Biaya Non Personil sesuai dengan Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya. tunjangan penugasan. penangguhan pembayaran dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda enyedia. biaya sosial (social charge). asuransi dan biaya– biaya kompensasi lainnya.PPK membayar kepada peserta atas pelaksanaan pekerjaan.3.117 penangguhan pembayaran.

b.2 Perubahan kontrak dilaksanakan disetujui oleh yang meliputi: a. . 22. PA/KPA dapat membentuk Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan Kontrak yang meliputi antara lain: a.1Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak. 22.118 1.Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lapangan pada saat pelaksanaan dengan Kerangka Acuan Kerja yang telah ditentukan dalam Kontrak.1. dan/atau perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan. Perubahan Kontrak 22. bisa apabila para pihak. Perubahan Lingkup Pekerjaan 23. c. kepentingan perubahan kontrak.1 Untuk 1. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak. perubahan lingkup pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak.

mengurangi atau menambah jenis pekerjaan.4.Perintah 23. 23.119 b.4.1 sampai dengan 23.Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum Kontrak. c. perubahan lingkup pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia.Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan tidak boleh melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari biaya yang tercantum dari nilai Kontrak awal. PPK dapat dibantu oleh Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak. ditindaklanjuti dengan negosiasi teknis dan biaya dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Kontrak awal.2.3. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .1. melaksanakan pekerjaan tambah/kurang yang belum tercantum dalam Kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. d.Dalam hal penilaian perubahan lingkup pekerjaan sebagaimana dimaksud pada angka 23. 23. 23. mengubah spesifikasi pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lapangan.

24. perubahan ruang lingkup pekerjaan. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK.1 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat penyesuaian harga sesuai peraturan yang berlaku. dan/atau e.2 Penyesuaian harga diberlakukan pada masa . [Penyesuaian Biaya (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan 25.120 1. Perpanjangan Waktu Pelaksanaan 24.3.Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum Kontrak. 24.Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a.Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurangkurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar. masalah yang timbul diluar kendali penyedia.2. keadaan kahar.1. pekerjaan tambah. 24. 1.PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. d.PPK dapat menugaskan Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan. 24.4. c. b. Kontrak Tahun Jamak yang adanya dengan 25.1.

) Hn = Harga Satuan pada saat Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani.Bn/Bo+c. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran..Cn/Co+d.4 Penyesuaian 25.6 Jenis pekerjaan baru dengan Harga 25..3 Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran.. 25. 25. Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak.8Penyesuaian Harga Satuan. Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut. 25.Dn/Do+..7Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b.121 Harga Satuan dan Lump Sum)] pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan.5 Penyesuaian 25.

Hn = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga . tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan SSKK.10Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis. Cn.. 25.9 Penetapan koefisien bahan. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja.. c. 25. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan.. 25.11Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS. Ho 25. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0.00. dsb. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penanda-tanganan kontrak. Bo.122 pekerjaan dilaksanakan.. Bn... bahan.15.dst adalah 1. Co. alat kerja. b.12Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+ (Hn3xV3)+. = Harga Satuan pada saat harga penawaran. Dn = Indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke13 setelah penandatanganan kontrak). Penjumlahan a+b+c+d+.

Jika PPK menilai bahwa Personil Inti: 1) tidak mampu atau tidak Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 25. e.14Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. c. b. d. 25. Personil Konsultan 26.] 1. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti menurut kualifikasi yang dibutuhkan. Penggantian personil inti dan/atau peralatan (apabila ada) tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK. V = Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan.123 menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan.Umum a.13Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK. Personil inti yang dipekerjakan harus sesuai dengan kualifikasi dan pengalaman yang ditawarkan dalam Dokumen Penawaran. Penggantian personil inti dan/atau peralatan dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja Personil Inti dan/atau spesifikasi Peralatan yang diusulkan beserta alasan perubahan.1.

Waktu kerja dan lembur .2.1.1.124 dapat melakukan pekerjaan dengan baik 2) berkelakuan tidak baik.Persetujuan Personil Personil inti yang telah disetujui oleh PPK harus memberikan data dirinya dan surat keterangan tidak mengidap penyakit berbahaya/menular (medical certificate) serta terdaftar atau tertera dalam daftar personalia penyedia. 26. 26.Personil Inti a . atau 3) mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender sejak diminta oleh PPK. a. 26. c . maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan. tanpa biaya tambahan apapun. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan. b .

c. Penyedia tidak dibenarka n melakuka n pengganti an personil dan/atau peralatan tanpa persetujua n PPK. Penyedia dapat mengajuk an pengganti an personil dan/atau peralatan kepada PPK. b . c . PPK meneliti permohon an perubaha n personil dan/atau peralatan. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Perubahan Personil a. b. 1.125 a .

dan tidak menambah nilai kontrak. untuk mengajuk an permohon an pengganti an personil. 2) tidak mengurangi kualifikasi tenaga ahli yang ditawarkan. biaya langsung personil harus disesuaikan dengan gaji dasar tenaga ahli yang menggantikan. Untuk kontrak biaya satuan (time based).126 dengan ketentuan : 1) menyetujui permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap sesuai. penyedia diwajibkan melampirk an riwayat hidup/pen galaman kerja personil yang diusulkan dan disertai alasan pengganti an personil yang . 3) menolak permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap tidak sesuai. a.

28.1.Penggantian personil penyedia atas perintah PPK a. Personil dari penyedia yang dianggap tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik atau berkelakuan tidak baik. Dalam waktu maksimal 15 (lima belas) hari sejak perintah penggantian personil. b. harus sudah menerima personil pengganti dari penyedia. b. harus segera dilakukan perintah penggantian personil kepada penyedia dengan kualifikasi keahlian personil yang sama atau lebih tinggi. Keterlambata n Pelaksanaan Pekerjaan 28.2 Jika keterlambatan tersebut semata- Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 1. PPK dapat dibantu Panitia/Pej abat Peneliti Pelaksana an Kontrak. Dalam rangka penilaian usulan pengganti an personil dan/atau peralatan. 27.127 bersangku tan.1 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka PPK dapat menghentikan Kontrak dan menangguhkan pemenuhan hak-hak penyedia atau menangguhkan pembayaran.

3 Penghentian Kontrak atau Ganti Rugi atau Kompensasi tidak dilakukan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. 1. apabila kontrak terdiri atas bagian pekerjaan yang dapat dinilai terpisah dan bukan merupakan .4Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam angka ini adalah tanggal penyerahan setiap hasil kerja dan tanggal penyelesaian semua pekerjaan dengan penyerahan laporan akhir sebagaimana ditetapkan dalam SPMK. 28. Denda dan Ganti Rugi 29.128 mata disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK maka PPK dikenakan Ganti Rugi atau memberikan Kompensasi.2 Besarnya denda kepada penyedia atas keterlambatan pekerjaan adalah: penyelesaian a. 28. 1/1000 (satu perseribu) dari sisa biaya bagian kontrak yang belum selesai dikerjakan.

b. 29.2Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut : a. apabila bagian pekerjaan belum diterima oleh PPK. 1/1000 (satu perseribu) dari biaya kontrak. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam SSKK.129 kesatuan sistem. serta hasil pekerjaan tersebut telah diterima oleh PPK. b. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. keterlambata n penerbitan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .1 Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. 29. PPK memodifikasi atau mengubah jadwal yang dapat mempengaru hi pekerjaan penyedia.

e. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sebagaimana yang diperjanjikan dalam kontrak. PPK tidak memberikan gambargambar. c. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. PPK menginstruksi kan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak diketemukan kerusakan/ kegagalan/pe nyimpangan. jika kompensasi . d. g.130 SPP. kompensasi lain yang dirinci dalam syarat khusus kontrak. f.

i. ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi.131 mengakibatk an pengeluaran tambahan atau keterlambata n penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. h. perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

Yang digolongkan Keadaan Kahar adalah: bencana alam. . 30. bencana sosial.1 Keadaan a. e. f. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. Kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. kebakaran. Keadaan Kahar 30. bencana non alam.1 Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi diatur dalam SSKK. 29. b. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. 1. pemogokan. dan/atau gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait.132 diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. d.1Tidak termasuk Keadaan Kahar adalah hal-hal merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. c.

Laporan Hasil Pekerjaan 31.133 30. 1. 30. Atas penerimaan laporan dan dokumen tersebut dibuatkan tanda terima. dengan menyertakan salinan pernyataan Keadaan Kahar yang dikeluarkan oleh pihak/instansi yang berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. penyedia memberitahukan tentang terjadinya Keadaan Kahar kepada PPK secara tertulis dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya Keadaan Kahar. 31. tidak dikenakan sanksi.2 PPK bersama penyedia melakukan 31.3 Setelah pemberitahuan tertulis tentang terjadinya Keadaan Kahar. yang dituangkan dalam perubahan Kontrak.4Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat keadaan kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya keadaan kahar. pembahasan dan penilaian terhadap laporan dan dokumen yang diserahkan oleh penyedia.2 Dalam hal terjadi Keadaan Kahar.3PPK dan penyedia membuat berita acara hasil pembahasan dan penilaian laporan. 31. 30.1 Penyedia wajib menyerahkan laporan dan dokumen sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam SSKK.4Jika terdapat kekurangankekurangan maka penyedia harus memperbaiki dan menyelesaikan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . para pihak dapat melakukan kesepakatan.

5PPK menerima kembali penyerahan laporan yang telah diperbaiki oleh penyedia (bila ada). desain. 31. gambar. dan membuat berita acara serah terima laporan hasil perbaikan.134 kekurangan-kekurangan sesuai yang diinstruksikan oleh PPK dan menyerahkan laporan hasil perbaikan kepada PPK. Untuk tujuan ini PA berhak untuk mendapatkan penggantian biaya atas .10 Jika dikemudian hari penyedia dan pihak ketiga akan melakukan pengembangan terhadap piranti lunak tersebut dan untuk itu diperlukan lisensi maka penyedia harus mendapatkan persetujuan lebih dahulu dari PA. 31.6 Laporan Akhir dibuat dalam bentuk cetakan (hardcopy) dan/atau file (softcopy). spesifikasi.8Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir masa kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK. laporan. 31.9Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut setelah mendapatkan persetujuan PPK. dan dokumen-dokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan kontrak ini dan menjadi hak milik PPK. 31. 31.7Menyerahkan semua rancangan. 31.

1Penghentian Kontrak : a. Pemberitahuan tertulis tersebut harus memuat: 1) alasan penghentian Kontrak. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. 1.135 pengembangan tersebut. PPK dengan pemberitahuan tertulis kepada penyedia dapat memerintahkan penghentian Kontrak jika penyedia gagal untuk melaksanakan kewajibankewajibannya dalam Kontrak ini. b. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 32. Penghentian Kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar.11 Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. Dalam hal Kontrak dihentikan. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajibankewajibanny a dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahu Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . c. piranti lunak 31.

Oleh PPK : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 32. dan/atau . 5)denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak. 4) karena Keadaan Kahar. 2) penyedia tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah diberitahu atau dalam jangka waktu lain yang disetujui secara tertulis oleh PPK.136 an diterima. 6) penyedia terbukti melakukan KKN. PPK dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada penyedia setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1)penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya.2Pemutusan Kontrak : a. penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) hari kalender. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. 3) penyedia berada dalam keadaan pailit.

137 7)pengaduan tentang penyimpangan prosedur. a. atau 2) karena Keadaan Kahar. Oleh penyedia : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. a. dan/atau 3) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. Dalam hal pemutusan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia. 2) penyedia membayar denda. penyedia dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada PPK setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK. penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurangkurangnya 60 (enam puluh) hari kalender. dugaan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. maka: 1) sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan. a.

maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundangundangan. maka PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran sebagai berikut : 1)pembayaran prestasi pekerjaan sampai dengan tanggal berlakunya pemutusan Kontrak.138 kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpanga n prosedur. melakukan KKN dan/atau pelanggarara n persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan. Pada saat Kontrak diputuskan. b.1PPK melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah . 1. 2) biaya langsung personil (termasuk biaya demobilisasi) yang dikeluarkan oleh penyedia sehubungan dengan pemutusan Kontrak. Penyelesaian Pekerjaan 33.

3PPK menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan dan diterima oleh dari Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Hak dan Kewajiban PPK 34. A. 33. 34.3membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia. 34. penyedia wajib menyelesaikannya. 33. 33.HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 1.1mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. 34. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan.139 diselesaikan oleh penyedia. setelah seluruh pekerjaan diselesaikan. PPK menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.4Membuat berita acara serah terima laporan akhir.4memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh pihak penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.2meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak penyedia.5 ketentuan peralatan dan bahan yang disediakan oleh PPK untuk Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 34.2Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan.

Pada saat berakhirnya kontrak.1menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak. Penyedia harus menyerahkan peralatan dan bahan sisa sesuai dengan instruksi PPK. Hak dan Kewajiban Penyedia 35.6menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. 35.5memberikan keteranganketerangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan pihak PPK. 35. akibat kegiatan penyedia. 35.7penyedia harus mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. 35. 1.140 kebutuhan pelaksanaan pekerjaan oleh penyedia. 35.3melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada pihak PPK.4melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. 35. .2berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari pihak PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.

ketekunan. ketentuan penyedia mengenai adalah hal-hal 35.10penyedia tidak akan menerima keuntungan untuk mereka sendiri dari komisi usaha (trade commision).11penyedia 35.13tanggungjawab Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 35. rabat (discount) atau pembayaran-pembayaran lain yang berhubungan dengan kegiatan pelaksanaan jasa konsultansi. dilarang baik secara langsung atau tidak langsung melakukan kegiatan yang akan menimbulkan pertentangan kepentingan (conflict of interest) dengan kegiatan yang merupakan tugas penyedia.9melaksanakan jasa konsultansi sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. penyedia dinyatakan tidak berwenang untuk melaksanakan jasa konsultansi maupun mengadakan barang yang tidak sesuai dengan kontrak. setuju bahwa selama pelaksanaan kontrak.141 35.12penyedia 35. PPK secara tertulis akan memberitahukan kepada penyedia mengenai kebiasaankebiasaan setempat.8 melaksanakan perjanjian dan kewajiban-kewajiban yang dibebankan kepadanya dengan penuh tanggung-jawab. 35. mesin. material yang berkaitan dengan pekerjaan dalam kontrak. efisien dan ekonomis serta memenuhi kriteria teknik profesional dan melindungi secara efektif peralatan-peralatan.

dengan sepengetahuan penyedia atau kuasanya. dan kualifikasi dari subkonsultan harus mendapat persetujuan tertulis sebelum pelaksanaan. sehingga dapat dilakukan pemeriksaan keuangan. perlu mendapat persetujuan PPK meliputi: 1) memobilisasi personil yang terdapat dalam daftar. (ii) Penyedia bertanggungjawab penuh terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh subkonsultan dan personilnya. 35. Selain itu. waktu.14pemeriksaan keuangan adalah ketentuan mengenai kewajiban penyedia untuk merinci setiap biaya-biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan perjanjian.1 ketentuan mengenai dokumendokumen yang disiapkan oleh penyedia dan menjadi hak milik PPK: mengatur bahwa semua rancangan.15ketentuan mengenai tindakan yang 35. gambar-gambar.142 pertanggung-jawaban penyedia sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. PPK dapat memeriksa dan menggandakan dokumen pengeluaran yang telah diaudit sampai 1 (satu) tahun setelah berakhirnya kontrak. 2) membuat subkontrak dengan pengaturan: (i) cara seleksi. 35. .

2 Kewenangan anggota penyedia adalah ketentuan yang mengatur mengenai apabila penyedia adalah sebuah joint venture yang beranggotakan lebih dari satu penyedia. c. kerusakan-kerusakan. Penyedia dapat menyimpan salinan dari dokumendokumen tersebut. Penyedia. pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. disain. laporan dan dokumen-dokumen lain serta software yang disiapkan oleh penyedia jasa menjadi hak milik PPK. 1. b. pelaksanaan pekerjaan. serta resiko lain yang tidak dapat diduga. kehilangan. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . anggota joint venture tersebut memberi kuasa kepada salah satu anggota joint venture untuk bertindak dan mewakili hakhak dan kewajiban anggota penyedia lainnya terhadap PPK. Asuransi 36. segera setelah pekerjaan selesai atau berakhirnya kontrak harus menyerahkan seluruh dokumen dan data pendukung lainnya kepada PPK.1Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. serta pekerja-pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan kontrak atas segala resiko yaitu kecelakaan.1 Pihak penyedia mengasuransikan : a. 36. 35.143 spesifikasi. semua barang dan peralatan yang mempunyai resiko tinggi terjadi kecelakaan. hal-hal lain yang ditentukan berkaitan dengan asuransi.

144 1.1 Apabila penyedia yang ditunjuk adalah Penyedia Usaha Mikro. usah a kecil dan kope rasi kecil . Usaha Mikro. maka pekerjaan harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain.2 Apabila . b. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. Usaha Kecil. dala m mela ksan akan kew ajiba n di 37. Peny edia waji b beke rjasa ma deng an peny edia usah a mikr o. dan Koperasi Kecil 37. maka dalam kontrak dimuat: a.

bent uk kerja sam a terse but hany a untu k seba gian peke rjaan yang buka n peke rjaan utam a. c.145 atas. peny edia terpil ih teta p bert angg ungjawa b penu h atas kesel uruh an peke rjaan terse but. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

KEWAJARAN DAN ITIKAD BAIK 1. maka penyedia dikenakan sanksi yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden ini. dan mengambil semua langkah yang 38.1apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. berkewajiban untuk bertindak dengan itikad baik sehubungan dengan hak-hak Pihak lain.2 Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. 37. salah satu pihak merasa dirugikan. A.3 Masing-masing Pihak dalam Kontrak .146 dan d. Itikad Baik 38. mem buat lapor an perio dik men gena i pela ksan aan ketet apan di atas.1 Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. Jika selama kontrak. 38.

1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui. a.3Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. A. dilakukan melalui musyawarah untuk mufakat secara langsung antara Para Pihak atau melalui perantaraan pihak ketiga yang disepakati oleh Para Pihak dalam bentuk antara lain mediasi atau konsiliasi. Perdamaian 40. arbitrase. alternatif penyelesaian sengketa. 40. Jika Pihak yang satu menganggap pelaksanaan Kontrak tidak wajar dan adil maka kedua belah Pihak harus megupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi situasi tersebut. pengadilan sesuai dengan ketentuan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .2 Penyelesaian secara damai dapat 40. Pelaksanaan Kontrak Jika dalam pelaksanaan Kontrak ditemukan kesulitan yang menghambat pemenuhan tujuan Kontrak maka masing-masing Pihak berkewajiban untuk tetap berupaya bertindak wajar di antara mereka tanpa merugikan kepentingan satu sama lain.147 diperlukan untuk memastikan terpenuhinya tujuan Kontrak ini. b. 1. atau c.PENYELESAIAN PERSELISIHAN 1.

alternatif penyelesaian sengketa.148 peraturan perundang-undangan. Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. . atau c. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui: a. b. 1. pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. arbitrase.

Wakil Sah Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK : __________ Para Pihak Untuk Penyedia : __________ C. Tanggal Berlaku Kontrak D. Waktu Penyelesa ian Pekerjaan E. Pelaporan Penyedia berkewajiban untuk menyampaikan laporan-laporan berikut secara periodik selama Masa Kontrak: __________________ [uraikan secara rinci jenis Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .149 LAMPIRAN 3 : SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. Tindakan Kontrak mulai __________ berlaku terhitung sejak: Jangka waktu penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini adalah selama: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun Tindakan lain oleh penyedia yang memerlukan persetujuan PPK adalah: __________ [sebutkan secara jelas] penyedia yang mensyara tkan persetuju an PPK F. Korespon densi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja Nama Alamat Telepon Faksimili e-mail : ___________ : ___________ : ___________ : ___________ : ___________ PPK: Penyedia: Nama : ___________ Alamat : ___________ Telepon : ___________ Faksimili : ___________ e-mail : ___________ B.

[jika ”YA”] Uang muka diberikan sebesar __% (__________ persen) dari nilai Kontrak [untuk kontrak tahun jamak diubah : “Kontrak tahun pertama” atau “total nilai Kontrak”] Peralatan. Tanggung Jawab Profesi J. Pembayar an Uang Muka M. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: _______________[uraikan an Prestasi Pekerjaan . Pencairan Jaminan N.150 laporan dan waktu penyerahan laporan dihitung sejak ditandatanganinya kontrak] G. Pembayar Jaminan dicairkan dan disetorkan pada __________[Kas Negara/Kas Daerah] 1. Material. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara:_____[bulanan/termin/sekaligus]. apabila ada] Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari _______________________________ 1. Ketentuan serah terima Laporan Akhir berlaku untuk penyerahan setiap hasil kerja Jasa Konsultansi: (YA/TIDAK) Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari pekerjaan Jasa Konsultansi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________________ [untuk konsultan perencana konstruksi] Umur konstruksi bangunan direncanakan : __ (__________) tahun PPK akan memberikan peralatan/material/personil/fasilitas berupa : ______________ [sebutkan dan uraikan. Untuk pekerjaan Jasa Konsultansi ini dapat diberikan uang muka (YA/TIDAK). Sumber L. Personil dan Fasilitas Dana K. 2. Serah Terima Laporan Akhir H. Pembatas an Pengguna an Dokumen I. 2.

Pembayar an Denda Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari _______________ [harga kontrak/harga bagian kontrak]. Dokumen utama yang disyaratkan untuk yang mengajukan tagihan pembayaran disyaratka prestasi pekerjaan :_________________ n untuk [sebutkan dan uraikan secara lengkap]. Pembayar an Ganti Rugi Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . mengajuk an 2. Dokumen penunjang yang disyaratkan tagihan untuk mengajukan tagihan pembayaran pembayar prestasi an pekerjaan:__________________________[se butkan dan uraikan secara lengkap] Q. S. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. secara Mata uang pembayaran : _____________[untuk pengadaan yang sumber dananya PHLN] O.151 bila pembayaran dilakukan bulanan atau termin] 3. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. Dokumen Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah __ (__________) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. Penyesuai Untuk penyesuaian biaya digunakan indeks an Biaya yang dikeluarkan oleh _____________ [BPS/Instansi Teknis Lainnya] Perhitungan Penyesuaian Harga dilakukan dengan ketentuan : _______________________________ R. Batas akhir waktu penerbita n SPP P. 1.

yang keputusannya mengikat kedua belah pihak yang bersengketa sebagai keputusan tingkat pertama dan terakhir. akan diselesaikan dan diputus oleh Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menurut peraturan-peraturan administrasi dan peraturan-peraturan prosedur arbitrase BANI.”] .152 T. Masing-masing Pihak harus menunjuk seorang arbitrator dan kedua arbitrator yang ditunjuk oleh Para Pihak akan memilih arbitrator ketiga yang akan bertindak sebagai pimpinan arbitrator. Penyelesa ian Perselisih an ________________________________ Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: [Pengadilan Republik Indonesia yang berkompeten/Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI)] [Jika BANI yang dipilih sebagai Lembaga Pemutus Sengketa maka cantumkan klausul arbitrase berikut tepat di bawah pilihan yang dibuat di atas: “Semua sengketa yang timbul dari Kontrak ini. Kompensa si U. Para Pihak setuju bahwa jumlah arbitrator adalah 3 (tiga) orang.

uraian detil tanggung jawab kerja. Cantumkan juga waktu kerja (termasuk jam kerja) dan cuti] 2 – PERALATAN KHUSUS [cantumkan jenis peralatan khusus yang disyaratkan untuk pelaksanaan pekerjaan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . dan jumlah orang bulan.153 LAMPIRAN 3 A : PERSONIL INTI DAN PERALATAN 1 – PERSONAL INTI PENYEDIA JASA KONSULTANSI [cantumkan nama. minimum kualifikasi.

154 LAMPIRAN 4 : SURAT PERINTAH KERJA (SPK) SURAT PERINTAH KERJA (SPK) Halaman __ dari __ PAKET PEKERJAAN: __________ SATUAN KERJA: NOMOR DAN TANGGAL SPK: NOMOR DAN TANGGAL SURAT UNDANGAN PENUNJUKAN LANGSUNG: NOMOR DAN TANGGAL BERITA ACARA HASIL PENUNJUKAN LANGSUNG: SUMBER DANA: [sebagai contoh. penyedia berkewajiban untuk mematuhi Standar Ketentuan dan Syarat Umum SPK terlampir. Selain tunduk kepada ketentuan dalam SPK ini. . cantumkan ”dibebankan atas DIPA __________ Tahun Anggaran ____ untuk mata anggaran kegaiatan __________ WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun NILAI PEKERJAAN Biaya Langsung Personil No. Jika pekerjaan tidak dapat diselesaikan dalam jangka waktu pelaksanaan pekerjaan karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia berkewajiban untuk membayar denda kepada PPK sebesar 1/1000 (satu per seribu) dari nilai SPK sebelum PPN setiap hari kalender keterlambatan. Komponen Biaya Kuantita s (Orang Bulan) Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Biaya Langsung Non-Personil Kuantita s [jika tidak lumpsum] Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Total (Rp) Jumlah PPN 10% NILAI Terbilang : INSTRUKSI KEPADA PENYEDIA JASA KONSULTANSI: Penagihan hanya dapat dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan yang diperintahkan dalam SPK ini dan hasil pekerjaan tersebut dapat diterima secara memuaskan oleh Pejabat Pembuat Komitmen dibuktikan dengan Berita Acara Serah Terima. Biaya langsung personil dihitung berdasarkan Orang Bulan dengan ketentuan 1 (satu) Orang Bulan sama dengan __ (__________) hari dan 1 (satu) hari sama dengan __ (__________) jam.

b. beban pajak dan biaya overhead serta biaya c. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. c.000. d. Rincian harga SPK sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga (untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum). dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai SPK. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum SPK. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan.155 Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6. asuransi. Semua peralatan tersebut harus dikembalikan dalam kondisi yang sama pada saat diberikan kepada Penyedia Jasa Konsultansi dengan penegecualian keausan akibat pemakaian yang wajar. PENYEDIA JASA KONSULTANSI MANDIRI Penyedia berdasarkan SPK ini bertanggung jawab penuh terhadap personil serta pekerjaan yang dilakukan HARGA SPK 4. Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: 1) semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 2.-)] Untuk dan atas nama Penyedia Jasa Konsultansi __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuksatuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6. JADWAL a. Jika diminta oleh PPK maka Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membantu secara optimal pengalihan hak kepemilikan tersebut kepada PPK sesuai dengan hukum yang berlaku. SPK ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan oleh para pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SPMK. a.000.. 3. Harga SPK telah memperhitungkan keuntungan. dan semua peralatan tersebut harus dikembalikan kepada PPK pada saat SPK berakhir atau jika tidak diperlukan lagi oleh Penyedia Jasa Konsultansi. 3. PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam SPK sebesar harga SPK. Waktu pelaksanaan SPK adalah sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. Hak kepemilikan atas peralatan dan barang/bahan yang disediakan oleh PPK tetap pada PPK. 1. interpretasi. HAK KEPEMILIKAN PPK berhak atas kepemilikan semua barang/bahan yang terkait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh Penyedia Jasa Konsultansi kepada PPK. 2.)] [nama lengkap] [jabatan] [nama lengkap] [jabatan] SYARAT UMUM SURAT PERINTAH KERJA (SPK) Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan. b. ASURANSI a.

PEMUTUSAN Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. a. PENANGGUNGAN DAN RISIKO a. b. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. Apabila diperlukan. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. atas segala risiko terhadap kecelakaan. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. LAPORAN HASIL PEKERJAAN a. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. 2) cidera tubuh. sakit atau kematian Personil. jumlah dan kondisi peralatan. 3) jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. dan 3. 4) keadaan cuaca termasuk hujan. kerusakan. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. 2. proses pemeriksaan hukum. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. membebaskan. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam syarat ini. dan Personil. PENUGASAN PERSONIL Penyedia Jasa Konsultansi tidak diperbolehkan menugaskan personil selain personil yang telah disetujui oleh PPK untuk melaksanakan pekerjaan berdasarkan SPK ini. . Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. kehilangan. PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. tinggi terjadinya kecelakaan. tanggung jawab. 2) jenis. Laporan harian berisi: 1) penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam harga SPK. b. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: 1) kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. 1. denda. gugatan atau tuntutan hukum.156 a. 1. Jika SPK diputuskan sebelum waktu pelaksanaan pekerjaan berakhir dan pemutusan tersebut akibat Keadaan Kahar atau bukan karena kesalahan atau kelalaian Penyedia Jasa Konsultansi maka Penyedia Jasa Konsultansi berhak atas pembayaran pekerjaan secara pro rata sesuai dengan prestasi pekerjaan yang dapat diterima oleh PPK. 2. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan SPK untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. PPK dapat memutuskan SPK ini dengan pemberitahuan tertulis kepada Penyedia Jasa Konsultansi. kehilangan. dan cidera tubuh. c. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. sakit atau kematian pihak ketiga. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. kerugian. dan 2) pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. 3) kehilangan atau kerusakan harta benda. kewajiban. pelaksanaan pekerjaan.

serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. PERUBAHAN SPK a. c. Pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus per seratus) setelah pekerjaan selesai. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. PPK menugaskan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan SPK dan diterima oleh Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . b. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. meliputi: 1) perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam SPK sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam SPK.157 5) catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. d. Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. 3. 1. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. a. WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN Kecuali SPK diputuskan lebih awal. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. PA/KPA dapat membentuk Pejabat Peneliti Pelaksanaan kontrak atas usul PPK. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. 4. PERPAJAKAN Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membayar semua pajak. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. dan pungutan lain yang dibebankan oleh hukum yang berlaku atas pelaksanaan SPK. d. Perubahan SPK bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. c. b. Jika perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah maka perselisihan akan diselesaikan melalui pengadilan negeri dalam wilayah hukum Republik Indonesia. c. 1. Laporan harian dibuat oleh penyedia. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. PENYELESAIAN PERSELISIHAN PPK dan Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan SPK ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. a. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. 2. retribusi. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam ketentuan ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. bea. a. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. interpretasi. atas perintah PPK. b. d. Untuk kepentingan perubahan SPK. 3) perubahan harga SPK akibat adanya perubahan pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. b. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam nilai SPK. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. SERAH TERIMA PEKERJAAN a. 1. 2) perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. SPK hanya dapat diubah melalui adendum SPK. e. PPK membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. PERPANJANGAN WAKTU 1.

Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: 1) PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. b. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. a. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. a. . Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. d. 3) PPK tidak memberikan gambar-gambar. 2) penyedia berada dalam keadaan pailit. PERISTIWA KOMPENSASI a. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. a. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. 5) penyedia terbukti melakukan KKN. b. Penghentian SPK dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar.158 a. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN SPK a. 4) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SPK. 4) penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. 6) PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. Pemutusan SPK dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum SPK jika perpanjangan tersebut mengubah Masa SPK. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. pemutusan SPK melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. Dalam hal SPK dihentikan. dan/atau 6) pengaduan tentang penyimpangan prosedur. 5) PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. c. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena kesalahan penyedia: 1) penyedia membayar denda. b. 3) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari harga SPK dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. melakukan 1. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. 7) PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. 1. termasuk biaya langsung demobilisasi personil. dan/atau 2) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. d. c. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. 8) ketentuan lain dalam SPK. 2) keterlambatan pembayaran kepada penyedia.

PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pekerjaan diterbitkan. c. PENGALIHAN DAN/ATAU SUBKONTRAK Penyedia Jasa Konsultansi dilarang untuk mengalihkan dan/atau mensubkontrakkan sebagian atau seluruh pekerjaan. DENDA Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam SPK ini. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. Penyedia Jasa Konsultansi menyetujui bahwa pelanggaran syarat ini merupakan pelanggaran yang mendasar terhadap SPK ini. 1. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. PEMBAYARAN a. 3) pembayaran harus dipotong denda (apabila ada) dan pajak. baik sebagai akibat peleburan (merger) atau akibat lainnya. 2) pembayaran dilakukan dengan [sistem bulanan/sistem termin/pembayaran secara sekaligus]. a. LARANGAN PEMBERIAN KOMISI Penyedia Jasa Konsultansi menjamin bahwa tidak satu pun personil proyek/satuan kerja PPK telah atau akan menerima komisi atau keuntungan tidak sah lainnya baik langsung maupun tidak langsung dari SPK ini. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. Pengalihan seluruh pekerjaan hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia Jasa Konsultansi. 2. b. 3. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. 1.159 KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

BENTUK DOKUMEN LAINNYA LAMPIRAN 1 : SURAT BARANG/JASA (SPPBJ) PENUNJUKAN PENYEDIA CONTOH [kop surat satuan kerja PPK] Nomor : __________ 20__ Lampiran : __________ Kepada Yth. Selanjutnya kami menunjuk Saudara untuk melaksanakan pekerjaan ______________________________. Proyek/Satuan Kerja __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . ____________ di __________ __________.160 BAB VII. __ __________ Perihal : Penunjukan Penyedia Barang/Jasa untuk pelaksanaan pekerjaan ___________________________________________________ Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara nomor ____________ tanggal ___________ perihal _______________ dengan nilai penawaran setelah dilakukan klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya oleh Pokja ___________ ULP _________ / Pejabat Pengadaan _________ [K/L/D/I] _________ sebesar Rp__________ (_____________________) termasuk PPN. Kegagalan Saudara untuk menerima penunjukan ini yang disusun berdasarkan evaluasi terhadap penawaran Saudara akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. dan meminta Saudara untuk menandatangani Surat Perjanjian paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah dikeluarkannya SPPBJ ini sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan. telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja _________ ULP _________ / Pejabat Pengadaan _________ [K/L/D/I] _________.

2. berdasarkan Surat Perjanjian __________ nomor __________ tanggal __________. _______________________[A PIP KLDI] _______________________[Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] ……………. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: 1. __________ Tembusan Yth : 1. _______________________[P A/KPA K/L/D/I] 2.dst LAMPIRAN 2 : SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] SURAT PERINTAH MULAI KERJA Nomor: __________ Paket Pekerjaan: __________ Yang bertanda tangan di bawah ini: __________[nama Pejabat Pembuat Komitmen] __________[jabatan Pejabat Pembuat Komitmen] __________[alamat proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen.161 [nama lengkap] [jabatan] NIP. Tanggal mulai kerja: __________. bersama ini memerintahkan: __________[nama penyedia jasa konsultansi] __________[alamat penyedia jasa konsultansi] yang dalam hal ini diwakili oleh: __________ selanjutnya disebut sebagai Penyedia. dengan Macam pekerjaan: __________.

Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi dan pembayaran kepada penyedia dapat dihentikan sesuai dengan ketentuan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. 6. 5. __________. Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak.162 3. Waktu penyelesaian: selama ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun [pilih salah satu] dan pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal __________ Hasil Pekerjaan: __________ Sanksi: Terhadap keterlambatan penyerahan hasil kerja dan laporan akhir. __ __________ 20__ Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP: __________ Menerima dan menyetujui: Untuk dan atas nama __________[nama penyedia] [tanda tangan] [nama lengkap wakil sah badan usaha] [jabatan] . 4.

163 LAMPIRAN 3 : JAMINAN UANG MUKA [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. ____________________ CONTOH Yang bertanda tangan dibawah ini _________________________________ dalam jabatan selaku _____________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _____________________________[Pejabat Pembuat Komitmen] Alamat :______________________________________________________ Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa uang muka yang belum dikembalikan oleh Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 5. 3. dari tanggal ______________________ s/d __________________________ 2. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan.164 selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________ (terbilang ___________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Uang Muka atas pekerjaan ____________________ berdasarkan Kontrak No. paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Jaminan Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. 4. Berlaku selama ______ (____________) hari kalender. lalai/tidak memenuhi kewajibannya dalam melakukan pembayaran kembali kepada Penerima Jaminan atas uang muka yang diterimanya. ______________ tanggal ____________. apabila : Nama : _____________________________ [penyedia Jasa Konsultansi] Alamat : ______________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. .

____________ Pemimpin Untuk : : keyakinan. Dikeluarkan di ____________ Pada tanggal ___________ [Bank] Materai Rp 6.165 6. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke Bank ________ [bank] CONTOH [Kop Asuransi/Perusahaan Penjaminan Penerbit Jaminan] SURAT JAMINAN UANG MUKA Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Mengenai segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________.000.

selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. Maka kami. 3. Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya atau melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka dimaksud yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak. 2. . 5. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN Uang Muka atau Sisa Uang Muka yang belum dikembalikan oleh TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasarkan Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. Surat Jaminan ini berlaku selama ___ (_____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal _____________ sampai dengan tanggal _____________. Nilai : Dengan ini dinyatakan. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. 6. _____________ tanggal _____________ dari PENERIMA JAMINAN. selanjutnya disebut TERJAMIN. dan _________________________ [nama dan alamat perusahaan penjaminan] sebagai Penjamin. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _________________________ [nama dan alamat PPK] sebagai Pemilik.166 Nomor Jaminan : __________________ Rp__________________ 1. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________(terbilang_____________________________). TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bila TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan _____________ sebagaimana ditetapkan berdasarkan Kontrak No. bahwa kami: _________________________ [nama dan alamat penyedia] sebagai Penyedia Jasa Konsultansi. 4.

Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke ________ [penerbit jaminan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .000.(_____________________) Nama Jelas (_____________________) Nama Jelas Untuk keyakinan.167 7. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. Dikeluarkan di _______________ Pada tanggal ________________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp 6.

168 .

169 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .