KONSEP DASAR INFEKSI Tujuan Pembelajaran : 1. Menjelaskan pengertian Infeksi. 2. Mengetahui Penyebab Infeksi. 3. Memahami Rantai Infeksi. 4.

Memahami Faktor yang mempengaruhi infeksi 5. Mengetahui Jenis infeksi 6. Mengetahui Proses Infeksi. 7. Menyebutkan Tanda – Tanda inflamasi 8. Menjelaskan Infeksi nosokomial. 9. Menyebutkan Jenis Infeksi nosokomial 10. Memahami proses Pengendalian Infeksi. Pendahuluan.  Kesehatan secara umum dipengaruhi Oleh : Prilaku, Lingkungan, genetik/ keturunan dan pelayanan Kesehatan.  Praktisi atau tenaga kesehatan berperan memantau, mencegah terjadi infeksi, mencegah penularan dan membantu melindungi klien dan tenaga kes dari penyakit  Penyebab infeksi berada dimana-mana (Air, tanah, Udara, benda) membuat setiap individu rentan terhadap infeksi.  Setiap tahun diperkirakan 2 Juta pasien mengalami infeksi saat dirawat di rumah sakit. PENGERTIAN INFEKSI  Infeksi (Potter & Perry,2005): Proses Infasi oleh mikroorganisme dan berpoliferasi didalam tubuh yang menyebabkan sakit.  Infeksi (Kozier, et al,1995):Invasi tubuh oleh mikroorganisme dan berproliferasi dalam jaringan tubuh.  Infeksi adalah proses masuknya mikroorganisme kedalam jaringan tubuh dan berkembang biak.  Infeksi adalah suatu kondisi penyakit akibat masuknya kuman patogen atau mikroorganisme lain kedalam tubuh, sehingga menimbulkan gejala tertentu.  Mikroorganisme yang bisa menimbulkan penyakit disebut PATHOGEN (Agen Infeksi)

 Jika mikroorganisme tidak bisa menimbulkan penyakit/ kerusakan disebut ASIMTOMATIS atau Subclinical.  Ricketsia RANTAI INFEKSI 1. Penjamu Rentan 1. Jamur. cacing dan arthropoda. 3. 2. tanah. PENYEBAB INFEKSI Umumnya ada 5 mikroorganisme yang biasanya dapat menyebabkan penyakit. makanan.Penjamu yang rentan.Kemampuan untuk masuk dan bertahan hidup dalam Penjamu. air. Yaitu  Bakteri  merupakan penyebab terbanyak dari infeksi.  Penyakit muncul jika pathogen berkembang biak dan menimbulkan perubahan pada jaringan normal. Bakteri bisa masuk melalui udara.Virulensi yaitu mempunyai kemampuan untuk menyebabkan sakit.  Jika penyakit bisa ditularkan dari satu orang keorang lain disebut penyakit menular (Contagius)  Mikroorganisme sangat bervariasi dalam Virulence/ virulensi yaitu kemampuan mikrooorganisme menyebabkan penyakit. 4. Protozoa.Agen infeksius  Merupakan penyebab infeksi terjadi.  Fungi  Termasuk ragi dan jamur  Parasit  Termasuk kelompok dalam parasit adalah protozoa.  Kemungkinan bagi mikroorganisme untuk menyebabkan penyakit bergantung pada faktor – faktor berikut : 1. Agen Infeksius  2.Organisme dalam jumlah yang cukup. Reservoir  3. Cara Menular  5. Ricketsia). Virus. . Portal masuk  6. yang disebut dengan mikroorganisme (Bakteri. Portal Keluar  4.  Virus  berisi asam nukleat sehingga harus berada dalam sel hidup untuk diproduksi. cairan tubuh dan mati.

b. Mis : mainan. air. Vektor adalah hewan atau serangga yang bertindak sebagai perantara penyebaran agen infeksi. misalnya kulit. ( Portal of Exit)  Mikroorganisme yang berada pada reservoir harus menemukan jalan keluar (Portal of Exit) untuk menimbulkan infeksi.Reservoir  Reservoir adalah tempat mikroorganisme patogen dapat bertahan hidup baik berkembang biak atau tidak. genetalia. Penyebaran melaluai Media (Media-borne transmission).  Yang bisa berperan sebagai reservoir adalah manusia. Mis: nyamuk. darah dan air. peralatan bedah. pencahayaan ) 3.  Setelah meninggalkan reservoir mikroorganisme memerlukan sarana untuk masuk kedalam tubuh hospes. 4. perkamihan. bahkan benda mati. mukosa. tikus.  Jika reservoir manusia maka Portal of exit dapat melalui : saluran pernapasan. Karakter tersebut: (Suhu. sal pencernaan.Portal Keluar. air. Mis . pH. binatang.Penyebaran melalui Vektor (Vector-borne transmission).  Secara umum ada 3 mekanisme penyebaran yaitu :  Bentuk penularan:  Penyebaran langsung  Perpindahan mikroorganisme secara langsung dan segera dari satu individu ke individu lain. oksigen.  Tidak langsung  Perpindahan mikoorganisme dengan media dan vektor. media disini adalah setiap substansi atau benda yang dapat menjadi perantara masuknya mikroorganisme kedalam tubuh hospes. pakaian yang kotor. maupun cairan tubuh. a. hubungan seksual. membran mukasa. lalat.jarum suntik. . serta darah. oral/ ciuman kontak fisik/ kulit. peralatan makan. kulit.2. (Carier)  Kuman akan hidup dan berkembang biak dalm reservosr jika karakteristik reservoirnya cocok dengan kuman.  Kebanyakan resevoar adalah tubuh manusia. serangga. makanan.Cara penularan  Ada bayak cara penularan mikroorganisme dari reservoir ke penjamu (HOST).  Adanya mikroorganisme tidak selalu menyababkan sakit.

Jarum  Kulit.Kuman penyebab. Kuman penyebab dapat menentukan jumlah mikroorganisme. mikroorganisme harus masuk dalam tubuh.c.  Kulit merupakan barier pelindung tubuh. . Beberapa paktor yang mempengaruhi kerentanan individu terhadap infeksi : 1. kemampuan mikroorganisme masuk kedalam tubuh. gonore  genetalia 6.Jenis kelamin 6.Terapi medis : contoh :terapi Imunosupresif 7. virulensinya.  Contoh : Infeksi tidak akan terjadi sampai individu rentan terhadap mikroorganisme.Sumber penyakit.Keturunan atau hereditas 3.  Mikroorganisme masuk kedalam tubuh dapat melalui rute/ jalan yang sama dengan portal keluar. Sumber penyakit dapat mempengaruhi apakah infeksi berjalan dengan cepat atau lambat.  Infeksi bergantung pada kerentanan individu terhadap agen infeksius.  Sebelum seseorang terinfeksi.Penyakit penyerta: HIV/ AIDS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROSES INFEKSI.  Kerentanan bergantung pada ketahahan individu terhadap patogen.  Contoh .Penyebaran infeksi dapat berlangsung melalui droplet atau debu yang kemuduan masuk kedalam tubuh manusia.Stress :Jika terjadi berkepanjangan akan menurunkan energi sehingga daya tahan tubuh menurun dan semakin rentan terhadap infeksi.Status nutrisi 5.Status imunisasi. 5. 4.Portal Masuk. Transmisi Udara.Penjamu Yang Rentan. 1. 4.Usia  lansia dan anak-anak lebih rentan terhadap infeksi 2. 2.

Cara penularan seperti kontak langsung. tergantung dari sifatnya. melalui makanan atau udara.Daya tahan tubuh. Inflamasi Adalah reaksi protektif seluler dan vaskuler dengan menghantarkan Cairan dan produk darah dan nutrien kejaringan Yang mengalami cedera  Hasil inflamasi.  Inflamasi dapat terjadi secara lokal atau sistemik TANDA INFLAMASI A.Gaya Hidup JENIS INFEKSI  Infeksi Lokal / setempat Yaitu : infeksi yang terjadi hanya pada daerah yang cedera. PROSES INFEKSI  Respon awal sel tubuh ketika cedera atau infeksi yaitu inflamasi. 7.Cara membebaskan kuman dari sumber.: 1. 4. 6.Cara penularan. dan dapat berakibat fatal. 2. Inflamasi Lokal RU-KA-DU-TU-PAN  Rubor  KEMERAHAN  Kalor  PANAS  Dulor  RASA SAKIT/ NYERI  Tumor  BENGKAK  Fuctiolaesa  PERUBAHAN FUNGSI . Proses penyebaran kuman berbeda.Cara masuknya kuman. Cara membebaskan kuman dapat menentukan apakah proses infeksi cepat teratasi atau diperlamabat. dapat menyebabkan penyebaraan kuman ke dalam tubuh. Mis : Infeksi pada luka.Memulai perbaikan sel.  Infeksi Sistemik Yaitu Infeksi yang mengenai seluruh tubuh bukan satu atau sebagian saja.3.Netralisasi dan eliminasi patogen serta jaringan mati. 5.

menimbulkan perubahan fungsi karena penurunan motifasi untuk menggerakan jaringan yang meradang INFLAMSI atau peradangan berbeda dengan INFEKSI masi  Respon awal terhadap cedera atau infeksi B. • Tumor/Bengkak  Pembengkakan terjadi karena peningkatan permiabilitas pembuluh darah. sehingga meningkatkan aliran darah.  Selanjutnya cairan. • Arteriol yang mensuplai darah kedaerah yang mengalami cedera berdilatasi lebih banyak darah masuk kesirkulasi lokal. Hanya daerah inflamasi • Rubor/kemerahan • Hal yang pertama terlihat pada daerah yang meradang.  Pelepasan zat pirogen bekteri  set point hipotalamus  Leokositosis  Sebagai respon seluler saat cedera yaitu peningkatan SDP pada pembuluh darah. u/ pagositosis  Malaise  Perasaan tidak enak badan  Anoreksia  Bekuarangnya napsu makan  Mual dan Muntah  Pembesaran kelenjar limpe . Tanda Inflamsi Sistemik  Demam.  Karena lebih banyak darah yang disaluarkan kedaerah inflamasi • Dulor/Nyeri  Nyeri terjadi karena pembengkakan jaringan yang selanjutnya meningkatkan tekanan lokal pada ujung saraf. nyeri.  Cairan yg terakumulasi menimbulkn pembengkakan • Functiolaesa/Perubahan fungsi  Bengkak. protein dan sel memasuki ruangan intertisial. • Kalor/Panas  Daerah peradangan menjadi lebih panas dari sekelilingnya.

 Periode Prodromal Periode sejak munculnya gejala umum sampai munculnya gejala spesifik.Kulit dan membran mukosa yang utuh merupakan garis pertahan tubuh terhadap mikroorganisme b. kata nosokomial berarti yang berasal dari rumah sakit”  Kata infeksi cukup jelas artinya. yaitu terkena hama penyakit.  Periode Sakit  Pada periode ini gejala spesifik terus berkembang dan menimbulkan dan menimbulkan manifestasi pada organ yang terinfeksi dan seluruh tubuh.Tahapan Proses Infeksi  Periode Inkubasi  Periode sejak masuknya kuman kedalam tubuh sampai dengan munculnya gejala umum. pasien dikatakan mengalami infeksi nosokomial jika pada saat masuk belum mengalami infeksi kemudian setelah dirawat di Rs / pelayanan kes klien menjadi terinfeksi. Inflamasi merupakan proses pertahanan yang sifatnya lokal dan non spesifik terhadap agen infeksius atau cedera. Maka. : 1. . Respon Imun Secara umum respon imun terdiri atas dua komponen. yang berarti rumah sakit.  Menurut Patricia C Paren. Sistem pertahanan termediasi sel (imunitas seluler) Oleh Sel T INFEKSI NOSOKOMIAL Pengertian  Nosokomial berasal dari kata yunani nosocomium. kimia) 2. Pertahanan spesifik (Imun).Respon Inflamasi. Pertahanan nonspesifik a. Sistem Pertahanan termediasi antibodi (imunitas humoral) Oleh limposit B. 2. pada masa ini individu sangat infeksius.(fisik. yaitu. Pertahanan tubuh yang spesifik berlangsung melalui sistem imun. Barier anatomis dan fisiologis. dengan adanya respon imun. Mekanisme Pertahanan Tubuh Terhadap Infeksi 1.  Periode Konvalensi Periode ini berlangsung sejak menurunya gejala sampai individu kembali sehat.

 Infeksi bersumber dari petugas kesehatan.Petugas Kesehatan.  Infeksi Eksogen Adalah infeksi nasokomial yang terjadi karena masuknya mikroorganisme dari luar tubuh.Pengunjung. SUMBER INFEKSI NOSOKOMIAL 1. Dampak Inos . pengambilan darah. Faktor yang mempengaruhi Inos (infeksi nasokomial)  Jumlah tenaga kesehatan yang kontak langsung dengan pasien. Contoh : Pemasangan kateter. yang dapat menularkan berbagai kuman ke tempat lain. yang didapat dari dalam rumah sakit ke luar rumah sakit 4. dan sebaliknya.Pasien. alat dan bahan yang digunakan untuk pengobatan maupun dari lingkungan Rumah Sakit. Contoh : Organisme salmonella. JENIS INFEKSI NASOKOMIAL  Infeksi Iatrogenik Adalah jenis infeksi nasokomial yang diakibatkan oleh prosedur diagnostik atau terapeutik. petugas kesehatan. atau lingkungan rumah sakit yang meliputi lingkungan umum atau kondisi kebersihan rumah sakit. atau sebaliknya. 2. pasien yang lain. 3.  Infeksi Endogen Adalah infeksi nasokomial yang terjadi bila flora normal dalam tubuh berubah dan mengalami pertumbuhan yang berlebihan. bukan dari flora normal. atau benda dan alat kesehatan lainnya. Pasien merupakan unsur pertama yang dapat menyebarkan infeksi ke pasien lainnya.Sumber lain. atau alat yang ada dirumah sakit yang dibawa oleh pengunjung atau petugas kesehatan kepada pasien. Clostridium tetani. pengunjung. Pengunjung dapat menyebarkan infeksi yang didapat dari luar kedalam lingkungan rumah sakit. Petugas kesehatan dapat menyebarkan infeksi melalui kontrak langsung. Contoh : Ditemukannya bakteri enterokokus pada feses dalam jumlah yang besar.  Jenis dan jumlah prosedur invasif  Terapi yang diberikan  Lamanya perawatan.

Antiseptik : Upaya pencegahan infeksi dengan cara membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada kulit dan jaringan tubuh yang lain. dll) dan apatogen termasuk endospora pada benda mati. 4. Contoh kimia : Dengan H202 6.Menambah masa rawat klien di Rs. 4. PENGENDALIAN INFEKSI  Fokus utama pengendalian infeksi adalah mengurangi perpindahan penyakit. cairan tubuh.Tujuan akhirnya mengurangi dan menghilangkan jumlah mikroorganisme baik pada permukaan benda hidup maupun mati 2.Memperlama masa penyembuhan. 3. dan pengunjung 5 ELEMEN POKOK Cucitangan Memegang jarum dan benda tajam Memproses peralatan Pembuangan limbah . individu. atau benda asing seperti debu dan kotoran. virus.Masalah finansial. 3.Aseptik : Semua tindakan/ usaha yang dilakukan untuk mencegah masuknya mikroorganisme kedalam tubuh.Pencucian : tindakan menghilangkan semua darah. tidak hanya kepada pasien tetapi pemberi pelayanan kesehatan  Tindakan pencegahan infeksi 1. Tindakan yang dilakukan agar benda mati dapat ditangani secara aman. menjemur 7. Contoh : Merendam. 2.Isolasi : Cara yang dibuat untuk mencegah penyebaran infeksi bagi tenaga kesehatan.Sterilisasi : Tindakan menghilangkan semua mikroorganisme patogen (bakteri.1.Desinfeksi : Tindakan menghilangkan mikroorganisme patogaen dan apatoden tetapi tidak membunuh spora pada benda mati. klien.Dekontaminasi . 5. Contoh Fisik : merebus. sebelum pencucian dilakukan.Meningkatkan ketidakmampuan klien. Radiasi ionisasi.

Cuci & Bilas  Proses:  Cuci dengan deterjen dan air.  Rendam selama 10 menit dan bilas segera.  Bersihkan permukaan (seperti meja) dengan larutan klorin. masker. Sterilisasi  Uap panas bertekanan.5% segera setelah digunakan.  Sikat alat-alat hingga bersih. celemek dan sepatu berpenutup.  Bilas merata dengan air bersih.Cuci Tangan Merupakan Upaya Kewaspadaan Standar Barier Protektif Peralatan Pelindung  Gunakan kacamata pelindung. Bahan Kimia Panas kering DTT Dengan Pengukusan . Aplikasi Barier  Menggunakan sarung tangan :  Ketika melakukan tindakan  Ketika memegang peralatan bekas pakai. sarung tangan dan sebagainya  Ketika membuang sampah Barier dan Pengamanan Benda Tajam  Memegang jarum dan benda tajam lainnya Upaya Pengamanan Benda Tajam Pembuangan jarum dan benda tajam lainnya PROSES INTRUMEN Dekontaminasi  Proses:  Masukkan alat-alat dan sarung tangan pakai ulang dalam larutan klorin 0.

 Biarkan kering sebelum digunakan atau disimpan. Pengolahan Limbah Proses:  Masukkan bahan-bahan terkontaminasi ke dalam pembungkus tahan bocor atau kantung plastik. Proses:  Kukus selama 20 menit. apakah jumlah air di dalam panci cukup untuk proses pengukusan yang lengkap.Praktek  Rebus alat-alat dalam air mendidih selama 20 menit  Rebus dalam panci dengan penutup.  Sebelumnya periksa.  Penghitungan waktu dimulai saat air mulai mendidih. biarkan alat-alat mengering dalam panci sebelum disimpan.  Setelah pengukusan selesai.  Jangan menambahkan sesuatu ke dalam panci pengukus setelah penghitungan waktu dimulai.  Rendam selama 20 menit.  Permukaan air harus diatas level elemen pemanas tetapi tidak menggenangi nampan pengukus.  Keringkan diudara terbuka sebelum disimpan.  Waktu pengukusan dimulai setelah uap air keluar dari celah-celah tutup panci.  Jangan menambahkan sesuatu ke dalam panci setelah penghitungan waktu dimulai. DTT Secara Kimiawi Proses:  Masukkan alat-alat kedalam larutan disinfektan.  Bilas dengan air matang.  Bakar atau tanam bahan-bahan tersebut di tempat yang sesuai. Pencegahan Infeksi adalah tanggung jawab setiap individu .

3 .3 !748085030-.38:3  20.: 2.2.3 805079 439../:5  $$  31084.7.3 :2..9 203039:.-.781.5.3 /.2..9907..7.7.3 :2.7 8:2-07  .7.: :/.  /.7.3  .3 /.. 202-0-. 907.30/.8.5.3:2.3 .9.-. 503:.7.. 503:.9.39:3/. .05.93.35030-.7.8.39:-:   .7.7.   ..8.8:3.3:2.:2.9 2030-.29:-:   .9.3.3-07-0/.5.7.:/507.9. . 202-0-.9   . 5748083108..

8    097.38./.:.0/07.3. /.32.-.9.9.  .5..8.80:7:9:-: -:.3 /..9:.9907.507-.0/07.3907.3 3:9703 0. 70.   3108$8902.. #&  & %& !   #:-47 # .4.5.2.9. /../80.7.9:3108 .5.: 3108 .47 !$     :47 #$$%.2.380   31. .3 203.2.2.8/.3 574/: /.3. 83108 5.3.9-07.7. .9:3108.38.73.9.9   02:.0/07.94038079.8 /..2.91.3203.85.7..7.8:07 /03.3 20303.9: 31.3 ..3 ..8 5749091 80:07 /./../.9.831./.809025.8/.07.3023.8  31..:88902 %$  31.2. 80 9:-: 09.:80-.3 /.39.84.  !# $$$  #08543 .73..

94.# %:247  :.08. !#&&$ .

3.2.07.8 W#:-47.31./. .

/.7.3207.3 W.47.95.7.07. 2..3.0207.35079../..3  W 79074.9.3/.3.3203.84.-07/./.2.2033.  W./.07.0/07.907.8:087:.7.80--.0/../..2.32038:5.9. 803.7.

/0-5.703.3..7.7.3/8.507.780033.8  W :47.0--.8/.   .07.30/.07./.3.:.2.3.3.3203.31.!./.8  .

703.. 502-03.7.::38.3 .3 90.07  07 907.3 80.3:93.3. 2033.9.3 .1  W%:247.73.5.34././ .

3 574903/.3907.7.08..94.7.7.703.8502-::/..82032-:3502-03.03.3.380202.  ..  !02-03.-9.8:7:./.3907.3390798.9..:2:.3:93.35072.   $0.3   W :3.5033.

3-07-0/.8 #08543..3207..7.502-::/.3/.907.32491.957403-0907 8095439549.8:39:20307.3 1:38 .73./..9.3 1:38  03.0/07. 503:7:3../03.2  !005.  :.9.2:8 04489488 $0-..9:5033.:507..3$ 2.9.5.!07:-.703.31.8.:3108  %..3./.3./.3..28$8902   02..70854380:078.9./.3 $.3$!5.  307  2032-:.0/07.3 507:-.3.

39/.489488     .7250 .5.3003.3.3 34708. 0:..3 :./..58:2.7.3:39.03./.80 !07.33..7.-.8. !02-08.

703 5../.5.  025489   $89025079.9./.3 /..3:9:207:5../: 02-.3.9  .3. 203:7:3.8  !074/0 80..25.3.785079.2.3 2032-:.9:   $8902!079.503.8.8..3 -07. .9:90703.93.39:-: 907./.0/07./:8.97.:2:2   !074/0!74/742.8.8.8/:.390720/.3-07.033108:8.3.8. /7.:3. :2.25.707. 0..: 88902 2:3 /03.31089.9 / #8 .9  03:7:9!..3 9:-: .9    .527447.2 9:-: 8.3 0/.2.8:247. 0..%.3   48442. !074/080.793.3202-7.47.318448 :9/.3 /.8: -0:2 203.7... 2:3.3 . 5074/0 3 0.. 2.:.33/.390720/./.3820!079.3.32:48./. 348442.9  !.9428/..880:07  0$0% $ $   !03079. 80. 4..3.39-4/ 2:39.39073108/.././..79 7:2.79. 85081 907:8 -0702-.0.380:7:9:-:   !074/0 43. 8.. /03.93108:8   !074/0 $./.:2:28..    !079.42:2  . 3/.92.4254303 .:2:27085432:3907/7.038  !074/0 3 -07.2. -07.9.3 85081 -07.85081  5. 2:3.9.2.:3.9.8 207:5.::50.880 2:39.3. /.32.5.3 34385081 907..803/.3../. 0.53108  !079.3!748083108  !074/0 3:-....!..7085432:3  #085432:3 $0. 18 2. :3.8 31..8. 8.5.25.:3.7 .3 3484.2 3108 02:/.8:3.3574808 5079.9.3%:-:%07.85./..334385081 .3.3...3203.3820 - #0854331. .38:3 20.23108348442..3 2:3.8.9.9  0.3.3 81.77:2.3.3.3108.3 8090.38:3 80.-07.  .3 85081 2:3  !079..3 2032-:.

./ 9073108  . 50.3.3 08 03 203.

 8../.3-08. 27447.3489 ..8.27:2..9 .3907.3 7:2.:-03/.9 .9 ..  4394 7.9..380-.3472..50:9  4394!02.3/.9070390744:85./.38208. 3108-078:2-07/.  $$$    3108 .3#:2.3   !03:3:3 !03:3:3/.9   $&#$ $    !.92030-. /7:2.3//.3 .8080. /.2-.3 /.7:348 31083.080.7.7..-..3.3.2:2.903.8.7:.3.. 038 3108 3.803 207:5./.33.3439.33.7.7 :. .  509:.90:.9.3 503:3:3 .: 3:3.5.9...3 .7  .2.803  038/.9. 8.25079:2-:.9080.3/.:2.3907.3.38:3  .5.73:3.3-07-.3 :2:2 .9.3.9 ..8442./.7/..97403 /.803 .29:-:-07:-.5. 4897/:2909.348  .3-.3   31083/403/.9..3:2.8 080.3 .5.3 /. 3108 3.9/.3 4394902:.803  !.35.3  .$.   !09:..2430.32.3 5.77:2. .9  .8080.9...3.9.3 :38:7 5079.3472.5. 2.3 40 57480/:7 /.3 7:2.9/..507.:907..3 /-.9.3   .9. 10808/.25.3 3108 0 5.8:3.33.3/:3.8442.3820/./ -.7509:.33108.3-070-.3  !09:. .       :2.:80-.8. .9.-.9203:.3.5.57480/:73.: .5. .3203.703.8442.8.9/.8080..90907 503. 3108 3.8442. 8.3 /.3.70/.3.3/-07.: 4397.947.5./.9 2030-. .7147.9 2030-.309025.3/. 40 503:3:3 .9.3.3202503.9.803 /.9..38:3/03.3 3108 20.7.81 %07.3//.9  $:2-07 .: 509:.803.3 7:2.8 080.9.9.305.9.3:39: 5034-.: 43/8 0-078. 147.3 205:9 3:3.79:-: -:.   31088403 /.:5:3/.3.23:3.9.7.2./.

3   .05.9 9/.803909.3..903/#8   02507.2.3503.50303/.350753/.3.3  %3/.309/./. 033..38.50302-:.0..3503...   !$  4:8:9.9.8.2..13.3.9.5502-0750.2. 5. 93/.2..2.33108  8059  $02:.3080./.2-.303   03.7..8..33108..25:.203:7.8.

3. :8. 27447.. 203:7..2.3820 5. ..8  %3/.3820 5.7.3 :2.23./.2.9.:9/.95079:2-:.7:8  /  /.73.3   083108  %3/.3 3108 -...7.94.3 203.:./:52. 202-:3:.:.9.3-03/.3 802:.5072:.3020.03 /..5.5.5030-.9 /9..03.3.3.3/-:.9 439482070-:8 #.3 /..2 9:-: %::..3   !03.3 203./.3 9:-:  ..9.3 203.3  80-0:2503.9:39:203..38205.39:-:.903. 27447. 2.3503:3:3 !    :.2 20302:7  84.8 4394 2.7:2/.3  93/.94/03 909.3 .3-03/.3 .503.3. 5.3820 0/.7. 2.3 /.3 /.:5:32.0.8  %3/.-03/.3 .3   $9078.3 .3  3/.8:03/48547.34947.-03/.9403 -.7.9. .3 3108/03.3 80.32-.7./.5.2-.83 805079 /0-: /. .    .:.3   0439.2.3.73.9 43940703/.7 -03/./.9  398059&5.3.3820 -.9..3.9 /.3 .3 :39: 203..94039072.0.3/. 27447.5./. .:. /.8..3..3./:  03 /.907  .3 !02-:.:.3 .5 9/. 202-:3:8547..5.  .3 802:.8:3.080.9.8438.0..3 203..7.3 27447.3 27447.3.: -03/.:203.202574808507.

7  $.9:-07503:9:5    5.. :.7-078  $9078. 202-:.3 ..3805.23.2..!. %. /03.3.55.9 .-078  .88007.3 03/.3 ..3./:3. !03.303/..8 !74808    :.32..     :.9.8-0790.8073 %%03.3 !03/:3  :3.7:9..3473  :.7 .38.2.3.8207.2.3.3/.7:2/.3.3 ..3.3 5.2 ..9 /.9 ..7:3 9.33..2 020.280...7:9.3-.8 !74808  .3    #03/.3.3 .3.3. 503/:3  2.  8.8:. .3!03.0.33.3..93.:.8.35072:..3 /.3 .3-03/.3 8.7:3 9.807  .%./..380-.307:5.9.3.  09.85...9..9.3   09.9.9..20.3 09.3 473  8007.393/.3 -0.%.8090.3 -03/.7:39.3&5.3$9. !# $$%#& 0439.. 2039/.3.707/.8 &..3 80507920.2  !02-:.3 507.2.3/090703/.0020/.3. 9..3.25..7:2 /. .  078.3 /. 2020.707 03:3.. &5.3./03.2./03.8 5..2 .707!749091 !07.3!03::8.3 8.

8 909.2 5. 2039  $0-0:23. !74808  .2.2.5.53/.2..:...70:.3..503::88090. :2.0.303. 2039    ..5039:3.  .7 / /.3. 20303. ...9.7:9.9.  073.80-0:2/825.!7.3:3.  .5.3  !034.9:/2:.47.3808:.3  #03/..2 502-:3:8 9.9:503::8.3.9:0/.8 0.9.907-:.9.90/.9:/2:.3.9/.3203./: ..0. 5078.8 0 /..280...3  !74808  ::880.3808:. ..32-.9...9 .:..3 3.9:0/..::5 :39: 574808 503::8..:9.7 .0 00203 502.8090.3 -.. .3.9203073/.7..9.3.-809.25.9:9:55. !74808   .5039:3.3..9:/2:./..      !03.33108.9.3.2-.9 .3808:.2.8.7/.2-.390780-:9/9025.7.7..8:.7:8 /.25.90      #0-:8.5    !072:.89  ..8:.3/:/.203//  .3.2.3/83109..3.3203.3503::8     .3.3.23.3.3.9.3 -4.38008.0.3 907439.25.3. 2039 #0-:8/.7.72:.3 ...503::8..25.2-.3/2:.3 -..3  .3503:9:5  !039:3.80-0:2/825.9 .3.3  %%$0. -.5 9/.72.7203//80.2.:/825..25.7.  $090.307380-0:2/:3.3.8/03.7.39:35.3.8090..3 -./03.

  .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful