Menulis Resensi Buku Kumpulan Cerpen Berdasarkan Unsur-Unsur Resensi 12.

1
Menulis Resensi Buku Kumpulan Cerpen Berdasarkan Unsur-Unsur Resensi Resensi adalah pertimbangan baik buruknya suatu karya. Orang yang menyusun resensi disebut resensator. Resensi harus bersifat objektif dalam menilai buku. Kalau memang baik, meskipun milik lawan tetap harus dinilai baik. Sebaliknya jika buruk, meskipun milik teman atau saudar, harus tetap dikatakan buruk. Langkah – langkah menyusun resensi: a. Menentukan buku yang kana diresensi b. Baca dua sampai tiga kali dengan pemahamannya c. Catatlah pokok – pokok isi buku (synopsis) d. Catatlah kelebihan dari buku itu e. Catatlah kelebihan dari buku itu f. Member saran bila perlu g. Menulis / menyusun resensi Hal – hal yang perlu ditulis dalam resensi a. Resensi buku nonfiksi 1) Identitas buku - Judul buku - Pengarang - Penerbit - Tahun terbit - Tempat terbit - Tebal buku - Harga buku 2) Synopsis sekaligus isi buku 3) Sistematika 4) Penilaian (kelebihan dan kelemahan) 5) Bahasa 6) Sasaran 7) Manfaat b. Resensi buku fiksi 1) Identitas buku - Judul buku - Pengarang - Penerbit - Tahun terbit - Tempat terbit - Tebal buku - Harga buku 2) Synopsis 3) Sasaran 4) Manfaat

5) Penilaian dari unsure intrinsik maupun ekstrinsik (bila perlu) 6) Sasaran

Kalimat majemuk setara (koordinatif) rapatan bertingkat (subordinatif) campuran A.Kalimat majemuk . Kalimat majemuk dibagi menjadi : 1. 1. Kembangkan salah satu jabatan kalimat menjadi klausa bawahan (anak kalimat ) sesuai dengan anak kalimat apa yg diinginkan Contoh : Ansar akan menyunting seorang gadis minggu depan. lagi pula dll) 2.KALIMAT MAJEMUK Suatu bentuk kalimat luas hasil penggabungan atau perluasan kalimat tunggal sehingga membentuk satu pola kalimat baru di samping pola yang ada. Majemuk Bertingkat. Siswa dapat membuat kalimat majemuk bertingkat 2. 1. Kalimat majemuk Setara Kalimat majemuk setara adalah : Kalimat gabung yang hubungan antar pola-pola kalimat di dalamnya sederajat atau seharkat. 1. Setara menguatkan (bahkan) 5. 2. serta. 3. Setara berlawanan 4. 4. . Setara sebab akibat B. 1.Kalimat majemuk . 2. Setara memilih 3.Kedudukan pola-pola kalimat.Kalimat majemuk . 3. 2. pembeda sifat kesetaraan. Buatlah kalimat tunggal atau kalimat luas terlebih dahulu. Majemuk bertingkat adalah kalimat luas yang mana perluasannya membentuk klausa bawahan (anak kalimat) Cara membuat majemuk bertingkat. sama derajatnya. 2. Ciri-ciri : 1. Setara Sejalan (kata hubungnya dan. Siswa dapat menentukan Kalimat majemuk bertingkat.Penggabungannya disertai perubahan intonasi. Membuat Majemuk Bertingkat. Pola umum uraian jabatan kata : S-P+S-P Jenis majemuk Setara 1. 3. 4.Berkata tugas/penghubung. S P O K .

Kalimat majemuk adalah kalimat yang mempunyai dua pola kalimat atau lebih. e. Biasanya terdiri dari kata-kata dasar. terbentuk menurut hokum DM (Diterangkan mendahului Menerangkan). sehingga jenis kalimat tersebut dapat diketahui dengan cara melihat kata penghubung yang digunakannya. 4. Kalimat Majemuk Setara Kalimat Majemuk Bertingkat Kalimat Majemuk Campuran Kalimat Majemuk Rapatan . Setiap kalimat majemuk mempunyai kata penghubung yang berbeda.Kalimat diatas akan dijadikan bertingkat anak O Ansar akan menyunting Wanita cantik yang bernama Mutia Rahman minggu depan s p S P Pel K Kata Majemuk 4. Ciri-ciri Kata Majemuk Ciri kata majemuk antara lain sebagai berikut: a. 3. b. Jenis-jenis kalimat majemuk adalah: 1. Gabungan itu dalam hubungannya ke luar membentuk satu pusat. yang menarik keterangan atas kesatuan itu. 2. Terutama kata-kata majemuk yang bersifat endosentris. d. c. Frekuensi pemakaiannya tinggi. bukan atas bagian-bagiannya. Gabungan itu membentuk satu arti yang baru.

Pekerjaannya hanya tidur. predikat atau objeknya sama maka bagian yang sama hanya disebutkan sekali. Contoh: 1. Pekerjaannya hanya makan. (kalimat tunggal 1) 2. (kalimat tunggal 3)  Pekerjaannya hanya makan. dan merokok. (kalimat majemuk rapatan) . (kalimat tunggal 2) 3.Kalimat majemuk rapatan Kalimat majemuk rapatan yaitu gabungan beberapa kalimat tunggal yang karena subjek. Pekerjaannya hanya merokok. tidur.

Sastra memiliki dunia sendiri. prosa dikelompokkan menjadi dua yaitu prosa lama dan prosa baru.1 Latar Belakang Masalah Sastra adalah karya sastra imajinatif bermedia yang nilai estetikanya bernilai dominan. Pada dasarnya karya sastra merupakan karya cipta yang mengungkapkan kembali pengamatan dan pengalaman pengarang tentang peristiwa pada kehidupan yang menarik. . Suatu kehidupan yang tidak harus identik dengan kenyataan hidup. puisi dan drama. 07/03/2009 . Novel juga sebagai salah satu bentuk karya sastra yang dapat mengemukakan sesuatu secara bebas. Sepanjang sejarah kehidupan manusia. Unsur intrinsik karya sastra yaitu unsur-unsur yang berada dalam karya sastra itu sendiri dan sebagai unsur pembangun dalam tubuh karya sastra itu. Analisis struktural bertujuan memaparkan dengan cermat fungsi dan keterkaitan antar berbagai unsur karya sastra yang secara bersama menghasilkan sebuah kemenyeluruhan. tumbuh dan berkembang. alur. penokohan. mempengaruhi yang secara bersama membentuk satu kesatuan yang utuh. Sesuatu yang disampaikan itu biasanya merupakan gagasan tentang kehidupan yang ada disekitar pengarang. latar. Melalui karya sastra seorang pengarang bermaksud menyampaikan informasi. Totalitas itu dibangun oleh unsur-unsur pembangun yaitu dari unsur intrinsik dan ekstrinsik. Bentuk-bentuk karya sastra itu biasanya berupa prosa. Kesusastraan pada saat ini telah mengalami perkembangan yang pesat dan menggembirakan. berupa cerpen dan novel. saling menentukan. gambaran atau pesan tertentu kepada pembaca. suasana. sastra akan terus bergerak.Kandungan Nilai Pendidikan Dalam Novel Menyemai Cinta di Negeri Sakura karya Lizsa Anggraeny dan Seriyawati BAB I PENDAHULUAN 1. menyajikan sesuatu secara lebih banyak. Berdasar sejarah perkembangan sastra di Indonesia. Unsur intrinsik pada karya sastra meliputi tema.7:11pm — Arifatun Nisaa . disebut sastra. Karya sastra adalah suatu hasil cipta manusia yang berdasarkan kenyataan dan diberi imajinasi pribadi lewat media lisan maupun tulisan. Semua karya sastra termasuk novel merupakan sesuatu totalitas yang memiliki nilai seni.Kandungan Nilai Pendidikan Dalam Novel Menyemai Cinta Di Negeri Sakura Sat. gaya bahasa dan sudut pandang. Membaca novel berupa nilai-nilai dalam hal ini adalah nilai pendidikan yang digunakan sebagai cermin atau perbandingan dalam kehidupan. Peristiwa-peristiwa itu merupakan peristiwa nyata atau mungkin hanya terjadi dalam dunia khayal pengarang. Analisis struktural merupakan hubungan antar unsur yang bersifat timbal balik. melibatkan permasalahan yang lebih kompleks.

Untuk mengetahui nilai pendidikan dalam novel Menyemai Cinta di Negeri Sakura karya Lizsa Anggraeny dan Seriyawati. Berharap berkecukupan dan kebahagiaan dalam hidupnya. Membaca novel “Menyemai Cinta di Negeri Sakura” terlihat jelas bahwa meski berada jauh dari keluarga dan sanak saudara. Dia bernama Ummu S menikah dengan pria pilihannya yang bernama Joy. Tetap rutin beribadah menjalankan perintah Allah meski suara adzan lirih terdengar.Pada hakekatnya karya sastra mempunyai dua unsur pembangun yaitu unsur intrinsik dan ekstrinsik. berada di negeri yang individualis dan tidak mempedulikan agama. Mereka tertarik dengan ajaran Ummu S hingga semua anggota berhasil membuat wadah atau organisasi islamiyah di berbagai daerah di Nagoya. ia tetap menjaga islam dan mampu menarik masyarakat Nagoya untuk menjadi muslimin dan muslimah. Ia pun mampu mengajak sang suami menjadi muslim. Tujuan dari penulisan ini adalah : 1.3 Tujuan Penulisan Setiap kegiatan penulisan pasti mempunyai tujuan yang akan dicapai. masyarakat yang hanya memikirkan karier dan segala sesuatu duniawiah saja. 1. 1. . Mengetahui unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik dalam novel Menyemai Cinta di Negeri Sakura dan mengambil kandungan nilai pendidikan didalamnya. Novel Menyemai Cinta di Negeri Sakura memiliki hikmah bahwa meski berada di Negeri minoritas muslim. Anak-anaknya pun senang menggeluti kegiatan rohani.2 Alasan Pemilihan Judul Setiap orang melakukan kegiatan pasti mempunyai alasan-alasan tertentu sesuai dengan kegiatan yang dilakukannya. Unsur Intrinsik adalah unsur pembangun yang terdapat didalam karya sastra itu sendiri. Namun harapan itu hanyalah semu. Dia selalu menjaga pendirian islamnya. keteguhan seseorang terhadap agamanya yaitu islam. Unsur Ekstrinsik adalah dunia luar karya sastra yang turut melatar belakangi dan menunjang lahirnya karya sastra. Demikian juga dengan judul yang dikemukakan dalam penulisan ini yakni : 1. 2. Novel ini menitik beratkan pada aktivitas rohani. Untuk mendikripsikan unsur intrinsik dan ekstrinsik yang terdapat dalam novel Menyemai Cinta di Negeri Sakura karya Lizsa Anggraeny dan Seriyawati. Selama di Nagoya dia berhasil menyebarkan agama islam pada warga Jepang yang minoritas islam itu. ia dapat mempertahankan dan menyebar islam dalam bentuk kegiatan muslim yang makin mempererat ukhuwah islam. 2. Novel “Menyemai Cinta di Negeri Sakura” karya Lizsa Anggraeny dan Seriyawati menceritakan tentang seorang wanita yang tinggal di Jepang tepatnya di Nagoya.

Hasil pemahaman yang berupa cuplikan-cuplikan dalam novel Menyemai Cinta di Negeri Sakura yang relevan dan diklasifikasikan sesuai dengan fungsinya.Bab I Pendahuluan yang terdiri dari latar belakang masalah. tujuan penulisan. dan nilai pendidikan dalam karya sastra. yaitu catatan dokumen yang meliputi langkah-langkah sebagai berikut : 1. Membaca dengan cermat dan teliti terhadap sumber data yang primer dan mencatat yang penting berdasarkan kelompok kelas kata. 3. Mencari sumber data dan mengumpulkan sumber data yang dapat digunakan sebagai pendukung penulisan.5 Metode Pengumpulan Data Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan. .Bab II Landasan teori yang meliputi pengertian novel. Dalam penulisan ini hanya akan dibahas sebagai berikut : 1. 1. 2. Adapun tehnik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah non interaktif. maka harus dibaca. kemudian juga mengumpulkan dan mempelajari sumber tulisan yang dapat dijadikan acuan dalam hubungannya dengan obyek yang akan diteliti. unsur pembangun novel. 2. Analisis unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam novel Menyemai Cinta di Negeri Sakura karya Lizsa Anggraeny dan Seriyawati. Merangkai teori dengan catatan sehingga menjadi perangkat yang harmonis yang siap sebagai landasan penulisan. 1. disimak. yaitu : . alasan pemilihan judul. 4. Nilai pendidikan yang terdapat dalam novel Menyemai Cinta di Negeri Sakura karya Lizsa Anggraeny dan Seriyawati. Secara rinci. metode pengumpulan data dan sistematika penulisan.1. Untuk mengumpulkan data perlu menggunakan tehnik-tehnik yang tepat dengan data yang hendak dicari atau dikumpulkan dalam penulisan.4 Pembatasan Masalah Masalah-masalah yang diidentifikasikan penulis tidak dapat dibahas semua mengingat keterbatasan penulis dalam penulisan ini. tentang apa yang akan penulis teliti agar dapat dijadikan pedoman dalam pembahasan. hal-hal yang penting dicatat. Mengumpulkan data-data sekunder dari buku-buku referensi dan novel. pembatasan masalah.6 Sistematika Penulisan Sistematika penulisan atau renretan penulisan dari awal sampai akhir. . laporan hasil penulisan ini dibagi menjadi 5 bab. Data didapat dalam bentuk tulisan.

Sastra adalah karya imajinatif bermedia bahasa yang nilai atau unsur estetikanya dominan. Dalam membaca dan memahami karya sastra kita selalu menghadapi keadaan yang paradoksal. otonomi. Kata kesusastraan berasal dari bahasa sansekerta. karya sastra dapat menambah kekayaan batin setiap hidup dan kehidupan ini. sastra juga merupakan suatu yang erat hubungannya dengan ciri-ciri khusus suatu bangsa atau kelompok masyarakat. imagination (daya angan) dan invention (daya cipta).Bab IV Penutup yang terdiri dari kesimpulan BAB II LANDASAN TEORI 2. . Beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan tentang pengertian sastra. Karya sastra mampu menjadikan manusia memahami dirinya dengan kemanusiaannya. 2.1 Pengertian Sastra Kata sastra dapat ditemukan diberbagai aspek dan konteks yang berbeda.. Bagi orang awam hal yang mungkin tidak dapat menjadi semangat berarti bagi pengarang. . Susastra berarti tulisan atau karangan yang indah dan baik. Untuk dapat menangkap nilai-nilai tersebut diperlukan kepekaan dan kearifan. Sedangkan kesusastraan itu sendiri masih dapat dipecah lagi yaitu su dan sastra yang berarti tulisan atau karangan. berimbuhan ke-an berarti segala hal atau sesuatu yang berhubungan dengan sastra. Sastra merupakan istilah yang luas. Kehidupan manusia tersebut diungkapkan lengkap dengan nilainilai yang terkandung didalamnya. Kata kesusastraan dapat diartikan sebagai segala nilai kebaikan yang ditulis dengan bahasa yang indah. disisi lain tidak berfungsi dalam situasi kosong. Pada satu pihak sastra merupakan keseluruhan yang bulat.Bab III Pembahasan Masalah terdiri dari analisis unsur intrinsik dan ekstrinsik novel serta sinopsis. Sastra dapat dipandang sebagai sesuatu hasil yang dapat dinikmati. Oleh karena itu. Sesuatu yang dianggap tidak berarti oleh masyarakat itu diolah oleh pengarang kemudian diwujudkan kembali dalam bentuk karya sastra.2 Pengertian Karya Sastra Sesuatu yang disampaikan oleh sastrawan dalam karyanya adalah tentang manusia dengan segala macam perilakunya. Sastra adalah ciptaan manusia kedalam bentuk sastra. Setiap peristiwa yang terjadi dalam kehidupan ini terkandung nilai atau hikmah yang dapat kita petik manfaatnya. Karya sastra memiliki fungsi ganda yaitu sebagai hiburan sedangkan disisi lain berusaha memberikan nilai-nilai yang bermanfaat bagi kehidupan. Kata kesusastraan terbentuk dari kata susastra dan imbuhan ke-an. baik tulisan maupun lisan yang dapat menimbulkan rasa senang. Dalam Teory Of Literature karangan Rene Wellek dan Austin Werren dalam teori kesusastraan menyatakan ciri-ciri atau sifat-sifat kesusastraan antara lain: fiction (rekaan).

2. Novel Istilah tentang novel antara Negara satu dengan Negara lain beragam. keyakinannya. Karya sastra tidak bermaksud agar penikmat tahu yang dikomunikasikan. Seperti juga karangan lain. Kedua istilah tersebut dipakai dalam pengertian yang sama yaitu prosa yang agak panjang dan sederhana karena hanya menceritakan maksud kejadian yang memunculkan suatu konflik yang mengakibatkan adanya perubahan nasib pelakunya. dan sebagainya. Fungsi Religiusitas yaitu karya sastra mengandung ajaran-ajaran agama yang harus dan wajib diteladani oleh para penikmatnya. Fungsi Didaktif yaitu karya sastra yang baik biasanya mampu mengarahkan dan mendidik para pembaca karena nilai-nilai kebenaran yang terkandung didalamnya. Dengan begitu pembaca akan tahu bagaimana moral yang baik dan buruk bagi dirinya. Sedangkan dlam bahasa perancis disebut Nouvelle. latar belakang pendidikannya.Fungsi karya sastra bagi hidup dan kehidupan ke dalam lima kelompok. Macam karya sastra antara lain : 1. 5. secara otomatis karya sastra akan memberi keindahan bagi penikmatnya. karakter yang banyak dan setting cerita yang beragam. Fungsi Estetis yaitu karya sastra itu indah. Terdapat beberapa alur atau jalan cerita 4. dirasakan dalam bentuk tertentu dengan pengaruh tertentu atau ikatan yang dihubungkan dengan tercapainya gerak-gerik hasrat manusia. sastra merupakan karangan fiksi atau non ilmiah. Karya sastra merupakan wujud ungkapan perasaan pengarang. Sasaran karya sastra bukanlah pikiran penikmat. yaitu : 1. Dalam Bahasa jerman disebut Novelle. Fungsi Moralitas artinya karya sastra yang baik biasanya selalu mengandung nilai-nilai moral yang tinggi. karya sastra dibuat pengarang dengan maksud untuk mengkomunikasikan sesuatu kepada pembacanya. maka sesuatu yang dikomunikasikan tersebut juga berbeda. Perwatakan atau penokohan dilukiskan secara mendalam . 3. Namun sampai saat ini belum ada patokan yang dapat diterima oleh semua pihak. Karya sastra merupakan kehidupan buatan atau rekaan sastrawan. melainkan mengajak apa yang dirasakan pengarang. Menceritakan sebagian kehidupan yang luar biasa 2. Novel dalam arti umum berarti cerita berbentuk prosa dalam ukuran yang luas yaitu cerita dengan plot dan tema yang kompleks. melainkan perasaan. Terjadinya konflik hingga menimbulkan perubahan nasib 3. Fungsi Rekreatif yaitu karya sastra dapat memberikan rasa senang. Kehidupan di dalam karya sastra adalah kehidupan yang telah diwarnai dengan sikap penulisnya. 4. gembira serta menghibur para pembaca. Novel memiliki ciri-ciri sebagai berikut : 1. Terdapat beberapa insiden yang mempengaruhi jalan cerita 5. Jika dilihat dari sifatnya. Hanya karena sifat dasarnya yang berbeda dengan karangan lain. Novel merenungkan dan melukiskan realitas yang dilihat. Beberapa pendapat mengenai novel dikemukakan oleh para ahli sastra.

Berdasarkan uraian tersebut. maka yang ditampilkan oleh cerpen hanyalah sebagian saja dari kehidupan yang dialami oleh tokoh cerita. Cerita yang pendek belum tentu cerita pendek dan cerita agak panjang . melainkan lebih disebabkan oleh ruang lingkup permasalahan yang ingin disampaikan oleh bentuk karya sastra tersebut. Tokoh merupakan pusat sorotan dalam cerita. menyegarkan perasaan pembaca. Dengan membaca cerpen seorang pembaca akan memahami karakter tokoh cerita yang dimiliki. Manfaat dari membaca novel adalah memberi kesadaran kepada pembaca tentang kebenarankebenaran hidup ini. menceritakan kehidupan manusia hingga terjadinya konflik yang dapat menyebabkan perubahan nasib bagi para pelakunya. Cerpen yaitu kisahan yang memberi kesan tunggal yang dominant tentang suatu tokoh dalam latar dan satu situasi dramatik. Pengarang mengutarakan segala sesuatu secara singkat dan memilih medianya yaitu bentuk cerpen. Suatu hasil sastra dapat dikategorikan ke dalam cerita pendek harus dilihat dari ruang lingkup permasalahan yang ditampilkan dalam karya sastra tersebut. nikmat. terharu. memberikan penghayatan yang mendalam terhadap apa yang kita ketahui. serta dapat menolong pembacanya menjadi manusia yang berbudaya. sebuah cerita pendek belum tentu dapat digolongkan ke dalam jenis cerita pendek apabila ruang lingkup permasalahan yang persyaratan yang dituntut oleh cerita pendek. Selain itu dapat memberikan kegembiraan dan kepuasan batin. daripada unsur yang lain. Jadi. baik hubungan manusia dengan manusia. membaca cerpen tidak sekedar mengetahui jalan cerita tetapi mengetahui manusia dengan sifat-sifatnya. Karena pengaruh suasana. Mengenai jumlah halaman tidak akan berpengaruh banyak terhadap jenis karya sastra ini. Pada masa itu segala sesuatu dituntut serba singkat dan cepat. 2. Predikat pendek pada kata cerita pendek bukan ditentukan oleh banyaknya halaman untuk mewujudkan cerita itu atau sedikitnya tokoh yang terdapat dalam cerita itu. Unsur penokohan dalam cerpen terasa lebih dominan. Cerpen singkatan dari cerita pendek. manusia dengan lingkungannya maupun manusia dengan penciptaNya. Sebuah cerpen pada dasarnya menuntut adanya perwatakan yang jelas. Karena permasalahan yang ditampilkan hanya satu atau permasalahannya tunggal. maka tidak memungkinkan tumbuhnya digresi dalam cerita pendek. Hasil cipta sastra akan selalu berbicara masalah manusia dengan segala permasalahan hidupnya. Cerpen Cerpen mengalami perkembangan yang sangat pesat ketika masa penjajahan jepang. menarik perhatian. Oleh karena itu bentuknya yang pendek. Jadi. maka dalam mengutarakan perasaannya pengarang juga mengikuti keadaan. Biasanya cerpen hanya akan menampilkan suatu pokok permasalahan saja dalam cerita. maka dapat disimpulkan bahwa cerpen hanya menceritakan permasalahan tunggal. Hasil karya sastra novel mengandung keindahan yang dapat menimbulkan rasa senang.Novel ialah suatu cerita dengan alur panjang mengisi satu buku atau lebih yang Mengarang kehidupan manusia yang bersifat imajinatif The Advanced Meaner Of Current English. pengalaman jiwa yang terdapat dalam karya sastra memperkaya kehidupan batin manusia khususnya pembaca.

Oleh karena permasalahannya tunggal. Keduanya sama-sama prosa baru 2. maka cerpen cenderung pendek. Puisi modern sudah jelas dari segala aturan seperti yang mengikat pada puisi lama.pun kadang-kadang dapat dikategorikan sebagai cerpen jika permasalahannya tunggal. Perbedaan antara Novel dan Cerpen : Novel : Terjadi konflik batin Cerpen : Tidak harus terjadi Novel : Perwatakan digambarkan secara detail Cerpen : Perwatakan digambarkan secara singkat Novel : Alur lebih rumit Cerpen : Akhir ceritanya sederhana Novel : Latar lebih luas dan waktunya lebih lama Cerpen : Latar hanya sebentar dan terbatas Novel : Novel lebih panjang karangannya daripada cerpen Cerpen lebih pendek karangannya Novel : Unsur-unsur cerita dalam novel lebih kompleks dan beragam dibandingkan cerpen Cerpen : Unsur cerita dalam cerpen relative sederhana dan pasti tunggal Novel : Novel minimal halamannya adalah 100 halaman Cerpen : Cerpen halaman maksimal 30 kuarto Novel : Jumlah kata dalam novel minimal 35. Karya sastra puisi baru antara lain: distikon. Puisi baru sudah mulai meninggalkan aturan-aturan dalam puisi lama. Jika dilihat dari isinya puisi terdiri atas berbagai macam diantaranya yaitu Elegi.000 kata Cerpen : Jumlah kata dalam cerpen maksimal 10. puisi baru dan puisi modern. Sama-sama termasuk cerita fiksi 3. Balada dan Ode. Puisi lama biasanya masih sangat mementingkan masalah rima. Puisi modern biasanya mengutamakan isi daripada bentuknya. Sama-sama termasuk karya sastra 4. Puisi Puisi yaitu salah satu bentuk/ ragam sastra yang diwujudkan dengan kata-kata/bahasa yang indah dan padat yang mengandung nilai-nilai. pantun. puisi dikelompokkan menjadi 3 yaitu puisi lama. gurindam dan seloka. Misalnya rima. Meskipun dalam puisi modern telah bebas dari segala aturan seperti yang mengikat . Yang termasuk puisi lama yaitu syair. Mengandung unsur intrinsik 3. Jika dilihat berdasarkan zamannya. irama dan aturan-aturan yang lain.000 kata Novel : Lama untuk membaca novel kira-kira 30-90 menit Cerpen : Waktu yang dibutuhkan untuk membaca cerpen hanya 10 menit Persamaan antara Novel dan Cerpen : 1. tersina. kuartren dan sebagainya. irama dan yang lainnya menjadi aturan dalam puisi lama tidak lagi diperhatikan dalam penyusunan puisi modern. Hanya saja dalam puisi baru masih memperhatikan jumlah baris dalam tiap baitnya.

tikaian (conflict) Tengah 5. selesaian (denouement) . Untuk merangkai peristiwa-peristiwa menjadi kesatuan yang utuh. Tahap regresif bersifat non linier. dan akhir terjadinya peristiwa. bentuk jasmaniah dari alur cerita. Jalan regresif (alur mundur) yaitu bertolak dari akhir cerita. Flash back mengubah tehnik pengaluran dari progresif ke regresif. Selain yang tersebut diatas ada juga tehnik alur yang lain yaitu tehnik tarik balik (back tracking) yang dalam tahap tertentu peristiwa ditarik ke belakang. Namun. Alur bisa dengan jalan progresif (alur maju) yaitu dari awal.1 Analisis Unsur Intrinsik Novel 3. tetapi yang lebih penting ialah menjelaskan mengapa hal itu terjadi. Tentu sudah jelas. tengah. Alur dalam cerita kadang sulit untuk dicari karena tersembunyi dibalik jalan cerita. Dengan mengikuti jalan cerita maka dapat ditemukan alur. Tahap progresif bersifat linier. yang disebut struktur umum alur.1. Ada juga tehnik pengaluran flash back (sorot balik) yaitu tahapannya dibalik seperti halnya regresif. Karya sastra puisi tetap menggunakan bahasa yang singkat dan padat. dengan sambung-sinambungnya peristiwa ini terjadilah sebuah cerita. paparan (exposition) Awal 2. Hal yang demikian berguna untuk lebih menghidupkan cerita menjadi menarik sehingga pembaca berambisi terus untuk menekuninya. alur itu mempunyai pula bagian-bagiannya yang sederhana dapat dikenal sebagai permulaan. jalan cerita bukanlah alur. leraian (falling action) Akhir 8. Alur tidak hanya mengemukakan apa yang terjadi. menuju tahap tengah atau puncak dan berakhir pada tahap awal. pengarang harus menyeleksi kejadian mana yang perlu dikaitkan serta mana yang kiranya harus dipenggal ditengah-tengah. rangsangan (inciting moment) 3.pada puisi lama. ada pola-pola tertentu yang hampir selalu terdapat dalam sebuah cerita rekaan. Jalan cerita hanyalah manifestasi bentuk wadah. Tetapi ia tetap berbentuk puisi yang memiliki perbedaan dengan karya sastra yang lain. rumitan (complication) 6. yang digambarkan sebagai berikut : 1. klimaks (climax) 7. Sebuah cerita bermula dan berakhir.1 Alur/ Plot Alur adalah penceritaan rentetan peristiwa yang penekanannya ditumpukan kepada sebabakibat. Antara awal dan akhir ini lah terlaksana alur itu. gawatan (rising action) 4. BAB III PEMBAHASAN MASALAH 3. Alur adalah sambung-sinambungnya peristiwa berdasarkan hukum sebab akibat. Walaupun cerita rekaan berbagai macam contoh. pertikaian dan akhir.

Ada kalanya Pengarang melalui penceritaan mengusahakan sifat-sifat tokoh. otoriter. Tokoh Pembantu yaitu tokoh yang hanya berfungsi melengkapi terjadinya suatu cerita. Sorot balik dapat terlihat dalam kutipan berikut : “Hari itu aku pergi berbelanja ke Supermarket yang agak jauh dari rumahku…. Karena aku tak tahu mengapa pertanyaan seperti itu terlontar. tokoh dibagi menjadi 3 yaitu : Tokoh Sentral yaitu tokoh yang menentukan gerak dalam suatu cerita. melalui penggambaran fisik seorang tokoh.” (Lizsa. Tokoh Antagonis adalah pelaku yang tidak disenangi pembaca karena memiliki watak yang tidak sesuai dengan apa yang diidamkan oleh pembaca.1. Penampilan watak yang dilakukan oleh pengarang ada tiga macam cara yaitu : Cara Analitik yaitu pengarang secara langsung memaparkan watak tokoh-tokohnya. Tokoh Tritagonis adalah pelaku yang membantu dalam suatu cerita. Menurut fungsinya. Kadang menyisipkan komentar pernyataan setuju tidaknya akan sifat-sifat tokoh itu. Misalnya. . 3. melalui pikiran-pikirannya dan melalui penerangan langsung dari pengarang.” (Lizsa. tokoh dibagi menjadi 3 yaitu : Tokoh Protagonis yaitu pelaku yang memiliki watak yang baik sehingga disenangi pembaca.Berdasarkan teknik pengaluran. Penyajian watak dan tokoh serta penciptaan citra tokoh terdapat beberapa metode. hasrat dan perasaannya. 2007 :166). masingmasing dengan kelebihan dan kekurangannya. yaitu urutan tahapannya dibalik seperti regresif. baik tokoh protagonis maupun antagonis. kasar. dan sebagainya. Tokoh yang terdapat dalam suatu cerita memiliki peran yang berbeda-beda. novel Menyemai Cinta di Negeri Sakura menggunakan alur sorot balik (flash back). “Kejadian itu telah berlalu beberapa tahun. pikiran. Penokohan adalah penampilan watak atau karakter para tokoh oleh pengarang. 2007 :190). sombong. Menurut perannya.2 Penokohan/ Perwatakan/ Karakter Penokohan merupakan proses yang digunakan pengarang untuk menciptakan tokoh-tokoh pelaku cerita serta sifat atau gambaran yang berkenaan dengannya. Hingga kini ku tak tahu jawabnya…. pengarang menyebutkan watak tokoh yang pemarah. tetapi masih membekas kuat dalam ingatan. Tokoh Utama yaitu tokoh yang mendukung suatu cerita baik tokoh protagonis maupun antagonis. Secara garis besar dapat mengenal watak para tokoh dalam sebuah cerita yaitu melalui apa yang diperbuatnya melalui ucapan-ucapannya.

Hingga semua berhasil membangun organisasi islamiah di berbagai daerah. dan sebagainya. Liat tuh di TV. disisi lain sebenarnya ia sangat menyayangi istrinya yaitu Ummu S. galaknya mertua. 2007: 106) “Kalau bisa. 2007: 68-69). Ia tidak setuju dengan agama yang dianut Ummu S yaitu Islam. walaupun sebagian ada hubungannya dengan tokoh utama. Tokoh Antagonis adalah Joy suami Ummu S sendiri.” (Lizsa. 3. 2007 :15) “Saya percaya. lingkungan atau tempat tokoh. (Lizsa. Nagoya yang individualis. cara berpakaian dan pilihan nama tokoh.” katanya pula. Yang akhirnya ia berhasil menarik warga masyarakat Nagoya untuk mengenal islam. Kalaupun ada pergesekan. tabah. tergerak hati untuk belajar agama di usia senja. Mertua Ummu S. Dia masih mencoba menggoncangkan kemantapan hatiku…. Pengarang menampilkan tokoh protagonist Ummu S selain menyoroti sifat baik. Tokoh utama yang protagonis adalah Ummu S. Namun. Lahir dan besar sebagai seorang muslim.” (Lizsa. Dilihat dari cara menampilkan tokoh. Namun. Yosh. kata suamiku kedua kalinya. seorang suami yang otoriter (perintah yang mutlak tidak boleh dilanggar). Akan tetapi Ummu S mampu mengelak dengan berbagai akal untuk menjawabnya. tidak mensyukuri nikmat Allah yang diberikan kepadanya.” ( Lizsa. Cara Campuran yaitu gambaran watak tokoh menggunakan cara Analitik dan Dramatik secara bergantian. Dia berusaha mempengaruhi Ummu S untuk melepas jilbab kemana pun ia pergi. 2007 :17). Dalam novel “Menyemai Cinta di Negeri Sakura”. Pengarang memaparkan watak tokoh-tokohnya yang ditunjukkan pada kutipan berikut ini : “Joy. tokoh dalam novel “Menyemai Cinta di Negeri Sakura” menampilkan tokoh protagonis dan antagonis. Ia seorang ibu rumah tangga. seorang suami yang otoriter. Chi-chi. menggunakan cara Analitik. tidak lebih semata-mata karena mereka pun adalah manusia. bahkan penampilan fisik. cerewetnya mertua atau cap miring apalah yang ada pada mertua. perilaku tokoh. Pernyataan tersebut terdapat dalam kutipan dibawah ini : “Sudah. Namun ia tetap tegar dan tabah. “Ummu S. sabar dan pengalah. juga menyoroti sifatyang tidak baik. cara yang digunakan pengarang untuk menampilkan watak tokoh dalam ceritanya. 2007: 107) Tokoh bawaannya yaitu Kiki. cakapan.1. istri Konsulat Bosnia. rajin sembahyang dan penolong. Disebut tokoh bawaan karena kemunculannya berfungsi untuk mendukung tokoh utama. dalam novel “Menyemai Cinta di Negeri Sakura”menggunakan tokoh bulat. semenjak dalam perantauan negeri Sakura.3 Latar/ Setting .” (Lizsa. sabar. Lepas aja tutup kepalanya itu…”katanya. Berdasarkan fungsinya.Cara Dramatik yaitu watak tokoh dapat disimpulkan dari pikiran. orang Islam ngebom Inggris.saya anggap hal yang wajar tak perlu dimasukkan dalam hati. Hamba Allah yang tak lepas dari sifat baik dan buruk. Shota dan Takahashi. Anak-anaknya pun ikut serta menggeluti islam serta suaminya pun mau untuk beragama islam dan berubah menjadi sosok yang penyayang. Namun ada kalanya ibu mertua seperti sahabat yang bisa diajak curhat. jangan pakai itu.

. Namun peristiwanya masih lekat dibenak.Latar adalah tempat suatu peristiwa dalam cerita yang bersifat fisikal biasanya berupa waktu. sekian minggu. dan lain-lain. Tempat tinggal Ummu S setelah menikah dengan Joy. Cara-cara tersebut misalnya dengan menggunakan perbandingan-perbandingan.” (Lizsa.4 Gaya bahasa Bahasa dalam karya sastra mempunyai fungsi ganda. Ia tidak hanya sebagai alat penyampaian maksud pengarang.” (Lizsa. melainkan juga sebagai penyampaian perasaan. melukiskan sesuatu keadaan dan menggunakan gaya bahasa yang berlebihan. menghidupkan benda-benda mati. Kehidupan bebas. Terlihat dalam kutipan berikut : “Dua minggu kebelakang saya mendapat kabar gembira dari seorang sahabat melalui telepon. Latar cerita mencakup kerengan-keterangan mengenai keadaan sosial dan tempat dimana peristiwa itu terjadi. Waktu Novel “Menyemai Cinta di Negeri Sakura” menggunakan istilah waktu dalam cerita seperti pagi. sekian hari. juga adanya tokoh. Pengarang dalam menyampaikan tujuannya dapat menggunakan cara-cara lain yang tidak kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. 2007: 192) 3. Latar dalam novel “Menyemai Cinta di Negeri Sakura”meliputi aspek waktu. Tempat Tempat yang digunakan dalam novel “Menyemai Cinta di Negeri Sakura”di Negara Jepang tepatnya di Nagoya. Kemunculan latar dalam cerita disebabkan adanya peristiwa. ruang dan suasana. 2007: 16) “…. serta mementingkan karier duniawiah saja. malam.Kejadian tersebut telah berlalu lewat dari 10 tahun. Suasana Suasana yang tergambar dalam novel ini adalah suasana kota Nagoya yang Individualis. Fungsi latar selain memberi ruang gerak pada tokoh juga berfungsi untuk menghidupkan cerita.. kejadian. (Lizsa. sekian bulan dan sebagainya. Negara sekuler yang tak peduli akan keberadaan agama. sore. tahun. Meski kini tak pernah lagi mengejar bus jurusan ini. 2007: 43) 2. periode sejarah. pengarang menampilkan tokoh-tokoh dan peristiwa-peristiwa yang selain berkaitan untuk membangun cerita yang utuh. hedonisme. membutuhkan keadaan untuk menunjukkan kehadirannya. 3. Tokoh dan peristiwa membutuhkan tempat berpijak. Terlihat dalam kutipan berikut : “Di Nagoya tempat tinggal saya ada kegiatan pengajian keluarga yang dilaksanakan tiap hari ahad pekan ke dua”. Termasuk didalam unsur latar adalah waktu. 1.1. hari. tempat dan ruang. Dalam latar ini.

Usaha atau tindakan yang dilakukan sastrawan agar pendengar atau pembaca tertarik dan terpengaruh oleh gagasan yang disampaikan melalui tuturnya dengan pemilihan bahasa. 3. Tetapi mungkin juga tidak jelas.1. (Lizsa.1. samara-samar atau tersirat. tetap mempertahankan islam diri di Negara yang minoritas Islam.6 Tema . 2007: 119) Sementara gaya bahasa antara lain meliputi : Personifikasi Perbandingan Metafora Alegori Perumpamaan Majas Hiperbola Pertentangan Ironi Litotes Metonimia Pertautan Alusio Eufimisme Sinekdok Parsprototo Totemproparte Serta menggunakan gaya bahasa personifikasi yaitu membandingkan benda yang tercantum dalam kutipan berikut : “…. Amanat yang terdapat dalam novel “Menyemai Cinta di Negeri Sakura” adalah : “Hendaknya seseorang bersabar dalam segala hal menghadapi cobaan hidup. Dan setidaknya kita mampu mengajak non muslim atau orang-orang tak beragama untuk bergabung masuk islam dengan teknik pengajaran yang menarik. Bahasa yang tidak sesuai dengan EYD. nih. 2007:130) “Ah…. hura-hura.”kata Kiki dengan wajah tak suka. dan sedikit takut kalau nanti tak berjalan lancar…. Amanat cerita merupakan pesan pengarang kepada pembaca atau publiknya.nggak suka ah.masih agak sepi. dan pemanfaatan gaya bertutur Bahasa dalam novel ini menggunakan bahasa tak baku.5 Amanat Amanat adalah suatu ajaran moral atau pesan yang ingin disampaikan pengarang. Terdapat dalam kutipan berikut : “Nggak…. Pesan yang hendak disampaikan mungkin tersurat. Amanat merupakan pesan atau gagasan yang mendasar yang dituangkan pengarang dalam karyanya untuk memecahkan peristiwa yang terjadi.” Inilah amanat yang dapat penulis ambil dari novel “Menyemai Cinta di Negeri Sakura”karya Lizsa Anggraeny dan Seriyawati yang diambil secara tersirat. (Lizsa.suara hati yang satu makin menonjolkan dorongannya.” “Tapi aku ragu.” batinku senang. (Lizsa.. Amanat dipakai pengarang untuk menyampaikan tanggung jawab problem yang dihadapi pengarang lewat karya sastra. Istilah amanat berarti pesan.” bisik hati yang lain. hedonisme dan sebagainya. 2007: 118) 3. pemakaian ulasan.

Hasil karya sastra. Sudut Pandang/ Point Of View menyarankan pada cara sebuah cerita kisahan. .Pengarang dalam menulis ceritanya bukan sekedar mau bercerita tetapi mau mengatakan suatu hal pada pembacanya. Kejadian dan perbuatan tokoh cerita.7 Sudut Pandang/ Point Of View Sudut Pandang ialah cara pengarang menampilkan para pelaku dalam cerita yang dipaparkan. 2007: 109) “Disinilah. atau darimana dia melihat peristiwa-peristiwa yang terdapat dalam cerita itu. Pusat pengisahan adalah posisi dan penempatan diri pengarang dalam cerita. Sudut Pandang cerita itu sendiri secara garis besar dapat dibedakan ke dalam 2 macam : persona pertama. dan persona ketiga. Sudut Pandang merupakan hasil karya seorang pengarang sehingga terdapat pertalian yang erat antara pengarang dengan karyanya. menghayati dan menyadari masalah serta ide yang diungkapan termasuk nilai-nilai pendidikan yang terdapat didalam karya sastra tersebut. 2007: 109) 3. Lizsa Anggraeny dan Seriyawati menceritakan para pelaku dalam novel adalah pengarang sebagai orang pertama dengan kata aku atau –ku untuk tokoh utama. semua didasari oleh ide dari pengarang.narrator observer. nilai-nilai pendidikan yang disampaikan penciptaannya dimuat didalamnya. Pembaca bisa mengambil nilai-nilai pendidikan yang terdapat didalamnya. Berdasarkan keterangan diatas dan dengan membaca novel Menyemai Cinta di Negeri Sakura karya Lizsa Anggraeny dan Seriyawati mengisahkan pelaku utama yaitu Ummu S atau Mrs A. Pusat pengisahan meliputi : narrator omniscient.” (Lizsa. pengarang tidak hanya ingin mengekspresikan pengalaman jiwanya saja tetapi secara implisit juga mempunyai maksud dorongan.” ( Lizsa. Ia merupakan cara atau pandangan yang dipergunakan pengarang sebagai sarana untuk menyajikan tokoh. pandangan hidupnya tentang kehidupan ini atau karakter terhadap kehidupan ini. 3. dengan segala permasalahan yang dihadapi maka akan ditemukan ide dasar cerita atau tema yang terkandung didalam karya sastra tersebut. Adapun tema dari novel ini ialah keteguhan hati dan pendirian agama dalam negeri perantauan.2 Analisis Unsur Ekstrinsik Novel Dalam karya sastra. Yang kuharap hanyalah cintaNya. cintaku bersemi dan makin mekar kepadaNya. mempengaruhi pembaca untuk memahami. serta narrator the third person omniscient. gaya “aku”. Dapat dilihat dalam kutipan berikut : “Aku menguatkan diri sendiri dengan menceramahi diri.1. latar dan berbagai peristiwa yang membentuk cerita dalam sebuah karya fiksi kepada pembaca. narrator observer omniscient. Sesuatu yang ingin dikatakan itu bila suatu masalah kehidupan. mengolok diri dan mempertanyakan langkah-langkahku selama ini. tindakan. gaya “dia”.

pembeban. Perasaan (feel) Sastra memberikan kepada kita sesuatu cakupan situasi dan kegawatan yang luas yang seakan-akan menstimulasi beberapa jenis respondensi emosional dan juga bahwa dalam keseluruhannya penulis sastra lazim menyajikan situasi-situasi itu dalam cara-cara yang memungkinkan kita untuk mengeksplorasi. Pendidikan dan pengajaran sastra jika ditangani dengan bijaksana. Meliputi nilai religi. Unsur Ekstrinsik novel adalah unsur yang berasal dari luar cerita. Nilai-nilai pendidikan tersebut didapat dalam novel “Menyemai Cinta di Negeri Sakura” meliputi : 1. Rasa hina dan sakit hati. perabaan.Pembaca karya sastra bisa mengambil pelajaran serta hikmah. ketidak beruntungan. Kesadaran Religius Baik suka maupun tidak suka. nilai susila atau nilai estetika serta nilai sosial dan sebagainya. Berdasarkan uraian diatas. ketertindasan. Para pendidik dan pemikir besar dari berbagai zaman. Adapun sastra mengandung halhal yang menjadi tuntutan dalam dunia pendidikan tersebut. Untuk dapat menguji derajat atau peringkat keberhasilannya. termasuk penulis sastra Indonesia. Kesadaran Sosial Sastra berfungsi menghasilkan suatu kesadaran konprehensip terhadap orang lain. 3. yaitu mereka yang memerlukan protes. Karya sastra mengandung nilai-nilai pendidikan yang tergantung pada pengertian yang didapat pembaca lewat karya sastra yang dipahami. Kecerdasan (intellect) Bentuk pendidikan yang paling bernilai adalah yang telah mengajarkan para siswa untuk memecahkan masalah bagaimana memperoleh kebenaran-kebenaran yang memungkinkan. nilai-nilai dan contoh-contoh dari karya sastra yang dibacanya dengan penuh kesadaran sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 4. Penginderaan (Sensory) Dalam pengambangan aspek ini studi sastra dapat digunakan untuk memperluas jangkauan dari semua unsure penginderaan klasik yaitu pengliatan. termasuk manusia Indonesia akan selalu didasarkan pada pragmatisme kehidupan mereka yang lebih daripada diatas landasan rohaniah atau spiritual yang rapuh. sentuhan. pembau. Unsur kepribadian dapat dilatih melalui pendidikan dan pengajaran sastra. pengucilan. segala pikiran dan perbuatan kita secara rutin didasarkan beberapa asumsi positif dan semua kecerdasan manusia pada abad ini. ketidakberhasilan. telah banyak berbuat untuk merangsang minat dan simpati pada masalah-masalah kegagalan. Penulispenulis sastra modern. akan membawa kita dan anak-anak didik ke dalam kontak dengan pikiran-pikiran dan kepribadian-kepribadian besar dunia. 5. nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalam novel “Menyemai Cinta di Negeri Sakura”dapat dikaji dan dianalisis. apakah kita tahu betul atau tidak. meliputi : 1. Nilai Religi/ Nilai Agama . mengkaji dalam perasaan kita dalam suatu cara kemanusiaan yang layak. pedengaran pengecap. 2.

Sastra sebagai cabang seni akan melengkapi sentuhan estetis dengan mengembangkan aspek rasa ini demi sempurnanya aspek keindahan dalam sastra. dirinya sebagai hamba Allah. dimana suara adzan sangat mudah di dengar. Pandangan hidup yang demikian jelas memperhatikan bahwa apa yang dicari adalah kebahagiaan jiwa. Terdapat kata membungkukkan badan. Juga menghapus dosadosa yang lalu.. gaya bahasa. batin atau jiwa. Tapi tidak demikian dengan ibu dari sang anak tersebut. unsur-unsur yang lain sebagai variasinya. Nilai keindahan akan tampak lebih relatif. keseimbangan dan keserasian penampilan dari karya seni yang lain.Agama adalah risalah yang disampaikan Allah kepada Nabi sebagai petunjuk bagi manusia dalam menyelenggarakan tata cara hidup yang nyata serta mengatur hubungan dan tanggung jawab kepada Allah. bagi orang Indonesia terutama Jawa itu menunjukkan sikap yang sopan dan menghormati orang lain. jika yang kita perhatikan adalah penilaian atau penghargaan terhadap sastra itu. Nilai susila adalah yang berkenan dengan tata krama atau disebut beradab. Nilai estetika adalah nilai kesopanan dan budi pekerti atau akhlak.Allah membimbingnya untuk datang ke sebuah pengajian keliling di daerahnya…. . Nilai susila atau estetika dapat terlihat dalam kutipan berikut : “Saya mendengar itu hanya bisa ikut tersenyum geli.”ujar sang ibu. Puasa Ramadhan akan memberi syafaat di yaumil akhir. yang dihubungkan dengan tehnik cerita. itu adalah cara berperilaku yang baik.(Lizsa. Nilai Estetika Semua karya sastra atau karya seni memiliki keindahan apabila terdapat keutuhan antara bentuk dan isi. Mimik sang ibu terlihat kaget. Puasa fisabilillah akan dijauhkan wajahnya dari api neraka sejauh 70 tahun. Terbukanya pintu surga Al-Rayyan bagi orang-orang yang berpuasa. 2007: 188) Kegiatan para tokoh memberi nilai religius dapat terlihat dalam kutipan berikut: …. (Lizsa. Kesadaran religius dalam upaya mengembangkan kepribadian melalui pendidikan dan pengajaran. 2007: 17-18) Di Nagoya kota tempat tinggal saya ada kegiatan pengajian keluarga yang dilaksanakan tiap hari ahad pekan kedua. Nilai religius dalam novel “Menyemai Cinta di Negeri Sakura” antara lain : Salah satu keindahan itu adalah saya semakin menghargai gaungan gema adzan. Agama dan pandangan hidup kebanyakan orang menekankan kepada ketentraman batin.” Maaf…maafkan anak saya…maaf . manusia dan masyarakat serta alam sekitarnya. sebab agama adalah pakaian hati. Acara itu diadakan dirumah salah satu keluarga secara bergantian tiap bulannya. Ia langsung mendekati saya dan berkata. Bagi setiap orang yang melakukan suatu kesalahan hendaknya segera mengucap maaf. 2007: 192) 2. Di bulan Ramadhan amalan sunnah dihitung sebagai amalan fardlu diberi ganjaran 700X lipat. Ketika masih berada ditanah air. keselarasan dan keseimbangan serta sikap menerima terhadap apa yang terjadi. (Lizsa.

Ia akan berusaha untuk bertindak lebih baik jika tidak tahu halhal yang buruk dan tidak pantas dilakukan.3 Sinopsis Cerita menggambarkan tentang kehidupan Mrs A atau Ummu S. Hal inilah yang dinamakan nilai kerukunan atau nilai sosial. 3. yang dianggap remeh ternyata tak sesederhana yang dibayangkan. Lebihlebih bila seseorang belum mampu menyelesaikan kebutuhan jasmaninya sendiri walaupun itu yang paling sederhana. makan. menghormati dan menyayangi satu sama lain dalam mengerjakan sesuatu akan menghasilkan hal positif. Manusia perlu dihargai. menyebabkan dia terombang ambing dalam kehidupan. Pesan-pesan moral yang terdapat pada novel “Menyemai Cinta di Negeri Sakura” ini bisa diambil setelah membaca dan memahami isi ceritanya. Istri identik dengan pembantu bagi suami. Perlakuan kasar secara fisik/ melalui ucapan yang melukai hati. bisa membedakan mana yang baik mana yang buruk. Namun. Ia seorang ibu rumah tangga. dan sebagainya tanpa bantuan orang lain baik itu ayah. (Lizsa. Seperti halnya orang belajar. Dalam novel ini banyak terlihat interaksi sosial yang terjadi.3. Kedua hal itu perlu disampaikan. Nilai Sosial Keadaan seseorang sebagai individu tidak terlalu penting. . Jadilah seseorang yang menyemai cinta pada-Nya meski berada dalam perantauan. Nilai Moral dalam novel Menyemai Cinta di Negeri Sakura. saling membantu. menghargai. Penulis menemukan segi positif dan negatifnya. berpakaian. Lemahnya iman dan tak kuatnya dasar pijakan Ruhiyah. hidup di negeri Sakura dengan keislamannya. Demikian segi negatif perlu juga diketahui serta disampaikan kepada pembaca. 2007: 74) 4. Sudah sepantasnya kita menghargai jerih payah dan keinginannya untuk membantu tugas rumah tangga meski tanpa adanya limitasi pekerjaan. seperti seorang anak kecil yang belum mampu mengerjakan sendiri untuk mencukupi kebutuhannya seperti misalnya mandi. Antara lain : suasana kebersamaan. Melewati tahun pernikahan ke-8 sudah tak terhitung berapa banyak pertanyaaan sejenis tapi Ummu S belum bisa menjawab. ternyata kebahagiaan itu hanya semu. benar dan salah berdasarkan adapt kebiasaan dimana individu itu berada. ibu maupun kakaknya. Hal ini dimaksudkan agar kita tidak tersesat. Manusia tidak bisa lepas hidup sendiri terpisah dari yang lainnya. Menikah dengan pria pilihannya dengan harapan hidup berkecukupan dan bahagia. Tetapi individu ini secara bersama membantu masyarakat yang selaras akan menjamin kehidupan yang lebih baik bagi masingmasing individu. Perintah-perintah otoriter yang mutlak tak dapat dilanggar. dihormati dan diperlakukan secara layak. sebab kita dapat memperoleh banyak teladan yang bermanfaat. Nilai Moral Moral merupakan tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari nilai baik-buruk. Segi positif harus ditonjolkan sebagai hal yang patut ditiru dan diteladani. Sering terlontar dari laki-laki yang menjadi Qawwam baginya.

bulu mata yang tidak lentik. Dan perlu waktu kira-kira 3 bulan untuk mengembalikan fungsi otot. ada pula kegiatan mengaji tiap hari Sabtu di Masjid Nagoya. komunikasi antara mereka bisa berjalan lancar. Seiring berjalannya waktu. Hingga ketika mencuci piring. Di Nagoya. seperti tidak terdengarnya suara adzan dari masjid-masjid. tidak sedikit yang makin meningkat keimanannya dan memakai jilbab. bukan berarti kehausan mereka akan belajar dan menambah pengetahuan tentang agama Islam tidak tersalurkan. kota tempat tinggal Ummu S ada kegiatan pengajian keluarga yang dilaksanakan tiap hari ahad pekan kedua. ceramah-ceramah keagamaan di TV atau majelis taklim. Karena takut akan laknat Allah maka ia pun menentang perintah suaminya dan kembali berjilbab sepenuhnya. Ummu S hanya diam dan dengan ragu dia menuruti perintah suami. Tiap malam memanjatkan dan memohon kekuatan dan kesabaran dan petunjuk-Nya. Ada muslimah dari Perancis. tanpa disadari ibu jari tangan kirinya terluka oleh pecahan gelas yang ditumpuk bersama dengan piring kotor. Qatar. merasa mempermainkan Allah. Bahkan di negeri orang inilah rasa persaudaraan sesama perantauan terasa mudah terjalin dan terikat kuat. Yang awalnya begitu baik hati dan dirasa lebih perhatian daripada ibu kandungnya sendiri.Masalah klasik ketidakcocokan antara mertua dan menantu sering terjadi setelah pernikahan. serta berbagai titik minus lainnya yang menimbulkan kekecewaan dalam diri. Semakin lama akhirnya dia gerah dengan perbuatan buka tutup jilbab. Ini semua terjadi akibat dirinya yang tidak mensyukuri anugerah yang ada. Hidung yang tidak mancung *(pesek = Bahasa Jawa). Untuk mereka para muslimah ada milis Fahima sebagai wadah forum silaturahmi muslimah di Jepang yang mencakup sampai ke negara-negara lain. Maka dari itu telapak tangan kirinya harus di gips selama 3 pekan. Justru dengan adanya fasilitas teknologi canggih. menimbulkan organ-organ yang tak menghargai kondisi apa adanya. untuk menambah jam belajar dan bermain bersama anak-anak. tetapi mereka yang minoritas senantiasa berusaha saling menjaga keimanan dan membuat beragam kegiatan. Meskipun hidup diluar negeri yang fasilitas keagamaannya masih kurang daripada di Indonesia. Acara itu diadakan dirumah salah satu keluarga secara bergantian tiap bulannya. Setelah tinggal di Jepang. Sekian lama Ummu S memakai jilbab membuat suaminya risih dan menyuruh untuk melepas jilbab.Qur’an ada beberapa kelompok berdasarkan wilayah tempat tinggal karena tempat tinggal mereka tersebar. Juga ada kegiatan mengkaji Al. Sehingga dia harus dirawat ke UGD. mushola ataupun langgar. Selain itu. Ummu S merasa banyak kekurangan dalam tubuhnya. Kelompok mengaji Al. Bahkan bisa mengajak teman-temannya sesama orang Indonesia memakai jilbab dan juga membuat orang Jepang menjadi tertarik dengan agama islam. Singapura. Ternyata menurut ahli syaraf. Meskipun hidup jauh dari suasana keislaman.Qur’an bagi ibuibu. Suatu hari ketika memandang cermin. Merasakan dikejar oleh dosa. Lalu tiap hari Ahad di akhir bulan ada pengajian umum yang sebelumnya dimulai dengan acara mengaji untuk anak-anak. Ditambah dengan tersedianya transportasi yang beraneka . otot ibu jari tangan kirinya ada yang putus. Amerika dan lain-lain.

Latar tempat dalam novel tersebut terjadi di beberapa tempat.…aja.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan terhadap landasan teori serta analisis struktural novel menyemai Cinta di Negeri Sakura karya Lizsa Anggraeny dan Seriyawati pada bab-bab sebelumnya. Gaya bahasa. Cerpen. Tema yang terdapat adalah keteguhan hati dan pendirian agama dalam negeri perantauan. kesibukan yang dilakukan semata hanyalah kepentingan karier namun masih bersosialisasi dengan masyarakat meskipun ada yang bersifat individualis. kehidupan dan tegar menghadapi setiap permasalahan hidup yang dialaminya. Suasana kehidupan yang dialami masyarakat Nagoya adalah karier. 6. Majas yang digunakan yaitu personifikasi. 2. serta mampu mengajak masyarakat untuk ikut serta menjadi muslimin dan muslimah yang baik. Aspek waktu pada tahun 2000-an. dilukiskan dengan jelas dalam cuplikan-cuplikan novel. Alur/ Plot. Latar. Ummu S. Penokohan. . membuat mereka mudah untuk melangkah kaki menuju majelis ilmu. kebanyakan bahasa menggunakan bahasa tidak baku layaknya kehidupan saat ini. tetap mempertahankan islam diri di Negara lain. Ah…. Dan yang lebih penting lagi. maka dapat disimpulkan sebagai berikut : Sastra adalah karya imajinatif bermedia bahasa yang nilai atau unsur estetikanya dominan. Macam-macam karya sastra modern antara lain : Novel. serta Puisi. 7. dan lain sebagainya. pengarang sebagai orang pertama dengan kataaku atau –ku untuk tokoh utama. didaktif. 3. Sedangkan tokoh lain berkarakter sesuai dengan sifatnya. Hasil analisis unsur Intrinsik dan Ekstrinsik dalam novel Menyemai Cinta di Negeri Sakura karya Lizsa Anggraeny dan Seriyawati.ragam dan tepat waktu. BAB IV PENUTUP 4. antara lain di sebuah supermarket di Jepang. dalam novel banyak menggunakan kata-kata tidak baku misal : Nggak…. Sudut Pandang. Stasiun Tokyo dan lain-lainnya. Unsur Intrinsik meliputi : 1. Karya sastra adalah sesuatu yang disampaikan oleh sastrawan dalam karyanya adalah manusia dengan segala macam perilakunya berupa rekaan dari sastrawan. Memiliki 5 fungsi (Fungsi rekreatif. Nagoya. moralitas dan religiusitas) yang intinya sebagai hiburan dan memberikan nilai-nilai yang bermanfaat bagi kehidupan. waktu dan suasana. 5. tehnik pengaluran yang digunakan pengarang adalah tehnik sorot balik/ Flash back yaitu urutan tahapan dibalik seperti regresif. Amanat yang dapat dipetik adalah hendaknya seseorang bersabar dalam menghadapi cobaan hidup. 8. 4. bukan berarti mereka akan dengan mudah berganti agama. tokoh yang menjunjung tinggi nilai-nilai religius dalam tiap langkah. Agak…. estetis. meliputi aspek tempat.

2 Alasan Pemilihan Judul…………..Unsur Ekstrinsik yang ada antara lain nilai religi adanya masjid tergambar dalam cerita novel meski hanya sedikit.. 5 1........ menghargai....1 Unsur Intrinsik Novel 3.....1. iii PERSEMBAHAN……………………………………....4 Pembatasan Masalah…………………………. DAFTAR ISI…………………………………………...1 Alur/ Plot ……………………………………..... 4 1.......3 Tujuan Penulisan……………………………………. -------------------------------------DAFTAR ISI Halaman JUDUL………………………………………………… i PENGESAHAN……………………………………..……….... 18 3...2 Pengertian Karya Sastra………………………………… 8 1 Novel………………….. acara siraman rohani dan lain sebagainya.1 Pengertian Sastra………………………………………....… 1 1.. 7 2...5 Metode Pengumpulan Data………………………….. saling membantu.. v . menyayangi satu sama lain serta nilai estetika kesopanan dalam bertingkah laku yang dilakukan tokoh dalam novel adalah ucapan maaf bila sekiranya telah berbuat kesalahan.......6 Sistematika Penulisan………………………………. 11 3 Puisi………………………………………………… 16 BAB III PEMBAHASAN MASALAH 3. vi BAB I PENDAHULUAN 1. 6 BAB II LANDASAN TEORI 2. 20 . 4 1...… ii MOTTO……………………………………………….......2 Penokohan…………………………………….. Itu akan lebih baik daripada tidak mengucap sekalipun.. 10 2 Cerpen……………………………………………... nilai sosial.…………………….1 Latar Belakang Masalah…………………………….1........ iv KATA PENGANTAR……………………………….. 5 1...

26 3.2 Unsur Ekstrinsik dalam novel Menyemai Cinta di Negeri Sakura karya Lizsa Anggraeny dan Seriyawati a. 33 b..3 Sinopsis ……………………………………………… 37 .3.5 Amanat……………………………………….. Nilai Sosial ……………………………………… 36 3.1. 35 c.3 Gaya Bahasa………………………………….7 Point Of View………………………………… 29 3.4 Latar/ Setting………………………………… 24 3.6 Tema………………………………………….1. Nilai Moral ……………………………………… 35 d. 28 3.1.. Nilai Estetika……………………………………. Nilai Agama/ Religi…………………………….1.1.. 29 3.

.438/.234.. .8..302.9.2.3-8...-075.2 30-42378 .25:2030.7.-07:8.7/.3.3/9:3:. 2.2 3./.7.3.3./.35.35..9944 ./03.9:&22:$  8..79..8:..3503..39..2.7.2:3.3.3.9 !03.3.944 9443.2.7.803...2070.:.2&22:$803/7 ..3/:3.39.9.-. 9/.4.3.39/.7./007$. 05.:7.32:82 .3.802:.3..0 0302..3:9&22:$.8/.39.:944  -..2079:..9/.28079.3.7.9.38:.:9025.9.25. 5:32.507080..3:8.4389&22:$80.2507.9: .-07.3 /.2.3503.20343.3 4947907 ./.3-07:93 4 8047.3.3/. /. .203474981.3.9:  8.    .944203:3...3909.2:3 90707. 05.3 $:/..-..3:347.:95./.. 944/.3/-07..8..3 202.3.8 80-:9 944-.944/.2-.2. .2038::732.    $.39..070093.8 8047.507.33007$..909.-07. 3../:8.438 %44:9.8203.25.8.703.:5:3 80-.5.35749.8 8. .781..3 8.7.3503443 :.9...7.8050798.9  8..2.33.9 ..5.:7.9: 48  .:5:3.2/.3503.:39:20303.757.32:9.3..-07. 2.2:0/:.4-.7 9.3.-071:38:39:203/::3944:9./..7.3%..02:3.23.37.. 8.::39:-07.39445749.9/825:. 203:3..5&22:$2./007$..33/.5:3:98079.  ..9483..:.38:.0-802..780-.  203.:7.5:3.438. .73.39.3.99:/%' 47. ./-07-.5.9..39445749.5273.  8.38.- 02.:-:3.9/.8.3.-.5.  8..5..9.9:8. ./. .3.2:3..3-07-.3/.3-:7: .2./:.&22:$ $49.     07/. .9:..7.305.7..:-8..0 0302.3:39: 203.9:9:505.-.5:3./03..2030:98./007$.07..9/.39./..3.33..590.3.8202-.7.-. !073.5:.    &22:$ 897438:.31:383.7./.203./..3 /.3.9.. .9.7 .33.3 507.390780-:9907/. .35.3.2:3  /88..202503.8:.3.8203.9.73.3.2./8484.3-08.3 203..5..507 .-..8-.3944:9./.9 !03.7/. 9/.9.7.:39: 203..7...7:&22:$:39:2005.8047.7/.2-.-40/.25. .3..8:.25..&22:$  80203.3503.2.3944 /..3944-:.3 .3..3/.9.9.3-:7:2.2.5. 7.39.9: .8047.33.380-..9/..9-.507:/2.3 802-.8.2..9 ./.9/.. 944 /.3. 079:.079.9...     %44-..39.9:./.:.. 2079:.2:95.944/. ..3.9:39:-0.9./..3  .39..2079:.3.3-07:-.2.2 34.. 203:3. ..3/-.7.3.:7..7./.3  %4439..234..3.9-.9.0 0302.7.7.25.809::/03.38973. .2.7.. 8.9.3.380-03.3.203..2.34947907 50739..48:.318 3:3.8.703.3203474981.9203.9.....25:7.2..38.9 80.     .:7.-:2079:.3.4..-3.7.2.2 .3.438.5.

$0993 .

.:3 5074/080./.350789..3./03.9/.8.5073.5../.33.     %025..7.7./.38.9: 7:.:900543  8.7 80.3.05.0 0302.7 -:8:7:8. 50789.702-7./.  /.2 :95.9/-03.3 80.9 %025..390780-:990..944  %44/.9:  9025.3..33 .2.8.3 :.98:..079..2.:50703.9.25. 0.7 .9.7.0 0302.9 20:8.079.3 /.25.93.3 .. 205:9.234.079.3./.9 503.9.33..80.3/.39/.39...-071:38:39:203/:5.3:39: 203:3:.3507.7..920./.3203:3.234.1:38.8./.3./.9025.9/.3:39:202-. $:.9:/.8...23:0-0.079..30-07.3202-077:.7 .3.202-:9:.7/./80-.39./.30.3.4.39::.9/.9: 4.50789../007$.9:0.3.2030.3.3 0907... %025..3808:.7.3..8  0.34 %07.:7.9: .7.3-0-.7.3.7 9. 8470 2.7..3:. .9/.    .2025:3.78047.3:3..2./.8.    0..993.5.234.7 ..3.-07.-.3-07:9 :.-./007$.0 0302.3...9203:3.3-07./..3 %072./.3/:3.38. 0/:5.90780-:928.3.25. -03/.3 20..8...   .3 8:..3.49..2.389.3:9:  02:3.3...9.37:./03..7.8.9:907.39.30/:.323: 80.3 203/:5.7/..3/.  .203.2 :95.2:350789.33/.32.39.. .2:38:7.:25.:3 0839.307. 203:3.897.3  ./.-. .20/:5.9. .0..3/3.3-070-.3848.8:..0.  8.9:50789.5./.9-075.944:.80-.3 905.:7.2.7/.805079 5./  :38.39025.3.03.2..780.80-.380-.3  .3./.203. .9.30.:7.2.9/2.  8.079.3/.3.3 !03.7 9.25.9.4.-07:5.39../:.4.8:/503.707/:3..350789. /../007$.5../7.8.:.73 503./50.7..993.8 0/43820 8079.7.3/.079./... %07..2.8.-.7.3-0781.850.3..-./.9.320303...50/:.3/..503..     $:../. /0..8.9/.2 80...2-..3907.39025.9..3-:.8://.3 507-.80:07.30:.&22:$8090.380.3./.3-07:9 .8...3203...3203:3. 2020393.3 /.3.2203..8.3 .9025.7..9.9. 202-:9:..3/3.. 50789.:0..8.918.3 507-.3503.3.3-03/..-.203/.3.7.3944 944/.7.9..

.3 47.8.7.8:...3..333/8..2-80.31.785749494%49025745. 2..7....9/..8.7.:9.3-07:9 .7..      2..:502-.7.3.9.309../.9 2.8507-4.3:3. !08.3:39:203.8.9. !079039. .25..808:.7.234.3.7..7.3.03203:3.9 %09.79508.3.3/..3.9.9:2.3.7.3/4743. 047 !07:25.7 -8..9  2.3.203:3.9.8:.38.     2..9.303/.8 8.3502..2/7/0.-079:9:7.9..3/..9:.:90787..8..3..3.399..2.3247. 8. !079.8 !07-.9.3-078.3 2.5078431.3 %07/.3502.9.32:339078:7.3503.9/.3-07:9 8:.3.2.37.03/..3 503.3907.52:33:.3203./.3..3.0 0302.8.3-..:39:-07.25.: 5:-3..8.  %.3 -.9    %02.3  8.3 0.320../8.808047.3.7.93:803.3/3.:93/.3.2.3:84 :12820 $30/4 !.2:95.305...3.3.3 2...3508.: /. ./  89.7..90787.9. 0/43820/.3.-.3432:82.234.7..2:95.0 0302.:9:9:73.3809/..3203434.25:203.  502..3 907503.8../007$.503.. .9207:5.39.7/.:.5.8:.:.3/:5 909.39/.3.39.2/03.3903503.3./03....-.897.3907.38.9..: .3/. ..3 80-.502-.9079..    $02039.:508.3..3/9:./.3.3/.3:.3.:39:2020.3 /...:7.380/99..3/8.5..3907/./03..9. 8.323479.:3. 03/.  8..280.9.897.2 :7.7.5503.2-/.25.9503:8.3..7503/03.39. 0.7.3  8.9-07. ..8.734.88.2.39.-574-02.:47.5.3.5 2025079..25..3.9.-07..203.7:40.9 /5..3-03/.2.3743 94908 09432.39:2 /.39..8.3..9.2.350789.4-.3/3.8:8.8.9..-.8.805 3 -.3/.207:5.9.5./03..-..9.5.3 .. -07.2.790 $079./007$.147.079.2..3$07..8.7  3. :7.7.9.:9.7.-:32.9:202-.7..:7.:7.3.7/...8.3508....33.&8.3.3503./.7.38.3203/.7. 3./..9.9/../.9.3205:9 !078431.

39. 802:.3$07./.8.9.03/.3907./.8..5:3902.3.3202-.350.!03..50/:5.7.8.8.3/.3/0/.3/902:..3    $:/:9!. $08:.079.8.907907...9039.:78  /03.9...52.079./007$.3/.090:.3.39:-.::9. .72.734.03.3944.23007 507.7....:7.8.3800/.9.502-.3/:53..079.:203.39.5.9.3 /..8/.30/:5.34.7.52..3/:3//.3/.:-07.0/:5..3/.079.909.90780-:9  /.2.3507-:.9.:902..:./.3/03.:..8:../.3.00302..2203:8. ..2.92038./.897.9:.333/.7.37.3.3.3503/7./.9/..7..33 0.3.//.9:2.7.2.9:&22:$.9:.9.3.3  5.7503.7.3..-:.5072.3 8:.9.30907.33.8.740/0/.3/.380.3  07/.

3.3/.!439 1'0 $:/:9!.3/.3.3.7.3 07.3207:5..503.907/.3  $:/:9!.7.7.7.7.3203.3/..3.3.8..25.079.35.39.5.8047.2..5.3803.3/5.7..95079.:/.3.7.7.7.  $:/:9!.503.3/03.50...3503.9.

20.3.95038..897.2.9.9/.7...9.3.. ..3/7503.3. 3.2589:.50789.3.35079.234.7.3...8://4743.3.3 .. .950789. /.78-08.3907/....3.5.8.9/.35.039 3..:80.9203.5.:39:203.2 203.8:3.503//..2...39./2:.079.90780-:9 !02-.2 :95..3 9072.2.079..9.3.07 3.50.59.3907/.3203.580.77.7.2.3.705. 503.5.     83.:5.380-.039  $:/:9!.:/.9 //.03/.3.72.8.      3..503//.3 .3503.3.23.:-07802/. . .  !:8..09.3 .5079./.3/507:3.7.3/.35.079.9.5..: ::39:944:9.947 4-807.8.9:  8...!439 1'0203.18 05..503...9474-807.7.88&38:7897384.. .:/.079. 3..7.3/:3.07...22.3  8. 203.909..3.502-.3203.95038..0.39..5..2.5..47.3503.2-3.8.207:5./.079.7.2.3944  93/./0. 3.9//.8.72..77..2.897.0 .33.3.3.3..3 202503.-8.:.23./03.5488/..9//.7.37./.8..3$07.. 3.5.7: 502-.079.9.77.3:.39/.3/./..:39:202.2.7/.3/7803/7/03.7.2 507843.074238.7.8. .7./..3/. .3503.9479097/5078434238.3.7/.9/-0/.: /...32025079. !:8..9.280-:.33203085708...3503025.897.3202-039:. 50789..  .7./.9/....7.80-:.  8.503//..2025:3./.3 .3/8..9.25.9474238.9/..77.3 .3-07-. ./7 20344/7/.8.3507843...3.3907/.7.2.320.3 80-.3-07:9 :203:..7. .9:803/780..7.32..30/.2.3.3205:93..039 8079.2.8079. /.

90-07.7/:3./.897.5.88..80.3.5.203.5:38.8 203. 3.380-.7.3.8.8..9/907.8..:503//..3203892:.. 3...0.305. 90.35027-08.7./.3/.9.8.8-0-07.37.390780-:9   !07.0.3   0./. .7..3907.3503.3 507..3  &39:/..3-073.5.-.8./..234.9.3 09/.5...9:.3802:.9.079.3 $03847  .57. !.3/-.-07.35.9.28:.9/:3.897./007$..7.7.7.3.3 100  $.39:35.3..380.503079..3.2.5 502-...8.3825.3-.3574908   08.389:.2507..38..9.://.5...2 .3.-.9.3..3 3900.8.897./...897./007$.8:2.8 89:.7.3/03.9502-.:5073.897. /.2.7.7.88  &38:78973834./.3/.9.7-07-.33. 3.503//./.9..07/.3.2./03. 205:9  !033/07.3503:08..8.3 .8.3  090793/.9:503.897..3202-.202-07.3 #.3 503:..3907.7.3:8.3:.3 9.-.9:.3-08..0 0302.9 /.3 057-.3.3 80.3.8..9/..897.3.3/..9/.897.848.:8579:...3.9:08.9.35.920..:  8039:.7.. 2.38079.5.7. 8:8.4394 /.8./..89:/./.5. /.2-50.#0.3/./.3 20207:.202507400-03.. 80.35.8:.3:39:202507:.08909.3.70 3.7.:-09:.32.3...3/:33.8:503:88.3  &38:7057-.203.8.2/:3..0.3:8..7.7.. 02.2-./9././../. 205:9  .:38:705033/07.3 57.3 //.3.5.2203.3.897.:39: 2020.3203.8.!02-.3/.2.503//./.503//.39.3 2070.8.9.3/. 3.7.9.3.24/073 9072.9.98200/:5..503///.8 3..-07-:..7.8.3:7.374.8.8.7 !03//.3 0-03.9:2070.3..3.9:39: 207.7802:.897...:5..../9:39:9.38. .:..3. 3./. .39. 05:93.5./...503:88.9. 39./..7.2 080:7:..8.30.5.5.3 !03:8 503:88.3 /..3/4308.547.9  039:503//./.5:  07/./.9...-07:39:3.897.3/5./.7.3/.8/./03.390.3/.38.3 50/03.8079..-8.323.35030.9/.8.8.8.3.0.3.3:..9203:/07./.2.2503.389:.7:.380.897.3.9../.32.   08..038708543/038024843.:3.:5:39/.8../3 9072.57..5.3..3503.38.3803./.8:2854891/.2.3..2439.203./.33.0 0302. .7.:7.3/4308.8:.897.7.850389:/8.2./.  .7 .4394 .7:93//.3 202:33.9 .808:.3-07.390780-:9//.2 0/:5..3202:33..3/:3./.7. $.:7./.3/.3:8.9.:39:20308547.38:.3435700385907.234.3-0-07.3.-.-..30-/. .203.7.3 057-.7.  .8.503//.3507-:.:38:7..7/.8.:9/..-071:38203.3.39.07/.7.7.8.3/:3//../.357.3 09/.95.3 502-0-.//0/./.3$48..8.75.3#0:8 .3/.

.2.. .

:3.202-:3:.7.80.347.39./... /73.2.91 .7.7.3.3#.3:3 .7.850 7.3 -..-07.9.7.3.3./. 20302-.7.    0.3..3/.5 -:.3-07..3.. 0845.3..3/028025:73.9/.5.3.3-..-07507..3/.3/:50-.3503.503..3.3-07:9 $.7. 08..9907..202-2-33.78.92:/.-...3202-078.7  -:.././..7  %07-:.3.8.305./007$. #./9.25...8.9.3/.3-:907.1.78..9 -.49.7.8.0-.803..079. :38:7 :38:7.3-:  .897.503.507./...0 0302.3-:/50079.-8.58.9.3..9..39.3-07:9 ....9.09 .:.3 09..547..3..2:95. 8.8:8.1 9: ..3.80320203/.3.897.3/.7.3./9:380-.:9907803:20 %.9:7:-:3..090397..39.5.  .9.8..38079.1 :.234. .3/03.../.907:9.9. 2.8-07.  80-.3.7 /2./:5.25.2203003.9...:503//..3.8.8.3.203.:3 !:.3.80.  8..9:0:.3-.2.2..38..9/..320.3  ./.539:8:7.: 503. 2.39...5..0. 03/..203/03.2:5.9./.:/80-:9-07.35.9:203:3:.2:95.3/.3 $.93  080.3.79:.5.7..897.8909.:2.8.9:/..8.39.3089098/03.3203472.:39:/./. /48.:.3.5..3..30802-..809.#.83..3-. .93.9:08.8202507.8007.3/03./.85003/.320302-.5 .3.33.3/.302.7.32030.9.70:8/.3 3/4308.32003..5.2.3.7.3/.3/.2.30807.8.4.907/..9:  $.3-:/.....38:3203/0.3 .380-...897.5:8/48.3  .3/7:2.3/02..320.9.3-.31.9:03/.3/.3-0703..: 9.3:8.9.7./../..2.9.3 47..3 .7...28.3 5.-.80-.98079. $02:.70:8/.3.9.39..3503../.3.47.90:9:.2.-80-.3.30:. :..7/:/-07.3203.3.993.3/8.8:.:.3.9.907..25.8..5.3.      .39..947.:08909..32.7 8.2.39./.8:8..38./ !./.8.../.7..7..30.38:..3845. ..203:.30/:.8079.8.0-70..18.3503.3.9.5.39.58039:.3.7.90780-:9 28.3/03.2.3/. %07/.9907.7.7.-.:  8../.3907../.80-../.98.3.2.3.. .3-075:..1.5307.././.3/../...7.3 /:5./50. /.944202-073.509:3:-.9/.39.203. ..802../.38 0802-...7.5203072.3..7../.3803..47. -039:/... 2..7.:../02.3.7./.3903 ./..3-.39.3.59/.7.73.9  !:..3.-05.-.8.35.370:8/.08909..3/:-:3..     .:7.:..52.-.3080-:.3...8.3.3057-.9.5./.2.05.8./..3/.303/.9.3/.3.303//..3:8.3907.39:.8.9025../.7.2-.. .3..1 2.07.-  .3..5.2 809. .  .:.//03.33..8.38:33.7.

/. -:2.:7.8.. 03..3.25:20307.38030..803/7.3.7... /03.:.7...780.9.9:9/97:/.5./...54891 .53/.3-:7:/. 0- 0--..3...:8079.:.9:.38054891/.3.805.3.3 /.7.$48.3.3 30.     .5.3203.  .3 /.5..3..30--./5.34.2.3/:5-070.3..3 /.7:8/9434..3.9.3 80-.05.230/:5.3/.-9.203.83.3907/.234. /.3-:7:  $05079.305.3 20302./..83 2.7 .3.5.9.9/.7.32.3-0.. 9. 203472.3/.:3.0.28.39:.87:2.7.::50-:9:./09. ..7.3  8.9:8..3.3-0:22.3 /2...207:5. 47.308. /472.2089.507:/.9.202-.3.380/07. ./. !03:820302:.47.380.8.8...3-0:22.3808:..18.39..:39:202-.79..907808.:50393 %09.:..:.39039.7...8. -:7: -03.234. 0-078.39:2.2..80507928..3.95.73./007$.3203.2.3-. ..220307.9.38:.590-.3.3. 0/:..30-:9:.3 8. .47.7.8.3/ 2.2./..39/.:39:-0793/..3 8..808047.39:9:.:&22:$ /:5/3007$.31.00302../8./: .3:8./:9/.9/..32.3/90. 202-..90../.3.913..907.380-.:...393.:7.7.3.2.93907.35.3.85007.2-./.9/.075.2-8090.33.. 203.39: -.2./03.3502-.9/.35.35.35.3907.202-0/. .3.3203./..25:203008.7.-8../.39.3..33.25.3202-. ..2.33.3-.3-07:8.33..:507-:.833/./03./:9:-07.0-.38.2.91507::. 07::3./:380.3 -075..808047.848.378.-07/.9/.380-.3/3. 8050798047.3:8./.39.920250740-.39.7.. . 3-8.8848./...:5:3.8/:5803/790758.9 $054891.5.33.8:.0--.8:/..39:.-..3.8/.47.0 0302.-078.3/507.:7.  .25.3/.3 ..3 508. 0./.3:8.:5:3 9:.9.2 !07...079.3/2../.3.3.3.7/.  !08.33.::5.-.357.3  02.3  ...3   $34588 079..-.29.7.82./.7.9.3808047..3202.9:507:/8.9:.3.380-.3.208-07.3247./ 39.9 -8.3-.2507.30/:5. $:/..03-./.3033.39: 203.3./007$.33.3/.39..39.9./..8.802: 897/039/03.347.8.380.3 803/7 :39:203.5.3./.502-.2:3 9073.3-072.3.907.

9/.4947907.3..9.39.7.5&22:$-0:2-8.8080/07..9.9.2.20/:5..3/.203.30 8:/.99../.570209073.7 /.3.7 02..3.2-./".9. 90742-.-  ..5.75. /. 5079.3-:7:2. 2030-.3.320:.3..3800389..:.9079:3-07.3/.9.3#:.-.-. !0739.3/. . 50739.3  .93..3.5..3.3.3 00.::.3 /-..3203.32:9..8.:35073.20. .5.3.2-3/.8047.3.9 $073907439.3.

.9025.3.:.3.3.3 :2:2.9.39/.32.3.9-07./. /05..8.3203.. .3.3.. .803/7  $073-07.8  $3..503.7..- 07.-.2.8:.7. -:.9:.3/0.30.3 :.9/.80-.90780-.7. .7:8/7.3 902.350739.-07.8.3 /9:25:-078..8:7.2079:..20.../.3203.5.39.:9.7.3.97..28.8..2:/.7.3.33.3503. ":7 ..8.2.08 9.9: 0:.8 -. %.39.030.3 .3 202-:./. -.3/03.33..3...9:/.9025.203.5:.4. 49.-09:-.33.3 .2.7 .80.:.3-8.22:82.-0-07..02.07.9.0.8../05. 207.2.8.8803. .-.3.7/./03.3:07.9.3.-9:/.3203.:39:..8 .8.78/./.890344.3.3/./50.8/ 2.35734947 $03.7./.3.3.3 42:3..0.9. 203:7:9.5.3.-8. "./..35:9:8 .7  &39:2070.3.373.50309.8:.3.2.2.8.25.2 /7 2032-:.08. /:3.9.993.2038::7.3.2  .5:3203039.:/././....33/4308.39.73.7-:.3/7:2.3507:.. 0:7.3-07.7.-07.3 203.2.323479.3./.3.373.3.709./.8./8.89...3 . .43/8.:2....75.5..3..2.-:.. ...9.3 8050799/. .3.0. 7.39:8073907..3/.35. 2025072.2:82.2 $02.9  $090..3 47.3203:7::39:2005..2070.3507-:.9:.790.8.2.:/.4050.808.5073.31..7/03.039 8079. :.50.47.3..3/.2 909.203:7:950739..202.390780/..3/./ 3/4308.7!07.33.98:.3-07..3-0.39: :39:203.3-078.8.5.2070./.  $0.2.380-0:23.347.30:./03.3.9.3808.3.07.-.3/:33.73007.80/9../..33.:/.0.23.9/73.902.308.4. 30.75.2-.7.0-507.2.305..-: -: 04254203..7/.52.-202-:.907/03.&22:$.3202.7:8/5880. .-07-.31:384949 3802:..9.9..9:7. 8:.2:82..302-. ":7 .9078.9:7..2-.5.3907..7.9.- &22:$.7.3509:3: .79:90./.09.:. 203.5:7./03..8.3.8...9:9:5-.8/ 2:84.3-072..3.7.3..1 4949-:.39/.8.3.7.9.3.2.30/:././.300.32033.32070.-.3-:.-07:8.39/.:9..3  085:3/:5/:. ..4.29/./.3/.2.:58.3/..7./.8.3 9..2-0. -::2..90& %073.93.3:39: 20302-.&22:$202../.809/.-.3203.9025. 3...79.89.:8.3.902.3 /.32032-:.8..33. 507.7 2.7.8.7 9.8.39.30.7$.3-..3/.  $0.80.  085:3/:5.39.907.2.3.78:.5-:.907.203.3/%'.3.5078. .740/48.39039.0723 &22:$207../03.33.9: $:..3202443 0:.573 9.3/./.8.2.73.8/..3203.9 93.37.7.202.907:./.0.7-:.3./2:.2.1..3/.202-:..3/.7.2/.3./.-:./.9.:7. .3 :897:/03.-07-.39.52070.39.147:28.2.3  ...7 207.:5:3.8.3.7..9923:8.4.7..993.3/.703.7.703.5./.9.3 .3 9/..2202.3 73.79././/.3/.2-.23./9079..9..947.3.3..3.5.2.9.385479./.3203.-80503:3./8090.9.3/7.- .3907.29:-:3.07.9./.3.3.203.3.-/.:3 5080.04254-07/.3/300747.

3...2.9-..::38:708909.91 247.3...9:.3:8.34.88897:9:7.8 ../423.78. .897.3  .3 .-07:5.8/.380-. 24/073.203::2.:39:20. 2.8.389738/.:7.3$07..3/.0/:5..91-0720/.8.234.897.9 &38:739738205:9  :7.8.-..7... -:.7.3.3/.3 07/.8.2/.:3..3.8.8.7.3-072.95.3393.380.-07.8502-.3/03..03/.808:.-.9./.33.2 2..3202-07.3907.3-07..7./.3.5.7.../007$.2.- -..!:8  .082:  .9: 202-:.80-...9..70./03././..03/./.2.897.- 80-0:23.....8..39.8.-:7.34.2:/.2..39. 3.39.3/8.3/.32:/.5.8..390478079.2./007$.88:38:739738/.2507.9.31.7.3.3$07.7..00302..792070.3408.370:89.25.  ' !&%&!  0825:.897.7.30-50393.9/825:. 2.3 021:38 :387070./.7.39.37..3905..33.0 07503 8079.37.92070.3..0 20302..3..:7..91 089098 //..3 /..-07:9 $.897.

3503.3/:3.7...!49 903503..3.:7.3.90384749-./.

.3-.8. 2.:28...3.2. ..29.2.3.55072..3..234. $0/..9/.380-.-./.9.3.3-07.3.3-.3-0781.3.33.3907/.8:3%44/.3.  ./ /-0-07.35079..3 /:8.3.234..090:.9::7:9.3.9 .2203..3..5.7203.3..8/.5.3.... /..9.7..8.3.3/:3..203:3.8.7.3...5.8 -07848.03/.3.709/05.:5.4.2.9.0/:5.93.8...:.   %02..8.8.8/03.7/.  .3 .707 08-:..3 0-.8..090780-:9907.9/509.203:3.9.23.32:82.9025.9:/.203./.9/.9..3 503.3... 850.:..390.38./03.: ::39:944 :9../.38:.93 $:...907808:.8:5072.0-.9.70:8/.32.8.5..-.2.5.3.2/7/0.30.0 &22:$ 944.92085:3.3-./2:823/.8. .7 205:9.381.808047.9 .3/.3/.7.3/..22.39.3 .2. ..3802.3./.3   ./03.8   2.8.050393.   0/:5.9.2:32.   .5809.9:5078431./.7. 9/..9.39.3-078..3/..9.0/:5.380-.4.3..8    $:/:9!.38.9./.334.9:39::98079.52025079.-.3 944.3 8079.9:5.:.7.7073..5 . 3.3.. /.8509025. $9.:3 .23007507.25:203. ..3 ..3 203:3:3933.3/:5.9./...3503/7.9/.93/.39.3.3/.:.. .47.3/03.4-.79025.7.:5.3 .3/80-:.805079707081   !0344..8..8 -./:.-.3/.7.3/:5 909.3/-./.

!03:8.0   :7..908.8.70.3/.2-.380-....0845.3202-. 203.3  !02-..079.0   07503  !:8  !$$  &38:7397384.3 $% #  !03079.3 && !$  %% !#$ %!%#  %#$ !&&  ..3..374.7..9:8.3..3944/.5:3   %#$ .: .1-.234..3/.3./.9.3.:.  4.0.80/9 ../.$.39.70.75.38.08909.34...5.87.-07-:.3!02.7.90.8.897..  $8902.3.3.33.807.3  9:.9.3$.0 208.:.39:  203.9..580.2.&38:789738...9/.  .30--.8.3:/:  %::.38079.2-0793...7.203:.   !03079.3/. 3..3.3!03:8.3.7/.2./..8./.848.2.2.3.3.  094/0!03:25:.2..32./.7.3. 8.897.9.3.8/907.

 . .!49   !0344.3          .    .

7.  .9.

8. 8./007$.    2.9    %02..234.2.9 ..7.3..03/..    !439 1'0   &38:789738/.39.:7.3$07..$0993    .00302.37.. ..

.  .47.8909.   $34588                  .$48.#0  - .  / .