KONSUMEN DAN MANFAAT BARANG UTILITY Seorang konsumen yang bertindak ekonomis pasti mempertimbangkan pengorbanan, yaitu HARGA

yang harus dihayar, dan hasil, yailu MANFAAT atau kepuasan yang diperoleh dari pengeluaran uang itu. Dalam hal ini akan ditinjau segi yang kedua, yaitu kepuasan yang ditimbulkan oleh manfaat (utility) barang/jasa yang dikonsumsikan. Sebab ternyata ada hubungan tertentu antara jumlah barang yang dikonsumsikan dan manfaat kepuasan yang diperoleh daripadanya. Hal ini berpengaruh terhadap perilaku konsumen, khususnya berapa yang akan dibelinya dari harang/jasa tertentu. Untuk mempermudah pengertian, kita pelajari dLllu hagaimana peri-laku konsumen terhadap satu maccan barang saja. Dalam hal mi pertimbangan besarnya penghasilan tidak hegitu menentukan, sehingga perhatian sepenuhnya dapat dicurahkan pada persoalan perbandingan harga barang dan manfaatnya hagi konsumen. Kemudian dilengkapi dengan memperhatikan perilaku konsumen lerhadap berbagai macam barang. di mana besarnya pendapatan serta pembagian pendapatan atas berbagai macam barang itu akan mendapat sorotan. HUKUM TAMBAHAN KEPUASAN YANG TIDAK PROPORSIONAL Pertanyaan pertama yang harus dijawab ialah: apa yang terjadi dengan kepuasan, jika kita membeli lebih banyak dari suatu barang tertentu? Dilihat sepintas kilas, jawaban atas pertanyaan tsb. jelas: Kalau jumlah barang yang dikonsumsikan bertarnbah hanyak, kepuasan yang diperoleh dari konsumsi barang tsb. tentunya akan bertambah juga, karena kebutuhan kita semakin terpenuhi.Tetapi pengalaman mungkin menunjukkan lain! Hubungan antara jumlah dan kegunaan suatu barang Kalau seseorang hanya mempunyai satu baju yang baik, maka manfaat baju yang satu itu (dan penilaiannya terhadap baju itu) amat besar. Kalau baju yang satu itu sobek, ia akan sungguh merasa susah. Apakah Ia segera akan membeli baju lain? Tentu. Karena sungguh dibutuhkan. Meskipun harus membayar harga cukup mahal. Tetapi kalau masih ada persediaan 10 baju yang baik di almari, manfaat dan satu potong baju itu tidak dirasakan begitu besar. Kalau ada satu yang sobek, mungkin ditanggapi dengan “nggak apa-apa, kan masih banyak lainnya”. Apakah ia segera akan membeli satu lagi? Untuk apa? Lebih baik uang dipakai untuk membeli yang lain-lain. Demikian halnya dengan banyak barang lain pula: pakaian, sepatu, makanan, radio, mobil, bahkanjuga dengan uang untuk orang yang kaya uang Rp 10.000.- boleh dikaia lak herarti. tetapi untuk orang miskin. Dari contoh-contoh ini ternyata ada suatu hubungan tertentu antara jumlah barang yang dikonsumsikan perjangka waktu tertentu dengan manfaat/utility barang itu bagi kita. Jika jumlah barang yang dikonsumsikan (perjangka waktu tertentu) bertambah banyak, kepuasan kita juga akan bertambah. tetapi belum tentu secara roporsional. Utility atau daya-guna suatu barang, yang sebenarnya berarti kernampuan barang tersebut untuk memenuhi suatu kebutuhan manusia. Produksi nienciptakan kemampuan tersebut. Tetapi baru dirasakan apabila barang itu dikonsumsikan. (Jlehkarena itu pengertian utility dalarn analisis perilaku konsumen berarti. Manfaat yang dirasakan dan konsumsi suatu barang/jasa, kepuasan yang diperoleh daripadanya. dan dengan demikianjuga penghargaan konsumen terhadapnya. Jadi utility itu nierupakan sesuatu yang subyektif, tergantung orangnya atau melekat pada din konsumen, yaitu sejauh mann kebutuhannya terpenuhi dengan konsumsi barang/jasa tertentu

kita selidiki apa yang terjadi dengan kepuasan (= “utility” yang dirasakan konsumen) apabila jumlah barang tertentu yang dikonsumsikan (dalam jangka waktu tertentu) setiap kali ditambah dengan satu satuan. K. Menger. Hubungan antara jumlah barang yang dikonsumsikan (dalam contoh ini: jumlah gelas teh yang diminum per han kerja) dan kepuasan yang diperoleh dan konsumsi untuk yang dengan istilah teknis kita sebut utility. Mar shall. Dengan minum satu gelas teh per han kerja. Sekarang dikenal dengan narna Hukum Gossen ke-I atau Law of Diminishing Marginal Utility (LMDU). kemudian dikembangkan oleh W. Sebagai contoh kita ambil: jumlah gelas teh yang diminum oleh seorang guru per satuan hari kerja. pak guru merasa haus. Tetapi pada suatu saat hukum mi akan mulai berlaku pula. karena berpengaruh terhadap tingkah-laku konsumen dan bentuk kurve perrnintaan. maka kepuasan total (Total Utility) yang diperoleh memang bertambah. Gelas teh ke-5 saja sudah tidak ada gunanya bagi pak guru.S. Katakan saja gelas ke-2 menyumbangkan kepuasan/ utility sebesar 4 satuan. sedang pada sumbu tegak (sumbu Y) diukur tinggi rendahnya kepuasan atau utility. Satu gelas teh dirasakan amat besar manfaat utility-nya. misalnya 6 satuan utility. Kalau disediakan lebih dan satu gelas. Syukur di kamar guru disediakan minuman teh. Gejala tambahan kepuasan yang tidak proporsional ini sebenarnya merupakan gejala psikologis.Kepuasan total dan kepuasan marginal Untuk lebih dapat memahami hal itu. Sebenarnya kepuasan itu hal yang subyektif sekali yang sukar dikuantitatifkan: namun kita gambarkan seakan-akan dapat diukur secara tepat. Hukum Gossen ke-I atau LDMU Gejala tambahan kepuasan yang tidak proporsional ini pertama kali dikemukakan oleh seorang ahli ekonomi Jerman yang bernarna Hermann Heinrich Gossen (1810 — 1859).akan mengurangi nilai kepuasan dari barng itu.Dengan kata lain tambahan kepuasan (yang diperoleh dan tambahan jumlah barang yang dikonsumsikan itu) tidak proporsional (= tidak sebanding) dengan tambahan jumlah barang yang dikonsumsikan. Dikatakan “mulai saat tertentu” karena mungkin terjadi tambahan kepuasan yang diperoleh dan unit ke-2 lebih besar daripada yang diperoleh dan unit ke. Tetapi minum enam atau tujuh gelas teh tidak perlu. tetapi mulai saat tertentu —Marginal Utility (tambahan kepuasan yang diperoleh jika konsumsi ditambah dengan satu satuan) semakin berkurang. meskipun mungkin sukar dikatakan berapa lebih puasnya. supaya lebih kelihatan hagaimana „jalannya‟ kepuasan jika konsumsi ditamhah. yaitu karena gelas ke-2 menambahkan 4 satuan utility. Dengan minum satu gelas lagi ( gelas ke-2). Wairas dan A. Dengan demikian kepuasan total menjadi 10 satuan (6+ 4). Jika jumlah suatu harang yang dikonsumsikan dalain jangka waktu tertentu ditambah. dan dengan demikian pula terhadap harga barang.I. Hukum tersebut dapat dirumuskan sbb. Untuk itu pada sumbu horisontal (sumbu X) kita ukur banyaknya barang yang dikonsumsikan (per jangka waktu tertentu). pak guru juga mau. Namun menipunyai akibat yang penting di bidang ekonomi. L. . karena sudah tidak memenuhi suatu kebutuhan. maka kepuasan (total) bertarnbah minum dua gelas lebih puas daripada minum satu gelas saja. Setelah bicara di muka kelas selarna sekian jam pelajaran. pak guru mendapat kepuasan tertentu.Jevons.

kepuasan) yang diperoleh dan konsumsi barang tsb. Marginal Utility (tambahan kepuas an yang diperoleh dari tambahan satu satuan barang itu) akan semakin berkurang — demikianlah inti dan pembahasan di atas. artinya sedemikian rupa sehingga rupiah terakhir yang dibelanjakan untuk membeli sesuatu memberikan marginal utility yang sama. Maka MU-nya tinggi. tersedia dalam jumlah yang kurang daripada yang dibutuhkan untuk semua orang. Jalan pikiran dapat diringkas sbb. seorang konsumen yang rasional mesti mempertimbangkan: Hasil = tambahan kepuasan yang dipenoleh = Marginal Utility PENGORRANAN = tambahan biaya = harga yang harus dibayar Paradox of value Pengertian Marginal Utility merupakan kunci untuk memecahkan pertanyaan atau teka-teki yang sangat terkenal dalam sejarah ilmu ekonomi. Hukum Gossen ke-Il atau keseimbangan konsumen Prinsip dasar dirumuskan dalam Hukum Gossen ke-Il. Tetapi situasi mi berubahjika air menjadi barang Iangka. yang pada pokoknya mengatakan: ” Seorang konsumen yang bertindak rasional akan membagi-bagi pengeluaran uangnva untuk membeli berbagai macam barang sedemikian rupa sehingga kebutuhan-kehutuhannva terpenuhi secara seimbang. setiap liter air menjadi barang ber harga. kehilangan beberapa unit dinilai tidak apa-apa. Karenajumlah yang tersedia hanya sedikit. Tetapi menambah konsumsi dengan satu satuan itu umumnya tidak „gratis‟. yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang paling penting seperti untuk minum dan niemasak. Batu intan sebaliknya sangat langka. seperti di daerah-daerah yang kekurangan air. Perbandingan tsb. Di sana air minum per liter mungkin lehih mahal daripada bensin per liter. Maka dalam mempertimbangkan apakah konsumsi akan ditambah lagi dengan satu satuan (dalam arti membeli Iebih banyak dan barang yang sama).MARGINAL UTILITY DAN HARGA BARANG Jika konsumsi ditambah dengan satu satuan. penilaian orang terhadap air itu ditentukan oleh satuan terakhir (marginal): kalau air melimpah. apalagi untuk me nambahnya diperlukan biaya yang tidak sedikit. sedangkan batu intan — yang manfaatnya sangat terbatas dan tidak perlu untuk hidup —justru tinggi sekali harganya?? Kelihatannya mi sesuatu yang bertentangan (maka disebut “paradox”). lngatjuga perbedaan antara barang ekonomi dan barang bebas. Total Utilitynya mungkin sangat hesar. Padahal. Tetapi barang bebas tersedia dalam jumlah melimpah sehingga tidak ada harganya dan tidak diperjualbelikan.. Utility Total dan air holeh dikata tak tcrhingga. Barang ekonomi adalah „terbatas‟. Kan untuk memperoleh barang yang berguna kita mesti harus membayar harga yang tinggi. entah dikeluarkan untuk membeli barang yang satu atau untuk membeli barang yang lain”. yang telah diajukan oleh Adam Smith tetapi tidak dapat dijawabnya: Apa sebabnya air— yang merupakan barang yang sangat berguna bahkan mutlak perlu untuk hidup — tidak berharga. Oleh karena itu diperjualbelikan dengan harga tertentu. tetapi Marginal Utililty sama dengan 0. dan orang ber sedia membayar harga yang mahal untuk memperolehnya. dan harga yang harus dihayar untuk memperolehnya. Barang yang dikonsumsi itu harus dibeli dan dibayar. Jawaban atas teka-teki tersebut harus dicari dalam pcrbcdaan antara Total Utility dan Marginal Utility. dan untuk memperolehnya.: Keputusan untuk membeli suatu barang tertentu (banang A) didasarkan atas perbandingan antara Marginal Utility (manfaat. dan perlu di-usaha-kan. dapat ditulis: atau dengan . Tetapi umumnya air tersedia dalam jumlah yang begitu rnelimpah sehingga Marginal Utilitynya praktis sama dengan 0.

pandangan/harapan mengenai penghasilan di masa yang akan datang dan besarnya jumlah keluarga (keluarga inti. pakaian. Faktor kebudayaan. Faktor sosial orang hidup dalam masyarakat. Standard hidup (standard of living) Standar hidup sering dipakai sebagai ukuran untuk membandingkan tingkat kese jahteraan antara berbagai bangsa (atau antara berbagai golongan di dalam batas satu negara). wajar atau pantas. keririg. Pertimbangan berdasarkan agania dan adat kebiasaan dapat membuat keputusan untuk konsumsi jauh berbeda dengan apa yang diandakan dalarn teori. dsh. minat. oleh karena itu dikejar oleh perorangan/keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Taraf hidup menunjukkan pada barang dan jasa yang secara nyata di konsumsi oleh masyarakat. dan ke. harus menyesuaikan diri dengan lingkungan sosialnya. program KB) . dingin. berapa. Salah satu hasil yang diharapkan dalam usaha pembangunan ekonomi nasional adalah meningkatnya taraf hi dup masyarakat: kehutuhan dasar terpenuhi secara merata bagi seluruh rakyat (GBHN). Faktor ekonomi: Selain harga barang. Biaya hidup menunjuk pada jumlah pengeluaran uang untuk membeli kebutuhan hidup sehari-hari. peringatan han ke-7. pendapatan konsumen dan adanya sub stitusi.lingkungan fisik (panas. Misalnya keperluan korban. basah.1000 bagi orang yang telah meninggal. keluarga dengan 2 atau 3 anak) agar dapat dj sebut hidup layak. motivasi dan selera sendiri. Faktor individual: Setiap orang mempunyai sifat. modelmodelnya. ke 100. Dalam masyarakat kita unsur „tidak mau kalah dengan tetangga‟ masih amat kuat ! Juga pengaruh iklan ternyata kuat sekali. seperti umur. Taraf hidup yang kenyataannya tercapai mungkin masih jauh di bawah standar yang digariskan. dewasa.kata lain: MU per Rp yang dikeluarkan. Tetapi ada juga faktor obyektif. berkeluarga) dan lingkungan yang mempengaruhi tidak hanya apa yang dikonsumsikan tetapi juga kapan.) . Pola konsumsi mungkin juga dipengaruhi oleh faktor emosional. remaja. 2.kekayaan yang sudah dimiliki . kebiasaan berhutang. KFM mencakup biaya hidup minimal yang diperlukan (otch bujang. Telah disebutkan bahwa gaya hidup orang kaya menjadi contoh yang suka ditiru oleh golongan masyarakat lainnya (demonstration effect) pada hal pola konsumsi golongan kaya sebagian hanya untuk pamer (conspicuous consumption) karena barang dibeli justru karena mahal.bank) 3. dan sebagainya. dan ada beberapa hal lain yang ikut berpengaruh terhadap permintaan sese orang/keluarga: . dsb. Standar hidup merupakan semacam pedoman tentang apa yang dipandang sebagai taraf hidup (ratarata) yang layak. bakat. 4. Kenyataannya masih banyak tenaga buruh mendapat upah kurang dan KFM-nya! . Faktor-faktor yang ikut mempengaruhi perilaku konsumen 1. Sebagian hal ini memerlukan bantuan ilmu psikologi untuk menjelaskannya. tersedianya uang karena kehetulan mendapat giliran arisan.tersedia atau tidak kredit murah untuk konsumsi (koperasi. Salah satu contoh standar hidup minimal adalah Kebutuhan Fisik Minim (KFM) seperti yang disusun oleh Departemen Tenaga Kerja. kelompok umur (anak. ke-35.

33.907503: /03.95.3.9:80./3438:203 .7..3:.33. .39:3 47.38:-091 907.330-:9:..75.8../.9:. 05:.3438:28-.8.9.3.3/02..503. /./:999:307:5.7./.3/03.3808:.:2.3 438:203907.:200./.3/50740/.3.53.

.9079039: .8.

33.8.890507.3.2. .:7::.2.3/03..305:.3.3.:7: .8.88.-.8:/.9-08.8.3 5.:8 $::7/ .9:0..8.80-:9:99 8:5.3 /.3  :-:3.38:-09180.7/:.2:39.8.523:203./03.250.5./9.7-..2.7.73-. -079. 05:.43949.8:2-:90.7.83.90389. &39:0-/.  $090..3/23:240 8047.707.80-5:./.739: $0-.5.23:28.9./.0.73.3 507..9...3/438:28..0.9:9079039: 809.38.05:.9.7.9.-..3.2.8.8..3:7:5078.9/./2:.3/23:2507.8.7/.72.3/7. 0..3 89.8.9:0.. 8:2-: /::7 93703/.43943:2.880..2-:2.3438:203 .307..3949.323:28.38:.: %09.9/.305:.3/..05:.:7:207.703.-.3.38.3.3 949.8/.323:28.73.30-/. 5.23:2/:.9: 9.3/438:28.9:99 3..2. .7.305:.5.80.7.. 438:28/9.:7:203/.8900 8.:9:: 0.3.5.9/::780.-.890 ..380.3:99  03.9202.91.7.//03./.8:2-:478439. 8:/.5.3.9 28.0..39079039:.33.9:0.3/..3-07.20203:8:.3907.8.3.305:.3 .3203:7.9:8.890/7.  .73.0.2-.. 0-5:.32.::99  03.8.80 203:2-../.:3.8.39:.. /.:/80/.-.399. 0.38.. 2085:32:338:..2.9:.9:9079039: 80/.390 $.3.3 /.39079039:  $0-03.:2.3. . 05:.5.3 . &39:9:5.7.9:0.7.2-.3.3/50740/.7:7:/80/.905.31.::7-.75.33.8.3438:28:39:..3.9:0-:9:..05:...507: 0.3.2..8.307.5.-.39.35.9.323:2.:2.2.8.0-0.8909/.905:.3../. 8:2-: 9.3..9:.8 5.8.3..9:0.3  :99 ..3.3.2.3/438:28.9:.80/.890.80  2.3 .5.05:.

&99 ./.-.8/.75.3/03.3.7.305:.3:390  %09.9:.8:.3:390 0--08.2-.80-.7.32:..39/.3/02-.3.2:32035:3.8.99079039: .3 802.3/50740.2-.3.3.340 $ 0.9:.2-.8.9:8..8.3/50740/.8:.3 .207:5.8.&99 &  ::290780-:9/.-.... %49. 58448 .3/3  /03.2-.78.38--  .39/./9.9.3/438:28.3/438:28.9..2-.39.7.3-039::7.3/.2-.3.380-03.574547843..8.33...574547843./03.8.3949.&99 9. ..48803     02:/..9: 8. 2.04342072..8.9.-.55.73.3 /03.:9980-08.8./03.072.:.:& 0.703..7.9..2:33907.305:.2-.305:..305:.574547843..35079.3 /.7: 907../02:..3:2.73./. 9/.52:.9:9079039:/9.:5:. 05:.3-07:7..3  .38.304342 .438:28/9.9:.7.9:.73.39: 9/.99079039: .::2488030 .73.35:.78.5.38.3/02. $0.8.593.9.3/50740 /.3 .412383./..05077339.3:2.39.340 8047.3-073..2.0.3/50740/.-07503.3 9.33037.350393/-/./ 8.7/.  0..-..438  0307  .2-.3/50740202.9.9 ::22..3  ..2-.9/7:2:8.3.3 2:.7.9.30.3949.2-.7.-07.3../.203.3-079.5.:2.3   .3.3.9:.305:.3/438:28.9:.80  203.2-.3.3:99  ::2488030 .703.3 03. 907.3  03.305:. 909.73.3.3.3/02.:438:203/.3.703.

9:.3/-.7.3438:203..3.79:/9039:.7.3/438:289:.2::2488030  .7203.:..2$29 909.3.3/.3:39:202-0808:.2-.:0 !03079.7:8/-.39/.7.908. 907503:80.7:5./80-:9 5.57.39: .3-..3:39: 20250740-./03.3./.3-0-07.990703.7 2.3/3.7..803.:39:20 3.9:8.802-.8 .3.73./.3:39:20203:0-:9:.3  /.:39:202507403.8507-.7.37:5.2.33.3/50740/.&993.7.7.9./..-0.2:2.3 2.5.3507:/ :8.3:39:202-08:. 80/.3./.7.9:.988.438:28/9. /0:.-3.-.438:28.39.93.390.3:3..5...38.7.3-0780/. 805079//. 7.380-.9.3 . 90 .. . /03.2:04342 .2:338./.3-.3 .3 0:7.304342.7.3.393  ..9:8.& 3.7 909..33.7 .93 /. -..9/73.88--  05:9:8.9.3 .73.5:2:23.2-.5.59/. 907-..347.38.3 /02.3 $047.2089.3.:99.&99 &99%49.3/50340.7-.5-.3.3.9 -07:3..5..2-..5../03.3/...3....9:.89.9.:.39/.80/9 809../..9/.7.3 ...73.80-.3 . .73.3/03.47.398- /.7:8202-...9.2808:.:/03.7.7 ..2.3.8 %09.0-:9:.507::39:/:5 :897:9380.2-.73.3-079039..73.3-07:7.9.9:39...7.3.3.3 %49.:0802-.39/.7.39079039: -.:39: 202-0-07-.3.3 302.9/.3.3-.3. /.3:39:802:.9:-.3438:203.3 .3 /.37.7 !.9..3.2.304342/.3.73.7.7:8/.3.32:9.7.8./.9..5030:.8/.98 ..3 //..589:./.3/9...7..5.7.7.8.3..5. .380/02.2.3-.7 90780/.7..9.3..39.39::2:23.7..-0383507907  . !07-.3438:203 !7385/.3./.3.7.8 90780/.3 .9.3202-..7:39:202507403..7.73.843.37:5.3.723:25079072:3302.9:202-07...3.9079039: %09./.-07.3 /-0.3.  ..:90.3-.07.38./.390780/./-.&99207:5. /.&99 ! ##9.79 202-00--.843.3408. /507:.3..7203.3.8.3./.7.:2.2-. 0.-..3 /50740/.73...&99 9.2 20250792-.9:.31.3/3.703..7.3/.7.3.9.3:.3.38...38./441.9:.7.5.9.3.8..907. 0.75.803.9/../.438:28/03.8. 039. %09.  .9:39.82-07:-..3-0-.39 /..7 8.&99 2.3:7.3/-:9:.5.9:.2-.3-07.9.5907.703.:39:2020..3.7.8.340/.3802.890780/.7..7..32./.347.8..2:2.38.3.7/.3..7..9..2-.2./. 9090780-:9..2.507::39:/:5 9/.5203.7..31. .9.3438:28-.25.7/7:2:8.3..:39/3.740/.7.3-09:73025.7:8/./.3:39:202-0-.9/.3-07:3.3502-.3907.35.  %09.3.9:.33.39..3 !..9:8.7.3.3.803..38.305:.-0./-.7.8.3. 8047.38.&99/..3 2.2089 20250792-.3 0:9:../03.3-0793/.9907-.::39:202-0-.-3.35079..3././.32.5..3907.350393805079:39:23:2/.3.3 ..7.3.3  ::2488030 .9:8..3.&998.#&%%## .8.5./.3 ..7./4 .890.72025. 503.793.75.38.3 /:3..3-.357.3  0.3. 202-.&993.2-.7.9.3207:5.7.203.5443...9:/507:.9 05:.3:39:202507403.%49.3.80/02.803.3/.2025.3-../507:.-.2-.9:.3.9/9:8.7:8/-0/.  3..35.3  .07.3.507-0/.305:.80/9 .280.398- /.73.2:2.79.3 -0-.

/.5.. /.9474-091  805079:2:7 04254:2:7 ..5:.3/438:28.7./:.7:507.803/7  !4.8..3  .3 -07.3438:203/.3 503/.3.3808047.9 249...8.8/..380-. /.7:9/.3/0:.3909. -070:.7:401./.38007.33:3.3.7.3.3.3:9202503.5.   . 702.438:282:33:.3 20207:..7.-.9./. /0.5.5.3&507#5.3 202503. %09.3.3.7.947 1.7:907.5..9 23. $0-.9 -.3 . 24/0 24/03.5507239.32:5844:39:2030..$09.3.81.9473/./.39:.9..3:9-07503.:438:203  ..3..5.33.1..8:-899:8 /.94704342$0..3.3.:./503.32025:3.547.-0-07.3-.947.947024843.

3.38:/.3./2 5. 3:3. 077 /8  0.8 /33 -.318 5.7..0:.3/.3.8..3.

3..1/:5 7. 2.99.47.9 05:9:8.3.3909.9:30.9 .-./97: 40443.3/.30  0  0 /.3 !0792-./.7/:58073/5.-.907.9.5./80-:9.7 /:5207:5.3.3.7.:38:7 9/.3 .. 0:.-07-.3/.7:.947848.3 ..3.7/41.:39:438:28 4507.3. 0-..38.3.3.9.:.2033.2-...9.5..503.3 90.80-..380-.3..97..73.8.47.80-. %0.320303.3/5.438:25943 .3203/..3  $9.2..3.3 .:9/..2.3.9.78.22.:4:8.3 90780/..8.438:28443.39..703. .3.347-..207 ./03.39039.33:3...7.   .3.-07-.22.7.3. 7.8.70/92:7..:39:5.703.7//:5 89..3-.:. $9.3:39:438:28.7.3802.3/..5.250/42.3/.2.39 5747..9.3.3/:5/.. /0243897.7.7.009:.3/7/03.33. ..7:820308:.9 :.3/.203.3//. .3/.7.3   .:./03.30  -.3-08.393.3.:-07-0/.703.9.8 -.3-07/.9430110.:2..3 5073....32.9.3/.54.38:. 0507:./:547..8.3-07:9...4385.2  90780/.5.3...8.8. 0:.9.90-..7.7./.703..3. ..3/2.:.3.39..9080.3 5..3/-0:897: .3/3.9202-:.8.8.7./.7.7.74050747.9:/0.88.9.503.9470-:/.39073..9 5.3 /8-  $9.:5.5.7.980..443.3/.3 848.::7..739047 8.9.3:39:202-.4394.8 40.3/.9.3/.39.9:.3.8./.3/..

7907503: 80.380.:2..9.:/-.7.:7.3 /8:8:34005....90:9:.8.9:5.3832  805079..0:./:5232.3 043423.89.-:7:203/. $.3 0:.3/..3.7  $.8.80:7:7.5./03.78.0-:9:.2:8.9.903..7..7.3/.  03././:5203:3:5./.7.7.-.1/:52.93.843.33. .9/80-:9/:5...8..7.3/.2:332.502-.3..7/:5232.7..9.3:39:202-0 0-:9:.8.8.7..7..3 %.9:.439489.1/:5.7.-:.790203%03.9.2033./.7.3:3.3.3/..3/:53.3/:580...:.33.3 /507:.  .5.07.7/.8.9   %.3:.907.7.-.8.8.207.1/:5203:3:./438:28 402./.3/./.9.3 49.:5-.9:..3 3. 203.5030:.....3/.7.35.3 /.7 .5.8-.3.2.9.3/.5.3...9 ..2 20203:0-:9:.303..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful