Cahaya

Prisma dan cahaya Cahaya merupakan sejenis energi berbentuk gelombang elekromagnetik yang bisa dilihat dengan mata. Cahaya juga merupakan dasar ukuran meter: 1 meter adalah jarak yang dilalui cahaya melalui vakum pada 1/299,792,458 detik. Kecepatan cahaya adalah 299,792,458 meter per detik. Cahaya diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Matahari adalah sumber cahaya utama di Bumi. Tumbuhan hijau memerlukan cahaya untuk membuat makanan. Sifat-sifat cahaya ialah, cahaya bergerak lurus ke semua arah. Buktinya adalah kita dapat melihat sebuah lampu yang menyala dari segala penjuru dalam sebuah ruang gelap. Apabila cahaya terhalang, bayangan yang dihasilkan disebabkan cahaya yang bergerak lurus tidak dapat berbelok. Namun cahaya dapat dipantulkan . Pembiasan cahaya Cahaya dibiaskan apabila bergerak miring melalui medium yang berbeda seperti dari udara ke kaca lalu melewati air. Keadaan ini disebut sebagai pembiasan cahaya. Hal ini karena cahaya bergerak lebih cepat di medium yang kurang padat. Namun cahaya yang datang dengan sudut datang 90 derajat, (tegak lurus) melalui medium yang berbeda tidak dibiaskan. Contoh hal pembiasan dalam hal sehari-hari adalah seperti pada kasus sedotan minuman yang kelihatan bengkok dan lebih besar di dalam air, atau pada kasus dasar kolam kelihatan lebih cetek dari kedalaman sebenarnya. Pantulan cahaya bergantung kepada jenis permukaan Citra dapat dilihat di dalam cermin karena ada pantulan cahaya. Pantulan cahaya itu lebih baik dan teratur pada permukaan yang rata. Pantulan cahaya agak kabur pada permukaan yang tidak rata. Cermin dan permukaan air yang jernih serta tenang adalah pemantul cahaya yang baik. Ini membuat kita dapat melihat wajah dan badan kita di dalam cermin. Alat-alat yang berfungsi berdasarkan prinsip pembiasan cahaya ialah: 1. Kaca pembesar 2. Mikroskop 3. Teleskop 4. Lup 5. Teropong

Warna-warna dalam cahaya matahari
Cahaya putih matahari terdiri daripada tujuh warna iaitu: 1. Merah 2. Jingga 3. Kuning 4. Hijau 5. Biru 6. Nila (Indigo) 7. Ungu Apabila ketujuh warna ini bercampur, cahaya putih akan dihasilkan. Warna-warna dalam cahaya putih matahari dapat dipecahkan dengan menggunakan prisma menjadi jalur warna. Jalur warna ini dikenal sebagai spektrum sedangkan pemecahan cahaya putih kepada spektrum ini dikenal sebagai penyerakan cahaya. Pelangi adalah contoh spektrum yang terbentuk secara alamiah. Pelangi terbentuk selepas hujan, ketika cahaya matahari dibiaskan oleh tetesan air hujan. Tetesan air itu hujan bertindak sebagai prisma yang menyerakkan cahaya matahari menjadi tujuh warna. Penyerakan cahaya putih matahari

tetapi hipotesis itu tidak disetujui. dan gelombang menjadi lebih lambat ketika memasuki medium yang lebih padat. seperti aether. Cahaya ungu terbias dengan sudut paling besar. Teori Partikel Isaac Newton menyatakan dalam Hypothesis of Light pada 1675 bahwa cahaya terdiri dari partikel halus (corpuscles) yang memancar ke semua arah dari sumbernya. Faraday mengusulkan pada tahun 1847 bahwa cahaya adalah getaran elektromagnetik berfrekuensi tinggi yang dapat bertahan walaupun tidak ada medium. Teori tentang cahaya Teori abad ke-10 Ilmuwan Abu Ali Hasan Ibn Al-Haitham (965–sekitar 1040). Teori Gelombang (atau Ray) Christiaan Huygens menyatakan dalam abad ke-17 yang cahaya dipancarkan ke semua arah sebagai ciri-ciri gelombang. menyebut bahwa gelombang cahaya adalah gelombang elektromagnet sehingga tidak memerlukan medium untuk merambat. Teori elektromagnet menunjukkan yang sinar kasat mata adalah sebagian daripada spektrum elektromagnet. Teori gelombang ini menyatakan bahwa gelombang cahaya akan berinterferensi dengan gelombang cahaya yang lain seperti gelombang bunyi (seperti yang disebut oleh Thomas Young pada kurun ke-18). Cahaya merah terbias dengan sudut paling kecil. Teori Kuantum Teori ini di mulai pada abad ke-19 oleh Max Planck. Dia menggunakan kamera lubang jarum sebagai contoh. Dia juga mengembangkan teori Ptolemy tentang refraksi cahaya namun usaha Alhazen tidak dikenal di Eropa sampai pada akhir abad 16. Alhazen menganggap bahwa sinar cahaya adalah kumpulan partikel kecil yang bergerak pada kecepatan tertentu. Suatu hipotesis yang disebut luminiferous aether telah diusulkan. Teori ini diusulkan oleh James Clerk Maxwell pada akhir abad ke-19. Pandangan ini menggantikan teori partikel halus. Pada permukaannya dianggap gelombang cahaya disebarkan melalui kerangka acuan yang tertentu. Warna-warna spektrum dapat digabungkan semula bagi menghasilkan cahaya putih dengan menggunakan dua prisma.Spektrum warna terbentuk karena cahaya yang berlainan warna terbias pada sudut yang berlainan.Ini adalah bukti pertama kalau cahaya berhubungan dengan Elektromagnetisme. Kelemahan teori ini adalah gelombang cahaya seperti gelombang bunyi. Penghargaan Nobel menghadiahkan Planck anugerah fisika pada 1918 untuk kerja-kerjanya . Cahaya lain yang mengenai mata tidak secara tegak lurus tidak dapat dilihat. Teori Elektromagnetik Pada 1845 Faraday menemukan bahwa sudut polarisasi dari sebuah sinar cahaya ketika sinar tersebut masuk melewati material pemolarisasi dapat diubah dengan medan magnet. Teori ini dapat digunakan untuk menerangkan pantulan cahaya. yang menyatakan pada tahun 1900 bahwa sinar cahaya adalah terdiri dari paket (kuantum) tenaga yang dikenal sebagai photon. Kecepatan cahaya yang konstan berdasarkan persamaan Maxwell berlawanan dengan hukumhukum mekanis gerakan yang telah bertahan sejak zaman Galileo. Teknologi penghantaran radio diciptakan berdasarkan teori ini dan masih digunakan. namun hanya satu sinar dari setiap titik yang masuk ke mata secara tegak lurus yang dapat dilihat. menggunakan geometri dan anatomi. dikenal juga sebagai Alhazen. yang menampilkan sebuah citra terbalik. memerlukan medium untuk dihantar. Teori itu menyatakan bahwa setiap titik pada daerah yang tersinari cahaya. mengeluarkan sinar cahaya ke segala arah. tetapi hanya dapat menerangkan pembiasan dengan menganggap cahaya menjadi lebih cepat ketika memasuki medium yang padat tumpat karena daya tarik gravitasi lebih kuat. tetapi teori relativitas khusus menggantikan anggapan ini. dan cahaya dapat dipolarisasikan. mengembangkan teori yang menjelaskan penglihatan. Ini disebabkan oleh karena gelombang tidak diganggu oleh gravitasi. yang menyatakan bahwa segala macam laju adalah relatif terhadap laju sang pengamat.

Roomer mendapati bahwa bulan tersebut mengorbit Saturnus sekali setiap 42-1/2 jam. apabila cahaya melalui objek yang dapat ditembusi cahaya seperti udara.282. Teori Dualitas Partikel-Gelombang Teori ini menggabungkan tiga teori yang sebelumnya. Masalahnya adalah apabila Bumi dan Saturnus berjauhan.792. Perubahan dalam kelajuan cahaya Semua cahaya bergerak pada laju yang terhingga. Kalau cahaya bergerak di dalam vakum. Warna dan Panjang Gelombang . Beliau menciptakan kaedah mengukur kelajuan cahaya. berdasarkan dari karya tulisnya tentang efek fotolistrik. f adalah frekuensi.458 meter per detik (186. Beliau mendapati dan telah mencatatkan pergerakan planet Saturnus dan satu dari bulannya dengan menggunakan teleskop. putaran orbit bulan tersebut kelihatan bertambah. dan hasil penelitian Planck. v adalah kecepatan cahaya. walaupun dia bukannya orang yang pertama memperkenalkan prinsip asas partikel cahaya. Mikel Giovanno Tupan memperbaiki hasil kerja Roemer pada tahun 2008. Teori ini pertama kali dijelaskan oleh Albert Einstein pada awal abad 20. Dalam penggunaan sehari-hari. Walaupun seseorang pemerhati bergerak dia akan senantiasa mendapati laju cahaya adalah c. laju cahaya dalam vakum.000 kilometer/detik. namun. Dia menggunakan cermin berputar untuk mengukur waktu yang diambil cahaya untuk bolak-balik dari Gunung Wilson ke Gunung San Antonio di California. teori tersebut menjelaskan bahwa semua benda mempunyai sifat partikel dan gelombang. jadi v = c. Ini menunjukkan cahaya memerlukan waktu lebih lama untuk samapai ke Bumi. Einstein menunjukkan bahwa energi sebuah foton sebanding dengan frekuensinya.397 mil per detik).796 kilometer/detik. Ukuran jitu menghasilkan kelajuan 299. Dengan ini kelajuan cahaya dapat diperhitungkan dengan menganalisa jarak antara planet pada masa-masa tertentu. Einstein mendapatkan penghargaan Nobel pada tahun 1921 atas karyanya tentang dualitas partikel-gelombang pada foton. Yaitu n=1 dalam vakum dan n>1 di dalam benda lain. air dan kaca. adalah c = 299. dan bahkan sifat-sifat partikel secara umum. dan de Broglie mengikuti jejaknya pada tahun 1929 untuk partikel-partikel yang lain. dan cahaya tersebut mengalami pembiasan. kelajuannya berkurang. Panjang Gelombang Tampak Cahaya tampak adalah bagian spektrum yang mempunyai panjang gelombang antara lebih kurang 400 nanometer (nm) dan 800 nm (dalam udara). Pengukuran awal yang paling baik dilakukan oleh Olaus Roemer (ahli fisika Denmark). Rumus kecepatan-cahaya v = λf.dalam penemuan teori kuantum. Dimana λ adalah panjang gelombang. Sifat partikel dapat lebih mudah dilihat apabila sebuah objek mempunyai massa yang besar. di mana c adalah laju cahaya. jumlah ini dibulatkan menjadi dan 300. Roemer mendapatkan angka kelajuan cahaya sebesar 227.000 kilometer per detik. Pada pada tahun 1924 eksperimen oleh Louis de Broglie menunjukan elektron juga mempunyai sifat dualitas partikel-gelombang. Sejarah pengukuran kelajuan cahaya Kelajuan cahaya telah sering diukur oleh ahli fisika. Kita boleh menerangkan v sebagai di mana n adalah konstan (indeks biasan) yang mana adalah sifat material yang dilalui oleh cahaya. Lebih umum lagi. Ini adalah teori modern yang menjelaskan sifat-sifat cahaya. dan menyatakan bahwa cahaya adalah partikel dan gelombang. dan berbagai macam eksperimen dapat di lakukan untuk membuktikannya. dalam 1676. jadi c = λf.

Cahaya dengan frekuensi di bawah 400 nm dan di atas 700 nm tidak dapat dilihat manusia. Cahaya disebut sebagai sinarultraviolet pada batas frekuensi tinggi dan inframerah (IR atau infrared) pada batas frekuensi rendah.Panjang gelombang yang berbeda-beda diinterpretasikan oleh otak manusia sebagai warna. Ada juga camera yang dapat menangkap sinar Inframerah dan mengubahnya menjadi sinar tampak. lampu air raksa lamps dsb) o api dari gas percepatan dari partikal bebas bermuatan(biasanya sebuah elektron) o radiasi siklotron o Radiasi Bremsstrahlung o Radiasi Cherenkov kemoluminesens floresens fosforescence o tabung sinar katoda bioluminesens sonoluminesens triboluminesens peluruhan radioaktif anihilasi partikel-antipartikel • • • • • • • • • • . Pengukuran Cahaya Berikut kuantitas yang digunakan untuk mengukur cahaya • tingkat keterangan (atau suhu) • iluminasi(SI unit: lux) • flux luminasi (SI unit: lumen) • intensitas luminasi (SI unit: candela) Sumber Cahaya • Radiasi panas (radiasi benda hitam) o bola lampu o matahari o partikel padat bercahaya dalam suhu tinggi(lihat api) emisi spektral atomik o laser dan maser o light emitting diode o lampu gas(lampu neon. sedangkan hewan-hewan lainnya seperti Ular Viper dapat merasakan IR dengan organ khusus. dengan merah adalah panjang gelombang terpanjang (frekuensi paling rendah) hingga ke ungu dengan panjang gelombang terpendek (frekuensi paling tinggi). Beberapa hewan seperti lebah dapat melihat sinar ultraviolet. Walaupun manusia tidak dapat melihat sinar inframerah kulit manusia dapat merasakannya dalam bentuk panas. hall ini dapat menyebabkan kulit terbakar dan kanker kulit. Kamera seperti ini disebut night vision camera Radiasi ultaviolet tidak dirasakan sama sekali oleh manusia kecuali dalam jangka paparan yang lama.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful