P. 1
ipv6

ipv6

|Views: 49|Likes:
Published by Rony Nangga Kusumah

More info:

Published by: Rony Nangga Kusumah on Oct 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/27/2011

pdf

text

original

Ikut nimbrung gan. Di Indonesia yang ngembangin IPv6 ini salah satunya ITB.

Kalo prosentasi yang menggunakan IPv6 di Indonesia sepertinya masih sedikit. Mungkin baru di kampus-kampus sama di ISP besar seperti Indosat. Sedikit menambahkan tentang cara mengkoneksi IPv4 dan IPv6 yang pernah gw coba d ual stack sama tunneling. 1. Dual Stack. Ini metode paling gampang di gunakan dalam implementasi IPv6. Karena kita tingga l mengeset IPv6 kedalam NIC yang sama seperti IPv4. Dual Stack sebenarnya umum digunakan. Contoh paling simple adalah dual stack IPv4. Kalau juragan menggunakan OS Windows, dan konfigurasi IP nya statis, maka kalau kita buka menu advance, kita sebenarnya bisa menambahkan ip lain kedalam setinga n NIC tersebut. Jadi dalam 1 NIC bisa kita seting lebih dari 1 IP address. Inilah yang di sebut multiple IP stack. Kelemahan metode ini hanya dapat berjalan pada 1 broadcast network. Hal ini berlaku untuk dual stack ipv4/ipv4 maupun ipv4/ipv6. 2. Tunneling. Sebenarnya tunneling adalah metode VPN. Karena di masing2 ujung router yang akan di gunakan untuk tunnel harus saling me ngenalkan address dan segmentasi yang akan di tuju. Nah disinilah dibutuhkan router dual stack untuk mengkonversi komunikasi IPv6 un tuk di pecah menjadi data IPv4. Nah, kenapa kok ada router dual stack yang menurut penjelasan gw diatas hanya be rjalan pada 1 broadcast network? Inilah uniknya tunneling. Gw ambil gambarnya astersuiren diatas Ada yang kurang dari gambar diatas, yaitu di interface v4 router 1 itu harusnya memiliki ipv6 yang satu segment dengan ipv6 di interface v4 di router 2. Nah 1 segmentasi v6 antar 2 router ini lah yang di sebut tunnel, karena dia akan membentuk 1 segmen meskipun dia melewati berbagai segment network ipv4. Jadi meskipun secara fisik katakanlah router 1 ada di JKT dan router 2 ada di LO NDON, jika dalam IPv4 jaringan ini melewati 18 hop, jika dilakukan konfigurasi t unneling, maka koneksi ipv6 yang terjadi akan tetap membaca 2 hop. Lompat router 1 dan lompat router 2. Tapi perlu diingat bahwa untuk membuat tunneling, perlu saling mendaftarkan ipv4 dan ip v6 target di masing2 router pembentuk tunnel. Kalau untuk network programing ipv6, mungkin bisa di ulik di linux. Kalo di wind ows gw hampir ga pernah explore. Hanya dulu setting XP SP2 untuk di jadikan clie nt. Set IP nya harus pake command prompt. Kalo di linux bisa agak luas. Bisa ngembangin DNS IPv6, ping nama resolve ipv6 n ya, dsb. Kalau kecepatannya sih gw masih ga bisa bandingin. Tools untuk benchmark nya ga ada. Kalau mau coba buat tools perbandingan IPv6 sama IPv4, sepertinya bisa di p akai untuk tugas akhir nih ... Sekalian tes kecepatan RIP OSPF v6..

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->