Untuk mengetahui bagaimana kedudukan pemahaman individu dalam kompetensi petugas bimbingan dan penyuluhan di sekolah maka, terlebih

dahulu perlu diketahui apa kompetensi petugas bimbingan tersebut. Dalam BCO disebutkan bahwa profil kemampuan dasar konsling sekolah adalah sebagai berikut: 1.Menguasai bahan bimbingan 2.Mampu mengelola layanan bimbingan 3.Mampu mengelola layanan konsling 4.Mampu menggunakan media dan sumber-sumber bimbingan 5.Mampu menyelenggarakan administrasi bimbingan di sekolah 6.Mampu melaksanakan tugas-tugas bimbingan yang berkaitan dengan pengajaran 7.Menguasai landasan –landasan kependidikan /bimbingan 8.Memahami proses pengajaran 9.Memahami asas-asas penelitian dan menafsirkan hasil-hasil penelitian pendidikan /bimbingan guna keperluan bimbingan dan konsling. Mampu mengelola layanan bimbingan (kompetensi No 2). Adapu subsub kompetensi untuk kompetensi 2 tersebut adalah: 2.1 Memberikan layanan bimbingan kepada murid 2.2 Bekerja sama dengan guru sehubungan dengan tugasnya dengan murid 2.3 Bekerja sama dengan kepala sekolah sehubungan dengan tanggung jawabnya kepada murid. 2.4 Bekerja sama dengan orang tua sehubungan dengan tanggung jawabnya terhadap murid/anak 2.5 Bekerja sama dengan masyarakat /industri/lembaga luar 2.6 Mengevaluasi hasil guna layanan bimbingan Masing-masing sub kompetensi di bagi-bagi iagi atas beberapa butir kompetensi. Di sinihanya akan di bicarakan sub kompetensi 2.1.,yaitu memberikan layanan bimbingan kepada murid yang terbagi atas 7 butir kompetensi yaitu; 2.1a. Menyelenggarakan layanan artikulasi 2.1b. Menyelenggarakan layanan orientasi 2.1c. Menyelenggarakan layanan informasi 2.1d. Menyelenggarakan layanan inventarisasi data pribadi 2.1e. Menyelenggarakan layanan penempatan

data tentang bakat. Menyelenggarakan layanan tindak lanjut dan penilaian Dari uraian tersebut maka jelaslah bahwa pemahaman individu yang memberikan pengalaman belajar untuk mencapai salah satu butir kompetensi petugas bimbingan dan konsling sekolah.data tentang kesehatan dan pertumbuhan jasmani. Data yang perlu di kumpulkan dalam rangka pemahaman individu adalah data-data sebagai berikut : 1. data identitas pribadi. A.FUNGSI PENGUKURAN PSIKOLOGIS Pengukuran psikologis mempunyai fungsi sebagai berikut: a.2.surya.Inteligensi 8.yaitu mengelompok-ngelompokkan individu dalam kelompok sejenis c.data tentang minat.Data informasi umum yang meliputi identitas pribadi.Penyesuaian 5.data tentang penyesuaian sosial/pribadi.keadaan fisik lingkungan sosial dan sebagainya 2.Minat 7.Fungsi deskripsi.data tentang keluarga.latar belakang keluarga.data tentang kegiatan di luar sekolah.Prestasi belajar B.JENIS DATA YANG DI KUMPULKAN Untuk dapat memahami individu dengan sebaik-baiknya.1g.yaitu menyuguhkan hasil pengukuran psikologis yang telah di lakukan tanpa klasifikasi tertentu d.data tentang lingkungan masyarakat sekitar.Karakter 4.Mengevaluasi suatu treatment.data tentang pendidikan.Sikap 6.Fungsi seleksi.data tentang proses perkembangan.data tentang cita-cita dan data tentang kebiasaan sehari-hari.Fungsi klasifikasi. maka perlu di kumpulkan data yang lengkap dan akurat tentang individu tersebut . Dalam makalah ini hanya di bicarakan tentang pemahaman individu yang di lakukan dengan pengukuran psikologis. Menyelengarakan layanan referal 2.Bakat 9.Temperamen 3.yaitu untuk memutuskan individu-individu yang akan di pilih b.yaitu untuk mengetahui apakah suatu . data tentang kecerdasan.Menurut Djumhur dan Moh.jenis-jenis data yang di kumpulkan dalam rangka layanan bimbingan dan penyuluhan di sekolah terdiri dari.1f.

Penyelenggaraan psikologis hendaknya di lakukan dengan memperhatikan syarat-syarat pengukuran yang baik. Pendekatan psikometrik.yaitu untuk mengetahui apakah hipotesis yang di kemukakan itu betul atau salah C. 6.tindakan tertentu yang telah dilakukan terhadap seseorang kelompok individu telah mencapai hasil atau belum e.Membantu siswa untuk mengenal dirinya sendiri b. 3. 2.Untuk keperluan layanan bimbingan dan konsling D.Menguji suatu hipotesis. 1.yaitu suatu cara pendekatan dalam pengadministrasian dan penginterpretasian pengukuran psikologis yang di dasar kan atas perhitungan numerikal dengan menggunakan satuan ukuran tertentu terhadap suatu aspek psikhis tertentu.Membantu kepala sekolah dalam menetapkan suatu kebijakan e.yaitu suatu cara pendekatan dalam pengadministrasian dan penginterpretasian pengukuran psikologis untuk memahami kepribadian seseorang yang di dasarkan atas kesan yang di timbulkan oleh orang yang bersangkutan.mempunyai tingkat kesukaran yang memadai dan mempunyai daya beda yang memadai pula). 5. E.ASAS PENGUKURAN DALAM PSIKOLOGIS Adapun asas-asas yang perlu di perhatikan dalam pengukuran psikologis adalah: 1.TUJUAN PENGUKURAN PSIKOLOGIS Tujuan pengukuran psikologis khususnya dalam layanan bimbingan dan konsling dapat dikemukakan sebagai berikut: a.reliable. Pendekatan impresionistik.CARA PENDEKATAN DALAM PENGUKURAN PSIKOLOGIS Ada 2 pendekatan dalam pengukuran psikologis.(valid. .Perbedaan pandangan antara keduddukan pendekatan tersebut berkembang dari perbedaan latar belakang historis serta perbedaan tipe dan prosedur interprestasi. 2. Lingkungan mempengaruhi hasil tes.Membantu guru dalam merancanakan dan mengelola pengajaran d. Instrumen yang di gunakan untuk mengadakan oengukuran psikologis harus memenuhi syarat sebagai alat ukur yang baik . Variasi dalam individu itu sendiri. Perbedaan individu .Membantu orang tua unyuk mengenal anaknya c. Data-data yang di peroleh dari pengukuran psikologis hendaknya di interpretasikan atas dasar norma yang telah di tetapkan 4.

7. Data hasil testing di perlskukan “setaraf” seperti data dan informasi lain tentang kien. Testing di perlukan bila di butuhkan data tentang sifat atau ciri kepribadian yang menuntut adanya perbandingan dengan sampel yang lebih luas misalnya tarap inteligensi. Berdasarkan situasi yang di observasi • Observasi terhadap situasi bebas (free situasion) .7.KODE ETIK PENGUKURAN PSIKOLOGIS Dalam penggunaan tes psikologis ada beberapa kode etik yang perlu di perhatikan. 1) JENIS-JENIS OBSERVASI 1. Penyuluh harus memberikan orientasi yang tepat kepada klien mengenai alasan di gunakannya tes dan apa hubungannya dengan masalahnya. Suatu jenis tes hanya bole di berikan oleh petugas yang berwenang menggunakan dan menafsirkan hasilnya. 8. F.dan kecendrungan dalam pribadi seseorang 3. Hasil testing hanya dapat di beritahukan kepada pihak lain sejauh pihak yang di beritahu itu ada hubungannya dengan usaha bantuan kepadaklien dan tidak merugikan klien. METODE DALAM TEKHNIK MENGUASAI PEMAHAMAN INDIVIDU Ada beberapa metode dalam tekhnik menguasai pemahaman individu dalam BK. 6. 4. Pemberian suatu jenis tes harus mengikuti pedoman atau petunjuk yang berlaku bagi tes yang bersangkutan. Identifikasi kemampuan dan karakteristik pribadi yang di peroleh dalam tes harus selalu kita kaitkan dengan layanan bimbingan .hasilnya harus di sampaikan kepada klien dengan di sertai penjelasan tentang arti dan kegunaannya. Kemampuan dan umur. 2.yaitu: 1) METODE OBSERVASI Observasi adalah suatu cara pengumpulan data dengan mengadakan pengamatan langsung terhadap suatu obyek dalam suatu periode tertentu dan mengadakan pencatatan secara sistematis tentang hal-hal tertentu yang di amati . G. 5. Data dari hasil testing itu harus diintegrasikan dengan informasi lain yang di peroleh dari klien sendiri atau dari sumber lain.bakat khusus.minat.yaitu: 1.

Ia tetap pada kegiatan yang telah dilakukannya tanpa merasa terganggu . 2) METODE KUESIONER Kuesioner adalah metode pengumpulan data dengan jalan mengajukan suatu daftar pertayaan tertulis kepada sejumlah individu.bakat dan hasil belajar dapat pula di evaluasi dengan metode observasi. Berbeda dengan interviu atau kuesioner da mana subyek merasa di sita waktu dan tenaganya untuk memberikan jawaban terhadap pertayaan-pertayaan yang di ajukan dalam interviu atau kuesioner tersebut. Berdasarkan keterlibatan pengobservasi • Observasi partisipasi • Observasi non partisivasi • Observasi quasi partisivasi 3. (1) JENIS-JENIS KUESIONER (a) Menurut subyek yang di kirimi kuesioner • Kuesioner langsung • Kuesioner tidak langsung . tetapi pelaksanaannya sangat sulit dan kurang efektif. Berdasarkan pencatatan hasil-hasil observasi • Observasi berstruktur • Observasi tak berstruktur Keuntungan dari observasi adalah bahwa subyek yang di observasi tidak merasa di bebani tugas tambahan.sikap dan minat.karakter.penyesuaian.inteligensi.dan individuindividu yang di berikan daftar pertayaan tersebut di minta untuk memberikan jawaban secara tertulis pula. Untuk ketiga aspek yang di sebutkan terakhir ini lebih tepat di evaluasi dengan metode tes. 2) ASPEK-ASPEK TINGKAH LAKU YANG COCOK DI EVALUASI DENGAN METODE OBSERVASI Aspek tingkah laku yang cocok di evaluasi dengan metode observasi adalah : Temperamen.• Observasi terhadap situasi yang di manipulasikan (manipulated situation) • Observasi terhadap situasi yang setengah terkontrol (partially controlled) 2.

1) JENIS-JENIS INTERVIU a) Menurut responden yang di interviu • Interviu langsung • Interviu tak langsung b) Menurut prosedur interviu • Interviu berstruktur • Interviu tak berstruktur c) Menurut situasi interviu • Interviu formal • Interviu informal d) Menurut perencanaan interviu • Interviu berencana • Interviu insidental Salah satu keuntungan yang besar dari interviu apabila di bandingkan dengan kuesioner adalah sifatnya yang fleksibel . . 3) METODE INTERVIU Interviu adalah suatu cara pengumpulan data dengan jalan mengajukan pertayaan secara lisan kepada sumber data .apabila di bandingkan dengan interviu atau observasi.kuesioner ini jauh lebih efisien dalam penggunaan waktu dan tenaga.(b) Menurut bentuk pertayaan yang di gunakan • Kuesioner terbuka • Kuesioner tertutup Keuntungan dari metode kuesioner ialah Bahwa dengan menggunkan metode kuesioner dapat dilakukan pengumpulan data terhadap sejumlah siswa dalam waktu yang relatif singkat. Dalam interviu memungkinkan responden untuk meminta penjelasan terhadap pertayaan-pertayaan yang kurang jelas atau yang kurang dipahaminya. Dengan demikian .Begitu ula sebaliknya penginterviu dapat meminta penjelasan pula terhadap jawaban responden yang kurang jelas .dan sumber data juga memberikan jawaban secara lisan pula.Kadang-kadang jawaban-jawaban yang di berikan oleh responden dapat merangsang penginterviu untuk mengajukan pertayaan tertentu yang belum di pikirkan pda awal interviu.atau meminta jawaban ulng terhadap jawaban yang tidak sesuai dengan isi pertayaan .

Sedangkan peryataan-peryataan yang tidak cocok dengan dirinya tidak diisi apa-apa. Metode inventori merupakan metode pengumpulan data yang cukup banyak dalam waktu yang relatif singkat.yaitu: • Guilford Zimerman Temperament survey • Inventori peryataan yang berlebihan • Bell Adjusment Inventory • Minnesota multiphasic personality Inventory (MMPI) • Inventori jarak sosial • Skala sikap Thurstone • Skala sikap Rammer • Strong Vocational Interest Blank • Kuder preperence record • Edward personal preference schedule • Daftar masalah • Masalah kebiasaan belajar • Theknik “siapa saya” (who am I ) Keuntungan dan kelemahan dari inventori Ada beberapa keuntungan dari inventori. Metode ini mudah dilaksanakan dan mudah pula cara pemberian markahnya dengan mengikuti petunjuk-petunjuk yankg di teyapkan. Dari daftar peryataan tersebut subyek /individu yang hendak kita kumpulkan datanya di minta untuk memmilih mana-mana pernyataan yang cocok dengan dirinya.Setiap peryataan yang cocok dengan dirinya diisi tanda cek atau tanda-tanda lain yang di tetapkan.4) METODE INVENTORI Metode inventori adalah Suatu metode untuk mengumpulkan data yang berupa suatu peryataan (statemen) tentang sifat. Ada beberapa instrumen Inventori. 5) METODE SOSIOMETRI Sosiometri adalah Suatu metode untuk mngumpulkan data tenteng .kegiatan tertentu dan sejenisnya .keadaan. Pelaksanaan inventori lebih lanjut dapat menimbulkan self kritik pada para siswa yang mengisi inventori tersebut. Penyelenggaraan metode ini dapat di ulangi untuk mengukur perkembangan seseorang maupun sekelompok siswa .

(c) Tipe “siapa dia” (who’s who) Dalam tipe ini di sediakan sejumlah statement tenteng sifat-sifat individu.atau sapa kawannya dalam suatu pola hubungan tertentu. TIPE-TIPE SOSIOMETRI (a) Tipe Nominatif Dalam tipe ini kepada setiap individu dalam suatu kelompok di tanyai. siapa-sa-iapa kawan yang di senangi/ tidak di senangi untuk di ajak melakukan suatu aktivitas tertentu . (b) Tipe skala bertingkat Dalam tipe ini di sediakan sejumlah statemen yang di susun secara bertingkat.Hubungan-hubungan ini dapat di ukur secara kuantiatif maupun secara kualitatif. Posisi tiap-tiap individu di dalam struktur kelmpoknya dan hubungannya yang wajar dengan individu yang lain dapat di ukur dengan metode ini.sampai dengan statement yang menyatakan hubungan yang paling jauh. . Sebagian dari statement-statement tersebut mengungkapkan sifat yang positif dan sebagian lagi mengungkapkan sifat yang negatif. Metode ini di dasarkan atas porsulat-porsulat bahwa kelompok mempunyai struktur yang terdiri dari hubungan interpersonal yang kompleks.pola atau struktur hubungan antara individu-individu dalam suatu kelompok. Metode sosiometri ini mula-mula di kembangkan oleh moreno dan jenning . Kepada masing-masing anggota kelompok di suruh memilih kawankawannya yang mempunyai sifat yang cocok dengan yang di ungkapkan oleh statemen tersebut. yaitu daru statement yang menyatakan hubungan yang paling dekat . KEGUNAAAN SOSIOMETRI • Untuk memperbaiki struktur hubungan sosial para siswa di dalam kelasnya • Memperbaiki penyesuaian hubungan soaial siswa secara individual • Mempelajari akibat-akibat praktik-praktik sekolah terhadap hubungan sosial di kalangan siswa • Mempelajari mutu kepemimpinan dalam situasi yang bermacammacam • Menemukan norma-norma pergaulan antar siswa yang di inginkan dalam kelompok/kelas bersangkutan.

Tehnik permainan f.6) METODE PROYEKSI Metode proyeksi adalah Suatu metode pengumpulan data tentang satu atau beberapa aspek kepribadian seseorang yang dilakukan dengan jalan memberikan rangsangan yang tidak berstruktur sedemikian rupa.perwujudan dari struktur kepribadian dan sebagainya. sehingga memungkinkan adanya proyeksi kepribadian secara penuh. catatan harian. JENIS-JENIS METODE PROYEKSI a. Asosiasi bebas b. Bahkan tehnik gamabaran dan tehnik permainan penggunaanya sangat terbatas bagi kebanyakan guru / konselor. Metode ografis ini terdiri dari : otobiografi. Metode bintik-bintik tinta dari Rorschach c. Metode ini tidak meminta subyek untuk swcara sadar melaporkan tentang keadaan dirinya . a. dimana interprepsi dari data-data tersebut sring dinyatakan dengan menggunakan istilah-istilah dinamika tingkah laku yang mungkin kurang dipahaminya. Analisis Tulisan Tangan Keuntungan dan kelemahan dari metode proyeksi Kesukaran-kesukaran dari metode dari proyeksi ini adalah dalam menganalisis dan menginterpretasikan jawaban-jawaban yang dibeikan. Metode otobiografi . Tehnik gambar ( Drawing Tecliniques ) e. Jadi metode proyeksi ini tidak termasuk metode laporan diri (personal report). seperti peralihan perasaan. dan kenang-kenangan masa muda. METODE PENGUMPULAN BAHAN DAN METODE TESTINGKAH LAKU 1. Bahan-bahan yang dihasilkan dari metode proyeksi ini dapat digunakan untuk mengadakan bimbingan apabilah betul-betul dianalisis oleh seorang ahli. 1. 7) METODE BIOGRAFIS. METODE BIOGRAFIS Metode biografis ialah suatu metode pengumpulan data dengan menggunakan tulisa-tulisan yang ada tentang kehidupan seseorang. Apersepsi temkatik ( Thematic Apperception Test ) d.

b. Metode catatan harian Metode catatan harian adalah suatu metode pengukuran kepribadian dengan jalan mempelajarin catatan harian orang tesebut. METODE PENGUMPULAN BAHAN Metode pengumpulan bahan adalah Suatu metode pengumpulan data tentang kepribadian seseorang dengan jalan mengumpulkan barangbarang yang digunakan oleh orang tersebut atau yang di hasilkan olehnya. c. d. 2.surat-surat keterangan. tentang kepribadian seseorang dengan jalan mempelajari riwayat kehidupan seseorang yang ditulis oleh orang yang bersangkutan. Sedangkan yang dimaksud dengan catatan harian adalah catatan-catatan tentang peristiwa-peristiwa penting yang dialami oleh seseorang yang dipandang sangat berarti dalam kehidupan orang tersebut dan bersifat sangat pribadi.piagam yang pernah di terima. Metode biografi Metode biografi adalah suatu metode untuk memahami kepribadian seseorangdengan mempelajari riwayat hidup orang tersebut. METODE TES TINGKAH LAKU ( behavioral test ) Tes tingkah laku merupakan penilaian kepribadian yang dilakukan dengan jalan memberikan suatu treatment tertebtu kepada subyek . Metode studi dokumenter Metode studi dokumenter adalah Suatu metode pengumpulan data tentang keadaan seseorang dengan jalan mempelajari dokumendokumen yang telah ada mengenai orang tersebut. a. yang ditulis olehorang lain. Otobiografi ( riwayat hidup yang ditulis sendiri ) merupakan suatu instrumen tentang diskripsi diri memberikan informasi yang cukup berarti yang sering tidak bisa dipeoleh melalui alat pengukur yang lain.dan sebagainya. Adapun dokumendokumen yang dapat di pelajari dalam hal ini antara lain adalah : raport ijazah. Metode pengumpulan puisi b.Metode otobiografi adalah metode untuk mengumpulkan data. Metode pengumpulan prosa 3.

catatan kumulatif ini biasanya berupa suatu kartu atau blanko yang berisi catatan-catatan tentang berbagai aspek kepribadian. Tes duplikasi b.maka metode studi kasus ini merupakan metode yang bersifat integratif (mengintegrasikan beberapa metode pengumpulan data). Tes kepemimpinan diskusi kelompok 8) METODE CATATAN KUMULATIF DAN METODE STUDI KASUS 1) METODE CATATAN KUMULATIF Metode catatan kumulatif adalah Kumpulan catatan-catatan tentang berbagai aspek kepribadian seseorang. 2) METODE STUDI KASUS Metode studi kasus ini merupakan penggunaan dari berbagai metode pengumpulan data . Metode ini bukan merupakan metode yang berdiri sendiri. 9) TES INTELEGENSI Bentuk-bentuk tes intelegensi pada hakekatnya sama dengan bentukbentuk hasil belajar.inventori.Dengan catatan kumulatif ini dapat di ketahui seluruh aspek kepribadian siswa.interviu. Jadi ada tes untuk anak .ada tes essay dan ada tes obyektif dan sebagainya.jadi ada tes tindakan dan ada tes verbal. Catatan-catatan ini dapat di kumpulkan baerdasarkan atas bantuan metode yang lain seperti : observasi. Tes mengintai c. melainkan dikombinasikan dengan metode observasi.kuesioner. a. tes dan sebagainya.simon adalah merupakan tes intelegensi yang pertma .Tes binet-simon di bagi menurut tingkatan umur . (1) JENIS-JENIS TES INTELEGENS (a) Tes Binet –simon Tes Binet. Tes perencanaan penggunaan uang d.sehingga pada subyek Ltimbul suatu tingkah laku tertentu.sehingga memudahkan bagi konselor untuk memberikan bimbingan.

jadi tidak terikat kepada latar kebudayaan suatu tempat .ada tes untuk anak umur 4 tahun dan seterusnya. (b) TES WECHSLER Tes wechsler merupakan tes untuk mengukur intelegensi orang dewasa dari umur 16 tahun ke atas (c) TES ARMY ALPA DAN TES ARMY BETA Tes army alpa merupakan tes yang dapat di gunakan secara rombongan. Testee di suruh mencari jalan keluar dengan secepat-cepatnya dari suatu tempat yang telah di tentukan dalam gambar labirin tersebut . (e) TES LABIRIN Dalam tes labirin ini testee di hadapkan pada sebuah gambar labirin. (d) TES MENGGAMBAR ORANG Tes menggambar orang ini merupakan tes yang bebas dari pengaruh kebudayaan.umur 3 tahun. Tes ini menggambarkan matrices yang progresive yang mempunyai hubungan yang analogi 10) TEST BAKAT (1) JENIS-JENIS TES BAKAT (a) Tes bakat rangkaian Tes bakat rangkaian adalah Suatu tes bakat yang mengukur sejumlah bakat tertentu .karna masalah menggambar orang tersebut terdapat pada semua kebudayaan. Artinya dalam satu kali pelaksanaan tes dapat diikuti oleh sejumlah teste. (f) TES PROGRESSIVE MATRICES Tes progresive matrices merupakan tes yang sangat populer dalam pengukuran tes intelegensi . Yang termasuk tes bakat rangkaian antara lain : • Differencial Aptitude Tes Tes ini bertujun untuk mengukur kecakapan-kecakapan (abilities) yang terpisah dan tidak berkolersi satu sama lainnya .

kemampuan membedakan intensitas nada. (b) Tes bakat tuggal Tes bakat tungal adalah Tes bakat yang hanya mengukur satu jenis bakat saja. • Primary Mental Abilities Test. • Musical Aptitude test Tes ini di rancang untuk kemampuan membedakan tinggi nada . kemamouan membedakan panjang pendek nada.dan bentuk pasangan sama-sama. • Horn Art Aptitude Test Tes ini terdiri dari pasangan –pasangan gambar.Yaitu bentuk pasangan angka-angka .tangan dan lengan secara tepat dan terampil. Subyek di suruh menentukan apakah pasangan-pasangan tersebut sama atau berbeda. Tes ini di siapkan untuk mengukur bakat yang berbeda-beda. Subyek di suruh memilih mana gambar yang lebih artistik • Minnesota Vocational Test for Clerical Worker Tes ini terdiri dari dua bentuk . . Yang termasuk jenis tes bakat Tunggal adalah : • Bennet Mechanikal Comprehension tes Tes ini di susun untuk mengukur bakat mekanis • Coonor Finger Dexterity tes Tes ini di rancang untuk mangukur kemampuan bekerja dengan jari .• General Aptitude Batteray. Gambar yang satu di buat lebih artistik dari gambar yang lainnya. dan kemampuan untuk menafsirkanapakah dua buah irama yang di perdengarkan itu berbeda atau tidak.

.3/.8.5..2207 W$9743'4.3..9.507843.5.943.320383.5#.   /.039470-.2.03947.3897:2033....3/.3.3/.3/73.3 W0/:820393..5.0:39:3.3/.57010703.3/.88.3.3/909.::5-.903903 .3:39:203::750702-.03947 .9. !0. ..5./.3%02507.3507.3.5:.5073.3 507.03947 /.7.8..4/03..3/73.2:95.9.5.3/.3/.3.9.47/ W/.3.03947 90780-:9 094/03.3/.72. 2./239.9183.3:9/./89.9.7/507843..9.8. .4.7 W%03 8.8.9.370.502-07.070. W$.73.33.9/:./.3.8.20398:7.0/:0 W.3 2094/03/.-0-07.3/. .3.9.8.3 $0/.3.93../03.4...303/. W..5..32094/0503:25:.$:..  4.3 W:/0757050703.7..0-.3/.9.9    % $ $ %# $4842097.8. 9.5.9.32:/.8.19. /.7.3-070-.39/.:39: 20222.3808047.9/.3002.7..3.9:2094/0:39:23:25:.7.5.4/03.3/73.73.03947 094/032:/.3801795.4/03.08.3/.3 !03003.3.3-0./.3.3.5.2   0:39:3.:9.3.3 203:9509:3: 509:3:.03947 !  W3..5 507.3. $09.-0-07.03947 W330849.03947207:5.:25:.8.9 2032-:.3/90.0 W3.5%:789430 W$./:..3 2.:5:3800425488.848../8..3907089.0.3..5.3 ..03947507.32.4.9: W:147/2072.9:.

32094/03   %! %!$ $ %# .33.9: 04254 094/08484209732:.042542025:3.2950305.  8.3..9 5478:...7.53/..7.9 -.7.9:04254/9./: 3/./. %50423.3/..30333 094/03//.:. 2:.28:./02-. 8..9.9/::7 80.:..3.3.85478:.39.340 247034/.5.3.5.9/::7/03.3 3907507843./:/.5 9.53/.5.5..9.3..28:.3/803./:./.7:-:3.3 :-:3.912.3:-:3.3/.2897:9:702543.39.91 !4889.342508 :-:3..3.3./:/ /.809.7/03.3.:5:380...897:9:7.33/.7./:/.3907/7/.:897:9:7:-:3..8. .91 .3 3/.54.9.

:-:3./.3.3:-:3..9.9 .3/.907..83.349.9804..354891/.2 W0302:.9/.3.5.9 8.88..%508.83..3 ..9 81./:.89..289:.7:89.-.5.39079039:   .3/33.3/8:8:380.3.9: 54.3 81.:8.9:.5.9 .3.380:2.788.3203. W0250.2.902039 89.3848.  4 84  .81.3.380-.4.3:-:3. W0250.9 3/.//./.204254.:   .9.7.35.../803.9020390780-:9   &$ $ %# W&39:202507-.90203.203:3..902039..3:39:/.89079039: .3/ :3.3 5.5.9 .5.2 0. %50 8.72:9:0502253.3..3/0.3-072..34089.90203990780-:9203:3.388.3:-:3.897:9:7:-:3.7.32025:3.-0793.4/03.902039.789. 3472..33.7.380:2...04254/8:7:202.3 /.39..957...8.90203990390381...:.9./.2 2...3848./.3.-.25.:.89.28:.389./.3 .80.5. -0793.9.29503/80/.330.9..33472..3/.507.9:/...3/.5 :-:3.9.83 2.381.9.33.50308:...91  05.9 57. W02507-./03.9.29503/80/.7./: $0-.384.38:..88. 20..3203.

8-078.0.3  .3:9.

3.-..3.88/.7574083.7.3.320339075709.8:-0:39:8.9:2094/0503:25:.3 ..3/03..3/.5507..3/.7 20.3 1 3..:.72094/0/./2094/05740839/.3%.3  0:39:3./...8./..8-.9 %02./.-.3507. 5078058902.7.3/.9.3808047.-.2.3 /-0../.202:33.  803.3/.3 .503:  805079507..39/..3/.8:2094/0.  % !# $ 094/057408.7.7#478.8.9.8-0-.38..0-.2 203.-07897:9:780/02. ./.3%0.36:08  0 %035072.05943%089  / %03.38.3.9039.9. 094/039/.20239.3.7./..7.547.3.3./././.3:7:.3/73.850057-.2-.:-0-07.3/.72094/057408 08:. .3.3. 848..3002.3 ..8 - 094/0-39 -39939.705479    $ $% !# $ ..3.3.9.8. 9072.88%:8.$:.3.37.3/7 507843./.37:5.380.3/.30.3 507::/..3202-07.3.3903.57408057-.547.3.3.3 80-.39035072.8.3/.39039..9907-.9: .7 7..5.3 08:.3 503:3.7897:9:7057-.

3.3.. 094/0494-47.:.90780-:9873/3.9.438047  /2..3 203:3./.3.9.2:/.183907/7/.9/:3.3  094/047. .3./3.3.3/03.23.39:8.5./.3:39:203. 9:8.3-2-3.3...3 03.8.1 .9.9. /./03.7/.9039. -09: -09:/.3/.3 203:3.9:2094/0503:25:.1 .7494-47.3 -.8:.72094/0 574083/.3/5.   .88408047.3.3 /.7.9.32:33 :7.3/.8..390757058/.389.9.3/....30/:5..    %  #$ % !&!& % %$%&   %  #$ 094/0-47..3.3 03..-.18.3.32. 89.5.93.2.3808047.

$:.2.3-.9-07..8:..:.8.957-..7/4:203 /4:203.9.3 .7. 094/0503:25:.094/0494-47.3.20/:5./..5479..3.3 057-..79/.3:9.3.9.35:8 - 094/0503:25:.3.50393.3/.320250.3 /5..3808047.77.90907.8:.9:2094/0503:25:./.3..9:2094/0503::7./..347.3  94-47.9/:5.3-.3./.77./.8.390.39039.3/.3.3/../504020.1  7.2094/0:39:203:25:.3 403.9.9.3./..3/.1 094/0-47.3./.38:.   % !&!&  094/0503:25:./9072.3/:3.347.1.3057-.5.3.9:3897:203 9039.::5-07.3.3.390780-:9...9/50.3.9./.38. 8:7.2057-.1.35073.3 -.9.-8.9203990790-9:05.3/.3.3/8758/7202-07.  .47./   / 094/089://4:203907 094/089://4:203907.30.9:2094/0:39:202.:.9.9.3/..39080-:9 $0/..3808047.3.9. 5.5:3/4:203 /4:203.3 .9503::7..3     .3 /9:84047.7./.2.320250.47.3.3..7.8://03.3/9:84047./....3..3503.9. 7..331472...320250.3/..390780-:9 /..3.3-0781. 50789.3808047.3203:25:.3/9:8803/7 207:5.9.9:970..3  - 094/0-47....9..9.3/03.3 80-.79.390780-:9/.$:.35748.9..9.240808047..9 8:7././.3057-.3.3/03.3.7.7.3 50789.3/03. 9039.3 /03.3/.3 /03.3057-.73..9/:547.9.3/03. 9039.7/.90/:5. 9039..3 808047.3.3-078.9 8.:207:5.3202-07.3/2./.7..3 80739/.3.34047.9:2094/0503:25:..320250./.9089  %0893. 094/0..3 094/0.38:.20303.39.390780-:9 .3.3 808047./.3.3..8:-0 ...   % %$%& -0.:..3...3..3 /.7.

3-0-07.9. .9.93.5..8:83207:5.3/03.207:5.438047:39:202-07.8:./.9.9.3/...8.3:.7-07-.850057-.:80:7:.3805079 4-807.9.8.32094/0.:9079039: 094/03 -:.0.-07:5.3 / %080502253./.3-07-.9.3207:5..90893/.3 -07-.350792..9:93.. 2.8.803.3-07/7803/7 20.3    % $%&$&$  094/089:/..33/../. ...203:7:993.3:2:...3 /42-3./.850057-.3/././.32094/0 ...79:..3808047.03947 908/.3:2:.: :084307 3.9.:25:.3-0781.9..2094/0 503:25:./.9.8 - %0820339.8.3:2:.3..    $ $%$%$  .9/ :25:.93907.9...9.3.7 .39039.3 .5.39039.3-.9.380-.3-039: -039:./03./../.908:39:. %08 -309 8243/-.3:2:7 .9.8:83207:5.3..39083900038.3. %0850703.3503:3.5.3 -2-3.5..3.9.34.3 ./.9./.9084-091/.3.3 .8 3907.3.8  .908.380-.39:. 03.3.913/.07/.3/8:804254   % %%&&%% $%& $&$   % %%&&%  094/0.3-.91 2033907.2094/0 503:25:.913-..202:/.     %$%$ 039: -039:90839000385.3. %08309 8243 %08309 8243. .3 .3/.9:...9/09.8-.2094/089:/.: -./.3503:3.8:-092-:8:..07-.3-078.908 088..9.8-0.3.850057-..32094/0.2.9.9.3/.32094/04-807.3 .9. %08/:5..91.9. 803.3.7.9.9./...8././.3 .9.3 88...

9:./.3 /0.8.7/03.80-:.32.3 . %08-....97.5.:3 .97.3908..4   %$%%  $ $%$% .08.380..3.3908.39083900038 %083203...8..599:/0%08 %083-079::3:39:203::70.3.:-:3.-0740788.9545:07/.99079039:   .9:9025.3 .747...207:5.5.02.0-:/.$:.7.../.8  .9.7503.72.97.2908.97..05.5.380907:83.3/.747...93.3.3908/.90890   / %$# # %08203..3 %08-./.3 0.380..7.0.2.05...9/:940 80:2.:3/.35. 742-43./.2-.50..2-.2-.2-.97.3.908:39:.2-.8:908-.2././..32025:3.3 W110703.08207:5.905..30:./9/.3/../.3.:2:79.7: 0-:/.7.3 793./.3908..9 .   ..39.-7390780-:9      1 %$!# #$$'%#$ %08574708.3203::780:2.5.2.7./.39072.3. 802:.38:.3.3..8..390.9:908-.3.33.3908:39:203::7390003847.7:2:79.203.:2:79. %$#!%$#% %08.70-:/.95.9.%$$# %080.-908  .8/.9: 9025. -.3..9.73.39/..390780-:9907/. .2 503::7..807207:5.5.9...7 8:.5..9:8.38..9/:3..3.28..3-0-.7../.:30.5.3 574708.907.390758.3 .-733908900/.33207:5.-73  %08900/8:7:203.9   0 %$# .7./9039:..

599:/0.9:/ -:.3.98.3.7989/..3...3/507/03.3-007.25  W:8..3202-0/.3..3::702..  W47379599:/0%089 %083907/7/../.75.%08914707. -0/.'4...3. $:-0/8:7:203039:.39072.7.99:3.25:../.3/./:.3. $:-0/8:7:202 2.8..5.:9/.905.9/.  %083/8.38.3-07-0/..3.. .25:.38.W0307..3.187..:-07-0/.3:39:203::7-.3.3.8..3 .7 9.7.2.5.380.7..3 5.920.8. /.2. 02.3.943.5.4257003843908 %083/8:8:3:39:203::7-.3.30-.9.3..         ..7039.5..7989 W330849.2.33.2-.3933.3.3202-0/.3.9:038 -.3 5...9:-039:5.3202-0/.   ..99:. 8..3 5.3:39:2.203::78.7.7.599:/09089 %083/7./.3:39:203.4707 %083907/7/.3.%08-.  W!72.303.25:. W033090.3:39:02.3.7..24:.3907. 02.2-.90-.2-. -:.38 W4434730709079908 %083/7. /.7 ./.9.3503/03. %08-.2.7.9%:3.8.3..3390389./03.3.-908%089   .8.8:038908-.83.7/:.3-039:5.9907.3.2-.3.9./.39:-07-0/.9..390780-:98.25:..302.8.%08-.-039: .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful