P. 1
makalah ipa biologi

makalah ipa biologi

|Views: 97|Likes:
Published by Musa Krisna Putra

More info:

Published by: Musa Krisna Putra on Oct 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/30/2012

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Pengalaman beberapa negara berkembang khususnya negara-negara latin yang gandrung memakai teknologi dalam industri yang ditransfer dari negara-negara maju (core industry) untuk pembangunan ekonominya seringkali berakibat pada terjadinya distorsi tujuan. Keadaan ini terjadi karena aspek-aspek dasar dari manfaat teknologi bukannya dinikmati oleh negara importir, tetapi memakmurkan negara pengekspor atau pembuat teknologi. Negara pengadopsi hanya menjadi konsumen dan ladang pembuangan produk teknologi karena tingginya tingkat ketergantungan akan suplai berbagai jenis produk teknologi dan industri dari negara maju Alasan umum yang digunakan oleh negara-negara berkembang dalam mengadopsi teknologi (iptek) dan industri, searah dengan pemikiran yang menyebutkan bahwa untuk masuk dalam era globalisasi dalam ekonomi dan era informasi harus melewati gelombang agraris dan industrialis. Hal ini didukung oleh itikad pelaku pembangunan di negara-negara untuk beranjak dari satu tahapan pembangunan ke tahapan pembangunan berikutnya.

Tetapi akibat tindakan penyesuaian yang harus dipenuhi dalam memenuhi permintaan akan berbagai jenis sumber daya (resources), agar proses industri dapat menghasilkan berbagai produk yang dibutuhkan oleh manusia, seringkali harus mengorbankan ekologi dan lingkungan hidup manusia. Hal ini dapat kita lihat dari pesatnya perkembangan berbagai industri yang dibangun dalam rangka peningkatan pendapatan (devisa) negara dan pemenuhan berbagai produk yang dibutuhkan oleh manusia.

Disamping itu, iptek dan teknologi dikembangkan dalam bidang antariksa dan militer, menyebabkan terjadinya eksploitasi energi, sumber daya alam dan lingkungan yang dilakukan untuk memenuhi berbagai produk yang dibutuhkan oleh manusia dalam kehidupannya sehari-hari.

Pengertian dan persepsi yang berbeda mengenai masalah lingkungan hidup sering menimbulkan ketidak harmonisan dalam pengelolaan lingkungan hidup. Akibatnya seringkali terjadi kekurang tepatan dalam menerapkan berbagai perangkat peraturan, yang justru menguntungkan perusak lingkungan dan merugikan masyarakat dan pemerintah.

Sesuai dengan kepentingannya maka sumber daya alam dapat dibagi . Di alam terdapat berbagai sumber daya alam. Ilmu tentang hubungan timbal balik makhluk hidup dengan lingkungan hidupnya di sebut ekologi. dan 3) Bagaimana menyikapi terjadinya pencemaran lingkungan hidup BAB II PEMBAHASAN A.Sumber daya alam yang dapat diperbaharui (renewable natural resources) . yang merupakan komponen lingkungan yang sifatnya berbeda-beda. Lingkungan hidup adalah sistem yang merupakan kesatuan ruang dengan semua benda. termasuk di dalamnya manusia dengan perilakunya. Inti dari permasalahan lingkungan hidup adalah hubungan makhluk hidup. dimana dapat digolongkan atas : . memiliki daya dalam mengkreasi dan mengkonsumsi berbagai sumber-sumber daya alam bagi kebutuhan hidupnya. yang mempengaruhi kelangsungan peri kehidupannya dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya.Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui (non-renewable natural resources). keadaan dan makhluk hidup.B. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian tersebut diatas. Dari definisi diatas tersirat bahwa makhluk hidup khususnya merupakan pihak yang selalu memanfaatkan lingkungan hidupnya. khususnya manusia dengan lingkungan hidupnya. Konsep-Konsep Untuk Memahami Masalah Lingkungan Dan Pencemaran Oleh Industri Seringkali ditemukan pernyataan yang menyamakan istilah ekologi dan lingkungan hidup. daya. pemenuhan kebutuhan pangan. manusia sebagai makhluk yang paling unggul di dalam ekosistemnya. karena permasalahannya yang bersamaan. Berbagai sumber daya alam yang mempunyai sifat dan perilaku yang beragam tersebut saling berinteraksi dalam bentuk yang berbeda-beda pula. baik dalam hal respirasi. tulisan ini secara khusus akan membahas permasalahan : 1) Bagaimana kontribusi industri dan teknologi yang menyebar terhadap pencemaran lingkungan 2) Bagaimana klasifikasi pencemaran lingkungan. papan dan lain-lain. Dan.

lain. udara yang dipergunakan untuk bernafas oleh manusia yang tinggal di lingkungan itu akan tercemar oleh gas CO (karbon monoksida). akibat polusi asap kendaraan atau cerobong industri. udara. misalnya dampak radiasi baik yang disebabkan oleh sinar ultraviolet atau limbah nuklir. (3). iklim dan faktor alamiah lainnya yang sesuai. adat-istiadat. habitat. Uraian ini dapat menjelaskan akibat yang ditimbulkan oleh adanya pencemaran lingkungan. Batasan ini terasa sempit. berarti jika terjadi perubahan pada lingkungan hidupnya maka manusia akan terpengaruh. sosial ekonomi seperti pendapatan. (a). flora. yang bersifat merugikan bagi kelangsungan hidup makhluk hidup. perlakuan manusia terhadap lingkungan akan mempengaruhi mutu lingkungan hidupnya. Berkaitan dengan paparan ini. bila dikaitkan dengan pengaruh elemen lingkungan yang sifatnya tidak dikenali dan dirasakan. faktorfaktor non-materil. maka manusia harus mampu mengenali sifat lingkungan hidup yang ditentukan oleh macam-macam faktor. dan (4). fisiokimia seperti air. yang diakibatkan oleh terjaminnya perolehan rejeki. hubungan atau interaksi antara unsur dalam lingkungan hidup tersebut.Interaksi dari elemen lingkungan yaitu antara yang tergolong hayati dan non-hayati akan menentukan kelangsungan siklus ekosistem. tanah. Berkaitan dengan pernyataan ini. Dalam memanipulasi lingkungan hidupnya.atas. Manusia berinteraksi dengan lingkungan hidupnya. sifat lingkungan hidup dikategorikan atas dasar : (1). proses adaptasi dan evolusi. Hubungan manusia dengan lingkungan hidupnya adalah sirkuler. terutama terhadap kesehatan dan mutu hidup manusia. Misalnya. dan sebagainya. (b). yang didalamnya didapati proses pergerakan energi dan hara (material) dalam suatu sistem yang menandai adanya habitat. dan (c). yang dapat mempengaruhi dan mempengaruhi oleh lingkungan hidupnya. Konsep mutu lingkungan berbeda bagi tiap orang yang mengartikan dan mempersepsikannya secara sederhana menerjemahkan bahwa mutu lingkungan hidup diukur dari kerasannya manusia yang tinggal di lingkungan tersebut. agama. Jenis dan jumlah masing-masing jenis unsur lingkungan hidup tersebut. biologi. kelakuan atau kondisi unsur lingkungan hidup. (2). . kesehatan. seperti cahaya dan kebisingan. seperti fauna. dan sebagainya. dan lain. membentuk dan dibentuk oleh lingkungan hidupnya.

CFC. tetapi peralihan dan revolusi besar yang melanda umat manusia akibat kemajuan pembangunan. industri kapal laut. Tetapi untuk mendapatkan mutu lingkungan hidup yang baik. Dengan demikian. kiranya dapat ditarik selalu benang merah yang dapat digunakan sebagai pegangan mengapa manusia “survival” yaitu oleh karena teknologi. maka perlu adanya itikad yang kuat dan kesamaan persepsi dalam pengelolaan lingkungan hidup. Industri Dan Pencemaran Lingkungan Jika kita ingin menyelamatkan lingkungan hidup. iptek. pesatnya hasil penemuan baru dapat dijadikan sebagai ukuran kemajuan pembangunan ekonomi suatu bangsa. Dari berbagai tantangan yang dihadapi dari perjalanan sejarah umat manusia. Dampak Industri dan Teknologi terhadap Lingkungan Pentingnya inovasi dalam proses pembangunan ekonomi di suatu negara. dalam hal ini. Hakekatnya manusia telah “survival” sejak awal peradaban hingga kini. yang memperkaya peradaban manusia. Teknologi memberikan kemajuan bagi industri baja. dan industri.B. serta revolusi sibernitika. Karena jika tidak mampu menghadapi berbagai tantangan yang muncul dari permasalahan lingkungan. secara hayati ataupun kultural. industri mobil. pengelolaan lingkungan dilakukan bertujuan agar manusia tetap “survival”. menghantarkan manusia untuk tetap mampu menggoreskan sejarah kehidupan. 1. agar dapat dimanfaatkan secara optimal maka manusia diharuskan untuk mampu memperkecil resiko kerusakan lingkungan. maka kemajuan yang telah dicapai terutama berkat ke-magnitude-an teknologi akan mengancam kelangsungan hidup manusia. akibat relasi kemajuan yang bersinggungan dengan lingkungan hidupnya. bahkan produknya dapat menjadi komoditas ekonomi. teknologi. kereta api. Memang manusia memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap lingkungannya. dan . Pengelolaan lingkungan hidup dapatlah diartikan sebagai usaha secara sadar untuk memelihara atau memperbaiki mutu lingkungan agar kebutuhan dasar kita dapat terpenuhi dengan sebaikbaiknya. misalnya manusia dapat menggunakan air yang tercemar dengan rekayasa teknologi (daur ulang) berupa salinisasi. karbon dioksida. Teknologi juga mampu menghasilkan sulfur dioksida.

bahkan akibat rutinnya digunakan berbagi jenis pestisida ataupun insektisida mampu memperkuat daya tahan hama tanaman misalnya wereng dan kutu loncat. jaringan Internet yang dapat diakses dengan biaya yang tidak mahal menghilangkan titik-titik pemisah yang diakibatkan oleh jarak yang saling berjauhan. dan sebagainya. Kasus Indonesia memang negara “late corner” dalam proses industrialisasi di kawasan Pasifik. terutama oleh menyatunya negara maju dengan negara berkembang dalam blok perdagangan. atau obat anti nyamuk yang praktis untuk disemprotkan. dan dibandingkan beberapa negara di kawasan ini kemampuan teknologinya juga masih terbelakang. karena adanya bibit unggul. Teknologi memungkinkan negara-negara tropis (terutama negara berkembang) untuk memanfaatkan kekayaan hutan alamnya dalam rangka meningkatkan sumber devisa negara dan berbagai pembiayaan pembangunan. Serangkai dengan proses tersebut. era sibernitika yang mengglobal dapat dikonsumsi oleh negara-negara miskin sekalipun karena kemampuan komputer sebagai instrumen informasi yang tidak memiliki batas ruang. Teknologi juga memberi rasa aman dan kenyamanan bagi manusia akibat mampu menyediakan berbagai kebutuhan seperti tabung gas kebakaran. Kemajuan teknologi sibernitika ini meyakini para ekonom bahwa kemajuan yang telah dicapai oleh negara maju akan dapat disusul oleh negara-negara berkembang. tetapi akibat yang ditimbulkannya merusak hutan tropis sekaligus berbagai jenis tanaman berkhasiat obat dan beragam jenis fauna yang langka. Menurut PECC . bermacam jenis pupuk yang bersifat suplemen. teknologi yang sama juga menghasilkan berbagai jenis racun yang berbahaya bagi manusia dan lingkungannya. pestisida dan insektisida. alat-alat pendingin (lemari es dan AC). Teknologi yang diandalkan sebagai instrumen utama dalam “revolusi hijau” mampu meningkatkan hasil pertanian.gas-gas buangan lain yang mengancam kelangsungan hidup manusia akibat memanasnya bumi akibat efek “rumah kaca”. Dibalik itu. Bahkan akibat kemajuan teknologi. berbagai jenis aroma parfum dalam kemasan yang menawan. Dalam hal ini. ternyata CFC (chlorofluorocarbon) dan tetra fluoro ethylene polymer yang digunakan justru memiliki kontribusi bagi menipisnya lapisan ozon di stratosfer.

how agreement. 34 orang di Jepang dan 40 orang di Amerika.dalam laporannya berjudul “Pacific Science and Technology Profit. Indonesia juga berada pada peringkat terbawah. Dari segi jumlah ilmuwan dan insiyur. Sedangkan Malaysia.000. maka Indonesia seringkali “dicurigai” melakukan eksploitasi sumber alamnya secara besar-besaran. maka banyak perusahaan multinasional dan asing yang menggunakan. melalui tahapan mempelajari proses akuisisi dan peningkatkan kemampuan teknologi yang telah dikuasai. memakai dan mengembangkan teknologi dalam menghasilkan berbagai produk industri. 18 orang di Taiwan. foreign direct investment. know . purchase of capital goods. di Korea mendekati 2 %.No. Singapura dan Cina persentasenya mendekati 1 persen. Atau dalam bentuk equity participation dalam rangka joint operation agreement. (d).12 persen saja untuk tahun 1987. 20 tahun 1994). Dengan dukungan UU tentang Hak Paten (Property Right) dan UU Perlindungan Hak Cipta (Intellectual Right). dan (e). (b). (c). yaitu hanya 4 orang per 10. karena dukungan . Sebagai salah satu negara berkembang yang banyak membutuhkan dana bagi pembiayaan pembangunan. dibandingkan dengan 15 orang di Korea. Seperti pengalaman negara-negara lain yang telah melalui berbagai tahapan pembangunan sampai pada tahap industrialisasi. yang diperbarui dengan PP. dapat melalui : (a) Science agreement. 23 orang di Singapura. bahkan Amerika dan Jepang jauh diatas 2 persen. menyimpulkan bahwa Indonesia dari segi pengeluaran R&D (Research and Design) sebagai persentase PDB. tergolong masih sangat kurang. Dalam hal merebaknya teknologi industri masuk ke Indonesia. Selanjutnya. trade fair dan berbagai lokakarya. yaitu sekitar 0. dipaparkan bahwa Indonesia bersama dengan Filipina berada di peringkat terbawah. indikasi kebijaksanaan harus menitikberatkan perhatian yang lebih bagi upaya untuk mengkreasi penemuan-penemuan teknologi. technical assistance and cooperation. kontrak-kontrak pembelian mesin-mesin. turnkey project. 1 tahun 1967. maka Indonesia juga mengandalkan teknologi dalam industrinya untuk memelihara momentum pembangunan ekonomi dengan tingkat pertumbuhan diatas 5 % pertahunnya Masuknya teknologi ke Indonesia sudah dimulai sejak diundangkannya UUPMA (UU No. Berdasarkan data perbandingan tersebut.

Terjadinya penurunan kualitas air permukaan di sekitar daerah-daerah industri. Sedangkan B. Bahkan hampir seluruh daerah di Jawa telah ikut mengalami peningkatan suhu udara. Surabaya. meningkat tajam dalam kandungan air permukaan dan biota airnya.5 % dari GDP. Habibie (Dewan Riset Nasional) merangkainya dengan konsep matriks. Jakarta. sesungguhnya telah terjadi kemerosotan sumber daya alam dan peningkatan pencemaran lingkungan. . dan debu. dan sebagainya. bahkan temperatur tertinggi di beberapa kola seperti Jakarta sudah mencapai 37 derajat celcius. . .Temperatur udara maksimal dan minimal sering berubah-ubah. Masalah prioritas model teknologi (iptek) apakah kompetitif (competitive) atau komparatif (comparative).Terjadi peningkatan konsentrasi pencemaran udara seperti CO. NO2 SO2.Konsentrasi bahan pencemar yang berbahaya bagi kesehatan penduduk seperti merkuri. dan lebih besar lagi jika diperhitungkan kerusakan lingkungan di Kalimantan akibat kebakaran hutan. polusi di Jawa. Bandung Lhoksumawe. Berkaitan dengan pernyataan tersebut dapat dicatat keadaan lingkungan di beberapa kota di Indonesia. pcb.kemajuan teknologi dan besarnya tingkat kebutuhan industri-industri yang berkembang pesat secara kuantitif dan berskala besar. kadmium. timah hitam. khususnya di musim kemarau. . sedangkan di musim penghujan cenderung terjadi banjir yang melanda banyak daerah yang berakibat merugikan akibat kondisi ekosistemnya yang telah rusak. diperkirakan bahwa akibat erosi tanah yang terjadi di Jawa nilai kerugian yang ditimbulkannya telah mencapai 0. mengurutnya atas dasar teknik Delphi. J. Terlepas dari berbagai keberhasilan pembangunan yang disumbangkan oleh teknologi dan sektor industri di Indonesia. pestisida. sehingga banyak penduduk yang merasakan kegerahan walaupun di daerah tersebut tergolong berhawa sejuk dan tidak pesat industrinya. yaitu : . dan terkurasnya kandungan sumber daya tanah di Jawa. teknokrat yang diwakili Widjojo Nitisastro cs dan Sumitro Djojohadikusumo.Kelangkaan air tawar semakin terasa. Berdasarkan hasil studi empiris yang pernah dilakukan oleh Magrath pada tahun 1987. Medan. . khususnya pada kota-kota yang sedang berkembang seperti Gresik.

pada dasarnya terletak pada esensi kegiatan manusia yang mengakibatkan terjadinya kerusakan yang merugikan masyarakat banyak dan lingkungan hidupnya. tanah. . terdapat tiga unsur dalam pencemaran. seperti minyak bumi dan batubara yang diperkirakan akan habis pada tahun 2020. yakni masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup. yaitu : Sumber perubahan oleh kegiatan manusia atau proses alam. bentuk perubahanny adalah berubahnya konsentrasi suatu bahan (hidup/mati) pada lingkungan.. Menyikapi Pencemaran Lingkungan Konferensi PBB tentang lingkungan Hidup di Stockholm pada tahun 1972. zat. 3. dan atau komponen lain ke dalam lingkungan dan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau proses alam. Di Indonesia perhatian tentang lingkungan hidup telah dilakukan sejak tahun 1960.an. . makanan. dan merosotnya fungsi lingkungan dalam menunjang kehidupan. Kesepakatan ini berlangsung didorong oleh kerisauan akibat tingkat kerusakan lingkungan yang sudah sangat memprihatinkan. Pencemaran dapat diklasifikasikan dalam bermacam-macam bentuk menurut pola pengelompokannya : a) pengelompokan menurut bahan pencemar yang menghasilkan bentuk pencemaran biologis. 4 Tahun 1982. air. secara teknis telah didefinisikan dalam UU No. Klasifikasi Pencemaran Lingkungan Masalah pencemaran lingkungan hidup. dan lahan pertanian semakin memyempit dan mengalami pencemaran. sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat lagi berfungsi sesuai peruntukannya. kimiawi. energi.Kondisi hara tanah semakin tidak subur. dan budaya b) pengelompokan menurut medium lingkungan menghasilkan bentuk pencemaran udara. Tonggak pertama sejarah tentang permasalahan lingkungan hidup dipancangkan melalui seminar tentang Pengelolaan lingkungan Hidup dan Pembangunan Nasional yang diselenggarakan di Universitas Padjajaran pada tanggal 15 . Dari definisi yang panjang tersebut. telah menetapkan tanggal 5 Juni setiap tahunnya untuk diperingati sebagai Hari lingkungan Hidup Sedunia. dan sosial c) pengelompokan menurut sifat sumber menghasilkan pencemaran dalam bentuk primer dan sekunder Namun apapun klasifikasi dari pencemaran lingkungan. 2.Luas hutan Indonesia semakin sempit akibat tidak terkendalinya perambahan yang disengaja atau oleh bencana kebakaran.Sumber daya alam yang dimiliki bangsa Indonesia terasa semakin menipis. fisik.

Pendirian unit pengolahan limbah ini juga diperkuat oleh Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 1994 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun. Dalam hal ini. hingga pengolahan akhir limbah buangan (Lampiran Pidato Presiden RI. Disamping itu. dilaksanakan Program Kali Bersih (PROKASIH). tetapi juga menyangkut pencemaran yang ditimbulkan oleh limbah industri dan keluarga yang menghasilkan berbagai rupa barang dan jasa sebagai pendorong kemajuan pembangunan di berbagai bidang. kejadian geologi yang bersifat mengancam kepunahan makhluk hidup dapat digunakan sebagai petunjuk munculnya permasalahan lingkungan hidup. proses produksi. ternyata juga menghasilkan lapangan kerja dan kesempatan berusaha baru di berbagai kota dan sektor pembangunan. Langkah yang ditempuh untuk mendukung kebijaksanaan ini. Hasil yang dapat diperoleh dari pertemuan itu yaitu terkonsepnya pengertian umum permasalahan lingkungan hidup di Indonesia. di Cileungsi Jawa Barat. perhatian terhadap perubahan iklim.. Upaya pengendalian pencemaran lingkungan hidup ini. yang pertama di Indonesia. dengan lahirnya Keppres 77/1994 tentang Organisasi Bapedal sebagai acuan bagi pembentukan Bapeda/Wilayah di tingkat Propinsi. Berdasarkan Strategi Penanganan Limbah tahun 1993/1994. ditempuh dengan pembangunan Pusat Pengelolaan Limbah Industri Bahan Berbahaya dan Beracun (PPLI-B3). masalah lingkungan hidup tidak hanya berhubungan dengan gejalagejala perubahan alam yang sifatnya evolusioner. Pada saat itu. yang memprioritaskan penanganan lingkungan pada 33 sungai di 13 Propinsi. maka proses pengolahan akhir buangan sudah harus dimulai pada tahap pemilihan bahan baku. yang juga bermanfaat bagi arah pembentukan Bapeda/Daerah.9 Pada Pelita V. berbagai upaya pengendalian pencemaran lingkungan hidup dilakukan dengan memperkuat sanksi dan memperluas jangkauan peraturan-peraturan tentang pencemaran lingkungan hidup. yang ditetapkan oleh pemerintah. 1994 : II/27). Peraturan ini dikeluarkan untuk memperkuat UndangUndang Nomor 4 tahun 1982 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup yang dianggap perlu untuk diperbaharui. untuk mengembangkan tanggung jawab bersama dalam menanggulangi masalah pencemaran sungai terutama dalam upaya peningkatan kualitas air. Saat ini. .18 Mei 1972. pencemaran oleh industri dan limbah rumah tangga belumlah dipermasalahkan secara khusus kecuali di kota-kota besar.

Kesimpulan adapun yang menjadi kesimpulan dari tulisan di atas. BAB III PENUTUP A. melakukan proses daur ulang dan yang terpenting harus melakukan pengolahan limbah .sebagai berikut: Pembangunan yang mengandalkan teknologi dan industri dalam mempertahankan tingkat pertumbuhan ekonomi seringkali membawa dampak negatif bagi lingkungan hidup manusia. industri dan upaya-upaya yang dilakukan dalam pembangunan ekonomi. Kemauan untuk saling menjaga kelestarian dan keseimbangan lingkungan hidup merupakan itikad yang luhur dari dalam diri manusia dalam memandang hakekat dirinya sebagai warga dunia. jika tidak ada kesamaan persepsi dan kesadaran dalam pengelolaan lingkungan hidup maka berbagai upaya pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat tidak akan dapat dinikmati secara tenang dan aman. 4 Tahun 1982. Adanya pengertian dan persepsi yang sama dalam memahami pentingnya lingkungan hidup bagi kelangsungan hidup manusia akan dapat mengendalikan tindakan dan perilaku manusia untuk lebih mementingkan lingkungan hidup. Pelaku industri harus melakukan cara-cara pencegahan pencemaran lingkungan dengan melaksanakan teknologi bersih.Dari uraian tersebut diatas jelaslah bagi kita bahwa dalam menyikapi terjadinya pencemaran lingkungan baik akibat teknologi. Walaupun telah ditetapkan Undang-Undang No. memasang alat pencegahan pencemaran. sehingga akan mengancam kelangsungan makhluk hidup. Pemerintah harus mengawasi pembuangan limbah industri dengan sungguh-sungguh. perubahan lingkungan. 19 tahun 1994 dan Keppres No .7 tahun 1994 yang berhubungan dengan pengelolaan lingkungan. B. PP No. Pencemaran lingkungan akan menyebabkan menurunnya mutu lingkungan hidup. karena kekhawatiran akan bencana dari dampak negatif pencemaran lingkungan. terutama ketenangan dan ketentraman hidup manusia. diperlukan itikad yang luhur dalam tindakan dan perilaku setiap orang yang peduli akan kelestarian lingkungan hidupnya. Saran Limbah industri harus ditangani dengan baik dan serius oleh Pemerintah Daerah dimana wilayahnya terdapat industri.

1984. 2002. Pusat Studi Lingkungan Hidup. Diakses Januari 2008 . Slamet. Kesehatan Lingkungan. Tanjung.co. Riyadi. DAFTAR PUSTAKA Harian Kompas. Toksikologi Lingkungan. Surabaya : Karya Anda. Universitas Gajah Mada. www. Harian Jawa Pos.google.id/dampak_limbah. Di samping itu perlu dilakukan penelitian atau kajian.industri guna menghilangkan bahan pencemaran atau paling tidak meminimalkan bahan pencemaran hingga batas yang diperbolehkan. 28 Desember 2001. Yogyakarta. Shalahudin Djalal. 18 Pebruari 2003.

/93.9!74538  .7.-072.3:.31.9-.502-039:...3...50/.

:3.9.. !07.3!0304.3$97.9:7.3:39:202507:.3.33/0:.3.8..3 &3/.7.3.32-.90!03.7:  07/..9&3/.5507::39:/507-.342479.7.3/:5.07.:39039.33:3.3/.

38:/.5502.3/909..94!708/03# .3.257.3./.5.3.3!/.5.3405020739..3-.7-:. 5034.3..9.3-.3 .72-. .7:8/2:..: 574808574/:8 3..574808 5034.. 2.-:.

3:395034..3!747./.32./.9:7..3 8:3.3:..33 /9025:/03.8.078 !# $ .940!07.3..:39039..3503..2203.9.2539: :39:20302-.5033.8./. .3 07-.3.8.35079..3:3.503. /...:.8../3/4308.3!0304.308025.3:3.8.3:.42479..307-..2.2:5..9.9!0304..3-07:8.9.9 ...3:.7:/-07-.3..8. !03/7.3.3!020739.39.307.3/9025::39: 203/::30-.380947502-.3:3.50303/.7 /..:3 !!  /0:38.8:3..2.--078.7.307.3.33:3.5..3.35.3.3  .3503.2.2.3502-./../!74538 &5.3.7./..9..307.3!:8.3 2-.3.32-.3/:53 9073.7.49.907:9.:3  8.-...203.3/:897.02.02./507:.3 3:3. /.3 20257479.

02.32-.304342 8073....9 3/:897 !020739.3.9.3/03..3503.3:8.3:3.32030-.3/.3/.0089...202-.7..3574808/.3..33:3.3/.903.8....3/.7.3-.3.97.350/:.30557084 9...3 -03.-./.3/.91-../.:7:.3./.30..3.907.503.30802-.7.3:3.02.7./.3/:897..8.25.7:8203...39.7.02.3203.3:3.-....7:820.3/.30.3.393.3::7 /.95079:2-:.0903.3/:5 803.0.3507.7./:3.:5:390.3.2203.  .3.547.3507.3.3.3:39:8.3/03.3/./909...8..91503./.2....390750393...35034.07.7.2/72.8.3/:5207:5..33:3.502-.3/..1/:5 /.907/. .7:8 20.3:8.503079.350304.9/73..3080..3::7/.3 20..7:8/9.3 &3/.3.5907.3 /:5  02.-07-..38:3.:39:0-2020393.3203.-.3.3:5.5./.3:8.0. .2.3/.3.35078058.3 /:53./0825:.390344-078 202./3.3/:897/03.02..3/.3.38:3: 8:3: !0.2 0..2503933.:3 .3.3090397..:.:.38:3.33:3.3:8.3503.3/:52.3807:840!020739.:5.-07:9 !02-.3 /:52.33:3.703.2202...2502-..8 80-.33:3.22025079.-.35078058/.7.:.0.32..990344 507:-.3-..2.320.980.2202.   $.9/./2.80-..0.393/.3-079::...3/.:3/.3203.:809.5.7.3203./.0.293/.3/:5-.33:3.79:8.3.7/.  /.33:3./.3:39:2033.7/..:3 !!4 9.3:3..:.390344/./.33:3.3&3/.7..  !03.3 2-.08.503.7.3..2:9:3:3.3.3/../.3/.:.3..7:7.33:3.02.3/:52.9.3.3:3.3-07:-:3.33:3.7.33/:897/.:3/:897..390780-:9/.9 503.7.3/03.9.:/:5 907:9.308.5.25..5:3.32-.39.7.. :5.920303/.3.3 .39.3/.2 50304.3:8.9/32....7.304342  /507:.5.3 3/:897/.9.../.:2.3.99/..80.34 %.2.3/..3   !&%&!  0825:.38.2.3/.8502-:.3203:7:33.30089.3 . .32.3/:52.

3/:5 &3.   %48443:3.8 .7./.203.8 !0-7:.:.:..2539:507:/.9..02.8.3503. !:8.3425.33.  %..7.3 $:7...7.3/.9.9.3..3..:/3.350309.3503.:5.3-...39/.9 $9:/3:3..3 4.3  %#!&$% .02.3 8.79.3/507-40.7.0789.20232.   440 .33:3.4 /.9.3.3-.-.7   .3.209  080.3/:897:3../ $.3:3 $.-..7.!48 0802-07   #.

3:.7   ./.808. .*2-.25.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->