P. 1
Konsumen Dan Manfaat Barang Utility

Konsumen Dan Manfaat Barang Utility

|Views: 23|Likes:
Published by Keth Trinn

More info:

Published by: Keth Trinn on Oct 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/30/2012

pdf

text

original

KONSUMEN DAN MANFAAT BARANG UTILITY Seorang konsumen yang bertindak ekonomis pasti mempertimbangkan pengorbanan, yaitu HARGA

yang harus dihayar, dan hasil, yailu MANFAAT atau kepuasan yang diperoleh dari pengeluaran uang itu. Dalam hal ini akan ditinjau segi yang kedua, yaitu kepuasan yang ditimbulkan oleh manfaat (utility) barang/jasa yang dikonsumsikan. Sebab ternyata ada hubungan tertentu antara jumlah barang yang dikonsumsikan dan manfaat kepuasan yang diperoleh daripadanya. Hal ini berpengaruh terhadap perilaku konsumen, khususnya berapa yang akan dibelinya dari harang/jasa tertentu. Untuk mempermudah pengertian, kita pelajari dLllu hagaimana peri-laku konsumen terhadap satu maccan barang saja. Dalam hal mi pertimbangan besarnya penghasilan tidak hegitu menentukan, sehingga perhatian sepenuhnya dapat dicurahkan pada persoalan perbandingan harga barang dan manfaatnya hagi konsumen. Kemudian dilengkapi dengan memperhatikan perilaku konsumen lerhadap berbagai macam barang. di mana besarnya pendapatan serta pembagian pendapatan atas berbagai macam barang itu akan mendapat sorotan. HUKUM TAMBAHAN KEPUASAN YANG TIDAK PROPORSIONAL Pertanyaan pertama yang harus dijawab ialah: apa yang terjadi dengan kepuasan, jika kita membeli lebih banyak dari suatu barang tertentu? Dilihat sepintas kilas, jawaban atas pertanyaan tsb. jelas: Kalau jumlah barang yang dikonsumsikan bertarnbah hanyak, kepuasan yang diperoleh dari konsumsi barang tsb. tentunya akan bertambah juga, karena kebutuhan kita semakin terpenuhi.Tetapi pengalaman mungkin menunjukkan lain! Hubungan antara jumlah dan kegunaan suatu barang Kalau seseorang hanya mempunyai satu baju yang baik, maka manfaat baju yang satu itu (dan penilaiannya terhadap baju itu) amat besar. Kalau baju yang satu itu sobek, ia akan sungguh merasa susah. Apakah Ia segera akan membeli baju lain? Tentu. Karena sungguh dibutuhkan. Meskipun harus membayar harga cukup mahal. Tetapi kalau masih ada persediaan 10 baju yang baik di almari, manfaat dan satu potong baju itu tidak dirasakan begitu besar. Kalau ada satu yang sobek, mungkin ditanggapi dengan “nggak apa-apa, kan masih banyak lainnya”. Apakah ia segera akan membeli satu lagi? Untuk apa? Lebih baik uang dipakai untuk membeli yang lain-lain. Demikian halnya dengan banyak barang lain pula: pakaian, sepatu, makanan, radio, mobil, bahkanjuga dengan uang untuk orang yang kaya uang Rp 10.000.- boleh dikaia lak herarti. tetapi untuk orang miskin. Dari contoh-contoh ini ternyata ada suatu hubungan tertentu antara jumlah barang yang dikonsumsikan perjangka waktu tertentu dengan manfaat/utility barang itu bagi kita. Jika jumlah barang yang dikonsumsikan (perjangka waktu tertentu) bertambah banyak, kepuasan kita juga akan bertambah. tetapi belum tentu secara roporsional. Utility atau daya-guna suatu barang, yang sebenarnya berarti kernampuan barang tersebut untuk memenuhi suatu kebutuhan manusia. Produksi nienciptakan kemampuan tersebut. Tetapi baru dirasakan apabila barang itu dikonsumsikan. (Jlehkarena itu pengertian utility dalarn analisis perilaku konsumen berarti. Manfaat yang dirasakan dan konsumsi suatu barang/jasa, kepuasan yang diperoleh daripadanya. dan dengan demikianjuga penghargaan konsumen terhadapnya. Jadi utility itu nierupakan sesuatu yang subyektif, tergantung orangnya atau melekat pada din konsumen, yaitu sejauh mann kebutuhannya terpenuhi dengan konsumsi barang/jasa tertentu

tetapi mulai saat tertentu —Marginal Utility (tambahan kepuasan yang diperoleh jika konsumsi ditambah dengan satu satuan) semakin berkurang. pak guru mendapat kepuasan tertentu. Gelas teh ke-5 saja sudah tidak ada gunanya bagi pak guru. Mar shall. Hubungan antara jumlah barang yang dikonsumsikan (dalam contoh ini: jumlah gelas teh yang diminum per han kerja) dan kepuasan yang diperoleh dan konsumsi untuk yang dengan istilah teknis kita sebut utility. Jika jumlah suatu harang yang dikonsumsikan dalain jangka waktu tertentu ditambah. supaya lebih kelihatan hagaimana „jalannya‟ kepuasan jika konsumsi ditamhah. kemudian dikembangkan oleh W. . Tetapi pada suatu saat hukum mi akan mulai berlaku pula. Dengan demikian kepuasan total menjadi 10 satuan (6+ 4).Dengan kata lain tambahan kepuasan (yang diperoleh dan tambahan jumlah barang yang dikonsumsikan itu) tidak proporsional (= tidak sebanding) dengan tambahan jumlah barang yang dikonsumsikan. maka kepuasan total (Total Utility) yang diperoleh memang bertambah. Dikatakan “mulai saat tertentu” karena mungkin terjadi tambahan kepuasan yang diperoleh dan unit ke-2 lebih besar daripada yang diperoleh dan unit ke. Wairas dan A. Tetapi minum enam atau tujuh gelas teh tidak perlu.Jevons. meskipun mungkin sukar dikatakan berapa lebih puasnya. Dengan minum satu gelas lagi ( gelas ke-2). Dengan minum satu gelas teh per han kerja. Hukum tersebut dapat dirumuskan sbb. Kalau disediakan lebih dan satu gelas. maka kepuasan (total) bertarnbah minum dua gelas lebih puas daripada minum satu gelas saja.akan mengurangi nilai kepuasan dari barng itu. K. Untuk itu pada sumbu horisontal (sumbu X) kita ukur banyaknya barang yang dikonsumsikan (per jangka waktu tertentu). karena sudah tidak memenuhi suatu kebutuhan. Namun menipunyai akibat yang penting di bidang ekonomi. pak guru merasa haus. Syukur di kamar guru disediakan minuman teh. sedang pada sumbu tegak (sumbu Y) diukur tinggi rendahnya kepuasan atau utility.Kepuasan total dan kepuasan marginal Untuk lebih dapat memahami hal itu. Sekarang dikenal dengan narna Hukum Gossen ke-I atau Law of Diminishing Marginal Utility (LMDU). misalnya 6 satuan utility. pak guru juga mau. Hukum Gossen ke-I atau LDMU Gejala tambahan kepuasan yang tidak proporsional ini pertama kali dikemukakan oleh seorang ahli ekonomi Jerman yang bernarna Hermann Heinrich Gossen (1810 — 1859). Satu gelas teh dirasakan amat besar manfaat utility-nya.I. karena berpengaruh terhadap tingkah-laku konsumen dan bentuk kurve perrnintaan. Setelah bicara di muka kelas selarna sekian jam pelajaran. kita selidiki apa yang terjadi dengan kepuasan (= “utility” yang dirasakan konsumen) apabila jumlah barang tertentu yang dikonsumsikan (dalam jangka waktu tertentu) setiap kali ditambah dengan satu satuan. Sebenarnya kepuasan itu hal yang subyektif sekali yang sukar dikuantitatifkan: namun kita gambarkan seakan-akan dapat diukur secara tepat. yaitu karena gelas ke-2 menambahkan 4 satuan utility. L. Gejala tambahan kepuasan yang tidak proporsional ini sebenarnya merupakan gejala psikologis. Menger. Sebagai contoh kita ambil: jumlah gelas teh yang diminum oleh seorang guru per satuan hari kerja. Katakan saja gelas ke-2 menyumbangkan kepuasan/ utility sebesar 4 satuan.S. dan dengan demikian pula terhadap harga barang.

Tetapi barang bebas tersedia dalam jumlah melimpah sehingga tidak ada harganya dan tidak diperjualbelikan. artinya sedemikian rupa sehingga rupiah terakhir yang dibelanjakan untuk membeli sesuatu memberikan marginal utility yang sama. Perbandingan tsb. Marginal Utility (tambahan kepuas an yang diperoleh dari tambahan satu satuan barang itu) akan semakin berkurang — demikianlah inti dan pembahasan di atas. sedangkan batu intan — yang manfaatnya sangat terbatas dan tidak perlu untuk hidup —justru tinggi sekali harganya?? Kelihatannya mi sesuatu yang bertentangan (maka disebut “paradox”). Maka dalam mempertimbangkan apakah konsumsi akan ditambah lagi dengan satu satuan (dalam arti membeli Iebih banyak dan barang yang sama). Karenajumlah yang tersedia hanya sedikit. setiap liter air menjadi barang ber harga. Di sana air minum per liter mungkin lehih mahal daripada bensin per liter. dan perlu di-usaha-kan. dapat ditulis: atau dengan . entah dikeluarkan untuk membeli barang yang satu atau untuk membeli barang yang lain”. Hukum Gossen ke-Il atau keseimbangan konsumen Prinsip dasar dirumuskan dalam Hukum Gossen ke-Il. Tetapi menambah konsumsi dengan satu satuan itu umumnya tidak „gratis‟. seperti di daerah-daerah yang kekurangan air. kehilangan beberapa unit dinilai tidak apa-apa. penilaian orang terhadap air itu ditentukan oleh satuan terakhir (marginal): kalau air melimpah. Jalan pikiran dapat diringkas sbb. kepuasan) yang diperoleh dan konsumsi barang tsb. Utility Total dan air holeh dikata tak tcrhingga. Maka MU-nya tinggi. yang pada pokoknya mengatakan: ” Seorang konsumen yang bertindak rasional akan membagi-bagi pengeluaran uangnva untuk membeli berbagai macam barang sedemikian rupa sehingga kebutuhan-kehutuhannva terpenuhi secara seimbang. Barang yang dikonsumsi itu harus dibeli dan dibayar. dan orang ber sedia membayar harga yang mahal untuk memperolehnya. apalagi untuk me nambahnya diperlukan biaya yang tidak sedikit. dan untuk memperolehnya. Batu intan sebaliknya sangat langka. Kan untuk memperoleh barang yang berguna kita mesti harus membayar harga yang tinggi. Barang ekonomi adalah „terbatas‟. Padahal. Oleh karena itu diperjualbelikan dengan harga tertentu. tetapi Marginal Utililty sama dengan 0. Jawaban atas teka-teki tersebut harus dicari dalam pcrbcdaan antara Total Utility dan Marginal Utility.. dan harga yang harus dihayar untuk memperolehnya.: Keputusan untuk membeli suatu barang tertentu (banang A) didasarkan atas perbandingan antara Marginal Utility (manfaat. Tetapi umumnya air tersedia dalam jumlah yang begitu rnelimpah sehingga Marginal Utilitynya praktis sama dengan 0. yang telah diajukan oleh Adam Smith tetapi tidak dapat dijawabnya: Apa sebabnya air— yang merupakan barang yang sangat berguna bahkan mutlak perlu untuk hidup — tidak berharga. Total Utilitynya mungkin sangat hesar. seorang konsumen yang rasional mesti mempertimbangkan: Hasil = tambahan kepuasan yang dipenoleh = Marginal Utility PENGORRANAN = tambahan biaya = harga yang harus dibayar Paradox of value Pengertian Marginal Utility merupakan kunci untuk memecahkan pertanyaan atau teka-teki yang sangat terkenal dalam sejarah ilmu ekonomi. lngatjuga perbedaan antara barang ekonomi dan barang bebas. yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang paling penting seperti untuk minum dan niemasak. Tetapi situasi mi berubahjika air menjadi barang Iangka. tersedia dalam jumlah yang kurang daripada yang dibutuhkan untuk semua orang.MARGINAL UTILITY DAN HARGA BARANG Jika konsumsi ditambah dengan satu satuan.

Telah disebutkan bahwa gaya hidup orang kaya menjadi contoh yang suka ditiru oleh golongan masyarakat lainnya (demonstration effect) pada hal pola konsumsi golongan kaya sebagian hanya untuk pamer (conspicuous consumption) karena barang dibeli justru karena mahal. basah. Taraf hidup menunjukkan pada barang dan jasa yang secara nyata di konsumsi oleh masyarakat. Faktor sosial orang hidup dalam masyarakat.kata lain: MU per Rp yang dikeluarkan.lingkungan fisik (panas. dan sebagainya. minat. keririg. ke-35. Standard hidup (standard of living) Standar hidup sering dipakai sebagai ukuran untuk membandingkan tingkat kese jahteraan antara berbagai bangsa (atau antara berbagai golongan di dalam batas satu negara). Misalnya keperluan korban. pakaian. berapa. Sebagian hal ini memerlukan bantuan ilmu psikologi untuk menjelaskannya. Faktor individual: Setiap orang mempunyai sifat. Pertimbangan berdasarkan agania dan adat kebiasaan dapat membuat keputusan untuk konsumsi jauh berbeda dengan apa yang diandakan dalarn teori. Standar hidup merupakan semacam pedoman tentang apa yang dipandang sebagai taraf hidup (ratarata) yang layak. Kenyataannya masih banyak tenaga buruh mendapat upah kurang dan KFM-nya! .bank) 3. dingin. KFM mencakup biaya hidup minimal yang diperlukan (otch bujang. Pola konsumsi mungkin juga dipengaruhi oleh faktor emosional. dan ada beberapa hal lain yang ikut berpengaruh terhadap permintaan sese orang/keluarga: . Salah satu contoh standar hidup minimal adalah Kebutuhan Fisik Minim (KFM) seperti yang disusun oleh Departemen Tenaga Kerja. modelmodelnya. Faktor-faktor yang ikut mempengaruhi perilaku konsumen 1. harus menyesuaikan diri dengan lingkungan sosialnya. Salah satu hasil yang diharapkan dalam usaha pembangunan ekonomi nasional adalah meningkatnya taraf hi dup masyarakat: kehutuhan dasar terpenuhi secara merata bagi seluruh rakyat (GBHN). keluarga dengan 2 atau 3 anak) agar dapat dj sebut hidup layak. dsb. 4. Biaya hidup menunjuk pada jumlah pengeluaran uang untuk membeli kebutuhan hidup sehari-hari. wajar atau pantas. 2. tersedianya uang karena kehetulan mendapat giliran arisan. oleh karena itu dikejar oleh perorangan/keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. seperti umur. dewasa. dan ke. Faktor ekonomi: Selain harga barang.pandangan/harapan mengenai penghasilan di masa yang akan datang dan besarnya jumlah keluarga (keluarga inti. Taraf hidup yang kenyataannya tercapai mungkin masih jauh di bawah standar yang digariskan. Dalam masyarakat kita unsur „tidak mau kalah dengan tetangga‟ masih amat kuat ! Juga pengaruh iklan ternyata kuat sekali. peringatan han ke-7.kekayaan yang sudah dimiliki .1000 bagi orang yang telah meninggal.tersedia atau tidak kredit murah untuk konsumsi (koperasi.) . bakat. Faktor kebudayaan. remaja. dsh. program KB) . Tetapi ada juga faktor obyektif. pendapatan konsumen dan adanya sub stitusi. motivasi dan selera sendiri. kelompok umur (anak. kebiasaan berhutang. ke 100. berkeluarga) dan lingkungan yang mempengaruhi tidak hanya apa yang dikonsumsikan tetapi juga kapan.

33.95../3438:203 .75.3..53./.907503: /03./:999:307:5.8.330-:9:.:2.3.3/50740/.503.3.7.:200..33.3808:.9. /.3438:28-.9:.3/03.3 438:203907.9:80.. 05:./.8. ./.3/02.38:-091 907.39:3 47.3:.7.

.9079039: .8.

80/.3 /.2-.:7:203/.3.3/438:28.305:. .3.2.8 5.3/03.8. 438:28/9.. 2085:32:338:..305:. /.8900 8.8.2:39.390 $.39.43949.9:.5.73.-.5.9.0.3/.3:7:5078.: %09.8.2.7/:.39:. .3/.:9:: 0.80-:9:99 8:5.8. 8:2-: /::7 93703/.8. 8:/.2-.3.83.739: $0-.3 89.7.7.3 .3.880.39079039:.3 .72.0.80-5:.73.323:2.9/::780.:7:207.9:.3.30-/..890507.80.3..9:0..2.3 949.33.7.:7: .3/23:2507.3:99  03.:2.7.8:/./..9. 5.8.::99  03.../..7.88.323:28.250.323:28.3.38.3.8:2-:478439.890 .8.0.8.20203:8:..5.3.:2..3 507./9./.5.3..9: 9.2..707.05:.  $090.2.0.3438:28:39:.8.3  :99 ..905:.3/50740/.9-08.-.3.3907.80 203:2-..3 5.7:7:/80/...7.73. 8:2-: 9.-./.8/.305:.3.7-.2.5.8.5.32.8.05:.33.3.8.35.9:0-:9:.3/23:240 8047.507: 0.31.8.307.9:9079039: 80/.38. 0.73-.3949....3 /.9 28.890.23:2/:.3.399.91..9:.3.7/.80  2.3/7.8..9:0.905...:8 $::7/ . 05:.8:2-:90.39079039:  $0-03.9:0..75.43943:2.38:-09180./03.2..3203:7.9.05:.9/.703.9.. &39:0-/.9:0./2:.3  :-:3.9.305:.05:.3/438:28.-.::7-..  ./.. 05:.9:8.3438:203 . 0-5:.307.38.2-:2..3 . -079.3.38:.:/80/.23:28.5.2.3/438:28.8909/.3-07. .8.380.90389.9/.-.523:203.:7::.3..5.:3. &39:9:5..0-0..9:9079039: 809.8.7.-.9202. 0.33..3.9:0.//03.9:99 3.3.7.2.890/7.

8.5.-07503.3/438:28.8.:.0.3/50740 /.9/7:2:8.3-07:7..9:.203.380-03.3:390  %09.:2.2-.7.3 /03.3/.3 802.55.9.703.3-073.305:.:& 0.3 03.2:33907.2-.73.3:2..04342072.80  203...9:.8:.3/50740/.73.305:.9: 8.&99 .2-.2-.8.9.3/50740.3 9.2-.2-.30.3/02-.-.05077339.-.39/.33037.2-.7.2-.75.2-.../.8./.7. 909.3/02.78.305:.9.39/...9:8.3.3/438:28./..73.9:..&99 9.3/03.2-./03..8.9:9079039:/9.35079.3.3 .3:390 0--08.3/50740/.438  0307  .9..3/3  /03..2./.703. $0.52:.-07..38.3   . 2. 907.438:28/9.7: 907.48803     02:/.33.8.9.35:.3 /.80-. 05:.9 ::22.8/.5.3  .3949.350393/-/.593.38--  .304342 .39: 9/.7..:438:203/.8./ 8.574547843..::2488030 .3  ./9.:5:.3.3.3 .3-079.3/50740202.8. %49.&99 &  ::290780-:9/.99079039: . 9/..9.9:. .305:.412383.73.340 $ 0.32:.3.78...207:5.-..3/02.:9980-08.3/438:28.38.99079039: .39.73../03.574547843.3.3:99  ::2488030 .3.3-039::7.-.340 8047.9.39.2-..305:..305:.9:.3949.3.7.2:32035:3.7/..072..574547843.703.8:./02:.3.3 2:.8. 58448 .  0.3.7..7.3.3:2.3  03.3.3.9:.

3/03.7.843.9..-3.7-.507::39:/:5 :897:9380.7:8/-0/./.39: .3/.9..35079.2025.3-....38.3/50740/.9:.5.3-0793/.2 20250792-.3.73.2:2.3..304342.3..7.3.7./...7/7:2:8.890780/.&99/.3.7.3  0.3.380-.3-079039.. 039...9.#&%%## .&993.3.7.7 8.3 2.3:7.7..3.07.3. .. /507:.740/./..9/73.3./4 ..3:39:202-0808:./../507:..9079039: %09.3 .39/.32:9.398- /.340/.3 !.8.:39:20 3.9:8.3:39:802:.3.7.9:.5.07.8.37.3:39:20203:0-:9:.3 /02..3 ..3907.3:39:202-08:.438:28/03.507::39:/:5 9/..802-.3.73.3:39:202-0-.803.80/9 809.9/.3 $047.  %09.38..305:./.890.843. .5.:39:2020.7..3.9/.98 .3 //.39::2:23.38.7..2-.73.3/-.3/3. 0.88--  05:9:8.:90.3.7 .75../.3507:/ :8.3. 0..  ..0-:9:.7.38.7..39/.3 .8 .39.3.7.3-07:7.3.7..47..3 .-.7:8202-..438:28/9.2.5.80-./.9.8 %09.3 -0-.2-.3-.8.3.79.7.. 503.3.:39: 202-0-07-.7203.&998.3.2-.9.390.&99 2.80/02.3438:203.8 90780/.7:5. .203.3/-:9:.:0 !03079. -.9/.9..5203.5.357.::39:202-0-.2:04342 .&99 &99%49.3:.:./.38.3./.2-./03.7..3-...3 /.9:39.3802..3/438:289:..79 202-00--.2-.393  ... 805079//.9:8..%49.8/.3438:28-.& 3.9.3.7.:.7.3202-.988..2-.-3.3/. 9090780-:9.:99.2-.7:8/.793.280..39/.3/.8.32.9:.9:.7.3 /:3.907.. /../-.9.723:25079072:3302..3 ..9.:39:202507403.3./80-:9 5. /.7:8/.9.-07. 8047.72025./03.37:5.2.3.9...3.5443.3:39:202507403.3  ::2488030 .7.7:8/-../.2808:.3 2.31.7.5030:.7.7.3/3.3438:203..3 %49.73./.3-..39.35.9:.2:2.3./.9..589:.2-..2.79:/9039:.../..7203.3:39: 20250740-.9:/507:.-./.8...57.3 302.7.7..&993.3-.9 05:.7 909.3408.7.3-0780/.3.398- /.75.5907.2089 20250792-.380/02. 907-.3/.33.38.9/..8.5.3.7.5-.305:.2.:0802-.&99 9.438:28.703.2::2488030  .3..350393805079:39:23:2/.3.2:2.32.:/03.3.3.35.73.3:3.7 2. 80/.73.3207:5.-0383507907  ..37:5..3...7.8.3/9./.3 ./.390780/.3.9:8.3 ..39079039: -.3..304342/..3 /50740/.3-0-. /03.3. 202-.80/9 .3.3.-0..3.803.3 0:7.990703./441.3-. !07-.5../.9:8.2089.9:.2:338.703.347.803.3.2$29 909.3  .7.7 !.9907-.31.3.3-07.7 90780/.9/9:8.7.59/.3.3-. /0:. 907503:80..2-...-0.908.-.7:39:202507403.7.5:2:23.7.7.3-0-07. .3/50340..5. 7.33.89.&99207:5.3502-.9.5..82-07:-./.39 /.3 0:9:.38.2.3.347. 90 .7.3907.9:-.33. %09.3  /.9 -07:3.9:.  3.2.:2...93.73.73.3-07:3..3 /-0...7 .7.8././03..7.7.507-0/.&99 ! ##9..9:202-07.73.3 .9:39.3 .3-09:73025.:39/3.7/.39..3.3.8507-.3438:203 !7385/.93 /.3.9.5.3.9.9.38.38.  .803.7./-.73.3.5.25.7.8.7.9:.

3...38007..3808047.7.:.5507239./.8.81.3  .9474-091  805079:2:7 04254:2:7 ././:..1.7:401.-.947.32:5844:39:2030.-0-07.3 . /.947 1.8..8:-899:8 /.438:282:33:.32025:3.7.5.$09.7. /0.:438:203  .   .3. /.7:9/. 24/0 24/03.5.3909.5:.39:.3:9-07503.94704342$0..3/438:28. 702.3.3.3&507#5.3 20207:.3.547.3 503/.3.33:3.8/.5.33.9 -. %09.3.3.7:907.9./503.3..3 -07. $0-...9 249.380-../.3.5..3-.3/0:.9..3:9202503.9473/.7:507.3438:203/..947024843.9 23.5.5./.3 202503..7.803/7  !4. -070:.

8.3. 077 /8  0.0:.3. 3:3./2 5.3.7..3.318 5..38:/.8 /33 -.3/.

:9/..39..3 ./.2.3 90780/.9:.22.5.703. 0507:.7.7..././03.7.438:25943 ..3.5..703./97: 40443.3802.8.3...380-..3/.3.3/.2.8.:.503./:547. 0:.3/.907..1/:5 7.8 -.74050747.7..3203/./03.3/.2  90780/.22.3/.3.8.30  -..3.3 90.3  $9.3909.3.3.30  0  0 /.3/3.947848..7.9 :.3   .7/41. .3/.207 .3.33.8..80-.3.5..-.503.2-.3/7/03..90-.39 5747.9. .:-07-0/.9.203.9:30..9080.3:39:202-.9.7:820308:.78.99.320303.3/-0:897: .:39:5.3/2.38:.8.3/5...8 40.80-.3/.9.2033.8.7.9.39. 0-.5.7 /:5207:5.9202-:.3//.:.70/92:7.5.7.9.393.:38:7 9/.8.7.33:3...250/42.:2.73. %0.3/. 2.::7.. 7.3.-07-.3:39:438:28./.3.8.:.54.2.3..9...3 .3 848.703.3..9.3.3/.7//:5 89.3 5073.3-07:9..9 .3 ..:39:438:28 4507.3 /8-  $9.39039.9 05:9:8.-. . /0243897.3.9. 0:.. $9..88.3/.9470-:/./80-:9.:4:8.32.8.   .3-.3..980.-07-.39073. .47.9.3 5.97.9 5.7:.347-.4385.7/:58073/5.009:......3..739047 8./.703.39.443..3 !0792-.3.3-07/.7.:5.3..7..9.7.3.3/:5/.7.3-08.:.438:28443.47.9:/0.4394.9430110..7.38..3/.

3..3 043423.3 49..3/:53.33.9:..7 ....:5-.7.8-.0:...7.:/-.7.3/.907..3/.5.9:.90:9:.2:332.3:39:202-0 0-:9:.8.7.8.78.7.903.3:.502-.1/:5.7.:.-. 203..2:8.3.7/:5232..9   %.7.7.3 /8:8:34005.89.3:3.8.3 /507:.8.3 %.0-:9:.2 20203:0-:9:.3.9..3 /.07./03.3 3.7...9/80-:9/:5.207.7./.  .790203%03.8.:2... $.-:.7  $.3.8.7.:7.380.439489.2./.3/.5.-:7:203/.9.-./:5232.7..3832  805079.3.9:5.3 0:.33./... .9.3/.3/.93..  03..7907503: 80./.3/:580.3/./.7/.80:7:7.5....8.9 .8./:5203:3:5.5...843./438:28 402..9.5030:.9.7.3/.303.35.1/:5203:3:.1/:52.2033.9.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->