P. 1
logika

logika

|Views: 98|Likes:

More info:

Published by: Dharma Sabrianda Piliang on Oct 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/30/2011

pdf

text

original

C.

Pengenalan logika hukum, logika politik dan logika ekonomi
I. Logika Hukum Pada logika hukum, dapat disimpulkan bahwa tujuan hukum ialah untuk mengatur kehidupan dalam bermasyarakat, secara adil dan damai sehingga mendatangkan keselamatan / kebahagiaan masyarakat itu sendiri. Hukum itu bersifat memaksa, karena itu ditaai oleh banyak orang. Bagi para pelanggar akan diberi sanksi, maka dari itu ada ketentuan-ketentuan yang mengatur. Semuanya mempunyai sumber hukum. Yang dimaksud dengan sumber hukum adalah segala sesuatu yang menimbulkan aturan-aturan yang mengikat atau memaksa sehingga apabila aturanaturan itu dilanggar, akan menimbulkan sanksi yang tegas bagi pelanggarnya. II. Logika Politik Politik, hakikatnya adalah untuk memperoleh kekuasaan. Ia merupakan proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara. Politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusional maupun nonkonstitusional. Kajian politik : Bagaimana mencapai tujuan tersebut, serta segala konsekuensinya. Bahasan dalam teori politik, antara lain : a. Filsafah politik ; b. Konsep tentang sistem politik : Terdapat banyak sistempolitik yang berlaku, seperti di Indonesia berlaku sistem Demokrasi, sedangkan lainnya seperti anarkisme, fasisme, sosialisme, dsb. ; c. Negara : Suatu kawasan teritorial yang didiami sejumlah penduduk, memiliki kedaulatan dan keberadaannya diaku oleh negara lain ; d. Masyarakat : Sekumpulan orang yang mendiami negara tersebut ; e. Kedaulatan, kekuasaan, legitimasi ; f. Lembaga negara : Secara awam biasa diartikan sebagai suatu organisasi, namun dapat pula diartikan sebagai suatu kebiasaan / perilaku berpola, contohnya perkawinan ; III. Logika Ekonomi Tujuannya ialah pemenuhan kebutuhan dari si subjek. Subjek yang dimaksud di Ilmu Ekonomi disini dapat dibagi menjadi dua cabang besar : a. Ekonomi mikro : Berhadapan dengan keputusan ekonomi di tingkat individu. b. Ekonomi makro: Melihat ekonomi secara keseluruhan. Termasuk di dalamnya inflasi, pengangguran, pengeluaran industri dan peran pemerintah. Aspek – aspek yang dikaji dalam ekomoni : a. Penyediaan barang / bahan / kebutuhan ; b. Pengeluaran ; c. Pengedaran ; d. Perdagangan ; e. Persaingan. Beberapa sistem ekonomi pada masa kini : a. Sistem ekonomi kapitalis ; b. Sistem ekonomi sosialis ; c. Sistem ekonomi campuran. Untuk lebih jelas melihat perubahan antara logika hukum, politik, dan ekonomi, lihatlah table di bawah ini:

Jenis kajian (cangkupannya) Untuk mengatur kehidupan Untuk meraih kekuasaan dalam bermasyarakat. doktrin-doktrin dan prinsip-prinsip hukum LOGIKA POLITIK LOGIKA EKONOMI 1.JENIS PERBEDAANNYA MENURUT LOGIKA HUKUM Ilmu memahami hokum. Tujuan 3. Pengertian Suatu hubungan sebab akibat Suatu pengembangan daya atau pertalian peristiwa pikir masyarakat untuk ekonomi yang saling mengetahui lebih jelas berhubungan satu dengan tentang kehidupan berpolitik lainnya 2. yang dibangun atas dara asas-asas. Pemenuhan kebutuhan dari secara konstitusional maupun secara adil dan damai demi si subyek (mikro dan makro) nonkonstitusional masyarakat itu sendiri Mencakup semua aturan Masalah perekonomian baik Kekuasaan menjalankan yang ditaati dan bersifat individu maupun dalam politik memaksa system pemerintahan .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->