P. 1
Laporan Ppl (Septi Wulandari

Laporan Ppl (Septi Wulandari

|Views: 811|Likes:
Published by rwidayana

More info:

Published by: rwidayana on Oct 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/13/2012

pdf

text

original

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN 2 DI SMP NEGERI 9 SEMARANG

Disusun oleh: Nama NIM Jurusan : Septi Wulandari : 1301408053 : Bimbingan dan Konseling

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2011

1

PENGESAHAN
Laporan PPL 2 ini telah disusun sesuai dengan Pedoman PPL UNNES. Hari Tanggal : :

Disahkan oleh:

Koordinator dosen pembimbing

Kepala sekolah SMP N 9 Semarang

Dra. EmiPujiastuti,M.Pd NIP. 196205241989032001

Setiyo Budi,S.Pd.,M.M NIP. 196110201983031014

Kepala Pusat Pengembangan PPL Unnes

Drs. Masugino, M.Pd NIP. 195207211980121001

2

5. VIII. Semarang. Akhirnya dengan segala kerendahan hati praktikan berharap semoga laporan PPL 2 ini bermanfaat bagi banyak pihak.. M.Pd.M. 8.Pd. Penulisan laporan ini tidak lepas dari bimbingan dan bantuan semua pihak.S.KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan Karunia-Nya. 10.Pd. Sudijono Sastroatmodjo. selaku Dosen Pembimbing PPL. untuk itu penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1. Masugino. 3. Ninik Setyowani. Setiyo Budi.M. Rektor Universitas Negeri Semarang. 9. 6.Si. Seluruh guru serta karyawan dan staf tata usaha SMP N 9 Semarang Semua siswa siswi kelas VII. 7. sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Praktik Lapangan Bimbingan dan Konseling dengan lancar... Drs.. Penulis juga ingin menyampaikan permintaan maaf atas segala kesalahan dan kekurangan baik yang disengaja ataupun tidak disengaja.. Dra. Agus Purjono sebagai Guru Pamong PPL Bimbingan dan Konseling. Dr. sebagai Koordinator Guru Pamong PPL. Oktober 2011 Praktikan 3 . Laporan ini disusun sebagai salah satu syarat penyelesaian PPL II yang dilaksanakan di SMP Negeri 9 Semarang dari tanggal 11 Agustus 2011 sampai dengan tanggal 26 Oktober 2011. dan IX SMP N 9 Semarang Tahun ajaran 2011/2012 khususnya kelas VIII B dan VIII F. 2.M. selaku Dosen Koordinator PPL. Emi Pujiastuti. terutama calon-calon guru dan mahasiswa-mahasiswa praktikan selanjutnya.M.Pd.M.. sebagai Kepala Sekolah SMP N 9 Semarang Drs. 4. H.M. Teman – teman PPL di SMP N 9 Semarang.Wahyu Priyono. M. Drs. Kepala Pusat Pengembangan PPL Unnes Dra. Prof.

........................................................................... B............................................ Waktu dan Tempat .................... Kelas Binaan .... DAFTAR GAMBAR…………………………………………………… DAFTAR GRAFIK……………………………………………………......................... DAFTAR ISI ....... B........................................................... B.. BAB I............. Kegiatan-Kegiatan PL-BK yang diprogramka ....DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ..... PENUTUP A....................................... LEMBAR PENGESAHAN.......... KEGIATAN – KEGIATAN PPL A................................................................ Pembimbing PL-BK .............. Analisis ........................... BAB II........ Program Kegiatan ........................................ D........................................................... Kesimpulan .............................................. B............................... BAB IV................... ANALISIS DAN BAHASAN A.................. Manfaat …………………………………………………… ..................................................... E. PENDAHULUAN A..... Kegiatan-kegiatan PL-BK yang tidak diprogramkan ....................... BAB III..... KATA PENGANTAR .................................................................................... G.............................................................................................. C. DAFTAR LAMPIRAN ............. F....................................................................................... REFLEKSI DIRI LAMPIRAN i ii iii iv v vi vii 1 2 3 3 3 3 4 6 11 12 13 15 15 4 ................................... Bahasan ..................................... Saran .......................... Latar Belakang ............................................................. Tujuan .......................

Program Mingguan.Media Pembelajaran) 7.Materi. Lapelprog 8. Kartu Bimbingan 11. Laporan Mediasi) 10. Laporan Kegiatan Pendukung (Laporan Kunjungan Rumah. Sosiometri (Matriks. Struktur Organisasi Sekolah 18. Resum Konseling Kelompok (Laiseg dan daftar hadir anggota) c. Kegiatan Konseling a. Tugas Siswa 17.Analisis Sosiometri) 6. Daftar Nama Mahasiswa PPL 12. Daftar Hadir Dosen Koordinator 14.Program Semesteran. Rekaman dan Laporan Konseling Individu 9.Program Tahunan. Daftar Hadir Dosen Pembimbing 13. Identifikasi Kebutuhan Maslah Siswa 2.Program Tahunan.Program Umum. Absensi Praktikan 15. Program (Identifikasi permasalahan siswa. Jurnal Harian 5.Program Bulanan.Program Umum. Denah Sekolah 5 . Analisis Identifikasi Kebutuhan Maslah Siswa 3. Resum Bimbingan Kelompok ( Laiseg dan daftar hadir anggota) b. Satuan Layanan & Pendukung Layanan ( Satlan.Program Harian) 4.Sosiogram. Daftar Siswa Asuh 16.DAFTAR LAMPIRAN 1.

Praktik Pengalaman Lapangan ini merupakan kegiatan mahasiswa yang diadakan dalam rangka menerapkan teori dan keterampilan yang didapat selama kegiatan perkuliahan di jurusan Bimbingan dan Konseling. diharapkan mahasiswa Bimbingan dan Konseling dapat mengembangkan dan meningkatkan wawasan. Pada Praktik Pengalaman Lapangan II ini. Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Negeri Semarang Nomor 163/O/2004 tentang Pedoman Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa Universitas Negeri Semarang menjelaskan bahwa PPL adalah kegiatan intrakurikuler yang wajib diikuti oleh mahasiswa program kependidikan. Latar Belakang Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan bagian integral dari pendidikan tenaga kependidikan berdasarkan kompetensi yang termasuk di dalam struktur program kurikulum Universitas Negeri Semarang. Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan bagi mahasiswa Bimbingan dan Konseling adalah sebagai wahana untuk melatih membimbing dan mengkonseling yang merupakan salah satu bagian dari kompetensi konselor. Penataan Pendidikan Profesional Konselor dan Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling dalam Jalur Pendidikan Formal. 2007). Melalui kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan di sekolah ini. pengetahuan serta keterampilan dalam melakukan pelayanan Bimbingan dan Konseling terhadap siswa di sekolah sehingga akan semakin meningkatkan citra positif konselor dimata masyarakat pada umumnya dan siswa pada khususnya. Bimbingan dan konseling bukanlah kegiatan pembelajaran dalam konteks adegan mengajar yang layaknya dilakukan guru sebagai pembelajaran bidang studi. (Naskah Akademik ABKIN. melainkan layanan ahli dalam konteks memandirikan peserta didik. praktikan melaksanakan kegiatan-kegiatan layanan yang merupakan ciri khas dari mahasiswa Bimbingan dan Konseling.BAB I PENDAHULUAN A. Praktikan sebagai salah satu mahasiswa program studi 6 .

2. analisis dan tindak lanjut c. b. konseling kelompok. 7 . terampil dan benar. dimana untuk pelaksanaannya disesuaikan dengan kebutuhan. bimbingan kelompok. pelaksanaan. alih tangan kasus. Tujuan Umum Secara umum. yang didalamnya meliputi berbagai layanan yaitu layanan orientasi. layanan informasi. mingguan maupun harian secara baik. konferensi kasus. Menambah pengetahuan dan pengalaman mahasiswa sebagai bekal kelak terjun dilapangan secara nyata. bulanan. himpunan data. dan konseling individu serta kegiatan pendukung seperti: aplikasi instrumentasi. Dapat melaksanakan penyusunan program-program satuan layanan baik itu program tahunan. evaluasi. antara lain: 1.Bimbingan dan Konseling melaksanakan kegiatan layanan yang diberikan kepada siswa dengan materi layanan yang bersifat non akademik. nilai dan sikap mahasiswa dalam penyelenggaraan layanan bimbingan dan konseling di sekolah sehingga nantinya mampu menjadi seorang pembimbing yang profesional. B. Dapat bekerja sama dengan pihak terkait dalam menyusun serta mengelola program bimbingan dan konseling secara baik d. Tujuan PL-BK II yang dilaksanakan di SMP Negeri 9 Semarang ini mempunyai beberapa tujuan. pengetahuan. Dapat mengelola layanan bimbingan dan konseling melalui lima tahap kegiatan yaitu perencanaan. dan kunjungan rumah. Tujuan Khusus Tujuan khusus PL-BK II yaitu agar mahasiswa terampil dalam: a. layanan pembelajaran. layanan penempatan dan penyaluran. keterampilan. tujuan PL-BK II yaitu meningkatkan wawasan.

praktikan dibimbing oleh Dra. Dapat mempraktikan teori yang sudah diterima di bangku sekolah D. Pembimbing PL-BK Dalam pelaksanaan PL-BK di SMP Negeri 9 Semarang. Melatih praktikan lebih peka terhadap kondisi lingkungan dan belajar bekerjasama dengan pihak lain untuk mencapai tujuan f. F. Manfaat Manfaat yang dapat diperoleh dari pelaksanaan PPL BK di sekolah adalah sebagai berikut: a.M. Dapat memperoleh pengalaman praktik secara langsung yang tidak di peroleh dari bangku kuliah d. SPd. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan II dilaksanakan selama kurang lebih tiga bulan dimulai tanggal 11 Agustus 2011 dan berakhir pada tangal 26 Oktober 2011 yang bertempat di SMP Negeri 9 Semarang tepatnya berada di Jalan Sendangguwo Timur No 2 Semarang. E. Dapat memperoleh pengalaman baru secara mendalam b. Dan wali kelas yang bertanggung jawab terhadap kelas VIII F adalah Titik Rahayu. SPd. Dapat belajar dan mengetahui tugas-tugas pembimbing yang ada di lingkungan sekolah e.Pd yang merupakan salah satu dosen jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri 8 . Menemukan masalah secara nyata sehingga dapat memahami dan mendalami permasalahan yang terjadi di lingkungan sekolah c. Adapun wali kelas yang bertanggung jawab terhadap kelas VIII B adalah Theodorus Adyarto.Ninik Setyowani.C. Kelas Binaan Kelas yang diampu oleh praktikan sebanyak dua kelas yaitu kelas VIII B dengan jumlah siswa 24 dan VIII F dengan jumlah siswa 33.

Program Semesteran Merupakan program kegiatan bimbingan dam konseling yang menghimpun seluruh materi kegiatan bimbingan dam konseling dalam empat bidang bimbingan yang diselenggarakan melalui berbagai kegiatan layanan dan pendukung bimbingan dam konseling dalam satu semester tertentu. 4. praktikan juga didampingi oleh seorang konselor pamong dari SMP Negeri 9 Semarang yaitu Drs. G. Program Kegiatan Program layanan bimbingan dan konseling adalah seperangkat kegiatan bimbingan yang terkait satu dengan yang yang lain untuk mencapai tujuan bimbingan konseling yang telah di tetapkan dalam perencanaan (Hendrarno. Program harian ini dinyatakan dalam bentuk satlan atau satkung untuk suatu materi dalam bidang tertentu dan dalam jurnal kegiatan atau buku agenda. Agus Purjono Beliau merupakan salah satu guru pembimbing di SMP Negeri 9 Semarang. tanggal. Selain itu. Penyusunan progarm kegiatan Layanan Bimbingan dan Konseling terdiri dari : 1. 2. Program Bulanan Merupakan program kegiatan bimbingan dam konseling yang diturunkan dari program semester tertentu yang perencanaanya disesuaikan dengan situasi dan kondisi sekolah dan siswa (untuk lebih jelasnya lihat lampiran). hari serta tanggal berapa kegiatan BK tersebut dilaksanakan tiap minggunya (untuk lebih jelasnya lihat lampiran).Semarang. Program Mingguan Merupakan program kegiatan bimbingan dam konseling yang diturunkan dari program bulanan. Penyusunan program mingguan berdasarkan program bulanan yang telah disusun sehingga pada program mingguan ditetapkan pada minggu ke berapa. Program Harian Merupakan program bimbingan dam konseling yang secara langsung diselenggarakan pada hari. dkk 2003:46). dan tempat yang telah ditetapkan. 3. 9 .

Konferensi Kasus d.Penyusunan program tersebut dilaksanakan dalam 4 bidang bimbingan yaitu bidang pribadi. Layanan Mediasi Serta layanan pendukung sebagai berikut: a. Tampilan Kepustakaan 10 . Layanan Orientasi b. Kunjungan Rumah e. Alih Tangan f. Layanan Konseling Perorangan h. belajar dan karier. Layanan Penempatan dan Penyaluran e. sosial. Layanan Bimbingan Kelompok f. Layanan Konseling Kelompok g. Layanan Penguasaan Kontens d. Aplikasi Instrumentasi b. Layanan Konsultasi i. Layanan Informasi c. Program kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain: a. Himpunan Data c.

Praktikan melakukan kegiatan layanan bersama konselor pamong yang telah ditunjuk. Observasi Selama 2 minggu pertama berada di sekolah praktikan melaksanakan kegiatan observasi terhadap keadaan sekolah pada umumnya dan keadaan kegiatan pemberian layanan bimbingan dam konseling pada khususnya. Kegiatan belajar mengajar Setelah mengadakan observasi. baik dalam 11 .BAB II KEGIATAN-KEGIATAN PLBK A. 2. Tahapan Kegiatan Kegiatan PPL dilaksanakan dengan melalui beberapa proses dan tahap yaitu: a. Pelaksanaan Kegiatan-kegiatan PLBK di SMP N 9 Semarang yang telah diprogramkan dan terlaksana Pelaksanaan kegiatan PL-BK yang diprogramkan meliputi pelaksanaan layanan dalam semua bidang terdiri dari beberapa kegiatan yaitu sebagai berikut: 1. Kegiatan yang diprogramkan a. yaitu : 1) Persiapan Persiapan yang dilakukan oleh praktikan dalam rangka pelaksanaan program bimbingan dam konseling yang telah disusun. b. Operasional Program Bimbingan dan Konseling Pelaksanaan program bimbingan dan konseling dalam mewujudkan program-program bimbingan dan konseling yang telah direncanakan ke dalam kegiatan nyata. Dalam pelaksanaan program bimbingan dam konseling di SMP Negeri 9 Semarang terdiri dari 4 tahap kegiatan. praktikan mulai melaksanakan KBM yang sesungguhnya yaitu praktikan langsung dengan dengan peserta didik di sekolah latihan dan segala tugas dan tanggung jawab konselor pamong diberikan kepada praktikan dengan tidak lepas dari bimbingan dari konselor pamong.

belajar dan karier. hal yang dilakukan praktikan selanjutnya yaitu merencanakan kegiatan mengumpulkan data tentang kebutuhan siswa terhadap materi layanan yang diperlukan siswa sehingga akan diberikan.program tahunan. Pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang telah praktikan lakukan baik yang diprogramkan maupun yang tidak diprogramkan sudah dapat dilihat dari proses dan hasil sudah diprogramkan berdasarkan atas empat bidang bimbingan. Pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SMP Negeri 9 Semarang yang dilakukan praktikan adalah permasalahan-permasalahan dalam bidang bimbingan dan konseling yang mencakup 4 bidang bimbingan yaitu bimbingan pribadi. semester.menyebarkan IKMS dan sosiometri 3) Pelaksanaan berbagai bidang bimbingan dan konseling. bulanan. Pengumpulan data ini dengan cara observasi . 3. sosial. 2) Pengumpulan data Setelah persiapan. Layanan Bimbingan dan Konseling 1) Layanan Orientasi  Materi : Pengenalan BK . mingguan dan harian adalah dengan menentukan kelas mana yang akan menjadi tanggung jawab praktikan selama PPL di SMP Negeri 9 Semarang. 4 bidang bimbingan tersebut dijabarkan dalam berbagai layanan bimbingan dan konseling yang mengacu pada pola 17 plus. Praktikan dipercaya oleh konselor pamong di sekolah untuk memegang kelas VIII B dan VIII F selengkap-lengkapnya sebagai persiapan dalam melaksanakan programprogram yang telah disusun praktikan. tujuh layanan dan beberapa kegiatan pendukung yang dijabarkan dalam berbagai layanan BK adalah sebagai berikut: a.Memahami teman sekelas dan Orientasi ekstrakurikuler 12 . Kegiatan Layanan Bimbingan dan Konseling Pelaksanaan PL-BK di SMP Negeri 9 Semarang dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus 2011 – 26 Oktober 2011.

Karena siswa terlihat antusias dalam mengemukakan pendapat tentang video bahaya merokok. siswa dapat memahami materi yang disampaikan. Teknik Belajar dan Kelompok Belajar Sasaran Tempat : Siswa kelas VIII B dan VIII F : Ruang kelas VIII B dan VIII F Deskripsi Pelaksanaan Pelaksanaan layanan penempatan penyaluran berjalan dengan lancar. Kemudian di diskusikan secara bersama-sama. Praktikan memberikan tugas rumah untuk mencari jenis-jenis layanan BK. 3) Layanan Penguasaan Konten  Materi : Berlatih memiliki kemampuan untuk memanfaatkan waktu senggang. Hal ini dapat dilihat dari umpan balik siswa pada saat diskusi. siswa dapat memahami materi yang disampaikan. 2) Layanan Penempatan dan Penyaluran     Materi : Penempatan dalam anggota bimbingan dan konseling kelompok . siswa dapat membentuk kelompok sesuai dengan hasil yang disepakati sehingga dapat mempermudah dalam pelaksanaan BKP dan KKP. Kemampuan Komunikasi dengan Lawan Jenis dan Mengurangi Rasa Takut Mengikuti Pelajaran  Sasaran : Siswa kelas VIII B dan VIII F 13 .   Sasaran Tempat : Siswa kelas VIII B dan VIII F : Ruang kelas VIII B dan VIII F Deskripsi Pelaksanaan Pelaksanaan layanan orientasi berjalan dengan lancar. 1) Layanan Informasi     Materi Sasaran Tempat : Bahaya Merokok dan Belajar efektif dan efisien : Siswa kelas VIII B dan VIII F : Ruang kelas VIII B dan VIII F Deskripsi Pelaksanaan Pelaksanaan layanan informasi berjalan dengan lancar.

sehingga dapat menemukan jalan keluar bagi masalahnya tersebut. 5) Layanan Bimbingan Kelompok  Materi 1 :  Topik tugas (Dampak Pergaulan Bebas)  Topik Tugas (Membuat suasana kelas menyenangkan)  Topik Tugas (Pacaran dikalangan pelajar)      Topik tugas (Dampak menyontek) Fungsi : Pemahaman dan Pengembangan Sasaran Tempat : Siswa kelas VIII B dan VIII F : Depan Mushola Deskripsi Pelaksanaan Pelaksanaan layanan Bimbingan Kelompok berjalan dengan lancar. 4) Layanan Konseling Individu       Materi Fungsi Sasaran Waktu Tempat : Masalah pribadi Siswa : Pemecahan dan Pengembangan : Siswa kelas VIII B dan VIII B : Disesuaikan dengan siswa : Ruang BK Deskripsi Pelaksanaan Pelaksanaan layanan Konseling Individu selama 6 kali berjalan dengan lancar. siswa dapat mengemukakan masalahnya secara terbuka. Siswa diberikan penugasan untuk membuat jadwal kegiatan sehari-hari. siswa dapat memahami materi yang disampaikan.  Tempat : Ruang kelas VIII B dan VIII F Deskripsi Pelaksanaan Pelaksanaan layanan penguasaan kontent berjalan dengan lancar.   Materi 2 Fungsi : Topik Bebas : Pemahaman dan Pengembangan 14 . siswa dapat memahami topik yang dibahas. Pelaksanaan Bimbingan Kelompok berjalan dengan baik karena siswa sangat aktif dalam mengemukakan pendapat masing-masing.

Pelaksanaan Konseling Kelompok berjalan dengan baik karena siswa sangat aktif dalam mengemukakan pendapat masing-masing.   Sasaran Tempat : Siswa kelas VIII F : Depan Mushola Deskripsi Pelaksanaan Pelaksanaan layanan Bimbingan Kelompok berjalan dengan lancar. siswa dapat memahami topik yang dibahas. Pelaksanaan mediasi berjalan dengan baik karena kedua belah pihak dapat berdamai. Pelaksanaan Bimbingan Kelompok berjalan dengan baik karena siswa sangat aktif dalam mengemukakan pendapat masing-masing. siswa dapat memahami masalah yang dibahas. 6) Layanan Konseling Kelompok      Materi Fungsi Sasaran Tempat : Masalah Bebas : Pengentasan dan Pengembangan : Siswa kelas VIII B : Depan Mushola Deskripsi Pelaksanaan Pelaksanaan layanan Konseling Kelompok berjalan dengan lancar. 7) Layanan Mediasi      Materi Fungsi Sasaran Tempat : perselisihan antara Siswa dengan kakak kelas : Pemahaman dan Pengembangan : Siswa kelas VIII F : Ruang BK Deskripsi Pelaksanaan Pelaksanaan layanan mediasi berjalan dengan lancar. Layanan Pendukung Bimbingan dan Konseling 1) Aplikasi Instrumentasi  Instrumen Sosiometri : Identifikasi Kebutuhan Masalah Siswa dan Kartu 15 . b. siswa dapat mengakui dan menyadari kesalahannya.

16 . Praktikan dapat melaksanakan dengan lancar. serta membantu melengkapi kebutuhan administrasi lainnya dalam bimbingan dan konseling di SMP Negeri 9 Semarang. dapat diperoleh informasi tentang siswa tersebut di rumah. B. 4) Tampilan Kepustakaan Dapat dilaksanakan sewaktu-waktu untuk lebih memperdalam tentang berbagai bacaan-bacaan. Praktikan membantu menangani mendata daftar hadir siswa setiap hari. konsultasi. konseling individu yang pelaksanaannya tidak sesuai dengan waktu yang telah diprogramkan hal ini karena disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Selain itu juga kegiatan diluar program dapat dilaksanakan diluar program misalnya layanan mediasi.    Fungsi Sasaran Waktu Tempat : Mengungkap masalah siswa : Siswa kelas VIII B dan VIII F : 16 Agustus 2011 : Ruang kelas VIII B dan VIII F 2) Himpunan Data Proses ini dilakukan sewaktu-waktu untuk mengetahui informasi. Keadaan dan kondisi rumah siswa dapat diketahui. Pelaksanaan Kegiatan-kegiatan PLBK yang tidak diprogramkan Pelaksanaan kegiatan yang tidak diprogramkan sebelumnya oleh praktikan diantaranya adalah pengadministrasian kegiatan bimbingan dan konseling di sekolah latihan. data tentang siswa baik yang mempunyai masalah atau tidak. 3) Kunjungan Rumah      Materi Fungsi Sasaran Tempat : Kunjungan Rumah : Pemahaman dan Pengembangan : Siswa kelas VIII F : Rumah siswa Deskripsi Pelaksanaan Pelaksanaan kegiatan kunjungan rumah berjalan dengan lancar.

Ada beberapa hal yang dianggap sulit bagi praktikan untuk diterapkan seperti teori yang didapat selama dibangku kuliah. praktikan mendapatkan banyak hal baru yang belum diperoleh dibangku kuliah. Tujuan dari pelaksanaan PPL sendiri sudah tercapai akan tetapi ada kesenjangan yang praktikan temui antara praktik dengan teori. sehingga dapat 17 . Dalam pelaksanaan PPL ini ada beberapa hal yang mendukung dan menghambat pelaksanaan kegiatan PPL di SMP Negeri 9 Semarang. pengelolaan program bimbingan dan konseling di sekolah. perlu sedikit penyesuaian dengan kondisi sekolah maupun siswa. Praktikan diharuskan untuk dapat menerapkan hal-hal yang dipelajari (secara teori) ke dalam praktiknya secara nyata. Kesenjangan antara teori dan praktik Program bimbingan dan konseling di susun agar kegiatan bimbingan dan konseling dapat lebih terfokus dan terarah. Selama menjalani praktik di SMP Negeri 9 Semarang. pengetahuan. mulai dari kebutuhan dan permasalahan sekolah. serta konsultasi dan kerjasama dengan pihak-pihak terkait dalam penyusunan dan pengelolaan program bimbingan dan konseling.BAB III ANALISIS DAN BAHASAN A. ANALISIS 1. diantaranya : 2. Ketercapaian tujuan PL-BK dan program kegiatan Dalam pelaksanaannya. Praktikan mencoba mempelajari kondisi lapangan. keterampilan. kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan ini mamiliki beberapa tujuan yang harus dicapai oleh mahasiswa PPL sehingga praktikan dapat lebih mendalami materi bimbingan dan konseling serta dapat mengembangkannya dan dapat meningkatkan wawasan. nilai dan sikap praktikan dalam pelayanan bimbingan dan konseling terhadap siswa di sekolah tersebut dan dapat meningkatkan kinerja konselor yang lebih baik lagi.

terutama dengan siswa yang mmebuat kegaduhan di kelas. Sesuai dengan kebijakan dari Fakultas Ilmu Pendidikan Jurusan Bimbingan Konseling UNNES.. Praktikan telah melaksanakan 4 layanan orientasi tersebut seluruhnya. selama kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan. Kesulitan dalam mengelola kelas. Layanan penempatan dan penyaluran minimal 2 kali. Layanan orientasi minimal 3 kali. b. BAHASAN Pelaksanaan layanan BK di SMP N 9 Semarang yang telah dilakukan praktikan adalah permasalahan dalam bimbingan dan konseling yang mencakup empat bidang bimbingan yang dijabarkan dalam berbagai kegiatan pendukung BK yang mengacu pada pola 17 plus. c. Selain itu tujuan setiap kegiatan bimbingan dan konseling akan menjadi jelas. 18 . Praktikan telah melaksanakan 5 layanan tersebut seluruhnya. Siswa terkadang acuh terhadap materi yang disampaikan B. 3. para mahasiswa diwajibkan memberi layanan sebagai berikut: 1. Adanya sarana dan prasarana yang lengkap sehingga mendukung pelaksanaan PPL BK secara optimal.membantu perkembangan secara optimal. Praktikan telah melaksanakan 4 layanan informasi tersebut seluruhnya. Faktor Pendukung a. 4. Pelaksanaan bimbingan yang banyak dilaksanakan di luar jam pelajaran membuat lebih nyaman praktikan dan siswa karena tidak mengganggu pelajaran. Layanan informasi minimal 3 kali. Faktor Penghambat a. 3. Kepala Sekolah yang dengan terbuka menyambut dan membantu mahasiswa dalam pelaksanaan PPL BK. 2. b. memungkinkan petugas untuk dapat menyesuaikan antar kemampuan yang di miliki dengan berbagai kegiatan.

Layanan konseling individu minimal 4 kasus. 8. 9. Layanan bimbingan kelompok minimal 4 kali. Selain itu. meliputi aplikasi instrumentasi. dapat terlaksana 2 kali. 5. 19 . Layanan-layanan dalam bimbingan konseling ini merupakan serangkaian dari kegiatan praktik lapangan bimbingan dan konseling. 7. Kegiatan pendukung tersebut. Layanan konsultasi minimal 1 kali. Himpunan data. 6. Hal tersebut. melaksanakan 12 layanan tersebut seluruhnya. Layanan konseling kelompok minimal 4 kali. Layanan-layanan tersebut harus diselenggarakan praktikan untuk memanfaatkan ilmu pengetahuan yang selama ini diserap. akan berhasil bila konselor pemimbing mempersiapkan diri secara terencana. Layanan mediasi dapat terlaksana 2 kali 10. Praktkan telah Praktikan telah melaksanakan konseling untuk menangani 6 kasus dan semuanya telah dapat diselesaikan. Kegiatan Pendukung Selain bidang bimbingan dan layanan konseling. Praktikan telah melaksanakan 5 layanan tersebut seluruhnya. kerjasama dengan personil sekolah untuk kelengkapan instrumen yang dibutuhkan.4.. Praktikan telah memenuhi 8 Layanan sesuai tersebut yang telah disyaratkan. Layanan penguasaan konten minimal 3 kali. Konferensi kasus. ada juga kegiatan pendukung yang berguna untuk memudahkan memperoleh data dan keterangan lain yang akan membantu kelancaran dan keberhasilan kegiatan layanan terhadap peserta didik. layanan ini diberikan sebagai upaya pengabdian praktikan sebagai calon konselor pembimbing kepada sekolah. Kunjungan rumah dua kali. Fungsi konselor pembimbing memamg mempunyai arti/makna yang besar bagi pengembangan diri siswa dalam proses belajar di sekolah hingga ia dapat meyelesaikan studi dengan keyakinan diri yang kuat untuk berhasil pula dalam kehidupan sebenarnya yang akan dihadapinya dimasa mendatang.

layanan bimbingan kelompok.BAB IV PENUTUP A. Simpulan Praktik Pengalaman Lapangan merupakan kegiatan praktik mahasiswa jurusan bimbingan konseling dalam rangka menerapkan berbagai pengetahuan dan ketrampilan serta memperoleh pengalaman dalam penyelenggaraan pelayanan bimbingan konseling secara terpadu di sekolah. layanan konseling kelompok. Saran Sebagai penutup praktikan dapat memberikan saran-saran sebagai berikut: 1. 3. Bagi sekolah hendaknya memperhatikan penyediaan sarana dan prasarana penunjang pelayanan Bimbingan dan Konseling 20 . dan layanan mediasi serta aplikasi instrumentasi. Beberapa kesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan PL-BK yang telah dilaksanakan adalah sebagai berikut : 1. himpunan data dan alih tangan kasus B. Kerjasama yang baik terutama dari bimbingan dan konseling SMP Negeri 9 Semarang. layanan informasi. Bagi guru pamong hendaknya lebih memperhatikan memberikan layanan yang bersifat kelompok dari pada klasikal dengan frekuensi yang terlalu sering karena siswa dirasa lebih menyukai layanan yang bersifat kelompok kecil dari pada klasikal dikelas. Kegiatan PL-BK sangat penting dilaksanakan sebagai bekal seorang konselor yang professional. layanan penguasaan konten. layanan konseling individu. 3. 2. 2. Layanan yang telah dilaksanakan meliputi : Layanan orientasi. layanan penempatan penyaluran. Praktikan seharusnya dapat memanfaatkan PL-BK seoptimal mungkin sebagai wahana untuk memperoleh bekal pengalaman menjadi konselor yang profesional.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->