P i gmen karo t en a d a l ah p i gmen warna orange yang t er d apa t pa d a wor t e l d an ben t uknya seper ti jarum .

Bi asanya dit emukan di d a l am p l as tid ser t a vakuo l a . Tepa t nya merupakan p

l as tid ti pe kromop l as , a t au p l asm id berp i gmen se l a i nh i jau . P i gmen i n i akan t ampak b il a hanya t er d apa t a t au tid ak a d ak l orof il sama seka li .

l ame ll a3 . h il us2 . am il umDeskr i ps i : B u ti r bu ti r pa ti di ben t uk per t ama ka .K e ntan g F o t o Kam e ra G am b ar l it e ratur 1.

li did a l am k l orop l as . B u ti r pa ti t er di r i a t as l ap i san -l ap i sanyang menge lili ng i sua t u titi k yang di sebu t h il um . L ame l a merupakan pe l .

Pe l ap i san pa d a bu ti r pa ti t er li ha t .ap i san pa d a bu ti r pa ti yang t ersusun d ar i 2 bag i an ya it u se l u l osa d an li gn i n .

.

.

.

kemudian lignin dan suberin.Landasan Teori Sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil dari mahluk hidup.. Bentuk sel yang bebas. merupakan polimer linier satuan D-glukosa dengan ikatan . selulosa kapas mengandung satuan glukosa membentuk satu molekul yang panjangnya sekitar 41.lilin : terdapat di bagian luar epidermis . Hemiselulosa merupakan bagian dari polisakarida yang dapat di ekstraksi dengan NaOH 17. Selulosa memiliki sifat kristal yang terdiri dari molekul selulosa dalam mikrofibril yang disebut misel.. lalu karena adanya tekanan dari sel-sel yang lain maka bentuk sel mulai terdiferensiasi. yaitu suatu polisakarida dengan rumus empiris alkena( C6H10O5)n... didapatkan pada sel yang telah mengeras (lignifikasi) .suberin : terdapat pada dinding sel jaringan sekunder (gabus) . Susunan sel yang teratur karena dihasilkan oleh adanya pembelahan sel yang teratur. Bagian-bagian sel tumbuhan Dinding sel merupakan organel yang hanya terdapat pada tumbuhan yang berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel dan mencegah penguapan air yang berlebihan/ melindungi isi sel.Dinding sel memilki lubang berukuran sekitar 60nm yang berfungsi sebagai saluran yang menghubungkan antara satu sel dengan sel lainnya disebut plasmodesmata dan bila pada tumbuhan yang telah mati disebut noktah. Mikrofibril membentuk makrofibril semakin besar makrofibril maka akan semakin besar garis tengahnya. translokasi dan sekresi. namun sebagian besar tidak menunjukkan keteraturan melalui kelompok sel yang kompak dan yanng tidak kompak (renggang) sehingga terbentuk ruang antar sel akibat pemisahan dinding sel (sizogen) dan mungkin akibat dari beberapa sel yang larut(lisigen).Ilmu yang mempelajari tentang sel adalah sitologi.5 % atau KOH 24 % dari dinding sel. Setiap mikrofibril mengandung 40-70 selulosa yang letaknya sejajar.hemiseluosa. Senyawa utama dalam dinding sel adalah selulosa. . Bagian yang hidup adalah inti dan organel pada sitoplasma dan bagian yang mati adalah dinding sel dan bendabenda ergastik. terdiri dari : . Selain selulosa didapatkan juga lapisan hemiselulosa. Tumbuhan memiliki dinding sel yang terdiri dari selulosa yang mengalami lignifikasi yang bersifat kaku. Dinding sel mempengaruhi metabolisme tumbuh seperti penguapan .000 A.lignin : merupakan polimer dari lendpropanoida. kutin lilin yang sering didapatkan sebagai pelindung di permukaan tumbuhan. Sel tumbuhan terdiri dari bagian yang hidup dan bagian yang mati. sementara dinding sel hewan hanya memiliki membran sel. atau sel yang baru dibentuk dan terisolasi cenderung berbentuk bulatan. transpirasi.pektin : merupakan campuran poliuronida .kutin : didapatkan pada lapisan dinding epidermis .Sehingga menjadi penyokong mekanis tumbuhan. tidak larut dalam air panas.

bila penambahan dinding baru hanya ke arah dalam 2. Berdasarkan perkembangannnya maka dinding sel terdiri dari 3 lapisan 1. karbohidrat dari vesikula disintesisuntuk bahan dinding primer yang baru. mendorong pembentukkan rongga didalam lapisan primer sel induk yang memisah (sizogen) disudut tempat memisahnya sel anak. aposisi. sedangkan lamela muda dan tua akan dipisahkan oleh dinding primer induk.mikrofilamen akan menahan vesikula yang berasal dari diktiosom dengan membentuk sisterna pipih. .Bagian kepala bersifat hidrofobik(polar) . dinding sekunder. mitokondria.sel-sel papan akan menyebar. maka fragmoplas semakin terdorong mendekati dinding sel yang sedang memisah. terdapat diantara dua dinding primer dari dua sel yang berdekatan.Bagian ekor bersifat hidrofilik 1. lamela tengah. Membran membran plasma terdiri dari : 1.Pada waktu yang sama sel-sel papan muncul dari equator dan akan menghasilkan protoplas baru.bahan-bahan organik lainnya. Sitoplasma terdiri dari organel yang bermembran dan yang tidak bermembran serta memiliki inklusion sel.(sozogen hancur-lisis dinamakan lisogen & lisogen memisah-hancur dinamakan sizolisigen. Pembentukan awal dinding sel terjadi pada awal telofase yaitu pada saat munculnya fragmoplas(kumpulan beberpa mikrotubul dan RE) diantara kedua anak inti. hidrofobik(menghindari air) terdiri atas 2 lapis molekul fosfolipid yaitu bagian ekor. diktiosom. kedua anak sel akan dilekatkan oleh lapisan lamela tengah. dinding primer.1 Komponen sel terdiri dari membran sel. bentuknya amorf mudah hancur oleh enzim pektinase. 2. Adanya garis sentuh antara dinding baru dan dinding induk.. Sementara itu organel pada sitoplasma yang tidak memiliki membran adalah ribosom . yang diikuti dengan membesarnya dinding yang lama memperbesar ukuran sel. terdapat protein yang periferal tertanam integral. Terbentuknya dua lapisan primer baru yang akan meluas. Organel yang memiliki membran diantaranya endoplasma retikulum. terdiridari pektin. Pembesaran anak sel akan diikuti oleh penebalan dinding primer dan dinding sel induk tertekan dan akan robek. dinding awal pertumbuhan 3. dan plastida. intersusepsi. fosfolipid yang terdiri dari : hidrofilik(suka air) berupa kepala yang menghadap keluar permukaan. dibentuk disebelah dalam lapisan primer Penebalan dinding sel ada 2 cara yaitu : 1.bersatunya lamela tengah. bila mikrofibril yang baru tumbuhnya diantara mikrofibril yang sudah ada. nukleus dan sitoplasma.

lemak dan minyak serta protein. Diktiosom/Badan Golgi/Golgi Aparathus tediri dari tumpukan vesikula kecil dan pipih. 3.Fungsinya sebagai bahan sekresi karbohidrat. terdiri dari inti dan sitoplasma. fungsinya untuk menghimpun protein dan senyawa lainnya dengan cara pelebaran / pembentukan vesikula serta untuk mengangkut bahan yang disekresikan. tubul halus dan lapisan yang berlubang beranastomosis / bersilang.Sitoplasma terdiri dari beberapa organel yaitu RE. 4. RE halus tempat sintesis lipofol dan mengangkut bahan sekresi. Bentuk sisterna. Protoplasmik sifatnya aktif dalam metabolisme. dan garam. Sitoplasma merupakan cairan yang ada di dalam sel untuk metabolisme sel. pemasok ATP. yang semuanya adalah hasil sekresi terdiri atas enzim. Struktur Organel 1.Dapat dilihat melalui mikroskop dengan pewarnanya janus green ukurannnya panjang kurang lebih 3 mikrometer dengan diameter kurang lebih 0. melepaskan diri dan bergerak jauh. Tubula akan membengkak. hormon mesin. serta molekul esensial. berulang-ulang sampai menjadi dewasa dan vesikula dilepas dan beranak membawa lebih bahan yang akan diproses.2 Struktur sel Tumbuhan terdiri dari protoplasmik. Inklusion sel terdiri dari beberapa hasil. diktiosom/aparatus golgi. cuping.dan sitoskleton. RE kasar (apabila didapatkan butiran ribosom) fungsinya untuk sintesis protein 2. yang membentuk sisterna. Sifatnya tidak dapat dilihat oleh mikroskop cahaya. bahan dinding sel. mitokondria. Retikulum Endoplasma (RE) tersusun atas lipid dan protein. membran sel dan dinding sel a. nonprotoplasmik.5-1 mikrometer terdiri dari luar dan membran dalam membentuk krista ke arah stroma(ruangan dalam mitokondria yang berisi protein). bahan getah/lendir. 1. (berhubungan dengan proses pembentukan dinding sel). Terdapat ribosom yang mengandung fibril DNA. mikrobodi. fungsinya sebagai tempat respirasi aerob. nektar atau glikoprotein dan semua ini dialirkan oleh vesikula. Terakhir adalah hasil eksresi terdiri atas garamgaram anorganik dan latek tanin. berupa silinder dan memanjang. pertama yaitu hasil pemecahan atau metabolisme terdiri dari amilum/pati. sifatnya tidak terlihat oleh mikroskop cahaya. 2. plastida. Mitokondria bentuknya bervariasi bulat. alkaloid. Prosesnya : vesikula yang berisi bahan RE berkumpul dalam diktiosom kemudian membentuk vesikula baru yaitu RE masuk ke vesikula. RE terdiri dari 1. pinggiran tidak rata membentuk tubula yang saling berhubungan menyerupai jala. Sitoskleton tersusun dari filamen protein yang terdiri dari mikrofilamen dan mikrofibril fungsinya mendukung sel dan tempat menempel organel. .. ribosom dan sitoskleton.

Kromoplas disebabkan karena adanya karetinoid antara lain : Karotin C40 H50 : jingga hinggga merah Xantofil C40 H50 O6 : kuning pada ganggang mengandung zat warna lain fikosianin. Kloroplas bentuk jala pada ganggang spyrogyra. pita : pada Zygonema contoh pada tumbuhan spirogyra sp. karena mengandung karotenoid. c. 6. 5. Kloroplas bentuknya seperti lensa ukuran diameter 2-6 mm. pada ganggang Zynema.aktif dalam metabolisme. dan sebagai penyimpan lemak disebut elaioplas.bentuk lainnya : jala : pada cladophora sp. yaitu : sebagai penyimpan amilum disebut amiloplas. pad ganggang Cladophora d. kromoplas umumnya berwarna kuning/ jingga. leukoplas dapat berubah bentuk sesuai fungsinya. fikoxantin dan fikoeritrin menurut bentuknya kloroplas terbagi menjadi a. sebagai penyimpan protein yaitu preoteoplas. dan kromoplas(berwarna selain hijau) Leukoplas merupakan plastida yang tidak berwarna. Fungsinya sebagai tempat fotosintesis. Plastida merupakan organel berukuran kecil yang tersusun dari protein.1-1 mm dan dapat dilihat melalui mikroskop cahaya sehingga nampak bentuknya seperti butir-butir. tebalnya 0. Kloroplas bentuk bintang. letaknya berkumpul didekat inti sel. pada daun hydrilla verticillata b. Nukleus / inti Nukleus berfungsi untuk mengatur seluruh aktivitas didalam sel dan sebagai agen pembawa . sifatnya rapuh. didapatkan pada organel yang tidak terkena sinar matahari. dan hanya ada di tumbuhan karena berfungsi sebagai metabolisme dan fotosintesis Sifatnya mampu membelah dan berdiferensiasi terdiri dari : leukoplas (tidak berwarna). klorofil : Klorofil A : C55 H72 O5 Mg : warna kebiru-biruan Klorofil B : C55 H70O5 Mg : Warna hijau kekuning-kuningan 2. bentuk. bagian-bagiannya terdiri dari Grana(kumpulan tilakois) dan Stroma yang terisi oleh enzim. Kloroplas bentuk jala. Kloroplas bentuk lensa. dilihat dari warna ada 2 tipe : 1. kloroplas(berwarna hijau).

aleuron dan bentuk kristal./ bermembran. A. dan amilum eksentris bila berada ditepi hilusnya. Dalam nukleoplasma terdapat kromosom yang berisi DNA dan protein. berisi anak inti atau neukleus. butir-butir kromatin 7. sementara itu tumbuhan terdapat pada berbagai tipe sel. a. b. Titik permulaan (initia) terbentuk amilum disebut hilus(hilum). Komponen non protoplasmik (benda ergastik/ergastic substance) Dalam mengamati benda-benda non protoplasmik kira dapat mengamati macam-macam bentuk amilum. apabila sebutir amilum terdapat satu hilus . Menurut banyaknya hilus dalam amilum. Anak inti / nucleolus. Ergastik yang bersifat padat. Fungsi nukleus antara lain : 1. membran inti 2. Ciri inti sel yaitu umumnya berbentuk bulat. glioksisom sering ditemukan di jaringan penyimpan lemak dari biji yang berkecaambah. berupa karbohidrat atau polisakarida yang berbentuk tepung disebut amiloplas. berselaput. berisi cairan nukleoplasma. yaitu bentuk bulat atau lensa. antara lain : 1. sebagai pembawa sifat-sifat yang diturunkan C.informasi genetik. Cairan inti disebut karioplasma. berdasarkan letaknya hilu.menurut letaknya nukleus dibagi menjadi dua. mengandung enzim mengubah lemak menjadi gula yang prosesnya akan menghasilkan energi yang diperlukan untukperkecambahan. dapat dibedakan menjadi leukoamiloplas yang berwarna putih dan menghasilkan tepung cadangan makanan dan kloroamiloplas berwarna hijau dan menghasilkan tepung asimilasi. Komponen ergastik terbagi menjadi dua yaitu yang bersifat padat dan yang bersifat cair. Amilum (butir-butir amilum) : mempunyai rumus empiris(C6H10O5)n. b. Bagian-bagian inti : 1.Pada hewan peroksisom terdapat banyak di hati dan ginjal. butir amilum dibedakan menjadi amilum konsentris bila hilus berada ditengah-tengah. amilum dapat dibedakan menjadi: a. Rangka inti 3. sifatnya kental 5. yaitu nukleus sentris dan eksentris. DNA dan protein membentuk kesatuan yang disebut kromatin. Amilum tunggal. Glioksisom terdapat pada lapisan alauron padi-padian. Bentuknya bervariasi.Katalase berfungsi untuk mengkatalis perombakan hydrogen peroksida (H2O2). terdapat pada sitoplasma. Badan Mikro(Peroksisom/Glioksisom) Peroksisom adalah kantung yang memiliki membran tunggal berisi berbagai enzim katalase. mengatur proses-proses hidup dari protoplasma 2. Hydrogen peroksida merupakan produk metabolisme sel yang berpotensi membahayakan sel juga berperan dalam perubahan lemak menjadi karbohidrat terdapat pada sel tumbuhan dan sel hewan. bentuknya bulat ada di dalam nukleus 4.

kortek batang gnetum gnemon. apabila terdapat dua hilus dan masing-masing dikelilingi lamela. umumnya terbentuk dari kristal Ca-oksalat yang diendapkan. Kristal tunggal besar. sehingga mempengeruhi indeks bias. Bentuk-bentuk Kristal Ca-Oksalat : 1. Amilum setengah majemuk. Silica merupakan endapan silicon antara lain: 1. berbentuk piramida kecil. sedangkan pada biji jarak aleuron tampak tersebar dengan ukuran lebih besar dari aleuron padi. acanthaceae. garam dan lemak akan smakin besar. Kristal sferit berbentuk kristal letaknya sitengah tengah sel. dapat terbuang karena pencucian beras terlalu bersih. teratur radier. dapat ditemukan butir amilum pada biji yang sedang berkecambah. yang berarti mengeringnya endosperm menjadi semakin sedikit sehingga konsentrasi konsentrasi zat-zat yang terlarut seperti putih telur. tiap lapisan mempunyai kadar air yang berbeda. dapat terjadi pada tepung tapioca. terdapat pada tangkai daun amaranthus hybridus. 4. berbentuk prisma atau poliedris terdapat pada daun Citrus sp. 3. disebut korosi. Sebuah aleuron berisi sebuah/ lebih krsitaloid putih telur dan sebuah atau beberapa guboid(bulatan kecil yang terbuat dari zat fitin yaitu garam Ca dan Mg dari asam mesoinosit hexafosfor) Aleuron dapat terlihat pada lapisan paling luar dari endosperm padai dan jagung. karena air akan terserap alkohol. Rafida. Pada tanaman palmae berbentuk kopi . 3. Di bagian amilum nampak seperti retak. Lamela-lamela akan hilang apabila ditetsi alkohol. Amilum majemuk. Kristal Pasir. sehingga terbentuk lamela yang mengelilingi seluruhnya c. Kristal tersebut tidak larut dalam asam cuka namun larut dalam asam kuat. batang dan akloe vera. Kristal majemuk. Dalam amilum terdapat lamela-lamela yang mengelilingi hilus adanya lamela-lamela disebabkan pad waktu pembentukkan amilum.berbentuk seperti jarum atau sapu lidi terdapat pad daun mirabilis jalapa. 5. misalnya pada biji kacang merah yang sedang berkecambah. apabila terdapat banyak hilus dan masing-masing dikelilingi lamela. Curcubiotaceae dan Uricaceae. ricinus communis dan daun datura metel. disebut juga drussen berbentuk bintang atau roset. 2. Prosesnya : keringnya biji. Atau di tengah amilum nampak seperti terkerat.b. Kistal-kristal Kristal yang terdapat pada tumbuahn merupakan hasil akhir dari metabolisme. Aleuron dan kristal putih telur Ditemukan pada endosperm yang mengering. terdapat pada tangkai daun carica papaya. daun rhoeo discolor serta ananas commosus. 2. kemudian vakuola pecah hal ini akan terus berlangsung hingga vakuola pecah menjadi kecil-kecil yang mengandung zatzat yang mengkristal yang disebut aleuron. terdapat pada batang Phyllocactus sp. Kristal ca-Carbonat terdapat pada sel daun Ficus elastica berupa sistolit. sehingga terbentuk lamela yang mengelilingi seluruhnya. lapisan epidermis batang Pleomele sp. tangkai daun nicotiana tabacum dan begonia sp.

Dalam sebuah sel. jamur dan lumut berupa jaringan semu. kristal berbetuk prisma yang dikedua ujungnya meruncing seperti bilah.2.monosakarida(glukosa. Lemak. Jaringan tumbuhan tingkat rendah seperti ganggang. Zingiberaceae berbentuk pasir 4. berupa sakarida yang terlarut. Ergastik yang berupa cairan Merupakan zat yang terlarut dalam cairan sel. Terpentin termasuk lipid tak tersabunkan antar lain pinus jefreyyi dan Pinus sabiniana B. berupa asam amino dan peptida sederhana 4.berupa lemak atau minyak sebagai cadangan makanan. Protein. Alkaloid cafein : cofea arabica papain : carica papaya Khirin : cinchonia sp Atrophin : athropha balladona Morfin : Canabis sp Kokain : Erytocyclon coca 8. Poaceae berbentuk amorf Stiloid. daun kayu putih. 5. terdapat dalam vakuola. Karbohidrat. Landasan Teori Sekumpulan sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama dinamakan jaringan. asam sitrat.fruktosa) dan disakarida(sakarosa. Minyak Atsiri mempunyai daya bias dan menguap contoh pada kulit citrus sp. Antosianin 7. Pada ganggang jaringannya berbentuk koloni atau pseudoparenkim dan pada jamur berupa hifa . bunga mawar dan melati 9. asam malat yang kadang-kadang dalam bentuk garam-garamnya. Jaringan Tumbuhan Tujuan mempelajari jaringan tumbuhan adalah agar kita bisa memahami dan menunjukkan macam -macam jaringan tumbuhan. B. kemungkinan mempunyai vakuola-vakuola yang komposisi ergastik cair yang berlainan. seperti pada biji kacang tanah dan daging buah kelapa. seperti pada umbi dahlia sp. Pada iridaceae. didapatka sebagai kristal tunggal. agavaceae dan Liliaceae. Konsentrasi asam organic yang tinggi banyak dijumpai pada vakuola-vakuola muda 2. Pada Heliconaceae berbentuk bujur sangkar 3. 3. Cyperaceae berbentuk kerucut 5. antara lain : asam palmitat dan asam stearat. 1. maltosa) bentuk gula didapatkan berupa inulin. Asam Organik. antara lain . antara lain asam oksalat. Zat penyamak(tannin) 6.

Jaringan tumbuhan tingkat tinggi. kerusakan mekanis.bakal jaringan pengangkut 3. b. prokambium. bentuknya teratur(segi empat/kubus) dan ruang sel (lumen) terisi penuh protoplas dan vakuola kecil. meristem apikal. protoderm.fungsi jaringan ini adalah untuk memperbanyak diri menurut letaknya jaringan meristem terdiri dari tiga macam: a. e. Jaringan dewasa dibedakan menjadi : a. dibedakan atas kolenkim dan sklerenkim. b. Epidermis. merupakan pelindung terhadap pengaruh lingkungan yang dapat mengganggu pertumbuhan seperti kekurangan air. Jaringan muda(meristem). d. meristem lateral c. kambium gabus yang disebut felogen. Jaringan dasar/parenkim. jaringan pembuluh f.bakal jaringan dasar primer Meristem sekunder : Terbentuk pada tumbuhan menjelang dewasa. Sel-sel yang menyusun jaringan ini memilliki membran sel yang tipis. yang terdiri dari 1. c. meristem antara Menurut perkembangannya terbagi atas meristem primer dan sekunder. Kolenkim terdiri atas sel-swel yang telah mati.terdir dari sel-sel yang telah terdiferensiasi dan telah mempunyai fungsi yang khusus. terbagi menjadi dua golongan yaitu. jaringan muda(meristem) dan jaringan dewasa. sehinga jelas untuk diamati. 2. berfungsi sebagai tempat fotosintesis seperti pada mesofil atau tempat cadangan makanan. terdiri dari xilem yang berfungsi mengangkut air dan mineral ke bagian atas daun umumnya terdiri atas sel-sel yang telah mati dan dindingnya tebal berlignin. kaca objek(object glass) 3. Alat dan Bahan 1. seperti terbentuknya kambium pembuluh. meristem dasar. mikroskop cahaya 2.yang disebut plektenhim.tersusun atas sel-sel bersinding tebal yan mengandung lignin. jaringan kelenjar Pada praktikum ini akan dilakukan pengamatan struktur sel dan jaringan tumbuhan adengan membuat preparat segar dan diamati dengan menggunakan mikroskop cahaya.tersusun atas sel-sel embrional yang mempunyai kemampuan untuk membelah diri secara terus-menerus/ meristematis. Floem berfungsi mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan. 1. Jaringan pengangkut. kaca penutup (cover glass) . lignin berfungsi memberi sifat keras pada sel. tersusun atas sel-sel yang tak dapat membelah lagi. Meristem primer : Dibentuk oleh sel-sel pemula yang disebut promeristem sebagai initial. suhu udara dan serangan hama penyakit.bakal epidermis 2. Jaringan dewasa. Jaringan Penyokong/ mekanik.

Amati gambar sel-sel klenkim tunjukan penebalan pada sudut-sudut selnya. aquades 14.4. Jaringan Tumbuhan a. Bulu Domba 18. anilin sulfat 16. Umbi Lapis Bawang merah ( Allium cepa) 9. Biji Jarak Ricinus communis TATA KERJA 1. Empulur Batang singkong(Manihot esculenta) 7. nukleolus dan bbagian ergastik substant(kristal calsiu oksalat) b. sayat batang manihot esculenta setipis mungkin dan tambahkan dengan reagen air pada meja preparat tunjukan dinding sel dan ruang antar sel. Kerok tempurung kelapa ditambah anilin sulfat. belah umbi lapis Allium cepa. Sel parenkim. Lembar kerja . Simpan sayatan diatas meja objek yang telah ditetesi air lalu tutup dengan cover glass. sitoplasma nukleus. sel tumbuhan a. Batang Hanjuang (Cordyline friticosa) 8. Buatlah sayatan Cordyline fructicosa + reagen anilin sulfat. Rambut buah (gossypium sp) 11. Buatlah sayatan melintang batang Apium graveolens. silet 12. Kemudian ambil bagian transparan berupa selaput sel tipis dengan menggunakan pinset. pinset dan pipet 13. Gambarkan dan tunjukan bagian dinding sel. noktah dan penebalan dinding selnya e. Lengkapi gambar dengan keterangan pada setiap struktur yang terdapat pada sel tumbuhan. c. sel tetangga dan celah stomata. Spyrogyra sp.Amati dengan mengugunakan mikroskop cahaya dengan perbesaran lemah hingga kuat. buat sayatan melintang pada bagian bawah daun Rhoeo discolor yang berwarna ungu. Tempurung Kelapa (Cocos nucifera) 6. 2. Amati dan gambar jaringan floem dan xilem. amati dan gambar sel sklereid serta tunjukan lumen (ruang sel). Daun Adam dan Eva (Rhoeo discolor) 10. b. ambil selembar bagian lamelanya lalu patahkan. lalu diletakan di atas kaca objek yang telah ditetesi air. d. Amati dengan perbesarak kecil menuju ke perbesaran besar. kemudian tutup dengan kaca penutup usahakan jangan sampai terdapat gelembung udara. gambar jaringan epidermis dan stomata yang terdiri dari sel penutup. 19. untuk mengamati jaringan epidermis dan stomata. 17. Vanila sp. Batang seledri (Apium graveolens) 5.

biji d. 2 Gambar sayatan Melintang lapisan Bawah daun Durio zibethinus Perbesaran 100 x.Tugas II. akar : untuk penyerapan zat tanah. 3 Gambar sayatan melintang empulur batang kumis kucing (Orthosiphon stamineus) . Trikoma yang terbagi menjadi 5 bagian. Reagen air Derivat epidermis memiliki 4 macam yaitu 1. 1 Gambar sel epidermis Umbi Lapis Allium cepa Perbesaran 100 x /reagen air Inti sel bawang merah cukup besar sehingga memudahkan pengamatan Tugas II. Stomata untuk respirasi pada tumbuhan 2. yaitu a. emergentia penyebab duri 3. putik : adar polen menempel pada benang sari e. Papila penyebab tonjolan-tonjolan 4. daun : untuk mengurangi prnguapan c. benang sari : agar polen menempel pada putik Tugas II. b.

Tugas II. Reagen anilin sulfat Pada saat sel diberi anilin sulfat. Reagen anilin sulfat sklereid terdapat bermacam-macam bentuk : brankhisklereid. dan gabungan keduanya disebut kolenkim lakuner. sel mengalami penebalan pada sudut-sudut dinding sel yang disebut kolenkim anguler. 4 Gambar sayatan melintang batang hanjuang (Cordyline fruticosa) Perbesaran 100 x.Perbesaran 400 x.Cara pengangkutannya melallui prinsip hypertonis dan hypotonis. 5 Gambar kerokan Tempurung Cocos nucifera Perbesaran 100 x.makrosklereid. . Reagen air Xilem berfungsi untuk mengangkut zat hara (air mineral) ke daun.asterosklereid pada tanaman teh. Sementara yang terjadi secara mendatar disebut kolenkim lameler. Tugas II. osteosklereid berbentuk tulang. floem berfungsi untuk mendistribusikan proses fotosintesis ke seluruh tubuh tumbuhan. triosklereid seperti jantung.

stomata berfungsi untuk respirasi sel. 7 Gambar sayatan melintang Rhoeo discolor Dalam sel rhoeo discolor memiliki kristal pasir yang berfungsi untuk metabolisme sel. Reagen air Ceiba petandra memiliki lumen yang merupakan ruang kosong akibat sel yang telah mati.Alasan menggunakan rhoeo discolor karena memiliki pigmen antosianin(zat warna ungu). Tugas II. Tugas II. lumen menyebabkan air masuk ke dalam sel. 8 Gambar sayatan membujur Rhoeo discolor .Dan dinding selnya memiliki suberin yang berfungsi agar kapuk tahan air. 6 Gambar helaian kapuk( Ceiba petandra ) Perbesaran 100 x.Tugas II.

Perbesaran 100 x.butir Pirenoid berfungsi untuk menghasilkan amilum atau pati. 13 Bulu domba Tugas II. 11 Rheo discolor yang diberi ph basa Rheo discolor yang diberi ph basa akan berwarna hijau Tugas II. Reagen air Pada rhoeo Tugas II. 10 Rheo discolor yang diberi ph asam Rheo discolor yang diberi ph asam akan berwarna merah Tugas II. Tugas II. 14 Spirogyra sp Preparat Spyrogyra reagen air Spyrogyra memilki butir. 9 Gambar sayatan Melintang Daucus carota Perbesaran 100 x. hal ini berbeda pada kapuk yang terdapat gelembung udara karena tidak dapat menterap air karena dinding selnya terdiri atas suberin. Tugas II. 12 Gossypium sp/ kapas Kapas dapat menyerap air karena kapas memilki dinding sel yang tersusun atas selulosa. Reagen air Tugas II. 15 Preparat biji Jarak (Ricinus communis) .

.

korteks. stele dan empulur. didapatkan ruang-ruang antar sel yang disebut aerenkim yang bentuknya bervariasi. namun yang didapatkan dilapisan bawah epidermis yang bentuknya sama dengan epidermis disebut hypodermis. sel-sel parenkim yang menyusun jari-jari empulur mengadakan dilatasi melalui pembentangan sel-selnya ke arah tangensial dan sel-selnya bertambah ken arah tangensial melalui pembelahan radial. Pada tumbuhan herba. Reagen anilin sulfat Sayatan melintang batang Hibiscus rosa sinensis Reagen : anilin sulfat Sayatan melintang batang Zea Mays Reagen Anilin sulfat Preparat sayatan melintang Cucurbita Akar . trikomata dan lenti sel. akan membentuk beberapa tipe stele. melalui aktivitas kambium. Lapisan epidermis umumnya hanya satu lapis. Empulur dan jari-jari empulur Didapatkan pada batang dikotil dan tidak pada nmonokotil Preparat sayatan Cyperus sp. yaitu : tipe periostele. yang dinding sebelah luarnya dikelilingi oleh kutikula. Stele Pada batang dikotil akan terlihat jaringan ikatan pembuluh. eustele dan ataktostele. Parenkim yang mengandung klorrofil disebut klorenkim. umumnya terdiri dari epidermis. Epidermis Merupakan jaringan yang ada disebelah luar. kadang-kadang didapatkan stomata. Kortek Terdiri dari jaringan parenkim. sehingga diameter bertambah. cadangan makanan atau kelenjar. diktiostele.mengalami pertumbuhan sekunder. maka sel-sel floem akan terdesak ke arah luar untuk mengimbangi pertumbuhan tersebut.Organ tumbuhan Batang Tujuan praktikum Melihat jaringan-jaringan penyusun batang dikotil dan monokotil Landasan Teori Struktur anatomi batang. Akibat dari adanya jaringan ikat pembuluh. Akibat pertambahan diameter. Sering didapatkan pada selsel yang kortek yang mengandung bahan ergastik. didapatkan juga jaringan mekanik. baik kolenkim maupun sklerenkim. sifonostele.Pada monokotil akan dapat didapatkan jaringan ikatan pembuluh yang tersebar.

apabila hanya ada dibagian atas (adaksial )n disebut epistomatik. yaitu lapisan sel yang mengandung suberin dan selulosa yang berfungsi menggantikan epidermis. bagian tepi silinder pusat merupakan tempat pembentukan akar lateral. sementar pada dikotil dan gymnospermae . stomata . korteks dan silinder pembuluh. terdapat stomata. helaian daun dan ujung (apex). Fungsi akar adalah untuk menyerap hara atau dapat juga sebagai penyimpan cadangan makanan selain untuk memperkokoh tubunhnya. dan bagian ventaral dan dorsal. Terdapat kambium yang membentuk floem ke arah luar dan xilem ke arah dalam. yang berbatasan dengan epidermis dapat berdiferensiasi menjadi eksodermis.Tujuan praktikum ini adalah Melihat jaringan -jaringan penyusun akar Landasan Teori Secara morfologi. sehingga berpendapat bahwa akar lateral dibentuk oleh perisikel. terdapat kutikula. Susunan stomata pada daun dikotil tersebar. pada tumbuhan Angiospermae. atau yang ada di permukaan bawah (abaksial) disebut hipostomatik. dibedakan atas tangkai daun. Pada tumbuhan epifit. Epidermis Terdapat bulu/rambut akar. yang dibentuk oleh protodermal. Apabila didaptkan pada kedua permuakan daun disebut amfistomatik. Pada ujung akar terdapat tudung akar yang melindungi promeristem akar dan membantu penembusan akar dan dianggap mengendalikan perumbuhan geotropisme. Pada tumbuhan tertentu sering didapatkan sklerenkim.lapis disebut velamen. Silinder pembuluh Lapisan pertama ditandai oloeh adanya perisikel. mesofil dan sistem ikatan pembuluh Epidermis Susunan selnya kompak. Keberadaan trikoblas dapat dijadikan landasan taksonomi. KorteksDisusun ole jaringan parenkim. DAUN Tujuan praktikum ini adalah Melihat jaringan penyusun Organ Daun Landasan Teori : Secara morfologi. secara umum tersusun dari epidermis. epidermisnya berlapis .Susunan ikatan pembuluh adalah radial. Lapisan sebelah dalam endodermis didapatkan perisikel yang berbatasan dengan silinder pembuluh. Yang dilengkapi oleh adanya pita Caspary. yang fungsinya sebagai penahan penguapan air. dasar daun(basal). akan terlohat xilem uyang melebar. Pada tumbuhan tertentu. Bagian bawah tudung akar yang mengandung amilum (pati0 yang disebut satolit dan dapat mengendalikan gaya berat pada akar. Pada endodermis didapatkan sel peresap yang berfungsi untuk seleksi masuknya nutrisi. akar dikotil berakar tunggang dan monokotil serabut. Lapisan dalam dari kortek terdapat endodermis. Susunan anatomi daun terdiri dari epidermis. Pada tumbuhan yang tidak membentuk jari-jari empulur. akar merupakan organ yang tidak beruas-ruas . Susunan anatominya lebih sederhana daripada batang . Kambium dibentuk oleh perisikel yang membentuk jari-jari empulur. Pada epifit sering didapatkan klorenkim. pembentukan rambut akarnya dari trikoblas(sel protoderm yang membentuk rambut akar yang lebih kecil.

Susunan palisade kompak. susunan seperti ini disebut dorsiventral. Jaringan spons terdiri dari sel-sel yang bentuknya tidak beraturan dan mengandung klorofil. dapat ditemukan pada tumbuhan xerofit. Umumnya ada di bagian atas(adaksial) dan jaringan spons di bagian bawahnya. pada mesofil didapatkan hanya satu bentuk jaringan . Mesofil Sisrem Jaringan Pembuluh . Sistem Jaringan pembuluh Tersebar diseluruh helaian daun. yang membentuk bunga(Kranz=German) sehingga tumbuhan tersebut sangat efisien dalam penggunaan CO2. stomatanya berdampingan dengan sel seilica atau sel gabus. Apabila jaringan palisade berada di bagian atas dan bawah disebut unifasial atau isobilateral.tersusun dalam deretan yang sejajar dengan sumbu daun. yang berperan untuk menggulungkan daun pada waktu kekeringan.Terdiri dari jaringan palisade dan spons. umumnya jaringan spons. Lapisan epidermis pada bagian atas daun jagung dan tebu dilengkapi oleh adanya sel kipas atau sel engsel. banyak mengandung klorofil. karena banyak mengandung kloroplas. berkas pembuluh pada daun terdapat pada tulang daun. Pada daun jagung atau tumbuhan C4 didapatkan bundle sheet. Pada tumbuhan rumput-rumputan.Pada tumbuhan monokotil. yang memperkaya sistem pembuluh yaitu floem yang dikelilingi oleh seludang mestoom. PAda lapisan luar epidermis daun sering ditemuakn lapisan lilin. Mesofil Merupakan bagian yang penting.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful