LINSEED OIL Minyak biji rami atau Linseed Oil atau flaxseed oil adalah minyak yang diekstrak

dari biji tanaman flax (rami). Flax (Linseed) adalah tanaman dari anggota genus Linum dalam keluarga Linaceae. Minyak biji rami merupakan salah satu minyak komersial tertua dan minyak biji rami diproses-pelarut telah digunakan selama berabad-abad sebagai minyak pengering dalam lukisan dan varnishing.

Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Tanaman Divisi: Kelas: Ordo: Famili: Genus: Magnoliophyta Magnoliopsida Malpighiales Linaceae Linum

Spesies: L. usitatissimum Nama binomial Linum usitatissimum Tanaman biji rami merupakan herba satu tahunan yang tegak, tinggi mencapai 1.2 m. Batang pipih, tegak, biasanya soliter, tanaman yang ditanam dari biji biasanya lebih pendek, gundul, hijau keabuan. Daun tersusun bertolak belakang hingga spiral, tidak bertangkai, helaian daun menjorong sempit, memita atau memita-lanset, gundul, hijau keabuan. Perbungaan di ujung, dengan bunga yang tersusun berlawanan dengan daun; pedicel tegak, panjang 1—3.5 cm. Bunga biseksual, agak membentuk cakar di pangkalnya, warna putih hingga biru pucat atau biru ungu dengan bintik merah mura. Buah kapsul membulat, masing - masing terbagi oleh lapisan tipis, tiap locule berisi 2 biji, tiap buah mengandung 10 biji. Biji pipih, kuning hingga coklat tua.

Daerah asal utama Linum usitatissimum masih diperdebatkan. seperti tanah lempung dan tanah liat. Kedalaman persemaian yang optimal tergantung . Karena ukuran biji yang kecil kamampuan bersaing yang rendah pada kecambah linum. tempat persemaian biji bebas gulma dengan kelembaban yang cukup merupakan hal yang penting untuk keberhasilan penanaman.Temperatur —6°C dapat mematikan tanaman pada tahap perkecambahan dan adanya salju kemungkinan menyebabkan kegagalan saat perbungaan. mengindikasikan bahwa rami dapat menghasilkan kualitas serat yang bagus pada ketinggian 1000—1600 m alt. Mediterranean juga diduga merupakan daerah asal tanaman ini. kelembaban relatif 60—70%. Curah hujan setelah tahap ini menyebabkan pembungaan kedua dan kematangan tidak merata. 13 kultivar dapat tumbuh bagus. kering sangat menguntungkan untuk pertumbuhan hingga pembentukan biji. tetapi metode ini tidak memperhatikan kedalaman dan kematangan. maka harus dipersiapkan sebaik mungkin. Untuk itulah disarankan persemaian biji dengan mesin drill. Untuk hasil serat optimum dan berkualitas. diperoleh dengan kisaran temperatur 10—30°C. Linum usitatissimum merupakan tanaman berhari panjang. ketika ditanam pada ketinggian 1200 m alt. ketertarikan budidaya rami dilakukan pada tahun 1970an dan 1980an dengan tujuan mengurangi import serat rami untuk pembuatan kertas. Percobaan di Jawa pada tahun 1930an. Tanah sebaiknya bagus dan tidak mudah menjadi keras. Di Asia tenggara Linum usitatissimum dibudidayakan di Thailand Utara (Chiang Mai) dan secara lokal dalam skala kecil di Indonesia (Jawa). tetapi keragaman bentuk terbesar di India dan diyakini kemungkinan tanaman ini berasal dari sana dan disebarkan ke jalur utara dan barat. Tanaman ini dibudidayakan sebagai tanaman serat. dan curah hujan 150—200 mm. Linum diperbanyak dengan biji. Kondisi yang hangat. Hasil optimum di Eropa. dalam arti tinggi tanaman dan berat kering jerami. Biji dapat disemaikan dengan menggunakan tangan dan kemudian dicangkul dan dikubur. tanaman ini membutuhkan temperatur sedang hingga dngin dan kelembaban cukup selama masa pertumbuhan. Rami sensitif terhadap tanah bergaram dan tidak terbentuk bagus pada pH kurang dari 5 atau diatas 7. Setelah percobaan sukses dengan rami di pegunungan Jawa dalam pertengahan awal abad ke 20. Tanah yang optimal untuk rami adalah tanah dengan drainase bagus tetapi menyimpan kelembaban dan den tekstur sedang hingga berat. Hujan deras dan angin kencang menyebabkan tanaman roboh. Pada percobaan di awal tahun 1980an pada ketinggian 800 hingga 1400 m.

2-4 Jumlah (%) .. dengan kerapatan tanaman 1800—3300 tanaman/m². Rata-rata biji yang direkomendasikan untuk tanaman yang ditanam untuk menghasilkan biji sangat bervariasi yaitu 17 kg/ha untuk kondisi curah hujan rendah dan untuk kondisi yang lebih basah adalah 55—90 kg/ha. kerutan. Untuk penanaman dengan menggunakan tangan rata-rata biji tertinggi yang direkomendasikan adalah 150 kg/ha. biasanya cukup 1. Rata-rata biji tergantung pada genotype. kedalaman 2 cm untuk menjamin imbibisi. Dengan drill. Biji yang akan ditanam harus bebas dari cahaya. et all. metode penanaman. kondisi kelembaban dan tujuan produksi (untuk serat. pada ketinggian 1200 m alt) dengan 12 kultivar linum memperlihatkan bahwa batang lebih tinggi ketika biji disemaikan pada bulan November atau Januari daripada disemaikan pada bulan Maret. rata-rata biji untuk produksi serat dengan supply air optimal adalah 80—110 kg/ha.pada tipe tanah dan tingkat kelembaban.5 cm. sisik atau penyakit dan di rawat dengan memberikan fungisida untuk membunuh penyakit surface-borne.5 cm di dalam garis dan 10 atau 15 cm antar garis. 2004. sedangkan untuk tanah yang lebih gembur. Percobaan pada tahun 1980an di Kebun percobaan Manoko (dekat Bandung di Jawa. biji atau keduanya). Pada tanah berat. Komposisi asam lemak minyak biji rami (Linseed) Jenis Asam Lemak Asam lemak jenuh : Palmitat (C 16:0) Stearat (C 18:0) Asam lemak tidak jenuh : Oleat (C 18:1) Linoleat (C 18:2) Linolenat (C 18:3) Sumber : Knothe. hasil panen jerami tertinggi diperoleh pada kerapatan 2. Jarak tanam untuk serat linum 6—15 cm. * Ketaren (1986) 13-37 5-23 26-60 6 3. Percobaan yang lain pada lokasi yang sama.

9268 1.4739 50.37 cp 79.30% .Gambar trigliserida Perwakilan ditemukan dalam minyak biji rami. sifat fisika Linseed Oil Karakteristik Titik Beku (0C) Titik Leleh (0C) Berat Jenis Indeks Bias Viskositas Transmisi Nilai -14 -24 0.

terutama untuk bahan yang berasal dari biji-bijian. Perlakuan pendahuluan tersebut mencakup pembuatan serpih. yaitu rendering (dry rendering dan wet rendering). Biasanya banyaknya minyak atau lemak yang dapat diekstraksi tergantung lamanya pengepresan. perajangan dan penggilingan serta tempering atau pemasakan.sifat kimia Linseed Oil Karakteristik Bilangan Iod Bilangan Penyabunan Kadar Asam Lemak Bebas Bilangan Peroksida Nilai 179 190 1. Ekstraksi dilakukan untuk mendapatkan minyak atau lemak dari bahan yang diduga mengandung minyak atau lemak. Kemudian biji rami diekstraksi dengan menggunakan pelarut.1572 mg O2/100g Pengolahan biji rami menjadi Linseed Oil Minyak Linseed memiliki warna kuning dengan hampir tidak ada aroma. Adapun cara ekstraksi ini bermacam-bermacam. Pengepresan disini dilakukan untuk mengekstraksekstraksi minyak atau lemak. mechanical dan solvent extraction. misalnya biji rami. kadang-kadang diikuti oleh ekstraksi pelarut. Pada pengepresan biji rami ini diperlukan perlakuan pendahuluan sebelum minyak atau lemak dipisahkan dari bijinya. .6380 % 1. Minyak tersebut diperoleh dengan menekan (press). Cara ini dilakukan untuk memisahkan minyak dari bahan yang berkadar minyak tinggi (30-70 persen).

benzen. gas olin karboni sulfida. tinta cetak. Minyak biji rami juga membantu meningkatkan proses transmisi impuls saraf otak karena asam-asam lemak berperan menjaga keseimbangan myelin sheath (selimut pelindung saraf otak). Alzheimer dan kerusakan saraf akibat diabetes). . tekanan darah tinggi dan angina) kesehatan kulit dan kuku. Pada cara ini dihasilkan bungkil dengan kadar minyak rendah yaitu sekitar 1% atau lebih rendah dan mutu minyak kasar yang dihasilkan cenderung menyerupai hasil dengan cara expeller pressing. nyeri haid dan endromitriosis: gangguan pada syaraf otak (termasuk autis. Oleh sebab itu minyak linum juga digunakan untuk pabrik mentega dan minyak goreng. Secara khusus minyak biji rami dapat digunakan sebagai bagian dari terapi untuk : menjegah penyakit jantung (terutama kolesterol tinggi. Sisa pembuatan minyak dapat digunakan untuk makanan ternak. Karbon tetraklorida.heksana. konstipasi dan divertikulitis (bisu-bisul dengan peradangan pada usus). dan n. Pelarut minyak atau lemak yang biasa dipergunakan dalam proses ekstraksi dengan pelarut menguap adalah pelarut petrolium eter. Penggunaan Minyak Biji Rami atau Linseed Oil Minyak dari biji rami digunakan juga untuk membuat sabun.Ekstraksi dengan pelarut Prinsip dari proses ini adalah ekstraksi dengan melarutkan minyak dan lemak. ADHD. Kemudian minyak yang dihasilkan dimurnikan dengan tujuan utama dari adalah untuk menghilangkan rasa dan bau yang tidak enak. pernis. cat minyak dan juga untuk membuat lapisan jas hujan sehingga tahan hujan. mencegah dan menghancurkan batu empedu: msalah infertilitas. impoten. warna yang tidak menarik dan memperpanjang dan memperpanjang massa simpan minyak sebelum dikonsumsi sebelum digunakan sebagai bahan mentah dalam industri. Sejumlah rami telah dimuliakan untuk mendapatkan kandungan minyak yang tinggi dan beguna untuk konsumsi manusia. Perlu diperhatikan bahwa jumlah pelarut menguap atau hilang lebih dari 5%. karena sebagian fraksi bukan minyak akan ikut terekstraksi.

php?docsid=971 http://agris.ID2001001501 .wikipedia.id/cbprtl/cybermed/detail.net.org/florakita/browser.hdindonesia.aspx?x=health+woman&y=cybermed|0|0|14|113 http://www. Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak Pangan.xml. http://cybermed.proseanet.org/agris-search/search/display.com/tips-sehat/menu-sehat-untuk-jantung-sehat http://id. 1986.do?f=2002/ID/ID02010.DAFTAR PUSTAKA Ketaren.cbn.org/wiki/Minyak_linseed http://www. Jakarta : UI-Press.fao. S.

Devi Silsia. M.TUGAS SISTEM INDUSTRI PENGOLAHAN MINYAK NABATI “LINSEED OIL” DISUSUN OLEH : NAMA NPM DOSEN : Pahala Sarumpaet : E1G008010 : Dra.Si PROGRAM STUDI TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN JURUSAN TEKNOLOGI PERTANIAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BENGKULU 2011 .