konsep dasar perancangan basis data KONSEP DASAR Database adalah suatu susunan/kumpulan data operasional lengkap

dari suatu organisasi/perusahaan yang diorganisir/dikelola dan simpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu dengan menggunakan komputer sehingga mampu menyediakan informasi yang diperlukan pemakainya.

6 FASE PROSES PERANCANGAN DATABASE 1. Pengumpulan dan analis a. Menentukan kelompok pemakai dan bidang-bidang aplikasinya b. Peninjauan dokumentasi yang ada c. Analisa lingkungan operasi dan pemrosesan data d. Daftar pertanyaan dan wawancara 2. Perancangan database secara konseptual a. Perancangan skema konseptual b. Perancangan transaksi 3. Pemilihan DBMS a. Faktor teknis b. Faktor Ekonomi dan Politik organisasi 4. Perancangan database secara logik (data model mapping) a. Pemetaan (Transformasi data) b.Penyesuaian skema ke DBMS 5. Perancangan database secara fisik a. Response Time b. Space Utility c. Transaction Throughput 6. Phase Implementasi Sistem Database

Data yang disimpan dalam basis data merupakan data operasional dari suatu enterprise. “Sulaeman”. universitas. “8 Maret 1983″. alamat. Simpanan.ISTILAH ISTILAH BASIS DATA Enterprise Suatu bentuk organisasi seperti: bank. Contoh Atribut Nama Mahasiswa dapat berisi Nilai Data : Diana. rumah sakit. Nilai Data ( Data Value ) Isi data / informasi yang tercakup dalai setiap elemen data. Sirsak 28 Jakarta”. mata kuliah Kumpulan dari entitas disebut Himpunan Entitas Contoh : semua nasabah. pabrik. tanggal lahir menggunakan Kunci Elemen Data npm. data mahasiswa. semua mahasiswa Atribut ( Elemen Data ) Karakteristik dari suatu entitas. alamat. Lina Kunci Elemen Data ( Key Data Element ) Tanda pengenal yang secara unik mengidentifikasikan entitas dari suatu kumpulan entitas. tanggal lahir dari Entitas Mahasiswa berisikan : “10200123″. Contoh Entitas dalam lingkungan bank terdiri dari : Nasabah. Contoh : kumpulan atribut npm. Sulaeman. Contoh Entitas Mahasiswa yang mempunyai atribut-atribut npm. Record Data Kumpulan Isi Elemen data yang saling berhubungan. “Jl. Tanggal lahir. Nama. nama. data pasien Entitas Suatu obyek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat diwujudkan dalam basis data. Hipotik Contoh Entitas dalam lingkungan universitas terdiri dari : Mahasiswa. . Contoh : Entitas Mahasiswa atributnya terdiri dari Npm. Contoh data operasional : data keuangan. Alamat. dsb. nama.

dengan demikian data dapat diamankan. Effisiensi penyimpanan (space/storage efficiency) : organisasi basis data dibuat sedemikian rupa sehingga dapat menghindari duplikasi data (redundancy). dan tidak terbatas pada satu pemakai. Sistem basis data harus bisa menentukan siapa yang boleh meng-akses data siapa yang tidak boleh. dimodifikasi. atau dihapus oleh orang yang tidak diberi hak. Kelengkapan (completeness) : data yang tersimpan dalam basis data harus lengkap. atau satu aplikasi saja. menjamin kemudahan dalam memodifikasi struktur data seperti penambahan field-field data.KEGUNAAN BASIS DATA Basis data memiliki peranan penting dalam suatu organisasi. pada satu lokasi. namun basis data menjamin kemudahan dalam menambah koleksi data. diubah. Sistem pengkodean dan relasi data yang diterapkan pada basis data dapat menghemat ruang penyimpanan . walaupun secara fisik penyimpanan file-file datanya tidak harus berada pada satu lokasi. karena duplikasi data memperbesar ruang penyimpanan. walaupun kata lengkap adalah relatif terhadap kebutuhan setiap orang. Keakuratan (accuracy) : data dalam file-file database diorganisasi sedemikian rupa sehingga dapat menekan kesalahan-kesalahan pada saat pemasukan (dataentry) dan pada penyimpanan (datastore). Kecepatan dan kemudahan (speed) : basis data harus bisa menjamin bahwa data dapat diakses dengan mudah dan cepat ketika diperlukan. dengan kata lain dapat melayani semua kebutuhan penggunanya. Keamanan (security) : sistem basis data yang baik pasti menyediakan fasilitas pengamanan data sehingga data tidak dapat diakses. tetapi dengan teknologi jaringan komputer file-file data ini secara logis tersedia bagi penggunanya. Peranan utama basis data antara lain sebagai berikut: • • • • • • • Ketersediaan (availability) : basis data harus diorganisasi sedemikian rupa sehingga data selalu tersedia ketika diperlukan. dan dimanfaatkan untuk sejumlah tujuan yang mendukung tujuan utama organisasi. Pemakaian bersama (data sharing) : basis data umum-nya dirancang agar dapat digunakan oleh berbagai unit kerja.