CONTOH METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN BANGUNAN

Posted on 31 Oktober 2010 by MAKMUR ACHANK 1. LINGKUP PEKERJAAN Lingkup pekerjaan yang akan dilaksanakan yakni : I II III IV V VI VII PEKERJAAN PERSIAPAN PEKERJAAN TANAH DAN PASIR URUG PEKERJAAN PASANGAN & BETON PEKERJAAN LANTAI KERAMIK PEKERJAAN KAP, PENUTUP ATAP PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK PEKERJAAN PENGECATAN 1. 2. PEKERJAAN PENDAHULUAN 1. Pekerjaan Persiapan 1. Segala sesuatunya menyangkut kelancaran pekerjaan palaksanaan harus telah disiapkan di lokasi sebelum melaksanakan pekerjaan. 2. Jadwal terinci, Time schedule, mobilisasi peralatan dan tenaga kerja,serta kelengkapan administrasi lapangan harus disiapkan sebelum memulai pekerjaan. 3. Demi kelancaran kegiatan sebelumnya kontraktor harus memperhatikan penempatan bahan / material dan lalu lintas. 4. Situasi dan Ukuran-ukuran 1. S i t u a s i v Volume pekerjaan tersebut dalam pasal terdahulu merupakan batasan minimal yang harus dipenuhi dan dimaksudkan sebagai garis pelaksanaan dan pegangan kontraktor. v Kontraktor wajib meneliti situasi lapangan, terutama keadaan tanah, sifat dan luasan pekerjaan serta hal-hal lain yang dapat mempengaruhi harga penewaran kontraktor. v Kelalaian atau kekurangan telitian kontraktor dalam hal ini tidak dijadikan alasan untuk mengajukan tuntutan. 1. U k u r a n

Tinggi bouwplank sama dengan titik nol atau apabila dikehendaki lain harus dibicarakan dan mendapat persetujuan dengan Direksi. penimbunan rencana lantai bangunan. Apabila terdapat ketidak sesuaian ukuran-ukuran. 1. Penebangan pohon/pembersihan harus tuntas sampai pada akar-akarnya sehingga tidak merusak struktur tanah. . Pekerjaan Pembersihan 1. PEKERJAAN TANAH & PASIR 1. Atas persetujuan Direksi. Untuk selanjutnya patok permanen tersebut harus menjadi dasar bagi setiap ukuran dan kedalaman. 3. Ruang Lingkup Pekerjaan ini meliputi penimbunan kembali galian pondasi. 2. Kontraktor berkewajiban mencocokkan ukuran-ukuran satu sama lain dan segera melaporkan kepada Direksi bilamana terdapat ketidak cocokan ukuran-ukuran didalam gambar-gambar RKS ini. sehingga titik peil sesuai dengan gambar rencana. Untuk Bangunan rehabilitasi sebelum kontraktor memulai pekerjaan terlebih dahulu mengambil Foto Nol.III yang diketam rata pada sisi kerjanya. 2. 2. Kontraktor membersihkan lapangan/Lokasi pembangunan dari hal-hal yang dapat merusak pelaksanaan pembanguna. Titik peil ini harus ditetapkan dengan membuat patok permanen yang selama dalam pelaksanaan tidak boleh bergesar/berubah. Setelah pemasangan bouwplank harus dilaporkan kepada Direksi untuk mendapatkan persetujuan sebelum pekerjaan selanjutnya dilaksanakan.• • • • • • • • Kontraktor Bertanggung jawab atas tepatnya pelaksanaan pekerjaan menurut bentuk ukuran-ukuran dan mutu yang tercantum dalam rencana kerja dan Syaratsyarat (RKS) pekerjaan ini. penggalian. 3. Letak titik duga (titik nol) sebagaimana dinyatakan dalam gambar atau sesuai kesepakatan dalam peninjauan lokasi. penentuan titik lainnya dilakukan oleh pemborong dilapangan dengan alat ukur optic yang sudah diTera kebenarannya dan harus selalu berpedoman pada titik duga patok (peil nol). dan tidak diperkenangkan membetulkan kesalahan-kesalahan ukuran / gambar-gambar sebelum berkonsultasian dari Direksi. 3. Sebagai langkah awal peleksanaan pekerjaan. Penjelasan Umum Meliputi pekerjaan penggalian (Cut) dan penimbungan (Fill). maka pengukuran bersama dijadikan patokan. Pemasangan patok dan papan bouwplank boleh menggunakan kayu/papan kls. pemadatan lapis demi lapis. Memasang Papan Bouwplank 1. 1.

4. Galian Tanah 1. Sebelum melaksanakan penggalian. C.1. dan batu bata untuk pekerjaan roolag pada entrance. maka bagian ini harus dikeluarkan seluruhnya kemudian lubang yang terjadi diisi dengan pasir urug. 1. PEKERJAAN PONDASI 1. Ketentuan-ketentuan dalam melaksanakan pekerjaan seperti yang dijelaskan sebagai berikut : 1. posisi galian dan ukuran seperti tertera dalam gambar sudah dipastikan benar dan harus mendapat persetujuan Direksi / Pengawas lapangan. 3. Ketentuan-ketentuan dalam melaksanakan pekerjaan seperti yang dijelaskan sebagai berikut : . 1. 2. urugan tanah dan urugan kembali eks tanah galian sesuai dengan gambar kerja. Ketentuan-ketentuanPondasi yang dipasang berasal dari material batu gunung yang bermutu baek yang mengandung lumpur. Dasar galian harus mencapai tanah keras. dan jika pada galian terdapat akar-akar kayu. maka lubang yang sudah siap segera dilanjutkan dengan urugan pasir dan batu kosong. dan batu bata untuk pekerjaan roolag pada entrance. Penggalian tanah pondasi dapat dimulai setelah pemasangan bouwplank dan patok-patok disetujui Direksi / Pengawas lapangan. kotoran-kotoran dan bagian-bagian tanah yang longgar (tidak padat). Penjelasan Umum Meliputi pemasangan pondasi bangunan dan entrance yang dicantumkan dalam gambar diikuti berdasarkan tinggi peil dan dimensi ukuran dan berdasarkan petunjuk Direksi / Pengawas 1. Lingkup Pondasi yang dipasang berasal dari material batu gunung yang bermutu baek yang mengandung lumpur. Pekerjaan urugan yang dilaksanakan adalah urugan pasir. 4. U r u g a n a. Untuk mempertahankan kepadatan muka tanah galian.

Portland camen Portland cament yang digunakan adalah jenis-jenis yang memenuhi ketentuanketentuan dalam N1-1 atau menurut standart Portland cemen yang digariskan oleh Asosiasi Semen Indonesia. dan lebar pondasi batu gunung dibuat sesuai gambar rencana. Dimensi pondasi batu gunung disesuaikan dengan gambar rencana. Ukuran kedalaman. air hujan kabel-kabel dan lain-lain yang menembus pondasi dapat dipasang bahan lunak yang mudah dibuka. Air . 1. Untuk pondasi dipake batu gunung yang berkualitas baek. Molom. alat bantu yang memadai sesuai dengan fungsinya dan material/bahan berdasarkan standart peraturan beton bertulang PB1 1971 dan SK. Untuk keperluan kemudahan pemasangan pipa saluran air bersih.T-15. 5.cara penyimpanan harus mengikuti syarat-syarat penyimpangan bahan tersebut. 1.1991-03 1. C. Bahan 1. Sloef. Ketentuan-ketentuan dalam melaksanakan pekerjaan seperti yang dijelaskan sebagai berikut : 1. Semen yang digunakan harus berkualitas baik dan pada saat digunakan harus dalam keadaan fresh (belum mulai mengeras) Untuk menjaga mutu semen. 2. Tidak diperkenangkan melakukan pelubangan pada sloef dan pondasi. 3. Pasangan pondasi batu kosong tebalnya dibuat minimum 20 cm atau sesuai gambar rencana. Maka perlu penyedian tenaga kerja yang terampil. tidak polos dan permukaannya tajam. Batu gunung yang dipakai harus dipecah-pecah sehingga diameternya antar 30 cm dan minimum 10 cm. PEKERJAAN BETON 1.SKNI. RUANG LINGKUP Lingkup pekerjaan beton meliputi penyediaan semua pemasangan. keras. Batu gunung harus disusun sedemikian rupa sehingga dudukannya kokoh serta terikat baik satu sam lainnya dengan adukan. Penjelasan Umum Meliputi pekerjaan beton yang bertulang dan tidak bertulang dan pelaksanaan yang benar untuk menghasilkan beton yang bermutu baik. kolom praktis dan semua komponen-konponenya yang ditunjuk oleh gambar rencana. Pasangan batu gunung untuk pondasi ini harus dipasang dengan adukan 1PC : 5 psr yang diaduk matang.1.

Kerikil/batu pecah harus mempunyai gradasi yang baik. tidak porous. 1. Material lain yang digunakan diutamakan produksi dalam negeri. Besi beton / baja tulangan yang tidak memenuhi syarat harus segera dikeluarkan dari lokasi pekerjaan dalam waktu 24 jam setelah ada perintah tertulis dari Direksi. Dimensi dan ukuran penempang bulat besi beton / baja tulangan harus sesuai dengan petujuk gambar kerja (memenuhi batas toleransi minimal) seperti yang di syaratkan dalam PBI 71. Kayu . Besi Beton Baja tulangan yang digunakan adalah baja yang kualitasnya sesuai dengan ditentukan dalam PBI 71. atau pasir buatan yang dihasilkan oleh alat-alat pemecah batu. Kerikil/Batu Pecah Kerikil/batu pecah yang dipakai harus memenuhi syarat-syarat PBI 1971. 1. memenuhi syarat kekerasannya. serta berpenampang bulat. karat dan bebas dari cacat-cacat seperti serpih dan sebagainya. Apabila kadar lumpur melampaui 1%. Pasir tidak boleh mengandung lumpur lebuh dari 5% ditentukan terhadap berat kering. 1. tidak mengandung minyak. Besi beton harus bersih dari dari lapisan minyak lemak. tidak porous cukup syarat kekerasannya. asam alkali bahan-bahan organis dan bahan-bahan lain yang dapat menurungkan mutu beton. Pasir Pasir yang dipakai harus memenuhi syarat-syarat PBI 1971. Pasir yang dipakai dapat berupa pasir alam. 1. maka kerikil harus dicuci.Yang digunakan harus memenuhi syarat-syarat PBI 1971. Kawat pengikat harus terbuat daru baja lunak dengan diameter minimal 1mm dan tidak bersepuh seng. Air tawar yang dipakai harus bersih. Pasir harus terdiri dari butir-butir yang tajam dan mempunyai gradasi yang baik. Kerikil tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 1% ditentukan terhadap berat kering.

juga diminta harus ada sertifikat dari laboratorium. mata kayu yang melintang. karat dan lain-lain lapisan yang dapat mengurangi daya lekatnya pada beton. lantai alas keramik untuk lantai kerja. Kualitas dan ukuran kayu yang digunakan disesuaikan dengan gambar kerja yang ada. Dihindarkan adanya cacat-cacat kayu antara lain yang berupa putih kayu. lantai alas keramik. pecahpecah. Penggatian diameter tulangan tidak diperkenankan. neut-kusen dan rabat beton. Semua pekerjaan konstruksi beti pada bangunan dikerjakan dengan mutu beton K -225. Pekerjaan Besi beton • • • • Besi beton yang dipakai bermutu U-24. Syarat-syarat kelembaban dan toleransi ukuran kayu yang dipakai harus memenuhi syarat-syarat dan ketentuan dalam PPKI. perlatan serta tenaga kerja. Demikian pula dengan mutu dan kelas kuat kayu yang apabila tidak ditentukan lain. Pengecoran Beton • • • • • Beton tidak bertulang/beton tumbuk/ rabat beton dibuat dengan adukan. 1. Ikatan besi beton harus rapih dan kuat. 1. Pengecoran beton dapat dilakukan setelah cara pemasangan pembesian disetujui oleh Direksi Pelaksanaan secara tertulis dan tersedian cukup bahan. bahan untuk pengikat adalah kawat beton dengan diameter minimum 1mm. ukuran-ukurannya diameter besi beton yang terpasang harus sesuai dengan gambar rencana. Semua pekerjaan konstruksi beton harus memenuhi syarat-syarat PBI 1971 Adukan beton harus benar-benar rata dan matang dengan menggunakan Ready Mix pada K-225. Untuk beton konstruksi bermutu K-175 dapat dilakukan dengan cara manual. Berkesting dan Acuan ü Sebelum penulangan beton dikerjakan harus terlebih dahulu dibuat bekesting atau pun acuan yang kokoh dan rapat. 1PC : 3 Psr : 5krl dipergunakan untuk lantai kerja. ukuran disesuaikan dengan gambar. sehingga air semen tidak bocor. 1. .1). Besi beton harus bebas dari sisik. maka harus mengikuti syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan dalam PPKI NI-5.Kayu yang digunakan harus bersifat baik dengan ketentuan bahwa segala sifat dan kekurangan-kekurangan yang berhubungan dengan pemakainya tidak akan merusak atau mengurangi nilai konstruksi. (SI. sedangkan perubahan diameter tulangan harus dengan persetujuan Direksi/Pengawas. Besi beton bekas dan yang sudah berkarat tidak diperkenankan dipakai dalam konstruksi. maka disamping adanya sertifikat dari pabrik. Untuk mendapatkan jaminan akan kualitas besi yang diminta.

C. PEKERJAAN LANTAI 1. 1. Sambungan-sambungan dilengkapi beugel / mur / baut / plat penyampung sesuai gambar rencana. atap penutup dan seluruh detail yang disebutkan / ditunjuk dalam ganbar rencana untuk mendapatkan hasil yang baik sesuai dengan petunjuk Direksi / Pengawas. titik peil mengikuti gambar rencana. Ruang Lingkup Pekerjaan ini meliputi pekerjaan kuda-kuda. Untuk rangka atap menggunakan Kayu Kls 11 sesuai dengan syarat-syarat. C. 6. Pemasangan atap harus sesuai dengan petunjuk teknis pemakaian bahan tersebut yang dikeluarkan oleh pabrik pembuatnya. PEKERJAAN KUDA-KUDA DAN ATAP 1. Warna dan motif berdasarkan petunjuk Direksi / konsultan pengawas. Penjelasan Umum Pekerjaan konstruksi rangka atap harus dari bahan/ material yang bermutu baik. 1. pekerja yang terampil dan berpengalaman untuk mendapatkan hasil yang baik. Ketentuan-ketentuan dalam melaksanakan pekerjaan seperti yang dijelaskan sebagai berikut : . 1. Penjelasan Umum Meliputi pemasangan Lantai selasar.ü Bekesting harus dibuat sesuai dengan ukuran beton yang akan dilaksanakan. Balok Gording menggunakan kayu Kls 11 Listplank kayu harus memakai bahan papan Kayu Kelas-11 dengan ukuran 2/25 cm. 7. Ketentuan-ketentuan dalam melaksanakan pekerjaan seperti yang dijelaskan sebagai berikut : • • • • Bahan atap yang dipakai adalah atap Genteng metal roof dan Nok mental roof dengan kualitas Baik stadart SNI atau sesuai petunjuk Direksi Pelaksana. ü Bahan bekesting dapat dibuat dari kayu terenteng tebal 2 cm atau multiplex. 1. Ruang Lingkup Lantai yang dipergunakan berkualitas baik sesuai gambar rencana atau petunjuk direksi / konsultan pengawas. ü Pembukaan bekesting ataupun acuan harus teratur dan beton sudah berumur minimal 14 (empat belas) hari. gording.

stop kontak. bergelombang. Pemasangan ubin keramik harus dikerjakan oleh tukang kayu yang benar-benar ahli dan harus menghasilkan penyelesaian yang rapih dan naad yang lurus. Ruang Lingkup Lingkup Pekerjaan listrik ini meliputi penyediaan seluruh material. Bahan lantai gedung digunakan keramik 40 x 40 cm sedangkan pada jenis keramik kualitas KW 1. • • • • Lantai keramik yang dipasang tidak boleh ada cat berupa : retak-retak. Naad harus didisi dengan bahan grouting / pasta semen / okker yang warnanya disesuiakan dengan warna ubin yang dipakai. 8.5 cm setiap jarak 10 cm ke kanan dank ke kiri. Hasil pekerjaan listrik sampai menyala. Sisi ubin keramik harus siku. Segera setelah pengisian naad dengan semen. Seluruh pekerjaan instalasi listrik yang akan dilaksanakan harus dikerjakan oleh instalatur yang sudah berpengalaman serta terdaftar sebagai instalatur resmi PLN dengan memegang SPT dan Surat Izin Kerja. Pemasangan keramik yang tidak rapih. Penjelasan Umum Meliputi bahan/ material yang bermutu baik. 1. Sebelum pemasangan keramik lantai.• Pemasangan Lantai sesuai dengan petunjuk Direksi Pelaksana. Pekerjaan pemasangan ubin lantai baru diperkenankan untuk dipasang setelah semua Pekerjaan-pekerjaan dinding/plesteran dan plafond telah selesai dikerjakan. permukaan lantai harus segera dibersihkan agar tidak terdapat noda bekas semen. gelombang-gelombang. panel listrik dan pengetesannya. .SIKA C yang masih berlaku. berlubang. penyimpangan kesikuan ubin tidak boleh lebih besar dari 0. instalasi pengkabelan lengkap conduit. perlengkapan/peralatan dan melaksanakan seluruh pekerjaan system listrik sehingga dapat beropersai secara sempurna. naad tidak lurus dan sebagainya akibat dari pemasangan yang tidak baik harus dibongkar/diganti sehingga memuaskan Direksi. 1. untuk mendapatkan hasil yang baik. saklar. Pengisian naad dilakukan paling cepat 24 jam setelah tegel/ubin keramik dipasang serta celah-celah keramik atau satu sama lain harus dibersihkan terlebih dahulu dari kotoran yang menghambat masuknya cairan bahan pengisi. permukaan cembung atau cekung. Seluruh Pekerjaan listrik harus dikerjakan sesuai peraturan pekerjaan listrik yang berlaku di Indonesia terutama SPLN dan PUIL. Lingkup Pekerjaan listrik meliputi pengadaan dan pemasangan semua komponen listrik termasuk lampu. harus direndam dalam air sampah jenuh. Warna keramik disesuaikan dengan petunjuk Direksi. PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK 1. noda.

Seluruh biaya ditanggung atas biaya Kontraktor pelaksana. dll 1. serta lampu lainnya seperti yang ditujukkan dalam gambar. Sambungan (copling). Stop kontak. Kontraktor Pelaksana harus menyerahkan contoh dari seluruh material Pekerjaan listrik untuk mendapatkan persetujuan dari Direksi sebelum dipasang. . . clipsall atau yang sekualitas. legrand atau yang sekualitas. Ballast. clipsall atau sekualitas. Material yang harus diajukan contohnya antara lain : Kabel.Isolasi untuk sambungan kabel digunakan pipa isolasi sekualias 3 M.Pipa kabel (konduit) dari jenis high-impact dari merk EGA. Ketentuan-ketentuan dalam melaksanakan pekerjaan seperti yang dijelaskan sebagai berikut : • Material . Semua stop kontak. .C. T-Dos harus dengan merk yang sama dengan jenis konduitnya.Pipa kabel (conduit) dari jenis high-impact dari merk EGA. Ketentuan-ketentuan dalam melaksanakan pekerjaan seperti yang dijelaskan sebagai berikut : • Material . . Konduit. T-Dos harus dengan merk yang sama dengan jenis konduitnya. Tipe armature aotbow lengkap dengan aksesorisnya. Saklar.. saklar dari kualitas terbaik atau dari sekualitas merk MK atau. Sambungan (copling). Lampu (setiap jenisnya).Kontraktor Pelaksana harus memasang lampu jenis merk Philips atau setara.Seluruh material yang dipergunakan harus baru dan dipasang dengan cara penempatan yang benar atau dari material bangunan lama yang masih layak/baik dapat dipasang dengan persetujuan pihak Direksi/Pengawas.

terutama pada atap. Seluruh biaya ditanggung atas biaya kontraktor pelaksana. lantai dinding.Seluruh material yang dipergunakan harus baru dan dipasang dengan cara penempatan yang benar atau dari material bangunan lama yang masih layak/baik dapat dipasang dengan persetujuan pihak Direksi/pengawas. Kontraktor Pelaksana juga harus membersihkan barang bekas/peralatan yang diperlukan. Ketentuan-ketentuan dalam melaksanakan pekerjaan seperti yang dijelaskan sebagai berikut : Sebelum pekerjaan pengecatan dimulai permukaannya harus diberi acian semen dan dibersihkan dari kotoran. Kontraktor Pelaksana harus menyerahkan contoh dari seluruh material Pekerjaan listrik untuk mendapatkan persetujuan dari Direksi sebelum dipasang. sehingga halaman benar-benar bersih dan rapih. Penjelasan Umum Meliputi bahan/ material yang bermutu baik. Lingkup pekerjaan ini meliputi seluruh permukaan yang kelihatan seperti yang disebutkan / ditunjuk dalam gambar untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan petunjuk Direksi/ konsultan pengawas. Kontraktoer pelaksana wajib membersihkan semua bagian Pekerjaan. permukaan dinding harus digosok dengan amplas kemudian diplamur untuk menutupi bagian-bagian permukaan tembok berlubang dan yang terdapat celah-celah kemudian digosok lagi hingga permukaan pekerjaan menjadi halus lalu dicat paling sedikit tiga kali. Semua sisa materialyang digunakan lagi harus dibawa ke luar dari lingkungan pekerjaan. dll. 11. PEKERJAAN CAT 1. PEKERJAAN PEMBERSIHAN Sebelum diadakan Serah Terima-1 (Pertama) Pekerjaan. Setelah pekerjaan pembersihan selesai.Ruang Lingkup 2. Konduit. warna akan ditentukan kemudian oleh Direksi/ Pengawas. 10. pintu/jendela. C. Material yang harus diajukan contohnya antara lain : Pipa. Untuk Pekerjaan pengecatan kolom menggunakan cat tembok merk Metrolite atau setara. Glotex atau yang setara. Keseluruhan Warna Pengecatan akan ditentukan kemudian oleh Direksi/Pengawas. plafond dan lain-lain. MASA PEMELIHARAAN . 9. serta tenaga yang terampil untuk mendapatkan hasil yang baik. Ballast.. List plank dan semua Pekerjaan kayu lainnya dicat menggunakan cat kayu/Besi sekualitas produk Avian.

…………………. akan tetapi menyangkut pekerjaan bangunan ini. semua ketentuan-ketentuan administrasi pemeriksaan bahan dan mutu pekerjaan serta ketentuan-ketentuan lain dari pemerintah yang menyangkut pelaksanaan pekerjaan pembangunan termasuk pula sebagai pedoman penyelenggara pekerjaan yang harus ditaati oleh Rekanan.Selama masa pemeliharaan Kontraktor Pelaksana berkewajiban untuk mengganti material yang tidak berfungsi dengan baik. Selain Bestek ringkas ini. maka pemborong wajib menyelesaikan sesuai petunjuk Pengawas Lapangan / Pihak Direksi. B. KETENTUAN TAMBAHAN A. Satu dan lain-lain menurut petunjuk Unsur Teknis yang tidak bertentangan dengan uraian dan syarat-syarat ini.. dan bertanggung jawab atas semua kekurangan dari item pekerja yang telah dikerjakan. Kontraktor Penawa . 12. Semua pekerjaan yang terdapat dalam gambar bestek tapi tidak dinyatakan dalam RKS ini atau sebaliknya.. ……………………….

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful