BIOLOGI : Laporan Praktikum “Pengaruh Intensitas Cahaya terhadap Kecepatan Tumbuh Kecambah Kacang Hijau”

Posted on August 1, 2010 by niningsyafitri Perbedaan pertumbuhan tanaman di tempat yang terang dan yang gelap yaitu dalam pertumbuhan batangnya. Di tempat gelap, pertumbuhan batangnya lebih cepat tumbuh dibandingkan tanaman di tempat terang karena di tempat gelap tidak ada cahaya yang dapat menghalangi perkembangan auksin sehingga tumbuhan menjadi lebih tinggi, sebaliknya di tempat terang, ada cahaya yang dapat menghalangi perkembangan auksin sehingga tumbuhan menjadi lebih pendek. Akan tetapi, di tempat yang gelap merupakan tempat yang tidak begitu baik untuk pertumbuhan tanaman, sebaliknya di tempat yang teranglah merupakan tempat yang baik untuk pertumbuhan tanaman.

penulis sangat mengharapkan adanya kritik dan saran dari berbagai pihak agar laporan percobaan ini lebih baik dan bermanfaaat. perlu kiranya penulis dengan ketulusan hati mengucapkan terima kasih kepada Bapak Pengajar Mata Pelajaran Biologi kelas XII IA 1 yang telah membimbing penulis dalam menyelesaikan laporan percobaan ini. Oleh karena itu. berbagai hambatan telah penulis alami. Perkembangan adalah peristiwa perubahan biologis menuju kedewasaan tidak dapat dinyatakan dengan ukuran tetapi dengan perubahan bentuk tubuh (metamorfosis) dan tingkat kedewasaan. Oleh karena itu. penulis menyadari pengetahuan dan pengalaman penulis masih sangat terbatas. yang telah membantu menyelesaikan laporan percobaan ini. Adapun penulisan laporan percobaan ini bertujuan untuk menemukan kondisi-kondisi yang diperlukan untuk perkecambahan biji kacang hijau dan mengetahui factor yang mempengaruhi biji kacang hijau untuk berkecambah. Pertumbuhan diartikan sebagai suatu proses pertambahan ukuran atau volume serta jumlah sel secara irreversible. . sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan percobaan berjudul “ Perkecambahan Biji Kacang Hijau “. Tasikmalaya . atau tidak dapat kembali ke bentuk semula. karena prosesnya berjalan bersamaan. Serta akhir kata penulis ucapkan semoga Tuhan YME selalu membalas budi baik anda semua. Namun karena adanya dukungan dan bantuan dari pihak-pihak yang terkait.KATA PENGANTAR Dengan mengucapkan puji syukur atas kehadirat Tuhan YME. Penulis juga berterima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu. terselesaikannya laporan percobaan ini tentu saja bukan karena kemampuan penulis semata-mata. atas segala kebesaran dan limpaha nikmat yang diberikan-Nya. 3 Agustus 2007 Penulis Kelompok 4 Biologi XII IA 1 BAB I PENDAHULUAN 1. Dalam penyusunan laporan percobaan ini.1 Latar Belakang Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua aktifitas kehidupan yang tidak dapat dipisahkan. Sehubungan dengan hal tersebut. Dalam penulisan percobaan ini.

Biji menyerap air dari lingkungan sekelilingnya. Dalam laporan percobaan kali ini kita akan membahas kondisi-kondisi yang diperlukan untuk perkecambahan dan daerah pertumbuhan biji kacang hijau.3 Manfaat Penelitian Manfaat dari penelitian ini antara lain dapat mengetahui efek dari sinar matahari terhadap tumbuhan.4 Rumusan Masalah Periode pertumbuhan pada tumbuhan terjadi sepanjang hidupnya. 1. 1. BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS 2. baik tanah. baik dari tanah maupun dari udara (dalam bentuk uap air ataupun embun). Perkembangan pada tumbuhan diawalai sejak terjadi fertilisasi.1 Teori yang Relevan Pengertian pertumbuhan dan perkembangan Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua proses hidup yang selalu terjadi pada setiap makhluk hidup. Tahapan yang dilalui selama melangsungkan proses tersebut adalah sebagai berikut : . udara. sedangkan perkembangan adalah proses perubahan dalam bentuk. Efek yang terjadi membesarnya ukuran biji karena sel-sel embrio membesar dan biji yang melunak. perkembangan bukan merupakan besaran sehingga tidak dapat diukur. 1. dan akhirnya menjadi sebatang pohon yang kooh atau rumput yang mudah digoyangkan oleh angina. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor dari lingkungan dan faktor dari dalam tubuh organisme. embrio. dan mengetahui kondisi yang diperlukan untuk perkecambahan biji kacang hijau serta mengetahui factor yang mempengaruhi biji kacang hijau tersebut untuk berkecambah. baik efek positif maupun negatif. Kedua istilah tersebut sering diucapkan untuk pengertian yang sama. maupun media lainnya. Berbeda dengan pertumbuhan. Proses pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan diawali dengan aktivitas sintetis bahan mentah (bahan baku) berupa molekul sederhana dan molekul kompleks. Pada proses pertumbuhan selau terjadi peningkatan volume dan bobot tubuh peningkatan jumlah sel dan protoplasma. Padahal pertumbuhan dan perkembangan memiliki pengertian yang berbeda satu sama lain. Nama lain proses perkembangan adalah morfogenesis. Pertumbuhan dapat diartikan sebagai peningkatan ukuran yang bersifat permanent (tetap) dan tidak dapat balik ( Irrevisible).2 Tujuan Penelitian Tujuan dari percobaan ini adalah menemukan kondisi-kondisi yang diperlukan untuk perkecambahan dan mengetahui factor yang mempengaruhi biji kacang hijau untuk berkecambah. Calon Tumbuhan akan berubah bentuk dari sebuah telur yang dibuahi menjadi zigot. Perubahan yang teramati adalah membesarnya ukuran biji yang disebut tahap imbibisi.Perkecambahan diawali dengan penyerapan air dari lingkungan air dari lingkungan sekitar biji.

Testa berfungsi sebagai pelindung kotiledon untuk mencegah kerusakan embrio dan masuknya bakteri atau jamur kedalam biji. dan beberapa jenis enzim. peningkatantersebut biasanya disebabkanoleh penyerapan air kedalam vakuola. yaitu sesuai untuk perkecambahan. Perkecambahan Perkecambahan adalah proses pertumbuhan embrio dan komponen-komponen biji yang . Kotiledon berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan dan perkecambahan (germinasi). cadangan makanan. Pada sel tumbuhan. yaityu¬ perkembangan sel anak yang telah mencapai ukuran tertentu menjadi bentukkhusus (terspesialisasi) melalui proses diferensiasi. Embrio terdiri atas radikula (yang akan tumbuh menjadi akar) dan planula ( yang akan tumbuh menjadi kecambah). Dormansi biji sangat bermanfaat pada kondisi tidak nyaman (suasana ekstrem. Pada saat biji terbentuk. Sebutir biji mengandung satu embrio. sedangkan sel yang lain menjadi bahan awal dari jaringan suspensor.¬ ¬ Tahap Pembesaran sel. Biji mengandung potensi yang dibutuhkan untuk tumbuh menjadi individu yang baru. yaitu meristem apical ujung (terminal) dan meristem apical aka. Kotiledon dikelilingi oleh bahan yang kuat. Biji memiliki kandungan air yang sangat sedikit. yaitu pembesaran atau peningkatan volume sel anak. Sel-sel aleuron menyintesis enzim a-milase. yaitu saat bakal biji telah menjadi biji matang. kedua massa sel tersebut berkembang menjadi daerah pertumbuhan batang dan akar. Cadangan Makanan bagi embrio tersimpan dalam kotiledon yang didalamnya terkandung pati. Testa memiliki sebuah lubang kecil. Biji tersebut tetap. Pada akhirnya terbentuk jaringan. Salah satu dari dua sel yang berasal dari mitosis zigot akan berkembang menjadi embrio asli. Tahap diferensiasi sel. sangat dingin atau kering) karena struktur biji yang kuat akan melindungi embrio agar tetap bertahan hidup./ Di dalam biji yang matang. Massa sel tersebut berkembang menjadi jaringan primer dan akhirnya membentuk seluruh jaringan utama tumbuhan dewasa. Perkembangan Embrio Embrio berkembang didalam biji. Pada kutub embrio ditemukan dua massa sel yang belum terdiferensiasi. misalnya embrio. Akibat ketiadaan air. yaitu sel induk membelah menjadi beberapa sel anak. termasuk kotiledon. dan calondaun (calon akar).Tahap pembelahan sel. biji tidak dapat melangsungkan proses metabolisme sehingga menjadi tidak aktif (dorman). zigot mengalami rangakian pembelahan sel. dan individu. Setelah biji berkecambah. protein. Embrio didalam bakal biji )ovulum) berkembang menjadi massa bulat yang mengandung ratusan sel. Didekat mikropil terdapat hilum yang menggabungkan kulit kotiledon. organ. Pertumbuhan dan Perkembagan Awal Pertumbuhan awal tumbuhan berbiji dimulai dari biji. yang disebut testa. air di dalamnya dikeluarkan sehingga biji mengalami dehidrasi. Enzim tersebut dapat mengubah cadangan zat pati didalam endosperma menjadi gula yang dapat digunakan oleh embrio. disebut mikropil. Setelah fertilisasi. endosperma makanan telah terdiferensiasi menjadi lapisan terluar sel (aleuron) dan massa sel terdalam bertepung. Perkembangan embrio terhenti stelah mencapai taqhapan tertentu. Sel-sel tersebut berada dalam kondisi dorman ketika biji pada masa dorminasi.

Asalm amino digunakan untuk membuat molekul protein baru bagi membrane sel dan sitoplasma. Pada epigeal hipokotillah yang tumbuh memanjang. terdapat di bagian ujung akar. Perkecambahan tipe ini misalnya terjadi pada kacang hijau dan jarak. Pembengkakan tersebut pada akhirnya menyebabkan pecahnya testa. Setelah beberapa hari. Sel-sel di daerah ini aktif membelah (bersifat meristematik)¬ ¬ Daerah perpanjangan sel. yaitu bahan untuk membuat dinding sel bagi sel-sel yang baru. terletak di belakang daerah pembelahan. Pertumbuhan primer dapat diukur secara kuantitatif yaitu dengan menggunakan alat auksanometer . Semua proses tersebut memerlukan energi. lipase. Tahapan perkecambahan Perkembangan bij berhubungan dengan aspek kimiawi.memiliki kemampuan untuk tumbuh secara normal menjadi tumbuhan baru. dan karbohidrase) dan hormone pada kotiledon atau endosperma oleh adanya air. Komponen biji tersebut adalah bagian kecambah yang terdapat didalam biji. sekresi hormon dan enzim. misalnya radikula dan plumula. serta asimilasi (fotosintetis). plumula tumbuh di atas permukaan tanah. Hipogeal adalah pertumbuhan memanjang dari epikotil yang meyebabkan plumula keluar menembus kulit biji dan muncul di atas tanah. Tipe Perkecambahan Berdasarkan posisi kotiledon dalam proses perkecambahan dikenal perkecambahan hipogeal dan epigeal. Kotiledon relatif tetap posisinya. Air yang masuk kedalam kotiledon membengkak. Enzim protease segera bekerja mengubah molekul protein menjadi asam amino. Pertumbuhan primer pada ujung akar dan ujung batang dapat dibedakan menjadi 3 daerah yaitu: Daerah pembelahan sel. Awal perkembangan disahului aktifnya enzim hidrolase (protease. Pemecahan glukosa yang berasal dari timbunan pati menyebabkan biji kehilangan bobotnya. merupakan daerah yang sel-selnya berdiferensiasi menjadi selsel yang mempunyai fungsi dan struktur khusus. akibatnya kotiledon dan plumula terdorong ke permukaan tanah. antara lain imbibisi. Proses tersebut meliputi beberapa tahapan. hidrolisis cadangan makanan. Bahan makanan terlarut berupa maltosa dan asam amino akan berdifusi ke embrio. Contoh tipe ini terjadi pada kacang kapri dan jagung. Sel-sel di daerah inimemiliki kemampuan untuk membesar dan memanjang. ¬ Daerah diferensiasi sel. pengiriman bahan makanan terlarut dan hormone ke daerah titik tumbuh atau daerah lainnya. Daun pertama membuka dan mulai melakukan fotosintesis. . Biji memperoleh energi melalui pemecahan glukosa saat proses respirasi. Timbunan pati di uraikan menjadi maltosa kemudian menjadi glukosa. Macam-Macam Pertumbuhan Pada Tumbuhan 1. Proses penyerapan cairan pada biji (imbibisi) terjadi melalui mikropil. Pengetahuan tentang hal ini dipakai oleh para ahli agronomi untuk memperkirakan kedalaman tanam. Sebagian glukosa akan diubah menjadi selulosa. Pertumbuhan primer adalah pertumbuhan yang memanjang baik yang terjadi pada ujung akar maupun ujung batang.

Air dan mineral •2. air juga merupakan salah satu factor yang mempengaruhi pertumbuhan biji kacang hijau. proses perkecambahan yang diletaan di tempat yang gelap akan menyebabkan terjadinya etiolasi. Biji kacang hijau tidak dapat¬ tumbuh dengan baik apabila terjadi pencampuran Sodium hidroksida dengan larutan pirogalol dsertai kurangnya oksigen. Selain itu. Pengaruh Cahaya pada pertumbuhan Tumbuhan Cahaya bermanfaat bagi tumbuhan terutama sebagai energi yang nantinya digunakan untuk proses fotosintesis. Beberapa faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan adalah sebagai berikut: •1. Faktor eksternal/lingkungan: faktor ini merupakan faktor luar yang erat sekali hubungannya dengan proses pertumbuhan dan perkembangan. BAB III METODE PENELITIAN 3.2. Faktor internal : faktor yang melibatkan hormon dan gen yang akan mengontrol pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Sehingga.1 Metode Penelitian Metode penelitian dilakukan dengan cara eksperimen.Suhu •4. Pertumbuhan sekunder adalah pertumbuhan yang dapat menambah diameter batang.2 Hipotesis ¬ Biji kacang hijau dapat tumbuh dengan baik apabila disimpan di tempat yang sedikit cahaya atau gelap dan pada ruangan dengan suhu hangat. Faktor-faktor yang mempengaruhi Pertumbuhan pada tumbuhan 1. Pertumbuhan sekunder merupakan aktivitas sel-sel meristem sekunder yaitu kambium dan kambium gabus. Cahaya juga berperan dalam proses pembentukan klorofil. antara lain : Alat dan Bahan : Lima tabung reaksi Lemari Kulkas atau lemari pendingin Cara Kerja : 1.Cahaya 2. Pertumbuhan ini dijumpai pada tumbuhan dikotil. 2.Kelembaban. Akan tetapi cahaya dapat bersifat sebagai penghambat (inhibitor) pada proses pertumbuhan. hal ini terjadi karena cahaya dapat memacu difusi auksin ke bagian yang tidak terkena cahaya. Susunlah lima tabung reaksi . •3.

3. Masukkanlah tabung C disalam tempat yang hangat di dalam lemari yang gelap. tanggal 30 Juli 2009 sampai dengan hari Senin.¬ 5. diatas kawat kasa diberi kapas basah dan biji kacang. diatas kawat kassa diberi kapas basah dan biji kacang. Tempatkan tabung A. 3. Tabung diletakkan ditempat yang hangat terkena cahaya.¬ ¬ Tabung D: berisi larutan sodium hidroksida yang mengandung pirogalol. Masukkanlah data hasil percobaan kalian kedalam table yang menunjukkan kondisi iji didalam setiap tabung. 3.5 Objek Penelitian Objek Penelitian adalah berupa Biji kacang hijau yang masih segar. tanggal 3 Agustus 2009. Tabung B: seperti tabung A.3 Waktu Penelitian Penelitian ini mulai dilaksanakan pada hari Kamis. Lamanya penelitian berlangsung selama lima hari.4 Biaya yang dibutuhkan Biaya yang dibutuhkan untuk melakukan penelitian antara lain : Kacang hijau : Rp 1500.00 3. Biarkanlah tabung-tabung tersebut dalam beberapa hari kemudia pelajarilah untuk melihat biji-biji tersebut berkecambah atau tidak. Tabung diletakkan ditempat yang hangat terkena cahaya. 6. Tabung E: diatas kawat kasa diberi kapas kering dan biji kacang. kemudian diletakkan ditempat yang hangat terkena cahaya.¬ Tabung C : seperti tabung A kemudian diletakkan ditempat yang gelap dan hangat. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. Keterangan : ¬ Tabung A: berisi air. D. kemudian diletakkan ditempat yang gelap dan dingin.2.2 Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Laboraturium Biologi Kampus SMA Negeri 2 Tasikmalaya dan sebagian dilaksanakan dirumah untuk percobaan kacang hijau yang disimpan di lemari es.1 Hasil Penelitian Tabel Hasil Pengamatan Kondisi Tabung ABCDE      Air . Masukkanlah tabung B didalam lemari pendingin 4.00 Kapas : Rp 1000. dan E ditempat hangat di laboraturium yang terkena cahaya 3.

Pada tabung C • Pertumbuhan biji kacang hijau mengalami pertumbuhan dari hari ke harinya hingga mencapai lebih dari 8 cm. • Hari pertama 2 biji berubah warna kekuning-kuningan • Hari kedua 3 biji berubah warna kekuning-kuningan • Hari ketiga berubah jadi kecoklatan • Hari terakhir air dan kacang beruah warna • Hal ini disebabkan karena kekurangan oksigen dan campuran larutan Sodium hidroksida dan pirogalol. Pada tabung B • Disimpan di tempat yang gelap dan dingin tidak terjadi pertumbuhan • kondisi biji kacang hijau tetap segar dan terjadi penguapan. • biji kacang hijau mengembang • biji kacang hijau tetap • Warna air normal dan warna kapas kehijau-hijauan di akhir penelitian • Mungkin jika penelitian itu dilanjutkan biji kacang hijau akan membesar bahkan tumbuh. 4. Biji kacang hijau tersebut dari hari ke hari mengalami perubahan warna sampai pada akhir penelitian menjadi kuning kecoklatan dan kondisi airnya pun berubah warna menjadi kuning kecoklatan seperti yang terjadi pada biji kacang hajau tersebut. Sehingga hal ini akan menyebabkan ujung tanaman tersebut cenderung mengikuti arah sinar matahari atau yang disebut dengan fototropisme. Pada tabung E. Untuk membedakan tanaman yang memiliki hormone yang banyak atau sedikit qita harus . • Kondisi biji kacang hijau tidak mengalami perubahan sedikit apa pun. • Semua bji tumbuh menjadi kecambah • Warna kapas kekuning-kuningan • Air habis Pada tabung D • Tidak terjadi pertumbuhan.Hangat Oksigen Cahaya Biji Berkecambah Berdasarkan penelitiaan yang telah dilakukan. Pada tabung A • Terjadi pertumbuhan 1 (satu) biji kacang hijau sebesar 2 mm di akhir penelitian • biji kacang hijau mati • biji kacang hijau tetap • Warna air dan kapas tetap.2 Pembahasan Tumbuhan yang pada salah satu sisinya disinari oleh matahari maka pertumbuhannya akan lambat karena jika auksin dihambat oleh matahari tetapi sisi tumbuhan yang tidak disinari oleh cahaya matahari pertumbuhannya sangat cepat karena kerja auksin tidak dihambat.

temperatur. kematangan embrio. Cahaya Cahaya merupakan factor pengendali pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan terutama berperan dalam proses berlangsungnya fotosintesis. Menurut leteratur perkecambahan di pengaruhi oleh hormon auxin . BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5. 2. Faktor-faktor yang menyebabkan dormansi pada biji dapat dikelompokkan dalam: (a) faktor lingkungan eksternal. (c) faktor waktu. Derajat dominansi apikal ditentukan oleh umur fisiologis tumbuhan tersebut. kelembapan. melarutkan cadangan makanan. jika melakukan perkecambahan di tempat yang gelap maka akan tumbuh lebih cepat namun bengkok. sedangkan untuk tanaman yang diletakkan ditempat yang terang tingkat pertumbuhannya sedikit lebih lambat dibandingkan dengan tanaman yang diletakkan ditempat gelap. dan rendahnya zat perangsang tumbuh. dan hormon. dan air.hal ini disebabkan karena kerja hormon auksin tidak dihambat oleh sinar matahari. hal ini disebabkan karena kerja hormon auksin dihambat oleh sinar matahari. hilangnya inhibitor. sedangkan untuk tanaman yang diletakkan ditempat yang terang dan gelap diantaranya : Untuk tanaman yang diletakkan ditempat yang gelap pertumbuhan tanamannya sangat cepat selain itu tekstur dari batangnya sangat lemah dan cenderung warnanya pucat kekuningan. (b) faktor internal. hal itu juga di sebabkan pengaruh hormon auxin yang aktif secara merata ketika terkena cahaya. Sedangkan di tempat yang perkecambahan akan terjadi relatif lebih lama. adanya inhibitor. Banyak faktor yang mepengaruhi pertumbuhan di antaranya adalah faktor genetik untuk internal dan faktor eksternal terdiri dari cahaya. yaitu waktu setelah pematangan. Dormansi pada biji dapat dipatahkan dengan perlakuan mekanis. dan bahan kimia. suhu. walaupun faktor yang lain ikut mempengaruhi. dan hormone ke daerah meristematik (titik tumbuh) serta brsama dengan hormone membangun pemanjangan dan pengembangan sel. hal itu disebabkan karena hormon auxin sangat peka terhadap cahaya. sarana transportasi makanan terlarut. jika pertumbuhannya kurang merata. dan sintesis zat perangsang tumbuh.1 Kesimpulan Faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan biji kacang hijau adalah : 1. temperatur. Sehingga di hasilkan tumbuhan yang normal atau lurus menjulur ke atas . Air Berfungsi untuk melunakan kulit biji. seperti kulit biji. yaitu proses perkecambahan fisiologis dan proses perkecambahan morfologis. cahaya.mengetahui bentuk anatomi dan fisiologi pada tanaman sehingga kita lebih mudah untuk mengetahuinya. 3.tetapi tekstur batangnya sangat kuat dan juga warnanya segar kehijauan. Suhu . Sedangkan dormansi yang terjadi pada tunas-tunas lateral merupakan pengaruh korelatif dimana ujung batang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bagian tumbuhan lainnya yang dikenal dengan dominansi apikal. Untuk proses perkecambahan banyak di pengaruhi oleh faktor cahaya dan hormon. air. Proses perkecambahan dalam biji dapat dibedakan menjadi dua macam. seperti cahaya.

blogspot. Kodisi kapas dan air harus steril DAFTAR PUSTAKA • Sudjadi.kamusilmiah.. 3. Sehingga kesalahan pengamatan lebih dapat dimaksimalkan. http:// catatanzhamal. N.yahoo. Sebelum penanaman. Pola Pertumbuhan Tanaman. Jadi sebaiknya perendaman lebih dimaksimalkan agar dapat berhasil memecahkan dormansi biji yang akan ditanam.com/ • Soerga.com • www.com/ • www. Memilih biji kacang yang masih segar sehingga dapat memaksimalkan hasil penelitian.com • id. • Zhamal. Siti. terlebih dahulu dilakukan perendaman untuk memcah dormansi biji itu sendiri.co. 5.trubus-online. BIOLOGI 3A Sains dalam kehidupan.answers. Sehubungan dengan perkecambahan proses imbibisi berlangsung lebih cepat pada suhu yang lebih tinggi. B dan Laila. Pengaruh Cahaya Terhadap Pertumbuhan Biji Kacang Hijau.wordpress. Surabaya :Yudhistira.id .2 Saran 1.Suhu berperan dalam mengontrol perkecambahan dan pertumbnuhan vegetatif. http://soearga. 2007. 2008. 2009. 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful