MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

FILSAFAT PANCASILA
O L E H KELOMPOK 2 : JENOPA PARDOSI (409121042) JUNISA (409121047) JUNIWATI GULTOM (409121045) LAMROBASA MAULAE (409121050)

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 2011
KATA PENGANTAR

1

....................... Tugas ini dapat tersusun dengan baik karena bantuan dari banyak pihak....... sepantasnya saya berterima kasih kepada Kedua Orang Tua kami yang telah membesarkan dan menyekolahkan kami hingga ke perguruan tinggi.... tepat pada waktunya dengan sebaik Medan...... 11 Mei 2011 Kelompok 2 Penulis DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ..... Sebagai manusia biasa yang banyak kekuranganya.... kami mohon maaf apabila ada kesalahan yang ada pada makalah ini dan juga kami memohon kritik yang membangun agar tugas makalah ini semakin baik lagi kedepannya.......... Untuk itu....Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas Ramat dan Hidayah-Nya Tugas membuat makalah saya dapat selesai mungkin................... Bapak Dosen memberikan tugas ini kepada kami........................2 2 . Tugas makalah di susun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan yang telah diberikan beberapa waktu yang lalu....................

.............. Kritik dan Saran .... PENGERTIAN FILSAFAT....................................Nilai Setiap Sila Pancasila......................................................................5 B.............................................. Kesatuan Sila-Sila Pancasila........................................ Kesimpulan .....................................DAFTAR ISI ................................................................... Pancasila sebagai Ideologi Bangsa dan Negara Indonesia......6 1..3 BAB I PENDAHULUAN I.............7 3.............................................. Kesatuan Sila-Sila Pancasila sebagai Suatu Sistem Filsafat........................................................................................................... Latar Belakang Masalah.....14 DAFTAR PUSTAKA...................................4 I.........................8 6................. PANCASILA.. Pancasila sebagai Nilai Dasar Fundamental bagi Bangsa dan Negara RI..........................................................1............................4 BAB II ISI A.............. Makna Nilai..................................................................7 4..............................................14 b...............12 BAB III PENUTUP a..........................................2........................................................................................................ Fungsi Filsafat Pancasila..........................................................................................................................................................................6 2.......15 BAB I PENDAHULUAN 3 ...........................8 5.................10 7........................................................................................................................................................................................................................................................ Pengertian Pancasila sebagai Sistem Filsafat ............. Tujuan Pembahasan..................................

sedangkan berfilsafah ialah berfikir secara mendalam atau radikal atau dengan sungguh – sungguh sampai keakar-akarnya terhadap suatu kebenaran atau dengan kata lain berfilsafat mengandung arti mencari kebenaran atas sesuatu. cinta. Memahami pancasila sebagai system filsafat 3. yang memadai untuk memahami tempat kita hidup. hikmah. b. Jadi philosophia berarti cinta kepada kebijaksanaan atau cinta kepada ilmu filsafat dalam bahasa Belanda yaitu wijsbegeerte berarti keinginan untuk ilmu Lwijs : pandai. Sifat menyeluruh mengandung arti. kepandaian ilmu. Perenunngan kefilsafatan ialah percobaan untuk menyusun suatu system pengetahuan yang rasional. yaitu : (1) Menyeluruh. bahwa cara berpikir filsafat tidaklah sempit. berilmu. Begerte : keinginan. Dalam arti praktis filsafat mengandung arti alam berfikir / alam pikiran. Memahami pancasila sebagai nilai dasar fundamental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia 4. Karakteristik berfikir filsafat memiliki tiga sifat pokok. Tetapi merenung bukanlah melamun. (2) Mendasar dan. Tujuan Pembahasan 1. Filsafat merupakan pemikiran secara sistematis. Sifat mendasar artinya bahwa untuk dapat menganalisa tiap sudut persoalan tertentu perlu di analisis secara mendalam. Memahami pengertian filsafat 2. yang semula berasal dari bahasa Yunani yaitu “Philosphia” yang terdiri dari 2 kata. juga bukan berpikir secara kebetulan yang bersifat untunguntungan. mencintai dan shophia berarti kebijaksanaan. yaitu : philos / philein berarti suka. Kegiatan kefilsafatan adalah merenung. maupun untuk memahami diri kita sendiri. Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara BAB II ISI 4 . Latar Belakang Masalah Secara Etimologi filsafat merupakan bentuk kata falsafat. (3)Spekulatif.a. tetapi selalu melihat persoalan dari setiap sudut yang ada. Sedangkan sifat spekulatif maksudnya bukan menganalisis suatu persoalan dengan untung-untungan tetapi harus memiliki dasar-dasar yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Filsafat sebagai jenis problema yang dihadapi oleh manusia sebagai hasil dari aktifitas berfilsafat dan pada umumnya proses pemecahan persoalan filsafat ini diselesaikan dengan kegiatan berfilsafat (dalam pengertian filsafat sebagai proses yang dinamis). pengetahuan. Filsafat adalah suatu bidang ilmu yang senantiasa ada dan menyertai kehidupan manusia. b. mencintai hikmat atau mencintai pengetahuan. Dengan demikian philosophia secara harafiah berarti mencintai kebijaksanaan. Dalam konteks ilmu pengetahuan pengertian fisafat sanngat sederhana dan mudah dipahami. Kata philosophia merupakan kata majemuk yang terususun dari kata philos atau philein yang berarti kekasih. ilmu. Objek Filsafat 5 . Filsafat sebagai produk mencakup pengertian : a. Dalam pengertian ini filsafat merupakan suatu system penngetahuan yang bersifat dinamis. dalam proses pemecahan suatu permasalahan dengan menggunakan suatu cara dan metode tertentu yang sesuai dengan objek permasalahannya. Filsafat sebagai suatu proses mencakup pengertian : ` Filsafat yang diartikan sebagai bentuk suatu aktifitas berfilsafat. PENGERTIAN FILSAFAT Istilah ‘filsafat’ secara etimologis merupakan padanan kata falsafah (Arab) dan philosophy (Inggris) yang berasal dari bahasa Yunani φ ι λ ο σ ο φ ι α (philosophia). kearifan. hikmat. sahabat. Keseluruhan arti filsafat yang meliputi berbagai masalah dapat dikelompokkan menjadi dua macam yaitu: 1.A. Pengertian filsafat yang mencakup arti filsafat sebagai jenis pangetahuan. yang merupakan hasil dari proses berfilsafat dan yang mempunyai cirri-ciri tertentu. 2. konsep dari pada filsuf pda zaman dahulu. teori. mencintai dan kata sophia yang berarti kebijaksanaan. system atau pandangan tertentu.

antara sila-sila Pancasila itu saling berkaitan. Pengertian Pancasila sebagai Sistem Filsafat Pancasila yang terdiri atas lima sila pada hakikatnya merupakan suatu system filsafat. Lazimnya system memiliki cirri-ciri sebagai berikut : a. benda. B. Objek material filsafat yaitu objek pembahasan filsafat yang mencakup segala sesuatu baik yang bersifat material kongkrit seperti manusia. Objek formal filsafat yaitu menyelidiki segala sesuatu itu guna mengerti hakikatnya sedalamdalamnya. ide-ide. alam. b. moral. saling berhubungan bahkan saling mengkualifikasi. 6 . Artinya. Pemikiran dasar yang terkandung dalam Pancasila. saling bekerjasama untuk satu tujuan tertentu dan secara keseluruhan merupakan suatu kesatuan yang utuh. Sila-sila Pancasila yang merupakan sistem filsafat pada hakikatnya merupakan suatu kesatuan organis. Objek formal ialah sudut pandang yang membedakan watak fisafat dengan ilmu pengetahuan. fungsi sendirisendiri namun demikian secara keseluruhan adalah suatu kesatuan yang sistematis dengan tujuan (bersama) suatu masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. dengan diri sendiri. binatang dan lain-lain. Terjadi dalam suatu lingkungan yang kompleks. PANCASILA 1. Pada hakikatnya setiap sila Pancasila merupakan suatu asas sendiri-sendiri. Saling berhubungan dan saling ketergntunngan d. Kesemuanya dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan bersama (tujuan system) e. pandangan hidup dan lain sebagainya. dengan masyarakat bangsa yang nilai-nilai itu dimiliki oleh bangsa Indonesia. Pengertian system adalah suatu kesatua bagian-bagian yang saling berhubungan. dengan sesama. yaitu pemikiran tentang manusia yang berhubungan dengan Tuhan. Bagian-bagian tersebut mempunyai fungsi sendiri-sendiri c. maupun sesuatu yang bersifat abstrak spiritual seperti nilai-nilai. Suatu kesatuan bagian–bagian b. Pra ahli menerangkan bahwa objek filsafat itu dibedakan atas : a.Fisafat dapat dipahami dengan meneliti objeknya. ideology.

sila keempat didasari dan dijiwai sila pertama. ketiga dan keempat. dengan dirinya sendiri. Pancasila merupakan suatu lima dasar yang tunggal. idealisme. yaitu : 1) Ketuhanan Yang Maha Esa 2) Kemanusiaan yang adil dan beradab 7 . 3. Dengan demikian pancasila merupakan suatu system dalam pengertian kefilsafatan sebagaimana system filsafat lainnya antara lain materialism. merupakan suatu kesatuan yang utuh secara sistematis. Kesatuan Sila-Sila Pancasila a. yaitu pemikiran tentang manusia dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa. b. serta mendasari dan menjiwai sila keempat dan kelima. Susunan Pancasila yang Bersifat Hirarkhis dan Berbentuk Piramidal Sifat hirarkis dan bentuk piramidal itu tampak dalam susunan Pancasila. dengan masyarakat bangsa dan negaranya. Pancasila sebagai dasar Negara falsafatah Negara ditegaskan dalam pembukaan UndangUndang Dasar 1945. 2. di mana sila pertama Pancasila mendasari dan menjiwai keempat sila lainnya. sila kelima didasari dan dijiwai sila pertama. yang tiap-tiap sila harus mengandung keempat sila yang lain. Pemikiran seperti ini merupakan pola piker bangsa Indonesia. tiap sila tidak boleh bertentangan dengan sila yang lain. nasinalisme.dan sebagainya. Sila -sila Pancasila yang saling mengisi dan saling mengkualifikasi Hal ini dimaksudkan bahwa setiap sila terkandung nilai ke empat sila lainnya dengan kata lain dalam setiap sila Pancasila senantiasa dikualififikasi keempat sila lainnya. sila ketiga didasari dan dijiwai sila pertama dan kedua. Kesatuan Sila-Sila Pancasila sebagai Suatu Sistem Filsafat Pancasila sebagai dasar Negara Republik Indonesia tercantum dalam pembukaan UndangUndang Dasar 1945 pada alinea keempat. serta mendasari dan menjiwai sila kelma.Pancasila sebagai suatu system juga dapat dipahami dari pemikiran dasar yang terkandung dalam Pancasila. Tiap sila tidak boleh terlepas dari sila yang lain. keempat dan kelima. kedua dan ketiga. kedua. dengan sesame manusia. sila kedua didasari sila pertama dan mendasari serta menjiwai sila ketiga.

• Dasar Epistemologis Sila-Sila Pancasila Dasar epistemologis Pancasila pada hakikatnya tidak dapat dipisahkan dengan dasar ontologisnya. 4. Nilai-nilai Pancasila oleh bangsa Indonesia diyakini sebagai filsafat (pandangan hidup) yang paling baik. 8 . berbangsa dan bernegaradan melekat pada kelangsungan hidup bangsa Indonesia. Pancasila sebagai Nilai Dasar Fundamental bagi Bangsa dan Negara RI Pancasila merupakan nilai dasar fundamental bagi bangsa dan negara RI karena pancasila bersifat kekal dan abadi. yaitu nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila pada hakikatnya juga merupakan suatu kesatuan. benar. ketiga tentag watak pengetahuan manusia. • Dasar Aksiologis Sila-Sila Pancasila Sila-sila Pancasila sebagai suatu system filsafat juga memiliki satu kesatuan dasar aksiologisnya. kedua tentang teori kebenaran pengetahuan manusia. • Dasar Ontologis Sila-Sila Pancasila Dasar ontologis Pancasila pada hakikatnya adalah manusia yang memiliki hakekat mutlak monoprulalis. oleh karena itu hakekat dasar ini juga disebut dasar antropologis. adil dan bijaksana dalam memedomani kehidupan bermasyarakat.Terdapat berbagai macam teori tentang nilai dan hal ini sangat tergantunng pada titik tolak dan sudut pandangnya masing-masing dalam menentukan pengertian nilai dan hirarkinya. Terdapat tiga permasalahan mendasar dalam epistemologi. liberalism dan sebagainya. Oleh karena itu dasar epistemologis Pancasila tidak dapat dipisahkan dengan konsep dasarnya tentang hakekat manusia. yaitu : pertama tentang sumber pengetahuan manusia. dan dasar aksiologis sendiri yang berbeda dengan sitem fisafat yang lainnya. Jadi.3) Persatuan Indonesia 4) Kerakyatan yang di pimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan 5) Keadialan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Secara filosofis Pancasila sebagai suatu kesatuan system filsafat memiliki dasar ontologis. misalnya materialism. dasar epistemologis.

2. berbangsa dan bernegara. Maka secara etimologis ideology adalah berbicara tentang gagasan atau ilmu yang mempelajari tentang gagasan. alinea IV yang telah ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945. Berdasarkan defenisi Ideologi Pancasila di atas. pedoman hidup. pandanagn dunia. 9 . Defenisi yang dikemukakan oleh Prof. Dalam beberapa kamus atau referensi. ahli Ilmu Politik UI Ideologi adalah rangkaian (kumpulan) nilai yang disepakati bersama untuk menjadi landasan atau pedoman dalam mencapai tujuan atau kesejahteraan bersama. pegangan hidup yang dipelihara diamalkan dilestarikan kepada generasi berikutnya. Oleh karena itu. Ciri-ciri ideologi adalah sebagai berikut : 1. dapat disimpulkan bahwa Pancasila adalah kumpulan nilai/norma yang meliputi sila-sila Pancasila sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Pancasila sebagai Ideologi Bangsa dan Negara Indonesia a. Maswadi Rauf. Defenisi Ideologi menurut BP-7 Pusat (kini telah dilikuidasi) Ideology adalah ajaran. 2. Mempunyai derajat yang tertinggi sebagai nilai hidup kebangsaan dan kenegaraan. teori yang diyakini kebenarannya yang di susun secara sistematis dan diberi petunjuk pelaksanaan dalam menanggapi dan menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam masyarakat. dapat terlihat bahwa defenisi Ideologi ada beberapa macam. Gagasan yang dimaksud disini adalah gagasan yang murni ada dan menjadi landasan atau pedoman dalam kehidupan masyarakat yang ada atau berdomisili dalam wilayah Negara di mana mereka berada. Ideologi berasal dari bahasa Yunani yaitu eidos dan logos. Eidos berarti gagsan dan logos berarti berbicara (ilmu). pandangan hidup. diperjuangkan dan dipertahankan dengan kesediaan berkorban. doktrin. mewujudkan suatu asas kerohanian. diantaranya yaitu : 1. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa nilai-nilai Pancasila merupakan nilai dasar fundamental bagi bangsa dan Negara Republik Indonesia. Pengertian Ideologi Secara etimologis. 5.berfilsafat fundamental.Dr.

yaitu merupakan realisasi nilai-nilai instrumental dalam suatu realisasi pengamalan yang bersifat nyata. serta menjadi tujuan hidup berbangsa dan bernegara Indonesia. XVIII/MPR/1998 tentang Pencabutan Ketetapan MPR tentang P4. b. Nilai dan jiwa religious (nilai ketuhanan) b. Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Pancasila sebagai ideologi bangsa adalah Pancasila sebagai cita-cita negara atau cita-cita yang menjadi basis bagi suatu teori atau sistem kenegaraan untuk seluruh rakyat dan bangsa Indonesia. c. Nilai dan jiwa kerakyatan e. MPR No. Nilai praktis. sasaran serta lembaga pelaksanaanya. Hal ini disebabkan karena ideologi Pancasila memiliki nilai-nilai yang meliputi : a. yaitu hakekat kelima sila Pancasila. Artinya. dalam kehidupan sehari-hari dalam masyarakat. Nilai dan jiwa kemanusiaan c.b. ditegaskan bahwa Pancasila adalah dasar NKRI yang harus dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai dan jiwa yang berkeadilan social • Arti dan Makna Sila Ketuhanan yang Maha Esa 10 . Berdasarkan Tap.Nilai Setiap Sila Pancasila Nilai-nilai yang di kandung pancasila dapat di bagi menjadi lima sesuai dengan jumlah silanya yaitu : a. kebijakan strategi. Makna Nilai. Nilai dan jiwa persatuan d. ideologi Pancasila dapat mengikuti peerkembangan yang terjadi pada Negara lain yang memiliki ideologi yang berbeda dengan pancasila dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Nilai dasar. Nilai instrumental. 6. berbangsa dan bernegara. c. Pancasila sebagai Ideologi terbuka Ideologi terbuka adalah ideologi yang dapat berinteraksi dengan ideologi yang lain. yang merupakan arahan.

f. Negara memberi fasilitator bagi tumbuh kembangnya agama dan iman warga negara dan mediator ketika terjadi konflik agama. c. c. Menumbuhkan rasa senasib dan sepenanggungan. • Arti dan Makna Sila Persatuan Indonesia a. d. Nasionalisme. keturunan dan perbedaan warna kulit. baru sesudah itu diadakan tindakan bersama. • Arti dan Makna Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia a. Dalam melaksanakan keputusan diperlukan kejujuran bersama. Menjunjung tinggi kemerdekaan sebagai hak segala bangsa. Tidak memaksa warga negara untuk beragama. Menempatkan manusia sesuai dengan hakikatnya sebagai makhluk Tuhan b. • Arti dan Makna Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan a. Kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyat dalam arti dinamis dan meningkat. Mewujudkan keadilan dan peradaban yang tidak lemah. Menjamin penduduk untuk memeluk agama masing-masing dan beribadah menurut agamanya. Hakikat sila ini adalah demokrasi. b. Mengandung arti pengakuan adanya kuasa prima (sebab pertama) yaitu Tuhan yang Maha Esa b. • Arti dan Makna Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab a. e. Menghilangkan penonjolan kekuatan atau kekuasaan. Cinta bangsa dan tanah air. c. dalam hal ini toleransi ditekankan dalam beribadah menurut agamanya masing-masing. Bertoleransi dalam beragama.a. artinya mengusahakan putusan bersama secara bulat. c. b. 11 . e. Permusyawaratan. Menggalang persatuan dan kesatuan Indonesia. d. Menjamin berkembang dan tumbuh suburnya kehidupan beragama.

Berusaha menempatkan dan menjadikan perangkat dan berbagai ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kehidupan bernegara. Melindungi yang lemah agar kelompok warga masyarakat dapat bekerja sesuai dengan bidangnya. Oleh karena itu. c. Seluruh kekayaan alam dan sebagainya dipergunakan bagi kebahagiaan bersama menurut potensi masing-masing. 7. susunan perekonomian dan dasar-dasar pengembangan ilmu pengetahuan. Pancasila sebagai dasar negara mampu menjawab pertanyaan tentang “hakikat negara”. Contohnya. fungsi Pancasila sebagai filsafat harus memberikan jawaban mendasar tentang hakikat kehidupan bernegara. Mencari kebenaran tentang hakikat negara. ide negara. tujuan negara. bentuk negara. dan tidak terbagi dan tidak terpisahkan. c. kalau di negara itu sudah berjalan teratur. Fungsi Filsafat Pancasila Untuk mengetahui fungsi filsafat Pancasila. Dasar negara kita ada lima dasar. Saling memberi arah dan dasar kepada sila yang lainnya. Oleh karena itu. Fungsi filsafat akan terlihat jelas. perlu dikaji ilmu-ilmu yang berhubungan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara yang diikat oleh filsafat. Memberikan jawaban atas pertanyaan fundamental dalam kehidupan bernegara. sistem politik. Semua tadi harus dapat dijelaskan oleh filsafat Pancasila. Kelimanya merupakan kesatuan utuh. b. 12 . yaitu dalam susunan politik.b. a. yang satu sila dengan sila lainnya saling berkait. di dunia Barat yang liberal. Ternyata segala aspek berkaitan erat dengan kehidupan dan kelangsungan hidup negara. kita menemukan pengembangan ilmu yang didasarkan pada tujuan pengembangan liberalism.

mencintai hikmat atau mencintai pengetahuan. b. Kritik dan Saran 13 . Nilai-nilai Pancasila oleh bangsa Indonesia diyakini sebagai filsafat (pandangan hidup) yang paling baik. Pancasila merupakan nilai dasar fundamental bagi bangsa dan negara RI karena pancasila bersifat kekal dan abadi. Dalam konteks ilmu pengetahuan pengertian fisafat sanngat sederhana dan mudah dipahami. berfilsafat fundamental. berbangsa dan bernegaradan melekat pada kelangsungan hidup bangsa Indonesia. sahabat. Filsafat adalah suatu bidang ilmu yang senantiasa ada dan menyertai kehidupan manusia. Jadi. kearifan. Dengan demikian philosophia secara harafiah berarti mencintai kebijaksanaan. Pancasila yang terdiri atas lima sila pada hakikatnya merupakan suatu system filsafat. adil dan bijaksana dalam memedomani kehidupan bermasyarakat. pengetahuan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa nilai-nilai Pancasila merupakan nilai dasar fundamental bagi bangsa dan Negara Republik Indonesia. hikmat. benar. Kesimpulan Istilah ‘filsafat’ secara etimologis merupakan padanan kata falsafah (Arab) dan philosophy (Inggris) yang berasal dari bahasa Yunani φ ι λ ο σ ο φ ι α (philosophia). mencintai dan kata sophia yang berarti kebijaksanaan.BAB III PENUTUP a. Kata philosophia merupakan kata majemuk yang terususun dari kata philos atau philein yang berarti kekasih.

Dengan pandangan hidup filsafat pancasila kita tegak sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia dan berusah membuktikan kepada dunia luar akan kesaktian filsafat hidup kita. Medan : Universitas Negeri Medan Srijanti.com/t32-pancasila-sebagai-ideologi http://uzey.blogspot. Jadikanlah filsafat pancasila sebagai penentuan terhadap penentuan hidup dan pegangan fundamental dalam memecahkan masalah politik. 2006. Bahan Ajar Pendidikan Kewarganegaraan. ekonomi.Dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan dan kekhilafan. sosial dan budaya yang terjadi dalam masyarakat yang setiap saat berubah dan berkembang dalam konteks akselerasi dan medernisasi.com/2009/07/16/makna-sila-sila-pancasila/ewarganegaraan » Sistem Dan Fungsi Filsafat Sebagai Pancasila http://bocahlapindo.wordpress. Jakarta : Salemba Empat http://makalah-pendidikan. Maka dari itu.wordpress.dkk. 2011. pendidikan.com/2007/09/apengertian-filsafat.com/2009/09/pancasila-sebagai-sumber-nilai. Semoga dengan penulisan makalah ini dapat bermanfaat dan dijadikan sebagai modal dalam mempelajari filsafat pancasila.html http://lets-belajar.com/2011/sistem-dan-fungsi-filsafat-sebagai-pancasila/ http://khazanna032. Etika Berwarga Negara Jilid 2.com/2010/03/19/pancasila-sebagai-dasar-negara-republik-indonesia/ http://cybercounselingstain.blogspot. kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan.html 14 .bigforumpro. DAFTAR PUSTAKA Tim Dosen.

15 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful