KELENJAR EKSOKRIN

Disusun Oleh : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Syauqinaa Sabiilaa Ririn Nurasih Anita Dewi Fortuna Randhi Nur H Bagus Sutarso Laela Maulida Windri Ambarsari Martharina F P Dyah Sulistyowati

FAKULTAS ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI DIII FISIOTERAPI UNIVERSITAS PEKALONGAN TAHUN AJARAN 2011/2012

Kelenjar tubuler sederhana (simple tubular gland) a. 2. Dengan memperhatikan bentuk pars secretoria dan ductus excretorius dalam tubuh dikenal berbagai jenis kelenjar yaitu : 1.1. yaitu kelenjar yang hasilnya tidak mengandung sel-sel. Kelenjar mukosa Sekret kelenjar mukosa bersifat kental. maka jenis kelenjar ini dibedakan menjadi : • Kelenjar intraepitelial. karena biasanya terdapat pada epitel permukaan. Kelenjar tubuler bercabang (glandula uterina) 2. kelenjar ini selalu bercabang (glandula submandibularis. Kelenjar multiseluler Berdasarkan letak kelenjarnya terhadap epitel permukaan. yaitu membentuk kelompok sel kelenjar pada epitel permukaan tanpa saluran kelenjar. misalnya pada epitel usus sebagai sel piala. Pars secretoria. yang terdiri atas beberapa lapis sel (misalnya glandula sebacea). Kelenjar alveolar sederhana (simple alveolar gland) Contoh kelenjar ini yaitu glandula sebacea yang terdapat pada kulit dan merupakan kelenjar polyptyche yang mempunyai modifikasi pada kelopak mata sebagai glandula meibomi yang termasuk sebagai kelenjar alveolar sederhana bercabang. Kelenjar sitogen. 3. 2. Bentuk sel kelenjarnya pyramidal dengan bagian puncaknya berisi tetes-tetes bahan musinogen atau premusin sebagai pembentuk lendir. jenis kelenjar ini merupakan kelenjar yang terdapat dalam jaringan pengikat. MACAM-MACAM KELENJAR EKSOKRIN Secara morfologik kelenjar eksokrin dapat digolongkan menurut dasar tertentu. Kelenjar tubuler bergelung (glandula subdorifera) c. yaitu kelenjar yang menghasilkan sel-sel sebagai sekretnya (misalnya testis dan ovarium) dan kelenjar nonsitogen. Berdasarkan sifat sekretnya. yang terdiri atas satu lapis sel (misalnya kelenjar keringat) dan kelenjar polyptyche. PENGERTIAN KELENJAR EKSOKRIN Kelenjar Eksokrin adalah kelenjar yang mempunyai saluran keluar untuk mengangkut hasil kelenjarnya dan selanjutnya bermuara pada permukaan dalam dan luar tubuh. maka dapat digolongkan ke dalam : a. yaitu bagian yang menghasilkan sekret. kelenjar eksokrin dapat dibedakan menjadi : a. Ductus excretorius. 4. Jenis kelenjar ini dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu : 1. Berdasarkan jumlah lapisan sel epitel pars secretorianya dapat dibedakan menjadi kelenjar monoptyche. . Kelenjar tubuloalveoler sederhana (simple tubuloalveoler gland). Kelenjar tubuler kompleks (compound tubular gland) Kelenjar ini mempunyai pars secretoria berbentuk tubuler dengan saluran keluarnya yang bercabang dan akhirnya bermuara dalam satu saluran utama contohnya testis. b. • Kelenjar ekstraepitelial. Kelenjar nonsitogen ini dapat dibagi lagi menjadi tiga bagian yaitu : 1. Kelenjar jenis ini dapat dijumpai pada epitel selaput lendir lambung dan rongga hidung. Kelenjar tubuler lurus (kelenjar usus besar) b. yaitu saluran yang menampung sekret dari pars secretoria. Kelenjar uniseluler Yaitu Kelenjar yang tidak memiliki saluran keluar. Berdasarkan jumlah sel yang menyusunnya. glandula duodenalis brunneri). b.

Contoh dari kelenjar ini adalah glandula submandibularis dan glandula sublingualis. Kadangkadang sel serosa terdesak oleh sel mukosa sehingga membentuk gambaran bulan sabit yang dinamakan demiluna gianuzzi. Kelenjar campuran Merupakan kelenjar campuran dari sel-sel kelenjar mukosa dan serosa. 2. Saluran ini menerima duktus interlobularis yang berjalan dalam septum interlobularis. Duktus interlobularis menerima saluran yang lebih kecil dari lobulus yang dinamakan duktus intralobularis yang hanya sedikit dibungkus oleh jaringan pengikat. Kelenjar serosa Sekret kelenjar serosa bersifat encer. Duktus intralobularis menerima sekret kelenjar melalui duktus intercalaris yang menampung langsung dari pars secretoria atau melalui canalicali intercellularis yang merupakan celah-celah diantara masing-masing sel-sel kelenjar. tampak bahwa beberapa septum seolah-olah menuju ke satu arah yaitu kearah saluran utama memasuki kelenjar. Pada bagian basal sel terdapat glanular endoplaspic reticulum sehingga pada pengamatan dengan menggunakan mikroskop cahaya tampak gambaran yang bergaris-garis.2. jernih yang berbentuk sebagai albumin. Sel tersebut terletak diantara membrane basalis dan sel-sel epitel kelenjarnya. Sel kelenjar serosa berbentuk pyramidal dengan inti berbentuk bulat yang terletak agak ditengah. Terkadang sekret tersebut mengandung enzim seperti pada kelenjar pancreas dan parotis. 3. Seluruh kelenjar tersebut di bungkus oleh kapsel jaringan pengikat yang melanjutkan masuk ke dalam bagian dalam dari kelenjar sehingga seluruh kelenjar tersebut dibagi-bagi dalam lobus dan jaringan pengikat yang membatasi dinamakan septum interlobaris. Kelenjar apokrin Kelenjar jenis ini pada saat sekresi. Kelenjar holokrin Kelenjar jenis ini akan mengalami kerusakan pada waktu melangsungkan sekresi sehingga sekretnya bercampur dengan bagian sel yang telah mati (glandula sebacea). sehingga masing-masing ductus excretoriusnya bermuara ke dalam saluran yang lebih besar. Pada beberapa kelenjar. SEL MIO-EPITEL Sel ini berasal dari epitel tetapi bersifat kontraktil seperti sel otot. Selajutnya jaringan pengikat tersebut juga membagi-bagi kelenjar dalam satuan yang lebih kecil yang dinamakan lobulus. Sel mio-epitel diduga berfungsi untuk membantu mendorong sekret kelenjar ke dalam duktus excretorius. Kelenjar merokrin Pada saat sekresi tidak akan terjadi kerusakan pada selnya ataupun tidak ada bagian sel yang ikut disekresikan (glandula subdorifera). . ada sebagian dari puncak sel ikut bersama-sam disekresikan sehingga tampak adanya tonjolan-tonjolan di bagian pucak sel kelenjar (glandula axillaris dan glandula circumanale). Saluran utama kelenjar tersebut menerima saluran dari setiap lobus yang dinamakan duktus lobaris. terlihat adanya tonjolan-tonjolan sitoplasma yang panjang mengelilingi pars secretoria membentuk anyaman sebagai keranjang. Berdasarkan cara sekresinya. 3. dikenal tiga macam kelenjar yaitu : 1. ORGANISASI HISTOLOGIS KELENJAR EKSOKRIN Pada umumnya kesatuan-kesatuan kelenjar bergabung membentuk kelenjar besar.

com/question/index?qid=20110225205824AA5DGpt (03/10/2011 17:18) .html (03/10/2011 16:52) http://id.answers.com/2006/10/1-epitel-dan-kelenjar.DAFTAR PUSTAKA http://histofkgsp.blogspot.yahoo.

Pada bagian basal sel terdapat glanular endoplaspic reticulum sehingga pada pengamatan dengan menggunakan mikroskop cahaya tampak gambaran yang bergarisgaris. 3. ORGANISASI HISTOLOGIS KELENJAR EKSOKRIN Pada umumnya kesatuan-kesatuan kelenjar bergabung membentuk kelenjar besar. . Kelenjar merokrin Pada saat sekresi tidak akan terjadi kerusakan pada selnya ataupun tidak ada bagian sel yang ikut disekresikan (glandula subdorifera). SEL MIO-EPITEL Sel ini berasal dari epitel tetapi bersifat kontraktil seperti sel otot. jernih yang berbentuk sebagai albumin. dikenal tiga macam kelenjar yaitu : 1. Kelenjar campuran Merupakan kelenjar campuran dari sel-sel kelenjar mukosa dan serosa. terlihat adanya tonjolantonjolan sitoplasma yang panjang mengelilingi pars secretoria membentuk anyaman sebagai keranjang. Contoh dari kelenjar ini adalah glandula submandibularis dan glandula sublingualis. Sel kelenjar serosa berbentuk pyramidal dengan inti berbentuk bulat yang terletak agak ditengah. Kelenjar serosa Sekret kelenjar serosa bersifat encer. Selajutnya jaringan pengikat tersebut juga membagi-bagi kelenjar dalam satuan yang lebih kecil yang dinamakan lobulus. Sel tersebut terletak diantara membrane basalis dan sel-sel epitel kelenjarnya. Kelenjar apokrin Kelenjar jenis ini pada saat sekresi. Sel mio-epitel diduga berfungsi untuk membantu mendorong sekret kelenjar ke dalam duktus excretorius. Terkadang sekret tersebut mengandung enzim seperti pada kelenjar pancreas dan parotis. Berdasarkan cara sekresinya. Seluruh kelenjar tersebut di bungkus oleh kapsel jaringan pengikat yang melanjutkan masuk ke dalam bagian dalam dari kelenjar sehingga seluruh kelenjar tersebut dibagi-bagi dalam lobus dan jaringan pengikat yang membatasi dinamakan septum interlobaris. Kelenjar holokrin Kelenjar jenis ini akan mengalami kerusakan pada waktu melangsungkan sekresi sehingga sekretnya bercampur dengan bagian sel yang telah mati (glandula sebacea). ada sebagian dari puncak sel ikut bersama-sam disekresikan sehingga tampak adanya tonjolan-tonjolan di bagian pucak sel kelenjar (glandula axillaris dan glandula circumanale). 3. Kadang-kadang sel serosa terdesak oleh sel mukosa sehingga membentuk gambaran bulan sabit yang dinamakan demiluna gianuzzi. 2. sehingga masing-masing ductus excretoriusnya bermuara ke dalam saluran yang lebih besar.2.

. tampak bahwa beberapa septum seolah-olah menuju ke satu arah yaitu kearah saluran utama memasuki kelenjar. Saluran ini menerima duktus interlobularis yang berjalan dalam septum interlobularis. Saluran utama kelenjar tersebut menerima saluran dari setiap lobus yang dinamakan duktus lobaris.Pada beberapa kelenjar. Duktus interlobularis menerima saluran yang lebih kecil dari lobulus yang dinamakan duktus intralobularis yang hanya sedikit dibungkus oleh jaringan pengikat. Duktus intralobularis menerima sekret kelenjar melalui duktus intercalaris yang menampung langsung dari pars secretoria atau melalui canalicali intercellularis yang merupakan celah-celah diantara masing-masing sel-sel kelenjar.

blogspot.DAFTAR PUSTAKA http://histofkgsp.com/2006/10/1-epitel-dan-kelenjar.yahoo.html (03/10/2011 16:52) http://id.com/question/index?qid=20110225205824AA5DGpt (03/10/2011 17:18) .answers.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful