1.

Manusia Sebagai Makhluk Sosial Menurut kodratnya manusia adalah makhluk sosial atau makhluk bermasyarakat, selain itu juga diberikan yang berupa akal pikiran yang berkembang serta dapat dikembangkan. Dalam hubungannya dengan manusia sebagai makhluk sosial, manusia selalu hidup bersama dengan manusia lainnya. Dorongan masyarakat yang dibina sejak lahir akan selalu menampakan dirinya dalam berbagai bentuk, karena itu dengan sendirinya manusia akan selalu bermasyarakat dalam kehidupannya. Manusia dikatakan sebagai makhluk sosial, juga karena pada diri manusia ada dorongan dan kebutuhan untuk berhubungan (interaksi) dengan orang lain, manusia juga tidak akan bisa hidup sebagai manusia kalau tidak hidup di tengah-tengah manusia. Tanpa bantuan manusia lainnya, manusia tidak mungkin bisa berjalan dengan tegak. Dengan bantuan orang lain, manusia bisa menggunakan tangan, bisa berkomunikasi atau bicara, dan bisa mengembangkan seluruh potensi kemanusiaannya. Dapat disimpulkan, bahwa manusia dikatakan sebagai makhluk sosial, karrena beberapa alasan, yaitu: a. Manusia tunduk pada aturan, norma sosial. b. Perilaku manusia mengaharapkan suatu penilain dari orang lain. c. Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain d. Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup di tengah-tengah manusia.

Manusia Sebagai Makhluk Sosial
Posted on February 7, 2011, 4:11 pm, by English Vietnamese, under Uncategorized. Manusia selain sebagai makhluk individu, manusia juga disebut sebagai makhluk sosial. Artinya manusia memiliki kebutuhan dan kemampuan serta kebiasaan untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan manusia yang lain, selanjutnya interaksi ini berbentuk kelompok. Kemampuan dan kebiasaan manusia berkelompok ini disebut juga dengan zoon politicon. Istilah manusia sebagi zoon politicon pertama kali dikemukakan oleh Aristoteles yang artinya manusia sebagai binatang politik. Manusia sebagai insan politik atau dalam istilah yang lebih populer manusia sebagi zoon politicon, mengandung makna bahwa manusia memiliki kemampuan untuk hidup berkelompok dengan manusia yang lain dalam suatu organisasi yang teratur, sistematis dan memiliki tujuan yang jelas,

Berkelompok dalam kehidupan manusia adalah suatu kebutuhan. Nilai adalah prinsip-prinsip dasar yang dianggap paling baik. manusia memiliki nilai-nilai yang bisa dikembangkan untuk mempertahankan komunitasnya. bahkan bisa dikatakan kebahagiaan dan keberdayaan hidup manusia hanya bisa dipenuhi dengan cara berkelompok. tercermin dalam kehidupan berkelompok. paling menguntungkan. nilai solidaritas. Hanya saja antara manusia dan binatang berbeda memiliki cara mengelompok yang berbeda. hidupnya suka mengelompok. Tanpa berkelompok tujuan hidup manusia yaitu mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan tidak akan bisa tercapai. Selain itu juga adanya kepemilikan nilai pada manusia untuk hidup bersama dalam kelompok. Aktualisasi manusia sebagai makluk sosial. hewan mengandalkan naluri. Nilai kebersamaan mengandung arti komunitas politik merupakan wadah bagi mereka untuk mewujudkan tujaun hidup yang diidam-idamkan.seperti negara. Nilai organisasi mengandung makna bahwa komunitas politik yang dibangun manusia. Melalui kelompok manusia bisa memenuhi berbagai macam kebutuhan hidupnya. Argumen yang mendasari pernyataan ini adalah bahwa manusia sebagaimana binatang. antara lain: nilai kesatuan. Nilai kesatuan mengandung makna bahwa komunitas politik merupakan kumpulan orang-orang yang memiliki tekad untuk bersatu dan komunitas politik hanya terwujud apabila ada persatuan. nilai kebersamaan dan nilai berorganisasi. paling bermakna. disadari atau tidak. manusia berkelompok mempunyai tujuan meningkatkan kebahagiaan hidupnya. Manusia merupakan makluk individu dan sekaligus sebagai makluk sosial. bahkan bertujuan. Nilai solidaritas mengandung makna bahwa hubungan antar manusia dalam komunitas politik bersifat saling mendukung dan selalu membuka kesempatan untuk bekerja sama dengan manusia yang lain. Apapun bentuk kelompoknya. Tujuan manusia berkelompok adalah untuk meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan hidupnya. mengatur dirinya dalam bentuk pengorganisasi yang memungkinkan tiap-tiap menudia mengambil perannya. Sebagai makluk sosial manusia selalu hidup berkelompok . sedangkan manusia berkelompok dilakukan melalui proses belajar dengan menggunakan akal pikirannya. Sifat berkelompok pada manusia didasari pada kepemilikan kemampuan untuk berkomunikasi. Sebagai insan politik. mengungkapkan rasa dan kemampuan untuk saling bekerjasama. paling berguna. dan paling dapat mendatangkan kebiasaan bagi manusia. Manusia selalu berkelompok dalam hidupnya.

suporter sepakbola. artinya sudah pembawaan dari lahir. . seperti semut. dan tanpa arah menjadi kerumunan yang menimbulkan kekacauan sosial dan pengrusakan. model (fashions). dan revolusi. rusa.dengan manusia yang lain. dan hampir tidak diduga sebelumnya. demikian halnya dengan rumah semut dan hewan lainnya. burung bangau. perilaku massa. tetapi terdapat perbedaan yang esensial antara perilaku kolektif pada diri manusia dan perilaku kolektif pada binatang. Perilaku berkelompok (kolektif) pada diri manusia. keadilan. pendapat umum. keamanan. Sebaliknya perilaku kolektif manusia bersifat dinamis. dan tawuran yang sering terjadi di kalangan pelajar atau masyarakat baik di Indonesia maupun di negaranegara diluar Indonesia. diantaranya: perilaku kerumunan (crowd). perilaku dalam bencana. juga dimiliki oleh makluk hidup yang lain. kericuhan (panics). Beberapa kebutuhan hidup manusia yang dapat dipenuhi melalui kehidupan berkelompok antara lain: komunikasi. dan untuk mendapatkan kesejahteraan. sering ditemukan adanya pengelompokkan manusia yang semula teratur dan tertib. lebah. keranjingan. dengan demikian sifatnya statis yang terbentuk sebagai bawaan dari lahir. ketertiban. Kehidupan berkelompok (perilaku kolektif) binatang bersifat naluri. Terhadap pernyataan ini. dan terjadi melalui proses belajar (learning process). kerjasama. Seperti kasus demonstrasi. Contoh bentuk rumah lebah. berkembang. propaganda. proses kelanjutannya tidak terencana. mulai dari kelompok yang terorganisir maupun yang tidak terorganisir. gerakan sosial. tanpa sebab. gaya (fad). gerombolon. relatif tidak terorganisasi. dan hanya tergantung kepada stimulasi timbal balik yang muncul dikalangan para pelakunya. desasdesus. Kehendak untuk hidup berkelompok pada diri manusia merupakan suatu perilaku yang lahir secara spontan. Perilaku berkelompok (perilaku kolektif) pada manusia karena terjadi melalui proses belajar menyebabkan munculnya beragam jenis. dansebagainya. tiba-tiba berubah tanpa rencana. Berkelompok dalam kehidupan manusia juga merupakan suatu kebutuhan yang harus dipenuhi. Kehidupan berkelompok manusia tercermin dalam berbagai bentuk. sejak dahulu sampai sekarang tidak ada perubahan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful