Perbedaan Artikel Konseptual dan Artikel Ilmiah

Artikel Konseptual Artikel konseptual adalah hasil pemikiran penulis atas suatu permasalahan, yang dituangkan dalam bentuk tulisan. Dalam upaya untuk menghasilkan artikel jenis ini penulis terlebih dahulu mengkaji sumber-sumber yang relevan dengan permasalahannya, baik yang sejalan maupun yang bertentangan dengan apa yang dipikirkan oleh penulis. Sumber-sumber yang dianjurkan untuk dirujuk dalam rangka menghasilkan artikel konseptual adalah juga artikel-artikel konseptual yang relevan, hasil-hasil penelitian terdahulu, disamping teori-teori yang dapat digali dari buku-buku teks. Bagian paling vital dari artikel konseptual adalah pendapat atau pendirian penulis tentang hal yang dibahas, yang dikembangkan dari analisis terhadap pikiranpikiran mengenai masalah yang sama yang telah dipublikasikan sebelumnya. Jadi, artikel konseptual bukanlah sekedar kolase cuplikan-cuplikan dari sejumlah artikel, apalagi pemindahan tulisan dari sejumlah sumber, tetapi hasil pemikiran analitis dan kritis penulisnya. Artikel konseptual biasanya terdiri dari beberapa unsur pokok, yaitu judul, nama penulis, abstrak dan kata kunci, pendahuluan, bagian inti atau pembahasan,penutup dan daftar rujukan. Uraian singkat tentang unsur-unsur tersebut disampaikan di bawah ini. 1. Judul Judul artikel konseptual hendaknya mencerminkan dengan tepat masalah yang dibahas. Pilihan kata-kata harus tepat, mengandung unsur-unsur utama masalah, jelas dan setelah disusun dalam bentuk judul harus memiliki daya tarik yang cukup kuat bagi pembaca. Judul dapat ditulis dalam bentuk kalimat berita atau kalimat tanya. Salah satu ciri penting judul artikel konseptual adalah "provokatif", dalam arti merangsang pembaca untuk membaca artikel yang bersangkutan. Hal ini penting karena artikel konseptual pada dasarnya bertujuan untuk membuka wacana diskusi, argumentasi, analisis dan sintesis pendapat-pendapat para ahli atau pemerhati bidang tertentu. Perhatikan juduljudul artikel di bawah ini, dan lakukan evaluasi terhadap judul-judul tersebut untuk melihat apakah kriteria yang disebutkan di atas terpenuhi. Membangun Teori melalui Pendekatan Kualitatif (Forum Penelitian Kependidikan Tahun 7, No. 1) § Repelita IV: A Cautious Development Plan for Steady Growth (Kaleidoscope International Vol. IX NO 1) § Interpreting Student's and Teacher's Discourse in Science Classes: An Underestimated problem? (Journal of Research in Science Teaching Vol. 33,No.2) Contoh-contoh judul di atas tercermin ciri-ciri yang diharapkan ditunjukkan oleh artikel konseptual seperti provokatif, argumentatif, dan analitik. 2. Nama Penulis Nama penulis artikel ditulis tanpa disertai gelar akademik atau gelar profesional yang lain. Jika dikehendaki gelar kebangsawanan atau keagamaan boleh disertakan. Nama lembaga tempat penulis bekerja ditulis sebagai catatan kaki di halaman pertama. Jika penulis lebih dari dua orang, hanya nama penulis utama saja yang dicantumkan disertai tambahan dkk. Nama penulis lain ditulis dalam catatan kaki atau di tempat lain jika tempat catatan kaki tidak mencukupi.

Di Amerika Serikat dalam tingkatan pendidikan tinggi dikenal apa yang disebut "Land grant universities……. Sementara itu penulispenulis lain lebih memfokus pada faktorfaktor ekonomi……. tetapi juga dari tubuh artikel walaupun ide-ide atau konsep-konsep yang diwakili tidak secara eksplisit dinyatakan atau dipaparkan di dalam judul atau tubuh artikel.3. Catatan sejarah pendidikan di negara-negara maju dan dikelompok-kelompok masyarakat yang telah berkembang kegiatan pendidikannya menunjukkan bahwa keadaan dunia pendidikan mereka sekarang ini telah dicapai dengan partisipasi masyarakat yang sangat signifikan di dalam berbagai bentuk. kata-kata kunci hendaknya diambil dari bidang ilmu terkait. sehingga (calon) pembaca tertarik untuk meneruskan pembacaannya. Format lebih sempit dari teks utama (margin kanan dan kiri menjorok masuk beberapa ketukan.. bukan komentar atau pengantar penulis. diketik dengan spasi tunggal." dst. misalnya dengan menonjolkan hal-hal yang kontroversial atau belum tuntas dalam pembahasan permasalahan terkait dalam artikel-artikel atau naskah-naskah lain yang telah dipublikasikan terdahulu. Abstrak dan Kata Kunci Abstrak artikel konseptual adalah ringkasan dari isi artikel yang dituangkan secara padat. Dengan membaca abstrak diharapkan (calon) pembaca segera memperoleh gambaran umum dari masalah yang dibahas di dalam artikel. Bagian pendahuluan ini hendaknya diakhiri dengan rumusan singkat (1-2 kalimat) tentang hal-hal pokok yang akan dibahas dan tujuan pembahasan Seperti tiga segmen bagian pendahuluan dalam contoh di bawah ini. Abstrak hendaknya juga disertai dengan 3-5 kata kunci. Dalam artikel ini akan dibahas kemungkinan-kemungkinan menurunnya partisipasi masyarakat tersebut berdasarkan analisis ekonomi . yaitu istilahistilah yang mewakili ide-ide atau konsep-konsep dasar yang terkait dengan ranah permasalahan yang dibahas dalam artikel. Pendahuluan Bagian ini menguraikan hal-hal yang dapat menarik perhatian pembaca dan memberikan acuan (konteks) bagi permasalahan yang akan dibahas. Dari kajian terhadap berbagai tulisan dan hasil penelitian yang disebutkan di muka terlihat bahwa masih terdapat beberapa hal yang belum jelas benar atau setidak-tidaknya masih menimbulkan keraguan mengenai sebab-sebab menurunnya mutu partisipasi masyarakat dalam pengembangan pendidikan. Sebagian ahli berpendapat bahwa sistem politik yang kurang demokratis dan budaya masyarakat paternalistik telah menyebabkan rendahnya partisipasi. Perlu dicatat bahwa kata-kata kunci tidak hanya dapat dipetik dari judul artikel. Terdapat perbedaan pendapat di kalangan para ahli yang berkaitan dengan menurunnya partisipasi masyarakat dalam pengembangan pendidikan. Ciri-ciri umum artikel konseptual seperti kritis dan provokatif hendaknya juga sudah terlihat di dalam abstrak ini. Partisipasi masyarakat merupakan unsur yang penting sekali bagi keberhasilan program pendidikan. 4. Jika dapat diperoleh. Panjang abstrak biasanya 50-75 kata yang disusun dalam satu paragraf.

analisis. Bagian Inti Isi bagian ini sangat bervariasi. Ironisnya. sejauh mungkin juga berciri komparatif dan menjauhi sifat tertutup dan instruktif. 1996:2) Contoh bagian inti artikel konseptual di atas dapat dilihat dengan jelas bagian yang paling vital dari jenis artikel ini yaitu posisi atau pendirian penulis. tergantung kepada kecukupan kebutuhan penulis untuk menyampaikan pikiranpikirannya. argumentasi. secara ringkas. Banyak penulis yang berusaha menampilkan segala apa yang telah di bahas di bagian terdahulu.pendidikan. Banyaknya subbagian juga tidak ditentukan. komparasi. Hesrh dan Mckibbin (1983:3) menyatakan bahwa sebenarnya banyak pihak telah menyadari perlunya inovasi…………………………(dari Ibnu. yang membuka kesempatan bagi penulis untuk menampilkan wacana penurunan partisipasi masyarakat dalam pengembangan pendidikan dari sudut pandang yang lain. 6. Walaupun mungkin terdapat beberapa perbedaan gaya penyampaian. Sebagian penulis menyertakan saran-saran atau pendirian alternatif. Berikut ini contoh petikan bagian artikel. Tinjauan dari berbagai sudut pandang telah menghasilkan kesimpulan yang beragam.. Diharapkan. walaupun kesadaran akan perlunya perubahanperubahan tertentu sudah secara luas dirasakan. Di antara sifat-sifat artikel terpenting yang seharusnya ditampilkan di dalam bagian ini adalah kupasan yang argumentatif. mengembangkan dan mengambil inisiatif inovasi yang diperlukan. Menurut Dr. misi bagian akhir ini pada dasarnya sama: mengakhiri diskusi dengan suatu pendirian atau menyodorkan beberapa alternatif penyelesaian seperti contoh di bawah ini. dengan analisis ini kekurangan analisis terdahulu dapat dikurangi dan dapat disusun penjelasan baru yang lebih komprehensif. Jika memang dianggap tepat bagian terakhir ini dapat disajikan dalam subbagian tersendiri.M. Walaupun demikian. seperti terlihat di dalam kalimat: Perubahan atau penyesuaian paradigma dan praktek-praktek pendidikan adalah suatu keharusan jika……. kalangan pendidikan sendiri tidak dengan cepat mengantisipasi. analitik dan kritis dengan sistimatika yang runtut dan logis. Penutup atau Simpulan Penutup biasanya diisi dengan kesimpulan atau penegasan pendirian penulis atas masalah yang dibahas pada bagian sebelumnya. Di dalam petikan bagian pendahuluan di atas dapat dilihat alur argumentasi diikuti penulis untuk menunjukkan masih adanya perbedaan pandangan tentang menurunnya partisipasi masyarakat di dalam pengembangan pendidikan. Contoh untuk bagian ini dapat dilihat pada berbagai artikel jurnal. keputusan dan pendirian atau sikap penulis mengenai masalah yang dibicarakan. Konsep pemikiran tentang Demokrasi Ekonomi pada prinsipnya adalah khas Indonesia. lazimnya berisi kupasan.Hatta dalam . perlu dijaga agar tampilan bagian ini tidak terlalu panjang dan menjadi bersifat enumeratif seperti diktat. 5. Penggunaan subbagian dan sub-subbagian yang terlalu banyak juga akan menyebabkan artikel tampil seperti diktat. Perubahan atau penyesuaian paradigma dan praktekpraktek pendidikan adalah suatu keharusan jika dunia pendidikan Indonesia tidak ingin tertinggal dan kehilangan perannya sebagai wahana untuk menyiapkan generasi masa datang.

Bagian awal ini berfungsi sebagai latarbelakang penelitian. 1. Walaupun demikian harus senantiasa diperhatikan bahwa tata aturan ini secara konsisten diikuti dalam setiap nomor penerbitan.konsep Demokrasi Ekonomi berlandaskan pada tiga hal. Hal tersebut terjadi sebagai reaksi atas permasalahan konglomerasi di Indonesia. yaitu: (a) etika sosial yang tersimpul dalam nilai-nilai Pancasila. semua rujukan yang telah disebutkan dalam tubuh artikel harus tercatat di dalam daftar rujukan. dan (c) organisasi ekonomi yang mendasarkan azas bersama/koperasi. Semangat untuk berpihak pada pengembangan usaha berskala menengah dan kecil perlu terus digalakkan. yaitu antara 5-15 kata. Pada saat ini nampak sudah ada political will dari pemerintah kita terhadap kegiatan ekonomi berskala menengah dan kecil. Sebaliknya. laporan penelitian harus disusun kembali agar memenuhi tata tampilan karangan sebagaimana yang dianjurkan oleh dewan penyunting jurnal yang bersangkutan dan tidak melampaui batas panjang karangan. pembahasan. tidak terlalu panjang atau terlalu pendek. Artikel Ilmiah Laporan penelitian sebelum ditampilkan sebagai artikel dalam jurnal. hasil penelitian. Perlu diupayakan hubungan kemitraan yang baik antar pelaku ekonomi dalam sistem perekonomian Indonesia. bagian pendahuluan. sehingga tingkat kesejahteraan seluruh masyarakat dapat ditingkatkan. . tetapi merupakan hasil kerja penulisan baru. Penulisan daftar rujukan dilakukan pada halaman terakhir artikel. Bagian-bagian artikel hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal adalah judul. tetapi dalam format artikel yang jauh lebih kompak dan ringkas daripada laporan teknis aslinya. dan daftar rujukan. 7 . Tata aturan penulisan daftar rujukan bervariasi. (b) rasionalitas ekonomi yang diwujudkan dalam perencanaan ekonomi oleh negara. kesimpulan dan saran. tergantung gaya selingkung yang dianut. yang dipersiapkan dan dilakukan sedemikian rupa sehingga tetap menampilkan secara lengkap semua aspek penting penelitian. Jadi. Kajian pustaka lazim disajikan untuk mengawali artikel dan sekaligus merupakan suatu pembahasan tentang rasional pentingnya masalah yang diteliti. Judul artikel memuat variabel-variabel yang diteliti atau kata kunci yang menggambarkan masalah yang diteliti. Penulisan artikel untuk publikasi menggunakan sistimatika tanpa angka ataupun abjad.Daftar Rujukan Bahan rujukan yang dimasukkan dalam daftar rujukan hanya yang benar-benar dirujuk di dalam tubuh artikel. Berikut ini disajikan uraian tentang isi artikel hasil penelitian secara umum berlaku untuk hasil penelitian kuantitatif ataupun kualitatif. tidak pada halaman baru. Judul Judul artikel hendaknya informatif. abstrak dan kata kunci. Isu tentang pelaksanaan Demokrasi Ekonomi dalam sistem perekonomian Indonesia menjadi ramai dan menarik pada era tahun 90-an. artikel hasil penelitian bukan sekedar bentuk ringkas atau "pengkerdilan" dari laporan teknis. metode. Namun demikian kemauan politik saja tidak cukup tanpa disertai keberanian politik. nama penulis. lengkap.

Jika lebih dari dua peneliti. padat. 3. Berikut ada beberapa contoh penulisan judul.Perlakukan sebagai suatu label bukan kalimat. Tekanan diberikan pada hasil penelitian. § Refleksi kritis terhadap program JPS (Jaring Pengaman Sosial) studi kasus Proyek PDM-DKE (Jurnal JKAP Vol 3 Nomor 1 (juli 1999) § Dampak program transmigrasi terhadap pendapatan dan distribusi pendapatan petani § Peran pendapatan asli daerah (PAD) dalam anggaran pendapatan dan belanjar daerah (APBD) Jika dibandingkan dengan judul-judul di atas. dan ringkasan hasil penelitian (bila dianggap perlu. bagian ini harus disertai rujukan yang bisa menjamin otoritas penulisnya. ditulis langsung setelah abstrak dan kata kunci. (2) masalah dan wawasan rencana pemecahan masalah. akan segera tampak perbedaannya dengan judul artikel nonpenelitian. pembahasan. dan langsung mengenai masalah yang diteliti. Abstrak diketik dengan spasi tunggal dengan menggunakan format yang lebih sempit dari teks utamanya (margin kanan dan kiri menjorok masuk 1. 2. Jumlah kata kunci sekitar 3-5 buah. Jumlah rujukan harus proporsional (tidak terlalu sedikit atau tidak terlalu banyak). Panjang Abstrak tidak lebih dari 200 kata dan ditulis dalam satu paragraf. Terjemahan judul artikel berbahasa Indonesia dimuat pada baris pertama abstrak berbahasa Inggris. Abstrak memuat masalah dan tujuan penelitian. Pendahuluan Pendahuluan tidak diberi judul. Pembahasan kepustakaan harus disajikan secara ringkas. segi historisnya atau segi lainnya. Nama Penulis Nama penulis artikel ditulis tanpa disertai gelar akademik atau gelar lain apapun. hanya peneliti utama saja yang dicantumkan di bawah judul. Aspek yang dibahas dapat mencakup landasan teorinya. terutama dengan terlihatnya variabelvariabel utama yang diteliti. Untuk penelitian kualitatif di bagian ini dijelaskan juga fokus penelitian dan uraian konsep yang berkaitan dengan fokus penelitian. prosedur penelitian (untuk penelitian kualitatif termasuk deskripsi tentang subjek yang diteliti). (3) rumusan tujuan penelitian (dan harapan tentang manfaat hasil penelitian) Sebagai kajian pustaka. . Dengan kata kunci dapat ditemukan judul-judul penelitian abstraknya dengan mudah. Hal-hal lain seperti hipotesis. juga kesimpulan dan implikasi). Abstrak hendaknya ditulis dalam bahasa Inggris. berupa kata tunggal atau gabungan kata. Hindari singkatan berupa jargon. dan saran tidak disajikan. nama peneliti lain ditulis dalam catatan kaki.2 cm). 4. Kata kunci adalah kata pokok yang menggambarkan daerah masalah yang diteliti atau istilah-istilah yang merupakan dasar pemikiran gagasan dalam karangan asli. Penyajian latar belakang atau rasional penelitian hendaknya sedemikian rupa sehingga mengarahkan pembaca ke rumusan masalah penelitian yang dilengkapi dengan rencana pemecahan masalah dan akhirnya ke rumusan tujuan. Bagian ini menyajikan kajian pustaka yang berisi paling sedikit tiga gagasan: (1) latar belakang atau rasional penelitian. Kata kunci diperlukan untuk komputerisasi sistem informasi ilmiah. Abstrak dan Kata Kunci Abstrak berisi pernyataan ringkas dan padat tentang ide-ide yang paling penting. Nama lembaga tempat bekerja penulis ditulis sebagai catatan kaki di halaman pertama.

Tabel ataupun grafik harus diberi komentar atau dibahas. Subjek penelitian dipilih secara random dari seluruh siswa kelas 3 kemudian secara random pula ditempatkan ke dalam kelompok percobaan dan kelompok kontrol.5. Apabila uraian ini disajikan dalam subbagian. maka subbagian itu antara lain berisi keterangan tentang populasi dan sampel (atau subjek). termasuk perbandingan antara koefisien yang ditemukan dalam analisis dengan koefisien dalam tabel statistik. dan bagaimana data dianalisis. Informasi yang diberikan oleh informan kunci diuji dengan membandingkannya dengan pendapat nara sumber yang lain. Apabila hasil yang disajikan cukup panjang. Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan………… Rancangan eksperimen pretest-posttest control group design digunakan dalam penelitian ini. dan oleh karena itu biasanya merupakan bagian terpanjang. Apabila bagian ini pendek. bagian hasil memuat bagianbagian rinci dalam bentuk subtopik-subtopik yang berkaitan langsung dengan fokus penelitian. Pembahasan tidak harus dilakukan per tabel atau grafik. Bagian ini menyajikan hasil-hasil analisis data atau yang dilaporkan adalah hasil bersih. Peneliti terjun langsung ke dalam kehidupan masyarakat desa. Hanya hal-hal pokok saja yang disajikan. Selain itu juga diperlukan mengenai pengecekan keabsahan hasil penelitian. Proses analisis data (seperti perhitungan statistik) tidak perlu disajikan. Untuk penelitian kualitatif. Data diambil dengan menggunakan tes yang telah dikembangkan dan divalidasi oleh lembaga pengembangan tes Nasional. Analisis data dilakukan dengan……. ikut serta melakukan berbagai aktivitas sosial sambil mengumpulkan data yang dapat diamati langsung di lapangan atau yang diperoleh dari informan kunci. penyajian bisa dilakukan dengan memilah-milah menjadi subbagian-subbagian sesuai penjabaran masalah penelitian. Pencatatan dilakukan tidak langsung tetapi ditunda sampai peneliti dapat "mengasingkan diri" dari anggota masyarakat sasaran. Hasil analisis boleh disajikan dengan tabel atau grafik. Untuk penelitian kualitatif perlu ditambahkan perian mengenai kehadiran peneliti. Metode Pada dasarnya bagian ini menyajikan bagaimana penelitian itu dilakukan. siapa sumber data. dan teknik analisis data. bisa digabung dengan bagian pembahasan. Yang dilaporkan adalah hasil analisis dan hasil pengujian hipotesis. instrumen pengumpulan data. Contoh: Kebijakan pemberian obat generik diharapkan akan memberikan dampak adanya penggunaan obat secara rasional oleh masyrakat. Proses pengujian hipotesispun tidak perlu disajikan. rancangan penelitian (terutama jika digunakan rancangan yang cukup kompleks seperti rancangan eksperimental). dan lama penelitian. Uraian tentang rancangan penelitian tidak perlu diberikan.. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan observasi partisipatori. 6. lokasi penelitian. Tabel atau grafik digunakan untuk memperjelas penyajian hasil secara verbal. Materi pokok bagian ini adalah bagaimana data dikumpulkan. Uraian disajikan dalam beberapa paragraf tanpa subbagian. subjek penelitian dan informan beserta cara-cara menggali data penelitian. atau dipilah-pilah menjadi beberapa subbagian. . Hasil Bagian hasil adalah bagian utama artikel ilmiah.

2) 1228 (96.3) 6 (33.0) 17 (1.0) 1278 (100.0) 23 (100. Pembahasan .7) 10 (43.3) 24 (1. Tabel 2.7) 1203 (94.0) 2 (0.3% (1232 dari 1279 guru sampel) menjawab cara penyimpanan garam yang terbaik adalah dengan cara ditutup (lihat lajur jumlah).Tabel 2. Pengetahuan dan perilaku penyimpanan garam Perilaku Penyimpanan Garam Pengetahuan penyimpanan garam yang baik Total Tak jawab Tertutup Terbuka Di atas kompor Tidak jawab 0 (0.0) 18 (100.1) 9 (50.0) 2 (0.0) 7.2) Tertutup 4 (66.0) 0 (0.3) 1 (4.7) 3 (16.0) 1231 (100.0) Terbuka 0 (0. menunjukkan bahwa menurut pengetahuan tentang penyimpanan garam sebagian besar yaitu 96.0) 12 (52.9) Atas kompor 2 (33.3) 9 (0.2) 0 (0.5) 24 (1.9) Jumlah Persen 6 (100.

bukan dalam bentuk numerikal. Penafsiran terhadap temuan dilakukan dengan menggunakan logika dan teoriteori yang ada. Sementara itu kebijakan kebijakan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam peningkatan PAD lebih dititikberatkan pada pola intensifikasi ketimbang ekstensifikasi dan lebih ditekankan pada perubahan struktur tarif. Berdasarkan uraian pada bagian kedua bagian itu. Demikian pula penulisan artikel publikasi. adanya hasil penelitian yang bagus tidak menjamin adanya artikel publikasi yang bagus. dikembangkan pokok-pokok pikiran yang merupakan esensi dari uraian tersebut. Pembandingan harus disertai rujukan. Tujuan pembahasan adalah: (a) menjawab masalah penelitian atau menunjukkan bagaimana tujuan penelitian itu dicapai. dan (d) menyusun teori baru atau memodifikasi teori yang ada. Temuan diintegrasikan ke dalam kumpulan pengetahuan yang sudah ada dengan jalan membandingkan temuan itu dengan temuan penelitian sebelumnya. Saran disusun berdasarkan kesimpulan yang telah ditarik. . Kebijakan keuangan daerah di Kota Banjarmasin khususnya peningkatan PAD tidak terlepas dari dalam kerangka hubungan keuangan pusat dan daerah. atau dengan kenyataan di lapangan. atau dengan teori yang ada. Penolakan sebagian dari teori haruslah disertai dengan modifikasi teori. Demikian pula semua rujukan yang disebutkan dalam batang tubuh harus disajikan dalam daftar rujukan. Bagian saran bisa berdiri sendiri. (b) menafsirkan temuan-temuan. bagian ini dapat pula memuat ide-ide peneliti keterkaitan antara kategorikategori dan dimensi-dimensi serta posisi temuan atau penelitian terhadap temuan dan teori sebelumnya. Saransaran bisa mengacu kepada tindakan praktis. Bagian kesimpulan dan saran dapat pula disebut bagian penutup. harus disimpulkan hasil-hasil penelitian secara eksplisit.Bagian ini adalah bagian terpenting dari keseluruhan isi artikel ilmiah. Dalam menjawab masalah penelitian atau tujuan penelitian. atau pengembangan teoritis.… …………… 8. Misalnya dinyatakan bahwa penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran PAD dalam anggran pendapatan dan belanja daerah. PENUTUP Sebagaimana halnya kegiatan apapun. Bahan pustaka yang dimasukkan dalam daftar rujukan harus sudah disebutkan dalam batang tubuh artikel. Kesimpulan disajikan dalam bentuk essei. sebagian atau seluruhnya. dan penolakan terhadap seluruh teori haruslah disertai dengan rumusan teori baru. maka dalam bagian pembahasan haruslah diuraikan peran PAD tersebut bagi APBD sesuai dengan hasil penelitian. Untuk penelitian kualitatif. Hal ini dapat ditafsirkan bahwa PAD mempunyai peran besar terhadap anggaran dan pendapatan belanja daerah. Misalnya ditemukan adanya korelasi antara PAD dengan APBD. dan penelitian lanjutan. pengulangan akan menghasilkan keterampilan. Jika penelitian ini menelaah teori (penelitian dasar). Kesimpulan dan Saran Kesimpulan menyajikan ringkasan dari uraian yang disajikan pada bagian hasil dan pembahasan. Daftar Rujukan Daftar rujukan harus lengkap dan sesuai dengan rujukan yang disajikan dalam batang tubuh artikel ilmiah. Berikut contoh penulisan isi pembahasan. teori yang lama bisa dikonfirmasi atau ditolak. 9. (c) mengintegrasikan temuan penelitian ke dalam kumpulan pengetahuan yang telah mapan.

integritas dan kredibilitas sebagai ilmuwan. DAFTAR RUJUKAN Jurnal Ilmu Pendidikan. Malang: Universitas Negeri Malang. Dengan konsistensi kegiatan penelitian dalam satu track record. Penulisan Artikel Konseptual dan Artikel Hasil Penelitian. 1999. Banjarbaru. Malang: Jurnal Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Makalah disajikan dalam Seminar dan Lokakarya Metodologi Penelitian. 2000. Sofro. 2000. Waseso. Pedoman Penulisan Artikel Jurnal. Laporan Penelitian. terbentuklah keterampilan menulis artikel ilmiah. Tesis.Dengan kebiasaan menulis setiap hasil penelitian dalam bentuk publikasi ilmiah. MG. 2000. Disertasi. Artikel. Malang: Universitas Negeri Malang. publikasi terdahulu dapat digunakan sebagai acuan bagi penelitian dan penulisan artikel publikasi berikutnya yang pada gilirannya akan meningkatkan rekognisi. AS. 2001. Malang: Universitas Negeri Malang . Menulis Artikel Untuk Jurnal Ilmiah. Makalah. Mei 2001 Suhadi Ibnu. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah:Skripsi. Penulisan Naskah Publikasi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful