SISTEM INFORMASI PENYEWAAN LAPANGAN FUTSAL PADA GOOL FUTSAL

DISUSUN OLEH:

Faisal Apriyana A Choliq F Rizqa Rahmi h

081016018 081016036 081016060

Program Studi S1 Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga 2011

Deployment. Modelling merupakan tahap selanjutnya yang menggambarkan secara lengkap tentang perangkat lunak yang akan dibuat. dll. II. erd. Proses transaksi pada lapangan futsal tersebut masih menggunakan cara tradisional. Biasanya berupa pembuatan dfd. Saat ini pengerjaan proyek ini sudah sampai pada tahap planning . Biasanya berupa pengkodingan. Proses communication kami lakukan pada tanggal 29 September 2011 di Gool futsal surabaya. Rencananya kami akan menjadikannya menjadi dokumen berbasis web dan basis data. yang terdiri dari: Communication Planning Modelling Constructing Deployment Communication adalah ketika kita berkomunikasi dengan para stakeholder dan mendapat gambaran tentang produk dan proses perangkat lunak seperti apa yang akan digunakan.Framework activity Proses RPL kelompok kami berpedoman pada rangkaian framework activity. Proses booking mengacu pada dokumen yang berupa kertas. pada tahap ini perangkat lunak diaplikasikan pada client. Planning menjadikan hasil yang didapat dalam communication lebih terorganisir sehingga tahapan-tahapan selanjutnya bisa dilakukan dengan terarah. Setelah itu beberapa pertanyaan kami ajukan.I. Pada tahap ini juga mencakup testing dan perawatan. yaitu Bapak Robert. Dari hasil komunikasi tersebut didapatkan kesepakatan bahwa beliau bersedia menjadi client dari kelompok rpl kami. Dan ahap-tahap selanjutnya akan segera dilaksanakan. Kami bertemu langsung dengan manajer tempat tersebut. Stakeholder Adapun stakeholder pada proyek RPL kami adalah sebagai berikut: Client (Manajer gool futsal ) Admin (petugas kasir) . Constructing adalah tahap pembangunan perangkat lunak sesuai hasil dari tahap modelling.

III. Walaupun pada praktiknya semua pekerjaan akan dikerjakan dengan saling membantu karena jumlah staff yang sedikit tapi perlu ada pembagian tanggung jawab yang jelas agar proyek bisa berjalan lancar. Kepuasan pelanggan merupakan faktor yang kami perhatikan dan hal ini juga akan mengakibatkan naiknya pemasukan bagi gool futsal. Yang menjadi fokus utama dari proyek ini bagi kami adalah banyaknya pelajaran yang bisa didapatkan. Sebuah aliran proses yang bisa leluasa meloncat ke proses sebelumnya. setelah menggunakan perangkat lunak tersebut diharapkan kinerja dari pihak client akan meningkat. Aliran proses Aliran proses yang kami gunakan dalam proyek kami adalah aliran proses iterative. designer Rizqa. Pelanggan gool futsal menjadi bagian penting dari stakeholder karena mereka akan merasakan langsung penggunaa dari perangkat lunak kami. Software developer adalah pihak yang mengembangkan perangkat lunak yang akan dibuat. programmer) Support Pelanggan gool futsal Cliet adalah pihak gool futsal yang akan menggunakan produk kami . Kami ingin memastikan semua proses yang dijalani sudah berjalan dengan baik dan benar. Dalam kelompok kami manajer proyek adalah Faisal Apriyana. selain itu waktu yang ada pun memungkinkan untuk menerapkan aliran proses ini. designer.- Manajer proyek Software developer(analyst. dan kemudahan. Dalam kelompok kami yang akan bertindak sebagai analyst adalah Faisal Apriyana. Kurangnya pengalaman dari kami dalam menggarap sebuah proyek memperbesar peluang kami untuk berbuat salah. Adapun keuntungan dari penggunaan produk yang kami tawarkan adalah agar client mendapatkan keamanan. Admin atau petugas kasir adalah pihak yang menggunakan secara langsung perangkat lunak ini. dan nantinya admin akan kami latih menggunakan perangkat lunak ini sehingga penggunaannya bisa maksimal. kenyamanan. . Manajer proyek mengurusi kegiatan manajerial dari proyek ini. selain itu manajer proyek akan menjadi penghubung antara pihak client dan software developer. dan programmer adalah A Cholic.

Fitur yang diinginkan pelanggan Jika kami menjadi pelanggan. Karena dengan menggunakan model proses ini perangkat lunak yang dibuat akan terjamin kualitasnya. Pelanggan yang memesan lewat telepon akan kesulitan untuk mengetahui lapangan mana yang kosong. Bahan pelajaran pun bertambah sehingga pengetahuan pun bertambah. Biasanya jadwal lapangan hanya bisa dilihat jika kita datang langsung ke lapangan tersebut.IV. Jika ada jadwal lapangan yang bisa dilihat secara online maka pelanggan tentunya akan merasa sangat senang. Dengan menggunakan model proses ini juga bisa langsung mendeteksi kesalahan yang dilakukan sebelumnya. Model proses Model proses yang kami gunakan dalam proyek ini adalah model proses v. V. fitur yang kami inginkan adalah adanya jadwal lapangan yang bisa dilihat secara online. .

7.2:3.9:3.3 08:9././50.803.3..3.-8.5.980.30.4330 .5..5..390780-:9 !0.320208.35:3 -079.3.83. .8./. 03.8.35:3-079.3.3.3907...324/05748083507.2-.9.-8.9900543..9.3..38:3203/090808..50309.3.39039:3./.3/-:.43302.3.50..980..3.:.3  .2203.:.3207. ..2-..703.3.3.9.3203:3.8.3..' 4/0574808  4/0574808.38:30./.3...32./.34843 .3.3/..257403.3 .3-8..5.3-8.233..3. .380-0:23. /.23 :.3203:3./. /03..7.3.3 19:7.24/0574808..324/05748083:.3.3.3     .350...3../.7..3.. 9.:.     ' 9:7.5./.9803.3/./..3/33..9.3.3.350../.3.3:39:20309.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful