P. 1
cerpen aku

cerpen aku

|Views: 6|Likes:

More info:

Published by: Awan Veezura Afganzz on Oct 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/28/2011

pdf

text

original

Erika ambarwati, itulah nama cewek manis dan cerdas yang akan menjadi tokoh utama didalam cerita

ini. Hari ini Erika terlihat sangat berbeda, bahkan lebih berbeda dari biasanya, siang itu sepulang sekolah wajah Erika tampak begitu ceria. Full senyum dan penuh keramahan, seakan nggak ada rasa capek ataupun lesu yang tampak diwajahnya. Tidak seperti biasanya, padahal setiap pulang sekolah erika selalu menunjukkan wajah murung karena kecapek’an , pasti dong , namanya juga baru pulang dari aktifitas sekolah, pasti capek apalagi laper, erika banget tuh. Tapi tidak untuk hari ini karena erika terlihat begitu ceria, semua orang pasti akan berfikir kalau erika pasti lagi gembira alias heppi gitu deh kalau kata remaja sekarang. Tidak hanya itu, ditengah keceriaannya, tampak bibir mungil erika tengah bersenandung kecil sembari melangkah masuk kerumahnya. Bahkan saking asyiknya bersenandung, erika sampai lupa ngasih salam pada sang mama sebagaimana biasanya. Erika malah langsung masuk kekamarnya begitu saja. ”Eriii...!!” seru sang mama memanggil. Barulah erika tersadar, sehingga cewek manis itu pun menghentikan langkahnya. Lalu berbalik menghadap kearah mamanya. ” eh, mama...siangg ma.” sahut erika sambil nyengir. ”siangg”. Erika pun menghampiri mamanya, untuk ngasih salam ke mamanya sebagaimana biasaya. ”sorri ma,!” desis erika sembari memberikan senyum tipis . emang manis erika ini. ” mama perhatiin, seneng banget kamu hari ini. Ada apa ?” tanya sang mama penasaran. ” nggak ada apa-apa kog ma...!” ” bener nggak ada apa-apa ?” tanya mama dengan wajah penuh selidik. ” iya ma. Bener. Masa erika bohong sich?” rajuknya manja. ” tapi mama perhatiin hari ini kamu enggak seperti biasanya eri, pasti ada sesuatu yang mencurigakan nih.” tebak sang mama. ” nggak seperti biasanya gimana sih ma, terus, mama kog bisa sih curiga ama anak mama sendiri ?” tukas erika manja. ” bukan gitu sayang , abisnya mama perhatiin dari sepulang sekolah tadi kamu senyum-senyum sendiri , nyanyi-nyanyi sendiri, atau jangan-jangan....”

tega bener bilangin anaknya kesambet jin” kesal erika. gimana yaah . dasar erika” timpal sang mama . Eri eri . ” yupps. jelaslah sang mama enggak tau apa yang terjadi tadi. ” aduh . kan sang mama dirumah terus daritadi pagi. mama udah menduga daritadi.” Itu adalah senjata paling ampuh yang sering digunakan sang mama agar erika mau memberitahu kalau ada sesuatu yang terjadi pada erika. katanya ada yang mau diomongi gitu ke eri aduh ma. jelaslah mama enggak tau . ” hmm . ” hmm. mama juga akan ngerahasiain menu makan siang hari ini kekamu. mau tau ? mau tau ? temukan jawabannya setelah pesanpesan berikut ini. kamu kenapa kog senang banget hari ini ada apa eri ?” timpal mama kembali. erika ini . ” makanya mama tanya. . ” iih .. mama gitu !!” rajuk erika manja. hahahaaa . Mama bener banget .” tukas mama erika bercanda. ” mama masih ingat nggak ama salah satu temen sekolah eri yang namanya radit?” timpal erika antusias . ” hmm . ” mama tau nggak apa yang terjadi tadi ?” ” enggak ” jawab sang mama . anak mama udah main rahasia-rahasiaan ya sekarang ama mama. ” haha . kasih tau dong ama mama. Yang sering antar jemput kamu itu ?” tanya sang mama .” tukas erika dengan gaya ustad-ustad yang lagi ngasih ceramah di TVTV . Oalaahh. Sang mama tentu saja pingin tahu akan hal ini yang memang senantiasa ngasih perhatian pada erika. erika belum ngasi tau juga ” ” emang ada apa ?” tanya mama penasaran. ” makanya. pasti karena soal cowok. ” dia mau ngajak eri makan malam ma.” jangan-jangan apa ma ?” gumam erika . . oke kalog gitu . seratus buat mama. kenapa hari ini kamu ceria banget” tukas sang mama sembari tertawa kecil. radit ma!” ” emang kenapa dengan dia eri?” tanya mama penuh selidik . ” iih mama . rere seneng banget!” tukas erika sembari tersenyum . ” kamu kesambet jin pohon sawit lagi.

” makanya ma. erika mau minta ijin ke mama . ntar malem boleh kan erika pergi nemuin radit ?” .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->