P. 1
makalah FILSAFAT PANCASILA

makalah FILSAFAT PANCASILA

3.0

|Views: 7,634|Likes:
Published by Mille Fleurs

More info:

Published by: Mille Fleurs on Oct 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/18/2013

pdf

text

original

MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

FILSAFAT PANCASILA
O L E H KELOMPOK 2 : JENOPA PARDOSI (409121042) JUNISA (409121047) JUNIWATI GULTOM (409121045) LAMROBASA MAULAE (409121050)

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 2011
KATA PENGANTAR

1

...... kami mohon maaf apabila ada kesalahan yang ada pada makalah ini dan juga kami memohon kritik yang membangun agar tugas makalah ini semakin baik lagi kedepannya..Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas Ramat dan Hidayah-Nya Tugas membuat makalah saya dapat selesai mungkin... Untuk itu........ Tugas makalah di susun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan yang telah diberikan beberapa waktu yang lalu........ Bapak Dosen memberikan tugas ini kepada kami......................... Tugas ini dapat tersusun dengan baik karena bantuan dari banyak pihak.. Sebagai manusia biasa yang banyak kekuranganya............... 11 Mei 2011 Kelompok 2 Penulis DAFTAR ISI KATA PENGANTAR .................2 2 .............. tepat pada waktunya dengan sebaik Medan......................... sepantasnya saya berterima kasih kepada Kedua Orang Tua kami yang telah membesarkan dan menyekolahkan kami hingga ke perguruan tinggi..

....................................................14 DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................................................................................8 5.................................. PENGERTIAN FILSAFAT....................... Latar Belakang Masalah......2........................................................................................................1....................................................5 B...........................7 4..... Tujuan Pembahasan..............4 BAB II ISI A................4 I.......................................................6 1........... Pancasila sebagai Ideologi Bangsa dan Negara Indonesia................................. Pancasila sebagai Nilai Dasar Fundamental bagi Bangsa dan Negara RI..............................Nilai Setiap Sila Pancasila.............................................................................................. Kritik dan Saran ............................................................................................................................................................. Pengertian Pancasila sebagai Sistem Filsafat ...........................................................................................................................12 BAB III PENUTUP a........... PANCASILA.........14 b............................... Kesatuan Sila-Sila Pancasila................................ Fungsi Filsafat Pancasila................................................................. Kesimpulan ............................3 BAB I PENDAHULUAN I.......................................................................7 3......................................................8 6.. Kesatuan Sila-Sila Pancasila sebagai Suatu Sistem Filsafat....................6 2......................................................................... Makna Nilai.......DAFTAR ISI ....15 BAB I PENDAHULUAN 3 .....................................10 7..............................

juga bukan berpikir secara kebetulan yang bersifat untunguntungan. yaitu : (1) Menyeluruh. Memahami pengertian filsafat 2. Memahami pancasila sebagai system filsafat 3. Latar Belakang Masalah Secara Etimologi filsafat merupakan bentuk kata falsafat. mencintai dan shophia berarti kebijaksanaan. yang memadai untuk memahami tempat kita hidup. Filsafat merupakan pemikiran secara sistematis. b. maupun untuk memahami diri kita sendiri. bahwa cara berpikir filsafat tidaklah sempit. (2) Mendasar dan. Perenunngan kefilsafatan ialah percobaan untuk menyusun suatu system pengetahuan yang rasional. Memahami pancasila sebagai nilai dasar fundamental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia 4. Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara BAB II ISI 4 . (3)Spekulatif. yaitu : philos / philein berarti suka.a. kepandaian ilmu. yang semula berasal dari bahasa Yunani yaitu “Philosphia” yang terdiri dari 2 kata. sedangkan berfilsafah ialah berfikir secara mendalam atau radikal atau dengan sungguh – sungguh sampai keakar-akarnya terhadap suatu kebenaran atau dengan kata lain berfilsafat mengandung arti mencari kebenaran atas sesuatu. berilmu. tetapi selalu melihat persoalan dari setiap sudut yang ada. Kegiatan kefilsafatan adalah merenung. hikmah. Karakteristik berfikir filsafat memiliki tiga sifat pokok. Tetapi merenung bukanlah melamun. cinta. Jadi philosophia berarti cinta kepada kebijaksanaan atau cinta kepada ilmu filsafat dalam bahasa Belanda yaitu wijsbegeerte berarti keinginan untuk ilmu Lwijs : pandai. Tujuan Pembahasan 1. Sifat mendasar artinya bahwa untuk dapat menganalisa tiap sudut persoalan tertentu perlu di analisis secara mendalam. Sifat menyeluruh mengandung arti. Begerte : keinginan. Sedangkan sifat spekulatif maksudnya bukan menganalisis suatu persoalan dengan untung-untungan tetapi harus memiliki dasar-dasar yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Dalam arti praktis filsafat mengandung arti alam berfikir / alam pikiran.

teori. 2. yang merupakan hasil dari proses berfilsafat dan yang mempunyai cirri-ciri tertentu. b. dalam proses pemecahan suatu permasalahan dengan menggunakan suatu cara dan metode tertentu yang sesuai dengan objek permasalahannya. konsep dari pada filsuf pda zaman dahulu. Dengan demikian philosophia secara harafiah berarti mencintai kebijaksanaan. Filsafat adalah suatu bidang ilmu yang senantiasa ada dan menyertai kehidupan manusia. sahabat. kearifan. pengetahuan. Filsafat sebagai produk mencakup pengertian : a. PENGERTIAN FILSAFAT Istilah ‘filsafat’ secara etimologis merupakan padanan kata falsafah (Arab) dan philosophy (Inggris) yang berasal dari bahasa Yunani φ ι λ ο σ ο φ ι α (philosophia). ilmu. Pengertian filsafat yang mencakup arti filsafat sebagai jenis pangetahuan. Filsafat sebagai jenis problema yang dihadapi oleh manusia sebagai hasil dari aktifitas berfilsafat dan pada umumnya proses pemecahan persoalan filsafat ini diselesaikan dengan kegiatan berfilsafat (dalam pengertian filsafat sebagai proses yang dinamis). system atau pandangan tertentu. Keseluruhan arti filsafat yang meliputi berbagai masalah dapat dikelompokkan menjadi dua macam yaitu: 1. hikmat. Objek Filsafat 5 . mencintai dan kata sophia yang berarti kebijaksanaan. Dalam pengertian ini filsafat merupakan suatu system penngetahuan yang bersifat dinamis. Dalam konteks ilmu pengetahuan pengertian fisafat sanngat sederhana dan mudah dipahami.A. Kata philosophia merupakan kata majemuk yang terususun dari kata philos atau philein yang berarti kekasih. mencintai hikmat atau mencintai pengetahuan. Filsafat sebagai suatu proses mencakup pengertian : ` Filsafat yang diartikan sebagai bentuk suatu aktifitas berfilsafat.

Objek material filsafat yaitu objek pembahasan filsafat yang mencakup segala sesuatu baik yang bersifat material kongkrit seperti manusia. pandangan hidup dan lain sebagainya. ideology. Pada hakikatnya setiap sila Pancasila merupakan suatu asas sendiri-sendiri. Sila-sila Pancasila yang merupakan sistem filsafat pada hakikatnya merupakan suatu kesatuan organis. Bagian-bagian tersebut mempunyai fungsi sendiri-sendiri c. saling berhubungan bahkan saling mengkualifikasi. fungsi sendirisendiri namun demikian secara keseluruhan adalah suatu kesatuan yang sistematis dengan tujuan (bersama) suatu masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. PANCASILA 1. saling bekerjasama untuk satu tujuan tertentu dan secara keseluruhan merupakan suatu kesatuan yang utuh. moral.Fisafat dapat dipahami dengan meneliti objeknya. Pra ahli menerangkan bahwa objek filsafat itu dibedakan atas : a. Lazimnya system memiliki cirri-ciri sebagai berikut : a. dengan sesama. Objek formal filsafat yaitu menyelidiki segala sesuatu itu guna mengerti hakikatnya sedalamdalamnya. benda. antara sila-sila Pancasila itu saling berkaitan. 6 . Pemikiran dasar yang terkandung dalam Pancasila. Kesemuanya dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan bersama (tujuan system) e. Objek formal ialah sudut pandang yang membedakan watak fisafat dengan ilmu pengetahuan. Pengertian Pancasila sebagai Sistem Filsafat Pancasila yang terdiri atas lima sila pada hakikatnya merupakan suatu system filsafat. ide-ide. Suatu kesatuan bagian–bagian b. dengan diri sendiri. maupun sesuatu yang bersifat abstrak spiritual seperti nilai-nilai. B. binatang dan lain-lain. Pengertian system adalah suatu kesatua bagian-bagian yang saling berhubungan. Artinya. Terjadi dalam suatu lingkungan yang kompleks. alam. b. yaitu pemikiran tentang manusia yang berhubungan dengan Tuhan. Saling berhubungan dan saling ketergntunngan d. dengan masyarakat bangsa yang nilai-nilai itu dimiliki oleh bangsa Indonesia.

yaitu pemikiran tentang manusia dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa. Kesatuan Sila-Sila Pancasila sebagai Suatu Sistem Filsafat Pancasila sebagai dasar Negara Republik Indonesia tercantum dalam pembukaan UndangUndang Dasar 1945 pada alinea keempat. serta mendasari dan menjiwai sila keempat dan kelima.Pancasila sebagai suatu system juga dapat dipahami dari pemikiran dasar yang terkandung dalam Pancasila. Pancasila sebagai dasar Negara falsafatah Negara ditegaskan dalam pembukaan UndangUndang Dasar 1945. Kesatuan Sila-Sila Pancasila a. Pemikiran seperti ini merupakan pola piker bangsa Indonesia. b. tiap sila tidak boleh bertentangan dengan sila yang lain.dan sebagainya. Sila -sila Pancasila yang saling mengisi dan saling mengkualifikasi Hal ini dimaksudkan bahwa setiap sila terkandung nilai ke empat sila lainnya dengan kata lain dalam setiap sila Pancasila senantiasa dikualififikasi keempat sila lainnya. merupakan suatu kesatuan yang utuh secara sistematis. yaitu : 1) Ketuhanan Yang Maha Esa 2) Kemanusiaan yang adil dan beradab 7 . sila kedua didasari sila pertama dan mendasari serta menjiwai sila ketiga. nasinalisme. Dengan demikian pancasila merupakan suatu system dalam pengertian kefilsafatan sebagaimana system filsafat lainnya antara lain materialism. keempat dan kelima. yang tiap-tiap sila harus mengandung keempat sila yang lain. serta mendasari dan menjiwai sila kelma. 3. dengan sesame manusia. kedua dan ketiga. sila kelima didasari dan dijiwai sila pertama. 2. ketiga dan keempat. kedua. sila ketiga didasari dan dijiwai sila pertama dan kedua. idealisme. dengan masyarakat bangsa dan negaranya. dengan dirinya sendiri. Tiap sila tidak boleh terlepas dari sila yang lain. di mana sila pertama Pancasila mendasari dan menjiwai keempat sila lainnya. Susunan Pancasila yang Bersifat Hirarkhis dan Berbentuk Piramidal Sifat hirarkis dan bentuk piramidal itu tampak dalam susunan Pancasila. sila keempat didasari dan dijiwai sila pertama. Pancasila merupakan suatu lima dasar yang tunggal.

4. Jadi. yaitu : pertama tentang sumber pengetahuan manusia. adil dan bijaksana dalam memedomani kehidupan bermasyarakat. misalnya materialism. Terdapat tiga permasalahan mendasar dalam epistemologi. kedua tentang teori kebenaran pengetahuan manusia.Terdapat berbagai macam teori tentang nilai dan hal ini sangat tergantunng pada titik tolak dan sudut pandangnya masing-masing dalam menentukan pengertian nilai dan hirarkinya. yaitu nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila pada hakikatnya juga merupakan suatu kesatuan. dan dasar aksiologis sendiri yang berbeda dengan sitem fisafat yang lainnya. benar. Oleh karena itu dasar epistemologis Pancasila tidak dapat dipisahkan dengan konsep dasarnya tentang hakekat manusia. oleh karena itu hakekat dasar ini juga disebut dasar antropologis. Nilai-nilai Pancasila oleh bangsa Indonesia diyakini sebagai filsafat (pandangan hidup) yang paling baik. • Dasar Epistemologis Sila-Sila Pancasila Dasar epistemologis Pancasila pada hakikatnya tidak dapat dipisahkan dengan dasar ontologisnya. berbangsa dan bernegaradan melekat pada kelangsungan hidup bangsa Indonesia. • Dasar Ontologis Sila-Sila Pancasila Dasar ontologis Pancasila pada hakikatnya adalah manusia yang memiliki hakekat mutlak monoprulalis. ketiga tentag watak pengetahuan manusia. • Dasar Aksiologis Sila-Sila Pancasila Sila-sila Pancasila sebagai suatu system filsafat juga memiliki satu kesatuan dasar aksiologisnya.3) Persatuan Indonesia 4) Kerakyatan yang di pimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan 5) Keadialan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Secara filosofis Pancasila sebagai suatu kesatuan system filsafat memiliki dasar ontologis. liberalism dan sebagainya. 8 . dasar epistemologis. Pancasila sebagai Nilai Dasar Fundamental bagi Bangsa dan Negara RI Pancasila merupakan nilai dasar fundamental bagi bangsa dan negara RI karena pancasila bersifat kekal dan abadi.

Pengertian Ideologi Secara etimologis. Gagasan yang dimaksud disini adalah gagasan yang murni ada dan menjadi landasan atau pedoman dalam kehidupan masyarakat yang ada atau berdomisili dalam wilayah Negara di mana mereka berada. Defenisi yang dikemukakan oleh Prof. Maka secara etimologis ideology adalah berbicara tentang gagasan atau ilmu yang mempelajari tentang gagasan. dapat disimpulkan bahwa Pancasila adalah kumpulan nilai/norma yang meliputi sila-sila Pancasila sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945. doktrin. pegangan hidup yang dipelihara diamalkan dilestarikan kepada generasi berikutnya. teori yang diyakini kebenarannya yang di susun secara sistematis dan diberi petunjuk pelaksanaan dalam menanggapi dan menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam masyarakat. pandanagn dunia. Oleh karena itu. Dalam beberapa kamus atau referensi. 2. mewujudkan suatu asas kerohanian. Ideologi berasal dari bahasa Yunani yaitu eidos dan logos.Dr. dapat terlihat bahwa defenisi Ideologi ada beberapa macam. pandangan hidup. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa nilai-nilai Pancasila merupakan nilai dasar fundamental bagi bangsa dan Negara Republik Indonesia. Mempunyai derajat yang tertinggi sebagai nilai hidup kebangsaan dan kenegaraan. Eidos berarti gagsan dan logos berarti berbicara (ilmu). 5. 2. ahli Ilmu Politik UI Ideologi adalah rangkaian (kumpulan) nilai yang disepakati bersama untuk menjadi landasan atau pedoman dalam mencapai tujuan atau kesejahteraan bersama. Ciri-ciri ideologi adalah sebagai berikut : 1. diperjuangkan dan dipertahankan dengan kesediaan berkorban. alinea IV yang telah ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945. Maswadi Rauf. Defenisi Ideologi menurut BP-7 Pusat (kini telah dilikuidasi) Ideology adalah ajaran. diantaranya yaitu : 1. Berdasarkan defenisi Ideologi Pancasila di atas.berfilsafat fundamental. 9 . Pancasila sebagai Ideologi Bangsa dan Negara Indonesia a. pedoman hidup. berbangsa dan bernegara.

yaitu hakekat kelima sila Pancasila. Makna Nilai. Pancasila sebagai Ideologi terbuka Ideologi terbuka adalah ideologi yang dapat berinteraksi dengan ideologi yang lain. ditegaskan bahwa Pancasila adalah dasar NKRI yang harus dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai dasar. c. Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Pancasila sebagai ideologi bangsa adalah Pancasila sebagai cita-cita negara atau cita-cita yang menjadi basis bagi suatu teori atau sistem kenegaraan untuk seluruh rakyat dan bangsa Indonesia. XVIII/MPR/1998 tentang Pencabutan Ketetapan MPR tentang P4. sasaran serta lembaga pelaksanaanya. Nilai dan jiwa kemanusiaan c.Nilai Setiap Sila Pancasila Nilai-nilai yang di kandung pancasila dapat di bagi menjadi lima sesuai dengan jumlah silanya yaitu : a. Nilai dan jiwa yang berkeadilan social • Arti dan Makna Sila Ketuhanan yang Maha Esa 10 . 6. Berdasarkan Tap. Artinya. c. kebijakan strategi. yang merupakan arahan. berbangsa dan bernegara. Nilai dan jiwa persatuan d. Hal ini disebabkan karena ideologi Pancasila memiliki nilai-nilai yang meliputi : a. serta menjadi tujuan hidup berbangsa dan bernegara Indonesia. Nilai dan jiwa religious (nilai ketuhanan) b. Nilai instrumental.b. yaitu merupakan realisasi nilai-nilai instrumental dalam suatu realisasi pengamalan yang bersifat nyata. dalam kehidupan sehari-hari dalam masyarakat. Nilai dan jiwa kerakyatan e. Nilai praktis. b. MPR No. ideologi Pancasila dapat mengikuti peerkembangan yang terjadi pada Negara lain yang memiliki ideologi yang berbeda dengan pancasila dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Menjamin penduduk untuk memeluk agama masing-masing dan beribadah menurut agamanya. • Arti dan Makna Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab a. Menggalang persatuan dan kesatuan Indonesia. c. Negara memberi fasilitator bagi tumbuh kembangnya agama dan iman warga negara dan mediator ketika terjadi konflik agama. Mengandung arti pengakuan adanya kuasa prima (sebab pertama) yaitu Tuhan yang Maha Esa b.a. b. artinya mengusahakan putusan bersama secara bulat. d. Dalam melaksanakan keputusan diperlukan kejujuran bersama. c. d. • Arti dan Makna Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan a. e. Tidak memaksa warga negara untuk beragama. Hakikat sila ini adalah demokrasi. 11 . e. b. baru sesudah itu diadakan tindakan bersama. Menempatkan manusia sesuai dengan hakikatnya sebagai makhluk Tuhan b. • Arti dan Makna Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia a. Menumbuhkan rasa senasib dan sepenanggungan. Menjunjung tinggi kemerdekaan sebagai hak segala bangsa. Cinta bangsa dan tanah air. f. Menghilangkan penonjolan kekuatan atau kekuasaan. Bertoleransi dalam beragama. Kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyat dalam arti dinamis dan meningkat. keturunan dan perbedaan warna kulit. Permusyawaratan. • Arti dan Makna Sila Persatuan Indonesia a. Nasionalisme. Mewujudkan keadilan dan peradaban yang tidak lemah. c. Menjamin berkembang dan tumbuh suburnya kehidupan beragama. c. dalam hal ini toleransi ditekankan dalam beribadah menurut agamanya masing-masing.

Melindungi yang lemah agar kelompok warga masyarakat dapat bekerja sesuai dengan bidangnya. Kelimanya merupakan kesatuan utuh. ide negara. Oleh karena itu. 7. Fungsi Filsafat Pancasila Untuk mengetahui fungsi filsafat Pancasila. Mencari kebenaran tentang hakikat negara. Ternyata segala aspek berkaitan erat dengan kehidupan dan kelangsungan hidup negara. Berusaha menempatkan dan menjadikan perangkat dan berbagai ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kehidupan bernegara. tujuan negara. susunan perekonomian dan dasar-dasar pengembangan ilmu pengetahuan. dan tidak terbagi dan tidak terpisahkan. Oleh karena itu. a. kalau di negara itu sudah berjalan teratur. kita menemukan pengembangan ilmu yang didasarkan pada tujuan pengembangan liberalism. sistem politik.b. Dasar negara kita ada lima dasar. Pancasila sebagai dasar negara mampu menjawab pertanyaan tentang “hakikat negara”. bentuk negara. Seluruh kekayaan alam dan sebagainya dipergunakan bagi kebahagiaan bersama menurut potensi masing-masing. Memberikan jawaban atas pertanyaan fundamental dalam kehidupan bernegara. yang satu sila dengan sila lainnya saling berkait. Contohnya. 12 . b. Fungsi filsafat akan terlihat jelas. di dunia Barat yang liberal. Semua tadi harus dapat dijelaskan oleh filsafat Pancasila. c. perlu dikaji ilmu-ilmu yang berhubungan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara yang diikat oleh filsafat. yaitu dalam susunan politik. fungsi Pancasila sebagai filsafat harus memberikan jawaban mendasar tentang hakikat kehidupan bernegara. c. Saling memberi arah dan dasar kepada sila yang lainnya.

b. Kritik dan Saran 13 . Dalam konteks ilmu pengetahuan pengertian fisafat sanngat sederhana dan mudah dipahami. Jadi. Dengan demikian philosophia secara harafiah berarti mencintai kebijaksanaan. Kesimpulan Istilah ‘filsafat’ secara etimologis merupakan padanan kata falsafah (Arab) dan philosophy (Inggris) yang berasal dari bahasa Yunani φ ι λ ο σ ο φ ι α (philosophia). berfilsafat fundamental. berbangsa dan bernegaradan melekat pada kelangsungan hidup bangsa Indonesia. Filsafat adalah suatu bidang ilmu yang senantiasa ada dan menyertai kehidupan manusia. mencintai dan kata sophia yang berarti kebijaksanaan. Kata philosophia merupakan kata majemuk yang terususun dari kata philos atau philein yang berarti kekasih. Pancasila yang terdiri atas lima sila pada hakikatnya merupakan suatu system filsafat. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa nilai-nilai Pancasila merupakan nilai dasar fundamental bagi bangsa dan Negara Republik Indonesia. sahabat. mencintai hikmat atau mencintai pengetahuan. pengetahuan. hikmat. kearifan. benar. adil dan bijaksana dalam memedomani kehidupan bermasyarakat. Pancasila merupakan nilai dasar fundamental bagi bangsa dan negara RI karena pancasila bersifat kekal dan abadi. Nilai-nilai Pancasila oleh bangsa Indonesia diyakini sebagai filsafat (pandangan hidup) yang paling baik.BAB III PENUTUP a.

dkk. Semoga dengan penulisan makalah ini dapat bermanfaat dan dijadikan sebagai modal dalam mempelajari filsafat pancasila.blogspot. Etika Berwarga Negara Jilid 2. Jakarta : Salemba Empat http://makalah-pendidikan.com/2010/03/19/pancasila-sebagai-dasar-negara-republik-indonesia/ http://cybercounselingstain.wordpress. Maka dari itu. DAFTAR PUSTAKA Tim Dosen.com/2009/07/16/makna-sila-sila-pancasila/ewarganegaraan » Sistem Dan Fungsi Filsafat Sebagai Pancasila http://bocahlapindo.com/2007/09/apengertian-filsafat.blogspot.html http://lets-belajar. pendidikan. Dengan pandangan hidup filsafat pancasila kita tegak sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia dan berusah membuktikan kepada dunia luar akan kesaktian filsafat hidup kita.com/t32-pancasila-sebagai-ideologi http://uzey.com/2011/sistem-dan-fungsi-filsafat-sebagai-pancasila/ http://khazanna032. Bahan Ajar Pendidikan Kewarganegaraan.wordpress. Medan : Universitas Negeri Medan Srijanti. 2006.html 14 . sosial dan budaya yang terjadi dalam masyarakat yang setiap saat berubah dan berkembang dalam konteks akselerasi dan medernisasi. 2011.Dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan dan kekhilafan. ekonomi.bigforumpro. kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan.com/2009/09/pancasila-sebagai-sumber-nilai. Jadikanlah filsafat pancasila sebagai penentuan terhadap penentuan hidup dan pegangan fundamental dalam memecahkan masalah politik.

15 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->