BAB I MEMBANGUN NEGARA BERKEADABAN A. KONSEP DASAR TENTANG NEGARA 1.

Pengertian Negara Secara etimologi istilah Negara berasal dari kata state (Inggris), staat (Belanda dan Jerman) atau etat (Prancis), yang memiliki pengertian tentang keadaan yang tegak dan tetap atau sesuatu yang memiliki sifat-sifat yang tegak dan tetap. Sedangkan secara terminology, Negara diartikan sebagai organisasi tertinggi diantara satu kelompok masyarakat yang mempunyai cita-cita untuk bersatu, hidup di dalam suatu kawasan dan mempunyai pemerintahan yang berdaulat. Negara merupakan perpaduan anatara alat (agency), dan wewenang (authority) yang mengatur dan mengendalikan persoalan-persoalan bersama. Robert M.Mac Iver menyatakan Negara merupakan asosiasi yang menyalenggarakan ketertiban suatu masyarakat dalam suatu wilayah melalui sebuah sistem yang diselenggarakan oleh sebuah pemerintah yang untuk maksud tersebut diberikan wewenang untuk memaksa. Dalam konsepsi Islam, menurut kebanyakan ahli politik Islam modern, tidak ditemukan rumusan yang pasti (qathi’) tentang konsep negara. Dua sumber Islam, Al-Qur‟an dan As-Sunnah, tidak secara tersurat mendefinisikan model negara dalam Islam. Meskipun demikian, Islam mengajarkan banyak nilai dan etika bagaimana seharusnya negara itu dibangun dan dibesarkan. Pengertian Negara Menurut Para Ahli: Georg Jellinek Negara adalah organisasi kekuasaan dari sekelompok manusia yang telah berkediaman di wilayah tertentu. Georg Wilhelm Friedrich Hegel Negara merupakan organisasi kesusilaan yang muncul sebagai sintesis dari kemerdekaan individual dan kemerdekaan universal Roelof Krannenburg Negara adalah suatu organisasi yang timbul karena kehendak dari suatu golongan atau bangsanya sendiri. Roger H. Soltau Negara adalah alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama masyarakat. Prof. R. Djokosoetono Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama. Prof. Mr. Soenarko Negara ialah organisasi manyarakat yang mempunyai daerah tertentu, dimana kekuasaan negara berlaku sepenuhnya sebagai sebuah kedaulatan. Aristoteles Negara adalah perpaduan beberapa keluarga mencakupi beberapa desa, hingga pada akhirnya dapat berdiri sendiri sepenuhnya, dengan tujuan kesenangan dan kehormatan bersama. 2. Tujuan Negara Tujuan sebuah Negara dapat bermacam-macam, antara lain: memperluas kekuasaan menyelenggarakan ketertiban umum mencapai kesejahteraan umum Menurut ajaran Plato tujuan dari sebuah Negara adalah untuk memajukan kesusilaan manusia,

sebagai individu dan sebagai makhluk social. Menurut ajaran dan konsep Teokratis, tujuan Negara adalah untuk mencapai kehidupan dan penghidupan aman, tentram dengan taat kepada dan di bawah pimpinan Tuhan. Sedangkan menurut Ibnu Khaldun, tujuan dari sebuah Negara adalah untuk mengusahakan kemaslahatan agama dan dunia yang bermuara pada kepentingan akhirat. Dalam konteks Negara Indonesia, tujuan Negara adalah sesuai dengan Pembukaan UUD 1945 yaitu untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan melaksanakan ketrtiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan social. Dalam penjelasan UUD 1945 ditetapkan bahwa Negara Indonesia berdasarkan atas hukum (rechstaat), tidak berdasarkan kekuasaan belaka (machstaat). 3. Unsur-Unsur Negara Suatu Negara harus memiliki 3 unsur penting yaitu rakyat, wilayah, dan pemerintah. Ketiga unsur ini merupakan unsur konsultatif. Menurut Mahfud MD ada unsure lain yaitu adanya konstitusi dan pengakuan dunia luar sebagai unsure unsure deklaratif. Rakyat Adalah sekumpulan manusia yang dipersatukan oleh suatu rasa persamaan dan bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu. Wilayah Adalah suatu unsure Negara yang harus terpenuhi karena tidak mungkin ada sebuah Negara tanpa ada batas-batas territorial yang jelas. Pemerintah Adalah alat kelengkapan Negara yang bertugas memimpin organisasi Negara untuk mencapai tujuan bersama didirikannya sebuah Negara. Secara umum pemerintahan terbagi dalam dua bentuk yaitu parlementer dan presidentil. Negara dengan sistem presidential biasanya berbentuk republic dengan presiden sebgai kepala Negara dan kepala pemerintahannya. Sedangkan sistem pemerintahan parlemeter presiden sebagai kepala Negara dan perdana menteri sebgai kepala pemerintahan. Kepala Negara biasanya hanya merupakan symbol persatuan walaupun mempunyai hak untuk mencampuri urusan Negara. Pengakuan Negara Lain Ada dua macam pengakuan atas suatu Negara yaitu pengakuan de facto dan pengakuan de jure. Pengakuan de factop adalah pengakuan atas adanya Negara. Sedangkan pengakuan de jure adalah pengakuan akan syahnya suatu Negara atas dasar pertimbangan yuridis menurut hukum. Dengan adanya pengakuan de jure maka suatu Negara memiliki hak dan kewajiban untuk bertindak dan diberlakukan sebagai suatu Negara yang berdaulat penuh diantara Negara-negara lain. B. TEORI TENTANG TERBENTUKNYA NEGARA 1. Teori Kontrak Sosial (Social Contract) Thomas Hobbes (1588-1679) Alamiah/sebelum bernegara : kacau, tanpa hukum, tanpa ikatan social Bernegara : Adanya perjanjian individu atau pactum subjectionis atau suatu perjanjian untuk menyerahkan semua hak-hak kodrat sekaligus pemberian kekuasaan secara penuh agar tidak dapat ditandingi oleh kekuasaan apapun. John Locke (1632-1704) Alamiah/sebelum bernegara: Bebas, rukun, bersifat social Bernegara: Perjanjian individu dan perjanjian suara terbanyak (pactum unionis). Menurut John Locke bahwa suatu kekuasaan pemimpin tidak pernah mutlak, tetapi selau

Demokrasi Adalah bentuk pemerintahan yang bersandar pada kedaulatan rakyat atau mendasrkan keuasaannya pada pilihan dan kehendak rakyat melalui mekanisme PEMILU yang JURDIL dan LUBER. Monarki ada dua yaitu monarki absolute dan monarki konstitusional. Disamping dua bentuk ini. Doktrin ini berpandangan bahwa hak memerintah yang dimiliki para raja bersal dari Tuhan. yaitu: Monarki Adalah pemerintahan yang dikepalai oleh ratu atau raja. 2.terbatas. yaitu: Sentralisasi adalah sistem pemerintahan yang lagsung dipimpin oleh pemerintah pusat. Menurut teori ini Negara dibentuk oleh Tuhan dan pemimpin Negara ditunjuk oleh Tuhan. 4. Jean Jacques Rousseau (1712-1778) Alamiah/sebelum bernegara: sebelum ada dosa. Negara kesatua dibagi menjadi 2. dengan satu pemerintahan pusat yang berkuasa dan mengatur seluruh daerah. Hal ini disebabkan karena dalam melakukan perjanjian individu warga Negara tersebut tidak menyerahkan seluruh hak alamiah mereka. BENTUK-BENTUK NEGARA 1. Malaysia dan Brunei Darussalam merupakan contoh negaranya. manusia dan binatang. Bernegara: Manusia terbelenggu (pactum unionis) 2. Teori ini dipergunakan untuk membenarkan kekuasaan raja. Teori Kekuatan Negara terbentuk karena adanya dominasi Negara kuat. Monarki absolute adalah model pemerintahan dengan kekuasaan tertinggi di tangan satu orang raja atau ratu. sementara pemerintah dibawahnya melaksanakan kebijakan dari pemerintah pusat. keamanan. bahagia. Negara Kesatuan Adalah bentuk Negara merdeka dan berdaulat. aman. 3. Negara Serikat Adalah bentuk Negara gabungan yang terdiri dari Negara-negara bagian dari sebuah Negara serikat. Sedangkan monarki konstitusional adalah bentuk pemerintahan yang kekuasaan kepala negaranya dibatasi oleh ketentua-ketentuan konstitusi Negara. C. Terdapat hak alamiah yang merupakan hak asasi warga Negara yang tidak dapat dilepaskan sekalipun oleh masing-masingindividu. Teori Organis Negara disamakan dengan makhluk hidup. Teori Ketuhanan Teori Ketuhanan dikenal juga sebagai doktrin teokratis. HUBUNGAN WARGA NEGARA DAN WARGA NEGARA Hubungan warga Negara dengan Negara ibarat ikan dan airnya. dan pertahanan Negara. Mereka mendapat mandate dari Tuhan untuk bertahta sebgai penguasa. dari sisi pelaksanaan dan mekanisme pemelihannya bentuk Negara dapat dibagi kedalam 3 kelompok. Oligarki Model pemerintahan oligarki adalah pemerintahan yang dijalankan oleh beberapa orang yang berkuasa dari golongan atau kelompok tertentu. Terbentuk akibat penaklukan dan penduduk lahir akibat pertarungan kekuatan. bebas dan sederajat. Desentralisasi adalah kepala daerah diberikan kewenangan untuk mengurus urusan pemerintahan di wilayahnya sendiri. D. Negara-negara bagian tersebut memberikan sebagian hak-hak kekuasaannya seperti kebijakan politik luar neri. keduanya memiliki hubungan .

etika dan spritualitas warga negaranya. B. dan menetapkan pelaksanaan kekuasaan yang berdaulat. Negara juga berkewajiban untuk menjamin dan melindungi hak-hak warga Negara dalam beragama sesuai dengan keyakinannya. hak mendapatkan pendidikan kebebasan berorganisasi dan berekspresi. Agam membutuhkan Negara sebagai instrument dalam melestarikan dan mengembangkan agama. Dengan kata lain konstitusi dapat pula dikatakan sebagai kumpulan prinsipprinsip yang mengatur kekuasaan pemerintahan. Paradigma Sekuleristik Paham ini menyatakan ada pemisahan yang jelas antara agama dan Negara. 3. mengungkapkan secara panjang lebar mengenai berbagai macam konstitusi yang pada intinya konstitusi dapat diklasifikasikan sebagai . konstitusi adalah keseluruhan dari peraturan-peraturan baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis yang mengatur secara mengikat cara-cara bagaimana suatu pemerintahan diselenggarakan dalam suatu masyarakat. F. E. Fungsi dan Ruang Lingkup Konstitusi Tujuan konstitusi adalah membatasi tindakan sewenang-wenang pemerintah. 2. Sosiologis dan politis Konstitusi adalah sintesa faktor-faktor kekuatan yang nyata dalam masyarakat(hubungan antara kekuasaan-kekuasaan dalam suatu Negara). Paradigma Simbiotik Hubungan agama dan Negara berada pada posisi saling mebutuhkan dan bersifat timbale balik.C. Laselle membagi konstitusi dalam dua pengertian: 1. Yuridis Konstitusi adalah suatu naskah yang memuat semua bangunan Negara dan sendi-sendi pemerintahan. menjaimn hak-hak rakyat yang diperintah. Kehidupan kenegaraan diatur dengan menggunakan hokum dan prinsip keagamaan. Negara Indonesia sesuai dengan konstitusi misalnya berkewajiban untuk menjamin dan melindungi seluruh warga Negara Indonesia tanpa kecuali. sehingga keberadaannya harus dipisahkan sehingga tidak dapat diintervensi. Sedangkan fungsi dari konstitusi adalah sebagai dokumen nasional dan alat untuk membentuk sistem politik dan hukum Negara. Wheare sebagaimana dikutip oleh Dahlan Thaib.timbal balik. BAB II KONSTITUSI DAN TATA PERUNDANG-UNDANGAN DALAM KEHIDUPAN KENEGARAAN A. Negara memerlukan agama untuk membantu Negara dalam pembentukan moral. Pengertian Konstitusi Istilah konstitusi dalam bahasa Inggris memiliki makna yang lebih luas daripada Undang-undang Dasar yakni. Paham ini menyatakn Negara tidak hanya lembaga politik tetapi juga lembaga agama. Paradigma Integralistik Paradigma ini menganut paham dan konsep agama dan Negara merupakan sutu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Klasifikasi Konstitusi K. Negara merupakan urusan public. HUBUNGAN AGAMA DAN NEGARA 1. 2. Tujuan. Masing-masing berbeda dan memiliki kewenangan yang berbeda. C. Konstitusi sebagai suatu kerangka masyarakat politik atau Negara yang diorganisir dengan dan melalui hokum. dkk. hak-hak pihak yang diperintah atau rakyat dan hubungan diantara keduanya. sedangkan agama merupakan urusan individu.

Pada tahun 1789 meletus revolusi Perancis setelah itu muncul konstitusi tertulis di Amerika yang diikuti oleh seluruh Negara di dunia. D. berpendapat. 4. Konstitusi Sistem Pemerintahan Presidentil dan Konstitusi Sistem Pemerintahan Parlementer Ciri-ciri pemerintahan presidensial: Presiden dipilih langsung oleh rakyat Presiden tidak termasuk pemegang kekuasaan legislative 1. Perdana menteri bersama cabinet bertanggungjawab kepada parlemen Kepala Negara dengan saran perdana menteri dapat membubarkan parlemen dan memerintahkan diadakannya PEMILU. Piagam madinah berisikan tentang hak bebas berkeyakinan. Konstitusi Derajat Tinggi dan Konstitusi Tidak Derajat Tinggi Konstitusi derajat tinggi adalah suatu konstitusi yang mempunyai kedudukan tertinggi dalam Negara.berikut: 1. Selanjutnya lahir piagam madinah yang merupakan pokok tata kehidupan bersam di madinah yang dihuni oleh berbagai macam kelompok dan golongan. Sejarah Perkembangan Konstitusi Konstitusi dikenal sejak jaman bangsa Yunani yang memiliki beberapa kumpulan hokum. Perjalanan sejarah konstitusi Indonesia adalah: UUD 1945 masa berlakunya sejak tanggal 18 Agustus 1945-27 Desember 1949 Konstitusi RIS (27 Desember 1949-17 Agustus 1950) UUDS RI (17 Agustus 1950-5 Juli 1959) UUD berlaku kembali (5 Juli 1959-sekarang) . Presiden tidak dapat membubarkan pemegang kekuasaan legislative dan tidak dapat memerintahkan diadakan pemilihan. kewajiban kemasyarakatan dan juga mengatur kepentingan-kepentingan umum. E. Sejarah Lahirnya dan Perkembangan Konstitusi di Indonesia UUD 1945 dirancang sejak 29 Mei 1945 sampai 16 Juli 1945 oleh BPUPKI atau Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai. Para anggota cabinet mungkin seluruhnya. Sejalan dengan perjalanan waktu pada masa kekaisaran Roma mempunyai pengaruh yang cukup besar bagi tumbuhnya Demokrasi Perwakilan dan Nasiolisme. Konstitusi Fleksibel dan Kaku Konstitusi yang dapat diubah atau diamandemen tanpa adanya prosedur khusus dinyatakan sebagai konstitusi fleksibel. jika bentuk suatu Negara serikat maka akan didadapatkan sistem pembagian kekuasaan antara pemerintah Negara serikat dengan pemerintah Negara bagian. 2. 5. 3. Konstitusi Serikat dan Konstitusi Kesatuan Bentuk ini berkaitan dengan bentuk suatu Negara. Konstitusi Tertulis dan Tidak Tertulis Konstitusi tertulis adalah konstitusi dalam bentuk dokumen yang “kesakralan khusus” dalam proses perumusnya. Sedangkan ciri-ciri pemerintahan parlementer: Kabinet yang dipilih oleh Perdana Menteri dibentuk atau berdasarkan kekuatan-kekuatan yang menguasai parlemen. mungkin juga sebagian adalah anggota parlemen.

Agar nilai-nilai demokrasi yang diperjuangkan tidak diselewengkan maka partisipasi warga Negara dalam mnyuarakan aspirasi perlu ditetapkan dalam konstitusi untuk ikut berpartisipasi dan mengawal proses demokratisasi pada sebuah Negara. BPK. dan yudikatif. DPR. Konstitusi Sebagai Piranti Kenegaraan yang Demokratis 1. Amandemen adalah perubahan konstitusi yang apabila suatu konstitusi diubah. Presiden. MA. agar satu sama lain merasa bertanggung jawab serta tidak terjadi penindasan dari yang kuat terhadap yang lemah. 3. Setelah amandemen secara keseluruhan terhadap UUD 1945 alat kelengkapan Negara yang disebut dengan lembaga tinggi Negara menjadi 8 lembaga yakni MPR. MK. Dalam Negara demokratis kemauan Negara dinyatakn melalui UU. Sebelum perubahan UUD 1945. Ketiga jenis kekuasaan tersebut terpisah satu sama lainnya baik mengenai tugas maupun mengenai alat perlengkapan yang melakukannya. Lembaga Yudikatif Kekuasaan Yudikatif berpuncak pada kekuasaan kehakiman yang juga dipahami mempunyai dua pintu yakni Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi. terdapat dua model perubahan konstitusi yaitu renewel (pembaharuan) dan amandemen (perubahan). Mahkamah konstitusi merupakan lembaga baru yang diperkenalkan oleh perubahan ketiga UUD 1945. Maka itu bila terjadi persengketaan antara lembaga tinggi Negara. MPR. 1. Perubahan Konstitusi di Indonesia Dalam sistem ketatanegaraan modern. dan BPK. .F. H. Lembaga Eksekutif Kekuasaan eksekutif dimaknai sebagai kekuasaan yang berkaitan dengan penyelenggaraan kemauan Negara dan pelaksanaan UU. Lembaga Legislatif Struktur lembaga perwakilan rakyat secara umum terdiri dari dua model yaitu lembaga perwakilan rakyat satu kamar (unicameral) dan lembaga perwakilan rakyat dua kamar (bicameral). Dibentuknya Komisis Yudisial dalam struktur kekuasaan kehakiman Indonesia adalah agar masyarakat di luar struktur resmi lembaga parlemen dapat dilibatkan dalam proses pengangkatan. DPA. eksekutif. diperlukan sebuah lembaga khusus yang menangani sengketa tersebut yang disebut dengan mahkamah konstitusi. G. Salah satu landasan yang melahirkan lembaga ini karena sudah tidak ada lagi lembaga tertinggi Negara. konstitusi yang asli tetap berlaku. Hal ini dimaksudakan untuk menjaga dan menegakkan kehormatan. penilaian kinerja. keluhuran martabat. Renewel adalah sistem perubahan konstitusi dengan model keseluruhan sehingga yang diberlakukan adalah konstitusi yang baru secara keseluruhan. alat-alat kelengkapan Negara dalam UUD 1945 adalah Lembaga Kepresidenan. Lembaga Kenegaraan Pasca Amandemen UUD 1945 Pada setiap pemerintahan terdapat tiga jenis kekuasaan yaitu legislative. dan kemungkinan pemberhentian hakim. Sebagai sebuah atauran dasar yang mengatur kehidupan dalam berbangsa dan bernegara maka sepatutnya konstitusi dibuat atas dasar kesepakatan bersama antara Negara dan warga negaranya. dan Kekuasaan Kehakiman. 2. KY. DPR. serta perilaku hakim dalam rangka mewujudklan kebenaran dan keadilan berdasarkan Ketuhanan YME. DPD.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) BPK dapat dikatakan mitra kerja yang erat bagi DPR terutama dalam mengawasi kinerja pemerintahan. UU. Hakikat dan Dimensi Identitas Nasional Pengertian Identitas pada hakikatnya merupakan manifestasi nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam aspek kehidupan suatu bangsa dengan ciri-ciri khas. pemerintahan berdasarkan peraturan. dll) BAB III IDENTITAS NASIONAL DAN GLOBALISASI A. Pancasila selayaknya ditempatkan secara terhormat dalam khazanah kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia. BPK adalah lembaga Negara Indonesia yang berwenang memeriksa pengelolaan dan tanggungjawab keuangan Negara. adanya pemisahan dan pembagian kekuasaan pada lembaga Negara untuk menjamin perlindungan HAM. Posisinya . Pancasila merupakan sebuah pandangan hidup Indonesia yang terbuka dan bersifat dinamis.4. Unsur-unsur identitas secara normative berbentuk sebagai nilai. Tata Urutan Perundang-Undangan Indonesia Kerangka Implementasi Konstitusi/UUD Konsep rechstaat mempunyai cirri-ciri sebagai berikut: adanya perlindungan HAM. Unsur Pembentuk Identitas Nasional Unsur pembentuk identitas Nasional adalah sebagai berikut: Sejarah Kebudayaan Suku bangsa Agama Bahasa C. Ketetapan MPR. Peraturan Pemerintah. dan letak geografis. bahasa. adapt istiadat. B. dan adanya peradilan administrasi. Pancasila: Nilai Bersama dalam Kehidupan Kebangsaan dan Kenegaraan Bangsa yang besar adalah bangsa yang hidup dengan kelenturan budayanya untuk mengadaptasi unsur-unsur luar yang dianggap baik dan dapat memperkaya nilai-nilai local. Keputusan Presiden. Pancasila merupakan bingkai kemajemukan Indonesia. Pancasila tidak lain merupakan sebuah consensus nasional bangsa Indonesia yang mejemuk. Ketidakmampuan beradaptasi dengan budaya luar acapkali menempatkan bangsa tersebut ke dalam kisaran kehilangan identitas namun tidak pula berhasil hidup dengan identitas barunya. I. Pancasila adalah pencapaian demokrasi paling penting yang dihasilkan oleh para pendiri bangsa Indonesia. yang berkenaan dengan soal-soal keuangan dan kekayaan Negara. Sepanjang sejarah ORBA. Sebagai sebuah karya luhur anak bangsa. ORBA juga telah melakukan penyeragaman tafsir atas pancasila yang disebarluaskan melalui penataran dan pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi. Pancasila dapat dijadikan titik tolak untuk mengukuhkan keuniversalan pandangan hidup bangsa Indonesia dan kelenturannya dengan perkembangan zaman. Sifat keterbukaan Pancasila dapat dilihat pada muatan Pancasila yang merupakan perpaduan antara nilai-nilai keindonesiaan yang majemuk dan nilai-nilai yang bersifat universal. Instruksi Menteri. Sebagai consensus nasional. dan dengan ciri-ciri yang khas tersebut maka suatu bangsa berbeda dengan bangsa lain dalam kehidupannya. Peraturan-peraturan Pelaksanaannya (Peraturan Menteri. Pancasilatelah dijadikan alat untuk memebungkam suara kedaulatan rakyat dengan atas nama pembangunan nasional. Hieraki peraturan perundang-undangan Indonesia adalah UUD 1945.

adalah: a. desentralisasi dan otonomisasi daerah yang sedikit banyak mendorong penguatan sentiment kedaerahan. Perlu diwujudkan tatanan ekonomi dan keuangan yang baru Melindungi dan memelihara planet bumi sebagai satu-satunya tempat kehidupan bersama manusia. meluasnya arus perdagangan. dan penanaman modal Liberalisasi yaitu pencabutan pembatasan-pembatasan pemerintah untuk membuka ekonomi tanpa pagar dalam hambatan. Kedua. Beberapa kecenderungan Gelombang Globalisasi terhadap Nasinalisme Salah satu pengaruh yang sangat kuat dari globalisasi informasi adalah hilangnya diferensiasi social dan dengan itu hirarki social menjadi tidak tepat lagi. a. pertama Pancasila terlanjur tercemar karena kebijakan rezim Soeharto yang menjadikan Pancasila sebagai alat politik untuk mempertahankan status quo kekuasaannya. Menurut Azra. 3. dan Ketahanan Nasional 1. Globalisasi sering diidentikan dengan: Internasionalisasi yaitu hubungan antar Negara. Ketiga. Tantangan Masa Depan Dalam Gelombang Globalisasi 1. b. Globalisasi. kehadiran internet telah memudahkan informasi di dunia diterima apapun di pelosok dunia. Beberapa unsure penting yang terkait dengan globalisasi. ada tiga faktor sedikitnya yang membuat Pancasila semakin sulit dan marjinal dalam perkembangan saat ini. Glokalisasi. Glokalisasi Glokalisasi adalah penyesuaian produk global dengan karakter local. Hakikat Globalisasi Globalisasi adalah perubahan social dalam bentuk semakin bertambahnya keterkaitan antara masyarakat dengan faktor-faktor yang terjadi akibat trankulturasi dan perkembangan teknologi modern. liberalisasi politik dengan penghapusan ketentuan yang ditetapka BJ Habibie tentang Pancasila sebagai satu-satunya asas setiap organisai. Universalisasi yaitu ragam hidup Westernisasi yaitu ragam hidup model budaya Barat Deteritorialisasi yaitu perubahan-perubahan geografi sehingga ruang social dalam perbatasan. tempat dan distance menjadi berubah. 6. Glokalisasi dimaknai . 2. Oleh sebab itu diperlukan revitalisasi Pancasila karena didasari keyakiana bahwa Pancasila merupakan simpul nasional yang paling tepat bagi Indonesia yang mejemuk. c. Melawan kemiskinan Memperjuangkan dan melaksanakan HAM Menciptakan dan memelihara tatanan dunia yang aman. b. Surat kabar dan radio.sebagai panduan nilai dan pedoman bersama (common platform) untuk mewujudkan tujuan atau kesejahteraan bersama bangsa Indonesia. televisi tidak lagi merupakan sumber utama informasi. 4. 5. Global Space (Dunia Maya) Globalisasi informasi ditunjukkan dengan semakin pesatnya penggunana media elektronik dalam mengirim dan menerima informasi. Kerjasama regional perlu dikembangkan di dalam rangka kerjasama internasional. D.

Faktor ketulusan dalam usaha bersama mewujudkan tatanan sosial yang baik untuk semua warga negara merupakan hal yang sangat penting dalam membangun tradisi demokrasi. BAB IV DEMOKRASI: TEORI DAN AKSI A. Interaksi ini semakin penting apabila aneka kebudayaan hidup semakin berdekatan. Tiga faktor yang menjadi tolak ukur dari suatu pemerintahan yaqng demokrasi. 1. Sedangkan demokrasi empiris adalah demokrasi dalam perwujudannya pada dunia politik praktis. Jadi demokrasi memilki arti suatu keadaan dimana dalam sistem pemerintahannya kedaulatan berada di tangan rakyat. tekanan dan ancaman dari dan oleh siapapun tetpi dilakukan secara sukarela. 2. bahasa. Demokrasi berarti melaksanakan nilai-nilai civility atau keadaban dalam bernegara dan bermasyarakat. peluang dan tantangan bangsa Indonesia dalam era globalisasi dapat dijumpai dalam beberapa bidang yang meliputi bidang politik. Pengertian Multikularisme Multukularisme pada intinya adalah kesediaan menerima kelompok lain secara sama sebagai kesatuan tanpa memperdulikan perbedaan budaya.sebagai munculnya interpretasi produk-produk global dalam konteks local yang dilakukan oleh masyarakat dalam berbagai wilayah budaya. rakyat berkuasa. Multikultularisme: Antara Nasionalisme dan Globalisasi 1. social dan budaya E. gender. Prinsip ini erat . Pemerintahan dari rakyat (Goverment of the people) Pemerintahan oleh rakyat (Government by the people) Pemerintahan untuk rakyat (Goverment for the people) B. kekuasaan tertinggi berada dalam keputusan bersama rakyat. Karena itu demokrasi harus diupayakan dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. ekonomi. pemerintahan rakyat dan kekuasaan oleh rakyat. Interpretasi local masyarakat tersebut kemudian juga membuka kemungkinan adanya pergeseran makna atas nilai budaya. Demokrasi pada hakekatnya tidak hanya sebatas pelaksanaan prosedur-prosedur demokrasi tetapi harus dilakukan secara santun dn beradab yakni melalui proses demokrasi yang dilakukan tanpa paksaan. seperti di Indonesia. Hakikat Demokrasi Secara etimologis demokrasi terdiri dari dua kata Yunani yaitu „demos‟ yang berarti rakyat dan “cratos” yang berarti kekuasaan atau kedaulatan. Multikularisme diantara Nasionalisme dan Globalisasi Multikulturasi menghendaki proses belajar mengenai perbedaan kebudayaan yang dimulai dari kelakuan dan interaksi antar kebudayaan. c. Ketahanan Nasional dan Globalisasi Dalam rangka ketahanan nasional. ataupun agama. Demokrasi: Pandangan dan Tatanan Kehidupan Bersama Demokrasi bukanlah kata benda tetapi lebih merupakan kata kerja yang mengandung makna sebagai proses dinamis. Demokrasi normatif adalah demokrasi yang secara ideal handak dilakukan oleh sebuah negara. etnis. dialogis dan saling menguntungkan. Dengan kata lain multikulturasi dapat juga disebut sebagai penerjemahan Pancasila ke dalam konteks yang lebih konkrit dan praktis.

Unsur-Unsur Pendukung Tegaknya Demokrasi Beberapa unsur penting penopang tegaknya demokrasi antra lain: Negara Hukum ( rechstaat atau rule of the law) mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: adanya perlindungan HAM.kaitannya dengan paham musyawarah seperti telah dikemukakan dia atas. Peran tersebut . Dengan ungkapan lain. Partai Politik Partai politik memiliki peran yang sangat strategis terhadap proses demokratisasi yaitu selain sebagai struktur kelembagaan politik yang anggotanya bertujuan mendapatkan kekuasaan dan kedudukan politik. Demokrasi di Indonesia Demokrasi Periode 1945-1959 (Demokrasi Parlementer) Demokrasi Periode 1959-1965 (Demokrasi Terpimpin) Demokrasi Periode 1965-1998 (Demokrasi Pancasila) Demokrasi Periode 1998-sekarang (Demokrasi Pancasila) E. Partai Politik dan Pemilu dalam Kerangka Demokrasi 1. Kontrol rakyat yaitu suatu relasi kuasa yang berjalan secara simetris. Susunan kekuasaan negara yakni kekuasaan negara dijalankan secara distibutif untuk menghindari penumpukan kekuasaan dalam satu tangan atau satu wilayah.Adanya pemisahan dan pembagian kekuasaan pada lembaga negara untuk menjamin perlindungan HAM. C. Selanjutnya adanya pemulian ilmuwan Muslim terhadap kemampuan akal ternyata telah berpengaruh kepada bangkitnya kembali tuntutan demokrasi di masyarakat Barat. kelompok gerakan dan kelompok penekan yang termasuk didalamnya pers yang bebas dan bertanggungjawab. Sekilas Sejarah Demokrasi Konsep demokrasi lahir dari tradisi pemikiran Yunani tentang hubungan negara dan hukum. Ketiga aspek tersebut adalah: PEMILU. Momentum lainnya yang menandai kemunculan kembali demokrasi di Eropa adalah gerakan pencerahan (renaissance) dan reformasi. Hingga saat ini PEMILU diyakani oleh banyak kalangan dunia sebagai salah satu instrumen penting dalam proses pergantian pemerintahan. mereka juga sebagai wadah bagi penampungan aspirasi rakyat. rasionalitas Islam mempunyai sumbangsih tidak sedikit terhadap kemunculan kembali tradisi berdemokrasi di Yunani. Musyawarah yang benar dan baik hanya akan berlangsung jika masing-masing pribadi tau kelompok memiliki pandangan positif terhadap perbedaan pendapat dan orang lain. bebas dri dominasi dan tekanan negara. D. sebagai proses pembentukan pemerintah. Demokrasi Yunani Kuno berakhir pada abad pertengahan. Adanya peradilan admistrasi Masyarakat Madani (Civil Society) yakni sebuah masyrakat dengan ciri-ciri yang terbuka. Parameter Tatanan Kehidupan Demokratis Ada tiga aspek yang dapat dijadikan landasan untuk mengatur sejauh mana demokrasi berjalan dalam sebuah negara. egaliter. memiliki sambungan yang jelas dan adanya mekanisme yang memungkinkan kontrol dan keseimbangan (check and balances) terhadap kekuasaan yang dijalankan eksekutif dan legislatif. Pemerintahan berdasarkan peraturan. Aliansi kelompok yang terdiri dari parpol. G. F.

dan sarana pengatur konflik. 2. sarana sosialisasi politik. Ketiga. yaitu: Pertama. Terdapat beberapa argumen yang dapat menjelaskan lambannya pertumbuhan dan perkembangan demokrasi di dunia Islam. Islam merupakan sistem politik yang mandiri. Visi Otonomi Daerah Otonomi daerah sebagai kerangka penyelenggaraan pemerintahan mempunyai visi yang dapat dirumuskan dalam tiga ruang ligkup utama: politik.merupakan implementasi nilai-nilai demokrasi yaitu peran serta masyarakat dalam melakukan kontrol terhadap penyelenggaraan negara melalui partai politik. kepada pejabat dibawahnya maupun melalui pendelegasian kepada pemerintah atau perwakilan di daerah”. Kedua. kehidupan berbangsa dan bernegara selama ini sangat berpusat di Jakarta. Islam dan Demokrasi Konsep demokrasi menurut islam adalah musyawarah. kesenjangan sosial (dalam makna seluas-luasnya) antara satu daerah dengan daerah lain sangat mencolok. Desentralisasi sebagaimana didefinisikan PBB adalah: “Desentralisasi terkait dengan masalah pelimpahan wewenang dari pemerintah pusat yang berada di ibu kota Negara baik melalui cara dekonsentrasi. sistem banyak partai atau multypartai. 4 fungsi partai politik dalam rangka pembangunan demokrasi adalah sara komunikasi. Sementara itu pembangunan di wilayah lain dilalaikan. yaitu: Islam dan demokrasi adalah dua sistem yang berbeda Islam tidak dapat disubordinatkan dengan demokrasi. sistem dua partai atau dwipartai. Pemahaman doktrinal menghambat praktek demokrasi Persoalan kultur Lambannya pertumbuhan demokrasi di dunia Islam tak ada hubungan dengan teologi maupun kultur. ijma. Wacana islam dan demokrasi dapat dikelompkkan menjadi tiga kelompok pemikiran. Sistem kepartaian di setiap negara berbeda-beda yaitu ada sistem satu partai. B. ekonomi. PEMILU PEMILU adalah pengejawantahan sistem demokrasi. sedangkan otonomi menyangkut hak yang mengikuti pembagian wewenang tersebut. melainkan lebih terkait dengan sifat alamiah demokrasi itu sendiri BAB V OTONOMI DAERAH DALAM KERANGKA NKRI A. pembagian kekayaan secara tidak adil dan merata. Desentralisasi pada dasarnya mempersoalkan pembagian kewenangan kepada organ-organ penyelenggara Negara. social dan budaya. sarana rekrutmen kader dan anggota politik. Melalui PEMILU rakyat memilih wakilnya untuk duduk dalam parlemen dan dalam struktur pemerintahan. Visi otonomi . misalnya pendelegasian. dan hak minoritas. Ada dua sistem pemilihan umum yaitu pemilihan umum sistem distrik dan pemilihan umum secara proposional H. Ada beberapa alasan mengapa Indonesia membutuhkan desentralisasi. Hakikat Otonomi Daerah Istilah otonomi daerah dan desentralisasi dalam kerangka sistem penyelenggaraan pemerintahan sering digunakan secara campur baur. Islam berbeda dengan demokrasi apabila demokrasi didefinisikan secara prosedural seperti dipahami dan dipraktikan negara-negara Barat Islam adalah sistem nilai yang membenarkan dan mendukung sistem politik demokrasi seperti yang dipraktekan negara-negara maju.

swasta.daerah di bidang politik harus dipahami sebagai sebuah proses untuk membuka ruang bagi lahirnya kepala pemerintahan daerah yang dipilih secara demokratis. Peningkatan efektifitas fungsi-fungsi pelayanan eksekutif melalui pembenahan organisasi dan institusi yang dimiliki agar lebih sesuai dengan ruang lingkup kewenangan yang telah di desentralisasikan. Bentuk Dan Tujuan Desentralisasi Dalam Konteks Otonomi Daerah Rondinelli membedakan 4 bentuk desentralisasi. tanpa adanya penyerahan atau pelimpahan kewenangan untuk mengambil keputusan atau keleluasaan untuk membuat keputusan. tetapi dapat pula merupakan peleburan badan pemerintah menjadi badan usaha swasta. yaitu dekonsentrasi. C. privatisasi. D. SEJARAH OTONOMI DAERAH DI INDONESIA Dalam UU nomor 22 tahun 1948 berfokus pada pengaturan tentang susunan pemerintahan daerah yang demokratis. Penguatan peran DPRD sebagai representasi rakyat local dalam pemilihan dan penetapan kepala daerah. serta tiga tingkatan daerah yaitu. Dekonsentrasi hanya berupa pergeseran volume pekerjaan dari departemen pusat kepada perwakilannya yang ada di daerah. Pembangunan tradisi politik yang lebih sesuai dengan kultur demokrasi. pengaturan pembagian sumber-sumber pendapatan daerah. Peningkatan efesiensi administrasi keuangan daerah serta pengaturan yang lebih jelas atas sumber-sumber pendapatan Negara dan daerah. kabupaten/kota besar dan desa/kota kecil. delegasi. Visi otonomi daerah di bidang social dan budaya mengndung pengertian bahwa otonomi daerah harus diarahkan pada pengelolaan. Visi otonomi daerah di bidang ekonomi mengandung makna bahwa otonomi daerah di satu pihak harus menjamin lancarnya pelaksanaan kebijakan ekonomi nasional di daerah. OTONOMI DAERAH DAN PEMBANGUNAN DAERAH . propinsi. dan swadaya masyarakat. E. di pihak lain mendorong terbukanya peluang bagi pemerintah daerah mengembangkan kebijakan local kedaerahan untuk mengoptimalkan pendayagunaan potensi ekonomi di daerahnya. Maka konsep dasar otonomi daerah merangkum hal-hal sebagai berikut: Penyerahan sebanyak mungkin kewenangan pemerintahan dalam hubungan domestic kepada daerah. Devolusi adalah kondisi dimana pemerintah pusat membentuk unit-unit pemerintahan di luar pemerintahan pusat dengan menyerahkan sebagian fungsi-fungsi tertentu kepada unit-unit itu untuk dilaksanakan secara mandiri. Perwujudan desentralisasi fiskal dari pemerintah pusat yang bersifat alokasi subsidi berbentuk block gran. Delegasi adalah pelimpahan pengambilan kekuasaan dan kewenangan manajerial untuk melakukan tugas-tugas khusus kepada suatu organisasi yang tidak secara langsung berada di bawah pengawasan pemerintah pusat. Privatisasi adalah suatu tindakan pemberian kewenangan dari pemerintah kepada badan-badan sukarela. delovusi. penciptaan dan pemeliharaan integrasi dan harmoni social. Tugas pembantuan merupakan pemberian kemungkinan dari pemerintah pusat atau pemerintah daerah lebih atas untuk meminta bantuan kepada pemerintah daerah yang tingkatannya lebih rendah agar menyelenggarakan tugas atau urusan rumah tangga dari daerah yang tingkatannya lebih atas. Dalam konteks Indonesia dikenal bentuk tugas pembantuan. Di dalam undang-undang ini ditetapkan 2 jenis daerah otonom yaitu daerah otonom biasa dan daerah otonom istimewa.

Pemerintah Daerah harus menjamin kesinambungan berusaha. Asas Responsif adalah bahwa pemerintah harus responsif terhadap persoalan-persoalan masyarakat. Berkaitan dengan ini. Pengertian Good Governance Secara umum istilah good and clean governance memiliki pengertian akan segala hal yang terkait dengan tindakan atau tingkah laku yang bersifat mengarahkan. Partisipasi masyarakat dalam proses politik dan perumusan-perumusan kebijakan publik memerlukan sistem dan aturan-aturan hukum. Visi Strategis.Politik lokal yang stabil. di mana rakyat secara menyeluruh memiliki hak dan kebebasan untuk memilih calon-calon yang didukungnya. OTONOMI DAERAH DAN PILKADA LANGSUNG Otonomi daerah merupakan wadah pendidikan politik yang tercermin dalam pemilihan kepala daerah (PILKADA) langsung. Pembangunan daerah tidak akan dating dan terjadi begitu saja. dan calon-calon bersaing dalam suatu medan permainan dengan atuaran main yang sama. terutama dalam bidang perburuan dan lingkungan hidup. atau mempengaruhi urusan publik untuk mewujudkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan seharihari. Selain itu PILKADA langsung merupakan mekanisme demokratis dalam rangka rekrutmen pemimpin di daerah.Otonomi daerah merupakan langkah strategis yang diharapkan akan mempercepat pertumbuhan dan pembangunan daerah. Prinsip-prinsip Pokok Good and Clean Governance Untuk merealisasikan pemerintahan yang profesional dan akuntabel bersandar pada prinsipprinsip good governance. b. Efektifitas. Transparansi yang merupakan keterbukaan untuk umum adalah unsur lain yang menopang terwujudnya good governance yang akan menghasilkan pemerintahan yang bersih. seluruh mekanisme pengelolaan negara harus dilakukan secara terbuka. e. Untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa sesuai dengan cita good governance. d. jangan menunggu . Orientasi Kesepakatan. Akibat tidak adanya prinsip transparansi ini. di samping menciptakan keseimbangan pembangunan antar daerah di Indonesia. Semua warga masyarakat mempunyai suara dalam pengambilan keputusan. Lembaga Administrasi Negara (LAN) merumuskan sembilan aspek fundamental dalam good governance yang harus diperhatikan yaitu : Partisipasi. baik langsung maupun melalui lembaga perwakilan yang sah yang mewakili kepentingan mereka. Keadilan. Sebagai sebuah paradigma pengelolaan lembaga negara.Fasilitasi.Pemerintah daerah harus kreatif. F. menurut banyak ahli. Tanpa ditopang oleh sebuah aturan hukum penegakkannya secara konsekuen. Hal ini sangat bermanfaat untuk kelanjutan karir politik di tingkat nasional. mengendalikan. Transparansi.Pemerintah daerah harus komunikatif dengan LSM/NGO. Indonesia telah terjerembab dalam kubangan korupsi yang berkepanjangan dan parah. partisipasi publik dapat berubah menjadi tindakan publik yang anarkis. Pembangunan di daerah baru akan berjalan kalau sejumlah prasyarat dapat dipenuhi antara lain: a. Pemerintah harus memahami kebutuhan masyarakatnya. B. Akuntabilitas. kepastian hukum juga diperlukan untuk menjaga dan melindungi hak-hak asasi manusia (HAM) sebagai hak universal yang menjadi milik setiap orang. BAB VI TATA KELOLA KEPEMERINTAHAN YANG BAIK DAN BERSIH DAN BAIK (GOOD AND CLEAN GOVERNANCE) A. Responsif. Penegakan Hukum. good and clean governance dapat terwujud secara maksimal jika ditopang oleh dua unsur yang saling terkait yaiti negara dan masyarakat madani yang didalamnya terdapat sektor swasta. c.

Paradigam ini perlu dikembangkan dalam konteks pelaksanaan pemerintahan. Asas konsensus menyatakan bahwa keputusan apapun harus dilakukan melalui proses musyawarah melalui konsensus. Konsep efektivitas dalam sektor kegiatan-kegiatan publik memiliki makna ganda. moralmaupun netralitas sikapnya tehadap masyarakat. politik yang tidak sehat. karena urusan yang mereka kelola adalah persoalan-persoalan publikyang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat. atau kalangan terdekat (KKN). D. yakni kesamaan dalam perlakuan dan pelayanan. Kualifikasi ini menjadi penting dalam rangka perwujudan good and clean governance. antara lain efisiensi. Demikian pula makna efisiensi yang mencakup . perbuatan. keluarga. yakni efektivitas dalam pelaksanaan proses-proses pekerjaan baik oleh pejabat publik maupun partisipasi masyarakat. Asas akuntabilitas adalah pertanggungjawaban pejabat publik terhadap masyarakat yang memberi kewenangan untuk mengurusi kepentingan mereka. efisiensi ongkos. partisipasi masyarakat dalam berbagai aktivitas merupakan salah satu tujuan dari good and clean governance. Kontrol masyarakatakan berdampak pada tata pemerintahan yang baik dan efektif. Dalam tata pemerintahan yang baru perlu dikembangkan hubungan yang sinergis antara warga negara dengan pemerintah. tetapi secara proaktif mempelajari dan menganalisa kebutuhan-kebutuhan masyarakat . Makna Korupsi Korupsi adalah suatu permasalahan besar yang merusak keberhasilan pembangunan nasional. dapat dilakukan melalui prioritas program : Penguatan Fungsi dan Peran Lembaga Perwakilan Kemandirian Lembaga Peradilan Profesional dan Integritas Aparatur Pemerintah Penguatan Partisipasi Masyarakat Madani (Civil Society) Peningkatan Kesejahteraan Rakyat dalam Kerangka Otonomi Daerah. good and clean governance juga harus memenuhi kriteria efektif dan efisien yakni berdayaguna dan berhasilguna. Korupsi menjadikan ekonomi menjadi berbiaya tinggi. dan kedua efektivitas dalam konteks hasil.masyarakat menyampaikan keinginannya. dan moralitas yang terus menerus merosot. untuk kemudian melahirkan berbagai kebijakan strategis guna memenuhi kepentingan umum.pandangan strategis untuk menghadapi masa yang akan datang. yakni mampu memberikan kesejahteraan pada sebesar-besarnya kelompok dan lapisan sosial. Setiap pejabat publik dituntut untuk mempertanggungjawabkan semua kebijakan. yakni hasil guna dari sebuah proses pekerjaan yang terserap penuh oleh masyarakat dan tidak ada hasil pembangunan yang tak bermanfaat. Terkait dengan asas konsensus. Visi Strategis adalah pandangan. Pengembangan asas akuntabilitas dalam kerangka good and clean governance tiada lain agar para pejabat atau unsur-unsur yang diberi kewenangan mengelola urusan public senantiasa terkontrol dan tidak memiliki peluang melakukan penyimpangan untuk kepentingan pribadi. E. C. transparansi dan responsif good and clean governance juga harus didukung dengan asas kesetaraan. dan efisiensi kesejahteraan. Untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih berdasarkan prinsip-prinsip pokok good and clean governance. hal ini bisa dilakukan dengan melibatkan warga negara ikut serta dalam perumusan kebijakan dan implementasinya. Asal Muasal Korupsi di Negara Berkembang . teknis. Untuk menunjang asas-asas yang telah disebutkan diatas. Good and Clean Governance dan Kontrol Sosial Sejalan dengan prinsip demokrasi.

Alasan ini adalah alasan yang paling menyakitkan. sudah saatnyapemerintah meninggalkan pola lama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melayani masyarakat baik sebagai kewajiban maupun sebagai kehormatan. Gerakan Anti Korupsi: Upaya Membangun Tata Kelola Kepemerintahan yang Bersih (Clean Governance) Strategi yang dapat dilakukan untuk memberantas korupsi yang mengedepankan kontrol kepada dua unsur paling berperan dalam tindak korupsi. Alasan Keempat. Impak Korupsi Selain kemiskinan. Koordinasi dianggap sebagai faktor yang menyelaraskan semua unit birokrasi yang ada memperlancar mekanisme kerja dan menyatukan tujuan demokrasi secara keseluruhan. HAM adalah hak-hak yang melekat pada setiap manusia. banyak hal yang diakibatkan dari prilaku korupsi ini. Keinginan korupsi. Ketidaktahuan. Pengertian HAM Menurut Teaching Human Rights. F. menurunkan legitimasi pemerintah. Pertama. I. mengurangi pertumbuhan sektor pembangunan. H. Korupsi merupakan gejala baru dalam globalisasi. Hal ini menjadi alasan karena kekuasaan sering membuat orang berlaku semenamena. Korupsi terjadi jika peluang dan keinginan ada dalam waktu bersamaan. Kinerja suatu birokasi yang timpang dan tidak optimal. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kinerja suatu birokrasi antara lain : Manajemen organisasi dalam menerjemahkan dan menyelaraskan tujuan birokrasi Budaya kerja dan organisasi pada birokrasi Sumber Daya Manusia yang dimiliki birokrasi Faktor SDM menjadi unsur penting dalam penting dalam rangka perbaikan kinerja birokrasi. Kemiskinan telah menjadi sebuah mekanisme yang membuat korupsi menjadi sesuatu yang lumrah. Dalam rangka memuaskan kepentingan masyarakat sebagai pelanggan. peluang korupsi dan kedua. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kinerja Birokrasi Pelayanan Publik Keberhasilan dalam pelayan publik akan mendorong tingginya dukungan masyarakat terhadap kerja birokrasi. Efek hilir dari alasan ini sungguh luar biasa Masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang berorientasi mengejar uang untuk memperkaya diri untuk memperkaya diri sendiri dan tidak pernah berpikir jangka panjang. disebabkan oleh tidak efektifnya pola terkoordinasi dan pada akhirnya bermuara pada rendahnya kinerja birokrasi secara keseluruhan. mengurangi jumlah dana yang disediakan untuk publik. Tata Kelola Kepemerintahan yang Baik dan Kinerja Birokrasi Pelayanan Publik Menyadari salah satu tugas pokok pemerintah yang terpenting adalah memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. yakni pola tunggal baik dalam jenis pelayanan maupun dalam penentuan tarifnya. BAB VII HAK ASASI MANUSIA A. Kekuasaan. dll. Kemiskinan. menyisihkan pendatang baru.Beberapa hal yang menjadi akar masalah terjadinya korupsi antara lain. diantaranya adalah melemahkan investasi dalam negeri. rendahnya kualitas moral masyarakat. Budaya. merupakan dasar bagi terbentuknya masyarakat yang manusiawi. korupsi terjadi karena menjadi penyakit bersama. menimbulkan kerugian yang sangat besar dari sisi produkitivitas. lemahnya kelembagaan politik dari suatu negara. G. yang .

Teori kontrak sosial adalah teori yang menyatakan hubungan antara penguasa dan rakyat didasari oleh sebuah kontrak yang ketentuan-ketentuannya mengikat kedua belah pihak. Trias Politika adalah teori tentang sistem politik yang membagi kekuasaaan pemerintahan negara dalam tiga komponen : pemerintah (eksekutif). Perkembangan HAM selanjutnya ditandai oleh munculnya wacana empat hak kebebasan manusia di USA pada 6 Januari 1941.tanpanya manusia mustahil dapat hidup sebagai manusia. Untuk mewujudkan kebebasan yang bersendikan persamaan hak warga negara . Dalam sejarah pemikiran HAM di Indonesia. budaya. hak kebebasan memeluk agama dan beribadah sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya. asas persamaan harus diwujudkan betapa pun berat rintangan yang dihadapi. tetapi juga menyerukan hak-hak sosial. karena tanpa hak persamaan maka hak kebebasan mustahil dapat terwujud. Perkembangan HAM Kalangan ahli HAM menyatakan bahwa sejarah perkembangan HAM bermula dari kawasan Eropa. Manusia dianugerahi beberapa hak yang tidak terpisah-pisah. seperti larangan penangkapan dan penahanan seseorang secara sewenang-wenang tanpa alasan yang sah atau penahanan tanpa surat perintah yang dikeluarkan oleh lembaga hukum yang berwenang. Sejarah pemikiran HAM pada masa demokrasi parlementer dicatat sebagai masa yang sangat . hak kebebasan dari kemiskinan dan hak kebebasan dari rasa takut. yang diproklamirkan oleh Presiden Roosevelt. Menyerukan wacana kesatuan HAM antara hak ekonomi. lahir UU HAM (Bill of Rights) di Inggris. Menurut Bill of Rights. Keempat hak itu adalah : hak kebebasan berbicara dan mengeluarkan pendapat. Pemikiran HAM pada periode awal paska kemerdekaan masih menekankan pada wacana hak untuk merdeka. Pada 1689. Pemikiran HAM tidak saja menuntut hak yuridis seperti dikampenyekan generasi pertama. Generasi ketiga. hak kebebasan untuk berserikat melalui organisasi politik yang didirikan serta hak kebebasan untuk menyampaikan pendapat terutama di parlemen. sosial. parlemen (legislatif). lahirlah sejumlah istilah dan teori sosial yang identik dengan perkembangan dan karakter masyarakatnya. diantaranya hak kebebasan dan tuntutan kesenangan. ekonomi. HAM hanya berpusat pada bidang hukum dan politik. B. Secara garis besar perkembangan pemikiran tentang HAM dibagi menjadi 4 kurun generasi : Generasi pertama. Deklarasi ini memuat aturan-aturan hukum yang menjamin hak asasi manusia dalam proses hukum. Boedi Oetomo merupakan organisasi pegerakan nasional pertama yang menyuarakan kesadaran berserikat dan mengeluarkan pendapat melalui petisi-petisi yang ditujukan kepada pemerintah kolonial maupun lewat tulisan di surat kabar. Pada 1789 lahir Deklarasi Perancis. Generasi keempat. dan kekuasaan peradilan (yudikatif). Teori hukum kodrati menyatakan bahwa di dalam masyarakat manusia ada hak-hak dasar manusia yang tidak dapat dilanggar oleh negara dan tidak diserahkan kepada negara. Peran dominan negara dalam proses pembangunan ekonomi dan kecendrungan penagabaian aspek kesejahteraan rakayat mendapat sorotan tajam kalangan generasi HAM ini. politik dan hukum dalam satu bagian integral yang dikenal dengan istilah hak-hak melaksanakan pembangunan. Teori hak-hak dasar persamaan dan kebebasan yang menyatakan semua manusia dilahirkan sama dan merdeka. poltik dan budaya. Kemunculannya dimulai dengan lahirnya Magna Charta yang membatasi kekuasaan absolut para raja. Generasi kedua.

Para penganut ini berpendapat bahwa tidak ada hak yang bersifat universal. E. Hubungan antara hak dan kewajiban juga berlaku dalam hal hubungan antara warga negara dan pemerintah. serta hak perempuan untuk menempati jabatan publik. Fungsi-fungsi lembaga hukum tersebut adalah untuk menjaga hak dan kewajiban warga negara sesuai aturan yang bersandarkan pad aprinsip-prinsip HAM. Lengsernya tampuk kekuasaan Orba sekaligus menandaiberakhirnya rezim militer di Indonesia dan datangnya era baru demokrasi dan HAM. 68 tahun 1958 yang mencakup hak perempuan untuk memilih dan dipilih tanpa perlakuan diskriminasi. Stiap negara sepakat dengan prinsip universal HAM. Tahun 1998. seperti kepolisian dan peradilan. Hak dan Kewajiban Hak kebebasan harus diimbangi oleh kewajiban yang harus dilakukan oleh warga negara. bahkan dinobatkan sebagai presiden seumur hidup. sistem demokrasi kembali diubahmenjadi sistem demokrasi terpimpin kekuasaan terpusat di tangan presiden. Untuk menghindari konflik dari ekspresi kebebasan mengungkapkan hak. Lembaga ini bisa berupa lembaga-lembaga hukum.59 tahun 1958 yang mencakup perlindungan hak bagi korban perang. Hal demikian seringkali disebut dengan istilah wacana universalitas dan lokalitas atau partikularitas HAM. Semua warga negara memiliki hak mendapatkan rasa aman dari aparat negara tanpa perbedaan status sosial. Tak kalah pentingnya dari perubahan perundangan. Hingga lahirlah sebuah masa Orde Baru yang mulanya menjanjikan harapan baru bagi penegakan HAM di Indonesia. Kebebasan pun dibatasi oleh kewajiban seseorang untuk menjaga hak orang lain untuk memperoleh kenyamanan dan keamanan. Kekuasaaan presiden bersifat absolut. Tercatat pada periode ini Indonesia meratifikasi 2 konvensi Internasional HAM yaitu : Empat konvensi Geeneva 1949 dengan UU No. Hak Asasi Manusia: Antara Universalitas dan Relativitas Sekalipun telah disebutkan sebelumnya bahwa substansi HAM bersifat universal mengingat sifatnya sebagai pemberian Tuhan. Masa Pemerintahan Orba amsih sarat dengan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparatur negara.kondusif bagi sejarah pemikiran HAM. tetapi memiliki perbedaan pandangan dan cara pelaksanaan HAM. Teori Relativisme Kultural dan Universalitas HAM. dunia tidak pernah sepi dari perdebatan pelaksanaan HAM. Perbedaan antara universalitas dan partikular HAM tecermin dari dua teori asing yang berlawanan. Setelah berakhirnya demokrasi parlementer. pemerintah era reformasi juga melakukan ratifikasi terhadap instrumen HAM Internasional untuk mendukung pelaksanaan HAM di Indonesia. akhirnnya sikap akomodatif pemerintah Orba terhadap tuntutan HAM masyarakat belum sepenuhnya diserasikan dengan pelaksanaan HAM oleh negara. D. tawanan perang. Teori Relativisme Kultural berpandangan bahwa nilai moral dan budaya bersifat partikular. Pelanggaran dan Pengadilan HAM Tindakan pelanggaran kemanusiaan baik dilakukan oleh individu maupun oleh institusi negara atau lainnya taerhadap hak asasi individu lain tanpa alasan yuridis dan rasional merupakan suatu . tetapi mereka pun berkewajiban untuk membayar pajak kepada negara. dan perlindungan sipil di waktu perang. Namun demikian. Sedangkan teori radikal universalitas berpandangan bahwa semua nilai termasuk nilai-nilai HAM adalah bersifat universal dan tidak bisa dimodifikasi untuk menyesuaikan adanya pebedaan budaya dan sejarah suatu negara. Semua tergantung kondisi masyarakat yang ada. C. Konvensi Hak Politik Perempuan dengan UU No. era paling penting dalam sejarah HAM di Indonesia. keberadaan lembaga penegak HAM mutlak dibutuhkan.

mentalitas. bukan jenis kelaminnya.pelanggaran HAM. B. dan karakter emosional antara laki-laki dan perempuan. islam menekankan kemuliaan manusia berdasarkan pada peran sosialnya. Adanya penekanan relasi hak individu dengan nilai sosial dalam islam menunjukkan bahwa islam mengajarkan bahwa tuntutan hak harus dibarengi dengan pelaksanaan kewajiban dalam rangka melindungi hak orang lain. gerakan tersebut dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dalam sektor publik belum memberikan hasil yang memuaskan. Manusia digambarkan dalam alqur‟an sebagai makhluk yang paling sempurna dan harus dimuliakan. Penghormatan atas hak asasi orang lain tidak lain sebagai upaya menjadikan hidup berguna bagi orang lain. G. islam memandang bahwa sebagai perempuan mempunyai hak yang sama dengan laki-laki. Kualitas manusia menurut islam diukur dari tingkat kebrmanfaatan seseorang bagi orang sekitarnya. Dalam wacana islam dan kesetaraan gender. Ketidakadilan gender yang berkepanjangan menumbuhkan kesadaran kaum perempuan untuk melakukan perlawanan yang kemudian melahirkan gerakan feminisme. Islam dan HAM Islam sendiri merupakan agama yang universal yang mengajarkan keadilan tanpa pandang bulu. Sebagai ajaran kemanusiaan.Namun.. Dalam lapangan sosial. Masyarakt Madani mempunyai ciri-cirinya yang khas yaitu kemajemikan budaya (multicultural). Pemberdayaan perempuan dalam pembangunan tetap harus mengindahkan hubungan sosial antara laki-laki dengan perempuan. hubungan timbal balik (reprocity). Keduanya merupakan sumber ajaran normatif. Untuk menjaga pelaksanaan HAM penindakan terhadap pelanggar HAM dilakukan melalui proses peradilan HAM melalui tahap-tahap penyelidikan. penyidikan. Konsepsi islam sendiri tentang HAM dpat dijumpai dalam sumber utama ajaran islam yaitu Al qur‟an dan Hadist. dan penuntutan Pengadilan HAM merupakan pengadilan khusus yang berada di lingkungan pengadilan umum. seorang muslim (warga negara) yang baik adalah mereka yang menghormati dan menjaga hak orang lain. F. Sejarah Pemikiran Masyarakat Madani Pada masa Aristoteles civil society dipahami sebagai sistem kenegaraan dengan menggunakan . Pengadilan HAM tidak berwenang memeriksa dan memutus perkara pelanggaran HAM yang berat dilakukan seseorang yang berusia dibawah 18 tahun pada saat kejahatan dilakukan. Hingga akhirnya lahirlah Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM) pada 1948 yang memberikan harapan baru bagi perempuan karena adanya jaminan HAM baik lakilaki maupun perempuan. Dalam perspektif HAM dan islam. Masyarakat Madani lebih sekedar gerakan prodemokrasi. BAB VIII MEMBANGUN MASYARAKAT MADANI A. prilaku. dan sikap saling memahami dan menghargai. islam menekankan bahwa hak kepemilikan harus memiliki nilai sosial. Pengertian Masyarakat Madani Masyarakat Madani merupakan sistem sosial yang subur berdasarkan prinsip moral yang menjamin keseimbangan antara kebebasan individu dengan kestabilan masyarakat. Pelanggaran HAM dikategorikan sebaagai pelanggaran HAM berat dan Pelanggaran HAM ringan. Gender dan HAM Istilah gender merupakan suatu konsep kultural yang berkembang di masyarakat yang berupaya membuat perbedaan peran. karena ia juga mengacu pada pembentukan masyarakat berkualitas dan bertamadun (civility).

dilakukan dalam konteks jejaring lintas yang kelembagaan yang erat oleh aktor-aktor yang diikat rasa solidaritas dan identitas kolektif yang kuat melebihi bentuk-bentuk ikatan dalam koalisi dan kampanye bersama. masyarakat untuk berekspresi dan mengekspresikan pikiran di tengah masyarakat. dan transformative movements. Dalam struktur sosial civic society terdapat 3 (tiga) entitas sosial: keluarga. D. kedudukan komponen moral dalam konstelasi hubungan antara tiga komponen dalam kerangka masyarakat madani (civil society) adalah berada ditengah-tengah yang bisa menghubungkan ketiga komponen tersebut. seperti tidak merokok. masyarakat sipil. toleransi. E. demokrasi. Pada tataran empiris. rakyat. Agar suatu sistem dan tata cara dalam mekanisme kepemerintahan berada dalam posisi seimbang.istilah koinonia politike. sebentuk aksi kolektif dengan orientasi konfliktual yang jelas terhadap lawan sosial dan politik tertentu. dan negara. kemajemukan (pluralism). redemtive movements. Orientasi Ormas . dan negara. bangsa. G. C. Masyarakat Madani di Indonesia Beberapa strategi yang ditawarkan kalangan ahli tentang bagaimana seharusnya bangunan masyarakat madani bisa terwujud di Indonesia: Pandangan integrasi nasional dan politik. dan keadilan sosial (social justice). seperti dalam bidang keagamaan. Gerakan Sosial Untuk Memperkuat Masyarakat Madani (Civil Society) Gerakan sosial didefinisikan sebagai. reformative movements. selaras. Pengertian Masyarakat Madani Beberapa unsur pokok yang harus dimiliki oleh masyarakat madani adalah: wilayah publik yang bebas (free publik sphare). Alternative movements berupaya untuk mengubah sebagian perilaku orang. dan tidak dibentuk oleh atau merupakan bagian dari birokrasi pemerintah. Tipologi Gerakan Sosial Dalam Masyarakat Madani (Civil Society) Tipologi gerakan sosial dapat diidentifikasikan sebagai. kohesif dan kongruen dimana peran rakyat amat menentukan dapat terjadi. Sementara Redemtive Movements mencoba mengbah perilaku perorangan secara menyeluruh. Baik ormas maupun organisasi non pemerintah adalah wadah warga. F. gerakan sosial seringkali tidak homogen dimana ada satu pihak yang menginginkan perubahan dan ada pihak lain yang menentang. Namun. alternative movements. yakni sebuah komunitas politik tempat warga dapat terlibat langsung dalam berbagai perceturan ekonomi-politik dan pengambilan keputusan. Civil society adalah ruang di mana warga dapat mengembangkan kepribadian dan memberi peluang bagi pemuasan kepentingannya secara bebas tanpa paksaan. Pola hubungan kerja antar negara (pemerintahan) masyarakat madani (civil society) dan swasta (pasar) berada dalam kerangka keseimbangan peran masing-masing. Pemaknaan Istilah dan Dinamika Organisasi Non Pemerintah dalam Ranah Masyarakat Madani (Civil Society) Pengertian organisasi non pemerintah mencakup semua organisasi masyarakat yang berada diluar struktur dan jalur formal pemerintah. paradigma membangun masyarakat madani sebagai basis utama pembangunan demokrasi. pandangan reformasi sitem pilitik demokrasi. ada beberapa perbedaan diantara keduanya.

sedangkan organisasi non pemerintah lebih khusus ”meningkat taraf hidup dan kesejahteraan social. .mencakup hampir seluruh bidang pembangunan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful