LAPORAN ILMU TANAMAN PERKEBUNAN ( AGH 341

)

PEMBIBITAN KELAPA ( PEMUPUKAN ) KELOMPOK B5 Erlan Lagandhi Agus Joko S Hasrat Enggal Prayogi Haris F.A A24062209 A24080025 A24080179 H3408004

Dosen : Supijatno Sofyan Zaman Dwi Guntoro Asisten : Ita Utami Aidid A24070028

DEPARTEMEN AGRONOMI DAN HORTIKULTURA FAKULTAS PERTANIAN INSTITUT PERTANAIN BOGOR 2011

coconut cream. Benih kelapa harus memenuhi persyaratan: berasal dari . (6) daun kelapa: lidi untuk sapu dan barang anyaman. Salah satu hal yang penting mendapat perhatian dalam membudidayakan kelapa adalah tahap pembibitan. (2) tempurung: arang. Pelaksanaan pembibitan kelapa harus disesuaikan dengan rencana waktu penanaman bibit di lapang. minyak kelapa. Pemanfaatan kelapa antara lain (1) sabut: choir fiber. santan. Besarnya manfat yang dapat diperoleh dari tanaman kelapa ini menjadikan kelapa sebagi komoditas yang bernilai ekonomi tinggi sehingga memiliki potensi untuk dibudidayakan. (5) batang kelapa. keset. sapu. (4) air kelapa: cuka dan nata de coco. karbon aktif dan kerajinan. Tahap pembibitan ini menjadi penting karena menjamin keberhasilan pada pembudidayaan kelapa selanjutnya. yaitu pembibitan pendahuluan (pre-nursery) dan pembibitan utama (main-nursery). kelapa parutan kering. Pembibitan kelapa dilakukan dalam dua tahap. Lama kegiatan pembibitan tergantung jenisnya: kelapa genjah berlangsung 9-10 bulan. Pre-nursery dilakukan pengecambahan benih kelapa dengan sistem gantung atau pengecambahan di tanah. Main-nursery dilakukan dengan memindahkan kecambah pada media polibag dan dipelihara sampai siap tanam atau siap salur. bahan pembuat spring bad. dan kelapa dalam 11-12 bulan. Seluruh bagian tanaman kelapa dapat dimanfaatkan untuk kepentingan manusia. matras. (7) nira kelapa: gula merah atau gula kelapa. bahan bangunan untuk kerangka atau atap.PENDAHULUAN Latar Belakang Tanaman kelapa (Cocos nucifera L) merupakan tanaman serbaguna atau tanaman yang memiliki ilai ekonomis tinggi. (3) daging buah: kopra. kelapa hibrida 10-11 bulan.

kebutuhan tenaga kerja dan waktu untuk pembibitan pendahuluan pada kelapa. minimal 4/5 kulit berwarna cokelat. Menentukan lahan. Melaksanakan pembibitan pendahuluan (pre-nursery) di tanah. 3. Menilai kriteria benih kelapa bermutu. 2. Kriteria-kriteri tersebut setidaknya haarus bisa terpenuhi seluruhnya supaya hasil yang akan diperoleh nantinya sesuai dengan harapan. kandungan air cukup (bila diguncang nyaring). bobotnya berat. Tujuan Kegiatan praktikum ini bertujuan untuk: 1. matang dengan umur buah 12-13 bulan. . ukuran buah sedang dan seragam.pohon induk yang terpilih.

Peluang budidaya kelapa sebenarnya sangat baik karena seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk Indonesia. terutama karena pola hidup masyarakat yang sulit lepas dari komoditas kelapa dan olahannya. serat sabut kelapa. arang tempurung. namun semua bagian tanaman dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Namun saat ini peran kelapa sawit tergeser oleh kelapa sawit akibat rendemen minyak yang tinggi. semakin meningkat pula kebutuhan akan hasil dari pohon kelapa berupa air kelapa. Tanaman kelapa merupakan komoditas ekonomi sekaligus sosial dan budaya bagi masyarakat Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan kelapa yang tidak hanya menjadi tanaman budidaya yang bernilai ekonomi. .TINJAUAN PUSTAKA Kelapa atau Cocos nucifera L. Padahal tanaman kelapa telah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia. Tanaman kelapa sempat menjadi tanaman yang diandalkan untuk pembuatan minyak goreng sehingga hampir mendominasi areal tanam perkebunan. sekaligus tanaman kelapa merupakan tanaman yang adaptif dibandingkan dengan tanaman kelapa sawit. gula kelapa. kelapa parut kering. merupakan tanaman perkebunan berupa pohon yang berbatang lurus dari famili Palmae. nata de coco. Hasil dari tanaman kelapa juga bisa menjadi andalan komoditas perkebunan penghasil devisa negara sehingga diharapkan dapat membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Tanaman tropis ini sudah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia. mebel kayu kelapa dan santan siap saji serta dari bagian lain yang berfungsi sangat besar.

844 3.00 6 7.777. 496 3.49 8 43.74 9 82.817. 130 3.0 38 8. 728 PBN 13. 360 3.6 59 3.254.18 3 40. 414 3.061.052.096.78 7 115.72 4 41. 879 3. 796 3. 467 3. 854 3. 946 3. 950 3.4 89 3.010.9 49 68.803.Berikut ini adalah data luas areal dan produksi perkebunan kelapa Indonesia dari tahun 2000 hingga 2009 Tah un Luas areal (Ha) PR 3.068.797.25 3 62.21 5 PBS 75. 839 3.785.8 91 8.044. 040 3. 018 3.83 8 4.84 8 121. 005 3.07 0 5.6 29 4.098.14 8 6.884.859.897. 004 3. 343 3.16 4 42.64 9 61.054.8 65 49. 100 3. 2009 PR: Perkebunan Rakyat PBN: Perkebunan Besar Negara PBS: Perkebunan Besar Swasta Tabel diatas menunjukkan bahwa perkebunan rakyat sempat menurun pada tahun 2003 namun kembali meningkat pada tahun 2004 hingga tahun . 511 3. 614 3.16 3 JUMLA H 3. 997 3.259.156.82 5 70.212.790.24 2 61. 032 3.80 4 62.88 3 6. 203 3.806.6 72 3.310.749.854.19 3 6. 172 PB N 9. 876 3.8 50 PBS 84. 461 3.2 72 4. 894 3.7 91 3. 421 PR 2. 844 3.47 8 JUML AH 3.112.7358 38 3.818. 528 3.12 7 6. 698 3.8 15 2.000.136. 914 3.51 5 71. 185 200 0 200 1 200 2 200 3 200 4 200 5 200 6 200 7 200 9 Sumber: Disbun Lampung Barat.94 5 85.723.163.913.951. 546 3.263.691.

Kendala yang dihadapi selama ini adalah (Basmari. produktivitasnya sekitar 90 butir/pohon/tahun. Kelapa dibagi kedalam tiga varietas. besar dan tingginya mencapai 30 meter lebih. yaitu antara 6-8 tahun setelah tanam dan umurnya mencapai hingga 100 tahun lebih. Pertumbuhan perkebunan rakyat menekan perkebunan besar dan negara yang semakin turun. Sifat-sifat unggul yang dimiliki kelapa dalam dan genjah akhirnya disilangkan menjadi kelapa hibrida sehingga kelapa hibrida memiliki sifat unggu seperti cepat berbuah yaitu sekitar 3-4 tahun setelah tanam. Varietas genjah terkenal dengan kemampuannya berbuah lebat. Data ini diambil dari Kabupaten Lampung Barat yang dikenal memiliki potensi besar pada pengembangan potensi komoditas kelapa. dagingnya tebak juga keras dan kandungan minyaknya tinggi. 2009). Produktivitas dibawah normal karena kelapa kebanyakan dibudidayakan dari bibit asalan b. mudah dipengaruhi iklim yang berubah-ubah serta ukuran buah relatif kecil dan kadar kopranya rendah ahnya sekitar 130 gram per buah dan kadar minyaknya hanya 65% dari bobot kering daging buah.2009. produktivitasnya tinggi sekitar 140/pohon/tahun. Namun produksi kopra varietas ini tinggi yaitu sekitar 1 ton kopra/ha/tahun pada umur 10 tahun. Kelapa dalam tak seperti kelapa genjah yang peka terhadap lingkungan yang kurang mendukung.tahun pada umur 10 tahun. produksi kopranya yang tinggi sekitar 6-7 ton/ha. Kelapa dalam berbatang tinggi. Kelapa dalam mulai berbuah agak lambat. serta . Industri hilir yang belum berkembang sehingga sebagian besar produknya dijual dalam bentuk primer. daging buahnya tebal juga keras dengan kadar minyak yang tinggi dan lebih tahan terhadap hama serta penyakit yang biasa menyerang kepala (Anonim. Kebijakan pembangunan Indonesia yang belum mendukung sektor perkebunan kelapa d. yaitu kelapa dalam. 2009): a. Rendahnya pendanaan khusus untuk perkebunan c. kelapa genjah dan kelapa hibrida.

Jika kelapa ditanam di ketinggian yang lebih dari angka tersebut produktivitasnya akan turun.5. luas bedengan dengan ukuran 2 m x 25 m dapat menampung 1500 benih. daun dan tangkai yang kuat serta bebas dari hama dan penyakit.5-7. kesediaan air tanah yang cukup. dan kelapa dalam membutuhkan 11-12 bulan. kelapa hibrida membutuhkan 1011 bulan. lebar buah sekitar 17 cm. Kelapa membutuhkan tanah dengan pH 6. Syarat pohon induk adalah berumur 20-40 tahun dengan produksi yang tinggi dan kadar kopra yang dikandung juga harus tinggi. lahan yang datar sekitar 03%. 2009). Bila kelembaban sangat rendah biasanya tanaman akan kering dan buah akan jatuh lebih dulu sebelum masak dan terserang hama penyakit. harus diperhatikan benar asal pohonnya. buahnya licin dan mulus.produktivitas tandan buah sekitar 12 tandan berisis sekitar 10-20 butir buah kelapa dengan daging buah yang tebal (Anonim. pada benih kelapa disayat pada bagian dekat tangkai buah yaitu pada tonjolan dengan sisi buah terlebar. Ciri buah yang matang untuk benih adalah berumur 12 bulan. tidak terkena hama dan penyakit. Ketika akan melakukan kegiatan pembibitan. batang kuat dan lurus. Tanaman kelapa dapat tumbuh di ketinggian optimal 0-450 m dpl. sabut tidak luka. Pembibitan pada kelapa terdapat pre-nursery serta main nursery. Pre-nursery sistem tanah dilakukan dengan pembuatan bedengan. Lahan yang telah dibersihkan lalu diolah dengan kedalaman 20-25 cm dengan tinggi bedengan 15 cm dan lebar 2 m. Syarat tumbuh kelapa adalah tumbuh sangat baik pada endapan alluvial. bentuk bulat dan agak lonjong. panjang buah sekitar 25 cm. Varietas kelapa genjah membutuhkan pembibitan selama 9-10 bulan. Lama kegiatan pembibitan kelapa tergantung jenisnya. Fungsi sayatan tersebut adalah memudahkan . Kelapa tumbuh baik pada RH bulanan rata-rata 70-80%. Tanaman kelapa juga membutuhkan kelembaban yang cukup berupa udara yang lembab namun tidak dalam intensitas waktu yang lama. 4/5 bagian kulit berwarna coklat.

. Setelah itu benih direndam sebentar dengan pestisida.air meresap ke bagian dalam dan menumbuhkan plumula.

Kelapa disayat pada bagian tersebut untuk mempermudah tunas menembus bagian sabut kelapa. . Praktikum ini menggunakan bahan 5 kelapa dalam dan larutan fungisida. Kelapa dalam yang akan digunakan untuk bibit dipilih kelapa unggul yaitu kelapa yang berbunyi ketika dikocok. Tempat pembibitan dibuat seperti bedengan dengan samping kanan kirinya terdapat parit / selokan kecil.BAHAN DAN METODE Praktikum ini dilaksanakan hari Senin. Kelapa ini memiliki tiga bagian titik yang membentuk segitiga sama kaki. Setiap tempat pembibitan diletakkan kelapa yang akan ditumbuhkan tersebut dengan sedikit membenamkan bagian yang tidak disayat dan ditata secara teratur tiap kelompoknya. 18 April 2011 di Kebun Percobaan Cikabayan Atas yaitu melakukan pembibitan kelapa dalam. Kelapa yang sudah disayat kemudian dicelupkan ke dalam larutan fungisida agar terhindar dari penyakit dan jamur ketika pembibitan. Sayatan tidak terlalu dalam (tidak sampai mengenai tempurung kelapanya). kemudian dipilih yang paling tinggi (bagian yang paling lebar berada di bawah). Adapun alat yang digunakan adalah 1 parang / golok dan 1 cangkul.

yaitu pemilihan benih kelapa yang bermutu untuk disemaikan di lahan pre nursery. serta seleksi bibit yang siap dipindah ke pembibitan utama (main nursery). Pemilihan buah kelapa yang hendak dijadikan benih dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal berikut: buah yang digunakan untuk benih telah berumur 12-14 bulan dan dipetik dari pohon induk yang berproduksi tinggi. hasil yang didapatkan adalah sebagai berikut: Jumlah orang Jumlah kelapa dalam Populasi 1 ha Waktu kerja = 5 orang = 5 pohon = 143 pohon = 0.25 HOK HOK/Ha = 143 tan/5 tan x 0. maka benih selanjutnya disemaikan di lahan pre nursery.5 kg untuk kelapa dalam dan 1.3 kg untuk kelapa hibrida).25 HOK = 7. Agar proses perkecambahan berjalan dengan baik.35 jam Perhitungan HOK (1 HOK = 1 orang dengan 7 jam kerja) : HOK =0. terdapat beberapa hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan bibit yang diharapkan. serta bobotnya harus berat (minimal 1. persiapan lahan persemaian (pre nursery) yang baik. Setelah didapatkan benih yang memenuhi kriteria tersebut. kulit buah telah berubah menjadi kering sekitar 50 % atau minimal 80% telah berubah menjadi cokelat dan bila diguncang terdengar bunyi air yang cukup nyaring. secara teknis persemaian harus memenuhi beberapa . ukuran buah yang seragam.HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Pada praktikum pembibitan kelapa ini.35 jam x 5 orang x (1 HOK/7 jam) = 0.15 HOK/Ha Pembahasan Dalam pembibitan kelapa.

.15 orang atau jika dibulatkan menjadi 8 orang per hektar per hari. lokasi sebisa mungkin datar. Benih yang telah berkecambah dipindahkan ke pembibitan utama setelah berumur sekitar 6-8 minggu setelah semai. bebar dari hama penyakit. Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan penyemaian adalah sekitar 7. Hal ini berarti untuk melakukan persemaian dengan luas lahan semai 1 Ha dalam waktu satu hari dibutuhkan pekerja sebanyak 7. hewan dan gangguan lain. lokasi persemaian mudah diawasi secara intensif untuk menghindari gangguan manusia. Adapun data dan perhitungan hasil praktikum tertera pada data hasil pengamatan di atas.15 HOK/ Ha. tidak mudah tergenang air. dan tidak terhalang dari sinar matahari.kriteria berikut: dekat dengan sumber air untuk memudahkan penyiraman. dekat dengan areal pembibitan atau penanaman untuk memudahkan pemindahan.

Budidaya kelapa.or. [20 April 2011]. Agustanto. http://disbunlamsel. 2009. http://damandairi. Produksi perkebunan kelapa di Indonesia. Basmari.DAFTAR PUSTAKA Anonim.id. PERTANYAAN DAN JAWABAN PERTANYAAN .com. 2009. Budidaya kelapa. http://dekinindo. Disbun Lamsel.net. [20 April 2011]. 2009. [24 April 2011].

1. ukuran buah sedang. Apakah fungsi penyayatan pada benih kelapa ? : untuk mempermudah peresapan air dan mempermudah Jawaban 2. minimal 4/5 kulit berwarna cokelat. Jawaban Misal 1 ha = 143 tanaman Penyulaman = 10 % a. DB 85 %. : untuk mencegah bibit dari serangan hama penyakit selama pertumbuhannya Sebutkan kriteria persyaratan benih kelapa yang bermutu ! Jawaban : berasal dari pohon induk yang terpilih. jalannya pertumbuhan plumula Apakah manfaat dari penyelupan benih dalam pestisida ? Jawaban 3. a.seragam dan bobotnya berat 4. Bibit siap salur = 143 + ( 10/100 x 143 ) = 143 + 14 = 157 bibit Jadi jumlah bibit siap salur yang harus disediakan adalah 157 bibit b. Apakah yang dimaksud dengan off type ? Jawaban 5. Benih 10. dengan asumsi daya kecambah 85 % serta bibit afkir di pre-nursery dan main-nursery 15 %. c. hitunglah : jumlah bibit luas areal pembibitan pre-nursery ( luas efektif 80 % ) luas areal pembibitan main-nursery ( luas efektif 80 % ) : b. kandungan air cukup ( bila diguncang nyaring ). matang ( umur buah 12 – 13 bulan ).000 butir. : tipe simpang ( bibit yang memiliki cirri – cirri yang berbeda dengan bibit tanaman yang sedang dibudidayakan Jika tersedia 10 000 butir benih. afkir total 15 % Kecambah 85/100 x 10 000 = 8500 kecambah Bibit siap salur = 85 / 100 x 8500 = 7225 Luas pre-nursery ( bedengan ) = 10 000/ 1500 x 50 m2 = 333 m2 Luas pre-nursery = 100 / 80 x 333 = 416 m2 .

25 m2 .25 m2 Jadi luas areal pembibitan mani-nursery adalah 9201.732 m2 L = 8500 x 1. Main-nursery Jarak tanam = 1 m x 1m x 1m Populasi = 2 L / a 8500 = 2 L / 1.732 / 2 = 7361 m2 Luas main-nursery = 100 / 80 x 7361 = 9201.Jadi luas areal pembibitan pre-nursery adalah 416 m2 c.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful