Republik Indonesia

Standar Dokumen Pengadaan

Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha

- Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk Penanganan Darurat dengan Prakualifikasi -

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

D O K U M E N K UA L I F I K A S I
Nomor : __________ Tanggal : __________ untuk Pengadaan __________

[Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan/Pejabat Pengadaan]: __________ [Kementerian/Lembaga/SKPD/Institusi lainnya]: __________
Tahun Anggaran: __________

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

DAFTAR ISI
BAB I BAB II BAB III BAB IV BAB V BAB VI BAB VII BAB VIII UMUM UNDANGAN PENUNJUKAN LANGSUNG INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) PAKTA INTEGRITAS FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI .............................. .............................. 16 18 .............................. .............................. .............................. .............................. .............................. .............................. 1 2 4 9 11 12

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

.

UMUM A.SPK C.HPS . 4.] : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan. Prakualifikasi ini diikuti oleh penyedia yang berbentuk badan usaha. 5. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 3.LDP . Tata Cara Evaluasi Kualifikasi. 6.[Pejabat : Kerangka Acuan Kerja. Penunjukan Langsung dengan prakualifikasi ini dibiayai dari sumber pendanaan yang tercantum dalam LDK. Instruksi Kepada Peserta.PPK . Undangan Penunjukan Langsung. Pakta integritas. D. B. Dalam Dokumen Kualifikasi ini dipergunakan pengertian. Lembar Data Kualifikasi. Formulir Isian Kualifikasi. : Harga Perkiraan Sendiri.Jasa Konsultansi : jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu di berbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware).SPPBJ . 8.] untuk Pengadaan : personil yang memiliki Sertifikat Keahlian Pengadaan Barang/Jasa yang melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa. . 7. Isi Dokumen Kualifikasi meliputi : 1. Petunjuk Pengisian Formulir Isian Kualifikasi. . Umum.[Pokja ULP . istilah dan singkatan sebagai berikut : .1 BAB I. : Lembar Data Pengadaan. Dokumen Kualifikasi ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.KAK . 2. : Kelompok Kerja ULP yang berfungsi melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa. : Surat Perintah Kerja. E.

d______ __________ Waktu ___________ Apabila [perusahaan] Saudara dinyatakan lulus kualifikasi. Lantai. dst] Website : ________________ Saudara diminta untuk memasukkan Dokumen Isian Kualifikasi sesuai dengan jadwal pelaksanaan sebagai berikut : No a. Paket Pekerjaan Nama Paket Pekerjaan Lingkup Pekerjaan Nilai total HPS Sumber Pendanaan : ________________ : ________________ : Rp __________ (__________) : ________________ Tahun Anggaran______ 2. selesai ______s. __ __________ 20__ Dengan ini [perusahaan] Saudara kami undang untuk mengikuti proses Penunjukan Langsung paket pekerjaan Jasa Konsultansi sebagai berikut: 1. e. UNDANGAN PENUNJUKAN LANGSUNG [kop surat K/L/D/I] Nomor : _____ Lampiran : 1 (satu) berkas Kepada Yth. ____________ di __________ Perihal : Penunjukan Langsung Penyedia Jasa Konsultansi [Pokja _______ULP__________/Pejabat Pengadaan pada _______ (K/L/D/I)] CONTOH __________. Pelaksanaan Pengadaan Tempat dan alamat : ________________ [Ruang.Jalan. d. Kegiatan Pemasukan Dokumen Isian Kualifikasi Pemberitahuan Hasil Evaluasi Kualifikasi & Pembuktian Kualifikasi Pemberian Penjelasan Pemasukan Dokumen Penawaran Pembukaan Dokumen Penawaran Evaluasi penawaran Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya Pengumuman Pemenang Penerbitan SPPBJ Penandatanganan Kontrak Hari/Tanggal __/__________ __/__________ __/__________ __/__ s/d ___/__ __/__________ __/__ s/d ___/__ __/__________ __/__________ __/__________ __/__________ ___________ s.2 BAB II. f. b. g. h. maka Saudara dianjurkan untuk menghadiri pemberian penjelasan pada tempat dan waktu Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . j.d. Gedung. c. i.

.... Teknis... dan Biaya dengan masa berlaku penawaran paling kurang ___ (______) hari kalender terhitung sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran..... Demikian disampaikan untuk diketahui.yang ditentukan dalam Lembar Data Pemilihan (LDP)........ ]Kelompok Kerja _____ULP__________/Pejabat Pengadaan] [Ketua] [tanda tangan] ..... [nama lengkap] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .. agar Saudara lebih memahami lingkup pekerjaan. Pemasukan Penawaran sesuai dengan jadwal pelaksanaan di atas meliputi Kelengkapan Persyaratan Administrasi...

sanksi administratif. Peserta Kualifikasi 2. Kolusi. antara lain meliputi: a. b.3 Pengenaan 3. dan/atau d. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Kualifikasi. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang. Penyedia yang telah ditunjuk sebagai konsultan perencana menjadi Penyedia Pekerjaan Konstruksi atau menjadi konsultan pengawas untuk pekerjaan fisik yang direncanakannya. dan/atau peraturan perundangundangan.2 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam.1 di atas dikenakan sanksi-sanksi sebagai berikut: a.1 sanksi dilaporkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] kepada PA/KPA.2 Peserta penilaian [Pokja terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam angka 2. 2. b. Umum 1. Peran ganda sebagaimana dimaksud pada angka 3.4 BAB III. seperti digugurkan dari proses kualifikasi atau pembatalan kelulusan kualifikasi. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A. Larangan Korupsi. berusaha mempengaruhi anggota [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dalam bentuk dan cara apapun. yang menurut ULP/Pejabat Pengadaan] 2.1.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a. gugatan secara perdata. dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. c. Larangan Pertentangan Kepentingan 3. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan Penunjukan Langsung penyedia Jasa Konsultansi ini dapat diikuti oleh peserta yang berbentuk Badan Usaha yang diundang. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Kualifikasi. Para pihak dalam melaksanakan tugas. fungsi dan perannya. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Terima Jadi (turn key contract) atau 3. 2.

baik langsung maupun tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta. 4. c.3 Afiliasi sebagaimana dimaksud pada angka 3. 3. Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti diluar tanggungan K/L/D/I 3.Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi.2 4. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Kelalaian menyampaikan keterangan yang disyaratkan dalam Dokumen Kualifikasi sepenuhnya merupakan risiko peserta.4 B. baik secara horizontal maupun vertikal. Bahasa Dokumen Kualifikasi Dokumen Kualifikasi beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia. hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai dengan derajat kedua. 5. b.1 Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Kualifikasi. Dokumen Kualifikasi 4. Penyedia yang telah ditunjuk sebagai konsultan pengawas menjadi Penyedia Pekerjaan Konstruksi untuk pekerjaan fisik yang diawasi. PPK dan/atau anggota [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Terima Jadi (turn key contract) atau Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi. adalah keterkaitan hubungan antara peserta dengan PPK dan/atau anggota [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] yang antara lain meliputi: a.3 [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] wajib menanggapi setiap permintaan penjelasan yang diajukan peserta secara tertulis. b. pengurus koperasi pegawai dalam suatu K/L/D/I atau anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan.1. Peserta dapat meminta penjelasan secara tertulis mengenai isi Dokumen Kualifikasi. merangkap sebagai [anggota Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] atau pejabat yang berwenang menentukan penyedia Penunjukan Langsung. Isi Dokumen Kualifikasi 4.

Pengisian Dokumen Kualifikasi 9. Berlakunya Kualifikasi 8. Pakta Integritas 10. 6.1 Sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Kualifikasi. [Pokja tidak bertanggung jawab atas kerugian apapun yang ditanggung oleh Peserta.1 Peserta berkewajiban untuk mengisi dan melengkapi Pakta Integritas dan Formulir Isian Kualifikasi.2 6. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dapat mengubah Dokumen Kualifikasi dengan menetapkan Adendum. Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Kualifikasi dan disampaikan kepada peserta.1 10. dan nepotisme (KKN).6 6. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. Penyiapan Dokumen Isian Kualifikasi 9.1 8. 9. ULP/Pejabat Pengadaan] C. direktur utama/pimpinan perusahaan. korupsi. atau c.3 [Pokja dapat mengundurkan batas akhir waktu penyampaian Dokumen Isian Kualifikasi apabila ada Adendum Dokumen Kualifikasi.2 Pakta integritas dimasukkan dalam Dokumen Isian Kualifikasi dan menjadi bagian Dokumen Isian Kualifikasi.2 Peserta sepenuhnya menanggung biaya untuk mengikuti kualifikasi ini. Pakta Integritas dan Formulir Isian Kualifikasi harus ditandatangani oleh: a. 10. 8. b. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Perubahan Dokumen Kualifikasi 6.1 Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan dan akan melaporkan terjadinya kolusi. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya. Biaya Kualifikasi Kualifikasi ini hanya berlaku untuk paket pekerjaan yang disebut dalam LDK. ULP/Pejabat Pengadaan] 7.

4 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .2 Peserta menyampaikan langsung Dokumen Isian Kualifikasi kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] sesuai jadwal yang ditetapkan dalam LDK. Kerahasiaan Proses 14. Tata cara evaluasi kualifikasi dilakukan sesuai dengan Bab VIII Dokumen Kualifikasi ini. serta disampaikan kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dengan alamat yang ditentukan dalam LDK.3 [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit dokumen.4 Pakta Integritas telah diisi dan ditandatangani oleh peserta sebelum dilakukan evaluasi.1 Dokumen Isian Kualifikasi dimasukkan dalam Dokumen Isian sampul penutup dan ditulis “DOKUMEN ISIAN Kualifikasi KUALIFIKASI” dan nama paket pekerjaan. 15. 14. apabila diperlukan.11. D. Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data. 12. badan 15.3 14. Pemasukan Dokumen Isian Kualifikasi 12. Bentuk Dokumen Isian Kualifikasi Dokumen Isian Kualifikasi disampaikan sebanyak 1 (satu) rangkap dokumen asli.2 14.1 15.2 15.1 Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan menggunakan metode penilaian sistem gugur. Penyampaian 12. Pembuktian kualifikasi terhadap peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi dilakukan setelah evaluasi kualifikasi. E. maka [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain. maka peserta digugurkan. Pembuktian Kualifikasi 15. Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat dokumen asli atau dokumen yang sudah dilegalisir oleh yang berwenang dan meminta salinannya. nama dan alamat peserta. 14. Apabila peserta tidak memenuhi syarat. Evaluasi Kualifikasi Informasi yang berkaitan dengan evaluasi kualifikasi tidak boleh diungkapkan kepada pihak lain hingga hasil kualifikasi diumumkan. Evaluasi Kualifikasi 13.

Kualifikasi Ulang kualifikasi setelah ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] disampaikan kepada peserta Hasil kualifikasi. maka dilakukan Undangan Penunjukan Langsung kepada peserta lain.5 Apabila peserta tidak lulus pembuktian kualifikasi. 15. Hasil Kualifikasi 16. Pengumuman Hasil Kualifikasi 17. Apabila peserta tidak lulus kualifikasi. F. 18. maka [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain. Kualifikasi Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .8 usaha dan/atau pengurusnya dimasukkan dalam Daftar Hitam. Pemberitahuan Peserta yang lulus kualifikasi diberitahu dan dilanjutkan kepada Peserta dengan pemberian penjelasan dan memasukkan yang Lulus penawaran.

tidak bangkrut. Pemasukan Dokumen Isian Kualifikasi D.9 BAB IV. PPh Pasal 25/Pasal 29 dan PPN (bagi Pengusaha Kena Pajak) paling Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahunan) serta memiliki laporan bulanan PPh Pasal 21. ______ : _________________ C. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. Lingkup Kualifikasi Nama [Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] : __________________________ Alamat [Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] : ___________________________ Website : ___________________________ Nama Paket Pekerjaan : _______________________ B. salah satu dan/atau semua pengurus badan usaha tidak masuk dalam daftar hitam. direktur utama/pimpinan perusahaan. dan tidak sedang dihentikan kegiatan usahanya. LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) A. Sumber Dana Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan: ______________ Tahun Anggaran __________ Hari Tanggal Pukul Tempat : _____________ : _____________ : _______ s. formulir isian kualifikasi ditandatangani oleh: a. b. 4. Persyaratan Kualifikasi 1. atau d. 2.d. menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa badan usaha yang bersangkutan dan manajemennya tidak dalam pengawasan pengadilan. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. c. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (dinyatakan dengan surat kuasa). PPh Pasal 23 (bila ada transaksi). 3.

memiliki Tenaga Ahli Tetap dengan kualifikasi keahlian ___________ [isi sesuai dengan tingkat pendidikan. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. termasuk yang bersifat khusus / spesifik / berteknologi tinggi]. untuk pekerjaan kompleks dapat memiliki sertifikat manajemen mutu ISO atau persyaratan lain seperti peralatan khusus. peserta harus memiliki surat izin usaha ___________ [isi sesuai dengan izin usaha yang dipersyaratkan untuk pekerjaan jasa konsultansi ini] dan surat izin ______________ [isi sesuai dengan surat izin lain yang dipersyaratkan]. 9. 5. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF). tenaga ahli spesialis yang diperlukan. 8. atau pengalaman tertentu.10 kurang 3 (tiga) bulan terakhir dalam tahun berjalan. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 7. dapat diisi lebih dari satu]. memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia jasa konsultansi dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. jenis keahlian/spesialisasi dan pengalaman yang diperlukan untuk pekerjaan jasa konsultansi ini. 10. 6. yaitu: ________[sebutkan fasilitas / peralatan / perlengkapan minimum yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi yang dimaksud. serta harus memenuhi persyaratan: ________________________[isi dengan persyaratan kemampuan manajerial yang diperlukan]. Memiliki kemampuan menyediakan fasilitas / peralatan / perlengkapan untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi ini. memiliki pengalaman pada pekerjaan _________ [isi sesuai dengan pekerjaan sejenis yang dipersyaratkan].

[tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . __________ [tempat]. Kolusi. __ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun] [Nama Badan Usaha]. PAKTA INTEGRITAS [Contoh Pakta Integritas Badan Usaha] PAKTA INTEGRITAS Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : _____________________ [nama wakil sah badan usaha] Jabatan No. akan mengikuti proses pengadaan secara bersih. 3. SIM/identitas lainnya] : PT/CV/Firma/Koperasi _________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] dalam rangka pengadaan _________ [isi nama paket] pada ________ [isi sesuai dengan K/L/D/I] dengan ini menyatakan bahwa: 1. menerima sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. transparan. tidak akan melakukan praktek Korupsi. akan melaporkan kepada APIP ________ [isi sesuai dengan K/L/D/I] yang bersangkutan dan/atau LKPP apabila mengetahui ada indikasi KKN dalam proses pengadaan ini. bersedia menerima sanksi administratif. dan Nepotisme (KKN). 4. NIK pada KTP/no.11 BAB V. 2. apabila melanggar hal-hal yang dinyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini. Identitas Bertindak untuk dan atas nama : __________ : __________[diisi no. digugat secara perdata dan/atau dilaporkan secara pidana. dan profesional untuk memberikan hasil kerja terbaik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI UNTUK BADAN USAHA Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Jabatan Bertindak untuk dan atas nama Alamat Telepon/Fax Email : ____________________ [nama wakil sah badan usaha] : _____________ [diisi sesuai jabatan dalam akta notaris] : PT/CV/Firma/Koperasi____________________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama badan usaha] : ___________________________________ : ___________________________________ : ___________________________________ menyatakan dengan sesungguhnya bahwa: 1. disebutkan secara jelas nomor dan tanggal akta pendirian/perubahan/surat kuasa] . saya tidak sedang dan tidak akan terlibat pertentangan kepentingan dengan para pihak yang terkait. badan usaha yang saya wakili tidak masuk dalam Daftar Hitam. 3.12 BAB VI. dan kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. data-data badan usaha yang saya wakili adalah sebagai berikut: Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . saya tidak sedang menjalani sanksi pidana. 5. salah satu dan/atau semua pengurus badan usaha yang saya wakili tidak masuk dalam Daftar Hitam. saya bukan sebagai pegawai K/L/D/I [bagi pegawai K/L/D/I yang sedang cuti diluar tanggungan K/L/D/I ditulis sebagai berikut : “Saya merupakan pegawai K/L/D/I yang sedang cuti diluar tanggungan K/L/D/I”] . tidak dalam pengawasan pengadilan. saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan Akte Notaris __________________________ [sesuai akta pendirian/perubahannya/surat kuasa. 2. tidak pailit. 7. 6. 4. langsung maupun tidak langsung dalam proses pengadaan ini.

No. No. Telepon No. No. Telepon 4. Surat Izin Usaha ______ 2. Landasan Hukum Pendirian Badan Usaha 1. Masa berlaku izin usaha 3. Izin Lainnya (apabila dipersyaratkan) 1. Masa berlaku izin 3. Fax E-Mail Alamat Kantor Cabang No. No. Izin Usaha 1. No. Instansi pemberi izin usaha : : : ________________ Tanggal __________ __________ __________ C.13 A. Tanggal c. Tanggal : __________ c. Status Alamat Kantor Pusat 3. Fax E-Mail __________ __________ __________ __________ B. Akte Pendirian PT/CV/Firma/Koperasi a. Instansi pemberi izin : : : ________________ Tanggal __________ __________ __________ D. Akte b. Nama Notaris : __________ 2. Akte Perubahan Terakhir a. Surat Izin ____________ 2. Data Administrasi Nama (PT/CV/Firma/ Koperasi) 1. Akte : __________ b. Nama Notaris : : : __________ __________ __________ Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . No. : _________ : : : : : : : : : Pusat __________ __________ __________ __________ Cabang 2.

[Surat Keterangan Fiskal (sebagai : pengganti huruf b dan c)] : G. Susunan Kepemilikan Saham (untuk PT)/Susunan Pesero (untuk CV/Firma) No.14 E.__________ tanggal__________ No. Pajak a.__________ tanggal__________ No. Pengurus 1. ________tanggal ______ c.__________ tanggal__________ No. KTP Jabatan dalam Badan Usaha 2.__________ tanggal__________ No. Nama No. Nama No. Direksi/Pengurus Badan Usaha No. Data Pengalaman Perusahaan 4 (empat) tahun terakhir Pemberi Tugas/Pejabat Pembuat Komitmen Lokasi Nama Alamat/ Telepon 6 No / Tanggal 7 Nilai Kontrak BA Serah Terima 10 Kontrak Tanggal Selesai Menurut No. KTP Persentase 2.__________ tanggal__________ No. Bukti Laporan Pajak terakhir : Tahun : __________ No. Nomor Pokok Wajib Pajak b. Data Keuangan 1. Nama Paket Pekerjaan Bidang/ Sub Bidang Pekerjaan 1 2 3 4 5 8 9 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . KTP Jabatan dalam Badan Usaha F. Bukti Laporan bulanan (tiga bulan terakhir) : 1) PPh Pasal 21 2) PPh Pasal 23 3) PPh Pasal 25/Pasal 29 4) PPN b. Nama No. Komisaris untuk Perseroan Terbatas (PT) No.

__________[tempat]. Jika dikemudian hari ditemui bahwa data/dokumen yang saya sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan.15 H. 1 Jenis Fasilitas/Peralatan/ Perlengkapan 2 Jumlah 3 Kapasitas 4 Merk dan tipe 5 Tahun pembuatan 6 Kondisi (%) 7 Lokasi Sekarang 8 Bukti Milik/SewaBeli/Sewa 9 J. dan/atau pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang sesuai dengan ketentuan perundangundangan.000. gugatan secara perdata. Data Fasilitas/Peralatan/Perlengkapan yang mendukung [cantumkan jika disyaratkan oleh Pokja ULP] No. maka saya dan badan usaha yang saya wakili bersedia dikenakan sanksi berupa sanksi administratif. Data Personalia (Tenaga ahli tetap badan usaha) Tgl/bln/thn lahir 3 Tingkat Pendidikan 4 Keahlian/ Spesialisasi 5 Pengalaman Kerja (tahun) 6 Kemampuan Manajerial 7 Tahun Sertifikat/ Ijazah 8 No 1 Nama 2 I. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. Nama Pekerjaan Bidang/ Sub Bidang Pekerjaan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab.. __[tanggal] __________[bulan] 20__[tahun] PT/CV/Firma/Koperasi __________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] [rekatkan meterai Rp 6. Data Pekerjaan yang sedang dilaksanakan Pemberi Tugas/Pejabat Pembuat Komitmen Lokasi Nama Alamat/ Telepon No / Tanggal Nilai Kontrak Progres Terakhir Kontrak (rencana) % Prestasi Kerja (%) No.dan tanda tangan] (nama lengkap) Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

Diisi nomor dan tanggal bukti Laporan Pajak Tahun terakhir berupa SPT Tahunan. 2) PPh Pasal 23. Izin lainnya (apabila dipersyaratkan) 1. nomor dan tanggal penerbitannya. nomor KTP. Persyaratan pemenuhan kewajiban pajak tahun terakhir dengan penyampaian SPT Tahunan dan SPT Masa dapat diganti oleh peserta dengan penyampaian Surat Keterangan Fiskal (SKF) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak G. D. Diisi dengan masa berlaku izin usaha. bidang/subbidang pekerjaan yang dipersyaratkan. apabila ada. 3. Diisi dengan nama badan usaha peserta. dan jabatan dalam badan usaha. PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI A. nomor telepon. Diisi dengan nama. Diisi dengan nomor. Landasan Hukum Pendirian Badan Usaha 1. Data Pengalaman Perusahaan Diisi dengan nama paket pekerjaan. Diisi dengan jenis surat izin usaha. F. nama dan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 3. 2. Data Keuangan 1. E. Diisi dengan nomor. 2. nomor faksimili dan e-mail kantor badan usaha yang dapat dihubungi. 2. Diisi dengan jenis surat izin. Diisi nomor dan tanggal bukti laporan bulanan (tiga bulan terakhir): 1) PPh Pasal 21. Diisi NPWP badan usaha. Diisi dengan alamat. 3. B. dan persentase kepemilikan saham/pesero. 2. lokasi tempat pelaksanaan pekerjaan. Diisi dengan nama. nomor KTP. Diisi dengan nama. Diisi dengan nama instansi penerbit surat izin. Pajak a. tanggal dan nama Notaris penerbit akte perubahan terakhir badan usaha. 4. 4) PPN. 3) PPh Pasal 25/Pasal 29. 2. Diisi dengan alamat. apabila peserta berstatus kantor cabang. dan jabatan dalam badan usaha. Diisi dengan nama instansi penerbit surat izin usaha. nomor dan tanggal penerbitannya. nomor telepon. Izin Usaha 1. c.16 BAB VII. nomor faksimili dan e-mail kantor pusat yang dapat dihubungi. nomor KTP. Administrasi 1. d. Pengurus 1. 2. b. C. Pilih status badan usaha (Pusat/Cabang). apabila berbentuk Perseroan Terbatas. Diisi dengan masa berlaku izin. tanggal dan nama Notaris penerbit akte pendirian badan usaha.

lama pengalaman kerja. jumlah. tingkat pendidikan (sarjana. Data Pekerjaan yang sedang Dilaksanakan Diisi dengan nama paket pekerjaan. nama dan alamat/telepon dari pemberi tugas/Pejabat Pembuat Komitmen. merek dan tipe. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .17 alamat/telepon dari pemberi tugas/Pejabat Pembuat Komitmen. dan tanggal berita acara serah terima. kehalian/spesialisasinya. I. kemampuan manajerial yang dimiliki dan tahun penerbitan sertifikat/ijazah dari setiap tenaga ahli tetap yang dimiliki. untuk masing-masing paket pekerjaan selama 4 (empat) tahun terakhir. Data Fasilitas/Peralatan/Perlengkapan Diisi dengan jenis. nomor/tanggal dan nilai kontrak. kapasitas pada saat ini. nomor/tanggal dan nilai kontrak. pasca sarjana). tanggal selesai paket pekerjaan menurut kontrak. H. tahun pembuatan. Data Personalia (Tenaga ahli tetap) Diisi dengan nama. bidang/subbidang pekerjaan dan lokasi tempat pelaksanaan pekerjaan. tanggal/bulan/tahun lahir. kondisi (dalam persentase). lokasi keberadaan saat ini dan status kepemilikan (milik sendiri/sewa beli/sewa) dari masing-masing fasilitas/peralatan/perlengkapan. Bukti Status kepemilikan harus dapat ditunjukkan pada waktu Pembuktian Kualifikasi. serta persentase progres menurut kontrak dan persentase prestasi kerja terakhir. J.

7. peserta diminta untuk membubuhi materai senilai Rp. salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya tidak masuk dalam daftar hitam. Formulir Isian Kualifikasi yang tidak dibubuhi materai tidak digugurkan. Evaluasi Kualifikasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. apabila disyaratkan. . 8.00 (dua belas ribu rupiah). formulir isian kualifikasi ditandatangani oleh: a.000. atau d. 5. memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia jasa konsultansi dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. memiliki Tenaga Ahli Tetap dan kemampuan menyediakan fasilitas / peralatan / perlengkapan yang sesuai dengan yang dipersyaratkan. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. 4. Usaha kecil dan koperasi kecil yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. PPh Pasal 23 (bila ada transaksi). pemenuhan persyaratan kualifikasi. atau pengalaman tertentu. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. memiliki kemampuan pada bidang pekerjaan yang sesuai untuk usaha Mikro. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF). Usaha Kecil dan Koperasi Kecil serta kemampuan pada subbidang pekerjaan yang sesuai untuk usaha non kecil. 9. menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa badan usaha yang bersangkutan dan manajemennya tidak dalam pengawasan pengadilan. C. D. memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahunan) serta memiliki laporan bulanan PPh Pasal 21. 3. dan 2. tenaga ahli spesialis yang diperlukan.18 BAB VIII. c. memiliki sertifikat manajemen mutu ISO atau persyaratan lain seperti peralatan khusus. 10. kelengkapan Dokumen Kualifikasi. memiliki surat izin usaha sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Evaluasi Kualifikasi hanya berdasarkan Formulir Isian Kualifikasi yang dilakukan dengan Sistem Gugur.12. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (dinyatakan dengan surat kuasa). direktur utama/pimpinan perusahaan. TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI A. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. 2. B. kecuali bagi peserta Usaha Mikro. 6. b. PPh Pasal 25/Pasal 29 dan PPN (bagi Pengusaha Kena Pajak) paling kurang 3 (tiga) bulan terakhir dalam tahun berjalan. Peserta yang memenuhi Evaluasi Kualifikasi dilanjutkan dengan Pembuktian Kualifikasi. Pokja ULP memeriksa dan membandingkan persyaratan dan data isian peserta dalam Dokumen Kualifikasi dalam hal: 1. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. tidak pailit.

19 E. F. Data yang kurang dapat dilengkapi paling lambat sebelum batas akhir pemasukan Dokumen Kualifikasi. Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas maka Pokja ULP dapat meminta peserta untuk menyampaikan klarifikasi secara tertulis dan/atau melengkapi data yang kurang. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . namun tidak boleh mengubah substansi Dokumen Kualifikasi.

20 Republik Indonesia Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha .Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk Penanganan Darurat dengan Prakualifikasi - Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah .

21 DOKUMEN PEMILIHAN Nomor: __________ Tanggal: __________ untuk Pengadaan __________ [Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan/Pejabat Pengadaan]: __________ [Kementerian/Lembaga/SKPD/Institusi lainnya]: __________ Tahun Anggaran: __________ Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

.... ........ ............. ................................. ............................................ 110 115 ....... ................ ......................................... ....................................................... 23 24 45 54 57 57 61 73 75 75 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .................................................... 106 109 ............................. ............................. ......... 116 118 .......... 115 ........................................... ............................. ............. 78 .......................................22 DAFTAR ISI BAB I BAB II BAB III BAB IV BAB V UMUM INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) BENTUK DOKUMEN PENAWARAN LAMPIRAN 1 : SURAT PENAWARAN LAMPIRAN 2 : DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS LAMPIRAN 3 : DOKUMEN PENAWARAN BIAYA BAB VI BENTUK KONTRAK LAMPIRAN 1 : SURAT PERJANJIAN LAMPIRAN 2 : SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK LAMPIRAN 3 : SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK LAMPIRAN 3 A : PERSONIL INTI DAN PERALATAN LAMPIRAN 4 : SURAT PERINTAH KERJA (SPK) BAB VII BENTUK DOKUMEN LAINNYA LAMPIRAN 1 : SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA (SPPBJ) LAMPIRAN 2 : SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) LAMPIRAN 3 : JAMINAN UANG MUKA .............................................. .....................

LDP . : Kelompok Kerja ULP yang berfungsi untuk melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa.[Pejabat : Kerangka Acuan Kerja : Harga Perkiraan Sendiri.] . Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .SPMK yang melaksanakan Pengadaan yang : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan. : Surat Perintah Mulai Kerja. Dokumen Pemilihan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. B.Jasa Konsultansi : jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu di berbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware). Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian. yang berisi instruksi dan/atau informasi yang diperlukan oleh peserta untuk menyiapkan penawarannya. UMUM A.KAK .] Pengadaan : personil yang memiliki Sertifikat Keahlian Pengadaan Barang/Jasa Barang/Jasa. : Lembar Data Pemilihan.[Pokja ULP .HPS .23 BAB I. istilah dan singkatan sebagai berikut: .PPK . .SPPBJ . : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.

untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pemilihan. 4.2 Peserta yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. dan/atau d. atau pembatalan penetapan peserta. 4. . berusaha mempengaruhi [anggota Pokja Penipuan ULP/Pejabat Pengadaan] dalam bentuk dan cara apapun.24 BAB II. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pemilihan ini. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam.3 Pengenaan sanksi dilaporkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] kepada PA/KPA.1 Peserta menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan jasa konsultansi sebagaimana tercantum dalam LDP. seperti digugurkan dari proses Penunjukan Langsung. sanksi administratif. c. berdasarkan syarat-syarat umum dan syarat-syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai Kerangka Acuan Kerja dan biaya sesuai kontrak. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang.1 dikenakan sanksi-sanksi sebagai berikut: a. Umum 1. Peserta Pengadaan ini dibiayai dari sumber sebagaimana tercantum dalam LDP. dan/atau peraturan perundang-undangan. 4. pendanaan Penunjukan Langsung penyedia Jasa Konsultansi ini dapat diikuti oleh peserta yang berbentuk badan usaha dan telah lulus kualifikasi. b. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A. gugatan secara perdata. Sumber Dana 3. Kolusi.2 Peserta yang menurut penilaian [Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam angka 4. 1. ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dan Nepotisme dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: (KKN) serta a. 2.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan Korupsi. b. Larangan 4. Lingkup Pekerjaan 1.

fungsi dan perannya.25 5. Oleh karena itu yang bersangkutan tidak boleh memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. 3) Dokumen Penawaran Teknis. 5. 6. B. Isi Dokumen 7. f. h. b. d.2 Dalam pelaksanaan pekerjaan jasa konsultansi dimungkinkan menggunakan komponen berupa tenaga ahli dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a. dan perannya. e. dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia. g. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia. Lembar Data Pemilihan (LDP). b.1 Dokumen Pemilihan terdiri dari: Pemilihan a.3 Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti di luar tanggungan K/L/D/I.1 Peserta berkewajiban untuk menyampaikan Produksi Dalam penawaran yang mengutamakan jasa konsultansi Negeri yang dilaksanakan di Indonesia oleh tenaga Indonesia (produksi dalam negeri). dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. dan 4) Dokumen Penawaran Biaya. c. komponen berupa perangkat lunak yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan. Kerangka Acuan Kerja (KAK).2 Larangan pertentangan kepentingan ditujukan untuk menjamin perilaku dan tindakan tidak mendua dari para pihak dalam melaksanakan tugas. i. Bentuk [Surat Perjanjian/Surat Perintah Kerja]. 2) Surat Kuasa. Dokumen Pemilihan 7. 5. disusun berdasarkan keperluan yang nyata. Pendayagunaan 6. Bentuk Dokumen Lain : Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 6. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Larangan Pertentangan Kepentingan 5. Umum. Syarat-Syarat Umum Kontrak. fungsi. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. Instruksi Kepada Peserta (IKP).1 Para pihak dalam melaksanakan tugas.

serta dihadiri oleh peserta.1 Pemberian penjelasan dilakukan di tempat dan pada waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. kelengkapan yang harus dilampirkan bersama Dokumen Penawaran. jenis kontrak yang akan digunakan. d. cara penyampaian Dokumen Penawaran. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] menjelaskan kepada peserta mengenai: a. 8. 3) Surat Jaminan Uang Muka. jadwal pemasukan dan pembukaan Dokumen Penawaran. ketentuan tentang asuransi. j. ketentuan tentang penyesuaian harga. 8. 8. 7. e. 2) SPMK.4 [Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] wajib menanggapi setiap permintaan penjelasan yang diajukan peserta secara tertulis. Kelalaian menyampaikan keterangan yang disyaratkan dalam Dokumen Pemilihan atau menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan sepenuhnya merupakan resiko peserta.2 Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pemilihan ini. h.4 Apabila dipandang perlu.3 Peserta dapat meminta penjelasan secara tertulis mengenai dokumen pemilihan kepada [Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] sebelum batas akhir pemasukan penawaran. g. Kerangka Acuan Kerja. Biaya peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta. . b. 7. besaran. masa berlaku dan penjamin yang dapat mengeluarkan jaminan 8. 7. f.2 Perwakilan peserta yang hadir pada saat pemberian penjelasan menunjukkan tanda pengenal dan surat tugas kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. Pemberian Penjelasan 8. c. metode dan tata cara evaluasi.26 1) SPPBJ. i. hal-hal yang menggugurkan penawaran.3 Dalam pemberian penjelasan.

Penyiapan Dokumen Penawaran 9.3 Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Dokumen Penawaran 11.27 8. maka [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pemilihan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. Bahasa Penawaran Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran.5 terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung. 8. 10.2 Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia.6 Apabila dalam BAPP sebagaimana dimaksud pada angka 8. 11. 8.7 Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah Dokumen Pemilihan awal.1 Semua Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Indonesia. pertanyaan dari penyedia. Teknis dan Biaya. serta keterangan lain dituangkan dalam Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP) yang ditandatangani oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dan peserta yang hadir serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. hasil peninjauan lapangan. Biaya dalam Penyiapan Penawaran 10. 10. 8.5 Pemberian penjelasan isi Dokumen Pemilihan.1 Dokumen Penawaran terdiri dari Administrasi. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 10. jawaban dari [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. C.8 [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] memberikan salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pemilihan kepada peserta. perubahan substansi dokumen. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran.

dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun) b.28 11. Surat Kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). d.3 Dokumen Penawaran Teknis terdiri dari: a. 11. 2) daftar pengalaman kerja sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. d. diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi : nama pekerjaan yang dilaksanakan. 4) komposisi tim dan penugasan. 5) jadwal penugasan tenaga ahli. Surat Penawaran. terdiri dari : 1) data organisasi perusahaan. tanggal. b. 2) surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan. Kualifikasi tenaga ahli. b. pemberi tugas. c. metodologi dan program kerja. 2) uraian pendekatan. Data pengalaman perusahaan. terdiri dari : 1) tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja. tanda tangan: a) direktur utama/pimpinan perusahaan. 11. terdiri dari : 1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan. Pendekatan dan metodologi. c. penawaran biaya.2 Penawaran Administrasi terdiri dari: a. 3) jadwal pelaksanaan pekerjaan. 3) uraian pengalaman kerja sejenis 10 (Sepuluh) tahun terakhir.4 Dokumen Penawaran Biaya terdiri dari: a. masa berlaku penawaran. b. b) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. lokasi. Dokumen lain yang dipersyaratkan. Rekapitulasi penawaran biaya. dan e. Rincian Biaya Langsung Personil . nilai. jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. atau c) kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat. yang didalamnya mencantumkan : a.

retribusi.2 [Untuk kontrak harga satuan serta kontrak gabungan harga satuan dan lumpsum. c. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 13. Keterangan: dokumen b.3 Biaya overhead.1 Total biaya penawaran ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf. 12.d tidak wajib dipenuhi untuk kontrak lumpsum. 13. peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan NonPersonil. Dokumen lain yang dipersyaratkan. [Untuk kontrak lumpsum.c. ditulis : “penyesuaian harga diberlakukan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak”]. d. bea.29 (remuneration). asuransi dan keuntungan serta semua pajak.2 Pembayaran atas pretasi pekerjaan jasa konsultansi ini dilakukan sesuai dengan cara sebagaimana tercantum dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. 12. 12. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka kegiatan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan kegiatan yang lain dan kegiatan tersebut tetap harus dilaksanakan]. Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost). 12. 13. dan pungutan lain yang sah harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan jasa konsultansi ini diperhitungkan dalam total biaya penawaran.1 Semua biaya dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang sebagaimana tercantum dalam LDP. Biaya Penawaran 12.4 [untuk kontrak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . apabila dipersyaratkan peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan NonPersonil].

Menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran. Pemasukan Dokumen Penawaran 16.1 Penyampulan Dokumen Penawaran dengan dan Penandaan menggunakan metoda 1 (satu) sampul. Menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan tidak dikenakan sanksi.2 Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. Penyampaian Dokumen Penawaran 17. 14.3 Peserta dapat : a. 14. serta ditujukan kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dengan alamat yang ditentukan dalam LDP.30 14. 15. maka sampul penutup dimasukan ke dalam sampul luar yang .3 Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. Bentuk Dokumen Penawaran Dokumen Penawaran disampaikan sebanyak 1 (satu) rangkap dokumen asli. nama paket pekerjaan.4 Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP.2 Dokumen Penawaran Administrasi.1 Peserta menyampaikan langsung Dokumen Penawaran kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] sesuai jadwal sebagaimana tercantum dalam LDP. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dapat meminta kepada peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu.2 Peserta dapat menyampaikan Dokumen Penawaran melalui pos/jasa pengiriman dengan ketentuan sudah diterima [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] sebelum batas akhir pemasukan penawaran serta segala risiko keterlambatan dan kerusakan dokumen menjadi risiko peserta. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 14. dan Biaya dimasukkan dalam 1 (satu) sampul dan ditulis “Dokumen Penawaran”. nama dan alamat peserta. D. 17. 17. Penyampulan 16. Sampul Penawaran 16. sebelum akhir masa berlakunya penawaran. b. Teknis. 17. 14.1 Masa berlakunya penawaran sesuai sebagaimana tercantum dalam LDP.

c.1 Setiap penawaran yang diterima oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran akan ditolak dan dikembalikan kepada peserta yang bersangkutan dalam keadaan tertutup (sampul tidak dibuka) disertai dengan bukti serah terima. harus dilakukan pembetulan.1 Dokumen Penawaran dibuka pada waktu dan tempat sebagaimana tercantum dalam LDP. Penawaran Terlambat Penawaran harus disampaikan kepada atau harus sudah diterima oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] paling lambat di tempat dan pada waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. dokumen penawaran biaya. 21.31 mencantumkan nama paket pekerjaan dan alamat [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan].2 Sebelum evaluasi penawaran Pokja ULP/Pejabat Pengadaan melakukan koreksi aritmatik terhadap penawaran biaya. yang meliputi: a. dan e. kesalahan hasil pengalian antara volume dengan harga satuan. 18. E. b. d. dengan ketentuan : [Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum: a. dokumen penawaran teknis. 19. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] memberitahukan kepada peserta yang bersangkutan untuk mengambil kembali penawaran tersebut disertai dengan bukti serah terima. surat penawaran yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan penawaran biaya. jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Evaluasi Penawaran 21. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran serta Klarifikasi dan Negosiasi 20. surat kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). 20. 21. dokumen lain yang dipersyaratkan. Pembukaan Dokumen Penawaran 20. b.1 Evaluasi penawaran dilakukan dengan metoda evaluasi kualitas.2 Terhadap penawaran terlambat yang disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. 19.2 [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] memeriksa kelengkapan Dokumen Penawaran. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 19.

21.6 Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Pemilihan ini. evaluasi teknis. c. dan harga satuan pada surat penawaran tetap dibiarkan kosong]. Jika nilai pagu anggaran sama dengan nilai HPS maka nilai tersebut dijadikan patokan untuk menggugurkan penawaran biaya terkoreksi. 21. b.4 Penawaran dievaluasi dengan cara memeriksa dan membandingkan Dokumen Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan yang diurut mulai dari tahapan penilaian persyaratan administrasi. apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dilarang menambah. [Untuk kontrak lump sump: a.7 Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut : a. mengurangi. syarat-syarat. b.5 Metode evaluasi. mengurangi. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dan/atau peserta dilarang menambah. evaluasi biaya. tanpa ada . atau c. dan c. dan ruang lingkup serta kualifikasi tenaga ahli yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan ini. namun total biaya terkoreksi yang melebihi HPS tidak menggugurkan penawaran sebelum dilakukan negosiasi biaya. dan tata cara selain yang disebutkan dalam IKP tidak diperbolehkan. dan kewajaran biaya. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran. maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka. apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas.32 dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain. maka penawaran dinyatakan gugur].3 Total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi pagu anggaran langsung menggugurkan penawaran. 21. 21. persyaratan teknis. b. kriteria. apabila ada perbedaan penulisan nilai biaya penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. 21. evaluasi administrasi. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan.

e. 21. 4) apabila peserta memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pemilihan dipenuhi/dilengkapi. 2) surat penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut : a) ditandatangani oleh : (1) direktur utama/pimpinan perusahaan. b) mencantumkan penawaran biaya. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dan/atau PPK dengan tujuan untuk menunjuk peserta. maka : 1) peserta dimasukan dalam Daftar Hitam baik badan usahanya beserta pengurusnya. Penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. 5) apabila peserta tidak memenuhi persyaratan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. d) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP.8 Evaluasi Administrasi : a. (2) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. Evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. 3) [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan. dan hasil/kinerja pekerjaan. b. e) bertanggal. kualitas. atau (3) kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. d.33 penyimpangan yang bersifat penting/pokok yang mempengaruhi lingkup. 2) [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain. para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] selama proses evaluasi. c) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP.

Penilaian terhadap Pengalaman Perusahaan dilakukan atas: 1) pengalaman perusahaan peserta dalam melaksanakan pekerjaan sejenis dengan pekerjaan yang dipersyaratkan dalam KAK untuk 10 (sepuluh) tahun terakhir. 4) penilaian juga dilakukan terhadap jumlah pekerjaan yang sedang dilaksanakan oleh peserta. 5) pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi dari pengguna jasa. lokasi. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain.d 20 %).9 Evaluasi Teknis : a.d 40 %). Evaluasi penawaran teknis dilakukan dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap kriteria yang dinilai dan bobot yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. 2) pengalaman kerja di Indonesia dan/atau di lokasi proyek mendapat tambahan nilai. c. pemberi tugas. b) pendekatan dan metodologi (bobot nilai antara 20 % s. b. 21.34 administrasi. lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat. 2) penilaian dilakukan sesuai pembobotan dari masing-masing unsur sebagaimana tercantum dalam LDP. yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir. c) kualifikasi tenaga ahli (bobot nilai antara 50 % s. disamping untuk mengukur pengalaman juga dapat dipergunakan untuk mengukur kemampuan/kapasitas peserta yang bersangkutan dalam melaksanakan tugasnya. 3) bobot masing-masing unsur ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan. dengan ketentuan: 1) unsur-unsur pokok yang dinilai adalah: a) pengalaman perusahaan (bobot nilai antara 10 % s. Unsur-unsur yang dievaluasi harus sesuai dengan yang ditetapkan. nilai.d 70 %). 3) pengalaman tersebut diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi: nama pekerjaan yang dilaksanakan. 6) sub unsur Pengalaman Perusahaan yang dinilai adalah: . dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun).

7) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. b) pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. c) hasil kerja (deliverable). 2) sub unsur Pendekatan dan Metodologi yang dinilai adalah: a) pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. b) kualitas metodologi. dan laporan-laporan. d) kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap. penilaian terutama meliputi: ketepatan menganalisa masalah dan langkah pemecahan yang diusulkan dengan tetap mengacu kepada persyaratan KAK. dan hasil kerja. spesifikasi teknis. penilaian terutama meliputi: pengertian terhadap tujuan proyek/kegiatan. jangka waktu pelaksanaan. jadwal penugasan. dan kebutuhan fasilitas penunjang. orang bulan (person-month) tenaga ahli. tanggapan terhadap KAK khususnya mengenai data yang tersedia. dan pengenalan lapangan. laporan-laporan yang disyaratkan. e) gagasan baru yang diajukan oleh Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . penilaian meliputi antara lain: analisis. konsistensi antara metodologi dengan rencana kerja. organisasi.35 a) pengalaman melaksanakan proyek/ kegiatan sejenis. program kerja. gambargambar kerja. apresiasi terhadap inovasi. pemahaman atas sasaran/tujuan. kualitas metodologi. d. Penilaian terhadap Pendekatan dan Metodologi dilakukan atas: 1) pemahaman perusahaan peserta atas lingkup pekerjaan/jasa layanan yang diminta dalam KAK. c) pengalaman manajerial dan fasilitas utama. uraian tugas. jadwal pekerjaan. jenis keahlian serta jumlah tenaga ahli yang diperlukan. d) fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. perhitungan teknis. kebutuhan jumlah orang bulan. lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan (aspek-aspek utama yang diindikasikan dalam KAK).

Ketentuan penghitungan pengalaman kerja profesional dilakukan sebagai berikut : (1) tidak boleh terjadi tumpang tindih (overlap). maka yang diambil adalah perhitungan [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. persyaratan. (2) apabila terdapat perhitungan bulan menurut [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] lebih kecil dari yang tertulis dalam penawaran.36 penyedia untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK diberikan nilai lebih. didukung dengan referensi dari pengguna jasa. yang dinilai dan 3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. b) pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. penilaian dilakukan atas: 1) tenaga ahli yang diusulkan untuk melaksanakan pekerjaan dengan memperhatikan jenis keahlian. atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi. serta jumlah tenaga yang telah diindikasikan di dalam KAK. dibuktikan dengan salinan ijazah. 2) sub unsur Kualifikasi Tenaga Ahli yang dinilai adalah: a) tingkat pendidikan. f) [sub unsur lain dipersyaratkan]. e. Kualifikasi Tenaga Ahli. bila terjadi overlap yang dihitung hanya salah satu. (3) apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis secara . yaitu lulusan perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah lulus ujian negara atau yang telah diakreditasi. Apabila perhitungan [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] lebih besar dibandingkan dengan yang tertulis dalam penawaran. Bagi tenaga ahli yang diusulkan sebagai pemimpin/wakil pemimpin pelaksana pekerjaan (team leader/co team leader) dinilai pula pengalaman sebagai pemimpin/wakil pemimpin tim. maka yang diambil adalah yang tertulis dalam penawaran.

dan (5) dikalikan dengan nilai kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi yang didapatkan dari angka (6). dan tahunnya. terkait (b) posisi : i. maka pengalaman kerja yang dihitung hanya 25 % dari total bulannya. dinilai dengan kriteria sebagai berikut: (a) lingkup pekerjaan : i. sesuai ii. maka pengalaman kerja yang dihitung adalah total bulannya dikurangi 1 (satu) bulan. tidak sesuai (c) nilai masing-masing kriteria ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP.37 lengkap tanggal. (4). menunjang iii. maka bulan yang overlap dihitung satu kali). maka pengalaman kerja akan dihitung secara penuh (kecuali bila terjadi overlap. (8) total seluruh bulan kerja profesional dibagi dengan angka 12 sehingga didapatkan jangka waktu pengalaman kerja profesional seorang tenaga ahli. (4) apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis bulan dan tahunnya saja (tanpa tanggal). (5) apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis tahunnya saja (tanpa tanggal dan bulan). sesuai ii. sesuai dengan keahlian/profesi yang disyaratkan dalam KAK. d) lain-lain : penguasaan bahasa Inggris. bulan. (9) Nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional tenaga ahli dicantumkan dalam LDP c) sertifikat keahlian/profesi yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang mengeluarkan. bahasa Indonesia (bagi konsultan Asing). Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . (6) kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi pengalaman kerja profesional dibandingkan dengan yang dipersyaratkan dalam KAK. (7) bulan kerja profesional yang didapatkan dari angka (3).

11 Dalam melakukan evaluasi. direktur utama/pimpinan perusahaan. situasi. dan kondisi (custom) setempat. b. Personil yang menguasai/memahami aspek-aspek tersebut di atas diberikan nilai lebih tinggi. g. Hasil evaluasi teknis harus melewati ambang batas nilai teknis (passing grade) sebagaimana yang tercantum dalam LDP. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] melakukan klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya untuk mendapatkan biaya yang wajar serta dapat dipertanggungjawabkan. f. 21. 4) kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimbursable cost). 3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. 4) Tingkat pendidikan tenaga ahli yang kurang dari tingkat pendidikan yang dipersyaratkan dalam KAK tidak diberi nilai. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (dinyatakan dengan surat kuasa). kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen . Evaluasi biaya dilakukan terhadap peserta yang lulus ambang batas nilai teknis. aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara. 21. 5) Kualifikasi dari tenaga ahli yang melebihi dari kualifikasi yang dipersyaratkan dalam KAK tidak mendapat tambahan nilai. e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. b. Unsur-unsur yang perlu diteliti dan dinilai dalam evaluasi penawaran biaya dilakukan terhadap: 1) kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). 2) kewajaran penugasan tenaga ahli. 3) kewajaran penugasan tenaga pendukung. c. [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain.10 Evaluasi Biaya : a. aturan. 22. Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya 22.38 bahasa setempat.1 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] dengan: a. Apabila peserta tidak memenuhi persyaratan teknis.

b.2 (tiga koma dua) kali gaji dasar yang diterima oleh tenaga ahli tetap dan/atau maksimum 2. meyakinkan kejelasan teknis dan biaya. f. jadwal pelaksanaan pekerjaan. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. serta mempertimbangkan kebutuhan perangkat/fasilitas pendukung yang proporsional guna pencapaian hasil kerja yang optimal.5 Klarifikasi dan negosiasi terhadap unit biaya personil dilakukan berdasarkan daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan. b.5 (dua koma lima) kali penghasilan yang diterima oleh tenaga ahli tidak tetap berdasarkan perhitungan dari daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan. cara penanganan pekerjaan dan rencana kerja. memperoleh kesepakatan biaya yang efisien dan efektif dengan tetap mempertahankan hasil yang ingin dicapai sesuai dengan penawaran teknis yang diajukan penyedia. atau d.2 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan untuk: a. dan c. 22. lingkup dan sasaran jasa konsultansi. g. unit biaya personil dihitung berdasarkan satuan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . b. dengan memperhatikan kesesuaian antara bobot pekerjaan dengan tenaga ahli dan/atau tenaga pendukung yang ditugaskan. b.4 Aspek-aspek biaya yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a. e. program alih pengetahuan. d. kualifikasi tenaga ahli. 22. kesesuaian rencana kerja dengan jenis pengeluaran biaya.39 otentik. jadwal penugasan personil. biaya satuan dibandingkan dengan biaya yang berlaku di pasaran. volume kegiatan dan jenis pengeluaran. biaya satuan dari biaya langsung personil.3 Aspek-aspek teknis yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a. maksimum 3. c. organisasi pelaksanaan. dan h. 22. 22. dengan ketentuan: a. fasilitas penunjang.

sekretaris. Penetapan dan Pengumuman Pemenang (Penyedia) 23. dilakukan berdasarkan harga pasar tenaga pendukung tersebut. nama peserta.5).1 BAHPL kesimpulan dari hasil evaluasi Berita Acara penawaran serta klarifikasi dan negosiasi teknis Hasil dan harga yang dibuat oleh [Pokja ULP/Pejabat Penunjukan Pengadaan] dan ditandatangani oleh [paling Langsung kurang seperdua dari jumlah anggota Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] 23. 22. e.9 Apabila hasil evaluasi biaya serta klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya tidak ditemukan hal-hal yang tidak wajar. 22. f. biaya penawaran dan biaya penawaran terkoreksi dari peserta.2 BAHPL harus memuat hal-hal sebagai berikut : a.40 waktu yang dihitung berdasarkan tingkat kehadiran dengan ketentuan sebagaimana tercantum dalam LDP. Pembuatan 23. atau manajer kantor. g. hasil klarifikasi dan negosiasi. F. metoda evaluasi yang digunakan.8 Harga satuan yang dapat dinegosiasikan yaitu Biaya Langsung Non-Personil yang dapat diganti (direct reimbursable cost) dan/atau Biaya Langsung Personil (remuneration) yang dinilai tidak wajar berdasarkan ketentuan pada angka 22. pagu anggaran dan HPS. . hasil evaluasi penawaran. tanpa mengurangi kualitas penawaran teknis. Pembuatan Berita Acara Hasil Penunjukan Langsung (BAHPL).10 Apabila klarifikasi dan negosiasi dengan peserta tidak tercapai kesepakatan.7 Negosiasi biaya dilakukan terhadap total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi HPS. d. agar didapatkan total penawaran biaya hasil negosiasi yang memenuhi HPS. ambang batas nilai teknis. seperti: tenaga survey. b. 22. maka [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengundang peserta lain. 22.6 Klarifikasi dan negosiasi terhadap biaya tenaga pendukung (tenaga teknik dan penunjang/administrasi). c. maka total penawaran biaya dapat diterima sepanjang tidak melebihi pagu anggaran. 22.

000. nama paket pekerjaan dan pagu anggaran serta nilai total HPS . keterangan-keterangan lain yang dianggap perlu mengenai hal ikhwal pelaksanaan Penunjukan Langsung.1 [Pokja ULP membuat Surat Penetapan Pemenang (Penyedia) berdasarkan BAHPL untuk nilai sampai dengan Rp10. dan c. tanggal dibuatnya Berita Acara.3 Data pendukung yang diperlukan untuk menetapkan pemenang (penyedia) adalah: a. usulan penetapan pemenang (penyedia) ditembuskan kepada PPK dan APIP K/L/D/I yang bersangkutan. total biaya hasil negosiasi. b. i. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Dokumen Pemilihan beserta adendum (apabila ada).000.] [PA membuat Surat Penetapan Pemenang (Penyedia) untuk nilai diatas Rp10.000. c. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).000. BAHPL.00 (sepuluh miliar rupiah) setelah mendapat usulan dari Pokja ULP. Dokumen Penawaran.00 (sepuluh miliar rupiah). j. Pengumuman Pemenang (Penyedia) [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] mengumumkan pemenang (penyedia) di website sebagaimana tercantum dalam LDP dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat.000.000. unsur-unsur yang dievaluasi. dan e. k. Penetapan Pemenang (penyedia) 24.00 (lima puluh juta rupiah). rumus yang dipergunakan.2 Penetapan pemenang (penyedia) harus memuat: a. nama paket pekerjaan dan nilai total HPS.41 h. yang sekurang-kurangnya memuat: a. nama dan alamat pemenang (penyedia) serta total penawaran biaya atau total penawaran biaya terkoreksi. d.] 24. hasil evaluasi penawaran. 24.] [Pejabat Pengadaan membuat Surat Penetapan Pemenang (Penyedia) berdasarkan BAHPL untuk nilai sampai dengan Rp 50. dan b. 25. dengan ketentuan: a. apabila PA tidak setuju dengan usulan Pokja ULP.000. maka PA memerintahkan Pokja ULP untuk mengevaluasi ulang atau mengundang peserta lain.000. 24. nama dan alamat penyedia. b. b.

apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. Penunjukan Penyedia Barang/ Jasa 26. dengan ketentuan: a.4 Apabila penyedia yang ditunjuk mengundurkan diri. 26. hasil klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya. f. 26.2 PPK menerbitkan SPPBJ apabila pernyataan penyedia pada formulir isian kualifikasi masih berlaku. Hasil evaluasi. besaran usulan biaya dan biaya terkoreksi. atau c. b. 26. maka diberitahukan kepada PA/KPA untuk diputuskan dengan ketentuan: . maka yang bersangkutan tidak dikenakan sanksi. 26. G.42 c. d. 26. Penunjukan Penyedia Barang/ Jasa 26. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang dapat diterima secara obyektif oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. maka PA memerintahkan [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] untuk mengundang peserta lain. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).7 Dalam hal PPK tidak bersedia menerbitkan SPPBJ karena tidak sependapat atas penetapan penyedia.5 SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah Pengumuman Penetapan Pemenang (Penyedia).1 [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] menyampaikan BAHPL kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ). maka yang bersangkutan dimasukkan dalam Daftar Hitam. yang bersangkutan boleh tidak bersedia ditunjuk dengan tidak dikenakan sanksi apabila masa penawarannya sudah tidak berlaku. 26.3 Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan tersebut. e.6 Salah satu tembusan dari SPPBJ disampaikan (tanpa lampiran surat perjanjian) sekurangkurangnya kepada unit pengawasan internal.

maka penandatanganan kontrak tidak dapat dilakukan.5 PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. Kerahasiaan Proses Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Penunjukan Langsung dibuat oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman penyedia.4 Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak. b. apabila PA/KPA sependapat dengan [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. PA/KPA memutuskan penetapan penyedia oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] bersifat final. 28.Penandatanganan Kontrak 28. kecuali perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran. 28. d.43 a. bahasa. I.2 Penandatanganan Kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ.3 PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pemilihan sampai dengan penandatanganan Kontrak. 27. Apabila salah satu pernyataan tersebut sudah tidak dipenuhi.6 Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain. pokok perjanjian. adendum Surat Perjanjian. 28. 28. c. atau b. maka berlaku urutan sebagai berikut: a.1 Sebelum penandatanganan kontrak PPK wajib an Kontrak memeriksa apakah pernyataan dalam Dokumen Isian Kualifikasi masih berlaku. apabila PA/KPA sependapat dengan PPK. redaksional. syarat-syarat khusus Kontrak. Penandatangan 28. dan PA/KPA memerintahkan PPK untuk mengeluarkan SPPBJ. 28. beserta rincian penawaran biaya. dilakukan evaluasi ulang atau mengundang peserta lain. surat penawaran.

9 Pihak yang berwenang menandatangani Kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar. b.44 e.8 [Penandatanganan Kontrak yang kompleks dan/atau bernilai di atas Rp 100.10 Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada angka 28. dokumen lainnya. dapat menandatangani Kontrak. 28.8. seperti : SPPBJ. terdiri dari: 1) Kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia.000. . sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli. f. yaitu: a. sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menandatangani Kontrak. apabila diperlukan.00 (seratus miliar rupiah) dilakukan setelah memperoleh pendapat ahli hukum kontrak. gambar-gambar.000. h. yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundangundangan. 28. dan 2) Kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK. g. rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai. Berita Acara Hasil Penunjukan Langsung. 28.] 28. syarat-syarat umum Kontrak. Kerangka Acuan Kerja.7 Banyaknya rangkap Kontrak dibuat sesuai kebutuhan.000.

d____ Tempat : __________ Peninjauan Lapangan] [Peninjauan lapangan akan dilaksanakan pada: Hari : _______________________ Tanggal : _______________________ Pukul : _______________________ Tempat : _______________________ ] E. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 1. [diisi waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan] C. Sumber Dana Pekerjaan ini dibiayai dari _____Tahun Anggaran________ sumber pendanaan [diisi sumber dana dan tahun anggarannya sesuai dokumen anggaran untuk pembiayaannya] D. Lingkup Pekerjaan [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] : _________________________________ [diisi nama [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]bukan nama orang. atau secara sekaligus]. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) A. Bentuk mata uang penawaran : __________ [diisi Rupiah atau mata uang lainnya apabila dilaksanakan di luar negeri] 2.45 BAB III. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Pemberian Penjelasan Dokumen Pemilihan [dan Pemberian Penjelasan akan dilaksanakan pada : Hari : __________ Tanggal : __________ Pukul : ____s. contoh: Pokja Jasa Konsultansi ULP LKPP Alamat [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] _______________________________ Alamat website : _______________________________ Nama paket pekerjaan: ______________ Uraian singkat pekerjaan ______________ [diisi uraian secara singkat dan jelas pekerjaan/kegiatan yang dilaksanakan] B. Jangka Waktu Penyelesaian Pekerjaan Jangka waktu penyelesaian pekerjaan: ______(___________________________) hari kalender. berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan (termin). Pembayaran dilakukan dengan cara __________ [diisi pembayarannya dilaksanakan secara : bulanan.

Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan ____ (_________) hari kalender sejak __________[diisi “penandatanganan Kontrak” atau “SPMK”] G. dan Biaya ditandai : “PENAWARAN ADMINISTRASI. Pemasukan dan Pembukaan Dokumen Penawaran H. maka sampul luar ditulis : Nama Paket Pekerjaan : ______________ Ditujukan kepada : Pokja _________ [ditulis nama pokjanya] ULP____[K/L/D/I] Alamat Pokja ULP : _________[ditulis alamat Pokja ULP] . Pada sampul penutup diberi tanda “ASLI” untuk Dokumen Penawaran asli. TEKNIS. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 1. DAN BIAYA” 2. Teknis. Masa berlaku penawaran selama _____ (____________) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Sampul penutup Dokumen Penawaran Administrasi.d____ : __________ 1.46 F. [diisi dengan memperhitungkan awal pemasukan penawaran sampai dengan penandatanganan kontrak] 2. Sampul penutup ditulis : Nama Paket Pekerjaan : __________ Nama Perusahaan : __________ Alamat Perusahaan : _________ Ditujukan kepada : Pokja___ [ditulis nama pokjanya] ULP_[K/L/D/I] Alamat Pokja ULP : ______[ditulis alamat Pokja ULP] Diterima pada : Hari : ______________ Tanggal : ______________ Bulan : ______________ Tahun : ______________ Jam : ______________ [diisi oleh Pokja ULP yang menerima Dokumen Penawaran] 3. Penyampulan dan Penandaan Sampul Penawaran Hari Tanggal Pukul Tempat : __________ : __________ : ____s. 4.

dengan bobot sub unsur _______%. dengan bobot sub unsur _______%. 5) proyek/kegiatan yang sejenis adalah : _______________[deskripsikan dengan jelas]. maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. Unsur Pengalaman Perusahaan : ____________% a. e. Sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. Apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak dinilai. Sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama.d ____ paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 3) memiliki < ____ paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. Evaluasi Teknis Bobot unsur-unsur pokok yang dinilai : 1. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ ____ paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 2) memiliki ____ s. d. Sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis. c. Apabila dilengkapi referensi namun terbukti tidak benar. dan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . b. f.d ____ paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 3) memiliki < ____ paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis.47 I. Pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi. dengan bobot sub unsur _______%. yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ ____ paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 2) memiliki ____ s.

i. j. ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ ____ pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 2) memiliki ____ s. Sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap. diberi nilai : _____________ .d ____ pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 3) memiliki < ____ pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. h. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Unsur Pendekatan dan Metodologi : ____________% a. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. dengan bobot sub unsur _______%. dengan bobot sub unsur _______%. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pengalaman Perusahaan = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan].d ____ orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 3) memiliki < ____ orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. 2.48 g. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ ____ orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 2) memiliki ____ s. Sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK.

diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : _____________ Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . b. dengan bobot sub unsur _______%. diberi nilai : _____________ 3) apabila tidak menyajikan. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kualitas metodologi = NILAI BOBOT sub unsur kualitas metodologi. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Sub unsur hasil kerja (deliverable). dengan bobot sub unsur _______%. Sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. c. diberi nilai : _____________ 3) apabila tidak menyajikan. dengan bobot sub unsur _______%.49 3) apabila tidak menyajikan. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. Sub unsur kualitas metodologi. d. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur hasil kerja (deliverable) = NILAI BOBOT sub unsur hasil kerja (deliverable). dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai.

50 3) apabila tidak menyajikan. diberi nilai : _____________ 3) apabila tidak menyajikan. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : _____________ 2) < tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK. Sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK. e. k. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) ≥ tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK. f. dengan bobot sub . dengan bobot sub unsur _______%. Sub unsur tingkat pendidikan. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % l. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pendekatan dan Metodologi = NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI. 3. b. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. Sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Unsur Kualifikasi Tenaga Ahli : ____________% a. dengan bobot sub unsur _______%. diberi nilai : _____________ 3) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur tingkat pendidikan = NILAI BOBOT sub unsur tingkat pendidikan.

yang dihitung berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam IKP. 2) perhitungan bulan kerja tenaga ahli. terkait adalah : __________[deskripsikan dengan jelas]. menunjang adalah : ______[deskripsikan dengan jelas]. 5) perhitungan bulan kerja X nilai lingkup pekerjaan X nilai posisi = jumlah bulan kerja profesional 6) nilai total seluruh jumlah bulan kerja profesional dibagi angka 12 = jangka waktu pengalaman kerja profesional 7) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional : a) memiliki ≥ ____ tahun pengalaman kerja profesional. sesuai adalah : __________[deskripsikan dengan jelas].d ____ tahun pengalaman kerja profesional. sesuai adalah : __________[deskripsikan dengan jelas]. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) dukungan referensi : a) apabila melampirkan referensi dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi. diberi nilai : _____________ b) tidak sesuai. tidak sesuai adalah : _____[deskripsikan dengan jelas]. ii.51 unsur _______%. iii. ii. maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. diberi nilai : _____________ c) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] d) memiliki < ____ tahun pengalaman kerja Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . maka pengalaman kerja diberikan penilaian. diberi nilai : _____________ a) lingkup pekerjaan yang : i. 3) lingkup pekerjaan : a) sesuai. c) apabila melampirkan referensi namun terbukti tidak benar. 4) posisi : a) sesuai. diberi nilai : _____________ b) memiliki ____ s. diberi nilai : _____________ c) terkait. diberi nilai : _____________ b) posisi yang : i. b) apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak diberikan penilaian. diberi nilai : _____________ b) menunjang.

o. Total NILAI BOBOT seluruh tenaga ahli X bobot unsur Kualifikasi Tenaga Ahli = NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI.52 profesional. diberi nilai : _____________ 5) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 6) total nilai yang didapatkan X bobot sub unsur lain-lain = NILAI BOBOT sub unsur lain-lain. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur = NILAI 1 (SATU) ORANG TENAGA AHLI. situasi. Total bobot seluruh sub unsur = 100 %. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki. Sub unsur lain-lain yang dibutuhkan dalam KAK. aturan. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) penguasaan bahasa asing [apabila dibutuhkan]. c. m. dengan bobot sub unsur _______%. diberi nilai : _____________ 3) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 4) nilai yang didapatkan X bobot sub unsur sertifikat keahlian/profesi = NILAI BOBOT sub unsur sertifikat keahlian/profesi. diberi bobot =_____________ 3) dan seterusnya p. Sub unsur sertifikat keahlian/profesi. diberi nilai : _____________ 2) penguasaan bahasa setempat [apabila dibutuhkan]. diberi nilai : _____________ 8) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. Nilai 1 (Satu) Orang Tenaga Ahli X bobot tenaga ahli = NILAI BOBOT tenaga ahli q. dan kondisi (custom) setempat. diberi nilai : _____________ 2) tidak memiliki. dengan bobot sub unsur _______%. d. [apabila tenaga ahli yang dinilai lebih dari 1 (satu) maka setiap tenaga ahli harus diberi bobot]Bobot tenaga ahli : 1) Tenaga Ahli 1 (Team Leader). n. . diberi nilai : _____________ 3) penguasaan Bahasa Indonesia bagi konsultan asing [apabila dibutuhkan]. diberi nilai : _____________ 4) aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara. diberi bobot =_____________ 2) Tenaga Ahli 2 (____________).

Nilai Evaluasi Teknis = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN + NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI + NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI Ambang batas nilai teknis (passing grade) = ___________ 5. Unit Biaya Personil Berdasarkan Satuan Waktu Unit biaya personil berdasarkan satuan waktu dihitung sebagai berikut: 1 (satu) bulan : ____ (__________) hari kerja 1 (satu) hari kerja : ____ (__________) jam kerja Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Evaluasi Biaya Jangka waktu pelaksanaan Evaluasi Biaya : _______________ s.d _______________ [tuliskan tanggal bulan dan tahun] K.53 4. J.

Sumber Pendanaan 6. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) Uraian Pendahuluan1 1.54 BAB IV. Nama dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan: __________________________ Nama Pejabat Pembuat Komitmen: __________ Satuan Kerja: __________ Data Penunjang2 7. Latar Belakang 2. Data penunjang terdiri dari data yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan. Referensi Hukum 1 2 Uraian Pendahuluan memuat gambaran secara garis besar mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan. Standar Teknis 9. Data Dasar 8. Sasaran 4. Lokasi Kegiatan 5. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Maksud dan Tujuan 3. Studi-Studi Terdahulu 10.

Peralatan. 20. Laporan Bulanan Laporan Bulanan memuat: __________ Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya: __ (__________) hari kerja/bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak __ (__________) buku laporan. Material. Laporan Pendahuluan Laporan Pendahuluan memuat: __________ Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya: __ (__________) hari kerja/bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak (__________) buku laporan. Jangka Waktu Penyelesaian Kegiatan 17. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Jadwal Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Laporan 19. Khusus untuk Metode Evaluasi Pagu Anggaran jumlah orang bulan tidak boleh dicantumkan. Personil Posisi Tenaga Ahli: Tenaga Pendukung (jika ada): 18. Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa 16. Personil dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen 14. Keluaran3 13.55 Ruang Lingkup 11. Laporan Antara 3 4 Dijelaskan pula keterkaitan antara suatu keluaran dengan keluaran lain. Laporan Antara memuat hasil sementara Kualifikasi Jumlah orang Bulan4 21. Peralatan dan Material dari Penyedia Jasa Konsultansi 15. Lingkup Kegiatan 12.

Jika kerjasama dengan penyedia jasa konsultansi lain diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan jasa konsultansi ini maka persyaratan berikut harus dipatuhi: 24. 22. Persyaratan Kerjasama 25. Pedoman Pengumpulan Data Lapangan 26. Alih Pengetahuan Pengumpulan data lapangan harus memenuhi persyaratan berikut: Jika diperlukan. 23.56 pelaksanaan kegiatan: __________ Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya: __ (__________) hari kerja/bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak __ (__________) buku laporan. Produksi dalam Negeri Hal-Hal Lain Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus dilakukan di dalam wilayah Negara Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan keterbatasan kompetensi dalam negeri. Laporan Akhir Laporan Akhir memuat: __________ Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya: __ (__________) hari kerja/bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak __ (__________) buku laporan dan cakram padat (compact disc) (jika diperlukan). Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk menyelenggarakan pertemuan dan pembahasan dalam rangka alih pengetahuan kepada personil proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen berikut: .

terdiri dari : 1) Data Organisasi Perusahaan. 2) Uraian pendekatan. 2) Daftar Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ____ (_________________) hari kalender. 3) Jadwal pelaksanaan pekerjaan. dan program kerja. [Surat Kuasa. apabila ada]. dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan_____________________[diisi oleh Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] sebesar Rp_____________________(_________________) Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. Penawaran ini berlaku selama ____ (_________________) hari kalender sejak tanggal surat penawaran ini._____________20__ [Pokja___________ULP__________/PejabatPengadaan___________[K/L/D/I]] [diisi oleh Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] di _______________________________ Perihal : Penawaran Pekerjaan________________[nama pekerjaan diisi oleh Pokja ULP/ Pejabat Pengadaan] Sehubungan dengan Undangan Penunjukan Langsung Nomor_____________tanggal_____________ dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pemilihan. Sesuai dengan persyaratan. Berita Acara Pemberian Penjelasan [dan Adendum Dokumen Pemilihan]. terdiri dari: 1) Tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN LAMPIRAN 1 : SURAT PENAWARAN A. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . terdiri dari : a. 4) Komposisi tim dan penugasan. BENTUK SURAT PENAWARAN PESERTA BADAN USAHA [Kop Surat Badan Usaha] Nomor Lampiran Kepada Yth. b. metodologi. bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan : 1. 2.: : _____________________ : _____________________ CONTOH ______________.57 BAB V. Data Pengalaman Perusahaan. Dokumen penawaran teknis. Pendekatan dan Metodologi. 3) Uraian Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir.

b. Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). 4. [Dokumen lain yang dipersyaratkan]. Rekapitulasi Penawaran Biaya. Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. Kualifikasi Tenaga Ahli. c. terdiri dari: 1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. Surat penawaran beserta lampirannya kami sampaikan sebanyak 1 (satu) rangkap dokumen asli. 3.58 5) Jadwal penugasan tenaga ahli. Dokumen Penawaran Biaya. PT/CV/Firma_________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] _____________________ Jabatan .yang terdiri dari : a. 2) Surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan dari personil yang diusulkan. Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost). c.

2. akta notaris] tanggal ________________ [tanggal penerbitan akta] Notaris _____________ [nama notaris penerbit akta] beserta perubahannya. yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk : 1. ___________________._______________20__ Penerima Kuasa ________________ Pemberi Kuasa ________________ [nama dan jabatan] [nama dan jabatan] *) Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. _________________ [no. 3. [Menandatangani Kontrak]. memberi kuasa kepada : Nama : ______________________________________*) Alamat : ______________________________________ Jabatan : ______________________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. [Menandatangani Pakta Integritas].59 B. [Menandatangani Surat Penawaran]. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . BENTUK SURAT KUASA CONTOH-1 [kop surat badan usaha] SURAT KUASA Nomor : _______________ Yang bertandatangan di bawah ini : Nama : __________________________________ Alamat Perusahaan : __________________________________ Jabatan : _______________________ [Direktur Utama/Pimpinan perusahaan] _________________[nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No. Surat Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain.

60

[kop surat badan usaha]
SURAT KUASA Nomor : _______________ Yang bertandatangan di bawah ini :

CONTOH-2

Nama : __________________________________ Alamat Perusahaan : __________________________________ Jabatan : _______________________ [Direktur Utama/Pimpinan

perusahaan/Kepala Cabang] _______________[nama PT/CV/Firma]
dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No. _________________ [no. Akta notaris] tanggal ________________ [tanggal penerbitan akta] Notaris _____________ [nama notaris penerbit akta] beserta perubahannya, yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa, memberi kuasa kepada : Nama : ______________________________________ Alamat : ______________________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk : 1. [Menghadiri pemberian pejelasan], 2. [Menghadiri pembukaan penawaran], 3. [Menandatangani Berita Acara Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya].

4. [_________________,dst]
Surat Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. ___________________,_______________20__ Penerima Kuasa ________________ [nama] Pemberi Kuasa ________________ [nama dan jabatan]

61

LAMPIRAN 2 : DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS A. BENTUK DATA ORGANISASI PERUSAHAAN
CONTOH

DATA ORGANISASI ______________________[ PT/CV/Firma]

[cantumkan uraian ringkas (kurang lebih 2 (dua) halaman) mengenai latar belakang dan organisasi peserta dan penanggung jawab yang ditugaskan untuk mengelola pekerjaan jasa konsultansi ini].

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

62

B. BENTUK DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR
CONTOH

DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR
Pengguna Jasa/ Sumber Dana 2

No. 1

Nama Paket Pekerjaan 3

Lingkup Layanan 4

Periode 5

Orang Bulan 6

Nilai Kontrak 7

Keterangan isi kolom : 1. Nomor urut 2. Nama instansi pengguna jasa dan sumber dana 3. Nama paket pekerjaan 4. Jenis lingkup layanan jasa konsultansi 5. Jangka waktu layanan 6. Jumlah orang bulan yang digunakan 7. Nilai kontrak pekerjaan

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

Jumlah tenaga ahli : : : : : : : : Tenaga Ahli Asing ___ Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia ___ Orang Bulan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .63 C. Pengguna Jasa 2. Lokasi Proyek 5. Lingkup Produk Utama 4. Nama Paket Pekerjaan 3. Waktu Pelaksanaan 8. Kontrak 7. Nilai Kontrak 6. No. BENTUK URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CONTOH URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR 1.

peralatan.64 D. dan lain-lain] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . transportasi lokal. atau mengusulkan pentahapan kegiatan yang berbeda. TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA [cantumkan dan jelaskan modifikasi atau inovasi yang peserta usulkan terhadap Kerangka Acuan Kerja untuk meningkatkan kinerja dalam melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi ini.] 2.TANGGAPAN DAN SARAN PENDUKUNG DARI PPK TERHADAP PERSONIL/FASILITAS [tanggapi perihal penyediaan peralatan/material/personil/fasilitas pendukung oleh Pejabat Pembuat Komitmen sesuai dengan Dokumen Pemilihan ini meliputi antara lain (jika ada): dukungan administrasi. data. misalnya meniadakan kegiatan yang dianggap tidak perlu. ruang kerja. atau menambahkan kegiatan lain. BENTUK TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA DAN PERSONIL/FASILITAS PENDUKUNG DARI PPK CONTOH 1. Saran tersebut di atas harus disampaikan secara singkat dan padat.

c) Organisasi dan Personil. Peserta juga harus menjelaskan metodologi yang diusulkan dan kesesuaian metodologi tersebut dengan pendekatan yang digunakan. dan menunjukkan pemahaman terhadap Kerangka Acuan Kerja dan kemampuan untuk menerjemahkannya ke dalam rencana kerja. dan tanggal jatuh tempo penyerahan laporan-laporan. target (termasuk persetujuan sementara dari Pejabat Pembuat Komitmen). termasuk gambar kerja dan diagram) yang dibagi menjadi tiga bab berikut: a) Pendekatan Teknis dan Metodologi. Dalam bab ini usulkan kegiatan utama dari pelaksanaan pekerjaan. lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan. dan tenaga pendukung. Daftar hasil kerja. BENTUK URAIAN PENDEKATAN. dan c) Organisasi dan Personil a) Pendekatan Teknis. harus dicantumkan. Peserta harus menyusun bidang-bidang pokok dari pekerjaan. metodologi kerja dan uraian detil mengenai keluaran. tenaga ahli inti sebagai penanggung jawab. tabel. substansinya dan jangka waktu. Program kerja yang diusulkan harus konsisten dengan pendekatan teknis dan metodologi. metodologi dan program kerja adalah kriteria pokok dari Penawaran Teknis. Peserta harus menyoroti permasalahan yang sedang dicarikan jalan keluarnya. b) Program Kerja. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Dalam bab ini usulkan struktur dan komposisi tim. Program kerja ini harus konsisten dengan Data Teknis-6 mengenai Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan. dan menjelaskan pendekatan teknis yang akan diadopsi untuk menyelesaikan permasalahan. b) Program Kerja. gambar kerja. Dalam bab ini jelaskan pemahaman peserta terhadap tujuan proyek/kegiatan. pentahapan dan keterkaitannya.65 E. Peserta disarankan untuk menyajikan detil penawaran teknis (misalnya 50 (lima puluh) halaman. termasuk laporan. METODOLOGI DAN PROGRAM KERJA CONTOH [Untuk Pokja ULP: Untuk paket pekerjaan yang sangat sederhana tidak perlu disyaratkan dalam Dokumen Pemilihan] [Pendekatan teknis.

66 F. dan laporan akhir). dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen. Untuk paket pekerjaan yang ditahapkan maka kegiatan seperti penyerahan laporan. dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan dicantumkan secara terpisah berdasarkan tahapannya Jangka waktu kegiatan dicantumkan dalam bentuk diagram balok. 8 Keterangan 9 1 2 Cantumkan semua kegiatan. 1 Kegiatan1 2 I 3 II 4 Bulan ke-2 III IV V 5 6 7 dst. laporan antara. . termasuk penyerahan laporan (misalnya laporan pendahuluan. BENTUK JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN CONTOH JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN No.

67 G. BENTUK KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN CONTOH KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN (DAFTAR PERSONIL) Tenaga Ahli (Personil Inti) Nama Personil Perusahaan Tenaga Ahli Lokal/Asing Lingkup Keahlian Posisi Diusulkan Uraian Pekerjaan Jumlah Orang Bulan Tenaga Pendukung (Personil lainnya) Nama Personil Perusahaan Tenaga Ahli Lokal/Asing Lingkup Keahlian Posisi Diusulkan Uraian Pekerjaan Jumlah Orang Bulan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

dan sebagainya. Nama Personil Nasional 1 2 n Subtotal Asing 1 2 n Subtotal Total Masukan PenuhWaktu Masukan Paruh-Waktu 1 2 Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil.68 H. misalnya juru gambar. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi. BENTUK JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI1 CONTOH JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI Masukan Personil (dalam bentuk diagram balok)2 Orang Bulan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 n No. Masukan personil dihitung dalam bulan dimulai sejak penugasan. staf administrasi.

Pendidikan (Lembaga pendidikan. Pengalaman Kerja1 Tahun ini a. Nama Perusahaan 3. Tempat/Tanggal Lahir 5. Lokasi Proyek c. Pengguna Jasa d. Nama Personil 4. Posisi yang diusulkan 2. Waktu Pelaksanaan g. tempat dan tahun tamat belajar. Uraian Tugas : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ 1 Setiap pengalaman kerja yang dicantumkan harus disertai dengan referensi dari pengguna jasa yang bersangkutan. Nama Perusahaan e. Lokasi Proyek c.Nama Proyek b. Pendidikan Non Formal 7. Penguasaan Bahasa Inggris dan bahasa Indonesia 8. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . dilampirkan rekaman ijazah ) 6. Posisi Penugasan h. Status Kepegawaian pada Perusahaan i.69 I. Nama Perusahaan e. BENTUK DAFTAR RIWAYAT HIDUP PERSONIL YANG DIUSULKAN CONTOH Daftar Riwayat Hidup 1. Pengguna Jasa d. Surat Referensi dari Pengguna Jasa Tahun sebelumnya a. Uraian Tugas f. Nama Proyek b.

Posisi Penugasan h. : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ 9. (__________) [nama jelas] Mengetahui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] . Status kepegawaian pada perusahaan ini Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Waktu Pelaksanaan g.70 f. ____________. Status Kepegawaian pada Perusahaan i. Surat Referensi dari Pengguna Jasa dst._____20__ Yang membuat pernyataan. Jika terdapat pengungkapan keterangan yang tidak benar secara sengaja atau sepatutnya diduga maka saya siap untuk digugurkan dari proses Penunjukan Langsung atau dikeluarkan jika sudah dipekerjakan.

____________. (__________) [nama jelas] Menyetujui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab.71 J. BENTUK SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN CONTOH PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Alamat : __________________________________________ : __________________________________________ Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan paket pekerjaan jasa konsultansi _____________ untuk Penyedia Jasa Konsultansi _____________ sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan __________ tahun __________ sampai dengan bulan__________ tahun __________ dengan posisi sebagai tenaga ahli _________________._____20__ Yang membuat pernyataan.

72 LAMPIRAN 3 : DOKUMEN PENAWARAN BIAYA A. I II Uraian Biaya Langsung Personil Biaya Langsung Non-Personil Sub-total PPN 10% Total Terbilang: Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . BENTUK REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA Total Harga (Rp) CONTOH No.

73

B.

BENTUK RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION)
CONTOH

RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL
Harga Satuan Orang Bulan (Rp)

Nama Personil1 Nasional Asing

Posisi

Orang Bulan

Jumlah (Rp)

Total Biaya

1

Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil; untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi, misalnya juru gambar, staf administrasi, dan sebagainya.

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

74

C. BENTUK

BIAYA REIMBURSEABLE COST)1

RINCIAN

LANGSUNG

NON-PERSONIL

(DIRECT

CONTOH

RINCIAN BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL
Jenis Biaya Biaya Kantor Uraian Biaya Biaya Sewa Kantor Biaya Pemeliharaan Kantor Biaya Komunikasi Biaya Peralatan Kantor Biaya Kantor Lainnya Biaya Perjalanan Dinas Biaya Tiket Uang Harian Perjalanan Darat Biaya Perjalanan Dinas Lainnya Biaya Laporan Laporan Pendahuluan Laporan Antara Laporan Akhir Laporan Penyelengaraan Seminar Biaya Laporan Lainnya Biaya Lainnya Total Biaya Satuan (hari/kali) Biaya2 Lump Sum Harga Satuan (Rp) (Rp) Jumlah (Rp)

1

2

Biaya langsung non-personil adalah biaya yang benar-benar diperlukan dalam menunjang pelaksanaan pekerjaan. Biaya keuntungan (profit) dan biaya umum (overhead cost) tidak diperkenankan. Biaya langsung non-personil dapat berupa harga satuan tetap atau penggantian biaya atas bukti tagihan dengan pagu biaya (lump sum). Pilih salah satu cara penghitungan penggantian biaya. Dalam hal penggantian dengan pagu biaya, Pokja ULP harus menetapkan pagu biaya dan mengosongkan kolom Satuan.

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

75

BAB VI. BENTUK KONTRAK
LAMPIRAN 1 : SURAT PERJANJIAN

[kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen]
SURAT PERJANJIAN untuk melaksanakan Paket Pekerjaan Jasa Konsultansi: __________________________ Nomor : __________ SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan ditandatangani di __________ pada hari __________ tanggal __ bulan __________ tahun ____ [tanggal, bulan dan tahun diisi dengan huruf] antara __________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen], selaku Pejabat Pembuat Komitmen, yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen], yang berkedudukan di __________ [alamat Pejabat Pembuat Komitmen], berdasarkan Surat Keputusan _______________ [pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK] No _______________ [nomor SK penetapan sebagai PPK] (selanjutnya disebut “PPK”) dan __________ [nama wakil penyedia], __________ [jabatan wakil penyedia], yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama penyedia], yang berkedudukan di __________ [alamat Penyedia Jasa Konsultansi], berdasarkan Akta Notaris No. __________ [nomor akta notaris], tanggal _________ [tanggal penerbitan akta] yang dikeluarkan oleh Notaris ____________ [nama notaris penerbit akta] (selanjutnya disebut “Penyedia”). MENGINGAT BAHWA: (a) PPK telah meminta penyedia untuk menyediakan Jasa Konsultansi sebagaimana diterangkan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak yang terlampir dalam Kontrak ini (selanjutnya disebut “Jasa Konsultansi”); Penyedia, sebagaimana dinyatakan kepada PPK, memiliki keahlian profesional, personil, dan sumber daya teknis,serta telah menyetujui untuk menyediakan Jasa Konsultansi sesuai dengan persyaratan dan ketentuan dalam Kontrak ini; PPK dan penyedia menyatakan memiliki kewenangan menandatangani Kontrak ini, mengikat pihak yang diwakili; untuk

(b)

(c) (d)

PPK dan penyedia mengakui dan menyatakan bahwa sehubungan dengan penandatanganan Kontrak ini masing-masing pihak: 1) telah dan senantiasa diberikan kesempatan untuk didampingi oleh advokat; 2) menandatangani Kontrak ini setelah meneliti secara patut;
Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

[untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lumpsum ditulis sebagai berikut : “Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diperoleh berdasarkan rincian biaya satuan pekerjaan sebagaimana tercantum dalam Dokumen Penawaran Biaya dan Hasil Negosiasi Biaya adalah sebesar Rp__________ (_________________ rupiah). dan b) PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran kepada penyedia sesuai dengan ketentuan Kontrak.76 3) telah membaca dan memahami secara penuh ketentuan Kontrak ini. dan BAHPL. c) Surat Penawaran berikut Data Penawaran Biaya. Hak dan kewajiban timbal-balik PPK dan penyedia dinyatakan dalam Kontrak yang meliputi khususnya : a) Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan pekerjaan Jasa Konsultansi untuk PPK sesuai dengan ketentuan Kontrak. SPPBJ. f) Kerangka Acuan Kerja. 4) telah mendapatkan kesempatan yang memadai untuk memeriksa dan mengkonfirmasikan semua ketentuan dalam Kontrak ini beserta semua fakta dan kondisi yang terkait. 3. Dokumen-dokumen berikut merupakan satu-kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Kontrak ini: a) Adendum Surat Perjanjian (apabila ada).”] [untuk Kontrak Lumpsum ditulis sebagai berikut : „Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebagaimana tercantum dalam Dokumen Penawaran Biaya dan Hasil Negosiasi Biaya adalah sebesar Rp__________ (_________________ rupiah). 5. g) Data Teknis selain Kerangka Acuan Kerja. dan jika terjadi pertentangan antara ketentuan dalam suatu dokumen dengan ketentuan dalam dokumen yang lain maka yang berlaku adalah ketentuan dalam dokumen yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki pada angka 3 di atas. 4. h) Dokumen-lainnya seperti. yaitu jaminan-jaminan. b) Pokok Perjanjian. Dokumen Kontrak dibuat untuk saling menjelaskan satu sama lain. d) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. e) Syarat-Syarat Umum Kontrak. Peristilahan dan ungkapan dalam Surat Perjanjian ini memiliki arti dan makna yang sama seperti yang tercantum dalam lampiran Surat Perjanjian ini. MAKA OLEH KARENA ITU. . PPK dan Penyedia dengan ini bersepakat dan menyetujui hal-hal sebagai berikut: 1.”] 2.

000. DENGAN DEMIKIAN.-)] [nama lengkap] [jabatan] [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6.-)] [nama lengkap] [jabatan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Untuk dan atas nama PPK __________ Untuk dan atas nama Penyedia __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6.77 6. Kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak dengan tanggal mulai sesuai SPMK dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. PPK dan penyedia telah bersepakat untuk menandatangani Kontrak ini pada tanggal tersebut di atas dan melaksanakan Kontrak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di Republik Indonesia.000.

3 1.1 Jasa Konsultansi adalah jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware).78 LAMPIRAN 2 : SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) A. Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut : 1. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah 1. Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah Pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD. reviu. evaluasi. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah panitia/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan. Penyedia adalah adalah badan usaha yang menyediakan Jasa Konsultansi dan telah ditetapkan sebagai pemenang oleh [Pokja ULP/Pejabat Pengadaan]. Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan.4 1. Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi.8 . KETENTUAN UMUM 1.6 1. Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa.7 1.2 1.5 1.

13 Direksi Teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi. 1. yang meliputi antara lain biaya untuk pembelian ATK. 1. biaya pencetakan laporan.10 Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak. terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih. 1. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia. asuransi dan biaya–biaya kompensasi lainnya. biaya sosial (social charge). 1. hari. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan konstruksi. dan lain-lain. 1. sewa peralatan. yang telah memperhitungkan biaya umum (overhead).79 dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional). atau jam).11 Hari adalah hari kalender. keuntungan (profit) maksimal 10 %.15 Rincian Biaya Langsung Non Personil adalah biaya yang sebenarnya dikeluarkan penyedia untuk pengeluaran-pengeluaran yang sesungguhnya (at cost). biaya pengiriman dokumen. biaya komunikasi. tunjangan penugasan.9 Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup SyaratSyarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan SyaratSyarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 1. 1. biaya perjalanan. minggu. biaya pengurusan surat ijin.14 Rincian Biaya Langsung Personil adalah remunerasi atau upah yang diterima oleh personil inti.12 Direksi Lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK. dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu (bulan. biaya penyelenggaraan seminar/workshop/lokakarya.

Penawaran Teknis merupakan bagian dari penawaran penyedia. dan program kerja penyedia dalam pelaksanaan Jasa Konsultansi ini.23 Penawaran Teknis adalah data teknis yang memuat pendekatan teknis. metodologi.16 Jadwal Waktu Pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan. 1. 1. berisikan ketentuan-ketentuan tambahan yang dapat mengubah atau menambah SSUK.20 Tanggal Penyelesaian Pekerjaan adalah tanggal penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini oleh penyedia yang tercantum dalam SPMK. 1. 1. yang diterbitkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen.17 Personel Inti adalah orang yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan. realistik dan dapat dilaksanakan. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis. 1.21 KAK adalah Kerangka Acuan Kerja yang disusun oleh PPK untuk menjelaskan tujuan. lingkup jasa konsultansi serta keahlian yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan berdasarkan Kontrak ini.22 Penawaran Biaya adalah rincian yang memuat setiap komponen pekerjaan Jasa Konsultansi yang harus dilaksanakan oleh penyedia [untuk Kontrak Harga Satuan ditambah : “berikut harga satuannya (mata pembayaran)”] dan merupakan bagian dari Dokumen Penawaran penyedia. . 1.80 1.19 Tanggal Mulai Kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). 1.24 SSKK adalah Syarat-Syarat Khusus Kontrak. 1.18 Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatangan kontrak sampai dengan tanggal penyelesaian pekerjaan.

1.1 Bahasa kontrak menggunakan Bahasa Indonesia 3. 4. menerima atau menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah atau imbalan berupa apa saja atau melakukan 5. 2. atau tidak dapat dilaksanakan maka ketentuan-ketentuan lain tetap berlaku secara penuh. Pemisahan 6. Bahasa dan Hukum [kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris]. Keutuhan Kontrak Kontrak ini memuat semua ketentuan dan persyaratan yang telah disetujui oleh Para Pihak. Para Pihak tidak diperbolehkan untuk mengikatkan diri atau bertanggung jawab atas pernyataan.27 Tenaga Ahli adalah bagian dari Personil dengan keahlian. janji. Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 3. 3.81 1.25 SSUK adalah Syarat-Syarat Umum Kontrak ini. tidak berlaku. 1. kualifikasi.1 Berdasarkan etika pengadaan Barang/Jasa pemerintah. Menawarkan. Penerapan Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) diterapkan secara luas dalam pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian.26 SPP adalah Surat Perintah Pembayaran yang diterbitkan oleh PPK dan merupakan salah satu tahapan dalam mekanisme pelaksanaan pembayaran atas beban Anggaran Pendapatan Belanja Negara/Daerah. dan pengalaman di bidang tertentu. para pihak dilarang untuk : a. 6.2 Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia [kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara pemerintah dan negara pemberi hibah)]. Larangan Korupsi. atau persetujuan yang tidak tercantum dalam Kontrak ini. Jika salah satu atau beberapa ketentuan dalam Kontrak ini berdasarkan Hukum yang Berlaku menjadi tidak sah.

Korespondensi 7. b. 6. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini akan dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia. Perpajakan . Penyedia dan personil yang bersangkutan berkewajiban untuk membayar semua pajak. email. dan c. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak. dan pungutan lain yang dibebankan oleh peraturan perpajakan atas pelaksanaan kontrak ini.82 tindakan lainnya untuk mempengaruhi siapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan pengadaan ini. 8.2 Semua pemberitahuan. bea.1 Semua Korespondensi dapat berbentuk surat. atau jika disampaikan melalui surat. Membuat dan/atau menyampaikan secara tidak benar dokumen dan/atau keterangan lain yang disyaratkan untuk penyusunan dan pelaksanaan kontrak ini. email dan/atau faksimili dengan alamat tujuan para pihak yang tercantum dalam SSKK 7.2 Penyedia yang menurut penilaian PPK terbukti melakukan larangan-larangan di atas dapat dikenakan sanksi-sanksi administratif oleh PPK sebagai berikut : a.4 PPK yang terlibat dalam KKN dan penipuan dikenakan sanksi berdasarkan ketentuan Peraturan perundang-undangan. b. Pembukuan Penyedia diharapkan untuk melakukan pencatatan keuangan yang akurat dan sistematis sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini berdasarkan standar akuntansi yang berlaku. Sisa uang muka harus harus dilunasi oleh Penyedia. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah 9. Pemutusan Kontrak. 7. dan/atau faksimili yang ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK. 6. retribusi.3 Pengenaan sanksi administratif di atas dilaporkan oleh PPK kepada Menteri/Kepala Lembaga/ Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi. Pengenaan daftar hitam. 6. permohonan.

gambar-gambar. B.2 Jika dalam proses pekerjaan Jasa Konsultansi digunakan komponen berupa barang. jasa.1. Layanan Tambahan Penyedia wajib menyediakan layanan tambahan lainnya seperti pembuatan maket/model dari hasil desain sesuai dengan lingkup pekerjaannya. 10.1 Pekerjaan Jasa Konsultansi ini dikerjakan terutama oleh tenaga Indonesia pada lokasilokasi yang tercantum dalam KAK.2. 14. 10. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan 14. Penggunaan DokumenDokumen Kontrak dan Informasi Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dokumen-dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak oleh pihak lain. DAN PEMUTUSAN KONTRAK 14. 10. misalnya Kerangka Acuan Kerja. Kontrak ini mulai berlaku efektif pada tanggal penandatanganan Surat Perjanjian oleh para pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SSKK.3. 12. Asal Jasa Konsultansi 10. 11. Jika lokasi untuk bagian pekerjaan tertentu tidak tercantum maka lokasi akan ditentukan oleh PPK. atau gabungan keduanya yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) maka penggunaan komponen impor harus sesuai dengan yang dicantumkan dalam Dokumen Penawaran. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. PENYELESAIAN.3 Tindakan pencantuman komponen impor yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dapat dipersamakan dengan tindakan penipuan dan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.83 termasuk dalam Nilai Kontrak. serta informasi lain yang berkaitan dengan kontrak tanpa ijin tertulis dari PPK. PELAKSANAAN. pola. Penyedia wajib membebaskan PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan HAKI oleh penyedia. 14. PERUBAHAN. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Hak Atas Kekayaan Intelektual 13.

4. PPK dapat mengikutsertakan Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung 15. Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan. 16. c. mendatangkan tenaga ahli. 14. mobilisasi peralatan dan personil (apabila diperlukan). Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 15. 15.1 PPK bersama penyedia dapat menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak. yaitu: a. mendatangkan tenaga pendukung. b. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak oleh penyedia 17. 17. menyiapkan peralatan pendukung. b. organisasi kerja. PPK menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan kontrak. program mutu. Mobilisasi 17. dan e. d. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) 16. rencana pelaksanaan pemeriksaan lapangan bersama.84 jadwal yang ditentukan dalam SSKK. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliaannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK.4 Hasil rapat persiapan pelaksanaan kontrak dituangkan dalam Berita Acara Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak yang ditandatangani oleh seluruh peserta rapat. . jadwal pengadaan bahan/material.2 Dalam rapat persiapan. tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan.1.2. 16. 15.1. dan/atau c.2. Penyedia melakukan mobilisasi setelah tanggal dimulainya pelaksanaan pekerjaan. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum kontrak.3 Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak adalah: a. 15.

PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. Pada tahap awal pelaksanaan kontrak dan pelaksanaan pekerjaan. Bila hasil inspeksi/pemeriksaan personil dan peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan. Pemeriksaan (inspeksi) personil dan peralatan harus dilaksanakan setelah personil dan peralatan tiba di lokasi pekerjaan serta dibuatkan Berita Acara Hasil Inspeksi/Pemeriksaan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia.2 Pemeriksaan Personil dan Peralatan a.3. d. Hasil pemeriksaan akan dituangkan dalam berita acara pemeriksaan. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa personil dan/atau peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat personil dan/atau peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama dengan memperhatikan Pasal tentang Personil Konsultan. maka penyedia dapat melaksanakan pekerjaan dengan syarat personil dan peralatan yang belum memenuhi syarat harus diganti sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. c.1 Pemeriksaan Bersama a.85 17. c. 18. Dalam pemeriksaan personil dan peralatan. Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. Pengawasan dan Pemeriksaan 18. b. Jika dalam pemeriksaan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi kontrak maka perubahan tersebut akan dituangkan dalam amandemen kontrak. Apabila dalam pemeriksaan personil dan peralatan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam bentuk Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 18. b. PPK atau pihak lain yang ditunjuk oleh PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan bersama yang mencakup antara lain pemeriksaan kesesuaian personil dan/atau peralatan dengan persyaratan kontrak.

perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi. penyedia yang ditunjuk. d. 19. Apabila dalam pemeriksaan lapangan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak. 20. b.3 Masa berlakunya jaminan uang muka sekurangkurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan. Hasil pemeriksaan lapangan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan Lapangan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. kewajiban pihak-pihak penjamin untuk mencairkan Surat Jaminan Uang Muka selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat kepada PPK. dan hak penjamin.1 Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus persen) dari besarnya uang muka.1. 19. 18. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lapangan untuk melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lapangan. masa berlaku jaminan uang muka dan tanda tangan penjamin. Pembayaran 20. Jaminan Uang Muka 19. nama paket kontrak.4 Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh Bank Umum.3 Pemeriksaan Lapangan a. 2) pembayaran uang tanda jadi kepada . Apabila diperlukan. c. 19.2 Nilai jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pengembalian uang muka. nilai jaminan uang muka dalam angka dan huruf.86 adendum Kontrak. Uang Muka : a. Untuk pemeriksaan lapangan. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia untuk: 1) mobilisasi alat dan tenaga kerja. 19.5 Bentuk surat jaminan Uang Muka: memuat nama dan alamat PPK. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. 19.

Pembayaran prestasi kerja diberikan kepada penyedia setelah dikurangi angsuran pengembalian Uang Muka dan denda apabila ada. atau 2) untuk usaha non kecil paling tinggi 20% (dua puluh perseratus) dari nilai Kontrak. nilai Jaminan Uang Muka secara bertahap dapat dikurangi sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. pemasok barang/material. h. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia dengan ketentuan sebagai berikut: 1) untuk usaha kecil paling tinggi 30% (tiga puluh perseratus) dari nilai Kontrak. serta pajak. yaitu: 1) 20% (dua puluh perseratus) dari Kontrak tahun pertama. Pengembalian uang muka diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100 % (seratus perseratus). dilakukan senilai pekerjaan yang telah diselesaikan. Pembayaran bulanan/termin. 20. d. f. Untuk kontrak tahun jamak.87 b. Ketentuan mengenai pemberian uang muka beserta besarannya ditetapkan dalam SSKK. Penyedia dapat mengajukan permintaan pembayaran uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. c. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . sesuai dengan yang ditetapkan dalam SSKK. Pembayaran prestasi pekerjaan a. g. e. Pembayaran prestasi pekerjaan dapat diberikan dalam bentuk : pembayaran bulanan/pembayaran berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan (termin)/pembayaran secara sekaligus. PPK mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut setelah Jaminan Uang Muka diterima dari penyedia. c. atau 2) 15% (lima belas perseratus) dari total nilai Kontrak. b.2. dan/atau 3) persiapan teknis lain yang diperlukan bagi pelaksanaan pengadaan. Besarnya Uang Muka untuk Kontrak Tahun Jamak adalah nilai yang paling kecil diantara 2 (dua) pilihan.

3. Cara-cara dan tahapan pembayaran serta mata uang yang digunakan harus disesuaikan dengan ketentuan dalam SSKK. 20. PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. PPK membayar kepada peserta atas pelaksanaan pekerjaan. keuntungan (profit) maksimal 10 %. Harga kontrak telah memperhitungkan : biaya umum (overhead). biaya sosial (social charge).1. 21.88 20. 21. asuransi dan biaya–biaya kompensasi lainnya. Penangguhan dilakukan dengan terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada penyedia yang memuat: 1) alasan penangguhan pembayaran. Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam Rincian Biaya Personil dan Rincian Biaya Non Personil sesuai dengan Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya. d. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia. yang dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu.4. tunjangan penugasan. Jika dipandang perlu oleh PPK.3. . Harga 21.4. b. penangguhan pembayaran dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia. Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari sumber pendanaan yang disebut dalam SSKK. Penangguhan Pembayaran a. 21.2. 21. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima. c.

c.2 Perubahan kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak. Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lapangan pada saat pelaksanaan dengan Kerangka Acuan Kerja yang telah ditentukan dalam Kontrak. Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan tidak boleh melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari biaya yang tercantum dari nilai Kontrak awal. 23.1. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan Kontrak yang meliputi antara lain: a. mengubah spesifikasi pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lapangan. melaksanakan pekerjaan tambah/kurang yang belum tercantum dalam Kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. b. d. Perubahan Lingkup Pekerjaan 23. 22. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . PA/KPA dapat membentuk Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK.3 Untuk kepentingan perubahan kontrak.1 Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak. perubahan lingkup pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan. Perintah perubahan lingkup pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia. dan/atau c. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan. ditindaklanjuti dengan negosiasi teknis dan biaya dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Kontrak awal. yang meliputi: a.89 22. 22. 23. 23. Perubahan Kontrak 22.3. b.2. perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan.

Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a. Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum Kontrak.5. 24. dan/atau e.90 23.2. Perpanjangan Waktu Pelaksanaan 24.3 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku. 25.2 Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum)] 25.3. pekerjaan tambah.1 sampai dengan 23.1 Biaya (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak 25. 24. Dalam hal penilaian perubahan lingkup pekerjaan sebagaimana dimaksud pada angka 23. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK. 24.4.4.1.5. c. 24. d. Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar. 24. masalah yang timbul diluar kendali penyedia. 23. PPK dapat menugaskan Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan.4. Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum Kontrak. b. [Penyesuaian 25. PPK dapat dibantu oleh Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak. keadaan kahar. perubahan ruang lingkup pekerjaan. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh . Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan.

Cn. Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri. Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan. dsb. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut. Penjumlahan a+b+c+d+... bahan.00. Dn = Indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak).Dn/Do+.91 kegiatan/mata pembayaran... Co. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0. Bo.. Penyesuaian Harga Satuan. Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penandatanganan kontrak.dst adalah 1.4 Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak. Bn. alat kerja.7 25.15. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead. Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran.. c. 25.8 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .Cn/Co+d..6 25. 25.Bn/Bo+c. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja.5 25. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b.) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan. b.

Personil inti yang dipekerjakan harus sesuai dengan kualifikasi dan pengalaman yang ditawarkan dalam Dokumen Penawaran. Personil Konsultan 26.] 26. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis.14 Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan. V = Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan.1. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan.. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti menurut kualifikasi yang dibutuhkan. Umum a.9 Penetapan koefisien bahan. Hn = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan. b.13 Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK. d. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. Penggantian personil inti dan/atau peralatan dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja Personil Inti dan/atau spesifikasi Peralatan yang diusulkan beserta alasan perubahan. Penggantian personil inti dan/atau peralatan (apabila ada) tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK. 25. 25. Jika PPK menilai bahwa Personil Inti: 1) tidak mampu atau tidak dapat melakukan .92 25.12 Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+. 25. e.11 Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS. 25.10 Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS... tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan SSKK. 25. c.

atau 3) mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender sejak diminta oleh PPK.2. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan.4. Personil Inti a. waktu kerja tenaga kerja asing yang dimobilisasi ke Indonesia dihitung sejak kedatangannya di Indonesia sesuai dengan surat perintah mobilisasi. 26. Persetujuan Personil Personil inti yang telah disetujui oleh PPK harus memberikan data dirinya dan surat keterangan tidak mengidap penyakit berbahaya/menular (medical certificate) serta terdaftar atau tertera dalam daftar personalia penyedia. b. c. b. jam kerja dan waktu cuti untuk personil inti ditentukan dalam Lampiran SSKK. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . karena perhitungan upah sudah mencakup hal tersebut. perkiraan waktu pelaksanaan dilampirkan dalam Lampiran SSKK. nama personil dan uraian pekerjaan. tanpa biaya tambahan apapun. Waktu kerja dan lembur a. tenaga kerja tidak berhak untuk dibayar atas pekerjaan lembur atau sakit atau liburan. kualifikasi minimum. jika terdapat pekerjaan tambah. penyesuaian terhadap perkiraan waktu pekerjaan personil akan dibuat oleh penyedia melalui pemberitahuan secara tertulis kepada PPK. maka perkiraan waktu pelaksanaan harus ditentukan secara tertulis oleh para pihak. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan. 26.3.93 pekerjaan dengan baik 2) berkelakuan tidak baik. c. f. 26.

dengan ketentuan: 1) menyetujui permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap sesuai. Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan 28.94 27. 3) menolak permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap tidak sesuai. PPK meneliti permohonan perubahan personil dan/atau peralatan.2.1 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka PPK dapat menghentikan Kontrak dan menangguhkan pemenuhan hak-hak penyedia atau menangguhkan pembayaran. Untuk kontrak biaya satuan (time based). Perubahan personil dan peralatan yang diajukan oleh penyedia a. penyedia diwajibkan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil yang diusulkan dan disertai alasan penggantian personil yang bersangkutan. b. Penyedia tidak dibenarkan melakukan penggantian personil dan/atau peralatan tanpa persetujuan PPK.1. Dalam waktu maksimal 15 (lima belas) hari sejak perintah penggantian personil. e. 28. Penggantian personil penyedia atas perintah PPK a. untuk mengajukan permohonan penggantian personil. Personil dari penyedia yang dianggap tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik atau berkelakuan tidak baik. Perubahan Personil 27. 2) tidak mengurangi kualifikasi tenaga ahli yang ditawarkan. harus sudah menerima personil pengganti dari penyedia. c. b. biaya langsung personil harus disesuaikan dengan gaji dasar tenaga ahli yang menggantikan. dan tidak menambah nilai kontrak. 27. Penyedia dapat mengajukan penggantian personil dan/atau peralatan kepada PPK. Dalam rangka penilaian usulan penggantian personil dan/atau peralatan. . d. PPK dapat dibantu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak. harus segera dilakukan perintah penggantian personil kepada penyedia dengan kualifikasi keahlian personil yang sama atau lebih tinggi.

b. 28.1 Denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia.4 Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam angka ini adalah tanggal penyerahan setiap hasil kerja dan tanggal penyelesaian semua pekerjaan dengan penyerahan laporan akhir sebagaimana ditetapkan dalam SPMK. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. 1/1000 (satu perseribu) dari biaya kontrak. 29. PPK memodifikasi atau mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pekerjaan penyedia. apabila bagian pekerjaan belum diterima oleh PPK.2 Besarnya denda kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah: a. karena terjadinya cidera janji/wanprestasi yang tercantum dalam Kontrak.4 Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut : a. Denda dan Ganti Rugi 29.3 Penghentian Kontrak atau Ganti Rugi atau Kompensasi tidak dilakukan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. 29. serta hasil pekerjaan tersebut telah diterima oleh PPK. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam SSKK.2 Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK maka PPK dikenakan Ganti Rugi atau memberikan Kompensasi.3 Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. apabila kontrak terdiri atas bagian pekerjaan yang dapat dinilai terpisah dan bukan merupakan kesatuan sistem. 29. 28. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . sedangkan ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK. 29. 1/1000 (satu perseribu) dari sisa biaya bagian kontrak yang belum selesai dikerjakan.95 28.

29.96 b. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. dan/atau f. c. Yang digolongkan Keadaan Kahar adalah: a. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. pemogokan. PPK tidak memberikan gambar-gambar. c. d. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak diketemukan kerusakan/ kegagalan/penyimpangan. 30. f. jika kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan.5 Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi diatur dalam SSKK. bencana alam.1 Keadaan Kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. e. h. keterlambatan penerbitan SPP. . dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. g. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sebagaimana yang diperjanjikan dalam kontrak. Keadaan Kahar 30. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. i. d. b. kompensasi lain yang dirinci dalam syarat khusus kontrak. kebakaran. bencana sosial. perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. e. bencana non alam.

3 PPK dan penyedia membuat berita acara hasil pembahasan dan penilaian laporan.1 Penyedia wajib menyerahkan laporan dan dokumen sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam SSKK. 31. penyedia memberitahukan tentang terjadinya Keadaan Kahar kepada PPK secara tertulis dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya Keadaan Kahar.97 30.5 PPK menerima kembali penyerahan laporan yang telah diperbaiki oleh penyedia (bila ada).4 Setelah pemberitahuan tertulis tentang terjadinya Keadaan Kahar. 30.2 Tidak termasuk Keadaan Kahar adalah hal-hal merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. 31. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 31. 30.4 Jika terdapat kekurangan-kekurangan maka penyedia harus memperbaiki dan menyelesaikan kekurangan-kekurangan sesuai yang diinstruksikan oleh PPK dan menyerahkan laporan hasil perbaikan kepada PPK. para pihak dapat melakukan kesepakatan.5 Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat keadaan kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya keadaan kahar. 31. Atas penerimaan laporan dan dokumen tersebut dibuatkan tanda terima. Laporan Hasil Pekerjaan 31. dengan menyertakan salinan pernyataan Keadaan Kahar yang dikeluarkan oleh pihak/instansi yang berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. 31.2 PPK bersama penyedia melakukan pembahasan dan penilaian terhadap laporan dan dokumen yang diserahkan oleh penyedia. 30. yang dituangkan dalam perubahan Kontrak. tidak dikenakan sanksi.6 Laporan Akhir dibuat dalam bentuk cetakan (hardcopy) dan/atau file (softcopy). dan membuat berita acara serah terima laporan hasil perbaikan.3 Dalam hal terjadi Keadaan Kahar. 31.

98

31.7 Menyerahkan semua rancangan, gambar, spesifikasi, desain, laporan, dan dokumendokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan kontrak ini dan menjadi hak milik PPK. 31.8 Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir masa kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK. 31.9 Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut setelah mendapatkan persetujuan PPK. 31.10 Jika dikemudian hari penyedia dan pihak ketiga akan melakukan pengembangan terhadap piranti lunak tersebut dan untuk itu diperlukan lisensi maka penyedia harus mendapatkan persetujuan lebih dahulu dari PA. Untuk tujuan ini PA berhak untuk mendapatkan penggantian biaya atas pengembangan piranti lunak tersebut. 31.11 Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. 32. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 32.1 Penghentian Kontrak : a. Penghentian Kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. b. Dalam hal Kontrak dihentikan, maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. c. PPK dengan pemberitahuan tertulis kepada penyedia dapat memerintahkan penghentian Kontrak jika penyedia gagal untuk melaksanakan kewajiban-kewajibannya dalam Kontrak ini. Pemberitahuan tertulis tersebut harus memuat: 1) alasan penghentian Kontrak; dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima.

99

32.2 Pemutusan Kontrak : a. Oleh PPK : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, PPK dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada penyedia setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya; 2) penyedia tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah diberitahu atau dalam jangka waktu lain yang disetujui secara tertulis oleh PPK; 3) penyedia berada dalam keadaan pailit; 4) karena Keadaan Kahar, penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) hari kalender; 5) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak; 6) penyedia terbukti melakukan KKN, kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang; dan/atau 7) pengaduan tentang penyimpangan prosedur, dugaan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. b. Oleh penyedia : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, penyedia dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada PPK setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK; atau 2) karena Keadaan Kahar, penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh)
Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi)

100

hari kalender. c. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia, maka: 1) sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan; 2) penyedia membayar denda; dan/atau 3) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. d. Dalam hal pemutusan kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur, melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan, maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundangundangan. e. Pada saat Kontrak diputuskan, maka PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran sebagai berikut : 1) pembayaran prestasi pekerjaan sampai dengan tanggal berlakunya pemutusan Kontrak; 2) biaya langsung personil (termasuk biaya demobilisasi) yang dikeluarkan oleh penyedia sehubungan dengan pemutusan Kontrak. 33. Penyelesaian Pekerjaan 33.1 PPK melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan, penyedia wajib menyelesaikannya. 33.2 Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan, PPK menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 33.3 PPK menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan dan diterima oleh dari Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 33.4 Membuat berita acara serah terima laporan akhir, setelah seluruh pekerjaan diselesaikan. C. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 34. Hak dan Kewajiban PPK 34.1 mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia;

101 34.5 ketentuan peralatan dan bahan yang disediakan oleh PPK untuk kebutuhan pelaksanaan pekerjaan oleh penyedia. Hak dan Kewajiban Penyedia 35. pekerjaan secara 35.2 berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari pihak PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. 34.2 meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak penyedia.6 menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. 34.3 membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia.4 memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh pihak penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.3 melaporkan pelaksanaan periodik kepada pihak PPK.7 penyedia harus mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. 35. 35. Penyedia harus menyerahkan peralatan dan bahan sisa sesuai dengan instruksi PPK.4 melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. 35. 35. 35.5 memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan pihak PPK. 35. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 34. akibat kegiatan penyedia. Pada saat berakhirnya kontrak.1 menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak.

penyedia dinyatakan tidak berwenang untuk melaksanakan jasa konsultansi maupun mengadakan barang yang tidak sesuai dengan kontrak. 35.11 penyedia setuju bahwa selama pelaksanaan kontrak. 35. 35. ketekunan. material yang berkaitan dengan pekerjaan dalam kontrak. 35.15 ketentuan mengenai tindakan yang perlu mendapat persetujuan PPK meliputi: .14 pemeriksaan keuangan adalah ketentuan mengenai kewajiban penyedia untuk merinci setiap biaya-biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan perjanjian.12 penyedia dilarang baik secara langsung atau tidak langsung melakukan kegiatan yang akan menimbulkan pertentangan kepentingan (conflict of interest) dengan kegiatan yang merupakan tugas penyedia. rabat (discount) atau pembayaranpembayaran lain yang berhubungan dengan kegiatan pelaksanaan jasa konsultansi.10 penyedia tidak akan menerima keuntungan untuk mereka sendiri dari komisi usaha (trade commision).102 35. efisien dan ekonomis serta memenuhi kriteria teknik profesional dan melindungi secara efektif peralatan-peralatan. mesin. 35.9 melaksanakan jasa konsultansi sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. 35.13 tanggungjawab penyedia adalah ketentuan mengenai hal-hal pertanggung-jawaban penyedia sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Selain itu. PPK secara tertulis akan memberitahukan kepada penyedia mengenai kebiasaan-kebiasaan setempat. PPK dapat memeriksa dan menggandakan dokumen pengeluaran yang telah diaudit sampai 1 (satu) tahun setelah berakhirnya kontrak. dengan sepengetahuan penyedia atau kuasanya. 35.8 melaksanakan perjanjian dan kewajibankewajiban yang dibebankan kepadanya dengan penuh tanggung-jawab. sehingga dapat dilakukan pemeriksaan keuangan.

2) membuat subkontrak dengan pengaturan: (i) cara seleksi. 36. semua barang dan peralatan yang mempunyai resiko tinggi terjadi kecelakaan. spesifikasi.17 Kewenangan anggota penyedia adalah ketentuan yang mengatur mengenai apabila penyedia adalah sebuah joint venture yang beranggotakan lebih dari satu penyedia. disain. pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .2 Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. hal-hal lain yang ditentukan berkaitan dengan asuransi. anggota joint venture tersebut memberi kuasa kepada salah satu anggota joint venture untuk bertindak dan mewakili hak-hak dan kewajiban anggota penyedia lainnya terhadap PPK. 35. serta resiko lain yang tidak dapat diduga.103 1) memobilisasi personil yang terdapat dalam daftar.16 ketentuan mengenai dokumen-dokumen yang disiapkan oleh penyedia dan menjadi hak milik PPK: mengatur bahwa semua rancangan. laporan dan dokumen-dokumen lain serta software yang disiapkan oleh penyedia jasa menjadi hak milik PPK. dan kualifikasi dari subkonsultan harus mendapat persetujuan tertulis sebelum pelaksanaan. Asuransi 36.1 Pihak penyedia mengasuransikan : a. kehilangan. waktu. (ii) Penyedia bertanggung-jawab penuh terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh subkonsultan dan personilnya. gambar-gambar. 36. b. kerusakan-kerusakan. pelaksanaan pekerjaan. segera setelah pekerjaan selesai atau berakhirnya kontrak harus menyerahkan seluruh dokumen dan data pendukung lainnya kepada PPK. c. serta pekerjapekerja untuk pelaksanaan pekerjaan kontrak atas segala resiko yaitu kecelakaan. 35. Penyedia dapat menyimpan salinan dari dokumen-dokumen tersebut. Penyedia.

Usaha Mikro. Jika Pihak yang . penyedia terpilih tetap bertanggung-jawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut.3 Masing-masing Pihak dalam Kontrak berkewajiban untuk bertindak dengan itikad baik sehubungan dengan hak-hak Pihak lain. usaha kecil dan koperasi kecil. dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan terpenuhinya tujuan Kontrak ini. KEWAJARAN DAN ITIKAD BAIK 38. 37. dan d.1 Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. 38. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. b. salah satu pihak merasa dirugikan. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas.2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. Itikad Baik 38.2 Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. Jika selama kontrak. 38. D. dalam melaksanakan kewajiban di atas. 37. maka penyedia dikenakan sanksi yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden ini. maka pekerjaan harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. c. 39. Penyedia wajib bekerjasama dengan penyedia usaha mikro. maka dalam kontrak dimuat: a.3 apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar.1 Apabila penyedia yang ditunjuk adalah Penyedia Usaha Mikro. Usaha Kecil.104 37. dan Koperasi Kecil 37. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. Pelaksanaan Kontrak Jika dalam pelaksanaan Kontrak ditemukan kesulitan yang menghambat pemenuhan tujuan Kontrak maka masing-masing Pihak berkewajiban untuk tetap berupaya bertindak wajar di antara mereka tanpa merugikan kepentingan satu sama lain.

Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai.2 Penyelesaian secara damai dapat dilakukan melalui musyawarah untuk mufakat secara langsung antara Para Pihak atau melalui perantaraan pihak ketiga yang disepakati oleh Para Pihak dalam bentuk antara lain mediasi atau konsiliasi. b. b.3 Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. arbitrase. pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 40. atau c. atau c. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui. 40. a. E. 40. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui: a. arbitrase. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini.105 satu menganggap pelaksanaan Kontrak tidak wajar dan adil maka kedua belah Pihak harus megupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi situasi tersebut. alternatif penyelesaian sengketa. 41. Perdamaian 40. alternatif penyelesaian sengketa.

Wakil Sah Para Pihak Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK : __________ Untuk Penyedia : __________ C. Waktu Penyelesaian Pekerjaan E. Tindakan penyedia yang mensyaratkan persetujuan PPK Pelaporan Kontrak mulai berlaku terhitung sejak: __________ Jangka waktu penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini adalah selama: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun Tindakan lain oleh penyedia yang memerlukan persetujuan PPK adalah: __________ [sebutkan secara jelas] Penyedia berkewajiban untuk menyampaikan laporan-laporan berikut secara periodik selama Masa Kontrak: __________________ [uraikan secara rinci F. jenis laporan dan waktu penyerahan laporan dihitung sejak ditandatanganinya kontrak] G. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK: Nama : ___________ Alamat : ___________ Telepon : ___________ Faksimili : ___________ e-mail : ___________ Penyedia: Nama : ___________ Alamat : ___________ Telepon : ___________ Faksimili : ___________ e-mail : ___________ B. Tanggal Berlaku Kontrak D. Serah Terima Laporan Akhir H.106 LAMPIRAN 3 : SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. Pembatasan Penggunaan Dokumen Ketentuan serah terima Laporan Akhir berlaku untuk penyerahan setiap hasil kerja Jasa Konsultansi: (YA/TIDAK) Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari pekerjaan Jasa Konsultansi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________________ .

Mata uang pembayaran : _____________[untuk pengadaan yang sumber dananya PHLN] O.107 I. 1. Dokumen utama yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan :_________________ [sebutkan dan P. Pembayaran Uang Muka 2. J. Sumber Dana L. Tanggung Jawab Profesi Peralatan. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara:_____[bulanan/termin/sekaligus]. Untuk pekerjaan Jasa Konsultansi ini dapat diberikan uang muka (YA/TIDAK). Material. Personil dan Fasilitas [untuk konsultan perencana konstruksi] Umur konstruksi bangunan direncanakan : __ (__________) tahun PPK akan memberikan peralatan/material/personil/fasilitas berupa : ______________ [sebutkan dan uraikan. apabila ada] Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari _______________________________ 1. Batas akhir waktu penerbitan SPP Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah __ (__________) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. Pembayaran Prestasi Pekerjaan Jaminan dicairkan dan disetorkan __________[Kas Negara/Kas Daerah] pada 1. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: _______________[uraikan bila pembayaran dilakukan secara bulanan atau termin] 3. 2. [jika ”YA”] Uang muka diberikan sebesar __% (__________ persen) dari nilai Kontrak [untuk kontrak tahun jamak diubah : “Kontrak tahun pertama” atau “total nilai Kontrak”] M. Dokumen yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran uraikan secara lengkap]. 2. K. Pencairan Jaminan N. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan:__________________________[sebutk an dan uraikan secara lengkap] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. yang keputusannya mengikat kedua belah pihak yang bersengketa sebagai keputusan tingkat pertama dan terakhir. akan diselesaikan dan diputus oleh Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menurut peraturanperaturan administrasi dan peraturan-peraturan prosedur arbitrase BANI. Para Pihak setuju bahwa jumlah arbitrator adalah 3 (tiga) orang. Masing-masing Pihak harus menunjuk seorang arbitrator dan kedua arbitrator yang ditunjuk oleh Para Pihak akan memilih arbitrator ketiga yang akan bertindak sebagai pimpinan arbitrator. Penyesuaian Biaya Untuk penyesuaian biaya digunakan indeks yang dikeluarkan oleh _____________ [BPS/Instansi Teknis Lainnya] Perhitungan Penyesuaian Harga dilakukan dengan ketentuan : _______________________________ R.108 Q. ________________________________ Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: S.”] . Pembayaran Ganti Rugi T. Penyelesaian Perselisihan [Pengadilan Republik Indonesia yang berkompeten/Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI)] [Jika BANI yang dipilih sebagai Lembaga Pemutus Sengketa maka cantumkan klausul arbitrase berikut tepat di bawah pilihan yang dibuat di atas: “Semua sengketa yang timbul dari Kontrak ini. Pembayaran Denda Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari _______________ [harga kontrak/harga bagian kontrak]. Kompensasi U.

minimum kualifikasi. Cantumkan juga waktu kerja (termasuk jam kerja) dan cuti] 2 – PERALATAN KHUSUS [cantumkan jenis peralatan khusus yang disyaratkan untuk pelaksanaan pekerjaan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .109 LAMPIRAN 3 A : PERSONIL INTI DAN PERALATAN 1 – PERSONAL INTI PENYEDIA JASA KONSULTANSI [cantumkan nama. uraian detil tanggung jawab kerja. dan jumlah orang bulan.

000. penyedia berkewajiban untuk mematuhi Standar Ketentuan dan Syarat Umum SPK terlampir.. Selain tunduk kepada ketentuan dalam SPK ini. Biaya langsung personil dihitung berdasarkan Orang Bulan dengan ketentuan 1 (satu) Orang Bulan sama dengan __ (__________) hari dan 1 (satu) hari sama dengan __ (__________) jam. cantumkan ”dibebankan atas DIPA __________ Tahun Anggaran ____ untuk mata anggaran kegaiatan __________ WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun NILAI PEKERJAAN Biaya Langsung Personil No. Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6.110 LAMPIRAN 4 : SURAT PERINTAH KERJA (SPK) SURAT PERINTAH KERJA (SPK) SATUAN KERJA: NOMOR DAN TANGGAL SPK: Halaman __ dari __ PAKET PEKERJAAN: __________ NOMOR DAN TANGGAL SURAT UNDANGAN PENUNJUKAN LANGSUNG: NOMOR DAN TANGGAL BERITA ACARA HASIL PENUNJUKAN LANGSUNG: SUMBER DANA: [sebagai contoh.-)] Untuk dan atas nama Penyedia Jasa Konsultansi __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuksatuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6.)] [nama lengkap] [jabatan] [nama lengkap] [jabatan] .000. Komponen Biaya Kuantitas (Orang Bulan) Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Biaya Langsung Non-Personil Kuantitas Total (Rp) [jika tidak lumpsum] Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Jumlah PPN 10% NILAI Terbilang : INSTRUKSI KEPADA PENYEDIA JASA KONSULTANSI: Penagihan hanya dapat dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan yang diperintahkan dalam SPK ini dan hasil pekerjaan tersebut dapat diterima secara memuaskan oleh Pejabat Pembuat Komitmen dibuktikan dengan Berita Acara Serah Terima. Jika pekerjaan tidak dapat diselesaikan dalam jangka waktu pelaksanaan pekerjaan karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia berkewajiban untuk membayar denda kepada PPK sebesar 1/1000 (satu per seribu) dari nilai SPK sebelum PPN setiap hari kalender keterlambatan.

dan semua peralatan tersebut harus dikembalikan kepada PPK pada saat SPK berakhir atau jika tidak diperlukan lagi oleh Penyedia Jasa Konsultansi. 5. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. Waktu pelaksanaan SPK adalah sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. Semua peralatan tersebut harus dikembalikan dalam kondisi yang sama pada saat diberikan kepada Penyedia Jasa Konsultansi dengan penegecualian keausan akibat pemakaian yang wajar. Jika diminta oleh PPK maka Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membantu secara optimal pengalihan hak kepemilikan tersebut kepada PPK sesuai dengan hukum yang berlaku. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. 7. PEMUTUSAN Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 8. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . proses pemeriksaan hukum. b. d. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum SPK. ASURANSI a. kehilangan. HAK KEPEMILIKAN PPK berhak atas kepemilikan semua barang/bahan yang terkait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh Penyedia Jasa Konsultansi kepada PPK. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: 1) kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. kehilangan. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. kerusakan. c. 3. kewajiban. interpretasi. kerugian. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan. PENANGGUNGAN DAN RISIKO a. SPK ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan oleh para pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SPMK. c. dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai SPK. 10. dan Personil. b. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. 9. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. Jika SPK diputuskan sebelum waktu pelaksanaan pekerjaan berakhir dan pemutusan tersebut akibat Keadaan Kahar atau bukan karena kesalahan atau kelalaian Penyedia Jasa Konsultansi maka Penyedia Jasa Konsultansi berhak atas pembayaran pekerjaan secara pro rata sesuai dengan prestasi pekerjaan yang dapat diterima oleh PPK. b. 2. PENUGASAN PERSONIL Penyedia Jasa Konsultansi tidak diperbolehkan menugaskan personil selain personil yang telah disetujui oleh PPK untuk melaksanakan pekerjaan berdasarkan SPK ini. Hak kepemilikan atas peralatan dan barang/bahan yang disediakan oleh PPK tetap pada PPK. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. LINGKUP PEKERJAAN Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam harga SPK. pelaksanaan pekerjaan. Rincian harga SPK sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga (untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum). Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: 1) semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. membebaskan. Harga SPK telah memperhitungkan keuntungan. gugatan atau tuntutan hukum. PPK dapat memutuskan SPK ini dengan pemberitahuan tertulis kepada Penyedia Jasa Konsultansi. dan 2) pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. atas segala risiko terhadap kecelakaan.111 SYARAT UMUM SURAT PERINTAH KERJA (SPK) 1. 4. tanggung jawab. denda. JADWAL a. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. PENYEDIA JASA KONSULTANSI MANDIRI Penyedia berdasarkan SPK ini bertanggung jawab penuh terhadap personil serta pekerjaan yang dilakukan HARGA SPK a. PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam SPK sebesar harga SPK. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi. 6.

bea. Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. PPK menugaskan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN a. 14. retribusi. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. PENYELESAIAN PERSELISIHAN PPK dan Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan SPK ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. 16. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. Apabila diperlukan. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan SPK untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. 17. 12. atas perintah PPK. b. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan.112 2) cidera tubuh. Jika perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah maka perselisihan akan diselesaikan melalui pengadilan negeri dalam wilayah hukum Republik Indonesia. dan 5) catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. 11. dan pungutan lain yang dibebankan oleh hukum yang berlaku atas pelaksanaan SPK. d. c. f. PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus per seratus) setelah pekerjaan selesai. PPK membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. interpretasi. d. d. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. . Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. b. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam nilai SPK. e. 2) jenis. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam syarat ini. Laporan harian dibuat oleh penyedia. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan SPK dan diterima oleh Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 3) jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam ketentuan ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. sakit atau kematian pihak ketiga. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. Laporan harian berisi: 1) penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). Kecuali SPK diputuskan lebih awal. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. dan cidera tubuh. 15. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. b. PERPAJAKAN Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membayar semua pajak. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. 3) kehilangan atau kerusakan harta benda. sakit atau kematian Personil. jumlah dan kondisi peralatan. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. SERAH TERIMA PEKERJAAN a. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. 4) keadaan cuaca termasuk hujan. c. e. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. c. c. Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. LAPORAN HASIL PEKERJAAN a. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. 13. b. g. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal.

Dalam hal SPK dihentikan. 5) PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. 2) keterlambatan pembayaran kepada penyedia. 7) PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. PA/KPA dapat membentuk Pejabat Peneliti Pelaksanaan kontrak atas usul PPK. meliputi: 1) perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam SPK sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam SPK. b. e. Pemutusan SPK dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. 20. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum SPK jika perpanjangan tersebut mengubah Masa SPK. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. c. PEMBAYARAN Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Penghentian SPK dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. b. termasuk biaya langsung demobilisasi personil. Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: 1) PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. 3) perubahan harga SPK akibat adanya perubahan pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. 21. pemutusan SPK melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan.113 18. 3) PPK tidak memberikan gambar-gambar. c. 8) ketentuan lain dalam SPK. b. SPK hanya dapat diubah melalui adendum SPK. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. 2) perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. PERPANJANGAN WAKTU a. d. 19. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. 4) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SPK. PERISTIWA KOMPENSASI a. 22. Untuk kepentingan perubahan SPK. b. melakukan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. 6) PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. 3) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari harga SPK dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. e. Perubahan SPK bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena kesalahan penyedia: 1) penyedia membayar denda. f. d. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN SPK a. c. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. 4) penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. dan/atau 2) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. PERUBAHAN SPK a. 2) penyedia berada dalam keadaan pailit. dan/atau 6) pengaduan tentang penyimpangan prosedur. 5) penyedia terbukti melakukan KKN.

LARANGAN PEMBERIAN KOMISI Penyedia Jasa Konsultansi menjamin bahwa tidak satu pun personil proyek/satuan kerja PPK telah atau akan menerima komisi atau keuntungan tidak sah lainnya baik langsung maupun tidak langsung dari SPK ini. Penyedia Jasa Konsultansi menyetujui bahwa pelanggaran syarat ini merupakan pelanggaran yang mendasar terhadap SPK ini. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. c. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. 3) pembayaran harus dipotong denda (apabila ada) dan pajak. 23. b. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. . 24. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pekerjaan diterbitkan. DENDA Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam SPK ini. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). d. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. Pengalihan seluruh pekerjaan hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia Jasa Konsultansi. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. PENGALIHAN DAN/ATAU SUBKONTRAK Penyedia Jasa Konsultansi dilarang untuk mengalihkan dan/atau mensubkontrakkan sebagian atau seluruh pekerjaan. 2) pembayaran dilakukan dengan [sistem bulanan/sistem termin/pembayaran secara sekaligus]. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran.114 a. baik sebagai akibat peleburan (merger) atau akibat lainnya. 25.

__ __________ 20__ Perihal : Penunjukan Penyedia Barang/Jasa untuk pelaksanaan pekerjaan ___________________________________________________ Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara nomor ____________ tanggal ___________ perihal _______________ dengan nilai penawaran setelah dilakukan klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya oleh Pokja ___________ ULP _________ / Pejabat Pengadaan _________ [K/L/D/I] _________ sebesar Rp__________ (_____________________) termasuk PPN. BENTUK DOKUMEN LAINNYA LAMPIRAN 1 : SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA (SPPBJ) [kop surat satuan kerja PPK] Nomor : __________ Lampiran : __________ Kepada Yth. __________ Tembusan Yth : 1.dst Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . _______________________[Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] ……………. Proyek/Satuan Kerja __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP. telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja _________ ULP _________ / Pejabat Pengadaan _________ [K/L/D/I] _________. Kegagalan Saudara untuk menerima penunjukan ini yang disusun berdasarkan evaluasi terhadap penawaran Saudara akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. Selanjutnya kami menunjuk Saudara untuk melaksanakan pekerjaan ______________________________. _______________________[PA/KPA K/L/D/I] 2.115 BAB VII. dan meminta Saudara untuk menandatangani Surat Perjanjian paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah dikeluarkannya SPPBJ ini sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan. _______________________[APIP KLDI] 3. ____________ di __________ CONTOH __________.

untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: 1. Macam pekerjaan: __________. 4. Sanksi: Terhadap keterlambatan penyerahan hasil kerja dan laporan akhir. berdasarkan Surat Perjanjian __________ nomor __________ tanggal __________. . Hasil Pekerjaan: __________ 6. 2. bersama ini memerintahkan: __________[nama penyedia jasa konsultansi] __________[alamat penyedia jasa konsultansi] yang dalam hal ini diwakili oleh: __________ selanjutnya disebut sebagai Penyedia. Tanggal mulai kerja: __________. 3. Waktu penyelesaian: selama ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun [pilih salah satu] dan pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal __________ 5. Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi dan pembayaran kepada penyedia dapat dihentikan sesuai dengan ketentuan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak.116 LAMPIRAN 2 : SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] SURAT PERINTAH MULAI KERJA Nomor: __________ Paket Pekerjaan: __________ Yang bertanda tangan di bawah ini: __________[nama Pejabat Pembuat Komitmen] __________[jabatan Pejabat Pembuat Komitmen] __________[alamat proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen.

117 __________. __ __________ 20__ Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP: __________ Menerima dan menyetujui: Untuk dan atas nama __________[nama penyedia] [tanda tangan] [nama lengkap wakil sah badan usaha] [jabatan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

lalai/tidak memenuhi kewajibannya dalam melakukan pembayaran kembali kepada Penerima Jaminan atas uang muka yang diterimanya. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan. ______________ tanggal ____________. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. 3.118 LAMPIRAN 3 : JAMINAN UANG MUKA CONTOH [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. dari tanggal ______________________ s/d __________________________ 2. Berlaku selama ______ (____________) hari kalender. paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Jaminan Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. apabila : Nama : _____________________________ [penyedia Jasa Konsultansi] Alamat : ______________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa uang muka yang belum dikembalikan oleh Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat . Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini _________________________________ dalam jabatan selaku _____________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _____________________________[Pejabat Pembuat Komitmen] Alamat :______________________________________________________ selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________ (terbilang ___________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Uang Muka atas pekerjaan ____________________ berdasarkan Kontrak No.

5.000.____________ Pemimpin Untuk keyakinan. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya bendabenda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Dikeluarkan di : ____________ Pada tanggal ___________ : [Bank] Materai Rp 6. Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. 6. 4. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke Bank ________ [bank] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .119 (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. Mengenai segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini.

selanjutnya disebut TERJAMIN. _____________ tanggal _____________ dari PENERIMA JAMINAN. Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya atau melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka dimaksud yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak. 6. Surat Jaminan ini berlaku selama ___ (_____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal _____________ sampai dengan tanggal _____________. 3. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN Uang Muka atau Sisa Uang Muka yang belum dikembalikan oleh TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasarkan Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. 5. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bila TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan _____________ sebagaimana ditetapkan berdasarkan Kontrak No. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN.120 CONTOH [Kop Asuransi/Perusahaan Penjaminan Penerbit Jaminan] SURAT JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan : __________________ Nilai : Rp__________________ 1. bahwa kami: _________________________ [nama dan alamat penyedia] sebagai Penyedia Jasa Konsultansi. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _________________________ [nama dan alamat PPK] sebagai Pemilik. Maka kami. 4. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________(terbilang_____________________________). dan _________________________ [nama dan alamat perusahaan penjaminan] sebagai Penjamin. 7. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. 2. Dengan ini dinyatakan. .

121 Dikeluarkan di _______________ Pada tanggal ________________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp 6.000.(_____________________) Nama Jelas (_____________________) Nama Jelas Untuk keyakinan. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke ________ [penerbit jaminan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

122 .

123 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

Hasil pemeriksaan lapangan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan Lapangan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. 18. 1. Bila hasil inspeksi/pemeriksaan personil dan peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan. Jaminan Uang 19. b.3Masa berlakunya jaminan uang muka Muka sekurang-kurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan. perusahaan penjaminan atau .1 Pemeriksaan Lapangan a. 19. d. Apabila dalam pemeriksaan personil dan peralatan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam bentuk adendum Kontrak. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lapangan untuk melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lapangan. Apabila diperlukan. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. b. Dalam pemeriksaan personil dan peralatan. Apabila dalam pemeriksaan lapangan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak. c. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. c. maka penyedia dapat melaksanakan pekerjaan dengan syarat personil dan peralatan yang belum memenuhi syarat harus diganti sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak.114 yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. d. Untuk pemeriksaan lapangan.4Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh Bank Umum.

masa berlaku jaminan uang muka dan tanda tangan penjamin. Besarnya Uang Muka untuk Kontrak Tahun Jamak adalah nilai yang paling kecil diantara 2 (dua) pilihan. Ketentuan mengenai pemberian uang muka beserta besarannya ditetapkan dalam SSKK. a. PPK mengajukan surat permintaan 2) pembayaran uang a. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 19. atau 2) 15% (lima belas perseratus) dari total nilai Kontrak. nama paket kontrak.115 perusahaan asuransi. b. Pembayaran tanda jadi kepada pemasok barang/material.5Bentuk surat jaminan Uang Muka: memuat nama dan alamat PPK. nilai jaminan uang muka dalam angka dan huruf. c. yaitu: 1) 20% (dua puluh perseratus) dari Kontrak tahun pertama. dan/atau 3) persiapan teknis lain yang diperlukan bagi pelaksanaan pengadaan. atau 2) untuk usaha non kecil paling tinggi 20% (dua puluh perseratus) dari nilai Kontrak. dan hak penjamin. 1. a. penyedia yang ditunjuk. Penyedia dapat mengajukan permintaan pembayaran uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia dengan ketentuan sebagai berikut: 1) untuk usaha kecil paling tinggi 30% (tiga puluh perseratus) dari nilai Kontrak. kewajiban pihak-pihak penjamin untuk mencairkan Surat Jaminan Uang Muka selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat kepada PPK.

c. Untuk kontrak tahun jamak.Pembayaran prestasi pekerjaan Pembayaran prestasi pekerjaan dapat diberikan dalam bentuk : pembayaran bulanan/pembayaran berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan (termin)/pembayaran secara sekaligus. sesuai dengan yang ditetapkan dalam SSKK. 20. dilakukan senilai pekerjaan yang telah diselesaikan. b. Pembayaran bulanan/termin. Pembayaran prestasi kerja diberikan kepada penyedia setelah dikurangi angsuran pengembalian Uang Muka dan denda apabila ada. serta pajak. a. 20. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia. e. nilai Jaminan Uang Muka secara bertahap dapat dikurangi sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. 20.2. d.1. Penangguhan dilakukan dengan terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada penyedia yang memuat: 1) alasan .1.Cara-cara dan tahapan pembayaran serta mata uang yang digunakan harus disesuaikan dengan ketentuan dalam SSKK.Penangguhan Pembayaran PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya.116 pembayaran untuk permohonan tersebut setelah Jaminan Uang Muka diterima dari penyedia. Pengembalian uang muka diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100 % (seratus perseratus).

tunjangan penugasan. 1.117 penangguhan pembayaran.Rincian 21.4. penangguhan pembayaran dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda enyedia. asuransi dan biaya– biaya kompensasi lainnya.Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari sumber pendanaan yang disebut dalam SSKK. biaya sosial (social charge).Harga kontrak telah memperhitungkan : biaya umum (overhead).2. Jika dipandang perlu oleh PPK.1. harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam Rincian Biaya Personil dan Rincian Biaya Non Personil sesuai dengan Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya.3. yang dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .PPK membayar kepada peserta atas pelaksanaan pekerjaan. 21. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajibankewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima. 21. Harga 21. keuntungan (profit) maksimal 10 %.

menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan Kontrak yang meliputi antara lain: a. Perubahan Lingkup Pekerjaan 23. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan. bisa apabila para pihak. .1 Untuk 1. dan/atau perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. Perubahan Kontrak 22. PA/KPA dapat membentuk Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK.1.2 Perubahan kontrak dilaksanakan disetujui oleh yang meliputi: a. b. perubahan lingkup pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak.Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lapangan pada saat pelaksanaan dengan Kerangka Acuan Kerja yang telah ditentukan dalam Kontrak. 22. kepentingan perubahan kontrak. c.118 1. 22.1Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak.

2. melaksanakan pekerjaan tambah/kurang yang belum tercantum dalam Kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan.4. mengubah spesifikasi pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lapangan.4. ditindaklanjuti dengan negosiasi teknis dan biaya dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Kontrak awal. 23.1.Perintah 23.Dalam hal penilaian perubahan lingkup pekerjaan sebagaimana dimaksud pada angka 23.1 sampai dengan 23. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan. c. perubahan lingkup pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia.3.119 b. d.Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan tidak boleh melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari biaya yang tercantum dari nilai Kontrak awal. PPK dapat dibantu oleh Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak. 23.Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum Kontrak. 23. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

d.Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum Kontrak. perubahan ruang lingkup pekerjaan.1.4.PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. c.2. keadaan kahar. 24. 1. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK.1 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat penyesuaian harga sesuai peraturan yang berlaku. b.PPK dapat menugaskan Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan.Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a.Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurangkurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar.3. 24. Perpanjangan Waktu Pelaksanaan 24. dan/atau e. Kontrak Tahun Jamak yang adanya dengan 25. pekerjaan tambah.1. 24. [Penyesuaian Biaya (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan 25. masalah yang timbul diluar kendali penyedia. 24.2 Penyesuaian harga diberlakukan pada masa .120 1.

5 Penyesuaian 25.121 Harga Satuan dan Lump Sum)] pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan.. 25.) Hn = Harga Satuan pada saat Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .7Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan.8Penyesuaian Harga Satuan.6 Jenis pekerjaan baru dengan Harga 25. 25. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut.. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran...Cn/Co+d. Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak. Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri.4 Penyesuaian 25. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b.Bn/Bo+c.3 Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran. 25.Dn/Do+. Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani.

25. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penanda-tanganan kontrak.. dsb. Co.. c.122 pekerjaan dilaksanakan. Ho 25..15. = Harga Satuan pada saat harga penawaran.. 25.9 Penetapan koefisien bahan. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead.00. 25..11Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja.10Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS.dst adalah 1. alat kerja. b. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis. Hn = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga . Bo. Bn.12Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+ (Hn3xV3)+. bahan. Dn = Indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke13 setelah penandatanganan kontrak). Penjumlahan a+b+c+d+. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan SSKK.. Cn. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan.

Umum a. Penggantian personil inti dan/atau peralatan (apabila ada) tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK.1. Jika PPK menilai bahwa Personil Inti: 1) tidak mampu atau tidak Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Personil inti yang dipekerjakan harus sesuai dengan kualifikasi dan pengalaman yang ditawarkan dalam Dokumen Penawaran. e.] 1. V = Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan. b. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti menurut kualifikasi yang dibutuhkan.123 menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. Penggantian personil inti dan/atau peralatan dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja Personil Inti dan/atau spesifikasi Peralatan yang diusulkan beserta alasan perubahan.13Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK. d. 25. 25. Personil Konsultan 26. c.14Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan.

Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan.1. 26. c . a. 26.Personil Inti a . b .1. 26.124 dapat melakukan pekerjaan dengan baik 2) berkelakuan tidak baik. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan.Persetujuan Personil Personil inti yang telah disetujui oleh PPK harus memberikan data dirinya dan surat keterangan tidak mengidap penyakit berbahaya/menular (medical certificate) serta terdaftar atau tertera dalam daftar personalia penyedia. tanpa biaya tambahan apapun. atau 3) mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender sejak diminta oleh PPK.2.Waktu kerja dan lembur .

Perubahan Personil a.125 a . 1. PPK meneliti permohon an perubaha n personil dan/atau peralatan. Penyedia dapat mengajuk an pengganti an personil dan/atau peralatan kepada PPK. c. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Penyedia tidak dibenarka n melakuka n pengganti an personil dan/atau peralatan tanpa persetujua n PPK. c . b . b.

a. 2) tidak mengurangi kualifikasi tenaga ahli yang ditawarkan. untuk mengajuk an permohon an pengganti an personil.126 dengan ketentuan : 1) menyetujui permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap sesuai. penyedia diwajibkan melampirk an riwayat hidup/pen galaman kerja personil yang diusulkan dan disertai alasan pengganti an personil yang . 3) menolak permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap tidak sesuai. dan tidak menambah nilai kontrak. Untuk kontrak biaya satuan (time based). biaya langsung personil harus disesuaikan dengan gaji dasar tenaga ahli yang menggantikan.

2 Jika keterlambatan tersebut semata- Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Personil dari penyedia yang dianggap tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik atau berkelakuan tidak baik. harus sudah menerima personil pengganti dari penyedia. 28. Keterlambata n Pelaksanaan Pekerjaan 28.1. b. 27. Dalam waktu maksimal 15 (lima belas) hari sejak perintah penggantian personil. Dalam rangka penilaian usulan pengganti an personil dan/atau peralatan. PPK dapat dibantu Panitia/Pej abat Peneliti Pelaksana an Kontrak. harus segera dilakukan perintah penggantian personil kepada penyedia dengan kualifikasi keahlian personil yang sama atau lebih tinggi.127 bersangku tan. b.1 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka PPK dapat menghentikan Kontrak dan menangguhkan pemenuhan hak-hak penyedia atau menangguhkan pembayaran. 1.Penggantian personil penyedia atas perintah PPK a.

128 mata disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK maka PPK dikenakan Ganti Rugi atau memberikan Kompensasi. 28.4Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam angka ini adalah tanggal penyerahan setiap hasil kerja dan tanggal penyelesaian semua pekerjaan dengan penyerahan laporan akhir sebagaimana ditetapkan dalam SPMK. 1/1000 (satu perseribu) dari sisa biaya bagian kontrak yang belum selesai dikerjakan. 1.3 Penghentian Kontrak atau Ganti Rugi atau Kompensasi tidak dilakukan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. apabila kontrak terdiri atas bagian pekerjaan yang dapat dinilai terpisah dan bukan merupakan . 28. Denda dan Ganti Rugi 29.2 Besarnya denda kepada penyedia atas keterlambatan pekerjaan adalah: penyelesaian a.

129 kesatuan sistem. 1/1000 (satu perseribu) dari biaya kontrak. serta hasil pekerjaan tersebut telah diterima oleh PPK. apabila bagian pekerjaan belum diterima oleh PPK. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam SSKK. keterlambata n penerbitan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .2Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut : a. 29. PPK memodifikasi atau mengubah jadwal yang dapat mempengaru hi pekerjaan penyedia.1 Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. b. 29. b.

spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. e. c. f. g. jika kompensasi . penyedia belum bisa masuk ke lokasi sebagaimana yang diperjanjikan dalam kontrak. PPK tidak memberikan gambargambar. d. kompensasi lain yang dirinci dalam syarat khusus kontrak.130 SPP. PPK menginstruksi kan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak diketemukan kerusakan/ kegagalan/pe nyimpangan.

131 mengakibatk an pengeluaran tambahan atau keterlambata n penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. i. h.

dan/atau gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. Keadaan Kahar 30. pemogokan. bencana non alam. 1. d. b. bencana sosial. kebakaran. Yang digolongkan Keadaan Kahar adalah: bencana alam. f.132 diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. c.1Tidak termasuk Keadaan Kahar adalah hal-hal merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. Kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi.1 Keadaan a. e. 30.1 Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi diatur dalam SSKK. 29. .

31. Laporan Hasil Pekerjaan 31.4Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat keadaan kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya keadaan kahar.133 30. Atas penerimaan laporan dan dokumen tersebut dibuatkan tanda terima. pembahasan dan penilaian terhadap laporan dan dokumen yang diserahkan oleh penyedia. 30.3PPK dan penyedia membuat berita acara hasil pembahasan dan penilaian laporan.2 Dalam hal terjadi Keadaan Kahar.2 PPK bersama penyedia melakukan 31. tidak dikenakan sanksi. para pihak dapat melakukan kesepakatan. dengan menyertakan salinan pernyataan Keadaan Kahar yang dikeluarkan oleh pihak/instansi yang berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. 31. yang dituangkan dalam perubahan Kontrak. 30.3 Setelah pemberitahuan tertulis tentang terjadinya Keadaan Kahar. penyedia memberitahukan tentang terjadinya Keadaan Kahar kepada PPK secara tertulis dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya Keadaan Kahar. 1.1 Penyedia wajib menyerahkan laporan dan dokumen sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam SSKK.4Jika terdapat kekurangankekurangan maka penyedia harus memperbaiki dan menyelesaikan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

134 kekurangan-kekurangan sesuai yang diinstruksikan oleh PPK dan menyerahkan laporan hasil perbaikan kepada PPK. 31.10 Jika dikemudian hari penyedia dan pihak ketiga akan melakukan pengembangan terhadap piranti lunak tersebut dan untuk itu diperlukan lisensi maka penyedia harus mendapatkan persetujuan lebih dahulu dari PA. 31. Untuk tujuan ini PA berhak untuk mendapatkan penggantian biaya atas . 31.8Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir masa kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK. 31. dan membuat berita acara serah terima laporan hasil perbaikan. gambar. dan dokumen-dokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan kontrak ini dan menjadi hak milik PPK.5PPK menerima kembali penyerahan laporan yang telah diperbaiki oleh penyedia (bila ada). spesifikasi. 31. desain.7Menyerahkan semua rancangan.9Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut setelah mendapatkan persetujuan PPK.6 Laporan Akhir dibuat dalam bentuk cetakan (hardcopy) dan/atau file (softcopy). laporan. 31.

Dalam hal Kontrak dihentikan. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. Penghentian Kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. b. piranti lunak 31.135 pengembangan tersebut.1Penghentian Kontrak : a.11 Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. PPK dengan pemberitahuan tertulis kepada penyedia dapat memerintahkan penghentian Kontrak jika penyedia gagal untuk melaksanakan kewajibankewajibannya dalam Kontrak ini. c. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 32. Pemberitahuan tertulis tersebut harus memuat: 1) alasan penghentian Kontrak. 1. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajibankewajibanny a dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahu Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) hari kalender. 6) penyedia terbukti melakukan KKN. PPK dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada penyedia setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1)penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya. dan/atau . 3) penyedia berada dalam keadaan pailit. 4) karena Keadaan Kahar. 5)denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak.2Pemutusan Kontrak : a. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. 32.136 an diterima. Oleh PPK : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 2) penyedia tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah diberitahu atau dalam jangka waktu lain yang disetujui secara tertulis oleh PPK.

137 7)pengaduan tentang penyimpangan prosedur. Dalam hal pemutusan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . dugaan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. 2) penyedia membayar denda. penyedia dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada PPK setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK. penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurangkurangnya 60 (enam puluh) hari kalender. a. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia. a. atau 2) karena Keadaan Kahar. dan/atau 3) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. a. maka: 1) sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan. Oleh penyedia : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

1.138 kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpanga n prosedur. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundangundangan. melakukan KKN dan/atau pelanggarara n persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan. Penyelesaian Pekerjaan 33. 2) biaya langsung personil (termasuk biaya demobilisasi) yang dikeluarkan oleh penyedia sehubungan dengan pemutusan Kontrak.1PPK melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah . Pada saat Kontrak diputuskan. b. maka PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran sebagai berikut : 1)pembayaran prestasi pekerjaan sampai dengan tanggal berlakunya pemutusan Kontrak.

Hak dan Kewajiban PPK 34. 34.2meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak penyedia.HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 1.3PPK menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan dan diterima oleh dari Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.1mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. 34. A.4memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh pihak penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. setelah seluruh pekerjaan diselesaikan.3membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia. 33.139 diselesaikan oleh penyedia. PPK menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. penyedia wajib menyelesaikannya. 34. 33.4Membuat berita acara serah terima laporan akhir.5 ketentuan peralatan dan bahan yang disediakan oleh PPK untuk Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Apabila terdapat kekurangan-kekurangan. 34. 33.2Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan.

140 kebutuhan pelaksanaan pekerjaan oleh penyedia. . 1. 35.1menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak. 35.6menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. 35. 35. 35. Hak dan Kewajiban Penyedia 35.5memberikan keteranganketerangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan pihak PPK.2berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari pihak PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. akibat kegiatan penyedia. 35. Penyedia harus menyerahkan peralatan dan bahan sisa sesuai dengan instruksi PPK.3melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada pihak PPK. Pada saat berakhirnya kontrak.4melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak.7penyedia harus mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya.

ketekunan. 35.11penyedia 35. dilarang baik secara langsung atau tidak langsung melakukan kegiatan yang akan menimbulkan pertentangan kepentingan (conflict of interest) dengan kegiatan yang merupakan tugas penyedia.13tanggungjawab Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 35. penyedia dinyatakan tidak berwenang untuk melaksanakan jasa konsultansi maupun mengadakan barang yang tidak sesuai dengan kontrak.8 melaksanakan perjanjian dan kewajiban-kewajiban yang dibebankan kepadanya dengan penuh tanggung-jawab.141 35.10penyedia tidak akan menerima keuntungan untuk mereka sendiri dari komisi usaha (trade commision). PPK secara tertulis akan memberitahukan kepada penyedia mengenai kebiasaankebiasaan setempat. mesin.12penyedia 35.9melaksanakan jasa konsultansi sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. setuju bahwa selama pelaksanaan kontrak. ketentuan penyedia mengenai adalah hal-hal 35. efisien dan ekonomis serta memenuhi kriteria teknik profesional dan melindungi secara efektif peralatan-peralatan. material yang berkaitan dengan pekerjaan dalam kontrak. rabat (discount) atau pembayaran-pembayaran lain yang berhubungan dengan kegiatan pelaksanaan jasa konsultansi.

.1 ketentuan mengenai dokumendokumen yang disiapkan oleh penyedia dan menjadi hak milik PPK: mengatur bahwa semua rancangan.14pemeriksaan keuangan adalah ketentuan mengenai kewajiban penyedia untuk merinci setiap biaya-biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan perjanjian. dan kualifikasi dari subkonsultan harus mendapat persetujuan tertulis sebelum pelaksanaan. 35. sehingga dapat dilakukan pemeriksaan keuangan. 2) membuat subkontrak dengan pengaturan: (i) cara seleksi.15ketentuan mengenai tindakan yang 35. PPK dapat memeriksa dan menggandakan dokumen pengeluaran yang telah diaudit sampai 1 (satu) tahun setelah berakhirnya kontrak. perlu mendapat persetujuan PPK meliputi: 1) memobilisasi personil yang terdapat dalam daftar. Selain itu. (ii) Penyedia bertanggungjawab penuh terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh subkonsultan dan personilnya. 35.142 pertanggung-jawaban penyedia sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. gambar-gambar. dengan sepengetahuan penyedia atau kuasanya. waktu.

semua barang dan peralatan yang mempunyai resiko tinggi terjadi kecelakaan. 35. kehilangan.143 spesifikasi. serta pekerja-pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan kontrak atas segala resiko yaitu kecelakaan. c. anggota joint venture tersebut memberi kuasa kepada salah satu anggota joint venture untuk bertindak dan mewakili hakhak dan kewajiban anggota penyedia lainnya terhadap PPK. pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. pelaksanaan pekerjaan. Penyedia dapat menyimpan salinan dari dokumendokumen tersebut. segera setelah pekerjaan selesai atau berakhirnya kontrak harus menyerahkan seluruh dokumen dan data pendukung lainnya kepada PPK. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . b. serta resiko lain yang tidak dapat diduga. 1.2 Kewenangan anggota penyedia adalah ketentuan yang mengatur mengenai apabila penyedia adalah sebuah joint venture yang beranggotakan lebih dari satu penyedia. disain.1 Pihak penyedia mengasuransikan : a.1Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. Penyedia. 36. Asuransi 36. laporan dan dokumen-dokumen lain serta software yang disiapkan oleh penyedia jasa menjadi hak milik PPK. hal-hal lain yang ditentukan berkaitan dengan asuransi. kerusakan-kerusakan.

Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. maka pekerjaan harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. dan Koperasi Kecil 37. b. Peny edia waji b beke rjasa ma deng an peny edia usah a mikr o. Usaha Kecil.2 Apabila . Usaha Mikro. penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. maka dalam kontrak dimuat: a. usah a kecil dan kope rasi kecil . Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. dala m mela ksan akan kew ajiba n di 37.144 1.1 Apabila penyedia yang ditunjuk adalah Penyedia Usaha Mikro.

c. bent uk kerja sam a terse but hany a untu k seba gian peke rjaan yang buka n peke rjaan utam a.145 atas. peny edia terpil ih teta p bert angg ungjawa b penu h atas kesel uruh an peke rjaan terse but. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

37. 38. salah satu pihak merasa dirugikan.1 Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. Itikad Baik 38. dan mengambil semua langkah yang 38. maka penyedia dikenakan sanksi yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden ini. mem buat lapor an perio dik men gena i pela ksan aan ketet apan di atas.1apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar.2 Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak.KEWAJARAN DAN ITIKAD BAIK 1. Jika selama kontrak.146 dan d.3 Masing-masing Pihak dalam Kontrak . A. berkewajiban untuk bertindak dengan itikad baik sehubungan dengan hak-hak Pihak lain.

arbitrase. b. 40. alternatif penyelesaian sengketa.147 diperlukan untuk memastikan terpenuhinya tujuan Kontrak ini.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui. 1. dilakukan melalui musyawarah untuk mufakat secara langsung antara Para Pihak atau melalui perantaraan pihak ketiga yang disepakati oleh Para Pihak dalam bentuk antara lain mediasi atau konsiliasi. A. a.PENYELESAIAN PERSELISIHAN 1. Pelaksanaan Kontrak Jika dalam pelaksanaan Kontrak ditemukan kesulitan yang menghambat pemenuhan tujuan Kontrak maka masing-masing Pihak berkewajiban untuk tetap berupaya bertindak wajar di antara mereka tanpa merugikan kepentingan satu sama lain. Perdamaian 40.2 Penyelesaian secara damai dapat 40. atau c.3Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. Jika Pihak yang satu menganggap pelaksanaan Kontrak tidak wajar dan adil maka kedua belah Pihak harus megupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi situasi tersebut. pengadilan sesuai dengan ketentuan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui: a. 1. b. alternatif penyelesaian sengketa. pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. arbitrase.148 peraturan perundang-undangan. atau c. Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. .

Korespon densi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja Nama Alamat Telepon Faksimili e-mail : ___________ : ___________ : ___________ : ___________ : ___________ PPK: Penyedia: Nama : ___________ Alamat : ___________ Telepon : ___________ Faksimili : ___________ e-mail : ___________ B. Tanggal Berlaku Kontrak D. Pelaporan Penyedia berkewajiban untuk menyampaikan laporan-laporan berikut secara periodik selama Masa Kontrak: __________________ [uraikan secara rinci jenis Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Wakil Sah Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK : __________ Para Pihak Untuk Penyedia : __________ C. Waktu Penyelesa ian Pekerjaan E. Tindakan Kontrak mulai __________ berlaku terhitung sejak: Jangka waktu penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini adalah selama: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun Tindakan lain oleh penyedia yang memerlukan persetujuan PPK adalah: __________ [sebutkan secara jelas] penyedia yang mensyara tkan persetuju an PPK F.149 LAMPIRAN 3 : SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A.

Material. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: _______________[uraikan an Prestasi Pekerjaan . Ketentuan serah terima Laporan Akhir berlaku untuk penyerahan setiap hasil kerja Jasa Konsultansi: (YA/TIDAK) Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari pekerjaan Jasa Konsultansi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________________ [untuk konsultan perencana konstruksi] Umur konstruksi bangunan direncanakan : __ (__________) tahun PPK akan memberikan peralatan/material/personil/fasilitas berupa : ______________ [sebutkan dan uraikan. Pencairan Jaminan N. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara:_____[bulanan/termin/sekaligus]. 2. Pembayar Jaminan dicairkan dan disetorkan pada __________[Kas Negara/Kas Daerah] 1. Serah Terima Laporan Akhir H. Pembatas an Pengguna an Dokumen I. Sumber L. Personil dan Fasilitas Dana K. Untuk pekerjaan Jasa Konsultansi ini dapat diberikan uang muka (YA/TIDAK).150 laporan dan waktu penyerahan laporan dihitung sejak ditandatanganinya kontrak] G. Pembayar an Uang Muka M. 2. apabila ada] Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari _______________________________ 1. [jika ”YA”] Uang muka diberikan sebesar __% (__________ persen) dari nilai Kontrak [untuk kontrak tahun jamak diubah : “Kontrak tahun pertama” atau “total nilai Kontrak”] Peralatan. Tanggung Jawab Profesi J.

S. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. secara Mata uang pembayaran : _____________[untuk pengadaan yang sumber dananya PHLN] O. Batas akhir waktu penerbita n SPP P. Penyesuai Untuk penyesuaian biaya digunakan indeks an Biaya yang dikeluarkan oleh _____________ [BPS/Instansi Teknis Lainnya] Perhitungan Penyesuaian Harga dilakukan dengan ketentuan : _______________________________ R. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. Dokumen penunjang yang disyaratkan tagihan untuk mengajukan tagihan pembayaran pembayar prestasi an pekerjaan:__________________________[se butkan dan uraikan secara lengkap] Q. mengajuk an 2.151 bila pembayaran dilakukan bulanan atau termin] 3. 1. Dokumen utama yang disyaratkan untuk yang mengajukan tagihan pembayaran disyaratka prestasi pekerjaan :_________________ n untuk [sebutkan dan uraikan secara lengkap]. Pembayar an Ganti Rugi Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Dokumen Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah __ (__________) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. Pembayar an Denda Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari _______________ [harga kontrak/harga bagian kontrak].

”] . Masing-masing Pihak harus menunjuk seorang arbitrator dan kedua arbitrator yang ditunjuk oleh Para Pihak akan memilih arbitrator ketiga yang akan bertindak sebagai pimpinan arbitrator. akan diselesaikan dan diputus oleh Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menurut peraturan-peraturan administrasi dan peraturan-peraturan prosedur arbitrase BANI. yang keputusannya mengikat kedua belah pihak yang bersengketa sebagai keputusan tingkat pertama dan terakhir. Penyelesa ian Perselisih an ________________________________ Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: [Pengadilan Republik Indonesia yang berkompeten/Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI)] [Jika BANI yang dipilih sebagai Lembaga Pemutus Sengketa maka cantumkan klausul arbitrase berikut tepat di bawah pilihan yang dibuat di atas: “Semua sengketa yang timbul dari Kontrak ini. Para Pihak setuju bahwa jumlah arbitrator adalah 3 (tiga) orang.152 T. Kompensa si U.

dan jumlah orang bulan.153 LAMPIRAN 3 A : PERSONIL INTI DAN PERALATAN 1 – PERSONAL INTI PENYEDIA JASA KONSULTANSI [cantumkan nama. uraian detil tanggung jawab kerja. Cantumkan juga waktu kerja (termasuk jam kerja) dan cuti] 2 – PERALATAN KHUSUS [cantumkan jenis peralatan khusus yang disyaratkan untuk pelaksanaan pekerjaan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . minimum kualifikasi.

154 LAMPIRAN 4 : SURAT PERINTAH KERJA (SPK) SURAT PERINTAH KERJA (SPK) Halaman __ dari __ PAKET PEKERJAAN: __________ SATUAN KERJA: NOMOR DAN TANGGAL SPK: NOMOR DAN TANGGAL SURAT UNDANGAN PENUNJUKAN LANGSUNG: NOMOR DAN TANGGAL BERITA ACARA HASIL PENUNJUKAN LANGSUNG: SUMBER DANA: [sebagai contoh. penyedia berkewajiban untuk mematuhi Standar Ketentuan dan Syarat Umum SPK terlampir. Jika pekerjaan tidak dapat diselesaikan dalam jangka waktu pelaksanaan pekerjaan karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia berkewajiban untuk membayar denda kepada PPK sebesar 1/1000 (satu per seribu) dari nilai SPK sebelum PPN setiap hari kalender keterlambatan. Selain tunduk kepada ketentuan dalam SPK ini. Biaya langsung personil dihitung berdasarkan Orang Bulan dengan ketentuan 1 (satu) Orang Bulan sama dengan __ (__________) hari dan 1 (satu) hari sama dengan __ (__________) jam. Komponen Biaya Kuantita s (Orang Bulan) Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Biaya Langsung Non-Personil Kuantita s [jika tidak lumpsum] Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Total (Rp) Jumlah PPN 10% NILAI Terbilang : INSTRUKSI KEPADA PENYEDIA JASA KONSULTANSI: Penagihan hanya dapat dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan yang diperintahkan dalam SPK ini dan hasil pekerjaan tersebut dapat diterima secara memuaskan oleh Pejabat Pembuat Komitmen dibuktikan dengan Berita Acara Serah Terima. cantumkan ”dibebankan atas DIPA __________ Tahun Anggaran ____ untuk mata anggaran kegaiatan __________ WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun NILAI PEKERJAAN Biaya Langsung Personil No. .

b. PENYEDIA JASA KONSULTANSI MANDIRI Penyedia berdasarkan SPK ini bertanggung jawab penuh terhadap personil serta pekerjaan yang dilakukan HARGA SPK 4. SPK ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan oleh para pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SPMK. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum SPK. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. interpretasi. Waktu pelaksanaan SPK adalah sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK.)] [nama lengkap] [jabatan] [nama lengkap] [jabatan] SYARAT UMUM SURAT PERINTAH KERJA (SPK) Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan. Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: 1) semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .-)] Untuk dan atas nama Penyedia Jasa Konsultansi __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuksatuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6. a. HAK KEPEMILIKAN PPK berhak atas kepemilikan semua barang/bahan yang terkait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh Penyedia Jasa Konsultansi kepada PPK. Rincian harga SPK sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga (untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum). Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan. JADWAL a.000. 2.. 3.155 Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. 3. asuransi.000. Hak kepemilikan atas peralatan dan barang/bahan yang disediakan oleh PPK tetap pada PPK. ASURANSI a. Harga SPK telah memperhitungkan keuntungan. b. d. Jika diminta oleh PPK maka Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membantu secara optimal pengalihan hak kepemilikan tersebut kepada PPK sesuai dengan hukum yang berlaku. 1. PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam SPK sebesar harga SPK. c. 2. Semua peralatan tersebut harus dikembalikan dalam kondisi yang sama pada saat diberikan kepada Penyedia Jasa Konsultansi dengan penegecualian keausan akibat pemakaian yang wajar. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. beban pajak dan biaya overhead serta biaya c. dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai SPK. dan semua peralatan tersebut harus dikembalikan kepada PPK pada saat SPK berakhir atau jika tidak diperlukan lagi oleh Penyedia Jasa Konsultansi.

Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. sakit atau kematian pihak ketiga. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: 1) kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. kewajiban. denda. dan Personil. PENUGASAN PERSONIL Penyedia Jasa Konsultansi tidak diperbolehkan menugaskan personil selain personil yang telah disetujui oleh PPK untuk melaksanakan pekerjaan berdasarkan SPK ini. atas segala risiko terhadap kecelakaan. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. membebaskan. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan SPK untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. 3) kehilangan atau kerusakan harta benda. PPK dapat memutuskan SPK ini dengan pemberitahuan tertulis kepada Penyedia Jasa Konsultansi. . Laporan harian berisi: 1) penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. a.156 a. PENANGGUNGAN DAN RISIKO a. c. pelaksanaan pekerjaan. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. 1. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam syarat ini. sakit atau kematian Personil. 4) keadaan cuaca termasuk hujan. 2. 2) jenis. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. 1. tanggung jawab. dan 2) pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. Jika SPK diputuskan sebelum waktu pelaksanaan pekerjaan berakhir dan pemutusan tersebut akibat Keadaan Kahar atau bukan karena kesalahan atau kelalaian Penyedia Jasa Konsultansi maka Penyedia Jasa Konsultansi berhak atas pembayaran pekerjaan secara pro rata sesuai dengan prestasi pekerjaan yang dapat diterima oleh PPK. PEMUTUSAN Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 2. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. dan 3. dan cidera tubuh. b. tinggi terjadinya kecelakaan. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. 2) cidera tubuh. Apabila diperlukan. LAPORAN HASIL PEKERJAAN a. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam harga SPK. kerugian. gugatan atau tuntutan hukum. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. proses pemeriksaan hukum. 3) jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. kehilangan. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. kehilangan. b. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. kerusakan. jumlah dan kondisi peralatan.

b. Untuk kepentingan perubahan SPK. 1. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam nilai SPK. b. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. atas perintah PPK. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . PERPANJANGAN WAKTU 1. PA/KPA dapat membentuk Pejabat Peneliti Pelaksanaan kontrak atas usul PPK. interpretasi. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. Perubahan SPK bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. c. Pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus per seratus) setelah pekerjaan selesai. b. PPK membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. d. c. PENYELESAIAN PERSELISIHAN PPK dan Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan SPK ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. 1. PPK menugaskan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 3) perubahan harga SPK akibat adanya perubahan pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam ketentuan ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. SERAH TERIMA PEKERJAAN a. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. bea. Jika perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah maka perselisihan akan diselesaikan melalui pengadilan negeri dalam wilayah hukum Republik Indonesia. c. SPK hanya dapat diubah melalui adendum SPK. retribusi. PERPAJAKAN Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membayar semua pajak. WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN Kecuali SPK diputuskan lebih awal. 4. 3. 2) perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. d. e. b. 2. dan pungutan lain yang dibebankan oleh hukum yang berlaku atas pelaksanaan SPK. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. meliputi: 1) perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam SPK sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam SPK. a. 1. Laporan harian dibuat oleh penyedia. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang.157 5) catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan SPK dan diterima oleh Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. d. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. a. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. a. PERUBAHAN SPK a.

PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN SPK a. a. 2) keterlambatan pembayaran kepada penyedia. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. b. a. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: 1) PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. melakukan 1. termasuk biaya langsung demobilisasi personil. d. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. dan/atau 2) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. pemutusan SPK melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. 4) penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. PERISTIWA KOMPENSASI a. Dalam hal SPK dihentikan. 5) PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. 1. d. dan/atau 6) pengaduan tentang penyimpangan prosedur. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. 3) PPK tidak memberikan gambar-gambar. 4) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SPK. 6) PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. 8) ketentuan lain dalam SPK. b. 2) penyedia berada dalam keadaan pailit. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. a. Penghentian SPK dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. 3) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari harga SPK dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan.158 a. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. Pemutusan SPK dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. c. 7) PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. b. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum SPK jika perpanjangan tersebut mengubah Masa SPK. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. 5) penyedia terbukti melakukan KKN. c. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena kesalahan penyedia: 1) penyedia membayar denda. .

PENGALIHAN DAN/ATAU SUBKONTRAK Penyedia Jasa Konsultansi dilarang untuk mengalihkan dan/atau mensubkontrakkan sebagian atau seluruh pekerjaan. baik sebagai akibat peleburan (merger) atau akibat lainnya. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. Pengalihan seluruh pekerjaan hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia Jasa Konsultansi. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. LARANGAN PEMBERIAN KOMISI Penyedia Jasa Konsultansi menjamin bahwa tidak satu pun personil proyek/satuan kerja PPK telah atau akan menerima komisi atau keuntungan tidak sah lainnya baik langsung maupun tidak langsung dari SPK ini. a. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pekerjaan diterbitkan. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . 2) pembayaran dilakukan dengan [sistem bulanan/sistem termin/pembayaran secara sekaligus]. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. 1. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. 3. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. 2. c. PEMBAYARAN a. b. DENDA Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam SPK ini. Penyedia Jasa Konsultansi menyetujui bahwa pelanggaran syarat ini merupakan pelanggaran yang mendasar terhadap SPK ini.159 KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. 1. 3) pembayaran harus dipotong denda (apabila ada) dan pajak.

dan meminta Saudara untuk menandatangani Surat Perjanjian paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah dikeluarkannya SPPBJ ini sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan. Proyek/Satuan Kerja __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . BENTUK DOKUMEN LAINNYA LAMPIRAN 1 : SURAT BARANG/JASA (SPPBJ) PENUNJUKAN PENYEDIA CONTOH [kop surat satuan kerja PPK] Nomor : __________ 20__ Lampiran : __________ Kepada Yth. __ __________ Perihal : Penunjukan Penyedia Barang/Jasa untuk pelaksanaan pekerjaan ___________________________________________________ Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara nomor ____________ tanggal ___________ perihal _______________ dengan nilai penawaran setelah dilakukan klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya oleh Pokja ___________ ULP _________ / Pejabat Pengadaan _________ [K/L/D/I] _________ sebesar Rp__________ (_____________________) termasuk PPN.160 BAB VII. ____________ di __________ __________. telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja _________ ULP _________ / Pejabat Pengadaan _________ [K/L/D/I] _________. Kegagalan Saudara untuk menerima penunjukan ini yang disusun berdasarkan evaluasi terhadap penawaran Saudara akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. Selanjutnya kami menunjuk Saudara untuk melaksanakan pekerjaan ______________________________.

dst LAMPIRAN 2 : SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] SURAT PERINTAH MULAI KERJA Nomor: __________ Paket Pekerjaan: __________ Yang bertanda tangan di bawah ini: __________[nama Pejabat Pembuat Komitmen] __________[jabatan Pejabat Pembuat Komitmen] __________[alamat proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen. __________ Tembusan Yth : 1. untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: 1. berdasarkan Surat Perjanjian __________ nomor __________ tanggal __________. dengan Macam pekerjaan: __________. 2. _______________________[P A/KPA K/L/D/I] 2. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . _______________________[A PIP KLDI] _______________________[Pokja ULP/Pejabat Pengadaan] ……………. Tanggal mulai kerja: __________. bersama ini memerintahkan: __________[nama penyedia jasa konsultansi] __________[alamat penyedia jasa konsultansi] yang dalam hal ini diwakili oleh: __________ selanjutnya disebut sebagai Penyedia.161 [nama lengkap] [jabatan] NIP.

__ __________ 20__ Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP: __________ Menerima dan menyetujui: Untuk dan atas nama __________[nama penyedia] [tanda tangan] [nama lengkap wakil sah badan usaha] [jabatan] . Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak. __________. Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi dan pembayaran kepada penyedia dapat dihentikan sesuai dengan ketentuan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak.162 3. 5. 6. 4. Waktu penyelesaian: selama ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun [pilih salah satu] dan pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal __________ Hasil Pekerjaan: __________ Sanksi: Terhadap keterlambatan penyerahan hasil kerja dan laporan akhir.

163 LAMPIRAN 3 : JAMINAN UANG MUKA [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. ____________________ CONTOH Yang bertanda tangan dibawah ini _________________________________ dalam jabatan selaku _____________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _____________________________[Pejabat Pembuat Komitmen] Alamat :______________________________________________________ Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

______________ tanggal ____________. apabila : Nama : _____________________________ [penyedia Jasa Konsultansi] Alamat : ______________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan. dari tanggal ______________________ s/d __________________________ 2. Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. lalai/tidak memenuhi kewajibannya dalam melakukan pembayaran kembali kepada Penerima Jaminan atas uang muka yang diterimanya. 3.164 selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________ (terbilang ___________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Uang Muka atas pekerjaan ____________________ berdasarkan Kontrak No. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa uang muka yang belum dikembalikan oleh Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. . 4. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Berlaku selama ______ (____________) hari kalender. paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Jaminan Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 5. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak.

Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke Bank ________ [bank] CONTOH [Kop Asuransi/Perusahaan Penjaminan Penerbit Jaminan] SURAT JAMINAN UANG MUKA Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Dikeluarkan di ____________ Pada tanggal ___________ [Bank] Materai Rp 6. Mengenai segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini.000.____________ Pemimpin Untuk : : keyakinan. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________.165 6.

bahwa kami: _________________________ [nama dan alamat penyedia] sebagai Penyedia Jasa Konsultansi. 2. . 3. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. 5. 4. Maka kami. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _________________________ [nama dan alamat PPK] sebagai Pemilik. 6. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________(terbilang_____________________________). PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN Uang Muka atau Sisa Uang Muka yang belum dikembalikan oleh TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasarkan Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bila TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan _____________ sebagaimana ditetapkan berdasarkan Kontrak No.166 Nomor Jaminan : __________________ Rp__________________ 1. Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya atau melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka dimaksud yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak. Nilai : Dengan ini dinyatakan. selanjutnya disebut TERJAMIN. dan _________________________ [nama dan alamat perusahaan penjaminan] sebagai Penjamin. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. _____________ tanggal _____________ dari PENERIMA JAMINAN. Surat Jaminan ini berlaku selama ___ (_____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal _____________ sampai dengan tanggal _____________.

(_____________________) Nama Jelas (_____________________) Nama Jelas Untuk keyakinan. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke ________ [penerbit jaminan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) . Dikeluarkan di _______________ Pada tanggal ________________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp 6.000. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini.167 7.

168 .

169 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi) .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful