P. 1
Pengertian Zuhud Dalam Islam

Pengertian Zuhud Dalam Islam

|Views: 127|Likes:

More info:

Published by: Arief Alexziuz Xaveriuz on Nov 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/30/2012

pdf

text

original

D I S U S U N OLEH: Nama : fatin fahira Kelas : VIII.

I Tugas : agama

Zuhud .Pengertian Zuhud Dalam Islam A.

Namun ada yang berpendapat bahwa zuhud bukan berarti semata-mata tidak mau memiliki harta benda dan tidak suka mengenyam nikmat . Meninggalkan sesuatu karena menginginkan sesuatu yang lebih baik dari padanya 2. Ada 3 tingkatan zuhud yaitu: 1. 2. Menurut istilah zuhud adalah berpaling dan meninggalkan sesuatu yang disayangi yang bersifat material atau kemewahan duniawi dengan mengharap dan menginginkan sesuatu wujud yang lebih baik dan bersifat spiritual atau kebahagiaan akherat. (menurut Abu Nasr As Sarraj At Tusi) Menurut AI Gazali membagi zuhud juga dalam tiga tingkatan yaitu: 1. 3. karena dunia hanya melalaikan orang dari mengingat Allah. Meninggalkan segala sesuatu selain Allah karena terlalu mencintai-Nya Dalam keterangan di atas dapat disimpulkan pandangan bahwa harta benda adalah se’suatu yang harus dihindari karena dianggap dapat memalingkan hati. Tingkat Alim Muyaqqin yaitu orang yang tidak lagi memandang dunia ini mempunyai nilai. dari mengingat tujuan perjalanan sufi yaitu Allah. Tingkat Mubtadi’ (tingkat pemula) yaitu orang yang tidak memiliki sesuatu dan hatinya pun tidak ingin memilikinya. Meninggalkan keduniaan karena mengharap sesuatu yang bersifat keakheratan 3. Tingkat Mutahaqqiq yaitu orang yang bersikap tidak mau mengambil keuntungan pribadi dari harta benda duniawi karena ia tahu dunia ini tidak mendatangkan keuntungan baginya.Arti kata zuhud adalah tidak ingin kepada sesuatu dengan meninggalkannya.

tetapi sebenarnya adalah kondisi mental yang tidak mau terpengaruh oleh harta dan kesenangan duniawi dalam mengabdikan diri kepada Allah. harta-benda. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. Yang dimaksud sekadar permainan adalah sesuatu yang tiada bermanfaat dan melalaikan. Hal ini sebagaimana peringatan Allah tentang kehidupan dunia yang penuh dengan fatamorgana dan berbagai keindahan yang melalaikan dari hakikat kehidupan yang sebenarnya. perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak. dan orang-orang yang terfitnah dengan dunia menjadikannya sebagai perhiasannya dan tempat untuk saling bermegah-megahan dengan kenikmatan yang ada padanya berupa anak-anak. Ayat ini juga menunjukkan bahwa dunia adalah perhiasan. Sedangkan segala apa yang ada di sisi Allah . Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaanNya. kedudukan dan yang lainnya sehingga lalai dan tidak beramal untuk akhiratnya. Al-Hadid: 20) Ayat ini menunjukkan bahwa kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang menipu.duniawi. bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan. kering dan pada akhirnya mati. dan sekadar permainan. kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. yang pasti pada saatnya akan punah dan binasa. seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani. Maka barangsiapa mengambil pelajaran dari permisalan yang disebutkan di atas.” (QS. Allah menyerupakan kehancuran dunia dan kefanaannya yang begitu cepat dengan hujan yang turun ke permukaan bumi. Kata zuhud sering disebut-sebut ketika kita mendengar nasehat dan seruan agar mengekang ketamakan terhadap dunia dan mengejar kenikmatannya yang fana dan pasti sirna. dan agar jangan melupakan kehidupan akhirat yang hakiki setelah kematian. Ia menumbuhkan tanaman yang menghijau lalu kemudian berubah menjadi layu. “Ketahuilah. Demikianlah kenikmatan dunia. Allah berfirman. akan mengetahui bahwa dunia ibarat es yang semakin lama semakin mencair dan pada akhirnya akan hilang dan sirna. batil.

Definisi Zuhud Banyak sekali penjelasan ulama tentang makna zuhud. Bagi seorang hamba yang zuhud. Makna secara istilah: Ibnu Taimiyah mengatakan – sebagaimana dinukil oleh muridnya. Keadaanmu antara ketika tertimpa musibah dan tidak adalah sama saja. Hal ini timbul dari keyakinannya yang kuat dan lurus terhadap kekuasaan Allah. Dalam bahasa Arab terdapat ungkapan “syaiun zahidun” yang berarti “sesuatu yang rendah dan hina”.adalah lebih kekal. Ibnu al-Qayyim – bahwa zuhud adalah meninggalkan apa yang tidak bermanfaat demi kehidupan akhirat. Di sini akan disampaikan sebagian dari pendapat tersebut. akan tetapi zuhud di dunia adalah engkau lebih mempercayai apa yang ada di tangan Allah daripada apa yang ada di tanganmu. sebagaimana sama saja di matamu antara orang yang memujimu dengan yang mencelamu dalam kebenaran. Abu Hazim az-Zahid pernah ditanya. Umumnya mengarah kepada makna yang hampir sama. Di sini zuhud ditafsirkan dengan tiga perkara yang semuanya berkaitan dengan perbuatan hati: 1. “Berupa apakah . Makna secara bahasa: Zuhud menurut bahasa berarti berpaling dari sesuatu karena hinanya sesuatu tersebut dan karena (seseorang) tidak memerlukannya. Apabila seseorang mengetahui dengan yakin akan perbedaan antara dunia dan akhirat dan dapat membandingkan keduanya. maka akan timbul tekad yang kuat untuk menggapai kebahagian dunia akhirat. apa yang ada di sisi Allah lebih dia percayai daripada apa yang ada di tangannya sendiri. Al-Hasan Al-Bashri menyatakan bahwa zuhud itu bukanlah mengharamkan yang halal atau menyia-nyiakan harta. dan akhirat itu lebih baik dan utama sebagaimana lebih indah dan kekalnya permata dibandingkan dengan es.

“Dua macam. Jadi. baik itu kehilangan harta.” 2. Ia jadikan dunia (hanya) di tangannya. dan tidak pernah mengharapkan apa yang ada di tangan manusia. atau bisa jadi dia melakukan kebatilan karena mengharapkan pujian. “Engkau tidak takut miskin?” Beliau menjawab.hartamu?” Beliau menjawab. berarti menunjukkan bahwa kedudukan makhluk di hatinya adalah rendah. dan hatinya dipenuhi dengan rasa cinta kepada kebenaran. kematian anak atau yang lainnya. bumi serta apa yang berada di antara keduanya.” Kemudian beliau ditanya lagi. sementara hatinya dipenuhi rasa cinta kepada Allah dan akhirat. Baginya orang yang memuji atau yang mencelanya ketika ia berada di atas kebenaran adalah sama saja. sedangkan Rabb-ku adalah pemilik langit. teladan bagi orang-orang yang zuhud. Hal ini juga timbul karena keyakinannya yang sempurna kepada Allah. Lihatlah Nabi. apabila seorang hamba telah menganggap sama kedudukan antara orang yang memuji atau yang mencelanya. Semuanya ini tidaklah mengeluarkan mereka dari hakekat zuhud yang sebenarnya. maka dia akan lebih memilih pujian daripada celaan. Zuhud bukan berarti meninggalkan dunia secara total dan menjauhinya. sebagai seorang penguasa mempunyai kekuasaan yang luas sebagaimana yang disebutkan oleh Allah dalam Al-Qur’an. Hakekat zuhud itu berada di dalam hati. “(Mengapa) aku harus takut miskin. Aku tidak pernah takut miskin karena percaya kepada Allah. dia lebih mengharapkan pahala karenanya daripada mengharapkan kembalinya harta atau anaknya tersebut. Para Shahabat. yang di antara mereka ada yang kaya raya. yaitu dengan keluarnya rasa cinta dan ketamakan terhadap dunia dari hati seorang hamba. juga mempunyai istri-istri dan harta kekayaan. 3. Apabila terkena musibah. Demikian juga Nabi Dawud dan Nabi Sulaiman. Tingkatan Zuhud . beliau mempunyai sembilan istri. Hal itu akan mendorongnya untuk meninggalkan kebenaran karena khawatir dicela atau dijauhi (oleh manusia). Karena kalau seseorang menganggap dunia itu besar.

dan ia pun dapat masuk (ke istana) untuk menemui sang Raja dan mendapatkan kedekatan darinya. meskipun ada kecenderungan kepadanya.Ada beberapa tingkatan zuhud sesuai dengan keadaan setiap orang yang melakukannya. yang menghalangi manusia untuk masuk ke dalamnya. Hal-Hal yang Mendorong untuk Hidup Zuhud 1. . yang besar maupun yang kecil. akan tetapi ia berusaha melawan dan mencegahnya. yaitu: 1. Ingat! betapa dahsyatnya peristiwa datangnya hari kiamat kelak. Orang yang zuhud dan meninggalkan dunia dengan hati yang lapang. lalu ia melemparkan sepotong roti ke arah anjing tersebut sehingga membuat anjing tersebut sibuk (dengan roti tadi). Orang yang meninggalkan dunia dengan suka rela. sementara pintu tersebut dalam keadaan terbuka. karena di matanya dunia itu rendah dan hina. maka barangsiapa meninggalkannya niscaya akan memperoleh kedekatan dari Allah. hati condong kepadanya dan selalu menoleh ke arahnya. Hal itu akan membuat kecintaannya terhadap dunia dan kelezatannya menjadi hilang dalam hatinya. Ia tidak melihat bahwa dirinya meninggalkan sesuatu apapun. kemudian meninggalkannya dan merasa cukup dengan hidup sederhana. bagaikan orang yang meninggalkan uang satu dirham untuk mendapatkan uang dua dirham (maksudnya balasan akhirat itu lebih besar daripada balasan dunia). sementara ia menghendaki (dunia tersebut). Keimanan yang kuat dan selalu ingat bagaimana ia berdiri di hadapan Allah pada hari kiamat guna mempertanggung-jawabkan segala amalnya. Anjing di sini diumpamakan sebagai syaitan yang berdiri di depan pintu (kerajaan/surga) Allah. Dan ia meninggalkan dunia tersebut (untuk akhirat). Orang seperti ini bagaikan seseorang yang hendak masuk ke istana raja. 3. Adapun roti diumpamakan sebagai dunia. terhalangi oleh anjing yang menjaga pintu. yang tampak ataupun yang tersembunyi. Berusaha untuk hidup zuhud di dunia. 2.

“Adapun orang yang melampaui batas. dimana dia akan ditanya tentang kenikmatan dunia yang telah ia peroleh.” (QS. dan kadang-kadang terpaksa harus bergaul dengan orangorang yang berperangai jahat dan buruk. dan lebih mengutamakan kehidupan dunia. Berbeda halnya jika menyibukkan diri dengan berbagai macam ibadah. Allah mencela orang-orang yang mengutamakan kehidupan dunia yang fana ini daripada kehidupan akhirat.2. At-Takaatsur: 6) Perasaan seperti ini akan mendorong seorang hamba untuk hidup zuhud. mendorong seorang yang beriman untuk tidak terlalu bergantung kepada dunia dan lebih mengharapkan akhirat yang lebih baik dan lebih kekal. . 4. permainaan dan kesia-siaan belaka.” (QS. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal. jiwa menjadi tentram dan hati merasa sejuk. “Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megahmegahkan di dunia itu). menerima takdir Allah dengan tulus dan sabar. mengorbankan tenaga dan pikiran yang sangat banyak. Dunia hanya akan didapatkan dengan susah payah dan kerja keras. Al-A’laa: 16-17) Semua dalil-dalil. 3. sebagaimana firman Allah. sebagaimana dalam firman-Nya. maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya).” (QS. baik dari Al-Qur’an maupun as-Sunnah. Dua hal di atas jelas berbeda dan (setiap orang) tentu akan memilih yang lebih baik dan kekal. dan membuat seseorang merasa jauh dari kedudukan yang tinggi di akhirat kelak. Dunia hanyalah tipu daya. Merenungkan ayat-ayat Al-Qur’an yang banyak menyebutkan tentang kehinaan dan kerendahan dunia serta kenikmatannya yang menipu (manusia). “Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi. Merasakan bahwa dunia itu membuat hati terganggu dalam berhubungan dengan Allah. An-Naaziat: 37-39) Dalam ayat yang lainnya Allah berfirman. ditambah akan menerima balasan di akhirat.

(menghalangi masuk) Masjidilharam dan mengusir penduduknya dari sekitarnya. “Mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan Haram. Allah berfirman. maka termasuk salah satu jenis ibadah dan ketaatan. yaitu meninggalkan segala sesuatu yang tidak bermanfaat demi menggapai kehidupan akhirat.Zuhud yang Bermanfaat dan Sesuai Dengan Syariat Zuhud yang disyariatkan dan bermanfaat bagi orang yang menjalaninya adalah zuhud yang dicintai oleh Allah dan rasul-Nya. kafir kepada Allah. “Carilah apa yang bermanfaat bagi dirimu dan mintalah pertolongan kepada Allah dan jangan lemah.’” (QS. Dan semua yang menghalangi hal ini adalah perkara yang mendatangkan kemudharatan dan tidak bermanfaat. Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh. ‘Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar. meninggalkan amar ma’ruf nahi munkar. tetapi menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sehingga berpaling dari sesuatu yang bermanfaat merupakan kejahilan dan kesesatan sebagaimana sabda Nabi. Pada akhirnya. Al-Baqarah: 217) . memakan sesuatu yang dapat merusak akalnya sehingga tidak mampu menjalankan kewajiban. Yang paling berguna bagi seorang hamba adalah mengikhlaskan seluruh amalnya karena Allah.” (HR. orang-orang kafir dan orang-orang jahat mampu menguasai negeri mereka dikarenakan meninggalkan jihad dan amar ma’ruf -tanpa ada maslahat yang nyata-. Muslim hadits no. 4816) Yang bermanfaat bagi seorang hamba adalah beribadah kepada Allah. menjalankan ketaatan kepada-Nya dan kepada rasul-Nya. meninggalkan sesuatu yang merupakan kebutuhannya seperti makan dan minum. Orang yang tidak memperhatikan segala yang dicintai dan dibenci oleh Allah dan rasul-Nya akan banyak menyia-nyiakan kewajiban dan jatuh ke dalam perkara yang diharamkan. Adapun sesuatu yang memberi manfaat bagi kehidupan akhirat dan membantu untuk menggapainya. Katakanlah. lebih besar (dosanya) di sisi Allah. meningalkan jihad di jalan Allah karena dianggap mengganggu dan merugikan orang lain.

Karena ia menganiaya hati dan membutakannya. akan tetapi fitnah yang ditimbulkan oleh kekufuran. Orang seperti ini adalah jahil.Allah menjelaskan dalam ayat ini. Muslim hadits no. dan jika kalian menyembelih maka sembelihlah dengan baik. Seumpama orang yang tidak mau menyembelih hewan dengan dalih bahwa perbuatan tersebut termasuk aniaya terhadap hewan. dijadikan sebagai kendaraan atau yang lainya. menjauhkan manusia dari agama Allah. hendaklah salah seorang diantara kalian menajamkan pisaunya dan menyenangkan sembelihannya. 3615) Zuhud yang Bid’ah dan Menyelisihi Syari’at Zuhud yang menyelisihi Sunnah tidak ada kebaikan sama sekali di dalamnya. Manusia lebih sempurna dari hewan. kezaliman dan berkuasanya mereka (orang-orang kafir) lebih berbahaya dari membunuh jiwa. Sehingga menghindari keburukan yang lebih besar dengan melakukan keburukan yang lebih ringan adalah lebih diutamakan. “Sesungguhnya Allah telah mewajibkan berbuat baik atas segala sesuatu. karena hewan tersebut pasti akan mati. dan suatu kebaikan tidak mungkin bisa sempurna untuk manusia kecuali dengan memanfaatkannya. maka jikalau kalian membunuh. baik untuk dimakan. merendahkan kemuliaan seseorang serta menjadikan seorang hamba menyembah kepada selain Allah. walaupun membunuh jiwa itu merupakan keburukan. Yang dilarang oleh Nabi adalah menyiksanya dan tidak menunaikan hak-haknya yang telah tetapkan oleh Allah. Berikut ini beberapa perkataan para penyeru zuhud yang menyelisihi petunjuk Nabi. Disembelihnya hewan tersebut untuk kepentingan manusia adalah lebih baik daripada mati tanpa mendatangkan manfaat bagi seorang pun. membuat agama menjadi buruk dan hilang nilai-nilai kebaikannya yang diridhai oleh Allah bagi hamba-hamba-Nya. dan memberi kesempatan bagi musuh-musuh Islam untuk menguasai mereka. menghancurkan peradaban. . bunuhlah dengan baik.” (HR. Nabi bersabda.

220. maka dia telah bersandar kepada dunia. VI/117) Beliau juga memerintahkan kaum muslimin menuntut ilmu. yaitu dengan bekerja. Bukhari. “Wahai para pemuda. Sesungguhnya nabi Allah. maka hendaklah dia menikah.Perkataan Junaid.” (Kitab Al-Futuhat Al-Makiyah. “Jika seseorang telah menuntut ilmu. Sesungguhnya pernikahan itu dapat menjaga pandangan mata dan menjaga kehormatan. 3808 karya Al-Bani) . Sedangkan untuk yang tidak mampu. Bukhari. mencari ilmu. Padahal telah dimaklumi bahwa semua peradaban di dunia ini tidak mungkin tegak dan berkembang kecuali dengan tiga perkara.” (HR. dan menikah. salah seorang penyeru zuhud yang menyelisihi syariat. “Menuntut ilmu adalah kewajiban setiap muslim. baik ilmu agama maupun dunia. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.” (Ibnu Majah hadits no. dan menikah demi meneruskan keturunan manusia. lihat Kitab Al-Jami’ As-Shahih no. sebagaimana sabdanya. pergi mencari rezeki atau menikah. barangsiapa di antara kalian yang telah mempunyai kemampuan (lahir dan batin) untuk menikah. kitab karya Junaid). Hadist Sahih. “Saya senang kalau seorang pemula dalam kezuhudan tidak menyibukkan diri dengan tiga perkara agar tidak berubah keadaannya. Dan lebih aku senangi jika seorang sufi tidak membaca dan menulis agar niatnya lebih terarah. yaitu bekerja untuk mendapatkan rezeki. Dawud. Rasulullah sendiri telah memerintahkan kita bekerja mencari rezeki sebagaimana dalam sabda beliau. hendaklah berpuasa karena puasa itu dapat menjaganya (yaitu benteng nafsu). III/8 hadits no. 1/37). Perkataan Abu Sulaiman ad-Darani. 1930) Dan Rasulullah telah memerintahkan umatnya untuk menikah. makan dari hasil kerja tangannya.” (HR. menuntut ilmu hadist.” (Kitab Quatul-Qulub 3/135. “Tidaklah seseorang memakan makanan yang lebih baik daripada hasil kerja tangannya sendiri.

hilangnya agama. merasa cukup dengan ilmu duniawi yang mereka ambil dari musuh-musuh mereka dalam berbagai macam aspek kehidupan. yang semuanya berujung kepada kebinasaan. mereka berdiri di atas kaki mereka. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan ridha-Nya kepada mereka. akhlak. Tidaklah mereka itu merasa gembira karena sesuatu yang mereka dapatkan dari perkara dunia. banyak maupun sedikit. generasi sahabat yang hidup di bawah naungan wahyu Ilahi dan didikan Nabi.” Wallahu A’lam. meletakkan wajah-wajah mereka dalam sujud dengan air mata bercucuran di pipi-pipi mereka dan bermunajat kepada Allah agar melepaskan diri mereka dari perbudakan dunia.Wajib di sini adalah dalam menuntut ilmu agama. mereka bersedih dan bersegera meminta ampunan kepada Allah. juga tidak bersedih dengan hilangnya sesuatu itu. tidak pernah meletakkan panci di atas perapian. Terpuruknya kaum muslimin ke dalam jurang kehinaan dan kemunduran pada masa sekarang ini tidak lain akibat kelalaian mereka dalam menuntut ilmu agama yang benar. ilmu perencanaan maupun ilmu lainnya yang manusia tidak mungkin terlepas darinya. tidak ada seorang pun yang berselisih tentang pentingnya ilmu tersebut. Referensi: . Adapun ilmu duniawi. tidak pernah meletakkan sesuatu antara badan mereka dengan tanah (beralas) dan tidak pernah memerintahkan orang lain membuatkan makanan untuk mereka. Imam al-Hasan al-Bashri berkata. Mereka senantiasa dalam keadaan demikian. baik yang besar maupun yang kecil. Apabila berbuat keburukan. dan hal-hal utama lainnya. Salah seorang di antara mereka hidup satu atau dua tahun dengan baju yang tidak pernah terlipat. mereka bersungguh-sungguh dengan memohon kepada Allah untuk menerimanya. Khatimah Sebagai penutup tulisan ini. Salah seorang tokoh generasi tabi’in. baik berupa ilmu kesehatan. Ketika beramal kebaikan. “Aku telah menjumpai suatu kaum dan berteman dengan mereka. tidaklah mereka itu selamat dari dosa kecuali dengan ampunan Allah. Dunia di mata mereka lebih hina daripada tanah. Demi Allah. marilah kita lihat bagaimana kehidupan generasi pertama dan terbaik dari umat ini. Bila malam tiba.

Riyadh. Libanon.1. 1410. Maktabah Dar Al-Bayan. cet. Dar. Makarimul-Akhlaq. karya Imam Ibnu Qudamah Al-Maqdisy.Alqalam. KSA. Dar. karya Doktor Ahmad Farid . cet. karya Syakhul-Islam Ibn Taimiyah . Libanon. Bairut.alkhair. Bairut. Suria. . Qawaid wa Fawaid min Al-Arbaina An-Nawawiyah. Damsiq. 2. 4. Ke-1. Dar-Alhijrah. Mukhtashar Minhajul-Qashidin. 1313 . Tazkiyatun-Nufus. karya Nazim Mohammad Sulthan . Ke-2. 3.

/$:9.7./.2...3/02.5073.347.3 907-.503:9:59:8.:9.24.8. ..9 9/..2.39.72: . .3 .2070..7/../..3/..3 .-.7 6..3 .7  . $024.9. .7:9 -.8./.$.2 .0/:5.:/:.343    %.0-..3/:5/-.9:.-07.3 :39:2070./:58.22.2.8..2070..28:://03.32070.3.9.2020739.3.      .9 0-:7:.:.-.8507.37.:2/../.... 5.2009.7:2. 803..3 2070.8/3 .72.-07.0.3 .39440307.3/72070../2..8047.3/55 552070..3202-:. :.9-.5073./.5.9.7.. .905. $..49472.  .:..3.39/.8047.3.2.3.9/.3-08..35.-.- 3 2.:5:3.7507-:/.9..2.2.2-3%..286 $:7.../.-.3.32070.39/..9. 9/. 070.9:.  :90.. 2070. .-0780//.9.3. .9075.3.33 2..3./.3-.3-072:3.05.9.3//.: 8.:./.:3/03.305.3.73.9:..87-07.3 2070.343    :9.9:80.8./.3 9/. -078:3: 8:3:/03..9..3.3808:.9/.25:3.808:.37/. ...3.2.7:9 -.:5:380/9 ... /03.  .7 7./..9:..808:.2025./.72./23 7-.2070.2.2-3:":/.02-7.7/48.2. %/./:3.3.39.8..09 0   ./.3.7.8.7.85079./.3.5073.0/:5. .3./.:3.3/:3.2.7 ../.703.9:3 :1:8 .-07/7/.:39:203072.320244305.: ". 2070.3 -./.25:3.93 0307.2.8 /.9.7.-0780//03. .9.3802:.89..7.92.39.0-3. $0-.88..5073.09 0  ./.3-07902. 2009.9.7.3 . -07.3.30./.3-078007. /.8.20./.30307.33.0-3.9/.33.39.6/8 .: .33.7507.7.3/.7  . 09.:.9:9: :3.9. -07::305.2.. .3... 2009. . 203:25.-07-:.75...6 .20239. -.:7../ $    .32070.9.9:207./.3 .32.- $.2070.5.8:. /03.2.3 02.72005. 2070.2070..29-. #.3/03.2  #0107038   ".

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->