P. 1
Uji organoleptik

Uji organoleptik

|Views: 72|Likes:
Published by wawan666

More info:

Published by: wawan666 on Oct 31, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/31/2011

pdf

text

original

Uji organoleptik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa

Uji organoleptik atau uji indera atau uji sensori merupakan cara pengujian dengan menggunakan indera manusia sebagai alat utama untuk pengukuran daya penerimaan terhadap produk. Pengujian organoleptik mempunyai peranan penting dalam penerapan mutu. Pengujian organoleptik dapat memberikan indikasi kebusukan, kemunduran mutu dan kerusakan lainnya dari produk.[1]
Daftar isi
[sembunyikan]

• • • o

1 Syarat Uji Organoleptik 2 Penggunaan Indera 3 Tujuan Uji Organoleptik 3.1 Uji Organoleptik di

Perusahaan

• • •

4 Kelebihan dan Kelemahan 5 Sarana dan Prasarana 6 Referensi

[sunting]Syarat

Uji Organoleptik

Syarat agar dapat disebut uji organoleptik adalah:

  

ada contoh yang diuji yaitu benda perangsang ada panelis sebagai pemroses respon ada pernyataan respon yang jujur, yaitu respon yang spontan, tanpa penalaran, imaginasi,

asosiasi, ilusi, atau meniru orang lain.

[sunting]Penggunaan

Indera

Dalam penilaian bahan pangan sifat yang menentukan diterima atau tidak suatu produk adalah sifat indrawinya.[2] Penilaian indrawi ini ada enam tahap yaitu pertama menerima bahan, mengenali bahan, mengadakan klarifikasi sifat-sifat bahan, mengingat kembali bahan yang telah diamati, dan menguraikan kembali sifat indrawi produk tersebut.[2] Indra yang digunakan dalam menilai sifat indrawi suatu produk adalah[2]:

dengan adanya uji organoleptik. meluaskan pasaran. misalnya ada bau busuk yang menandakan produk tersebut telah mengalami kerusakan. dan konsistensi merupakan tebal.[3] Dengan uji organoleptik.  Indra pembau. produsen dapat mengendalikan proses produksi dengan menjaga konsistensi mutu dan menetapkan standar tingkat atau kelas-kelas mutu. produsen juga dapat membandingkan mutu produknya dengan produk pesaingnya sehingga dapat memperbaiki kekurangan produknya dengan cara menyeleksi bahan mentah atau formulasi dari berbagai pilihan atau tawaran.[3] .[3] Produsen juga dapat meningkatkan keuntungannya dengan cara mengembangkan produk baru. dalam hal kepekaan rasa . dan komoditas perbaikan produk membandingkan produk sendiri dengan produk pesaing evaluasi penggunaan bahan. ukuran dan bentuk. rasa asin pada ujung dan pinggir lidah. maka rasa manis dapat dengan mudah dirasakan pada ujung lidah. [sunting]Tujuan Uji Organoleptik Tujuan diadakannya uji organoleptik terkait langsung dengan selera. tekstur merupakan sensasi tekanan yang dapat diamati dengan mulut atau perabaan dengan jari. viskositas. dan peralatan baru. rasa asam pada pinggir lidah dan rasa pahitpada bagian belakang lidah. atau dengan mengarah ke segmen pasar tertentu.  Indra pengecap. kegunaannya adalah untuk menilai mutu bahan mentah yang digunakan untuk pengolahan dan formula yang digunakan untuk menghasilkan produk. Struktur merupakan sifat dari komponen penyusun. pembauan juga dapat digunakan sebagai suatu indikator terjadinya kerusakan pada produk. Penglihatan yang berhubungan dengan warna kilap. produk. tipis dan halus. Setiap orang di setiap daerah memiliki kecenderungan selera tertentu sehingga produk yang akan dipasarkan harus disesuaikan dengan selera masyarakat setempat.[3] [sunting]Kelebihan dan Kelemahan Uji organoleptik harus dilakukan dengan cermat karena memiliki kelebihan dan kelemahan. [sunting]Uji Organoleptik di Perusahaan Uji organoleptik biasa dilakukan diperusahaan.  Indra peraba yang berkaitan dengan struktur. apakah anak-anak atau orang dewasa. volume kerapatan dan berat jenis. Tujuan uji organoleptik adalah untuk[3]:      pengembangan produk dan perluasan pasar pengawasan mutu --> bahan mentah. formulasi. tekstur dan konsistensi. Selain itu disesuaikan pula dengan target konsumen. panjang lebar dan diameter serta bentuk bahan.[3]Selain itu.

2008. karena itu perlu sarana dan prasarana yang memadai dalam melakukan uji ini[4]. ^ a b c d e f g h i j k l Soekarto ST.[3] Uji organoleptik juga memiliki kelemahan dan keterbatasan akibat beberapa sifat indrawi tidak dapat dideskripsikan. Mbrio TrainingDiakses pada 15 Apr 2010. Penilaian Organoleptik untuk Industri Pangan . metode ini cukup mudah dan cepat untuk dilakukan. Penilaian Organoleptik untuk Industri Pangan. 2005. 4. 3. ^ Soekarto ST. sehingga panelis dapat menjadi jenuh dan menurun kepekaannya.[3] Manusia merupakan panelis yang kadang-kadang dapat dipengaruhi oleh kondisifisik dan mental. santai agar panelis dapat berkonsentrasi Sarana utama:       ruang uji dengan beberapa kotak uji dapur penyiapan contoh peralatan penyajian contoh ruang penyiapan formulir / format uji ruang pengarahan/ instruksi kepada tim panelis ruang tunggu panelis [sunting]Referensi 1. hasil pengukuran dan pengamatannya juga cepat diperoleh. 2. 2008. uji organoleptik dapat membantu analisis usaha untuk meningkatkan produksi atau pemasarannya. ^ a b c Riwan. serius. Sifat-sifat Organoleptik Dalam Pengujian Terhadap Bahan MakananDiakses pada 15 Apr 2010. Hlm 34.[3] [sunting]Sarana dan Prasarana Panelis dalam uji organoleptik sangat mudah dipengaruhi kondisi fisik dan mentalnya.[3] Selain itu. Prasarana utama:   tempat dengan lingkungan yang tenang suasana yang tenang.Uji organoleptik memiliki relevansi yang tinggi dengan mutu produk karena berhubungan langsung dengan selera konsumen.[3] Dengan demikian. ^ Mbrio.tt.[3] Selain itu dapat terjadi pula salah komunikasi antara manajer dan panelis.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->