Tujuan dan fungsi Negara

Tujuan negara merupakan suatu harapan atau cita-cita yang akan dicapai oleh negara, sedangkan fungsi negara merupakan upaya atau kegiatan negara untuk mengubah harapan itu menjadi kenyataan. Maka, tujuan negara tanpa fungsi negara adalah sia-sia, dan sebaliknya, fungsi negara tanpa tujuan negara tidak menentu.
1

menjadi stabilisator. pertahanan. mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. menjaga kemungkinan serangan dari luar. kebebasan. Menurut Charles E. fungsi negara adalah: keamanan ekstern. perlindungan. keadilan. . negara harus melaksanakan penertiban. pemeliharaan dan perkembangan.setiap negara harus melaksanakan fungsi      penertiban (law and order): untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah terjadinya konflik. ketertiban intern. menegakkan keadilan.M. Sedangkan R. MacIver berpendapat bahwa fungsi negara adalah: ketertiban. kesejahteraan umum. Merriam. melalui badan-badan pengadilan.

kekerasan fisik dan revolusi berdarah pun boleh digunakan. Tokohnya: Michael Bakunin (1814-1876). Anarkhisme filosofis menganjurkan pengikutnya untuk menempuh jalan damai dalam usaha mencapai tujuan dan menolak penggunaan kekerasan fisik. Anarkhisme menghendaki masyarakat bebas (tanpa terikat organisasi kenegaraan) yang mengekang kebebasan individu. etika.J. Tokohnya: William Goodwin (1756-1836). Leo Tolstoy (1828-1910). b. a. αρκειν = pemerintah. yaitu gerakan yang mengingkari nilai-nilai moral. Tujuan menghalalkan cara. tanpa paksaan. Penganut anarkhisme menolak campurtangan negara dan pemerintahan karena menurutnya manusia menurut kodratnya adalah baik dan bijaksana. Fungsi negara dapat diselenggarakan oleh perhimpunan masyarakat yang dibentuk secara sukarela. Contoh ekstrim anarkhisme revolusioner terjadi di Rusia pada tahun 1860 dengan nama nihilisme. Kaspar Schmidt (1805-1856). anarkhi (kata Yunani: αν = tidak. tanpa polisi. bahkan tanpa hukum dan pengadilan. Proudhon (18091865). kekuasaan) berarti tanpa pemerintahan atau tanpa kekuasaan. bukan. P.Beberapa teori fungsi negara:  1) Teori Anarkhisme     Secara etimologis. sehingga tidak memerlukan negara/ pemerintahan yang bersifat memaksa dalam penjaminan terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat. tanpa. . Anarkhisme revolusioner mengajarkan bahwa untuk mencapai tujuan. ide-ide dan ukuran-ukuran konvensional.

Sistem ekonomi liberal biasa disebut kapitalisme. Yang bermodal lebih kuat/ besar layak memenangi persaingan. Individualisme berjalan seiring dengan liberalisme yang menjunjung tinggi kebebasan perseorangan. liberalisme menghendaki persaingan bebas. Negara hanya bertugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (penjaga malam).  2) Teori Individualisme Individualisme adalah suatu paham yang menempatkan kepentingan individual sebagai pusat tujuan hidup manusia. bahkan sebaliknya harus memberikan kebebasan yang seluas-luasnya kepada setiap individu dalam kehidupannya. . Menurut paham ini. negara hanya berfungsi sebagai sarana pemenuhan kebutuhan setiap individu. tidak usah ikut campur dalam urusan individu. Di bidang ekonomi.

negara harus selalu ikut campur dalam segala aspek kehidupan demi tercapainya tujuan negara. kepentingan individu harus dikesampingkan. Sosialisme dan komunisme memiliki tujuan yang sama. Pelaksanaan ajaran sosialisme secara ekstrim dan radikal-revolusioner merupakan embrio komunisme yang tidak mengakui adanya hak milik perorangan atas alat-alat produksi dan modal. Penganut paham ini menganggap bahwa dalam segala aspek kehidupan manusia. Fungsi negara menurut komunisme adalah sebagai alat pemaksa yang digunakan oleh kelas pemilik alat-alat produksi terhadap kelas/ golongan masyarakat lainnya untuk melanggengkan kepemilikannya. yaitu kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat. Yang tidak termasuk alatalat produksi dijadikan milik bersama (milik negara). kebersamaan harus diutamakan. Di negara komunis selalu diseimbangkan status quo keberadaan dua kelas masyarakat: pemilik alat produksi dan atau modal serta yang bukan pemilik alat produksi (buruh).     3) Teori Sosialisme Sosialisme merupakan suatu paham yang menjadikan kolektivitas (kebersamaan) sebagai pusat tujuan hidup manusia. yaitu meluaskan fungsi negara dan menuntut penguasaan bersama atas alat-alat produksi. Maka. sedangkan perbedaannya adalah: . Demi kepentingan bersama.

bila perlu .menghalalkan segala cara untuk menempuh cara-cara damai mencapai tujuan negara.masih mengakui hak milik pribadi/ dengan revolusi berdarah perorangan dalam batas-batas tertentu .sama sekali tidak mengakui hak milik perorangan .SOSIAILISME KOMUNISME usaha pencapaian tujuan negara harus .

raja harus licik. Untuk meraih. perbedaan tajam antara negara dengan rakyat akan membentuk kekuasaan negara. kesetiaan.” Sepintas ajaran Shang Yang sangat kontradiktif karena menganggap upacara. kebajikan. nyanyian. persaudaraan. musik. . kehormatan dan kesejahteraan seluruh bangsa. Machiavelli menegaskan bahwa penggunaan kekuasaan yang sebesar-besarnya itu bertujuan luhur. kesusilaan.Teori-teori Tujuan Negara    1) Teori Kekuasaan Shang Yang. sejarah. yakni kebebasan. yang hidup di negeri China sekitar abad V-IV SM menyatakan bahwa tujuan negara adalah pembentukan kekuasaan negara yang sebesar-besarnya. dalam bukunya Il Principe menganjurkan agar raja tidak menghiraukan kesusilaan maupun agama. ten evils) sebagai penghambat pembentukan kekuatan negara untuk dapat mengatasi kekacauan (yang sedang melanda China saat itu). which has the right way. is concerned with weakening the people. “A weak people means a strong state and a strong state means a weak people. Menurut dia. Therefore a country. Niccolo Machiavelli. Kebudayaan rakyat harus dikorbankan untuk kepentingan kebesaran dan kekuasaan negara. dan berusaha selalu ditakuti rakyat. ilmu (kebudayaan. penghormatan kepada orangtua. tak perlu menepati janji. mempertahankan dan meningkatkan kekuasaannya. Di sebalik kesamaan teorinya dengan ajaran Shang Yang.

 2) Teori Perdamaian Dunia  Dalam bukunya yang berjudul De Monarchia Libri III. . Perdamaian dunia akan terwujud apabila semua negara merdeka meleburkan diri dalam satu imperium di bawah kepemimpinan seorang penguasa tertinggi. pembuat undang-undang yang seragam bagi seluruh dunia. keadilan dan perdamaian akan terwujud di seluruh dunia. Di bawah seorang mahakuat dan bijaksana. Dante Alleghiere (1265-1321) menyatakan bahwa tujuan negara adalah untuk mewujudkan perdamaian dunia. Namun Dante menolak kekuasaan Paus dalam urusan duniawi.

Kranenburg termasuk penganut teori negara kesejahteraan. Kesejahteran pun meliputi berbagai bidang yang luas cakupannya. tujuan negara bukan sekadar memelihara ketertiban hukum. dan pengawas hukum). . iudiciaria (pembuat. seimbang. Maka Kant menyatakan bahwa tujuan negara adalah melindungi dan menjamin ketertiban hukum agar hak dan kemerdekaan warga negara terbina dan terpelihara. Ia juga menyatakan bahwa upaya pencapaian tujuan-tujuan negara itu dilandasi oleh keadilan secara merata. Menurut dia. rectoria. Untuk itu diperlukan undang-undang yang merupakan penjelmaan kehendak umum (volonte general). sehingga selayaknya tujuan negara itu disebut secara plural: tujuan-tujuan negara. Agar tujuan negara tersebut dapat terpelihara. melainkan juga aktif mengupayakan kesejahteraan warganya. dan karenanya harus ditaati oleh siapa pun.3) Teori Jaminan atas Hak dan Kebebasan Manusia  a. Kant menyetujui azas pemisahan kekuasaan menjadi tiga potestas (kekuasaan): legislatoria. rakyat maupun pemerintah. Immanuel Kant (1724-1804) adalah penganut teori Perjanjian Masyarakat karena menurutnya setiap orang adalah merdeka dan sederajat sejak lahir.  b. pelaksana.

Penyelenggaraan negara oleh pemimpin semata-mata berdasarkan kekuasaan Tuhan yang dipercayakan kepadanya. Negara Kesejahteraan (Welfare State = Social Service State): Negara bertujuan mewujudkan kesejahteraan umum. . segala kekuasaan alat-alat pemerintahannya didasarkan pada hukum. Rakyat tidak boleh bertindak semau gue dan menentang hukum. yaitu kemakmuran dan keadilan sosial. but by law = the rule of law). Tokoh utamanya: Augustinus. hak-hak rakyat dijamin sepenuhnya oleh negara. Di dalam negara hukum. Negara adalah alat yang dibentuk rakyatnya untuk mencapai tujuan bersama. Dalam negara hukum. Thomas Aquino) Ajaran Negara Polisi: Negara bertujuan mengatur kemanan dan ketertiban masyarakat (Immanuel Kant). Ajaran Teokratis (Kedaulatan Tuhan): Negara bertujuan mencapai kehidupan yang aman dan ternteram dengan taat kepada Tuhan. Ajaran Negara Hukum: Negara bertujuan menyelenggarakan ketertiban hukum dan berpedoman pada hukum (Krabbe).Beberapa teori dan ajaran tentang tujuan negara sebagai berikut      Ajaran Plato: Negara bertujuan memajukan kesusilaan manusia sebagai individu dan makhluk sosial. Semua orang – tanpa kecuali – harus tunduk dan taat kepada hukum (Government not by man. sebaliknya rakyat berkewajiban mematuhi seluruh peraturan pemerintah/ negaranya.

yaitu membuat peraturan fungsi eksekutif.yaitu yang mengurusi hubungan luar negri dan urusan yang tidak termasuk dalam fungsi legislatif dan eksekutif.yaitu melaksanakan peraturan dan mengadili perkara fungsi federatif. Teori Catur Praja Teori Catur Praja dikemukakan oleh Van Vollenhoven yang mambagi fungsi Negara atas empat fungsi. Merrian. Sedangkan fungsi negara yaitu: kemanan dan ketertiban kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya pertahanan keadilan Teori dari John locke membagi fungsi negara atas tiga fungsi : fungsi legeslatif. regeling yaitu fungsi perundang-undangan bestuur yaitu fungsi pemerintahan rechspraak yaitu fungsi kehakiman / mengadili polite yaitu fungsi kepolisian / ketertiban dan keamanan . Menurut Charles E.kesimpulan Tujuan Negara dengan fungsi negara terdapat hubungan timbal balik. sedangkan fungsi negara adalah upaya negara untuk mewujudkan cita-cita tersebut. tujuan-tujuan negara adlah menciptakan keamanan ekstern. Tujuan Negara adalah cita – cita yang hendak dicapai oleh suatu Negara.

tembok dan pagar kawat berduri. Unsur-unsur Negara 1.Rakyat Rakyat adalah semua orang yang berada dan berdiam dalam suatu negara menjadi penghuni negara yang tunduk pada kekuasaan negara tersebut. danau dan pegunungan atau lembah. 3) Pembatasan perjanjian: Konverensi dan traktat. A. 2. 2) Pembatasan buatan : Pagar. Daratan Wilayah daratan suatu negara dibatasi wilayah darat atau wilayah laut.Wilayah Wilayah atau daerah merupakan tempat pelindung bagi rakyat sekaligus tempat bagi pemerintah untuk berorganisasi atau menyelenggarakan pemerintahan. . Pembatasannya meliputi berikut: 1) Pembatasan alam : Sungai.

seperti indonesia.batas-batas laut terperinci sebagai berikut: 1) Batas laut Tutorial dengan jarak 12 Mil di ukur dati garis lurus yang ditarik dari pantai. Laut pedalaman hanya dimiliki oleh kepulauan. Lautan Berdasarkan konverensi Hukum Laut Internasional III 1882. . 6) Batas laut pedalaman adalah dan selat yang berada dibawah pada bagian dalam garis dasar yang menghubungkan pulau-pulau dalam wilayah suatu negara. 2) Batas Zona Bersebelahan dengan jarak 24 Mil laut diukur dari garis pantai 3) Batas Zona Ekonomi Eklusif (ZEE) dengan jarak 200 Mil laut dari pantai. 4) Batas landas Benua adalah wilayah lautan yang lebih dari 200 Mil 5) Batas landas kontinen adalah daratan yang berbeda di bwah permukaan air diluar lautan teritorial sedalam 200 meter atau lebih.

Adapun unsur deklaratif. Udara Pada saat ini.belum ada kesepakatan di forum internasional mengenai kedaulatan di ruang udara. pemrintahan yang berdaulat Pemrintahan dalam arti luas yakni gabungan dari semua lembaga kenegaraan yang meliputi Legidlatif. Unsur deklaratif di perlukan dalam tata hubungan internasional.yaitu pengakuan dari negara lain. Pemerintahan dalam arti sempit yakni suatu badan yang mempunyai wewenang melaksanakan kebijakan negara (Eksekutif :presiden. .wakil presiden dan para mentri) Pengakuan dari negara lain Unsur poko berdirinya suatu negara merupakan unsur konstitutif. C. Eksekutif dan Yudikatif.yaitu adanya pemerintahan yang berdaulat.

 THANK YOU OF ALL OF YOU CHERS MERDEKA KELOMPOK 2 .

35.7. 502253802.::2 4.3%047.::2 $02:.9:80:7:507.2.7.9 ..7...9.0:.35.3 !03003.3%:.-079::.7..95020739.9.98 0/..7..7.0:.230...9.9.7.3 05.3203003.3./.. .-....3/507.3 9.32. -070./: /.7.::2 .::2 7.2/03.7.39.7.7.9 80.7.-079::.9/.309079-.-079::.7.8.7..80-.3/.3::2 /.35020739.99/.3/.0/:5.3 2./.::2 80.39::.-079::.8.  .30:.:.3203039.5.47.--0 ./.8.2.3::2/.. 80-.-07:9 .33.8..3.7.7:8 9:3/:/.3 0.9:702.2380503:3.7.!480.39  .905.%:.3.7.39073907.3202.3%:.3.40 502253802...3!.3:0.-40-0793/.3 -0750/42.3202.7.-07/.../.:848.9 .0-07..39039.:.5.4030. 2.8.39.::0/.3.3203.7.3.80-.0.//.3 .0732039349-2.30.7. %44:9.::20.35.86:34  .9047/.3/..905.::893:8 %42.2 30...330.8.309079-./.32.9:7.3.7.:.7..30.802.3:8. #. .308:8.940.3.3203...3.907:041 .7.3 -:9-.9 22...330.

-079::.3 01.9::..907.90$4.9.30.3080.0$9.080./.2:7.$07.3/./.  0..7.3848..70$9..907..90 0.7.3..3-078.3 20::/..7.3/-039:7. :39:203.5.  . .3:2:2 0.7.30.9:02...93.2..

5.302.9:1:380.93..9507.37.303/.3 :3/..392-./.91 .2. %::.7.32.7.9:-:3.9:7.90780-:9 03:7:9..2:7.203.3089073 $0/.7..3 %::.89.708 077../.-.2-.3203.3.3.857.3/..3'4034.3:7:8. .3 080.9.3.91:38 7003./...9.:39:20::/.30.7.7.91 .8 025.3080:91 %047. 30. 30.3.:5.3/.1:38 1:38008.7434.0825:.9././.9:1:38507:3/..9:202-:.31:3830.:39:20::/.9:1:38507:3/.3...9:0.3 9::.0202-.3..30.3203:7:8:-:3..408:.907../02:.907/.59.9.3:.3 1:38080:91 .3 0.9.9.9:1:385020739.91/.03. .2.8: /.3/.9.3.340'.7307/.3507.1:380..7.7.7.3 30.31:3830. 5079.309079-.5..3 %047/.9072.7.3... 80/.7.9: 02.30.9:7.3.9:.3 -089::7..3.39/.3 9::.8..1:3830.9:20. 1:3810/07..3 9::.3.3 70.7. %047. .9:7!7.9:7!7./03.7.21:3808..31:3830.3 7003../507.

203.3./ 5490.9:1:380548.

09079-.3.30.2.3/.3 .

.33.9.8.3.3..7.9...39025.:.7.5020739.:203003.3.38..9.7.3-:..9 #.35020739.7.3507.3.28:.9./..980./ 503:330.9..9.07038/.:/..8./.7 902-4/.7.&38:7 &38:7 :38:70.3  .8./.:9 !02-.0:./.9503/:3-./.9.3.8.9.350:3:3.343..9 .35.:89025.90780-:9  ..3!./-.9 -.3-07.:/.8.9.8. .3-07/.7.7.207:5.7..9. /.9:30.9-07/:7  !02-..802:./.47.  !02-.330.:39:-0747.39:3/:5.7.2$:3.205:9-07:9  !02-..7.9.9..  #.3 ..38:..9.9:30.9.:02-...9.8..7..397.2/.203.07.

:9../.3907947.78/.7   ./..3.2 .9.-.3 /9.35:.3.9.3.35:.80-.  ../-.: 5:.78/./03.2.3203:-:3.0780-0.8.7.8.39.3-07-0/.07038::2./.:9 50/.:/.3-07..8..3..9.3/.75.7..7.8. .9..9.:9.8 -.:0-  ..380...2.:9 -.8.7..7/:.7.:.9.9..3/.803:. -.3..3.785.  .78:7:8..39.75.8:.9:30.3/.843./..:9..3.30-/.7 . .:939073.-07:9  .4342:81  /03.8.8 9075073./::7/./.2 20907.3.8.9.:9/::7/.:9/..9.7.5072:.:950/.80/.2.843.343.9. .8439303..8.7/.9./.3.: ./-./24005:.3/03.9.843.5.39.7.3 07/./.7.3 8050793/4308.3203:-:3.9..  .7.:9%:947.

:./.8..5:3:38:7/0..2.:.:.3.3-07/.  .7.7.3/.843.3/.7802:.9: 503..9.3. :-:3. !.7. 5708/03/.29.7.-:3.9: ..7. &/....7..3..8.320.3:/.339073.3/. 0/.3/.2.3/147:239073.3/7:.91 80:91/.79:.32025:3.3. 003.30-.7./.8..38:.3205:90/.02-. 030.7.91/507:.3.3/.3:/.35.:.3.730.330.8:..9:-. 80:915708/03 .93 -0:2.3...3/../..3-07/.843.91 .7980259.7.20397 !03.7.9 !02739.9 /.9.3 &38:7/0.0805.91 !020739.20303.:.3 &38:7544-07/73.730.5020739.207:5..9:30. 502739./.9.3:38:743899:91 .

% &   & #$#  !  .