P. 1
Proses Pembuatan Ban

Proses Pembuatan Ban

|Views: 110|Likes:
Published by Irvan Ipank

More info:

Published by: Irvan Ipank on Oct 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/10/2013

pdf

text

original

Proses Pembuatan Ban

Anda tentu tahu betapa pentingnya peran ban mobil. Satu-satunya komponen yang memiliki kontak langsung ini memiliki beberapa tugas utama. Di antaranya sebagai penyangga mobil, meredam guncangan akibat jalan yang tidak rata, memindahkan tenaga mesin ke jalan, dan yang tak kalah penting adalah mengontrol arah laju mobil. Bayangkan jika ban tidak dapat melakukan tugas-tugas ini dengan baik. Kecelakaan dengan mudah bisa terjadi. Mengingat pentingnya tugas ban, proses pembuatannya pun tidak mudah. Termasuk proses perancangan, pemilihan bahan baku, dan sebagainya. Nah, sebelum mengikuti proses pembuatan ban, mari kita telaah dulu bagian-bagian ban radial tubeless. 1. Innerliner Merupakan lapisan terdalam yang berfungsi sebagai pengganti ban dalam. Lapisan ini memiliki pori-pori yang sangat rapat sehingga udara tidak dapat menembus keluar 2. Ply cord Lapisan yang dibuat dari benang polyester ini berfungsi untuk menahan beban maupun kecepatan. 3. Apex Karet keras yang berfungsi untuk menjaga stabilitas saat menikung sekaligus sebagai tumpuan beban. 4. Bead wire Kawat yang diberi lapisan karet dan berfungsi sebagai pemegang pelek. 5. Sidewall compound Bagian dinding ban yang dibuat dari kompon khusus sehingga tahan terhadap benturan samping

1. 10. 3. Under tread compound Berada di antara tread compound dan capply. karbon hitam dan minyak tertentu diaduk menjadi satu pada suhu sekitar 100° Celcius. 2. namun tetap empuk. Prosesnya adalah injeksi dan extruding hingga terbentuk profil. Berfungsi untuk menjaga stabilitas dan ketahanan di kecepatan tinggi termasuk menjaga agar permukaan ban tetap rata saat menikung. 8. bahan kimia. Misalnya mixer milik pabrik ban EP Tyres yang konsumsi listriknya ‘hanya’ 1. Tread compound Lapisan terluar yang menapak langsung ke jalan. Berfungsi sebagai perekat. Berbagai komposisi dibuat untuk dijadikan bagian-bagian ban yang berbeda. Mixing Inilah awal proses pembuatan ban. Bahan ini dituntut memiliki tingkat keausan yang kecil. Berbagai bahan seperti karet alam. Hasil dari proses mixing adalah compound yang masih empuk berbentuk lembaran (sheet gum). Rim cushion Lapisan karet khusus untuk melindungi bead wire di area pelek. Sidewall ini sangat berpengaruh terhadap keempukan sebuah ban. . namun aroma yang tercium di bagian ini pun tak jauh berbeda dari pabrik roti. Extruding Adonan hasil mixing tadi dibuat menjadi tread dan sidewall. karet sintetik. 6. sekitar 38° Celcius. Lapisan ini bersentuhan langsung dengan pelek. Capply Bahan khusus untuk melindungi steel cord dari panas saat ban berputar cepat.500.2 mm.namun tetap empuk sehingga berfungsi juga sebagai suspensi. Bentuk campuran ini menyerupai adonan kue yang sangat kental. 9. Belt layer Ada dua lapis yang terbuat dari steel cord. Calender Salah satu proses setelah mixing adalah pembuatan innerliner dengan mengubah adonan menjadi lembaran tipis setebal 1.000 Watt. Lalu bagaimana pembuatan ban mulai dari bahan baku sampai siap digunakan? Berikut prosesnya. Untuk mengaduk adonan karet ini dibutuhkan mesin mixer yang sangat kuat. Tak hanya wujud adonan karet ini saja yang seperti kue. Adonan untuk ini memang khusus sehingga dihasilkan innerliner yang memiliki pori-pori rapat sehingga tak dapat ditembus udara. Suhu udara di areal mixing ini cukup panas. 7.

ukuran ban dan semua informasi yang ada di dinding ban. 7. namun masih diperlukan bantuan manusia. Di sini proses yang dilakukan adalah pemotongan hasil dari seksi calender. 8. kami juga memiliki laboratorium untuk memeriksa sampel ban yang diambil secara acak demi menjaga kualitas. capply. dan plycord dengan membuat lembaran seperti anyaman benang polyester yang dibuat silang untuk menambah kekuatan. Proses curing merupakan akhir dari proses pembuatan ban. 5. Ban tidak mungkin bisa 100% balance seperti pelek. pada seksi calender ini juga dibuat lapisan lain seperti belt layer. di bagian lain ada pembuatan bead wire yaitu melapisi kawat baja dengan karet. Meski prosesnya menggunakan mesin secara otomatis. Jika diperhatikan permukaannya seperti ban slick. ban sudah terbentuk termasuk profil. jadi ketelitian pekerja sangat dibutuhkan. berarti ada kesalahan pada proses produksi. Proses ini tentu saja tidak menggunakan mesin. Selain itu. tipe. Finishing/quality control Setelah selesai. dihasilkan ban utuh namun masih mentah. Keluar dari mesin curing. bead wire sudah berbentuk lingkaran sesuai dengan ukuran rim. di bagian ini suhu ruangan mencapai 41 derajat Celcius. Cutting Berbahagialah pekerja di bagian cutting. di sini hasil dari seksi-seksi sebelumnya disatukan.Selain innerliner. namun ada batasannya. Dari mesin ini. Bead Sementara proses calender berjalan. ban diperiksa secara visual apakah ada cacat atau tidak. tulisan merek. tergantung ukuran bannya. Lembaran dipotong presisi seesuai dengan ukuran ban. Building Masih di ruang ber-AC. Selain visual. Curing Tidak seperti proses building. Sebab ruangan di bagian ini dilengkapi AC. kontrol juga dilakukan dengan pemeriksaan balance dan menggunakan sinar X. Jika melebihi batas. 4. Tidak mungkin proses building bisa dilakukan mesin secara fully otomatis. Bentuknya menggembung seperti donat tanpa kembangan di bagian luar. Proses ini berjalan otomatis dan begitu keluar dari mesin. 6. . Di sini ban mentah dicetak dengan suhu sekitar 178° Celcius selama kira-kira 8 menit.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->