P. 1
MAKALAH ISD 2

MAKALAH ISD 2

|Views: 288|Likes:
Published by Bryant Varel Purba

More info:

Categories:Types, Reviews, Book
Published by: Bryant Varel Purba on Oct 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/30/2015

pdf

text

original

PERAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA UNTUK MENSEJAHTERAKAN KELUARGA

NAMA NPM KELAS

: BRYANT VAREL PURBA : 19111194 : 1 KA 40

KATA PENGANTAR

Puji syukur atas kehadiran Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan petunjuk dan kekuatan kepada saya untuk dapat menyelesakan makalah ini. Terselesaikannya makalah ini dengan judul “PERAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA
UNTUK MENSEJAHTERAKAN KELUARGA” ini merupakan hasil kerja keras yang tidak

terlepas dari dukungan, doa, semangat maupun sembangan-sumbangan ide dari semua pihak yang turut membantu terselesaikannya makalah ini. Saya selaku penulis mengucapkan terimakasih kepada : • Bapak Muhammad Burhan Amin selaku dosen pembimbing mata kuliah Ilmu Sosial Dasar,yang telah memberikan ilmu pengetahuan dan motivasi untuk membuat makalah ini. Orang tua tercinta, yang senantiasa memmberikan kasih sayang dan doa yang senantisa mengiringi langkah, sehingga saya mendapatkan kemudahan dalam menyelesaikan makalah ini. Teman-teman atas dukungannya, dan semoga apa yang kita inginkan dapat tercapai. Serta semua pihak yang tak biasa saya sebutkan yang telah membantu terselesaikannya makalah ini. Saya menyadari penulisan dalam makalah ini masih jauh dari kata sempurna, maka dari itu saya harapkankritik dan saran yang membangun dari pembaca. Semoga makalah ini bermanfaat untuk kita semua dan dapat menambahkan ilmu pengetahuan baru bagi kita semua.

• •

Bekasi,

Oktober 2011

Bryant Varel Purba

ii

DAFTAR ISI
Kata Pengantar...................................................................................................................ii Daftar Isi............................................................................................................................iii Bab I . Pendahuluan 1.1 Latar Belakang................................................................................................1 1.2 Tujuan.............................................................................................................1 1.3 Sasaran............................................................................................................2 Bab II . Permasalahan 2.1 Kekuatan.........................................................................................................3 2.2 Kelemahan.......................................................................................................3 2.3 Peluang............................................................................................................3 2.4 Tantangan........................................................................................................3 Bab III .Kesimpulan dan Rekomemdasi 3.1 Kesimpulan.....................................................................................................4 3.2 Rekomendasi...................................................................................................4 Referensi...............................................................................................................5

iii

PERAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA UNTUK MENSEJAHTERAKAN KELUARGA
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
Latar belekang PERAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA UNTUK MENSEJAHTERAKAN KELUARGA ini adalah dorongan dari banyaknya persoalan yang terjadi dalam masyarakat yang berkaitan dengan laju pertumbuhan penduduk yang belakangan ini tingkat angkanya cukup tinggi. Serta program Keluarga Berencana (KB) juga dirumuskan sebagai upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakaat melalui batas usia perkawinan, pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga untuk mewujudkan Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera (NKKBS). Apabila kita berbicara tentang kesejahteraan masyarakat atau keluarga. Bahwa pertumbuhan penduduk tersebut tidak terlepas dari kebijaksanaan pembangunan di perkotaan dan juga minimya kesadaran masyarakat untuk mendukung program pemerintah yaitu KB (Keluarga Barencana). Dengan jumlah penduduk seperti ini,yaitu tingkat kelahiran lebih tinggi daripada tingkat kematian,akan menimbulkan tingkat kebutuhan yg relative sangat tinggi,lapangan pekerjaan yg tinggi dan kebutuhan lainnya.Penyebaran penduduk seperti ini yaitu tidak seimbang atau tidak merata,dapat memunculkan berbagai masalah dalam negeri seperti masalah pembangunan,pemerataan pendidikan,sensus penduduk dan lain sebagainya dapat menjadi permasalahan publik.Seperti halnya jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) yg tinggi,namun jumlah Sumber Daya Alam tidak memadai.

1.2. Tujuan Keluarga Berencana
Tujuan dari Keluarga Berencana ini terbagi dua Yaitu.:
 Tujuan Umum : Meningkatkan kesejahteraan ibu, anak dalam rangka mewujudkan

NKKBS (Normal Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera) yang menjadi dasar terwujudnya
1

masyarakat yang sejahtera dengan mengendalikan kelahiran sekaligus menjamin terkendalinya pertambahan penduduk.
 Tujuan Khusus

: Meningkatkan jumlah penduduk untuk menggunakan alat

kontrasepsi, Menurunnya jumlah angka kelahiran bayi, Meningkatnya kesehatan Keluarga Berencana dengan cara penjarangan kelahiran. Dengan tujuan seperti ini,pemerintah dapat memperbaiki laju penduduk di Indonesia dan penduduk juga dapat hidup dengan nyaman,tentram dan sejahtera di negaranya/tempat tinggalnya sendiri.

1.3. Sasaran Keluarga Berencana
Dalam program keluarga berencana ini, pemerintah menargetkan sasaran kepada penduduk yg melakukan urbanisasi dari desa ke kota dan penduduk lainnya, agar laju pertumbuhan penduduk dapat di atasi dengan cepat dan tepat. Secara garis bagan dapat disimpulkan seperti ini : PEMERINTAH (dengan program KB) PENDUDUK

DALAM DAERAH

LUAR DAERAH

Penduduk Desa Penduduk Kota

Urbanisasi Migrasi Luar Negeri Dan Lain-lain

2

BAB 2 PERMASALAHAN 1. Kekuatan
Motivasi perempuan dalam KB dan PP tinggi. Adanya dukungan dana dalam APDB Alat Kontrasepsi tersedia. Juklak dan Juknis pengelola KB dan PP tersedia.

2. Kelemahan
Motivasi dan etos kerja staf masih rendah. Pengawasan Melekat (waskat) masih rendah. Keterbatasan SDM baik kuantitas maupun kualitas terutama PKB/PLKB. Terbatas porsi anggaran dibanding dengan sasaran program yang akan dilaksanakan.

3. Peluang
Tingginya animo masyarakat ikut ber KB. Mudahnya masyarakat memperoleh informasi tentang KB. Adanya dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) di bidang KB setiap tahun dari pusat. Adanya payung hukum kesetaraan dan keadilan gender.

4. Tantangan
Meningkatnya tuntutan masyarakat pelayanan KB yang bermutu. Imbas dari pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis sehingga masyarakat juga menuntut KB gratis. Tenaga profesional PKB berkurang akibat otonomi daerah dimana sebagian dimutasi ke instansi lain. Belum optimalnya institusi-institusi masyarakat dalam melaksanakan program KB.

3

BAB 3 KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
1. KESIMPULAN Menggerakkan dan memberdayakan seluruh potensi masyarakat dalam program KB dan Pemberdayaan Perempuan. Peningkatan SDM tenaga program KB dan PP baik kualitas maupun kuantitas utamanya di tingkat Kecamatan (PKB/PLKB). Meningkatnya ketahanan dan kesejahteraan keluarga melalui pelayanan KB dan Pemberdayaan Perempuan. Meningkatnya pembiayaan program KB dan Pemberdayaan Perempuan. Koordinasi lintas sektor yang terkait dalam pelaksanaan program KB dan PP.

2. REKOMENDASI 1. Meningkatkan akses informasi dan kualitas pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi bagi keluarga dalam merencanakan kehamilan yang tidak diinginkan, khususnya bagi keluarga rentan, yaitu keluarga miskin, berpendidikan rendah, terpencil dan tidak terdaftar. 2. Meningkatkan pembinaan dan mengintegrasikan informasi dan pelayanan konseling bagi remaja tentang kehidupan seksual yang sehat HIV/AIDS, NAPZA dan perencanaan perkawinan melalui pembinaan kelompok remaja dan intitusi masyarakat lainnya. 3. Meningkatkan ketahanan keluarga dalam kemampuan pengasuhan penumbuhkembangan anak, pembinaan kesehatan ibu, bayi, anak dan remaja, serta pembinaan lingkungan keluarga secara terpadu melalui kelompok kegiatan bina keluarga dan pendidikan anak usia dini. 4. Meningkatkan pemberdayaan ekonomi keluarga dan perempuan dalam kegiatan usaha ekonomi produktif, termasuk pengetahuan dan keterampilan usaha, serta fasilitas dalam mengakses sumber modalnya.

4

REFERENSI www.detik.com www.kompas.com www.lintasberita.com www.wodpress.com

5

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->