Makalah MIKROBIOLOGI(FUNGI) Disusun

o l e h
NAMA-NAMA KELOMPOK V : AHMAD RAMLI PIYOTO VERAWATY YUNUS RAHAYU THALIB YULIANA MUSA MEIKE KAU FERONIKA LUSI ANASTASIA TEBAI : 501100102 : 501100074 : 501100073 : 501100086 :501100080 : 501100083 : 501090139

UNIVERSITAS GORONTALO TAHUN 2011-2012

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT karena atas izin serta kuasaNyalah maka kami masih diberikan kesehatan dan kekuatan sehingga dapat menyelesaikan makalah ini guna untuk memenuhi tugas mata kuliah mikrobiologi. Dalam makalah ini tentunya kami menyadari bahwa dalam penyusunannya masih terdapat kesalahan baik dari segi bahasa, tulisan, maupun isinya, untuk itu mohon kritikan dan sarannya yang sifatnya membangun guna dalam penyempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat berguna bagi yang membacanya….!!!!

Limboto,

April 2011

Penyusun

.................. Bentuk Pertumbuhan Fundi ....................................... H............................ Habitat Fungi ....................................................................................... B.................. Morfologi Fungi............ 7 8 9 10 11 12 13 14 15 18 4 6 BAB III P E N U T U P A................................................... Latar Belakang ....................................................... BAB II PEMBAHASAN A................................. Kesimpulan.................................................................. C........................................................ J........................................................... 28 BAB I PENDAHULUAN ......... G...........................DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR ................................................................ Peranan Fungi ................................................. Tujuan ......................................................................... Fisiologi ............. F................................................... i ii BAB I PENDAHULUAN A......................................................................... I.. Reproduksi Fungi ............................................................... E... Cara Hidup Fungi ...................... Saran ................................................................... Klasifikasi Fungi .................. D....................................... DAFTAR ISI ....... Aktivitas Fungi ....................................................................................................................................................... B................ Definisi Fungi ..................................................................................................................... 27 27 DAFTAR PUSTAKA ........................................... B..........................................................................................................

Dalam perkembangan selanjutnya. bakteri. mahkluk hidup hanya digolongkan kedalam dua kelompok yaitu hewan (kingdom 1) dan tanaman (kingdom 2) (1866). misalnya pembuatan bir. Mereka memerlukan senyawa organik untuk nutrisinya. oleh karena itu kemudian setiap organisme digolongkan sebagai organisme Eukaryotik (sebagian besar organisme) ataupun Prokaryotik (bakteri). Pada klasifikasi awal. minuman anggur dan produksi antibiotik seperti . Sebaliknya mereka juga dapat merugikan kita bilamana mereka membusukkan kayu. Pada waktu itu fungi masih dikelompokkan sebagai tanaman dengan alasan tidak bergerak dan mempunyai dinding sel. yang kemudian di kembalikan ke dalam tanh. Sejak ditemukannya mikroskop elektron (1950) dapat diketahui informasi tentang ultrastruktur suatu organisme. Whittaker (1969) menjelaskan bahwa sebenarnya fungi adalah organisme eukaryotik namun karena mempunyai banyak sifat yang berbeda dengan eukaryotik pada umumnya maka fungi dianggap sebagai kelompok terpisah dengan kingdom tersendiri (kingdom ke 5). Jadi mereka dapat sangat menguntungkan bagi manusia. Cendawan saprofitik juga penting dalam fermentasi industri. Selanjutnya. yaitu untuk mengelompokkan semua organisme yang mempunyai bentuk kehidupan mikroskopik (alga. Saprofit menghancurkan sisa-sisa tumbuhan dan hewan yang kompleks. Fungi atau cendawan adalah organisme heterotrofik. protozoa dan fungi).A. berdasar ada tidaknya membran inti dan organel (kingdom 4). Haeckel memunculkan kingdom protista sebagai kingdom ke 3. Bila mereka hidup dari benda organik mati yang terlarut. dan selanjutnya meningkatkan kesuburannya. Latar Belakang Mikologi ialah telaah mengenai protista eukariotik nonfotosintetik yang disebut fungi. makanan dan bahan-bahan lain. mereka disebut sporofit. tekstil. menguraikannya menjadi zat-zat kimia yang lebih sederhana. Sebelum sampai ke definisi fungi maka perlu mengingat kembali ke sejarah klasifikasi mahkluk hidup.

Peragian adonan dan pemasakan beberapa keju juga bergantung kepada kegiatan cendawan. Untuk mengatahui pengklasifikasian pada fungi . Jamur ada yang uniseluler dan multiseluler. Mungkin cirus cendawan atau fungi dapat digunakan sebagai suatu bentuk pengendalian biologis terutama terhadap fungi yang menghancurkan tanaman dan pohon. Di alam ini fungi dapat bersifat sangat merugikan manusia dengan menimbulkan infeksi (penyakit) dan toksin yang dihasilkan ataupun bersifat menguntungkan dengan menghasilkan produk . Untuk mengetahui reproduksi pada fungi 3. yang daya racunnya lebih rendah namun lebih efektif untuk penyakit-penyakit mikotik. Banyak faktor lingkungan yang mempengaruhi kehidupan fungi. tipe sel: sel eukarotik. keasaman substrat. dan kehadiran nutrien-nutrien yang diperlukan. antara lain kelembapan. Mereka akan menjadi semakin penting di dalam proses-proses komersial untuk menyediakan produk-produk yang bermanfaat. sejajar dengan bahan antibakteri seperti antibiotic. pengudaraan. Fungi akan terus menjadi bahan bagi penelaahan ilmiah dasar. suhu.produk yang dapat digunakan oleh manusia sebagai contoh antibiotika. asam organik dan enzim.penisilin. Adanya kesadaran yang lebih ringgi mengenai mikotoksin dan toksisitasnya akan memerlukan pengendalian yang lebih ketat terhadap serangan kapang pada produk-produk pangan. Untuk mengetahui karakteristik kehidupan pada fungi 2. Namun terdapat kebutuhan yang lebih banyak akan bahan-bahan antifungi. B. vitamin. terutama yang berkaitan dengan morfogenesis (proses terorganisasinya sel-sel menjadi struktur jaringan). Tujuan 1. Pendapat lain menyatakan bahwa fungi adalah tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil sehingga bersifat heterotrof. termasuk antibiotic seperti penisilin.

BAB II PEMBAHASAN A. Definisi Fungi .

Selain itu. Hifa jamur dapat terpurus dan setiap fragmen dapat tumbuh menjadi tubuh buah. di perairaian tawar. Fungi juga ditemukan di darat. terdapat pula kelompok fungi yang merupakan fungi semu yaitu fungi yang menghasilkan miselium semu. Perbanyakan seksual dengan cara : dua hifa dari jamur berbeda melebur lalu membentuk zigot lalu zigot tumbuh menjadi tubuh buah. Bentuk Pertumbuhan Fungi Ada 3 (tiga) bentuk utama pertumbuhan fungi : a. maupun antarika. dipengunungan. Contoh jamur yang membentuk spora adalah Rhizopus. baik di daerah tropik. B. Miselium. Yeast uniseluler (misal. di kutub utara. Sedangkan khamir merupakan fungi yang bersifat uniseluler dan tidak menghasilkan miselium. Seperti yang telah diketahui bahwa fungi dikelompokkan menjadi 2 yaitu kapang dan khamir. maupun di udara. Jamur memiliki kotak spora yang disebut sporangium. Di dalam sporangium terdapat spora. subtropik. sedangkan perbanyakan aseksual dengan cara membentuk spora. biasanya sering dikategorikan sebagai moulds (kapang) b.Fungi merupakan mikroorganisme yang tidak memiliki klorofil dan hidup secara heterotrof dengan menguraikan bahan-bahan organik yang ada dilingkungannya dan menyerapnya untuk mendapatkan nutrient. Fungi memperbanyak diri secara seksual dan aseksual. Sel bulat dan bercabang dengan rhizoid (misal. tersusun atas jaring-jaring hifa. Kapang merupakan fungi yang bersifat multiseluler dan menghasilkan miselium. Chytridiomycota) c. Saccharomyces cerevisiae) . bertunas atau fragmentasi hifa. Fungi memiliki bermacam-macam bentuk organisme yang terdapat dimana-mana di bumi. Contoh jamur yang membentuk tunas adalah Saccharomyces. di bawah permukaan tanah. di laut. di mangrove. di kedalaman laut.

meskipun seringkali yang dimaksud adalah penampilan luar yang tampak. misal: Saccaromyces cerevisiae Membelah (fission). Fungi adalah eukariota. Meskipun fungi pernah dikelompakkan ke dalam kingdom . dan sebagian besar adalah eukariota multiseluler. misalnya beberapa fungi patogen. misalnya yeast banyak ditemukan pada habitat lingkungan lembab yang kaya akan nutrien terlarut. Reproduksi yeast biasanya dilakukan dengan dua cara. yaitu : Tunas (budding). kapang. misal: Schizosaccaromyces pombe Beberapa fungi tertentu mempunyai bentuk petumbuhan dimorfik (dua bentuk). Mereka berbentuk yeast (untuk penyebaran) dan hifa (untuk infeksi jaringan).Keragaman bentuk tersebut mungkin berhubungan dengan habitatnya. bukan spesiesnya sendiri. Bentuk-bentuk pertumbuhan fungi C. Kesulitan dalam mengenal fungi sedikit banyak disebabkan adanya pergiliran keturunan yang memiliki penampilan yang sama sekali berbeda (ingat metamorfosis pada serangga atau katak). Fungi memiliki bermacam-macam bentuk. atau ragi. khamir. Cara hidup fungi Fungi adalah nama regnum dari sekelompok besar makhluk hidup eukariotik heterotrof yang mencerna makanannya di luar tubuh lalu menyerap molekul nutrisi ke dalam sel-selnya. Awam mengenal sebagian besar anggota Fungi sebagai jamur.

Fungi parasitik menyerap zat-zat makanan dari inang yang masih hidup. Makanan fungi dapat berasal dari sumber-sumber seperti tanah subur. yang disebut dengan saprofit. fungi adalah organisme unik yang umumnya berbeda dari eukariota lainnya ditinjau dari cara memperoleh makanan. Beberapa jenis fungi misalnya seperti spesies tertentu yan menginfeksi paru-paru manusia. Enzim-enzim itu akan menguraikan molekul kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana yang dapat diserap dan digunakan oleh fungi. Saprofit menghancurkan sisa-sisa ttumbuhan dan hewan yang kompleks dan menguraikannya menjadi zat-zat kimia yang lebih sederhana. Fungi atau cendawan terdiri dari kapan dan khamir. dan tubuh hewan dan tumbuhan (baik yang mati maupun yang hidup). dan produksi antibiotik seperti . serta pertumbuhan dan reproduksi Campbell (2003). bersifat patogenik (2003). Fase khamir timbul bila organisme itu sebagai parasit atau patogen dalam jaringan sedangkan bentuk kapang jika organisme itu merupakan saprofit dalam tanah atau dalam medium laboratorium. sedangkan khamir biasanya bersifat uniseluler (Pelczar. produk makanan yang dibuat oleh pabrik. 1986). Fungi adalah heterotrof yang mendapatkan nutriennya melalui penyerapan (absorpsi). dan selanjutnya meningkatkan kesuburan. Dalam cara ini. fungi akan mencerna makanan diluar tubuhnya dengan cara mensekresikan enzim-enzim hidrolitik yang sangat ampuh kedalam makanan tersebut. disamping itu fungi saprofit juga penting dala fermentasi industri. misalnya pembuatan anggur. Kapang bersifat filamentus. yang kemudian dikembalikan ke dalam tanah. Disamping itu Funfi juga hidup dalam bentuk dismorfisme yaitu fungi dapat ada dalam bentuk uniseluler (Khamir) dan bentuk benang/filamen (Kapang). organisasi stuktural. Manfaat dari adanya fungi adalah pada fungi yang hidup sebagai saprofit dapat membantu proses pengambilan mineral dari tanah bagi inangnya. Fungi dapat hidup dari benda organik mati yang terlarut . bir.tumbuhan.

fungi juga memiliki sifat yang merugikan. tekstil. makanan dan lainlain. Cara hidup fungi lainnya adalah melakukan simbiosis mutualisme. Disamping itu fungi juga dapat menyebabkan penyakit pada manusia. Golongan Fungi yang termasuk hidup dalam air adalah oomycota dan chytridiomycota. Meskipun paling sering ditemukan pada habitat darat. perpaduan antara fungi dan alga. tundra alpin dan artik. Simbiosis mutualisme fungi dengan tanaman dapat dilihat pada mikoriza. fungi yang hidup bersimbiosis. Lichen. yaitu fungi yang hidup di akar tanaman kacang-kacangan atau pada liken. D. deuteremycetes dan beberapa Peronosporales. fungi juga hiudp dilingkungan akuatik. sedangkan golongan fungi yang hidup di darat (tanah) misalnya. Peragian adonan dan pemesakan beberapa keju juga bergantung pada kegiatan cendawan. fungi dapat membusukkan kayu. Habitat Fungi Fungi menempati lingkungan yang sangat beragam yang berasosiasi secara simbiotik dengan banyak organisme. hewan dan tumbuhan. semut dan rayap. banyak terdapat dimana-mana dan ditemukan pada beberapa tempat yang tidak bersahabat sepeti gurun yang dingin dan kering di Antartika. dimana fungi tersebut berasosiasi dengan organisme laut dan air tawar serta bangkainya. Ascomycota. Fungi simbiotik lainnya hidup dalam jaringan tumbuhan yang sehat dan spesies lain membentuk mutualisme-mutualisme pengkomsumsi selulosa dengan serangga.penisilin. selain menyerap makanan dari organisme lain juga menghasilkan zat tertentu yang bermanfaat bagi simbionnya. Selain sifat yang menguntungkan. Mucorales. 1986). . salah satu contoh cendawan patogen adalah Histoplasma capsulacum yang menyebabkan histoplomosis (infeksi mikosis pada sistem retikuloendotelium yang meliputi banyak organ) (Pelczar.

sedanghan saprofit apabila memperoleh makanan dari benda mati dan tidak merugikan benda itu sendiri.cabang yang disebut hifa. cabang. Ada juga fungi yang dapat mensintesis vitamin-vitamin yang . sumber nitrogen dari bahan organic ataun anorganik . (4) Dapat berkembang biak secara seksual dan aseksual. sedangkan Khamir merupakan fungi bersel tunggal dan tak berfilamen. Parasit apabila dalam memenuhi kebutuhan makannya dengan mengambil dari benda hidup yang ditumpanginya. Kumpulan dari hifa-hifa akan membentuk miselium. yakni :       Tidak mempunyai klorofil Mempunyai dinding sel dengan komposisi yang berbeda Berkembang biak dengan spora Tidak mempunyi batang. (3) Tidak mempunyai klorpfil sehingga tidak berfotosintesis. Kapang merupakan fungi berfilamen atau mempunyai miselium. Fungi merupakan organisme menyerupai tanaman. akar. Fungi dibedakan menjadi dua golongan yakni : kapang dan khamir. glukan selulosa. (2) Memproduksi spora. yakni berupa benang tunggal atau bercabang.E. Fungi merupakan organisme eukariotik yang mempunyai cirri-ciri sebagai berikut : (1) Mempunyai spora. dan daun Tidak mempunyai system vaskuler seperti pada tanaman Bersifat multiseluler tidak mempunyai pembagian fungsi masing-masing bagian seperti pada tanaman Fungi ada yang bersifat parasit dan saprofit. tetapi mempunyai beberapa perbedaan. dan mineral dari substratnya. Fungi dapat mensintesis protein dengan mengambik sumber karbon dari karbohidrat. (5) Tubuh berfilamen dan dinding sel mengandung kitin. Morfologi fungi Fungi tingkat tinggi maupun tingkat rendah mempunyai ciri yang khas. dan manna.

Konidiospora atau konidium.dibutuhkan dan perkembanh biakan sendiri sehingg harus mendapatkan dari cubstrat. Fungi dapat tumbuh dalam kisaran suhu yang luas. Pada pembelahan. dengan suhu optimum bagi kebanyakan spesies saprofitik dari 22 sampai 300C. yang berfungsi untuk menyebarkan spesies dibentuk dalam jumlah besar. Kapang adalah mikrorganisme aerobik sejati. Konidium yang besar lagi bersel . Pada penguncupan. khamir dan kapang umumnya dapat bertahan terhadap keadaan yang lebih asam dari pada kebanyakan mikroba lainnya. manisan dapat di rusak oleh kapang tetapi tidak oleh bakteri. misalkan thiamin dan biotin. Reproduksi Fungi Secara alamiah fungi berkembang biak dengan berbagai cara. artinya mereka dapat hidup dalam keadaan aerobik maupun anaerobik. Beberapa fungi akan tumbuh pada atau mendekati 0° C dan dengan demikian dapat menyebabkan kerusakan pada daging atau sayur mayur dalam penyimpanan dingin. Ada banyak macam spora aseksual yaitu : 1. Inilah sebabnya mengapa selai. Konidium yang kecil dan bersel satu disebut mikrikonidium. spesies patogenik mempunyai suhu ptimum lebih tinggi. G. Khamir merupakan mikroorganisme fakultatif. dapat pula secara seksual dengan peleburan nucleus dari dua sel induknya. suatu sel anak tumbuh dari penonjolan kecil pada sel inangnya Spora aseksual. khamir dan kapang dapat tumbuh dalam suatu substrat atau medium berisikan konsentrasi gula yang dapat menghambat pertumbuhan kebanyakan bakteri. Demikian pula. baik secara aseksual dengan pembelahan. Fisiologi fungi Fungi dapat lebih bertahan dalam keadaan alam sekitar yang tidak menguntungkan. penguncupan atau pembentukan spora. biasanya 30 sampai 37 0 C. F. Sebagai contoh. suatu sel membagi diri untuk membentuk dua sel anak yang serupa.

Spora bersel satu ini terbentuk di atas struktur berbentuk gada yang dinamakan basidium. 5. Basidospora. Ada beberapa tipe spora seksual : 1. lebih kemudian dan dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan dengan spora aseksual. H. Terbentuk lebih jarang. Spora ini terbentuk di dalam struktur betina khusus yang disebut ooginium. Blastospora. oleh gamet jantan yang terbentuk di dalam anteredium menghasilkan oospora. yang dihasilkan dari peleburan dua nucleus. Askospora. 4. Spora seksual. Peranan Fungi Peranan fungi dalam kehidupan manusia sangat banyak. Spora bersel satu ini terbentuk karena terputusnya sel-sel hifa. Pembuahan telur atau oosfer. Konidium dibentuk di ujung atau di sisi suatu hifa. Spora bersel satu yang berdinding tebal ini sangat resisten terhadap keadaan yang buruk.banyak dinamakan makrokonidium. 2. Klamidospora. Sporangiospora. Oospora. 3. baik peran yang merugikan maupun yang menguntungkan. . terbentuk dari sel-sel hifa somatic. Oidium atau artrospora. Zigospora adalah spora besar berdinding tebal yang terbentuk apabila ujung-ujung dua hifa yang secara seksual serasi. disebut juga gametangia. 3. Spora bersel satu ini terbentuk di dalam pundi atau kantung yang dinamakan askus. Zigospora. Spora bersel satu ini terbentuk di dalam kantung yang disebut sporangium di ujung hifa khusus (sporangiosfor). Tunas atau kuncup pada sel-sel khamir disebut blatospora. 4. 2. Fungi yang menguntungkan meliputi berbagai jenis antara lain sebagai berikut.

Volvariella volvacea (jamur merang) berguna sebagai bahan pangan berprotein tinggi. yaitu dalam pembuatan tempe dan oncom. e. a) Fungi parasit tanaman . d. Phythophthora inf'estan menyebabkan penyakit pada daun tanaman kentang. Saprolegnia sebagai parasit pada tubuh organisme air. dan Lycoperdon perlatum berguna sebagai I. c. roti. Pneumonia carinii menyebabkan penyakit pneumonia pada paruparu manusia. Khamir Saccharomyces berguna sebagai fermentor dalam industri keju. b. Namun berdasar cara fungi memperoleh nutriennya dapat dibuat beberapa kategori. Higroporus dekomposer. Aktifitas Fungi Semua fungi membutuhkan nutrien organik yang akan digunakan sebagai sumber energi dan untuk keperluan sintesis sel. a. antara lain sebagai berikut. Parasit (atau simbion) adalah fungi mengambil senyawa organik dari organisme hidup dan saprofit adalah fungi yang hidup pada organisme yang telah mati. Di samping peranan yang menguntungkan.a. beberapa fungi juga mempunyai peranan yang merugikan. d. penyebab keputihan dan sariawan pada manusia. Candida sp. c. Phytium sebagai hama bibit tanaman yang menyebabkan penyakit rebah semai. e. b. f. Albugo merupakan parasit pada tanaman pertanian. Rhizopus dan Mucor berguna dalam industri bahan makanan. Penicillium notatum berguna sebagai penghasil antibiotik. dan bir.

. dan rambut. masuk melalui luka atau spora masuk paru. Patogen : Menyebabkan penyakit Simbiosis : parasit menguntungkan. misalnya dengan menghasilkan toksin atau enzim pendegradasi. Juga fungi yang menyebabkan penyakit dermatofitik yang menyerang kulit. misalnya masuk mengikuti aliran darah (Candida albicans). Umumnya fungi oportunis. Sulit menemukan obat yang mematikan eukaryotik fungi patogen tanpa mempengaruhi eukaryotik inang. Nekrotrofik : Fungi harus membunuh jaringan inang. kuku. Disisi lain pemberantasan fungi patogen manusia dengan bahan kimia tertentu juga sulit karena fungi dan manusia sama-sama eukaryotik. biasanya dengan bantuan struktur khusus untuk penyerapan. Adalagi tipe penyebarannya yang bersifat sistemik. namun sangat penting karena berkaitan dengan daya imun seseorang dan pasien transplantasi (kasus infeksi). yaitu untuk menyebutkan fungi yang menjadi parasit pada fungi lain. Biotrofik : Fungi hidup pada sel hidup. Ini berbeda dengan kasus zat antibakteri yang memisahkan target antara sel prokaryotik dan eukaryotik. c) Fungi parasit sebagai agen biokontrol Beberapa fungi juga sering dimanfaatkan sebagai agen biokontrol terhadap oragnisme lain. b) Fungi parasit manusia Jumlahnya lebih sedikit dibanding fungi parasit tanaman. Histoplasma capsulatum).Parasit dapat didefinisikan sebagai organisme yang memperoleh beberapa atau keseluruhan nutriennya dari jaringan hidup organisme lain dan mereka hidup dalam hubungan yang baik. misal pada lichenes (fungi dan alage) dan mikorhiza (fungi dan akar tanaman).paru (Aspergillus fumigatus. Diantaranya adalah mikoparasit.

untuk beberapa produk seperti makanan. Di alam senyawa-senyawa tersusun dari yang sederhana hingga yang kompleks. makanan dan minuman tradisional. J.5 juta ton jamur (ediblemushroom)/ tahun (Agaricus bisporus dan Volvariella volvacea) di seluruh dunia. buku dan lain-lain. tempe (Rhizopus oligosporus). keju blue-veined (Penicillium requefortii). d) Fungi saprofit Fungi saprofit mempunyai peran utama dalam mendekomposisi senyawa-senyawa organik pada organisme mati yang penting untuk pendaur-ulangan nutrien di alam. 2. kulit. Klasifikasi Fungi 1) Mycomycotina . yaitu: i) metabolit primer. Biodeteriorasi (biodeterioration). misal minuman beralkohol (Saccharomyces cerevisiae). telah diproduksi + 1. merupakan beragam senyawa yang dibentuk melalui jalur metabolisme khusus dari suatu organisme tertentu. e) Fungi dalam bioteknologi Dalam bidang ini banyak fungi dimanfaatkan untuk keperluan komersial. perkayuan.entomopatogen untuk menyebutkan fungi yang hidup pada serangga dan nematofagous atau fungi yang menjadi parasit pada nematoda. merupakan hasil akhir jalur metabolik utama. untuk aktivitas fungi saprotrof secara umum. dan ii) metabolit sekunder. dan hanya ada sedikit senyawa yang bisa didegradasi oleh satu jenis fungi saja. seperti : 1) Makanan dan penyedap makanan : misal. Quorn mycoprotein (Fusarium graminearum) sebagai sumber protein sel tunggal. Pada umumnya adalah fungi decomposer berperan dalam : 1. 2) Bahan metabolit : dikelompokkan dalam 2 kategori. Biodegradation (biodegradasi).

Amuba lendir dapat membelah berkali-kali membentuk massa lendir yang luas. Kelas myxomycetes Myxomycetes meliputi organisme yang tidak mengandung klorofil. Dua miksoamoeba atau dua miksoflagellata dapat mengadakan perkawinan menjadi amoebazigot. Contoh species : Physarum nutans dan Arcyria sp. Dalam keadaan vegetatif tubuhnya berupa massa protoplasma telanjang yang bergerak sebagai amoeba yang disebut plasmodium dengan cara hidup sebagai saprofit atau seperti hewan Di tempat yang lembab spora Myxomycetes dapat tumbuh menjadi amuba lendir dan spora kembara. Spora kembara dapat menjadi amuba lendir dan membentuk kista dalam keadaan kurang air. Badan yang dioploid ini tidak langsung membentuk dinding melainkan tetap telanjang dan bersifat amoeboid. .Myco yang artinya lendir. yang secara filogenetik tergolong ke dalam organisme yang sangat sederhana. Spora Myxomycetes berkecambah dalam air atau di atas substrat basah menjadi satu atau beberapa spora kembara yang dinamakan miksoflagellata. dan dengan sesamanya bisa bersatu membentuk plasmodium yang besar dan mempunyai banyak inti. Setelah keadaan membaik kista berubah kembali menjadi amuba lendir. Amuba lendir dan spora kembara masing-masing menjalar mencari makanan. Setelah beberapa lama bulu cambuknya lenyap dan berubah menjadi miksoamoeba. mykes adalah jamur. Inti dapat bertambah banyak karena adanya mitosis yang berulang-ulang. jadi mycomycotina yaitu golongan jamur yang fase vegetatifnya serupa lendir. Miksoflagellata dan miksoamoeba dapat berbiak vegetatif dengan cara membelah diri. dan dalam amoebazigot kedua inti akhirnya bersatu. Mempunyai satu kelas saja yaitu Myxomycetes.

Hifanya bersifat senositik. Zigospora merupakan hasil peleburan menyeluruh antara dua gametangium yang sama atau berbeda. Ada beberapa tipe hifa pada Zygomycota yaitu : Stolon.  Stuktur tubuh Zygomycota memimiliki miselium yang bercabang banyak dan tidak bersekat-sekat. atau pada tumbuhan dan hewan yang telah membusuk. Jamur yang tergolong divisi ini hidup di darat. Reproduksi secara aseksual adalah dengan spora yang dihasilkan oleh sporangium. Hifa yang menembus substrat dan berfungsi sebagai jangkar untuk menyerap makanan Sporangiofor.  Cara Reproduksi Zygomycetes dapat bereproduksi secara aseksual dan seksual. Misalnya jamur pada roti Rizoid. Hifa yang tegak dipermukaan substrat dan memiliki sporangium globuler diujungnya.2) Zygomycota Jamur ini dinamakan Zygomycota karena membentuk spora istrahat berdinding tebal yang disebut zigospora. Septa hanya ditemukan pada sel-sel bereproduksi. di atas tanah. Reproduksi seksualnya dengan konjugasi. hifa yang membentuk jaringan pada permukaan substrat. .

Jamur ini menunjukkan respon positif terhadap cahaya. b. Jamur Tempe (Rhizopus Nigricans) Jamur tempe digunakan dalam pembuatan tempe.konidia (asexual) Zygosporangia (sexual) Beberapa jenis jamur yang tergolong Zygomycota. Jamur Roti (Rhizopus Stolonifer) Jika roti yang lembab disimpan ditempat yang hangat dan gelap.000 spora. Jamur ini tidak dapat bereproduksi tanpa adanya bantuan cahaya. beberapa hari kemudian akan tampak jamur tumbuh diatasnya. yang disebut Sporangium yang dapat menghasilkan sekitar 50. c. Pilobolus Adalah salah satu jamur yang biasa hidup pada kotoran hewan yang telah terdekomposisi.Zygospora. Pada roti akan tumbuh bulatan hitam. antara lain: a. Peranan Jamur Zygomycota . Reproduksi rhizopus nigricans dapat terjadi secara seksual dan aseksual.

infeksi virus dan dikompromi immuno-pasien (de Hoog dkk.1. immunotertindas. antara lain: 1. Ada yang hidup sebagai parasit. seperti yang pada Harpellales yang mendiami arthropoda (khususnya larva serangga air tawar akuatik) yang melekat pada lapisan chitinous dari hindgut. Askus yang askokarpny berbentuk deperti mangkok disebut aposetium. 2000). Karena mereka pada umumnya dianggap tidak berbahaya dan tidak bermanfaat bagi hewan inang. sehingga bermain peranan yang cukup besar dalam siklus karbon. Reproduksi seksual membentuk askospora di dalam askus. seperti Rhizopus oligosporus yang dimanfaatkan dalam pembuatan tempe.  Struktur umum Bentuk askus ada bermacam-macam. 7. Askus tanpa askokarp 2. 3) Ascomycota Divisi ini bercirikan talus yang terdiri dari miselium bersepta. asosiasi ini dianggap commensalistic. dan Actinomucor elegans di Cina untuk pembuatan keju atau sufu (Hesseltine 1991). Harpellids memperoleh gizi pada pakan yang tidak dimanfaatkan oleh arthropoda. Pathogen serangga yang dapat menyebabkan penyakit wabah besar 5. Berperan dalam beberapa simbiosis. 3. Menyebabkan infeksi oportunistik dari diabetes. . Parasit pada jamur Basidimycota Sejumlah spesies digunakan dalam fermentatios. 4. 6. Parasit pada amoeba. yang menimbulkan penyakit pada tumbuhan. 2. bearing trichospores yang melekat pada kutikula hindgut dari Chili blackfly. Dekomposer dalam tanah dan kotoran.

tidak mempunyai hifa. misal pada kulit kayu.3. Askus yang askokarpnya berbentuk bola tanpa ostiulum disebut kleistotesium. parasit atau hipeparasit. dan . Kelas Plectonycetes Kelas ini bercirikan adanya askokarp berbentuk bola yang disebut kleistotesium. a. Sedangkan reproduksi seksualnya dengan spora yang dibentuk dalam askus. Askus-askus tersebut berkumpul dalam suatu badan yang disebut askokarp. tubuhnya terdiri dari sel bulat atau oval yang dapat bertunas sehingga terbentuk rantai sel atau hifa senu. Kelompok ini ada yang saprobe. 4) Basidiomycotina  Struktur tubuh Basidiomycotina adalah jamur multiseluler yang hifanya bersekat. Askus yang askokarpnya berbentuk botol dengan leher dan memiliki ostiulum disebut peritesium. Hifa vegetative Basidiomycotina terdapat dalam substratnya (tempat hidupnya). Kelas Hemiascomycetes Kelompok jamur ini tidak membentuk askokarp. tanah. Yang termasuk kelas Plectomycetes adalah Aspergillus dan Penicillium. yang dapat berwarna cerah atau gelap. c. Reproduksi aseksual kedua jamur ini adalah dengan pembentukkan konnidium dalam rantai pada konidiofor. b. Ada bermacam-macam askus tersebut digunakan sebagai dasar klasifikasi tingkat kelas. Kelas pyrenomycetes Ciri khas yang dimiliki adalah askokarp berbentuk khusus yang dilengkapi dengan ostiolum (lubang untuk melepas askus dan askospora). Contoh anggota Hemiascomycetes adalah khamir Saccharomyces. Tubuh buah seperti itu disebut peritesium. 4.

reproduksi sesksual Basidiomycotina terjadi melalui perkawinan antara hifa yang . Seperti Zygomycotina dan Ascomycotina. dan batang pohon mati. Pada lembaran ini terbentuk banyak basidium yang akan menghasilkan spora basidium (basidiospora). Basidiospora merupakan spora generative. Jenis lainnya ada yang bersimbiosis dengan akar tumbuhan membentuk mikoriza.  Reproduksi Reproduksi jamur ini terjadi secara aseksual maupun seksual. misalnya serasah daun di tanah. Jamur yang parasit hidup pada organisme inangnya. Reproduksi aseksual yaitu dengan cara membentuk spora konidia. atau setengah lingkaran. kuping. Jalinan hifa generative jamur ini ada yang membentuk tubuh buah dan ada yang tidak membentuk tubuh buah. Tubuh buah pada Basidiomycotina disebut basidiokarp.serasah daun. Basidiokarp berukuran makroskopik sehingga dapat dilihat dengan mata telanjang. misalnya seperti paying. Pada bagian bawah tudung basidiokarp terdapat lembaran-lembaran (bilah). Basidiokarp ada yang memiliki batang dan ada yang tidak. Bentuk basidiokarp bermacam-macam.  Habitat Jamur Basidiomycotina umumnya hidup sebagai saprofit pada sisa-sisa makhluk hidup. merang padi. misalnya tumbuhan dan manusia.

Ustilago maydis. dan jamur shitake (Lentinula edodes) dapat dimakan tubuh buahnya. 2. 1. 4. Jamur kuping (Auricularia polytrichia). Jamur karat (Puccinia graminis) merupakan parasit pada daun tanaman pertanian dari family Gramineae. Amanita ocreata dan Amanita phalloides. Amanita muscaria. Deuteromycota merupakan kelompok buatan yang digunakan untuk mengakomodasi banyak fungi yang jarang atau tidak pernah . beracun dan mematikan jika dimakan. dapat menyebabkan halusinasi jika dimakan. 5) Deuteromycota Deuteromycota berasal dari kata deutero: kedua.  Peranan Jamur basidiomycotina adalah kelompok jamur dengan jumlah sekitar sekitar 25 ribu spesies yang sudah diidentifikasi. Puccinia arachidis.berbeda jenis menghasilkan spora seksulal (spora generative). jamur merang (Volvariella volvacea). Jamur kayu (Ganoderma) sebagai obat atau makanan suplemen. 2. Terdapat beberapa jenis jamur Basidiomycotina yang mempunyai tubuh buah yang sulit dibedakan antara beracun dan tidak beracun. parasit pada tanaman kacang tanah. 1. Beberapa jenis jamur Basidiomycotina yang menguntungkan adalah sebagai berikut. mykes: jamur. yaitu spora basidium (basidiospora). parasit pada jagung. Adapun jamur Basidiomycotina yang merugikan adalah sebagai berikut. 3. 5. misalnya jagung dan gandum. sehingga lebih baik jangan memakan jamur yang belum diketahui dapat dimakan atau tidak.

jarang atau tidak diketahui. Geotrichum candidum merupakan fungi perusak produk-produk susu. Aspergillus dan Fusarium. Beberapa karakter utama deuteromycota a. . Reproduksi aseksual : Menggunakan konidia yang dibentuk melalui beberapa cara. dengan fragmentasi hifa seperti pada Geotrichum. Peran ekologis : biasanya dikelompokkan dalam tiga sub group yaitu blastomycetes (seperti yeast). enzim (Aspergillus niger) dan lain-lain. conodiophorres) Hifa tempat spora atau berada sederhana bercabang membentuk agregasi yang disebut synnema atau coremium. Alternaria. Yang termasuk hyphomycetes merupakan saprotrof umum di tanah (Trichoderma. Candida albicans yang bersifat komensal dan patogen pada manusia. Contoh: dengan cara pertunasan (budding) seperti pada Aerobasidium dan Cladosporium. Kelompok perusak biji-bijian dan makanan seperti Penicillium. Pada dunia industri deuteromycota banyak digunakan untuk produksi antibiotik (penicillin. Tahapan somatik : sama dengan pada Ascomycota. dan Aureobasidium). hyphomycetes yang mempunyai hifa sederhana mirip konidiofor. Fusarium) atau pada permukaan tanaman (Cladosporium. Reproduksi seksual : absen. d. Banyak diantara anggota deuteromycota sangat sering kita jumpai diantaranya adalah Penicillium. dengan tonjolan yang muncul melalui sel bentuk botol dan disebut phialide seperti pada Aspergillus (konidiofor dan = Penicillium. Penicillium. Gliocladium. Beberapa yang lain merupakan parasit pada serangga seperti Metarhizium dan Beauveria.menghasilkan tahapan seksual. Trichoderma dan Fusarium. b. Contoh deuteromycota yang terkenal. dengan penggelembungan ujung hifa seperti pada Humicola. c. dan coelomycetes yang menghasilkan konidia pada acervulus atau pycnidium. griseofulvin). Aspergillus.

Salah satunya adalah fungi.BAB III PENUTUP A. Sebagian besar fungi adalah organisem multiseluler dengan hifa yang . parasitik dan diomorfis. Fungi menempati lingkungan yang sangat beragam yang berasosiasi secara simbiotik dengan banyak organisme baik di darat maupun di air. Secara umum Fungi hidup dengan 3 cara yaitu sebagi saprofit. Kesimpulan Dalam sejarah kehidupan. Fungi merupakan mikroorganisme eukariota yang sebagian besar bersifat multiseluler. Fungi atau cendawan terdiri dari kapang dan khamir. mikroorganisme telah banyak sekali memberikan peran sebagai bukti keberadaannya. Fungi adalah heterotrof yang mendapatkan nutriennya melalui penyerapan (absorpsi).

(2005). dkk. Yogyakarta: Campbell. Deuteromycota. Berdasarkan pada cara dan cirri reproduksinya terdapat lima kelas cendawan sejati atau berfilamen di dalam dunia Fungi yaitu: Mycomycotina. Basidiomycota dan DAFTAR PUSTAKA - Akin.dibagi menjadi sel-sel oleh dinding yang bersilangan atau septa. Jakarta: Erlangga Pelczar. Dasar-dasar mikrobiologi. H. Virologi Tumbuhan. 1986. Biologi jilid 2. B. 2003. Ascomycota.html - http://id.wikipedia. Dinding sel pada fungi dilindungi oleh Selulosa dan Kitin (polisakarida yang mengandung unsur N).com/2010/06/mikologi-fungi-padatumbuhan.M. Fungi dapat berkembang biak dengan dua cara yaitu cara seksual dan aseksual.org/wiki/Fungi . Michael J. Jakarta : UI http://www. Saran Kepada mahasiswa: diharapkan agar lebih memahami karakteristik dari berbagai fungi Zygomycota.gudangmateri.

2003. 1986. Virologi Tumbuhan.wikipedia. Saran Kepada mahasiswa: diharapkan agar lebih memahami karakteristik dari berbagai fungi Zygomycota. Jakarta : UI http://www. Biologi jilid 2.gudangmateri. B. Sebagian besar fungi adalah organisem multiseluler dengan hifa yang dibagi menjadi sel-sel oleh dinding yang bersilangan atau septa. Ascomycota. Yogyakarta: Campbell. H. Dasar-dasar mikrobiologi. Fungi dapat berkembang biak dengan dua cara yaitu cara seksual dan aseksual.html http://id. Dinding sel pada fungi dilindungi oleh Selulosa dan Kitin (polisakarida yang mengandung unsur N). dkk.com/2010/06/mikologi-fungi-padatumbuhan. Michael J. Berdasarkan pada cara dan cirri reproduksinya terdapat lima kelas cendawan sejati atau berfilamen di dalam dunia Fungi yaitu: Mycomycotina. Deuteromycota.org/wiki/Fungi – – . (2005). Basidiomycota dan DAFTAR PUSTAKA – – – Akin. Jakarta: Erlangga Pelczar.Fungi menempati lingkungan yang sangat beragam yang berasosiasi secara simbiotik dengan banyak organisme baik di darat maupun di air.M.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful