LINSEED OIL Minyak biji rami atau Linseed Oil atau flaxseed oil adalah minyak yang diekstrak

dari biji tanaman flax (rami). Flax (Linseed) adalah tanaman dari anggota genus Linum dalam keluarga Linaceae. Minyak biji rami merupakan salah satu minyak komersial tertua dan minyak biji rami diproses-pelarut telah digunakan selama berabad-abad sebagai minyak pengering dalam lukisan dan varnishing.

Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Tanaman Divisi: Kelas: Ordo: Famili: Genus: Magnoliophyta Magnoliopsida Malpighiales Linaceae Linum

Spesies: L. usitatissimum Nama binomial Linum usitatissimum Tanaman biji rami merupakan herba satu tahunan yang tegak, tinggi mencapai 1.2 m. Batang pipih, tegak, biasanya soliter, tanaman yang ditanam dari biji biasanya lebih pendek, gundul, hijau keabuan. Daun tersusun bertolak belakang hingga spiral, tidak bertangkai, helaian daun menjorong sempit, memita atau memita-lanset, gundul, hijau keabuan. Perbungaan di ujung, dengan bunga yang tersusun berlawanan dengan daun; pedicel tegak, panjang 1—3.5 cm. Bunga biseksual, agak membentuk cakar di pangkalnya, warna putih hingga biru pucat atau biru ungu dengan bintik merah mura. Buah kapsul membulat, masing - masing terbagi oleh lapisan tipis, tiap locule berisi 2 biji, tiap buah mengandung 10 biji. Biji pipih, kuning hingga coklat tua.

Temperatur —6°C dapat mematikan tanaman pada tahap perkecambahan dan adanya salju kemungkinan menyebabkan kegagalan saat perbungaan. Tanah yang optimal untuk rami adalah tanah dengan drainase bagus tetapi menyimpan kelembaban dan den tekstur sedang hingga berat. ketika ditanam pada ketinggian 1200 m alt. Pada percobaan di awal tahun 1980an pada ketinggian 800 hingga 1400 m. Setelah percobaan sukses dengan rami di pegunungan Jawa dalam pertengahan awal abad ke 20. dan curah hujan 150—200 mm. tempat persemaian biji bebas gulma dengan kelembaban yang cukup merupakan hal yang penting untuk keberhasilan penanaman. Tanah sebaiknya bagus dan tidak mudah menjadi keras. Hasil optimum di Eropa. Rami sensitif terhadap tanah bergaram dan tidak terbentuk bagus pada pH kurang dari 5 atau diatas 7. Percobaan di Jawa pada tahun 1930an. Linum usitatissimum merupakan tanaman berhari panjang. mengindikasikan bahwa rami dapat menghasilkan kualitas serat yang bagus pada ketinggian 1000—1600 m alt. Kedalaman persemaian yang optimal tergantung . Mediterranean juga diduga merupakan daerah asal tanaman ini. diperoleh dengan kisaran temperatur 10—30°C. Kondisi yang hangat. Linum diperbanyak dengan biji. Untuk itulah disarankan persemaian biji dengan mesin drill.Daerah asal utama Linum usitatissimum masih diperdebatkan. Curah hujan setelah tahap ini menyebabkan pembungaan kedua dan kematangan tidak merata. Di Asia tenggara Linum usitatissimum dibudidayakan di Thailand Utara (Chiang Mai) dan secara lokal dalam skala kecil di Indonesia (Jawa). dalam arti tinggi tanaman dan berat kering jerami. ketertarikan budidaya rami dilakukan pada tahun 1970an dan 1980an dengan tujuan mengurangi import serat rami untuk pembuatan kertas. seperti tanah lempung dan tanah liat. Biji dapat disemaikan dengan menggunakan tangan dan kemudian dicangkul dan dikubur. Untuk hasil serat optimum dan berkualitas. kelembaban relatif 60—70%. 13 kultivar dapat tumbuh bagus. Hujan deras dan angin kencang menyebabkan tanaman roboh. tetapi metode ini tidak memperhatikan kedalaman dan kematangan. kering sangat menguntungkan untuk pertumbuhan hingga pembentukan biji. maka harus dipersiapkan sebaik mungkin. tanaman ini membutuhkan temperatur sedang hingga dngin dan kelembaban cukup selama masa pertumbuhan. Tanaman ini dibudidayakan sebagai tanaman serat. Karena ukuran biji yang kecil kamampuan bersaing yang rendah pada kecambah linum. tetapi keragaman bentuk terbesar di India dan diyakini kemungkinan tanaman ini berasal dari sana dan disebarkan ke jalur utara dan barat.

kedalaman 2 cm untuk menjamin imbibisi. Dengan drill. metode penanaman.5 cm. Rata-rata biji yang direkomendasikan untuk tanaman yang ditanam untuk menghasilkan biji sangat bervariasi yaitu 17 kg/ha untuk kondisi curah hujan rendah dan untuk kondisi yang lebih basah adalah 55—90 kg/ha.2-4 Jumlah (%) . Jarak tanam untuk serat linum 6—15 cm. Biji yang akan ditanam harus bebas dari cahaya.pada tipe tanah dan tingkat kelembaban. pada ketinggian 1200 m alt) dengan 12 kultivar linum memperlihatkan bahwa batang lebih tinggi ketika biji disemaikan pada bulan November atau Januari daripada disemaikan pada bulan Maret. Rata-rata biji tergantung pada genotype. Untuk penanaman dengan menggunakan tangan rata-rata biji tertinggi yang direkomendasikan adalah 150 kg/ha.5 cm di dalam garis dan 10 atau 15 cm antar garis. sisik atau penyakit dan di rawat dengan memberikan fungisida untuk membunuh penyakit surface-borne.. Percobaan pada tahun 1980an di Kebun percobaan Manoko (dekat Bandung di Jawa. sedangkan untuk tanah yang lebih gembur. Komposisi asam lemak minyak biji rami (Linseed) Jenis Asam Lemak Asam lemak jenuh : Palmitat (C 16:0) Stearat (C 18:0) Asam lemak tidak jenuh : Oleat (C 18:1) Linoleat (C 18:2) Linolenat (C 18:3) Sumber : Knothe. * Ketaren (1986) 13-37 5-23 26-60 6 3. kondisi kelembaban dan tujuan produksi (untuk serat. 2004. hasil panen jerami tertinggi diperoleh pada kerapatan 2. Percobaan yang lain pada lokasi yang sama. et all. rata-rata biji untuk produksi serat dengan supply air optimal adalah 80—110 kg/ha. kerutan. Pada tanah berat. biji atau keduanya). biasanya cukup 1. dengan kerapatan tanaman 1800—3300 tanaman/m².

9268 1.Gambar trigliserida Perwakilan ditemukan dalam minyak biji rami.4739 50.30% . sifat fisika Linseed Oil Karakteristik Titik Beku (0C) Titik Leleh (0C) Berat Jenis Indeks Bias Viskositas Transmisi Nilai -14 -24 0.37 cp 79.

Adapun cara ekstraksi ini bermacam-bermacam. kadang-kadang diikuti oleh ekstraksi pelarut.6380 % 1.1572 mg O2/100g Pengolahan biji rami menjadi Linseed Oil Minyak Linseed memiliki warna kuning dengan hampir tidak ada aroma. mechanical dan solvent extraction. Pada pengepresan biji rami ini diperlukan perlakuan pendahuluan sebelum minyak atau lemak dipisahkan dari bijinya. Pengepresan disini dilakukan untuk mengekstraksekstraksi minyak atau lemak. perajangan dan penggilingan serta tempering atau pemasakan. misalnya biji rami. yaitu rendering (dry rendering dan wet rendering). Cara ini dilakukan untuk memisahkan minyak dari bahan yang berkadar minyak tinggi (30-70 persen). Ekstraksi dilakukan untuk mendapatkan minyak atau lemak dari bahan yang diduga mengandung minyak atau lemak. .sifat kimia Linseed Oil Karakteristik Bilangan Iod Bilangan Penyabunan Kadar Asam Lemak Bebas Bilangan Peroksida Nilai 179 190 1. Biasanya banyaknya minyak atau lemak yang dapat diekstraksi tergantung lamanya pengepresan. Minyak tersebut diperoleh dengan menekan (press). Perlakuan pendahuluan tersebut mencakup pembuatan serpih. terutama untuk bahan yang berasal dari biji-bijian. Kemudian biji rami diekstraksi dengan menggunakan pelarut.

Secara khusus minyak biji rami dapat digunakan sebagai bagian dari terapi untuk : menjegah penyakit jantung (terutama kolesterol tinggi. Oleh sebab itu minyak linum juga digunakan untuk pabrik mentega dan minyak goreng. Kemudian minyak yang dihasilkan dimurnikan dengan tujuan utama dari adalah untuk menghilangkan rasa dan bau yang tidak enak.Ekstraksi dengan pelarut Prinsip dari proses ini adalah ekstraksi dengan melarutkan minyak dan lemak. Minyak biji rami juga membantu meningkatkan proses transmisi impuls saraf otak karena asam-asam lemak berperan menjaga keseimbangan myelin sheath (selimut pelindung saraf otak).heksana. benzen. Sejumlah rami telah dimuliakan untuk mendapatkan kandungan minyak yang tinggi dan beguna untuk konsumsi manusia. gas olin karboni sulfida. Karbon tetraklorida. pernis. dan n. karena sebagian fraksi bukan minyak akan ikut terekstraksi. cat minyak dan juga untuk membuat lapisan jas hujan sehingga tahan hujan. konstipasi dan divertikulitis (bisu-bisul dengan peradangan pada usus). nyeri haid dan endromitriosis: gangguan pada syaraf otak (termasuk autis. Pelarut minyak atau lemak yang biasa dipergunakan dalam proses ekstraksi dengan pelarut menguap adalah pelarut petrolium eter. warna yang tidak menarik dan memperpanjang dan memperpanjang massa simpan minyak sebelum dikonsumsi sebelum digunakan sebagai bahan mentah dalam industri. tekanan darah tinggi dan angina) kesehatan kulit dan kuku. . Pada cara ini dihasilkan bungkil dengan kadar minyak rendah yaitu sekitar 1% atau lebih rendah dan mutu minyak kasar yang dihasilkan cenderung menyerupai hasil dengan cara expeller pressing. ADHD. tinta cetak. Sisa pembuatan minyak dapat digunakan untuk makanan ternak. mencegah dan menghancurkan batu empedu: msalah infertilitas. Penggunaan Minyak Biji Rami atau Linseed Oil Minyak dari biji rami digunakan juga untuk membuat sabun. impoten. Alzheimer dan kerusakan saraf akibat diabetes). Perlu diperhatikan bahwa jumlah pelarut menguap atau hilang lebih dari 5%.

proseanet.hdindonesia.aspx?x=health+woman&y=cybermed|0|0|14|113 http://www.do?f=2002/ID/ID02010. http://cybermed.org/agris-search/search/display. Jakarta : UI-Press.xml. 1986.org/florakita/browser.DAFTAR PUSTAKA Ketaren.org/wiki/Minyak_linseed http://www. S.com/tips-sehat/menu-sehat-untuk-jantung-sehat http://id.php?docsid=971 http://agris. Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak Pangan.cbn.fao.wikipedia.net.ID2001001501 .id/cbprtl/cybermed/detail.

Devi Silsia. M.TUGAS SISTEM INDUSTRI PENGOLAHAN MINYAK NABATI “LINSEED OIL” DISUSUN OLEH : NAMA NPM DOSEN : Pahala Sarumpaet : E1G008010 : Dra.Si PROGRAM STUDI TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN JURUSAN TEKNOLOGI PERTANIAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BENGKULU 2011 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful