Pedoman Penyusunan LAKIP

Setiap instansi pemerintah berkewajiban untuk menyiapkan, menyusun dan menyampaikan laporan kinerja secara tertulis, periodik dan melembaga. Pelaporan kinerja ini dimaksudkan untuk mengkomunikasikan capaian kinerja instansi pemerintah dalam suatu tahun anggaran yang dikaitkan dengan proses pencapaian tujuan dan sasaran instansi pemerintah. Instansi pemerintah yang bersangkutan harus mempertanggungjawabkan dan menjelaskan keberhasilan dan kegagalan tingkat kinerja yang dicapainya. Pelaporan kinerja oleh instansi pemerintah ini kemudian dituangkan dalam dokumen Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP). LAKIP dapat dikategorikan sebagai laporan rutin, karena paling tidak disusun dan disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan setahun sekali. Pedoman penyusunan LAKIP tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Kepala LAN Nomor 239 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan telah disempurnakan dengan terbitnya Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang diterbitkan pada tanggal 31 Desember 2010. Surat Keputusan Kepala LAN Nomor 239 Tahun 2003 tersebut masih berlaku hingga saat ini sepanjang tidak bertentangan dengan Peraturan Menteri PAN dan RB tersebut. A. Pedoman Penyusunan LAKIP menurut Surat Keputusan Kepala LAN Nomor 239 Tahun 2003 Beberapa pedoman yang diatur dalam SK tersebut antara lain adalah sebagai berikut: 1. Penanggung Jawab Penyusunan LAKIP Penanggung jawab penyusunan LAKIP adalah pejabat yang secara fungsional bertanggung jawab melakukan dukungan administratif di instansi masing-masing. Pimpinan instansi, sebagaimana tersebut dalam Inpres Nomor 7 Tahun 1999, dapat menentukan tim kerja yang bertugas membantu penanggung jawab LAKIP di instansinya masing-masing. Apabila dipandang perlu, tim kerja dan penanggung jawab LAKIP dimaksud dapat berkonsultasi dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pemibangunan(BPKP). 2. Prinsip-Prinsip LAKIP Penyusunan LAKIP harus mengikuti prinsip-prinsip pelaporan pada umumnya, yaitu laporan harus disusun secara jujur, obyektif, akurat dan transparan. Di samping itu, perlu pula diperhatikan: a. Prinsip lingkup pertanggungjawaban. Hal-hal yang dilaporkan harus proporsional dengan lingkup kewenangan dan tanggung jawab masing-masing dan memuat baik mengenai kegagalan maupun keberhasilan. Prinsip prioritas. Yang dilaporkan adalah hal-hal yang penting dan relevan bagi pengambilan keputusan dan pertanggungjawaban instansi yang diperlukan untuk upaya-upaya tindak lanjutnya.

b.

diandalkan. Format dan Isi LAKIP Agar LAKIP dapat lebih berguna sebagai umpan balik bagi pihak-pihak yang berkepentingan. evaluasi dan analisis akuntabilitas kinerja. maka bentuk dan isinya diseragamkan tanpa mengabaikan keunikan masing-masing instansi pemerintah. tujuan. serta kendala-kendala yang dihadapi dalam pencapaiannya. Format laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah minimal terdiri atas: a. perlu pula diperhatikan beberapa ciri laporan yang baik seperti relevan. Pada awal bab ini disajikan gambaran secara . dalam bentuk yang menarik (tegas dan konsisten. dan indikator keberhasilan pencapaiannya. Prinsip manfaat. Format LAKIP ini dimaksudkan untuk mengurangi perbedaan isi dan cara penyajian yang dimuat dalam LAKIP sehingga memudahkan pembandingan ataupun evaluasi akuntabilitas yang harus dilakukan. sasaran serta kebijakan dan program instansi. terutama menyangkut kegiatan-kegiatan dalam rangka mencapai sasaran sesuai dengan program peda tahun tersebut. yaitu manfaat laporan harus lebih besar daripada biaya penyusunannya. dan laporan harus mempunyai manfaat bagi peningkatan pencapaian kinerja. 2) Rencana Kinerja Disajikan rencana kinerja pada tahun yang bersangkutan. 3. mudah dimengerti (jelas dan cermat). d. b. Akuntabilitas Kinerja Pada bagian ini disajikan uraian hasil pengukuran kinerja.c. misi. 1) Rencana Stratejik Uraian singkat tentang rencana stratejik instansi. Disebutkan pula langkah-langkah apa yang telah dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut dan langkah antisipatif untuk menanggulangi kendala yang mungkin akan terjadi pada tahun mendatang. padat. Ikhtisar Eksekutif Pada bagian ini disajikan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam rencana stratejik serta sejauh mana instansi pemerintah mencapai tujuan dan sasaran utama tersebut. Rencana Stratejik Pada bab ini disajikan gambaran singkat mengenai: Rencana stratejik dan Rencana Kinerja. netral. Pendahuluan Pada bagian ini dijelaskan hal-hal umum tentang instansi serta uraian singkat mandai apa yang dibebankan kepada instansi (gambaran umum tupoksi).singkat sasaran yang ingin diraih instansi peda tahun yang bersangkutan serta bagaimana kaitannya dengan capaian visi dan misi instansi. mulai dari visi. termasuk di dalamnya menguraikan secara sistemafis . c. dapat dipercayai. dan mengikuti standar laporan yang ditetapkan. berdaya banding tinggi (reliable). tepat waktu. tidak kontradiktif antar bagian). lengkap. Dalam hubungan itu. berdaya uji (verifiable).

banyak. tujuan. Kantor Perwakilan Pemerintah RI di Luar Negeri. Perangkat Pemerintahan Kabupaten/Kota. Waktu Penyampaian LAKIP penyusunan LAKIP harus dilandasi dengan pengertian dan kesadaran bahwa laporan akan dapat bermanfaat bagi terwujudnya kepemerintahan yang baik. Pemerintah Daerah. hendaknya dibuat daftar lampiran. . LAKIP tahunan dari tiap Departemen/LPND. Setiap pemimpin Departemen/LPND. dattar gambar. serta pengguna LAKIP. metode. Departemen. dan sasaran perlu dilampirkan. LAKIP tersebut harus disampaikan seiambat-lambatnya 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir. Mekanisme Pelaporan LAKIP disampaikan melalui mekanisme pelaporan yang melibatkan pihak yang berwenang membuat dan menerima LAKIP. termasuk analisis fentang capaian indikator kinerja efisiensi. Lampiran-Lampiran Setiap bentuk penjelasan lebih lanjut. permasalahan dan kendala utama yang berkaitan dengan kinerja insfansi yang bersangkutan serta strategi pemecahan masalah yang akan dilaksanakan di tahun mendatang. Instansi yang harus dan berwenang membuat LAKIP adalah Kementerian. e. Keputusan-keputusanatau peraturan-peraturan dan perundangan tertentu yang merupakan kebijakan yang ditetapkan dalam rangka pencapaian visi. tetapi dimuat dalam lampiran. dan permasalahan yang dihadapi serta langkah-langkah antisipatif yang akan diambil. Lembaga Pemerintah Non Departemen. Kesekretariatan Lembaga Tinggi Negara. Kejaksaan Agung. sarana prasarana. f. Mengingat LAKIP merupakan media pertanggungjawaban dan juga menjadi bahan evaluasi untuk menilai kinerja instansi pemerintah. perhitungan-perhitungan gambar. Kepolisian Republik Indonesia. misi. dan dattar tabel secukupnya. 4. dan lembaga/badan lainnya yang dlblayai dari anggaran negara. Selain itu dilaporkan pula akuntabilitas keuangan dengan cara menyajikan alokasi dan realisasi anggaran bagi pelaksanaan tupoksi atau tugas-fugas lainnya. Penutup Mengemukakan tinjauan secara umum tentang keberhasilan dan kegagalan. Adapun mekanisme LAKIP adalah sebagai berikut : a. Markas Besar TNI (meliputi: Markas Besar TNI Angkatan Darat. hendaknya tidak diuraikan dalam badan teks laporan. dan aspek lain dan data yang relevan. hambatan/kendala.keberhasilan dan kegagalan. Jika jumlah lampiran cukup . dan produktivitas di lingkungan instansi pemerintah. pemerintahan yang bersih. Perangkat Pemerintahan Provinsi. Satuan Kerja atau Unit Kerja di dalamnya wajib membuat laporan akuntabilitas kinerja secara berjenjang serta berka!a untuk disampaikan kepada atasannya. dan aspek pendukung seperti SDM. Angkatan Udara. maka LAKIP harus dibuat secara tertulis dan disampaikan secara periodik. Angkatan Laut). masing-masing Menteri/pemimpin LPND menyampaikan kepada Presiden dan Wakil Presiden dengan tembusan kepada Menteri yang bertanggung jawab di bidang Pendayagunaan Aparatur b. 5.

Negara (PAN) serta Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). terdapat beberapa perubahan dan penyempurnaan peraturan tentang pedoman penyusunan LAKIP antara lain sebagai berikut. Laporan Akuntabilitas Kinerja tingkat Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota disampaikan kepada Presiden melalui Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir. Menteri yang bertanggungjawab di bidang PAN. d. Unit Penanggung Jawab Penyusun LAKIP Instansi yang wajib menyusun laporan akuntabilitas kinerja adalah: a. Kepala BPKP melakukan evaluasi terhadap LAKIP dan melaporkan hasilnya kepada Presiden melalui Menteri yang bertanggungjawab di bidang PAN dan salinannya kepada Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN). e. f. Laporan Akuntabilitas Kinerja tingkat Kementerian/Lembaga disampaikan kepada Presiden melalui Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi selambat-lambatnya 2. Waktu penyampaian Laporan Akuntabilitas Kinerja tingkat unit organisasi eselon I dan unit kerja mandiri pada Kementerian/Lembaga diatur tersendiri oleh Menteri/Pimpinan Lembaga. . Kepala LAN melakukan kajian dan penilaian terhadap perkembangan pelaksanaan sistem akuntabilitas dan kinerjanya. LAKIP tahunan dari setiap Pemerintah Provinsi disampaikan kepada Presiden/Wakil Presiden dengan tembusan kepada Menteri Dalam Negeri. c.c. b.5 (dua setengah) bulan setelah tahun anggaran berakhir. Pedoman Penyusunan LAKIP menurut Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 Dengan terbitnya peraturan menteri ini. 1. B. d. c. LAKIP tahunan Pemerintah Kabupaten/Kota disampaikan kepada Presiden/Wakil Presiden dengan tembusan kepada Menteri Dalam Negeri. Waktu penyampaian Laporan Akuntabilitas Kinerja tingkat SKPD dan unit kerja mandiri diatur tersendiri oleh Gubernur/ Bupati/ Walikota. dan Kepala BPKP. serta melaporkannya kepada Presiden me!alui Menteri yang bertanggungjawab di bidang PAN. b. Kementerian /Lembaga Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota Unit Organisasi Eselon I pada Kementerian/Lembaga. 2. d. Gubernur/Kepala Pemerintah Daerah Provinsi dan Kepala Perwakilan BPKP. e. Satuan Kerja Perangkat Daerah Unit kerja mandiri Waktu dan Mekanisme Penyampaian a.

penjelasan yang memadai atas pencapaian kinerja. Penyempurnaan pelaksanaan program dan kegiatan yang akan datang. b. 4. Kementerian/Lembaga/Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota melaporkan pencapaian tujuan/sasaran strategis yang bersifat hasil (outcome). Adapun sistematika penyajian Laporan Akuntabilitas Kinerja adalah sebagai berikut. c. Dalam bab ini diuraikan pencapaian sasaran-sasaran organisasi pelapor. Bab III Akuntabilitas Kinerja. e. Bahan evaluasi akuntabilitas kinerja bagi pihak yang membutuhkan. a. Unit kerja mandiri lainnya melaporkan pencapaian sasaran strategis yang bersifat keluaran (output) penting dan atau keluaran (output) lainnya. Pemanfaatan LAKIP Laporan Akuntabilitas Kinerja dimanfaatkan untuk : a. b. Penyempurnaan dokumen perencanaan periode yang akan datang.. dengan pengungkapan dan penyajian dari hasil pengukuran kinerja. dan pembandingan capaian indikator kinerja sampai dengan tahun berjalan dengan target kinerja 5 (lima) tahunan yang direncanakan. d. d. c. b. . Executive summary (Ikhtisar Eksekutif) Bab I Pendahuluan Dalam bab ini diuraikan mengenai gambaran umum organisasi yang melaporkan dan sekilas pengantar lainnya. Penyempurnaan berbagai kebijakan yang diperlukan. pencapaian tujuan dan sasaran organisasi. Format dan Isi LAKIP Laporan Akuntabilitas Kinerja berisi ikhtisar pencapaian sasaran sebagaimana yang ditetapkan dalam dokumen penetapan kinerja dan dokumen perencanaan. c.. Bab II Perencanaan dan Perjanjian Kinerja Dalam bab ini diikhtisarkan beberapa hal penting dalam perencanaan dan perjanjian kinerja (dokumen penetapan kinerja).. Unit kerja organisasi eselon I pada Kementerian/ Lembaga dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melaporkan pencapaian tujuan/sasaran strategis yang bersifat hasil (outcome) dan atau keluaran (output) penting. f. realisasi pencapaian indikator kinerja utama organisasi.. Bab IV Penutup Lampiran-lampiran Fokus pelaporan kinerja dalam Laporan Akuntabilitas Kinerja adalah: a. c. b. Pencapaian sasaran sekurang-kurangnya menyajikan informasi tentang: a. d.3.

Melakukan pengukuran kinerja kegiatan. Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota maupun SKD dan unit mandiri lainnya terkait kebijakan teknis (instruksi dan surat edaran) Mengumpulkan data baik data internal maupun data eksternal.Teknik/Langkah-Langkah Penyusunan LAKIP Berikut ini langkah-langkah yang dilakukan dalam proses penyusunan LAKIP. Melakukan pengukuran pencapaian sasaran. 10. dan visi). Analisis efisiensi (untuk mengetahui tingkat efisiensi kegiatan). kebijakan. 13. Menandatangani LAKIP ke pimpinan. 12. misi. Analisis efektifitas (untuk mengetahui keserasian antara tujuan dengan hasil. Mengumpulkan rencana stratejik 5 tahun yang telah dibuat oleh bagian perencanaan. jumlah dana setiap kegiatan. Menyusun tim kerja penyusun LAKIP Memahami peraturan terkait perencanaan strategis Kementerian/Lembaga. program. Melakukan penyusunan LAKIP (narasi LAKIP). 2. 6. 4. . 3. dampak). Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota maupun SKD dan unit mandiri lainnya. sisa dana setiap kegiatan yang ada pada DIPA tersebut. Membuat rekaptulasi DIPA tahun pelaporan (menentukan jumlah kegiatan. 7. 8. jumlah barga barang/jasa yang dibeli oleh dana setiap kegiatan. 14. Mempedomani penetapan kinerja yang dibuat pada awal tahun laporan pada waktu penerimaan DIPA (memindahkan sasaran. manfaat. Analisis akuntabilitas (untuk mengetahui keterkaitan antara hasil dengan kegiatan. 9. 1. Pembahasan dan klarifikasi data internal/eksternal kepada pihak yang terkait. c. Melakukan evaluasi kinerja: a. b. Menyusun rencana kinerja tahunan atas dasar penetapan kinerja (isi RKT dimaksud adalah semua kegiatan yang ada pada DIPA tahun yang dilaporkan dan telah selesai dilaksanakan). 11. Memahami instruksi pimpinan Kementerian/Lembaga. program dan kegiatan yang ada pada DIPA yang akan dilaksanakan). 5. tujuan. sasaran.

33.!  !020739.3 8079.8.8 307.:39:/8.9.7.25.3 .3 07.3 /.5 05.  $.. .9.  -  ! 9.547.9 .:39./.23. .305.: &39 07. -0703. 80.7 9.07. .9:...790203..-9.-07.- 202-:. / /..:3.

!  2.83 03907.83 2.

3 -079..25.3 .3 5.7.. 03907 ./. !708/03 /.- / -/.3 !03/..9:7 .. !708/03 /03.3 05./.:3.3 902-:8.3:3 .3 05.502253 ! 203.

8.3 !02-. .3 0:. 05.3:3.3 05.3.25. !708/03.:3.3 !!  .5 !020739.  ! 9.. !74.3 /../.3 /.7 809.3 !03.7..0. !  8079./.38 /8.

 ..!708/03/03../.03907...3-079.3902-:8.3 !020739.305.-/-/.305.2007 03907 .!!  /  ! 9.903.:3.3! /.3:3.-:5.

 !708/03.49.3 05.25./. /8..

3 902-:8. !708/03 /03..3 05./. 03907 .2 007  :-073:7..

7.3 /.3!!  0  05.5.. !020739. 0203907.3.7.9:70.3 907-93.3:3. !! 20.547.3!     !0/42..3 5.- / -/.3907.7. !708/03 20.3503:8:3..3.3307.380-. 8079..3 ! /..547..9 -0-07..3 20.33./.!74.8/.9:7.9:7.3 203907 3  907/..7.3#01472./..3 -079.83.9:7..20..8747..3.3-079.3 503025:73./.-!03:8:3! 389.3. 507:-./.3!03:8:3.:39.39039.38.!03/.7.:.33.: 03907.547.: 03907 .3!.05.3 8..350/42./.:39..3503.3 88902.3 .8.3.07.:.3:3.305.350.02-.!708/0320.3!203:7:9!07../.5.5 ! /.!07.-/-/.3.8 907.3:3.3039070.8307.80.3/. 05.3507.   1  05.05.-203:8:3.3.3.39....:.-07:9    &39!03.550702-.05./...3 0..:3.84247%. 507./23897.-9.:3   03.-9..20.38/.05..

38. !020739.02-.!74..

.903.-:5.

0203907.3.880435.49. &39 7./.38.

2.307.!07. &3907.9. 93.3 .3.3820!03..3.25.02-.9 0203907.07.  .547.3 :39. $.30.9:.-9..3/7    .8 307.9:/.

:039070.!03/.3.3/7 5.2-.:3 .-9.3 -07.9 . !708/0320.8 307. 9.:3.2-.25..38.8 80. 0203907./.93.8 08043  /..8 747. 2. 80903. /8../.3.3 :39.7.9:70.7.35.25.02-.3 :39 07. 93.7.  -:..3.9:503./.7.547..3#01472.3 8090.9 :39 47.7  -  .   /:.3 05.

.02-.9:7 907803/7 40 03907. /.

9 !020739..302-.8 307.  .-9. 93. !74.38.547.!253.3 :39.  .

903.-:5..

:3..2-..9:7 0.7.93.49. 9.3. /..3 5. /8.25.3 #01472.2-. !03/.: 03907 0.  -:.7.9:7907803/740:-073:7.. !708/03 20.  9.3 05.547.9 $! /. 93.7.3 :39 07.3/7/.3-07.8 80.25.7.9: 503.3 .8 307.3 :39.7  /  . 2.3 8090.:3 .9 ./.8 747.-9.

9.:5.

 /  0  .      .49..  -  .

257.5..8.7.3 80-.3 /909.7.2 -.3307.7 98.8 50...3.3 20303. .-!0703.3 507.  /  503.3  /....547.- 3 /:7.::.33..3/.8 .3.2 -. /03.7.33..38! .38.  -  .3 503:3.7.3307..8307.3 503.3 :2:2 47.3 .8503.33/.:3.2.380.25.547  /03.3.2.3 8.7.5.547.2/4:20350309.8 70..8307.-9..547..:9.5.347.5..257.-9.3. 50393 /.  0.8..2.3 9. -078 98.3:39.8307.8 307.. . 8.- 3 /98.5.3/.3 .-!03/.5.  .8503.3/703.3307. 2..9.331472..:9.3.3.5:388902..3 8.5.7.-07:9  .8.- 3 /:7..3 /..3/.08:22.9.780:91  -  .5.8.3307..3.38.3/4:20350703.7.-9.3 9..947 307.7.3503.  0  .3/.5.3 .3 47.3202. ..7..-'!03:9:5 1  .-9.3.89039.380:7.:3 -07.3 8.947307.3.3 502-./../.3 !03.503.-:39. .3307.  /  .47.8.3 3/.3 .709307.3 :39.38...../.3 8.3307.5.3 :7.3307..3/3.  .203.3 /.3 /03.. /4:20350309.2 50703.3:39.80-.9/.3!07.2-.547.3/./../.2 -.3 20. 9..3 4:850..  .39::.38.....5.7 503./.3 -0-07.8503.38.  472. .  0203907.8 5030.8..8503::7.547.3.3..8.39.5..

.02-.

38. !74.!020739.

.-:5.903.

.547. 20.5.3 503.3.49.39::..

8.3.8 08043  5.3-0781.7.908.9.38./.3897.420  -  &39 07. 47.8.8 4:9. 0203907.

.07.3.3 07. !07..9:.3 $. 02-. /.547.3 503.5. $!  20.3 9::.3.9 ..

3. 20.3 4:95:9 50393 .9.3.35747./2.3 503.7..3.-9.3 897..3/7.3 4:95:9 50393/..350.-.8 4:9.908 .30. 2...3202-:9:.3 -0781.:0:...7.547..3 !03025:73.9.908 .9.7.3.35074/0.  -  .9.547.3 897.3..3/4:20350703.  &39 07.     !02.7.3! .0-.3 8.9.8.3:39..5..:0:.3 -0781.3 !03025:73.30.7.8307.3.9 0:.8307..3-07-.3 .31.420 /.3 4:95:9 .:39.8.2/.3:39: .33..31.3/.9.3/507:.3.9..5.  /     .-9.8.8...33.8.9..3 !03025:73.3.:.3/.

%03.

. ..9:7.3..3.3907.3!    03:8:39207.3...503:8:3!   02..:.3/.3/.2507.3! 07:93.3.!03:8:3.950703.3897.2574808503:8:3.9080203907.3.3. .

38.02-.. !020739. !74.

-:5..903.

33.2 3897:8 5253..49.    02.3:392.3/7.:5:3$/.3 0203907.2.3.

 !74.02-.38.  !020739..

903.-:5..

9.49.9.3/.8/.3..9.2.3/7..39073.8.71.38:7.3    03:25:.2./.089073.3/.90/.907.39038 3897:8/.7.9.-.:5:3/.:5:3$/.3:392.    !02-.90-..39073.33.

3907.9.3 203039:.3.547. -.0.59:.7.3.3  :2.3:2.:350.05.7.5./.5 0.9. 809..089073./.8!9.9    02-:.3 :2.970. -.

8..5. .:3.3  5747.3 9::.3503::7.3    0250/42.9.5.3.3 /03. 9::.3.-9.: 0807.3! 2023/.8.547.88./.3    0.3  .9 /.3.7.:3.:.39.3 /-0 40 /./.3 .3503:8:3.5 0.0.3/. /.5.7.8 :39:20309.3.3.:.8..!90780-:9    03:25:.8307.38.3.5..9.3    03:8:3 703.909.897. 8008.9.3 5747.5..8    0. .:0907.9.  3./..:.3.3 /..38.7.8  2. 802:.809..30.3 307.390.8.3 28 /.:3 .8. 8 #% /2..9.8/03.8.9.././..7.547.3.8!    03.3.3  -  3./.390.3 8..3 5.3503::7. 809..3    0.3 307.3 .3! 3.3 .8:/ ..8.3 .:.3 /-:.  3.50.31.3503.88018038 :39:20309.30. /.3 .3.3    0.3. .5.88 010919.3703.7./.. 0.350703.:93.2 0-.9: 503072.3 50309.3../..! .3./.7.39. .8 :39: 20309.940-..9. !9.90180380.9. .9 5.30.7 50309.9.25.3.  .8 /.9. 9.:.8./-:.3  88.3307.:3..3/. 9.3/.2/. 307.3!05253.3.:39..