Askep Klien Dengan Kondiloma Akuminata (Kutil Genetalia

)
17Kamis,Februari Akatsuki Ners Kulkel 1. Sinonim 1. Kutil kelamin 2. Kutil kemaluan 3. Kutil genital (kutil genitalia) 4. Genital warts 5. Veruka akuminata 6. Venereal wart 7. Jengger ayam 2. Definisi Kondiloma Akuminata adalah: 1. Tumor pada genitalia yang bersifat lunak seperti jengger ayam dan tidak nyeri. 2. Pertumbuhan jaringan yang bersifat jinak, superfisial, terutama di daerah genitalia (kelamin). Kutil Genitalis (Kondiloma Akuminata) merupakan kutil di dalam atau di sekeliling vagina, penis atau dubur, yang ditularkan melalui hubungan seksual. Kondiloma Akuminata adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh virus Virus Papiloma Humanus (VPH) dengan kelainan berupa fibroepitelioma pada kulit dan mukosa. Kondiloma akuminata adalah kelainan kulit berbentuk vegetasi bertangkai dengan permukaan berjenjot yang disebabkan oleh virus. Kutil Genitalis (Kondiloma Akuminata) merupakan kutil di dalam atau di sekeliling vagina, penis atau dubur, yang ditularkan melalui hubungan seksual. Kutil genitalis sering ditemukan dan menyebabkan tidak enak bisa terinfeksi - bisa merupakan petunjuk adanya gangguan sistem kekebalan. kecemasan karena: dilihat, bakteri

Kondiloma Akuminata (Kutil Genetalia) pada Pria dan Wanita 3. Penyebab (Etiologi) - Virus DNA golongan Papovavirus, yaitu: Human Papilloma Virus (HPV). - HPV tipe 6 dan 11 menimbulkan lesi dengan pertumbuhan (jengger ayam). HPV tipe 16, 18, dan 31 menimbulkan lesi yang datar (flat). - HPV tipe 16 dan 18 seringkali berhubungan dengan karsinoma genitalia (kanker ganas pada kelamin), menyerang leher rahim tetapi tidak menyebabkan kutil pada alat kelamin luar dan bisa

a. Terkadang penderita mengeluh nyeri. kekuningan. sulkus koronarius. Pada wanita. Pada pria tempat yang sering terkena adalah glans penis. Berupa papul dengan permukaan licin. vulva bagian lateral. Kutil biasanya dimulai sebagai pembengkakan kecil yang lembut. dan tidak berhubungan dengan menstruasi. vestibulum. • Pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dan lain-lain. rasa panas seperti terbakar atau sakit selama atau setelah kencing. multipel. • Demam. • Bengkak atau merah di sekitar alat kelamin. Keputihan bisa memiliki bau yang tidak sedap dan berlendir.sering pd daerah yang mudah trauma pada saat hubungan seksual. • Pada pria. Mereka tumbuh dengan cepat dan bisa memiliki tangkai. Pada wanita. Pada suatu daerah seringkali tumbuh beberapa kutil dan permukaannya yang kasar memberikan gambaran seperti bunga kol (blumkol). • Tonjolan kecil-kecil (papules) disekitar alat kelarnin . dapat soliter (tunggal) atau multipel (banyak) dengan permukaan yang verukous atau mirip jengger ayam. Jika timbul infeksi sekunder berwarna kemerahan akan berubah menjadi keabu-abuan dan berbau tidak sedap. Manifestasi/Gejala Klinis Gejala awal • Benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin. Kutil genitalis paling sering tumbuh di permukaan tubuh yang hangat dan lembab. biasanya disebabkan oleh PMS. • Rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil. kehijauan. berwarna merah atau pink. Luka tersebut dapat terasa sakit atau tidak. • PMS kadang tidak memiliki gejala. lembab. Terdapat papul atau tumor (benjolan). Warnanya bisa menjadi lebih putih. frenulum dan batang penis.menyebabkan kanker leher rahim 4. diare dan keringat malam hari. beberapa gejala dapat disebabkan oleh PMS tapi juga disebabkan oleh infeksi kandung kencing yang tidak ditularkan melalui hubungan seksual. • Kemerahan di sekitar alat kelamin. terjadi peningkatan keputihan. • Buang air kecil lebih sering dari biasanya. • Rasa sakit diperut bagian bawah yang muncul dan hilang. • Luka terbuka dan atau luka basah disekitar alat kelamin atau mulut. Masa inkubasi: 1-8 bulan (rata-rata 2-3 bulan) Tempat masuk: mikrolesi pada kulit . Bentuk Biasanya pada daerah batang penis. papul perineum) . • Kehilangan berat badan. • Keluar cairan/keputihan yang tidak normal dari vagina atau penis. rasa sakit atau kemerahan terjadi pada kantung zakar. lemah. kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh. atau kemerah mudaan. • Gatal atau sakit di sekitar alat kelamin. tersebar diskret perianal. sedang pada wanita adalah fourchette posterior. • Pada pria.

menyerupai jengger ayam. muara uretra eksterna. dinding vagina. Area yang sering terkena adalah ujung dan batang penis dan dibawah kulit depannya (jika tidak disunat) . area yang sering terkena adalah ujung dan batang penis dan dibawah kulit depannya (jika tidak disunat). leher rahim (serviks) dan kulit di sekeliling vagina. Giant condyloma ini umumnya refrakter terhadap pengobatan. gland penis. kutil timbul di vulva. Umumnya lesi multipel dan kadang-kadang berpigmentasi. sel raksasa diskeratorik dan sebagian mitotik atipik. papulosis Bowenoid jarang menjadi ganas dan cenderung untuk regresi spontan. .Bentuk Giant .Bentuk tampak sebagai makula. Ada pula lesi yang berbentuk makula eritematosa dan lesi yang mirip leukoplakia atau lesi subklinis. Pada wanita. misalnya di: perineum dan sekitar anus. Gambaran klinik sangat bervariasi. sulkus koronarius.b. Giant condyloma Buschke-Lowenstein Bentuk ini diklasifikasikan sebagai karsinoma sel skuamosa dengan keganasan derajat rendah. Masa inkubasi seringkali sukar ditentukan secara tepat dan dapat bervariasi antara 3 minggu -8 bulan (rata-rata 3 bulan). atau tidak tampak sama sekali (infeksi datar subklinis) c. Berbeda dengan KA. Dalam perjalanan penyakitnya. Kutil genitalis juga bisa terjadi di daerah sekeliling anus dan rektum. Klinis tampak sebagai kondiloma yang besar. 5. Lokasi lesi yang paling sering adalah pada penis dan kadang-kadang vulva dan anus. karena timbul bintil. Secara histologis giant condyloma tidak berbeda dengan kondilomata akuminata. prepusium. Pada pria. Hubungan antara KA dengan giant condyloma diketahui dengan ditemukannya VPH tipe 6 dan tipe 11. Papulosis Bowenoid Secara klinis berupa papul likenoid berwarna coklat kemerahan dan dapat berkonfluens menjadi plakat.Papulosa Bowenoid condyloma khusus Buschke-Lowenstein 1. Disebut sebagai penyakit jengger ayam. permukaan lesi papulosis Bowenoid biasanya halus atau hanya sedikit papilomatosa. 2.bintil/ kutil bertangkai dan bergerombol di daerah kemaluan. Kutil genitalis paling sering tumbuh di permukaan tubuh yang hangat dan lembab. Gambaran histopatologik mirip penyakit Bowen dengan inti yang berkelompok. korpus dan pangkal penis. bersifat invasif lokal dan tidak bermetastasis. terutama pada pria homoseksual dan wanita yang melakukan hubungan seksual melalui dubur Masa tunas penyakit ini adalah 4-7 hari. Predileksi Umumnya di daerah lipatan yang lembab pada genitalia eksterna. berupa suatu vegetasi bertangkai dengan pertumbuhan yang berjonjot-jonjot (eksofitik) dan beberapa bergabung membentuk lesi yang lebih besar sehingga tampak seperti kembang kol atau berupa papula dengan permukaan yang halus dan licin dengan diameter 1-2 mm yang bergabung menjadi plakat lebar.Pada pria.

• Podofilotoksin 0. 8. Juga jangan dipakai untuk pengobatan lesi dalam vagina dan serviks karena obai ini dapat diabsorbsi sehingga bersifat toksik dan dapat menyebabkan karsinoma.. Pada lesi-lesi yang luas dan pada wanita hamil. 2. Penegakan Diagnosis 1. 7. jangan diberikan podofilin. 3. Asam asetat 5% untuk lesi subklinis. 9. Pemeriksaan Penunjang 1. introitus vagina. Farmakologis 1. Moluskum kontagiosum. misalnya di: vulva dan sekitarnya. Pengobatan a. Kemoterapi • Tingtura Podofilin 25 % Daerah sekitarnya lebih dulu dilindungi dengan vaselin. lunak. Karsinoma sel skuamosa. 4. leher rahim (serviks) terkadang pada porsio uteri. Kutil genitalis juga bisa terjadi di daerah sekeliling anus dan rektum.Pada wanita. Podofilin dicuci 6 jam kemudian. labia minor. Perlu dilakukan pemeriksaan darah serologis (untuk membedakan dengan kondiloma lata pada sifilis). 6. 2. dalam beberapa hari akan terjadi destruksi pada jaringan KA. Histopatologi. 2. terutama pada pria homoseksual dan wanita yang melakukan hubungan seksual melalui dubur. Veruka vulgaris.5 % Bahan ini merupakan zat aktif yang terdapat di dalam podofilin. Klinis: papul verukous. Kondiloma lata atau kondiloma latum (pada sifilis). Setelah pemakaian podofiloks. tidak nyeri. harus menjalani pemeriksaan Pap-smear secara rutin. Reaksi iritasi pada pemakaian podofiloks lebih jarang terjadi dibandingkan dengan podofilin dan reaksi sistemik belum pernah dilaporkan. 3. untuk menghindari iritasi. karena obat ini bersifat toksik dan dapat menyebabkan keguguran. Histopatologi. • Asam Trikloroasetat 25-50 % . Diagnosis Banding 1. labia mayor. 3. Wanita yang memiliki kutil di leher rahimnya. Obat ini dapat dioleskan sendiri oleh penderita sebanyak dua kali sehari selama tiga hari berturut-turut.

Tetapi pengobatan ini memerlukan waktu beberapa minggu sampai beberapa bulan. yaitu menghilangkan faktor yang menyebabkan penyakit mudah muncul (predisposisi) serta menjaga agar stamina tubuh tetap prima.Pemberiannya adalah seminggu sekali dan harus hati-hati karena dapat menimbulkan ulkus yang dalam. 3. Implementasi Keperawatan * Menghindari kontak fisik dengan pasangan seksual yang terinfeksi * Anjurkan penggunaan kondom * Menghentikan aktivitas seksual selama pengobatan * Hubungan seksual monogamy dengan individu yang sehat * Memeriksakan diri secara teratur termasuk pula memeriksakan pasangan seksualnya * Pap smear secara teratur pada wanita usia lebih dari 18 tahun (* Pap smear. untuk deteksi dini perubahan tingkat seluler meliputi papillomatosis. ampuh dan aman karena terbuat dari bahanbahan alami. Sebaiknya penderita tidak miksi selama dua jam setelah pengobatan. • Non Farmakologis Obat Kutil pada kelamin (Kutil Kondiloma pada pria / Kutil Jengger Ayam pada wanita). abnormalitas koilosistik serta kelainan nukleus) * Pemeriksaan HIV-AIDS . Pilihan lainnya adalah pengangkatan kutil dari uretra melalui pembedahan endoskopik. Pemberiannya setiap hari sampai lesi hilang. Kutil genitalis sering kambuh dan memerlukan pengobatan ulang. bisa dioleskan langsung pada kutil. 10. Pada pria yang belum disunat. • Krim 5-Fuorourasil 1-5 % Obat ini terutama untuk KA yang terletak di atas meatus uretra. secara teratur 2x sehari. Tidak pedih. bisa melukai kulit di sekelilingnya dan sering gagal. 2. Laser karbondioksida Pengobatan kimiawi. Tindakan Bedah • Bedah Skalpel (eksisi) • Bedah listrik (elektrokauterisasi) Biasanya efektif tetapi membutuhkan anestesi local • Bedah beku (N2 N2O dan sebagainya) Bedah beku ini banyak menolong untuk pengobatan kondiloma akuminata pada wanita hamil dengan lesi yang banyak dan basah. akantosis. seperti podofilum resin atau racun yang dimurnikan atau asam trikloroasetat. Kutil di uretra bisa diobati dengan obat anti kanker seperti tiotepa atau florourasil. Keterangan Gambar Agar penyakit tidak muncul lagi setelah tindakan pengobatan. kekambuhan bisa dicegah dengan menjalani penyunatan. Penggunaan: Bubuk WARTS POWDER dicampur dengan air hangat dan dioleskan pada bagian yang sakit. Dapat diberikan kepada wanita hamil.

Test ini juga dianjurkan bagi wanita paling tidak setiap 1 tahun setelah aktif secara seksual.com/2009/02/16/kutil-kelamin LinkWithin .http://stikesmbbaksos. Sumber Referensi : . namun kadang – kadang dapat kambuh setelah pengobatan karena adanya infeksi ulang atau timbulnya penyakit yang masih laten.com/2009/03/kondiloma-akuminata.http://eemoo.html .com/2010/04/kondiloma-akuminata.11.http://dokterrosfanty. Prognosis Penyakit ini dapat disembuhkan total.blogspot.wordpress. maka jika memang seseorang sudah positif terkena kondiloma akuminata sebaiknya dilakukan test pap smear juga.blogspot.html . Mengingat virus ini juga meningkatkan resiko terjadinya penyakit kanker serviks [kanker mulut rahim].

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful