P. 1
Pentingnya ABC system sebagai informasi akuntansi

Pentingnya ABC system sebagai informasi akuntansi

|Views: 41|Likes:
Published by Hesty Lestari
Akuntansi manajemen
Akuntansi manajemen

More info:

Published by: Hesty Lestari on Oct 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/30/2011

pdf

text

original

Pentingnya ABC system sebagai informasi akuntansi

ABC system timbul sebagai akibat dari kebutuhan manajemen akan informasi akuntansi yang mampu merefleksikan konsumsi sumber daya dalam berbagai aktivitas untuk menghasilkan produk. Kebutuhan informasi biaya tersebut didorong oleh berbagai sebab: • • • • Persaingan global yang tajam Penggunaan teknologi maju dalam pembuatan produk Untuk memenangkan persaingan yang bersifat global dan tajam Market drive strategy menuntut manajemen perusahaan manufaktur untuk innovative • Pemanfaatn teknologi computer

2 anggapan penting yang mendasari abc system: • kegiatan menyebabkan timbulnya biaya. Abc system beranggapan dengan tanggapan bahwa sumber daya pembantu atau sumber daya tidak langsung menyediakan kemampuan untuk melakukan kegiatan, bukan sekedar

menyebabkan timbulnya biaya yang harus dialokasikan • produk atau pelanggan yang menyebabkan timbulnya permintaan atas kegiatan. Timbulnya permintaan atas kegiatan oleh produk mengakibatkan biaya-biaya kegiatan permintaan masing-masing produk terhadap setiap aktivitas.

Ahli Manajemen: Charles T Hongren, George Foster dan Srikant D Suatu pendekatan kalkulasi biaya yang memfokuskan pada aktivitas sebagai objek biaya fundamental. ABC menggunakan biaya dari aktivitas tersebut sebagai dasar untuk mengalokasikan biaya yang lain seperti produk, jasa, atau pelanggan Wayne J Morse, James R dan Al.L.Hartgraves Pengalokasian dan pengalokasian kembali biaya ke objek biaya dengan dasar aktivitas yang menyebabkan biaya ABC berdasarkan premis/dasar pemikiran bahwa aktivitas menyebabkan biaya dan biaya aktivitas harus dialokasikan ke obyek biaya dengan dasar aktivitas biaya yang dikonsumsi. ABC menelusuri biaya ke produk dengan dasar aktivitas yang digunakan menghasilkan produk tersebut. Ray H Garrison Suatu metode kalkulasi biaya yang menciptakan suatu kelompok biaya untuk setiap kejadian atau transaksi (aktivitas) yang memicu biaya dalam suatu organisasi. Biaya overhead kemudian dialokasikan ke produk dengan dasar jumlah dari kejadian atau transaksi tersebut yang dihasilkan oleh produk. Don R. Hansen dan Maryenne M. Mowen Suatu sistem kalkulasi biaya yang mula-mula menelusuri biaya ke aktivitas dan kemudiani menelusuri biaya dari aktivitas tersebut ke produk Les Heitger, Pekin Ogan dan Serge Matulich Proses mengindentifikasi sumber atau penyebab biaya dalam pemanufakturan atau aktivitas usaha lain. Sumber biaya ini dinamakan pemicu biaya atau pemandu biaya

atau mengidentifikasi dan mengalokasikan biaya ke aktivitas dan akhirnya ke produk yang mengkomunikasikan aktivitas ini Definisi ABC: menekankan pada pengelolaaan aktivitas yang merupkan proses pengidentifikasian aktivitas yang dijalankan oleh perusahaan, penentuan nilai bagi perusaan dan pemilihan serta pelaksanaan aktivitas yang dapat menambah nilai bagi suatu produk atau konsumen. Manfaat ABC: Memperbaiki mutu pengambilan keputusan Kemungkinan manajemen melakukan perbaikan terus menerus terhadap kegiatan untuk mengurangi biaya overhead pabrik Memberikan kemudahan dalam penentuan biaya relevan Sistem Akuntansi Biaya Tradisional adalah system akuntansi yang dirancang berdasarkan kondisi perusahaan manufaktur yang bersifat mekanis Proses pembuatan produk ada beberapa tahap antara lain: tahap produksi, tahap desain dan pengembangan produk, dan tahap distribusi Don R Hansen dan Maryenne M Mowen Sistem akuntansi biaya tradisional adalah suatu system akuntansi yang menganggap bahwa semua biaya dapat diklasikan sebagai biaya tetap atau variable dengan memperhatikan perubahan-perubahan dalam volume produk yang dihasilkan Facility sustaining activities costs, biaya ini berhubungan dengan kegiatan unuk mempertahankan kapasitas yang dimiliki oleh perusahaan. Biaya depresiasi dan amortisasi, biaya asuransi, biaya gaji karyawan kunci perusahaan adalah contoh jenis biaya yang termasuk dalam golongan facility sustaining activity costs.Biaya ini

dibebankan pada produk berdasarkan taksiran unit produk yang dihasilkan pada kapasitas normal pabrik Product Sustaining Activity Cost.Biaya ini berhubungan dgn peneliti dan perkembangan produk tertentu dan biaya2 untk mempertahankan produk untk ttp dipasarkan.Biaya ini tidak terpengaruh oleh jmlh unit produk yg diproduksi dan jml batch produksi yg dilaksanakan oleh devisi penjualan.Cth biaya ini adalah biaya desain produk,desain proses pengolahan produk,penjualan produk.Biaya ini dibebankan pd produk berdasarkan taksiran jmlh unit produk ttt yg akan dihasilkan slm umur produk tsb. Batch activity cost,biaya ini berhubungan dgn jumlah batch produk yang diproduksi. Set up costs yang merupakan biaya yang dikeluarkan untuk menyiapkan mesin dan equipment sebelum suatu order produksi diproses adalah contoh biaya yang termasuk dalam golongan biaya ini. Besar kecilnya biaya ini tergantung dari frekuensi order produksi yang diolah oleh fungsi produksi. Biaya ini tidak dipengaruhioleh jumlah unit produk yang diproduksi dalam setiap order produksi. Pembeli dibebani batch activity costs berdasarkan jumlah BAC yang dikeluarkan oleh perusahaan dalam setiap menerima order dari pembeli Unit Level activity costs, biaya ini dipengaruhi oleh jumlah unit produk yang dihasilkan. Biaya bahan baku, BTKL, biaya angkut adalah contoh biaya yang termasuk dalam golongan ini. Biaya ini dibebankan kepada produk berdasarkan jumlah unit produk yang dihasilkan. Oleh karena itu, dalam penentuan harga pokok produk, biaya ini dibebankan pada produk berdasarkan biaya per unit dikalikan dengan jumlah produk yang sesungguhnya diproduksi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->