P. 1
Apa Sih Motor Step Itu

Apa Sih Motor Step Itu

|Views: 14|Likes:
Published by befan_gaul

More info:

Published by: befan_gaul on Oct 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/15/2013

pdf

text

original

Budiari Setiawan 030900183

MOTOR STEPPER
Motor step (stepper motor) adalah salah satu jenis motor DC yang dapat berputar pada langkah tetap dengan besar sudut tertentu. Tidak seperti motor DC biasa yang menghasilkan gerakan putaran kontinyu, motor step menghasilkan gerak putaran diskret (gerakan yang patah-patah) seperti terlihat pada Gambar 1. Besarnya sudut untuk tiap langkah bervariasi antara 0,9 hingga 900. Motor step digunakan pada aplikasi yang memerlukan perputaran pada sudut tertentu namun tidak memerlukan umpan balik dari sensor posisi. Sudut perpindahan dapat diketahui dengan menghitung jumlah langkah yang dilakukan dalam satu putaran.

Gambar 1 Perbedaan antara gerak motor step dengan gerak motor DC kontinyu. Sumber Gambar : Grant, 2005 Motor step adalah satu-satunya jenis motor DC yang pengendaliannya dapat dilakukan secara open loop. Contoh penggunaan motor step dapat dilihat pada printer, scanner, dan floppy disk drive. Gambar 2 menunjukkan contoh dari suatu motor step.

Saat tidak terhubung catu daya motor step jenis ini tidak akan menghasilkan tahanan magnetik. Gambar 3 Komponen motor step Sumber gambar : Kilian. 2000 . yaitu Motor step magnet permanen (permanent magnet stepper motor). maka gerak dihasilkan oleh interaksi antar elektromagnet. Gambar 3 menunjukkan konstruksi dasar dari suatu motor step. Pada motor step jenis reluktansi variabel tidak terdapat magnet permanen.Gambar 2 Bentuk fisik motor step Berdasarkan konstruksinya motor step dapat dibagi menjadi dua. Motor step reluktansi variabel (variable reluctance stepper motor). Untuk selanjutnya pembahasan difokuskan pada motor step magnet permanen. Motor step jenis magnet permanen dapat bergerak karena adanya interaksi antara magnet permanen dengan elektromagnet yang dihasilkan oleh arus elektrik. yang terdiri dari rotor berupa magnet permanen dan stator berupa elektromagnet. Saat tidak terhubung catu daya jika digerakan pada motor step jenis ini akan terasa adanya tahanan magnetik. dalam hal ini jenis magnet permanen.

maka elektromagnet atas menghasilkan kutub Utara dan elektromagnet bawah menjadi kutub Selatan. elektromagnet atas menjadi Selatan dan elektromagnet bawah menjadi Utara. A + dan B + atau A – dan B – maka elektromagnet atas dan bawah tidak aktif. Gambar 4 menunjukkan rangkaian dari suatu motor step bipolar. yaitu unipolar (polaritas tunggal) dan bipolar (polaritas ganda).Berdasarkan polaritasnya motor step magnet permanen dapat dibedakan menjadi dua. Metode yang paling sederhana adalah dengan bergantian mengaktifkan salah satu kumparan (AB atau CD). 2000 Terdapat beberapa metode untuk menggerakkan motor step bipolar. Sumber gambar : Kilian. Jika diberi polaritas sama. Contohnya jika diberi polaritas A + dan B –. yang disebut metode satu fase aktif atau sering disebut juga wave mode. seperti ditunjukkan pada Gambar 5. Dari Gambar 4 terlihat bahwa setiap dua buah elektromagnet yang berseberangan sebetulnya adalah merupakan sebuah kumparan dan disusun sedemikian rupa sehingga jika kumparan dialiri arus kedua elektromagnet tersebut menghasilkan kutub yang berlawanan. 1995 . Gambar 4 Simbol dan diagram pengkabelan motor step bipolar. Sedangkan jika polaritas dibalik menjadi A – dan B + maka kutub elektromagnet akan berkebalikan. Gambar 5Metode satu fase aktif pada motor step bipolar Sumber : SGS-Thomson Microelectronics.

1995 Untuk menghasilkan jumlah langkah yang lebih banyak. . Gambar 6 Metode dua fase aktif pada motor step bipolar Sumber : SGS-Thomson Microelectronics. maka pada suatu motor step tidak hanya terdapat empat elektromagnet. sehingga dihasilkan jumlah langkah dua kali lipat lebih banyak dalam satu putaran dibanding kedua mode langkah penuh. Motor step dapat menghasilkan 4 langkah saat mode langkah penuh dan 8 langkah saat mode setengah langkah. sehingga posisinya selalu berada di antara dua elektromagnet. tapi dapat berjumlah lebih banyak Meski demikian untuk memudahkan pengaturannya. 1995 Metode satu fase aktif dan metode dua fase aktif sering disebut juga mode langkah penuh (full step) untuk membedakan dengan mode setengah langkah (half step). Pada metode ini magnet pada rotor akan tertarik oleh dua elektromagnet yang bersebelahan. Gambar 7 Mode setengah langkah pada motor step bipolar Sumber : SGS-Thomson Microelectronics. setiap elektromagnet tidak diatur secara individu. Mode setengah langkah menggabungkan antara metode satu fase dan metode dua fase. seperti terlihat pada Gambar 6.Metode berikutnya adalah metode dua fase aktif dengan mengaktifkan kedua kumparan.

Langkah A B C D 1 1000 2 1010 3 0010 4 0110 5 0100 6 0101 .namun terdapat beberapa elektromagnet yang disatukan pengaturannya seperti tergambar pada gambar 8. Untuk dapat menghasilkan kombinasi medan magnet sesuai metode yang digunakan. Gambar 8 Jumlah langkah gerak motor step ditentukan oleh banyaknya elektromagnet. diperlukan kombinasi sinyal pada masing-masing input motor step. Untuk motor step bipolar kombinasi sinyal yang diberikan pada masing-masing kumparan untuk mode langkah penuh terdapat pada Tabel 1 dan Tabel 2 sedangkan untuk mode setengah langkah terdapat pada Tabel 3. Tabel 1 Kombinasi sinyal motor step bipolar untuk mode langkah penuh (satu fase aktif) Langkah A B C D 1 1000 2 0010 3 0100 4 0001 Tabel 2 Kombinasi sinyal motor step bipolar untuk mode langkah penuh (dua fase aktif) Langkah A B C D 1 1010 2 0110 3 0101 4 1001 Tabel 3 Kombinasi sinyal motor step bipolar untuk mode setengah langkah.

Gambar 9 Konstruksi motor step unipolar Sumber gambar : Kilian.7 8 0001 1001 Selain motor step bipolar terdapat juga motor step unipolar (polaritas tunggal). Tabel 4 Kombinasi sinyal motor step unipolar untuk mode langkah penuh (satu fase aktif) Langkah A B C D . Gambar 10 Simbol untuk varian motor step unipolar (a) enam kabel (b) lima kabel Untuk motor step unipolar kombinasi sinyal yang diberikan pada masing-masing kumparan untuk mode langkah penuh terdapat pada Tabel 4 dan Tabel 5 sedangkan untuk mode setengah langkah terdapat pada Tabel 6. Disebut unipolar karena arus pada kumparan hanya mengalir pada satu arah. Pada motor step unipolar masing-masing elektromagnet diatur secara terpisah seperti terlihat pada Gambar 9. 2000 Gambar 10 menunjukkan varian dari motor step unipolar. tidak seperti motor step bipolar yang dapat mengalir dua arah tergantung polaritas kumparan. yaitu enam kabel dan lima kabel.

SGSThomson Microelectronic. 2000.. Robot Builder’s Bonanza. McGraw-Hill.staff. 2005. HEDS ITB. 1992. dan McNamee. C. B. Kilian. Sumber. 1995. A. L297 Stepper Motor Controller.. dan Indra Djodikusumo. Design with Microprocessor for Mechanical Engineers. McComb. A. G. Muljowidodo K. 2003. Application Note. G. Matthew. Freescale Semiconductor.id/2010/04/14/apa-sih-motor-step-itu/#more-102 . McGraw-Hill. M. SGS-Thomson Microelectronic. Schuler. McGraw-Hill. Stiffler. Build Your Own Workshop Bot. Quick Start for Beginners to Drive a Stepper Motor. McGraw-Hill. 2003. D. Modern Control Technology. 1996. L. M..uii. CNC Robotics.http://nugroho.. Industrial Electronics and Robotics. G dan Predko. K. McGraw-Hill. dan Histand. Langkah A B C D 1 1000 2 1100 3 0100 4 0110 5 0010 6 0011 7 0001 8 1001 Daftar Pustaka Agung Nugroho Adi. Components and Systems. Mekatronika. Christopher. 1986. 2010. Alciatore. Williams. Graha Ilmu. Delmare. 2006. Mekatronika. W.ac. Grant. Introduction to Mechatronics and Measurement Systems. Application Note.1 2 3 4 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 Tabel 5 Kombinasi sinyal motor step unipolar untuk mode langkah penuh (dua fase aktif) Langkah A B C D 1 1100 2 0110 3 0011 4 1001 Tabel 6 Kombinasi sinyal motor step unipolar untuk mode setengah langkah.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->