PROSES TERBENTUKNYA BUMI Makalah ini Disusun Untuk Melengkapi Tugas Mata Kuliah Ilmu Alamiah Dasar

Disusun Oleh : Samingan No Presensi : 11 Kelas : PAI-A

PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS TARBIYAH UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA 2009

1

PENDAHULUAN Bumi dan proses penciptaannya memiliki banyak teori yang dikemukakan oleh para ahli filsafat. 2 . oleh karena itu penyusun mengharapkan kritik dan saran yang membangun guna tercapainya kesempurnaan dalam pembahsan tentang proses terjadinya bumi ini. udara dan gas. Pada pembahsan tentang proses terjadinya bumi tentunya bayak sekali terdapat kekurangan baik sedikitnya sumber yang digunakan maupun dalam redaksinya. ada yang berpendapat bahwa segala sesuatu berasal dari air. Dari berbagai macam teori yang membahas tentang proses terjadinya bumi ini setidaknya terdapat 2 kategori teori tentang bumi yaitu teori dentuman dan teori ekspansi dan kontraksi.

mendorong para ahli untuk menunjukan proses terjadinya bumi berdasarkan proses ilmiah. sesuai dengan tingkat kemajuan dan perkembangan ilmu dan pengetahuan para ahli pikir membuat dugaan terkait dengan proses terbentuknya bumi yang sekarang ini ditempati oleh mahluk ciptaan tuhan. cerita tentang banjir besar pada masanya nabi nuh. Pijarlah. Terjadinya benturan masing-masing gas menimbulkan panas. Berdasarkan teori Newton dari tentang gravitasi. dan mengembun. yang tarik menarik yang kemudian membentuk kabut besar. Pada masa itu kejayaan gereja di eropa menjadikan buku genesis menjadi satu-satunya buku yang harus mereka percayai. Demikianlah terjadinya planet-planet dan termasuk bumi yang kita hidupi sekarang ini. Sedangkan menurut piere de laplace sarjana prancis seorang filosuf dan ahli matematika mengemukakan pula pada kabut bahwa kabut 3 . Pelopor seperti para ahli Copernicus Keppler. Fregmen-fregmen inilah yang tadinya pijar melepaskan banyak panas. Hipotesis kabut dari Kant dan Laplace Hipotesis yang dikemukakan oleh Imanuel Kant pada tahun 1755 di jerman mengemukakan tentang proses terjadinya bumi. yang sekarang ini menjadi Negara Irak. Kant mengatakan asal segalanya ini bermula dari gas yang bermacam-macam. para ahli arkeologi menemukan sisa tulisan dari tanah liat yang memuat tentang proses terjadinya bumi.PROSES TERBENTUKNYA BUMI A. Kemudian cair dan bagian luar makin padat. Hipotesis para ahli tentang terjadinya bumi Para ahli pikir merasa sangat terganggu mereka ingin mengetahui bagaimana proses terbuntuknya bumi ini. Diantaranya ialah hipotesis: a. Galileo dan Newton merubah pada zaman penelitian yang membawa pandangan baru dalam meninjau proses terjadinya tata surya. Pada abad ke 18 di derah sebelah timur Mesopotamia. Teori Newton tentang adanya gravitasi. dan istilah tersebut merupakan istilah dari asal matahari.

Hipotesis pasang surut gas Hipotesis ini dikemukakan oleh jeans dan Jeffries pada tahun 1930 sebagai penyokong hipotesis sebelumnya sambil memperbaiki keberatan-keberatannya. lidah api dari matahari asal itu putus dari induknya. IAD-ISD-IBD. b. Kelompok itulah yang sekarang bernama galaksi dan ters menjauh dari intinya4. Ibid. Bulan tak kuat menarik air menjulur jauh. pecah berkeping-keping dan menbeku menjadi planet-planet3. Halm 47. Teori ekspansi dan kontraksi 1 2 Abdullah Ali dan Eni Rahma. yaitu bulan menyebabkan pasang surutnya lautan. c. meledak dengan hebatnya adanya reaksi inti.asal itu telah berputar dan berpijar. Jakarta: Bumi Aksara. halm 48 3 Ibid. jika massa ini mengembun berputar mengelilingi induknya1. Hipotesis planetesimal Chamberlain dan multon masing-masing ahli geologi dan Astronomi beranggapan bahwa adanya matahari asal yang didekati oleh suatu bintang besar yang sedang beredar.land an bumi. Teori terjadinya alam semesta (bumi) Proses terjadinya bumi manusia tidak mengalami secara historis namun para ahli mencoba mengemukakan sebuah teori berdasarkan pengetahuan yang mereka miliki. akan tetapi matahari yang didekati bintang besar itu menjauh. Bandung: Pustaka Setia. maka terjadilah tarik menarik sesuai dengan hokum newton2. 1. 4 Mawardi dan Nur Hidayati. Di khatulistiwa terjadi penumpukan awan. Ilmu Alamiah Dasar. Massa yang meledak itu kemudian menjauh dari pusat ledakan dan mengembang dengan sangat cepat. 2006. Teori dentuman Teori dentuman atau dikenal juga dengan teori ledakan. 2000. Halm 27. Setelah berjuta-juta tahun massa yang berserakan membentuk kelompok-kelompok yang relative lebih kecil dari massa semula. 2. 4 . teori ini mengemukakan bahwa adanya suatu masssa yang sangat besar dijagat raya dan mempunyai berat dan jenis yang sangat besar. Mereka berpikir adanya bintang besar yang mendekat kira-kira seperti bu. B.

500 Km yang disebut dengan inti bumi (Barisfer). Ekspansi tersebut didukung adanya tenaga dari yang bersumber dari reaksi hydrogen yan pada akhirnya membentuk unsure lain yang komplek. Selubung bumi 5 6 Ibid. yang menggunakan alat yang disebut seismograf. Lapisan yang paling luar adalah kedalaman 60 Km. Susunan lapisan bumi Bayak orang mengatakan bahwa bumi mempunyai banyak lapisan.200 Km dan 2. Ilmu Alamiah Dasar.900 Km pada bagian paling dalam terdapat jari-jari 3. Halm 49. Jakarta: Bumi Aksara. Dalam istilah geografi lapisan batas itu adalah discontinyu. terbentuklah galaksi serta bintang-bintang. 2006.000 meter maka pemboran yang dilakukanpun hanya sis-sia saja6. Kerak bumi Kerak bumi ini memiliki tebal 30-70 Km yang terdiri dari batuan basal dan acid.000 juta tahun dalam masa ekspansi. Teori ekspansi dan kontraksi menguatkan asumsi bahwa partikel tersebut berasal dari pararel yang ada pada zaman dahulu kala5. 5 . Pada masa kontraksi. Abdullah Ali dan Eni Rahma. terjadilah galaksi dan bintang-bintang yang terbentuk meredup. dengan majunya penelitian gempa dapat meneliti secar tidak langsung tentang lapisan bumi. Dalam waktu 30.Teori ini diambil dari adanya siklus dari alam semesta yaitu ekspansif dan masa kontraksi. Sedangkan Suess dan Wiechert pada tahun 1919 membagi lapisan bumi sebagai berikut: 1. C.00 meter sedangkan jari-jarinya 6. kemudian pada kedalaman 1. Untuk meneliti kedalaman bumi cara yang terbaik adalah dengan mengebornya namun hal ini hanya mampu sampai pada kedalaman 5. 2. Sebagaimana hipotesis Kant diatas bahwa bumi kemudian mendingin di sebelah luar dan di luar masih sangat panas.000. menunjukan bahwa memang bagian bumi di dalamnya tidaklah homogeny melaikan adanya beberapa lapisan. Sesuai dengan majunya perkembnagn dan teknologi.

4. 147 juta km. D.757km.500 Km massa jenisnya 9. massa jenisnya 3.6-4. : 400.000. Lapisan Chalkosfera Lapisan ini memiliki tebal 1. 3. (jari-jari bumi. dan terdekat. : 6. Inti bumi Inti bumi merupakan bola dengan jari-jari 3.200 Km.109 atm.4 yang terdiri dari oksida besi dan sulfide besi.0000 k inti 15. : terjauh.714 km. massa jenisnya 6. 152 juta km. 12. Selubung bumi sam kerak bumi disebut Lithosfera. : pada khatulistiwa. 12.000 km.378) : 40.0000 k.700 Km. bumi Keliling khatulistiwa Jarak dari matahari Kecepatan berputar mengelilingi matahari Tekanan 6 .0000 k Bintik-bintik 4. 6. Data-data tentang bumi Data-data bumi Garis tengah : pada kutub.6 terdiri dari besi dan nikel.Selubung bumi atau yang biasa disebut sisik silikat tebalnya 2.

Lapisan lapisan tersebut memiliki kedalaman yang berbeda-beda dan massa jenisnya. Bersamaan dalam proses pembentukannya bumi ini teryata tidaklah homogen.KESIMPULAN Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa bumi yang menjadi tempat tinggal kita semua mempunyai proses yang sangat panjang dalam kejadiannya. 7 . Lapisanlapisan bumi dapat terdeteksi secara tidak langsung dengan alat pengukur gempa yaitu seismograf. Ada dua teori yang menyebutkan proses terjadinya bumi ini yang pertama adalah teori dentuman atau teori ledakan sedangkan yang kedua adalah teori ekspansi dan kontraksi. akan tetapi memiliki beberapa lapisan.

Ilmu Alamiah Dasar. Nur. 2006. Abdullah. 8 .DAFTAR PUSTAKA Ali. IAD-ISD-IBD. Rahma. Bandung: Pustaka Setia. Hidayati. 2000. Jakarta: Bumi Aksara. Eni. Mawardi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful